Ustadz Abdullah Zaen, M.A. – Tafsir Al Qur’an

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

jazakumullahu Khairan bagi anda para pemirsa Rodja TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Rodja TV dan kajian Islam pengkajian Islam di Rodja TV dan radio Rodja sesungguhnya orang-orang yang menyiksa kaum mukminin dan kaum mukminah subuh Kemudian mereka tidak bertobat maka untuk mereka azab jahanam kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Assalamualaikum [Musik] [Tepuk tangan] [Tertawa] kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala pada kesempatan malam yang berbahagia kali ini hari Rabu malam Kamis tanggal 13 Rabiul awal 1445 Hijriah atau yang bertepatan dengan tanggal 27 September 2023 kita kembali diberi kekuatan kesehatan Hidayah serta Taufik dari Allah SWT sehingga kita bisa kembali menghadiri pengajian rutin Tafsir Alquran di Masjid Agung Darussalam Purbalingga kita berharap semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala berkenan untuk melimpahkan kepada kita semuanya ilmu yang bermanfaat sehingga bisa kita amalkan sebagai bekal untuk menghadap kepada Allah Jalla wa ala Allahumma Amin sholawat dan salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarganya sahabatnya dan umatnya yang setia mengikuti tuntunannya hingga akhir nanti seperti biasanya sebelum kita mengawali Pengajian malam hari ini kita akan membaca sebagian dari ayat-ayat surat yang mulia ini semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberkahi majelis kita [Tertawa] [Tepuk tangan] ban [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] [Musik] dari [Tepuk tangan] bumi [Musik] [Tepuk tangan] [Tepuk tangan] para hadirin dan hadirat sekalian yang kami hormati serta para pendengar dan pemirsa rahimani wa rahimakumullah ayat yang terakhir kita bahas ayat nomor berapa ayat Nomor 18 Berarti malam hari ini kita akan melanjutkan ayat berikutnya yaitu ayat yang ke-19 kalau ayat yang ke-18 membahas tentang ailiyun tentang illiyin maka ayat yang ke-19 ini masih membahas tentang menggunakan Redaksi pertanyaan Tahukah kamu apa itu redaksi ayat ini mirip seperti ketika Allah membicarakan tentang [Musik] [Musik] yaitu di ayat ketujuh dan ayat ke-8 dari surat al-muthaffifin di sana pakai Redaksi pertanyaan di sini juga pakai Redaksi pertanyaan penggunaan Redaksi pertanyaan ini ada maksud dan tujuannya ketika kita bahas kita baca-baca kitab tafsir dari kitab tafsir yang ditulis oleh para ulama klasik sampai yang ditulis oleh ulama kontemporer maka bisa disimpulkan diantara maksud dan tujuan adalah 4 tujuan berapa 4 yang pertama untuk memberikan gambaran tentang untuk memberikan gambaran tentang apa kemuliaan Jadi pertanyaan itu salah satu Tujuannya adalah untuk menggambarkan bahwa yang ditanyakan itu sesuatu yang sangat mulia betapa tingginya betapa Mulianya [Musik] tinggi lokasinya Mulia isinya dan sangat istimewa ganjaran yang Allah persiapkan untuk manusia-manusia yang amalannya ditulis di dalam kitab [Musik] lokasinya tinggi masih ingat di mana lokasinya di langit yang ke-7 isinya Mulia Kenapa isinya Mulia karena isinya adalah catatan amal-amal kebajikan Salat kita ditulis di situ puasa kita ditulis di situ shodaqoh kita ditulis di situ baca Quran kita ditulis di situ Birrul Walidain kita ditulis di situ kepedulian suami kepada istrinya kepedulian orang tua kepada anak-anaknya kebaikan seorang muslim kepada tetangganya hal-hal yang mulia ditulis di dalam kitab ini ganjaran yang dipersiapkan untuk manusia yang catatan amalannya di dalam kitab ini juga sangat istimewa sesuai dengan keistimewaan amalan mereka makanya namanya illiyyun itu artinya sesuatu yang tinggi Kenapa mereka diganjar dengan sesuatu yang tinggi karena ketika di dunia semangat mereka tinggi semangat untuk apa semangat untuk beribadah semangat untuk beramal bahkan belum adzan sudah berangkat ke mana kalau yang semangatnya rendah berarti gimana nunggu bubar kalau orang yang semangatnya rendah kapan lagi nggak pernah baca Quran itu yang semangat yang semangatnya tinggi dia berusaha untuk terus baca Quran minimal khatam Sebulan sekali orang-orang yang semangat beramalnya tinggi maka dia akan diganjar dengan sesuatu yang tinggi di atas langit yang tujuh di sebuah tempat namanya [Musik] akan memanggil penghuni surga dan Penghuni Surga itu akan dipanggil kumul Jannah [Musik] surga yang kalian Rasakan ini yang kalian Nikmati Hari ini adalah sebagai ganjaran atas apa yang dahulu kalian kerjakan ketika di dunia jadi capeknya kita di dunia itu sia-sia atau tidak jungkir baliknya kita jatuh bangunnya kita untuk beramal saat di dunia ini akan diganjar oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan ganjaran yang istimewa berarti sebaliknya berarti nopo sebaliknya orang yang malas beramal ketika di dunianya juga akan diganjar oleh Allah Azza wa Jalla dengan ganjaran yang cocok dengan kemalasan dia kalau yang semangat tinggi cocoknya tempatnya di atas kalau yang nggak punya semangat sama sekali cocoknya di mana di bawah apa namanya tempat yang rendah yang sempit yang gelap kalau lilin tempat yang tinggi yang luas berarti tinggal kita milih [Musik] kita tinggal milih mau ditulis catatan amalannya di mana ini yang pertama Apa tujuannya Redaksi pertanyaan untuk menjelaskan kemuliaan yang kedua Tujuannya adalah untuk menjelaskan bahwa satu-satunya yang mengetahui hakikat adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala apa yang kedua untuk menjelaskan bahwa satu-satunya yang tahu hakikat coba jenengan perhatikan wama adroka itu artinya engkau Tahukah Engkau Apa itu alien engkau di sini siapa Nabi Muhammad SAW jadi nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam saja kalau ndak dikasih tahu sama Allah Ndak tahu bayangkan manusia paling mulia di muka bumi ini Nabi Muhammad manusia yang paling dekat sama Allah Siapa nabi Muhammad SAW manusia yang paling dicintai sama Allah siapa Nabi Muhammad manusia yang paling mulia nabi kita Muhammad SAW itu manusia yang paling segalanya paling mulia paling istimewa paling dekat paling Soleh paling baik itu saja kalau nggak dikasih tahu sama Allah Azza wa Jalla Apa itu Kenapa ustad karena ingin itu termasuk hal Ghaib Ghaib siapa ada tapi tidak kelihatan Jadi bukan ndak ada bukan gaib itu sesuatu yang ada tapi nggak kelihatan yang tahu hanya siapa hanya Allah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan beberapa nabi dikasih tahu oleh Allah subhanahu wa ta’ala sebagian dari hal ini apa kata Allah Azza wa Jalla dalam surat al-jin ayat 26 sampai 27 alimul ghaib Allah subhanahu wa ta’ala satu-satunya yang tahu hal gaib dan Allah tidak memberitahukan harga gaib ini kepada siapapun surat apa ayat berapa ayat 26 ayat 27 kelanjutannya Allah tidak ngasih tahu hal gaib kepada siapapun kecuali rasul-rasul yang diridhoi oleh Allah Azza wa Jalla termasuk nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam itupun yang dikasih tahukan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan yang tidak dikasih tahukan kepada nabi lebih banyak yang mana yang dikasih tahu kan atau yang tidak dikasih tahu kan yang tidak dikasih tahu kan lebih banyak apa kata Ibnu Hajar Al Haitami rahimahullah Ta’ala hal-hal gaib yang dikabarkan oleh Allah untuk nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dibandingkan ilmunya Allah itu sedikit satu-satunya yang tahu hargaib secara mutlak dan sempurna cuma Allah Makanya jangan percaya Jangan percaya dukun [Musik] jangan malu-maluin udah ngaji masa masih percaya dukun Ustaz anakku keseleo bukan itu maksudnya bukan itu maksud saya dukun dukun pijet dukun dukun bayi bukan itu maksud saya dukun itu loh yang tahu katanya tahu di mana kamu besok nasibnya kayak apa meramal apa meramal nasib rizkimu besok lancar kemudian apa namanya itu cinta itu namanya yang ada di itu loh ramalan bintang Asmara asmaramu kayak gini itu berbicara tentang hal gaib Yang tahu cuma Allah ya Sekarang ustadz ilmu kedokteran sudah bisa pakai apa USG sudah pakai USG tahu isi dari apa perut ibu berarti kedokteran sudah mulai mengetahui hal gaib gitu pertama USG bisa salah nggak bisa kata dokter Wah ini anaknya lanang [Tertawa] sudah beli baju laki-laki celana lahir mungkin mungkin atau sebaliknya itupun gak bisa apa USG bisa menampakan engkau rambutnya Kriwil atau Lurus nanti hidungnya mancung atau ndak mancung nanti kulitnya putih atau hitam secara mutlak dan detail maka Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan kita umatnya dididik oleh Allah Azza wa Jalla Tahukah Engkau Apa itu alien untuk menjelaskan bahwa ini Yun yang tahu detailnya cuma detil bukune sih warnanya apa garisnya kayak apa kemudian covernya warnanya apa ndak usah itu nggak dijelaskan sama Allah Azza wa Jalla kita cuma dikasih tahu itu buku yang tempat atau lokasinya apa tinggi di dalamnya tertulis amal-amal kebajikan seorang mukmin Sudah stop sampai di situ aja sisanya itu hal gaib dah ini yang keberapa ini kedua Coba diulangi Yang pertama apa untuk menjelaskan tentang gambaran kemuliaan yang kedua untuk menjelaskan bahwa satu-satunya yang mengetahui hakikat ya kalau sudah bicara hakikat berarti detail kalau yang tadi kita sebutkan itu enggak detail Allah Jelaskan Oh tempatnya di langit 7 isinya adalah ini itu nggak detil tapi yang dimaksud yang tahu hakikat ilmu secara detail itu cuma Allah yang ketiga untuk menjelaskan [Musik] bahwa ilmu merupakan karunia dari Allah untuk menjelaskan bahwa ilmu adalah karunia dari Allah Muhammad Rasulullah SAW kata para ulama tafsir beliau tidak mengetahui apa itu setelah dikasih tahu sama Allah berarti pengetahuan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tentang ilmu itu adalah karunia yang diberikan oleh Allah kepada hambaNya [Musik] kalau kita punya ilmu karunia dari Allah atau tidak karunia dari Allah apa semua yang hadir di sini majelis ilmu ini kan majelis ilmu apa semua yang hadir di sini paham dengan ilmu yang disampaikan di sini ngulang pengajian yang njenengan dengar mulai dari bakda maghrib sampai menjelang persen Saya minta jenengan ngulanginya ba’da isya banyak diantara kita kesulitan Mungkin ada yang bisa mengulang Mungkin 80% ada yang 70% ada yang 50% 870 50 itu Karunia ada yang 100% ada yang 50% ada yang nol ya Ustad mulai awal nanti bubar apa kita bisa punya ilmu itu Karunia kita bisa datang ke sini itu Karunia setelah kita sampai di sini kita mau dengerin itu Karunia [Musik] Kita dengerin terus paham itu Karunia karena ilmu yang kita dapatkan itu karunia maka harus disyukuri ilmu yang sudah kita dapatkan kita amalkan contoh orang yang akan mendapat derajat adalah orang-orang yang semangat ibadahnya Tinggi Ilmu bukan mengamalkannya bagaimana setelah ini semangatnya yang tinggi dalam beribadah itu namanya mengamalkan ilmu syukuri Bukankah Allah Azza wa Jalla sudah menjanjikan Andaikan kalian bersyukur kami akan tambah berarti orang yang mengamalkan ilmunya besok-besok sama Allah ilmunya akan di tambah apa kata Imam Syafi’i risalah ilmu mana orang itu dianggap ulama bukan dari banyaknya hafalan dia tapi orang dianggap sebagai ulama sejauh mana ilmu yang dia miliki bermanfaat untuk tahu ilmu kita bermanfaat atau tidak Bagaimana diamalkan atau tidak itu untuk tahu ngecek ilmu kita bermanfaat atau tidak ilmunya salat ilmunya banyak tapi nggak pernah ke masjid bermanfaat atau tidak ilmunya bermanfaat tapi menelantarkan istri dan anaknya bermanfaat jadi ilmu kita pelajari untuk kita amalkan bukan untuk bangga bangga bukan untuk kita sombongkan [Musik] anaknya sudah 30 juz bapaknya juz 30 belum [Musik] anak kita kita motivasi untuk menghafal Alquran bukan untuk kita sombongkan bukan untuk kita bangga-banggakan dimana-mana kita omongkan anak wisatam sudah Hafiz sudah Hafid kita belajar Alquran menghafal Alquran bukan untuk disombongkan tapi untuk dipahami untuk diamalkan untuk dijadikan tuntunan hidup itu tujuannya kita belajar dah Ini yang ke berapa ini yang ketiga yang terakhir Apa manfaat adanya Redaksi pertanyaan untuk menjelaskan pentingnya metode tanya jawab dalam pembelajaran apa yang keempat untuk menjelaskan pentingnya metode tanya jawab dalam pembelajaran kalau njenengan perhatikan ayat-ayat Alquran yang pakai Redaksi pertanyaan banyak sekali bukan hanya ayat Quran hadis-hadis nabi yang diawali dengan Redaksi pertanyaan banyak sekali Kenapa Allah Azza wa Jalla mengawali beberapa ayat dengan pertanyaan banyak ayat dengan pertanyaan Kenapa Rasulullah SAW mengawali banyak hadisnya dengan pertanyaan itu adalah metode yang sangat manjur dalam pembelajaran orang yang hadir pengajian orang yang masuk kelas apa mesti fokus saat jenengan hadir pengajian kadang-kadang pikirannya kemana-mana ndak kadang-kadang Berarti jarang ya Masya Allah Alhamdulillah Bagaimana caranya supaya yang pikirannya lagi piknik kemana-mana itu kembali lagi ke Masjid Agung Darussalam gimana caranya perhatikan saya kan bolak-balik nanya apa tadi yang pertama [Tepuk tangan] ustadnya jamaah ada saatnya Ustadz itu butuh istirahat ngomongnya sambil nunggu apa jawaban jadi Allah Azza wa Jalla menggunakan Redaksi pertanyaan di dalam ayat ke-19 ini banyak tujuannya kita bahas berapa tujuan 4 apa yang pertama bahwa tanya jawab dong apa yang pertama menjelaskan gambaran tentang kemuliaan yang kedua menjelaskan bahwa yang tahu hargaib yang tahu tentang hakikat ilmu yang ketiga untuk menjelaskan bahwa ilmu adalah karunia dari Allah yang keempat untuk menjelaskan pentingnya metode tanya jawab dalam pembelajaran ini materi pengajian kita malam hari ini sebelum kita tutup Saya ingin mengucapkan jazakumullah terima kasih banyak kepada jamaah yang kemarin ikut berpartisipasi dalam acara kerja bakti pengecoran bangunan pondok yang telah mengorbankan tenaganya yang telah mengorbankan hartanya yang telah mengorbankan waktunya Semoga itu semua menjadi amal jariyah buat kita semua allah memahami kapok mboten kapok mboten mboten temenan [Tertawa] yang kemarin belum sempat datang masih ada kesempatan-kesempatan berikutnya Insya Allah terima kasih atas perhatiannya mohon maaf segala kekurangannya kita akhiri dengan doa kafarat majelis Subhanallah ilaha illa Anta Astaghfirullah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *