Selasa, 8 Jumadil Awal 1445 H / 21 November 2023 M
3 FM menyebar cahaya sunah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio Rasul alaiiu wasalam yang diutus oleh Allah subhanahu wa taala untuk menyebarkan Islam ketika beliau pertama kali menyebarkan Islam di kota Makkah beliau mengajarkan akidah selama lebih kurang 13 tahun beliau menetap di Makkah menyebarkan akidah menyebarkan tauhid Meru manusia kepada Allah subhanahu wa taala saksikanlah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio rendengar dan pems di man anda ber Insyaallah kami akan hadirkan ke layar K [Musik] Anda jaakumullahir bagi anda para pemirsa Roja TV yang dan saat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian iniya secara langsung Roja TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamua rasulillah waa alihiohbihi Wal saudaraku seiman dan seakidah masih bersama kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dan di pagi hari ini kembali kami akan hadirkan sebuah kajian langsung yang kami Pancar luaskan dari Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya bersama Ustaz Mubarok Bim LC MH hafahullahu taala saudaraku seiman dan sakidah kembali di pagi hari ini kita akan mengkaji kitab penuh manfaat kitab Riadus shihin karya Al imam annawawi rahimahullahu dan di kesempatan kali ini kami mengajak andatuk menyentu saja dan partisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui line telepon di nomor 0218236543 Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kita akan sambungkan anda dengan Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya bersama Ustaz Mubarok Bam muim LC MHI hafidahullahu Taala kepada Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdillahiahmaduuagfirillah an uh AB uhmahuaii was maasir muslimin para pemirsa para pendengar radio televisi Aliman radio televisi ra di manapun Anda berada Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah pada kesempatan yang baik ini kita dipertemukan oleh Allah Azza waalla dalam kajian kitab Riyadus shihin Min kalami sayidil mursalin Sallallahu Alaihi Wa alihi Wasallam yang ditulis oleh Imam an-nawawi rahimahullah taala pembahasan kita yang terakhir Masih pada bab tentang Tahrim anamimah larangan mengadu domba ya memindahkan perkataan menyampaikan omongan ya dari satu orang ke orang yang lainnya Untuk menimbulkan permusuhan di antara mereka ini namanya anamimah dan hadis terakhir yang kita bahas dan Insyaallah masih kita lanjutkan pembahasan hadis ini yaitu hadis Abdullah Ibnu Abbas radhiallahu anhuma Q Beliau berkata Anna Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam biqobraini pernah suatu ketika ee Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melewati dua kuburan FAQ inahumaban ketika beliau melewati dua kuburan itu maka beliau bersabda inaban Sesungguhnya dua orang penghuni kubur ini mereka sedang diazab disiksa dengan siksaan kubur wabani Fi kabirin bala inahu Kabir mereka tidakah diazabkan pada suatu hal yang eh berat atau besar tapi memang bala inahu Kabir namun memang perbuatan itu perbuatan yang besar Adapun salah satu di antara dua orang tersebut yang diazab dalam kubur mereka ia berjalan yaitu untuk mengadu domba di antara manusia dengan menyampaikan perkataan menyampaikan ee ucapan dari satu orang ke orang yang lain untuk merusak hubungan di anara dua orang tersebut ak Adapun satunya lagi yang diazab oleh diazab dalam kubur fakanatir Mini Dia adalah orang yang tidak membersihkan kencingnya artinya sesudah kencing dia tidak ee membersihkan atau tidak mencebok ya ketika dia selesai kencing hadis ini muttafa alaih dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan imam muslim eh di dalam ee riwayat yang lain disebutkan bahwa anabi alaihiatu wasalam ya Ee ketika melihat atau mengetahui dua orang ini di diazab dalam kubur mereka Maka beliau mengambil ee sebuah pelepak kurma Kemudian beliau membagi dua ya dan beliau ee menanam salah satu pelapak kurma itu di satu kuburan yang satunya lagi di kuburan yang sampingnya ya Yang mana dua-dua Di diazab Kemudian beliau mengatakan ya faahbtu byafaati ya an yaruduma madama alnani ya jadi e kata beliau ahbtu byafaati Aku berharap dengan syafaatku ini Ya selama ee Pohon apa ee dahan pelepah kurma ini masih basah semoga mereka di ee dikurangi atau dihil dihentikan azab tersebut nah ee hadis ini sudah dijelaskan sebagian para pertemuan yang lalu pertama bahwa yang diambil dari hadis ini bahwa nabi Alaihi salatu Wasalam pada hakikatnya tidak mengetahui yang yang gaib karena mengetahui yang gaib itu hanya Allah subhanahu wa taala ya Yang mengetahui yang gaib itu hanya Allah subhanahu wa taala tidak ada mengetahui yang gaib kecuali Allah nah Mengapa Nabi alaihiat wasalam mengetahui bahwa dua orang ini diazab dalam kubur mereka karena Allah yang memberitahukan beliau Allah perdengarkan kepada Nabi alaihiatu wasalam ya tentang azab yang terjadi pada kedua orang penghuni kubur itu ya Jadi bukan beliau setiap jalan di kuburan mengetahui ini diazab ini tidak diazab tidak tapi Allah memberitahukan kepada beliau dan tentu hikmahnya itu adalah apa yang beliau sampaikan ya beliau beritahukan dan beliau mendapat informasi ini dari Allah subhanahu wa taala bahwa dua orang itu diazab ya salah satu sebabnya yang satunya sebabnya adalah karena dia melakukan Namimah ya menyampaikan kan perkataan kepada seseorang untuk madu domba ya Antara dua orang ya Kemudian yang kedua adalah orang yang dia diazab karena tidak bersuci tidak membersihkan kencingnya ketika selesai Dia buang buang air Nah ini supaya kita ini mengambil pelajaran ya jadi ketika Allah memberitahukan kepada nabi alaihiat wasalam tentang sebab dua orang itu diazab adalah Supaya umat beliau berhati-hati sup jangan menjadi seorang pengadu domba ya yang kerjaannya hanya memindahkan perkataan kekataan dari seseorang ke yang lainnya untuk mengadu dombaar manusia karena ini perbuatan dosa ya dosa besar ya seorang diazab karena Namimah Kemudian yang kedua juga Supaya umat ini berhati-hati agar mereka selalu umat yang memperhatikan masalah kebersihan Kalau buang air itu supaya membersihkan ya supaya istinja setelah buang buang air karena tanpa istinja setelah buang air tanpa alasan ini ee menyebabkan dia diazab dalam kubur jadi kita mengetahui ya Ini pelajaran yang berikutnya bahwa kita beriman akan adanya azab kubur dan azab kubur itu hak ya penyebab seorang di azab dalam kubur itu banyak ya salah satunya atau yang disebutkan n hadis ini Namimah mengadu domba di antara manusia merusak hubungan manusia ya dan yang kedua adalah karena tidak membersihkan kencingnya ketika dia buang air Nah ini penyebab dari azab kubur n demikian pula sebab-sebab yang lainnya sebab-sebab yang lainnya menjadi penyebab seorang di azab dalam kuburnya naudubillahi minzalik kemudian apabila kita mengetahui bahwa ada azab kubur maka hendaknya kita selalu memohon perlindungan kepada Allah Taala dari azab kubur dan nabi Alaihi Wasalam pernah bersabda kepada para sahabat beliau taawadu minabilqabri ya mohonlah perlindungan mohonlah kalian perlindungan kepada Allah dari azab kubur ya Ini juga menunjukkan bahwa azab kubur itu adalah hak dan kita dianjurkan untuk selalu memohon perlindungan pada Allah Taala dari azab kubur kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita ya pelajaran yang lain yaitu tentang apa yang dilakukan oleh Nabi alaihiatu wasalam ketika beliau mengambil pelepah kurma kemudian membagi dua pelepah kurma itu lalu ditancap di atas di atas kuburan mereka dua orang itu ee bahwa perbuatan ini khusus untuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya bukan untuk setiap orang dari umatnya Artinya kita tidak bisa melakukan hal ini misalnya ada orang meninggal kemudian kita mengambil pelepah misalnya kalau di Indonesia tidak ada pelepah Kurma ada pelepah kelapa diambil pelepah kelapa ditanamkan ya Dias kuburan nah ini tidak berlaku ya perlakuan ini hanya untuk Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Mengapa demikian karena yang pertama bahwa Rasul wasallam diberitahukan oleh Allah orang ini di dua orang itu di diazab kalau kita dari mana kita mengetahui bahwa orang yang meninggal di anara di antara kita kaum muslimin dia diazab dalam kuburnya Siapa yang memberitahukan kita tidak ada yang memberitahukan lalu Mengapa kitadan kepada orang yang baru meninggal itu ya Kenapa kita suan prasangka buruk bahwa dia pasti diazab makanya kita ambil kemudian ee pelepa-kelapa lalu Dit tancamkan di atas kuburannya dari mana kita dapat informasi ya jadi perlakuan tersebut hanya untuk Nabi Alaihi Wasalam bukan untuk setiap setiap orang kemudian dalam riwayat yang saya bacakan tadi ya Mengapa kita katakan bahwa perbuatan ini khusus untuk Nabi alaihiatu wasalam karena beliau menyebutkan ya dalam hadis satu riwayat hadis yang sahih Beliau mengatakan inni maruqaban Sesungguhnya aku melewati dua kuburan yang mana kedua-dua penghuni kuburan tersebut diazab faahbabtu bisyafaati maka Aku ingin dengan syafaatku ya agar mereka di ee di ee diberhentikan dari azab kubur Kemudian beliau mengambil pelepak kurma itu dibagi dua kemudian ditanamkan dalam ditancapkan di atas kuburan orang meninggal tersebut ini syafaat dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana dalam satu lafaz redaksi hadis beliau Pada riwayat yang yang lain ya Nah kemudian yang berikutnya bahwa ee Perbuatan ini tidak bisa dikiaskan ya Ketika Nabi melakukan dengan pelepak kurma maka beliau lakukan dengan pelepak kurma ya Dar dari situ kemudian ada sebagian orang yang kemudian kita apa mengikuti pola-pola hidup orang-orang Ahlul kitab alyahud dan nasara lalu kemudian menabur bunga di kuburan kuburan kaum muslimin dan ini tidak ada contohnya ya tabur bunga di kuburan itu bidah ya kita tabur bunga di atas di atas kuburan tersebut Tapi kalau di dalamnya di diazab ya tidak ada gunanya dan ini pola hidup mereka bukan pola hidup bukan cara-cara kaum muslimin ya orang muslim itu kalau meninggal didoakan ya bukan ditabur bunga di atasnya kalau Menyiram air betul ada sunahnya ya Menyiram air di atas kuburan serta dikubur ya itu disirami air ya dengan apa namanya dengan satu bejana Ya disiram di atas kuburan itu itu betul ada ada sunahnya ada dasarnya Tetapi kalau menabur bunga ya ini jelas tidak tidak ada dan itu bukan dari ajaran islam itu adalah ee Masukan ya dari ee ee pola-pola hidup ya cara-cara ahlul kitab baik itu Yahudi maupun n nasara maka umat Islam harus memahami masalah ini yang terpenting bagi seorang muslim tatkala ada kerabatnya yang meninggal adalah dia mendoakan Mereka bahkan muslim dan muslim yang lainnya juga saling mendoakan orang yang hidup mendoakan orang yang telah meninggal makanya kita sering mendengar baik dalam khotbah-khotbah jumah ee ya Abat jumat atau yang lainnya Ya ada doa yang dibacakan allahumfirlil mukminina wal mukminat wal muslimina wal muslimat alahya minhum Wal amwat Ya Allah ampunlah kaum muslimin laki-laki dan wanita kaum mukminin laki-laki dan wanita Ya baik yang hidup maupun yang telah meninggal jadi kita saling mendoakan ya Adapun ya menghiasi kuburan dengan apa namanya dengan bunga-bunga itu ya yang dibuat ya Ini semua bukan pola hidup ee dari Islam tapi ini ee yang disusupkan masuk ke dalam ajaran atau ke dalam kaum muslimin maka oleh itu oleh karena itu kita juga harus meninggalkan hal-hal tersebut yang terpenting adalah didoakan orang yang meninggal itu di didoakan kemudian hadis yang berikutnya wa IBN masudin radhiallahu Anhu Q kata Abdullah bin ee Al imam annawawi rahimahullah dan dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu Anhu Beliau berkata annan Nabi Shallallahu Alaihi wasallamqal bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda ala unabbiukum Mal adhu ya ala unabiukum Mal adhu Ain Dod ha Apakah adhu itu ya Maukah kalian aku beritahukan kan Apakah aladhu itu kata beliau h namimatu ya aladhu itu adalah Namimah ya alqatu bainas itu perkataan yang dipindah-pindahkan disampaikan dari satu orang ke orang yang lain ya untuk merusak hubungan mereka jadi nama lain dari dari Namimah adalah alad hu ya ain d dan ha Nah ini semua termasuk yang yang dilarang ya jadi eh di sini disebutkan e bahwa ee namima adalah perbuatan yang tercela dan salah satu menyebabkan seorang diazab di dalam kubur ya makanya orang yang sering mengadu domba di antara manusia ini adalah orang yang berperangai buruk Ya kita harus menjauhi orang-orang seperti itu ya jangan dikasih kesempatan untuk dia menukil perkataan dari seseorang ke orang yang yang lainnya ya supaya kita terjaga hubungan yang baik antara kaum muslimin ya ini semua dengan kita ee menjaga diri kita dari bahaya para ya namam dari bahaya para pengadu pengadu domba maka umat Islam Jangan sampai ya menjadi korban dari orang-orang yang ingin mengadu domba di antara kaum muslimin hendaknya kita tetap waspada menjaga diri kita menjaga lisan kita dan mewaspadai orang-orang yang kerjaannya adalah untuk mengadu domba di antara kaum muslimin kemudian bab yang berikutnya kata Imam annawawi rahimahullah taala ya bab tentang larangan ya menyampaikan satu ucapan dari perkataan manusia kepada Ulil Amri ya jika memang ya tidak diperlukan Tetapi kalau diperlukan menyampaikan suesatu kepada penguasa kepada pihak yang yang berwenang maka ini tidak tidak mengapa ya Jadi pada dasarnya Ee kita dimakruhkan ya atau dilarang untuk memindahkan perkataan menyampaikan suatu perkataan ya di antara manusia kepada Ulil Amri ya Tetapi kalau memang diperlukan untuk menyampaikannya karena khawatir ada ee kerusakan khawatir ada musibah dari ucap ucapan-ucapan mereka Maka boleh disampaikan kepada Ulil Amri kepada pihak yang berwenang kali yang dibawakan oleh Al Imam annawawi rahimahullah taala dalam bab ini yang pertama adalah dari al-quranul Karim surah Almaidah ayat yang kedua Allah subhanahu wa taala berfirman Dan jangan lah kalian yang saling tolong-menolong dalam permusuhan dalam perbuatan dosa dan dalam permusuhan ya ini perintah Allah agar kita saling tolongmenolong dalam kebaikanwa Dan tolong menolonglah kalian dalam perbuatan baik dan bertakwa dan janganlah kalian tolongmenolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan Sangkan hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala dalam bab ini ee disebutkan di sini hadis ini hadis yang dif ya tapi tidak mengapa saya membacanya ya dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu Anhu Q Beliau berkata Q Rasulullah su wasallam ya bahwa diriwayatkan dari ras wasam yab ahadun Min asabi an ahadin jangan kalian sampaikan kepada aku ya Janganlah salah seorang di anara kalian menyampaikan kepada aku ya dari para sahabatku tentang suatu perkataan atau sesuatu Fa inni uhibbu an ak fainni uhibbu an akuja ilaikum akuja ilaikum WA salimuadri karena aku ingin ketika bertemu kalian aku dalam keadaan hati yang bersih dada yang bersih hadis riwayat Imam Abu Daud dan Imam at-tirmidzi dan hadis ini ad hadis yang didaifkan oleh Sebagian ulama e jadi e inti dari hadis ini ya Kalaupun kita mengambil pelajaran yau hendaknya seorang muslim seorang mukmin Dia menjaga hatinya terhadap saudaranya ya agar hati kita selalu bersih kepada kaum muslimin ya jangan hati ini kotor ya orang yang hatinya kotor pada kaum muslimin dia tidak akan bahagia ya orang yang hatinya kot terhadap saudaranya kaum muslimin ya maka dia tidak akan berbahagia ya karena ini merupakan sumber dari penyakit-penyakit hati yang lainnya ketika hati seorang kotor terhadap saudaranya maka setan akan masuk dalam dirinya ya muncullah kemudian hasad dan dengki kebencian dan permusuhan ya memusuhi seseorang tanpa sebab J ini penyakit kalau ada orang memusuhi saudaranya tanpa sebab ini artinya penyakit ya orang ini menderita penyakit jiwa ya penyakit jiwa naudubillah minzalik ya karena penyakit ada dua macam ada penyakit fisik dan ada penyakit J jiwa lah seorang muslim hendaknya selalu berupaya menjaga kebersihan hatinya kepada saudaranya ya menjaga kebersihan hatinya terhadap saudaranya karena seorang muslim saling cinta satu dengan yang lainnya ya bukan saling benci satu dengan yang lainnya ya atau menanamkan kebencian nah ini berbahaya maka Marilah apalagi yang sudah banyak ikut kajian-kajian tauhid mengikuti kajian-kajian sunah Mari kita melihat pola hidup para sahabat dahulu kita jangan hanya berkuarqar mengikuti manhaj salaf ya bertauhid mengikuti sunah tetapi kita jauh dari akhlak-akhlak para Salaf ya Untuk apa kita seperti itu koar-koar teriak-teriak manhaj salaf akidah Salaf tapi hati kita ini rusak hati kita ini kotor terhadap saudara kita Apa gunanya tak ada gunanya ya Dan kita melihat bagaimana alquranul Karim tatkala Allah Taala menggambarkan tentang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat beliau apa yang dikatakan oleh Allah ta Muhammadur Rasulullah Ya walladina maahu asidau Alal Kuari ruhahum Muhammad adalah Rasul utusan Allah dan orang-orang yang bersama beliau yaitu para sahabat nabi Alaihi Wasalam asidda Alal kufar mereka tegas kepada orang-orang kafir Sikap mereka tegas keras kepada orang kafir tetapi apa kata Allah taala Rum dan mereka saling mengasihi di antara di antara mereka jangan dibalik ayat ini ya jangan dibalik perilaku yang Allah sebutkan tentang para sahabat itu jangan kita membaliknya ya kepada sesama ya teman nauzubillah minzalik tapi kalau kepada musuh musuh Allah Ya itu malah berkasih sayang ya melemahlembut ya Nah ini berbahaya ya maka hendaknya betul-betul kita mencermati memperhatikan hati-hati kita bagaimanapun seorang muslim dia adalah muslim Ya walaupun dia mempunyai penyimpangan Walaupun dia mempunyai kesalahan penyimpangan Tapi selama dia memiliki Iman Muslim masih lebih baik daripada orang kafir lebih baik daripada orang musyrik ya bagaimanapun demikian ya ini keyakinan kita sebagai seorang muslim ya bahwa seorang muslim itu seorang beriman tetap lebih baik statusnya daripada orang-orang kafir waliadubillah ya orang kafir tidak ada kebaikannya sampai mereka beriman nah ini yang perlu kita ee mencermati Mari kita membersihkan hati-hati kita terhadap sesama kaum muslimin terhadap saudara-saudara kita ya jangan sampai hati kita ini kotor n kotornya hati itu dilihat dari kotornya mulut kalau lisan itu kotor kepada saudara kita ini menunjukkan hati yang kotor P saudara kita karena lisan itu cerminan dari dari apa yang ada dalam dalam hati ya Apa yang diucapkan cermin bagi apa yang ada dalam dalam hati ini karena hati itu ibarat bejana yang memiliki isi ya kita mengetahui isi bejana ini Dan percikannya ya dan percikan ya dan percikan apa yang ada dalam yang Dalam bejana hati ini percikannya di atas lisan itu ya di atas lisan Mak ikhwani kaum muslimin muslimat rahimakumullah mari kita menjaga hati-hati kita dada-dada kita terhadap saudara-saudara kita kaum muslimin ya kalau ada orang berbuat kesalahan diingatkan dengan cara yang baik ya kalau orang berbuat kesalahan diingatkan nah ini yang diajarkan oleh arrasul alaihiatu wasalam kemudian kita lanjutkan bab berikutnya babu dammi Al wajhain bab tentang mencela orang yang memiliki dua wajah Apa arti dua wajah ya Dua Wajah itu ya Ibarat orang muna munafik ya Yang mana Allah Taala menggambarkan tentang mereka ya kalau mereka bertemu dengan orang beriman mereka mengatakan kami beriman tapi kalau mereka bertemu dan orang-orang munafikin teman-teman mereka munafikin ya mereka mengatakan kami bersama kalian kami hanya memperolok-olokkan mereka ya jadi eh Zul wajhain ini adalah sifat kemunafikan ya sifat kemunafikan ketemu Syiah berbeda pembicaraannya ya dan dengan tatkala dia bertemu dengan si B ya Ya intinya cari cari muka ya cari muka dari a cari muka dari dari B ya ini adalah ee sifat yang disebut dalam bab ini oleh Imam Nawawi dengan Zil wajhain orang yang memiliki dua wajah yang lebih berbahaya lagi orang memiliki wujuh ya memiliki banyak wajah nauzubillah ya semua tergantung kepentingannya tergantung ke kepentingannya dari siapa saja selama dia memiliki kepentingan dan orang-orang itu maka wajahnya berubah-rubah ibarat bunglon hinggap di tempat berwarna coklat dia merubah warnanya menjadi coklat hinggap di tempat yang di benda yang berwarna hitam berubah kulitnya menjadi warna hitam dan seterusnya nauzubillah ya nauzubillahi minzalik Inilah yang disebut dengan talawun ya talawun untuk kemaslahatan untuk dunia ya untuk mendapatkan Duni dunia ya naudubillahizalik jadi bab ini tentang babu damiil wajhin bab tentang ee mencela orang-orang yang memiliki dua wajah dalil yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala dari alquranul Karim adalah surah Annisa ayat yang ke-108 Allah Azza waalla berfirman Allahu Taala Allah Taala berfirmanah Mereka takut kepada manusia dan mereka tidak takut kepada Allah hal Allah bersama mereka Allah yang Allah mengetahui ya tatkala mereka merangkai kata-kata ya yang Allah tidak Rida dengan perkataan-perkataan tersebut wallahu Bim dan adalah Allah Maha meliputi semua yang mereka kerjakan nah ini adalah seayyat yang mengandung ee ee perintah ya ayat ini berupa kalimat berita kalimat berita ini menjelaskan tentang perilaku orang-orang munafikin sebagian manusia yang mereka itu hanya takut kepada manusia dan mereka tidak takut kepada Allah subhanahu wa taala ya di antara sifat mereka adalah ya itu tadi memindah-mindah perkataan mengganti merobah-robah wajah mereka dalam arti kalau bersama orang seseorang lain pembicaraannya pindah lagi ke orang lain berbeda lagi ya naubillah Ini sifat orang-orang munafikinah makanya Allah Allah Ingatkan dalam ayat ini Allah Maha Mengetahui Allah meliputi semua yang mereka lakukan apa yang mereka semunyikan apa yang mereka tampakkan apa mereka berkata dengan terang-terangan apa yang mereka bisi-bisi di majelis-majelis mereka Allah Maha Mengetahui Ya Allah tidak bisa ditipu Ya Allah maha mendengar Allah Maha Melihat ya ini supaya seorang muslim takut pada Allah subhanahu wa taala Adapun hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala dalam bab ini hadis yang pertama rahimahullah taala abiah dari Abu hurairahadallah Belu berkata rasullahahu Alaihi wasam Rasulullah wasam bersabda Ya kalian akan jumpai bahwa ya itu ibarat barang-barang tambang ya barang tambang itu banyak ya ada tambang besi ada emas ada perak ada nikel dan yang lainnya ya tajiduna anasa maadin kalian akan jumpai kalian akan dapati bahwa manusia itu pada hakikatnya ibarat barang-barang tambangarum jahilitiarum islamu seorang ya yang dia terbaik ketika dia di zaman jahiliah maka dia akan tetap terbaik Setelah dia memeluk Islam ya dia akan juga tetap terbaik ketika dia dalam Islam quuhu kalau mereka memahami AG agamaah ini menunjukkan pentingnya memahami AG agama kemudian kata nabi alaiiu wasalam dan kalian akan Jumpai orang yang paling baik di antara manusia itu kalau masalah kekuasaan adalah orang yang paling benci kepada kekuasaan itu yang paling baik Ar dia tidak senang untuk berkuasa atau mengejar kekuasaan dan kalian akan mendapati pula seburuk-buruknya manusia adalah yang memiliki dua wajah ya yang dia ketika datang kepada sekelompok orang dengan menampakkan wajah yang lain W dan kalau dia menghadapi kelompok orang yang lain juga membawa wajah yang yang berbeda ya ini artin apa munafik ya ya makna nifak hadis ini muttaf alai dikeluarkan oleh Imam Bukhari dan imam muslim Nah kita melihat dalam hadis ini arasul alaihiatu wasalam menjelaskan kepada kita tentang manusia ya manusia itu kalau memang dasarnya baik maka dia akan tetap baik kalau dia sebelum Islam dia ad orang yang baik perangainya akhlaknya Ya baik maka dia akan lebih baik lagi kalau dia telah memeluk Islam ya karena kebaikan-kebaikan itu akan dibalas oleh Allah subhanahu wa taala ya jadi manusia itu Maa maadin tergantung dari asalnya Seperti apa kalau asalnya memang baik maka Insyaallah dia akan tetap baik u apalagi kalau mereka memahami agama Allah ya Jadi kata nabi Alaihi wasamum jahili Islam orang yang terbaik di antara kalian ketika dia masih berada di zaman jahiliah sebelum memeluk Islam dia akan tetap menjadi orang terbaik ketika dia memeluk Islam ya Jika dia memahami agama nah ini menunjukkan betapa pentingnya ya seorang belajar agama Allah memahami agama Allah maka ini kemuliaan di atas kemuliaan ya Di saat dia belum Islam di zaman jahiliah dia ini orang yang baik terhormat orang yang baik kemudian dia membuk Islam ini sudah meningkat ya dan keislamannya maka menjadikan dia Mulia karena Islamnya tadi yang meninggalkan di jahiliahan memeluk Islam tentu akan lebih lebih baik dia akan tetap terhormat ya dia akan tetap terbaik sebagaimana dia zaman jahiliah plus apalagi kalau dia mempelajari agama Allah memahami agama Allah mengamalkan agama Allah maka betul-betul dia akan menjadi orang yang yang baik ya jadi di sini kita melihat bahwa betapa peran agama itu dalam memperbaiki seseorang ya seorang kalau memang dasarnya jelek ya Meskipun Setelah dia mengenal dakwah tauhid kalau memang dasarnya ya memang rusak maka tetap rusak kecuali orang-orang yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ya kalau asalnya m peranginya buruk ya maka tidak akan ada ada yang bisa merubahnya kecuali dan pertolongan Allah subhanahu wa taala kalau dia niat benar-benar ingin memperbaiki Dirin tapi kalau hanya sekedar mengikuti kajian hanya untuk meraih keuntungan duniawi ya maka dari yang sebelumnya memang sudah tidak baik maka dia tetap akan tidak tidak baik karena niatnya sudah tidak benar ketika mengikuti dakwah sunah dakwah tauhid bukan untuk Allah ya untuk dapat pengaruh supaya namanya tidak namanya tidak tidak hilang ya supaya tetap dihormati dikenal ya tapi dia tetap membawa perilaku yang buruk nauzubillah ya padahal dakwah sunah ini dakwah tauhid ini membersihkan jiwa seseorang ya bagaimana Allah Taala menyebutkan tentang Nabi alaihiatu wasalam tatkala beliau diutus oleh Allah Taala Allah memberikan nikmat kepada kaum mukminin dengan perantaraan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang mana beliau yatlu alai ayatihi beliau membacakan pada mereka ayat-ayat Allah Wak dan membersihkan jiwa-jiwa mereka W hikmah dan rasul itu mengajarkan pada mereka Alkitab alquranul Karim dan alhikmah itu sunah Nabi alaihiatu wasalam ya Jadi sebetulnya dengan kita beriman kepada Allah dan rasulnya mengikuti Rasul wasallam ya mengikuti para sahabat justru merubah Perangai kita membersihkan jiwa kita membersihkan hati kita ya Nah kalau hati kita tetap kotor ya setelah kita mengenal dakwah ini dan tauhid ini tetap hati kita ini kotor kepada saudara-saudara kita kaum muslimin maka kita perlu introspeksi diri perlu meluruskan niat kita lagi periksa niat-niat kita ya Untuk apa kita ini masuk ke dalam dakwah yang mulia ini ya untuk apa kalau untuk dunia tak ada gunanya tak ada manfaatnya Tetapi kalau untuk membersihkan diri kita membersihkan jiwa kita Allah yang akan menolong kita karena Allah mengetahui hamba-hambanya Wahdi ilaihi anab dan Allah membimbing orang-orang yang betul-betul ingin kembali kepada Allah subhanahu wa taala ya maka kaum muslimin kaum muslimat rahimakumullah Mari kita terus memeriksa dada-dada kita ini memeriksa hati-hati kita ini Apalagi setelah kita mengenal dakwah tauhid mengenal dakwah sunah mengenal agama yang hak yang berdasarkan pada dalil ya agar betul-betul kita mencermati kembali hati-hati kita niat-niat kita ya jangan kita menipu Allah percuma Allah tidak bisa dibohongi dan diri kita kita tidak bisa membohonginya kita lebih tahu tentang diri kita dalam arti niat-niat kita ya jangan mengelabui manusia dengan bermuka dua ya jangan mengelabui hamba-hamba Allah dengan bermuka dua ya ke sana beda wajahnya ke sini beda wajahnya hari ini beda wajahnya besok beda wajahnya jangan percuma ya hablul kadibi qasir b Arab mengatakan ya tali ee kedustaan itu pendek gak panjang ya tidak tidak panjang maka harus selalu kita ini memperbaiki diri kita melihat dada kita memeriksa niat-niat kita dan terus mempelajari agama tujuan mempelajari agama harus karena Allah ya bukan untuk popularitas bukan supaya kita dikenal oh Masyaallah orang ini Salafi orang ini ahli tauhid orang ini Ahli Sunah orang ini hanya kencang bukan untuk itu ya bukan untuk pujian manusia Ya Allah lebih mengetahui diri kita W anfusakum Hua aamu bimqo Maka jangan kalian suci-sucikan diri kalian dia yang lebih mengetahui Siapa orang yang paling ber bertakwa ya niatnya harus benar kita memahami agama bukan untuk siapa-siapa pertama kali untuk diri kita ya ingat kita belajar agama belajar tauhid belajar sunah pertama kali untuk diri kita anfusakum waahlikum jaganlah diri-diri kalian dan keluarga kalian dari azab api neraka Ini pertama untuk diri kita Kemudian untuk keluar keluarga kita baru kepada yang yang lainnya makaha seorang sebetulnya demikian Mulianya dan agama dan tauhid dan Sunah tapi kalau niatnya kotor niatnya tidak benar maka itu terbaca orang-orang yang mempunyai ilmu bisa membaca ya dari lisan dari ucapan dari perbuatan di statement-statement Ya itu bisa terbaca apa yang terungkap dalam di di atas lisan itu terbaca apa yang dalam dalam hati tentang hasad tentang dengki tentang kibir keangkuhan kesombongan ya terungkap dari lisan dari lisan maka luruskan niat-niat kita harus karena Allah dalam kita memahami agama Allah wau agama ini menjadikan seorang hamba Mulia Maka jangan kita hinakan diri kita karena kita berkhianat pada agama Allah yang kita pelajari ya kita berkhianat pada agama Allah yang kita memahaminya maka tidak akan Mulia tidak akan Mulia akan dihinakan oleh Allah subhanahu wa taala kemudian kata nabi alaii wasam ini berkaitan dengan masalah kekuasaan karena memang kekuasaan itu adalah kalau memang Allah berikan P seorang hamba itu karunia dari Allah Taala Allah ya Allah engau yang menguasai segala kekuasaan engkau berikan kekuasaan Siapa yang kau kehendaki dan engau cabut kekuasaan itu dari siapa yangau kehendaki seorang kalau diberikan kekuasaan o Allah Taala maka Allah akan menolong dia Ya Allah menolongnya allahan membantunya ya tetapi kalau seorang mengejar kekuasaan maka dia akan dibiarkanle Karen ituasul alaii wasam mengarahkan dalam hadis ini tentang ya masalah kekuasaan tentang imarah kekuasa kekuasaan karena kekuasaan ini bukan sekedar seorang naik at suatu kekuasaan Tetapi lebih dari itu adalah tanggung tanggung jawab tanggung jawab di hadapan Allah dan tanggung jawab di hadapan manusia kalau di hadapan manusia mungkin bisa menipu bisa berbohong Tetapi kalau di hadapan Allah nanti di hari kiamat maka tidak ada lagi ya kebohongan-kebohonganorang ak mempertanggungjawabkan apa yang diamanahkan kepadanya ya semakin tinggi kekuasaan ya semakin besar tanggung jawabnya ya setiap orang Diantara Kalian pemimpin dan setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya maka orang yang takut dari kepemimpinan lari dari kekuasaan ya kata nabiam ini adalah orang yang terbaik apalagi kalau dia merasa dirinya tidak mempunyai kemampuan untuk memimpin tidak punya keahlian pemimpin maka dia sebaiknya mundur dengan teratur tapi jika seorang memang dia mempunyai kekuasaan eh mempunyai keahlian dalam dalam satu bidang kekuasaan dia paham betul misalnya maka tidak mengapa Ya silakan dia mengambil kekuasaan itu selama dia adalah ahlinya sebagaimana Nabi Yusuf Alaihi Salam ya beliau meminta kepada penguasa Mesir agar menjadikan beliau sebagai menteri perekonomian karena ketika itu akan muncul pceklik yang panjang hingga beliau yang mengatur tentang eh masalah-masalah eh logistik ketika itu dan Nabi Yusuf meminta agar dia ditempatkan di posisi itu dan memang beliau adalah orangnya dalam mengatur logistik tersebut di saat musim yang kemarau panjang di negeri Mesir Jadi kalau seorang memilikiu kemampu keahlian dalam satu bidang kemudian dia mengambil e meminta bidang tersebut Jabatan itu maka Insyaallah tidak tidak mengapa karena dia ahli di bidangnya selama dia niatnya benar niatnya untuk memperbaiki keadaan ya untuk membantu rakyat membantu umat silakan Tetapi kalau hanya sekedar mengejar kekuasaan ya untuk ee apa namanya untuk mengjar kekuasaan untuk sekedar berkuasa maka ini tentu akan lebih berat tanggung jawabnya di hadapan Allah subhanahu wa taala kemudian kata nabi alaihiatu wasalam watajidunaasi Zul wajhain dan akan kamu akan jumpai seburuk-buruk manusia adalah orang yang memiliki dua wajah dan ini sudah dijelaskan tadi orang yang munafik ya Tergantung Siapa yang dihadapi ya yangembawa wajah-wajahnya itu naudubillah all haulajin wulajin dia datang ke orang membawa wajah yang lain seakan-akan dia temannya Padahal dia itu musuhnya kemudian datang kepada orang lain dia seakan-akan itu Temannya Padahal dia itu musuhnya ya disembunyikan dalam hatinya tapi wajahnya tampak seakan-akan Temat maka hati-hati terhadap orang-orang yang Zul wajhain ini berbahaya ya naudubillahi minzalik ya karena sifatah salah satu di antara sifat-sifat kemunafi kemunafikan kemudian ee tentu yang diambil dari hadis ini bahwa hadis ini menjelaskan kepada kita tentang manusia yang berbeda-beda dan bertingkat-tingkat ya ada yang baik ada yang kurang ada yang kurang dan ada yang tidak tidak baik ya jadi manusia ber bertingkat-tingkat kemudian yang berikutnya bahwa kemuliaan yang paling tinggi diperoleh seorang hamba adalah kemuliaan dengan dia berpegang pada agama Allah dia memahami agama Allah mempelajari agama Allah ya dan mengamalkan agama Allah ini yang termulia dari semua jenis-jenis kemuliaan ya karena ada orang Mulia dan kekuasaan ada orang Mulia karena hartanya ada orang Mulia karena pengaruhnya ya maka yang termulia adalah seorang yang mulia karena Aga karena agamanya karena ilmunya ya karena Il ilmu yang dimilikinya keikhlasannya dalam menuntut ilmu keikhlasannya dalam mengajarkan ilmu ya ini akan menjadikan dia m Mulia ya akan menjadikan kemuliaan dia tertinggi dibandingkan dengan jenis-jenis kemuliaan yang yang lainnya kemudian yang berikutnya bahwa hadis sini juga menjelaskan kepada kita tentang bahaya kekuasaan bagi orang yang bukan ahlinya ya bahaya memegang kekuasaan bagi orang yang bukan ahlinya karena pertanggungjawabannya besar di sisi allah subhanahu wa taala ya seap orang dimintai pertanggungjawaban oleh Allah subhanahu wa taala kemudian juga ini diambil dari hadis ini adalah yaitu diharamkannya ber R basi ya seorang harus tegas a a b b ya apalagi dalam hal berkaitan dengan kebenaran ya jangan berbasa-basi jangan kemudian apa namanya mudahanah ya artinya ee dia menyetujui kebatilan Padahal dia tahu B itu batil tapi karena ada kepentingan di balik itu maka dia menyetujui batilan tersebut ya ini hal yang tidak di tidak dibenarkan ini termasuk yang disebut dengan ee zulwaj Zul wajhain kemudian an Muhammad bin Zaid kata Imam an-nawawi rahimahullah dari Muhammad bin Zaid Anna nasanqu liaddihi Abdillah IBN Umar radhiallahu anhuma dari Muhammad bin Zaid dia mengatakan bahwa ada beberapa orang yang mengatakan kepada kakeknya kakeknya dia siapa kakeknya beliau adalah Abdullah bin Umar ya Jadi ini eh Muhammad bin Zaid ini buyutnya Umar Bin Khattab cucunya Abdullah bin Umar ya kata Muhammad bin Zaid ini bahwa ada sebagian orang datang e mengatakan kepada kakeknya yaitu Abdullah bin Umar Bin Khattab radhiallahu anhuma kata orang-orang itu kami ini adalah orang-orang yang mendatangi para pemimpin kami ya maka kata orang-orang itu kami ya yang berbeda dengan yang kami bicarakan kalau sudah keluar dari dari mereka ya Jadi kalau bertemu dengan pejabat ya maka pembicaraannya berbeda dengan ketika keluar dari tempat pejabat tersebut mendengar omongan ini maka kata Abdullah bin Umar radhiallahu Anhu Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma ya ala Ahdi rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam kami dahulu menganggap perbuatan ini seperti yang kalian lakukan itu adalah perbuatan kemunafikan ya kami anggap ini perbuatan kemunafikan ketika kami berada di zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hadis ini riwayat Imam Al buukhari di dalam sahihnya ee disebutkan di sini kisah ya ada beberapa orang yang datang menemui Abdullah bin Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu orang-orang ini menceritakan kepada Abdullah bin Umar ya bahwa mereka itu datang atau sering atau kadang-kadang datang kepada para penguasa para penguasa yang mempunyai kekuasaan ketika itu apa yang mereka bicarakan di depan penguasa ini berbeda dengan apa yang mereka bicarakan ketika keluar dari penguasa ini ditanyakan kepada Abdullah bin Umar maka kata Abdullah bin Umar dahulu perbuatan ini ya Menurut kami dahulu di zaman rasul S wasallam ini adalah perbuatan kemunafik kemunafikan ya ini adalah perbuatan kemunafikan nah hadis ini atau asar ini asar ini ee menjelaskan kepada kita tentang larangan Sebagian ulama ya larangan Sebagian ulama untuk masuk mendatangi para penguasa ya tidak ada Sebagian ulama yang yang yang melarang menemui para penguasa karena apa di anggap ini akan ada dampak yang yang buruk ya karena bisa jadi pembicaraan di depan berbeda dengan apa pembicaraan di di belakang ya maka dari itu Al Imam IBN jauzi rahimahullah taala bahkan mengatakan ini termasuk talbisul iblis ya upaya iblis untuk menjatuhkan seorang atau orang orang alim kataam IB jazi i dan di antara upaya iblis ya untuk menjerumuskan para fuqoha para fukqaha para orang-orang yang tokoh-tokoh agama adalahumumartin yaitu tatkala mereka para fuqaha itu hidup bercampur sering mendatangi para penguasa dan bersikap mudah ya kadang-kadangampang ampangkan perbuatan para penguasa itu Wat inkar alaih juga meninggalkan mengingkari kemungkaran yang dilakukan oleh penguasa padahal Ma Padahal mereka mampu untuk mengingkari kemungkaran tersebut ya jadi Al Imam Ibnu jauzi rahimahullah itu menggambarkan bahwa kalau ada kalau ada sebagian orang di antara upaya iblis ya untuk menjerumuskan para ulama para fukqaha adalah dengan mereka ya sering mendatangi para penguasa kemudian mereka berbasa-basi dengan para penguasa kemudian mereka meninggalkan mengingkari perbuatan-perbuatan para penguasa padahal betul-betul yang dilakukan penguasa itu mungkar tapi mereka tidak mengingkarinya ya Padahal mereka mampu untuk mengingkarinya karena mengingkari kemungkaran itu ada tingkat-tingkatnya pertama dengan tangan kalau mampu kalau punya kekuasaan jika tidak mampu dengan tangan merobah kemungkaran dengan tangan atau dengan kekuasaan dan wewenang maka merobah kemungkaran itu denganasihat dan ucapan-ucapan yang baik menashati para penguasa itu ya atas pelanggaran yang mereka lakukan mungkin ya diingkari dengan baik dalam arti dengan Menas menasti mereka kalau tidak mampu makan dengan hati mengingkari dengan hati Jadi intinya bahwa Sebagian ulama ya Sebagian ulama ada yang ya menganggap suatu perbuatan yang makruh perbuatan yang yang ya mendekati larangan untuk bertemu atau menemui atau sering-sering menemui para penguasa karena ada dampak buruknya ada dampak buruknya kemudian ee hadis ini juga memberikan pelajaran kepada kita ya tentang larangan bermudahana mudahana itu adalah seorang menjual dunia menjual agamanya karena dunia ya jadi dia melihat kemungkaran-kemungkaran sebetulnya dia mampu merobak kemungkaran itu dengan misalnya menegur dan menasihati Tapi dia tidak melakukannya karena ada kepentingan duniawi yang dia ingin dari orang yang membuat yang yang terdapat kemungkaran padanya dia ingin sesuatu berkaitan dengan Dun dunia maka mudahana adalah semacam yang menjual agama demi kepentingan dunia duniawi ya Sehingga kemungkaran-kemungkaran yang dilakukan oleh para penguasa cenderung dibiarkan Padahal dia tahu bahwa itu mungkar dan dia mampu menasihatinya tapi dia tidak mau karena dia masih ingin sesua sesuatu di balik di balik hal tersebut dia ingin sesuatu berupah Duni hal-hal duniawi maka dia tidak mau mengingkari kemungkaran tersebut kemudian disebutkan di sini di antara pelajaran yang diambil adalah orang yang berbicara ya dengan seseorang ketika orang itu ada berbeda dengan pembicaraannya ketika orang itu tidak ada ya ini semacam jenis kemunafikan dianggap suu jenis ke kemunafikan ya Yang mana dijelaskan oleh Abdullah Ibnu Umar radhiallahu taala anhum kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita tentang eh ee tentang pemahaman para sahabat ya pemahaman para sahabat adalah merupakan pemahaman yang benar makanya kita melihat dalam dalam hadis ini ya ada ee mereka yang datang kepada Abdullah bin Umar yang mereka menyampaikan tentang apa yang mereka lakukan ya dan Abdullah bin Umar menjelaskan bahwa itu dalam Menurut kami di zaman R wasam itu adalah perbuatan kemunafikan nah ini menunjukkan pemahaman para sahabat pemahaman yang tepat pemahaman yang benar ya Meskipun tentu Ee tidak semua ini ada satu dua dalam berpendapat bisa aja keliru dan salah tapi para sahabat secara menyeluruh mereka adalah e IJ mereka ya kesepakatan mereka ad kesepakatan yang e merupakan ee kesepakatan yang benar ya kalau dari sisi meny menyeluruh para sahabat nabi tapi kalau ijtihad perorangan ya mungkin saja keliru ya ijtihad perorangan sahabat bisa saja ada yang keliru ada yang salah tapi kalau mereka para sahabat sepakat dalam suatu masalah maka ijma mereka ya adalah hujah kesepakatan mereka dianggap sebagai dalil ya dalam menjalan kan ee AG agama Allah subhanahu wa taala jadi hadis-hadis ini yang baru kita dengar tadi intinya menjelaskan pada kita tentang ee ee apa ya ee tercelanya ee orang yang memiliki sifat kemunafikan kemudian juga apa yang kita bahas tadi adalah tentang upaya kita untuk membersihkan hati kita terhadap sesama kaum muslimin ya ya dan jangan sampai kita berbuat hal-hal yang menunjukkan bahwa kita ini memiliki sifat buruk yang terpendam dalam hati terhadap sama kaum kaum muslimin Insyaallah pada pertemuan yang akan datang kita masuki bab yang berikutnya Babah bab tentang diharamkannya berdus berdusta ya jadi dusta itu haram orang yang berdusta itu tidak akan panjang tidak akan Panjang kedustaannya suatu saat akan terbongkar dan terbukti ya Oleh karena itu jangan dusta ya Jangan berdusta karena berdusta itu tidak baik ya apalagi orang yang ngerti agama ya orang yang ngerti akidah orang yang ngerti Manhaj ya katanya demikian kalau masih berbohong ini bahaya hati-hati jangan sampai ber berbohong Insyaallah pembahasan ini pada kesempatan yang akan datang dan seizin Allah subhanahu wa taala wallahu taala alam dan ini mungkin ada waktu untuk ee sekitar 10 menit untuk ee sesi yang berikutnya sesi tanya jawab Apabila ada hal-hal yang ingin ditanyakan silakan jika saya mampu saya akan menjawabnya kalau tidak maka kita serahkan ya kepada yang lebih berilmu yang lebih mengetahui tentang jawabannya demikian akuli had wazakumullah hairan ee kami kembalikan kepada Abu luukman untuk melanjutkan ee sesi berikutnya jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Ustaz Mubarak Mualim LC MH hafidahullahu taala yang telah membimbing kita dalam kajian edisi pagi ini dari pembahasan kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala dan kami undang Anda sahabat Roja di manapun Anda berada untuk berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui laine telepon di nomor 0218236 543 baik Ustaz kita angkat pertanyaan pertama melalui pesan Whatsapp dari hamba Allah di Boyolali Ustaz ingin bertanya Kalau sudah mendengar suara azan Ustaz lebih Afdal ambil wudu Terus salat atau menunggu iqamah maksudnya menunggu iqamah di masjid Ustaz tafadol Ustaz baik tentang pertanyaan tadi wallahu taala alam ya kalau seorang wanita Ya intinya sudah masuk waktu salat dan dia telah mendengarkan azan ya alangkah baiknya ya atau sunahnya adalah dia menunggu sampai azan itu selesai sambil men menjawab azan karena menjawab azan mempunyai Fadilah yang besar ya Banyak keutamaan-keutamaan orang yang menjawab azan ya di antaranya adalah mendapat syafaat Rasul su wasallam di hari kiamat kelak ya kalau dia ee berselawat setelah mendengarkan menjawab azan berselawat ketika ee selesai mendengarkan azan kemudian berdoa dengan doa sesudah azan yang sering kita lakukan kita baca Ya ini akan mendapatkan syafaat Rasulullah Sallallahu alhi wasallam di hari kiamat kelak maka dia mendengarkan Azan dulu sampai selesai kemudian dia berwudu dan salat tidak usah menunggu qatus SH di masjid karena azan itu adalah pengumuman telah masuknya waktu jadi kalau sudah mendengar azan silakan setelah mendengarkan azan menjawab azan ya berwudu kemudian salat atau kalau perlu sebelum Azan dikumandangkan berwudu sebelumnya siap-siap ya kemudian mendengarkan azan menjawab azan kemudian salat sunah lalu kemudian salat yang yang wajib jadi tidak perlu menunggu ee iqamat salah di masjid ya baru kemudian seorang wanita itu salat tidak ya tapi boleh dia setelah mendengarkan azan menjawab azan dia salat sunah misalnya qbliah ya kemudian dia salat ya wallahu taala alam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan untuk berikutnya Ustaz kita coba angkat penanyaan melalui l telepon di 0218236543 kami persilakan Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Di mana ibu rwati di Pamulang baik silakan Ibu Eh Pak Ustaz aku mau bertanya ada enggak doanya untuk supaya orang itu enggak berbohong supaya jujur kepada saya gitu Pak ustaz Terus Aan di radio itu boleh enggak dijawab Terima kasih Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh tu silakan Ustaz ee baik pertanyaan pertama tentang ee ada cara atau tidak bagaimana orang itu tidak berbohong pada kita sebetulnya sifat berbohong ini Yani kadang-kadang menjadi bawaan seseorang ya bawaan seseorang kalau itu sudah menjadi sifat seseorang dia sering berbohong maka ya sulit untuk dia tidak berbohong kepada kepada kita ya Jadi ini kembali kepada ee kepada orangnya kalau orang itu takwa takut pada Allah Taala ya dia mempunyai rasa takut dalam dirinya maka Insyaallah dia tidak akan tidak akan berbohong tapi ketika tidak ada yang rasa takut dalam dirinya kepada Allah Taala maka dia dengan mudah berbohong ya dia mudah berbohong karena memang tidak takut pada Allah ya J dia dia berbohong tapi makanya di sini Perlunya kita menanamkan dalam diri kita takwa kepada Allah Allah khah kepada Allah takut pada Allah ya dari berbohong itu kalau kita Tanamkan dalam diri kita ya takut e takut pada Allah ya takut dari berbohong maka Insyaallah seorang tidak akan berbohong Nah sekarang bagaimana kita ini menjaga diri kita dari kebohongan orang ya kita harus cermati berita yang disampaikan omongan yang di yang di sampaikan pada kita kita harus cer betul jangan kita ini mudah percaya apalagi di zaman kita ini banyak pembohong ya Maka jangan gampang dan mudah mempercayai omongan seseorang atau berita yang sampai kepada kita ya kita kadang-kadang perlu diam perlu cross check ya tidak menanggapi terhadap ber berita itu nah jadi itu salah satu cara kalau kita teliti dalam menerima berita kita Cross Cheek maka Insyaallah orang yang akan berbohong pada kita dia mikir 100 kali untuk berbohong berbohong pada kita karena kita tidak gampang mempercayai suatu pembicaraan atau suatu berita ya kita cross check kita cari informasi benar gak berita itu nah nah ini di antara upaya-upaya untuk menjaga atau untuk supaya kita tidak dibohongi orang harus betul-betul mencermati berita itu ya Dan kalau orang itu datang dia yang yang dia dan dia datang kemudian ee menyampaikan berita yang lain ya kita katakan berita yang kamu sampaikan dahulu itu tidak benar itu bohong ya berarti dia akan memperhitungkan ketikaan menyampaikan sesuatu dia perhitungkan Oh orang ini ternyata dia betul-betul mencermati Berita itu tidak hanya langsung menerima kemudian menelannya tidak tapi dia betul-betul me mencermati berita itu sini perlunya tabayun perlunya cross check tentang suatu berita yang demikian maka Insyaallah kita tidak gampang dan mudah ya mempercayai suatu berita tapi kalau berita itu mang benar ya tidak itu berarti ya memang kita harus percaya kalau memang berita itu yang disampaikan benar adanya ee kemudian pertanyaan yang kedua yaitu tentang ee tadi pertanyaan kedua itu tentang apa ya lupa Abu luukman Mungkin ingat baik Ustaz pertanyaan kedua tadi bolehkah menjawab azan yang didengar melalui televisi Ustaz pertanyaan kedua kalau seorang mendengarkan azan dari radio misalnya atau dari televisi pertama pada dasarnya menjawab azan itu adalah dari masjid yang kita mendengar azan itu sekarang ada pertanyaan dan saya pernah hadir di satu majelis seorang Alim beliau ditanya ya Syekh ya Ada beberapa masjid di sekitar saya ya itu yang mengumandangkan azan dalam waktu yang hampir bersamaan ya lah dari azan-azan dikumandang itu azan mana Yang aku jawab maka dijawab oleh Syekh tadi yaitu azan yang kamu jawab adalah azan dari masjid yang kamu salat di masjid itu ya azan yang kamu jawab adalah azan yang dari masjid yang kamu tempat kamu salat berjamaah di masjid tersebut Itu jawaban beliau Jadi intinya adalah bahwa pada dasarnya menjawab azan itu secara langsung kita dengar dari masjid yang ee apa kita akan salat berjamaah di sana atau mungkin yang dekat dengan rumah kita itu pada dasarnya begitu tetapi misalnya suatu saat mungkin seorang tidak ada tidak di rumahnya dia ada di satu tempat atau tidak mendengar suara azan kecuali dari dari apa namanya dari dari televisi atau dari apa namanya dari kaset misalnya maka wallahuam ya Ee tidak mengapa dia menjawab azan dari ee yang didengar dari alat alat tersebut ya kalau dia tidak mendengar langsung dari masjid di di dekatnya ya Insyaallah tidak tidak mengapa ya dan memang jawab azan itu juga bukan hal yang yang wajib menjawab azan hukumnya sunah Dia memiliki Fadilah memiliki keutamaan ya Ee sebab begini kadang-kadang ya kita ini berada di satu tempat kita mendengar azan dari tempat lain ya contohnya kita misalnya membuka televisi Makkah kita ini di Indonesia ya pada umumnya salat Jumat di Makkah itu misalnya ee pada jam mereka sedangkan kita di Indonesia sudah jam 00 sore misalnya di sana baru jam 12 kita sudah salat asar kemudian mendengar azan di masjid Har apa kita harus jawab azan itu jawabannya tidak tidak ada keharusan ya apalagi kita sudah salat di kampung kita salat asar ya jadi intiya memang pada dasarnya menjawab azan itu yaitu pada waktu azan dikumandangkan di saat waktu salat kita ya makanya benar apa yang dijawab oleh oleh eh seorang ulama yang saya katakan tadi ya kita jawab azan dari masjid yang kita salat jamaah di situ ya adapun yang lain ya tidak cukup yang di dari masjid yang kita menjawab yang kita salat berjamaah di masjid tersebut ya wallahu taalaam bisa ditanyakan juga pada ee ustaz-ustaz yang yang lainnya jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan pertanyaan terakhir Ustaz di kesempatan pagi hari ini dari pesan Whatsapp dari Ummu fulana di Sumatera Selatan Ustaz izin bertanya Ustaz kami tujuh bersaudara ayah dan ibu sudah meninggal Ustaz Saya pernah mengusulkan kepada saudara-saudara saya agar warisan e berupa tanah dan rumah dijual kepada adik kami yang laki-laki salah satu penerima waris dengan harga murah karena kurang mampu semua setuju Ustaz namun sampai sekarang ternyata belum dibayar Karena Adik belum ada uang pertanyaannya Ustaz Apakah usulan saya pada saudara-saudara tadi salah Ustaz dan apakah harus dibatalkan karena belum dibayar tadi sedangkan adik sudah mendapatkan sewa rumah untuk biaya hidupnya mohon penjelasannya Ustaz ee wallahuam ee tentang masalah yang ditanyakan tadi memang ada sebagian yang terputus-putus suaranya tapi secara umum saya pahami apa yang ditanyakan tadi ee itu ee kembalikan kepada ee kalian bersaudara alangkah baiknya kalian coba duduk bersama lagi lalu membicarakan masalah itu ya duduk bersama lagi Kemudian membicarakan masalah tersebut karena bagaimanapun memang warisan itu sebaiknya dibagikan karena kalau tidak dibagikan mungkin akan eh akan terjadi fitnah apalagi kalau sudah anakberanak ya Ada cucu ada cicit ya antara warisan Belum dibagi itu pada umumnya akan ee terjadi persengketaan di antara anak atau cucu ya Oleh karena itu Coba kalian ya bertuju tadi duduk lagi bermusyawarah Cari Jalan Terbaik ya setelah kita ibaratkan ee usulan yang tadi pertama itu gagal n coba duduk lagi kalian musyawarahkan tentang masalah tersebut mudah-mudahan Allah memberikan jalan keluar dan kalau bisa ketika kalian bermusyawarah itu kalian mengundang ya salah seorang yang yang EE Ustaz mungkin di tempat Antum yang dia paham tentang masalah tersebut untuk ikut serta ya sehingga nanti Insyaallah ada putusan yang bisa diambil dari ee hasil EE musyawarah yang kalian lakukan ini mungkin jalan terbaik ya E saya pun tidak bisa memberi fatwa sesuatu tapi Antum lebih tahu tentang keadaan yang yang ada maka mungkin duduk lagi dengan orang yang punya ilmu di tempat situ di tempat ee penanya dan cobalah diselesaikan masalahnya atau ee e memberikan solusi solusi yang yang lain agar tidak ada pihak yang terzalimi ya karena ini masalah warisan Adah hak para ahli ahli waris ya para e hak para ahli waris dan kita tidak boleh mengambil hak orang lain ya kita tidak boleh mengambil hak orang lain Nah ini mungkin jalan keluar yang bisa ee atau satu solusi yang bisa ee saya sampaikan kepada keluarga tadi dan kepada penanya Ya silakan musyawarahkan ya dan mudah-mudahan ada putusan yang lain yang lebih bijak dan tidak ada pihak yang terzalimi dari harta warisan tersebut wallahu taalaam jazakallahuir Ustaz atas bimbingan dan penjelasannya dalam kajian di kesempatan pagi hari ini tafadol ikhtitam dari Antum Ustaz baik kaum muslimin kaum muslimat para pemirsa Para pendengar televisi radioja di man anda ada Alhamdulillah semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi kita semuanya dan semoga Allah Azza waalla menganugerahkan kepada kita memberikan k kita ilmu yang bermanfaat dan amal yang Saleh serta istikamah di atas jalan yang lurus istikamah di atas Manhaj yang benar sampai akhir dari kehidupan kita di atas tauhid dan di atas sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi wa ali wasallam dan semoga Allah mengampuni kesalahan dan dosa-dosa kita dan jangan lupa saya tetap Ingatkan ee Marilah kaum muslimin kita terus mendoakan saudara-saudara kita kaum muslimin yang tertindas di Gaza di Palestin Semoga Allah memberikan kesabaran pada mereka berikan ketabahan dan memberikan jalan keluar terbaik bagi mereka Sungguhnya Allah adalah bersama hamba-hamb-nya yang beriman dan semoga Allah meneguhkan mereka dan memberikan kemenangan kepada kaum muslimin atas ee musuh-musuh mereka demikian semoga bermanfaat lebih kurangnya saya mohon maaf akulu H wazakumullah Khairan amikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahuir kepada Ustaz mubar muim LC MH hafahu taala yang telah membimbing kajian kita di kesempatan pagi hari ini langsung dari Studio di Alin Surabaya dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga kebersamaan kita mendatangkan ilmu yang bermanfaat dengan amal-amal yang Saleh kami mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Leave a Reply