Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Shahih At-Targhib Wa At-Tarhib

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube


Selasa, 22 Jumadal Ula 1445 H / 5 Desember 2023 M

sunah nahmaduhu waastain’uhu waastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati Amalina Man yahdiillah Fala mudillalah waman yudlil Fala hadiyaalah wa Asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh qal Allahu Taala Fi kitabihil Karim ya ayyuhalladzina amanuttaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma ba’d ibu-ibu dan Bapak sekalian kita melanjutkan kajian kita kita masuk ke atarhib Min fawatil Asri B udrin ancaman dari terluput dari salat asar dengan tanpa uzur hadis 478 anuraidah radhiallahu anhu qal qan nabiyu Sallallahu Alaihi Wasallam manaatal Asri FAQ habit amaluhu Rahul Bukhari wa muslim Siapa yang meninggalkan salat asar maka sungguh telah batal amalnya hadis 479 juga sama W Abi Darda radhiallahu Anhu Q Q Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Manara shatal Asri mutaammida FAQ habit amaluhu rahu Ahmad biisnadin Shahih Siapa yang meninggalkan salat asar dengan sengaja maka sungguh ia telah batal amalnya ada di sini menunjukkan ibu-ibu keagungan salat asar di mana salat asar adalah merupakan salat yang penting sekali untuk kita perhatikan makanya Allah subhanahu wa taala mengkhususkan salat asar dari salat-salat yang lainnya Allah berfirman dalam surah Albaqarah hau alawa jagalah oleh kalian dengan sungguh-sungguh salat salat lima waktu terutama salat wusta Apa yang dimaksud dengan salat wusta pendapat yang paling kuat salat wusta adalah salat asar berdasarkan hadis B Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabdaagaluna shatil as shatil wust shatil asr mereka menyibukkan kita dari salat wusta yaitu salat asar ya di situ nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya menafsirkan salat wusta itu sebagai salat apa asar itu menunjukkan betapa Agungnya salat asar karena memang waktu asar itu waktu yang sangat mulia sekali ya Allah berfirman Wal Asri pendapat Sebagian ulama mengatakan Wal Asri artinya Demi Waktu asar itu menunjukkan keagungan waktu asar bahkan ya mulaanah atau disebut dengan lian itu dilaksanakannya di waktu asar lian itu misalnya seorang suami melihat istrinya berzina dengan laki-laki lain tapi enggak punya saksi lalu ya Ia mengadukan kepada qadi tapi si suami enggak punya saksi tapi si suami melihat dengan mata kepalanya maka terjadilah Lian saling melaknat Iya dan itu dilaksanakannya Kapan yaitu di di waktu asar Kenapa demikian karena ya bersumpah di waktu asar itu besar dan Agung di sisi allah subhanahu wa taala saudaraku seiman rahimani warahimakumullah Jamian berkata syikhul Islam Taimiyah dalam majmu fatawa di jilid 22 halaman 54 tawiul asriwitiir meluputkan salat asar itu lebih besar dibandingkan terluputnya salat yang lain faatul W alsus Bil Amri Bil muhafti alaiha karena salat asar adalah salat wusta yang Allah khususkan untuk untuk memerintahkan kita agar menjaganya dengan sungguh-sungguh wahti dan salat asar itulah yang diwajibkan atas orang-orang sebelum kita dan ternyata mereka menyia-nyiakannya Iya di situ nabi bersabda Siapa yang meninggalkan salat asar dengan sengaja maka batal amalnya Apa maksudnya batal amalnya nibu Iya terjadi ikhtilaf para ulama Sebagian ulama dari pendapat Imam ya Ishaq bin ruhuyah atau rehaw bahwa yang dimaksud dengan batal amalnya artinya batal amalnya semuanya dan orangnya kafir dan ini merupakan mazhab Imam Ahmad I bahwa orang yang meninggalkan salat walaupun sekali maka kafir murtad dari agama Islam ya dan batal seluruh amalnya sementara pendapat yang kedua ini pendapat mayoritas ulama jumhur bahwa yang dimaksud dengan batal amalnya itu tidak sesuai dengan lahiriahnya lalu jumhur berbeda pendapat di dalam menafsirkan makna batal amalnya ini ya sebagian mengatakan bahwa yang dimaksud batal amalnya artinya salat tersebut ya artinya kalaupun kalau dia lakukan misalnya di luar di luar waktunya tetap enggak bakal diterima Iya sebagian mengatakan artinya batal amal di hari itu batal amal di hari tersebut Al Imam Ibnu qayyim ya memberikan perincian dalam masalah ini Beliau berkata dalam kitab beliau asalah wa ahkamu tarikiha walladzi yadharu fil haditi wallahuam bimuradi rasulihi Anna tarka nauan yang tampak kuat ya wallahuam bahwa meninggalkan salat itu ada dua macam tarquun kulliyun la yusoliha abada itu meninggalkan salat Semuanya sama sekali enggak Salat sama sekali enggak mau ya semua salat dia tinggalin tuh fuhbatul amal jamiu maka ini Batal amalnya seluruhnya dan pelakunya kafir murtad dari agama Islam I Watar muayan Fi yaumin muayan yang kedua meninggalkan salat tertentu saja di hari tertentu misalnya dia tinggalkan salat asar ya di hari tersebut kalau hari-hari yang lain dia lakukan ya maka kata beliau F yuhbatu amalikal Yaum maka dibatalkan Amal hari itu saja dibatalkan amal di hari itu saja I berarti dibatalkan secara umum itu kalau ia meninggalkan salat juga semuanya dan dibatalkan hari tertentua dia meninggalkan di hari tersebut Iya Jadi kalau misalnya dia meninggalkan di hari Sabtu dia meninggalkan salat salah satu salat dari lima waktu batal semua amalnya di hari itu Iya tapi kalau dia enggak Salat sama sekali Pak enggak mau salat seperti banyak di zaman sekarang Pak ngakunya muslim k tp-nya Islam tapi enggak mau salat sama sekali disuruh salat Bilangnya apa la ikqraha fiddin enggak ada paksaan dalam agama diancam neraka ngomongnya apa enak di neraka banyak perempuan cantik Iya benar pak itu ada yang ngomong begitu La haula wala quwwata illa Billah maka orang seperti ini kata Ibnu qayyim batal seluruh amalnya seluruhnya habis iya ini mengerikan sekali saudaraku seiman rahimaniahimakumullahu Jamian kita lanjutkan hadis 480bni Umar radhiallahu anhum Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Q allziutuatul Asri ahuuahuik Buki muslim maahih ak qik tafsiruahabul wqti dari Ibnu Umar Semoga Allah meridainya dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda orang yang terluput dari salat asar ya orang yang terluput dari salat as seakan-akan ia terputus ya dari harta dan keluarganya seakan-akan ia terputus dari harta dan apa keluarganya Subhanallah ibu-ibu sekalian dan Bapak sekalian di sini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengumpamakan orang yang terluput dari salat asar ya artinya dia tidak salat asar sampai habis waktunya Pak ya kata Imam Malik di situ aidahabu waktihi habis waktunya maka seakan-akan ia terputus dari harta dan keluarga sementara kita kan butuh enggak sama harta Iya pasti kita sangat butuh harta kita sangat apa namanya membutuhkan keluarga dalam hidup kita yang namanya manusia ya sekarang gimana pak kalau bapak enggak punya harta enggak punya keluarga enggak ada Iya gimana Mau makan susah sengsara sekali hidupnya Nah demikian orang yang meninggalkan salat asar maka dari itu saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu Jamian ini ancaman yang berat Ya bagi orang yang menganggap remeh salat seorang mukmin itu Bu tidak akan pernah menganggap remeh salat seorang mukmin itu bersungguh-sungguh menjaga salat salatnya itu dengan penuh kesungguhan Kenapa karena dia menganggap salat itu kebutuhan dirinya Kebutuhan hatinya kebutuhan hidupnya bahkan ya kita ini lebih butuh kepada salat daripada kepada makan dan minum kalau kita Enggak makan enggak Min ya mati yang mati apa badan tapi kalau kita enggak Salat mati hati kita mana yang lebih besar kematian badan atau kematian hati kematian hati orang yang badannya hidup tapi hatinya mati ya tidak peduli lagi dengan agama Allah imannya dicabut sama Allah enggak peduli halal dan haram ya akibatnya apa ngeri Pak di kuburnya ngeri di akhiratnya sengsara juga di dunianya Iya hadis 481 wa nafal bin muawiyah radhiallahu Anhu anahu Sam rasulullahi Shallallahu Alaihi wasallamakul manatuatun ahlu wahuiwaytin Q nafal u Q Ibnu Umar Q rasulullahahu Al wasallamal asrun Nas dari nafal bin muawiyah Semoga Allah meridainya bahwasanya ia mendengar rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Siapa yang terluput ya dari sebuah salat dan kata Ibnu Umar maksudnya salat asar rasahui wasam Sabda itu salat asar maka seakan-akan ia terputus dari keluarga dan hartanya Iya itu salat asar tersebut dan sudah kita jelaskan tadi kita masuk ke bab fil Imamah maal itmami Wal Ihsan watarhib minha adamima anjuran ya untuk ee anjulan dalam keimaman bila ia menyempurnakan dan berbuat Ihsan dan ancaman dari Imam yang tidak menyempurnakan dan tidak berbuat Ihsan ketahuilah Bapak dan Ibu bahwasanya ya Imam kedudukan sebagai seorang imam salat adalah merupakan kedudukan yang harus betul-betul diperhatikan Karena untuk menjadi imam itu harus memenuhi syarat Iya Jangan ngasal seperti di masyarakat kalau di masyarakat kan ya Yang penting dia paling tua Imam aja eh bacaannya hancur-hancuran ya Pak ya Saya pernah salat di belakang Imam tuh ya dia baca Arrahman yarrahim aja pakai Ar Arrahman rahim pakai k Coba bayangkan ini kan bisa membatalkan salat e apa bisa rusak salatnya Pak bahkan batal atas pendapat Sebagian ulama Iya saya juga pernah tuh mendengar imamnya berkata harusnya Alhamdulillahi rabbil alamin dia baca apa Alhamdulillah pakai Kaf iya i kan maknanya sudah berubah UD Iya saya langsung Batal pergi I Kenapa karena menurut jumhur kita tidak boleh berimam di belakang orang seperti itu Iya apalagi yang namanya al-fatihah itu kan rukun Pak makanya penting ya memilih imam itu yang pertama apa fasih bacaannya jangan sampai bacaannya itu rusak tajwidnya ya ada Imam mengucapkan Allahu Akbar Akbarnya dipanjangin Pak Akbar dipanjangin kan berubah artinya Pak kalau Allah Allahu akbar artinya kan Allah paling besar kalau Allahu akbar artinya allah gendang Akbar itu dalam bahasa Arab gendang besar tuh pak itu Akbar itu Iya Masya Allah gendang Gimana ini kalau orang paham bahasa Arab pasih Aduh ngilu rasanya dengarnya gitu loh Pak ada lagi imam yang enggak paham fikih salat Pak Iya nah ikhwat Islam saudaraku seiman yang seharusnya dia salat apa namanya Apa namanya seharusnya dia Sujud sahwi enggak sujud sahwi karena saking enggak pahamnya Pak Iya maka dari itu penting seorang Imam ya harus yang pertama tadi fasih bacaannya yang kedua ya Fakih paham tentang fikih salat paham dia tentang fikih apa salat yang ketiga ikhwat Islam saudaraku seiman Imam tuh harus amanah maksudnya amanah gimana artinya dia betul-betul tanggung jawab gitu Pak karena seorang Imam itu harus juga memperhatikan sebelum salat memperhatikan safnya makmum Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu ya ketika sebelum salat beliau perhatikan sampai kata Anas bin Malik Rasulullah meluruskan saf itu seperti meluruskan anak panah satu persatu Pak sampai begitu sebagian Imam cuek Pak bodo amat mau bengkok kek mau kagak kek bodo amatlah penting saya Imam mau Imam kayak ginian enggak benar Mas walaupun sah tapi dia berdosa karena itu sebah sudah kewajiban apa Imam ya untuk apa namanya meluruskan saf tanggung jawab demikian pula dia langsung lakukan salat itu dengan penuh tumakninah ada Imam salatnya cepat banget pak Allahu akbar Sami allahah Allahu akbar ya baca Alfatihah saking cepatnya cuma kedengaran dolinnya doang Pak Alhamdulillah dolin amin Lailahaillallah ada disebutkan dalam hadis ya rasul sahu was sedang duduk di masjid datanglah seorang I seseorang lalu ia salat dengan cepatnya setelah itu Ia datang kepada Rasulullah dan berkata asalamualaik waalaikasalam kata Rasulullah irji fasolli fainnaka lam tusolli kembali lagi kamu salat Kamu belum salat salat lagi dengan cepatnya balik lagi ke Rasulullah kata Rasulullah balik lagi kamu salat Kamu belum salat salat lagi dengan cepatnya balik lagi ke Rasulullah kata Rasulullah salat lagi kamu kamu belum salat akhirnya Orang itu berkata Ya Rasulullah la faimni Aku tahunya begini ya Rasulullah Tolonglah ajarkan aku maka rasulullah mengajarkan supaya dia mau dia tumakninah dalam salat bayangkan ya pas sampai mengatakan bahwa orang yang salatnya cepat banget tuh enggak sah disuruh ngulangi lagi tuh salatnya ya ikhwat Islam saudaraku seiman nah ini saudaraku seiman ni jadi siapapun di masjid manapun DKM punya Tanggung jawab tuh untuk memilih siapa yang berhak menjadi Siapa Imam Iya dan yang paling bagus imam itu yang paling banyak hafalan Qurannya Nabi Sallallahu Alaihi wasallamersabda ya ya ummukum aqraukum di kitabillah yang menjadi imam kalian hendaklah yang paling qari yang paling apa yang paling qari artinya kata para ulama a ahfaduhum yang paling banyak hafalan Al Quran tapi bukan cuma banyak kalau enggak fasih ada ya saya menemukan orang Masyaallah hafal Quran 30 juz Pak Mas itu saya suruh dia jadi imam hancur-hancuran tajwidnya Waduh Iya tetap aja enggak bisa dijadikan apa Imam kayak ginian walaupun di hafal 30 juz I ikhwatlah Islam saudaraku seiman kemudian saudaraku seiman seorang Imam Ya wajib berusaha bersungguh-sungguh untuk memperhatikan waktu-waktu salat karena itu amanah jangan dia sia-siakan ya banyak imam yang tidak amanah sudah ditunjuk jadi imam dia sia-siakan enggak pernah hadir enggak pernah datang tapi gajinya diambil terus ya haram jadinya itu baik hadis 482 an Abi aliin almri qal safarna Ma ubah bin Amir aljuhani radhiallahu anhuat faarna an yataqamana faqal inni samu rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam yaquul Man ammaan Fain atammaahut Tamam walahumut Tamam [Musik] waamtimahamaiahu Ahmad w ah w khuzaimah w Hi man amasaal wq waamahu wahumtaqikaan faaihi W alaihim dari Abu Ali almisri Semoga Allah meridainya ia berkata kami pernah Safar bersama ubah bin Amir aljuhani lalu masuklah waktu salat dan kami ya faaradna an [Musik] yataqaddamana maka kami ingin agar beliau yang maju ke depan menjadi apa Imam maka ukbah berkata Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Siapa yang mengimami suatu kaum jika salatnya sempurna maka untuk Imam tersebut kesempurnaan dan untuk makmum pun juga kesempurnaan dan jika si imam tadi tidak sempurna salatnya maka maka makmum tetap sempurna dan dosanya untuk Imam ya di k Imam Ahmad dan lafaz untuknya dan Abu Daud dan Ibnu Majah dan alhakim dan alhakim mensahihkannya dan Ibnu khuzainah dan Ibnu Hibban dalam sahihnya dengan lafaz Siapa yang mengimami manusia dan ia sesuai tepat waktunya dan ia sempurnakan salatnya maka ia dapat pahala dan ya makmum pun juga dapat pahala Arya mereka semua sempurna salatnya dan siapa yang kurang dari sesuatu darinya maka imam yang berdosa makmum tetap sah salatnya iya ya hadis 483 juga mirip hampir Samalah ya maknanya wa Abi hurair radhiallahu Anhu Anna Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallamqusunakum Fain asuakumakumai Dari Abu Hurairah Semoga Allah meridainya bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda mereka akan salat mengimami kalian jika mereka salatnya benar kalian pun dapat apa pahalanya salatnya benar dan jika mereka salatnya salah maka kalian tetap sah salatnya dan mereka yaitu para imam yang berdosa yang berkewajiban untuk mengulanginya kalau ternyata ya kesalahannya itu membuat tidak sah salat tersebut Bukhari dan yang lainnya dan Ibnu Hiban dalam sahihnya dan lafnyaunum akan datang nanti suatu kaum yang salat ya menjadi imam Kalau mereka sempurna salatnya kalian sah salatnya juga para imam juga itu sempurna salatnya tapi jika mereka kurang maka itu atas mereka maksudnya dosanya atas para imam makmum tetap sah Baik bapak dan ibu kita ambil faedah hadis ini menunjukkan Bapak dan Ibu bahwa Imam itu harus apa Imam itu tanggung jawabnya berat Mas sebab kalau si Imam salah yang Dosa Siapa Imam makmum enggak dosa makanya ubah bin Amir aljuhani ya ketika beliau dipersilahkan jadi imam beliau bawakan hadis ini dan banyak Salafus Saleh Pak ketika disuruh jadi imam enggak mau kenapa tak ikut dosa I kalau kita kan malah berlomba-lomba pengin jadi imam makanya kata syikhul Islam Taimiyah ya menjadi imam salat itu sama seperti menjadi pemimpin menjadi apa pemimpin dan fitnahnya juga mirip maka dari itulah para Salafus saleh ya Mereka seringki menolak kalau jadi imam kalau masih ada yang lain dan mereka lebih apa berhak untuk jadi salat mereka lebih senang orang lain aja yang dibersilakan silakan kamu Men jadi imam kecuali kalau sudah tidak lagi yang berhak baru mereka menjadi apa Imam I itu menunjukkan betapa beratnya ya kedudukan seorang Imam itu enggak sembarangan Mas ya ikhwatlah Islam saudaraku seiman Har di sini kita ambil faedah yang kedua bahwa kalau terjadi kesalahan dalam pada Imam ya kalau terjadi kesalahan pada Imam maka makmum tetap sah salatnya enggak masalah contoh misalnya kalau misalnya imam salat setelah selesai salat imamnya baru ingat eh saya kan junub belum mandi lah Iya terus gimana makmumnya maka ya pendapat yang paling kuat wallahuam dari pendapat imam Syafi’i seingat saya bahwa makmum sah salatnya Yang kewajiban untuk mengulangi adalah hanya Imam saja berdasarkan hadis B Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam suatu ketika beliau menjadi imam ketika beliau sudah Takbir Allahu akbar tiba-tiba Rasulullah ingat kalau beliau belum mandi junub Iya maka Rasulullah bersabda kepada para sahabat makanakum tetaplah kalian berdiri di sini pulanglah ke Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ke rumahnya lalu mandi datang Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam keadaan rambutnya basah Kemudian beliau pun ya bertakbir kembali Sementara makmumnya sudah takbir kan Iya sehingga dijadikan dalil oleh Imam Syafi’i rahimahullah itu menunjukkan kalau makmum lupa kalau dia belum bersuci maka yang berkewajiban mengulangi salat hanya Siapa Imam saja apa imamnya makmumnya enggak makmumnya tetap sah berdasarkan hadis tersebut Iya wallahuam ikhwat Islam saudaraku seiman kita ambil faedah selanjutnya Bapak dan ibu-ibu sekalian hadis ini menunjukkan Pak Ibu bahwa kalau terjadi perbedaan pendapat antara makmum dan Imam dan itu masalah-masalah ijtihadiah masalah-masalah apa ijtihadiah maka si Imam si makmum tetap salat di belakang Imam tersebut Contoh misalnya Pak kalau makmum berpendapat Imam wajib apa baca al-fatihah wajib dengan membaca Bismillah Bismillahirrahmanirrahim Iya tapi si Imam pendapatnya adalah dia karena dia mazhabnya Maliki kalau mazhab Maliki kan mengatakan bahwa Bismillahirrahmanirrahim itu tidak termasuk al-fatihah Pak Iya dan tidak dibaca jadi tidak perlu dibaca kata mazhab Maliki Jadi cukup Alhamdulillahi rabbil alamin Iya sementara dalam Mazhab Syafi’i dan itu pendapat juga kebanyakan ulama bahwa Bismillahirrahmanirrahim itu termasuk Alfatihah Iya namun terjadi khilaf di kalangan mereka yang mengatakan Bismillahirrahmanirrahim itu termasuk al-fatihah apakah wajib dijaharkan dikeraskan atau disirkan kalau jumhur mengatakan disirkan kalau Mazhab Syafi’i mengatakan wajib dikeraskan Nah kalau misalnya kita salat di belakang orang yang bermazhab Maliki Lalu dia tidak baca Bismillahirrahmanirrahim bagaimana itu tetap kita ikut salat Imam tersebut Kenapa karena ini masalah ijtihadiah ini masalah apa ijtihadiah Iya makanya alhafiz Ibnu Hajar al-asqalani rahimahullah ketika membahas permasalahan ini ya Beliau berkata wahallul khilafil umuril ijtihadiah tempat masalah ini adalah dalam perkara-perkara yang sifatnya ijtihadiah apa sih masalah ijtihadiah itu Pak Masalah ijtihadiah adalah masalah-masalah yang tidak ada dalil yang tegas dalam masalah tersebut dan diperbolehkan untuk berijtihad Ya itu namanya masalah ijtiha Diah seperti misalnya ya terjadi khilaf para ulama Apakah makmum wajib baca al-fatihah atau tidak Itu kan masalah ijtihadiah Pak apakah Imam wajib mengeraskan Bismillahirrahmanirrahim ketika membaca al-fatihah atau tidak masing-masing punya hujah punya dalil I itu namanya masalah ijtihad dia namun dalilnya memang bukan dalil yang sih tegas sehingga pada waktu itu diperbolehkan padanya ijtihad ya Ada sebuah perkataan sikhul islamtimiah rahimahullah yang sangat bagus sekali ya di man syikhul Islam iah berkata dalam kitab alfatawa alkubro di jilid 2 halaman7 Beliau berkata para ulama berbeda pendapat apabila Imam apabila Imam meninggalkan perbuatan yang makmum memandang itu wajib sedangkan Imam memandang itu tidak waj Tidak Baca Bismillahirrahmanirrahim sementara makmum punya keyakinan wajib baca Bismillahirrahmanirrahim aamaakarahu W yatawad atau si Imam ya menganggap pendapatnya bahwa memegang kemaluan itu tidak membatalkan wudu sedangkan makmum memandang memegang kemaluan tu membatalkan apa wudu ausoli Fi juludil maah almadbugh atau Imam berpendapat boleh salat dengan menggunakan kulit yang di Samak sementara makmum berpendapat kulit walaupun disamak tetap tidak Suci kulit bangkai maksudnya Ya I kata beliauih pendat yang Ben yang pasti kebenarannya itu bahwasanya salat makmum tetap sah di belakang Imam walaupun terjadi perbeda perbedaan pendapat dalam masalah ini waana imaman nafsil Amr walaupun misalnya pendapat si Imam itu bisa jadi salah di sisi Allah ya liih nabiallahu Alaihi Wasallam ini berdasarkan hadis bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda akum Fain asuakum wum wa akakum waaihim mereka akan salat mengimami kalian jika mereka para imam itu salatnya benar maka kalian para makmum sempurna salatnya Imam pun sempurna salatnya dan jika Imam itu salah salatnya maka ya kalian tetap sah wahai makmum dan dosanya untuk siapa Imam wadalika adal makmum biman yaaknutu fil Fajr Al wionamaah demikian pula kalau makmum ya pendapatnya Qunut subuh tidak disyariatkan sementara Imam pendapatnya bahwa Qunut subuh itu disyariatkan qonata maah maka tetaplah ia knnut bersama Imam ini bukan perkataan saya ini perkataan sikhul Islam Ibnu Taimiyah I baikutnya sebelum ruku maupun setelah ruku Ma kalau Imam tidakut pun tidakut W Imam Ahsan kalau misalnya Imam memandang ya disunahkan suatu perbuatan tapi makmum pendapatnya tidak disunahkan lalu si Imam meninggalkannya Karena untuk menjaga persatuan di kalangan mereka supaya tidak ribut dan yang lainnya maka itu bagus sekali selama yang ditinggalkan itu perkara yang mustahab ya yang sunah ya bukan yang wa yang wajib Islam saudaraku seimantohnya kata beliau salat Witir maka para ulama di situ ada tiga pendapat yang pertama bahwasanya Witir itu rakaat terusmener terus ya Sebagian ulama mengatakan tidak harus dua satu enggak boleh terus menerus ya nah bagaimana ini maka pada waktu itu karena perbedaan ijtihad maka kita tetap ikut Imam ya Nah ini jadi dalam masalah-masalah ijtihadiah itu ya kalau kita berbeda pendapat dengan Imam maka tetap kita ikut siapa imam Kalau makmum ya pendapatnya kalau Sami Allah liman hamidah sedekap imam Kalau Sami Allah liman hamidah lurus maka sebaiknya makmum ikut Imam makmum misalnya pendapatnya kalau salat dua rakaat itu iftirasy Sedangkan Imam pendapatnya harus tawaruk maka sebaiknya ikut Imam maka makanya Ibnu Mas’ud dulu pernah ya mengingkari perbuatan Utsman bin Affan yang ketika Haji salat sempurna tidak qasor kata IBN Mas’ud Ya Rasulullah tidak pernah sekalipun sempurna saat Safar tapi ternyata Ibnu Masud tetap salat di belakang siapa Utsman ya ketika ditanya kata Ibnu Mas’ud apa alkilafu Syar menyelisihi Imam itu tidak baik ya buruk ya Nah ini ikhwat Islam saudaraku seiman baik kita lanjutkan ibu-ibu dan Bapak sekalian atarhib Min imamatijul alquum wahum lahu karihun ancaman menjadi imam suatu kaum dalam keadaan kaum tersebut enggak suka sama dia Ya jadi kalau kita nih jadi imam Tapi makmumnya tuh benci sama sama kita nih enggak suka sama kita maka yang seperti ini tidak boleh ya walaupun tentunya ibu-ibu dan Bapak sekalian orang yang benci kepada Imam ini Kenapa bencinya kita harus lihat I kalau dia bencinya itu karena si imamnya memang akhlaknya buruk pemikirannya menyimpang dan yang lainnya maka tidak boleh dia menjadi I Imam Iya tapi kalau makmum itu bencinya kepada Imam karena makmumnya yang brengsek bukan imamnya imamnya Saleh bagus dia atas sunah Iya tapi makmumnya aja yang berengsek yang maunya imamnya yang ya cepat banget apaan sih ini Mak Imam lama ya maunya kayak gimana Yang cepat banget yang super cepat enggak tumakninah makanya kayak ginian ketidak sukaan mereka tidak pengaruh Iya kata rahimahullahakah jika suatu kaum tidak menyukai Imam karena perkara agamanya karena misalnya Si Imam ini tukang bohong atau si Imam ini zalim atau si Imam ini jahil atau si Imam ini suka berbuat bidah dan sebagainya dan mereka para makmum maunya yang menjadi si Imam Itu Si Fulan yang bagus lebih bagus agamanya lebih Alim lebih jujur ya maka yang wajib menjadi imam itu yang disukai oleh ma makmum I dan Imam yang dibenci tadi karena agamanya tersebut tidak boleh menjadi imam mereka I Adapun kalau apa namanya makmum membenci Imam ini ya karena misalnya apa namanya kefasikan si makmum Masti makmum malah yang enggak benar maka pada waktu itu tetap sah enggak masalah dia sebagai jadi apa Imam ya demikian jadi beda jadi kita lihat dulu nih enggak enggak sukanya Kenapa gitu loh pak iya hadis 484 an thh bin Ubaidillah an biinamq inni nasitu an asirum qobla an atqam Arum Bati Q Naam Wan yakrika Ya hawar Rasulullah sahu Wasallam Q inniu Rasulullah wasam ya ayulin ya thalhah bin Ubaidillah berkata bahwasanya ia pernah salat mengimami suatu kaum setelah selesai salat thha berkata aku lupa Aku belum minta izin kepada kalian I kalian Rida Enggak aku jadi imam kalian kata mereka jelas kami Rida Siapa yang benci sama sahabat Rasulullah kamu kan sahabat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam apa kata thalhah karena aku mendengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda siapapun yang menjadi imam suatu kaum dan kaum itu benci kepada Imam tersebut maka salatnya tidak akan melebihi dua telinganya artinya enggak diterima Iya tuh lihat bahaya kan kalau keadaannya seperti ini makanya jangan enak aja Langsung maju langsung maju Ya nanya dulu kalian Rida Enggak saya jadi imam nih I sebagian orang enggak peduli Maju aja sementara makmumnya enggak suka sama dia ini orang main maju-maju aja masalahnya berat ini kata Rasul salatnya itu enggak sampai keel ya ya Repot mas kita kan salat penginnya diterima sama Allah kan gitu ya gara-gara itu kitanya cuek enggak peduli akhirnya salatnya enggak diterima sama Allah subhanahu wa taala La haula wala quwwata illa Billah nah ini saudaraku seiman rahimani warahimakumullah Jamian Baik saya kira cukup dulu Pak kita buka tanya jawab karena Saya mau segera berangkat ke Bandung silakan ada yang mau nanya kita ee kalau posisi kita sebagai Makmur kita sudah tahu tadi kalau ee kita makmum salah imamnya eh ee imamnya salah tap sah tapi tadi dikatakan kalau ada imamnya yang bacaannya kurang kurang pas alhamdulillah juga alhamdulillah pakaiar itu kita tahu dia itu begitu nah bagaimana kita Apakah kita tetap mengikuti dia iniilalah yang jadi imam ini kadang-kadang yang seperti itu DKM jadi enggak bisa juga DKM jadi begitu kita terikut at enggak gitu kan apa kita ikut Imam Syafi’i jadi kita baca lagi e apa namanya kita mengulang Alfatihah atau kita menari karena itu setiap hari gitu kalau pas enggak ada Imam apa Imam ratibnya enggak ada dia yang maju kedua kalau dia juga maju wtu imam-imamin yang saya tahu baca ini kurang benar pada saat e salat-salat yang Sir gitu yauhur asar Apakah kita tetap ikut atau tidak karena kadang-kadang kita sudah di situ imamnya maju seperti begitu jadi kita enggak usah mau keluar salah enggak salah makihik Saya pernah baca fatwa Syekh Saleh Fauzan dalam masalah ini beliau ditanya persis seperti pertanyaan Bapak tadi Beliau mengatakan bahwa ya tidak boleh salat di belakang orang itu jika misalnya ia keluar dan khawatir akan fitnah salatlah bersama dia setelah itu kamu salat sendiri mengulangi tapi kalau dia bisa keluar keluar aja Iya tanpa fitnah misalnya ya mungkin bapak misalnya pergi ke kamar mandi pura-pura buang air dan yang lainnya Setelah selesai salat baru balik lagi salat sendiri Iya Beliau mengatakan ini pendapat kebanyakan ulama pendapat jumhur iya seingat saya Beliau mengatakan begitu memang ini masalah khilafiah Pak kalau Sebagian ulama mengatakan tetap sah kita dosanya buat dia dalilnya apa yaitu hadis yang kita bacakan tadi Iya kalau Imam salatnya salah kita tetap sah maka yang yang Dosa Siapa Imam kita tetap sah Iya jangankan itu tadi sudah kita sebutkan bahwa orang yang imam yang lupa belum mandi junub yang otomatis salat imamnya tidak sah kan maka ya pendapat yang paling kuat dan sudah kita sebutkan ya bahwa tetap sah salat makmum ya allahu alam Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh di dalam surat ini kan ada fawailulil Musin Ustaz tolong di Kabarkan bagi orang siapa yang tidak masuk neraka Makasih fawailul Lil musallin Jangan dibaca sampai di situ wajib diteruskan sebab Kalau berhenti sampai situ maknanya jadi mengerikan neraka wail buat orang yang salat berarti orang salat bakalan masuk neraka wail wajib dilanjut siapa dia yang orang yang Salat tapi tetap masuk neraka wail itu orang-orang yang lalai dari salatnya Maksudnya bagaimana tidak memperhatikan syarat-syaratnya tidak memperhatikan rukun-rukunnya ya tidak memperhatikan [Musik] tuminahnya dalam had ya ada orang kata rasulullah yang salat 60 tahun enggak ada yang diterima salatnya gimana kata Rasulullah yutimu rukuaha wutim ruku sujudah dia sempurnakan rukunnya tapi dia enggak sempurnakan sujudnya dia sempurnakan sujudnya tapi enggak sempurnakan Apa rukunnya gara-gara itu 60 tahun enggak diterima salatnya yang celaka nih ya neraka wail kayak gini nih demikian pula orang yang sengaja mengakhir-akhirkan waktunya sampai mau keluar terutama W waktu asar Rasul bersabda tilkaatul munafi itulah salat orang munafik yajamtaams ya dia duduk sengaja mengakhir-akhirkan waktu asar sehingga matahari sudah mau sudah menguning sudah mau apa tenggelam apa yang terjadi Q FAQ naqratal gurub baru kemudian ia salat itu pun bagaikan burung gagak yang mematu Iya kata Rasulullah itu salatnya orang munafik kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Iya dalam ber berkomunikasi dengan sesama manusia secara lisan atau lisan Bolehkah menggunakan kata mohon misal mohon bantuannya mohon dipertimbangkan mohon itu artinya minta bantuan meminta bantuan kepada makhluk boleh dalam perkara yang memang makhluk mampu melakukannya adapun dalam perkara yang makhluk tidak mampu melakukannya tidakh itu termasukik ya tuannya ya dan makhluk itu bisa membantu dia enggak apa-apa mohon dipertimbangkan enggak masalah tapi kalau misalnya mohon supaya disembuhkan penyakit saya wah ini yang bisa menyembuh menyembuhkan hanya siapa Allah Allah subhanahu wa taala maka ini hanya kepada siapa Allah kalau selesai baca Quran sebaiknya baca sadaqallahuladzim atau baca kafaratul majelis pertama saya belum mendapatkan riwayat Rasulullah kalau habis baca Quran itu baca sadaqallahalazim yang saya dapatkan Rasulullah membacanya malah sebelum membaca Quran itu pun dalam rangka ber apa namanya membawakan menguatkan sesuatu dengan al-qur’an Rasul bersabda sodqallah Ya haituqal Maha Benar Allah yang berfirman begini dan begitu Bahkan dalam dalam riwayat Ibnu Mas’ud pernah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada Ibnu Mas’ud Iqra alay Al Quran hadis itu ada dalam sahih Bukhari ya bacakan al-qur’an kepadaku apa kata Ibnu Mas’ud aqra waaika unzil Apakah aku akan bacakan al-quran sementara Alquran turun kepadamu Hai Rasulullah ibu-ibu mohon jangan ribut ya Bu apa kata Rasulullah Wasallam in uhibu Asir Aku suka untuk mendengarkan Alquran dari orang lainq IBN Masud suratisa makaud pun membaca surah annisata Ayah sampai ayat Allah berfirmana J minulli umatin bisahid W Bika haul Syahida Rasulullah bersabda hasbuk cukup kata Ibnu Masud aku melihat Rasulullah menangis di situ Rasulullah tidak mengatakan sadaqallahulim Iya terus baca kafaratul majelis memang ada riwayat tersebut dalam Sunan Tirmidzi namun itu kalau setelah habis baca Quran kita langsung pergi karena namanya sudah selesai majelis kita Adapun kalau habis baca Quran kita melanjutkan dengan kegiatan lain tidak meninggalkan majelis berarti baca kafaratul majelisnya nanti setelah selesai apa majelis sebelum bubar baru kita ucapkan kafaratul majelis ya asalamualaikum ustazsalam warahmatullahi wabarakatuh mau menanyakan tentang hadis 476 itu Ustaz hadis Apa hadis yang 476 Heeh yang apa setelah salat subuh kita membaca lailahaillallah wahdahuarikahamu yuhuir wuair Nah di sini kan Barang siapa yang membacanya sebanyak 100 kali sebelum dia menukup kedua kakinya pada hari itu dia termasuk penduduk bumi yang paling Afdal amalnya nah yang saya perakan makna dari menekuk kedua kakinya itu apakah kita saat membaca yang 100 kali itu kaki kita tetap Duduk seperti duduk iftij atau Bolehkah kita kayaknya bersila gitu at ditepuk karena kan kalau lama kakinya sakit bimana itu Ustaz hadis tersebut ibu kita pahami hendaknya sesuai dengan lahiriahnya Karena nabi mengatakan sebelum menekuk berarti masih dalam keadaan ketika kita salam masih dalam keadaan kita apa salam Asalamualaikum warahmatullah Asalamualaikum warahmatullah l kita ucapkan astagfirullah astagfirullah astagfirullah Allah antalamalam tabarakta ya dalal Jalali baru kita baca itu Lailahaillallah wahdahu la syarikalah namun yang masyhur yang paling banyak riwayatnya itu hanya 10 itu yang paling banyak riwayatnya iya bolehkah kita salat membaca sambil membaca mushaf al-qur’an Ustaz kalau memang kita butuh untuk membaca mushaf boleh Iya karena kenapa karena Aisyah pernah diimami oleh budaknya di bulan Ramadan dalam keadaan Si Budak itu sambil memegang mushaf sambil memegang apa mushaf membaca di mushaf ber itu boleh I dan Sebagian ulama mengatakan bahwa itu khusus untuk salat sunah Adapun untuk salat wajib tidak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Pak ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Pak ustaz kalau duduk istiros itu kan untuk yang sunah kalau untuk yang salat subuh kan juga cuma dua rakaat itu juga istilah S tawaru ini khilaf para ulama Untuk Yang Salatnya cuman satu tahiyat untuk salat yang satu tahiat apakah duduknya iftiras atau tawaruk saya lebih condong kepada pendapat yang mengatakan iftiras Kenapa karena berdasarkan keumuman hadis aisyahena ras ul Yumna Rasul S wasam kalau duduk di dua rakaat biasanya beliau tahiyat dan duduk iftiras dan dalam Malik dalam dalam riwayat dalam hadis Malik bin al-huirid yang dikeluar nasai saat itu Malik menceritakan tentang salat sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang dua rakaat di situ disebutkan juga iftirasy iya wallahuam Apakah salat setelah isya sama dengan salat qiyamulail maksudnya salat setelah isya ini apa maksudnya nih kalau salat setelah isya maksudnya ba’diyah Isya ya enggak sama ya itu namanya salat sunah rawatib mungkin si Ibu ini bertanya salat salat malam setelah isya boleh enggak mana yang lebih utama di awal malam atau di akhir malam ya tentu tergantung keadaannya Bu kalau dia ya enggak yakin bakalan bangun di akhir malam maka yang lebih baik dia salat di awal malam kalau tapi kalau dia yakin bakalan bisa salat di akhir malam maka yang paling utama adalah di akhir malam apabila salat seseorang salat sendiri kemudian ada yang menyusul ikut berjamaah jadi orang tersebut jadi imam dadakan gimana tuh Ustaz pernah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam salah sendiri lalu datang Ibnu Ibnu Abbas lalu Ibnu Abbas berdiri di sebelah kiri Rasul su Al wasallam maka Rasul memutarkannya memutarnya ke sebelah kanan Iya itu pernah terjadi pada rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam Rat Bukhari dan Muslim ya Asalamualaikum warahmatah wabarakatuh pakumsam warahmatull Pak kalau Witir itu kan adautnya Terus kalau salat subuh pakaiut lagi Sementara kita salat sendiri terjadi khilaf ulama Kalau saya lebih condong P pendapat jumhur ya bahwa Qunut Witir secara terusmen eh Qunut subuh secara terus-menerus tidak disyariatkan Kenapa karena hadis tentang itu adalah dif itu hadis riwayat Abu Daud lam yazal Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yaknutu fil Fajr Hatta faraqad dunia senantiasa Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Qunut subuh sampai meninggal dunia ya dan dari hadis Abu Malik al-asji bahwasanya ia bertanya kepada ayahnya ha Ayahku engkau salat di belakang Rasulullah Abu Bakar Umar Utsman Ali afaku yaknutuna fiatil Fajr Apakah mereka dahulu quut salat subuh kata ayahnya a bunay ya muhdat Hai anakku itu diada-adakan iya silakan pak ee berimam kepada orang yang masbuk Bolehkah berimam kepada seseorang yang masbuk Saya pernah mendapatkan fatwa Syekh Saleh Fauzan mengatakan masbuk tidak jadi imam Berti masbuk salat sendiri masing-masing Iya ya kalau Basmalah tidak termasuk Alfatihah sedangkan kan Alfatihah tu ayat Terus ayat ketujuhnya yang mana Nah atas pendapat yang mengatakan bahwa Bismillahirrahmanirrahim termasuk Alfatihah maka yang ayat pertama alhamdulillahiabbil alamin kedua arrahmanirrahim ketiga Maliki yaumidin keempat iaka nabudu wa iaka Nain kelima ihdinatal mustaqim keenam sirathalladzina an’amta alaihim ketujuh ghairil magdubi alaihim waladallin tetap tujuh ayat ya ya silakanikumsalam warahmatullahi wabarakatuh yang pertama seang kita ada pertama magrib setelah Magrib atau setelah asar ini khilaf para ulama menjadi banyak pendapat Pak tentang Kapan waktu untuk Zikir pagi dan petang wallahuam yang paling utama adalah untuk Zikir pagi dari setelah Subuh sampai terbit matahari dan untuk asar setelah salat asar sampai terbenam matahari dasarnya hadis yang Hasan Rasulullah S Sabda AJ maah taalatiljamu ya Min k w w maalamu w kata ras aku duduk bersama suatu kaum yang berzikir setelah selesai salat subuh sampai terbit matahari lebih aku sukai daripada begini dan begitu dan aku duduk bersama suatu kaum yang berzikir kepada Allah setelah salat asar sampai terbenamnya mataari lebih aku sukai daripada ini dan itu namun kalau misalnya kita enggak sempat nih karena lupa atau sibuk dan yang lainnya maka ya boleh kita lakukan setelah terbit matahari atau terbenam matahari Allah kalau Imam sujud lalu batal Bagaimana yaitu Imam menunjuk makmum di belakangnya Iya kenapa ya kalau bisa dia Tahan dulu sebentar Supaya makmumnya paham gitu sebab kalau pas sujud langsung pergi gitu aja makmumnya bingung ini lama amat pas dia lihat sudah enggak ada asamualaikum Ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh ee Ana mau tanya mengenai ee Ana sebagai orang tua kalau ada punya anak yang remaja dan sulit sekali dibangunin subuh ee kewajiban Ana sampai mana Ustaz Apakah sampai dia benar-benar bangun atau karena waktunya sudah mepet untuk salat subuh Ana tetap tinggalkan saja jadi anak Antum susah buat bangun ya Pak pertama tentu kewajiban dan tanggung jawab seorang ayah adalah untuk mendidik anak dan dia bergunakan berbagai macam cara yang yang terpenting adalah bagaimana supaya seorang ayah bisa memotivasi anaknya menyebutkan tentang pahalanya yang besar tentang dosanya yang berat Iya supaya si anak termotivasi kemudian ya mencari Sebabnya kenapa si anak ini selalu susah bangun subuh sebab biasanya si anak seperti ini begadang malam mak Mungkin jam 9 dia sudah masuk kamar tapi dia main game sampai jam 12 baru tidur bisa jadi seperti itu maka seperti ini menjadi sebab amanya kalau begitu berarti sebab utamanya ini yang harus dibereskan suruh dia tidur habis salat Isya apa jam 800 Dah tidur ya sebab dengan dia bangun e tidur di awal malam Insyaallah Dia bisa bangun lebih cepat Iya kemudian penting juga kita melihat Bagaimana kondisi teman-teman ada teman-temannya nya sangat berpengaruh terhadap lingkungan itu sangat pengaruh Pak bisa jadi teman-temannya juga ternyata orang-orang yang malas untuk salat ya akhirnya terpengaruh kemudian yang keempat Bapak sering-sering diajak dia ke majelis taklim duduk di majelis taklim sehingga sering mendengarkan apa ceramah dan yang lainnya yang jelas berbagai macam Usaha Bapak lakukan Pak karena kenapa karena itu tanggung jawab bapak dan bapak akan ditanya oleh Allah nanti pada hari kiamat ya tentang itu baik saya kira Cukup sampai di sini semoga yang sampaikan bermanfaat Subhanallah wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfirullahubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *