Ustadz Abdullah Taslim, M.A. | FAWAIDUL FAWAID

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube


Kamis, 17 Jumadal Ula1445 H / 30 November 2023 M

kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja lailuha kaahariha La yazigu anha ba’di illa halik sungguh aku telah tinggalkan kalian di atas petunjuk yang putih bersih ya yang sangat jelas lailuha kaahariha malamnya seperti siangnya Subhanallah ini ilmu saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio Roja simak radio Roja Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhwat Islam allahakum alhamdulillahbilam ihii ajumah ammau ikhwat Islam aani Allahu wakum Para pemerhati rja pendengar rja di mana pun Antum berada di kesempatan pagi hari ini Insyaallah kami kembali hadirkan di ruang dengar anda dan layar televisi Anda satu kajian ilmiah yang penuh dengan faedah dan manfaat dalam pembahasan Kab fawaidul Fawaid buah karya dari asikhul Islam Abu Abdillah samsuddin Muhammad bin Abi Bakir Ibnu qayim aljauziyah rahimullahu taala dan sebagaimana biasaamakum pada kajian pagi hari ini kita akan simak pembahasan ini yang akan dipaparkan secara mendalam dan meluas bersama guru kita alustaz alfadil Abdullah Taslim Ma hafullahu taala dan alhamdulillah kami telah terhubung dengan beliau yang saat ini berada di studio sebelum kita simak kajian yang penuh dengan faedah ini kami informasikan terlebih dahulu pada Anda semuanya setelah kajian disampaikan oleh Beliau kami membuka sesi interaktif soal jawab bagi Anda yang ing bertanya memperdalam materi yang telah bel sampaikan Anda bisa bertanya secara langsung di 0218236543 ataupun Anda dapat bertanya Mel chat wa di 0819896543 untuk selanjutnya kita simak sama dan kepada Ustaz kami persilakan fatafadul maskuran Barakallah fikum asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah nahmaduhuastainuhuastagfiruhubillahi anusinatiahillahu Fala mahla hadalah waaduaahaillallah wahdahuarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu wa rasuluh Allahumma Shi wasallim wabarik ala nabiina Muhammadin waa alihi wa ashabihi waman tabiahum ban yaumiddin Amma Badu Alhamdulillah ikhwatal Islam maasir ikhwah W akhwat fiddin rahimakumullah kaum muslimin para pemerhati raja TV dan radio roak di mana pun Antum berada Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala di kesempatan pagi hari menjelang siang hari ini kita dipertemukan kembali di dalam majelis ilmu secara online mengkaji rutin ya membahas kitab yang sangat bermanfaat kitab alfawaid buah karya dari Al Imam Syamsuddin Abu Abdillah Ibnu qayyim Al jauzi rahimahullahu taala kita masih melanjutkan pembahasan tentang makna doa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam untuk meminta kepada Allah menghilangkan segala kegundahan kegelisahan di hati kita agar berganti dengan kelapangan ketenangan dan kegembiraan ya di dalam doa ini terkandung makna penghambaan diri yang sangat dalam kepada Allah subhanahu wa taala Di mana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan kepada kita tentu saja untuk mengucapkan lafaz Dalam Doa ini yang kita praktikkan secara nyata dalam kehidupan kita kita hadirkan secara nyata di dalam hati kita agar benar-benar kita menjadi hamba Allah subhanahu wa taala yang sejati dan itulah keberuntungan yang besar bagi seorang hamba dunia dan akhirat kita akan baca keterangan Imam Ibnu qayyim rahimahullah taala waktu menjelaskan tentang makna lafaz kalimat-kalimat Dalam Doa ini Ibnu qayyim rahimahullah taala berkata wiah in abuka waah ketika kita mencermati makna Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam doa ini yang beliau ajarkan ini Allahumma inni abduka Ibu ABD ibnuamatika Ya Allah Sesungguhnya aku adalah hambu putra dari hamba laki-lakimu dan hamba perempuanmu ini abduka sesungguhnya aku hambaMu mengandung makna apa ilzam ubudtii Min w inabati w amriidiab nahi di sini ada sikap iltizam berkomitmen berpegang teguh dalam menghambakan diri kepada Allah dengan ul menunjukkan rasa hina di hadapannya ketundukan selalu kembali kepadanya melaksanakan perintah dari Tuhan kita menuh warajaan warajaan itu terus-menerus dalam menunjukan rasa butuh kepadanya bersandar kepadanya memohon pertolongan kepadanya bertawakal berserah diri kepadanya berlindung kepada Allah selalu menyandarkan diri kepadanya dan tidak menggantukkan hati kita kepada selainnya baik dalam mencintai takut dan berharap yakni kalimat ini mengandung makna penghambaan diri yang sempurna dan kita tahu seorang hamba semakin dia menyempurnakan sifat-sifat ini pada dirinya maka semakin tinggi kedudukannya semakin mulia di sisi allah subhanahu wa taala ini yang sudah kita Jelaskan ber Kenapa di dalam Alquran Allah subhanahu wa taala ketika memuji Rasulullah su wasam dengan gelar yang tertinggi Allah sebkan beliau ag hamba Allah dan bahwasanya ketika hamba Allah yaitu Nabi muhammadu was berdiri untuk berdoa kepada Allah hampir-hampir jinjin itu berkerumun mengelilingi beliaudesakdesakan yakni disebut sebagai hamba Allah Arya men merendahkan Salu merasa butuh kepada Allah selalu bersandaralu bertawakal tidak mengantungkanti kepadanya semak kita sempakan berarti hamba ini benar-benar menyempurnakan kedudukan yang tertinggiag seorang hamba diis Allah subhahu wa ta semakin sempurna penghambaan diri seorang hamba kepada Allah subhanahu wa taala semakin sempurna sifat-sifat ini pada diri seorang hamba maka semakin tinggi kedudukannya semakin Mulia derajatnya di sisi allah subhanahu wa taala diand ini juga mengandung pengertian bahwa aku adalah hambu Ya Allah dalam semua segi wair baik ketika saya kecil maupun sudah besaran Ketika saya masih hidup dan ketika saya sudah meninggal dunia sudah mati Ketika saya taat kepadamu maupun Ketika saya durhaka muanalan Ketika saya dijauhkan dari cobaanmu dan ketika saya ditimpa cobaan ya pada ruhku pada hatiku ucapan lisu dan perbuatan anggota Badu Kenapa rasulullah menjadikan ucapan ini di awal sebelum kita meminta permohonan kepada Allah ternyata ini termasuk bentuk tawul ya mencari seb AG dikabul dan karena kita menunjukkan kekurangan diri kita di hadapan Allah subhanahu wa taala ya kita ingat di antara doa yang diajarkan di dalam Alquran doa nabi nabi kita yang mulia Nabi Adam alaihiu wasalam laaha anha in doa Nabi Yunus alaihiu wasalam ketika di dalam perut ikan yang doa ini termasuk doa yang dijanjikan pengabulan do abulan oleh Allah ketika orang berdoa dengannya di situ ada sikap merendahkan diri lailahailla Anta tidak ada sembahan yang benar kecuali engkau ya Allah subhanaka Maha Suci engkau Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berbuat zalim yakni mengakui kesalahan mengakui kerendahan dan kekurangan diri makanya ini jelas termasuk bentuk tawasul kepada Allah yang sangat Agung dengan sikap merendahkan diri seperti yang diajarkan di dalam doa ini di dalam hadis ini juga terkandung makna sesungguhnya hartaku dan jiwaku adalahikmu Ya Allah sem-mata karena seorang hamba dan apa yang dimilikinya adalah milik daripada tuannya ya berarti kita menyerahkan bahwa diri kita dan apa yang kita miliki semua adalah milik dan dalam kekuasaan Allah subhanahu wa taala Wafi aid juga terkandung di dalamnya innaka antalladzi Mananta Al bulli Ma Ana fihi nikmatin AB sesungguhnya engkau ya Allah Engkaulah yang menganugerahkan kepadaku semua nikmat yang aku miliki semua nikmat yang sedang aku nikmati saat ini maka semua itu semua maka maka hal itu semuanya adalah nikmat yang kamu berikan kepada hambamu yang miskin ini Subhanallah ini lagi ya benar-benar menunjukkan sikap merendahkan diri seorang hamba kepada Allah subhanahu wa taala dalam segala keadaannyab wiid juga di dalamnya terkandung makna inni atu inni at k k Abdu Abdu Idi Wani la amlikusi w naan wala mautan wala hayatan wala suukuru di dalam ucapan ini juga terkandung makna Sesungguhnya aku ya Allah tidak akan bisa berbuat pada titipan yang engkau berikan kepadaku berupa harta ataupun jiwaku kecuali dengan perintahmu sebagaimana seorang hamba seorang budak tidak bisa berbuat kecuali dengan izin tuannya maka sesungguhnya aku tidak memiliki bagi diriku sendiri kemampuan memberikan atau mendatangkan manaat bahkan tidak bisa menghidupkan dan membangkitkan kecuali engkau semata-mata ya Allah maka jika seorang hamba benar-benar mempersaksikan sifat-sifat ini ketika dia mengucapkan Sesungguhnya aku adalah hambamu ya Allah ya maka berarti dia telah mengucapkan ucapan ini dengan sebenarnya telah merealisasikan makna ucapan ini dengan dengan sebenar-benarnya ya jadi pantas ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan di awal doa ini tawasul dengan makna yang terkandung dalam ucapan inni abduka Sesungguhnya aku adalah hambamu ya allahb kemudian setelah itu lafaz natiadika ubun-ubunku di tanganmu Ya Allah dalam kekuasaanmu Ya Allah ubun-ubunku ada di tanganmu ya Allah kaya lastuif nasi artinya engkau ya Allah satu-satunya yang berbuat pada diriku engkau satu-satunya yang mengatur diriku engkau memperlakukan diriku sesuai dengan kehendakMu dan aku tidak tidak punya kemampuan untuk memperlakukan sesuatu pada diriku sendiri ya karena itu hanya kekuasaan Allah subhanahu wa taala w maka Bagaimana mungkin hamba ini memiliki berbuat pada dirinya sendiri ya sementara dia sendiri dirinya ada di tangan rabnya di tangan tuannya ubun-ubunnya di tangannya hatinya ada di antara is di anara dua jari-jari dari jari-jari Allah subhanahu wa taala yang maha pemurah sebagaimana yang disebutkan di dalam hadisahih riwayat Imam muslim wasqaatuhu waiatuhu waalau Kai Subhanahu sedangkan kematian hamba ini kehidupannya kebahagiaannya kesengsaraannya keselamatannya ataupun bencana yang menimpanya semua ini adalah diserahkan dan dikuasai oleh Allah subhanahu wa taala semata-mata tidak ada yang menguasainya yang bisa mengaturnya selain Allah ya sama sekali tidak ada satuun itu dalam kemampuan hamba untuk bisa memberikannya kepada dirinya apalagi kepada orang lain bahkan hamba ini di dalam genggaman Allah subhanahu wa taala dalam kekuasaan Allah lebih lemah dibandingkan seorang budak lemah yang hina yang ubun-ubunnya dikuasai ada di tangan seorang penguasa yang menguasainya yang memilikinya yang dia selalu di dalam pengaturan dan paksaannya bahkan urusan ini lebih daripada itu lagi gambarannya Subhanallah benar-benar seorang hamba tidak akan memiliki kekuasaan Apun dan semakin dia merenungkan ini harusnya dia semakin merendahkan diri kepada Allah subhanahu wa taala karena kalau gambaran contoh tadi dicontohkan tentang budak dengan majikan ya ini tetap terbatas majikan memang miliki kekuasaan kepada budaknya atau ketika budaknya akan berbuat harus dengan izin majikannya tapi majikannya tidak akan bisa menguasai dia dengan keseluruhan budak ini bisa berlari darinya setiap saat dia inginkan kalau ada kesempatan tapi gambaran seorang hamba kepada rabbnya Allah subhanahu wa taala bagaimana dia akan luput dari pengawasan Allah bagaimana dia akan bisa lepas dari kekuasaan Allah kemapun Dia berlari Allah subhanahu wa taala maha kuasa untuk mengambilnya atau menimpahkan siksa kepadanya jadi gambaran ini tentu lebih daripada apa yang dicontohkan tadi tentang kedudukan seorang Buddha kepada tuan atau majikannyaah Al maka ketika seorang hamba mempersaksikan bahwa ubun-ubunnya di tangan Allah bahwa ubun-ubunnya bahkan ubun-ubun semua makhluk semua manusia di tangan Allah subhanahu wa taala semata-mata dialah yang berbuat apa saja kepada mereka Sesuai dengan kehendaknya maka setelah itu hamba ini tidak akan takut lagi kepada makhluk Tidak akan berharap lagi kepada mereka dan tidak menempatkan mereka seperti kedudukan orang-orang yang memiliki atau menguasai menguasai dirinya Bahkan dia menempatkan manusia pada kedudukan hamba-hamba yang miskin seperti dirinya yang selalu tunduk dan selalu marbub yang mendapatkan pengaturan dari Allah subhanahu wa taala yang mengatur mereka adalah selain mereka yaitu Allah subhanahu wa taala dan menetapkan segala urusan mereka di alam semesta ini hanyalah Allah subhanahu wa taala satu-satunyaanahah kalau kita perhatikan ini merupakan wujud dari penghambaan diri yang sejati sikap ketundukan diri yang sesungguhnya inilah makna ubudiah atau ibadah peribadatan kepada Allah Karena ibadah kan diambil dari makna ya sesuatu yangajillah yang mengumpulkan atau menghimpun Kesempurnaan Cinta dan ketundukan diri yang utuh kepada Allah subhanahu wa taala jadi perenungan tentang makna doa ini benar-benar akan menumbuhkan sikap yang menggambarkan sempurnanya ibadah seorang hamba penghambaan diri seorang hamba kepada Allah subhanahu wa taala jika sikap ini ada di hati ada di hati kita ibadah apapun yang sesuai dengan Syariat Yang kita laksanakan meskipun sedikit nilainya akan bertambah besar akan semakin sempurna karena inilah ibadah yang disertai dengan makna penghambaan diri atau peribadatan diri yang sesungguhnya kepada Allah subhanahu wa taala bahida nafsahuu wasahu maka ketika seorang hamba mempersaksikan dirinya dengan persaksian ini maka jadilah rasa butuhnya ketergantungannya kepada Allah merupakan sifat yang selalu ada pada dirinya tidak bisa lepas dari dirinya lirai ketika dia mempersaksikan makhluk juga seperti itu sama dengan dirinya maka dia tidak akan merasa butuh lagi bergantung lagi kepada manusia buat apa sama-sama miskin sama-sama butuh lebih baik minta kepada yang maha kaya yang maha kuasa atas segala sesuatu ya ketika dia mempersaksikan manusia juga seperti ini sifatnya maka dia tidak akan merasakan butuh lagi kepada makhlukam dia tidak akan menggantungkan lagi harapannya dan angan-angannya kepada mereka keinginannya kepada merekau ketika inilah akan lurus tauhid seorang hamba tawakalnya dan penghambaan dirinya kepada Allah subhanahu wa taala sem mata-mata jadi ketika seorang hamba hanya menghadapkan diri kepada Allah menggantungkan diri kepada Allah tidak berpaling kepada selainnya inilah wujud kesempurnaan tauhid tawakal dan ubudiah apa ini penghambaan diri seorang hamba kepada Allah subhanahu wa taala Allah subhanahu wa taala berfirman Ya ayyuhanasu antumuluqallahi wahai sekalian manusia Kalian adalah hamba-hamba yang fakir miskin sangat butuh bergantung kepada Allah butuh kepada rahmatnya dan Allah subhanahu wa taala dialah yang Maha kaya lagi maha terpuji semua sifat-sifatnya Subhanallah ini wujud penghambaan diri yang sesungguhnya ternyata ada dalam kalimat-kalimat yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam doa yang agung ini Hun alaiam Hara itu was di dalam Alquran Beliau berkata kepada kaumnya di surat hud ayat 56uak k Allah rabbku dan Rabb kalian semua tidak ada satuun binatang melata satu makhluk pun di muka bumi ini kecuali Allah subhanahu wa taala yang menggenggam ubun-ubunnya yang menguasai ubun-ubunnya Sesungguhnya rabku Allah subhanahu wa taala benar-benar di atas jalan yang lurus Nah jadi ini menggambarkan kepada kita tentang sikap penghambaan diri yang sempurna yang diajarkan oleh Rasul Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam kalimat ini oleh karena itu kita perhatikan kalimat-kalimat yang sederhana seperti ini butuh direnungkan karena ini ternyata menyangkut masalah wujud keimanan yang sempurna inilah Sebabnya kenapa kita diperintahkan waktu membaca al-qur’an berzikir dan berdoa merenungkan isinya karena waktu kita lisan kita mengucapkan hati jangan sampai lalai ini nanti menjadikan zikir tidak bermanfaat atau sangat sedikit manfaatnya kalau kita ucapkan kalimat ini hati kita merenungkan Masyaallah lisan kita memuji Allah di hati kita tumbuh sikap-sikap yang menyempurnakan penghambaan diri kita peribadatan kita kepada Allah subhanahu wa taala Bukankah ini zikir yang bermanfaat makanya Imam Ibnu qayim rahimahullah taala dalam kitab beliau yang lain Beliau berkata Afri wau Ma waqiisan maqisan zikir yang paling utama dan paling besar manfaatnya adalah yang bersesuaian antara yang diucapkan oleh hati sesuai dengan apa yang antara apa yang direnungkan di dalam hati sesuai dengan apa yang diucapkan oleh Lis dari zikir-zikir yang diajarkan di dalam hadis-hadis yang sahih dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang kemudian orang yang berzikir mempersaksikan kandungan makna dan isi zikir yang diucapkannya tersebut Masyaallah kalau Kita Renungkan seperti ini berapa banyak zikir yang kita ucapkan akan mewujudkan sebab-sebab yang menyempurnakan keimanan ketakwaan dan penghambaan diri kita kepada Allah Subhanahu Wa taa kemud selanjutnya Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di hadis ini f hukmuk adlun fi Q Ya Allah berlangsung atau berlaku padaku berlaku padaku Ketentuan hukummu dan adil pada diriku segala ketentuan takdirmuamin lafaz atau kalimat ini ucapan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini terkandung di dalam dua perkara ya ahadahuma yang pertama AB berlangsungnya hukum-hukum Allah pada diri hambanya tidak ada yang bisa mencegahnya Allah Maha Kuat dan maha perkasa tidak ada yang bisa mencegah hukumnya sebagaimana hukumnya Adil Allah Subhanahu taala menggandengkan di dalam beberapa ayat Alquran W wahual Azizul Hakim Dan dia maha perkasa lagi Maha Sempurna hukumnya ada orang yang mungkin dia punya keperkasaan tentu terbatas sebagai manusia ya tapi dia tidak punya hukum yang sempurna sehingga keperkasaannya tidak didukung dengan kebaikan dalam menentukan hukum atau keputusan ya dia memaksakan kezaliman misalnya sebaliknya ada orang yang punya hukum bijaksana pemikirannya tapi karena tidak punya tenaga kekuasaan dia tidak bisa menerapkannya Allah subhanahu wa taala tidakikian sempurna dalam dua-duanya hukumnya maha sempurna dan dia mah Kuasa mlakukan hukumnya pada hamba-hambanya sehingga berlaku pada diri mereka semua tanpa ada yang bisa mencegah atau berpaling darinya itu yang pertama yang terkandung di dalamnya ya pujian bagi Allah dan keadilannya dan dia subhanahu wa taala dialah yang memiliki almulku kerajaan dan baginyalah segala segala pujian W maknai Nabi Hud alaih salam inilah makna ucapan Nabi Hud juga alaihiatu wasalam yang Allah sebutkan dalam Alqur’an di ayat tadi di surat hud tadi tidak ada satu makhluk pun di muka bumi ini kecuali Allah yang menguasai memegang ubun-ubunnya kemudian Allah berfirman kemudian dia mengatakan sesungguhnya rabku di atas jalan yang lurus artinya maan naadi waq waqi amriiahiiq artinya allah subhanahu wa taala bersamaan dia sebagai malik penguasa alam semestaahir yang Maha Kuat maha perkasa yakni bisa memplakukan segala sesuatu mutasarif berbuat pada hamba-hambanya sesuai dengan kehendaknya ubun-ubun mereka di tangan Allah bersamaan dengan itu Allah subhanahu wa taala di atas jalan yang lurus yaitu Allah selalu berlaku adil adil yang ketika berbuat kepada hamba-hambanya maka Allah subhanahu wa taala selalu di atas jalan yang lurus dalam ucapan dan perbuatannya dalam ketentuan segala ketentuan dan takdirnya dalam perintah dan larangannya dalam pahala dan siksaannya ketika Allah memberikan pahala itu dengan karuni memberikan hadiah itu memberikan hidayah itu dengan rahmatnya ketika Allah mengab hamb itu dengan keadilannya menyesatkannya juga dengan hikmah dan keadilannya tidak ada yang l dari itu maka berita-berita dari Allah semuanya jujur dan benar ketentuan takdir Allah semuanya adil perintahnya semua mengandung maslahat dan kebaikan W naha Anhu wadzi naha Anhu khi mafsadatun dan semua yang Allah larang darinya adalah keburukan dan kerusakan sebagaimana ketika Allah memberikan pahala bagi orang yang berhak mendapatahala itu semua dengan karunia dan rahmatnya atnyaagi orang yang mendapatkan atkan segala sesuatu secara tepat pada tempatnya tidak ada yang salah ditempatkan padanya azab atau siksaan semua dengan keadilan dan hikmah Allah subhanahu wa taala yang Maha Tinggi dan maha sempurna maka di sini ya seorang hamba yang selalu menghambakan dirinya kepada Allah subhanahu wa taala dia tidak pernah kecewa dia akan selalu mendapatkan balasan yang seadil-adilnya Bahkan dia akan mendapatkan karunia mendapatkan nikmat mendapatkan rahmat lebih daripada Apa yang dilakukannya karena Allah subhanahu wa taala ketika membalas hambanya dengan balasan yang lebih dari apa yang mereka lakukan ini di antara makna nama Allah subhanahu wa taala asyakur Maha bersyukur Maha berterima kasih di antara maknanya adalah membalas kebaikan bagi hamba-hambanya lebih daripada apa yang mereka perbuat maka Subhanallah kandungan dari lafaz-lafaz yang disebutkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis ini sangat tinggi dan Agung sekali maka ini betul-betul membutuhkan kita untuk merenungkannya untuk mengimaninya dan untuk menghayatinya agar benar-benar sifat ini ada pada diri kita yang dengan sebab itu berarti kita menyempurnakan penghambaan dan kedudukan kita di sisi allah subhanahu wa taala baik barakallahu fikum jemaah sekalian rahimakumullah Cukup sampai di sini ya pembahasan di Fal ini selesai maka akan ada kelanjutan nanti Insyaallah di pertemuan berikutnya kita kita akan membahas tentang kandungan makna dari lafaz-lafaz yang diajarkan di dalam doa Rasulullah Sallallahu Alaihi wasam dalam hadis yang sahih ini barakallahu fikum demikianlah Semoga kita mendapatkan faedah mendapatkan tambahan ilmu untuk bekal kebaikan kita dunia dan akhirat dari apa yang kita Jelaskan tentang penjelasan Imam Ibnu Qayyum rahimahullah taala dalam kitab alfawaid di kesempatan pagi hari ini semoga bermanfaat sebelum kita tutup kita persilakan untuk Antum menyampaikan tanya jawab tentang hal-hal yang butuh Untuk ditanyakan Barakallah fikumallahu wasallam Wak Al Nab Muhammad wa ali waiin walhamdulillahibil alamin Nam Nam Ustaz jazakumullahakallah fikum atas materi yang tah sampaikan di pagi hari ini materi yang pen dengan faedah yang telah kita simak bersama ini Isam allahuakum Semoga Allah memberikan kepada kita kemudahan untuk mengamalkannya Insyaallah Allah amin azallahu wakum untuk berikutnya kami buka sesi interaktif soal jawab dan bagi Antum yang ingin bertanya secara langsung Antum dapat menghubungi kami di 0218236543 ataupun Antum dapat bertanya melalui pesan chat wa di 0819896543 untuk yang pertama kita angkat Mai telepon di 0218236543 Nam silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa ibu berada di Man dengan ee hamba Allah dari Purwakarta silakan ibu Iya Ustaz saya izin bertanya ketika kita sujud kita kan perbanyak doa tuh Apakah boleh setiap sujud pertama kita utamakan selawat kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kita beristigfar dan selanjutnya sujud-sujud berikutnya kita meminta ee apa yang kita ingin panjatkan kepada Allah itu saja Ustaz syukran jazakumullahu Khairan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh wazakah kir dan kepada Ustaz kami persilakan untuk menjawab silakan Ustaz I Barakallah Fik pertanyaan sangat baik dari ibu yang ada di purwakerto tadi Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memudahkan limpahan kebaikan dan rahmatnya kepada beliau kepada keluarganya dan juga kepada kita semua i e perintah atau anjuran yang disebutkan di dalam hadis-hadis yang sahih dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam keutamaan memperbanyak doa di dalam sujud seperti Sabda beliau dalam hadis riwayat Imam muslim sedekat-dekatnya keadaan seorang hamba dari Allah adalah ketika dia sedang sujud maka Perbanyaklah doa padanya ini tentu berlaku untuk semua sujud sujud yang pertama kedu sampai yang terakhirun kalau di ingin dijadikan seperti tadi sujud yang pertama selawat atau istigfar kemudian sujud yang berikutnya baru doa-doa yang lain selama itu merupakan doa maka tidak mengapa hukum asalnya cuman Ibu jangan kita membiasakan diri kita ya mengkhususkan sesuatu yang tidak ada pengkhususannya ya lebih bagus kita membaca doa tanpa perlu kita atur ini untuk sujud yang pertama ini kita lebih bagus kita doa Kapan kita hadirkan doa kita di sujud yang pertama sujud yang kedua kita perbanyak Kita sesuaikan dengan panjangnya rukun-rukun yang lain ya tanpa perlu kita mengaturnya supaya nanti tidak menjadi ee sesuatu yang rutin sehingga kita malah lalai tapi kalau kita jadikan kadang-kadang kita baca doa ini di sujud yang pertama k kadang-kadang ini maka itu lebih bagus membuat kita lebih konsentrasi dan juga kita tahu di dalam Islam kan tidak boleh kita mengkhususkan sesuatu yang tidak ada dalilnya Ya tentu tadi Maksudnya ibu kita sekedar baca tanpa menghususkan mungkin tapi lama-kelamaan jadi kebiasaan kita anggap itu merupakan bagian dari doa yang ini harus dibaca di sujud yang pertama doa yang ini harus sujud yang kedua ini yang tidak diperbolehkan kalau sampai kita mengharuskan atau menetapkan doa tertentu di tempat tertentu tanpa ada dalilnya dari Alquran dan sunah Rasulullah Sallahu wasam nah Barakallah Fik Nam Az Barakallah jazakumahirak fikum atas jawab yang telah Antum sampaikan Ustaz dan kita angkat kembali Mai telepon di 0218236543 Nam silakan untuk para penanya Ya silakan baik terputus Kami tunggu kembali untuk Anda yang bertanya secara langsung bisa Hung kami di 021 8236543 Ya silakan Ya silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa ibu yang berada di mana Eh dari ibu Sukma di Pasar Minggu silakan Ibu Sukma Oh I begini Pak ustaz e waktu itu Pak ustaz pernah ngasih tahu Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam pernah eh dalam salatnya membaca surat eh membaca satu ayat sampai banyak sekali sampai 100 yaitu Kalau enggak salah surat Almaidah ayat 11 ah itu yang maahu ditanyakan apa ada keutamaan ee dari ayat itu atau bagaimana Pak ustaz ya terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak untuk ibu Sukma dan kepada Ustaz kami persilakan tanggung jawab silakan Ustaz ya Barakallah Fik pertanyaan sangat baik dari ibu Sukma tadi tadi surat Almaidah saya tadi mohon maaf Ibu yang menyampaikan e penjelasan ini Siapa ibu ya seingat saya saya tidak pernah kalau dari saya atau Ustaz Siapa yang mungkin Ibu maksudkan Almaidah 115 Saya rasa tidak pernah saya menyampaikan ini di mana ya nabi sallallahu alaihi wasallam sampai mengulang-ulang ayat ini sampai 100 kali saya tidak Saya enggak pernah menyebutkan kalau saya bahkan saya belum tahu mengetahui dalilnya Apakah pernah mengulang-ulangi sampai 100 kali kalau yang beliau ulang-ulangi itu istigfar ada bertobat kepada Allah sampai 100 kali kemudian ada zikir-zikir juga ada Zikir pagi dan sore ada zikir yang secara umum waktunya adal 100 kali atau lebih tapi kalau surat Almaidah tadi ayat sampai 100 Saya tidak mengetahui ada dalilnya mungkin bukan Ustaz Saya mungkin Ustaz yang lain coba Ustaz e tanyakan kepada Ustaz tersebut ya Barakallah Fik i Nam Ustaz wfiq Barakallah eh mungkin nanti Ibu Sukma bisa mengecek kembali tentang kajian yang disampaikannya disampaikan oleh Ustaz siapa agar nanti bisa ditanyakan kepada Ustaz yang menyampaikan kajian tersebut Insyaallah kita akan berikutnya masih melalui telepon di 0218236543 namam silakan Ya silakan asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Ibu dan berada di mana dari Bogor hamba Allah Oh silakan Ibu eh Afan ingin bertanya e halo iya silakan Ibu silakan Iya ini mengenai Itu pondok anak saya jadi ee Ada apa ya perubahan struktur organisasi mudir dan para Ustaz satisnya Terus eh jadi ada perubahan yang kurang bagusullah jadi anak saya dan teman-temannya itu sudah mulai resah gitu jadi enggak enggak enggak betah gitu baik apa pertanyaannya Bu SM SMP ini dia mau pindah gitu Baik Ibu pertanyaannya Bu Langsung Iya ini gimana Ustaz eh jadi ada Yayasan namanya ya tidak perlu disebutkan ibu ya tidak perl disebut kan permasalahan saja Ibu apa yang Ibu ingin tanyakan saja silakan Iya memperbaiki terus Ee gimana ya solusi Ustaz ingin agar meyakinkan ini akan menjadi lebih baik gitu Ustaz kepada anak saya itu aja Ustaz mohon pencerahannya jazakullah khairon asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh dan pembahasan ini Tentunya keluar dari tema yang sangat jauh Ustaz ya tapi kami persan kepada Ustaz untuk menjawab Atau tidak Silakan Ustaz i p Barakallah Fik eh jazakillah Kiran atas e musyarakah atau pertanyaan atau permintaan saran yang disampaikan oleh ibu ya Ee saya juga kurang tahu secara jelas Apa permasalahannya tapi kalau betul-betul itu meresahkan ee santri apalagi tadi ibu menyebutkan anaknya ibu dan santri yang lain tidak mengapa kalau ibu sampaikan tersebut kepada pihak sekolah dengan cara yang baik apalagi kalau ibu punya salah seorang yang dikenal di sekolah tersebut ya Atau mungkin lewat lewat forum sekolah dan biasanya kan Wali santri itu punya grup WhatsApp tersendiri Ibu sampaikan aja di situ keluhannya tentang dampak buruknya dari perubahan program tersebut dan mungkin maslahat baiknya kalau kembali kepala program semula sampaikan dengan sebaik-baiknya mudah-mudahan Insyaallah kalau benar-benar itu e pondok pesantren atau lembaga pendidikan yang benar-benar perhatian kepada sunah Rasulullah sallallahuhi Wasallam dan apa yang Ibu sampaikan benar Insyaallah mereka mudah-mudahan akan terima akan dimudahkan untuk memperbaiki program tersebut atau kembali kepada program yang lama dengan perbaikanperbaikan Insyaallah maka mudah-mudahan itu menjadi solusi untuk kebaikan bagi para santri semua Nam Barakallah Nam Ustaz wafikq Barakallah jazakumullah Khairan wabarakallah fikum Ustaz atas jawaban yang telah Antum sampaikan Ustaz Nam kita masih angkat kembali pertanya telepon di 0218236543 dan kami mohon maaf untuk pertanyaan Mal chat Wa ada sedikit gangguan sehingga tidak dapat kami hadirkan pertanyaannya di kesempatan pagi hari ini karena itu kami angat telepon kembali ya silakan Ya silakan Halo asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Maf Ibu tolong dimatikan terb salat televisinya ataupun radionya karena cukup mengganggu kami tidak bisa mendengar dengan jelas Suara Ibu aku nih dari Aceh dari Baik Ibu mohon Maaf dikecilkan terlebih dahulu Ibu suara televisinya Ibu Oh ya dulu ya Asalamualaikum baik terputus tib kami informasikan kepada Anda semuanya para penanya pemirsa dan juga pemahati ra in ingin bertanya sebelum bertanya mungkin mohon dikecilkan dulu salah televisinya ataupun radionya agar tidak mengganggu apa yang ingin disampaikan dan juga tidak terjadi suara yang feedback yang berdengung yang cukup mengganggu sehingga kami tidak dapat menyimak dengan baik pertanyaan yang diajukan ya kita angkat pertanyaan berikutnya silakan Ya silakan Asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana Asep di Bandung Pak Asep di Bandung silakan Pak Asep Ustaz untuk salat berjamaah suami istri apakah yang komatnya suami atau istri baik cukup pak itu saja satu lagi ya untuk hewan kurban yang daging kurbannya dibuat kornet itu bagaimana hukumnya Baik terima kasih atas pertanyaannya Pak Asep cukup pak ya Iya cukup baik Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Nam Ustaz silakan Ustaz ya Barakallah Fik pertanyaan yang sangat baik dari Pak Asep tadi Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memudahkan keberkahan dan kebaikan bagi beliau keluarganya dan juga bagi kita semua untuk salat berjamaah suami dan istri pertama tentu saja Pak Asep kalau salat salat berjamaah itu laki-laki ya kewajibannya untuk melaksanakan di masjid kalau perempuan lebih ba baik di rumah ya Jadi mungkin bisa dibayangkan salat berjamaah itu ya kecuali dalam kondisi hujan misalnya sehingga suami salat di rumah atau mungkin ketika melakukan perjalanan atau Safar ketika mereka mungkin menginap di hotel atau di rumah keluarga yang jauh dari masjidah mereka laksanakan berjamaah di rumah bisa bagaimana cara pelaksanaannya ya kalau laki-laki dan perempuan tentu saja yang mengumandangkan azan dan iqamah adalah laki-laki jadi bukan cuma iqamah ya lebih utama lagi kalau dengan Azan dulu Pak jadi Azan dulu baru kalau memang misalnya salatnya di rumah ya Ada salat sunah salat sunah dulu kalau tidak ya langsung atat ya dan tetap dia yang mengumandangkan atat yang laki-laki akan tetapi kalau perempuan dengan perempuan tidak mengapa juga mereka menguanakan azan dan iqamat tentu dengan suara yang pelan ada sebuah riwayat yang sahih dari Ibnu Umar radhiallahu taala anhuma beliau ditanya Apakah perempuan juga melakukan azan dan iqamah ketika akan salat berjamaah bersama-sama mereka Maka ibah mengat apakah saya melarang mereka Dar berzikir kepada Allah jadi sebagian dari ulama berpendapat dengan dalil ini riwayat yang sahih ini bahwa kaum perempuan pun disyariatkan untuk mengemandangkan Aan danamtikaat berah Diara mereka maunat sendian bahwa ini lebih utama danh AFD karena ini merupakan bagian yang bagian dari berzikir kepada Allah subhanahu wa taala n Barakallah Fik enam Ustaz Wafi Barakallah jazakumullah Kiran wabarakallah fikum Ustaz atas zaman yang telah Antum sampaikan Ustaz n kita masih angkat kembali pertanyaan di 0218236543 silakan dan Ini pertanyaan terakhir di kesempatan pagi hari ini ya silakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waumsam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana Bapak Mustofa dari okus selatan Pak Mustofa di Sulawesi Selatan Oku Selatan Oku Selatan silakan Pak Iya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Pak ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh mohon tnya Pak ustaz yau sebuah hadis dari Bukhari J 1 halaman 15 yang berbunyiahuaii was yang artinya dari Abu Hurairah dari nabi sallalluai wasallam beliau bersabda Sesungguhnya agama Islam itu mudah dan tidaklah seseorang memberatberatkan agama iniel ia pasti dikalahkan maka berlaku luruslah kalian berlaku wajarlah dalam beribadah mendekatkanlah bergembiralah dan memohonlah pertolongan kepada Allah di waktu pagi dan sore dan sedikit di waktu malam hadis riwayat Bukhari halaman 15 yang saya tanyakan Az pada kalimat yaitu Dan tidaklah seorang memberat-beratkan agama ini melainkan ia pasti dikalahkan Ini maksudnya bagaimana mohon Pak ustaz atas pencanya ucapkan terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Pak Mustofa atas pertanyaannya dan kepada Ustaz kami persilakan untuk menjawab silakan Ustaz ya Barakallah Fik Pak Mustofa pertanyaan sangat baik sekali Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memudahkan kebaikan dan taufiknya bagi Pak Mustofa Ya bagi keluarga dan bagi kita semua ee memberat-beratkan artinya itu melampai batas dalam agama melampai batas itu artinya melebihi dari petunjuk allah subhanahu wa taala dan rasulnya sudah ada sebaik-baik petunjuk yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia memilih yang lebih daripada itu atau memilih yang selain daripada itu itu namanya melampai batas petunjuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah yang beliau praktikkan adalah yang paling sempurna itulah yang paling di tengah-tengah paling moderat dan itulah yang paling mudah ya karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang bersabda tentang hadis ini tentu dia beliau yang paling sempurna dalam memprakkannya makanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis sahih lainnya bersabda hati-hati kalian bersikap berlebih-lebihan dalam urusan agama karena binasanya orang-orang sebelum kalian adalah karena bersikap berlebih-lebihan dalam Urusan Agama sekarang ada contoh dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Salat 5 Waktu beliau Bagaimana salat sunah yang beliau kerjakan kita cukupkan dengan itu kenapa harus cari-ari yang lain yang tidak ada dalilnya sudah cukup apa yang dicontohkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam demikian pula zikir sekarang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mensyariatkan kita berzikir ada zikir setelah salat Zikir pagi dan sore yang paling terbanyak itu zikir yang ada hitungannya 100 ada yang menyebutkan lebih dari 100 tanpa dihitung sekarang ada orang yang berzikir 10.000 5.000 ini kan berlebihan namanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mencontohkan yang sempurna ada yang mencari yang berlebihan ini contoh sikap berlebihan dalam ibadah yaitu mencari-cari atau melakukan ibadah yang tidak sesuai dengan petunjuk nabi sallallah merasa apa yang diajarkan oleh Nabi Sallallahu wasam kurang sehingga dia mencari-cari yang lain Padahal cukup petunjuk yang di Contohkan dengan sempurna oleh nabi kita yang mulia Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam sahabat yang mulia Abdullah Bin Masud radiallahua anu mengatakan Ikah petunjuk nabi muhammadahu Alaihi was dan janganlah mengadakan bidah atau yang lainnya yang tidak ada contohnya karena suguh telah cukupkan bagi kalian dengan mengikuti contoh dari Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Barakallah fikum inilah pertanyaan terakhir yang menutup perjumpaan kita di kesempatan pagi menjelang siang hari ini mohon maaf atas segala yang salah dan kurang kita akhiri Sallallahu wasallam wabarak Al Nabina Muhammad waa alihi wasbihi waman tabiahum Bian yaumiddin walhamdulillahibil alamin subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa antaagfiruka wubu wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Al Ustaz alfadil Abdullah Taslim Ma hafizullahu taala atas waktu yang telah beliau berikan di kesempatan pagi hari ini dan juga atas materi yang telah beliau sampaikan setta paparkan dan juga jawaban-jawaban yang telah beliau berikan untuk kita semua semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa menjaga beliau di sana Dan juga keluarga beliau dan juga semoga Allah subhanahu wa taala terus memberikan dan meningkatkan keilan bagi beliau sehingga semakin banyak faedah ilmu yang dapat kita ambil dari setiap perjumpaan dengan beliau Insyaallah allahum Amin dan tak lupaupa tak lupa pula kami ucapkan terima kasih banyak untuk rekan-rekan kami di kuoja Kendari serta Koja challeng atas kerja samamanya dan juga dengan pertolongan dari allah subhanahu wa taala acara berjalan dengan lancar kam mengucapkan terima kasih banyak jazakumullah Kiran wabakallah fikum dan juga untuk Anda semuanya para pemerhati ra yang telah bersama kami dari awal hingga akhir mengucapkan terima kasih banyak atas kebersamaan anda jazakumullah Khairan wabarakallah fikum nantikan kembali kajian beliau Insyaallah Pada hari Kamis yang akan datang untuk kita ikuti pembahasan kelanjutan dari bab dan juga bab yang dibahas melalui Kitab faidul Fawaid untuk kita simak bersama kembali semoga Allah subhanahu wa taala memudahkan bagi kita semuanya untuk mengamalkan ilmu yang telah kita dapatkan dan juga semoga Allah subhanahu wa taala memberkahi kita semuanya akhir kalam kami sampaikan untuk Anda semuanya untuk tetap menjaga kesehatan Barakallah fikum subhanakallum wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *