Selasa, 29 Jumadal Ula 1445 H / 12 Desember 2023 M
[Musik] 4.3 FM menebar cahaya sunaham Para pendengar dan pemirsa Roja TV di mana pun anda berada Insyaallah kami akan hadirkan ke layar K [Musik] Anda jazakumullahuir bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah men untuk Anda program acara kajian Il secara langsung Roja TV seluran tilawah al-quran dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah alhamdulillahamin wasu wasamidilursalii pemirsa rja TV dan pendengar radio rja yang dirahmati Allah subhanahu wa taala di mana saja anda berada Alhamdulillah di kesempatan sore hari ini kembali kita bertemu dalam kajian ilmiah dalam pembahasan alwiatusra yang disampaikan SEC Ustaz Anas Burhanudin hafahullahu taala dan Alhamdulillah kita telah terhubung bersama beliau dari stdi Jember dan langsung saja kita mulai pembahasan dan kajian di sore hari ini kepada Ustaz kami persilakanad Maskur Bismillahirrahmanirrahim innalhamdalillah nahmaduhu wastainuhu wastagfiruh wa naudubillahi minuri anfusina wiati Amalina yahdihillahu Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadialah wa Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuul ahu alai Masih bersama kajian kitab Al wasasiyahra karya syikhul Islam Ibnu taimiyyah rahimahullahu taala yang wafat pada tahun 728 Hijriah dalam kitab ini Ibnu Taimiyah menjawab empat pertanyaan yang disampaikan oleh Abul qim almribi ull ahu taala yang pertama tentang Apa itu wasiat terbaik dan beliau menjawabnya bahwasanya wasiat terbaik adalah wasiat dengan takwa kepada Allah kemudian yang kedua tentang amalan terbaik setelah amalan-amalan wajib maka beliau menjelaskan bahwasanya ini jawabannya berbeda dari orang ke orang yang lain namun ada satu hal yang tampaknya menjadi kesepakatan para ulama bahwasanya amalan terbaik setelah yang wajib adalah zikir mengingat dan memuji Allah subhanahu wa taala dan termasuk di dalamnya adalah majelis ilmu dan belajar ilmu agama kemudian yang ketiga tentang pekerjaan terbaik yang bisa diambil oleh seorang muslim maka Beliau juga menjawab bahwasanya jawabannya berbeda dari satu orang ke orang yang lain namun apapun profesi yang akan diambil oleh seorang muslim hendaknya dia memahami kaidah-kaidah seputar mencari pekerjaan tentang bagaimana kita menudukkan dunia dalam kehidupan kita bagaimana kita harus husn tawakal banyak berharap kepada Allah Azza waalla setiap kita akan menjalani suatu pekerjaan dan tidak lupa istikharah kepada Allah Azza jika kita ragu atau kita akan milh suatu pekerjaan tertentu atau kita memilih suatu tempat untuk usaha kita di sana kita butuh istikharah nah tiga pertanyaan dan jawabannya ini telah kita kaji bersama pada 12 sesi kajian ini sebelumnya hari ini dalam sesi ke-13 kita akan berpindah kepada pertanyaan yang keempat yakni pertanyaan tentang kitab terbaik yang bisa dipilih oleh seorang muslim kitab terbaik yang bisa diambil oleh seorang muslim untuk menjadi buku agama pertama yang dia pelajari setelah al-qur’an maka menjawab pertanyaan ini sekhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala mengatakan Adapun kitab yang bisa dijadikan sandaran dalam menuntut ilmu maka ini adalah bab yang luas jawabannya juga bisa berbeda dari satu orang ke orang yang lain tergantung pada perbedaan negara tempat mereka tumbuh karena di sebagian negara orang bisa dengan mudah mendapatkan salah satu ilmu tapi tidak mudah mendapatkan ilmu yang lain atau juga karena ada perbedaan metode mencari ilmu dari satu negara ke negara yang lain kemudian juga ada perbedaan mazhab yang umum dipakai di suatu negara di mana tidak umum dipakai di negara lain Nah jadi ini semuanya berpengaruh kepada jawaban untuk Kitab apa yang bisa dijadikan kitab pegangan bagi seorang muslim Ya seperti yang beliau katakan jawabannya bisa berbeda dari perbedaan negara tempat seseorang tumbuh karena ada perbedaan ilmu yang berkembang di satu negara dibandingkan dengan negara yang lain pada masa lalu misalnya Negeri Hijaz yang dekat dengan tempat Turunnya wahyu yakni Makkah dan Madinah dan seputarnya maka pada masa lalu Hijaz ini dikenal sangat kuat dalam tradisi ilmu Hadis maka hadis-hadis mudah dijumpai banyak diriwayatkan di kota-kota dan desa-desa di Hijaz yakni wilayah yang terletak di bagian barat Jazirah Arab ya di seputar Teluk ee di seputar laut merah ya terbentang dari ee jzan ya sampai S di utara ya sampai mendekati Tabuk maka ini semuanya termasuk daerah Hijaz ini merupakan potongan Jazirah Arab yang paling dekat dengan mahbitul wahyi yakni kota Makkah dan Madinah di mana Wahyu paling banyak turun di antara keduanya sementara di Irak hadis dan ilmu Hadis relatif lebih sulit untuk dicari maka di sana para ulamanya lebih kuat dari sisi logika iias Kenapa karena dahulu mereka tidak mudah mendapatkan hadis-hadis maka dalam sebagian pembahasan fikih mereka terpaksa memakai iias atau logika karena tidak menemui hadis dengan mudah di sana demikian juga dengan perbedaan cara untuk bisa mendapatkan ilmu atau perbedaan metode yang biasa dipakai oleh umat Islam dalam menuntut ilmu misalnya di negeri kita sekarang kita kita dengan mudah mendapatkan pondok pesantren sementara model pondok pesantren bukanlah model yang populer dan umum di negara seperti Saudi Arabia di sana para penuntut ilmu ya biasanya mereka ee mencukupkan diri dengan sekolah untuk kemudian di sore atau malam hari ditambah dengan halaqah-halaqah di masjid-masjid ya halaqah tahfidul Quran di masjid-masjid yang menjamur di seluruh penjuru Negeri maka jarang sekali ada orang yang tinggal di sekolah berasrama ya kecuali kalau sudah menginjak level perguruan tinggi baru mereka biasa mereka ee Safar ya untuk menuntut ilmu ya mereka ngekos di kota-kota besar di mana ada ee banyak Eh kampus-kampus yang menyediakan pendidikan yang lebih baik tapi di level SMP SMA Maka sangat jarang sekali ditemui ada pondok pesantren di sana Nah ini juga bisa berpengaruh kepada kitab apa yang akan menjadi kitab yang dianjurkan untuk dipelajari kemudian juga di negeri kita kita juga mendapati Alhamdulillah ya ada kemudahan-kemudahan dalam mendapatkan tempat untuk belajar ya sementara di sebagi negeri umat Islam sangat sulit untuk bisa mendapatkan pendidikan apalagi pendidikan agama yang baik ba ya kita juga mengenal ada perbedaan ya Misalnya di negeri kita umat Islam banyak belajar membaca al-qur’an dengan metode yang diciptakan atau ditemukan oleh para ulama di Indonesia misalnya metode Iqra atau yang semacamnya sementara di e negara-negara Arab yang lebih populer adalah eh metode alqaidah annuraniah misalnya ya yang dulu kita kenal dengan metode turutan yang ada pada ee beberapa dekad yang lalu yang sekarang Barangkali ee kalah populer dibandingkan Iqra qiraati atau yang semacamnya kemudian juga eh dalam menghafal al-qur’an ya kita juga mengenal ada metode lauhah yang biasa dipakai di negeri-negeri di garb afrikia ya di Afrika Barat atau eh algharb alislami ya Eh algharb alislami inini baratnya Islam ya baratnya Islam adalah negeri-negeri di Afrika Utara seperti Maroko ya mauritania Aljazair Tunis ya ini disebut sebagai algharb alislami atau baratnya Islam atau barat yang Islam dan di sana dikenal dengan tradisi hafalan yang kuat di mana anak-anak kecil biasa memakai metode lauhah ya jadi seperti papan tulis yang mereka tulisi di situ dengan pena khas pada zaman dahulu yang masih dipertahankan sampai sekarang atau dengan kapur untuk kemudian mereka tidak hanya menghafal tapi juga belajar menulis al-qur’an ya setiap selesai menghafalkan satu ayat atau beberapa ayat maka mereka menghapus papan tulis ini kemudian eh mereka ganti dengan ayat-ayat yang selanjutnya yang ini tidak kita kenal di negeri kita kemudian kita juga di tahun-tahun belakangan kita mengenal Alhamdulillah Allah mudahkan untuk kita ya metode belajar agama ya melalui teknologi modern melalui Radio Dakwah Ya seperti yang sedang kita simak bersama sekarang televisi dakwah ya kemudian berdakwah melalui ee internet ya melalui media sosial kemudian juga kajian-kajian umum yang Semarak di berbagai kota di Indonesia ini semuanya adalah ee metode belajar yang umum dan populer di negeri kita tapi belum tentu mudah didapati di negeri lain ya kita di negeri kita biasa ada orang eh setelah Subuh kajian ya mungkin di Jazirah Arab itu agak aneh ya Kajian setelah setelah Subuh Misalnya ini jarang sekali terjadi maka ini semuanya bisa berpengaruh pada eh cara belajar seseorang kemudian juga ee mazhab yang berkembang di suatu negara ini juga bisa berpengaruh pada saran Kitab apa yang yang akan kita berikan ya di negeri kita misalnya mazhab yang paling banyak dipelajari dalam Bab fikih adalah e Mazhab Syafi’i meskipun ada juga ya para penuntut ilmu ya para Ustaz yang lebih cenderung kepada mazhab Hambali maksudnya cenderung untuk dipelajari sebagai dasar ilmu atau cenderung untuk dipilih dalam berfatwa ya ini ee juga berkembang di Indonesia bahkan ada juga ee mazhabu ahlil arar ya maabnya mazhabnya ahlul hadis yang ini juga dulu menjadi salah satu mazhab Meskipun tidak sepopuler mazhab yang empat tapi mereka ada dan masih ada madrasahnya sampai sekarang dan diikuti oleh sebagian umat Islam di Indonesia sementara di negeri kita mungkin relatif lebih sulit untuk mendapatkan kitab atau pengajar dalam mazab mazhab Maliki atau dalam mazhab Hanafi Yang dua ini relatif lebih sulit sementara Mazhab Syafi’i sangat mudah untuk ditemukan ya mazhab Hambali juga ada dan mulai populer kemudian juga ada mazhab Ahlul hadis yang juga bertahan ya sampai zaman kita ini whamdulillah Jadi ini semuanya bisa berdampak pada syaran kitab apa yang akan diberikan oleh seorang ulama kepada seorang penuntut ilmu yang bertanya tapi seperti pada pertanyaan-pertanyaan sebelumnya ketika beliau ditanya tentang amalan terbaik setelah yang wajib atau pekerjaan terbaik yang bisa dipilih oleh seorang muslim maka Beliau juga membuat beberapa kaidah penting artinya kitab apapun yang akan dibaca oleh seorang muslim kitab apapun yang akan menjadi prioritas untuk dipelajari bagi seorang penuntut ilmu maka dia perlu untuk memahami beberapa kaidah dalam menuntut ilmu maka sebelum menjawab apa kitab terbaik ini beliau Jelaskan dulu beberapa hal penting seputar menuntut ilmu maka Beliau mengatakan bahwasanya jimaul Khair ya pokok kebaikan adalah kalau seorang penuntut ilmu itu meminta tolong kepada Allah Azza waalla dalam mempelajari ilmu yang diwariskan dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jadi jangan lupa seorang penuntut ilmu apapun kitabnya apapun mazhabnya dia harus memulai tholabul Ilmi dengan meminta pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla Istianah seperti yang sering kita ikrarkan iyaka na’budu wa iyaka nastain hanya kepad-mu Ya Allah kami menyembah dan hanya kepamu kami meminta pertolongan kita butuh untuk meminta pertolongan kepada Allah dalam menuntut ilmu khususnya dalam menuntut ilmu yang diwariskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena inilah ilmu yang terbaik nah beliau menjelaskan ilmu inilah yang berhak untuk disebut sebagai ilmu jadi ilmu terbaik ilmu yang paling layak untuk disebut dan digelari dengan ilmu adalah ilmu agama yang diwariskan oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam adapun yang selebih nya adapun yang lainnya maka bisa jadi dia layak untuk disebut sebagai ilmu tapi dia tidak bermanfaat atau dia tidak layak untuk disebut sebagai ilmu meskipun orang-orang menyebutnya sebagai ilmu dan kalau dia adalah layak disebut ilmu kemudian dia juga bermanfaat maka ada dalam ilmu yang diwariskan dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sesuatu yang membuat kita cukup dari ilmu itu dan berarti mempelajari ilmu agama yang diwariskan dari Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam itu lebih baik daripada ilmu ini nah ini beliau menjelaskan hal ini dalam satu paragraf dan saya ee mencoba untuk menjelaskannya dengan lebih panjang dengan beberapa contoh agar lebih jelas ya jadi eh beliau menjelaskan bahwasanya kita hendaknya mengejar dan menuntut ilmu yang bermanf manfaat nah ilmu yang bermanfaat itu menurut para ulama ada dua yang pertama adalah ilmu yang dibawa oleh al-quran dan Sunah yakni ilmu agama ini jelas ini adalah ilmu yang bermanfaat ini adalah ilmu yang diwariskan dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini adalah ilmu yang paling utama yang Bahkan memiliki hukum khusus tidak boleh dicari tidak boleh dituntut kecuali hanya karena Allah subhanahu wa taala kita tidak boleh menuntutnya untuk mencari dunia Kenapa karena dia adalah ilmu yang istimewa kalau ilmu duniawi itu boleh dicari dipelajari dengan niat untuk mendapatkan dunia tapi ilmu agama ini karena keistimewaannya karena kemuliaannya maka dia tidak boleh dicari dan dituntut untuk mencari kenikmatan duniawi Nah jadi ilmu yang berfaat ada dua yang yang pertama yang dibawa oleh al-qur’an dan Sunah yaitu ilmu agama Kemudian yang kedua adalah ilmu yang tidak dibawa oleh al-qur’an dan Sunah tapi ditunjukkan oleh al-qur’an dan Sunah yakni al-qur’an dan Sunah mengajari kita untuk mempelajari ilmu ini dan yang dimaksud adalah ilmu duniawi yang bermanfaat nah ilmu duniawi yang bermanfaat ini termasuk ilmu yang bermanfaat maka anda yang mempelajari ilmu-ilmu duniawi seperti kedokteran teknik ya perkapalan penerbangan MIPA fisika kemudian ekonomi ini semuanya adalah ilmu yang bermanfaat meskipun dia tidak dibawa oleh al-qur’an dan sunah dan tidak diwariskan dari Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam karena Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tidak menguasai ilmu-ilmu ini maka ketika dahulu Beliau pernah e mengusulkan kepada orang-orang yang sedang bertani mereka sedang melakukan perkawinan ya pohon kurma karena pohon kurma itu harus dibantu agar bisa berbuah di mana ada pohon jantan ada pohon betina di mana serbuk jantan harus dibantu dipindahkan ke pohon betina agar terjadi perkawinan yang ini disebut sebagai takbir dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam suatu ketika melewati orang-orang yang sedang melakukan takbir atau perkawinan ya membantu perkawinan pohon kurma maka Beliau mengatakan Hum Coba kalau kalian meninggalkan proses seperti ini nah para sahabat menyangka bahwasanya itu adalah wahyu dari Allah subhanahu wa taala maka tahun itu mereka tidak melakukan perkawinan pohon kurma ini apa yang terjadi yang terjadi pada tahun itu pohon kurma mereka tidak ber berbuah maka mereka merujuk Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian bertanya wahai Rasulullah kami menyangka itu adalah wahyu dari Allah subhanahu wa taala maka kami tinggalkan takbir atau talkih sesuai dengan yang engkau hancurkan tapi ternyata buah kami tidak berbuah W Rasulullah pohon kami tidak berbuah maka mendengar itu Rasulullah alhi Wasallam mengatakan Antum aamu biumuri dunyakum ya kalian lebih tahu dengan urusan dunia kalian jadi dalam hal-hal seperti ini bisa jadi para sahabat lebih paham daripada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tapi hadis ini juga menunjukkan betapa para sahabat mengagungkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau mentaati mereka mentaati beliau bahkan dalam perkara duniawi yang mereka sangka itu adalah wahyu dari Allah subhanahu wa taala maka ilmu duniawi ini termasuk ilmu yang bermanfaat meskipun dia tidak dikandung oleh al-qur’an dan Sunah tapi al-qur’an dan Sunah mengajak umat Islam untuk mempelajari ilmu-ilmu ini juga bahkan harus ada sebagian umat Islam yang mempelajari ilmu-ilmu ini karena umat Islam butuh dokter umat Islam butuh Insinyur umat Islam butuh ahli ekonomi umat Islam butuh ahli kimia ahli fisika ahli MIPA ya Itu semuanya dibutuhkan maka hendaknya ada sebagian umat Islam yang mempelajari ilmu-ilmu itu dan para orang tua bisa membagi-bagi anaknya kalau mendapati sebagian dari mereka punya kecenderungan dan Pasion dalam ilmu-ilmu agama maka biarkan dia mempelajari ilmu agama Arahkan dia untuk belajar ilmu agama Sehingga ada di antara anak-anak kita yang mendalami ilmu yang diwariskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menjadi pembela agama ini menjadi penjaga agama ini sebaliknya kalau ada sebagian dari anak-anak kita yang lebih cenderung kepada ilmu duniawi dari kecil mereka hobinya sudah di situ tidak masalah kita mengerahkan kepada mempelajari dan berspesialisasi dalam ilmu-ilmu seperti itu yang penting mereka memiliki dasar agama yang cukup Mereka belajar di lingkungan yang baik untuk mereka Maka tidak masalah mereka belajar ilmu-ilmu duniawi seperti ini jadi ilmu duniawi pun termasuk ilmu yang bermanfaat nah yang tidak bermanfaat adalah yang di luar dua ilmu ini yang beliau isyaratkan di sini Dengan mengatakan adapun yang lain maka bisa jadi dia disebut ilmu tapi tidak bermanfaat nah dahulu para ulama Salaf itu mengingatkan kita untuk hati-hati dan melarang kita untuk belajar ilmu kalam Apa yang dimaksud dengan ilmu Kalam Di Sini yang dimaksud dengan ilmu kalam yang dimaksud dengan ilmu kalam di sini adalah kaidah-kaidah yang dibuat oleh para falasifah ya untuk menetapkan nama atau sifat Allah Azza wa Jalla dengan cara mereka yang menyelisihi cara yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jadi dalam Bab akidah mereka menetapkan keyakinan-keyakinan menetapkan akidah-akidah menetapkan asma atau sifat tapi caranya menyelisihi cara yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan para Salafus Saleh nah ini yang dimaksud dengan ilmu kalam yang dicela oleh para ulama yang para pemiliknya ya bahkan menurut Imam Syafi’i ini hukumannya adalah dibawa keliling Negeri dibawa keliling desa atau kota untuk kemudian dipukuli dengan sendal ya sebagai hukuman untuk dia agar dia tahu bahwasanya Apa yang dilakukan telah salah dia telah mempelajari ilmu kalam yang merusak ilmu agama Islam dari dalam nah ini adalah ilmu yang oleh orang-orang disebut sebagai ilmu tapi dia tidak bermanfaat Contohnya seperti itu kemudian ada lagi ilmu yang disebut sebagai ilmu oleh orang-orang tapi dia tidak layak untuk disebut sebagai ilmu hakikatnya dia bukan ilmu misalnya orang-orang menyebut ilmu perdukunan itu ilmu astrologi ya bukan astronomi kalau astronomi ilmu ilmu dunia tapi ilmu astrologi ya ilmu eh yang dikuasai oleh ahli Nujum kemudian ilmu sihir ini semuanya disebut sebagai ilmu tapi dia bukanlah ilmu tapi dia adalah e kebodohan dia adalah takayul dan khurafat yang harus dihindari oleh setiap muslim maka dua macam ilmu inilah yang bukan merupakan ilmu yang bermanfaat yang pertama ilmu yang memang di disebut sebagai ilmu ya dia juga memiliki kaidah-kaidah ilmu tapi tidak bermanfaat Kenapa karena menyelisihi apa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam urusan agama kita Kemudian yang kedua ilmu yang disebut oleh ilmu oleh orang-orang tapi pada hakikatnya dia tidak layak untuk disebut sebagai ilmu nah kemudian dalam paragraf ini juga Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwasanya ilmu agama lebih Afdal ya lebih utama daripada ilmu duniawi yang bermanfaat artinya meskipun ilmu duniawi juga kita butuhkan ilmu duniawi juga termasuk ilmu yang bermanfaat tapi kalau kita membandingkan antara ilmu duniawi ini dengan ilmu agama maka ilmu agama adalah ilmu yang lebih Afdal maka hendaknya kita lebih bersemangat untuk mempelajari ilmu agama dibandingkan ilmu duniawi ini boleh ya enggak masalah ya kita menjadikan spesialisasi kita ya takhasus kita barangkali karena kecenderungan kita adalah pada ilmu-ilmu duniawi tidak masalah kita menjadikannya sebagai bidang takhasus kita tapi kita juga harus memiliki ilmu agama yang cukup paling tidak ilmu agama yang fardu Ain untuk dipelajari Ya baik jadi ee ilmu duniawi ini meskipun dia termasuk ilmu yang bermanfaat tapi ilmu agama yang diwariskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam lebih Afdal daripada ilmu tersebut kemudian kaidah yang kedua yang disebutkan oleh Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala sebelum menjawab apa kitab terbaik yang bisa kita pelajari kaidah yang kedua adalah hendaknya semangat seorang penuntut ilmu itu adalah memahami maksud dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam perintah-perintah dan larangannya serta semua ucapannya jadi ada perintah dan larangan perintah dan larangan itu berarti berhubungan dengan praktik Amaliah kita sehari-hari atau yang dikenal sebagai ilmu fikih jadi ilmu tentang Amaliah keseharian ini berhubungan dengan perintah dan larangan dari Allah subhanahu wa taala juga dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Bagaimana cara kita bisa mendapatkan pahala dari bab ini caranya adalah dengan mengamalkan perintah kita amalkan larangan kita Ting tinggalkan ini caranya kita mendapatkan pahala kemudian Ada lagi ucapan-ucapan Allah dan juga sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang lain yang bukan merupakan perintah atau larangan misalnya kabar-kabar yang disampaikan oleh Allah subhanahu wa taala dalam al-qur’an atau dalam Hadis Qudsi atau disampaikan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis-hadis sahih baik tentang kisah umat-umat terdahulu cerita nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam termasuk cerita tentang Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tentang kejadian-kejadian akhir zaman tanda tanda hari kiamat ini semuanya juga adalah bagian penting dalam agama yang biasanya dikaji oleh ilmu akidah Jadi yang pertama dikaji oleh ilmu fikih yang kedua dikaji oleh ilmu akidah atau ilmu tauhid dan bagaimana cara kita bisa mendapatkan pahala dari ilmu yang kedua ini caranya dengan mengimani kalau perintah dan larangan itu dihadapi dengan amalan dengan praktik maka kabar-kabar dari Allah subhanahu wa taala atau dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kita menyikapinya dengan beriman kalau kita beriman kita dapat pahala kalau kita mendustakan maka kita berdosaah maka wajib bagi kita untuk mengimani kabar-kabar ini kemudian dibalik perintah-perintah Allah ya dibalik larangan-larangan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu ada maqasid ada hikmah ada tujuan atau yang dikenal sebagai maqasidus Syariah oleh para ulama ini penting untuk kita pelajari jadi tidak hanya mempelajari hukum fikih atau masalah-masalah akidah saja tapi kita juga mempelajari hikmah mempelajari maqasid Kenapa tidak boleh begini Kenapa harus begini Apa hikmah di balik ini dan itu ya Ini penting untuk kita pelajari agar kita lebih mantap dalam pemahaman ilmu agama kita dan kemudian kalau kita sudah tenang kita sudah yakin bahwasanya inilah yang dimaksud oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ini tidak boleh karena begini ini dibolehkan Karena begini ini diharamkan karena faktor ini misalnya kalau kita sudah tenang dengan apa yang kita pelajari kita sudah yakin bahwasanya itu adalah maksud dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itulah makna yang beliau inginkan itulah maksud yang beliau inginkan maka hendaknya kita tidak meninggalkannya ya hendaknya kita berpegang teguh kepada ayat dan ayat dan hadis itu kemudian mengamalkannya atau mengimaninya dan tidak meninggalkannya sama sekali baik dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan hak Allah Azza waalla yang terkait dengan hubungan kita dengan Allah subhanahu wa taala maupun yang terkait dengan muamalah kita dengan orang lain atau dengan makhluk lain nah barangkali ini bisa lebih jelas dengan beberapa contoh misalnya yang terkait dengan hubungan kita dengan Allah Azza waalla adalah perintah untuk puasa pada bulan Ramadan selama sebulan penuh nah tentunya kita mempelajari ya ya ayyuhalladzina amanu kutiba alaikumusyam Kama kutiba alalladina Min qoblikum laallakum tattaquun Wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kalian untuk berpuasa Oh jadi berpuasa itu wajib Sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian berarti ini sebuah kewajiban dalam Islam tidak boleh bagi umat Islam untuk meninggalkan puasa tanpa uzur maka anda Wahai orang yang mengaku Islam tapi anda tidak malu untuk berbuka puasa di siang hari maksud saya Anda tidak malu untuk makan dan minum di siang hari Padahal anda tidak punya uzur anda tidak musafir anda tidak sakit ingat firman Allah subhanahu wa taala ini yang menunjukkan wajibnya puasa di bulan Ramadan wajib itu artinya kalau kita kerjakan kita mendapatkan pahala kalau kita tinggalkan kita berdosa bukan cuma berdosa tapi ini dosa besar karena ini adalah bagian dari rukun Islam nah ini hukumnya tapi kemudian kita bertanya Ada apa di balik puasa Ramadan ini kenapa disyariatkan untuk apa apa tujuannya ternyata di akhir ayat Allah subhanahu wa taala berfirman la’allakum tattaquun ya agar kalian bisa menjadi orang-orang yang bertakwa Oh maka Tujuannya adalah untuk mewujudkan takwa kepada Allah Azza wa Jalla yang merupakan intisari ajaran agama Islam maka dengan memahami dengan langkah-langkah seperti ini kita bisa lebih mantap kita bisa lebih ringan dalam menjalankan puasa Ramadan ini karena kita tahu bahwasanya ibadah ini lapar dan dahaga ini lelah ini semuanya untuk maslahat diri kita sendiri bukan Allah subhanahu wa taala yang butuh ketaatan kita tidak akan menambah kekuasaan Allah subhanahu wa taala dosa kita tidak akan mengurangi Wibawa dan kuasa Allah atas kita tapi ibadah-ibadah kita ini manfaatnya dan maslahatnya untuk diri kita sendiri kalau kita melakukannya kita yang untung kalau kita meninggalkannya kita sendiri yang rugi maka kita akan lebih mantap Kita paham hukumnya kemudian kita tahu hikmah dan maqasidnya dalam aturan Allah subhanahu wa taala Di mana orang yang membunuh dengan sengaja maka hukumannya adalah qisas ya dia dihukum dengan cara yang dia lakukan saat membunuh orang lain kalau dia membunuh dengan pedang dia dibunuh dengan pedang Kalau dia membunuh dengan menjatuhkan orang ke jurang misalnya maka dia dibunuh dengan cara yang sama kalau dia membunuh dengan memukul dengan batu maka dia diberlakukan dengan cara yang sama seperti yang dipraktikkan oleh Rasulullah su wasallam pada zaman beliau ini namanya qisas sebagian orang merasa berat dengan aturan-aturan ini Adapun seorang muslim maka dia akan mengimani syariat seperti ini dia meyakini sebagai bagian dari Islam ya sebagai dia meyakini syariat ini sebagai bagian dari ajaran Islam dan dia berusaha untuk mengamalkannya ya Dia paling tidak berkomitmen untuk mengamalkannya meskipun hukum-hukum seperti ini dikembalikan kepada waliyul Amr dikembalikan kepada Sultan ya kepada pemerintah tidak boleh main hakim sendiri yang berak melakukannya adalah waliul Amr ya Sultan pemerintah kita itu yang berhak dan ketika pemerintah tidak memberlakukannya maka itu adalah tanggung jawab mereka di hadapan Allah subhanahu wa taala mereka akan ditanya itu tapi kita sebagai rakyat kita punya kewajiban untuk meyakini mengimani menerima kemudian berkomitmen dan berniat untuk melakukannya Jika memungkinkan nah ini adalah ee pada tataran belajar dan mengamalkan Nah kita juga perlu untuk mempelajari ada Hikmah apa di balik itu kenapa disyariatkan qisas Kenapa bukan hukuman yang lain maka kita mendapati firman Allah subhanahu wa taala wakum fil qisosi hayatu ya Ulil Albab dan untuk kalian dalam syariat qisos ini ada kehidupan Wahai orang-orang yang punya akal jadi memang kelihatannya kejam kelihatannya seram tapi di sana ada penjagaan untuk jiwa manusia tidak hanya jiwa satu orang dua orang tapi kalau hal itu diberlakukan maka akan tercipta kedamaian akan tercipta keamanan ya kita tidak akan dihadapkan dengan seringnya kita mendengar ada orang yang saling bunuh ya karena orang tidak takut lagi dengan hukuman yang diancamkan kepada mereka tapi kita melihat negara-negara yang memberlakukan hukuman qisos ini baik pada zaman sekarang maupun pada zaman-zaman terdahulu mereka mendapatkan keberkahan ya mereka mendapatkan negeri yang gemah ripah loh jinawi baldatun thyibatun warbun gfur seperti yang sering dikumandangkan oleh para ulama Islam Jadi ada hikmah Di balik semua syariat ini yang perlu kita pelajari dan itu akan menambah iman kita dan menambah ringannya hati kita dalam menerima ajaran yang di turunkan kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam nah ini terkait dengan hubungan kita dengan sesama manusia kemudian Juga misalnya ada syariatak kenapa disyariatkan tak dalam agama kita kita mengetahui tak itu sebaiknya dihindari sebisa mungkin tapi kadang-kadang ada orang yang sudah membangun rumah tangga untuk waktu yang lama tapi kemudian Sakinah Ma Mawadah dan rahmah itu tidak terwujud dalam keluarganya yang ada Justru malah ee permusuhan-permusuhan pertendangan-pertendangan konflik yang tidak ada hentinya yang kadang-kadang solusinya adalah dengan berpisah dan ketika keduanya berpisah dan masing-masing kemudian menikah dengan orang lain ternyata ada kebahagiaan di sana maka adanya tak ya bolehnya cerai dalam agama kita itu bisa menjadi solusi kadang-kadang tidak seperti yang dikelan oleh sebagian orang yang mengatakan agama kami tidak ada talak dan itu lebih baik Coba terapkan perkataan mereka ini pada beberapa kasus yang ada yang dihadapi oleh sebagian umat Islam tidak bisa justru akhirnya mereka mencari solusi di luar agama mereka bagaimana agar mereka bisa pisah dari pasangan mereka yang memang sudah tidak layak untuk dipertahankan lagi maka dengan mengetahui hikmah ini ternyata hikmahnya adalah solusi untuk sebagi kasus jadi Islam mendorong agar tidak bermudah-mudah cerai tidak bermudah-mudah pisah pasangan harus dipertahankan se lama mungkin sebisa mungkin tapi kadang-kadang ada hubungan yang harus diakhiri dan solusi ada pada talak atau cerai kemudian berbagai Syariat Yang lain yang kita bisa pelajari hukumnya kita bisa pelajari dalil-dalilnya tapi hendaknya kita juga memperhatikan Ada apa Hikmah di balik itu Hikmah apa di balik itu maqasid apa yang ada di balik itu sehingga kita bisa lebih mantap dalam mempelajari dan menguasai ilmu-ilmu yang diwariskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya kemudian prinsip yang ketiga adalah hendaknya seorang penuntut ilmu bersandar dalam setiap bab ilmu dengan dalil berupa Quran atau hadis yang diriwayatkan dari nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam jadi dalam setiap bab ilmu dia punya sandaran dari al-qur’an atau dari hadis-hadis Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kalau permasalahan yang dia kaji adalah permasalahan yang disepakat oleh para ulama maka dia tidak boleh menyelesai maka dia tidak boleh untuk menyelisihi kesepakatan itu kalau sudah ada ijma atau kesepakatan maka berarti hak ada di sana adalah aib bagi seorang penuntut ilmu untuk menyelisihi dalam permasalahan yang dahulu disepakati oleh para ulama misalnya kesepakatan para ulama tentang wajibnya salat kesepakatan para ulama bahwasanya seorang wanita muslimah tidak boleh menikah dengan pria kafir kesepakatan para ulama Bahwasanya Allah subhanahu wa taala berada di atas Arsy kesepakatan para ulama ya bahwasanya seorang muslim wajib untuk taat kepada pemimpin meskipun dia zalim selagi dia adalah seorang pemimpin muslim ini semuanya adalah kesepakatan para ulama ijma para ulama semuanya yang tidak boleh kita selisihi bahkan ijma itu sendiri adalah dalil maka para ulama ketika menyebutkan dalil-dalil yang disepakati dalam Islam ada empat al-qur’an hadis nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang ketiga ijma yakni konsus konsensus dan kesepakatan para ulama kemudian yang keempat baru iias Maka dalam permasalahan-permasalahan yang disepakat oleh para ulama kita cukup ikut mereka Jangan pernah menyelisihi kemudian dalam permasalahan permasalahan yang para ulama berbeda pendapat kalau dalam permasalahan tersebut ada hadis yang jelas dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam atau ada ayat Alquran yang mendukung ya salah satu pendapat yang ada maka kewajiban kita adalah mengikuti pendapat yang lebih didukung oleh dalil terutama kalau dalilnya sangat kuat kalau ayatnya sangat jelas misalnya atau hadisnya sahih dan dilalah atau indikasi hukumnya kuat maka dalam permasalahan-permasalahan seperti ini tidak ada pilihan kecuali memilih pendapat yang lebih kuat secara pendalilan nah kemudian dalam permasalahan-permasalahan yang khilafnya kuat sehingga membuat kita bingung ya ini ada kuncinya lagi dan nasihat yang beliau sampaikan Beliau mengatakan dan dalam permasalahan-permasalahan yang diperselisihkan di mana perselisihan ini adalah perselisihan yang ketat yang rumit sehingga dia merasa bingung untuk memutus kan dalam permasalahan tersebut dia merasa bengung untuk memilih mana pendapat yang lebih kuat mungkin sekedar untuk menyebutkan contoh ya Misalnya permasalahan Apa hukum seorang makmum membaca di belakang Imam ya Apa hukumnya seorang makmum membaca di belakang Imam ketika imamnya membaca dengan keras ketika imam misalnya sudah membaca Alfatihah dengan dikeraskan kemudian setelah itu membaca surat ya maka Apakah seorang makmum ya cukup untuk mendengarkan saja atau dia masih wajib untuk membaca minimal al-fatihah Ini masalah yang terjadi perbedaan pendapat yang sangat ketat di antara para ulama termasuk salah satu permasalahan yang paling sulit untuk ditarjih atau permasalahan apa yang menjadi kewajiban wanita hamil dan menyusui kalau dia tidak berpuasa Ramadan karena janin yang dia kandung atau anak yang dia susui Apakah dia wajib untuk mengqada saja atau wajib untuk Fidyah saja atau menggabungkan dua-duanya Qada juga Fidyah juga ini juga termasuk permasalahan fikih yang pelik yang kadang-kadang kita bingung untuk menentukan mana yang lebih kuat di antara pendapat-pendapat yang ada Maka kalau kita menghadapi permasalahan-permasalahan seperti ini nasihat beliau adalah hendaknya seorang penuntut ilmu atau seorang ulama berdoa dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana diriwayatkan oleh muslim dalam sahihnya dari Aisyah radhiallahu anha bahwasanya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dalam salat malam beliau doa istiftah beliau adalah sebagai berikut Allahumma rabba Jibril wa Mikail wa israofil Fatir samawati Wal ARD alimal ghaibi wasyahadah Anta tahkumu Baina ibadika fimu fi yaktalifun ihdini limulifa fi Minal haqqi biidnik innaka tahdi Man tasy ilaatin mustaqim yang artinya ya Allah ya Tuhannya Jibril Mikail dan Israil Pencipta langit dan bumi yang mengetahui hal Ghaib dan yang tidak Ghaib Engkau menghukumi di antara hamba-hambamu dalam perkara-perkara yang mereka perselisihkan Berilah aku petunjuk dalam permasalahan-permasalahan yang diperselisihkan dengan ee berikanlah aku petunjuk dalam permasalahan yang diperselisihkan untuk bisa meraih hak dengan izinmu Sesungguhnya engkau memberikan petunjuk kepada orang-orang yang yang engkau kehendak Sesungguhnya engkau memberikan petunjuk kepada orang-orang yang Engkau kehendaki menuju jalan yang lurus nah ini adalah doanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang sering beliau ucapkan dalam doa iftitah atau istiftah beliau ketika beliau salat malam ya maka ini adalah teladan untuk kita hendaknya kita mengamalkannya Terutama ketika menghadapi permasalahan-permasalahan yang pelik yang kita membutuhkan Hidayah dan petunjuk yang lebih dari Allah subhanahu wa taala kita butuh Hidayah dan petunjuk allah dalam semua hal tapi kadang-kadang kita merasa lebih butuh dalam perkara-perkara yang pelik yang kita hadapi maka inilah contoh dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka hendaknya seorang muslim ya seorang penuntut ilmu tidak lepas dari meminta pertolongan kepada Allah juga meminta petunjuk kepadanya saat menuntut ilmu terutama kita ketika dihadapkan pada permasalahan-permasalahan yang pelik dan tidak mudah untuk dipecahkan beliau menegaskan ya beliau menegaskan lagi Bahwasanya Allah subhanahu wa taala berfirman Dalam Hadis Qudsi yang juga sudah pernah kita kaji dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya Allah subhanahu wa taala berfirman ya ibadi kullukum doun illa Man haditu fastahduni ahdikum Ya wahai hamba-hambaku setiap orang dari kalian itu sesat kecuali yang aku berikan petunjuk fastahduni ahdikum maka Mintalah petunjuk kepadaku niscaya aku akan berikan petunjuk kita semuanya sesat kalau AllAh tidak memberikan petunjuknya kepada kita maka kita akan sesat kita tidak akan bisa merengkuh Hidayah kita tidak akan sampai kepada Hidayah kita tidak akan sampai kepada Alhaq yang sedang kita cari dan perjuangkan maka cara terbaik dan paling mudah untuk bisa sampai ke sana adalah meminta bimbingan dari Allah subhanahu wa taala maka ini adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam qiyamulail tentunya kita juga ingat doa yang lain yang lebih sering kita baca dan sudah kita hafal semuanya Kita mengucapkannya paling tidak 17 kali sehari kalau kita termasuk orang-orang yang menjaga Salat kita yakni doa kita ihdin Ya Allah berikanlah kepada kami petunjuk kepada jalan yang lurusai yakni jalan orang-orang yang engkau berikan nikmatai bukan jalannya orang-orang yang Engkau murkaiin dan bukan jalannya orang-orang yang tersesat maka ini adalah sebuah doa yang agung juga yang kalau kita ucapkan Insyaallah kita akan mendapatkan hidayah kita akan dijaga untuk bisa Isah di atas agama Islam sampai kita berjumpa dengan Allah kita akan diberikan petunjuk dalam perkara-perkara yang pelik yang kita hadapi biidnillahi taala maka janganlah doa ini menjadi doa yang hanya sebatas ritual yang kita ucapkan tanpa kita resapi tanpa kita Hayati dalam salat kita maka hadirkan khusyuk dalam salat kita resapi doa ini sehingga saat kita membaca ayat ini ihdinatal Mustaqim mulut kita komatkamit dan hati kita khusyuk meresapi doa ini dan meminta doa ini dengan benar-benar kepada Allah subhanahu wa taala tambah ya dalam qiamulail baca doa yang tadi allahummaba jibrila Wa Mik allahummaba Jibril wa Mika wa isiltiah ihik inaka tah mustaqim sebuah doa yang agung yang dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam baru kemudian setelah eh menyebutkan prinsip-prinsip yang penting ini maka beliau baru mulai mengkaji tentang Apa itu kitab terbaik yang bisa disarankan kepada seorang muslim Namun karena waktu yang terbatas ya barangkali untuk kali ini ya kita ee cukupkan sekian saja intinya dalam menjawab pertanyaan yang keempat yang kita akan ee kaji dalam dua sesi Insyaallah ya sebelum menjawab tentang Apa itu kitab terbaik yang bisa disimpan oleh seorang muslim di lemari koleksinya Ibnu taimiyyah rahimahullahu taala Menjelaskan tiga prinsip penting bagi seorang penuntut ilmu yang pertama adalah hendaknya seorang muslim yang ingin menjadi penuntut ilmu itu tidak lupa untuk meminta pertolongan kepada Allah Azza wa Jalla ya kemudian juga memilih ilmu terbaik yang bisa dia pilih yakni ilmu yang bermanfaat baik itu ilmu yang diwariskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu ilmu agama dan ini yang terbaik ataupun ilmu bermanfaat yang lain berupa ilmu duniawi tidak masalah dia mengambil ilmu duniawi sebagai spesialisasi tapi dia harus punya juga ilmu agama yang cukup minimal ilmu agama yang wajib dan fardu Ain untuk dituntut Kemudian yang kedua hendaknya seorang penuntut ilmu itu tidak hanya mempelajari hukum-hukum dan dalil-dalil saja tapi dia juga mempelajari hikmah dan maqasid Apa hikmah dari suatu syariat apa maqasid dan tujuan dari suatu ajaran Islam ya melalui ayat-ayat al-qur’an hadis-hadis Rasulullah Sallallahu alaii wasallam yang kadang-kadang langsung menyebutkan Apa hikmah dan maqasidnya atau melalui penjelasan para ulama misalnya ketika para ulama membedakan antara kencing anak laki-laki dengan kencing anak perempuan yakni yang belum makan selain susu ibunya saja yang masih as eksklusif di mana Di mana Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam membedakan bahwasanya ee yurusu min baulil gulam wasalu min baulil jariah ya beliau menjelaskan bahwasanya kencingnya anak laki-laki itu cukup dipercikan cukup diperciki air sedangkan kencingnya bayi perempuan itu harus dicuci ya bekas kasnya harus dicuci maka di sini tidak ada penjelasan langsung dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tapi kemudian para ulama mencoba berijtihad Kenapa dibedakan antara dua kencing ini padahal sama-sama kencing bayi cuma bedanya yang satu kencing bayi laki-laki yang lain kencing bayi perempuan maka sebagian mereka menyebutkan bahwasanya ini karena anak laki-laki itu terbiasa dibawa keluar dibawa ke mana-mana dibawa ke masjid dibawa ke tempat lain sementara anak perempuan dalam rangka mendidik mereka Mereka cenderung untuk dipingit di rumah tidak dibawa keluar maka yang dibawa keluar ini kalau harus dicuci juga maka repot Sebagian ulama menjelaskan bahwasanya Oh tidak seperti itu tapi karena air kencing bayi perempuan itu lebih fokus turunnya dia menetes di satu titik ya maka dia lebih pekat dan lebih kuat maka harus dicuci sementara kencingnya bayi laki laki-laki itu cenderung lebih ke mana-mana dia tidak fokus ya maka dia lebih ringan sehingga cukup untuk diperciki air saja Misalnya ini penjelasan para ulama yang menyebutkan kenapa syariatnya seperti ini ada Hikmah apa di balik itu ada maqasid apa dibalik itu maka kadang-kadang maqasid dan hikmahnya tidak disebutkan dalam ayat atau dalam hadis tapi kita bisa mempelajarinya melalui penjelasan para ulama nah kemudian prinsip yang ketiga adalah ee seorang penuntut ilmu hendaknya Bersandar kepada dalil-dalil dari al-qur’an juga dari hadis-hadis yang sahih dalam setiap permasalah ilmu dia Jadikan al-qur’an dan hadis sebagai sandaran utama dan kalau dia menemui masalah-masalah yang pelik yang sulit untuk ditarjih maka hendaknya Dia meminta petunjuk kepada Allah subhanahu wa taala sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam doa istiftah yang sering su baca yang sering beliau baca dalam qiyamul Lail beliau baik barakallahu fikum barangkali ini yang bisa kami sampaikan pada kesempatan sore hari ini semoga bermanfaat memotivasi dan menginspirasi wallahu taala alam wasallallahu ala nabiina muhammad wa ala alihi wasohbihi wasallam wa akhiru dawana anilhamdulillahiabbil alamin Alhamdulillah jazakallah Khair kami sampaikan kepada Al Ustaz Anas Burhanuddin hafidakallahu taala atas penjelasan faedah yang sangat bermanfaat dari ee satu ee materi atau satu faedah terkait dengan ilmu yang wajib kita pelajari dan Kitab yang seyogianya dan sepatutnya untuk dimiliki seorang muslim dan tiga faedah di kesimpulan akhir Ustaz memberikan sebuah ee faedah yang bermanfaat terkait dengan materi sore hari ini kami berikan kesempatan bagi para pendengar dan pemirsa untuk bersoal jawab atau ingin bertanya terkait dengan pembahasan untuk memperdalam materi silakan di 0218236543 pertanyaanat WhatsApp di 0819896543 kita angkat via telepon Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Ini ustazikalam baik Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh silakan Pak pertanyaannya izin bertanya Ustaz silakan Eh bagaimana kita memaknai surat Annisa ayat 86 Ustaz di mana kita di tengah masyarakat ini selalu ee ada tamu ee nonmuslim memberikan salam dengan ucapan Asalamualaikum Apakah kita bisa menjawabnya Ustaz dengan salam tersebut Ustaz baik itu saja Bapak Terima kasih Ustaz semoga bertambah ilmu kami Amin asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh jazakallah Khair Bapak kita akan simak jawabannya silakan Ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh itu ya Ee baik ya Ee barangkali yang dimaksud oleh Bapak penanya adalah Firman Allah subhanahu wa taala waidza huyitum bitahiyatin fahayyu biahsana minha A rudduha dan jika kalian diberikan salam dengan suatu salam maka hendaklah kalian membalas dengan yang lebih baik atau paling tidak menjawab dengan semisal nah ini adalah Firman Allah subhanahu wa taala yang berlaku khusus untuk umat Islam Maka kalau ada umat Islam yang memberikan salam kepada kita maka kita menjawab dengan yang lebih baik atau paling tidak yang sama dengan apa yang dia ucapkan dan salamnya umat Islam adalah Asalamualaikum atau bisa tambambah dengan Asalamualaikum warahmatullah atau asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh maka ketika seorang muslim mengucapkan Asalamualaikum maka menjawab dengan yang lebih baik adalah dengan menambahkan ya Asalam Waalaikumsalam warahmatullah atau Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh kemudian ketika seorang muslim misalnya mengucapkan Asalamualaikum warahmatullah maka kita membalasnya dengan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh atau dia mendoakan dengan lengkap asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh maka kita menjawab dengan Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh lengkap juga atau kita tambahkan misalnya dengan senyum yang lebih manis dengan wajah yang lebih berseri ya jadi tidak harus dengan kata-kata yang lebih panjang aurud duha Atau paling tidak yang sama berarti kita membalasnya dengan kata-kata yang sama dia mengucapkan assalamualaikum kita ucapkan Waalaikumsalam dia mengucapkan Asalamualaikum warahmatullah kita ucapkan yang sama Waalaikumsalam warahmatullah atau dia mengucapkan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kita Jawab yang sama Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Ini menjawab dengan semisal Nah kenapa kita katakan bahwasanya ini khusus untuk umat Islam karena ayat-ayat ini atau ayat ini ditafsirkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dengan praktik beliau beliau menjelaskan maka ketika eh kepada non mususlim maka yang beliau ajarkan adalah kita tidak boleh memulai dengan salam dahulu Belu mengatakan Fala tabdauhum bisalam ya kita tidak mulai ya tapi kalau mereka memberikan salam dahulu maka kita menjawab dengan waalaikum kalau mereka mengucapkan misalnya asalamualaikum Ya sekarang sebagian saudara kita ya sebagian ee nonmuslim ya tetangga-tetangga kita misalnya atau orang yang kita kenal kolega kita juga tidak segan-segan mengucapkan Assalamualaikum maka petunjuk Rasulullah sah wasallam adalah kita menjawabnya dengan waalaikum ya mereka mengucapkan Asalamualaikum warahmatullah kita jawab juga waalaikum asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kita jawab juga waalaikum ini yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu wasallam dan itu adalah yang terbaik tidak masalah kita membalas dengan eh senyum ya dengan berseri karena ini termasuk muamalah yang kita dibolehkan untuk memberikannya kepada kita ya kita diperbolehkan untuk bersikap manis kepada mereka ya kalau mereka adalah orang-orang yang tidak Harbi ya mereka tidak memerangi kita dalam agama kita tidak mengusir kita dari negeri kita mereka juga menghormati kita ya Ee bekerja dengan kita atau tinggal di sekitar kita maka kita dianjurkan untuk berbuat baik kepada mereka juga tapi dengan batasan-batasan yang dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam baik itu Yang Eh bisa kami sampaikan untuk menjawab pertanyaan Bapak penanya yang pertama barakallahu fikum jazakallah kir wakallah Fik demikian bapak yang bertanya semoga bermanfaat dan menjadi pencerahan kami berikan kesempatan yang berikutnya yang kedua Masih telepon 021 8236543 baik silakan kita angkat kembali Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak di mana dengan Rudi di Tangerang baik silakan Pak Rudi pertanyaannya Asalamualaikum Pak ustazam yanganya saya tanyakan begini Pak ustaz eh kan roh manusia itu kan sudah diciptakan Pak ustaz terus kemudian anak keturunan kita juga sudah ditakdirkan Pak ustaz tapi kenapa Eh Rasulullah itu menyuruh kita untuk memilih pasangan yang harus seperti yang konsep yang ada di syariat Islam pkan Apakah semua sudah ditakdirkan dan semua sudah ada ininya perencanaannya dari Allah itu a Pak ustaz atas jawab alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh jazakahir pakudi kita akan sak jawabannya silakan Ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Ya baik eh Sebelum saya menjawab pertanyaan eh penanya yang kedua ya agar tidak disalah pahami jadi ketika Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam melarang kita untuk mendahului memberikan salam kepada nonmuslim itu bukan berarti kita dilarang untuk misalnya senyum kepada mereka dahulu misalnya yang dilarang adalah memulai mereka dengan salam tapi untuk senyum enggak masalah kita senyum dahulu ya kita sapa dia Pak Bu ya atau e bertanya apa kabar enggak masalah ya yang dilarang adalah memulai mereka dengan mengucapkan salam yang kita kenal yaitu Asalamualaikum atau Asalamualaikum warahmatullah atau asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Adapun ee memberikan sapaan dahulu ya atau menanya kabar dahulu atau tersenyum kepada mereka atau memberikan pertanyaan-pertanyaan mujamahah ya atau ee basa-basi seperti silakan mampir ya Sedang apa Mau ke mana maka ini semuanya tidak dilarang Alhamdulillah kemudian tentang ee Kenapa kita masih diperintahkan untuk berikhtiar mencari wanita yang terbaik untuk kita padahal semuanya sudah ditakdirkan bahwasanya Si Fulan akan menjadi jodohnya fulanah fulanah akan menjadi jodohnya Fulan ya ya Ini penting untuk kita pahami ya bahwasanya masalah ee takdir ini selalu terkait dengan masalah ikhtiar ya jadi kita meyakini bahwasanya semuanya sudah ditakdirkan Innallaha kataba maqadir khaiqi qbla an yakluqamawati Wal ARD B Alfa Sanah Allah subhanahu wa taala sudah menuliskan takdir para makhluk 50.000 tahun sebelum dia menciptakan langit dan bumi jadi 50.000 tahun sebelum menciptaan langit dan bumi Allah sudah tuliskan semuanya Oh ini Si Fulan akan lahir pada tanggal sekian Si Fulan akan meninggal pada tanggal sekian dia akan menikah pada tanggal sekian dia akan menikah dengan si fulanah ini semuanya sudah dituliskan tapi kita semuanya tidak tahu takdir kita itu di mana kalau seandainya kita sudah tahu Oh jodoh kita adalah si fulanah misalnya atau bagi seorang wanita jodohnya adalah Si Fulan maka Ya sudah kita enggak usah proses kita enggak usah ke mana-mana Alhamdulillah kita sudah dikasih Oh ini adalah wanita yang cocok untuk kita I akan menjadi teman hidup kita sampai akhir hayat misalnya akan setia Berarti kita enggak perlu masuk dalam konflik-konflik enggak perlu kita merasa sedih karena ditolak ya sudah nanti kita lamar Insyaallah langsung diterima karena sudah ada takdir dari Allah subhanahu wa taala nah masalahnya adalah takdir ini Allah rahasiakan jadi Allah sudah tuliskan tapi dia rahasiakan Allah sudah tulis bahwasanya Si Fulan akan masuk uk surga Si Fulan akan masuk neraka tapi takdir ini menjadi rahasia Allah subhanahu wa taala maka pertanyaan yang mirip disampaikan oleh oleh para sahabat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Mereka bertanya wahai Rasulullah kalau semuanya sudah ditakdirkan surga dan neraka semuanya sudah ditakdirkan maka fafimal amal maka untuk apaagi kita beramal Jadi pertanyaan yang sama ya Mirip ya Untuk apa kita berikhtiar mencari jodoh kalau semuanya sudah ditakdirkan maka jawaban untuk bapak adalah jawaban yang diberikan oleh Rasulullah su wasam kepada para sahabat apa yang beliau sampaikan Beliau mengatakan beramallah kalian karena masing-masing akan dimudahkan untuk takdir yang telah diciptakan untuk dia dia akan dimudahkan untuk takdir yang dia diciptakan untuk takdir itu jadi yang takdirnya surga maka Allah akan mudahkan dia untuk beramal dengan amalan-amalan penduduk surga orang yang ditakdirkan untuk masuk neraka maka Allah akan mudahkan bagi dia untuk beramal dengan amalan-amalan penduduk neraka itu maksud dari sabda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Nah kita enggak tahu takdir kita yang mana mungkin kita berpikir Ya sudah kita enggak usah beramal karena takdir kita dinerakan kita enggak tahu bahwasanya takdir kita ada di neraka Siapa tahu takdir kita adalah di surga maka ya sudah kita beramal saja beramal berikhtiar Maka nanti akan kelihatan di jalan kalau kita penduduk surga Maka kalau takdir kita surga kalau kita penduduk surga maka Allah akan mudahkan kita untuk beramal dengan amalan-amalan penduduk surga nah umat Islam yang sekarang sudah menjaga salat terbiasa untuk menjaga puasa menunaikan zakat haji ya kemudian ee amalan-amalan Saleh yang lain Insyaallah itu menunjukkan bahwasanya takdir mereka adalah surga sebaliknya orang-orang yang tidak pernah beriman kepada Allah Azza wa Jalla ya atau beriman tapi dia terlalu banyak meninggalkan kewajiban-kewajiban kepada Allah Azza waalla Nah maka bisa jadi kita belum bisa pastikan bisa jadi takdirnya adalah neraka ya atau orang yang beriman tapi dia ee melakuk melakukan perkara bukan beriman tapi orang yang ktp-nya Islam tapi dia masih melakukan perkara-perkara yang membatalkan keislamannya Masih berbuat kemusyrikan melakukan perkara-perkara kufur yang oleh para ulama disebut sebagai nawaqidul Islam pembatal keislaman maka berarti amalan dia menunjukkan bahwasanya dia sepertinya takdirnya adalah neraka Kenapa karena Allah subhanahu wa taala akan mudahkan masing-masing yang takdirnya surga akan dimudahkan untuk ee masuk surga dan beramal dengan amalan-amalan surgawi sedangkan mereka yang takdirnya neraka maka ak dimudahkan untuk beramal dengan amalan-amalan penduduk neraka demikian juga dalam urusan jodoh dalam urusan pernikahan maka kita tahu bahwasanya kita diperintahkan untuk menikah menikah itu hukumnya minimal sunah ya bisa jadi wajib bagi sebagian orang ya maka kita mengerjakan kan perintah ini kita berusaha untuk menikah kita mengamalkan perintah Allah subhanahu wa taala dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam jodoh kita siapa kita enggak tahu maka kita harus menjalani proses ya kalau sudah ada kecenderungan Kita pernah melihat orang yang EE membuat hati kita bergetar misalnya kita datangi orang tuanya kita sampaikan lamaran kita kita tawarkan diri kita apakah dia mau atau tidak ya Kalau ditolak ya kalau masih ada kita bisa bisa ikhtiar lagi dulu kita kadang-kadang orang baru luluh ya baru menerima lamaran ketika kita tegaskan bahwasanya kita benar-benar serius kita datang untuk kali ketiga keempat kelima baru kemudian dia membuka pintu karena kita enggak tahu jodoh kita yang mana Nah kalau kita berikhtiar maka Allah akan mudahkan nanti kalau memang dia jodoh kita maka akan ada kemudahan kalau dia bukan jodoh kita maka kita akan dipersulit ya kita enggak akan sampai ke sana mungkin kita akan ditolak atau kita diberikan mungkin ee pesan-pesan ya melalui mimpi kita ya atau melalui kejadian-kejadian yang kita lihat Oh Ternyata saya tidak cocok dengan orang ini maka saya tidak jadi menikah dengan dia misalnya jadi sama kita enggak tahu jodoh kita yang mana sebagaimana para sahabat tidak tahu takdir mereka surga atau neraka tapi kita diperintahkan untuk beramal jalani ya ikhtiar maka Insyaallah masing-masing akan dimudahkan kepada takdirnya masing-masing sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam baik Semoga bisa menjawab pertanyaan saudara penanya yang kedua jazakallah Khair atas jawaban dan penjelasannya Barakallah Fik demikian pendengar yang bertanya ee Semoga menjadi pencerahan yang bermanfaat kami angkat selanjutnya pertanyaan via chat WhatsApp ada beberapa penanya yang menyampaikan kami gabungkan Asalamualaikum warahmatullah ustazabakallah Fik ee terkait dengan sosok dari penulis yang dibahas dan dikaji kitabnya di sore hari ini yaitu syekhul Islam Ibnu taimiy n ada sebagian ahli ilmu di negeri ini yang memberikan tahdiran dan kewaspadaan terkait dengan sosok beliau dan tulisan-tulisannya dan sebagian menuduh dengan ee mujassimah namun kemudian di akhir hayatnya bertobat dan eh meniti jalan akidah ahlusunah atau Asyari sebagaimana dinukilkan oleh Al Imam Ibnu Hajar mohon nasihat dan penjelasannya Ustaz terkait dengan eh syubhat ini Apakah benar jazakallah Khair Iya eh Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala adalah eh seseorang yang disepakati kepakarannya ya kita sudah Sebutkan saat ee mukadimah kitab dahulu bahwasanya alhafiz almizzi rahimahullahu taala menyebutkan bahwasanya dunia ini tidak mengenal orang secerdas Ibnu Taimiyah sejak 400 tahun ya ini pengakuan alhafiz almizzi salah seorang pakar hadis dalam sejarah umat Islam yang juga diakui secara luas ya jadi Ibnu taimiyyah rahimahullahu taala diakui merupakan salah satu gunung ilmu yang besar J salah satu raksasa ilmu yang diakui tapi memang ada kontroversi sebutar kehidupan beliau ya beliau tidak Maksum ya beliau ada kontroversi karena apa Karena beliau ini eh tidak segan-segan untuk menjelaskan hak meskipun barangkali dirasakan Pit oleh sebagian orang jadi beliau ee banyak berdiskusi ya beliau banyak menjelaskan kesalahan sebagian orang yang tidak sesuai dengan usul ahliunah Wal Jamaah ya beliau bantah beliau eh beliau bantah mereka beliau Jelaskan kesalahan-kesalahan mereka sehingga memang ada banyak orang yang tidak suka dengan sosok syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ini ya bahkan dengan penggelaran syaikhul Islam pun sebagian orang merasa ee berat untuk menyebutkan seperti itu ya mereka menganggap eh tidak perlu kita menyebut dengan gelar gelar sebesar ini karena beliau adalah seorang yang kontroversi tapi di sisi lain ada banyak orang yang sangat mencintai beliau sangat menghormati beliau ya sangat e terpengaruh dengan keilmuan beliau maka ya ini eh selera masing-masing ada sebagian orang yang EE menyebut beliau sebagai tadi seperti ahf almizzi orang yang paling cerdas dalam 400 tahun ya ada yang menyebuti syaikhul Islam ini juga gelar yang sangat umum disebutkan dan disemangatkan kepada Ibnu Taimiyah tapi juga sebagaimana disebatkan kep disematkan kepada sebagian tokoh yang lain bukan cuma beliau ya tapi orang-orang yang EE setinggi beliau ilmunya dan EE selevel atau mendekati maka ada yang disebutkan juga sebagai syaikhul Islam seperti syaikhul Islam Zakaria al-anshari yang merupakan ulama abad ke-10 Hijriah ada juga yang seperti itu ya dan EE Adapun klaim bahwasanya beliau adalah mujasimah ya beliau sudah jelaskan ya bahwasanya beliau tidak seperti itu dan hal yang paling gamblang menjelaskan beliau adalah kitab beliau yang beliau tulis tentang eh akidah ya asma was sifat yakni kitab al-aqidah Al wasitiyah ya Di mana Di situ bel beliau Sebutkan di situ bahwasanya menetapkan nama-nama dan sifat untuk Allah subhanahu wa taala itu tidak boleh ada unsur taktil ya tidak boleh kita nafikan ya yang ditetapkan jangan dinafikan tidak boleh tasybih dan tsil tidak boleh diserupakan dengan nama dan sifat makhluk tidak takyif ya tidak takyif juga artinya tidak bertanya Bagaimana bentuk persisnya ya kemudian bel Jelaskan di banyak tempat juga bahwasanya kita tidak menetapkan Jism ya Jism ya Jism ini sesuatu yang mujmal sesuatu yang global yang butuh dijelaskan maksudnya apa kalau dimaksud dengan Jism atau tajsim itu adalah menetapkan Bahwasanya Allah punya mata Allah punya tangan Allah punya kaki ya maka ini semuanya disebutkan oleh al-qur’an dan hadis-hadis yang sahih maka kita menetapkan semua sifat ini sifat tangan sifat mata sifat wajah sifat kaki tapi kita katakan kaki Allah tidak sama dengan kakinya makhluk ya wajah Allah tidak sama dengan wajahnya makhluk ya tangan Allah tidak sama dengan tangannya makhluk kaki Allah tidak sama dengan kakinya makhluk mata Allah tidak sama dengan matanya makhluk tapi mata tangan kaki dan wajah yang layak untuk keagungan dan kemuliaannya persisnya Seperti apa kita enggak tahu kita enggak boleh takyif seperti itu ya Adapun kalau yang dimaksud adalah menetapkan Jism ya atau raga atau bad seperti badannya makhluk maka kita tidak pernah meyakini seperti itu Ibnu taimiyyah juga tidak pernah meyakini seperti itu maka tidak ada yang muskil dari akidah yang beliau sampaikan ya beliau tidak pernah datang dengan sesuatu pendapat yang beliau tidak punya Imam di dalamnya beliau tidak punya Teladan di dalamnya maka semua pendapat beliau itu ada contohnya dari para ulama terdahulu hanya saja kadang-kadang orang tidak tahu ya mereka menyangka Oh ini di luar p mazhab yang empat misalnya tapi ternyata mazhab itu kan bukan cuma empat ya masih ada pendapatnya Ahlul hadis ada pendapatnya zahiriah ya kadang-kadang beliau memilih pendapatnya Abu Hanifah yang menyelisihi mazhab yang tiga ini kadang-kadang orang yang tidak tahu jadi menyangka Ibnu Taimiyah datang dengan pendapat baru padahal tidak beliau mengikuti pendapatnya ziriah atau pendapatnya Hanafiah atau pendapatnya Ahlul had Ar yang secara pendalilan beliau lihat lebih kuat Nah di sinilah kadang-kadang beliau dibilang Oh ini menyelisihi jumhurul ulama menyelisihi mazhab yang empat tidak masalah karena jumhurul ulama kesepakatan mereka bukan ijma mazhab yang empat kesepakatan mereka bukan ijma tidak masalah seorang ulama menyelisihi mazhab yang empat atau menyelisihi jumhurul ulama jika pendapat yang diaikuti itu punya Salaf artinya di antara ulama pada zaman dahulu sudah ada yang berpendapat seperti itu dan dia melihat dalilnya lebih kuat Nah inilah yang sering terjadi pada Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala Semoga Allah merahmati beliau dan mengampuni dosa-dosa dan kesalahan beliau tentunya tidak ada yang Maksum tidak ada yang terjaga dari kesalahan Tapi kebaikan-kebaikan beliau jauh lebih banyak daripada sedikit kesalahan yang beliau miliki walhamdulillahi rabbil alamin ya yang Maksum hanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Adapun beliau maka saya tidak ragu bahwasanya beliau termasuk salah satu ulama yang layak untuk diteladani dan diambil ilmunyaah makanya dalam kajian kita kita memilihkan kitab ini karena Ya seperti silakan Para pendengar pemirsa bisa lihat sendiri Adakah satu penukilan atau satu pendapat yang disampaikan beliau dalam kitab alasah su ini yang menyelisihi Alquran dan hadis Alhamdulillah tidak ada semuanya adalah perkara-k yang jelas dan gamblang yang umum diyakini dan dipraktikan oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia dan oleh para ulama mereka juga walhamdulillah baik Semoga bisa menjawab ya Eh keraguan yang disampaikan oleh saudara pnya ketika mendengar penjelasan sebagian orang seputar Ibnu taimiyahust baik Ustaz jazair atas jawaban dan pencerahan yang disampaikan semoga bermanfaat bagi semua pendengar Barakallah Fik dan dan ini merupakan pertanyaan kami terakhir di kesempatan sore hari ini ee ikhtitam dan kesimpulan Ustaz kami persilakan Ya baik Eh pada kajian kita hari ini Ibnu Taimiyah rahimahullahu taala mulai menjawab pertanyaan yang keempat tentang kitab apa yang merupakan kitab terbaik yang disarankan untuk menjadi koleksi seorang muslim maka ee sebelum beliau menjawab pertanyaan ini beliau memulai dengan menjelaskan bahwasanya seorang penuntut ilmu hendaknya selalu Istianah kepada Allah Azza wa Jalla dalam menuntut ilmu meminta pertolongan kepadanya bertawakal kepadanya kemudian berusaha untuk mempelajari al-qur’an dan sunah dan tidak berhenti pada Dalil dan hukum tapi juga memperhatikan tentang hikmah dan maqasid dari suatu ajaran kemudian ketika dia berhadapan pada suatu masalah yang pelik hendaknya meminta petunjuk kepada Allah subhanahu wa taala dengan doa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan sering beliau ucapkan dalam istiftah qiyamulail beliau yang sudah kita sebutkan tadi redaksinya barakallahu fikum wazakumullahu Khair jazakallah kir kami sampaikan kepada alustaz anashanallahu atas faedah ilmu yang bermanfaat dan kesempatan kajian di S hari ini dan Insyaallah kita akan lanjutkan di dua pekan yang akan datang jazakumullah Khair kepada para pendengar dan pemisra TV di kesempatan sore hari ini kita telah mendapatkan faedah yang sangat banyak terkait dengan ee ilmu atau ee Kitab apa yang seyoknya kita pelajari dan ada di dalam Maktabah atau perpustakaan pribadi kita di rumah dan juga ada beberapa faedah yang bermanfaat yang apain disampaikan dalam kitab alwasiyatus sagra di kesempatan sore hari ini pertanyaan-pertanyaan juga sudah dijawab Semoga menjadi pencerahan demikian dan kami mohon maaf ada masih banyak pertanyaan tidak bisa kami ajukan karena keterbatasan waktu yang ada kita akan Sambung kembali di dua pekan yang akan datang semoga bermanfaat Dan Kita akhiri kajian dan pembahasan sore hari ini dengan kafaratul majelis subhanakallahumma wabihamdik asyhadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaiik wasallallahu ala Nabina Muhammad wa ala alih wasahbihi wasallam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Anda masih bersama kajian Islam yang akan ditayangkan pada jam-jam berikut [Musik] ini simak radio Roja Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunahillahir [Musik] alliumul buukmina la yaqilun veev alimallahu fihim [Musik] hayranmahum wau asmaahum [Musik] ya [Musik] ayyuhalladina amanuibu lillahi wirasul ID daakum lima yuhyum anall yahulu bainal wab
Leave a Reply