bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waum alhamdulillah Kafirun Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Sallallahu Alaihi waa alihi wa ashabihi wamanar ala nahjihi wa tamaka bisunatihi Ila yaumiddin wasallama tasliman katsti Amma ba’du maasyiral muslimin wal muslimat saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allahu tabaraka wa taala yang telah menganugerahkan kepada kita nikmat iman dengan dengan keimanan tersebut kita [Musik] bisa berusaha untuk istikamah di atas jalan yang telah ditinggalkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dengan keimanan tersebut kita bangun di atasnya ibadah kita akhlak dan perilaku kita keimanan wahai saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat jaminan keselamatan dunia dan akhirat maka sudah seyokianya kita banyak bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala bahwa Allah memberikan kita hidayah untuk beriman kepadanya kepada rasul-nya untuk mengikuti rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam dan berpegang teguh kepada sunahnya kemudian selawat dan salam untuk nabi kita yang mulia Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam manusia yang paling mulia akhlaknya yang diutus oleh Allah subhanahu wa taala untuk menyempurnakan akhlak manusia saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda di dalam sebuah hadisnya innama Buu liutammima makarimal akhlq Sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak-akhlak hadis yang diriwayatkan oleh Al Imam albaihaqi ini di dalam sunannya dan disahihkan oleh Syekh al-albani rahimahullahu taala menjelaskan Gayah [Musik] tujuan diutusnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu menyempurnakan akhlak orang Arab kaumnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dahulu mereka dikenal sebagai bangsa yang memiliki sifat-sifat terpuji akhlak akhlak yang baik mereka terkenal kedermawanannya mereka terkenal keberaniannya membela menolong itu di antara sifat-sifat akhlak-akhlak kaum Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam hanya saja akhlak mereka atau sebagian akhlak mereka yang baik itu ternoda bagian bagian akhlak-akhlak yang rusak sifat-sifat mereka yang dipuji itu yang dikenal itu kedermawanannya kebaikannya itu menjadi rusak karena ada bagian dari sendi-sendi akhlak mereka yang terloda maka diutuslah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menyempurnakannya Al Imam assuyuti menukilkan dari Al Imam albaji rahimahullahu taala tentang hal ini Al Imam albaji menjelaskan bangsa Arab itu memiliki sifat-sifat yang terkenal terpuji tapi ternoda dan kurang pada sebagian akhlak-akhlaknya maka diutuslah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menyempurnakan akhlak tersebut kemudian Imam assuyuti juga menjelaskan Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini innamauutam makim akhlq sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak ini mencakup agama semuanya secara keseluruhan karena akhlak yang paling utama yang paling pertama itu adalah akhlak kepada Allah itu keimanan akidah makanya ketika orang-orang Quraisy berbangga-bangga di hadapan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dengan kedermawanan mereka kebaikan mereka merekalah yang melayani tamu-tamu Allah mereka yang memberi tamu-tamu Allah minum karena dari zaman dulu haji kan sudah ada jadi orang-orang Quraisy itu mereka yang melayani jemaah-jamaah Haji zaman dahulu mereka beri minum mereka Beri makan maka di surah at-taubah Allah tegaskan bahwa kebanggaan mereka itu tidak ada artinya karena mereka tidak beriman Allah Jelaskan di dalam surah Taubah coba saya pinjam mushafnya ada Ananda di sini ambilkan Quran di sini ada ah [Tepuk tangan] ah ini dia Allah subhanahu wa taala [Musik] berfirmanah artinya Apakah kalian orang-orang Quraisy menjadikan perbuatan kalian memberi minum jemaah haji memakmurkan Masjidil Haram perbuatan kalian itu menjaga dan merawatnya Apakah kalian jadikan sama dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir serta berjihad di jalan Allah ahun sama sekali tidak sama enggak ada artinya di sisi Allah walaupun mereka berbuat baik kenapa karena belum ber beriman ini kekurangan mereka akhlak mereka kepada Allah tidak ada karena mereka menyekutukan menyekutukan Allah sehingga nilai-nilai kebaikan mereka kepada manusia itu tidak ada artinya di sisi allah subhanahu wa taala ah dan Allah tidak menunjuki orang-orang yangim jadi wahai saudaraku saudariku hadis ini mengajarkan kepada kita betapa pentingnya kedudukan akhlak di dalam Islam Karena itu adalah tujuan diutusnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika kita punya sebuah proyek atau ada sesuatu yang ingin kita kerjakan kita harus punya target yang jelas sasaran yang jelas tujuan yang jelas ketika tujuan tidak jelas target tidak jelas maka apa yang kita kerjakan itu akan mengambang hasil tidak maksimal begitu juga ketika kita ingin membangun suatu masyarakat membentuk umat tujuan harus jelas targetnya harus jelas salah satu tujuannya adalah membentuk akhlak yang terpuji Akhlak Yang Mulia Itu salah satu sasaran pembentukan umat ini saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat hadis ini menunjukkan urgensi akhlak bagi kidupan kita Kemudian yang kedua itu yang pertama Ya yang menunjukkan pentingnya akhlak bagi kehidupan kita Kemudian yang kedua perkara yang kedua menunjukkan pentingnya akhlak bahwa Islam sangat mengagungkan memuliakan akhlak yang baik di dalam sebuah hadis Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam menjelaskan kelak orang yang paling dekat majelis kedudukannya dengan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam adalah orang yang paling baik akhlaknya apa kata beliau in ah Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat kedudukannya kelak tempatnya denganku di hari kiamat yang paling baik akhlaknya di antara kalian dan Sesungguhnya orang yang paling aku benci Di Antara Kalian paling jauh kedudukannya dariku hari kiamat yang paling buruk akhlaknya di antara kalian asarun orang yangarun yang banyak bicara yang tidak penting itu salah satunya akhlak yang buruk almutfun almutasaddiquun orang yang berkata-kata yang tidak pantas yang memaksakan diri dalam perkataan dan perbuatannya takaluf Nah dari hadis ini jelas bagi kita saudara saudari kaum muslimin dan muslimat bahwa Islam sangat memuliakan akhlak yang baik itu ini menunjukkan pentingnya akhlak tersebut bahkan kelak di Hari Kiamat yang paling memberatkan timbangan seseorang itu adalah Akhlak Yang Mulia barangkali seseorang salat rajin salat fardu dia jaga salat fardunya berjamaaah di masjid dia salat sunat Tetapi kalau akhlaknya tercela akhlaknya buruk maka dia akan dikalahkan oleh orang-orang beriman kaum mukminin yang memiliki Akhlak Yang Mulia Oleh karena itu nabi kita sallallahu alaihi wasallam menjelaskan mainq fil mizani Fi mizanil mmin yaumalqiamah Min husnil khulqi tidak ada sesuatu yang lebih berat bagi timbangan seorang mukmin di hari kiamat selain daripada Akhlak Yang Mulia akhlak yang baik Banyak sekali dalil-dalil hadis-hadis yang menunjukkan bahwa Islam sangat mengagungkan memerhatikan Akhlak Yang Mulia ini dengan akhlak yang baik wahai saudaraku Akhlak Yang Mulia orang barangkali dia tidak terlalu banyak ibadah-ibadah sunahnya ibadahnya standar saja salat fardu puasa wajib salat sunatnya pun tidak banyak puasa sunatnya juga tidak banyak Oh kurang dekat ya Ya baik e puasa sunatnya juga sedikit tetapi ketika dia berakhlak yang baik duduk patuh kepada Allah dan rasulnya menjauhkan di dirinya dari maksiat kemudian juga kepada sesama orang-orang beriman dan Muslim dia terapkan Akhlak Yang Mulia Itu akhlak yang baik maka dia bisa menandingi orang-orang yang banyak salat Tahajud dan banyak puasa sunat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabdaal seorang mukmin itu bisa mencapai kedudukan orang yang rajin tahajud rajin puasa sunat ada orang malamnya dia salat malam siangnya dia puasa sunat setiap hari begitu rajin puasa puasa Nabi Daud rajin salat malam Nah seorang mukmin bisa mencapai Darjat tersebut dengan akhlak yang baik dengan h khi apa puncak dari Islam wahai saudaraku ketakwaan dan hakikat ketakwaan itu takwallah Husnul khuluqi hakikat takwa Allah yang sebenarnya itu adalah akhlak yang baik jika seseorang itu benar-benar bertakwa kepada Allah tercermin dari akhlak dia dari perilaku dia dari keseharian dia dari pergaulan dia dari amalah dia Itu dia takwa yang sebenarnya ini perkara kedua yang menunjukkan pentingnya akhlak bagi kita dalam kehidupan yang ketiga saudaraku akhlak juga pondasi kejayaan suatu bangsa suatu umat ketika moral di suatu bangsa telah rusak akhlak menjadi bejat maka itu pertanda kehancuran bagi bangsa tersebut ya ketika akhlak tidak ada lagi di tengah manusia di suatu kaum maka yang muda tidak akan lagi memuliakan yang tua yang tua tidak akan lagi mengasihi yang kecil ya adauhan dendam kesumat kezaliman tidak akan ada lagi keadilan Hilang Rasa aman yang ada rasa takut itu ketika moral sudah rusak akhlak telah bejat maka kemungkaran maksiat kerusakan di tengah masyarakat Allah subhanahu wa taala apabila hendak menghancurkan suatu kaum Allah biarkan orang-orang kayanya orang-orang berkuasanya melakukan kefasikan berbuat maksiat berbuat dosa melakukan akhlak-akhlak yang tercela maka ketika itu Allah akan turunkan azabnya di dalam surah al-isra ayat 16 Allah subhanahu wa taala berfirman wa Arna anuhlika qatan amarnaihaasqu fiha fahq alaiamarm Allahu Akbar Akbar artinya apabila kami hendak menghancurkan suatu kaum kata Allah subhanahu wa taala amarna musrofiha maka kami biarkan orang-orang yang berkuasa orang-orang kaya orang-orang hebat di situ kami bebaskan mereka berbuat dosa berbuat maksiat berbuat kezaliman fafasaku fiha maka mereka berbuat kefasikan di kampung itu di negeri tersebut hilang akhlak hancur moral Lalu apa kata Allah subhanahu wa taala kalau sudah terjadi seperti itu fqq alaihalqulu maka wajib atas mereka itu azab Allah fadammarnaaha tadmiro kami hancurkanlah mereka sehancur-hancurnya jadi akhlak yang baik Akhlak Yang Mulia jaminan keberlangsungan kejayaan kekuatan kemuliaan suatu bangsa suatu kaum ketika akhlak bejat moral merosot dan rusak Allah akan timpahkan azabnya kepada kaum tersebut dan azab Allah itu bermacam-macam jangan bayangkan azab itu hanya kayak bencana gempa atau banjir tidak tidak tidak seperti itu azab itu ada juga hilangnya rasa aman kita ketakutan keluar rumah malam takut ya dihantui oleh ketakutan ada penjahat ada ID itu segala macam bahkan di rumah pun rasa aman hilang ini di antara bentuk azab yang Allah turunkan banyaknya penyakit ya penyakit-penyakit yang aneh ya yang sebelumnya tidak ada Allah timpakan kepada suatu kaum maka itu di antara bentuk azab hukuman bala yang EE Allah turunkan karena kerusakan-kerusakan akhlak dan moral manusia jadi ini bukti atau dalil ketiga yang menunjukkan urgensi atau pentingnya akhlak dalam kehidupan Kenapa karena Akhlak Yang Mulia akhlak yang baik jaminan atau ee pondasi untuk kejayaan dan kekuatan umat yang keempat Akhlak Yang Mulia adalah sebab Mawadah tumbuhnya cinta dan kasih sayang serta Hapuskan permusuhan jadi dengan Akhlak Yang Mulia ukhuwah kita semakin erat persahabatan persaudaraan semakin kokoh permusuhan bisa dihilangkan bisa dihapuskan saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala apa buktinya seorang yang berakhlak yang mulia dia tidak akan mudah diadu domba karena di antara akhlak yang mulia itu selalu berbaik sangka kepada saudaranya menjauhi prasangka-prasangka buruk atau suuzon di antara akhlak yang mulia itu tidak mengghibah tidak Namimah tidak mengadu domba ketika sampai berita tentang saudaranya kepada dia oh Si Fulan Begini Begitu dan segala macam dia mengatakan kamu begini begitu oh mungkin dia ada alasan ada uzurnya ada begini dia karena akhlaknya yang baik dia tetap berprasangka baik kepada saudaranya sehingga tidak mudah diadu domba ikhwah tetap terjaga atau bahkan kalaupun saudaranya melakukan kesalahan kepada dia maka dia masih punya akhlak yang lain apa memaafkan berlapang dada terhadap kesalahan saudaranya dia maafkan dia ridai di halalkan Subhanallah jadi Akhlak Yang Mulia Itu menjauhkan kita menumbuhkan kasih sayang dan menjauhi atau menghilangkan permusuhan di antara di antara kita Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam surat fusilat ayat 34 ahsanuanun artinya W kebaikan dan keburukan tidak akan pernah sama yang baik dan yang buruk tidak akan pernah sama perbatan orang yang bur kepam dengan yang lebih baik kalauau lakukan itu kata Allah subhahu wa ta keburukan orang sesu yangbih maka [Tepuk tangan] peran antara engkau dengan dia ada permusuhan kaahu waliun Hamim berubah seolah-olah Dia adalah orang yang paling dekat sahabat dekat denganmu Kenapa karena Hilang Rasa permusuhan itu karena kebaikan-kebaikan kita kepadanya suatu ketika Abdullah bin Abbas radhiallahu anhu radhiallahu anhuma bertemu dengan seseorang yang mencaci dia memaki dia di jalan dicaci dimaki dia di Jalan Sahabat ini diam saja sudah selesai orang itu puas Orang itu berbicara lalu dia dekati dia bicara baik-baik wahai saudaraku jika engkau ada kebutuhan nanti kesusahan segala segala macam saya siap Insyaallah untuk membantumu dibalas dengan kebaikan sehingga permusuhan itu hilang syekhul Islam Ibnu Taimiyah syekhul Islam Ibnu Taimiyah dia dipenjara karena hasutan salah seorang tokoh Ulama di masa itu yang semasa dengan dia ada yang tidak suka dan benci kepada dia dihut sampai dia dipenjara difitnah ketika orang yang membenci dia ini wafat dan sampai Berita Kepada dia wafat dia bersegera datang kepada keluarga orang yang memusuhi dia itu yang sudah wafat itu dia datang menyampaikan takziahnya menghibur keluarganya Bahkan dia mengatakan kepada anak-anaknya saya adalah Ayah bagi kalian nah orang tua bagi kalian dan kalau kalian butuh apa dan segala macam saya siap membantu kalian dia berikan bantuan-bantuannya sehingga akhirnya kebencian orang itu hilang Allah subhanahu wa taala yang mengatakannya di sini kalau kita membalas keburukan orang dengan sesuatu yang lebih baik Perbuatan baik maka permusuhan dia itu akan berubah menjadi kebaikan menjadi pertemanan dan juga persahabatan dan fakta sejarah seperti itu orang Quraisy yang dulu sangat membenci sangat memusuhi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bayangkan mereka berusaha membunuh nabi memeranginya mengusir Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari kampung halamannya tatkala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menaklukkan kota Makkah mereka semuanya menyerah kalah Apakah Rasulullah balas ya Rasulullah balas dengan yang lebih baik apa Rasulullah Maafkan semuanya Rasulullah kumpulkan mereka di Masjidil Haram di hadapan Ka’bah itu rasulullah kumpulkan orang-orang Quraisy lalu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam khutbah di depan mereka Rasulullah katakan kepada mereka kalian hari ini semuanya antumul Yauma tulqo kalian semua hari ini Merdeka bebas dimaafkan semua Subhanallah orang-orang yang dahulu mengusirnya memusuhinya berusaha untuk membunuhnya dimaafkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sehingga akhirnya mereka berbalik menjadi orang-orang yang membela Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini akhlak buah dari apa dari akhlak yang baik Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah berkata di dalam salah satu hadisnya inakum lanasaunasa biamwalikum Wakin tasunahumakum kalian tidak akan bisa merangkul manusia dengan harta kalian Tetapi kalian merangkulnya dengan akhlak kalian Allah subhanahu wa taala juga berfirman di dalam al-qur’an kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Lau anfaqta Ma fil ardhi Jamia Ma allfta Baina qulubihim wakinallaha allfa bainahum Hai Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Kalau engkau infakkan harta engkau kumpulkan harta perbendaharaan dunia engkau bagi-bagikan kepada manusia an seluruh harta yang ada di dunia di bumi engkau infakkanau berikan kepada mereka engkau tidak engkau tidak akan bisa menyatukan hati mereka tapi Allah yang menyatukan hati mereka harta dunia tidak akan bisa menjamin persahabatan dan persaudaraan tetapi yang bisa mempereratnya menjaminnya apa adalah akhlak dengan akhlak itu Allah Satukan hati manusia Subhanallah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Kenapa orang mencintainya menyukainya karena akhlaknya yang mulia bahkan Allah tegaskan di dalam al-quran Allah katakan di dalam surah Ali Imran tentang Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam launtabi lam Kalau engkau hai Muhammad orang yang kasar akhlaknya keras hatinya pastilah manusia akan lari dari dari sekelilingmu orang kalau hatinya keras Pak Bu kalau hatinya keras akan nampak dari pembawaan dia kasar perilakunya kata-katanya menyakitkan perbuatannya juga begitu tidak mau memaafkan tidak mengasihi ini kenapa Karena hati kasar nah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Allah anugerahi akhlaknya yang lembut dan hatinya yang yang lembut yang penuh dengan dengan kasih sayang dan cinta sehingga akhirnya orang-orang berbondong-bondong beriman kepadanya Al Imam Abu Hatim arrazi salah seorang Imam ahli hadis mengomentari hadis tadi bahwa kalian tidak akan bisa merangkul manusia dengan harta kalian tetapi dengan akhlak kalian kata beliau alajib alalqilyaha wajib atas orang yang berakalahahas itu Berusaha untuk dicintai oleh manusia dengan apa dengan senantiasa menjaga akhlak yang baik dan meninggalkan akhlak yang tercela karena akhlak-akhlak yang baik itu akan mencairkan kesalahan-kesalahan melebur dosa-dosa melebur kesalahkesalahan sebagaimana matari akan mencairkan salju atau es dan sesungguhnya akhlak yang buruk merusak amalan sebagaimana cuka bisa merusak maduuka kalau dicampur ke madu itu akan merusakadu itu akhlak yang buruk akan merusak amal rajin salat rajin puasa rajaners aknya menye jugend mahkan orang miskin itu akhlak yang tercela maka akan merusak amalan tersebut Nah jadi wahai saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat ini yang perkara keempat yang menunjukkan pentingnya akhlak dalam kehidupan kita bahwa akhlak itu menumbuhkan cinta kasih sayang menghilangkan permusuhan yang kelima saudara Allah subhanahu wa taala ciptakan kita dalam sebaik-baik bentuk sebaik-baik bentuk sesempurna bentuk Allah berikan kita kecantikan ketampanan keelokan penampilan dan Allah juga berikan kecantikan yang lain kecantikan akhlak jadi di dalam dalam Islam cantik tampan Indah Elok itu ada dua Zahir dan ba dan batin fisik dan juga akhlak perilaku nah kecantikan ketampanan keelokan keindahan yang paling baik itu adalah kecantikan akhlak itu akan mengalahkan kecantikan jasmani dan fisik kecantikan ketampanan fisik keindahan jasmani kita ini tidak Abadi dia bisa hilang kapan saja tersiram air panas muka nauzubillah habis sudah tampannya ya rusak orang yang semulanya gagah tampan rupawan bisa saja berubah tapi tapi akhlak akan selalu terjaga dikenang oleh manusia bahkan seseorang yang mukanya mungkin hitam buruk rupa dengan akhlaknya yang terpuji akhlaknya yang baik akan membuat orang suka cinta kepada dia Bilal radhiallahu Anhu Apa yang membuat dia menjadi mulia sehingga dicintai oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dicintai oleh Allah dan rasulnya akhlak tadi juga padahal dia hanyalah bekas seorang Budha tapi karena dia berakhlak yang utama yaitu akhlak kepada Allah dan rasulnya tadi maka dia menjadi seorang yang mulia Atha bin Abi Rabah seorang ulama tabiin atau ini orangnya tidak tampan jelek hitam keturunan dari orang berkulit hitam dan dia juga orang tuanya dahulu Buddha yang sudah dimerdekakan Tahukah Engkau wahai saudaraku karena ilmu ketakwaan akhlaknya seorang KH itu menghormati dan memuliakan Dia seorang khalifah bersama anak-anaknya memuliakan dia Kenapa karena akhlak tadi menyegani dia menghormati dia orang datang kepada dia belajar meminta fatwa meminta nasihat karena ilmu dan akhlak dia mengangkat mengangkat dia menjadi orang yang mulia maka wah saudaraku akhlak adalah kecantikan keindahan yang mengalahkan kecantikan dan keindahan fisik jasmani dan itu yang paling dicintai oleh Allah subhanahu wa taala di dalam surah al’raf Allah subhanahu wa taala berfirman di ayat 26 ya b Yari satikum waris walibasut Taqwa walibasut Taqwa dalalikair dalika Min ayatillahi la’allahumzakarun Ya Bani Adam wahai anak Adam kata Allah kami sudah turunkan kepada kalian pakaian kami anugerahkan kalian pakaianum untuk menutup aurat kalian warisya dan sebagai perhiasan bagi kalian pakaian kita ini itu nikmat dari Allah Allah turunkan kepada kita sebagai nikmat pertama untuk Apa tujuannya menutup aurat kemudian juga itu bisa menjadi perhiasan Allah sebutkan nikmat ini nikmat Zahir ya sehingga kita bisa menutup aurat dan tampil cantik menarik dengan pakaian kita dan boleh di dalam Islam Anda mau pakai baju bagus sepatu bagus itu tidak ada masalah sahabat bertanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Inna ahadana yuhibu yakunaahu Hasan wahu Hasan wahai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kami ada yang ingin pakaiannya bagus ingin pakai pakai jubah yang bagus pakai gamis yang bagus ingin punya sendal dan sepatu yang bagus apa boleh Apakah itu sombong tidak Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan itu bukan kesombongan alkibru batarul Haq wamtunas kesombongan itu menolak nasihat menolak kebenaran dan menghinakan manusia kalau berpakaian bagus belum tentu sombong jadi boleh tetapi di ayat ini setelah Allah Ingatkan bahwa pakaian itu bisa menambah kecantikan kita menjadi perhiasan bagi kita tapi Allah Ingatkan perhiasan yang lebih Afdal yang lebih utama wwair dan pakaian ketakwaan itu adalah lebih baik daripada perhiasan Zahir kalian itu itu adalah salah satu tanda-tanda kebesaran Allah agar mereka Ingat kepada Allah subhanahu wa taala di ayat ini Allah Jelaskan bahwa thaharatul batin kesucian batin yang merupakan akhlak hati yang bersih ketakwaan itu lebih baik daripada perhiasan dan pakaian yang yang Zahir ini menunjukkan bahwa kecantikan akhlak kemuliaan akhlak jauh lebih cantik lebih indah daripada kecantikan jasmani kita maka ini menunjukkan pentingnya akhlak di dalam dalam kehidupan kita nah ini dia lima perkara yang menunjukkan pentingnya akhlak dalam kehidupan kita saudara saudari kaum muslimin dan muslimat lantas Bagaimana cara kita bisa memiliki Akhlak Yang Mulia Itu akhlak yang baik itu kita tahu keutamaan-keutamaannya ini hanya sekedar mengulang-ulang saja Antum semua tahu ya bahwa Akhlak Yang Mulia Itu begini begini begitu tetapi ketika faktanya realitanya dalam kehidupan kita bagaimana caranya kita bisa memiliki Akhlak Yang Mulia bisa dalam kehidupan kita menerapkan Ya ini yang paling penting baca pun kita baca pun kitab e akhlak-akhlak Salafus Saleh Bagaimana ulama Bagaimana Salafus Saleh akhlaknya Kita sudah sering baca cerita-cerita dan kisah mereka sudah sering terdengar tapi kenapa kita belum bisa menerapkannya ini yang paling penting kiat-kiat atau perkara-perkara yang membantu kita untuk bisa berakhlak mulia yang pertama wahai saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat perkara-perkara yang membantu kita atau kiat kita untuk mendapatkan Akhlak Yang Mulia Itu yang pertama salamatul akidah selamatnya akidah orang yang ingin berakhlak mulia berakhlak yang baik maka akidahnya harus benar kenapa karena dia pondasi tidak keimanan dengan akhlak itu tidak bisa dipisahkan ya Dan itu adalah unsur yang sangat penting dalam kehidupan kita Aisyah radhiallahu anha pernah berkata kepada Rasulullah sallallahuaihi Wasallam Ya Rasulullah IB J jahiliahahimkah inuan jadi di masa jahiliah ada seorang tokoh namanya Ibnu judan Ibnu judan ini Terkenal kedermawanannya dia nyambung silaturahim memberi makan orang-orang miskin terkenal disebut-sebut namanya Aisyah bertanya hai Rasulullah Ibnu judan itu di jahiliah masa jahiliah Dia itu suka menyambung silaturahim membantu orang-orang miskin Apakah itu berguna bagi dia bermanfaat bagi dia la yanfu kata nabi tidak berguna bagi dia karena dia tidak pernah sekalipun dalam hidup dia mengucapkan rabbfirli khatiati yaumaddin wahai rabbku wahai Tuhanku ampuni dosa-dosaku di hari kiamat nanti karena dia tidak beriman kepada Allah Bagaimana mungkin dia minta kepada kepada Allah dia enggak beriman enggak berguna maka antara akhlak dan Akidah itu tidak bisa dipisahkan akidah adalah pondasinya jika ada orang ingin memiliki Akhlak Yang Mulia maka dia harus membangun akidah yang lurus dan benar kalau ada orang dia Mukmin muslim tapi akhlaknya tercela durhaka kepada orang tua atau zalim kepada orang yang lebih muda kasar Pendusta mangkir pendendam suka gibah suka mengadu domba ya suka memakan harta saudaranya suka EE menipu misalnya nah ini bisa jadi disebabkan oleh akidahnya yang lemah iman yang lemah dan akidahnya yang keropos kalau Akidah itu kuat pasti dia akan menumbuhkan cabang-cabang ibadah dan akhlak yang indah saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala Kenapa rasulullah mengatakan di dalam hadisnya yang kisah Ibnu judan tadi diriwayatkan oleh imam muslim Kenapa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan di dalam hadnya ak orang mukmin yang paling sempurna imannya yang paling baik akhlaknya Kenapa karena adanya hubungan keimanan dengan dengan akhlak Kenapa rasulullah sallallahui was tidak sempurna keimanan kalian sampai kalian mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk diri dirinya Kenapa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda [Tepuk tangan] allimu seorang muslim sejati itu muslim yang sebenarnya itu yang selamat kaum muslimin lainnya dari lisan dan tangannya selamat dari selamat dari adu dombanya selamat dari fitnahnya selamat dari kedustaannya selamat dari lain-lain dari dari kejahatan-kejahatan lisannya dan selamat pula dari tangannya dia tidak memukul saudaranya dia tidak menumpahkan darah saudaranya dia tidak mengambil harta saudaranya dengan cara yang haram itu dia seorang muslim yang selamat kaum muslimin lainnya dengan lisan dari dan tangan lanjutan hadis tersebut seorang mukmin itu adalah orang yang bisa dipercaya oleh kaum muslimin lainnya untuk menitipkan harta dan darah mereka artinya apa orang-orang beriman lainnya tidak khawatir terhadap dia akan memakan Har dia dengan cara yangtil khawatir orang ini akan akan menumpahkan darah dia memukul dia karena dia percaya dia seorang yang beriman ini menunjukkan ada korelasi yang kuat antara iman dan Akhlak Yang Mulia hadis tadi diriwayatkan oleh Al imam attirmidzi imam annasai dan juga Al Imam Ibnu Majah kaum muslimin dan muslimat jika engkau melihat anak-anak di zaman sekarang remaja-remaja di zaman sekarang sekolah di pesantren tapi akhlaknya tidak mencerminkan akhlak seorang anak muslim pemuda Muslim Kalau yang di pesantren saja seperti itu apalagi yang di luar di luar Pesantren lebih parah lagi kalau saya katakan seperti itu di luar pesantren lebih parah lagi anak-anak sekarang itu kalau bicara Anjing itu suka memaki suka mencela mengata-ngatai setan kata-kata yang keji dan kotor cobalah lihat anak-anak sekarang bicara ada apa Nah kenapa rahasia dan masalahnya di mana akidah Akidah itu tidak benar-benar Tertanam sehingga tidak ada rasa malu kepada Allah tidak ada rasa takut kepada Allah ya mereka menghafal rukun iman mereka mungkin menghafal hadis-hadis tentang tentang akhlak ya tapi masalahnya penanaman akidah tadi yang membuat Dia betul-betul cinta kepada Allah tumbuh rasa takut dia terasa oleh dia keagungan kebesaran Allah itu itu sehingga ada rasa takut rasa malu ini yang paling dibutuhkan penanaman akidah ini maka belajar Akidah itu enggak bisa selesai kajian kitab sehari dua hari Selesai masalah akidah menganggap dia sudah paham akidah Mungkin dia paham hafal tapi belum tertanam di hatinya Ini masalahnya ya kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa dirahmati dan di berkahi oleh Allah subhanahu wa taala jadi akidah dan akhlak yang mulia itu sangat erat hubungannya kalau seandainya orang yang beriman saja kalau lemah keimanan dan akidahnya bisa berefek buruknya akhlak dia maka orang-orang yang tidak beriman kepada Allah lebih parah lagi akhlaknya Lihatlah sekarang orang-orang kafir itu akhlaknya ya lebih parah lagi Maka herannya kalau ada sebagian orang memuji-muji orang kafir Oh kalau di sana tu orangnya disiplin orangnya rapi orangnya bersih apa dan segala macam itu semua dalam syariat Islam ada sebenarnya kita tidak boleh merasa takjub dan kagum dengan orang-orang orang-orang kafir mereka menjaga misalnya dalam bertransaksi mereka jaga itu karena dunia saja ketika ada kesempatan untuk menipu mereka akan melakukan karena tidak rasa tak tidak ada rasa takut kepada kepada Allah mereka tidak mengenal Allah tidak ada lagi akhlak yang lebih tercela daripada orang-orang Yahudi lihat apa kelakuan mereka kepada kaum muslimin dan kepada kemanusiaan ya darah harta ditumpahkan itu contoh bejatnya akhlak-akhlak orang kalau tidak beriman kepada Allah subhanahu wa taala ada tidak semua ada mungkin orang-orang yang tetapi kebaikan itu hanya sebatas di dunia tidak akan berguna bagi dia di akhirat Contohnya seperti Ibnu judan tadi dia baik Dermawan tapi dia tidak beriman kepada Allah sehingga tidak berguna bagi dia jadi wahai saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang pertama yaitu selamatnya akidah maka jika ingin memiliki Akhlak Yang Mulia Jangan pernah merasa jenuh bosan untuk belajar akidah kadang-kadang orang ini Pak Bu jemaah semuanya karena merasa sudah lama mengaji saya sudah senior mengaji ini nah ketika ada hadir kajian lalu ustaznya membahas masalah tauhid masalah ini Ah ini sudah Saya sudah sering ngaji ini kalau betul dia sudah sering mengaji dan betul-betul tertanam pada diri dia akan tercermin pada akhlaknya maka kita jangan sepelekkan masalah tauhid masalah akhlak Ini masalah masalah tauhid masalah akidah ini ini yang membuat orang itu tunduk kepada Allah akhlak yang pertama itu adalah akhlak kepada Allah dan rasulnya kalau orang itu betul-betul tunduk dan patuh kepada Allah dan rasulnya yang lain akan mengikuti ya akhlak dia kepada yang lain itu akan menurut dan mengikuti para sahabat adalah orang yang paling baik akhlaknya setelah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena merekalah yang paling kokoh akidahnya kepada Allah dan rasulnya Sallallahu Alaihi Wasallam dan begitu seterusnya kiat yang kedua setelah kita berusaha memperbaiki akidah hubungan kita dengan Allah yang kedua yaitu berdoa kepada Allah berdoa minta kepada Allah agar kita diberi rezeki akhlak yang baik akhlak yang baik itu rezeki dari Allah subhanahu wa taala dan dijauhkan dari kita akhlak-akhlak yang buruk di antara doa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang beliau baca kalau beliau salat malam di doa iftitah dia ihdini liahsanil akhlaq la Yahdi liahsanha illa Anta wasrif Ani sayiaha la yasrifu Ani sayiaha illa Anta Ya Allah Tunjukilah aku kepada akhlak yang paling baik karena tidak akan ada yang bisa menunjuki menunjuki kepada akhlak yang paling baik kecuali engkau Hidayah jadi akhlak itual anugah Hidayah dari Allah subahu wa ta kita harus minta kepada Allah ak yangingaren tidak ada yang Menuk ak yangau ada yang bisa menjauhkan akhlak-akhlak buruk itu dariku kecuali engkau ya Allah hafalkan itu baca doa itu bukan sekedar baca tapi dengan hati yang Dengan pemahaman dengan hati yang hadir dan khusuk betul-betul mengharap meminta kepada allah minta kalau saja nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang sudah dipuji oleh Allah di dalam Alquran Muhammad engkau benar-benar berada di atas Akhlak Yang Mulia yang agung beliau masih senantiasa berdoa meminta-meminta untuk dianugerahi dibimbing untuk mendapatkan akhlak yang baik Bagaimana dengan kita kalau nabi mengulangnya misalnya di dalam doa iftitah Diah di salat tahajud kalau perlu kita berdoa untuk setiap doa kita jangan lupakan meminta akhlak yang baik dan dijauhkan dari akhlak akhlak yang buruk Ustaz saya enggak hafal Ustaz bahasa Arab seperti itu minta kepada Allah dengan bahasa kita ya Allah Tunjukilah aku kepada akhlak yang baik tidak ada yang bisa membimbing menunjukiku kepada akhlak yang baik kecuali engkau ya Allah jauhkanlah dariku akhlak-akhlak yang tercela akhlak-akhlak yang keji akhlak-akhlak yang buruk tidak ada yang bisa menjauhkannya dariku kecuali engkau ya Allah bisa bahasa kita saja minta kepada Allah Insyaallah dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala jadi di ee doa tersebut diriwayatkan oleh imam muslim ya Dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam juga pernah dalam salah satu doanya berlindung kepada Allah dari akhlak-akhlak yang keji akhlak-akhlak yang buruk akhlak-akhlak yang mungkar beliau berdoa Allahumma inni audubika Min munkaratil akhlaq walal Wal Ahwa Ya Allah Sesungguhnya aku berlindung kepadamu Allah dari akhlak-akhlak yang mungkar yang buruk akhlak yang mungkar Akak yang buruk aku juga berlindung kepadaMu dari amalan-amalan yang mungkar dan dari hawa nafsu yang yang keji yang mungkar hadis diriwayatkan oleh Imam attirmidzi dan sebagaimana yang kita jelaskan tadi akhlak itu kan di mulai dari sini akidah dari hati kita hati manusia itu Allah yang membolak-balikkannya maka minta kepada Allah barangkali kekurangan kita kita ajarkan juga anak kita akhlak itu secara teori saja tapi kita tidak pernah meminta kepada Allah anak kita juga tidak kita ajarkan agar dia meminta akhlak yang baik kepada Allah hanya mengandalkan buku hafalan-hafalan anak kita mungkin sudah hafal Arbain nawawiyah hadis-hadis akhlak tamat dari pesantren 6 tahun tapi mungkin selama 6 tahun itu dia tidak pernah berdoa untuk meminta akhlak yang tercela akhlak yang baik itu tidak pernah berdoa berlindung kepada Allah dari akhlak yang tercela itu barangkali enggak pernah dan kita juga barangkali tidak pernah mendoakan kepada Allah subhanahu wa taala agar dia dianugerahi Akhlak Yang Mulia dan dijauhi dari akhlak-akhlak yang mungkar nah coba ini Ustaz tanya kepada Ustaz kelas berapa Kelas 9 berarti kelas 3 Ya gimana Masyaallah Masyaallah nah sebelum ini pernah dengar belum doa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ihdini liahsanil akhl belum pernah Kanah itu buktinya sekarang catat ya nanti minta kepada Allah karena memang kita jarang mengajarkan anak-anak kita agar betul-betul berdoa minta akhlak itu ya akhlak itu anugerah dari Allah subhanahu wa taala harus kita minta terus ya Rasulullah berdoa meminta terus ya Ya Allah Tunjukilah aku kepada akhlak yang baik sesungguhnya tidak ada yang bisa menunjuki kepada akhlak yang baik kecuali engkau nah minta kepada Allah subhanahu wa taala bukan anak-anak saja Pak orang tua juga masih banyak yang akhlaknya buruk Iya karena orang tua akhlaknya buruk anak pun ikut buruk akhlaknya Karena anak kan meniru dan mencontoh maka semua kita baik yang anak-anak yang muda yang tua kita meminta kepada Allah subhanahu wa taala berdoa yang tua lebih penting lagi karena jangan sampai sudah tua malah akhlaknya semakin semakin buruk minta kepada Allah subhanahu wa taala agar ditunjuki kepada akhlak yang baik allahumahdini Ya Allah Tunjukilah aku kepada akhlak yang paling baik tidak ada yang bisa menunjuki kepada akhlak yang baik kecuali engkau dan jauhkanlah dariku palingkanlah dariku akhlak yang buruk karena tidak ada yang bisa menjauhkannya dariku kecuali engkau kemudian yang ke berapa lagi ketiga yang ketiga salah satu metode Nabi dalam menanamkan akhlak di tengah masyarakat itu disebut oleh para ulama dengan atakliah Wat tahliah maksudnya Apa maksudnya ini metode Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau hilangkan hapuskan akhlak yang buruk beliau gantikan dengan yang baik nah ini penting ketika kita menanamkan akhlak kepada keluarga kita kepada anak didik kita kepada generasi kita dan kepada diri kita ya Misalnya akhlak yang buruk itu apa pendendam itu akhlak yang buruk maka kita harus carikan lawan darinya akhlak yang baik lawan darinya apa pemaaf untuk menggantikannya maka ajarkan tanamkan keutamaan memaafkan ya pahalanya yang besar dan juga pengaruhnya yang baik di dunia apalagi di akhirat sehingga akhirnya mudah bagi seseorang itu untuk memaafkan orang lain ini sebagai salah satu contohnya jadi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah berkata kepada kaum muslimin ketika itu kepada para sahabat e unsur akaiman mazluman lihat Tolonglah saudaramu baik yang zalim ataupun yang dizalimi jadi kenapa Beliau mengatakan ini dulu orang Arab itu kalau yang dizalimi itu karib kerabatnya mereka akan Bela sebagian orang Arab jahiliah dahulu dia akan Bela kalau yang berbuat zalim Itu adalah saudaranya kerabatnya yang dizalimi orang lain dia diamah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ajarkan itu perbuatan yang tidak baik akhlak yang tidak baik di dalam Islam maka Rasulullah ajarkan unsur akanluman Tolonglah saudara un di herlah Sahat ini had iniiwayatkan Anas bin l kalau orang yang dizalimi sudah jelas kita dianjurkan diperintahkan kita membelnyaork yaah tolong seseorang itu apabila dia dizalimi tapi kalau dia yang berbuat zalim bagaimana saya menolongnya bagaimana saya membelanya ka nabiallahu Alaihi wasallamahu minulia Nus engkau cegah Dia berbuat zalim engkau halangi Dia berbuat kezalim Iman maka itu termasuk membela dan menolong dia nah ini metode beliau ya jadi beliau hilangkan karakter sifat yang tidak baik beliau berikan solusinya ini loh caranya Nah jadi orang yang zalim itu kan akhlak tercela bagaimana kita menolongnya menolongnya Dengan apa Dengan mencegah dia dari berbuat zalim maka dengan itu akhirnya Rasulullah bisa membina akhlak di tengah masyarakat itu sehingga tumbuh akhlak itu jadi dahulu juga orang-orang itu berbangga dengan kekuatan dia secara fisik dia bisa bergulat dia selalu menang perang dan seterusnya maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ajarkan Akhlak Yang Mulia orang yang kuat itu bukan orang yang hebat dalam bergulat karena olahraga atau dahulu jenis bela diri mereka itu gula ya Jadi kalau bertempur itu bergula kehebatan seorang laki-laki keperkasaan dia di medan perang itu salah satunya dengan gulan maka rasullahatakan orang yang kuat itu bukan orang yang menang atau kuat dalam bergulat inamadidu allzilik nasahual Tapi orang yang kuat itu orang yang perkasa itu yang hebat itu yang bisa mengontrol emosi dia mengendalikan diri dia Di saat dia marah itu kan berat itu ya walaupun orang itu berotot kuat otot-ototnya besar badannya besar kekar tapi tapi dia tidak bisa mengendalikan amarahnya dia masih lemah ketika orang sudah dikendalikan oleh amarah dan emosi maka dia akan semakin mudah ditaklukkan Tapi orang yang bisa mengontrol emosi itu menunjukkan kekuatan dia sehingga dia tidak terbawa oleh amarah dia nah jadi ini yang ketiga apa ee akhlak hilangkan akhlak-akhlak yang tercela gantikan dengan akhlak-akhlak yang baik nah misalnya kita melihat di anak kita Dia ada kebiasaan berbohong misalnya ya mungkin karena salah didikan atau mungkin juga karena dulu orang tuanya suka berbohong juga akhirnya dia meniru ya waktu kecil suka dibohongi dia nak nanti kamu begini begini begini nanti Abi kasih Umi kasih begini nanti begini dijanjikan rupanya Enggak dikasih-kasih dia sudah berusaha Oh dia sudah belajar berbohong makanya Rasulullah tidak boleh tidak membolehkan kita menjanjikan sesuatu kepada anak lalu tidak kita tepati itu tidak tidak dibolehkan selama yang kita janjikan itu adalah kebaikan sesuatu yang baik minimal sesuatu yang mubah maka tidak boleh kita membohonginya dengan hal itu bahkan kadang-kadang orang mendiamkan anaknya dengan sesuatu yang bohong anaknya menangis dibohongi Ayo diamdiam kalau enggak diam nanti begini nanti begitu padahal bohong anak dari kecil sudah diajarkan untuk untuk berbohong ya nanti ada tamu bapaknya enggak mau menemui kan udah bilang aja Bapak tidur bapak tidur anaknya kan akhirnya Oh begitu caranya rupanya diajarkan berbohong Nah sekarang Hapuskan akhlak-akhlak tercela itu gantikan dengan akhlak yang baik seperti kejujuran sebagai pendidik sebagai orang tua bagi generasi muda panutan kita ajarkan dia kejujuran saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang keempat kiat atau perkara-perkara yang membantu kita untuk bisa memiliki Akhlak Yang Mulia almuj almujahadah mujahadah itu berusaha dengan sungguh-sungguh ya bertekad dan berusaha untuk menerapkan akhlak itu jadi berakhlak yang baik itu saudaraku melawan hawa nafsu karena akhlak yang baik itu bertentangan dengan hawa hawa nafsu contohnya nafsu manusia itu kecenderungan sifat manusia itu nafsunya itu apa am mengajak kepada yang buruk bakil Pelit kenapa Karena manusia cinta kepada harta sifat yang baik Dermawan itu melawan hawa nafsu perlu mujahadah ya salah satu Akhlak Yang Mulia misalnya Isar mendahulukan orang lain daripada diri kita untuk mendapatkan kebaik kebaikan misalnya nah itu berat Kenapa karena kecenderungan manusia itu mementingkan diri diri sendiri nah itu akhlak yang berat perlu mujahadah perjuangan berjihad bersungguh-sungguh untuk menerapkan akhlak itu pemaaf misalnya orang yang pemaaf itu awal mulanya secara Zahir di mata manusia seolah-olah dia rendah kamu kok Maafkan kamu kan bisa balasah kan gitu Dia kan sudah men alimi kamu Masa kamu maafkan juga dia yang salah kok kamu Maafkan kamu punya hak kok untuk membalas Nah kan begitu Jadi kesannya orang yang memaafkan itu kesannya di mata manusia awalnya rendah tidak berdaya Jadi butuh perjuangan untuk Memaafkan itu tetapi hasilnya buahnya maka dia akan akan di muliakan oleh manusia akan dihormati akan dicintai itu buah dari sifat Maaf Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam surat al-ankabut ayat 69 walladina jahadu Fina lanahdinahum subulana wa inallaha Lal Muhsinin dan orang-orang yang bermujahadah di jalan kami kata Allah di jalan Allah bermujahadah bersungguh-sungguh di jalan Allah bersungguh-sungguh dia untuk memiliki Akhlak Yang Mulia Itu dia belajar jujur belajar menjaga lisannya untuk tidak berdusta untuk tidak menggibah untuk tidak mengadu domba untuk tidak berbuat memfitnah untuk tidak merusak kehormatan kaum muslimin dia lawan dia lawan godaan-godaan setan itu ketika dia duduk bersama S teman-temannya lalu dia lihat teman-temannya itu menggibah dia tidak bisa mencegahnya dia tinggalkan majelis itu itu bentuk mujahadah dia itu butuh perjuangan berat loh nanti akan dianggap Oh kamu sok baik sok ini Sok alim sok takwa kamu sendiri aja kadang juga menggibah akhirnya dia kalah ikut sama teman-temannya butuh mujahadah perjuangan kata Allah Subhanahu Wa taa yangahahersungguh-sungguh di jalan kami untuk berbuatetaatan diaudah diatuk mendapatkannya kami akanunuk Dia kami akan diadayah aklak yangik itudayah dari Allah dan itu hanya akanapat ungnya Allah bersama orang-orang yang baik dan itu bukan hanya sekali dua kali sampai kita mati kita harus terus bermujahadah Allah berfirman ibtimu sampai kematian datang kepadamu maka kita harus terus berusaha menjaga akhlak kita sampai kita mati sampai ajal datang menjeput harus terus beribadah kepada Allah ingat aklak yang mulia adalah bentuk ibadah kepada Allah kenapa Karena Allah yang memerintahan kita berakhlak yang mulia Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang mengajarkan kita berakhlak yang baik berarti Ketika seseorang itu berakhlak Dia sedang beribadah kepada kepada Allah subhanahu wa taala yang kelima kiat yang kelima Muhasabah intropeksi diri banyak melihat kesalahan dan kekurangan diri keburukan kita keburukan kita wahai saudara-saudariku kita lebih banyak menilai orang daripada menilai diri kita sendiri ini akhlak yang tidak baik kita sibuk mengurus perilaku orang kita lupa dengan perilaku kita si Fulan begini Si Fulan begitu Si Fulan begini Si Fulan begitu kita sibuk dengan urusan dengan orang Padahal kelak di Hari Kiamat kita yang akan ditanya tentang diri kita kita akan tidak ditanya oleh Allah kenapa Si Fulan begitu kenapaitu tidak kita akan diminta pertanggungjawaban kita akan dihadapkan kepada Allah dihisab antara kita dengan Allah tidak ada orang lain dihadapkan nanti kepada Allah ditanya dilihatkan catatan amalan kita nah kita harus intropeksi diri kita lihat diri kita apa akhlak tercela yang ada pada diri kita kita lihat kemudian ketika kita sudah tahu ya Allah ternyata hari ini saya sudah berdusta cepat bertobat kepada Allah mohon ampun dan berjanji berusaha untuk apa untuk tidak mengulangi lagi bertekad Ya Allah hari ini saya tidak amanah saya sudah khianat interpeksi diri kita ya Allah hari ini saya sudah mengeraskan suara saya kepada orang tua saya saya sudah membentaknya saya sudah membantahnya ya Allah tobat kita istigfar perbaiki intropeksi diri itu harus selalu sedik ya Allah saya sudah menyakiti saudara saya dengan kata-kata saya mungkin dia akan sedih mungkin dia tersinggung saya harus segera minta maaf saya harus meminta maaf minta kehalalan dari dia saya akan perbaiki diri saya nah ini dia terus memuhasabah diri kita membantu kita untuk memperbaiki akhlak kita ini yang kelima yang keenam merenungi dampak-dampak positif dari akhlak yang baik serta dampak-dampak negatif dari akhlak yang tercela nah ini harus kita renungi ini yang ke ya yang keen nah ini kita renungi akhlak yang baik itu bagaimana nanti dampaknya akibatnya positifnya Apa pengaruhnya yang baik apa aklak yang ter ini nanti akibatnya apa di dunia dan di akhirat Apa jadi ketika peristiwa di surat at-taubah ya di juz 11 Allah ceritakan itu ada tiga orang sahabat yang waktu itu melakukan kesalahan tidak ikut Perang Tabuk jadi Perang Tabuk itu jihad bersama Rasulullah dan Rasulullah wajibkan kepada P kaum laki-laki yang tidak ada uzur ada tiga orang sahabat yang tidak ikut perang itu dan tidak ada uzurnya ketika Rasulullah pulang dari Tabuk itu 1 bulan ya masanya sahabat ini menyesalah salah seorang sahabat ketiganya ini menyesal kenapa Karena yang tidak ikut perang ketika itu dari kaum laki-laki orang-orang yang sakit orang tua yang tidak sanggup lagi orang-orang miskin yang tidak bisa membekali diri mereka karena perang butuh biaya Dia tidak punya kendaraan atau tidak punya senjata tidak punya biaya sehingga mereka tidak ikut dan orang-orang munafikin yang membelot yang tidak ikut bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sahabat-sahabat ini lihat mereka merasa sedih kenapa yang ada di kota Madinah waktu itu kaum laki-laki cuma orang-orang tua anak-anak orang sakit orang miskin yang tidak mampu ikut berperang dan orang-orang munafikin sementara mereka apa mereka sehat kuat masih muda tidak ada uzur sedih mereka dan menyesal Pulanglah Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam sampai di Madinah Rasulullah langsung ke masjid orang-orang munafikin orang-orang munafik yang tidak ikut perang tidak ikut jihad berbondong-bondong bersegera datang membuat alasan-alasan berbohong mereka mereka berbohong Ya Rasulullah kami kemarin begini anak-anak kami istri kami tidak ada yang jaga ya Rasulullah rumah kami tidak aman tidak ini banyaklah alasan orang miskin orang-orang munafik [Musik] ini sampailah sahabat ini ya sahabat ini berkata pada diri dia saya kalau mau saya bisa saja membuat alasan kepada Rasulullah dan Rasulullah akan terima alasan saya tapi saya berbohong dan saya yakin Allah akan turunkan nanti Allah akan beritahukan kepada nabinya kebohongan saya maka dia memilih untuk jujur datang dia menghadap Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam setelah orang-orang munafik menyampaikan uzur-uzur mereka kebohongan mereka alasan-alasan bohong mereka dan diterima oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena Rasulullah mensikapi mereka secara Zahir datanglah sahabat ini dia berkata Ya Rasulullah Allah telah menganugerahkan kepada saya kepandaian dalam berbicara beretorika dan saya bisa saja membuat alasan-alasan dusta kepadamu dan engkau pasti menerimanya tetapi saya takut Allah akan memberitahukan kepadamu maka saya lebih memilih jujur saya tidak punya alasan apa-apa dia jujur meng aku dia salah dia enggak mau bohong jujur dia dia salah dia tidak pergi berjihad tidak ada alasannya tidak punya uzur apa kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika itu di hadapan kaum muslimin Amma H faqadodq Adapun dia ini dia jujur tapi diberi hukuman dulu dia 1 bulan bahkan 40 hari 40 malam dia dijauhi oleh kaum muslimin diperintahkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada orang yang berbicara kepada dia tidak ada orang yang bermuamalah dengan dia tidak tidak boleh ada yang berteg menegur sapa mengucapkan salam membalas salam bahkan istr disuruh menjauhi dia 40 hari 40 malam sehingga terasa sempit kota Madinah itu bayangkan satu kota menjauhi dia pergi dia ke pasar mau berbelanja enggak ada orang yang meladen saudara dia ada pupu dia orang yang paling dekat dengan dia dia ucapkan salam Assalamualaikum gak ada yang membalas sampai dia berkata Wahai Fulan Apakah engkau tahu bahwa aku mencintai Allah dan rasulnya sahabat ini sepupunya ini diam saja enggak mau sedih tapi dia sabar akhirnya Apa akhirnya turun setelah 4 hari 40 hari 40 malam turun ayat Alqur’an di surah Attaubah di ayat 118 dan 10 ayat itu turun untuk menerima menyatakan bahwabat dia diterima buah dari kejujuruan lihat dampakiknya turunatquran mengabadannya apa kata Allah subhahu wa taalaat orang yang ikut serta Perang Tabuk ketika bumi yang lapang ini terasa sempit dan jiwa jiwa mereka juga terasa sempit saat 40 hari 40 malam diuji mereka kejujuran mereka ituahai dan mereka yakin tidak ada untuk tempat berlindung dari Allah kecuali kepada allahaiatubu kemudian Allah terima tbat mereka agar mereka itu benar-benar tbat kepada Allah Innallaha hu tawwaburahim Sesungguhnya Allah maha allah Sesungguhnya Allah Maha menerima tbat lagi maha mengasihi lalu di ayat 119 Allah Puji akhlak mereka dan Allah perintahkan orang-orang beriman meniru mereka apa kata Allah Ya ayyuhalladina amanutaqulaha waunu maodqin wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kalian kepada Allah dan jadilah kalian bersama orang-orang yang jujur orang-orang yang benar dalam ucapannya buah dari apa dari akhlak jadi Kita Renungkan akhlak yang baik itu pasti manfaatnya hasilnya ke depannya Allah akan berikan mungkin di awal diuji dulu dia ya nah begitu juga renungkan akhlak yang buruk berdusta misalnya mengadu domba orang-orang yang suka berbuat zalim terhadap sesama kaum muslimin nanti kezaliman itu akan kembali kepada dia Nah harus pikirkan itu takut kita Allah akan membalikkan makar-makar itu niat-niat jahat itu kepada diri sendiri nah ini yang kelima yang keenam kiat yang keenam Jangan pernah putus asa untuk baiki akhlak sebagian orang Allah uji punya akhlak yang buruk suka maksiat suka mencuri menipu dan lain-lainnya lalu muncul kesadaran pada diri dia dia berusaha untuk memperbaikinya tapi dia kesulitan memperbaiki dirinya akhirnya dia putus asa lalu dia meninggalkan usahanya Sudahlah saya kayaknya memang tidak cocok jadi orang baik Hah Ini putus asa putus asa seperti ini setan yang membisikkannya waswas dari setan sehingga akhirnya apa kena was-was dari setan itu akhirnya dia menyerah menyerah kepada keburukan-keburukan dia seorang mukmin tidak boleh berputus asa maka dia harus terus berusaha jangan putus asa ingat selama dia masih hidup belum mati lagi nyawa belum sampai di sini maka Pintu Taubat Pintu Rahmat masih dibukakan oleh Allah subhanahu wa taala Hidayah masih diberikan oleh Allah subhanahu wa taala kepada orang-orang yang dikehendakinya tapi kalau sudah mati itu sudah habis maka tidak boleh kita berputus asa dan tujuan kita memperbaiki akhlak kita bukan untuk menjadi orang yang sempurna seperti Malaikat atau seperti para nabi dan rasul tidak mungkin tidak ada manusia yang bersih dari aib ketika kita berusaha memperbaiki akhlak kita bukan berarti kita bersih dari aib Semua manusia pasti punya aib punya kesalahan punya kekurangan tapi kita berusaha untuk menjadikan kebaikan itu lebih banyak daripada keburukan akhlak yang baik pada diri kita lebih banyak daripada akhlak-akhlak yang tidak baik ini yang harus kita perjuangkan dan kita usahakan Jadi tidak boleh tidak boleh berputus asa terakhir ya karena kita akan ada tanya jawab ya terakhir keteladanan figur manusia butuh figur butuh idola begitu juga dalam akhlak maka cari panutan Wahai saudara-saudariku orang yang bisa kita tiru akhlaknya Tidak ada yang lebih baik daripada Rasulullah sallallahuaii was sungguh pada diri Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu ada Uswah suri tauladan yang baik pelajari akhlaknya pelajari akhlak Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian setelah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada lagi yang bisa kita jadikan panutan yang lebih baik daripada para saha sahabat pelajari akhlak para sahabat para ulama kita sudah menghimpun kitab-kitab akhlak adab berisi akhlak-akhlak Rasulullah sall S Alaihi Wasallam akhlak-akhlak Salafus Saleh para sahabat para tabiin para ulama-ulama teladani tiru kalau kita ingin meneladani seseorang mencontoh seseorang kata Abdullah Ibnu Mas’ud tiru contoh teladani orang yang telah mati yaitu Salafus Saleh ulama-ulama yang sudah mendahului kita karena mereka sudah jelas sudah selesai kalau yang masih hidup kadang tidak aman dari fit dari fitnah bukan berarti kita tidak boleh meneladani ini ulama-ulama yang masih hidup boleh tetapi yang paling utama yaitu para ulama-ulama Salafus Salafus sheh setelah itu baru kita pilih panutan kita dari ulama-ulama yang bisa kita teladani akhlak-akhlaknya dan Alhamdulillah banyak ulama-ulama yang bisa kita contoh akakakhlaknya seperti Syekh alalbani Syekh bin bas ya Syekh utsaimin kemudian ulama-ulama lainnya yang masih hidup yang bisa kita contoh dan teladani akhlaknya tapi ingat Tidak ada manusia yang sempurna walaupun dia seorang ulama ya maka bisa jadi ada kekurangan-kekurangannya tapi kekurangannya itu janganlah membuat kita meninggalkan kebaikan-kebaikan dan akhlak-akhlak dia yang baik karena manusia tidak ada yang yang sempurna saya dahulu waktu kuliah di Madinah suatu ketika saya sedang berada di sebuah perpustakaan mau beli kitab sedang asik-asik cari-cari kitab di kampus itu terdengarlah suara orang bertengkar di pintu perpustakaan itu sangat keras berbantah-bantahan orang semuanya diam saya juga kaget saya lihat siapa Ketika saya ternyata guru saya Syekh saya Oh ya Allah ketika itu kita sadar dia juga manusia ya kadang-kadang ya manusia seperti juga manusia ya Bisa saja dia khilaf salah kalau kita pikirkan masa sih ulama seperti itu bertengkar dan segala macam Nah jadi ketika kita ingin meneladani guru kita ulama-ulama yang masih hidup kita harus ingat tidak boleh gulu Dan menganggap seorang ulama itu tidak boleh salah tidak ada kesalahannya enggak bisa seperti itu dia manusia kesalahan dia itu menunjukkan Sisi manusia dia ada hikmahnya ya itulah Sisi manusia dia yang pasti ada pada setiap orang tapi kebaikan-kebaikan dia akhlak-akhlak dia yang baik jauh lebih banyak daripada yang salah kesalahan dia itu yang baik itu kita ambil yang baik itu kita teladani yang baik itu kita tiru yang ini kita tinggal kita tinggalkan nah ini kita mensikapinya Karena manusia itu pasti butuh panutan pasti butuh idola cari panutan teladan yang baik saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat pada akhirnya berakhlak yang mulia dalam kehidupan kita kita harus bisa menerima nasat dan kritikan banyak orang ketika dinasihati akhlaknya dia langsung tidak menerima seolah-olah dia sudah yang terbaik sudah sempurna jadi ketika kita diingatkan dinasihati Fulan kamu begini kamu begitu jazakallahu Khairan Terima kasih sudah mengingatkan itu namanya dia mencintai kita Kita berterima kasih kepada dia ada yang mengingat kita kita beristigfar kepada Allah dari kesalahan kita tersebut nah ini membantu kita untuk tetap lurus di atas Akhlak Yang Mulia mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala menunjuki kita kepada akhlak yang paling baik dan menjauhkan kita dari akhlak yang buruk amin ya rabbal alamin waktu yang tersisa kita gunakan untuk bertanya jawab pertanyaan hanya ditulis di kertas dan diajukan ke depan untuk akhwat juga tulis pertanyaannya dan serahkan kepada panitia nanti disampaikan kepada saya kertasnya agar saya jawab baik ini sudah ada beberapa pertanyaan yang sampai di hadapan saya kita akan baca Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh sering kami dengar adab anak ke orang tua lalu bagaimana akhlak dan adab orang tua kepada anak jazakallahu Khairan Ustaz pertanyaan yang bagus sekali tadi kita sudah singgung secara sedikit kan i di tengah-tengah penjelasan kita seperti Ketika saya singgung yang tua hendaknya mengasihi yang kecil yang besar mengasihi yang kecil yang kecil menghormati yang tua di sini kita lihat Islam mengajarkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda laaisa Minna manam yuwakir kabirana walam yarham shirana tidak termasuk golongan kami bayangkan Rasulullah mengatakan tidak termasuk golongan saya orang yang tidak memuliakan yang tua dan tidak menyayangi yang yang muda jadi orang tua harus sayang pertama kepada anaknya orang tua di antara adab dan akhlaknya kepada anak menampakkan kasih sayang kepada anak di antaranya kasih sayang itu ee ketika dia masih dengan mencium dia anak-anak kecil itu anak kecil kan suka dicium oleh orang tuanya Rasulullah mencium cucunya ya bermain dengan mereka anak-anak yang sudah mulai remaja juga pilihkan e Apa yang bisa membuat kita dekat dengan dia dan mencurahkan kasih sayang kepada dia begitu juga yang sudah mulai dewasa tapi ingat ada orang tua yang mengungkapkan sayang dia kepada anak tapi salah salah jalan Dia mengira sayang kepada anak itu memberikan apa saja yang dia minta sekalipun yang dia minta itu berbahaya kepada dia y belikan HP anaknya masih kelas 9 baru saya pengin punya HP Android bisa ini bisa Itu eh nanti bahaya enggak kok ya Insyaallah cuma gini Begini Begini Dia mengira orang tua Ah saya sayang sama anak saya ini kasih ini Sayang Yang menghancurkan kepada anak tersebut ini Sayang Yang ternoda belum waktunya anak tersebut diberi akses internet dan segala macam sekarang sudah diberinya setelah itu Nanti anaknya berkenalan dengan hal-hal yang tidak baik Baru menyesal anak saya kok begini Anak saya kok begini anak saya yang begitu Siapa yang meracuninya Pak Bu di zaman sekarang ini anak-anak untuk berjudi dia tidak perlu pergi ke tempat judi lagi di handphone sudah ada perjudian itu yang datang kepada dia anak-anak sekarang untuk berbuat e maksiat dia tidak perlu ke tempat maksiat lagi maksiat itu yang datang kepada dia di handphone-nya hati-hati Kalau dulu kan kalau mau pergi tempat maksiat kan susah malu pergi jauh kelihatan sama orang Nah kalau sekarang enggak kan di handphone dia bisa maksiat bayangkan hati-hati ini kadang-kadang orang mencurahkan kasih sayang Kepada anaknya tidak dengan cara yang yang benar kemudian juga di antara Akhlak Yang Mulia adab dan akhlak orang tua kepada anak memberikan keteladanan contoh yang baik untuk untuk anaknya ini di antaranya Afan Ustaz Bolehkah berdoa dengan wasilah dengan akhlak yang baik yang telah dikerjakan akhlak yang baik itu amal saleh boleh itu dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam kisah yang diriwayatkan oleh Al Imam albukhari tiga orang yang terkurung di dalam gua ada tiga orang terkurung di dalam gua mereka berusaha mendorong batu-batu yang longsor itu tidak bisa lalu akhirnya mereka pun berkata tidak ada yang bisa menyelamatkan kita dari gua ini kecuali masing-masing kita berdoa dengan amalan terbaik dia nah jadi di antara mereka ada yang berdoa dengan akhlak dia kepada Bakti dia kepada orang orang tua dia dia Sebutkan kepada Allah tentang Bakti dia kepada orang tua dia Allah kabulkan ada yang satu lagi akhlak dia amanah kepada pegawai dia ada yang satu lagi akhlak dia apa akhlak Dia menjauhi maksiat ketika dia Hampir berzina dia batalkan karena Allah akhirnya Allah selamatkan karena mereka apa berdoa dengan wasil ah akhlak mereka ini jadi akhlak yang baik itu amal amal saleh pertanyaan Adakah contoh sikap Itsar di kalangan sahabat radhiallahu anhum contoh sikapar di kalangan sahabat banyak contohnya waktu kaum Muhajirin hijrah para sahabat dari Makkah hijrah ke Madinah mereka berikan harta mereka mereka bagi-bagi harta mereka di anara sahabat itu ada yang berkata kepada Abdurrahman bin Auf ini harta saya usaha saya kamu ambil separuhnya untuk kamu istri saya ada empat saya akan Ceraikan salah satunya atau duanya kamu pilih mana saya Ceraikan kamu nikah nanti dengan dia karena sahabat ini hijrah Sebatang Kara enggak punya harta enggak punya siapa-siapa itu salah satu contoh makanya Allah Puji di dalam Alquran an dan mereka kaum Ansar itu mendahulukan sahabat-sahabat kaum muslimin yang lain atas diri mereka walaupun mereka sebenarnya butuh itu Isat para sahabat ya dan itu akhlak yang susah kita dapat di zaman sekarang apakah akhlak buruk menunjukkan akidah yang belum lurus belum benar dah tadi sudah dijelaskan akhlak yang buruk menunjukkan ada permasalahan di dalam akidahnya Apa permasalahannya dia belum betul-betul paham dan tertanam akidahnya I Oh dia tahu Ustaz itu Syirik itu ini kalau dia tahu bahwasanya perbuatan tersebut Syirik maka mengikuti hawa nafsu juga Syirik ya kan Allah subhanahu wa taala mengatakan di dalam Alquran ya apakah wa Tidakkah engkau melihat orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tandingan bagi Allah nah di antara akhlak yang tercela itu mengikuti hawa hawa nafsu akhlak yang tercela itu karena memperturutkan hawa nafsu kalau saja dia tahu janji-janji Allah ya Misalnya menghormati tamu kan Allah yang menjanjikan nanti di akhirat pahalanya memuliakan Tetangga menghormati tetangga tidak menyakiti tetangga Allah dan rasulnya menjanjikan pahalanya kalau dia betul beriman terhadap pahala yang Allah janjikan pasti dia akan tidak akan lakukan ini berarti dia tidak betul-betul yakin belum tertanam janji-janji Allah itu pada diri dia maka dia enggak peduli tetangga disakiti juga tamu tidak dimuliakan Padahal di dalam al-qur’an Allah mengancam perbuatan tajasus memata-matai berburuk sangka memberi gelar-gelar yang tidak baik mencaci memaki kalau dia betul-betul beriman benar imannya kepada Allah pasti dia tidak akan lakukan ini menunjukkan apa imannya masih lemah akidah belum betul-betul tertanamah padahal orang tersebut suka ikut kajian yang benar ya Barangkali belum dapat Hidayah makanya kita diminta untuk minta Hidayah kepada Allah walaupun dia sudah puluhan tahun ikut kajian kalau Allah tidak beri Hidayah lihat Abdullah bin Ubay bin salul pemimpin munafikin di zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kurang apaagi dia majelisnya di majelis rasulullah salat bersama Rasulullah di belakang Rasulullah jemaahnya di Masjid Nabawi tapi karena Allah tidak beri Hidayah ya tidak bisa dia tidak dapat Hidayah Anaknya dapat Hidayah anaknya nya menjadi salah seorang sah sahabat yang membela Allah dan rasulnya bahkan hampir saja dia membunuh bapaknya munafik itu sudah dia hunus pedang dia tunggu di gerbang Madinah karena dia dengar bapaknya mengistihza mengolok-olok Allah dan rasulnya dan mengatakan kalau sampai ke Madinah nanti kita e orang-orang yang mulia akan mengeluarkan yang hina maksudnya mereka akan mengusir para sahabat kaum Muhajirin marah anaknya ditunggunya mau dibunuhnya Bapaknya lagi karena bapaknya ini mencela Allah dan rasulnya dan orang-orang yang beriman tapi dihalangi oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Hidayah bisa jadi seseorang itu sudah lama mengaji tapi belum dapat Hidayah dari Allah untuk dapatkan akhlak yang yang baik makanya minta Hidayah akhlak yang baik itu kepada kepada Allah subhanahu wa taala ihdini liahsanil akhlaqi La yahdiahsanha illa ant tunjuki aku kepada akhlak yang baik itu ya Allah tidak ada yang bisa menunjuki aku kepada akhlak yang baik itu kecuali engkau Nah jadi jangan lupa berdoa dan meminta kepada Allah Apakah akhlak itu bisa dirubah kalau kita diperintahkan dicontohkan oleh nabi untuk meminta kepada Allah berarti bisau dirubah kalau tidak bisa dirubah Apa gunanya Rasulullah mengajar kan kita berdoa minta akhlak yang baik berarti akhlak itu bisa dirubah dan Allah yang akan merubah [Tepuk tangan] merubahnya Bismillahirrahmanirrahim Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh sudah jam berapa ini jam 11.15 Apakah orang yang berbuat maksiat ada pengaruh buruk pada dirinya dan juga pada keluarganya kalau dia tidak bertobat Ya jelas ada pengaruh buruknya tapi kalau dia bertobat Allah Hapuskan dosa-dosa orang betul-betul bertobat orang yang bertobat dari dosa-dosanya seperti orang yang tidak memiliki memiliki dosa tapi kalau dia tidak bertobat terus saja melakukan dosanya pasti akan ada pengaruh pada diri dia dan juga pada keluarganya karena kita lihat orang yang bermaksiat kehidupannya baik-baik saja dan hidupnya senang-senang saja dan akhirnya maksiat itu dianggap biasa saja nah nah Anda keliru kata siapa orang yang bermaksiat itu hidupnya baik-baik saja anda melihat Oh dia hartanya rezekinya lancar ya beli apa saja bisa rumahnya semakin makmur dan segala macam Usaha Dia berjalan lancar dan sukses sementara Dia berbuat maksiat Anda masih mengukur dengan kacamata atau melihatnya dengan kacamata dunia menimbangnya dengan timbangan dunia n timbang dia dengan timbangan langit maka anda akan tahu bahwa dia sedang diazab oleh Allah subhanahu wa taala dengan harta tersebut dengan kesenangan dia tersebut Kenapa Al Imam Ibnu jauzi menjelaskan hukuman terberat musibah terberat yang Allah berikan kepada seorang hamba itu bukan hukuman secara Zahir kalau seandainya rumahnya terbakar jelas dia bisa sadar dia Mungkin ini karena dosa saya Allah timpakan penyakit fisik Mungkin dia bisa sadar Mungkin ini karena dosa dan maksiat saya tapi azab yang lebih mengerikan itu ketika Allah jauhkan hati dia dari Allah dia tidak sadar semakin lama semakin jauh dia semakin nikmat ah enggak apa-apa ternyata enggak masalah enggak masalah harta berjalan terus akhirnya dia semakin jauh semakin jauh semakin jauh sampai dia tidak bisa lagi kembali kepada jalan yang lurus itu azab yang paling pedih penyakit yang berbahaya itu penyakit yang ada di dalam di dalam hati karena tidak terdeteksi kecuali sudah tidak bisa kembali lagi nauzubillah dan jangan kira orang itu akan merasa nikmat banyak orang yang bergelimang harta tapi dia tidak bisa menikmatinya apa Sibuk dikejar-kejar hutang waktu dia habis untuk memutar harta itu pulang ke rumah mau tidur dia masih memikirkan juga ini harta saya untuk begini Besok usaha begini Besok ada begini besok ada job ini besok ada ini enggak pernah bisa menikmati sebenarnya hartanya datang dan pergi silih berganti akhirnya Apa akhirnya hidupnya habis untuk itu saja sampai enggak sempat lagi bertemu dengan anaknya sampai gak bisa bersama dengan anaknya dengan istri istrinya sibuk sendiri dia sibuk sendiri masing-masing dengan dunianya nikmatnya apa ya itu hanya kenikmatan sesaat setelah itu dia akan merasa Sunyi sepi hampa lalu dia hampa Dia tidak punya pelarian orang beriman Kalau merasa Sunyi sepi hampa dia lari kepada kepada Allah orang ini enggak punya lagi kenapa Karena dia sudah jauh dari Allah Semakin lari dia kepada maksiat semakin jauh semakin jauh semakin jauh maka pelarian orang-orang seperti ini biasanya kepada Maksiat lagi akhirnya dia semakin jauh nauzubillah jadi maksiat itu bisa menjauhkan kita dari Allah apalagi tidak segera bertaubat Ustaz bagaimana cara meminta maaf kepada orang yang hatinya keras lalu Bagaimanakah apabila kesalahan kita tidak dimaafkan Mohon penjelasan kalau kita memang salah kepada dia kita minta maaf dan dia tidak terima itu hak dia makanya jangan menyakiti orang lalu kita paksa kamu Maafkan dong kamu berdosa kalau tidak memaafkan saya ya enggak bisa anda yang berdosa ngapain menyakiti dia kalau dia memaafkan itu keutamaan kalau dia tidak Memaafkan itu hak dia hak dia nanti di akhirat akhat akan dia minta kepada Allah kalau dia memaafkan itu lebih baik kan itu makanya kita jangan suka menyakiti orang tapi saya sudah berusaha minta maaf ya Ustaz dia tidak terima ya Enggak apa-apa itu hak dia lalu saya bagaimana perbanyak tobat kepada Allah mohon ampun kemudian berbuat baik kepada dia doakan kebaikan untuk dia ya Allah saya sudah minta maaf kepada Si Fulan dia tidak memaafkan saya ampuni saya Ya Allah ampuni juga dosa-dosa dia ya Allah bukakan pintu hatinya ya Allah nah seperti itu kalau perlu beri dia hadiah agar dia lapang hatinya kan tadi balas dengan sesuatu yang lebih baik Agar apa agar permusuhan dendam itu hilang sehingga akhirnya bisa menjadi orang yang baik kepada kita baik kaum muslimin dan muslimat Alhamdulillah sampai di situ dulu pertemuan kita mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan kita bisa menjadi seorang mukmin yang berakhlak mulia dan dijauhkan dari akhlak yang tercela hingga akhir hayat kita amin ya rabbal alamin wasallallahu wasallam ala nabiina Muhammad walhamdulillahi rabbil alamin asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Zubair Al-Hawary – Pentingnya Adab & Akhlak dalam Kehidupan
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply