la ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu waasul Amma ba’du ikat islamzakumullah para pemisa dan pendengar rja di mana pun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan ke layar kaca Anda kajian yang kami pancarluaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah cileengsi atau Komplek Radi roja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga bermanfaat Roja TV Bismillahirrahmanirrahim inalhamdulillah nahmaduhu wastainuhu wastagfiruh wa naudzubillahi minururi anfusina wasiatialinaahdiillahu Fala mudillalahl wa Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanutaqulah haqqa tuqatihi wala tamutunna illa Wa Antum muslimun ya ayyuhannasuttaqu rabbakumulladzi khalaqokum Min nafsin Wahidah wakalaqa minha zaujaha w minhuma rijalan k waisa wattaqulahadzi tasalun bihi Wal Arham inallahaanaikumqiba ya ayyuhalladina amanqulah Wa quan sadida yusakumakumfakumumahuq muhammadinallahu Alaihi Wa alihi wasam wa Muh bidah wa bidalah wa Alhamdulillah kita bersyukur Allah wa taala pada hari ini hari Sabtu malam Ahad 27 Rabiul akhir 1445 Hijriah kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk duduk bersama mengkaji kembali kitab takzimus sunah wa mauqifus Salaf mimmanaha pengagungan terhadap sunah dan sikap para ulama Salafus Saleh terhadap orang yang menentangnya dan mengolok-ngoloknya yang ditulis oleh fadilat Syekh dr Abdul Qayyum bin Muhammad asuhaibani hafidahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi waa alihi wasallam ada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yang mulia kita berdoa Allah inaluk Allah amin Iti fillahanillah wakum pada pertemuan sebelumnya kita sudah memulai pasal fiim sunah pasal tentang pengagungan terhadap sunah dan di dalam pasal ini penulis fadilat Syekh Dr abdulayum bin Muhammad assuhaibani hafidahullahu taala menyebutkan dalil-dalil dari ayat-ayat al-qur’an tentang wajibnya mengagungkan sunah dan sebagai pengingat saya selalu mengingatkan bahwa sunah yang dimaksud di sini adalah ajaran Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam baik yang berkaitan dengan dengan Akidah ibadah muamalah atau adab dan akhlak baik yang hukumnya wajib atau hukumnya sunah baik yang ada di dalam al-qur’an ataupun yang ada di dalam hadis-hadis Rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam maka ketika dikatakan takzimus sunah pengagungan terhadap sunah berarti pengagungan terhadap ajaran-ajaran Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam pada pertemuan sebelumnya kita sudah membahas dan membaca tiga dalil surat al-ahzab ayat 36 qallahu Jalla waala W kaana limukminin wala mukminatin idza qadallahu wa rasuluhu amron anakuna lahumularu Min amrihim tidak selayaknya bagi seorang lelaki beriman dan perempuan beriman jika Allah dan rasulnya telah menetapkan sebuah perkara mereka memiliki pilihan dari perkara mereka artinya Apakah mereka mengerjakan atau tidak mengerjakan itu adalah pilihan mereka sikap seperti ini tidak layak bagi seorang mukmin laki-laki dan perempuan ini dalil menunjukkan bahwa wajibnya mengagungkan sunah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam karena tidak ada kata pilihan terhadap sesuatu yang sudah menjadi ajaran Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan pada pertemuan sebelumnya kita sudah Sebutkan sebab turunnya ayat ini kemudian kemudian dalil yang kedua surah Annisa ayat 80 manasul faqallah Siapa saja yang mentaati rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam maka sungguh ia telah mentaati Allah ini dalil juga menunjukkan wajibnya mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam karena ketaatan mutlak hanya diberi kepada Allah kemudian kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam kemudian dalil yang ketiga yang sudah kita pelajari juga surat al-ahzab ayat 21 Allah subhanahu wa taala berfirman laqad kaanaana lakum Fi rasulillahi Uswatun Hasanah limanana yarjullaha walumal akhir wakarallaha kattir ayat ayat yang mulia ini menunjukkan tentang dalil wajibnya mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam karena ayat yang mulia ini meemberikan faedah agar kita bersuri tauladan kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam ucapan perbuatan dan setiap keadaan menunjukkan bahwa wajibnya mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kita baca sekarang dan kita pelajari dalil yang keempat dan seterusnya qala almusanifu rahimahullahu taala Q Allahu Taala waaintiuhu tahtadu W Al rasuli illal balagul mubin penulis fadilat Syekh dr Abdul Qayyum bin Muhammad assuhaibani Rah hafidahullahu taala mengatakan bahwa Allah subhanahu wa taala berfirman yang artinya jika kamu taat kepadanya niscaya kamu mendapat petunjuk dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan amanat Allah dengan jelas surah an-nur ayat 54 kita baca dari ayat ini tafsiran seperti biasa yaitu surah an-nur ayat 54 Allah subhanahu wa taala berfirman surat Annur ayat 54 Wain tutiuhu tahtadu War rasuli illal balagul mubin dan jika kamu taat kepad kepadanya kembali kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam dan ayat ini akan lebih jelas kalau seandainya kita membaca dari awal ayat Allah subhanahu wa taala berfirman Katakanlah wahai Muhammad Sallallahu Alaihi Wai wasallam taatilah oleh kalian seluruhnya Allah kemudian dan taatilah oleh kalian seluruhnya Rasulullah lihat di situ kata taati diulang oleh Allah dua kali taatilah kepada Allah taatilah Allah dan taat ah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menunjukkan bahwa wajib untuk mentaati Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam segala apa saja yang merupakan ketetapan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam secara mutlak tanpa ada batasan apa saja yang diperintah oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam taatilah dan apa saja yang arang oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam jauhilah dan ini menunjukkan wajibnya ber mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam dan kemudian Allah berfirman waaintiuhu tahtadu jika kalian mentaatinya nya di sini kembali kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam niscaya kalian akan mendapat petunjuk Kenapa karena kata Imam Ibnu Katsir rahimahullah walikaahuadutim mustaqim Kenapa mengikuti Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mendapat petunjuk karena Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak kepada jalan yang lurus seperti dalam surah Asyura ayat tigahadzi lahu ma famawati wa ARD ala ilallahiul umur yaitu jalan Allah yang memiliki apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi jadi ini rahasia Mengapa jika seseorang mengagungkan sunah mengamalkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dia akan mendapatkan petunjuk karena tidak ada sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam baik itu berupa perintah atau berupa larangan kecuali mengajak kepada jalan yang lurus kecuali mengajak kepada jalan yang lurus Ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kita baca dari tafsir ass Syekh Abdurrahman Bin Nasir assa’di rahimahullahu taala Beliau mengatakan ketika Allah subhanahu wa taala berfirman waintiuhu tahtadu Dan jika kalian mentaati Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka kalian akan mendapat petunjuk kata Syekh Abdurrahman Bin Nasir ass’di iliratil Mustaqim yaitu petunjuk kepada jalan yang lurus qulan wa amalan falabilakumal Hidayah illa BTI lihat Yaitu mengikuti Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam baik secara ucapan atau perbuatan maka tidak ada jalan Apun bagi kalian untuk mendapatkan petunjuk kecuali mentaatinya nah ini menunjukkan wajibnya agungkan sunah karena dengan mengagungkan sunah seseorang akan mendapat petunjuk dan tidak ada cara untuk mendapatkan petunjuk kecuali dengan mengikuti Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mentaati Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itulah pengagungan terhadap sunah wabidunialik la yumkinu la yumkin bal Hua muhad tanpa mengikuti ajaran Rasul Sallahu Alaihi Wasallam tidak akan mungkin dapat petunjuk bahkan itu mustahil Nah di sini Saya ingin menyingung sedikit kita di zaman media sosial yang kadang-kadang seorang sangat mudah untuk menyebarkan apa yang ingin dia sebarkan Salah satu dampak negatif adalah media sosial mendidik seseorang k kadangkadang didikan yang dididikkan kepada seseorang adalah menyimpang dari ajaran sunah atau minimal mengajari kepada kita ajaran-ajaran yang tidak berdasar dari sunah ucapan-ucapan seseorang dari pikiran-pikiran dia kuatkuat kata-kata indah dari pikiran-pikiran seseorang itu yang kadang menggelayut masuk ke dalam pikiran kita dan masuk ke dalam kalbu kita bahkan kepada orang yang sudah ngaji akhirnya merubah sikap pandangan pemikiran Manhaj Kenapa gaya hidup Kenapa karena dia terdidik dengan apa yang dia lihat dan apa yang dia dengar kan itu banyak di media-media sosial kadang ada cuma su saja kita dengarkan dari awal sampai akhir itu mendidik dan kita tidak tahu dari siapa kemudian sandarannya apa hanya sekedar kata-kata yang indah maka ini hati-hati ya karena tidak akan ada petunjuk kecuali dengan taat kepada Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Oleh sebab itu ini dalil wajibnya mengagungkan terhadap sunah rasul Sallallahu Alaihi wa al alihi wasallam nah kemudian para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala lalu penulis tadi Lalu Allah subhanahu wa taala tadi berfirman wa al rasuli illal balagul mubin yang artinya dan tidak lain kewajiban Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallam itu melainkan menyampaikan amanat Allah dengan jelas dengan jelas lihat tafsiran yang ditafsiri oleh Imam Ibnu oleh Syekh Abdurrahman Bin Nasir ass Beliau mengatakan tablumulin allziabqahadinak waubh waq faahu Alaihi wasam Apa maksudnya ayat ini menunjukkan bahwa wajibnya kita mengagungkan terhadap sunah rasul Sallam Kenapa karena Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam sudah menyampaikan segala syariat risalah yang Allah subhanahu wa taala wahyukan kepada manusia tidak ada yang tersisa dan beliau menyampaikannya dengan terang jelas tanpa ada syubhat sedikit pun tanpa ada keraguan sedikitp ya ini para ikhwah ini yang menunjukkan wajibnya kita untuk mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian penulis berkata qala taalaalaharinauk kemudian penulis membawakan dalil yang selanjutnya surah Annur ayat 63 yang artinya maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintahnya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih surat Annur ayat 63 yang dibawakan oleh oleh penulis fadilat Syekh dr Abdul Qayyum bin Muhammad assuhaibani di dalam pasal wajibnya mengagungkan sunah kita baca tafsiran dari ayat ini dari tafsir Imam Ibnu Katsir rahimahullahu taala falyahdzarilladzina yukhalifuna amrih hendaklah orang-orang yang menyelisihi perintah n para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala yang dimaksud dengan perintahnya di sinisudnya adalah kata Imam IB katir Amri rasulillahallahu Alaihi wasamilii Minaj ahuhi was yang artinya maka berhati-hatilah orang-orang yang menyelisihi perintahnya DII kali kepada rasulhi was dan perahas maksudnya Rasul syariat Rasul sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Oleh karena itu seluruh ucapan seluruh amalan ditimbang dengan ucapan dan amalan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam apa saja yang sesuai dengan hal itu diterima dan apa saja yang menyelisihi ucapan dan perbuatan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam maka tertolak dikembalikan kepada orang yang mengucapkannya dan yang melakukannya siapun orangnya ini hati-hati ya siapun orangnya sealim apapun selama tidak sesuai dengan petunjuk Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tidak sesuai dengan sunah rasul baik ucapannya ataupun perbuatannya maka ditolak di dikembalikan kepada pengucapnya dan pelakunya tidak diterima seberapapun titelnya derajatnya ilmunya hafalannya harus ditimbang ucapan dan perbuatannya dengan ucapan dan perbuatan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam jika sesuai diterima jika tidak sesuai tidak diterima siapapun orangnya kemudian Imam Ibnu Katsir membawakan dalil Barang siapa yang beramal dengan sebuah amalan yang tidak ada contohnya dari kami maka amalannya itu tersebut tertolak kemudian Imam Ibnu Katsir berkata falahar walakya manf syariat Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam batinaniran Sebelum saya lanjutkan tadi Terlupa eh ayat yang sebelum ini yang tadi menyebutkan jika kalian mengikuti mentaati Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kalian akan dapat petunjuk ayat ini menunjukkan wajibnya mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Kenapa karena terdapat keutamaan mengikuti sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu mendapat petunjuk nah kebalikan dari ini kebalikan dari itu adalah ayat ini siapa yang menyelisihi Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan sunahnya ucapan perbuatannya maka diancam dengan ancaman makanya Allah berfirman tadi falyahdzarilladina yukhalifuna amrih berhati-hatilah orang-orang yang menyelisihi perintah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kata Imam Ibnu Katsir falyahzar walyaksya hendaklah hati-hati Takut Siapa saja yang menyelisihi syariat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam baik urusan kalbu batin atau urusan lahir apa ancamannya an tusibahum fitnah A fi qulubihim Min kufrin au nifaqin bidah jika orang menyelisihi sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dia akan tertimpa fitnah fitnah ingat bukan yang dimaksud di dalam bahasa Indonesia fitnah dalam bahasa Indonesia adalah tuduhan tanpa bukti tapi fitnah yang dimaksud adalah yaitu sesuatu yang mendatangkan kehancuran itu fitnah orang yang menyelisihi sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ingat ya Sekali lagi sunah yang dimaksud bukan hanya ukuran celana di di atas dua mata kaki jenggot panjang cadar bukan sunah yang dimaksud Seluruh ajaran Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dalam akidah ibadah muamalah akhlak dan adab yang hukumnya wajib atau hukumnya sunah yang ada dalam al-qur’an atau dalam hadis-hadis Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang sahih itu sunah rasul Siapa yang menyelisihi ini maka dia akan terkena fitnah yaitu fitnah di dalam kalbunya kalbunya rusak yang mengakibatkan dia mengerjakan kekufuran atau kemunafikan atau perbuatan bidah au yusibahu adabun alim atau gara-gara dia menyelisihi sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam akan menimpa kepada mereka siksa yang pedih berupa Apa Fid Dunya biqatlin au haddin au habsin au nahwialik di dunia seperti terbunuh dihukumi Haj ya kemudian dipenjara atau yang semisalnya gara-gara tidak sesuai dengan sunah rasul atau menyelisihi sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ini ayat menunjukkan wajibnya mengagungkan terhadap sunah Kenapa karena Siapa yang menyelisihi sunah tidak mengagungkannya diancam dengan ancaman Apa itu ancamannya fitnah Apa itu fitnah sesuatu yang menghantarkan kepada kehancuran seperti kekufuran kemunafikan perbuatan bidah lihat saja orang-orang yang tidak mengerjakan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam maka akan terjerumus kepada tiga perkara ini kekufuran atau kesyirikan kemunafikan atau perbuatan bidah orang-orang yang tidak mengerja mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tidak mentaati sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam di dunia dia akan dikenakan hukuman bunuh seperti misalkan seorang yang sudah menikah kemudian berzina dan terbukti berzina maka dia dihukumi qisas karena menyelisihi sunah seperti seorang orang yang mencuri maka akan dipotong tangannya maka dia dapat hukuman Haj dipotong tangannya karena menyelisihi sunah yaim atau mereka mendapatkan siksa yang pedih seperti misalkan seorang yang membunuh membunuh menyelisihi sunah maka dia akan mendapatkan pembunuhan juga qisas nafs nyawa dibayar dengan nyawa atau habs atau penjara Sesuai dengan keputusan pihak yang berwenang dari pemerintah karena menyelisihi sunah maka dia akhirnya dipenjara inilah siksa yang pedih di dunia dan lebih parah daripada itu yang sebelumnya a tusibahum fitnah menimpa mereka fitnah fitnah kekufuran gara-gara tidak tidak sesuai dengan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam fitnah kemunafikan Fitnah kebidahan Tidak sesuai dengan petunjuk Rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kita baca dari tafsir imam Syekh Abdurrahman Bin Nasir assa’di rahimahullahu taala Allah subhanahu wa taala berfirman tadi kata Imam kir rahimahullah kata filat Syekh abdahman Bin rahimahullah un artinya adalah orang-orang hati-hati orang-orang yang menyisi perintah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Maksudnya orang-orang yang mengambil keputusan yang mereka ambil sendiri meninggalkan hukum Allah dan rasulnya maka mereka ini akan tertimpa fitnah fitnah yang dimaksud kesyirikan kata Syekh Abdurrahman Bin Nasir ass’di rahimahullah yang ini Hati hati ya Yang menyelisihi sunah rasul dikhawatirkan terjerumus ke dalam kesyirikan entah bagaimana caranya nanti Allah subhanahu wa taala menjerumuskan dia ke dalam kesyirikan karena tidak sesuai dengan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam makanya para ikhwah berusahalah kita semua di dalam kehidupan kita sehari-hari agar menyepakati menyesuaikan hidup kita dengan Sunah batasan cermin kita adalah sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dalam akidah kita keyakinan kalbu yang tidak boleh ragu di dalamnya ibadah kita penghambaan diri kita penuh dengan ketundukan kepatuhan disertai dengan pengagungan terhadap Allah subhanahu wa taala atau di dalam muamalah kita pernikahan jual beli simpan pinjam hutang piutang atau dalam akhlak dan adab harus cerminnya adalah sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam maka seseorang akan jauh dari fitnah kesyirikan dan keburukan tib kemudian dalil selanjutnya yang Diba oleh penulisamu jahanam khidan fihaalulim yang artinya Apakah mereka tidak memahami yaitu orang-orang munafik Apakah mereka tidak mengetahui maksudnya orang-orang munafik mereka di sini orangang bahwa bahasanya Barang siapa yang menentang Allah dan rasulnya tidak mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menentang Allah dan rasulnya maka sesungguhnya neraka jahanamlah baginya kekal mereka di dalamnya itu adalah kehinaan yang besar ayat ini dalil menunjukkan wajibnya mengagungkan sunah Kenapa yang tidak mengagungkan sunah diancam dengan neraka Dan tidaklah Allah mengancam dengan neraka kecuali apabila meninggalkannya itu berdosa dan mengerjakannya adalah sebuah kewajiban tidak mungkin Allah mengancam dengan neraka kalau seandainya itu adalah sunah hukumnya Allah mengancam dengan neraka jahanam bahkan kekal di dalamnya ini menunjukkan bahwa wajib mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kita baca tafsiran yang dibawakan oleh Imam Ibnu Katsir rahimahullahu taala pada ayat ini Allah subhanahu wa taala tadi berfirman alam yalamu annahu Man yuhadidillaha wa rasulahu fa lahu Nar jahanam yang artinya Apakah yakunu Fi haddin Wain mubidinillahiasulih Bian tahawana bwamirillah watajar mahim nah ini perhatikan Apakah mereka tidak mengetahui bahwa Siapa yang menantang Allah dan rasulnya Apa maksud menentang Allah dan rasulnya menentang Allah dan rasulnya adalah maksudnya mereka di dalam sebuah batas yang jauh dari Allah dan rasulnya mereka meremehkan perintah-perintah Allah dan lancang melanggar larangan-larangan Allah subhanahu wa taala makanya para ikhwah Sekali lagi saya katakan sunah yang kita maksud di sini bukan hanya sekedar celana di atas dua mata kaki jenggot panjang cadaran jilbab lebar pakai gamis panjang bukan seluruh perintah Allah dan rasul-nya itu sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam seluruh larangan Allah dan rasulnya untuk dijauhi itu adalah sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Siapa yang meremehkan perintah Allah dan lancang melanggar larangan Allah berarti dia sudah tidak mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ini para ikhwah ya Sekali lagi saya ulang-ulang sunah yang dimaksud bukan hanya sekedar urusan jenggot urusan celana di atas dua mata kaki tetapi seluruh perintah Allah dan rasulnya agar dikerjakan seluruh larangan Allah dan rasulnya agar dijauhi itulah sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam semestinya seorang yang mengaku ahlus sunah orang yang mengaku dia mengikuti dakwah sunah maka dia sangat taat kepada Allah dan rasulnya taat mengerjakan ketaatan taat menjauhi larangan ini para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala jangan mengaku mengikuti dakwah sunah sedangkan dia tidak memperhatikan hal hal-hal yang diperintah bahkan meremehkan hal-hal yang diperintah di antaranya dalam perihal Muamalat misal ini contoh hutang tidak bayar ini termasuk daripada tidak mengagungkan sunah karena orang yang mengikuti dakwah sunah niscaya Dia sangat akan memegang hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang berkaitan dengan hutang Man arada Siapa yang mengambil harta manusia minjam dulu 100 ya lalu dia ingin mengembalikannyaunya ingin mengembalikannya maka Allah akan menolong dia si apaa yang mengambil harta manusia dan dia tidak ada keinginan dari awal memang tidak ada keinginan maka Allah akan hancurkan hartanya yang tidak bayar hutang tidak mengagungkan sunah Kenapa karena itu ajaran Rasul Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam nah ini para ikhwah yang dirahmati Allah jadi sunah bukan hanya urusan ini amalan sunah ini amalan bidah enggak sunah adalah Seluruh ajaran Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam baik itu perintah yang di yang diperintahkan untuk dikerjakan larangan yang dilarang untuk dikerjakan maka orang yang mengikuti dakwah sunah Dia sangat pengagungan terhadap sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mencakup seluruh aspek kehidupannya nah kemudian para ikhwah ti oleh Allah subhanahu wa taala dan Sisi pendalilan dari surat at-taubah ayat 63 tentang wajibnya mengagungkan sunah adalah Allah mengancam dengan neraka bagi siapa yang menentang sunah baik dengan cara meremehkan perintah atau melanggar larangan nah dalil yang selanjutnya penulis berkata Q taala ya auhina Aman yang artinya allah subhanahu wa taala berfirman yang artinya Hai orang-orang yang beriman janganlah kalian meninggikan suara melebii suara dan an berkata kepadanya dengan suara yang keras sebagaimana kerasnya suara sebagian kalian terhadap sebagian yang lain supaya tidak hapus pahala amalan kalian sedangkan kalian tidak menyadarinya surat al-hujrat ayat 2 lihat para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala penafsiran dari ayat ini sebelum kita membaca ee apa yang dituliskan oleh Imam oleh fadilat Syekh dr Abdul qayum bin Muhammad assahibani di dalam penjelasan terhadap ayat ini Allah subhanahu wa taala berfirman tadi ya auhina amanu saya bacakan tafsirannya kata Imam IBN katir rahimahullahab ini adalah adabab memberikan adab kepada hamba-hambanya yang beriman fil Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam minqilam yaitu di dalam Apa saja yang mereka bermuamalah dengan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berupa tair pemuliaan ihtiram penghormatan tabjil pengagunganam pengagungan begitulah sebenarnya seorang Muslim terhadap Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan terhadap sunah rasul Sallallahu Alaihi wa al alihi wasallam ya ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala tib kemudian penulis membawakan keterangan terhadap ayat ini perkataan yang menarik dari Imam Ibnu qayyim jaziah rahimahullahu taala di dalam Kitab beliau alwabilusib coba perhatikan Q inulqimi rahimahullahqan Alil ayahaharmin minubu bilah rasulillah Sallahu Alaihi Wasallam k yajar baum Allah di dalam ayat ini memperingatkan dengan keras orang-orang yang beriman akan terhapusnya pahala amalan amalan mereka disebabkan Kenapa dengan mengeraskan suara kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana sebagian mereka mengeraskan suara kepada sebagian yang lain kemudian dan dan ancamannya apa hapus amalannya Cuma mengeraskan suara di hadapan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ancamannya hapus amalannya Subhanallah kata Imam Ibnu qayyim rahimahullah ini bukan kemurtadan sampai hapus amalnya tapi dia maksiat Bukan kemurtadan maksiat tapi maksiatnya menghapuskan amal dan pelakunya tidak merasakan akan hal ituh yangahti Allah subahu wa ta am yang bukan kemurtadan bukan kesyirikan kekufuran menghapuskan amal Oh iya banyak seperti sedekah yang disertai dengan mengungkit-ngungkit dan disertai dengan ejekan kepada yang disedekahi batal pahala sedekahnya yaina Wahai orang-orang yang beriman jangan batalkan pahala sedekah kalian dengan sikap me ngungkit-ngungkit pemberian dan sikap menyakiti orang yang diberi termasuk di dalamnya mengangkat suara di hadapan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bukan kemurtadan kekufuran kesyirikan tetapi tidak beradab terhadap Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan itu menghapuskan pahala ini menunjukkan wajibnya mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallamim rasah wasiahuu nah Beliau mengatakan begini kalau seandainya mengangkat suara di hadapan Rasulullah Sallahu Alaihi wasam saja menghapuskan pahala amal saleh maka Bagaimanakah gerangan dengan orang yang mendahulukan ucapan orang lain petunjuk selain Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dibandingkan ucapan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan petunjuk Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kalau cuma angkat suara terhapus amal apalagi sampai ketika disb Sebutkan ini ada hadisnya akan tetapi kiaiku berkata begini dia lebih mendahulukan ucapan kiainya daripada daripada Apa hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam contoh para ikhwah ini sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bahkan ijma atasnya apa imam yang empat berijma atasnya ikhtilat itu haram hukumnya menurut mazhab fikih yang empat bercampurnya laki-laki dan perempuan haram hukumnya tanpa ada hijab haram hukumnya dengan empat mazhab pendapat empat mazhab fikih mazhab Hanafi Maliki Syafi’i dan Hambali kemudian setelah disebutkan ayat al-qur’an hadis rasul Sallahu Alaihi Wasallam yang merupakan dalil tentang haramnya ikhtilaf lalu kemudian berdalil dengan perbuatan para Ustaz para Kiai para Habib hati-hati ini ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala yang menyelisihi sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tentang haramnya ikhtilat ini yang beliau maksudkan contohnya salah satu contohnya seperti itu kalau andainya mengangkat suara di hadapan Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam itu saja menghapuskan pahala amal saleh maka apalagi mendahulukan perkataan selain Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mendahulukan petunjuk selain Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dibandingkan ucapan petunjuk Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ala Bukankah ini dia sudah terhapus pahala amal salehnya dalam keadaan dia tidak menyadarinya nah ini penjelasan yang sangat menarik dari Imam Ibnu qayyim aljauziyah rahimahullahu taala Nah itu tadi dalil-dalil dari ayat-ayat al-qur’an tentang wajibnya mengagungkan sunah ajaran Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian setelah ini nanti penulis membawakan dalil-dalil dari hadis-hadis Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam wajibnya mengagungkan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mengikuti sunah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mendahulukan sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dibandingkan yang lainnya ya kita baca allasahahu Alaihi wasq ya rasulahah maum bqwallah Azza w wasikumdunumum um wtil umur bidtinatun hadis riwayat Imam Abu Daud yang artinya dari alirbat Ibin Sariah radhiallahu an Beliau berkata Rasulullah Sallallahu wasallam telah menasihati kami dengan nasihat yang menggetarkan hati dan menyebabkan mata berkaca-kaca lalu kami pun berkata Wahai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini nasihat seperti nasihat orang yang akan pergi untuk selamanya oleh karena sebab itu Berilah kami wasiat wasiat adalah pesan penting yang disampaikan oleh orang yang mau meninggal agar dikerjakan setel Setelah meninggalnya lalu Beliau bersabda aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala dan hendaklah kalian taat dan mendengar pemimpin kalian meskipun kalian dipimpin oleh seorang budak sesungguhnya Barang siapa yang hidup sepeninggalku ia akan melihat perbedaan yang sangat banyak maka hendaklah kalian berpegang kepada sunahku dan sunah khalifah-kalifah Rasyidah yang diberi petunjuk sepeninggalku gigitlah ia dengan gigi geraham jauhilah perkara-perkara yang mengada-ngada dalam agama Islam dan ketahuilah Sesungguhnya setiap perbuatan bidah itu sesat hadis riwayat Imam Abu Daud dan Imam Tirmidzi serta Imam Ibnu Majah TB para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ini adalah dalil pertama dari hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang dibawakan oleh penulis tentang wajibnya mengagungkan sunah tib kira-kira itu yang kita sampaikan Insyaallah kita akan bahas nanti hadis ini dengan panjang lebar dan sepertinya kita Azan dulu setelah azan baru mungkin kalau ada pertanyaan baru setelah itu qamat sebentar ya karena habis Isya saya akan stop kajian kita lanjut bulan depan insyaallahu taala silakan Azan ikhwat Al Islam untuk selanjutnya kita simak dikumanangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya allahbar allahu akbar allahu akbar allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah Hayya alah [Musik] Hayya alah Hayya Alal [Musik] Falah Hayya Alal [Musik] Falah Allahu Akbar Allah Allahu akbar laahaillallah Allahumma salli ala Muhammad waa Ali Muhammad k Ali Ibrahim innaka Hamid Majid Allahumma barik ala Muhammad waa Ali Muhammad barakta Ali Ibrahim inaka Hamid Majid Allahumma RAB Muham disampaikan kita mungkin 5 sampai 10 menit habis itu kita iamah salat dan selesai adatanya DII Diat saya a saat salat subuh ada makmum yang angkat tangan dan ada yang tidak angkat tangan termasuk saya saat Imam Qunut subuh dikarenakan saya lebih yakin pendapat yang mengatakan Qunut subuh tidak disyariatkan dan sekarang ini Imam menambahkan doa untuk kaum muslimin di Palestina namun saya tetap tidak mengangkat tangan karena saya punya keyakinan Kalau mau berdoa untuk saudara kita di Palestina kapan saja misalnya pada saat antara azan dan iqamah dan waktu-waktu yang sesuai dengan sunah Apakah saya salah Ustaz jawabannya adalah untuk Qunut subuh maka hukumnya terjadi ikhtilaf di antara para ulama mazhab fikih yang empat mazhab Imam Abu Hanifah mengatakan bidah dan ini adalah pendapat para Salafus Saleh di antaranya para sahabat dalam hadis Ya bunayya innaha muhdas wahai anakku sayang sesungguhnya perbuatan itu adalah sesuatu yang mengada-ngada dan baru kemudian Mazhab Syafi’i di mereka berpendapat bahwa hukumnya adalah sunah kemudian mazhab Imam Ahmad tidak disyariatkan dalam kesempatan kali ini saya ingin mengingatkan kepada seluruh kaum muslimin ini permasalahan fikih khilafiah ijtihadiah bahkan apabila ada dari ulama yang berpendapat dia adalah bidah Maka jangan merasa tersinggung jangan Dituduh yang berpendapat bahwa Qunut subuh adalah bidah suka membidah-bidahkan Amaliah orang atau dianggap kurang dalam pikniknya Kurang panjang belajarnya karena itu pendapat dari para ulama bahkan itu adalah pendapat sahabat nabi bukan hanya sekedar Imam mazhab fikih Begitu juga jika ada yang mengatakan dia sunah maka yang mengatakan bidah yang dianggap dia adalah menyimpang ataupun sesat menyesatkan Tetapi dia berpendapat sunah ini poin pertama kemudian poin yang kedua jadi lebih dewasa di dalam memahami perbedaan pendapat khusus dalam masalah Qunut subuh poin yang kedua makmum yang di belakang imam yang berknut subuh maka ini juga terjadi ikhtilaf di antara para ulama sesuai dengan ikhtilaf mereka pada hukum Qunut subuh jika yang berpendapat seperti pendapatnya Imam Abu Hanifah atau bahkan sekalian pendapatnya ya Imam Abu Hanifah maka dia berhak untuk tidak mengangkat tangannya dan tidak mengaminkan Apa yang dibaca oleh Imam karena menganggap itu adalah perbuatan muhdas sesuatu yang mengada-ngada sedangkan Imam diikuti pada sesuatu yang disyariatkan innama juilal imamu lima bihi sesungguhnya Imam diikuti e di ee ee dijadikan untuk diikuti dalam hal yang disyariatkan maka Siapa yang mengatakan dia muhdas mengand-ada bidah maka dia berhak untuk tidak mengikuti imam di sedangkan yang berpendapat dia adalah sunah atau berpendapat seperti pendapat Imam Ahmad tidak disyariatkan akan tetapi kalau seandainya ada yang berkunut di depannya Beliau juga akan mengikutinya maka Lahu dalalik dia mengerjakan boleh meng apa dia berhak untuk mengerjakan itu karena pendapatnya tadi paham ya Nah ini yang kedua nah berkaitan dengan pertanyaan tadi sekarang imam yang Qunut ini yang kita tidak ikuti itu kemudian dia menambahkan dengan qunut nazilah dan sebagai pengetahuan Qunut nazilah jika kita tidak melakukan Qunut subuh dan berpendapat Qunut subuh adalah bidah atau tidak disyariatkan maka quut nazilah tidak diawali dengan Allah Tetapi langsung berdoa Allah ihimumai allahaka Al yahud Wal alaih Yusuf allahtil kafar Allah Yah dan quut-kunut nazilah yang dibaca oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dan disebutkan dalam hadis-hadis yang sahih Jadi kalau dia berkunut nazilah di waktu subuh maka dia tidak membaca ya sunahnya dia tidak membaca Qunut Witir Allah Madina fanit Wat tawallana fan tawit dan seterusnya langsung saja dia berkunut Subuh Nah lalu orang ini ketika imam membaca Qunut Witir di Qunut subuh dia tidak mengangkat karena sudah kebiasanya berpendapat bahwasanya ini adalah muhdat dan tidak mengikuti imam dalam perkara yang muhdas sebagaimana pendapat Imam Abu Hanifah lalu ternyata Imam menambahkan dengan quut nazilah angkat Kalau begitu kenapa Karena sekarang sesuai dengan sunah rasul Sallallahu quut nazilah adalah sunah rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi Wasallam jadi dia mengikuti mengangkat dan mengaminkan kalau seandainya imam membaca Qunut nazilah wallahuam mohon nasihatnya agar terhindar dari hizbi terhadap yayasan yang kita urus para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala al-hizbiyah adalah sebuah sikap berkelompok atau berorganisasi atau bersatu dalam sebuah kesatuan yang dibangun di atasnya loyalitas agama wala dan Bara itu yang tercela alhizbiah adalah sebuah sikap tentang berkelompok berkumpul yang dibangun di atasnya loyalitas atas nama agama atas nama agama maka tidak boleh kita loyal wala loyal bar disloyal kecuali kepada Islam walanya dan barnya kepada kekufuran kesyirikan dan perbuatan-perbuatan yang yang diharamkan oleh Allah subhanahu wa taala Adapun berkumpul seperti berorganisasi membuat yayasan membuat sebuah perkumpulan asosiasi maka ini tidak terlarang asalkan tidak dibangun di atasnya apa W dan bar atas agama Kalau Anda saudara tidak masuk ke dalam kelompok saya maka saya akan anggap Anda keluar dari islamah ini tidak benar Nah ini namanya hizbiah itu yang ditanyakan oleh penulis itu namanya apa hizbiah sikap tentang berkel berkumpul berorganisasi baik itu dalam sebuah asosiasi perkumpulan Yayasan organisasi atau apapun yang dibangun di atasnya loyalitas dalam nama agama nah ini tidak boleh kecuali loyalnya kepada siapa Islam dan kaum muslimin nah ini pada Ikhwan Apabila seseorang loyalnya kepada kelompok yang di luar kelompoknya menyimpang sesat maka ini termasuk daripada hizbiah alhizbiyah maqitah hizbiyah tercela ya karena tidak boleh dibangun loyalitas wala dan Bara kecuali di atas Islam di atas Islam dan kaum muslimin wallahuam Nah ada lagi cukup ini yang bisa disampaikan kita cukupkan dan setelah salat Isya selesai kita kita cukupkan dengan kafaratul Majlis subhanakallah W biihamdik Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik dan saya pesan bulan depan Insyaallah kita akan belajar hadis yang sangat penting hadis yang berkaitan dengan ee manhaj salaf mengagungkan sunah maka diharapkan sangat berhadir kepada para jamaah sekalian wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja TV demikianahamah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah pancarlaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi
Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjary, Lc. | Ta’zhimus Sunnah
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply