warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah asyhadualla ilaha illallah Wahdana muhammadan abduhu wa Rasulullah para pemirsa dan pendengar rujak dimanapun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengan anda dan keluarga anda kajian yang kami pancaluaskan dari Masjid Al Barkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi atau Komplek Radio Rodja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat kajian Islam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh La Ilaha Illallah wahdahula syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] yang telah memberikan kepada kita rahmat dan nikmat yang sangat teramat banyak yang telah memberikan kepada kita nikmat-nikmat yang tak terhingga Walau terkadang atau sering sebagian nikmat tersebut kita gunakan untuk hal yang Allah tidak diridhoi kita gunakan Justru untuk berbuat maksiat kepada Allah tabaraka wa ta’ala namun Allah tidak serta-merta menghentikan curahan nikmat-nikmat itu karena Allah benar-benar pengasih dan penyayang kepada hambaNya Padahal kalau Allah ingin Allah pasti bisa hentikan curahan nikmat yang dengannya kita berbuat maksiat semoga tidak terjadi dalam kehidupan kita Allah bisa kalau Allah mau seorang hamba berbuat maksiat dengan mata Lalu Allah hentikan matanya Allah hentikan curahan nikmat mata kepadanya kemudian berbuat maksiat dengan lisan Allah Jadikan Dia orang yang tak mampu untuk berbicara berbuat maksiat dengan kaki Allah Lumpuhkan Allah tidak pernah takdirkan itu dalam kehidupan kita Oleh karena itu sadarlah bahwa Allah tabaraka wa ta’ala sangat luar biasa kasih dan sayangnya kepada kita Oleh karena itu merupakan kewajiban kita untuk bersyukur kepada Allah tabaraka wa ta’ala dan salam kepada nabi kita tercinta Rasul kita yang mulia beritahulah dan kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang kita bangga menjadi umat beliau bangga yang bukan sombong bahagia menjadi umat Nabi kita tercinta Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan kita harus ikuti gerak langkah beliau Shallallahu Alaihi Wasallam kalau kita benar-benar ingin menjadi pengikut beliau Karena yang namanya mengikuti yang namanya pengikut harus mengikuti kalau kita mengatakan kita pengikut Namun kita tidak mengikuti maka itu hanya ucapan lisan yang dibantah oleh Amal dan manakala lisan dan amal berbeda yang Allah akan nilai adalah amal bukan lisan karena apabila lisan dan amal berbeda Maka itulah lisan yang disebut dengan dusta kejujuran ada pada amal maka siapapun yang menyatakan dirinya pengikut Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam harus membuktikan itu di dalam amalnya Allah akan melihat amalnya bukan melihat apa yang dia nyatakan kalau hanya kembali kepada pernyataan maka orang Yahudi dan orang Nasrani menyatakan mereka adalah kekasih kekasih Allah Padahal mereka adalah orang-orang yang dilaknat Allah dan orang-orang yang sesat dari agama Allah Subhanahu Wa Ta’ala muslimin dan muslimat saudaraku rahimani wa rahimakumullah inti agama Allah adalah keikhlasan dan pondasi terkuat agama Allah adalah keikhlasan hal yang paling diinginkan Allah dari hambanya adalah hamba itu hanya mengarah kepada Allah Semata dan itulah dia ikhlas hal yang paling diinginkan Allah tabaraka wa ta’ala hati seorang hamba bersih dari selain Allah dan itulah dia ikhlas dan ikhlas adalah inti daripada tauhid dan pondasi agama Allah tabaraka wa ta’ala adalah ikhlas dan tauhid itu karenanya Allah mengutus para nabi dan para rasul untuk mengajak manusia mengikhlaskan ibadah dan ketaatan mereka hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala Oleh karena itu Allah tabaraka wa ta’ala mencintai orang-orang yang benar-benar mengikhlaskan ketaatannya hanya kepada Allah Oleh karena itu juga Allah sangat teramat benci manakala orang tersebut justru menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun dan siapapun dan Allah jadikan tauhid adalah kewajiban yang paling tinggi dalam syariat sebagaimana Allah jadikan lawannya yaitu Syirik adalah kemaksiatan yang paling tinggi di dalam syariat saudaraku saudariku rahimani wa rahimakumullah ikhlas bukanlah pekerjaan yang gampang dia adalah amalan yang sulit jangankan kita para ahli ilmu para ulama menjerit menyatakan alangkah sulitnya mengikhlaskan ketaatan kepada Allah tabaraka wa ta’ala diantaranya Imam Sufyan Amirul Mukminin fil hadis pemimpinnya umat Islam dalam ilmu Hadis di zamannya beliau yang mengatakan Aku tidak pernah membenahi sesuatu yang lebih sulit dibanding membenahi Niatku karena dia berubah-rubah Belajarlah kalian niat memperbaiki niat mengikhlaskan niat kepada Allah tabaraka Wa Ta’ala karena membenahi niat lebih sulit daripada membenahi amal lebih rumit daripada membenahi Amal yang demikian itu Karena pada dasarnya manusia punya syahwat untuk dipuji syahwat manusia yang Allah tabaraka wa ta’ala takkan di dalam diri setiap Insan mencintai pujian terhadap dirinya terlihat dari anak kecil yang hidup di atas fitrah Lihatlah Bagaimana anak kecil sangat suka kalau dipuji dia masih berjalan di atas fitrahnya menandakan bahwa jiwa manusia sifatnya demikian dan Ana mengatakan sifat senang dipuji itu sifat permanen yang ada dalam diri kita sifat permanen yang ada di dalam diri kita sifat itu yang Allah tabaraka wa ta’ala perintahkan untuk diambil dan dibuang dari hati kita sifat suka apa suka dipuji senang apabila mendengarkan orang bercerita yang baik-baik tentang diri kita berbunga-bunga hatinya untuk itu ini sifat permanen yang Allah perintahkan untuk dicabut dari hati dan dibuang kemudian diperintahkan untuk tidak suka dipuji padahal sifat itu bukan sifat permanen sifat yang diambil dari luar dan dicoba untuk dimasukkan ke dalam hati pengganti sifat permanen itu tadi bayangkan sulitnya wajar kalau kemudian para ulama menyatakan dan menyampaikan jeritan mereka memperbaiki hati dan niat mereka Imam Daud bin Sulaiman mengatakan Terkadang saya pergi untuk menyampaikan majelis hadis dan di hati saya sudah ikhlas namun datang Ria di majelis itu sampai saya bisa mengalahkan Riya itu di majelis yang sama dia datang lagi dia datang lagi saya melawannya lagi dan datang berkali-kali dan saya harus melawannya berkali-kali dihilah sulitnya ikhlas kata beliau untuk satu amal saja butuh berkali-kali perjuangan menaklukkan Ria Kenapa Ria itu mudah karena yang tadi sesuai dengan syahwat manusia dan kemudian sesuatu yang sesuai dengan syahwat manusia itu adalah kendaraan iblis yang paling nyaman kendaraan iblis dan bala tentaranya yang paling enak untuk menyesatkan kita adalah sesuatu yang sesuai dengan syahwat kita iblis tidak ingin amal kita diterima di sisi Allah Subhanahu karena iblis tidak ingin kita Mulia ingin menghancurkan kita iblis ingin menghinakan kita dan kalau dia berhasil membuat kita Ria dia tahu bahwa amal kita sehebat apapun Tak akan ada nilai apa-apa disisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala oleh karena itu para ulama menasihatkan untuk kita senantiasa introspeksi hati kita introspeksi niat kita dalam setiap ibadah dan ketaatan kita kepada Allah agar senantiasa hati kita dalam ketaatan benar-benar yang kita inginkan dan kita harapkan adalah dekat kepada Allah amal kita diterima Allah kita diampuni oleh Allah kita diberikan pahala oleh Allah dan kita diberikan ganjaran oleh Allah subhanahu wa ta’ala semua ini adalah keikhlasan yang tidak bisa dilepaskan atau dipisahkan satu dan lainnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang Shahih yang dilakukan Imam Bukhari dan Muslim dari umat bin Khattab hadis yang sangat masyhur Innamal A’malu Sesungguhnya amal bergantung dengan niatnya ikhlas menjadi amal yang diterima tidak ikhlas tidak diterima diniatkan Karena Allah akan diterima amal tersebut dan tidak diniatkan karena Allah Sebesar apapun tak ada gunanya namun kalau karena Allah sekecil apapun adalah kebaikan kecil bersama keikhlasan adalah besar dan bersama dan besar dengan hilangnya ikhlas tak ada arti apa-apa Bukankah apa yang dikatakan oleh nabi kita tercinta Sallallahu Alaihi Wasallam tentang tiga orang yang pertama kali akan menjadi penghuni neraka jahanam adalah orang-orang yang beramal-amalan besar ketiga-tiganya masing-masing melakoni ibadah yang sangat Agung dalam syariat yang pertama ilmu yang kedua kedermawanan dan yang ketiga jihad fisabilillah ketiga-tiganya merupakan ibadah-ibadah yang agung dan besar dan masing-masing telah melakukan hal yang berat akan tetapi karena hilangnya keikhlasan di dalam amal tersebut justru mencampakkan pelakunya ke neraka sebelum Allah menghukum Firaun dan Qorun sebelum Allah memasukkan Abu Jahal dan Abu Lahab naudzubillahimindzalik maka Perbanyaklah mengintrospeksi niat dalam Amalan kita karena sesungguhnya apabila kita tidak merasakan sulitnya memperbaiki niat sulitnya membenahi niat beratnya mempertahankan keikhlasan berarti kita tidak pernah berjuang untuk keikhlasan itu karena orang-orang yang berjuang untuk ikhlas tahu akan beratnya Ikhlas itu berat ketika dipuji dan lebih berat lagi ketika dicaci orang yang ikhlas kepada Allah tabaraka wa ta’ala kalau ingin menimbang Apakah dia termasuk orang yang diharapkan niatnya telah ikhlas adalah pada saat dipuji dan dicaci baginya sama dipuji dan dicaci baginya sama pujian tidak membuat dia bahagia dan cacian tidak membuat Dia menderita pujian dan cacian tidak membuat dia bahagia dan menderita karena dia tidak inginkan manusia karena dia tidak inginkan manusia dalam amalnya amal yang tertuju benar-benar kepada Allah dia mengarahnya ke atas Adapun pujian dan cacian datang dari kiri dan kanan dan orang yang benar-benar ikhlas tak peduli dengan kiri dan kanannya dari depan dan belakangnya karena dia bermuamalah kepada Allah bukan kepada manusia ketika dia sudah yakin bahwa amal yang dia lakukan benar-benar amal yang tidak menyalahi syariat dengan mengikuti Rasul kita tercinta Sallallahu Alaihi Wasallam dengan bertanya kepada ahli ilmu dengan belajar amal yang akan dia kerjakan dan dia sangat yakin bahwa amal ini tidak ada penyelewengan syariat di dalamnya tidak ada kesalahan dalam pelaksanaannya dan tidak ada Bid’ah di dalamnya begitu dia sudah sangat yakin dia tidak peduli kepada apa kata manusia di kiri dan kanannya Kenapa Karena setelah dia yakin amalnya benar dia bermuamalah dengan Allah rabbul Izzati benarnya amal dengan mengikuti Rasul mengikuti Rasul kita tercinta Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Setelah dia yakin bahwa dalam ittiba dia tidak mengalami kesalahan dan kekeliruan setelah itu dia tidak peduli kepada apa yang dikatakan manusia Kenapa karena dia tidak berbuat untuk manusia di dalam Alquran surah al-bayyinah dalam ayat yang sangat masyhur seolah-olah Allah tabaraka Wa Ta’ala tidak memerintahkan kita kecuali keikhlasan itu seolah-olah Allah tidak pernah perintahkan kita kecuali apa kecuali keikhlasan itu ayat yang sangat masyhur Insya Allah mayoritas tidaklah mereka diperintahkan kecuali untuk beribadah kepada Allah mengikhlaskan mengikhlaskan ketaatan-ketaatan yang mereka lakukan itu kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala 7 orang atau tujuh kelompok manusia yang akan mendapatkan perlindungan dari panasnya Matahari Padang Mahsyar apabila kita lihat semuanya adalah keikhlasan semuanya adalah hati yang sangat bersih dalam beramal saleh diantaranya orang yang berkasih Sayang karena Allah di antara orang yang hatinya selalu terpaut ke rumah Allah di antaranya adalah seseorang yang berinfak kemudian dia sembunyikan infaknya sehingga tangan kanannya pun tidak tahu tangan kirinya pun tidak tahu apa yang dilakukan oleh tangan kanan kiasan untuk benar-benar dia sembunyikan amal ketaatannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala diantaranya orang yang berzikir kepada Allah beribadah kepada Allah kalian tidak ada orang lain Tak ada manusia tak ada orang yang melihatnya tak ada seorang pun bersamanya dia sendiri namun air matanya mengalir dengan sangat deras ketika dia beribadah kepada Allah tersebut Lihatlah kandungan-kandungan semuanya adalah keikhlasan kepada Allah rabbul Bagaimana kemudian Allah siapkan untuk mereka perlindungan dari panasnya Matahari Padang Mahsyar Imam Baihaqi meriwayatkan hadis dari Abu Sa’id beliau bersabda Rasulullah SAW bersabda sedekah diam-diam yang orang lain tidak tahu shodaqoh yang disembunyikan itu akan memadamkan murka RAB tabaraka Wa Ta’ala Kenapa keikhlasannya berbeda semakin rajin dia menyembunyikannya dari manusia semakin dia akan mendapatkan derajat keikhlasan yang luar biasa di dalam hatinya dan keikhlasannya itu yang membawanya kepada kemuliaan tersebut diantara ciri-ciri keikhlasan adalah senantiasa menyembunyikan ibadah suka menyembunyikan ibadah diantara ciri-ciri ketaatan keikhlasan adalah tak suka dipuji tidak suka disanjung tidak suka menjadi hatinya tidak mencintai ketenaran walau mungkin dalam hidupnya dia menjadi Manusia tenar tapi bukan kecintaannya seperti yang dikatakan oleh Imam Ahmad bin hambal andai saya hidup di salah satu Lembah dari lembah lembah di Kota Mekah Sungguh saya telah diuji oleh Allah dengan fitnah terkenal Imam Ahmad sangat terkenal apalagi dengan fitnah dan bagaimana kemudian Allah tabaraka wa ta’ala menangkan akidah Ahlussunnah dengan izin Allah melalui perjuangan penderitaan hebat dari Imam Ahmad bin hambal setelah beliau keluar dari penjara diundang ke istana pun untuk mengajar keluarga istana beliau menolaknya Berikut kita akan bawakan Beberapa kisah dari Salafus Shalih bagaimana mereka menjaga keikhlasannya bagaimana mereka menyembunyikan ketaatannya kepada Allah bagaimana mereka tidak menginginkan dikenal dan terkenal bagaimana mereka tidak inginkan balasan dari amal yang telah mereka lakukan semoga ada kisah-kisah yang kita akan bawakan Memberikan motivasi kepada kita untuk mengikuti mereka memberikan kepada kita semangat untuk menapaki langkah mereka di dalam menjaga keikhlasan mereka kepada Allah karena kita disuruh untuk mengikuti Salafus Shalih dan salah satu caranya adalah mempelajari apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka kerjakan sehingga kita berusaha untuk mengikuti derap langkah mereka seseorang datang ke masjid dan kemudian salat di dalam sujud ia menangis dengan tangisan-tangisan yang bersuara terdengar oleh orang-orang sekelilingnya setelah selesai salat didatangi oleh sahabat nabi yang mulia radhiyallahu ta’ala anhu dan mengatakan ini yang kau lakukan di rumahmu jangan di sini menangis tidak masalah tetapi mengeluarkan suara isakan-hisakan tangis sehingga terdengar oleh orang-orang di sekitar kita tidak berusaha menahan suara itu berpengaruh kepada apa keikhlasan setan akan gampang untuk untuk mengendarai amal tersebut sehingga dinasehati oleh sahabat rasul kita tercinta Sallallahu Alaihi Wasallam kita menyaksikan salah seorang ahli ilmu yang hidup di zaman kita sekarang kita tidak ingin sebutkan namanya karena kita sebutkan namanya Antum semua pasti kenal kita salat di belakang beliau dan beliau suaranya datar bacaannya dari awal sampai akhir shalat datar dari awal al-fatihah ketika itu di hari Jumat suaranya satu satu suara satu nada Satu Frekuensi namun setelah selesai salat beliau berbalik arah sehingga wajah saya bertatapan dengan wajah beliau air matanya mengalir dari jenggotnya yang panjang jenggot beliau panjang menetes mungkin yang di sini sudah beliau sapu namun yang dari jenggot masih menetes dan ini hal yang sulit dan dari semenjak saat itu saya heran melihat beliau Bagaimana cara beliau mengatasi intonasi suara karena orang apabila membaca Alquran dan kemudian menangis akan berpengaruh kepada kepada bacaan dan itu nggak bisa dibuat-buat namun beliau suaranya datar seolah-olah tidak ada isakan tangis seolah-olah tidak ada apa-apa namun ketika berbalik arah cucuran air mata jatuh dari jenggot beliau itu menandakan bahwa air matanya mengalir dan ini manusia di zaman kita saya sampai sekarang belum sempat untuk bertanya kepada beliau apa rahasianya Berapa lama latihan latihan apa menahan suara karena belum ada kesempatan bertemu khusus untuk menanyakan langsung Kepada beliau dan ini yang dilakukan oleh para ulama terdahulu Abu Bakar radhiyallahu ta’ala anhu ketika memimpin menjadi khalifah sering terlihat setelah sholat subuh pergi meninggalkan kota dan masuk sedikit ke arah padang pasir tak lama setelah itu balik lagi dan itu terjadi berkali-kali sehingga membuat Umar Bin Khattab radhiyallahu ta’ala Anhu penasaran Ada apa dengan Abu Bakar Kenapa hampir berkali-kali setelah salat subuh ia keluar setelah itu balik penasaran membuat Omar mengikuti Kemana perginya Abu Bakar radhiallahu anhu diikuti dengan cara sembunyi-sembunyi ternyata Abu Bakar pergi ke sebuah tenda dan masuk ke dalam tenda tersebut beberapa lama keluar dan kemudian balik ke Kota Madinah setelah Abu Bakar pergi Umar radhiyallahu ta’ala Anhu masuk dan ternyata di dalamnya ada seorang wanita tua dan memiliki anak kemudian Bertanya kepadanya Apa yang dilakukan oleh lelaki tadi siapa dia siapa dia dan apa yang ia lakukan wanita tersebut Saya tidak tahu siapa dia mengatakan saya tidak tahu siapa lelaki itu hanya seorang lelaki mengaku lelaki dari kaum muslimin padahal beliau pemimpin umat Islam di saat itu dan beliau adalah Amirul Mukminin beliau adalah manusia terbaik setelah Rasul kita tercinta Muhammad tidak memperkenalkan dirinya kepada wanita buta itu wanita tua dan buta kemudian dia menyapukan rumah kami tenda kami ini dan kemudian dia membuatkan makanan kemudian dia memerahkan susu dari kambing untuk saya minum dan kemudian dia pergi selalu begitu keluar dari tenda sambil menangis melihat Apa yang dilakukan oleh Abu Bakar radhiyallahu Ta’ala Imam Abdullah dan beliau terkenal dengan ahli jihad dan juga ahli ilmu ahli ibadah suatu hari ketika di Medan jihad ada seorang musuh yang kuat yang mengajak untuk anding satu lawan satu dan itu sering dilakukan di dalam pertempuran di zaman itu dan si musuh ini orang musyrik ini begitu kuat sehingga seorang muslim yang maju menemukan ajalnya semoga Syahid di jalan Allah yang kedua yang ketiga yang keempat sampai kemudian salah seorang diantara kaum muslimin maju namun menutup wajahnya berduel dengan musuh tersebut dan berhasil membunuh musuh yang sangat kuat tersebut dan kembali kepada barisan kaum muslimin tetap dia menutup wajahnya yang namanya pertempuran disaksikan dari kedua belah pihak sehingga kaum muslimin ingin tahu siapa lelaki ini yang berhasil membunuh musuh yang sangat kuat namun beliau menutup menutup wajahnya ketika sudah di dekat kaum muslimin ada seorang sahabatnya bernama Abu Umar membukakan apa namanya penutup wajah itu ditarik dan ternyata Imam Abdullah bin Mubarak ketika ditarik tanpa sepengetahuan Imam Abdullah marah kepada sahabatnya ini dan mengatakan kepadanya sungguh engkau telah membuat hal yang buruk untuk saya sungguh engkau telah membuat hal yang buruk untuk untuk saya Subhanallah kebaikan yang luar biasa namun ketika diketahui oleh manusia beliaulah orangnya Beliau mengatakan Ini amal yang buruk buruk nggak ada yang buruk akan tetapi begitulah kebiasaan orang-orang yang ingin menyembunyikan amalnya dia tidak ingin orang lain tahu siapa dia dia tidak ingin apa yang telah disaksikan oleh kaum muslimin yang tadinya beberapa orang ahli-ahli yang berhadapan dengan orang musik tersebut gugur sementara dia berhasil membunuhnya dia tidak ingin amal itu untuk diketahui oleh manusia sehingga ketika dia menutup wajahnya kemudian dibuka oleh sahabatnya ia marah kepada sahabat dan mengatakan telah membuat amal saya menjadi buruk Apa yang dimaksud buruk oleh Imam Abdullah Mubarak Al marwazi bahwa diketahui bahwa beliaulah orangnya diriwayatkan dalam peperangan bersama kaum Romawi kaum Romawi bertahan di atas di benteng yang sangat kuat dan kokoh yang sulit untuk ditembus oleh kaum muslimin yang sulit untuk ditembus oleh kaum muslimin setiap kaum muslimin mendekat dihujani oleh anak panah sehingga mereka sulit untuk menembus benteng pertambahan pertahanan Romawi tersebut sampai ada salah seorang dari pasukan jihad yang diam-diam selalu membuat lubang tiap malam Dia diam-diam datang sendiri sehingga tidak tidak terdeteksi oleh pasukan Romawi membuat lubang Sampai Akhirnya dia berhasil membuat lubang dan dia masuk sendirian kemudian berperang melawan penjaga pintu sendirian dan berhasil mengalahkan mereka dan membuka pintu sehingga kaum muslimin masuk dan itu yang membuat kekalahan pasukan Romawi ketika pintu telah terbuka dan pasukan kaum muslimin masuk ke dalam benteng pertahanan mereka dan datanglah kemenangannya yang ditakdirkan Allah tabaraka wa ta’ala untuk kaum muslimin melalui seorang lelaki yang membuat lubang setiap malam di benteng pertahanannya kaum Romawi sehingga pemimpin-pemimpin pasukan muslimin ingin memberikan balasan karena begitu Aturan syariat yang memiliki aksi yang lebih diberikan ghanimah yang yang lebih akan tetapi pemimpin umat Islam tidak tahu siapa lelaki ini ada yang tahu siapa dia akhirnya diteriakkan dalam ramai saya bersumpah atas nama Allah Siapa yang telah membuat lubang itu dan membukakan pintu harus menghadap saya dan seseorang kalau disumpah atas nama Allah hendaknya dia melaksanakan Sumpah itu akan tetapi lelaki ini datang di malam hari Ia datang kepada nama pemimpin muslimin ketika itu datangnya di malam hari dan dia mengatakan kepada penjaga kepada penjaga pemimpin pasukan Islam penjaga tenda sampaikan kepada Amir bahwa saya tahu orangnya dan saya akan tunjukkan orangnya Tapi orang yang tersebut memiliki tiga syarat kalau saya tunjukkan orangnya Dia memiliki tiga syarat kalau diterima syaratnya dia datang Kalau tidak dia mundur pertama syaratnya setelah ini jangan cari dia lagi yang kedua jangan berikan apapun kepadanya yang ketiga jangan Sebutkan dia kepada pasukan tiga syarat itu dan setelah penjaga masuk kemudian keluar mengatakan bahwa Amir pemimpin Panglima menyetujui syarat itu dia pun masuk kemudian masalah Maha bertanya Siapa orangnya Beliau mengatakan saya orangnya Saya orangnya dan anda sudah tahu syaratnya sudah anda ketahui dan dia keluar setelah itu bersembunyi dan tidak tahu lagi Kemana perginya rahimani wa rahimakumullah [Musik] 40 Tahun Lamanya keluarganya tidak tahu ternyata beliau sering berpuasa 40 Tahun Lamanya sering berpuasa keluarganya tidak tahu istrinya tidak tahu adalah orang yang rajin berpuasa padahal amal puasa itu dia lakoni Bukan tiap tahun 40 tahun dalam arti kata tiap hari karena itu terlarang sering berpuasa sering berpuasa namun keluarganya tidak tahu menganggap dia adalah bukan orang yang rajin berpuasa dengan cara apa dengan cara setiap pagi keluar rumah bawa bekal pergi ke pasar pulang-pulang setelah isya dan begitu terus setiap setiap harinya sehingga keluarganya mengira bahwa dia makan di warung di toko padahal sering sekali beliau keluar bawa makanan setelah itu diberikan kepada vagina dan ketika pulang seolah-olah tadi makan di tadi makan di warung atau di toko tempat beliau berjualan begitu terus sering sekali beliau berpuasa sehingga berjalan 40 tahun baru ketahuan bahwa itu yang beliau lakukan Di antara ciri orang-orang yang ikhlas suka kalau dia tidak diketahui orang suka kalau beliau tidak di tidak diketahui orang Imam Muhammad bin Yusuf di dalam biografi hidupnya disebutkan bahwa beliau kalau belajar roti itu ganti-gantian tempat nggak mau di satu tempat kalau beliau ke pasar membeli roti dan itu roti adalah bagian daripada makanan harian pada zaman dahulu beliau tidak ingin membeli roti di satu tempat beliau ganti-ganti tukang roti ini dari tukang roti ini dari tukang roti ini alangkah banyaknya pedagang roti karena itu makanan pokok pada zaman itu yang terbuat dari gandum beliau ganti-gantian pindah-pindah ketika dia tanya kenapa Beliau mengatakan Aku tidak ingin pedagang roti itu kenal siapa diriku Saya tidak ingin pedagang roti itu kenal siapa siapa karena beliau adalah orang alim di zamannya dan di negerinya sehingga kalau tidak tahu siapa dirinya khawatir padahal roti itu memurahkan pedagang putih itu akan akan melayani layanan-layanan spesial untuk dirinya itu yang membuat beliau tidak mau membeli roti dari satu dari satu tempat bahkan salah seorang diantara ulama yang telah berusaha untuk mengikhlaskan amalnya suatu saat datang ke pakaian toko pakaian bernama Muhammad bernama Abdullah Bin muhairiz orang ulama salah Abdullah datang ke toko pakaian dan pedagang pakaian itu tidak kenal siapa beliau ketika sedang transaksi jual beli ada orang yang masuk ke toko tersebut mengenal beliau adalah ahli ilmu kemudian berkata kepada pedagang toko Antum tahu siapa ini yang belanja ini ini adalah Abdullah melihat orang ini mengatakan kepada pedagang toko Siapa dirinya beliau menegur dan memarahi lelaki tersebut dan mengatakan Kami ingin belanja dengan harta kami kami tidak ingin belajar dengan agama kami Saya ingin belajar dengan dengan harta saya belajar dengan dengan agama saya untuk apa anda kenalkan kepada dia siapa saya ini alangkah seringnya kita ingin mendapatkan harga murah dengan memperkenalkan siapa kita sehingga mendapatkan pelayanan spesial mendapatkan harga spesial ini tidak disukai oleh beliau bahkan ketika masuk ke toko yang tidak kenal kepada dirinya beliau senang sekali dan ketika ada yang memperkenalkan justru beliau marah dengan mengatakan Kami mau belajar dengan dengan uang kami dengan harta kami kami punya harta untuk belanja kami tidak belanja untuk dengan menggunakan agama kami insya Allah kita lanjutkan Beberapa kisah dari kaum muslimin yang menyembunyikan amal saleh mereka untuk menjaga apa keikhlasan untuk kemudian kita jadikan acuan kita jadikan pelajaran untuk kemudian kita berusaha juga melaksanakan apa yang telah mereka dahului kita dengan pengamalannya karena sesungguhnya Ikhlas itu hal yang harus selalu dilatih harus selalu di di pertajam harus selalu diperkuat karena ikhlas berderajat ikhlas memiliki derajat sebagaimana keyakinan juga memiliki derajat dengan kira apa yang telah kita lakukan sekarang belum masih ada ikhlas di atasnya masih ada di atasnya masih ada di atasnya dan kita berusaha selalu untuk memperkuat dan mempertajamnya kita lanjutkan Insya Allah setelah melaksanakan salat Isya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] di kota Islam untuk selanjutnya kita simak dikumandangkannya adzan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar Allah
Ustadz Maududi Abdullah, Lc. – Kemana Perginya Orang Orang yang Ikhlas
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply