menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasatu wasalamua rasulillah Mi asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikah wa Ashadu anna muhammadan abduhu waasuluh Amma ba ikhwat Al Islam kaum muslimin dan muslimat para pemerhati rja yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala di mana pun anda berada segala puji bagi Allah subhanahu wa taala pada kesempatan pagi hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan waktu luang untuk bersama-sama kembali di dalam saluran tilawah Alqur’an dan kajian Islam selawat serta salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam pada kesempatan Senin pagi hari ini kita masih melanjutkan kajian kita berkaitan tentang menuju negeri abadi Yang Insyaallah pembahasan pada kesempatan pagi hari ini yaitu panasnya api neraka yang akan disampaikan oleh Ustaz Ali Nur hafidahullah taala secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau melalui pesan singkat di 0819896543ad Islam kaum muslimin dan muslimat Mari kita sama-sama simak pemaparan materi kepada Ustaz alur hafahah taala kami persilakanur ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdillah nahmaduhuuillah Anah allah wdahu wauna muhamm Abdu Allah subhanahu wa taala yaahumlah alaii was umur wa muhda bidah wa bidtinah walalatin finar para hadirin para pemerhati Roja dan pendengar radio Roja di mana pun anda berada yang Semoga Allah senantiasa melindungi kita semua Alhamdulillah kembali kita bertemu dalam kajian menuju negeri abadi di mana pembahasan kita kali ini terkait dengan dahsyatnya panas api neraka pembahasan ini kita ambil dari kitab aljannatu War yang ditulis oleh Umar Sulaiman asqar Syekh Umar Sulaiman asqar Ikhwan rahullah wakum yang lalu telah kita bahas terkait dengan bagaimana yang dapat membuat nyalanya api neraka kemudian kita sudah bahas pintunya neraka ya ikhwah kemudian bagaimana juga tingkatan-tingkatan neraka seperti yang telah kita bahas bahwasanya neraka itu tingkatannya ke bawah surga tingkatannya ke atas lilari darokat walil jannati Darajat untuk neraka itu tingkatannya ke bawah Adapun untuk neraka tingkatannya ke atas Ikhwan rahimullahakum untuk pagi hari ini kita akan bahas syidat harhaha Bagaimana dahsyatnya panas ya panasnya api neraka Bagaimana ee ee hitamnya besarnya asap dan percikan-percikan apinya qa taala Allah subhanahu wa taala Firman waashabusim Ma ashabusimal dan golongan kiri Ma ashabus syimal Apa itu golongan kiri fium wamim yaitu mereka yang berada fium yaitu mereka yang berada mereka yang mendapatkan angin yang panas samum wa Hamim dan air yang panas wahm dan mereka akan mendapatkan teduhan dari asap hitam yang panas W di mana tidak ada dingin dan tidak ada kemuliaan di sana di sini Allah subhanahu wa taala menggambarkan kepada kita bagaimana kondisi panasnya api neraka ya kondisi panasnya api neraka yang namanya api Ya tentu ada anginnya neraka itu anginnya panas ya kemudian airnya juga sangat panas asapnya juga sangat panas Semuanya panas di sana la barid w Karim tidak ada satupun yang dingin ya tidak ada satupun yang sejuk W Karim dan tidak ada kemuliaan di sana surah alwaqiah ayat 41 sampai 44 waq waqil ayatuikil Insan minali W Har wahua dalam ayat ini Allah subhanahu wa taala menjelaskan tentang tiga hal yang biasa dijadikan oleh manusia sebagai tempat apa ya tempat istirahat tempat ee merasakan kenyamanan ya tempat merasakan kesejukan demikian ikhwah ya tempat merasakan kenyamanan tempat melepas letih dari penat dan panas ada tiga tempat ya Ada tiga tempat Apa itu alm Wal Hawa W yaitu ee air ee angin dan dan teduhan ikhwah Jadi biasanya kalau kita capek penat panas yang bisa meredakan ini semua ikhwah satu adalah air ya mungkin kita cuci muka atau kita mandi atau kita minum ini bisa meredakan penat dan panas atau Hawa ya Hawa ini ikhwah angin yang semilir sepoi-sepoi menerpa wajah kita menerpa kulit kita itu juga bisa menghilangkan penat bisa menghilangkan panas termasuk jugail yaitu tempat-tempat teduhan demikian ikhwah seperti kalau kita lihat ada pohon Rindang di bawahnya itu tempat yang nyaman untuk berteduh ya di samping di samping ada angin semilir yang apa namanya yang yang yang bertiup kemudian di bawah pohon yang rindang apalagi disuguhkan dengan air yang sejuk Masyaallah ini suatu hal yang bisa melepaskan penat seseorang yang bisa melepaskan rasa panas pada diri seseorang jadi tiga hal ini yang biasa digunakan oleh manusia untuk melepaskan rasa penatnya dan Allah subhanahu wa taala menyebutkan tiga hal ini tiga hal ini ada dalam neraka tapi tidak bisa melepaskan penat sedikitp tidak bisa melepaskan eh k Lihan sedikit pun terhadap orang-orang yang tinggal dalam api neraka jadi Ikhwan ada airnya ada airnya tapi airnya itu siksaan ada anginnya tapi anginnya siksaan ada teduhannya tapi teduhannya siksaan demikian ikhwah sangat berbanding terbalik dengan kita di dunia ya air ketika haus ketika panas kita bisa minum kita bisa mandi kita siramkan ke tubuh kita Untuk melegakan untuk menjegak kan angin bertiup demikian ikhwahteduh tempat Teduh jadi ikhwah tiga hal ini ternyata di dalam api di dalam neraka tidak berfungsi sebagaimana dia di dunia sebab anginnya angin panas airnya air panas teduhannya asap yang panas makanya ikhwah rahimullahu wayakum Dahsyat luar biasa Allah subhanahu wa taala menggambarkan kepada kita bagaimana kondisi penduduk neraka dalam neraka jahanam faaw jahanam samum Adapun anginnya neraka jahanam samum sangat panas wuuladidul yaitu angin yang sangat panas ikhwah kalau begini ya Eh itu kan biasanya ada mungkin kalau para teknisi HP gitu kan ketika dia mau melepas ee Cip itu itu kan di dia tidak pakai solder lagi Ikhwan kalau dulu ya pakai solder sekarang dia pakai cip dia cukup dengan menghembuskan hawa panas dengan demikian cip itu bisa lepas karena apa Karena timahnya itu bisa bisa meleleh dengan dengan tiupan angin panas ini jadi kalau angin itu diletakkan ke tangan kita ya melupuh bisa bolong itulah jadi angin tapi angin panas bayangkan Ikhwan ya angin panas atau ketika kita berada di apa namanya berada di sebuah api unggun dan kita dekat dengan api unggun dan angin bertiup dari sana kita masihkan panas itulah anginnya ya anginnya angin panas faaw jahanamum anginnya neraka jahanam samum Apa itu samumul Harul yaitu angin yang sangat panas dan sangat panas angin panas dan sangat panas anginnya eh dan sangat panas Wim Adapun airnya juga panas yaitu yang sudah panas yang sudah luar biasa sangatesangatan yahmum yahmum bahwa qha Adapun teduhannya yahmum yaitu juga ee apa namanya angin asap asap hitam yang panas yaitu asap ya asap e apa namanya asap yang panas ikhwah ikhwah kalau begini kalau di saat e langit ter panas tiba-tiba datang Awan ya datang awan jadi awan itu menutupi terinya panas kita merasa sejuk ya kita merasa sejuk Makanya kalau mendung hari itu tak tidak ada rasa panas Kenapa karena cahaya ataupun terik cahaya matahari dihalangi oleh mendung demikian ikhwah ya Sehingga cahaya matahari itu menjadi tidak panas dia menjadi reduk kita pun merasa nyaman berada di berada berada di bawah langit walaupun tanpa tenduhan demikian tapi untuk neraka jahanam juga seperti itu ya seperti itu Jadi dia diberikan teduhan tapi teduhannya asap hitam jahanam dan itu bukan menambah semakin dingin tapi malah menambah semakin panas demikan ikhw rahimullah bayangkan ikhwah ketika kalau kita bakar ini bakar apa yaakar ban gitu kan itu asnya kan hitam tuh ya kalau ini kan as hitam sudah sangat mengerikan kalau seandainya kita lihat ada rumah yang terbakar itu as hitam luar biasaah itu kan apa namanya bisa orang berteduh di situ dan ini neraka jahanam bukan hanya sekedar hitam tapi juga menyebarkan ee menyebarkan ee apa namanya menyebarkan panas ke mana-mana itu yang dirasakan oleh orang-orang yang tinggal di dalam neraka wama hawala Fi hadil Ayah Amro ashabiimal ahlinar hawala Fi ayatin ukh sebagaimana sebagaimana ayat menggambarkan bagaimana dahsyatnya kelompok kelompok kiri yang dari kalingan kelompok kiri penghuni neraka haalai ayatil ukh Fi ayatin ukh Allah menyebutkan dalam ayat lain tentang bagaimana kondisi penduduk neraka Bagaimana kondisi neraka ya di sini sebagai Bagaimana Allah subhanahu wa taala menyebutkan Bagaimana penghuni surga penghuni neraka dahsyatnya penghuni neraka yang mereka rasakan azabnya Allah juga menjelaskan tentang surga itu bagaimana dahsyatnya dalam surah alqariah ayat 8 sampai 11 wama khat mawazin adapun orang-orang yang ringan timbakannya ringan timbangannya maksudnya ringan timbakan kebaikannya kalau sudah ringan timbangan kebaikannya berarti timbangan keburukannya yang paling berat lebih berat ee kemudian Fa ummuhu hawiah maka tempat kembalinya neraka hawiah tempat kembali ini dikatakan Ummu Karena manusia itu ketika ada sesuatu umumnya balik kepada ibunya ya ibunya ketika ada masalah lah balik kepada ibunya jadi dianggaplah diartikanlah faumu hawiah ibunya adalah hawiah artinya tempat kembalinya adal neraka hawiah wrah tahu enggak kalian Apa itu hawiah narun hamiah yaitu api yang sangat dahsyat panasnya api yang sangat dahsyat panasnya di sini Allah ala menyebutkan tentang kondisi neraka pertama disebutkan tentang kondisi Bagaimana dahsyatnya panasnya api nerakaikelutnya Adapun teduhan ya adapun teduhan yang disebutkan dalam ayat yaitu teduhan yang berasal dari asap h HAM yang panas yaitu teduhan di bawah teduhan asap hitamnya api nerakaanwatiudati biasanya yang namanya teduhan itu terasa bagi kita yaitu merasakan damai dan sejuk Biasanya kan kalau Hari panas kemudian kita berteduh di bawah sebuah pohon teduhannya itu kan membuat kita Tapi lebih nyaman membuat membuat damai merasa sejuk itulah fungsi daripada kita berteduh ya kita bertuduh tetapi tidak demikian yang dirasakan penduduk surga ketika dia bertuduh Kenapa demikian karena tempat dia berteduh itu adalah asap hitam yang panas bukan membuat dia tambah dingin tapi membuat dia semakin panas jadi dalam neraka itu ikhwah hawanya Hanya dua hawa panas dan sangat panas itu aja enggak ada yang panas kemudian dingin gak ada di dalam neraka itu hanya ada dua yaitu panas dan sangat panas itu dia Ikhwan Jadi kalau dia mau lari dari panasnya api neraka kemudian dia pergi keteduhannya api neraka keteduhannya awan itu awan neraka dia semakin lebih panas demikian kemudian sebagaimana biasanya orang-orang itu suka dengan teduhan di mana dia mendapatkan kenyamanan ketika dia berteduh Adapun teduhan iniahungguhnya teduhduhan ini ya tidak mendatangkan tidak mendatangkan kesejukan dan tidak nyaman untuk dipandang bayangkan Ikhwan tuuk dipandang saja enggak nyaman kita kalau lihat teduhan apalagi dalam pohon Kita kan bisa lihat Teduh nengokin pohon di bawah pohon Teduh nyaman pandangan juga nyaman demikian ikhwah eh suasana juga nyaman suas apa namanya ee cuaca juga nyaman Kenapa kita berada di bawah teduhan tapi dalam neraka tidak demikian ya dalam neraka tidak demikian demikian Ikhwan rahimullahu wakum tidak ada di sana kenyamanan tidak ada di sana kesejukan ya tidak nyaman membuat Adapun teduhan neraka itu ikhwah tidak ada kesejukan di sana Dan tidak nyaman untuk dipandang innahuillun Min miyahmum karena ee teduhannya itu adalah teduhan di bawah asap hitam neraka yang panas waq hadd Quran Jah all dan Alquran juga sudah membicarakan menceritakan kepada kita bagaimana teduhan yang di neraka ini dia adalah ee asap hitam neraka jahanam yang mengepul ya asap hitam jahanam yang mengepul jadi asap ini mengepul ke atas ee apa ya ikhwah kalau kita lihat dahsyatnya kalau rumah ada yang terbakar itu kan mengepul asapnya ya mengepul asapnya demikian ikhwah itu bukan memandangan yang enak dilihat pemandangan yang mengerikan itu masih di dunia asap hitam yang mengepul di dunia Bagaimana kalau asap hitam mengkabul itu berasal dari api neraka demikian ikhwah jadi ini tidak bukan merupakan pemandangan yang eh apa namanya yang nyaman untuk dilihat untuk ditonton ya dan juga bukan bukan juga tempat yang bisa dijadikan sebagai teduhan karena memang teduhannya itu dari asap hitam yang panas kemudian Allah Allah berfirman Pergilah kalian keeduhan yang memiliki tiga cabang di mana teduhannya itu ya tidak bisa memberikan naungan dan juga tidak bisa melindungi dari panas lidahnya api ya tidak bisa tidak bisa menghalangi panasnya panasnya lidah api jadi ikhwah seperti yang kita katakan tadi ketika kita kepanasan dikarenakan cuaca cukup panas tidak ada tempat berteduh tiba-tiba datanglah awan awan ini ikhwah dia bisa menghalangi terinya matahari yang sampai langsung kepada kita dihalanginya dan otomatis pada waktu itu angin yang berhembus juga akan terasa semakin sejuk demikian ikhwat tapi di neraka nanti lailin W minahab tidak ada teduhan dan tidak melindungi tidak melindungi dari panas lidahnya api neraka inahq neraka itu melemparkan melemparkan api-api api-api nerakanya keelangit bagaikan bagaikan e sebesar rumah-rumah ataupun istana-istana jadi kalau kita gini ikhw kalau apa ya kalau kita mungkin para ikhwah pernah bakar bambu bambu itu kalau dibakar bisa meletup pus meletup begitu ya meletup kemudian dia kan ee mengeluarkan percikan api ah percikannya api itu ikhwah itu sebesar-besar istana ini aja yang mudah ee Kalau antum para pemisa pernah lihat orang yang ngelas itu kan ada percikan-percikan ah percikan percikannya itu Ikwan sebesar-besar istana enggak tanggung-tanggung demikian ya atau Pernahkah lihat orang yang sedang gerinda menggerinda apa namanya ee besi itu kan percikannya Ah untuk neraka jahanam percikannya enggak sekecil-kecil itu Ikhwan ya tidak sekecil itu tapi percikannya itu melompat ke atas membumbung tinggi ke atas itu bagaikan sebesar-besar istana keaha jimalatunfur di mana percikan-percikan sebesar ist percikan-percikan api yang sebesar istana itu itu bagaikan iring-iringan unta artinya dia Terus setelah membumbung yang satu datang diikuti yang kedua diikuti oleh yang ketiga diikuti oleh yang keempat begitu ikhwah engak habis-habis demikian Jadi bukan percikannya satu habis Muncul lagi satu enggak enggak begitu dia berturutterus berturut-turun muncul muncul munculahuim seolah seolah dia adalah unta yang beriring-iringan unta yang beriringan itu dekat ikhwah ya mungkin 10 unta beriring-iringan jadi e satu percikan akan diikutile percikan berikutnya diikuti lagi yang ketiga diikuti yang keempat begitu Ikwan tidak menunggu percikan yang pertama Habis itu ikhwah yang disebut Allah subhanahu wa taala menggambarkan bagaimana dahsyatnya api yang muncul dari api neraka kita ulangi Pergilah kalian ke bawah naungan yang memiliki tiga tiga tiga lidah api tiga lidah tiga cabang tidak akan memberikan naungan dan juga tidak akan melindungi dari panas lidahnya api neraka inq di mana api neraka itu akan memercikkan apinya sebesar-besar istana dan itu diiringi terus-menerus ya akan beriringan itu bagaikan unta yang beriringan almursalat ayat 30 sampai 33 ayat yangam ayat menetapkan bahwasanya asap yang membumbung tinggi dari api neraka sakin besarnya maka dia memiliki Dia memiliki tiga macam tiga jenis W yang kedua yang pertama yaitu api neraka itu mengeluarkan asap mengeluarkan asap hitam dan memberikan lindungan tapi lindungannya enggak dingin demikian ikhwah lindungan ada teduhan Diat teduhan ya jadi ibaratnya begini ikhwah ketika keluar asap hitam dari api neraka otomatis kan di bawahnya itu ada naungan seperti kalau kita begini ada bayangan gitu ada naungan tapi kalau di dunia naungan di bawah ini dia bisa dingin di neraka tidak bahkan semakin panas demikian Ikhwan kemudian wala taqiun wa taqi minahabil musttail dan tidak bisa menghalangi dari panasnya lidah api neraka yang sedang menyala tidak bisa menghalangi seperti yang kita katakan tadi matahari panas kalau ada awan yang e menaungi kita maka panasnya matahari itu tidak bisa Ee tidak bisa tembus ke kita terhalangi oleh oleh awan hitam tapi sini tidak ikhwah ya sudahlah asapnya panas Sudahlah asapnya panas kemudian panas api neraka itu sendiri panas ee api neraka itu sendiri tidak bisa dihalangi dengan dengan asap panas tadi itu demikian Ikhwan rahimallahu wakum jadi asap yang muncul dari api neraka itu sudah panas sementara di bawahnya ada naungan naungannya juga sangat panas naungan ini juga tidak bisa menghalangi panasnya api neraka jadi Sudahlah ditambah dari panasnya api neraka Ditambah lagi dengan panasnya asap neraka hitam itu asap hitam neraka ini Adapun perci api yang melompat membumbung dari dari neraka ini dari api ini itu besarnya sebesar istana sakin besarnya sebagaimana sebagaimana e Allah subhanahu wa taala menyerupakan ee pecikan api ini bagaikan ee bagaikan unta yang beriring-iringan asufur a unta yang berwarna hitam a Al ibul Aswad Al iibusud waqan lantas Allah subhanahu wa taala menjelaskan seberapa panaskah api neraka ini sebenarnya ya Allah menjelaskan seberapa panaskah sebenarnya nya api neraka ini kita ikhwah tahu bahwasanya api di di di dunia itu saja sudah sangat panas lantas Bagaimana dengan panasnya api neraka wud mubin muadabin dan bagaimana pengaruh Panasnya ini terhadap orang yang diazab ya sauslihiqar kata Allah aku akan masukkan mereka ke dalam neraka sakar W tahukah kalian Apa itu negara neraka sakar W ya tidak tidak menyisakan dan tidak membiarkan tidak menyisakan tidak membiarkan habishabis Pupus tidak ada satun yang ditinggal oleh oleh neraka tersebut almudtir ayat 26 29 akan melahap semua yang ada dan akan menghancurkan apa saja wq War dia tidak akan membiarkan dan dia tidak akan menyisakan dan tidak akan membiarkan jadi apa saja yang ada di situ dilahap oleh api tidak ada satuun yang terluput dari lahapan api tersebut bakar e kulit di mana panas itu sampai diterasa ke tulang sehingga melelehkan apa yang ada dalam peran itu sampai ke hatih seperti yang sudah pernah kita Jelaskan bagaimana para sahabat itu disiksa oleh orang-orang Qurais pada waktu itu seperti Bilal dia itu di di padang pasir ikhwah padang pasir bukan seperti dijemur di halaman kalau kalau ada seorang guru yang sedang setrap muridnya berdiri di lapangan di bawah panas matahari itu enggak masih sangat ringan Ikhwan ya itu masih sangat ringan demikian ikhwah tapi ini permasalahannya ya permasalahannya adalah ikhwah ee ketika Bilal dijemur di di apa namanya di padang pasir memang dia rasakan panas kemudian batu yang ikut dijemurkan dengan Bilal itu setelah panas ditimpakan ke dadanya Bilal bayangkan ikhwah sudahlah sudah panas sangat teri dijemur Bilal batu yang dijemur tadi sudah panas ditimpakan kepada Bilal Bilal hanya mengatakan ahad ahad ahad Kenapa sampai bisa masih bisa begitu ikhw karena panasnya itu hanya sampai di di daging-daging saja ya panas yang dirasakan itu hanya di daging-daging saja kenapa hati beliau Tetap dingin ikhwah ya jangan-jangan beliau enggak merasakan panas itu dikarenakan apa dikarenakan dikarenakan dinginnya hatinya hatinya dingin sehingga apa yang dilakukan orang Quraisy sudah dia pasrah dia katakan ahad ahad tidak bisa menggemingkan akidahnya Kenapa karena panasnya tidak sampai ke dalam hati tidak sampai menggoyahkan keimanan itu ikhwah rahimullahu wakum tapi neraka tidak demikian ikhwah panasnya tidak hanya di kulit panasnya tidak hanya sampai daging panasnya tidak hanya sampai tulang tapi panasnya sampai ke hati enggak akan ada seorang pun yang sanggup untuk sabar tapi mau tidak mau harus sabar karena ya tidak bisa lamaf tidak ada tempat lari kemudian api neraka tadi itu takul melahap segalanya menghancurkan segalanya tak membiarkan dan tidak menyisakan membakar kulit panasnya sampai ke tulang melelehkan meluluh lantahkan isi perut dan panasnya itu sampai ke dalam hatiasahahuaihi was danasah Sallallahu Alaihi Wasallam telah memberitakan kepada kami Anna Anna Nar Anna Nar juzun minb juzan minari jahanam bahwasanya api kita di dunia ini itu hanyalah satu bahagian dari 70 bahagian dari api neraka jadi ikhwah berapa ya api di dunia ini berapa paling panas mungkin kita katakan saja ya 3.000 derajat Celcius misal misalnya nih 3.000 itu paling panas yang bisa melelehkan baja berapa kira-kira itu ya panas yang bisa melelehkan baja kita anggap sajalah 3.000 derajat Celcius yang bisa melelehkan baja sekalipun tidak ada yang tidak bisa dilelehkannya dengan temperatur seperti ini tapi ikhwah jika dibandingkan dengan panasnya neraka itu masih satu bahagian dib 70 bahagian yang lain berarti panas api neraka itu gimana 3000 derajat ini misal ya misal kalau memang api dalam di dunia ini 3000 derajat Celcius itu paling e paling panas maka kalikan 20 kalikan 70 itulah panasnya api neraka kalau kita katakan 3.000 ya kalikan 3.000* 70 Berarti sekitar 20 20 ahah berapalah ikhwah Ya sudah luar biasa itulah panasnya api neraka kemudian inilah Ya Rasulullah sahabat berkata Ya rasulullah yang di dunia ini saja sudah cukup sangat panas Enggak sanggup kita menghadapinya engak sanggup kita untuk dibakar itu api yang hanya ada di dunia yang satu bagian dari 70 tersebut kemudian Beliau juga mengatakan bahwasanya lebih panas api neraka sebanyak 69 kali lipat setiap setiap bahagian sama setiap bahagian sama panasnya jadi 70 kali lipat itu setiap satu kali lipat panasnya sama seperti api yang di api yang di dunia kemudian rawahul Bukhari Wal muslim jadi di sini ikhwah satu api di dunia bandingannya 69 ya panas di neraka dalam hadis yang sebelumnya yaitu 70 w begituun api neraka ini tetap menyala tidak akan padam selamanya ikhwah kalau kita bakar api buat api misalnya kita mendelah kayu misalnya atau kita buat api unggun kita bakarlah api unggun dari mulai api unggun tuh mulai menyala sampai dia sangat marah apinya tapi kalau sudah sampai pada marak maksimal dia pasti akan reda demikian panasnya pasti akan reda beda halnya dengan api neraka takkan padam-padam ya tidak akan padam-padam itu ikhwan rahimullahuakum dan tidak akan padam-padam dan tidak akan pernah rendah artinya kondisi api neraka ini dia panas semakin hari semakin panas semakin hari semakin panas semakin hari semakin panas begitu Ikhwan beda dengan api di dunia ya ketika dia menyala semakin lama semakin redamamam panas kemudian mati demikian api neraka enggak begitu dia langsung menyala Hus menyala menyala kuat panas kemudian besoknya lebih panas lagi besok lebih panas lagi begitu terusnya Ikhwan tidak ada yang namanya turun dari temperatur yang sebelumnya dia terus meningkat panasnya begitulah kondisi api neraka tidak akan pernah padam ya tidak akan pernah padam dan tidak akan pernah mereda walaupun sudah dilati sekian zaman dan hari firman Allah subhahu wa taala surah Anaba atyat 30asakanab neraka ini kami tidak akanahtuk kecuali azab jadi azab semakin lama semakin Dahsyat demikian ikhwah azab semakin lama semakin Dahsyat dalam surah alisra ayat 97 Allah mengatakan khum setiap kali padam api neraka Maka akan muncul api neraka berikutnya dengan yang lebih panas lagiik ikhwah bagi orang-orang api neraka yang penghuni Neraka itu mereka kan dapat siksaan dari Allah subhanahu wa taala ya kulnya terbakar setiap kali kulitnya semua hangus kami tukar lagi dengan kulit yang bagus hangus lagi Tukar lagi kul yang bagus tapi ingatw setiap kali api neraka itu padam Maka akan muncul api neraka berikutnya yang jauh lebih dibandingkan api sebelumnya kemudian Rah lagi muncul api yang berikutnya yang lebih panas daripada yang kedua reda yang ketiga yang kedua muncul langsung muncul api neraka yang ketiga yang lebih panas daripada api yang api neraka yang kedua demikian seterusnya semakin lama itu semakin panas bukan semakin reda karena itu orang-orang kafir takkan pernah merasakan istirahat dari azab yang ditimpakan kepada dia W dan tidak akan pernah diringankan azab mereka walaupun sudah lama mereka akan azab dalam surah Albaqarah ayat eh 86 Allah Subhanahu wafmanun tidak akan diringankan azab mereka dan mereka juga tidak akan pernah ditolong Albaqarah ayat 60 86ar eharu had neraka itu menyala setiap hari had muslim sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh imam muslim am abasah dari am bin abasah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Q beliau bersabda shiati salatlah kalian salat subuh kemudian setelah salat subuh jangan salat lagi yataam sampai matahari terbit ini seperti yang sabda Nabi Sallallahu alaih wasallam la ba tidak ada salat setelah salat subuh sampai matahari terbit jadi kata rasulullahatlah kamu salat subuh Kemudian tahan salat kalian jangan salat setelah salat subuh jangan lagi salat sampai matahari terbit bulatan itu terbit sampai dia meninggi karena kalau dia itu terbit sedang yang terbit bulatan yang terbit suesungguhnya dia itu terbit di antara dua tanduk setan kata Allah widin tasjuduahal kuffar di saat itulah orang-orang kafir sujud kepada sujud kepada matahari yaitu di saat matahari itu terbit Suma Shi kemudian salatlah setelah itu ya setelah matahari tinggi silakan kalian salat salat duha Ya F Inata mashudah karena salat itu dikatakan salat yang masyhud Hatta yastq rumhin sampai ya Sampai yastaqillill rumhin sampai ee bayangan tombak itu berada di bawahnya berarti tepat di atas ketika matahari tepat di atas maka kita enggak boleh lagi salat ya aksir kemudian jangan salat di saat matahari sudah di tengah-tengah istiwa jahanam Karena pada saat itu ya mulailah neraka jahanam itu mengeluarkan panasnya kalau seandainya matahari yang sudah Dias tadi kemudian bergeser ke timur kemudian mulai muncah bayangan darip tongkat ini maka silakan kamuat sudah bayangan sudahulai munul lagi maka silakan kamuat itu was was kata beliau apabila siang hari sangat panas maka tunggulah pelaksanaan salat hingga cuaca maka silakan tunda pelaksanaan salat sampai cuaca reda panasnyaidal jahanam karena sesungguhnya e panasnya panasnya neraka itu panasnya api itu panasnya panasnya yang dirasa di tengah hari itu itu Dar itu dari semburan dari api neraka demikan ikhwah anginnya api neraka maksud hadis ini ikhwah ketika musim panas ini musim panas atau di Indonesia misal kalau seandainya di siang sangat terik sekali ya walaupun gak pernah sih Indonesia yang sangat teri tapi kalau daerah-daerah luar bisa sangat teri di Pakistan daerah Panjabi panjab itu bisa ikhwah eh panasnya bisa mematikan keledai bayangkan sakin panasnya Makanya kalau dalam kondisi seperti ini jangan salat ketika waktu Zuhur Yang reguler masuk biarkan dulu biarkan matahari tergelincir biarkan ya mungkin S 1 jam setelah azan atau 1 jam setengah setelah azan itu sudah mulai reda panas maka di situlah salat Jadi ikhwah boleh ya boleh kita menunda Wak pelaksanaan salat zuhur apabila cuaca sangat panas itu ikhwah rahimallahu wakum Tapi kan dahulu itu ikhwah tidak ada as ya tidak ada pasasa angin sekarang ini gak ada gak ada masalah lagi ya kemudian Kalaupun kita yang berjalan ke masjid ada pakai mobil ada pakai payung berjalan pakai payung dia bisa melindungi diri dari panas tapi di masjid itu sendiri itu sudah dingin karena apa Karena as jadi ikhwah gak boleh dalam kondisi kita sekarang ini untuk menunda pelaksanaan waktu waktu salat dengan alasan karena sedang panas demikian ikhwah Enggak ada alasan kenapa Karena di masjid itu dinginamah ahla dan api neraka itu akan semakin menyala di hari kiamat ketika dia menerima para penghuni-penghuni neraka jahanam jadi begitu datang orang-orang kafir semakin menyala Allah berfirman dalam surah Takwir ayat 12 dan 13 Jah ketika neraka jahanam dinyalakan waat dan di saat Surga itu didekatkan WNA idat uhmiat yang dikatakan suirat yaitu uqidat dinyalakan wa uhm dan di dipanaskan itulah ikhwah rahimallahu wayakum beberapa perkara terkait dengan dahsyatnya panas api neraka ya dahsyatnya panasnya api neraka yang Allah sebutkan ya tentang hal itu tentunya tujuannya agar kita mempersiapkan diri Jangan sampai kita masuk neraka kalau masuk neraka seperti itulah kondisinya ini masih menceritakan tentang kondisi panasnya api neraka itu saja masih belum lagi jenis-jenis azabnya belum lagi kita bercerita tentang bagaimana kondisi yang mengerikan tentang neraka itu sendiri Insyaallah sedikit demi sedikit akan kita bahas ya Eh permasalah ya di kajian-kajian dan kesempatan yang akan datang Insyaallah demikian para sekalian semoga bermanfaatakuml n syukran jazakumullah Khairan wabarakallahu Fik Ustaz atas penyampaian materinya pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau melui pesan singkat di 0819896543 pertanyaan pertama akan kita angkat terlebih dahulu dari layanan Telepon halo Halo Halo Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah dengan siapa Dar di mana dengan Um Zah di Riau silakan bertanya Bu terima kasih eh Alhamdulillah kita membaca e Alquran setiap hari dan setiap malam dan juga kita telahendengar daripada atizah tentang keadaan di Hari pembalasan nanti akan tetapi Mengapa hati kita masih suka masih untuk bersenang-senang di atas dunia ini Ustaz Bagaimana hati kita supaya tawaduk menghadapi hari pembelasan nanti jazakullah Khair atas nasihatnya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Jadi Ustaz pertanyaannya kita sering membaca al-qur’an dan sering mendengarkan eh pemaparan tentang hari akhir nanti tetapi hati kita ini mengapa masih condong terhadap dunia Ustaz dan bagaimana kiat kita agar kita tawadu untuk menghadapi hari akhirat kelak Ustaz silakan Ustaz baik ikhwah para pemerhati Roja TV dan pendengar radio Roja di mana pun anda berada Ikhwan rahimallah wakum Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda kalau kalian tahu apa yang pernah kulihat maka kalian tidak akan tertawa Ya Beliau mengatakan kalian tidak akan bisa tertawa namun bagaimana sih sebenarnya sikap kita menghadapi dunia kita melihat bagaimana dahsyatnya hari akhirat ada seorang sahabat yang bernama hanzalah hanzalah dia dengan wajah murungar dari rumahnya bertemu dengan Abu Bakar hanzalah radhiallahu Anhu berkata kepada Abu Bakar nafaq anzalah ya Abu Bakar hanzalah ini maksudnya dia menunjukkan dirinya hanzalah ini sudah munafik ya Abu Bakar kata Abu Bakar kenapa kok kamu kamu katakan kamu munafik ya karena kalau kita berada bersama Rasulullah Rasulullah menyebutkan tentang surga dan neraka maka keimanan kita itu akan naik bahkan saya berharap Seandainya saya mati dalam keadaan itu maka surgalah tempatnya tapi ketika saya sudah pulang kembali ke keluarga bersama istri bersama anak lupa dengan itu semua Abu Bakar mengatakan eh Sama saya juga begitu lantas Abu Bakar mengajak hanzalah radhiallahu anhuma menghadap Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Bagaimana nih kondisi mereka seperti ini Lantas ee ketika sampai kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya ketika sampai mereka kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan mereka pun bertanya hanzalah pertama mengatakan nafq hanzalah Ya Rasulullah Ya rasulah hanzalah ini munafik kembali lagi rasulah bertanya kenapa kamu munafik Ceritakanlah Bagaimana apa yang dia rasakan ketika bersama Rasulullah dan ketika bersama keluarga Kenapa bersama sama Rasulullah naik imannya ketika sudah balik ke keluarga dia lupa dengan apa yang disebut Rasulullah ee ketika bersama Rasulullah apa kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam gak apa-apa seorang mukmin memang begitu rasulah sampai katakan saatan saatan saatan saatan artinya ya memang ada waktu-waktunya ada waktu-waktunya kita bersama keluarga ikhwah ketika kita sebagai kepala rumah tangga pulang bertemu anak istri kemudian dalam keadaan keadaan tegang Dalam keadaan apa namanya masam dalam keadaan seperti orang ketakutan kan enggak enak mereka bertemu dengani Ken apa Abi tadi Abi baru saja belajar tentang masa neraka sehingga akhirnya Ya gimana dia bisa bercengkerama ee apa namanya bercengkerama bisa berinteraksi dengan keluarga dalam kondisi yang seperti itu demikian ikhwah kita ini hidup di dunia Nah ya kita hidup di dunia di mana para ulama mengatakan Kampung manusia itu ada tiga pertama Kampung dunia darud Dunya darud Dunya ini yaitu di mana jasad itu mendominasi roh jasad mendominasi roh makanya umumnya yang kita kerjakan di dunia ini untuk kepentingan jasad makanya Allah subhanahu wa taala turunkan al-qur’an utus Seorang nabi agar apa yang kita lakukan untuk jasad itu jangan sampai melewati batas jangan sampai melakukan hal-hal yang diharamkan oleh Allah subhanahu wa taala yang akhirnya akan yang kalau kita langgar itu akan merusak jasad kita sekaligus ruh kita J kan sayang makanya turun Islam untuk memberikan pendidikan untuk mengedukasi untuk memberikan apa memberitahu kepada kita apa Apa yang harus kita lakukan sehingga sehingga apa yang kita lakukan yang di dunia ini dengan dengan jasad yang mendominasi diri kita itu tidak menjadi bemerang bagi kita dan dia malah menjadi sebuah ibadah k kita kepada Allah subhanahu wa taala ketika mereka mati masuk ke alam barzakh ya masuk alam barzakh ah di alam barzakh ini roh lebih mendominasi daripada daripada jasad makanya ketika malaikat bertanya hanya tiga hal marbuka W nabiuka wuka hanya tiga hal yang menjawab ini roh kekuatan Roh kekuatan keimanan itu tadi Kalau kekuatan kecerdasan ini bisa kita jawab ikhwah jangankan kita orang-orang kafir-kafir bisa hanya kalau hanya tiga soal ini untuk menjawabnya sebentar menghafal ini tapi kan yang menjawab Itu nanti bukan jasad kita bukan kecerdasan otak tapi sudah keimanan rusak keimanan semasa di dunia lemah imannya sulit dia akan menjawab bagus keimanan nya semasa di dunia maka dia akan bagus bisa menjawab demikian Ikhwan rahimullahu kemudian masuk ke kampung akhirat di kampung akhirat ini roh dan jasad itu saling sama dominasinya ya Sama dominasi dan dia tidak akan pernah lagi terpisah selamanya demikian Ikhwan rahimullahuikum jadi semasa kita di dunia eh sementara eh kita sudah diberitahu oleh Allah bagaimana dahsyatnya akhirat ya Bagaimana sikap kita sikap kita berusaha Bagaimana caranya agar bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala jalankan perintahnya jauhkan larangannya demikian ikhwah rahimallahu wyakum Jadi bukan berarti enggak boleh senang bukan berarti enggak boleh senang Boleh silakan Anda senang silakan Anda bergembira silakan Anda bersukacita tapi ingat itu ada saatan-saatan ada waktu-waktunya gak bisa kita sedih terus misallah mengingat kematian terus sehingga enggak mau bekerja kenapa lemas kenapa Rasanya besok mau mati aja ini enggak bisa seperti itu Ikhwan itu akan membuat kita menjadi malas Bukan malas seperti orang putus asa malas UN gerak demikian terikat api neraka takut ini salah menggunakannya Oleh karena itu ikw rahimullah wakum ya Bagaimana cara kita menghadapi akhirat belajar Dinul Islam dan laksanakan apa yang telah ditentukan oleh Allah subhanahu wa taala dalam Dinul Islam demikian ketika kita bahagia silakan kita bahagia ya ketika kita seharusnya kita bersedih silakan bersedih demikian ketika kita mengingat neraka silakan kita merasa takut demikian ikhwah ketika kita bertemu dengan teman jangan Tunjukkan wajah wajah takut karena Rasulullah mengatakan tabaj ak yau kamu tersenyum di di hadapan saudaramu itu sedekah kalau dia ingat neraka pada saat itu dan takut enggak akan bisa dia tersenyum di hadapan temannya demikian ikhwah rahimullah jadi ya saatan saatan Ada saatnya saatnya kita merenung kemudian saatnya kita untuk introspeksi diri dosa-dosa yang kita lakukan mohon ampun kepada Allah subhanahu wa taala saatnya kita bersama anak dan istri sama keluarga kita senangkan mereka kita bahagiakan mereka ajarkan mereka agama Islam ajarkan dia tuntunan Allah ajarkan mereka tuntunan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kita bertemu dengan teman maka Tunjukkan wajah yang ceria Tunjukkan wajah yang yang senang kita bertemu dengan dia demikian Ikhwan jadi di dunia ini ada ada batasan-batasannya ada apa ya Ada Ada karakter-karakter khusus yang memang disesuaikan dengan dengan kondisi kita itu bagaimana demikan ikhw ingat saatan saatan ada saatnya ada saatnya pergunakan saat-saat tersebut sesuai dengan kondisinya allahuam jaakahir wabarakallah Fik Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat bagi peranya masih akan kita coba angkat terlebih dari layanan Telepon halo halo Halo nampaknya belum tersambungkan akan kita bacakan dari pesan singkat selamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dari Abu Ibrahim di Depok Ustaz mohon bantuannya Ustaz penjelasan mengenai tempat di antara surga dan neraka Bagaimana keadaan dan Mengapa manusia bisa masuk di tempat tersebut jazakumullah Khairan Ustaz silakan Ustaz Ikhwan rahimullahu wyakum tempat antara surga dan neraka yang disebut dengan yang penghuninya disebut dengan Ashabul A’raf ya disebut yaitu al-araf Insyaallah ya kita akan kaji ini ya tentang bagaimana kondisi tempat antara surga dan neraka Insyaallah Tunggu saja nanti pembahasannya khusus wallahuam Ikhwan rahimullahu wyakum ee demikian kajian kita di di pagi menjelang siang ini Semoga apa yang telah kita dengar dapat menambah ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wa taala sehingga kita bisa lebih gigih lagi untuk dekat dengan Allah jangan sampai kita masuk ke tempat ini ya jangan sampai kita masuk ke tempat ini karena kalau sudah masuk ke tempat ini La haula W quata illa Billah naubillahalik Semoga Allah subhanahu wa taala menjauhkan kita dari neraka jahanam dan mengumpulkan semua kita di dalam surga firdaus Insyaallah demikian ikhwah semogamanfaat Lebih dan kurang Mohon maaf saya undur diriagfirullahakum muslimin inahim alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh syukran jazakumullah Khairan wabarakallah Fik Ustaz atas penyampaian nasihat-nasatnya dan tambahan ilmunya pada kesempatan pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa bisa memberikan perlindungan dan kesehatan untuk Ustaz beserta keluarga dan Kam Ucapkan syukran jazakumullahu Khairan atas kebersamaan anda pada kesempatan pagi hari ini kami segenapk yang bertugas mohon maaf apabila ada kesalahan kami undur diri subhanakallah wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubuik alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh for
Ustadz Ali Nur – Perjalanan Menuju Negeri Abadi
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply