Ustadz Abu Ihsan Al Maidany, M.A. – Ada Apa dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

bebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi W Alhamdulillah wasu wasalam rasulillah Nabina Muhammadin alihii wa asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul ba ikhwat Islam azakumullah para pemeranti raja di manaun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari Selasa seperti biasa kita akan ikuti bersama kembali kajian ilmiah yang disiarkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan Parenting diambil dari buku Ada apa dengan remaja yang disusun oleh EE alustaz Abu Ihsan almaidani hafidullah dan tentunya akan disampaikan beliau langsung sebagai penulisnya dan sub pembahasan di kesempatan pagi hari ini yaitu Mengapa generasi muda perlu diperhatikan dan seperti biasa setelah materi bagi Anda yang ingin bertanya Anda bisa mengirimkan pertanyaan di layanan pesan Whatsapp ya di nomor 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Al Ustaz kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu waastainuhuagfiruhubillahu anfusina ahillah Fala millah wudlil Fala hadialah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanu ittaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa wa Anum muslimun Amma ba ahsanal kalami kalamah Wir had had rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam was umur muhda wa muhdatin bidah waulla bidatin dolalah waulla dolalatin finar maasyiral muslimin wal muslimat para pemerhati raja rahimani warahimakumullah pertama kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala Pagi ini kita dapat bertemu kembali masih melanjutkan pembahasan yang kita angkat dari buku Ada apa dengan remaja sebelumnya selawat dan salam kita limpahkan untuk nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pada kesempatan Pagi ini kita sampai pada sub judul Mengapa generasi muda perlu diperhatikan Seberapa penting ya urusan generasi muda ini terutama anak-anak remaja generasi muda adalah penopang masyarakat dan pondasi bangunan umat Karena itulah orang tua dan juga para Dai harus memberikan perhatian lebih ya pada pendidikan dan dakwah bagi generasi muda khususnya anak-anak dan remaja ya di samping orang tuanya perlu mengaji menuntut ilmu anak-anak juga harus diberi ya Ee porsi yang cukup untuk menuntut ilmu untuk mengaji untuk taklim ya dan dibiasakan dengan majelis ilmu bukan hanya kelas di sekolah bukan tetapi majelis-majelis ilmu yang ada di luar sekolah misalnya di masjid ya perlu ya kadang-kadang majelis-majelis di luar sekolah itu hanya ditujukan kepada orang-orang tua sehingga anak-anak muda ee kadang-kadang mereka merasa ee itu bukan tempat mereka mereka itu bukan majelis kami ya itu bukan ditujukan untuk kami dan ya dan juga kadang-kadang materinya juga yaitu berkaitan dengan orang-orang tua kan begitu ya Sehingga anak anak-anak dan remaja ini terabaikan ya di sana ada kajian-kajian anak-anak ya dan remaja itu perlu untuk digalakkan ya Karena untuk mengakrabkan mereka dengan Masjid pertama dan dengan majelis ilmu ya dengan majelis ilmu ee dan apalagi hari ini ya ya kalau bukan Masjid tempat mereka Maka di mana lagi ya kita lihat anak-anak remaja hari ini lebih senang nongkrong di kafe-kafe atau di tempat-tempat berkumpul komunitas mereka majelis ilmu menjadi sesuatu yang mungkin asing bagi mereka ya kadang-kadang mereka mau ngaji pun di kafe begitu ya mau diadakan di kafe ya Sehingga ini membuat jarak antara mereka dan masjid ya padahal salah satu di antara orang yang dinaungi Allah itu adalah remaja yang hatinya terkait terpaud dengan masjid ya tumbuh besar di masjid tapi masjid bukan tempat yang ramah bagi anak-anak apalagi kalau urusannya dengan Marbot gitu ya kayak berseteru terus begitu tidak ada Damainya sehingga anak-anak ini pun merasa mereka itu tidak diharapkan ada di dalam masjid maka perlu ya diadakan Taklim ataupun acara-acara di masjid untuk khusus untuk anak-anak dan remaja dahulu ada istilahnya nya irm ya ikatan remaja masjid di setiap masjid ada remaja masjidnya tapi sekarang enggak ada lagi ee remaja masjid seperti ini ya yang ada remaja kafe sekarang remaja-remaja senangnya nongkrong nongkrong di kafe ya Nah ini perlu dihidupkan lagi mungkin ya remaja-remaja masjid ini ya Ee dahulu ya remaja masjid ini mereka yang yang EE membuat acara untuk mereka dan memang untuk remaja ya Nah demikian tapi sekarang tidak ada kita lihat sekarang ini di masjid-masjid ada ikatan remaja masjid seperti dulu ya entah ke mana larinya para remaja ini Nah maka perlu kita ketahui Dan sadari bahwa yang memberikan perhatian khusus kepada anak-anak dan remaja ini adalah perkara yang sangat penting hari ini karena musuh-musuh Islam juga menyasar dan membidik mereka seperti ee propaganda lgbt dan lain sebagainya Itu yang disasar adalah anak-anak dan remaja demikian juga gerakan pemurtadan dan lain sebagainya Itu juga yang disasar adalah anak-anak dan remaja ya maka kita para orang tua khususnya para Dai ya dan p para guru harus memberikan perhatian lebih kepada mereka ya Nah demikian maka kita mendorong agar menggalakkan kembali kegiatan-kegiatan anak-anak dan remaja di masjid bukan hanya sekolah ya mereka memang bersekolah ya tapi mereka juga diperkenalkan dengan majelis-majelis di luar sekolah yang itu berkaitan dengan menuntut ilmu ya ya karena asumsi B banyak anak-anak dan remaja hari ini mereka sudah cukup itu di sekolah jadi mereka tidak merasa membutuhkan majelis-majelis itu di luar sekolah masalahnya adalah ketika mereka Tamat sekolah ya mereka tidak kenal majelis-majelis ini ya mereka tidak akrab dengan majelis-majelis ini Nah demikian wallahuam baawab maka ada beberapa alasan ya Mengapa kita harus perhatikan lebih ee banyak ya terhadap masalah anak-anak dan remaja hari ini yang pertama adalah bahwa generasi muda itu lebih dekat kepada Fitrah ya mereka mungkin masih ee bening fitrahnya ya masih murni bersih Suci fitrahnya ya dan itu harus kita jaga kemurnian Fitrah ini harus di jaga karena kalau tidak dijaga maka Fitrah ini akan kotor dan rusak mereka ibarat lembaran putih bergantung Siapa yang menorehkan Coretan di atas kertas putih itu ya maka ee pendidik di sini orang tua dan guru harus memperhatikan ya Ee lembaran putih ini mereka itu adalah ee generasi-generasi penerus ya generasi-generasi yang akan meneruskan kita setelah kita tidak ada maka ya memperhatikan mereka itu sama dengan menjaga Fitrah mereka ya karena itu tugas Salah satu tugas utama orang tua dan guru yaitu mengawal Fitrah anak-anak dan remaja-remaja kita Fitrah yang dimasud adalah Fitrah Islam yang mana setiap manusia diciptakan dilahirkan di atas Fitrah tersebut penyimpangan Fitrah generasi muda tidak sampai pada batas seperti yang dialami oleh orang-orang dewasa yang jauh dari ilmu dan petunjuk ya karena kalau sudah tua ya Seperti kata pepatah Ya belajar di masa tua seperti mengukir di atas air itu ya ya kalau sudah berumur susah untuk dirubah biasanya ya karena sudah Ee sudah Ee coret e ee ee carutmut coretmet hatinya ya dengan banyak goresan-goresan gurisan-gurisan ya coretan-coretan ya Sehingga kadang-kadang untuk diluruskan kembali itu agak susah ya seperti menegakkan benang basah kira-kira gitulah kalau sudah tua ya untuk merubahnya agak susah beda dengan generasi muda hati kaum muda ini lebih lembut ya ketika Allah subhanahu wa taala mengutus Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam membawa kebenaran dan menyampaikan kabar gembira dari langit yaitu dari Allah subhanahu wa taala dan sekaligus peringatan maka para pemuda memberikan pembelaan sementara kaum tua menentangnya ya Mak kita lihat yang banyak menerima itu anak-anak muda kaum muda Adapun kaum tua justru menentang karena cenderung kaum tua ini sudah susah untuk berubah Ya sementara anak-anak ini remaja terutama ya mereka masih ee lembut ya hatinya belum begitu Kotor Ya seperti para orang tua ya yang sudah bermacam ragam ada di dalam benaknya kalau menyimpang-menyimpangnya sudah jauh begitu ya karena kita kalau menyimpang jauh untuk balik kembali itu memang malas ya susah beda kalau kita menyimpang Baru beberapa meter mungkin ya kita bisa kembali ke jalur dengan mudah Ya tapi kalau sudah menyimpang jauh sampai berkilo-kilometer ya E untuk balik lagi Kan susah ya Ya sudah kadong dijalani katanya Ya sudah dijalani saja ya maka untuk kembali itu lebih sulit Nah demikian maka dari itu ya dalam sejarah kita lihat bahwa yang banyak mengikut para nabi Ini adalah anak dari kalangan orang-orang muda atau anak-anak muda ya ketimbang orang-orang tua ya itu juga yang terjadi pada nabi sallallahu alaihi wasallam ya banyak ya Ee kaum muda yang mengikuti dan menerima dakwah beliau ya Nah demikian sementara kaum tua ini ya termakan dengan kesombongan mereka kadang-kadang orang tua kita kita omongin jawabannya apa saya lebih banyak makan asam garam katanya ya Artinya saya enggak mau berubah ya saya tidak mau berpindah ya Nah maka tren hijrah sendiri ya Yang akhir-akhir ini marah ya dan EE ee menjadi suatu ungkapan ataupun istilah yang akrab di telinga hijrah itu kan banyak yang membicarakan dan melakoninya itu anak-anak muda ya itu istilah yang populer di kalangan anak-anak muda Hijrah ya jarang itu beredar di kalangan tua gitu ya hijrah-hijrah apanya hijrah katanya susah untuk ee untuk memahami hijrah itu tapi anak-anak muda itu masih masih progresif mereka masih ya mau berubah kan begitu ya mau mencari memang itulah dia Masanya Masa di mana kemauan dan kemampuan itu berbanding lurus itu masa muda kemauan dan kemampuan itu berbanding lurus tapi kalau sudah tua sudah enggak ee sinkron lagi antara kemauan dan kemampuan ya bahkan mungkin sudah enggak ada lagi kemauan dan kemampuan itu sudah istilahnya hidup menjalani nasib aja maka kita lihat ya di sekarang ini istilah Hijrah ya yang sedang populer ya mungkin bahasa lain dari tobat itu ya itu sangat populer di kalangan anak-anak muda ya di kalangan anak-anak muda dan mungkin orang tua banyak orang tua enggak paham Apa itu hijrah kan begitu ya Ya setahu mereka hijrah itu ya pindah kan begitu ya mandah dari dari satu tempat ke tempat yang lainnya tib ya Nah demikian ini menunjukkan bahwa memang anak-anak muda ini punya ee sambutan yang lebih baik ya terhadap dakwah Jadi mereka harus diperhatikan jangan diabaikan ya Nah demikan yang kedua generasi muda adalah pemegang tonggak masa depan ya sekaligus Ibu bagi generasi berikutnya generasi muda adalah icon bagi umat ya untuk mengetahui esensi dan hakikat umat Jangan tanyakan Berapa banyak simpanan emas dan uangnya tapi perhatikan kaum mudanya ya anak-anak mudanya jika jika kita Melihatnya sebagai pemuda-pemudi yang baik Saleh taat beragama ya memiliki kecakapan ya dan keahlian maka ya berarti itulah umat yang mulia dan kuat bangunannya pondasinya sebaliknya jika kita melihat ya pemuda-pemuda itu tidak bermoral atau suka melakukan hal-hal yang rendah dan hina ya ya lebih suka mengotori dirinya dengan hal-hal yang anfaidah tidak berfaedah itulah umat yang lemah yang akan segera runtuh di hadapan musuh-musuhnya ya maka Coba lihat sekarang ini ya Ee propaganda lgbt memang ditujukan kepada anak-anak dan remaja untuk melemahkan Satu Bangsa sengaja disebarkan oleh musuh-musuh Islam ya salah satunya adalah untuk melemahkan kaum muslimin ya Nah coba bayangkan apa jadinya remaja-remaja ini menjadi penganut paham lgbt ya itu salah satu contoh ya salah satu contoh fitnah yang di sebarkan di tengah-tengah anak-anak dan remaja maka kita harus aware ya harus ee apa ya kita katakan Ya ee waspada gitu ya berhati-hati terhadap segala propaganda yang memang ditujukan kepada anak-anak dan remaja kaum muda ya seperti gerakan-gerakan pemurtadan pendangkalan akidah ya penyebaran paham liberalisme ya dan paham-paham isme-isme yang lainnya Nah itu memang ee ditujukan secara khusus kepada anak-anak muda ya Nah karena mereka ini orang yang sedang ataupun generasi yang sedang mencari jati diri Ya seperti yang kita Jelaskan masa muda itu masa yang ya kitaak dinamis ya siap untuk berubah dengan cepat ya mencari sesuatu yang menjadi pertanyaan dalam diri mereka Maka ini perlu di kawal wallahuam bawab yang ketiga usia muda adalah usia yang bisa diandalkan seperti yang kita sampaikan tadi ya itu masih berbanding lurus sejajar antara kemauan dan kemampuan ada kemauan ada kemampuan ada kemampuan ada kemauan itulah dia anak muda beda dengan orang tua kadang-kadang ada maunya tapi enggak ada mampunya mampu tapi enggak mau itu orang tua ya Atau dua-duanya enggak ada kemauan dan kemampuan ya tapi anak muda ya masih dia ingin mencari sesuatu di dalam hidupnya esensi kehidupan ee dirinya maka mereka siap untuk berubah ya mereka bisa diandalkan ya Nah mereka adalah generasi-generasi yang akan meneruskan apa yang telah dibangun oleh orang tua-orang tua mereka ya maka usia muda adalah usia yang paling bisa diandalkan maka dari itu salah satu yang akan ditanyakan nanti adalah masa muda untuk apa kamu habiskan masa muda ya jadi masa nabi juga mengatakan ya gunakanlah masa mudamu sebelum datang masa tua saababaka qobla haramik Pergunakanlah manfaatkanlah masa muda ya Nah karena ya kita yang pernah menjalani masa muda mungkin kita menyadari itu ya Dan mungkin sekarang kita sesali Kenapa masa muda saya enggak diisi dengan begini dan begitu ya hal-hal yang positif pada saat kita punya kemampuan ya kekuatan power untuk mengeksekusi apa yang kita inginkan ya cita-cita Itu Memang betul-betul sesuatu yang ingin dikejar Ya beda dengan kalau sudah tua begini kan begitu ya Nah kadang-kadang di orang beda ya anak muda ditanya cita-cita dia antusias menjawabnya tapi kalau orang tua-orang tua ditanya cita-citanya apa itu kayak pertanyaan bercanda jadinya kan begitu ya tanyalah sama orang tua cita-citanya apa pak gitu aduh dia susah menjawabnya ini bercanda namanya kan begitu ya orang tua ditanya cita-cita kayaknya enggak nyambung gitu ya karena mereka enggak bicara cita-cita lagi Ya Nah demikian yang masih bicara cita-cita itu adalah anak muda ya Nah demikian wallahuam bisawab yang pertama adalah secara fisik Kenapa mereka bisa diandalkan ya Yang pertama adalah alasannya secara fisik dan kecerdasan kaum muda ini lebih kuat dibandingkan kaum tua ya kaum tua ini bisa dikatakan nafsu besar tenaga kurang gitulah ya Ya sudah enggak mampu lagi kekuatan sudah melemah memang itulah dia dia kurva kehidupan manusia latarkabunna thaqon an thaq seperti bulan itulah ya yang dari mulai dari munculnya kecil bulan sabit hingga menjadi bulan purnama kemudian akan kembali lagi mengecil seperti bulan sabit di awal terbitnya begitulah kehidupan Nah mungkin kita ini di penghujung bulanlah Istilahnya ya ya yang bulan itu sudah mulai mengecil tambah mengecil mengecil dan kemudian hilang gitu ya puncaknya ya bulan purnama bulan pada malam purnama ya penuh bulat begitu ya kekuatan penuh itu Nah itulah anak muda ya mereka masih kuat baik secara fisik maupun kecerdasan ya kecerdasan ya Ee daya ingat mereka masih kuat beda dengan kita mungkin ya bahkan sudah kalau sudah di usia senja atau di usia Ya lanjut ya sudah mulai agak lupa-lupa kan pikun menjelang pikun lah kita katakan waliyadubillah dari pikun kita berlindung kepada Allah dari penyakit pikun tapi ancaman pikun itu ada di depan mata bagi orang-orang tua enggak ada istilahnya anak muda pikun Enggak karena belum masanya ya tapi orang tua sudah mulai ya di bawah ancaman kepikunan gitu ya dia terancam pikun ya Nah demikian jadi secara fisik dan akal itu sudah Ee menurun ya kemampuannya beda dengan anak muda kemudian ya alasan berikutnya adalah biasanya kaum muda memiliki semangat yang kita katakan On Fire ya untuk mencapai harapan dan keinginannya tadi kita sebutkan mereka masih antusias kalau ditanya cita-cita gitu ya mereka apa namanya E on progress itu untuk meraih cita-cita ya dalam perjalanan proses untuk meraih cita-cita Nah maka kalau ditanya tentang cita-cita mereka sangat antusias dan semangat beda dengan orang tua ya kemudian berikutnya tanggung jawab kaum muda terhadap orang lain lebih sedikit jika dibanding dengan kaum tua artinya apa tanggung jawab mereka masih sedikit ya apalagi anak muda aja yang memang belum punya pasangan ya belum menikah istilahnya belum punya tanggungan apa-apa beda dengan orang tua yang sudah berat memikirkan kehidupan ya ditambah lagi harus menjadi tulang punggung keluarga mencari rezeki dan lain sebagainya banyak kesibukan ya ya dan manusia kan punya batas kemampuan limit kemampuan kan begitu ya enggak bisa dia seperti manusia tanpa batas enggak bisa wallahuam alamwab Nah demikian tib anak muda ini belum memikul tanggung jawab istri dan anak ya apalagi remaja ya remaja kan rata-rata masih single ya masih bujangan lah kita Katakan belum nikah ya nah jadi waktunya masih Pan masih lapang kemampuannya ada ya kemauannya juga tinggi memang kelop sudah itulah dia masa-masa keemasan itu ya masa-masa Yang kita akan sesali nanti di di hari tua ketika kita menyia-nyiakannya mungkin bagi yang tua hari ini lalu dia ingat masa mudanya Mungkin dia akan menyesalinya Ya nah tapi ya udah enggak ada gunanya lagi menyesali itu karena sudah lewat enggak mungkin lagi kita balik muda hingga ada ungkapan orang-orang Arab laabab yaudu yauman Duhai kiranya masa muda itu kembali barang sehari saja enggak usah lama-lama sehari aja kembali muda Tapi kan enggak mungkin artinya tidak mungkin kita kembali ke masa muda wallahuam bisawab kemudian berikutnya adalah fase pemuda itu menyatukan antara aktif dan kesadaran mereka sudah aktif dan sadar gitu ya beda dengan masa kanak-kanak yang biasanya bersifat aktif tapi tanpa kesadaran ya sedangkan memasuki fase dewasa seseorang itu biasanya memiliki kesadaran yang lebih ya dia lebih bijaksana dan lebih pengalaman namun biasanya minim keaktifan gitu ya ya minim keaktifan ya Adapun masa muda menyatukan antara vitalitas kesadaran dan pengetahuan dengan kapasitas dan Power yang cukup besar untuk mengeksekusi apa yang ada dalam benaknya apa keinginannya ya Nah masih besar ya semangatnya ya yaitu antara kemampuan dan kemauan itu masih berbanding lurus tidak seperti orang tua yang sudah tidak Selaras lagi antara mau dan mampu ya enggak Selaras lagi antara mau dan mampu wallahuam bissawab jadi cenderung pasif ya menunggu gitu ya daripada apa namanya aktif dan memulai begitu ya wallahuam bissawab Ya mungkin karena Sudah penat menjalani dunia ya karena dunia itu kan sama dengan letih sebenarnya kalau kita ingin mengenal dunia dengan satu kata maka kata yang tepat untuk mendeskripsikan dunia adalah letih kalau kita tahu hakikat dunia seperti itu maka kita sudah siap-siap letih dan orang yang sudah siap-siap letih dan tahu dia bakal letih dia tidak akan mengeluh ya dia tidak akan mengeluh itulah dunia dunia itu tempat letih ya capek penat itu yang kita ee hadapi ya itu yang kita jalani ya Nah demikian orang-orang tua mungkin ya sudah Ee banyak menjalani kehidupan di lama di dunia ya mungkin sudah Letih juga begitu ya sudah letih Istilahnya ya artinya dia sudah berpikir kapan waktunya menyingkir begitu ya kapan waktunya untuk menepi begitu wallahuam bisawab Nah demikian kemudian fase muda fase pemuda adalah fase pertumbuhan fase remaja adalah fase pertumbuhan ya Adapun masa tua itu fase penurunan ya ya semuanya sudah serba menurun gitu ya ya Sudah mulai ya berkurang ya itu kata Allah waman nuamirhu nqishu fil khalq Barang siapa yang kami beri umur panjang maka kami akan mulai kurangi biar penciptaannya ya kekuatannya mulai berkurang semuanya berkurang karena jalan di hadapannya adalah menurun ya Karena dia sudah lewati puncak puncak usia maka jalan yang ada di depannya adalah Jalan menurun itulah kita orang tua beda dengan anak muda dia masih masih menjalani fase pertumbuhan mendaki menanjak ya itu perlu kekuatan penuh itu ya ya kalau enggak enggak bisa mendaki kehidupan ini Nah itulah anak muda ya beda dengan kita yang sudah mulai menurun ya Nah demikian wallahuam bisawab nah ketika anak-anak hanya fokus terhadap diri sendiri maka ya anak muda ya hanya fokus terhadap diri sendiri maka pemuda ini mulai terlihat memiliki perhatian ya ya ya Nah demikian terhadap dirinya dia lebih fokus itu ya Nah ini ee memang perlu di sini pendampingan dari orang tua ya orang tua yang memiliki kelebihan dari anak muda yaitu satu kelebihan yang pasti adalah pengalaman itu yang tidak dipunyai oleh anak muda power mereka punya ya kekuatan fisik dan akal mereka punya yang mereka enggak punya adalah pengalaman ya itu wajar karena mereka baru hidup kemarin yang punya pengalaman ini adalah orang tua maka Orang tua harus berdiri di samping anak muda untuk berbagi pengalaman pengalaman itu guru yang terbaik itu dikatakan seperti itu ya dan itu hanya dimiliki oleh orang tua maka di sinilah ya kita katakan orang tua itu perlu hadir di samping anak muda sebagai orang tua sebagai ayah ya sebagai pendidik sebagai ibu sebagai guru ya karena mereka perlu sosok itu bukan sebagai teman maka kita sering kritik itu yang mengatakan Jadilah kamu teman bagi anakmu enggak Kalau anak-anak anak Iya karena anak-anak butuh sosok teman ya tapi anak remaja enggak mereka butuh sosok orang tua ya Nah demikian wallahuam bissawab Jadi mereka perlu ditempel terus nah sebagian orang tua ketika anaknya remaja justru dia melonggarkan tempelannya dia mulai merenggangkan jaraknya menjauh Ya sudahlah dia sudah besar gitu kadang-kadang perkataan orang tua ya ya ini blunder Sebenarnya ya yang perlu dirapati ya yang perlu ditempel itu anak mudah ketimbang anak-anak begitu ya remaja ini lebih perlu ditempel sama orang tuanya tapi mungkin dengan cara yang mereka tidak risih dengan keberadaan orang tua di sampingnya Nah inilah yang perlu ya kita diketahui oleh para orang tua bagaimana dia bisa menempel anaknya tanpa anak anak remajanya tanpa anak remaja ini remaja ini merasa risih dengan keberadaannya maka orang tua juga harus mengerti dunia remaja bukan untuk jadi remaja enggak ya tapi ya sebagai pendidik orang tua ya kita harus tahu apa sih yang ada yang sedang bergejola ya bergola di dalam diri mereka Apa tantangan dan masalah mereka ya itu harus pendidiknya harus tahu itu Orang tua harus tahu Nah demikian wallahuam bawab Nah jadi kalau kita lihat para sahabat ya dalam memperlakukan Nabi Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam memperlakukan kaum remaja itu luar biasa ya nanti akan kita bicarakan ya beberapa contoh- contoh ya di dalam ee Tarikh ya sirah Bagaimana Nabi ya membangun ya generasi muda remaja Ini penting ini bab termasuk salah satu poin yang sangat penting di dalam pembahasan buku ini nanti kita akan bahas satu persatu ya contoh-contoh anak-anak muda di masa nabi ya pertama ya kita akan angkat nanti salah seorang sahabat yang mulia ini salah satu sosok remaja yang sukses berhasil ya didikan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari kecil dari anak-anak sampai dia remaja yaitu Usamah bin Zaid ya Nah Insyaallah pada pertemuan yang akan datang Insyaallah wallahuam bwab kita akan angkat Sisi yang mungkin perlu kita ketahui ya dari seorang pemuda yang bernama Usamah bin Zaid radhiallahu anu asagfirullahl in nah baik alhamdulillah Terima kasih banyak syukran jazak Khair Barakallah Fik atas materi yang telah disampaikan kepada Ustaz mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua Mengapa generasi muda ee perlu diperhatikan perlu dikawal ya perlu didampingi ya tidak terbalik sebagian e sebagian pandangan orang tua yaitu ee dibiarkan begitu saja alhamdulillah baik untuk selanjutnya nya kami buka sesi interaktif sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya di layanan pesan Whatsapp silakan bisa mengirimkannya di nomor 0819896543 baik kesempatan pertama kami ajukan terlebih dah ee ada sudah ada beberapa yang masuk Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya saya ee dulu dididik oleh orang tua yang masih memegang e Kejawen tapi Ana bersyukur Ana sebagai ee anak yang mengenal sunah dan Insyaallah mudah-mudahan istiamah menjadi pertanyaan Kenapa anak-anak yang lahir dari saya ee itu cenderung agak susah untuk diatur Ustaz Saya khawatir saya tidak bisa menjaga mulut saya karena kesal dengan ee usahan untuk mengatur mereka Ustaz mohon anak-anak ini ya ini Sebutkan anak-anaknya anak-anak mungkin anak-anak ya biasa seperti itu ya memang perlu kesabaran menghadapi anak-anak ya kita lihat ini makhluk-makhluk kecil yang baru hidup kemarin ya Yang mana kita yang harus lebih banyak memaklumi mereka daripada mereka memaklumi orang tua ya jangan kebalik ini ya kadang-kadang orang tua ini ingin anak-anaknya memaklumi dirinya ya kan kebalik gitu Ya kita harus sadar ini makhluk-makhluk kecil ya makhluk-makhluk Mini ya baru muncul kemarin dengan pengalaman pengalaman hidup yang masih seumur jagung kita katakan Ya masih banyak salahnya maka kita sering sampaikan kalau kita lihat anak-anak ya anak-anak itu sama dengan salah gitu Nah itu aja supaya kita enggak kesal lihat anak buat salah melihat anak lihat salah itu dia anak itu identik dengan salah Ya maklum aja mana ada manusia yang lahir berilmu kan enggak ada ya kadang-kadang Kenapa karena kejahilannya masih tinggi masih banyak kan gitu ya kadang-kadang orang tua tidak melakukan tugas untuk mengangkat kejahilan dari anaknya tapi dia tidak bisa menerima kejahilan Anaknya ya ya anak itu kan belum ada ilmunya lalu kita tidak melakukan tugas untuk menyampaikan ilmu kepadanya lalu kita komplain terhadap kejahilannya soalah kita tidak a dia melakukan kesalahan Karena ketidaktahuan ini kan aneh Sebenarnya ya mungkin lebih kepada ketidak saabaran ini ya menghadapi anak-anak ya menghadapi anak-anak kurang sabar ya kadang-kadang orang tua itu berkata dalam hati sudah habis kesabaran Kayaknya sudah mudah semua cara dan lain sebagainya Dicoba ya Belajarlah dari Nabi Nuh ya berdakwah mendidik ee keluarga sampai ratusan tahun kita belum ada apa-apanya kita baru sehari dua hari mendidik anak sebulan 2 bulan setahun 2 tahun lalu kita komplain terus mengeluh terus ya kayaknya kita perlu memahami hakikat dunia gitu ya dunia itu sama dengan letih Nah kalau kita tahu hakikat dunia bahwa dunia itu adalah letih maka kita sudah siap-sap letih orang yang sudah siap-siap letih dia tidak akan banyak komplain Dia tidak akan banyak mengeluh ya Karena dia sudah tahu bakal letih begitu ya Nah apalagi mendidik anak itu pasti letih itu ya ya dengan segala tingkah laku mereka kan begitu ya Nah yang kadang-kadang juga memancing emosi ya maka ee sering kita sampaikan juga dan sudah kita sampaikan waktu kita membahas mendidik anak tanpa amarah Sebenarnya ya tapi enggak mengapalah kita ulang lagi ya bahwa anak itu identik dengan salah kalau lihat anak lihat salah gitu ya supaya kita enggak Terkejut kalau dia buat salah begitu ya mau kita dia benar terus tapi itu kan enggak mungkin mereka perlu diajari kadang-kadang Itu tadi orang tua belum mengajari ketika lihat anaknya salah dia enggak terima kan enggak enggak masuk logika itu ya Nah jadi orang tua harus mengajar itulah nabi ya Ketika Nabi mendapati anak-anak berbuat salah ya nabi Enggak marah ya namanya mendidik anak tanpa amarah gitu nabi Enggak marah ya Ee dan enggak terkejut juga gitu ya Bahkan sebaliknya Bahkan sebaliknya nabi justru menyampaikan ilmu kepada anak contohnya Hasan bin Ali ketika mengambil kurma zakat di masjid ya nabi enggak terkejut begitu ya nabi menghampirinya mengambil kurma itu dan mengembalikannya enggak marah-marah juga ya nabi memahami ini anak bocah Ya gimana ada orang mengatakan Ya Rasulullah Ya itu itu bocah itu artinya ya diusir aja lah kan jangan mengganggu kan begitu ya tapi nabi enggak nabi justru berkata kepada bocah itu tidak mengusirnya ya kalau kita kan anak-anak buat salah kita usir aja k begitu ya Nah nabi enggak nabi justru menyampaikan ilmu mengatakan kan kepada Hasan bin Ali waktu itu masih bocah ya bocah kecil Kita keluarga Muhammad tidak halal memakan harta zakat ini ilmu ya nabi tidak ee apa malas ataupun untuk apa disampaikan gitu ya masih anak-anak kan begitu ya enggak anak-anak juga perlu ilmu ya perlu nasihat perlu ilmu itu yang kadang-kadang malas kita lakukan sebagai orang tua malas ngomong malas menyampaikan argumentasi kepada anak ya ya kita cenderung menjadi orang tua yang otoriter gitu Yang penting ikut kata Ayah ikut kata ibu titik ya tanpa dia perlu tahu kenapa harus ikut Kenapa harus begini Kenapa enggak boleh kan begitu ya tadi ya al-han mengambil kurma dia enggak tahu itu kurma zakat dan dia enggak tahu juga bahwa keluarga Muhammad ahli bait tidak boleh makakan harta zakat I enggak masih kecil maka Coba lihat hikmah kebijaksanaan dan kesabaran nabi ya menghadapi anak-anak ya menghadapi anak-anak Nah demikian Ya memang Ya perlu ya Ee kita kembali mengulas apa namanya masalah mendidik anak tanpa amarah itu ya wallahuam bissawab Nah demikian jadi kita lebih memiliki kesabaran menghadapi anak-anak ya ya wallahuam dan hindari ya sikap keras apalagi kekerasan verbal itu bahaya kekerasan verbal sebenarnya lebih berbahaya daripada kekerasan fisik ya tadi disebutkan W Saya takut silap nah itu yang perlu dijaga itu jangan sampai silap mengeluarkan kata-kata yang ya itu akan melekat di hatinya kata-kata yang itu akan menjadi racun bagi diri anak itu sampai dewasa kan begitu ya sampai ee dia beranjak dewasa Nah itu berbahaya kekerasan secara verbal itu maka Sabarlah ya maka untuk bisa sabar ini kita harus tahu hakikatnya anak itu apa sih n Nah demikian ya wallahuam bawab ya sehingga kita mengetahui dunia anak itu kita melihat anak itu dari sudut pandang anak-anak juga begitu ya bukan dari sudut pandang orang dewasa kadang-kadang orang dewasa itu kan melihat anak itu seperti miniatur orang dewasa ya kan begitu ya Nah demikian ee dan anak akhirnya memandang orang tua itu sebagai raksaka yang menakutkan ya wallahualam ya Nah demikian iya Alhamdulillah Terima kasih banyak syukranir atas jawaban dan penjelasannya Demikian Ya untuk yang bertanya mudah-mudahan Allah berikan kesebaran untuk Antum dan kita semua selanjutnya ini ada pertanyaan kembali Ustaz ee ya Ustaz izin bertanya cita-cita apa yang terbaik untuk dicita-citakan atau digapai oleh generasi muda dan bagaimana merubah cita-cita generasi muda yang sudah kadung mencita-citakan sesuatu yang tidak terlalu bermanfaat bahkan hal yang buruk Ustaz mohon penjelasannya iya ee di sini ya perlu bimbingan pendidiknya ya orang tua ee apapun cita-cita yang baik itu sebenarnya Kara bisa diarahkan kepada kebaikan kan begitu ya nah jadi apapun dia dia bisa berkhidmat untuk umat kan begitu ya Karena manusia punya kemampuan yang berbeda-beda ya bakat yang berbeda-beda juga enggak bisa disatukan manusia itu inakum la satta kan begitu ya usaha manusia berbeda-beda karena mereka punya kemampuan yang berbeda rezekinya juga berbeda nah ini yang harus kita pahami enggak bisa kita sama ratakan manusia itu apalagi anak-anak dan remaja kan begitu ya mereka datang dengan rezekinya masing-masing Nah maka di sini ya kalau kita kalau menguji anak-anak dengan bertanya apa cita-citanya kan macam-macam ya dan berbeda itu antara pertanyaan apa cita-citamu kepada anak ya dengan kepada remaja beda anak-anak ya mungkin asal bunyi aja dia tapi kalau remaja Ditanya cita-cita itu jawabannya juga enggak asal bunyi dia dia sudah mulai karena dia dalam perjalanan ya ee apa namanya ee di dalam proses untuk mencapai apa yang menjadi cita-citanya itu ketika ditanya cita-cita mereka enggak asal bunyi seperti anak-anak dulu kita masih kanak-kanak Kan ditanya cita-cita ya asal bunyi aja kepengin apa yang nempel di otak aja kan gitu ya enggak terlalu serius jawabannya kan begitu ya wallahuam baawab Nah demikian tapi kalau remaja udah dia sudah mulai berpikir yang untuk menjawab pertanyaan apa cita-citamu gitu beda dengan orang tua apa cita-citamu sudah menghela nafas saja udah enggak ada jawaban lagi kan gitu ya mungkin cita-cita sudah jadi tinggal kenangan kan gitu wallahuam bissawab Nah demikian ya jadi perlu orang tua itu mengarahkan Orang tua harus menjadi orang yang paling mengenal anaknya termasuk potensi bakat dan talenta yang dimiliki oleh anak tersebut sehingga ketika anak itu mengatakan satu cita-cita orang tua itu sudah punya road map-nya istilahnya Oh gini nanti akan ke sini ke sini ke sini Oh dia punya kelebihan ini ini bagusnya jadi ini ini ini dan begitu ya Nah demikian wallahuam B cita-cita apapun selama itu tidak bertentangan dengan syariat ya boleh dalam syariat bisa kita Arahkan kepada kebaikan untuk yang lebih besar gitu ya misalnya untuk umat dan lain sebagainya banyak orang-orang yang hidupnya menjadi berman manfaat begitu ya Bagi banyak orang gitu dengan kemampuan yang dia miliki kan begitu ya Enggak mungkin kan semua orang jadi Ustaz enggak mungkin juga ya Nah karena enggak Semua orang punya kemampuan yang sama kan begitu ya Nah ini ya ya para orang tua juga harus mengerti Bagaimana mengarahkan anak ini menjadi suatu yang bisa menjadi bermakna Ya bagi manusia di bagi ya umat manusia di kemudian hari begitu ya wallahuam bawab Nah demikian dan orang tua Jangan justru mengikuti selera orang tua si anak gitu ya orang tuanya yang mau bukan anaknya kan gitu ya Nah ini juga akan jadi Dilema bagi si anak begitu ya Banyak orang tua yang enggak ngerti apa yang menjadi bakat kemampuan Anaknya ya Nah kemudian orang tua punya keinginan Dia mungkin punya cita-cita dulu Enggak tercapai dan dia ingin itu terjadi pada anaknya sementara dia bukan anaknya anaknya Bukan dia ya mungkin memiliki kemampuan yang ber berbeda kan begitu ya nah nah ini akan menjadi beban bagi si anak gitu ya orang tua yang memaksakan kehendaknya kepada anak begitu tanpa melihat kemampuan yang dimiliki oleh anak Nah di sinilah perlu konsultasi dengan pihak-pihak terkait misalnya sekolah kan begitu ya Nah ya mungkin sekarang ini belum ada atau sudah saya juga kurang paham itu ee sekolah yang berbasis bakat gitu ya Ee penggalian Bakat mungkin belum ada ya wallahuam bisab ya karena itu perlu modal yang besar juga ya Nah demikian tapi perlu dipikirkan juga ya pendidikan sekolah berbasis bakat begitu wallahualam ya Nah demikian ya ya Masyaallah ee masehat yang sangat bermanfaat sekali untuk kita semua ya jazakullah Kir untuk jawabannya Demikian Ya untuk yang bertanya Nam ada pak pertanyaan kembali sebentar ee ya Ustaz Apa hukum misal ada orang yang membatasi jumlah anak karena dengan alasan takut tidak bisa mendidiknya karena hal tersebut merupakan tanggung jawab yang sangat besar nanti di hadapan Allah karena melihat ee karena katanya melihat suami istrinya itu tidak sabar mendidik anak dan belum berperilaku baik sehingga dia membatasi eh jumlah anak yang dimilikinya Ustaz mohon nasihatnya ya ya para ulama menjelaskan tidak boleh membatasi tahdidun nasl itu tidak dibenarkan yang dibenarkan itu tanzim menjar ya tanzim Eh Eh tanzimul haml istilahnya ya bukan tahdidun nasal pembatasan Anak itu tidak dibenarkan tapi yang dibenarkan tanzimul hamal yaitu mengatur jarak kehamilan ya itu dibolehkan ya Karena tidak semua orang punya kemampuan fisik yang sama ya di dalam ee apa namanya ya wanita terutama ya dalam menjalani proses apa namanya ya Mulai dari hamil melahirkan dan seterusnya ya Nah demikian maka tanzimul hamal ini dibolehkan maka azal itu ya boleh kan begitu ya secara hukum azl azal itu artinya menumpahkan mani di luar rahim itu boleh tapi itu kan tidak ee apa namanya kita katakan menghalangi kehamilan kan begitu ya Nah demikian wallahuam bawab dan salah satu orang Tujuan orang melakukan azal itu adalah untuk tanzim alhamal untuk mengatur jarak kehamilan wallahuam bisawab Adapun membatasi kelahiran itu tidak dibolehkan wallahuam kecuali dia terbatasi dengan kemampuan ya nah misalnya seorang wanita yang dari awal melahirkan dengan Caesar misalnya kan terbatasi jadinya dengan kemampuan dia kan untuk melahirkan Biasanya kalau dari awal sudah Caesar itu susah untuk melahirkan secara normal ya Nah atau bisa membahayakan dirinya Kalau hamil itu ee maka dia terbatasi ya melahir itu dengan kemampuannya kan begitu ya nah misalnya kalau dia hamil akan membahayakan jiwanya ada beberapa orang yang mungkin kena asma akut ya atau penyakit-penyakit bawaan lainnya yang kalau dia hamil akan membahayakan dirinya keselamatan jiwanya ya maka dia terbatasi dengan kemampuannya kan begitu ya wallahuam tapi kalau dia sehat-sehat saja enggak ada apa hal-hal yang menghalangi dia untuk ya hamil ya maka dia tidak boleh membatasinya tapi dia boleh mengaturnya wallahuam bawab Nah itu perinciannya ya Nah demikian mudah-mudahan dipahami Itu bukan alasan Berti sad ya bukan alasan itu enggak ada alasan seperti itu yang alasannya harus medis dan itu berkaitan dengan keselamatan ya demikian wallahuam bisawab Makarena ini berkaitan dengan masalah keselamatan ya nah jadi kaitannya dengan medis gitu yang memang yang ya Yang yang mengacu kepada ahlinya begitu yaitu tenaga medisnya yaitu dokter kan begitu ya nah jadi enggak boleh dia ambil keputusan sendiri Wah saya ini enggak bisa hamil alasannya apa kan gitu ya Nah kalau dokter yang mengatakan ya itu memang perlu untuk dia Perhatikan ya Nah demikian karena la Dar wala Dirar Nah demikian wallahuam bisawab kesimpulannya itu BAB Jadi mungkin sampai di sini dulu pertemuan kita ya ada kesempatan pagi ini mudah-mudahanman Alhamdulillah Terima kasih banyak Ustaz atas ilmu yang telah disampaikan waktu yang telah diangkan untuk kita semuayaallah mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat apa yang telah disampaikan o Ustaz di kesempatan pagi hari iniahasan mengenai remaja yang sangat menarik sekali penuh dengan problematika dan Insyaallah di kita usaha untuk mencari solusinya demikian dan kami mohon maaf ee banyak pertanyaan yang belum sempat kami ajukan karena keterbatasan waktu yang ada simak ee simak kembali kelanjutannya di setiap Selasa pukul 00 pembahasan buku Ada apa dengan remaja demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *