Ahad, 13 Jumadal Ula1445 H / 26 November 2023 M
Islam perkataan ahlah hadirah Akbar bersama Abdul him bin am AB Semoga Allah senantiasa menjaga beliau Har ah Jal 145 hij atau 26 November 2023 pukul 00 11.30 Waktu Indonesia Barat bertempat di Masjid albkah jalan alternatif cib Kecamatan cilsi Kabupaten Bogor Jawa Barat cabangcabang kebaikan di dalam Islam melain para sahabat bersegera mengerjak acara ini terbuka untuk umum ikhwan dan akhwat simak radio roj Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah Para pendengar dan pemirsa rja TV di manapun Anda berada Insyaallah kami akan hadirkan ke layar K Anda [Musik] peng jazakumullahir bagi anda para pemirsa Roja TV yang t dan saat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kagian iniah secara langsung Roja TV saluran tilawah al-quran dan kajian Islam progres pembangunan masjid Jami albkah hingga Agustus 23 saat ini masjid albarkah sedang melakukan perbaikan pada masjid lama untuk meningkatkan kenyamanan beribadah para jemah kesempatan amal jariah pembangunan masjid Jami albarkah cilengs masih terbuka lebar Salurkan sedekah jariah anda melalui bank syariah Indonesia 7563131009 Cabang Cibubur atas nama pembangunan masjid albarkah Yayasan cahaya kode bank 451 informasi dan konfirmasi transfer SMS atau whatsApp ke08211345 756 Semoga Allah Taala menjadikan wakaf anda sebagai amal jariah dan sekaligus dilipat gandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wa taala amin jazakumullahuir [Musik] perkataan [Musik] ah 00at dijanib kecamatanileng Kabupaten bor Jawa barangcabang kebaikan di dalam Isam m sahatersara iniukuk umw dan ak simak radio Roja Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah innalhamdalillah nahmaduhu waastaininuhu waastagfiruh wa naudubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati Amalina May yahdihillah Fala mudillalah W yudlil Fala hadiyaalah wa Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladina amanu ya ayyuhanasqu rbakumadzi khqum Min Nafsi Wahidah wq minhaaha whuma rijalan kah yaina amanqulaha W quan sadusakumumfirakumunubakum [Musik] wahasulahu kir hadisi kitabullah wirul haji haji Muhammadin Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallamaral Umu muhdatatuha waulla muhdasatin bidah waulla bidatin dolalah walatin finar ikhwan dan akhwat yang berbahagia di dalam Hidayah dan rahmat Allah nabi kita yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam dinamakan dan menamakan diri beliau sebagai nabiur Rahmah nabi Rahmat nabi yang membawa rahmat W arsalnaka illa rahmatan lil alamin Allah subhanahu wa taala berfirman Dan kami tidak mengutusmu melainkan untuk menjadi rahmat bagi sekalian alam Abu Musa al-asy’ari radhiallahu taala Anhu berkata Kana rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam yusammiana nafsahu asmaan faqala Ana Muhammad wa Ahmad walqi Wal hasir W nabiyut taubati wa nabiyur Rahmah akhrajahu muslim rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam menamakan diri beliau kepada kami beberapa nama beliau bersabda aku Muhammad Namaku Muhammad dan aku Ahmad dan aku almuqi dan aku al-hasyir al-hasyir dan aku nabiut Taubah dan aku nabiur Rahmah hadis sahih riwayat Al imam muslim Oleh karena itu beliau sangat penyayang berat rasa hati beliau kalau melihat kaum muslimin susah rabbuna mengabadikan akhlak beliau yang sangat Agung pertama Allah subhanahu wa taala mengatakan wa inakaala khulinim Sesungguhnya engkau berada di atas Perangai akhlak yang agung seorang Budiman besar Allah berfirman dengan lafaz la’ala kata ulama untuk menjelaskan bahwa beliau berada di atas segala orang yang berakhlak beliaulah yang tertinggi wa inaka khinim tidak menggunakan lafaz Zu laala menunjukkan bahwa ketinggian yang maknanya bahwa beliau berada di atas yang paling tinggi dari orang-orang yang berakhlak di antaranya lagi Allah subhanahu wa taala berfirman dalam surah at-taubah ayat 128 laqad jaakum rasulum Min anfusikum azizun Alaihi Ma anittum harisun alaikum Bil mukminina raufur rahim Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu jadi dari bangsa Arab berat rasa olehnya penderitaanmu jadi nabi merasakan penderitaan umatnya kalau umatnya menderita sangat menginginkan harisun ke imanan dan keselamatan serta kemaslahatan bagi kamu Bil mukminina rfur rahim sangat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang Mukmin tiga sifat nabi Allah subhanahu wa taala jelaskan pertama beliau merasa berat dan amat menyusahkan hatinya apabila beliau melihat penderitaan atau kesusahan yang menimpa umat beliau azizun Alaihi maittu itu yang pertama yang kedua harisun beliau sangat bersemangat menginginkan keimanan dan keselamatan serta kemaslahatan dan kebahagiaan bagi umatnya dan yang ketiga Bil mukminina roufur rahim beliau begitu [Musik] menumpahkan rasa kasih sayang belas kasih dan amat penyayang kepada umatnya inilah nabi kita dan itulah Dinul Islam agama yang membawa kasih sayang dalam sebuah hadis riwayat Al Imam Abu Daud dan Al Imam at-tirmidzi serta selain keduanya dari Jalan Abdullah bin Amr Ibnul Ash radhiallahu anhuma dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Arrahman irhamu ahlal Ardi yarhamkum Man [Musik] fisama sayangilah penduduk bumi niscaya Allah yang ada di langit akan menyayangi kamu ya indah sekali Sabda ini dan menunjukkan bahwa umat Islam umat yang penyayang umat yang hatinya lembut Oleh karena itu pernah terjadi dalam sebuah hadis yang dikeluarkan oleh Imam Al Bukhari dan Muslim an Aisyah radhiallahu anha qat dari Aisyah radhiallahu anha Dia berkata Jaa a’abiyun Ilan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam faqada pernah datang seorang a’raabi orang yang tinggal di di pedalaman atau di kampung di desa datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam faqala Orang itu berkata tuqobbilun sibyana fam nuqobiluhum kamu ini kata a’raabiyun itu biasa mencium anak-anak kecil kamu kami tidak yakni nabi sallu wasallam menelumpahkan kasih sayangnya sangat belas kasih kepada anak-anak digendong cucunya dicium dipeluk gitu aiun Ini heran nabi bersama para sahabatnya begitu kasihnya terhadap anak-anak sehingga Arab dengan bentuk jam kamu ini masyarakat yang biasa yakni mencium anak-anak kecil kamu tanda kasih sayang Adapun kami nuqobiluhum apa jawab Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam faqal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Awa amlikuaka anazallahu Min qolbikar rahm apalah dayaku ketika Allah telah mencabut ya apa dayaku untuk menolongmu ketika Allah telah mencabut rasa kasih sayang dari hatimu padahal a’abiyun itu hanya Mengatakan nuqobilum kata nabi apa dayaku apabila Allah telah mencabut kasih sayang dari hatimu sehingga engkau menjadi keras hatimu tidak mau menumpahkan rasa sayang seperti mencium memeluk anak-anak itu menunjukkan kasih sayang orang itu dicabut oleh Allah dari hatinya Nah sekarang kita menyaksikan kekejaman di permukaan bumi dari orang yang paling keras permusuhannya kepada orang-orang yang beriman yaitu orang-orang Yahudi bukan hanya masalah cium mencium anak memeluk anak-anak kecil tapi ribuan anak-anak dibunuh dibom bahkan bayi-bayi yang baru hidup beberapa hari saja mati Bukan hanya satu dua Hilang Rasa kasih sayang itu dari orang-orang yang paling kejam ini Allah subhanahu wa taala berfirman dalam al-qur’an latajidanna asaddanasi adawatan lilladina amanu alyahud walladina asrqu Sungguh kamu akan dapati sekeras-keras manusia permusuhannya kepada orang-orang yang beriman alyahud orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrikin al-qur’an lihat semua dilakukan oleh Yahudi dan orang tidak bisa berbuat banyak bahkan persatuan bangsa b-bangsa pun diabirkan diadakan gencatan senjata masih menembaki kaum muslimin Yahudi tidak aneh bapak-bapak mereka dahulu adalah membunuhi para nabi dan rasul bukan hanya satu dua orang puluhan karena itu kaum muslimin harus membantu karena nabi yang mulia mengumpamakan kita ini orang-orang yang beriman almukmin Lil Mukmin Kal bunyan seperti sebuah bangunan orang mukmin bagi Mukmin lainnya seperti sebuah bangunan yasuddu ba’du ba’d saling menguatkan satu dengan yang lainnya kemudian nabi menganyamkan jari jemarinya seperti ini masuk semua jarinya gini orang mukmin tidak boleh lepas dalam hadis yang lain diumpamakan seperti sebuah jasad Jika sakit salah satu anggota tubuh menjalar ke lain saudara-saudara kita luka Tidur saja tidak tenang mereka minta satu hari untuk tidur nyenyak tidak dapat diserang terus oleh Yahudi malu kita tidur nyenyak di sini itu minta satu malam aja untuk tidur nyenyak tidak bisa kita satu jasad sebuh kaum muslimin harus membantu dalam hadis yang lain yang dikeluarkan oleh Al Imam Abu Daud dan para imam lainnya Rasulullah Sallahu alhi wasallam bersabda jahidul musyrik biamwalikum wa anfusikum waum berjihadlah melawan kaum musyrikin dengan harta harta kamu dan diri-diri kamu serta lisan kamu tiga jihad itu kalau bisa semuanya Ya baik Kalau tidak bisa sebagiannya biamwalikum pertama dengan harta-harta kamu menginfakkan membantu termasuk dengan harta memboikot perang ekonomi produk-produk Yahudi dan orang-orang yang langsung membantunya karena muamalatul kuffar bermuamalah dengan orang-orang kuffar kata ulama ini kaidah ulama membuat kaidah muamalatul kuffar jaizatun bermuamalah dengan orang-orang kuffar boleh hukumnya mubah kemudian ulama membuat pengecualian A [Tepuk tangan] kecuali ee kecuali jual beli perdagangan yastainu bihi Ahlul Harbi Alal muslimin kecuali jual beli yang dapat membantu dengannya Ahlul Harbi Ahlul Harbi J orang-orang yang sedang berperang dengan kaum muslimin Alal muslimin untuk menyerang kaum muslimin itu tidak boleh diharamkan kalau jual beli dengan mereka perdagangan dengan mereka dapat membantu mereka untuk mencelakakan membinasakan kaum muslimin tidak boleh masuk dalam firman Allah wala taawanu alalmi Wal udwan janganlah kamu saling tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan hukum bermuamalah dengan mereka dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun bermuamalah dengan mereka selama tidak ada ilah jaizah mubah boleh Jaiz Tetapi kalau dengan sebab bermuamalah gitu menguatkan mereka membantu mereka untuk membinasakan kaum muslimin terlarang jelas pertolongan langsung maka orang-orang yang ahlinya harus meneliti mana produk Yahudi mana produk-produk yang membantu Yahudi yang membelikan pelor-pelor senjata kepada Yahudi agar kita menyetopnya karena ini termasuk berperang melawan kaum muslimin dengan harta-harta kamu selain menginfakkan perang ekonomiuskan per dagangan itu biamwal karena lafaz biamwal nabi bersabda secara umum Mengapa jihad itu ada perang harta karena orang-orang kuffar menginfakkan harta-harta mereka untuk memadamkan cahaya Allah agama Allah dalam surah al-anfal Antum buka ya ayat 36 innalladzina kafaru yunfikquuna amwalahum liyasuddu an Sabilillah sesungguhnya orang-orang kafir itu menginfakkan harta-harta mereka untuk menghalangi manusia dari jalan Allah menghalangi kebenaran Yahudi dan para sekutunya menginfakkan harta mereka membantu mereka dalam berbagai macam sampai kapal-kapal perang pun itu orang kafir Nah kita pun harus demikian membantu mereka seb kalau kita tidak melakukannya akan terjadi fitnah yang besar dan kuas kerusakan yang melebar di permukaan bumi karena merekaing tolongmenolong satu dengan yangin maka kita harusingong membantu dengan harta menginfakkan harta-harta kita membantu saudara-saudara kita danutuskan hubungan perdagangan dengan mereka itu dengan harta jihad dengan harta karena sabda Nabi jahidulah mka mutuskan hubungan perdagangan memutuskan jual beli dan lain sebagainya gitu Ikhwan kita jangan apa namanya ee bahwa apa kita tidak tahu bahwa mereka itu menginfakkan harta ini Allah subhanahu wa taala tegas sekali fasunfiquunaha perhatikan lanjutan firman Allah mereka akan melakukannya ini kan sebab turunnya ayat mengenai Perang Badar ketika kekalahan Perang Badar maka kaum muslimin kaum musyrikin kompak untuk mengumpulkan menginfakkan harta mereka untuk peperangan selanjutnya itu perang [Musik] uhud tetapi yang menjadi Ibrah pegangan dan Dalil adalah keumuman lafaz bukan sebab kekhususan turunnya ayat al ibratu biumumil labzi la bikhususi sabab gitu fasayunfik [Tepuk tangan] fasunfikunaha fasunfiun mereka melakukan seperti sekarang orang-orang Yahudi melakukan sekutunya melakukan menginfakkan harta membantu Yahudi membinasakan saudara-saudara kita orang-orang Palestin yang tidak punya senjata bahkan air tidak punya hujan yang turun diakui oleh Yahudi Itu punya dia orang Palestin enggak boleh ambil Subhanallah orang tidak punya rasa kasih sayang sama sekali hilang orang-orang Eropa orang-orang Amerika Amerika Eropa selalu berteriak sekeras-kerasnya hak azazi manusia hewan saja dibunuh mereka berteriak melanggar mungkin hak azazi binatang itu wanita anak bayi laki wanita enggak boleh dihitan karena menyakitkan padahal itu sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam khitan enggak boleh ya sahih kan itu dari barat di taklidi oleh sebagian kaum muslimin melarang mengkhitan wanita anak yang belum lahir wanita bukan laki ya wanita karena menyakitkan perahal hanya diunting apa ya orang yang tahunya bidan dokter yang tahunya dan saya tahu dari hadis dan saya jelaskan di kitab saya menanti buah hati untuk kemaslahatan wanita itu karena wanita kalau tidak dihitan syahwatnya melampaui batas karena itu di barat di Amerika kata orang sana bercandaan mereka kalau kita kawin orang sana kita harus punya gembok di pintu supaya istri jangan keluar nanti dia selingkuh k dia punya syahwat yang luar biasa Islam mengajarkan khitan bagi wanita menstabilkan syahwatnya kalau terlalu dalam dipotong maka dia akan menjadi dingin kalau dibiarkan maka dia akan menjadi liar ini Wahyu rabbuna yang menciptakan laki dan perempuan rabbuna tahu dan rabbuna wahyukan kepada hambnya dan rasulnya yang mulia Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ada syariat khitan bagi laki-laki untuk kebersihan agar air kemih air kencing tidak mengendap di Kulup itu maka harus dipotong bagi wanita untuk menstabilkan syahwatnya itu dilarang sekarang mereka tidak berteriak bayi-bayi bukan hanya satu dua mati ada Dim masuk di inkubator ya bayi-bayi yang prematur kesihan karena ibu-ibunya stres setiap hari mendengar bom ribuan anak mati ribuan wanita mati yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melarang dalam peperangan membunuh wanita dan anak-anak kekejaman disaksikan setiap hari oleh mereka orang-orang Eropa dan Amerika itu Diam tidak bersuara Hak azazi tidak berteriak tidak memboikot Yahudi bahkan sebagian mereka Kalau tidak mau dikatakan sebagian besar membantu Yahudi produk-produk mereka mereka menyumbangkan itu lesensi-lesensi yang dibayar oleh EE yang dipakai oleh sebagian kaum itu untuk Yahudi I ah kita harus Jahid [Musik] ya itu Ikhwan eh pembukaan majelis kita ee karena kita suasana-suasana perang perang dengan tiga tadi perang dengan harta perang perang dengan fisik perang dengan lisan perang dengan harta kita melakukannya masyarakat Indonesia telah melakukannya khususnya kaum muslimin pun telah ada seruan-seruan memboikot keluar fatwa dari MUI disetujui oleh wakil presiden didukung dan didukung oleh masyarakat maka orang-orang yang ahlinya harus mengetahui produk-produk mana yang langsung pembantu sehingga tidak liar dan tidak dimanfaatkan oleh produk lain untuk dagangan itu biasa tapi sekarang kata sebagian ahli telah mudah dilacak mana yang bersikap sifatsikap untuk membantu mana yang tidak kalau ada Antum ahliya menyelidiki begitu agar kita perang ekonomi dengan mereka perang fisik tentu membutuhkan izin dari ulil amri perang lisan I ini saya perang lisan sesuai dengan kemampuan saya yang lain pemerintah perang lisan di PBB di mana menyerukan agar menghentikan perang gencetan dan lain sebagainya biadab Yahudi itu jahidul musyrikwikum wa anfusikum wakum Ini Suasana perang nabi kita Sallallahu Ali wasallam pernah Sabda Man mata walam yqzu walam yuhaddit bihi nafsahu mata ala sybatin Min nifaq akhrajahu muslim Barang siapa yang mati laki-laki ya dan dia belum berperang dan belum berniat berperang niat saja tidak maka dia mati di atas salah satu cabang kemunafikan Hadis Sahih riwayatimam Muslim jarang terdengar hadis-hadis ini harus diangkat karena kaum muslimin sekarang sedang berperang maka kewajiban kita mentaati Allah dan rasulnya dan jangan kita bercerai-berai Niscaya akan membuat kita lemah timbul rasa takut hilang kekuatan kita Firman dalam kitabnya yang mulia surat al-anfal ayat 46 wa atiullaha wa rasulahu taatilah Allah dan rasulnya ini asasnya dasarnya wala tanazau jangan kamu berselisih yang mengakibatkan kamu fatabsaru lemah timbul rasa takut maka hilanglah kekuatan kamu inallah mairin Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar maka hadis-hadis tentang jihad perlu diangkat dibacakan salah satunya tadi jihad ada tiga tadi dengan harta dengan diri dengan lisan kaum muslimin di dunia saat ini umumnya berperang dengan mereka dengan harta dan lisannya saudara-saudara kita yang di sana yang berperang dengan fisik ya Nah itu harus dibantu membantu kaum muslimin tidak boleh diam dosa kita karena dibantai setiap hari ini perang mungkin akan Yahudi bilang lanjut terus perang dia menutupi rasa takutnya itu Benyamin dan kawan-kawannya menutupi rasa takutnya dia sudah gentar orang-orang itu tidak punya iman tidak ada harapan sama sekali tidak ada harapan harapan mereka itu musnah harta yang mereka infakkan apa kata allahan kemudian akan menjadi penyesalan mereka karena tidak berhasil Yakinlah akan firman Allah ini jika kita memiliki keimanan yang kuat tawakal kepercayaan Allah katakan harta yang mereka infakkan hasaratan penyesalan karena mereka tidak berhasil Allah subhanahu wa taala tidak akan membiarkan kaum muslimin dikuasai semua oleh orang-orang kufar tidak itu doa nabi yang diijabahkan Allah doa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang diijabah Allah biar bagaimana mereka menguasai pasti mereka akan dikalahkan Allah subhanahu wa taala berfirman tma yuqlabun kemudian mereka akan dikalahkan walladina kafaru Il jahanam yuhsarun orang-orang yang menginfakkan harta itu dari orang-orang kufar untuk membinasakan kaum muslimin mencegah kebenaran mencegah manusia menghalangi kebenaran menghalangi manusia dari jalan Allah ingin memadamkan cahaya Allah kalau mereka masing hidup maka mereka menyaksikan kekalahan dan penyesalan yang luar biasa kalau mereka mati apa kata Allah walladina kafaru dan orang-orang kafir itu ketika mati dan Nanti pada hari kiamatah pada jahanam mereka dikumpulkan semuanya ini Pemberitahuan kepada kaum muslimin dan langsung kabar gembira itu maka kaum muslimin harus bersemangat karena dalam hal ini kaum Muslimin dapat meraih pahala-pahala yang besar perang ini kita berperang sekarang yang bisa kita lakukan dengan harta membantu menginfakkan Alhamdulillah kaum muslimin di Indonesia dari yang tinggi sampai yang bawah dari Presiden sampai rakyat bawah menginfakkan hartanya kirim ke sana ke Palestina dan nanti akan dikirim lagi relawan-relawan para dokter dan lain sebagainya Itu semua [Musik] biamwalikum sebagian lagi menjelaskan boikot produk ini Yahudi dan orang-orang yang membantu Yahudi karena mereka saling membantu satu dengan yang lain kita pun harus demikian orang-orang Mukmin Allah subhanahu wa taala katakan innalladzina amanu wahajaru waahadu biamwalihim wa anfusihim fiabilillah walladina aw wau ulaika ba’duhum Auli ba’d walladina amanu walam yuhajiruakum Min W mintaajiru dan seterusnya sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah dan berjihad dengan harta-harta mereka disebut lagi dengan harta-harta mereka dan diri-diri merekailillah di jalan Allah dan harus punya niat yang benar yang [Tepuk tangan] baik walladina Awu orang yang melindungi orang-orang yang melindungi dan membantu menolong ul baum a ba mereka itu adalah sebagian mereka terhadap sebagian yang lain adalah penolong kita membantu melindungi menolong saudara ee saudara kita demikian juga mereka Yahudi dan para sekutunya Allah subhanahu wa taala berfirman walladzina kafaru ba’duhum auliyau ba’d orang-orang kafir sebagian mereka terhadap sebagian yang lain Aulia saling menolong saling menjadi wali saling membantu saling melindungi dengan harta diri dan lisan Lihat Mereka berteriak Yahudi kan berbuat demikian karena membela diri ini omong kosong akan licik busuknya Yahudi kita tahu persis karena rabbuna Allah rabbul Arsyil Adim memberitahukan kepada kita siapa Yahudi sebenarnya walladina kafaru ba’duhum Auli ba’d illa tafaluhu ah ini dia Jika kamu tidak melakukannya saling membantu satu dengan yang lain menginfakkan harta kamu berjihad dengan harta dengan diri dan seterusnya membantu dan menolong saling yakni satu sama lain saling menolong takun fitnatun fil ardhi wa fasadun Kabir illa taf’aluhu Jika kamu tidak melakukannya takun fitnatun pertama akan terjadi fitnah kerusakan kekacauan fil ardhi di muka bumi wa fasadun Kabir kerusakan yang besar yang meluas Mari apa yang bisa kita perbuat ini jihad ini saatnya Ini kita lagi jihad perang bukan main-main karena kita ini satu jasad Nabi yang mengumpamakan kita satu jasad kita dengan saudara-saudara kita kita terakhir hati-hati Ikhwan ada sebagian manusia yang menyebarkan kekacauan fitnah agar terjadi pecah belah di antara kita khususnya salafiin orang ini tidak diketahui dari mana majhul tidak ada ilmu jahil jangan didengarkan Matikan suaranya Jangan didengarkan jangan duduk di majelis ya menyebarkan fitnah mengganggu melemahkan semangat kaum musl muslimin dan tidak punya ilmu kalau ada sebagian pelajar yang berbicara tentang itu maka pelajar itu ee bukan bagiannya untuk berbicara tuh seperti itu ada orang-orang yang ahlinya yang akan berbicara begitulah ya Saya dengar suara-suara yang tidak patut disuarakan saat ini Ah ini sebagian dari kaum ruaibidah sebagian mungkin dari pelajar yang bersemangat tapi bukan bagiannya untuk berbicara masaah ini bukan ahlinya serahkan kepada ahlinya kalau tidak diserahkan maka akan terjadi kerusakan dan hilang amanah dan itu tanda-tanda hari kiamat baik Ikhwan sekarang kita melanjutkan kajian kita dari kitab yang saya tulis dengan judul Lau kanana kiron tasabquuna ilaih kalau sekiranya perbuatan itu baik tentu para sahabat telah mendahului kita mengamalkannya dan kita pada pertemuan yang lalu telah membahas BAB pertama Sekarang kita akan bahas bab kedua arti sunah dan hadis menurut bahasa dan istilah hubungannya dan perbedaan keduanya halaman 47 pada cetakan ke 13 sunah menurut bahasa Lughah artinya atariqatu atau asiatu yang artinya jalan atau perjalanan sedangkan menurut istilah sunah itu mempunyai dua makna atau dua arti yang pertama setiap perkataan dan perbuatan serta takrir atau persetujuan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka arti atau makna yang pertama ini sunah artinya sama dengan al-hadis karena al-hadis atau alkabar artinya setiap perkataan dan perbuatan serta takrir persetujuan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atas apa takrir Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atas perbuatan atau perkataan sahabat yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melihat dan mendengarnya melihat atau mendengarnya kemudian Adakalanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pertama diam maka diamnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berarti menyetujui perbuatan atau perkataan sahabat itu contoh dalam hadis sahih riwayat Al Imam Abu Daud ketika seorang sahabat setelah selesai salat subuh berjemaah bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang itu sahabat itu salat dua rakaat lalu ditanya oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam salat apa ini dijelaskan oleh sahabat bahwa tadi saya belum sempat qoblah subuh maka saya lakukan sekarang Nabi Sallallahu alaii wasallam diam diamnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu takrir berarti menyetujui perbuatan sahabat bahwa apabila kita belum mengerjakan qbli karena terlambat datang atau atat akan dikumandangkan atau salat telah berlangsung maka dapat kita kerjakan selesai salat subuh di Masjid itu sebagaimana perbuatan sahabat tadi yang disetujui oleh Nabi yang mulia alaihiatu wasalam itu pertama diam diamnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berarti menyetujui perbuatan sahabat atau perkataan sahabat tersebut diamnya Nabi Sallallahu Alaihi wasam karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak akan mungkin membiarkan kesalahan terjadi di hadapan beliau tanpa Beliau menegurnya pernah kejadian seorang a’rabiiyun salat bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan di dalam salat itu dia berdoa allahummarhamni wa muhammadan wala tarham ma’ana ahadan Ya Allah berikanlah Rahmat kepadaku dan kepada Muhammad saja dan jangan kau memberi Rahmat seorang pun juga bersama kami ah doanya ini benar-benar memutuskan rahmat Allah yang demikian luas selesai salat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada aiun ituq an Rawi mengatakan yuridu rahmatallah sungguh atau Sesungguhnya engkau telah menyempitkan sesuatu yang sangat luas rahmat Allah demikian luasnya ah itu berarti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak akan membiarkan pelanggaran terjadi di hadapan beliau pasti beliau akan menegurnya maka ketika beliau diam mendengar perkataan sebagian sahabat yang berkaitan dengan Din atau perbuatan sebagian sahabat atau beliau diberitahukan dikabarkan sahabat ada yang mengatakan seperti ini atau melakukan perbuatan itu dan beliau diam maka diamnya beliau itu takrir menyetujuinya itu yang pertama yang kedua adakanya beliau tersenyum nah ini lebih lagi dari sekedar diam dalam hadis riwayat Imam muslim ee biasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam apabila selesai salat subuh beliau duduk di tempat salatnya sampai matahari meninggi baru pulang dan sahabat kumpul di situ dan mereka cerita-cerita ada yang membacakan nasyid ada yang cerita tentang masa-masa jahiliah kebodohan pada masa jahiliah mereka tertawa dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tersenyum melihatnya tersenyum berarti nabi sallahuaii wasallam menyetujuinya Apa yang dilakukan ee sahabat ee saat itu n ini hadis riwayat Imam muslim dan contoh yang lain yakni boleh berbicara di mesti boleh ee membacakan nasyid tapi Ikhwan tidak ada nasyid islami enggak ada nasyid adalah kebudayaan Arab bukan kebudayaan kita nasyid biasanya orang-orang Arab membacakan nasyid untuk menyemangati dalam pekerjaan dalam Safar gitu ya tidak ada nasyid dibidahkan oleh ulama apabila nasyid itu dikaitkan dengan agama ini nasyid islami enggak ada syair [Tepuk tangan] ada adakala yang ketiga Nabi Sallallahu Alaihi wasam tertawa Ah ini lebih lagi ini ada contoh lagi banyak di hadis-hadis itulah sunah takririah berarti arti sunah yang pertama yaitu itu setiap perkataan dan perbuatan serta takrir Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sama artinya dengan alhadis arti atau makna sunah yang kedua sesuai dengan arti lghah bahasa yaitu jalan atau perjalanan maksudnya perjalanan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam mengamalkan dan mendakwahkan atau mengajarkan Islam secara Kafah menyeluruh Ah ini sunah dalam arti yang kedua luas sekali dan ia meliputi Seluruh ajaran Islam yang ada di dalam Islam demikian juga dipraktikkan atau lakukan oleh Beliau Sallallahu Alaihi Wasallam yakni pengamalan dan dakwah dan perbuatan yang terjadi pada zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam demikian juga apa yang telah diepakati oleh para sahabat dan praktik atau perbuatan yang terjadi pada zaman mereka itulah sunah dalam arti yang kedua sunah dalam arti yang kedua ini menjadi lawan bagi bidah jelas sekali maka suatu perbuatan atau perkataan atau merupakan keyakinan yang diyakini seseorang yang berkaitan dengan Din pasti akan ditanyakan Adakah sunahnya Apakah perbuatan atau perkataan dan keyakinan ini ada sunahnya ada ketetapannya ada dakwahnya ada ajarannya dari nabi yang mulia Sallallahu Alaihi Wasallam atau tidak kalau dikatakan ada maka tentu akan dimintai dalilnya akan diminta dituntut mengeluarkan dalil seperti kita masuk ke masjid salat dua rakaat lalu ditanya ini sunah yakni ada ketetapan perbuatan ini dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau tidak jika dikatakan ini sunah bukan kaitannya dengan hukum wajib dan tidak wajib ya Ti sunah ada ketetapannya ada ajarannya dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu dia gu ba ini lebih luas dari arti pertama yakni pengamalan dan pengajaran atau dakwah dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengenai Dinul Islam yang beliau bawa secara menyeluruh yang dihafal yang dilihat yang dipraktikkan oleh para sahabat dan dicatat oleh sebagian dari mereka dan didakwahkan oleh mereka contoh yang tadi Kalau antum ditanya seperti itu sunah ini sunah Nabi yang Antum lakukan Antum akan menjawab iya sunah ketika Antum mengetahuinya karena tidak boleh kita mengerjakan sesuatu tanpa ilmu tidak mungkin seorang muslim mengat Saya tidak tahu ini Apa ini ah ini tidak boleh harus tahu Iya sunah ditanyalah dalilnya mana dalilnya dari mana bagaimana saya mengetahui ini sunah Oh ini ada dari hadis riwayat Bukhari dan Muslim di antaranya mengenai salat tahiyatul masjid nah J sahih Nanti ditanya lagi sahih sahih baru ditanya lagi Gimana hukum begitulah Jalan Oleh karena itu ajaran-ajaran yang muncul pengamalan-pengamalan yang ada yang dilakukan oleh manusia maka dihadapkan kepada sunah ini ada atau tidak Begitu cara beragama ada apa tidak sunahnya Kalau tidak ada maka dia bidah karena sunah lawan bagi bidah tidak ada sunahnya tidak ada dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak datang juga dari para sahabat ridwanullah alaihim Jamian yang mengetahui tentang sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan mereka yang meriwayatkannya dan menyampaikannya kepada kita maka Perbuatan ini tidak ada maka perbuatan ini bidah tidak boleh dilakukan karena kaum muslimin diperintah untuk mengikuti sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam faalaikum bisunnati nanti akan ada hadisnya Oleh karena itu Nih Itu itu e bab yang kedua ya Saya kira jelas ya antara sunah Dengan hadis ya dari satu sisi arti sunah sama dengan hadis dan dari sisi yang lain yang kedua berbeda yang kedua ini lebih luas dari yang pertama dan yang pertama sebagai rujukan rujukan rujukan atau pengambilan dari yang kedua seperti tadi saya berikan contoh kita mengerjakan sesuatu perbuatan dan ini sunah dan kita harus mengetahui dalilnya dalil-dalil itu diterangkan di dalam selain al-qur’an dalam hadis yang begitu banyak akan tetapi hadisnya harus sah sahih atau hasad menurut pemeriksaan orang-orang yang ahlinya dalam hadis itu bab yang kedua sekarang kita lihat bab yang ketiga orang yang berdalil Dengan hadis belum tentu mengikuti sunah kayak itu sunah tadi ya perjalanan kehidupan Nabi dalam mengamalkan dan mendakwahkan atau mengajarkan Islam secara menyeluruh Berapa banyak orang menggunakan hadis bahkan hadis sahih tetapi tidak sesuai [Musik] dengan sunah saya memberikan ee sebagian contohnya pada bab ke-10 dengan judul beberapa contoh kesesatan yang menyalahi Manhaj sahabat di antaranya ini sehubungan orang yang berdalil Dengan hadis belum tentu mengikuti sunah ketika dia menafsirkan atau memahami hadis itu sesuai dengan pendapat Ryu dan hawanya dan juga pasti menyelisihi Manhaj para sahabat hadis ada sebuah hadis sahih riwayat Al imam muslim Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah ditanya tentang puasa beliau Pada hari Senin beliau menjawab fihi wulidu wa fihi unzila alaiya pada hari itu hari Senin itu aku dilahirkan dan pada hari itu juga yakni hari Senin hari Senin diturunkan kepadaku al-qur’an karena itu aku puasa kemudian datanglah sebagian manusia yang membolehkan peringatan Maulid Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berdalil Dengan hadis ini Nah ini kan jadi tanda- tanya besar jauh sekali antara pertanyaan para sahabat dengan keputusan sebagian manusia yang menafsirkan hadis yang mulia ini sahabat justru Tujuannya adalah untuk mengikuti sunah beliau puasa pada hari Senin lihat ternyata Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menjelaskannya fihi wulidu wa fihi unzila alaiya maka yang diikuti sunahnya adalah puasa pada hari Senin sunah dan hukumnya mustahab disukai lihat perbedaan antara Manhaj sahabat dengan yang selainnya perhatikan orang yang menggunakan hadis sahih tetapi menyalahi sunah karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah memperingati dirinya dan sahabat yang dari awal sampai akhir menyertai beliau tidak pernah merayakannya Walaupun ada alasan-alasan lain ini saya berikan contoh orang menggunakan hadis ini Kalau benar tafsirannya demikian tentu para sahabat telah lebih dahulu mengamalkannya Ah ini per pentingnya kaidah ini Lau Kana Khairan laabquuna ilaihi saya jelaskan di awal pertemuan kita eh tentang perkataan al-hafiz Ibnu Katsir mengenai kaidah tadi Lau kanana Khairan laabquuna ilaihi berarti ketika orang membawakan ayat itu hak maukan hadis sahih hak tetapi ada kalanya mereka tafsirkan dengan tafsir yang sesuai dengan mazhabnya pendapatnya atau hawanya keinginannya khawarij membawakan ayat al-qur’an kepada Ali Bin Abi Thalib radhiallahu taala Anhu sahabiun Jalil Amirul Mukminin Inil hukmu illa lillah tidak ada hukum kecuali kepunyaan Allah hak benar [Musik] HQ tetapi yang mereka maksudkan mereka di sini kaum khawarij adalah kebatilan dibawalah ayat itu untuk mengkafirkan kaum muslimin di Ali mengatakan kalimatu haqqin urida biha albaathtil itu Kalimat yang hak tetapi yang kamu kehendaki adalah kebatilan berarti tidak setiap orang membawakan kalimat yang hak dia berada di atas kebenaran kalimat itu hak al-qur’an itu hak hadis itu hak namun harus disesuaikan berjalan dengan Sunah ya ini ada beberapa ee contoh ada lagi kaumkaum baiat orang-orang diwajibkan baiat kepada imamnya lalu disodorkan hadis-hadis mengenai baiat kepada imam imam yang dimaksud adalah Imam jemaahnya baiat adalah janji setia untuk taat untuk mengikuti memakai dari hadis-hadis sahih di Bukhari dan Muslim mengenai adanya baiat kita tahu ada kelompok-kelompok sempalan masing-masing kelompok itu memiliki Imam maka pengikutnya diwajibkan baiat tentu saja nanti ujung-ujungnya infaknya pun harus ke sana itu jadi ya tidak keluar dari itu Ya saya tahu persis saya saya pengalaman ini ketemu dengan orang-orangnya berdialog dengan dia ini punya punya punya Imam di baiat ni punya Imam di baiat Saya pernah berhadapan dengan salah satu tokohnya saya ringan saja ni Antum punya Imam Di sana juga ada Imam juga kan ada hadis apabila dibaiat dua orang Imam khalifah bunuh salah satuya Lalu siapa yang akan saya bunuh dulu Oh dia diam itu menunjukkan bahwa Manhaj mereka bukan Manhaj yang hak beda dengan sahabat itu ya kalau salah waktu itu di Libia di Libia datang banyak peneliti banyak orang baca di Maktabah perustakaan Libia ya ya dulu ada di sini sini juga nih daerah Cilengsi tinggalnya kelompoknya gitu ya dulu ya gitu ah itu masih menggunakan hadis sahih dan contoh yang lain lagi banyak yang menyelisihi menyalahi ketetapan sunah dari perjalanan nabi yang mulia alaihiatu wasalam itu bab ketiga sekarang bab keempat lafaz sunah dan hadis telah disabdakan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam y lafaz sunah dan hadis ada berapa hadis di sini saya bawakan Sudah tadi saya jelaskan tentang arti sunah punya dua arti arti yang pertama sama dengan hadis arti yang kedua lebih luas lagi dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam telah menjelaskannya di hadis-hadis beliau begitu banyak di antaranya saya bawakan ini sangat penting kita ketahui bahwa nama atau lafaz hadis dan Sunah telah diulang-ulang oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di banyak Sabda beliau yang sekaligus beliau menjelaskan apa yang dimaksud oleh keduanya hadis dan Sunah dari kekhususan dan keumumannya juga dari keluasan dan keterbas keterbatasannya ya serta keterkaitannya satu dengan yang lainnya ini diantaranya lafaz sunah di dalam hadis hadis pertama [Musik] Barang siapa yang hidup di antara kamu sesudah wafatku sudah aku wafat fasartilfan katir maka ia akan melihat perselisihan yang banyak sekali perselisihan yang dimaksud yang timbul adalah masalah Manhaj ya dan akidah yang kemudian merembet menjalar menularkan kepada masalah-masalah yang lain ya maka jalan keluarnya kata beliau dan ini e hadis ini sebagai alamatun nubuwah salah satu tanda dari tanda-tanda kenabian dan kerasulan beliau apa yang beliau sabdakan beliau Jelaskan katakan sepeninggal beliau kamu akan melihat ikhtilafan katir benar adanya sodqah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam Tarikh kita bisa membacanya muncullah khawarij kemudian Syiah rafidah kemudian qadariah Kemudian murjiah pada abad pertama semuanya pada zaman sahabat kemudian Muncul lagi tabiin mtazilah dan seterus jahmiah mtazilah dan seterus maka jalan keluarnya ini faaikum bunti tidak dikatakan faalaikum bil quran karena orang yang berpegang dengan Sunah pasti berpegang dengan al-quran karena pengambilan sunah asas kita berpegang dengan Sunah ada dalam Alquran tidak satuun yang dibicarakan dalam sunah melainkan asasnya dasarnya ada di dalam al-qur’an dan Sunah meluaskan dan menafsirkan al-quran nanti akan ada hadis Ibnu Mas’ud yang orang-orang yang mentato dan minta ditato yang mencukur alisnya yang mengkikir giginya untuk kecantikan mengubah ciptaan Allah sehingga seorang wanita yang bernama Ummu [Musik] yaakub berkata kepada Ibnu Masud engkaukah yang melaknat ini dan itu jawab ibu ud Mengapa aku tidak melaknatnya padahal Ia telah dilaknat oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan ia pun termaktub dalam al-quran yang membuat heran Ummu yaquub ini kok Ibnu Mas’ud mengatakan ada dalam al-qur’an padahal tidak ada ayat yang melarang mentato dan minta ditato yang mencukur alis tidak ada kata Ibnu Mas’ud Kalau engkau benar-benar memang telah membaca Alquran pasti kau akan dapatinya Tidakkah engkau membaca ayat wakumur Rasul fuduhu wahakum Anhu fantahu itu ayat jadi dasar pengambilannya apa-apa yang Rasul berikan Terimalah dan apa-apa yang Rasul larang jauhilah kata Ibnu Mas’ud kepada Ummu yaquub dan beliau telah melarangnya dasarnya ini wajib kita menerima segala yang datang dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam perintah atau larangan perintah diterima larangan dijauhi begitu akan ada hadisnya nah ini sunah sunah di sini tentunya dalam dua arti tadi atau salah satu arti lagi arti kedua yang luas sekali faalaikum bisunnati hendaklah kamu berpegang dengan sunahku perjalanan kehidupanku dalam mendakwahkan islam dan mengamalkan Islam yang kemudian dilanjutkan oleh para sahabatunti al khulafa Rasyidin mahdiin tamak biha wau alaiha Bin nawajiz dan sunahnya alkulafaasyidin ini tidak berarti ada dua sunah karena sunah yang diikuti oleh alulafaasyidin mahdiin adalah sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Oleh karena itu beliau mengatakanha berpeganglah dengannya tidak bihima sunah Nabi Manhaj rasul yang kemudian diikuti oleh para sahabat setelah beliau wafat yang diketuai oleh alulafaasidin almahdiin sunah Rasulullah sallallahui Wasallam yang kemudian kita kenal dengan Manhaj sahabah nanti ada pembicaraan tentang Manhaj itu yang tadi saya katakan sunah itu selalu menjadi lawan bagi bidah setelah beliau menjelaskanumidahin beliau mengatakanakum Awas kamu di wanti-wanti diperingati awas awas kamu hati-hati perkara-perkara yang baru di dalam agama yang berkaitan dengan Din ya bukan perkara-perkara baru yang tumbuh di kehidupan manusia yang Allah subhanahu wa taala berikan ilmu kepada mereka untuk mengetahui ini untuk menciptakan ini untuk mengadakan ini ada listrik lampu jam mengeras suara dan bukan itu tapi dalam Din orang yang tidak paham selalu menuduh ahlus sunah Wah kalau kita nih bidah sunah-sunah Ya sudah enggak usah pakai mobil pakai aja unta atau kuda nah ini tentu mereka tidak paham kasihan begitu harus belajar bahwa bidah yang dimaksud dalam agama kan kaitan ini jelas kalau mereka baca hadis dengan Insaf telan kemarahan itu karena sebaik-baik telanan yang diteguk oleh manusia dan pahalanya besar adalah meneguk kemarahan itu teguk kemarahan teguk duluum itu dia apa muhdatil umur ditafsirkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dijelaskan faainna kulla muhdatin bidatun itu bidah muhdasatil umur yang berkaitan dengan Sunah maknanya apa yang tidak ada sunahnya itu bidah bukan mobil bukan motor itu secara lghoh bahasa bukan yang dimaksud oleh Nabi yang mulia alaihialatu Wassalam terbukti para sahabat setelah beliau wafat kan meluaskan masjid beliau mengganti kayunya ininya dengan yang baik pada zaman itu sama dengan kita masjid tidak lagi pakai pelepah kurma dan sahabat sudah memulainya Utsman bin Affan radhiallahu taala Anhu memperluaskan masjid nabi dan mengganti bagian-bagiannya dengan bangunan yang baru dan pada zaman Selanjutnya diluaskan lagi sampai hari ini itu bukan bidah yang bidah itu zikir keras-keras di masjid ah itu bidah lepas salat zikir bersama Ah itu yang bidah gu tidak pernah dilakukan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali untuk mengajarkan kepada sahabat beliau memperdengarkan zikirnya sehingga dihafal oleh sahabat karena yang termasuk sunah adalah perbuatan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam mengajarkan sunah itu dengan tiga cara dengan berbicara bersabda begini gitu dengan melakukan berbuat dilihat oleh sahabat dicontoh Oh salat tuh mengangkat tangannya begini sebahu setelinga gitu dilihat diperhatiin betul sampai gerak-gerak jari aja sahabat tahu sampai jenggotnya bergerak itu tahu sahabat nabi baca enggak waktu salat zuhur baca dari mana Antum tahu jenggotnya bergerak gitu itu berarti dia ngelihat gini tuh lihat sahabatit nah dari situ keluar hukum ahli-ahli fikih har ini berarti salat boleh begini boleh begini [Tertawa] gitu nah e terus wa bidatin dolalah itu jelas ya ini sunah luas kemudian hadis yang kedua ya hadis yang sangat terkenalum kitabahbiahu Alaihi wasam ya ini hadis sangat terkenal tapi ini hadis dari riwayat Imam Malik istilah hadis terputus gugur dua orang Rawi tetapi saya jelaskan di sini bahwa hadis ini ada penguatnya dari hadis Ibnu Abbas dari hadis Amr Bin ahwas dari hadis Abu Hurairah ya Ee beberapa hadis yang menguatkan e hadis taraktu fikum amrainiadillu maaktum bihima kitabullah dan sini ada wasunatan nabi sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga dalam arti yang eh kedua kemudian hadis yang ketiga an Abi masudin alans Q rasulullahi Shallallahu Alaihi wasallamitabahah yang akan mengimami satu kaum ialah mereka yang paling tahu tentang kitabullah Sebagian ulama menterjemahkan yang paling hafal terhadap kitabullah maka jika mereka sama di dalam qiraah bacaan dan hafalan serta pengetahuannya mengenai al-qur’an maka yang akan mengimami satu kaum adalah yang paling mengetahui di antara mereka tentang sunah bisa dalam arti yang kedua tentunya dan masuk juga dalam arti yang pertama pertama dan EE kedua ya Ah ini saya jelaskan lafaz sunah yang Nabi Sallallahu alaihi wasallam sabdakan pada tiga hadis di atas ialah dengan arti dan makna yang kedua yaitu jalan atau perjalanan sesuai dengan arti bahasa yang maksudnya ialah perjalanan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam mengajarkan dan mengamalkan serta mendakwahkan islam secara terperinci dari Alif sampai ya yang menjadi lawan bagi bidah Oleh karena itu apabila seseorang berpegang dan mengamalkan sunah maka dikatakan kepadanya fulanun alas sunah Fulan berada di atas sunah ya atau kalau tidak Adapun kalau dia berpegang dan mengamalkan bidah maka dikatakan kepadanya sekarang lafaz hadis ada tiga buah hadis juga ya ini dalam arti yang kedua nih ya lebih khusus pada arti yang kedua tentunya ini hadisidahuaii was [Musik] qinqihahu Abu daudmidzi wa Ahmad w w Hiban ya yang lain juga tadi yang tidak saya Sebutkan tertulis di sini riwayat siapa Gimana hadisnya ya dari Zaid Bin Tsabit Dia berkata aku pernah mendengar Rasulullah sahu Wasallam bersabda Semoga Allah memberikan cahaya kepada seorang yang mendengar dari kami sebuah hadis [Musik] hadanfu lalu dia menghafalnya kemudian dia menyampaikannya kepada orang lain maka kadang-kadang orang yang membawa ilmu itu warubbaamili fiqhin kadang-kadang orang yang membawa ilmu ilmu yang dimaksud Apa alhadis itu ilmui di catatan kakinya saya berikan keterangan menyampaikannya kepada orang yang lebih paham darinya dan adakala nya orang yang membawa ilmu itu bukan orang yang paham akan hadis tersebut Nah di sini maksud saya membawakan hadis ini untuk menjelaskan lafaz hadis dan artinya nadarallahuan Sami Minna hadisan hadis yang kedua hadis yang sangat terkenal yang dikeluarkan oleh Al imam muslim beliau meriwayatkan di mukadimah sahihnya eh Man haddas biadisin y Wain Yar anahu kadibun fahua ahadul kadibin Wain fahua ahadul kadibain Barang siapa yang menceritakan dari satu Hadis disebut hadis Yura yang disangka atau yang dia Yar yur dalam lafaz yang lain e Yar dia telah mengetahui atau telah disangka berat bahwauun hadis itu palsu lalu dia membawakannya bukan untuk memberitahukannya fahua ahadul kadibin kadibin maka dia termasuk salah seorang dari para pembohong dalam lafaz yang lain maka dia termasuk salah seorang dari dua Pendusta orang yang membuat hadis palsu itu dan dia yang menyebarkan atau menyampaikannya ini dikatakan beliau Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Man haddasi diadisin hadis hadis yang ketiga juga di eh hadis sahih riwayat Imam Ahmad hadastukum haditan Fala tidunna Al apabila aku menceritakan hadis kepadamu maka janganlah l sekali-kali kamu memberikan tambahan atas Namaku hadis itu jangan ditambah-tambahin kita dilarang berbohong atas nama nabi yang mulia alaihiatu wasalam membuat-buat hadis palsu kalau kita menjawab Saya tidak membuat hadis palsu kami tidak berbohong atas nama nabi sallui wasallam kita tidak bisa lari dari yang Kedu yaitu membawakan menyampaikan menyebarkan hadis-hadis palsu yang begitu banyak itu pun dilarang dan kita akan masuk menjadi salah seorang pembohong hadis yang sebelum Man haddasa Ani bihadisin karena itu hati-hati terhadap hadis jangan seenaknya membawakan kita harus membawakan yang telah jelas hadis itu siapa yang meriwayatkannya dan hadis itu sah atau tidak kalau Bukhari dan Muslim umumnya sahih 99% sahih bahkan ada yang mengatakan 100% sahih selain Bukhari dan Muslim harus diperiksa terlebih dahulu oleh orang-orang yang ahlinya harus katakan ini sah atau tidak kalau kita tidak tahu Jangan bawakan ambil yang lain yang sudah sahih ya yang ketiga dilarang memberikan tambahan yang tidak ada di dalam hadis Fala tazidunna alaiya Ah ini eh bab e ke empat ini saya ingin menjelaskan ini kan berurutan ya bab saling sambung satu dengan yang lain eh lafaz sunah dan hadis setelah kita mengetahui arti sunah dan arti hadis dan hubungan di antara ee keduanya kemudian bab yang kelima antara sunah dan Manhaj ah sekarang masuk ini pembicaraan terus ya halaman 60 ya asunah Ya sudah diterangkan artinya ya dua arti tadi di ee bab ke berapa bab kedua ya sudah dijelaskan arti ee sunah baik yang sesuai dengan yang sama artinya dengan hadis atau secara Lughah bahasa juga kita telah melihat bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengulang Sabda beliau tentang sunah dan hadis Ah ini urutannya pertama kita di bab kedua e berbicara tentang apa sebenarnya arti sunah ada dua sudah kita ketahui kemudian kita juga perlu mengetahui lafaz-lafaz tersebut dari hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan beliau Sallallahu Alaihi Wasallam menjelaskannya lafaz sunah dan hadis itu bab keempat sekarang bab yang kelima gitu sunah dengan Manhaj antara sunah dengan Manhaj sunah sudah kita ketahui dua artinya itu ya sunah yang pertama sunah dalam arti perjalanan Nabi Sallallahu alaihi wasallam bersama para sahabat dalam mengamalkan dan mendakwahkan islam yang sempurna dan Kafah menyeluruh atau pengamalan Islam yang terjadi pada zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan pada zaman para sahabat yakni yang menjadi ijma atau kesepakatan mereka sunah dalam arti inilah yang menjadi lawan bagi bidah sebagaimana dijelaskan oleh para ulama yang kedua sunah dalam arti yang sama dengan Hadis yaitu setiap perkataan nabi sallallahu alaihi wasallam perbuatan dan dan takdir beliau dan lain-lain yang disandarkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam nah yang kita perlukan di sini adalah aladillah [Musik] dalil-dalil yang mewajibkan kita berpegang dengan sunah sunah dengan dua arti tadi telah datang begitu banyak perintah kewajiban berpegang dengannya dan larangan menyalah ya di dalam al-qur’an dan Sunah nah ini yang kita yang saya ee maksudkan pada bagian yang pertama ini dari bab kelima itu sunah dengan dua arti tadi sudah kita ketahui ya telah datang begitu banyak perintah kewajiban berpegang dengannya dan larangan menyalahinya baik di dalam al-qur’an maupun di dalam hadis-hadis sahih di antaranya firman Allah wama atakumur rasulu fuduhu wa nahakum Anhu fantahu ayat ini menjelaskan kewajiban berpegang dengan sunah Nabi Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam dalam dua arti tadi karena Allah subhanahu wa taala berfirman apa-apa yang diberikan Rasul kepadamu maka Terimalah ia perintah-perintah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan apa-apa yang dilarang Rasul dari mengerjakannya maka Tinggalkanlah ia Oleh karena itu Abdullah bin Mas’ud radhiallahu taala Anhu berdalil dengan ayat ini untuk melaknat orang-orang yang mentato tidak secara orang peror ya tapi secara umum bahwa mentato dan minta itu terlaknat tidak ditunjuk orang perorangnya tidak ya kita katakan orang tato terlaknat Antum tidak karena barangkali ia belum mengetahuinya belum memiliki ilmu atau ada syubhat dan lain sebagainya tetapi secara umum Ini pertanyaan secara umum telak untuk menunjukkan bahwa Nabi Sallallahu wasallam melarang Ibnu Masud mengatakan ada dalam al-quran itu ayat iniumuumu ayat ini Menjelaskan kedudukan sunah yang demikian besar ayat yang kedua firman Allah itu tadi ayat yang pertama dalam surah al-hasr ayat 7 ayat yang kedua dalam surah Annisa Lihat catatan kakinyaulq Barang siapa yang mentaati Rasul maka sesungguhnya dia telah mentaati Allah mafhumnya sebaliknya kalau kita tidak mentaati Rasul berarti kita tidak mentaati Allah mentaati rasul tidak mungkin terjadi kecuali dengan mengikuti sunahnya pasti tidak mungkin dikatakan seorang mentaati Rasul tanpa mengikuti sunah beliau karena ajaran beliau ada dalam sunah beliau dan beliau diperintah langsung oleh Allah subhanahu wa taala untuk menjelaskan atau menafsirkan dan yang memberikan petunjuk terhadap kitabullah Alquran ayat yang ketig W arsalnaulah juga dalam surat Annisa ayat 64 dan kami tidak mengutus seorang pun Rasul melainkan untuk ditaati dengan seiz Allah diikuti sunahnya karena setiap rasul yang Allah utus membawa sunah dan membawa syariat atau mengikuti syariat nabi yang sebelumnya ayat yang keempat masih dalam surat Annisa ayat 65 maka demi rabmu mereka pada hakikatnya tidak beriman dinafikan keimanan itu Hatta yuhakimuka Fima saajar bainahum tma la yajidu Fi anfusihim harajan mimma qusimu taslima maka demi rabmu Allah subhanahu wa taala bersumpah dengan dirinya yang mulia Fala warbika Yun mereka pada hakikatnya tidak beriman sampai mereka menjadikan engkau yakni Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam sebagai Hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan ini pertama kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap keputusan yang Engkau berikan kedua dan ketiga terakhir wusallimu taslima dan mereka menerima dengan sepenuh hati mereka keputusanmu itu tiga diperintah kita untuk ini sunah rasulullahi Sallallahu Alaihi wasam ayat yang kelima firman Allah dalam surah al-hujurat ayat 1 ya ayuhadina amanu laqimuahiuli watah inallaha samim Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu mendahului Allah dan rasulnya dalam memutuskan perkalaukum tunggu keputusan Allah dan rasulnya dan bertakwalah kepada Allah Sesungguhnya Allah maha mendengar lagi maha mengetahui Ibnu Abbas ee menafsirkan firman Allah janganlah kamu mendahului Allah dan rasulnya yaitu janganlah kamu mengatakan yang menyalahi Alkitab al-qur’an dan asunah ya ayat yang keenam firman Allah dalam surah Annur ayat 63 maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa fitnah atau ditimpa azab yang pedih firman Allah maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul yakni Maksudnya yang dimaksud dengan perintah Rasul ialah Jalan beliau tarikah atau sirah Manhaj beliau sunah beliau dan syariatnya yakni perjalanan maksudnya bukan jalan ini yakni perjalanan kehidupan beliau di dalam mengajarkan mendakwahkan islam itu yang dimaksud yakni sunah beliau manhajur Rasul syariat beliau sedangkan firman Allah akan menimpa mereka fitnah Jadi siapa saja yang menyelisihi an amrihi alladina falaharilladina yukhalifuna amrihi amruhu itu amrnya itu apa itu tadi dijelaskan oleh e para ulama di antaranya adalah sunah beliau Manhaj beliau syariat beliau siapa yang menyelisihinya menyalahinya maka ia akan terkena fitnah Apa yang dimaksud dengan fitnah saya mengumpulkan dari keterangan para ahli ada lima pertama kufur kedua Syirik antara kufur dan Syirik sebetulnya sama yang ketiga murtad yang keempat nifaq yang kelima ee bidah barangkali bisa Dit tambahkan satu maksiat keenam ya Siapa saja yang menyalahi falyaharilladina yukifuna amrii pasti akan terkena salah satu dari lima atau enam perkara tadi yang masuk dalam arti fitnah kalau dia tidak beriman maka dia akan masuk ke dalam kekufuran atau kesyirikan atau kemunafikan kalau ia beriman tetapi tidak sepenuhnya mengikuti perjalanan beliau sunah beliau maka dia akan masuk ke dalam bidah dalam mengerjakan Ibadah atau pelanggaran maka dia akan mengerjakan maksiat maka Siapa saja yang menyelisihinya menyalahinya pasti akan terkena salah satu dari lima atau enam perkara yang yang masuk ke dalam fitnah Pasti karena rabbuna mengatakan falaharina yukifuna amrii amrnya itu sunah beliau Manhaj beliau Siapa yang menyelisihinya anusibahum fitnah fitnah di sini ini dia abun alim atau menimpa mereka azab yang pedih yakni di dunia ini dengan dibunuh atau dihukum atau dipenjara yni masuk dalam hukum Islam tentunya dan lain-lain sebagaimana dijelaskan oleh alhafiz Ibnu Katsir dalam menafsirkannya di dalam ayat yang mulia ini terdapat dua faedah yang sangat besar sekali faedah pertama perintah mengikuti sunah Rasul dan tetap berada di jalannya di atas Manhaj dan Sunah beliau Adapun buah yang dihasilkan ialah Istiqamah di dalam Din agama dan selamat dari fitnah di atas serta azab di dunia atau di akhirat itu itu buah yang dihasilkan didapat ya istikamah karena itu arti Istiqamah istiomah Ee tidak mungkin kita akan istikamah dengan sebenar-benarnya kecuali dengan ilmu dan amal tanpa ilmu dan amal tidak mungkin kita akan Istiqamah dalilnya adalah Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika seorang sahabat bertanya tentang Islam Apa itu Islam yang saya tidak memerlukan seseorang lagi untuk untuk saya tanyakan tidak kata nabi Qul amantu Billah tumqim katakan aku beriman kepada Allah kemudian istiqomahlah Mungkinkah seseorang akan keimanan tanpa ilmu dan amal dengan ilmu dia mengetahui dengan amal dia menerapkan dan lahirnya lahirlah ke Isti yang besar orang sering ngomong istikomah istiamah istiamah harus dengan ilmu dan amal faedah yang kedua larangan menyelahi sunah rasul yang akibatnya akan terkena fitnah dan Azab yang sangat pedih sebagaimana keterangan di atas dan kemudian terus ada sambungan tetapi kita dibatasi oleh waktu dan selanjutnya nanti bagian yang lain kita akan lanjutkan pada pertemuan yang akan datang insyaallahu taala UN catat Antum bisa baca ini sampai habis nanti kita bahas lagi saya harus menyediakan waktu untuk ber soal jawab apa yang dapat saya jawab insyaallahu taala dan kita sejenak istirahat 5 menitan wasalamuik ikum warahmatullahi wabarakatuhal saat ini masjid albarkah sedang melakukan perbaikan pada masjid lama untuk meningkatkan kenyamanan beribadahahesan J angunan Masjid Jami albarkah cilengs masih terbuka lebar Salurkan sedekah jariah anda melalui bank syariah Indonesia [Musik] 7563131009 Cabang Cibubur atas nama pembangunan masjid albarkah Yayasan cahaya sunah kode bank 451 informasi dan konfirmasi transfer SMS atau Whatsapp [Musik] ke0821134556 Semoga Allah Taala menjadikan wakaf anda sebagai amal jariah dan sekaligus dilipat gandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wa taala Amin jazakumullahuir sat radio Raj Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 10.3 FM pembangunan masjid Jami albarkah hingga Agustus 2023 saat ini masjid albarkah sedang melakukan perbaikan pada masjid lama untuk meningkatkan kenyamanan beribadah para jemaah kesempatan amal jariah pembangunan masjid Jami albarkah Cilengsi masih terbuka lebar Salurkan sedekah jariah anda melalui bank syariah Indonesia [Musik] 7563131009 Cabang Cibubur atas nama pembangunan masjid albarkah Yayasan cahaya sunah kode bank 451 informasi dan konfirmasi transfer SMS atau Whatsapp ke 082112345756 Semoga Allah Taala menjadikan wakaf anda sebagai amal jariah dan sekaligus dilipatandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wa taala Amin jazakumullahu kir silat radio Roja Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM enggak enggak Alhamdulillah Hamdan kattiran thayiban mubarakan fihuha wasallallahu wasallama Alan nabiil Karim wa ala alihi wa ashabihi waman tabiahum bisan yaumiddin wab ada beberapa pertanyaan yang saya [Musik] kira perlu atau bisa ba Saya jawab di sini dan yang selebihnya ada pertanyaan-pertanyaan yang timbal balik dengan penanya gitu Jadi kalau antum bertanya dengan satu pertanyaan yang penjawab harus lebih jelas Apa maksudnya gitu maka itu tidak bisa saya jawab harus ada begini begitu ya karena pertanyaan itu ee beragam ya di antaranya pertanyaan mengenai itiba dan taklid di sini juga saya jelaskan ya ittiba Dan [Musik] takqlid ittiba kita mengikuti seseorang dengan mengetahui [Musik] hujah atau dalil baik secara mujmal garis besar atau tafsil tergantung dari orang yang mengikutinya kalau dia seorang pelajar ilmiah yang belajar kepada sebagian ahli [Musik] ilmu atau diperkuliahan dan lain sebagainya baik belajar di halqah atau secara formal maka para pelajar ilmiah [Musik] ini perlu mengetahui dalil-dalil secara terperinci Karena manusia itu di dalam Islam dalam ittiba dan taklid dibagi pertama para mujtahid yang telah memiliki kemampuan untuk berijtihad dan dia tidak dibolehkan untuk ittiba Apalagi taklid yang kedua yang bukan mujtahid dia berada di tengah-tengah muttabi orang yang mengikuti mujtahid ini yang saya katakan para pelajar ilmiah semuanya kita pelajaru tetapi ada pelajar ilmiah yang memperdalam Din Dia tidak atau belum mampu berijtihad mengikuti ahli ilmu mendampingi ahli ilmu belajar kepada ahli ilmu dan mengajar sesuai dengan kemampuan nah orang bagian yang kedua ini harus memiliki perbendaharaan ilmiah sehingga dia mengetahui al-adillah dalil-dalil syariah secara rinci yang ketiga masyarakat umum kaum muslimin di dalam berag agama dia pun harus mengetahui hujah atau dalil walaupun tidak rinci secara mujmal karena tidak mungkin kita bebani orang-orang untuk mengetahui dalil secara Rin rinci mengikuti ahli ilmu yang dia fqah tetapi jauh dari ashobiah karena hakikat ashabiyah adalah menolak kebenaran ketika kebenaran itu sampai kepadanya yang kita kenal taasub mazhabiah kefanatikan kan terhadap paham yang penting mazhabnya walaupun hadis telah datang sampai kepadanya tetap ditolak karena tidak ada di mazhabnya ah ini taasub mazhabiah berbahaya karena seseorang harus beredar bersama dalil-dalil Syariah disebabkan Islam agama yang mendasari segala sesuatunya dengan ilmu bukan taklid karena taklid pada hakikatnya engkau mengikuti seseorang yang engkau tidak tahu apa-apa ikut saja Apa alasannya tidak tahu ini seperti hewan-hewan yang dibawa ke tempat penjagalan dia tidak tahu mau diapakan harus tahu walaupun secara mujmal Sebagian ulama mengatakan ini juga taklid ya hanya bahas saja Allah subhanahu wa taala berfirman wa takfu Ma laaisa laka bihi Il jangan kau katakan yang kau tidak memiliki ilmu ini kan dasar dalam Islam harus dengan ilmu contoh orang bawakan hadis dan orang itu tidak Makruf sebagai ahli hadis atau orang yang menyibukkan diri dengan hadis yang pasti atau umumnya dia mengetahui hadis yang dia bawakan riwayat fulan-fululan maka Antum harus tanya hadis ini riwayat siapa sah atau tidak walhasil golongan ketiga umumnya masyarakat namun tidak dibiarkan karena Islam tidak akan membiarkan seseorang berada di dalam kebodohan obat kebodohan adalah bertanya Allah subhanahu wa taala berfirman falu ahikritumam di dua tempat di dalam Alqur’an di surah an-nahl dan surah al-anbiya asalnya ahlud zikr ini Ahlul kitab karena mereka mengikut memiliki Kitab Taurat dan Injil milemiki Kitab Taurat dan mereka dan itu ilmu tanya tentang kebenaran Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam risalah beliau bahwa beliau Seorang nabi dan rasul kepada ahli kitab mereka tahu karena Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam bersama para sahabat termaktub dalam Taurat dan Injil sebagaimana rabbuna Kabarkan beritahukan kepada kita termaktub nama dan sifat-sifat beliau dan orang-orang yang menyertai beliau para sahabat jauh ribuan tahun sebelum para sahabat lahir ke dunia radhiallahu anhum tetapi yang menjadi Ibrah pegangan adalah keumuman lafaz fasalu ahlikro itu Ahlul Kitab Ulama karena yang menjadi pegangan ayat al-qur’an ketika Allah subhanahu wa taala berbicara dan ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berbicara secara umum dan mutlak maka harus diumumkan dan dimutlakkan sampai datang dalil yang mengkhususkan atau mengqayidkannya itu kaidah usul ya Ah berarti kemudian diterjemahkan oleh ulama ditafsirkan ahlud Zikri adalah Ahlul Ilmi tanya padanya ah itu beredar dengan ilmu di ayat yang mulia ini Allah mewajibkan dua golongan manusia golongan yang pertama ahli ilmu tidak boleh menyembunyikan ilmu tidak boleh mencampurkan antara yang hak dengan yang batil Oleh karena itu Allah subhanahu wa taala memperingati melarang Bani is yang diutus kepada mereka begitu banyak nabi dan rasul nabi yang terakhir yang diutus kepada mereka adalah nabi yang mulia Isa bin Maryam alaihimalatu Wassalam sekaligus pembawa berita gembira akan kedatangan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Allah subhanahu wa taala larang wanttumamun jangan kamu mencampur adukan yang hak dengan yang batil akibatnya apa yang haknya tidak kelihatan yang haknya berada di bawah yang batil berada di atas yang diketahui adalah batilan dan jangan kamu menyembunyikan ilmu padahal kamu tahu Ilmu apa ilmu tentang kenabian Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kamu menyembunyikannya ilmu tentang kebenaran risalah yang dibawa oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka ahli ilmu tidak boleh menyembunyikan ilmu dia harus menampakkan ilmunya menjelaskannya dan seterusnya golongan kedua fasalu ahlikri in kuntum la talamun orang-orang yang tidak tahu wajib belajar dan bertanya kepada ahli ilmu ah itu Islam itu Islam ya dia mendasari segala sesuatunya dengan ilmu Maka banyaklah karena tidak memelihara kaidah-kaidah ilmiah ini kaum muslimin cara beragamanya sebagian dari mereka dengan kejahilan ketidaktahuan mengikuti cara beragama yang mereka juga tidak tahu bahkan telah dicampuri dengan keyakinan-keyakinan jahiliah perbuatan- buatan yang bukan Islam ini Dar Celakanya taklid apalagi kalau sampai membawa kepada takqlidul a’ma takqlid Buta Yang penting ini ajaran enggak boleh diganggu enggak boleh di ini dia dia ikuti Ah ini bukan cara beragama yang diajarkan kan oleh Islam ya bukan demikian suatu saat tentu orang tidak tahu dan harus mengikuti orang yang alim Hatta dia ulama dia ulama ahli tafsir atau ahli fikih fuqaha Tetapi dia tidak mengerti tentang tashih dan tadif suatu hadis ya Ah ini kekurangannya maka tentu dia mengikuti mengambil dari ulama yang ahlinya karena dia tidak punya kemampuan untuk itu dia bertanya kepada ahlinya walhal dia ulama tapi ada sebagian ilmu dia tidak tahu padahal Salah satu syarat untuk berijtihad adalah mengetahui itu tapi tidak harus dia mengetahui dirinya mengetahui itu lebih baik itu lebih bagus tentunya dia bisa memulangkan kepada ahlinya dan dia bisa tetap berijtihad maka dia mentaklidi ulama yang dia sqah ahlinya ahli ilmu yang mampu melakukan memeriksa kesahan dan tidak sahnya sesuatu hadis walhal dia ulama kan tidak semua ulama menguasai ilmu dan dia ulama ahli ini tapi dia tidak mengetahui tentang faraid karena itu ilmu yang berdiri sendiri luasnya ilmu di dalam Islam dia ulama tapi dari satu sisi dia tidak mengerti maksudnya ahlinya menjadi ahlinya maka perkara-perkara faraid itu dia pulangkan kepada ahlinya dan dia sendiri bertanya kepada ahlinya nya begitu luar biasa firman Allah fasalu ahlikri in kuntum la talamun sehingga semuanya bisa mengetahui dan ada ilmu beredar dengan ilmu itu bukan kejahilan dan bebas mazhab Ah ini Kalau saya bilang bebas mazhab nih W sebagian agak marah ini ya mazhab ini dakwah Saya dari awal bebas mazhab ada mazhab itu karena imam yang dqlidi juga tidak bermazhab saya Syafi’i mazhab saya tanya Syafi’i mazhabnya apa Saya jamin tidak bisa jawab Saya jamin apa mazhabnya Syafi’i apa ikhwan al-qur’an dan sunah dan mengikuti manhaj salaf Syafi’i perintahkan ikut saya mazhab saya enggak la tuqalliduni [Musik] jangan kamu taklid kepadaku Abu Hanifah mengatakan kepada muridnya eh jangan tulis sekarang sekarang saya berpendapat begini Besok bisa berubah menunjukkan bahwa mazhab itu kumpulan pendapat mujtahid apa kita diperintah untuk mengikuti pendapat tak perintah Alkitab kalau sesuai ikut kata Syafii kalau perkataanku menyelisihi Alkitab dan Sunah apa kata beliau tetap pegang perkataanku atau tinggalkan tinggalkan pegang Alkitab kata Abu Hanifah ambil dari mana kami mengambilnya dari mana Abu Hanifah mengambilnya Alkitab keren itu itu laki-laki itu jangan jadi banci ya enggak ada Mazhab Syafi’i mengikuti Alkitab dan Sunah mengikuti kaum Salaf ahah ini di banyak perkataan beliau Al Imam annawawi rahimahullahu taala mengatakan di syarhu muslim ee kira-kira apabila hadis telah sah beliau dalam membantah Al Imam Malik beliau yang tidak menyukai puasa 6 hari setelah Syawal apabila hadis sudah sampai tidak boleh ditinggalkan hadis itu walaupun tidak diamalkan oleh umumnya orang bahkan tidak ada yang mengamalkannya amalkan hadis itu Ba itu baru laki-laki itu apabila hadis telah sah sampai pegang hadis begitu juga para pengikut orang para imam itu yang sepaham bukan taklid buta para ulama itu seperti Al Imam albaihaqi Al Imam Ibnu khuzaimah dia tidak mengatakan saya mazhabnya Syafi’i enggak Tapi ketika pembahasannya meny Syafi’i maka dia berusaha membelanya begini dengan dalil ketika Syafi’i menyalahi atau tidak sampai sunah maka ditinggalkan oleh mereka begitu ada pegang mazhab Enggak ada enggak ada kenapa hanya empat padahal banyak empat dikenalkan oleh kaum muqidin yang sandarkan Fulan mazhab Fulan Fulan mazhab Fulan itu orang-orang muqallidin seperti Bukhari dikatakan mazhabnya Syafi’i nanti balik lagi Oh Bukhari Ternyata bukan mazhabnya Hambali karena dia murid Imam Ahmad Lah gituah ternyata ini enggak Kena Waduh jadi bingung sendiri gitu Imam Tirmidzi mazhabnya ini ini ya saya sering menceritakan kisah berdebatnya Syafi’i dengan bisyir Bin qiyas al-marisi atau al-marrisi gitu ya marisi pakai tasdid atau takfif bisir ini tokoh jahmiah berdialog dengan Syafi’i dia yang mengatakan Quran ini makhluk Allah tidak berbicara dengan Musa Allah ada di mana-mana gitu Syafi’i tanya tiga perkara kepadanya perkataanm ini ya mazhabmu ini pendapatmu ini ada dari al-qur’an tidak AT berdalil tidak dalilnya mana Dar Al Quran dibang enggak ada dari sunah enggak ada dari kaum Salaf juga enggak ada dari mana dari sini ya jujur kejujuran seorang ahli bidah besar itu yang belakangan datang kelihatannya kurang jujur G ini jujur dia ini pembesar ahli bidah karena apa yang harus dia katakan kepada imam besar di hadapannya kalau dia bilang ada dalam al-quran pasti dibantai habis mana dalilnya dari sunah enggak ada dari kaum Salaf tidak ada mana ada kaum Salaf mengatakan gitu Syafi’i tidak bertanya antum mazhabnya apa gitu ahah kita ee azan mau masuk kita tunggu azan nanti selesai azan kita lanjutkan lagi ya walhamdulillahi rabbil alamin pembangunan masjid Jami albkah hingga Agustus 2023 saat ini masjid albarkah sedang melakukan perbaikan pada masjid lama untuk meningkatkan kenyamanan beribadah para jemah kesempatan amal jariah pembangunan masjid Jami albarkah cengs masih terbuka lebar Salurkan sedekah jariah anda melalui bank syariah indonesia56313100 Cibubur atas nama pembangunan masjid albkah Yayasan cahaya sunah kode bank 451 informasi dan konfirmasi transfer SMS atau Whatsapp ke 08211345 756 Semoga Allah Taala menjadikan wakaf anda sebagai amal jariah dan sekaligus dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Subhanahu Wa taal am ikhwat Al Islam kita simak dikumenangkannya azan untuk salat zuhur bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar [Musik] Allahu Akbar Allahu Akbar Allah Allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu Alla [Musik] ilahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah Hayya alah Hayya [Musik] alah Hayya Alal [Musik] Falah Allahu akbar Allahu akbar lailahaillallah ะพะน Alhamdulillah Hamdan katstiran thaiban mubakan F kam yuhibbu rbuna Ward wasallallahu wasallama Alan nabiil Al nabi Rahmah waa alihi wa ashabihi waman tabiahum biihsan yaumiddin wab menyambung pertanyaan tadi ada pertanyaan lain berkaitan dengan mazhab para ulama bermazhab bahkan di belakang nama mereka ditulis misalnya Ibnu taimiah Hambali Ibnu Rus almaliki asyekh asuyud asyafi’i at thaahawi Hanafi ini yang menulis kaum muqallidin bukan para imam itu sikhul Islam Ibin Taimiyah karena hidup di lingkungan dari orang tuanya kakeknya itu di lingkungan Hambali ya karena mereka setelah masa-masa dari tiga kurun terbaik maka sebagian kaum muslimin terjerumus kepada taklid dan kejumutan di dalam taklid dan taasub mazhabiah sehingga ada kalaanya bertengkar itu karena membela fanatik terhadap mazhab ini dari orang-orang yang telah keluar menyimpang dari apa yang didakwahkan dan dikatakan oleh para aimmah itu dan Imam itu tidak hanya empat ada sufyanauri ada Sufyan Bin uyain ya Ada syubah bin hajjad ada adlais Al Imam adais bin sa’ad di Mesir ada al-auzaai di Syam ada Bukhari ada muslim ada Abu Daud dan para aimmah banyak sekali masing-masing ada pendapatnya ada ijtihadnya maka itu disandarkanlah yang hidup di lingkungan itu ini di hidup di lingkungan madrasahnya ini katakan nih Hambali Syafi’i padahal kenyataannya tidak demikian saya ambil contoh ada dua saja di sini syekhul Islam IBN Taimiyah dalam sebagian fatawanya dia bukan hanya menyalahi orang yang katakan ini mazhab Hambali tapi menyalahi mazhab yang empat dalam sebagian fatawanya ijtihadnya dia pegang Hadis yaitu permasalahan talak umumnya para ulama dan orang-orang yang terkukung di mazhab ini mengatakan bahwa talak tiga dalam satu majelis jatuh talak tiga syaikhul Islam bilang tidak hanya jatuh satu talak tentu kaum mazhabiah menjadi marah sampai beliau ditangkap itu menyalahi semuanya menyalahi madahibul arbaah menunjukkan orang berpegang dengan dalil dan masalah-masalah lainimamwiamwi Antum tahu dia ponakannya Al Imam almuzani Al Imam almuzani Al Imam almuzani adalah murid besar Al Imam assyafi’i Al Imam almuzani punya saudara perempuan saudara perempuannya punya anak nama at thaahawi ini jadi khalnya Al Imam almuzani itu khalnya dan kita tahu bahwa Al Imam almuzani itu adalah penyebar ilmunya Syafi’i dan dia yang meringkas kitab al-um saya ringkas kitab ini di mukadimahnya dia katakan atas wasiat dan pesan Syafi’i jangan taklid kepadanya maka Al Imam at thaahawi yang mengikuti halnya gurunya ini sama dengan Al Imam assyafi’i dia membelanya dan seterusnya satu saat dia melihat dalil lain dari Abu Hanifah ah itu dia ya yang menurut dia ini lebih kuat akhirnya dia pindah mendukung ke ijtihad at pendapat sebagian yang sesuai dengan sama arahnya dengan dia dia pindah menyalahi khnya Padahal dia belajar di situ bersama murid besar dan itu pamannya murid besar dengan Imam assyafi’i menunjukkan tidak ada taklif orang Merdeka ahli ilmu itu ya kemudian di sini pertanyaan di juga Ibnu Rajab telah menulis Kitab bantahan terhadap mereka yang mengikuti mazhab selain yang empat menurut kaum muqallidin ini dijadikan sebagai dalil Apakah perkataan dan tulisan Ibnu Rajab itu dalil untuk kaum muqallidin dan mudah-mudahan penanya tidak masuk kalau penanya masuk maka masuklah dia ke dalam kelompok kaum muqallidin kaum muqallidin itu menjadikan perkataan ulama itu dalil hujah Adapun ahli ilmu ini omongan saya saya ambil dari perkataan ee ulama juga menurut ahli ilmu para muhaddisin ahli usul itu bukan dalil tapi yang dalil itu adalah Alkitab dan Sunah bagaimana kita menjadikan Ibnu Rajab perkataannya tulisannya sebagai dalil untuk kaum muqallidin kata ulama ini bukan kata saya dalam masalah yang lain dalam masalah e yang lain dalam masalah yang lain yni dikatakan ulama mengatakan Demikian maka Sebagian ulama mengatakan untuk kaum muqallidin maka itu dalil untuk yang lainnya maka itu bukan dalil yang menjadi dalil Alkitab dan Sunah maka lihat kepada Alkitab ayat-ayat taditi allahumuallah semuanya merujuk kepada Alkitab dan Sunah Apakah ketika kita berselisih diperintah untuk mengikuti seseorang kembalikan kepada mazhab kembalikan kepada ijtihad seseorang tidak farudduhu farudduhu ilallah warasul fainanazum fiin farudduhuallah warasul bukan kepada mazhab dan bahasa al-qur’an dan Sunah lebih mudah jauh dari bahasa kaum mazhab sahih apa dalilnya wqad yasarnal qurana lizikri fahal Min muddakir laqad yasarnal qurana ya ayatnya itu surah alqamar Sesungguhnya kami telah mudahkan al-quran lizikri untuk diingat dipelajari bacaannya dipahami di mudah fahal muddakir Allah tegur orang yang tidak mau mempelajari al-qur’an karena al-quran itu mudah demikian juga bahasa nabi yang mulia alaihiatu wasalam dan riwayat hadis lebih mudah ambil dari al-quran ambil dari hadis minta bantuan para ulama dengan tidak mengikatnya ada syarhul hadis ulama ini ulama itu mudah belajar baca hadis baca Quran baca hadis jangan baca kitab-kitab mazhab yang tidak ada dalil dari selur seluruh mazahib dari seluruh ulama ambil para pelajar baca kitab ini baca kitab itu yang ada dalilnya Adapun kitab-kitab dari madahib yang tidak ada dalilnya tinggalkan baca hadis baca ini pelajar begitu masyarakat umum baca al-quran baca hadis ambil langsung dari al-quran dan hadis jika tidak paham fasalu ahikrt mudah agama [Musik] ini Pernah dulu kejadian di Jepang orang mau masuk Islam lalu dari Mazhab Syafi’i bilang masuk Islam melalui Mazhab Syafi’i yang ini bilang akirnya enggak jadi masuk Islam ambil dari al-qur’an ambil dari sunah baca saya sering ditanya Ustaz Ustaz gimana orang ini pelajari apa kitab-kitab mazhab enggak baca langsung hadis buat apa para ulama menyusun kitab Ada umdatul apa umdatul Ahkam kumpulan hadis-hadis hukum yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim atau salah satunya oleh Imam ee apa Abdul Ghani bin Abdul Wahid almaqdisi kitab bagus sekali baca sudah ada syarahnya para pelajar mudah kalau tidak paham Jangan memaksakan diri biasakan baca al-qur’an sudah ada terjemahannya baca hadis sudah ada terjemahannya kalau bingung Jangan memaksakan diri biasakan tanya kepada ahli ilmu tinggalkan mazhab karena para aimmah itu tidak memerintah ya ini saya lihat ada orang-orang di menyerukan tentang belajar mazhab lagi padahal orang-orang mazhab sudah meninggalkan mazhab ini yang mengaku sunah eh ke mazhab ada kelompok-kelompok di Libia sana anak-anak bikin kelompok untuk suruh mazhab ya Subhanallah lalu kalau ditanya kalau gitu mazhab antum apa Syafi’i Wah Syafi’i bacaannya Apa itu Syafi’i kalau gitu Syafi’i maka Antum jangan Azan ini jangan azan tadi Bilal ini azan bilal Syafi’i tidak pakai Azan ini Syafi’i pakai azan Abi mahzurah berani Antum pakai azan Abi mahzurah dan banyak yang lain lagi ah ini mahib karena masing-masing ulama menerima sunah hadis dari apa yang merekaing sampai kepada mereka ya ini malah menganjurkan mazhab menganjurkan mazhab bahkan wajibkan mungkin maka kaum muslimin harus mengambil dari Alkitab dan Sunah Demi kemajuan mereka kemajuan ilmiah baca hadis mau tentang hukum tadi ada kitab umdatul Ahkam bagus sekali sudah ada terjemahannya bagi yang tidak bisa bahasa Arab bagi para pelajar mudah bahkan Berapa banyak para pelajar menghafal aneh menghafal umdatul Ahkam tapi bermazhab hadis enggak dipakai dipakai kitab mazhab ada kitab bulugul Maram menakjubkan kitabnya yang Karang Amirul Mukminin fil hadis sudah ada terjemahannya enggak paham tanya para pelajar mudah sekali ada kitab yang lebih besar lagi Fi akbaril Mustofa kitab hukum ribuan hampir 5000 hadis lebih dikarang oleh kakeknya syikhul is bin Taimiyah yang kemudian disyarahkan oleh Al Imam asyaukani dari kitab nailul autar baca kitab para ulama annawawi dan lain sebagain minta bantuan mereka dengan tidak terikat dengan satupun mazhab yang dikatakan oleh mereka itu ambil minta itu para pelajar Bebas Merdeka orang yang paling nikmat adalah para pelajar Dia memiliki kemerdekaan ilmiah dia mengambil Dari mana saja apabila dia punya kemampuan untuk mentarjih maka dia mentarjih demikian masyarakat umum biasa baca al-quran ada terjemahannya lihat apa yang Allah katakan dalam al-qur’an jangan kita sebagaimana yang dikatakan oleh syaikhul Islam hanya menghafal huruf-huruf lafaz-lafaz seperti Ahlul kitab itu syaikhul Islam Ucapkan Berapa tahun itu beliau wafat tahun 728 Hijriah sebelum itu beliau mengucapkan sekarang tahun 1445 7 abad atau 6 abad yang lalu kaum muslimin seperti Ahlul kitab hanya Menghafal huruf dan lafaz tapi tidak tahu al-qur’an al-qur’an Nur Ikhwan Hidayah bahasanya mudah bacanya mudah yang terbata-bata saja membaca al-qur’an diberi pahala oleh Allah dua pahala yang terbata-bata membacanya sekarang sudah ada terjemahan baca baca hadis kalau para pelajar tentu bacaannya tadi banyak lagi mau kitab apa ada duduk di Maktabah ribuan kitab para ulama bagaimana kita menentukan salah satu mazhab kecil segini kitabnya ada kalau antum ke perpustakaan ada ini dari Mazhab Syafi’i segini doang ini De Mana yang mau kita ambil semuanya atau sekotak ini baca dari sini baca dari sana baca dari sini baca dari sana ini seruan-seruan mazhab batil Kalau tidak mau dikatakan Min abtolil batil dari sebatil-batil perkataan yang diucapkan oleh anak-anak muda ini yang menganjurkan P mazhab mazhab itu padahal orang yang kolot dengan mazhab sekarang sudah pindah bebas mazhab kita ambil dari semuanya lalu orang yang menisbahkan kepada sunah Dengan Dusta mengatakan bahwa kita mazhabanya bahkan suka tanya S an anak-anak muda antum mazhabnya apa Ajib sekarang tidak ada lagi pertanyaan seperti itu dulu ratusan tahun yang lalu sekarang orang Merdeka bahas dari kitab para ulama Al warotatul Anbiya minta bantuan kepada mereka yang ada dalilnya Adapun kitab-kitab yang enggak ada dalilnya menurut mazhab ini begini wudu begini gini itu banyak menyalahi sunah banyak meninggalkan sunah maka baca dari hadis langsung Oh wudu nabi seperti ini kalau enggak paham tanya kepada ahli ilmu membaca kitab umdatul Ahkam ada berapa ratus hadis dihafal oleh anak-anak muda lihat dari mulai Tahara wudu ini semuanya salat semua lihat nikmat itu dari nabi yang mulia alaihialatu wasalam Mengapa dipalingkan kepada kitab-kitab madzahib yang kecil-kecil yang tidak berdalil ah ini kemunduran jauh dan bisa merusak tatanan keilmuan keilmiahan kaum muslimin Iya ini apa yang dikatakan oleh Al Imam Ibnu Rajab atau apa itu tidak dalil bukan dalil yang dalil Alkitab dan Sunah Alkitab dan Sunah memerintahkan untuk berpegang dengan al-qur’an eh masih ada waktu dalam rangka menolong saudara kita di Palestina MUI menganjurkan setiap masjid untuk melakukan Qunut nazilah saya saya tidak tahu nih Saya tidak dengar kalau ini tanggung jawab penanya Bagaimana caranya Qunut nazilah boleh ya dan sampai kapan Qunut nazilah daksanakan Rasulullah rullah su wasallam pernah Qunut Nazila sebulan Eh ada Banyak kaum muslimin e Qunut e nazilah Qunut nazilah tidak diatur lafaznya oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah mengatur lafaz Qunut hanya satu Qunut Witir allahummahdini fiman haditu ya nah saya e berapa kali salat e Jumat sebagian ya di masjid lalu Imam qunut nazilah dia beritahukan dulu kita akan Qunut nazilah tapi dia baca di mukadimahnya allahummahdina fiman hadit kemudian baru sebetulnya tidak demikian selesai salat Saya pernah menegur sebagian Imam Ya tentu tidak depan umum saya bilang Antum bukan beg ini quut nazil quut nazil langsung kepada apa yang Antum akan Siapa yang Antum akan doakan kemenangan pertolongan dan kebinasaan sekarang di Palestina langsung nabiu was Allah waktu ituk is Ya Allah Bin siksamu terhadap yahud begitu langsung kepada poinnyaut naz ya tidak diawali dengan Qunut Witir ini kita bukan Qunut Witir ada sebagian lafaz diajarkan oleh para sahabat agak panjang ya Saya tidak hafal sekarang Eh tapi saya tulis di di kitab almasail jilid jilid itu biasanya para sahabat ketika sekalian e Qunut Witir di bulan Ramadan 10 yang terakhir ada sekalian Qunut nazilah Witir sekalian quut tapi kalau di luar bulan itu langsung dengan kata-kata yang singkat tadi Antum bisa lihat di hadis Apa yang diucapkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di Bukhari di eh muslim coba di Bukhari Antum buka kitab almaz ee kitab almaghazi atau kitab jihad gitu ya ada di muslim jug ada juga dalam salat-salat ee sunat gitu itu yang apa yang tadi saya ee Contohkan J langsung doakan ee agar diolong saudara-saudara kita yang di Palestin E dan dihancurkan Yahudi barangkali ini Ikhwan panjang perjalanan kita Subhan Saya tidak sempat menjawab lagi ini banyak ee pertanyaan atau syubuhat ya barangkali di lain waktu subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Terima kasih Anda masih bersama Radi ikuti terus kajian Islam yang akan ditayangkan pada [Musik] jam-jamik [Musik] eign
Leave a Reply