Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. | Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

anda para pemirsa Rodja TV yang telah ada lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung kajian Islam Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh alhamdulillahirobbilalamin Assalamualaikum senantiasa melimpahkan Taufik Rahmat kemudahan dan keberkahan bagi kita semuanya dan tak lupa kita memuji dan bersyukur kepada Allah atas segala nikmat dan karunia yang telah Allah berikan kepada kita semuanya shalawat dan salam Semoga senantiasa terlimpahkan dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman nanti senang sekali kami lewat hadir kembali setelah beberapa pekan kami tidak bisa menghadirkan kajian ilmiah bersama Ustadz Ahmad Zainuddin secara langsung dari Banjarmasin Kalimantan Selatan Alhamdulillah setelah meluangkan waktunya untuk kembali menghadirkan pembahasan kitab Fathul Majid bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan ini nanti Silahkan di 021 8236543 atau pesan singkat di 0819896543 selanjutnya para ustad yang persilahkan valid Fathan muskurane Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] Shallallahu Alaihi Wasallam Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala pada hari ini hari Rabu siang 18 Zulkaidah 1444 Hijriyah kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk duduk bersama mengkaji kembali kitab Fathul Majid yang ditulis oleh Abdurrahman rahimahullah sholawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yang mulia kita berdoa Allahumma shollukada Allahumma Amin yang saya cintai karena Allah semoga Allah subhanahu wa ta’ala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat Pada kesempatan kali ini kita membahas masih kitab Fathul Majid kitab tauhid yang ditulis oleh dan kita masih membicarakan bab yang disebutkan oleh penulis yaitu [Musik] tentang sebagian umat ini menyembah berhala dan pada pertemuan sebelumnya kita sudah sampai kepada dalil atau kita sudah membaca beberapa dalil yaitu diantaranya surat an-nisa ayat 51 menunjukkan bahwa Ahlul kitab yang diberikan kepada mereka Alkitab mereka beriman kepada Al jibs yaitu tukang sihir dan atau sembahan-sembahan selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini menunjukkan bahwa Ahlul kita akan [Musik] menyembah berhala sebagaimana juga umat Islam karena sebagian dari umat Islam akan menyembah berhala dan mengikuti kebiasaan Ahlul kitab kemudian juga yang sudah kita pelajari surat al-maidah ayat 60 Allah subhanahu wa ta’ala berfirman [Musik] yang artinya dan ayat ini juga memberikan pelajaran kepada kita bahwa sebagian dari Ahlul kita yang dilakukan oleh Allah dan dimurkai oleh Allah subhanahu wa ta’ala itu akan diikuti oleh umat Islam salah satu yang diikuti oleh sebagian umat Islam adalah ibadah kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian begitu juga sudah kita pelajari surat Al Kahfi ayat 21 orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata Sungguh kami akan mendirikan sebuah rumah peribadatan di atasnya ini adalah Ahlul kitab yang mana mereka mendapati Ashabul Kahfi dan juga Goa mereka lalu akhirnya penguasa pada saat itu ingin agar goa-goa tersebut dijadikan sebagai masjid padahal itu adalah kuburan nanti dari umat Islam ada yang menyembah juga berhala-berhala yaitu kuburan-kuburan [Musik] ini dalil yang ketiga yang sudah kita pelajari dari yang keempat yang sudah kita pelajari juga adalah yaitu Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam bersabdana [Musik] Ya Rasulullah [Musik] kalian akan mengikuti dan meniru tradisi umat-umat sebelum kalian kalian bagaikan bulu anak panah yang serupa dengan bulu anak panah lainnya saking mengikutinya saking serupanya kemudian sampai kalaupun mereka masuk ke liang biawak nih saya kalian akan masuk ke dalamnya pula para sahabat nabi radhiyallahu Anhu bertanya ya Rasulullah Apakah mereka orang-orang Yahudi dan Nasrani yang akan diikuti maka beliau menjawab Lalu siapa lagi kalau bukan mereka ini hadits memberikan pelajaran kepada kita bahwa akan ada dari umat Islam yang terperosok ke dalam perbuatan Syirik sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yaitu mereka mengikuti orang-orang Ahlul kitab Yahudi dan Nasrani ketika menjadikan Allah maka sebagian kaum muslimin pun ikut menjadikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena kabar dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa mereka akan diikuti [Musik] makhluk Alkitab akan diikuti oleh kaum muslimin akhirnya [Musik] kita juga sudah mempelajari dalil yang kelima dan sekarang kita masih di dalil yang kelima yaitu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] tidaklah dibangkitkan hari kiamat sampai ada suatu kaum dari umatku mengikuti orang-orang musyrik dan beberapa kelompok dari umatku menyembah berhala nah ini adalah Hadits yang kita baca keterangannya yang terakhir Ya baik kaum muslimin yang saya cintai karena Allah semoga Allah subhanahu wa ta’ala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat kita melanjutkan pembacaan kitab-kitab Syarah Adha Kitab Tauhid ya sedikit lagi di dalam bab ini sekitar beberapa halaman saja 123 halaman baik kita selesaikan Insya Allah pada pertemuan kali ini silahkan dibukakan di studio halaman 376 halaman 376 Hadis Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam disebutkan bahwa sesungguhnya akan ada di tengah umatku tukang dusta sebanyak 30 orang seluruhnya mengaku bahwa ia adalah nabi berkata mengomentari hadis ini bakat kala Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam jumlah mereka ditentukan di dalam hadis Beliau berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda akan terjadi di umatku tukang dusta Sebab mereka para Dajjal sebanyak 27 dari 27 tersebut 14 para perempuan 4 perempuan 27 4 diriwayatkan oleh Imam Ibnu Ain dan Beliau berkata ini hadis yang asing yang kita baca ini lebih sahih daripada ini [Musik] rosulillah Shallallahu Alaihi Wasallam Siapa saja yang mengaku menjadi nabi dari mulai zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sampai kepada zaman kita ini abad ke-5 Hijriah dari orang-orang yang terkenal dengan pengakuan sebagai nabi dan diikuti oleh sekelompok manusia di atas kesesatan maka terdapatlah jumlah bilangan ini yaitu 27 dari 27 tersebut ada empat orang perempuan dan Siapa yang membaca kitab-kitab sejarah kitab-kitab sejarah ketahui akan hal ini baik Shallallahu Alaihi Wasallam berkata dan telah nampak kebenaran hal tersebut dalam zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam maka keluarlah Musailamah sang Pendusta di daerah Yamamah kemudian juga keluarlah al-ashwa sang Pendusta di zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Kemudian pada ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala bagi bakteri di dalam keturunan dari keturunan aset Bin khuzaimah dan ada saja di kalangan keluarga kami sebelum wafatnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam terbunuh ya di kekhalifahan Abu Bakar As Siddiq radhiallahu anhu yang membunuh Musailamah adalah wahsyi dan wasir radhiyallahu Anhu adalah pembunuh dari Hamzah pada peperangan masyarakat dan ada yang menolong ataupun ikut serta bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] di dalam peperangan melawan Musailamah pada peperangan Yamamah yang menolong adalah salah seorang dari kaum Anshar materi meninggal dan mati dalam keadaan agama Islam dan beliau sebelumnya bertobat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala ini terjadi di zaman kekhalifahan Umar Bin Khattab radhiyallahu anhu dan dinukilkan bahwa saja juga bertaubat dan beliau memimpin Negeri kufah pada awal kekhalifahan yang memperlihatkan kecintaan kepada ahlulbain dan dia mengajak untuk meminta darah Siapa yang membunuh maka orang-orang pun mengikutinya akibatnya terbunuhlah kebanyakan dari yang langsung melakukan hal tersebut ia menolong dan akhirnya ia dicintai oleh orang-orang lalu dia mengaku menjadi Nabi Dan Dia mengira bahwa Jibril Alaihissalam akan mendatanginya melanggar di dalam kekhalifahan dia keluar dari pada kekhalifahan Abdul Malik bin Marwan [Musik] dan sebagian atau sekelompok kecil dari kaum muslimin keluar pada kekhalifahan Al Abbas kepada kekhalifahan Daulah Abbasiyah bukan yang dimaksud di dalam hadis ini adalah yang mengaku menjadi nabi secara mutlak tidak dihitung kebanyakan ya dari mereka saking banyak yang menjadi nabi kebanyakan mereka muncul dakwah mereka karena sifat kegilaan dan juga kegelapan dan yang dimaksud adalah siapa yang memiliki kekuatan dan nampak di pada dirinya maka sebagaimana sudah kita Simpati tersebut karena Allah Ta’ala telah menghancurkan Siapa yang terjadi pada diri mereka seperti itu yaitu mengaku menjadi nabi Allah hancurkan pastinya dan ada yang tersisa dari mereka yang mengaku-ngaku kepada mereka dan yang paling terakhir adalah Dajjal yang paling dikhawatirkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam nah kemudian Sabda Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam Aku adalah nabi penutup [Musik] khatam artinya adalah yang menutupi dengannya maksudnya adalah beliau penutup para nabi paling terakhir pertama kali Muhammad tidaklah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam murid salah seorang diantara kalian atau bapak salah seorang diantara kalian maksud saya akan tetapi beliau adalah Rasulullah dan penutup para nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Adapun nabi Isa alaihissalam turun pada akhir zaman dengan sebagai Hakim dengan pembawa syariat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam beliau salat menghadap kiblat dan manusia tapi beliau adalah yang paling afdol untuk hal ini kemudian [Musik] demi jiwaku yang berada di tangannya sungguh akan benar-benar turun di tengah kalian bisa sebagai Hakim yang adil balik yang artinya hendaklah dia menghancurkan salib membunuh babi-babi dan meletakkan peti kepada kaum muslimin yang tinggal di negeri kaum muslimin disebutkan dalam hadis masih akan ada saja sebagian dari umatku di atas kebenaran selalu ditolong oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan ada yang membahayakan mereka ataupun memberikan mudarat mereka bagi siapa saja yang menyusui mereka nah kemudian [Musik] siapa Dari sekelompok golongan yang senantiasa berada di keadaan yang hak maka berkata Abdullah bin Mubarak dan yang lain-lainnya bahwa yang dimaksud dengan mereka ini adalah para pencari hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Kemudian dari Abdullah mereka ini adalah para orang Arab jadi ada mengatakan ahli hadits orang Arab yang tinggal di dalam Astaga lagi dengan penglihatan Siapa yang meriwayatkan adalah orang-orang Barat memasarkan yaitu di sini dengan tempat yang besar karena orang-orang Arab lah yang meminta air denganmu boleh yang dinamakan Jamak itu adalah beberapa kelompok-kelompok yang berbilang jumlah bilangannya banyak dari macam-macam orang beriman ada yang pemberani ada yang pintar berperang ada yang ulama ahli hadits ulama ahli tafsir dari memerintahkan yang Ma’ruf dan tidak mesti mereka harus berkumpul tiba dalam satu tempat tetapi boleh berkumpul mereka pada satu keadaan wilayah artinya dan mereka berkumpul dengan satu yang lainnya kemudian diperbolehkan untuk meninggalkan dan mengambil manfaat dari yang lain kecuali yang tertinggal satu kelompok saja di tanah suci habis semuanya tidak ada lagi yang memperjuangkan agama Allah maka datanglah hari kiamat datang lari di dalam hadis ini terdapat dalil bahwa ijma adalah salah satu referensi hukum karena umat jika telah berkumpul maka telah masuk dalam diri mereka kemenangan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Ta’ala di dalam ayat ini yang agung ini maka mereka mengira bahwa mereka dengan jumlah yang sedikit mereka tidak akan membahayakan mereka orang yang menyelisihi mereka dan merendahkan mereka dan di dalamnya di dalamnya terdapat gembira Karena yang namanya tidak hilang seluruhnya seketika itu bahwa Dengan hadis ini ijtihad dalam agama Islam tidak selesai jadi selalu akan ada sampai hari kiamat Dalam Hadis disebutkan sampai datang perkara Allah yaitu hari kiamat yang didapatkan bahwa yang dimaksud dengan yang tersisa dari orang-orang beriman mereka diwafatkan dengan angin yang semilir walaupun ayah dan terjadi tanda-tanda kekuasaan yang besar beliau tidak tersisa kecuali kata beliau tidak tersisa kecuali orang-orang yang sangat buruk pada hari kiamat ini perlu diperhatikan yang artinya berkata tidak akan dibangkitkan hari kiamat sampai akan ada manusia-manusia paling buruk di atas muka bumi ini dan mereka adalah orang yang paling buruk dari sambutan orang yang paling buruk dari kaum Ahlul jahiliyah [Musik] artinya tidak masih akan ada sekelompok dari umatku yang memerangi orang-orang [Musik] apa namanya memeranginya akan tetapi demi Allah subhanahu wa ta’ala yang mengutus angin dan bau sedap seperti bawang [Musik] maka tidak ditinggalkan seorangpun di dalam kalbunya Walau seberat dari keimanan kecuali ia akan menghancurkan orang-orang yang [Musik] mereka menyimpang dari jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian tetaplah orang-orang yang buruk maka atas mereka dibangkitkan hari kiamat dalam Kitab Shahih Muslim tidak dibangkitkan hari kiamat sampai tidak disebutkan di atas muka bumi ini Allah Allah Kemudian pada ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala maka yang dimaksud dengan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam apa namanya disebutkan dalam hadis Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam bukan jauh akan tetapi itu maksudnya adalah waktu kematian mereka waktu kematian mereka dengan angin-angin yang mengalir dengan dahsyatnya Li hadir dan telah terjadi perselisihan di antara para ulama tentang tempat kelompok ini dimana Imam Ibnu batthol rahimahullah berkata Sesungguhnya ia akan ada di Baitul Maqdis rumah sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam dari hadis Abu Umar Rasulullah sesuatu yang menunjukkan bahwa tidak wajib harus berada di negeri Syam ataupun harus ada di Baitul Maqdis secara terus-menerus akan tetapi bisa saja di waktu yang lain ataupun tempat yang lain aku berkata bahwa keadaan baik negara Syam atau negara Baitul Maqdis dalam keadaan namanya karena sesungguhnya mereka ini adalah mendapatkan waktu yang panjang tidak mengenal di antara mereka kecuali yang berkamar dengan mereka bahkan bisa terjadi di tempat yang lain di beberapa waktu [Musik] tidak dikenal di tengah-tengah mereka siapa yang mengerjakan perkara ini setelah saya ikut Islam dan sahabat-sahabat beliau di awal abad yang ke-7 di akhir abad yang ketujuh dan di awal abad ke-8 mereka di zaman mereka di atas kebenaran mereka mengajak kepada kebenaran tersebut mereka bersungguh-sungguh di dalam telah datang orang-orang semisal dengan mereka Siapa yang berdakwah di sana dengan kebenaran dan berpegang teguh dengan sunnah dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan termasuk yang menguatkan ini adalah orang-orang yang di atas sunnah di zaman kekhalifahan yaitu zaman imam yang 4 watawa para ulama dan banyak ulama pada zaman itu baik yang sebelumnya Bahkan mereka terpencar di beberapa tempat seperti di negeri Syam diantaranya Imam 4 kemudian orang-orang ketiga yaitu orang muntah Madinah orang-orang Mesir kemudian para guru di bidang agama yaitu di Irak di Yaman seluruhnya mereka di atas kebenaran mereka berjuang melawan ahli bidah dan mereka memiliki tulisan-tulisan karya-karya yang merupakan referensi bagi ahlussunnah dan sebagai alasan pemberat bagi orang-orang yang menolak menerima kelompok ini kadang-kadang bisa bergabung bisa berpisah nah kota kuno artinya maka akhirnya kelompok ini kadang mereka berkumpul kadang mereka berpisah kadang mereka di negeri Syam kadang sesungguhnya hadis Abu umamah perkataan Jabir perkataan maksud saya Ini semua tidak memberikan faedah pembatasan di negeri Syam saja akan tetapi memberikan faedah bahwasanya yang terjadi di Indonesia dan juga tidak selalu seperti itu terus-menerus di satu tempat atau di semua tempat tidak tadi yang berpencar-pencar ini yang dimaksud dengan orang-orang yang di atas petunjuk selalu dimenangkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala Ta’ala kata kata yang ada dalam hadis ini termasuk daripada tanda dari tanda-tanda ke nabian Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam karena setiap apa saja yang diberitakan oleh Nabi Muhammad SAW maka terjadi sebagaimana diperintahkan oleh Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam [Tepuk tangan] dan kata kerjanya [Musik] [Musik] yang pertama arti berkah adalah diambil dari kata kerja Baraka dan dia maksudnya adalah sesuatu tersebut penuh dengan berkah sesuatu tersebut penuh dengan tullah dan macam yang kedua dari berkah adalah berkah yang digandengkan dengan penggandengan rahmat kasih sayang dan juga Aisyah kemudian kata kerjanya adalah tidak boleh disebutkan tabaraka kecuali hanya untuk Allah subhanahu wa ta’ala dan tidak baik kecuali hanya untuk Allah Azza wa Jalla berkah tersebut berkat dengan makna yang kedua maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala Al mutabarik Allah subhanahu wa ta’ala yang dipenuhi dengan berkah hamba dan rasulnya [Musik] sebagaimana dikatakan oleh al-masih Alaihissalam Dan Allah telah menjadikan aku penuh dengan berkah di manapun aku berada Paman maka Barang siapa yang diberkahi oleh Allah subhanahu wa ta’ala di dalam dirinya atau atas urusannya maka dia adalah yang penuh dengan berkah khusus milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala sama akhlak tahu sebagaimana yang disebutkan oleh Allah untuk dirinya sendiri [Musik] segala berkah yang ada di tangannya penuh dengan kerajaan dan dialah Allah yang maha kuasa Apakah kamu tidak melihatnya bagaimana di dalam Alquran seorang wanita mengungkapkan bahwa itu hanya milik Allah Subhanahu Wa Ta’ala diucapkan untuk selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala [Musik] dan kadang disebutkan dengan hal yang menunjukkan atau kata yang menunjukkan kepada luas kemudian berlebihan maka telah datang ucapan ini menunjukkan kepada kesempurnaan ketinggian dan puncak dari ketinggian Allah Subhanahu Wa Ta’ala menunjukkan kepada kesempurnaan berkahnya bahwa dan kebesarannya dan juga keluasan dikatakan oleh para ulama Salaf yaitu Tabarak maksudnya ta’awun dan Abdullah bin Abbas radiallah datang dengan segala daerah dengan setiap keberkahan nah Alhamdulillah selesai bab 23 yang begitu panjang Jadi sebenarnya pembicaraan tentang bab 23 ini adalah sedikit yang berkaitan dengannya dari dalil yang kita baca tetapi penjelasan lebih panjang ya wallahualam saya kembalikan kepada pembawa acara Terima kasih atas pelajaran serta bimbingan yang telah disampaikan semoga menjadi tambahan ilmu dan faedah-faedahnya bisa memberikan manfaat untuk kita semuanya Selanjutnya kami berikan kesempatan untuk anime baik itu via telepon maupun pesan singkat Kami harapkan pertanyaan yang berkesesuaian dengan pembahasan atau hari sampaikan tadi kesempatan siang hari ini di 021823 6543 dengan menyebutkan nama dan dari mana anda berasal Silahkan telepon yang pertama halo halo atau pesan singkat di 0819896543 halo Iya halo dengan siapa Di mana ini Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh itu kalau misalnya hujan itu bagi perempuan boleh nggak pada saat hujan itu salatnya juga dijamak gitu di dalam rumah gitu Pak ustaz kalau dzuhur sama Ashar misalnya hujannya di waktu dzuhur di zaman zuhur dengan Ashar atau enggak hujannya di waktu Maghrib di jamak Magrib dengan Isya itu boleh nggak pak ustad ya Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Adapun menjamak ini dikarenakan keperluan dan hajat keperluan dan hajat maka Jika seorang perempuan terdapat hujan ini tidak dibenarkan untuk dijamak karena jamak karena hujan itu bagi para lelaki yang berada di masjid ketika mereka tidak bisa mengerjakan salat berjamaah karena hujannya lebat nah kemudian Adapun karena sakit karena istihadah maka diperbolehkan bagi perempuan jadi itu sebabnya adalah karena ada hajat keperluan yang sangat mendesak Terima kasih atas Jawabannya semoga bermanfaat khususnya untuk ibu yang bertanya tadi serta kita yang menyimak Pada kesempatan kali ini kami harapkan Pertanyaan selanjutnya disesuaikan dengan pembahasan yang telah sampaikan oleh Ustadz silahkan masih Dilan telepon 021 8236543 halo halo mohon maaf terputus bisa dicoba kembali untuk menghubungi Nomor kami 0218236543 Halo Halo Assalamualaikum Waalaikumsalam ada orang selama ini banyak meninggalkan sholatnya udah tahu bahwasanya ya tinggalkan Sholat itu kan buat hukumannya gitu loh pak ustad jadi mau tanya jadi sholat yang tertinggal itu kayak mana ya apa harus diganti atau dengan istifar satu lagi Ustaz kalau dengan salat tobat itu kayak mana caranya Ustaz gitu itu aja yang saya tanyakan terima kasih ustad Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh meninggalkan salat adalah perihal dosa yang paling besar setelah melakukan kesyirikan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala lebih besar dari dosa berzina membunuh minum khamar berjudi dan yang semisalnya dari dosa-dosa besar Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Alhamdulillah Siapa yang meninggalkan salat maka sungguh dia sudah kufur terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala lalu Jika dia bertobat Bagaimana caranya Caranya adalah beristighfar menyesal atas perbuatan dosanya tadi Kemudian yang kedua bertekad untuk tidak mengulang perbuatan dosa tersebut kemudian yang ketiga memutuskan dosa tersebut artinya dia selalu salat jangan sampai dia tidak tidak salat Nah itulah cara orang yang bertobat dari dosa ya meninggalkan salat Apakah wajib di Qada atas apa yang dia telah lakukan tadi maka jawabannya tidak ya tidak wajib dia cukup merasa menyesal dengan apa yang telah dia lakukan dapat yang lebih kuat Terima kasih atas kesediaan Ustadz untuk mencoba beberapa pertanyaan telah masuk dan kami mohon maaf kepada pemerhati Roja tidak bisa memberikan waktu yang banyak untuk pertanggungjawabkan terbatasnya waktu kita di kesempatan siang hari ini sebelum kami akhiri mohon saat berikan iftitatif Assalamualaikum dari bab yang sudah kita pelajari yaitu bab yang ke-23 yaitu menyebutkan bahwa sebagian umat Islam akan ada yang terperosok ke dalam perbuatan kesyirikan sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam maka ini membuat kita harus hati-hati khawatir jangan sampai terperosok ke dalam dosa kesyirikan nah ini kabar pasti terjadi dan akan terjadi di tengah umat Islam umat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam maka berhati-hatilah Semua ucapan kita perbuatan kita jaga jangan sampai terperosok ke dalam dosa kesyirikan baik Syirik kecil apalagi Syirik besar baik Syirik di dalam perkara yaitu dalam perkara apa namanya rububiyah kekuasaan Allah menjadikan Allah dengan selain Allah musyrikan selain Allah dengan Allah dalam perihal kekuasaan pengaturan alam semesta penciptaan alam semesta kekuasaan terhadap alam semesta Maka jangan sampai terjadi pada diri karena hanya Allah yang maha berkuasa Maha Pencipta Maha pengatur begitu juga di dalam Syirik Akbar perkara uluhiyah ibadah Jangan sampai kita menjadikan selain Allah dengan Allah dalam perkara ibadah karena ibadah hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang memilikinya tidaklah mereka diperintahkan kecuali untuk beribadah kepada Allah dengan ikhlas hanya untuk mengerjakan ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala a hanya untuk Allah tidak kepada orang yang sudah mati tidak kepada Jin tidak kepada malaikat minta pertolongan minta pertolongan dalam keadaan yang sempit istirahat hanya kepada Allah semata tiada sekutu bagi Allah tidak minta kepada orang yang sudah mati atau tidak minta kepada jin-jin malaikat-malaikat bahkan kepada para nabi dan para rasul karena doa adalah janganlah kalian berdoa kepada seorang pun bersamaan kalian berdoa kepada Allah Subhanahu Wa semoga ini bab membuat kita terus khawatir terhadap tauhid kita tidak merasa aman tauhid kita di akhir hayat kita terutama wallahualam kepada seluruh para pemirsa raja TV dan pendengar radio raja dan juga seluruh kru yang ada di studio Shallallahu Nabi Muhammad Alhamdulillah I wabarakatuh Semoga Allah senantiasa rahmat dan keberkahan untuk kita semuanya akhirnya kami yang bertugas mengucapkan terima kasih atas kebersamaan anda semuanya pemirsa dan pendengar Radio Rodja kami mohon maaf apabila ada kekurangan dalam menghadirkan program acara ini Subhanallah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *