10.3m radio r Bogor dan radio ro Bandung menebar cahaya sunah progres pembangunan masjid Jami albkah hingga Agustus 2023 saat ini masjid alk sedang melakukan perbaikan P masjid lamatukingatkan ah kesempatan amal jariah pembangunan masjid Jami albarkah cilengs masih terbuka lebar Salurkan sedekah jariah anda melalui bank syariah Indonesia [Musik] 7563131009 Cabang Cibubur atas nama pembangunan masjid albarkah Yayasan cahaya sunah kode bank 451 dan konfirmas transfer SMS atauapp ke8 1 13 45 756 Semoga Allah Taala menjadikan wakaf anda sebagai amal jariah dan sekaligus dilipat gandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wa taala Amin jazakumullahu [Musik] Kiram Para pendengar dan pemirsa Roja TV di mana pun anda berada kami akan hadirkan ke layar [Musik] k bagi anda para pemirsa Roja TV yang Danar lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kagian iniya secara langsung Roja TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah alhamdulillahbil alamin wabihi Nun wasu wasam asursal pema TV dan pendengar radio yang dirahmati Allah subhanahu wa taala di mana saja anda berada Alhamdulillah di kesempatan sore hari ini kembali kita bertemu dalam kajian ilmiah dalam pembahasan alwasiyatus Sugra bersama Al Ustaz Anas Burhanuddin hafidahullahu taala langsung dari Jember yaitu STD e Jember dan Alhamdulillah kita telah terkoneksi bersama beliau dan pendengar serta pemis rjo TV kita akan berikan juga kesempatan bagi anda untuk bersoal jawab dan juga bertanya terkait dengan pembahasan sore hari ini di La telepon 02182 236543 dan pertanyaan via chat WhatsApp seperti biasa di 0819896543 kita akan simak wasiat asugra bersama e Al Ustaz Anas Burhanuddin hafidahullahu taala dan langsung saja kita mulai kepada Ustaz ffadal Maskur Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu wastagfiruh wa naudubillahi Min syururi anfusina Wam sayiati aalina yahdihillahu Fala mudillalah W yudlil Fala hadialah wa Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh shallallahu alaihi wa ala alihi waashhabihi AJM am ba kembali kita panjatkan syukur kita kepada Allah subhanahu wa taala atas berbagai nikmat dan Anugerah Yang diberikannya kepada kita nikmat umur panjang nikmat kesehatan nikmat terbukanya kesempatan untuk beramal saleh dan juga kemudian tergeraknya hati kita untuk mengambil kesempatan itu juga nikmat-nikmat yang lain yang tidak mungkin kita hitung satu persatu semuanya menuntut Dari Kita Untuk banyak bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala selawat dan salam semoga terlimpah kepada Baginda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang telah menyampaikan amanat menjalankan tugas kenabian dengan Paripurna juga kepada sahabat beliau keluarga beliau dan para pengikut beliau sampai akhir zaman Para pendengar dan pemirsa yang dirahmati Allah subhanahu wa taala Masih bersama kajian kitab Al wasasiah Asra wasiat kecil karya sikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim bin Abdus salam Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala yang wafat pada tahun 728 Hijriah pada sesi yang sebelumnya telah kita kaji bersama tentang keut ir yang mlak yakni zikir yang tidak terkait dengan waktu tidak juga terkait dengan amalan-amalan lain dan yang paling Afdal adalah Lailahaillallah namun dalam kondisi-kondisi Tertentu bisa jadi zikir yang lain lebih utama untuk diucapkan daripada Lailahaillallah kemudian telah kita Jelaskan juga bahwanya termasik amal saleh semua amal saleh dihitung sebagai zikir termasuk tholabul ilm atau menuntut ilmu juga termasuk zikir maka dengan demikian tidak terjadi perbedaan yang mendasar antara para ulama ketika mereka ditanya tentang Apa amalan terbaik setelah amalan yang fardu karena sebagian mereka mengatakan zikir sebagian lagi mengatakan itu adalah menuntut ilmu dan ternyata menuntut ilmu adalah bagian dari zikir juga telah kita kaji bersama tentang pentingnya pentingnya istikharah ya saat kita bingung saat kita dihadapkan pada urusan besar dan kita masih belum punya keputusan yang mantap dalam perkara itu juga dalam perkara-perkara kecil Sekalipun kita juga hendaknya melibatkan Allah subhanahu wa taala dengan salat dua rakaat kemudian melakukan istikharah yaitu meminta petunjuk kepada Allah subhanahu wa taala dan petunjuk itu kadang-kadang bisa berwujud mimpi ya mimpi orang Saleh adalah bagian dari kenabian mimpi orang Saleh adalah ee mimpi yang merupakan pertanda dia tidak hanya sekedar mimpi dia adalah pertanda dan bahkan merupakan sepersekian bagian dari kenabian dan juga kadang-kadang bisa berupa terbukanya hati lapangnya Dar lapangnya dada kita untuk salah satu pilihan yang ada di depan mata kita dan bisa juga petunjuk dari Allah subhanahu wa taala setelah istikharah itu berupa mudahnya perkara-perkara yang sedang kita upayakan yang awalnya sulit kemudian menjadi mudah maka bisa jadi itu adalah tanda pilihan itu adalah pilihan yang baik karena saat kita berdoa istikharah kita meminta kepada Allah Allah subhanahu wa taala agar kalau pilihan itu baik untuk kita atau yang terbaik untuk kita maka kita meminta kepada Allah agar mentakdirkannya untuk kita Kemudian memudahkannya untuk kita dan memberkahinya untuk kita jadi ketika ada kemudahan setelah kesulitan berarti itu adalah tanda bahwasanya ada kebaikan di sana yang ditunjukkan oleh Allah subhanahu wa taala selanjutnya hari ini kita akan berpindah kepada sesi atau halqah nomor 11 dari kajian ini dan setelah kita berbicara tentang pentingnya istikharah dan Agungnya doa istikharah maka kemudian syaikhul Islam Ibnu taimiyyah rahimahullahu taala mengatakan walukir minika Wada dan hendaknya kita memperbanyak istikharah itu Perbanyaklah istikharah libatkan Allah subhanahu wa taala dalam urusan-urusan kita terutama perkara-perkara yang kita masih gamang kita belum punya kemantapan kita masih bingung antara beberapa pilihan yang ada di depan mata kita baik itu tentang menuntut ilmu tentang kuliah tentang sekolah tentang profesi yang akan kita pilih atau tempat usaha yang akan kita jadikan ladang Niaga kita atau urusan Perjodohan ini semuanya adalah perkara-perkara besar Yang hendaknya di dalamnya kita melibatkan Allah subhanahu wa taala dengan meminta petunjuk kepadanya juga di samping istikharah juga hendaknya kita memperbanyak doa kepada Allah subhanahu wa taala faainnahu miftahuir kata beliau karena sesungguhnya doa itu adalah kunci dari semua kebaikan kalau seorang muslim banyak berdoa kepada Allah subhanahu wa taala maka dia berada di atas kebaikan terlepas dari apakah doa dia nanti dikabulkan atau tidak maka Berdoa adalah ibadah kepada Allah subhanahu wa taala Bahkan dia adalah ibadah yang sangat Agung sebagaimana sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ibadah doa itu adalah ibadah ini menunjukkan pentingnya doa dia adalah salah satu ibadah yang paling penting jadi sebelum kita berbicara tentang terkabulnya doa atau tidak saat kita berdoa dan meminta kepada Allah subhanahu wa taala maka berarti kita sudah beribadah kepadanya berarti itu sudah menjadi nilai pahala untuk kita di sisi allah subhanahu wa taala maka jangan bosan-bosan untuk berdoa terus perbanyak doa kepada Allah subhanahu wa taala apalagi Allah subhanahu wa taala menjamin akan menjawab doa-doa kita terus berdoa terus panjatkan karena itu berarti Semakin banyak kita berdoa semakin besar pahala yang kita dapatkan di sisi allah subhanahu wa taala Kemudian beliau mengatakan w ajbli namun jangan terburu-buru dalam berdoa jangan merasa doa kita tidak dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala jangan istijal Dengan mengatakan aku telah berdoa dan kemudian doaku tidak dikabulkan ini dilarang oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam Sabda beliau yang diriwayatkan oleh albukhari Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabdaajabuahadikum maam yjal akan di akan diijabahi doa seorang Di Antara Kalian selagi dia tidak terburu-buru fakul dautualam yustajbl selagi dia tidak berburu-buru selagi dia tidak terburu-buru dengan mengatakan aku telah berdoa tapi kemudian doaku tidak Mustajab nah ini dilarang oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Allah subhanahu wa taala akan membalas doa-doa kita Allah akan menjawab doa-doa kita akan mengabulkannya selagi kita belum istijal selagi belum selagi kita tidak terburu-buru dengan mengatakan aku telah berdoa tapi Allah tidak menjawab doa-doaku Jangan katakan seperti itu karena itu malah akan membuat kita terjauhkan dari pengabulan doa Tapi perlu kita pahami bahwasanya terkabulnya nya doa dalam agama kita itu tidak harus dengan dikabulkan langsung pengabulan doa oleh Allah subhanahu wa taala bisa dalam salah satu dari tiga bentuk sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang sahihin ahadinadullah bidha w tidaklah ada seorang yang berdoa kepada Allah subhanahu wa taala dengan suatu doa yang di dalamnya tidak ada dosa di dalamnya tidak ada pemutusan tali silaturahim kecuali Allah subhanahu wa taala akan mengabulkan doa itu dengan salah satu dari tiga bentuk Im yang pertamaalah doa itu dikabulkan dengan segera waaku akhir yang kedua Allah subhanahu wa taala akan menabungkan doa itu untuknya di akhirat diberikan di akhirat kel Wa imma an yasrifau minulaha yang ketiga adalah Bahwasanya Allah subhanahu wa taala tanpa kita sadari menghindarkan kita dari suatu musibah yang seharusnya terjadi pada kita Namun karena doa yang kita ucapkan karena doa yang kita lantunkan akhirnya Allah subhanahu wa taala menghindarkan dari kita suatu musibah sebesar doa yang kita ucapkan tadi jadi tanpa kita sadari ini ini kadang-kadang tidak kita sadari Kita berpikir bahwasanya dijawabnya doa itu dengan dikabulkan langsung kita melupakan bahwasanya kadang-kadang pengabulannya dalam bentuk ditabungkan untuk kita di akhirat karena Allah tahu itu yang terbaik untuk kita kemudian bentuk yang ketiga adalah tanpa kita sadari Allah subhanahu wa taala menghindarkan kita dari suatu musibah yang seharusnya terjadi tapi kita dihindarkan dari musibah itu dan musibah itu adalah sebesar doa yang kita ucapkan semakin besar doa kita maka semakin besar musibah yang Allah hindarkan dari kita nah ini yang EE masih masih belum dipahami oleh sebagian besar umat Islam maka dia mengatakan doaku tidak terkabulkan padahal bisa jadi Sudah dikabulkan tapi Allah menabungnya di akhirat untuk kita atau Allah subhanahu wa taala menghindarkan kita dari suatu musibah yang seharusnya terjadi untuk kita nah ini yang perlu kita pahami bersama bahwasanya terkabulnya doa itu bisa dengan salah satu dari tiga wujud ini dikabulkan dengan segera yang kedua ditabungkan untuk kita di akhirat dan yang ketiga adalah dihindarkan dari suatu musibah yang seharusnya terjadi pada kita maka jangan pernah mengatakan dautu falam yustajbl aku sudah berdoa aku sudah banyak berdoa tapi tidak juga dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala Insyaallah Allah subhanahu wa taala akan mengabulkan doa kita selagi kita tidak istijal sebagaimana keterangan hadis riwayat albukhari Dari Abu Hurairah tadi Kemudian beliau mengatakanq kemudian dalam doa itu hendaknya kita memilih waktu-waktu yang utama jadi Allah subhanahu wa taala sudah menjamin doa kita akan dijawab Allah subhanahu wa taala mengatakanum Mintalah kepadaku berdoalah kepadakuiscaya aku akan mengabulkannya ini janji dari Allah subhanahu wa taala maka hendaknya kita memperbanyak doa terus hendaknya kita juga memilih waktu-waktu terbaik Kenapa kita harus memilih waktu-waktu terbaik sementara Allah sudah menjamin doa kita akan dikabulkan kata para ulama karena ada waktu-waktu tertentu yang diharapkan doa di sana akan lebih cepat dikabulkan Lebih Dekat dari pengabulan jadi ini hikmahnya Kenapa ada waktu-waktu Mustajab padahal allah subhanahu wa taala menjamin akan menjawab doa kita semuanya jadi hikmahnya adalah bahwasanya di waktu-waktu Mustajab atau waktu-waktu utama ini doa kita lebih memiliki harapan untuk segera dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala dan waktu-waktu ini adalah waktu-waktu yang masyhur pada umumnya sudah kita kenal semuanya di antaranya adalah ke akhiril Lail kata beliau di akhir malam ya di akhir malam atau di sepertiga malam yang terakhir di mana Allah subhanahu wa taala disebutkan turun ke langit dunia ya ke langit yang paling bawah ee kemudian dia mengabulkan doa-doa hamba-hambanya dia mengabulkan doa hamba-hambanya dan dasar keterangan ini adalah Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan oleh albukhari Dari Abu Hurairah lagi bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yzilubuna tabaraka wa taala ka lailatin Ila samaid Dunya hina yabqo tlul lailil akhir atau tlul Lail alakhir Allah subhanahu wa taala Tuhan kita tabaraka wa taala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam yang terakhir jadi malam hari kita bagi menjadi tiga bagian tentunya ini durasinya berbeda-beda dari musim ke musim ada musim-musim di mana waktu malamnya panjang maka berarti durasi sepertiga malam itu lebih panjang juga biasanya pada musim-musim dingin sebaliknya pada musim panas waktu malamnya lebih pendek maka durasi sepertiga malam itu juga lebih pendek Nah kita di Indonesia tidak mengenal musim panas tidak mengenal musim dingin tapi ada perbedaan waktu dari bulan ke bulan ya dari waktu ke waktu meskipun perbedaannya tidak jauh ya tidak seperti di negara-negara dengan empat musim maka Kapan kita mengalami suatu musim di Indonesia kita bisa bagi saja malam itu ya dari Sejak sejak terbenam matahari sampai terbit fajar ada berapa Jam kalau misalnya waktunya adalah 9 jam berarti setiap sepertiganya 3 jam 3 jam berarti sepertiga yang pertama adalah 3 jam pertama sepertiga yang kedua adalah 3 jam yang kedua dan seperti yang terakhir adalah 3 jam yang terakhir itu Itulah waktu di mana Allah subhanahu wa taala turun ke langit di ini termasuk hadis sifat hadis tentang sifat-sifat Allah subhanahu wa taala yang kita harus melandaskan kepada dalil ini kabar Ghaib kita tidak menerimanya kecuali kalau ada dasarnya yang kuat dan ini hadisnya riwayat albukhari maka kita mengimani Bahwasanya Allah subhanahu wa taala turun ke langit dunia setiap sepertiga malam yang terakhir bagaimana turunnya Bagaimana bentuk persisnya turun nah ini yang kita serahkan kepada Allah Azza waalla hakikat artinya e bentuk detailnya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tidak menjelaskannya kepada kita beliau menjelaskan Allah subhanahu wa taala turun ke langit dunia kita mengimani seperti itu adapun hakikat dan bentuk persisnya atau bentuk detailnya bagaimana turunnya Allah ini tidak dijelaskan maka kita tidak bertanya bagaimana ini namanya takyif ya mempertanya kan kaifiah mempertanyakan tata cara dan detail Allah subhanahu wa taala turun ke langit dunia tapi yang jelas turunnya Allah subhanahu wa taala ini adalah sifat turun yang layak dan pantas untuk kemuliaan dan keagungan Allah subhanahu wa taala sebagai Tuhan Yang Maha Sempurna tidak sama dengan turunnya makhluk jadi jangan dibayangkan jangan disamakan ya diserupakan dengan turunnya makhluk seperti ketika kita turun dari lantai dua ke lantai sat atau kita turun dari pohon yang kita panjat turunnya Allah tidak seperti turunnya manusiaah dan Allah subhanahu wa taala memiliki perumpamaan yang paling tinggi memiliki perumpamaan yang paling sempurna Jadi cukup kita mengimani Bahwasanya Allah subhanahu wa taala turun ke langit dunia dan turunnya Allah ini adalah untuk mengampuni hamba-hambanya yang meminta ampunan hamba-hambanya yang berdoa kepadanya sebagaimana lanjutan hadis ini disebutkan Siapa yang berdoa kepadaku maka aku akan kabulkan doanya Siapa yang mema kepadakucaya Aku akan beri dan siapa yang beristigfar memohon ampunan kepadaku maka aku akan ampuni dia nah ini adalah janji allah subhanahu wa taala dari yang disampaikan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis riwayat albukhari Dari Abu Hurairah jadi sepertiga malam yang terakhir adalah salah satu waktu doa yang utama ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa maka Jangan hanya salat malam tapi juga isi salat malam itu dengan doa-doa dalam sujud ya sebelum salam ya perbanyak doa termasuk juga ketika kita membaca ayat-ayat Rahmat minta kepada Allah agar Rahmat turun kepada kita ayat-ayat tentang surga minta kepada Allah Surga itu saat kita membaca dalam qiyamulail kita ayat-ayat azab kita berlindung kepada Allah sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian waktu utama yang kedua untuk berdoa adalah adbarus shawat yakni di akhir salat para ulama berselisih pendapat tentang penafsiran adbarus shawat ini ada yang mengatakan bahwasanya adbarus shawat adalah setelah salat ada lagi pendapat yang mengatakan adbarus shawat ini maksudnya adalah sebelum salam jadi di akhir salat sebelum salam dan ini yang Allahu ta am didukung oleh dalil juga didukung oleh praktik dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam disebutkan dalam sebuah hadis riwayat albukhari bahwasanya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda la taquulu asalamu alallah Jangan kalian mengatakan salam atas [Musik] Allah jangan kalian mengatakan salam atas [Musik] Allah tapi [Musik] katakanlahillah ya jangan kalian mengatakan salam atas allahaham karena sesungguhnya Allah subhanahu wa taala dialah sang salam maksudnyaam HNA Maka jangan mengatakan asalamu alallah karena Allahlah yang maha Asalam artinya Yang Maha selamat dari segala kekurangan itu arti asalam yang merupakan salah satu Asmaul Husna bagi Allah Subhanahu Wa taalaalamuallahakinillah tapi katakanlahahillah pjian untuk Allah wasawatibat demikian juga salat-salat dan doa-doa amalan-amalan baik itu semuanya untuk Allah subhanahu wa taala asalamualaika ayyuhan nabiyu warahmatullahi wabarakatuh Salam atas engkau wahai nabi juga rahmatnya dan berkah-berkahnya semoga salam rahmat Allah dan berkahnya terlimpah atas engkau wahai nabi alalamu wa ibadillahihin selanjutnya salam atas kita dan atas hamba-hamba Allah yang Saleh jadi ini adalah doa yang kita ucapkan dalam tasyahud akhirum karena kalau kalian mengucapkan doa seperti ini kalau kalian mengucapkan salam seperti ini maka salam itu akan sampai kepada setiap hamba yang di langit juga pada setiap hamba yang ada di antara bumi dan langit karena kita berdoa asalamu Alaina wa ala ibadillahi shihin salam atas kita semuanya dan salam atas hamba-hamba Allah yang Saleh maka semua hamba yang Saleh baik para malaikat para Jin Para manusia ya maka ee termasuk ee binatang-binatang akan mendapatkan salam yang kita sampaikan ini jadi semua makhluk ya di bumi maupun di langit akan terkena kebaikan dari salam yang kita ucapkan ini Allahu akbar ternyata sebesar itu makna attahiyat yang kita ucapkan dalam tasyahud kita kemudian selanjutnya kita mengucapkan tasyahud Ashadu Alla ilahaillallah wa asadu Anna muhammadan abduhu waasul Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali hanya Allah dan aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah hamba dan rasul Allah kemudian di akhir hadis ini Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan tumma yataru minada ajabahu fayadu kemudian hendaknya seorang Di Antara Kalian memilih doa yang paling dia sukai doa yang paling menakjubkan dia untuk kemudian dia berdoa dengan doa itu jadi doa Ini diucapkan setelah kita membaca tasyahud yakni di akhir salat kita Sebelum salam dan demikian juga praktik Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam setelah beliau salat fardu adalah beliau memperbanyak zikir yni zikir yang sudah kita kenal bersama setelah salat ya astagfirullah astagfirullah astagfirullah dan seterusnya ya yang sudah biasa dihafal oleh umat Islam dan itulah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam jadi beliau lebih fokus pada zikir daripada doa setelah salam beliau dari salat ya kemudian yang selanjutnya adalah waainal adzan yang selanjutnya adalah eh doa ketika azan Maksudnya di sini wallahu taala alam adalah e antara azan dan iqamat juga Temp waktu yang keempat adalah ketika turunnya hujan saat Ee kita menunggu iqamat ya atau antara azan dan iqamat itu adalah waktu mustajab kemudian waktu turunnya hujan adalah juga waktu yang mustajab untuk kita berdoa kepada Allah subhanahu wa taala dua tempat atau dua waktu utama untuk berdoa ini dikumpulkan oleh sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-hakim dan dihukumi sahih oleh alalbani rahimahumullah bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabdaan ada dua doa yang tidak ditolak oleh Allah Subhanahu Wa taalauauida watahtal Mat doa saat panggilan azan dan yang kedua adalah doa saat turun hujan Nah jadi ini Insyaallah juga sudah dikenal luas oleh masyarakat kita di Indonesia oleh umat Islam di Indonesia juga di negeri-negeri yang lain Mereka biasa berdoa antara azan dan iqamat juga Mereka banyak berdoa saat hujan maka ini sebagai pengingat saja sebagai pengingat barangkali kita sudah lama tidak berdoa saat turun hujan misalnya atau kita sudah lama tidak berdoa saat kita berada di antara azan dan iqamat maka ayo kita hidupkan lagi sunah ini nabi Muhammad sallallahu alaih wasallam menjelaskan doa di dua waktu ini tidak ditolak oleh Allah subhanahu wa taala jadi doa saat azan dan doa saat turun hujan Kemudian beliau mengatakan wahwalik ya wahwalik dan waktu-waktu utama yang lain Nah jadi apa saja yang belum disebut misalnya saat perang sedang berkecamuk ya saat perang sedang berkecamuk itu juga adalah waktu mustajab kemudian kita juga iliar dengan sabda rasulullahuhi was ada doa yang Mustajab yang tidak ada keraguan di dalamnya apa saja itu doa orang tua untuk anaknya Kemudian yang kedua adalahum ya Yang hendaknya kita perbanyak Kapan kita berada di salah satu kondisi-kondisi utama yang disebutkan tadi itu hendaknya kita berdoa kepada Allah subhanahu wa taala dan yang satu lagi yang ketiga adalah duaul musafir ya setelah doa orang yang terzalimi yang ketiga adalah doa orang yang sedang melakukan Safar ini semuanya adalah waktu yang Mustajab dan waktu yang utama untuk berdoa kepada Allah subhanahu wa taala maka hendaknya kita mempergi doa pada waktu-waktu yang utama ini baik selanjutnya syekhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala mengatakan wa Amma arjahul makasib fattawakulu alallah Adapun pekerjaan yang paling menguntungkan dan paling baik profesi yang paling baik adalah tawakal kepada Allah nah dari poin ini syekhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala akan menjawab pertanyaan ketiga karena alwasiah Sugra Ini mengandung jawaban untuk empat pertanyaan yakni pertanyaan yang disampaikan dan diajukan oleh Abul qasim almagribi rahimahullahu taala salah seorang muridnya Ibnu Taimiyah pert pertanyaan yang pertama tentang wasiat terbaik ini sudah kita kaji bersama yang kedua adalah amalan terbaik setelah amalan-amalan yang wajib ini juga sudah kita selesaikan pembahasannya nah pertanyaan yang ketiga adalah apa profesi terbaik yang bisa dipilih oleh seorang muslim Apa pekerjaan yang paling menguntungkan atau yang paling terbaik yang bisa diambil oleh seorang muslim maka nabi e syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala menyampaikan bahwasanya tidak ada jawaban yang sama ya untuk orang perorang ketika kita menjawab pertanyaan ini beliau tidak langsung menjawab profesinya adalah a b c misalnya Tapi beliau Memulai Dengan pengarahan dahulu yakni poin-poin yang penting yang harus diperhatikan oleh setiap orang yang mencari pekerjaan atau belum menentukan profesinya jadi apapun profesi yang akan dia ambil nanti pekerjaan apapun yang akan dia pilih nanti mereka harus memperhatikan poin-poin ini dulu yang pertama adalah tawakal kepada Allah jadi orang yang akan bekerja Orang yang akan menjalani Suatu profesi orang yang akan menekuni suatu pekerjaan maka hendaknya dia pertama kali bertawakal kepada Allah Azza waalla pekerjaan yang dia lakukan profesi yang dia tekuni itu adalah sebab sebab ini harus ditemani dengan tawakal kepada Allah subhanahu wa taala yakni pas serah apapun pekerjaan kita kita harus membiasakan diri untuk bertawakal kepada Allah bahwasanya apa yang kita lakukan itu hanyalah ikhtiar saja hanyalah mengambil sebab Adapun Taufik rezeki semuanya dari Allah subhanahu wa taala maka kita harus memasrahkan diri dan urusan kita kepada Allah Azza waalla maka beliau mengatakan semua yang akan bekerja Semua yang akan menekuni Suatu profesi hendaknya ber yang kedua dia meyakini Bahwasanya Allah subhanahu wa taala maha berkuasa dan mampu untuk mencukupi kita Allah subhanahu wa taala yang mencukupi kita Allah subhanahu wa taala yang memberikan rezeki kepada kita kemudian juga W husnudon bihi yang ketiga adalah kita husnudon kepada Allah subhanahu wa taala husnudan bahasanya Allah subhanahu wa taala akan memudahkan pekerjaan kita husnudan Allah subhanahu wa taala akan menurunkan rezekinya kepada kita husnudan bahwasanya Allah subhanahu wa taala akan memudahkan Niaga pertanian atau karena Allah subhanahu wa taala berada pada persangkaan hambanya Allah subhanahu wa taala itu sesuai dengan persangkaan hambanya AB aku seperti persamaan hambaku maka hendaknya dia berhusnan atau berprasangka baik kepadaku Jadi kepada Allah subhanahu wa taala seorang pemuda yang rombong dagangannya di pagi hari dia haruson kepada Allah dia harus memperbanyak harapan atau Raja kepada Allah subhanahu wa taala sambil dia dorong rombong dagangannya hatinya gemuruh dengan tawakal hatinya gemuruh dengan husnudan hatinya gemuruh dengan raja harapan kepada Allah Azza waalla bahwasanya rezeki akan turun hari itu dagangan dia akan Laris Manis ini semuanya adalah ibadah kepada Allah subhanahu wa taala berupa amalan-amalan hati jadi sambil kita akan bekerja sambil kita akan berangkat ke sawah atau kita berangkat ke kantor kita atau kita akan pergi ke tempat kuliah hati kita ini bisa kita sibukkan dengan amalan-amalan hati kita gemuruhkan hati kita dengan tawakal Kita gemuruhkan hati kita dengan husnudan kepada Allah kita gemuruhkan dengan raja maka Insyaallah hati kita sehat hati kita akan sehat dengan banyak amalan-amalan hati ini karena sebagaimana raga kita sehat dengan olahraga maka hati kita Sehatnya adalah dengan olah hati gemuruhkan hati kita dengan berbagai amalan hati yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam walika karena sepantasnya bagi orang yang memperhatikan urusan rezeki yang berbicara urusan rezeki hendaklah dia menghadap kepada Allah Azza waalla dan berdoa kepadanya jadi rezeki ini hanya Allah subhanahu wa taala yang bisa memberikannya kepada kita Makanya nama arrazq itu khusus hanya untuk Allah subhanahu wa taala saja ada sebagian nama-nama yang mustyarak ya bisa dipakai oleh Allah dipakai oleh Allah tapi juga dipakai juga bisa dipakai oleh manusia almuhsin arrahim ya yang berbuat baik atau yang baik yang penyayang ya ini bisa dimiliki oleh Allah subhanahu wa taala ini pasti dimiliki oleh Allah subhanahu wa taala dengan bentuk yang paling sempurna tapi nama-nama itu juga bisa dipakai oleh manusia kalau kita menyebut manusia ini almuhsin atau alaziz atau aljamil atau arrahim maka ini semuanya adalah makna yang tepat untuk diber berikan kepada sebagian manusia adapun arrazaq yang maha memberi rezeki atau Arrahman ya Yang Maha Penyayang dengan tingkat Puncak rasa kasih sayang ini hanya Allah subhanahu wa taala yang memilikinya maka tidak boleh ya kita ee memberikan nama anak kita misalnya arrazq yang benar adalah Abdur roazq hamba dari Allah yang Maha memberi rezeki jadi saat kita berbicara tentang rezeki maka kita harus ingat Allah kita harus menghadap kepada Allah Azza wa Jalla dan berdoa kepadanya sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala dalam Hadis Qudsi yang diriwayatkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dari Allah tabaraka wa taala di mana Allah berfirman Dalam Hadis Qudsi ini yang diriwayatkan oleh Muslim kullukum jaun illa Man at’amtuhu fastimuni Imum fastuni imkum Wahai hamba hambaku setiap orang dari kalian itu lapar kecuali yang aku beri makan maka Mintalah makanan kepadaku niscaya aku akan berikan makanan kepada kalian jadi setiap orang dari kita kata Allah subhanahu wa taala lapar kita semuanya kelaparan kecuali yang Allah berikan makan Jadi kalau ada orang yang tidak lapar di antara hamba-hamba Allah maka Allahlah yang memberikan makanan itu termasuk orang-orang yang sepanjang Hayat tidak mau beriman kepada Allah Azza waalla Allah subhanahu wa taala berikan mereka makanan yang memberikan makanan bukan berhala-berhala mereka tapi Allah subhanahu wa taala yang memberikan itu semua allah Nyatakan itu Dalam Hadis Qudsi ini ini juga kabar gaib yang tidak kita percaya kecuali karena sampai kepada kita dengan sanad yang sahih hadis riwayat muslim dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau meriwayatkan dari Tuhan beliau dan Tuhan kita semuanya yau Allah subhanahu wa taala wahai hamba-hambaku setiap orang dari kalian lapar kecuali yang aku beri makanan maka Mintalah makanan kepadaku niscaya aku akan berikan makanan kepada kalian ya ibadi kullukumarin illa Man kasutuh fastaksuni aksukum wahai hamba-hambu setiap orang dari kalian adalah orang yang telanjang kecuali yang aku berikan pakaian maka Mintalah pakaian kepadaku niscaya aku akan memberikan pakaian kepada kalian Jadi urusan makanan kita perlu memintanya kepada Allah Azza waalla urusan pakaian kita perlu memintanya kepada Allah subhanahu wa taala dan ini diperintahkan oleh dia sebagian kita mungkin berpikir masa kita harus meminta kepada Allah sedetail itu harus meminta makanan harus meminta pakaian Iya kita diperintahkan untuk meminta kepada Allah dalam segala urusan baik yang besar maupun yang kecil termasuk yang remeh-remeh yang kecil-kecil kita diperintahkan untuk memintanya kepada Allah subhanahu wa taala dan itu adalah bentuk kamalul ubudiyah itu adalah salah satu bentuk kesempurnaan ibadah kita kepada Allah Azza waalla itu bentuk kesempurnaan penghambaan kita kepada Allah subhanahu wa taala semakin kita kerdil semakin kita merendah semakin kita merasa butuh kepada Allah dalam segala urusan kita termasuk yang kecil-kecil maka itu semakin mengangkat derajat kita di sisi allah subhanahu wa taala semakin Allah mencintai kita karena kekerdilan kita dan kebutuhan kita yang sangat mutlak kepada Allah subhanahu wa taala itulah kamalul ubudiyah itulah kesempurnaan penghambaan kita kepada Allah subhanahu wa taala jadi minta kepada Allah makanan kita minta kepada Allah pakaian kita ini diperintahkan oleh Allah Azza waalla berarti itu adalah ibadah barangkali sebagian dari kita selama ini tidak meminta makanan kepada Allah tidak meminta pakaian kepada Allah sekarang setelah mendengar hadis ini Ayo kita perbanyak kita tingkatkan penghambaan kita kepada Allah Azza waalla kita semakin mengkerdilkan diri di hadapan Allah subhanahu wa taala kita semakin menunjukkan kebutuhan kita kepada Allah dalam segala urusan termasuk dalam urusan makanan termasuk dalam urusan pakaian dan juga hadis lain wafima rawahu Tirmidzi an Anas radhiallahu Anhu qal qala rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam liyasal ahadukum rbahu hajatahu kullaha Hatta syasi nalihi qata ahuam yirullah lam yatayar hendaklah seorang Di Antara Kalian meminta kepada Tuhannya semua kebutuhannya perhatikan ini hendaklah seorang Di Antara Kalian meminta kepada Allah semua kebutuhannya semuanya yang besar maupun yang kecil bahkan kemudian Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan contoh Hatta Sasi Q bahkan sampai Tali sepatunya jika [Tepuk tangan] putus Siapa di antara kita yang saat Tali sepatunya putus atau sepatunya rusak butuh ganti minta kepada Allah subhanahu wa taala kalau belum berarti kita belum menyempurnakan penghambaan kita kepada Allah subhanahu wa taala tambah lagi dengan permintaan kepada Allah dalam perkara-perkara remeh yang kita berpikir ah itu gampang itu murah Kenapa karena kalau Allah tidak berikan itu kepada kita kita tidak akan dapat kalau Allah tidak mudahkan itu untuk kita maka tidak akan menjadi mudah untuk kita maka di akhir hadis nabi Muhammad sallallahu alaii wasallam mengatakan faahu fainnahu am yuyirhu lam yatayassar karena urusan yang remeh ini tali sepatu yang putus ini kalau tidak Allah mudahkan maka tidak akan menjadi mudah untuk kita jadi inilah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Dan inilah yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa taala kepada kita sebagai hamba-hambanya yakni meminta kepada Allah subhanahu wa taala segala urusan kita urusan makanan urusan pakaian urusan sepatu urusan tali sepatu ini semuanya diperintahkan untuk Diminta kepada Allah subhanahu wa taala dan itu akan semakin mengangkat derajat kita di sisi allah subhanahu wa taala dan juga semakin menyempurnakan penghambaan kita kepadanya Jadi sebelum kita berbicara tentang Apa itu profesi terbaik Apa pekerjaan yang paling menguntungkan yang bisa dipilih oleh seorang muslim kita harus camkan prinsip yang universal ini artinya apapun pekerjaan yang nanti kita akan pilih apapun profesi yang nanti kita akan tekuni kita harus memegang prinsip-prinsip ini dulu tawakal kepada Allah husnudan kepadanya percaya dengan kemampuan Allah untuk mencukupi semua kebutuhan kita juga banyak berdoa kepada Allah dalam setiap urusan kita maka ini menjadi bekal untuk kita semuanya dalam mencari rezeki dan memilih Suatu profesi barangkali ini yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini ya jadi Pada kesempatan kali ini kita membahas tentang pentingnya berdoa kepada Allah subhanahu wa taala kemudian larangan untuk istijal dalam berdoa mengatakan aku sudah berdoa tapi tidak dijawab oleh Allah Azza wa Jalla kemudian kita juga berbicara tentang bentuk-bentuk pengabulan doa dalam persepsi Islam dalam persepsi agama Islam kemudian juga kita berbicara tentang waktu-waktu mustajab untuk berdoa di antaranya sepertiga malam yang terakhir kemudian di akhir salat sebelum salam juga antara azan dan iqamat kemudian juga waktu turun hujan dan yang lain kemudian di akhir pembahasan kita berbicara tentang beberapa poin penting yang perlu dipahami oleh setiap muslim sebelum dia menjalani suatu pekerjaan atau menekuni Suatu profesi semoga pelajaran ini bisa menjadi tambahan faedah untuk kita menginspirasi kita untuk lebih baik lag Ya kemudian mengamalkan apa yang sudah kita pelajari dan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semuanya demikian wallahu taaamahu na Muhammadi wasillahamillah jaahir kami sampaikan kepadaendeng ber kesempatan selanjutnya atau Sesi selanjutnya untuk soal jawab dan pertanyaan bagi Anda yang ingin bertanya terkait dengan pembahasan sore hari ini dalam Bab doa ya Yang bisa dan baru saja kita simak dan disyarah oleh Ustaz secara terperinci dan kita berikan kesempatan juga via chat WhatsApp di 0819896543 baik kami akan berikan kesempatan via telepon terlebih dahulu Ya silakan Halo baik sudah masuk silakan baik Ustaz ee mohon maaf terputus silakan ee bisa dicoba kembali di lelepon 0218236543 dan kami angkat pertanyaan sebelumnya dari pesan chat WhatsApp dari beberapa penanya yang menyampaikan pertanyaan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh Barakallah fik ya Ustaz eh Bagaimanakah Ustaz cara berdoa dengan mengamalkan ayat walillahil Asmaul Husna faduhuha e Apakah membaca doa dengan ee membaca 99 nama-nama dan sifat Allah ini atau Bagaimanakah tuntunan sunah dalam pengamalan hadis ini ee ayat ini mohon nasihatnya jazakallah Khair Iya Iya baik eh walillahil Asmaul Husna faduhu biha dan kepunyaan Allah subhanahu wa taala nama nnama yang indah alasmaul Husna maka hendaklah kalian berdoa kepadanya dengan nama-nama ini ya menyebut nama-nama Allah subhanahu wa taala dalam doa kita adalah termasuk salah satu bentuk tawasul tawasul yakni menjadikan asma-asma Allah dan sifat-sifatnya sebagai wasilah sebagai perantara agar doa kita dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala Dan ini juga dipraktikkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya Di mana dalam doa-doa beliau beliau kadang-kadang menyebutkan sebagian nama-nama ini ya beliau memuji Allah subhanahu wa taala dahulu ya sebelum beliau memulai doa beliau Kemudian beliau juga menyebutkan nama-nama ini ya Misalnya dengan mengatakan ya gfuru ya Rahim firli Wahai yang maha pengampun lagi Maha Penyayang ampunilah aku misal ya rahmanu ya Rahim Wahai yang maha pengasih lagi maha penyayang sayangilah akuah ini adalah ee berdoa kepada Allah subhanahu wa taala dengan menyebutkan nama-namanya nama Allah subhanahu wa taala banyak ya tidak hanya satu dua ini tapi ee juga nama-nama yang lain tidak terbatas pada angka 99 sebenarnya karena eh setelah istiqra ya setelah dilihat dalam berbagai dalil maka nama-nama Allah subhanahu wa taala lebih dari 99 dan ada nama-nama yang tidak diajarkan oleh Allah subhanahu wa taala kepada kita yakni nama-nama ini bahkan tidak di diketahui oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena beliau pernah mengatakan asalukaita bihi nafsak au anzaltahu Fi kitabikamahu ah min khqiki ilak anaj quranaibiri Wal HNI wahaba hami jadi ini salah satu contoh praktik dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika beliau membaca al-quran beliau mengatakan Allahumma inni as’aluka bullisminuak Ya Allah aku meminta kepadaMu dengan setiap nama yang engkau miliki sammaita bihi nafsak yakni nama yang dengannya engkau menamai dirimu au anzalu kitabik atau nama ini engkau turunkan engkau Sebutkan dalam kitabmu atau nama ini engkau ajarkan kepada salah satu hambaMu kemudian mengatakan at nama yang hanyaau yang ketahui dalam ilmu yang GB jadi setelah menyebutkan tawasul ini aku meminta kepad dengan-am na Ya Allah aku meminta kepadaMu dengan nama-namamu yang indah atau kita mengatakan Allahumma inni as’aluka biaka Antal gururahim Ya Allah aku memintamu dengan namamu bahwasanya Engkau adalah yang maha pengasih Yang Maha pengampun lagi maha penyayang atau biaka antarahmanurahim Aku meminta kepadaMu dengan namamu di mana engkau adalah yang maha pengasih lagi maha penyayang kemudian kita sebutkan hajat dan kebutuhan kita intinya ee menyebut asmaul husna dahulu atau kita mengatakan Aku meminta kepadaMu dengan nama-namamu ini baru kemudian kita sebutkan hajat kita sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika beliau selesai membaca al-qur’an Di Doa membaca al-quran ini di akhirnya Beliau mengatakan antajal quranaiqbi jadi setelah tawasul dengan Asmaul Husna Beliau mengatakan Aku meminta kepadaMu untuk menjadikan al-quran sebagai musim semi hatiku ya sebagai hiburan hatikuri engkau menjadikannya sebagai cahaya dadaku waala HNI dan sebab perginya kesedihankuami dan perginya pikiran-pikiranku tentang masa depan E atau kita bisa Terjemahkan juga semoga al-qur’an ini menjadi penghilang kegelisahanku jadi ini e contoh praktik langsung dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jadi praktiknya adalah sebelum kita menyebutkan permintaan kita kepada Allah maka kita menyebutkan nama-namanya dahulu Ya baik kita Sebutkan salah satu atau salah dua atau salah tiga atau kita menyebutkan secara umum saja seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dengan semua nama atau kita mengatakan biasmaikal Husna dengan semua nama-namamu yang indah misalnya baru kemudian kita menyebutkan permintaan kita kepada Allah subhanahu wa taala jadi inilah praktik dari firman Allah subhanahu wa taala walillahil Asmaul Husna faduhu biha ya itu praktiknya sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dari praktik beliau langsung hamdulillah jazakallah kir atas penjelasan dan jawabannya Barakallah Fik baik kita berikan kesempatan via telepon e kita buka kembali di layanan interaktif di 0218236543 I Halo Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah dengan siapa omu Di mana dengan R di Pamulang baik silakanak ma Bert Aku sudah maksimal mungkin untuk mentaati perintah Allah dan berusaha maksimal mungkin untuk menjauhi larangannya tapi aku merasa aku berdoa setiap aku salat aku berdoa kepada Allah supaya anak saya itu taat dalam beribadah kepada Allah gitu ya tapi sepertinya Kok belum terkabul jadi anak saya itu salat lima waktunya masih suka belang-belang gitu Saya maunya itu e dia menjalankan ibadahnya seperti saya itu tapi kok susah sekali diperintah seperti itu gitu kenapa ya Pak ustaz ee kok doa saya itu belum terkabul gitu Insyaallah sih saya untuk salat tahajud itu Sudah berapa Sudah 20 tahun yang lalu sudah saya lakukan e setiap malam gitu putranya usia berapa Ibu ee anak saya sudah dewasa sih sudah sudahah punya anak sudah keluarga baik itu saja pertanyaan kasih Asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah warakatuh silakan Ustaz Ya baik Masyaallah jadi ee pertama tentunya ee Ibu jangan pernah istijal jangan pernah mengatakan aku sudah berdoa tapi aku belum melihat hasilnya aku sudah berdoa tapi Allah tidak mengabulkan doaku ini dilarang oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tadi kita sebutkan bahwasanya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan akan dijawab doa seorang Di Antara Kalian selagi dia belum istijal selagi dia tidak terburu-buru Apa artinya terburu-buru mengatakan aku sudah berdoa sekian lama Tapi belum juga dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala Kemudian yang kedua perlu kita ketahui bahwasanya konsep ijabah atau terkabulnya doa dalam Islam itu tidak harus dengan dikabulkan langsung tapi pengabulannya bisa dalam bentuk yang lain ya bentuk yang kedua adalah Allah subhanahu wa taala menabungkannya untuk ibu di akhirat kelak Nah jadi mungkin Allah belum ya belum mengabulkannya Sekarang kita masih melihat anak kita belum sesuai dengan harapan kita tapi ingat bahwasanya ee Allah subhanahu wa taala bisa jadi menabungkan apa yang Ibu minta itu untuk untuk diakhiratkan lah dan kita mengetahui bahwasanya orang tua itu ya akan dikumpulkan bersama anaknya di akhirat Jadi kalau orang tuanya lebih baik ibadahnya lebih baik amalnya anaknya ada kurang-kurangnya Maka anaknya yang akan diangkat ke derajat ibu dan bapaknya sebaliknya kalau anaknya lebih baik maka orang tuanya yang akan diangkat ke derajat anaknya di akhirat kelak dengan syarat yang penting anak dan bapak anak dan ibu semuanya mati dalam keadaan Islam itu syaratnya jadi bisa jadi Allah subhanahu wa taala menabungkan permintaan Ibu ini untuk kebahagiaan di akhirat kelak ya Di mana Ibu bisa memberikan syafaat kepada anak ibu yang Katakanlah sekarang masih kelihatan belum sesuai dengan harapan kita ya masih e bolong-bolong Salatnya ya terus berdoa terus doakan dia jangan bosan-bosan karena semakin banyak Ibu berdoa maka maka semakin tinggi derajat ibu di surga maka ibu akan bisa memberikan syafaat terbaik hadiah terbaik yang dipersembahkan oleh seorang ibu kepada anaknya jadi hadiah terbaik dari orang tua kepada anak itu bukan warisan yang mahal harganya bukan rumah yang megah bukan mobil yang mewah bukan harta yang banyak tapi kesalehan orang tua itu adalah War warisan terbaik maka ee meskipun masih ada kurang di sana sini selagi dia tidak keluar dari Islam maka Insyaallah ibu akan bisa memberikan syafaat untuk dia atau bisa juga bentuk pengebulannya itu berupa Allah subhanahu wa taala menghindarkan Ibu dari suatu musibah yang seharusnya terjadi nah tanpa Ibu sadari memang doa ibu belum kelihatan nampak pada anak ibu sekarang tapi ternyata Allah subhanahu wa taala menghindarkan dari Ibu suatu musibah yang seherusnya terjadi pada ibu maka pengabulan doa dalam Islam itu wujudnya dengan satu di antara tiga ini tapi sehubungan dengan bentuk yang kedua yaitu bentuk ee ditabungkan untuk kita di akhirat ya saya perlu Ingatkan bahwasanya salat adalah salah satu amalan penting dalam Islam ini ini adalah ibadah yang akan dihisab pertama kali dan menurut Sebagian ulama meninggalkan salat itu kufur meninggalkan salat itu berarti keluar dari Islam ini pendapat Sebagian ulama dan ini pendapat yang kuat maka di samping mendoakan maka Ibu juga perlu menyampaikan kepada anak ibu tentang pentingnya salat tidak masalah Ibu sampaikan Ibu ini sudah sering berdoa kepada Allah e semoga kamu menjadi anak yang Saleh yang menjaga salat maka dengan begitu barangkali dia akan tersentuh sampaikan kepada Ibu bahwasanya Ibu Tetap optimis bahwasanya anak Anda anak ibu akan menjadi anak yang Saleh akan menjadi anak yang menj jaga Salatnya ya sehingga dia menjadi sadar dan terhindar dari meninggalkan salat karena kalau sampai dia meninggalkan salat maka ini bisa fatal ya Bagi Sebagian ulama salat adalah eh kekufuran ya dan itu bisa menjadi penghalang berkumpulnya seorang anak dengan ibunya atau seorang anak dengan ayahnya di akhirat kelak jadi kalau sampai itu terjadi maka bisa jadi orang tua tidak bisa memberikan syafaatnya kepada anaknya maka di samping mendoakan harus ada proses dakwah sampaikan ya mungkin kalau Eh ibu segan Ibu sungkan ya Atau mungkin sudah pernah disampaikan tapi mungkin belum menghasilkan buahnya juga mungkin bisa dikirim artikel-artikel sekarang mudah kita temukan ya penjelasan para Ustaz penjelasan para ulama Ya siapa tahu ya suatu hari nanti akan ada ee kebaikan yang kita lihat ya dan yang namanya dakwah mendidik itu tidak ada ruginya kata para ulama enggak ada ruginya semua orang yang berdakwah dan mendidik itu sukses semuanya enggak ada yang namanya gagal jadi kadang-kadang dakwah yang kita sampaikan atau doa yang kita sampaikan itu belum terlihat langsung ya tapi mungkin anaknya sudah terinspirasi Oh Masyaallah ini nasihat yang bagus tapi dia tidak langsung melakukannya tapi dia sudah terinspirasi suatu saat dia akan mengikuti nasihat itu atau kemungkinan yang ketiga yang pertama adalah langsung diikuti yang kedua dia terinspirasi meskipun belum mengamalkannya yang ketiga adalah dia berhenti pada titik kenakalannya artinya kalau kita tidak nasihati dia Mungkin dia akan semakin menjadi-jadi ya kenakalannya akan menjadi semakin tinggi tapi dengan kita dakwah kita nasihati maka dia berhenti pada titik itu dia tetap nakal tapi dia tidak semakin menjadi-jadi ini juga adalah sebuah keberhasilan Nah kalau yang pertama tidak kelihatan yang kedua tidak kelihatan yang ketiga belum juga terlihat ya maka minimal ya kita sudah menyampaikan kewajiban kita sebagai orang tua kita sudah dakwahi anak kita kita sudah jelaskan kepada dia bahwasanya salat itu wajib salat itu akan dihisab pertama kali salat ini adalah salah satu rukun Islam dan menurut Sebagian ulama meninggalkan salat itu kufur Ya sampaikan kepada dia agar dia lebih hati-hati lagi dalam salatnya dan terus optimis Bahwasanya Allah subhanahu wa taala akan ee memperbaiki anak-anak kita bidnillahi taala baik Ustaz jazakallah Khair atas jawaban dan nasihatnya demikian peninggal yang bertanya Barakallah Fik satu pertanyaan terakhir Ustaz di kesempatan sore hari ini kami angkat dari pasan chat WhatsApp ada beberapa pertanyaan yang sama Asalamualaikum warahmatullah Ustaz kalau saya baca dari ee sirah para Salafus Saleh tidak ada atau hampir sedikit di antara mereka yang meminta permintaan dalam permasalahan dunia Apakah menyalahi adab apabila kita berdoa dan meminta di antara perhiasan-perhiasan dunia dan kemanfaatan dunia Ustaz E dan yang kedua terkait dengan doa yang ada di al-quran Apakah boleh kita baca Ustaz pada saat sujud ketika salat jazakallah Khair Iya Ya baik tadi kita sudah sampaikan Hadis Qudsi ya Hadis Qudsi Bahwasanya Allah subh taala yang memerintahkan kita langsung untuk meminta makanan makanan ini urusan dunia kemudian meminta pakaian ini juga adalah urusan dunia Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis riwayat Tirmidzi memerintahkan kita untuk meminta kepada Allah semua kebutuhan kita kemudian bel Contohkan satu lagi termasuk e putusnya tali sepatu kita itu kita meminta solusinya kepada Allah subhanahu wa taala jadi jelas diperintahkan oleh Allah subhanahu wa taala dianjurkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka itu adalah kewajiban kita ya itu adalah tugas kita untuk meminta kepada Allah subhanahu wa taala segala sesuatu dan itu adalah kesempurnaan penghambaan kita kepada Allah subhanahu wa taala ya jadi inilah yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa taala dan dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya Ee adapun yang diriwayatkan oleh EE yang disebutkan oleh saudara penanya tadi bahwasanya saya tidak ee mengetahui banyak Salaf yang melakukan itu maka tidak mengetahui bukan berarti mereka tidak melakukan itu kita husnudan kita dari para Salafus Saleh bahwasanya meminta urusan dunia ini juga mereka lakukan karena mereka lebih tahu dengan sunah-sunah ini mereka lebih paham dengan perintah Allah subhanahu wa taala dengan anjuran Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka kita tidak mengetahui bahwasanya mereka disebutkan menyebutkan urusan-urusan Dunia Dalam Doa mereka Maka ini bukan berarti mereka tidak melakukannya ya dan bagi kita cukup ya kemudian selanjutnya manusia bukan dalil Ya seperti dikatakan oleh para ulama kita ya awalul ulama la yustadallu biha bal awalul ulama yustadallu Laha ya pendapat atau perkataan atau praktik para ulama itu bukan dalil ya tapi praktik dan pendapat para ulama ini Justru malah butuh dalil jadi ini penting untuk kita camkan dan Dalil dalam dalam agama kita adalah al-qur’an kemudian hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tadi kita sebutkan ya Ada Hadis Qudsi ada hadis riwayat Tirmidzi ya itulah dalil kemudian ada ijma ada qias ini adalah empat dalil yang disepakati ya Adapun ee e praktik dari para ulama dari orang-orang tertentu maka itu bukan dalil maka tidak perlu kita tabrakkan dengan hadis-hadis yang sahih dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam apalagi cerita-cerita tadi sifatnya adalah saya tidak mendengar Saya tidak tahu ya bukan berarti mereka tidak melakukannya baik demikian Semoga bisa dipahami dengan baik kemudian yang terakhir apa tadi doa dalam sujud ya n Adapun ee doa dalam sujud maka ee doa dalam sujud juga termasuk salah satu waktu utama untuk berdoa karena Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan bahwasanya jarak terdekat antara seorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika dia sujud Kemudian beliau mengatakanaju maka hendaklah dia memperbanyak doa di dalamnya dan itu lebih dekat dari pengabulan jadi ini Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka ini adalah dalil yang valid yang menunjukkan anjuran untuk memperbanyak doa saat kita sedang sujud ini kita lakukan dalam salat fardu maupun dalam salat sunah dan menurut pendapat yang lebih kuat boleh diucapkan dengan bahasa Indonesia atau bahasa yang lain Alhamdulillah ee itu semuanya diperbolehkan menurut Sebagian ulama walhamdulillah Alhamdulillah tiik Ustaz baik jazakallah Khair atas jawaban yang disampaikan dan ini p pertanyaan kami terakhir sebagai ikhtitam serta kesimpulan kesimpulan kajian kita sore hari ini Ustaz silakan baik alhamdulillah pada kesempatan hari ini kita sudah Ee membahas bersama tentang waktu-waktu utama untuk berdoa di antaranya sepertiga malam yang terakhir kemudian saat turun hujan antara azan dan iqamat kemudian juga ee saat kita musafir atau dalam keadaan dizalimi ini semuanya adalah waktu-waktu utama untuk berdoa kemudian juga kita mempelajari bersama tentang pentingnya untuk berdoa kepada Allah subhanahu wa taala dalam Semua urusan kita termasuk yang kecil-kecil dan remeh-remeh maka hendaknya kita bisa mengamalkan yang terbaik dari apa yang kita dengar dan kita pelajari Karena itulah tanda ilmu yang bermanfaat wah jazakallah Khair kami sampaikan kepada Ustaz Anas Burhanuddin hafidakallahu telah memberikan faedah ilmu yang bermanfaat kajian yang beliau sampaikan di kesempatan sore hari ini dari pembahasan Syarah dari kitab Al wasasiyatus Sugra dan Insyaallah kita akan lanjutkan di kesempatan dua pekan yang akan datang dan kami mohon maaf ada beberapa pertanyaan tidak bisa kami sampaikan karena keterbatasan waktu yang ada Silakan anda sampaikan kembali pertanyaannya pada kajian-kajian berikutnya dan nantikan kajian alwasiyatus Sugra di kesempatan dan EE dua pekan yang akan datang demikian dan semoga bermanfaat kita memohon kepada Allah dengan nama-nam yang indah dan sifat-sifatnya yang mulia agar Allah memberikan pemahaman dan juga kemudahan dalam mengamalkan ilmu yang kita pelajari dan kami akhiri dengan kafaratul majelis subhanakallahumma wabihamdik Ashadu alla ilaha illa ant astagfiruka wa atubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih andaih bersadi kajian Isam yang akan ditayangkan jamam berikut [Musik] ini simak radio roj Bogor 100.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM radio ruabogor
Ustadz Anas Burhanudin, M.A. – Wasiyat Shughra Ibnu Taimiyyah
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply