datang jazakumullahuir bagi anda para pemirsa Roja TV yang tel dan Sar lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kagian iniia secara langsung Roja TV saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja inanul mmin Wal mminat sesungguhnya orang-orang yang menyiksa kaum mukminin dan kaum mukminah Suma lam yatubu kemudian mereka tidak bertauat maka untuk mereka azab jahanam saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam alhamdulillahiabbil alamin wabihi nastainu umurid Dunya wdin wasallahu ala nabiina waidina Muhammadin waibii [Musik] a kita panjat puja dan puji syukur kehadirat Allah subhanahu wa taala pada kesempatan malam yang berbahagia kali ini kita kembali diberi kekuatan kesehatan Hidayah serta Taufik dari Allah Jalla waala sehingga kita bisa kembali menghadiri pengajian rutin tafsir al-qur’an di Masjid Agung Darussalam Purbalingga kita berharap semoga Allah Azza wa Jalla berkenan untuk melimpahkan kepada kita semuanya ilmu yang bermanfaat sehingga bisa kita amalkan sebagai bekal untuk menghadap kepada Allah Jalla waala Allahuma Amin selawat dan salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarganya sahabatnya dan umatnya yang setia mengikuti tuntunannya hingga di akhir nanti seperti biasanya sebelum kita mengawali Pengajian malam hari ini kita akan membaca sebagian ayat-ayat yang ada dalam surah al-mutaofifin Semoga Allah subhanahu wa taala memberkahi majelis kita auzubillahiminasyaitanirrajim [Musik] auzubillahiminasyaitanirim Kalla Inna kitabal abrori lafi illiin k [Musik] inin w adrakama [Tepuk tangan] illiyunun kitabum marquum [Tepuk tangan] yashaduhul muqarbun yashaduhul muun Innal Abror lafi Naim Innal [Tepuk tangan] [Musik] abral [Tepuk tangan] [Musik] TFU Fi wujuhihim nadratan Naim [Musik] w [Musik] khitamuhu miskitamuhu mis waialika falatanafasil [Musik] mutanafisun aasu bihal muqun para hadirin dan hadirat sekalian yang kami hormati juga segenap pendengar serta pemirsa rahimani warahimakumullah ayat yang terakhir kita bahas ayat ke berapa ayat ke-19 malam hari ini kita akan membahas ayat selanjutnya yaitu ayat ke-20 Tapi sebelumnya kita perlu mengetahui bahwa masyarakat yang dihadapi oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam saat al-qur’an diturunkan adalah masyarakat kaum musyrikin yang mereka enggak percaya tentang adanya hari kiamat enggak percaya tentang adanya hari kiamat apalagi adanya pembalasan di hari kiamat Bahkan mereka menjadikan itu sebagai bahan olok-olokan salah satu dari mereka ngomong kayak gini quhyil Rim dalam surat apa ini surat apa Yasin kelalin Yasin quhyil Wah Rim si musyrik itu mengatakan siapa yang akan bisa menghidupkan tulang yang sudah ini dia ngambil tulang hewan yang sudah belasan tahun mungkin tulang itu dia ambil kemudian dia apakan dia remes lalu tulang itu pun remuk berserpih-serpih wong tulang yang baru belasan tahun saja sudah Lapuk seperti itu apalagi tulangnya manusia yang meninggal 1000 tahun yang lalu mana mungkin tulang yang sudah seperti ini bisa di hidupkan [Musik] kembali Karena Dia mikirnya pakai kemampuannya manusia kalau manusia yang gak mungkin manusia biasa gak mungkin boro-boro tulangnya sudah remuk kayak gitu lah wong baru mati saja disuruh menghidupkan padahal tubuhnya masih utuh bisa Gak bisa manusia masalahnya yang bakal menghidupkan kita bukan manusia siapa Allah Azza waalla yang dikatakan di dalam al-qur’an ala kulli saiin Qadir Apa artinya Qadir Maha Kuasa atas segala sesuatu maka dibantah oleh Allah Azza wa Jalla di dalam ayat berikutnya Qul Katakanlah wahai Muhammad yuhyihalladzi ansyaaha awwala marrah yang akan menghidupkan tulang-belulang yang sudah Lapuk tersebut adalah yang menciptakannya pertama kali S Allah lebih susah mana bikin sesuatu dari tidak ada menjadi ada atau mengembalikan sesuatu yang pernah ada lebih susah mana membuat sesuatu dari tidak ada menjadi ada ini lebih susah daripada sekedar mengembalikan lagi sesuatu yang pernah ada jadi ada lagi itu gampang lah wong yang susah buat Allah gampang apalagi yang lebih gampang surah na Yasin ayat pinten 78 sampai 79 Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menghadapi orang-orang seperti itu yang enggak percaya tentang adanya hari kiamat apa lagi adanya pembalasan apalagi adanya surga apalagi adanya neraka karena yang dihadapi oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah orang-orang yang seperti ini maka jangan heran kalau di dalam ayat-ayat al-qur’an sering yang namanya penegasan sering yang namanya penekanan sering yang namanya ayat-ayat diawali dengan sumpah-sumpah karena yang dihadapi Wong Sing sirah sirahe atos maka perlu dikasih penegasan perlu dikasih penekanan perlu diawali dengan Sumpah dan kadang-kadang sumpahnya enggak sekali dua kali bisa sampai berkali-kali ayat yang sedang kita pelajari hari ini yang akan kita pelajari hari ini yaitu ayat ke-20 yang bunyinya kitabun Markum ini adalah penegasan ini adalah penekanan atas kandungan ayat Nomor 18 ayat pinten 18 jadi ayat 20 ini adalah menegaskan isi dari ayat nomor berapa tadi 18 ayat Nomor 18 bunyinya apa Kalla Inna kitabal abrori lafi illiyin sesungguhnya buku catatan orang-orang yang baik benar-benar telah tersimpan di dalam sebuah tempat namanya illiin kalau masih ingat saat kita mengkaji ayat 18 di dalam ayat ini Allah Azza waalla sudah pakai penekanan dan penegasan Inna sesungguhnya lafi benar-benar sungguh benar-benar buku catatan orang-orang yang baik itu telah tersimpan dan tertulis di dalam sebuah tempat yang sangat tinggi namanya nopo [Musik] Eli tapi berhubung yang dihadapi adalah orang-orang yang memang ngeyelan maka perlu ditegaskan lagi kita Markum buku itu buku catatan tersebut Markum benar-benar telah tertulis dengan jelas apa yang tertulis di situ yang tertulis di dalam buku tersebut adalah seluruh amalan-amalan yang bakal dikerjakan oleh orang-orang baik itu saat di dunia sebelum mereka lahir ke muka bumi ini sudah ditulis apa yang akan mereka kerjakan ketika di dunia mereka akan salat mereka akan puasa mereka akan baca Quran mereka akan ngaji ya ya mereka akan Birrul Walidain mereka akan berbuat baik kepada tetangganya mereka akan sodqah mereka akan Haji mereka akan umrah seluruh amal-amal kebaikan orang tersebut sudah tercatat rapi di dalam buku tersebut benar-benar telah tertulis dengan [Musik] jelas dan bukan hanya amalannya termasuk di situ juga sudah ditulis orang ini bakal masuk ke surga Allah Azza waalla berarti takdir kita ini sudah selesai ya penulisannya Ya sudah atau belum sampun apa T sudah sudah dari [Musik] dulu kapan 50 tahun tahun 50.000 tahun sebelum jenengan lahir bukan sebelum ada langit dan bumi sebelum ada langit dan bumi sebelum ada alam semesta ini 50.000000 tahun kita semua sudah ditentukan bakalan masuk surga atau masuk neraka apa kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim Ma minkum Min ahadin waq quti maqaduhu minanar waqaduhu Minal Jannah semua dari kalian sudah tertulis akan masuk surga atau masuk neraka semua manusia sudah ditetapkan oleh Allah Azza wa Jalla di dalam Lauhul mahfuz dia bakal ke mana Apakah ke surga atau ke neraka begitu mendengar apa yang disampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tadi maka para sahabat pun bertanya ya Rasulullah afalaqilu ala kitabina wulal wahai Rasul kalau memang sudah ditentukan seperti itu apa y mendingan kita mengandalkan apa yang sudah tertulis itu dan enggak perlu lagi beramal kalau memang sudah ditakdirkan masuk surga yo ngapa kesal-kesel bakalan apa amal melebu surga kira-kira seperti itu sebaliknya kalau sudah di tetapkan masuk ke mana neraka apa maning ya mubah nauzubillahiin dalalik itulah pertanyaan para sahabat dan mungkin itu juga pertanyaan sebagian dari kita maka Apa jawaban Nabi Sallallahu Alaihi wasallammalu nopo ikmalu tetaplah kalian beramal Kena apa Kenapa karena kita tidak tahu karena kita tidak tahu tidak tahu apa takdir kita itu mau ke mana pernah ada yang dapat bocoran bocoran dari mana Lauhul mahfuz Siapa yang ngasih bocoran gak ada maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam katakanalu beramallah kalian faakullun muyassarun lima khuliqah masing-masing dari kita akan dimudahkan oleh Allah Azza waalla sesuai dengan takdirnya masing-masing dari kita akan dimudahkan oleh Allah sesuai dengan takdirnya masing-masing ammaana Min ahli [Musik] saadaharali ahl Saadah Barang siapa yang ditakdirkan oleh Allah Azza waalla bakalan masuk surga maka akan di mudahkan amalan-amalan Calon Penghuni Surga contohne magriban magriban jenengan tadi magriban atau tidak magriban habis salat magrib amalan penghuni surga apa zikir habis zikir amalan penghuni surga apa salat sunah habis salat sunah Apa amalan Ahli Surga ngaji mudah-mudahan itu pertanda kita termasuk golongan yang ditakdirkan oleh Allah masuk surga amin makanya saya sering sampaikan kalau kita sudah berada di jalan ini nih Jangan tinggalkan jalan ini jangan tinggalkan jalan kita ini on the track sudah di jalan yang benar salat ngaji baca Quran zikir kita ini sudah di jalan yang benar kenapa kita tinggalkan jalan [Musik] ini sudah istikamah nunggu mati Insyaallah masuk surga jangan kita seperti seorang wanita yang diceritakan oleh Allah Azza waalla membuat apa namanya itu memintal tenun membuat kain tenun begitu susahnya dia membuat begitu sudah jadi bagus kemudian di apa diloroti siji-siji dilepas satu-satu lagi jangan kita seperti itu jenengan berangkat ke masjid butuh perjuangan atau tidak butuh perjuang jenengan salat butuh perjuangan butuh perjuangan jenengan ngaji butuh perjuangan butuh perjuangan jangan sampai perjuang ini kemudian kita hancurkan satu [Musik] persatu Istiqamah sampai kita menghadap kepada Allah Azza waalla capeknya kita beramal itu dak lama Berapa tahun 1000 tahun siapa 1000 tahun memang kita kaumnya nabi nabi nabi Nuh Ya Nabi Nuh itu rata-rata umurnya berapa 1900 tahun 800 tahun nek umate Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam berapa 60 70 aaru umati Ma bainin umur umatku antara 60 sampai 70 tahun dan sedikit di antara mereka yang melampaui umur tersebut berarti kalau jenengan ada yang di Sini umurnya di atas 70 tahun jenengan itu manusia langka rata-rata kita itu berapa 60 70 setelah itu apa mati kalau enggak ke surga ke neraka dan di surga atau neraka itu bukan 60 tahun bukan 70 tahun bukan 600 tahun bukan 6.000 tahun bukan 6 juta tahun tapi khidina Fi kekal selama-lamanya jadi kitabum marquum itu artinya buku catatan mereka sudah tertulis dengan rapi dengan opo jelas di Lauhul mahfuz dan isi Lauhul mahfuz itu gak ada yang tahu gak ada yang tahu makanya Sebagian ulama menafsirkan kalimat mark kan bunyi ayatnya nopo kitabum marquum Sebagian ulama menafsirkan marquum adalah dikunci rapat nopo terkunci rapat gak ada yang bisa buka manusia bahkan malaikat gak ada yang tahu isinya kecuali Sinten kecuali Allah Azza waalla makanya Allah Azza wa Jalla membantah orang-orang yang sok tahu ya di dalam al-qur’an surah al-qalam ayat 47 surat noo al-qalam ayat [Musik] 47 apa kata Allah Azza waalla amahumul ghaib fahum yaktubun apakah mereka tahu hal-hal gaib yang tertulis di dalam Lauhul mahfuz atau mereka yang nulis isi dari Lauhul mahfuz tersebut ada manusia sok sok tahu Tahu dari mana pernah saya ketemu sama sebagian orang ngomong kayak gini aku l tahu ngintip mahfuz uh ngintip ngintip kepr Astagfirullahalazim kapan Pas ngimpi ya gak ada yang tahu bahkan manusia yang paling mulia di muka bumi Sinten nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tidak tahu isi Lauhul Mahfud karena Lauhul mahfuz adalah termasuk hal gaib apa kata istri beliau Ummul mukminin Aisyah radhiallahuha Wan had anahu Shallallahu Alaihi wasallaminqab Barang siapa yang ngomong bahwa nabi muhammadallallah Al Ahi wasam tahu apa yang akan terjadi esok hari maka orang itu telah pohong Siapa yang bilang Aisyah radhiallahu anha Barang siapa mengklaim bahwa nabi Muhammad sallallahu Ali wasallam tahu apa yang akan terjadi esok hari maka dia telah berdusta kemudian Aisyah radhiallahu anha membaca firman Allah Az taksibu Tidak ada manusia yang tahu apa yang bakal dia kerjakan di esok hari al-qur’an Surah Luqman Ayat 34 surah apa Luqman ayat 34 perkataan Aisyah ini ada dalam Sahih Bukhari enggak ada manusia yang tahu apa yang akan dikerjakan besok tahu Ustaz masuk melebuk kantor kan rutinitasnya seperti itu yakin yakin jenengan besok masuk kantor yakin orang ngantor ya wis mengsawah mengsawah orang mengsawah Ustaz orang mengawah dodolan cilok ya wis dodolan cilok jenengan tahu apa yang akan jenengan kerjakan besok enggak gak tahu belum tentu apa yang kita kerjakan besok Sama persis dengan apa yang kita kerjakan hari ini betul rutinitasnya jadan sudah tahu Oh rutinitasnya setiap hari masuk kantor jam berapa Jam . yang berangkat sawah jam berapa jam 6.00 nah yang jualan cilok jam berapa Jam 0.00 jam 09.00 nunggu anak-anak sekolah istirahat sekolah itu kan rutinitas belum tentu besok kita akan Melan itu karena belum tentu besok kita masih hidup toh juga kalaupun hidup belum tentu besok akan selancar yang kita kerjakan hari ini nih enggak ada yang tahu jangankan Apa yang akan kita lakukan besok setelah ini 5 menit ke depan kita enggak tahu apa yang akan kita kerjakan loh y ngaji Ustaz jerapa 5 menit kemudian tahu-tahu kebelet ya akhirnya harus ke mana harus kemati tahu-tahu ada yang nelepon harus segera pulang gak ada yang tahu kenapa karena apa yang akan terjadi esok termasuk hal gaib dan Lauhul mahfuz isinya adalah hal kaib ya kalau manusia yang paling istimewa saja Ndak tahu isi ul mahfuz apalagi manusia yang biasa-biasa saja kayak siapa kaya Nyong karo jenengan gitu loh kayak saya dan jenengan manusia yang istimewa di muka bumi saja gak tahu isi Lauhul mahfuz kok bisa-bisanya ada dukun ngaku tahu istri Lauhul mahfuz sing luh parah Apa Sing percaya dukunh parah Ana wonge wong dukun dipercay ya Allah pergi ke dukun Ben apa Ben Sugih nyal [Tepuk tangan] d l wong dukune nyalek ora dadi dukunnya itu loh jenengan datang ke sana Minta kekayaan goolet pesu pesugihan loh wong dukune be kere dukunya ini miskin kok bisa-bisanya kita minta pesugihan sama dia kalau dia itu pesugihannya manjur dari dulu dia sudah selesai enggak buka [Tepuk tangan] praktik Karena dia sudah kaya [Musik] raya Ya begitulah realita yang ada di negeri kita kita doakan mudah-mudahan dapat Hidayah mudah-mudahan dapat Hidayah jadi kitabum marquum itu adalah penegasan dari ayat ayat nomor berapa 18 bahwa semua amalan yang bakal dilakukan oleh orang-orang yang baik itu sudah tertulis rapi di dalam Kitab catatan yang tersimpan di dalam illiyin dan itu tertulis juga di dalam Lauhul mahfuz enggak ada yang tahu isinya kecuali siapa Allah subhanahu wa taala mudah-mudahan apa yang kita pelajari bermanfaat bagi kita semuanya allahum amin Terima kasih atas perhatiannya mohon maaf atas segala kekurangannya kita akhiri dengan doa kafaratul majelis subhanakallahumma wabihamdika asadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh for
Ustadz Abdullah Zaen, M.A. – Tafsir Al Qur’an
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply