93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah salam alamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah nabiina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi W Man Walah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Amma baad ikhwat Al Islam kaum muslimin dan muslimat para pemerhati roja yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala di manapun Anda berada Alhamdulillah segala puji bagi Allah subhanahu wa taala pada kesempatan Senin pagi hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan waktu lulang oleh Allah subhanahu wa taala untuk kembali bersama-sama di dalam saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam selawat serta salam Semoga senantiasa tercerahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu alaihi wasallam pada kesempatan pagi hari ini kita masih melanjutkan pembahasan kita yaitu berkaitan tentang menuju negeri Abadi Insyaallah pada kesempatan pagi hari ini kita sudah memasuki pembahasan tentang neraka dapat berbicara dan melihat yang Insyaallah akan disampaikan oleh Ustaz Ali Nur hafidahullah taala secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui LAN telepon di 0218236543 atau melalui pesan singkat di 081989 6543 ikhwat Al Islam kaum muslimin dan muslimat marilah kita sama-sama simak pemaparan materi kepada Ustaz Ali Nur hafidahullah taala kami persilakan fatafadol Maskur ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhuainuhuagfiruhillah ahaallah wahdahuu Muhammad abduhu subhanahu wa taala ya ah muhammadahaii was kaum muslimin dan kaum muslimat para pemerhati Roja TV dan pendengar radio Roja di mana pun anda berada Alhamdulillah wasyukrulillah kembali kita bertemu dalam kajian menuju negeri abadi di mana kita masuk pada pembahasan neraka untuk hari ini ya untuk hari ini kita akan bahas bahwasanya neraka itu bisa berbicara dan neraka itu bisa melihat Ikhwan rahimullah sebagaimana konsep yang sudah berkali-kali kita ulang bahwasanya kita tidak akan berbicara dengan masalah gaib kecuali yang ada datanya dari al-qur’an dan dari sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan kita juga ketika membicarakan ee masalah yang sudah ada datanya kita hanya berbicara sebatas data itu ya sebatas data itu tidak kita bicarakan lebih daripada itu seperti ikhwah ee di sini akan ada dalil-dalil yang menyebutkan bahwasanya neraka itu bisa berbicara dan neraka itu bisa melihat mungkin para pemisa mengatakan Bagaimana cara bicaranya Apakah muncul nanti ada anggota badan seperti mulut ataukah ada anggota badan seperti mata ya allahuam baawab kita juga tidak bisa memberikan kesimpulan seperti itu demikan ikhwah karena ya bisa saja bisa saja yang namanya bicara itu tidak pakai mulut bisa aja tapi ada suaranya misalnya ikhwah ya karena nanti di hari akhirat bukan hanya api neraka yang bisa berbicara ee tangan kita juga bisa bicara kulit juga bisa bicara kaki juga bisa bicara seperti yang pernah kita singgung di mana Allah subhanahu wa taala berfirman tentang bagaimana dialog antara penduduk neraka dengan kulitnya sendiri wahum mereka berkata kepada kulit mereka Kenapa kalian memberikan saksi kepada kami kenapa Artinya ee si penduduk neraka ini mengesal apa eh mendengar ungkapan yang kesal Kenapa kalian bersaksi atas dosa-dosa yang pernah kami buat padahal toh nanti yang akan dibakar juga kalianah gitu ikhwah itu bicara dengan kulitnya sendiri kata si kulit si kulit berkata bahwasanya kami bisa bicara dan Allah subhanahu wa taala maha berkuasa untuk membuat segala sesuatu bisa bicara demikian ikhwah namun ketika itu kan tidak tidak disebutkan bicara kulit itu bagaimana gak disebutkan Apakah nanti muncul mulut sehingga dia bisa bicara Apakah ada bibir atau ada lisan yang bergerak-gerak seperti yang sekarang para pemisa lihat apakah seperti allahuam bwab kita hanya bisa mengatakan kulit berbicara demikian ikhwah Al hari ini kata Allah kami bungkem mulut mereka Al bicara tangan mereka akan berbicara tangan mereka akan berbicara kepada kami watadu dan kaki mereka akan memberikan saksi B yaksibun atas apa yang pernah mereka lakukan maksudnya semasa di dunia bisa bicara demikan ikhwah ya kalau kita lihat anggota badan kita sekarang ini di dunia ya enggak ada yang bisa bicara kecuali mulut kita bisa bicara tapi nanti di hari akhirat semua akan memberikan persaksian apa yang pernah kita lakukan sebagaimana yang sudah sudah kita bahas Ya sudah kita bahas sebelum ee manusia-manusia sebelum dimasukkan ke dalam api neraka ada pembahasan hisab yang sudah kita pelajari Masyaallah Alhamdulillah pembahasan Mizan itu timbangan amalan pembahasan kita juga sudah membahas Bagaimana Allah subhanahu wa taala menggiring orang-orang yang menyembah selain Allah dengan cara mengikuti apa yang mereka sembah dan apa yang mereka sembah ini menjerumuskan mereka mengajak mereka masuk ke dalam neraka jahanam hingga tersisalah orang-orang mukmin dan orang-orang munafik kemudian Allah subhanahu wa taala memisahkan antara orang mukmin orang munafik orang munafik akan di campakkan dalam api neraka Adapun orang-orang Mukmin inilah yang akan ee apa namanya yang akan meniti Sirat demikian ikhwah menurut pendapat yang rajih bahwasanya yang meniti Sirat itu hanyalah orang-orang Mukmin saja adapun orang-orang kafir dan orang-orang munafik yang berpura-pura masuk Islam mereka sudah lebih dahulu dimasukkan dalam api nerakanya Allah subhanahu wa taala Sekarang kita akan berbicara terkait dengan nerakanya Allah itu bisa bicara dan bisa melihat sekali lagi kita hanya berbicara sampai di situ saja bisa bicara dan melihat bahwasanya neraka itu bicara dan melihat bagaimana bicaranya Bagaimana melihat allahuam bawab ya kecuali kalau kita dapatkan informasi yang lain tambahan yang menjelaskan Bagaimana bicaranya dan bagaimana melihatnya barulah kita bisa bicara kalau tidak ya kita berhenti sampai di situ saja allzi yaqusus Minal kitabi wasunatiifun tajiduha makluqoni bagi yang membaca menganalisa Quran dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya yang menceritakan Bagaimana neraka itu mereka akan dapati bahwasanya neraka itu adalah makhluk Allah bisa melihat bisa berbicara dan bisa mengeluh bisa melaporkan bisa melapor mengeluhlah kita katakan Ya wafil kitabil Azizi dalam kitab Alqur’an annanaro Taro ahlaha wahum qodimuna ilaiha Min baid bahwasanya di dalam di dalam al-qur’an bahwa ketika eh ketika neraka ini melihat calon-calon penghuni neraka ya ketika neraka melihat dari jauh orang-orang yang bakal menjadi calon penghuni neraka maka di saat itu neraka ini mengeluarkan suara gemuruh ya ya suara gemuruh Ya gimana suara gemuruh kalau kita lihat gemuruhnya api di di dunia ini ya ikhwah kalau sangat marah itu begitulah gemuruhnya gemeretaknya dengan gemuruhnya demikian ikhwah ya kalau kita misalnya bakar sampah atau bakar e apalah begitu ketika ee atau api umunggun ketika dia sangat marah kita liat bagaimana suara api itu begitu dengan gemer tak sana gemertak sini demikian Ikhwan rahimahullah itu api dunia itu api dunia yang panasnya itu satu bahagian dari 70 70 bahagian api neraka artinya 1 banding 70 dalam riwayat yang lain 1 banding 99 demikian Ikhwan kalau api dunia saja seperti itu gemertaknya dan gemuruhnya bagaimana dengan api neraka jadi neraka ini ketika melihat calon-calon penghuninya datang dari jauh itu sudah marah ya marah gemuruh luar biasa ikhwah ya gemuruh mengeluarkan suara yang menakutkan ikhwah mungkin di antara para pemirsa pernah melihat Bagaimana melihat dari dekat Bagaimana rumah terbakar itu kan luar biasa mengerikan Ikhwan ingat itu hanya satu bahagian dari 99 bahagian satu bahagian dari 70 bahagiannya dari api neraka demikian ikhwah jadi di neraka ini menguatkan gemuruh gemeretak yang luar biasa dan menunjukkan betapa marahnya neraka ini terhadap para pendosa-pendosa ya orang-orang mujrib para penjahat-penjahat penjahat-penjahat di dunia yang suka melakukan maksiat saking marahnya dia ikhwah rahimanallahu wakum padahal masih lihat dari jauh ya dari jauh saja dia sudah marah gimana kalau sudah dimasukkan ke dalam api neraka ingat ikhwah kajian kita yang lalu khum kalau sudah ada yang masuk ke dalam api neraka maka akan menyala-nyala Ken Apa ikhwah karena W hijar yang membakar membuat api neraka itu semakin menyala Semakin menggertak Semakin marah itu adalah manusia dan batu demikian ikhwah setiap kali padam apinya akan muncul api yang lebih panas daripada sebelumnya setiap kali padam Muncul lagi yang lebih panas jadi api padam ikhwah kemudian Kemudian muncul yang kedua yang marak lagi yang kedua marak yang kedua itu lebih panas dibandingkan marak yang pertama kemudian padam lagi dan Muncul lagi marak yang ketiga lebih panas dibandingkan marak yang kedua demikian juga marak yang yang keempat lebih panas dibandingkan marak yang ketiga demikian seterusnya Ikhwan ya Karena bagaimanapun ee azab neraka ini ikhwah setiap kali hancur setiap kali gosong maka Allah Allah sempurnakan kembali ya sempurnakan kembali jasad si penghuni neraka kemudian siksa lagi hancurlah Dia kemudian Muncul lagi demikian Ikhwan itulah dia api neraka setiap kali dia redah muncul dengan api yang jauh lebih panas dibandingkan sebelumnya makanya tidak ada istirahat bagi orang puduk neraka Biasanya kan kalau apinya di dunia begitu padam Kalaupun kita hembus-hembus Muncul lagi ya tidak Semarak yang sebelumnya karena bakarannya itu sudah mulai habis itu ikhwah marak yang pertama itu biasanya lebih dahsyat dibandkan marak yang kedua tapi ternyata tidak demikian dengan neraka jahanam demikan ikhwah melihat dari jauh orang-orang yang akan dia bakar yang akan dia siksa yang menjadi penghuni calon Put neraka dia sudah marah luar biasa Kemudian qa taala Allah subhanahu wa taala berfirman Um baid apabila si neraka ini melihat mereka manusia manusia yang akan menjadi calon penghuninya yang akan diazab dibakar di neraka ketika mereka ketika neraka melihat mereka dari kejauhan maka orang-orang tersebut akan mendengar suara gemuruh karena marah demikan ikhwah gemetak gemuruh karena marahnya neraka jadi ikhwah itu masih dari jauh saja belum masuk loh ini ya belum lagi masuk neraka masih dari jauh mereka sudah mendengar suara gemuruh neraka yang luar biasa dan itu memang neraka lagi marah ya neraka ini sedang sedang marah habis-habisan dengan mereka dari jauh saja sudah mengerikat gimana kalau masuk ke dalamnya Laula W quwwata illa Billah itulah kondisinya Ikhwan jadi untuk orang-orang kafir ini belum lagi masuk neraka sudah luar biasa ketakut yang sangat ya yang amat sangat Apabila mereka melihat dari kejauhan mereka akan melihat bagaimana neraka itu gemuruh Bagaimana marahnya neraka terhadap diri mereka alfurqan ayat 12 Dia berkata in Sesungguhnya seseorang itu diseret ke api neraka ke neraka fatanzawiq ba ba ternyata neraka itu tiba-tiba menyempit ya Jadi ini ada laki-laki nih laki-laki diseret diseret mau dicampakkan ke dalam api neraka tiba-tiba neraka itu menyempit sepertinya tidak menerima laki-laki tersebutah Allah bertanya kepada si neraka iniaki Kamu itu kenapa neraka ini gimana percakapan antara Allah subhanahual dan neraka neraka Kamu kenapa ya artinya Kenapa menolak laki-laki ini masuk ke dalam api neraka neraka pun mengatak Ya Allah Diau berdoa kepadaku agar dijauhkan dari api neraka diaelalu berdoa kepada engkau agar dia dijauhkan dari api neraka maka Allah pun mengatakan Allah pun mengatakan sudah lepaskan hambu ini kan yang menyeret tentunya malaikatmalaikat Allah berkata kepada malaikat Ya sudah lepaskan aja dia gak usah masuk ke dalam api Nera selamat makanya ikhwah ya kita perbanyak doa kepada Allah subhanahu wa taala Allah jauh apaud ada juga yang ke ap seperti ini persangkaanku terhadap dirimu ya Allah Allah bertanya kepada dia emang apa rupanya persangkaanmu terhadap diriku tanya Allah subhanahu wa taala terhadap laki-laki ini ya tentu Allah tahahak per ditanya tapi ini dialog ya dialog memang apa persangkaanmuap diriku tanya Allah kepada laki-laki ini mengatak yaitu engkau mencurahkan rahmatmu kepadaku fquulu arsilu ibadi kata Allah Ya sudahlah malaikat lepaskan hambaku lepaskan tadi masukkan ke dalam surga sudahudah lepaskan Jangan masukkan dalam neraka Insyaallah kemudian Ikhwan rahimallahu iyakum wa inna rulan laujro ilanar sesungguhnya ada lagi laki-laki yang lain sedang disehat ke dalam api neraka Pak ir maka melihat itu neraka pun mulai menjerit seperti jeritanolol itu ikhwah bukan kuda dan juga bukan keledai jadi ada keledai ada kuda apabila kuda dikawinkan dengan keledai maka akan lahirol namanya mungkin bisa di katakan kuda pony lah ya jadi besarnya lebih besar dibandingkan keledai kemudian Tak Sampai sebesar kuda ya Tak Sampai sebesar kuda postur tubuhnya itu seperti kuda Tapi kepalanya itu kepala kepala begol gitu kepala apa namanya kepala keledai kalau keledai itu kan telinganya agak panjang sementara kuda enggak begitu panjang Deman ikhw jadi pertengahan ini jadi jadi ketika ketika melihat laki-laki ini akan dicampakkan ke dalam api neraka maka neraka pun menjerit demikian menjerit menjerit sangat menakutkan bagaikan begol yang akan dibawa ke tempat penggilingan gandum demikian ikhwah allahuam Kenapa dia berteriak ini begol ketika mau dibawa ke penggilingan gandum intinya dia akan berteriak-teriak Siapa yang bertiakteriak ikhwah neraka akan berteriak gemuruhnya luar biasa kemudianfarfararfranq ah maka keluarlah suara gemuruh gemretaknya api neraka tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali mati ketakutan sangat takut itulah ikhwah rahimallahu wakum hadis ini diriwayatkan eh dengan sanad yang sahih disebutkan oleh Ibnu jarir juga disebutkan Ibnu kir kitab tafsir hadis ini ikw rahimullahu wakum ya Eh tashquaiar yaitu menjerit Allah subhanahu wa taala ada menyebutkan dalam surah almuluk ayat 6 dan ayat 7 apaahu wa taala dan bagi orang-orang yang kafir kafir terhadap inkar terhadap Tuhan mereka untuk merekaab jahanam dan sungguh buruk tempat mereka kali ya apabila mka dilemparkan ke dalam neraka n ulaha syahi mereka akan mendengar jeritan-jeritan gemuruhnya api neraka ya gemuruhnya api neraka itu ikhwah Dan kalau kita lihat di sini ikhwah di mana terjadinya dialog ya Di mana terjadinya dialog antara Allah subhanahu wa taala dengan hambanya tersebut lihat yang pertama ketika ada seorang di diseret ke dalam api nerataa ya kemudian neraka enggak nerima dia karena apa Karena dia orang yang mohon kepada Allah agar diselamatkan dari neraka akhirnya Allah lepaskan yang kedua ya yang kedua ketika seorang diseret Dia berkata Ya Allah ggak seperti ini sebenarnya persangkaanku terhadap dirimu Allah mengatakan memang apa persangkaanmu terhadap diriku dia katakan engkau memberikan rahmat kepadaku di sini ada dialog pembicaraan makanya Ikhwan rahimullahu waakum umumnya apabila Allah subhanahu wa taala sudah ajak bicara seorang hamba maka itu ada kemungkinan besar Allah akan ampuni Allah akan rahmati makanya orang-orang yang tidak ajak diajak bicara oleh Allah subhanahu wa taala tidak diajak bicara saja itu sudah merupakan sebuah siksaan karena kalau Allah ajak bicara Allah akan tanya Bagaimana Bagaimana kemungkinan besar Allah akan ter alasannya makanya ikhwah seperti Rasulullah Sallallahu alhi wasam pernah mengatakan ada tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah subhanahu wa taala di hari kiamat nanti tidak akan Allah bersihkan dia dari dosa untuk dia disiapkan azab yang pedih tiga orang tidak diajak bicara mungkin selama ini kita mendengar hadis Emang kenapa rupanya Kalau diajak bicara oleh Allah subhanahu wa taala ikhwah kalau Allah subhanahu wa taala ajak bicara Berarti ada kemungkinan Allah subhanahu wa taala akan ampuni dalam hadis yang lain ada tambahan Allah tidak akan bicara kepada mereka dan tidak akan meliri kepada mereka tidak akan melihat kepada mereka itu Ikhwan ya hadisnya tadi ada tiga orang yang tidak akan Allah ajak bicara ya nanti di hari kiamat tidak akan Allah ampunkan dosanya bersihkan dia dari dosa dan untuk dia disiapkan azab yang pedih seperti syekhuzzani orang tua yang berzina sudah tuek ya sudah jompo masih juga kepengin berzina kalau seandainya anak muda berzina bukan artinya boleh ikhwah ya banyak faktor yang mendorong dia syahwat yang masih bergejola tenaga yang masih kuat demikian ee apa namanya nya pemandangannya juga masih jernih bisa membedakan an yang cantik dengan yang tidak cantik yang menggeluarakan syahwat dan tidak Tapi kalau sudah tuek ikhwah sudah tua sudah aki-aki mata sudah kabur kulit pada kendur Gigi sudah pada gugur sebentar lagi masih kubur demikian itu pun mau masih berzina juga l haula wala quwwata illa Billah makanya makanya orang tua yang seperti ini itu lebih besar dosanya ketimbang anak muda anak muda berzina orang tua berzina lebih besar dosanya anak orang tua yang berzina kebalikannya demikian anak muda yang taat orang tua yang taat lebih besar pahalanya anak muda yang taatang orang tua yang taat demikian ikw Kenapa karena kalau anak muda itu taat suu hal yang luar biasa sampai allahahakan ada tuj orang Allah akan beri ada tujuh orang yang akan Allah berikan naungan yang di hari yang tidak ada naungan kecuali hanya naungan Allah subhanahu wa taala di antaranya yang merupakan sebuah keistimewaan dan ini tidak mudah ikhwanun nah seorang pemuda yang besar tumbuh di atas ketaatan pada Allah subhanahu wa taala anak muda biasanya dia lagi happy-happy dia mungkin apa namanya gaul sana gaul sini bebas demikan ikhwah kepengin tidak ada yang mengekang sedang mencari jati dirinya demikian ikhwah Iya kalau anak muda dalam kondisi seperti itu dia ternyata taat kepada Allah luar biasaikan Adapun kalau orang tua taat kepada Allah wajar Kenapa dia tidak punya harapan lagi sebentar lagi dia mate demikian Ikhwan sebentar lagi dia meninggal Ya wajarlah dia persiapkan ya demikian ikhwah mau cita-cita sudah enggak ada lag lagi sudah lemah lutut sudah pada gemetar Begitu pun dia berzina laahaillallah wataill Makanya azabnya lebih pedih saking dahsyatnya ikhwah Allah katakan Allah gak akan ajak bicara orang itu dia kemudian eil mustakbir orang miskin yang sombong kalau orang kaya sombong dia punya modal orang miskin memang modalnya apa yang disombongkan demikian Jadi kalau orang kaya sombong ya kita katakan bukan berarti boleh Enggak boleh juga berdosa juga tapi lebih parah lagi dosanya sudah miskin sombong ya enggak punya modal kok sombong demikan ikwahim allahakum yang ketiga apa ikhwah yaitu eh almaliku Al almiku Kab yaitu raja yang berdusta seorang orang biasanya berdusta itu karena takut orang raja dia apa yang dia takuti tapi dia pun tetap berdusta seorang yang berdusta raja yang berdusta lebih besar dosanya keang rakyat yang berdusta Ini ikhwah tiga ini Allah katakan la yukimullah yaumalqiamah Allah tidak akan ajak bicara kita lihat hadis yang tadi Allah subhanahu wa taala ajak bicara coba ketika Si pemuda ini mengatakan orang ini yang ketika diser api neraka dia katakan Ya rabanaik wahai Ya Allah tidak seperti ini sangkaanku kepadamu kalau Allah enggak pedulikan gimana tentu gimana nasib pemuda ini nasib laki-laki ini seret masuk ke api neraka kalau gak pedulikan Allah gak bicara Allah gak pedulikan gak Allah lir dia Allah lihat dia akan dicampakkan dalam api neraka ternyata Allah respon ketika dia berkata Ya Allah gak seperti ini persangkaaniku terhadapimu Allah respon memang makauk memang apa rupanya ee persangkaanmu antastas antasani rahmatuk engkau curahkan rahmatku untukku akhirnya Allah katakan arsilu Abdi sudahah lepaskan hambaku denganikah rahimallahu waakum ya itu keistimewaannya tib kita lanjutkan intinya di sini adalah ya ee apa namanya neraka itu bersuara ikhwah berbicara ya Berbicara tadi kan Allah katakan ketika seorang mau dicampakkan dalam api neraka eh neraka tu menyempit artinya seperti enggak menerima laki-laki ini masuk neraka Allah mengatakan malaki he neraka emang kenapa Kamu ini kenapa gak terima orang ini apa kata si neraka ya Allah orang ini selalu minta perlindungan kepadaMu dari azabku dari aku ya Allah kata neraka kepada Allah ada dialog antara Allah dan neraka artinya neraka itu bisa bicara ya neraka bisa bicara kemudian di sini kan di lihat bahwasanya baid ketika Si neraka melihat mereka dari tempat yang jauh Berarti neraka bisa melihat ya berarti neraka itu bisa melihat karena dari jauh dia sudah melihat Oh ini rupanya akan kubakar nanti di neraka demikian terdengarlah suara gemuremtak api neraka yang begitu marah terhadap diri mereka melihat berarti di sini neraka bisa bicara dan di sini juga menunjukkan bahwasanya neraka bisa melihat Imam Ahmad Ahmad Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi meriwayatkan dari hadis a’mas dari Abi shhin an Abi Hurairah radhiallahu Anhu dari Abi Hurairah radhiallahu Anhu Anin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Q beliau bersabda yakuju yaumalqiamatiun minanar nanti di hari kiamat akan muncul leher dari neraka enggak tahu tuh leher apa yang penting muncul leher dari dari neraka dari api neraka dia punya dua mata yang melihat ha Di sini ada tambahan berarti apa ikhwah punya mata kalau tadi kan hanya kita hanya masih membahas di mana E neraka itu melihat ternyata Rasulullah Sebutkan ada dua mata Berarti ada tambahan informasi demikian ikhw neraka melihat dengan mata demikian tapi apakah disebutkan tuh mata Bagaimana apakah seperti manusia ataukah seperti mata apa juga tidak boleh kita lebih daripada itu sekedar kita ucapkan Kita yakini apa yang dihimpulkan dari hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang pertama tadi menyebutkan neraka itu melihat maka kita yakini neraka itu bisa melihat kita enggak tetapkan bahwasanya dia punya mata tapi ternyata ada hadis yang mengatakan lah Dia memiliki dua Mata Yang Melihat berarti kita tambah lagi informasi berikutnya yaitu dengan neraka itu melihat dengan dua mata bukan tiga mata Bukan Empat Mata bukan satu mata juga seperti Dajal gitulah kira-kira ya jadi mata itu ter ee ternyata neraka itu melihat dengan mata dan matanya itu ada dua Deman ikhwah kemudian waudunani tasmaan dan neraka itu punya ee punya telinga yang bisa mendengar nah tambahan informasi lagi ikhwah Makanya ikhwah tinggal Mudah saja kalau ada informasinya kita yakini sebagaimana informasi yang sahih jangan ditambah-tambah demikan ikhwah di sini dikatakan bahwasanya matanya ada dua ah jangan terbayang kita ada pakai kelopak mata bisa kedip-kedip macam kita sekarang jangan kenapa karena enggak ada keterangannya demikian Ikhwan karena banyak kan makhluk Allah itu punya mata tapi tak punya kelopak mata dia jadi ee apa namanya terbuka sa matanya karena begitu Ikhwan ya kita enggak boleh berian tambahan jangan kita bayangkan Oh berarti matanya seperti mata kita jangan dulu Ikhwan ya sampai ada berita yang memberikan rincian-rincian yang lebih lanjut Nah di sini masih sampai ee neraka itu punya mata sudah sampai di situ saja jangan bayangkan mata seperti mata Oh apa seperti mata kelinci ya atau seperti se di mata manusia atau seperti mata lalat ya atau seperti mata belalang ya Misalnya jangan ya hanya sampai dia punya mata dan dua dan matanya dua berarti berarti tidak tidak satu dan tidak lebih daripada dua hanya Dua matanya dua demikian juga telinga yang bisa mendengar berarti neraka itu bisa mendengar di antara konsekuensinya dari apa namanya dari mafhum ee apa namanya konsekuensi dari hadis yang kita baca tadi sebelumnya di mana Allah subhanahu wa taala mengatakan malaki Kenapa kamu gak mau terima ini orang kemudian neraka menjawab i kan berarti dia bisa mendengar sampai di sini kan hanya bisa mendengar karena dia bisa karena bisa menjawab demikian ikhw karena bisa menjawab kemudian ada ada berita lebih yaitu dia mendengar dengan dua telinga demikian ikhw dan jangan bayangkan Oh telinganya apa telinganya ada daun telinga ya apa telinganya itu ada bolongnya juga ada gendang telinga atau telinga itu bagaikan telinga gajah yang sangat besar atau telinga seperti telinga ayam enggak punya enggak punya apa punya daun telinga allahuam bawab kita enggak tetapkan itu dan juga tidak pungkiri itu sampai di situ saja ya sudah bahwasanya neraka itu punya dua dua telinga Ingat jangan katakan tak punya daun atau Jangan katakan punya daun telinga demikian neraka punya nya ee dua mata yang bisa melihat neraka punya dua telinga yang bisa mendengar Wan dan lidah lisan yang bisa bicara ha disebutkan Di Sini dari tadi kita bicara bahwasanya neraka itu berbicara enggak disebutkan pakai lisan ya tidak disebutkan pakai lisan ternyata ada lisannya ada lidahnya demikian ikhwah terus ada dua bibir apa enggak gak ada pula disebutkan bibir Ya hanya disebutkan yaitu ada satu lisan bukan lisanan bukan dua lisan satu lisan yang bisa digunakan untuk berbicara neraka ini mengatakan aku ini diserahkan kepadaku ada tiga orang yang diserahkan Allah kepadaku kata neraka apa itu semua para semua para penyombong-penyombong diktor diktator yang pembangkang orang-orang zalim yang membangkang penguasa-penguasa zalim yang membangkang akan sikat dalam dalam neraka ke atasi neraka W Allah ak dan semua orang yang di samping dia berdoa kepada Allah dia juga berdoa kepada yang selain Allah Ikhwan jadi di situ Ini yang dikatakan musyrik Ikhwan di samping mereka menyembah Allah mereka juga menyembah yang lain orang-orang musyrik terdahulu ya Kanu disebutkan jangan kalian berdoa kepada Allah janganlah kalian berdoa bersama Allah ada Tuhan yang lain yang kalian sembah yang kalian doakan orang-orang musyrik mereka itu menyembah Allah makanya ketika ditanya kalau ditanyakan kamu tanyakan Muhammad kepada mereka Siapa yang menciptakan langit bumi mereka akan mereka akan menjawab Allah ya Muhammad kalau kamu tanya kepada orang Quraisy orang-orang kafir itu Siapa yang menciptakan mereka merekaatakanatakan Allah tapi di samping itu mereka menyembahah kalian melihat dan berhala Man yang ketig itu ini tiga berhal yang sangat Masyur pada zaman Quraisy orang-orang Arab Quraisy pada pada saat itu Jadi mereka itu di samping menyembah Allah mereka juga menyembah latauzaran manat ini tiga berhala yang paling famous di kalangan mereka ya yang paling famous yang paling terkenal di kalangan mereka sementara banyak sih bagi mereka ada banyak berhala-berhala yang lain ratusan berhala mereka yang mereka Letakkan baik di luar Ka’bah maupun di dalam dalam Ka’bah allahuam mungkin yang di dalam Ka’bah itu berhala yang lebih istimewa allahuam mungkin vivv kali ya demikian Viv dalam Ka’bah yang enggak VVV di luar mungkin itu allahuam B intinya mereka punya berhala ratusan tapi yang paling terkenal itu ada ada tiga demikian ikhwah rahimahakum kemudian ya Eh neraka ini punya dua mata yang bisa melihat punya dua telinga yang bisa mendengar dia punya satu lidah yang digunakan untuk berbicara diaatakanungguhnya Allah telah menyerahkan kepadaku tiga orang-orang Durjana yang pertama semua semua penguasa-pengalim yang an dan membangkang kepada Allah subhanahu wa taala Allah akhar dan semua orang yang di samping mereka berdoa kepada Allah ternyata mereka juga berdoa kepada yang lain samping mereka menyembah Allah mereka juga menyembah pada yang lain di samping mereka cinta kepada Allah mereka juga lebih cinta kepada yang lain dibandingkan Allah subhanahu wa taala wabil musawirin dan yang ketiga yaitu diserahkan kepadaku yaitu para pelukis-pelukis atau pembuat gambar Maksudnya di sini membuat gambar makhluk hidup manusia atau hewanikikan ya jadi di sini apa apa dalilnya ini dia mengatakan ini kan berita dari neraka si neraka berbicara Bahwasanya Allah telah menyerahkan kepadaku tiga orang tiga jenis manusia tiga jenis Pendosa itu Ikhwan Dia berbicara mengabarkan kepada kita melalui lisan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan Rasulullah tentunya Wil Hawa inua illa Wahyu Yuha sesungguhnya Rasulullah itu tidak bicara atas nama hawa hawa nafsunya itu merupakan Wahyu yang diwahyukan Allah subhanahu wa taala Kepada beliau Sesungguhnya Allah itu maha mengetahui ilmu gaib tidak akan memberikan kepada siapun yaasul kecuali orang-orang yang diridai oleh Allah dari kalangan Rasul demikian ikhwah rahimallahuakum kemudian Ikhwan Abdullah bin Umar pernah melihat mimpi melihat neraka Ya Abdullah bin Umar pernah mimpi melihat api neraka dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim wfzul Bukhari lafaznya lafaz Bukhari artinya ikhwah hadis ini ya hadis ini ee kisahnya ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan imam muslim hanya yang ditampilkan di sini dalam kitab ini adalah yang diriwayatkan yang lafaznya diambil dari lafaz imam muslim Imam e Bukhari demikian Jadi enggak boleh dicampur-campur karena bisa saja kisahnya sama tapi konteks bahasanya beda-beda redaksinya beda-beda Makanya kalau kita menyebutkan satu ya sudah kita katakan lafaznya ini lafaz yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari bukan lafaz yang diriwayatkan oleh imam muslim secara umum kisahnya sama ya makanya dikatakan wafiahihaini di dalam Kitab sahih Bukhari Muslim dan W lafzul Bukhari Adapun lafaz yang disebutkan di sini adalah lafaz yang diriwayatkan Imam Bukhari IBN Umar dari Abdullah IBN Umar anahu bahwasanya dia melihat dalam mimpi ya dia melihat dalam mimpi bahwasanya dia didatangi oleh dua malaikat ya dia didatangi oleh dua malaikat di masing-masing tangan malaikat ini mamaun Min Hadid ada cambuk yang terbuat dari besi siap mencambuk jadi ikhwah selain dibentak dia juga dicambuk demikian bukan hanya menyiksa tapi menghinakan kalau kita lihat kisahnya ikhwah rahimullah wakum ya Eh di mana Abdullah bin Umar ini menceritakan bahwa eh para sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau mereka melihat satu mimpi Mereka bertanya kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tentang mimpinya menceritakan mimpinya itu kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian Ya Rasulullah pun mengomentari mimpi mereka itu kata Ibnu Umar waktu itu aku masih anak muda dan aku tidurku di masjid ya masih anak muda belum menikah dan tidurku di masjid kata Abdullah bin Umar kemudian ya suatu malam suatu hari dia berkata pada dirinya ya laana fikiritaula Dia berbicara dengan dirinya sendiri Seandainya kamu itu orang baik kamu akan melihat apa yang mereka lihat kamu akan melihat dalam mimpimu dalam tidurmu sebagaimana apa yang mereka mereka lihat kemudian ketika aku mau tidur suatu malam aku mau tidur Allah dia mengatakan Ya Allah ketika mau tidur nih Ya Allah apabila engkau melihat menurutmu pada diriku ada kebaikan maka perlihat kepadaku satu Mimpi Nah demikian ikhwah inilah ceritanya inilah ceritanya di mana ketika dia mimpi dia didatangi oleh dua malaikat yang masing-masing malaikat membawa cambuk dari besi ya kemudian malaikat ini pun membawanya ke ke neraka jahanam dilihatkan ini neraka jahanam kemudian Ibnu Umar mengatakan Akuma perlindungan kepada Allah dari neraka jahanam Allah jahanam Ya Allah aku berlindung kepadamu dari api neraka jahanam dari neraka jahanamun kemudian dia bertemu lagi dengan seorang e bukan seorang sih ya malaikat gak bisa kita katakan semalaikat juga agak canggung yaitu satu malaikat yang juga sama di tangannya ada cambuk dari besi l kata malaikat ini kepada Ibnu Umar kamu enggak usah khawatir n anat Sungguh kamu seorang yang sangat baik kamu sangat baik kalau kamu banyak salat malam kata si malaikat kepada Abdullah bin Umar ini kisahnya dalam mimpi Ikhwan ya kata si malaikat kepada Ibnu Umar kamu seorang yang sangat baik kalau kamu memperbanyak salat malam Kemudian mereka pun membawaku hingga aku berdiri di pinggir di pinggir neraka di pinggir jurang neraka seperti yang pernah kita bahas bahwasanya neraka itu sangat dalam ya apabila dilemparkan ya Apabila ada batu yang dilemparkan ke dalam neraka itu maka neraka itu maka batu yang dalam hadis yang lain lemparkan batu sebesar unta maka batu itu belum sampai ke dasarnya walaupun sudah melayang selama 70 tahun berjalan 70 tahun belum sampai ke dasarnya demikian jadi dia berupa jurang dan Abdullah bin Umar dibawa oleh malaikat-malaikat ini ke pinggir jurang tersebut kemudian Fa ternyata neraka itu di pinggirnya dibuat pagar seperti pagar ya kalau kita lihat sumur ikhwah kan tidak begitu lantai sumur ya itu akan jatuh ya dikhawatirkan orang-orang akan jatuh terjerembap ke dalam sumur jadi neraka itu dia berupa jurang yang sangat dalam pinggir-pinggir itu ada pagarnya Nah demikian ikhwah qir seperti pagar eh seperti sumur yang dipagar di kelilingnya lah quun dan dia punya tanduk seperti tanduk e sumur bukan tanduk sih artinya kalau sumur Itu ikhwah sumur kemudian kan di pinggir-pinggirnya itu ada dua tiang yang biasanya ada melintang ee kayu untuk apa namanya untuk timba ya untuk timba mungkin dahulu timbanya Kalau kita timba di kerek ya timba kerek perlu ada kayu dua kiri kanan kemudian ada melintangnya supaya tempat ee menggantungkan kerekannya mungkin kalau dulu main putar Atau segala macamnya atau ya sejenisnya lah Ikhwan lebih kurang demikian intinya neraka jahanam ini di kiri kanannya itu ada seperti tanduk artinya ya ini tianglah kita katakan tiang kemudian seperti tiangnya dua tiang yang berada di pinggir e sumur kemudian di masing-masing tiang ini ada malaikat yang dia memegangikian malaikat jadi di tiang yang DII ada malaikat berdiri dari besi tiang yang satu lagi juga ada malaikat kemudianil dan aku melihat orang-orang di dalamnya itu digantung dengan rantai besi dengan kepala ke bawah berar digantung dengan diikat kakinya kakinya ke atas kepala ke bawahuang ini Diar aku mengal orang-orang yang memang dari Quis maka setelah itu Mere pun membawa aku pergi dari sebelah kan aku pun menceritak ini kepada Kakaku istbiahu sallah wasallam kemudian hasah menceritakan kisah ini kepada kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam faqala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Inna abdallah Rul shh sesungguhnya Abdullah maksudnya Abdullah bin Umar ya Eh Rasulullah menceritakan kepada mengomentari tentang Abdullah bin Umar yang e bermimpi seperti itu rasulah Katakan Inna abdullahh Abdullah adalah seorang yang yang Saleh demikian ikhwah rahimullahu jadi di sini menceritakan Abdullah bin Umar itu menceritakan Dia pernah melihat ee neraka dalam dalam mimpinya dan dan di situ ada malaikat yang membawa membawa apa namanya cambuk yang terbuat dua malaikat yang ter ee membawa cambuk terbuat dari dari besi ikhwah ini Mohon diperhatikan kalau hanya dari mimpi Ibnu Umar kita gak bisa jadikan itu sebagai sebagai dalil tapi di sini Rasulullah mendengar ceritanya ya Rasulullah mendengar ceritanya dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berkomentar yang menandakan bahwasanya mimpinya Abdullah bin Umar itu betul seandainya Rasulullah tidak tidak apa namanya tidak ber tidak tidak diceritakan kepada Rasulullah maka ya mimpinya Abdullah bin Umar yang tinggal mimpi tidak bisa kita jadikan sebagai seb dalil tentang berita sebuah neraka tapi karena Abdullah bin Umar menceritakan kepada kakaknya Hafsah radhiallahu anha Hafsah radhiallahu anha menceritakan kepada suaminya dia adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan Rasulullah mengatakan Inna Abdullah Raj salh Abdullah adalah seorang laki-laki yang yang Saleh demikian ikhwah jadi di sini ada malaikat yang membawa membawa cambuk ada mengartikan makmaah itu bukan cambuk tapi martil tapi yang umumnya mengarti kan makmaah itu yaitu cambuk dari besi ya cambuk cambuk dari besi Abi Said alkudri menceritakan tentang makmaah ini cambuk ini dari nabi Sallahu alaii wasallam qa dia mengatakan Beliau mengatakan laan hadidin W ardard seandainya cambuk tersebut diletakkan di atas bumi lantas semua manusia baik jin dan manusia berkumpul untuk memindahkannya tidak akan ada seorang pun yang sanggup memindahkannya saking gedenya itu Ya saking gedenya dalam hadis yang lain masih dari Abu Said alkudri Rasulullah Sallallahu alaih wasam bersabdabalana seandainya cambuk besi ini dicambukkan ke gunung seandainya cambuk ini ini dicambukkan ke gunung hancur lebur gunung akan hancur lebur punya cambuk dicambukkan ke Gunung Sinabung Antum tahu gimana Gunung Sinabung dicambukkan ke sibaya gunung sibaya hancur lebur bagaimana itu cambuk Ikhwan ya latafattat maka gunung pun akan hancur lebur Bagaimana kalau dicambukkan kepada manusia La haula wala quwwata illa Billah demikian ikhwah rahiman allahahu wakum Itulah situasi ee neraka ya ee yang dilihat oleh Abdullah bin Umar dan diiakan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jadi neraka itu dia bisa bicara ya Bisa bicara bisa berdialog dialognya dengan Allah subhanahu wa taala kemudian bisa melihat ya dan disebutkan tadi dia melihat dengan dua mata bisa mendengar disebutkan juga mendengar dua dengan dua telinga dan dia punya lisan yang digunakannya untuk bisa ber berbicara demikian ikhwah rahimallahu waakum bab itu saja kajian kita semoga bermanfaat menambah wawasan kita terkait dengan pengetahuan kita knowledge kita tentang api neraka yang tentunya targetnya adalah agar membuat kita semakin takut dengan neraka itu dengan takutnya kita neraka kita berharap kita lebih mudah untuk menjauhkan diri dari maksiat-maksiat yang dilarang oleh Allah subhanahu wa taala dan kita memperbanyak doa kepada Allah Allahumma ajirna minanar Allahumma ajirna minanar Allahumma ajirna Ya Allah jauhkan kami dari api neraka jauhkan kami dari api neraka jauhkan kami dari api neraka sehingga neraka tidak menerima kita untuk di diazab sebagaimana yang disebutkan dalam hadis tadi demikian para pemira sekalian semogamanfaati waastagfirullah wakum W muslimin innahu hual gfurahim n syukran jazakumullahu Khairan wabarakallahu Fik Ustaz atas penyampaian materi pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya bagi Anda yangin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui line telepon di 0218236543 atau Mel pesan singkat di 0819896543 pertanyaan pertama akan kita coba angkat terlebih dahulu dari layanan Telepon halo Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah siapa Dar mana Bu saya riswati dari Pamulang silakan pertanya Bu ee Pak Ustaz aku mau bertanya Kalau misalnya manusia Manusia yang berdosa itu yang EE yang dosanya sudah diampuni itu nanti di hari kiamat tetap berhadapan dengan neraka apa enggak terus tanda tandanya manusia yang sudah diampuni itu seperti apa terima kasih Waalaikumsalam warahmatullah pertanya Ustaz Apabila seseorang itu sudah bertobat dari dosa-dosanya apakah nanti akan tetap menghadapi neraka ikahakumuamab seorang yang sudah bertobat dari dosanya maka seperti orang yang tak berdosa orang yang tobat dari sebuah dosa dari dosa dosa maka orang tersebut seperti orang yang tak berdosa seperti orang yang tak berdosa neraka itu ikhwah disediakan oleh Allah subhanahu wa taala untuk orang-orang yang berdosa yang di mana dia dosanya belum sempat dia tobat kepada Allah dan Allah pun tidak mengampuni dosanya selain dosa Syirik tentunya Innallaha la yagfiru ausraka bihi waagfiru maunik Yasya Sesungguhnya Allah itu tidak akan pernah mengampuni dosa orang yang berbuat Syirik tapi masih mengampuni dosa-dosa selain Syirik ingat bagi siapa yang dia kehendaki kalau ada seorang yang sempat berbuat Syirik dia mati belum sempat dia tobat dari kesyirikan maka tidak ada kemungkinan untuk diampuni oleh Oh Allah dosanya tapi kalau dia meninggal ada dosa besar ada dosa yang bukan dosa Syirik yang belum sempat dia tobat maka di hari akhirat nanti insyaabahu Wa insyaa Gofar lahu kalau Allah mau Allah akan siksa dia dengan dosa-dosa tersebut akibat dosa-dosa tersebut Kalau Allah mau juga Allah ampuni jadi orang-orang yang memiliki dosa yang bukan dosa Syirik di akhirat nanti bisa diampuni oleh oleh Allah kalau Allah ampuni berarti dia langsung masuk ke dalam surga ya setelah dihisab misalnya kan Allah ampuni Allah masukkan dalam surga kalau Allah enggak ampuni maka dia harus masuk neraka dulu ya dia harus masuk neraka dulu kemudian baru dia keluar demikian ikhw ada tiga pertama mereka yang masuk surga dengan tanpa hisab Allah wab mereka yang masuk surga dengan tanpa hisab dan tanpa azab langsung masuk yang kedua seorang ee yang kedua yaitu seorang muslim yang dia itu dihisab ada yang dihisab tib yang dihisab ini hasilnya dua dihisab akhirnya dia menjadi ternyata dia setelah dihisab dia disimpulkan menjadi penduduk neraka penduduk surga berarti tak masuk neraka lagi ada yang dihisab ternyata hasil hisab itu ditetapkan dia menjadi penduduk neraka maka dia harus masuk neraka kalau enggak Allah subhanahu wa taala ee ampuni tapi setelah ditetapkan dia menjadi penuruk neraka dan ternyata Allah ampuni dosanya Berarti enggak jadi api neraka Demikian ikhwah Ya sebagaimana ada seorang mukmin di mana Allah bertanya Bukankah kamu melakukan dosa ini bukankan kamu melakukan dosa ini dia pun mengakui sampai dia tidak ada harapan lagi untuk masuk surga kemudian Allah subhanahu wa taala datangkan bitqoh ee sebuah kartu yang dalamnya ada kalimat lailahaillallah demikan ikhwah rahimallahu wakum Allah ampuni dosanya yang seharusnya dia masuk neraka tapi Allah ampuni akhirnya dia masuk ke dalam surga tapi setelah dihisab demikian ikhwah hisaban yasiro ada yang dihisab y Siro ada hisaban ya asiro ada hisab yang sulit ada hisab yang mudah demikan ikhwah Jadi kalau dia memang sudah diampuni semua dosanya oleh Allah subhanahu wa taala semasa di dunia Allah ampuni semua dosanya kemudian dia meninggal belum lagi dia melakukan dosa yang berikutnya maka tidak tidak ee Tidak diragukan lagi dia pasti masuk surga karena dosa itu untuk para karena neraka itu untuk Para Para Pendosa tapi kalau dia setelah dia bertobat setelah tobat dia masih melakukan dosa-dosa yang lain Karena ikhwah manusia itu kan Rasulullah katakanam semua anak Adam itu bersalah dan masing-masing anak dan anak Adam yang bersalah itu yang paling baik adalah anak Adam yang bersalah anak Adam yang bersalah yang paling baik adalah yang ber tobat kepada Allah tapi setelah dia tobat ternyata dia melakukan dosa-dosa yang lain misalnya karena apa namanya tabiat anak Adam juga bersalah tib mati dia meninggal Dia belum sempat tobat dari dosa yang berikutnya ini ya kalau Allah subhanahu wa taala nanti di akhirat ampuni maka dia masuk surga kalau Allah tak ampuni maka dia masuk neraka dia harus selesaikan dulu urusan dia untuk mencuci dosa-dosanya tib Apakah ada ciri-ciri orang yang tobatnya diterima oleh Allah subhanahu wa taala mengenai ciri-cirinya allahuam baawab ya mengenai ciri-cirinya ee sebagaimana yang dikatakan oleh Hasan albasri bahwasanya Inna Minal jazail hasanat Al hasanatu ba’daha sesungguhnya ganjaran bagi pelaku kebaikan yaitu kebaikan berikutnya artinya orang yang dia melakukan suatu perbuatan baik kemudian dia bertobat dan dia melakukan perbuatan baik kan tobat ini sebuah perbuatan baik ikhwah maka Allah subhanahu wa taala akan anugerahkan dia perbuatan baik berikutnya dia akan terus bertobat akan bertobat akan bertobat demikian Kalaupun dia tergelincir dari perbuatan dosa dia akan kembali bertobat kepada Allah Subhan saja berdoa seperti ini apalagi kita demikian ikhwah rahimnallahu wayakum Saya kira cukuplah satu pertanyaan saja untuk pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala memberikan kita keistikamahan senantiasa memberikan mencurahkan kepada kita rahmatnya taufiknya hidayahnya
Ustadz Ali Nur – Perjalanan Menuju Negeri Abadi
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply