Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Matan Nawaqidhul Islam ( Pembatal Islam )

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube


Jum’at, 25 Jumadal Ula 1445 H / 8 Desember 2023 M

menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalikumsam Bismillahirrahmanirrahim inalhamdalillah nahmaduhu wastainuhu wasagfiruh waubillahi minuri [Musik] anfusinatiinaahahuala Fal had wa asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu waasuluh ya ayyuhalladina amanutaqulah haqqa tuqatihi W tamutunna illa Wa Antum muslimun ya [Musik] ayyuhanasum [Musik] ahzi bihi Arham inallahaikumqba ya ayuhina amanqulah Wa quan sadidaakumakumfakumum wanillahaasulahu FAQ fauzanima Amma ba fna asdaqal hadit kitabullah waahsanul Hadi hadyu Muhammadin shallallallahu Alaihi Wa alihi wasallamar umuri muhdatata waa muhdtin bidah waa bidtinah wa Alhamdulillah kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala pada hari ini hari yang paling mulia di dalam sepekan hari rayanya kaum muslimin setiap pekannya yaitu hari Jumat 25 Jumadil Ula 1445 Hijriah bertepatan dengan 8 Desember 2023 kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk duduk bersama kembali di masjid Salman al-farisi dalam sebuah kajian rutin setiap Jumat pekan kedua membahas tema atau naul Islam pembatal pembatal keislaman yang ditul yang ditulis oleh fadilat Syekh Muhammad bin Abdul Wahab annajdi rahimahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yang mulia kita berdoa Allahumma inna nasaluka Ilman Nai Amin ahibati fillah afanillah wayakum jemah masjid Salman Alfarisi dan juga para pemirsa rja TV para pendengar radio rja dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti kajian ini di mana pun berada ini adalah pertemuan pertama pacaan Matan nawaqidul Islam dan sebelum kita membaca Matan nawaqidul Islam alangkah baiknya kita mempelajari biografi perawi atau biografi penulis Matan fadilat as Syekh Al Imam syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahab annajdi rahimahullahu taala nama beliau adalah Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab bin Sulaiman bin Ali at-tamimi annajdi alhambali rahimahullahu taala Muhammad bin Abdul Wahab bin Sulaiman bin Ali at-tamimi al-hambali an-najdi dan beliau dilahirkan pada tahun 1000 115 Hijriah di sebuah daerah bernama al-uyainah di sebuah daerah bernama aluyainah dari salah satu daerah yang ada di kota najd yang ada di kota najd dan Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab an-najri rahimahullahu taala beliau tumbuh di sebuah keluarga yang penuh dengan penghormatan terhadap ilmu agama dan penuh dengan ajaran-ajaran agama Bapak beliau yaitu Abdul Wahab bin Sulaiman adalah Hakim di daerah al-uyainah dan ahli Fatwa di daerah al-udainah sedangkan kakek beliau adalah ahli fatwa dari kota najd jadi beliau kan namanya Muhammad bin Abdul Wahab Abdul Wahab bapaknya adalah Hakim di daerah al-uyainah bin Sulaiman Sulaiman adalah kakek beliau ahli fatwa Di kota najd Di kota najd kemudian Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala menyelesaikan hafalan al-qur’annya dengan itqan lancar sebelum mencapai umur 10 tahun kemudian beliau menyibukkan diri dengan menimba ilmu agama berkata saudara beliau Sulaiman bin Abdul Wahab Kana abuhu yataajjabu Min fahm waarifu bilistifad minhu maigharnih adalah bapaknya yaitu Abdul Wahab sangat takjub Dengan pemahaman yang dimiliki oleh Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah dan bapaknya sering mengaku mengambil Faidah dari Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab anaknya padahal umur Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah masih sangatlah muda kemudian sesudah umur beliau baligh maka Bapak beliau memilih beliau menjadi imam salat Bapak beliau memilih beliau menjadi imam salat kemudian setelah itu Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala meminta kepada bapaknya agar diizinkan untuk menunaikan ibadah haji kemudian setelah itu beliau pergi ke kota Madinah Lalu setelah itu beliau kembali ke daerahnya yaitu al-uyainah jadi haji dan di sana bertemu banyak para ulama kemudian setelah berhaji ke Kota Madinah Lalu setelah itu pindah lagi ke daerah beliau al-asal yaitu al-uyainah Kemudian beliau setelah itu bersafar untuk menuntut ilmu atau yang yang disebut dengan arrihlah Fi thabil ilm ke mana Ke Hijaz Hijaz yaitu Mekah dan Madinah Ya Hijaz yaitu Makkah dan Madinah beliau sering pulang pergi dari najd yang sekarang disebut dengan kota Riyad kemudian pergi ke kota Makkah Madinah Ya kemudian setelah itu beliau juga pergi melakukan rehlah rehlah dalam rangka menuntut ilmu yaitu ke kota Basrah Basrah ada di negeri Irak Kemudian beliau tinggal di situ beberapa lama sampai mengambil ilmu dari ulama-ulama yang ada di Basrah lalu Beliau pulang kembali ke uyainah mendakwahkan tauhid id dan mendakwahkan agar senantiasa berpegang teguh kepada al-qur’an dan Sunah Lalu setelah itu beliau pergi dari najad uyaina ke Ahsa Ahsa itu semakin timurnya Arab Saudi Ahsa dan mengambil ilmu dari ulama-ulama di negeri Ahsa atau di daerah Ahsa Kemudian beliau pergi ke huraimila huraimila sama di daerah najet pada tahun 1140 Hijriah Lalu setelah itu beliau kembali lagi ke uyainah pada tahun 1153 Hijriah Kemudian beliau menetap menetap di mana di daerah namanya addiriah addir ah pada tahun 1158 Hijriah Nah itulah rentetan ee Imam Muhammad bin Abdul Wahab annajri rahimahullah dalam menimba ilmu agama kemudian Imam Muhammad bin Abdul Wahab annajri mempunyai banyak buku dan tulisan yang sangat bermanfaat yang pertama seperti Kitab Tauhid alladzi Hua haqqulahi Alal Abid Kemudian yang kedua kasfus syubuhat yang ketiga al- usul atalatah Kitab Tauhid isinya adalah menjelaskan tentang Tauhid keutamaan tauhid lalu menjelaskan tentang kebalikan dari tauhid yaitu kesyirikan dan kemudian menyebutkan kan secara rinci kesyirikan dan jenis-jenisnya kemudian yang kedua kasfu subuhat dan kasfu syubuhat adalah buku yang ditulis untuk membantah orang-orang yang beribadah kepada orang yang sudah mati ya mereka mempunyai argumen dibantah oleh fadilat Syekh Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab annajri rahimahullah kemudian yang ketiga alusul alalatah yang artinya tiga landasan pokok agama Islam yaitu tiga pertanyaan yang akan ditanyakan oleh malaikat Munkar dan Nakir man rbuk ma dinuk Wan nabiyuk kemudian yang keempat mufidul mustafid bikufri tauhid kemudian yang kelima yang kita baca Pada kesempatan kali ini ul Islam pembatal-pembatal keislaman yang keenam permasalahan-permasalahan jahiliah Yaitu kebiasaan-kebiasaan kaum jahiliah dan saya baca ini di nanti malam di masjid Baitussalam Cilandak Jakarta Selatan ada sekitar 100an kebiasaan-kebiasaan kaum jahiliah Dan Kita Mungkin beberapa pertemuan lagi sudah selesai insyaallahu taala kemudian yang terakhir mukhtasar zadil ma’ad ringkasan dari kitab zadul ma’ad ee Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab an-najdi rahimahullah wafat pada tahun 1206 Hijriah 1206 Hijriah umur beliau kira-kira 91 tahun dan umur beliau kebanyakan diisi dengan dakwah kepada tauhid berjihad di jalan Allah menyebarkan ilmu agama mengajarkan ilmu-ilmu Nah inilah sedikit ringkasan dari biografi penulis Matan nawaqidul Islam Tayib kemudian sebelum kita lanjut membaca Matan nawaqidul Islam ada pendahuluan-pendahuluan tentang pembatal keislaman pendahuluan Yang pertama Apa yang dimaksud dengan nawqidul Islam pembatal keislaman nawaqid jamu naqid dan dia adalah nama untuk pelaku kerja nama untuk pelaku kerja saya mohon ini dimatikan Asya bisa ya nama untuk pelaku kerja kemudian para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala dan arti nawqil adalah u wamahu waadahu yaitu rusak sesuatu menghancurkan sesuatu itu arti naqid merusak sesuatu atau menghancurkan sesuatu Allah berfirman dalam surah annahl ayat 91 walaanquudul aimana ba’da taidiha janganlah kalian rusak sumpah-sumpah Kalian Setelah kalian menetap ya surah annahl ayat 91 yaat di situ kata-kata tquu nawqil ya artinya adalah perusak pembatal gitu ya perusak dan pembatal sebelum saya lupa saya ingin yang sekarang memegang terjemahannya ini jika selesai kajian dikumpulkan lagi jangan dibawa karena ada yang tidak hadir nanti ya jadi jangan dibawa terutama bapak-bapak ibu-ibu mungkin semangat bapak-bapak karena ada yang tidak hadir nanti kemudian aturan ee apa materinya cukup untuk yang hadir gara-gara dibawa dan tidak hadir akhirnya enggak cukup Gitu ya itu usulan saya kalau seandainya enggak apa-apa sudah dinamain tidak mengapa ya agar tidak ee setiap yang hadir selalu ada gitu ya karena saya akan sangat fokus dengan buku ini atau Matan ini nah tib para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala sekarang nawaqidul Islam nawaqid tadi sudah kita ketahui jamak dari naqid naqid artinya adalah yang menghancurkan yang rusak alislam artinya adalah addinul Islam alislam artinya adalah agama Islam berarti pembatal keislaman pembatal agama Islam Siapa yang beragama dengan Islam lalu dia mengerjakan pembatal-pembatal batal tersebut maka batal keislamannya batal keislamannya nah ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala Nah di sini Saya ingin mengingatkan bahwa seorang muslim wajib untuk mengetahui pembatal-pembatal keislaman agar dia tidak terperosok ke dalam pembatal keislaman tersebut dalam keadaan dia tidak menyadarinya lihat Nabi Ibrahim alaih salam Imamul Hunafa pemimpinnya orang-orang yang bertauhid beliau mengkhawatirkan diri beliau melakukan kesyirikan makanya beliau berdoa dalam surat Ibrahim ayat 35 wajnubni wa baniya jauhkanlah aku dan keturunanku dari menyembah berhala R wahai rabku sesungguhnya berhala-berhala tersebut banyak menyesatkan kebanyakan manusia Maka sekali lagi saya katakan seorang muslim terutama kita di zaman media sosial zaman yang orang mudah menyebarkan kesesatan menyebarkan penyimpangan ya Subhanallah ya saya kalau boleh curhat sedikit ya di zaman sekarang ini Saya khawatir sekali hadis rasul yang berbunyi eh lamaril fahuitaha takun tidaklah nampak perbuatan zina sampai mereka memperlihatkannya dan termasuk memperlihatkan apa yang tersebar di media sosial berupa podcast-podcast antara seorang yang pernah berzina dengan pewawancara menceritakan bagaimana dia pernah melayani sekian laki-laki menceritakan bagaimana dia pernah melayani ee ee macam-macam laki-laki Ini ini masuk ke dalam hadis rasul tidaklah nampak perbuatan zina sampai mereka menampakkannya dengan terang-terangan melainkan akan tersebar di tengah mereka penyakit taun penyakit yang mewabah dengan cepat dan mematikan tidak ada obatnya dan penyakit-penyakit yang belum ada sebelumnya Nah makanya ini kembali ke permasan kita harus takut terhadap diri sendiri dari terperosok ke dalam kesyirikan Kenapa karena kita di zaman media sosial yang semua orang setiap orang bisa menyebarkan apa yang dia miliki baiknya buruknya nah ini hati-hati makanya hati-hati jangan sampai kita tidak khawatir terhadap kesyirikan dan pembatal-pembatal keislaman tib kemudian para ikhwah yang dirahmati oleh Allah pendahuluan yang kedua Apa arti dan makna kemurtadan di dalam Islam Apa arti dan makna kemurtadan dalam agama Islam karena kan ini pembatal keislaman berarti menjadikan orang murtad maka membicarakan itu arti kemurtadan adalah arrujuu kembalial murtadu huzij imma biquulin auqadin au bifi’lin au bisyak murtad adalah seorang yang keluar dari agamanya Baik itu dengan ucapan keyakinan perbuatan atau keragu-raguan inilah empat dari pokok kemurtadan empat dari pokok kemurtadan murtad bisa dengan ucapan murtad bisa dengan keyakinan murtad bisa dengan perbuatan dan murtad bisa dengan keragu-raguan nah ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kita bahas satu-satu pokok dari kemurtadan ini murtad dengan ucapan seperti berbicara dengan ucapan kekufuran kesyirikan tanpa ada paksaan baik itu main-main bercanda atau sungguh-sungguh maka Apabila seseorang berbicara dengan ucapan kekufuran maka ia dihukumi dengan kemurtadan kecuali kalau dipaksa yang membahayakan nyawanya nanti kita akan Jelaskan nih masalah paksaan Yang jelas orang bisa murtad akibat ucapan mengucapkan ucapan-ucapan kekufuran dengan sengaja tanpa ada paksaan ya ini bisa menyebabkan kekufuran Allah berfirman dalam surah atbah ayat 74 wqfri sungguh mereka telah mengucapkan ucapan kekufuran dan kufur setelah keimanan mereka kufur setelah keimanan mereka ucapan kekufuran yang dimaksud di sini Apa disebutkan di dalam hadis bahwa ada seorang munafik berkata kepada para sahabat tentang nabi dan para sahabatnya [Tertawa] radallah kami tidak pernah melihat orang-orang yang ahli baca Alquran mereka itu suka dusta lisannya mereka itu suka e makan perutnya gendut suka makan Kalau bertemu dengan musuh mereka sangat pengecut Siapa mereka ini orang munafik ini menginginkan mereka ini adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabatnya maka turunlah ayat Surah Attaubah ayat 66 Wain saaltahum lqulunna innamaalab Qul abillah wa aatihiasuli kuntum tastahziun jika engkau wahai Muhammad sallallahu alaii wasallam bertanya kepada Si Fulan tadi yang mengatakan bahwa ahli baca Alquran itu suka makan pengecut kalau ketemu musuh suka dusta kalau ngomong menuduh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabatnya maka jika kamu tanya mereka kenapa engkau mengucapkan ini maka niscaya ia akan mengatakan Oh Kami cuma bersenda gurau wahai Rasulullah main-main enggak beneran bersenda gurau wahai Rasulullah main-main tidak beneran Katakanlah wahai Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Apakah dengan Allah dengan Rasul dengan ayat-ayatnya dengan Rasulullah kalian mengolok-ngolok jangan e tidak ada alasan bagi kalian kalian sudah kafir setelah keimanan kalian dengan ucapan tadi kalian kafir dengan ucapan Kalian tadi maka cerita ini menunjukkan bahwa berbicara dengan ucapan kekufuran tanpa ada paksaan maka ini mengeluarkan seseorang dari agama Islam inilah pembatal keislaman inilah pembatal keislaman seperti Misalkan ada orang juga berdoa kepada selain Allah berdoa kepada orang mati berdoa kepada orang yang gaib yang tidak ada berdoa kepada Jin berdoa kepada setan dengan mengucapkan Ya fulanni wahai Fulan tolong aku dalam kesempitan maka ini juga kekufuran dengan ucapan ya kufur dengan ucapannya Kenapa karena berdoa kepada selain Allah ini an jenis pertama kekufuran dengan ucapan kekufuran jenis kedua kekufuran dengan keyakinanbu Ya seperti misalkan seorang meyakini denganbunya apa yang membatalkan keislaman seperti meyakini denganbunya salat tidak wajib meskipun dia ahli Salat tapi kalau bapak ibu tanya menurutmu salat wajib Engak enggak waj mkipun Dia ahli salat kufur keluar dari agama Islam Kenapa kekufuran dengan keyakinan ya ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala dan inilah kekufuran orang-orang munafik Akbar di zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mereka kalau ketemu dengan Rasulullah maka mereka mengatakan Engkau adalah Rasulullah tapi kalau mereka di belakang Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka mereka tidak mengatakan Muhammad bin Abdillah adalah Rasulullah ini kufur dengan keyakinan seperti orang munafik Allah berfirman dalam surah almunafiun ayat 1 sampaiah Jika datang kepada engkau wahai Muhammad orang-orang munafik maka mereka mengatakan kami bersaksi Engkau adalah rasulullahu orang muna dan Allah pun tahu engkau adalah rasulullahallah dan Allah mengetahui bahwa orang munafik yang tadi mengatakan Engkau adalah Rasulullah mereka itu Dusta Di dalam ucapan mereka karenabu mereka mengingkari cuma dengan lisanbunya mengingkari Nabi Muhammad bin Abdillah shawatullahi wasalam wabakatuh Alaihi adalah Rasulullah gitu ya ini kekufuran dengan Dengan apa qbu Dengan keyakinan sekarang kekufuran dengan perbuatan ucapan qbu perbuatan seperti misalkan beribadah untuk selain Allah nah ini kufur menyembelih untuk selain Allah menyembelih untuk ee penguasa laut ada istilah sedekah laut menyembelih untuk orang yang sudah dikubur nah ini kekufuran Kenapa karena beribadah kepada selain Allah subhanahu wa taala sujud sujud adalah ibadah maka termasuk kekufuran dengan perbuatan adalah sujud kepada selain Allah sujud menghadap kuburan ngomong-ngomong saya ngomong begini terjadi enggak di tengah masyarakat terjadi ini fakta enggak bisa dibohongkan ini fakta susah untuk dibohongkan ya susah hanya orang ngeyel yang tidak percayaakan Hal ini silakan cek di internet banyak sujud membelakangi kiblat menghadap kuburan kalau sujud menghadap kiblat sambil menghadap kuburan mungkin masih ada alasan mereka ini enggak sujud membelakangi kiblat menghadap kuburanah ini kekufuran ya ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala tib itu yang ketiga kekufuran dengan perbuatan yang keempat kekufuran dengan keragu-raguan contoh ragu-ragu benar enggak ya Muhammad bin Abdillah Rasulullah ragu dia kadang dia percaya kadang enggak ragu dia ini kufur ini kemudian ragu Apakah ada surga atau neraka atau Adakah hari kiamat ragu dia nah ini ini kekufuran para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala dan ragu dengan apa yang dikabarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam baik dalam al-qur’an atau hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Nah jadi saya akan tulis empat pokok kekufuran ya aslu alkufr yang pertama alkufru pokok kekufuran alkufru Bi Bil bilquul kufur dengan lisan ya kufur dengan Lisan Ini yang pertama yang kedua alkufru Bil litiqad kufur dengan keyakinan yang ketiga alkufru bilq Bil fi’il kufur dengan perbuatan yang keempat alkufru bisyak kufur dengan Dengan apa keragu-raguan Nah ini penyebab kekufuran orang bisa kufur dengan ucapan dengan qbu dengan perbuatan dengan dengan ee keraguaguan tib sekarang pendahuluan yang ketiga syarat-syarat dan larangan-larangan menghukumi seseorang tertentu dengan kekufuran ini penting nih lihat saya dulu ada Ulan Fulan ini kapan kita boleh menghukumi dia kafir Kapan apa saja syarat-syaratnya Apa saja penghalang-penghalangnya sampai kita tidak bisa menghukumi dia kafir ya jangan boleh bermudah-mudah mengkafirkan kaum muslimin sampai terkumpul syaratnya dan hilang penghalang-penghalangnya makanya saya sering membahas Matan ini dan sering pula tuduhan disematkan tuh lihat orang suka banget mengkafirkan orang Padahal pembicaraan ini malah membuat kita apa lebih lebih khawatir tidak bermudah-mudah mengkafirkan orang sampai terkumpul syaratnya sampai hilang penghalang-penghalangnya untuk menghukuminya sebagai sebuah kekufuran paham ya para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala p yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala dan Ingat harus dibedakan antara menghukumi secara umum dengan menghukumi seseorang tertentu beda orang-orang Yahudi Nasrani kafir umum ya sedangkan menghukumi seseorang tertentu maka ada syarat-syaratnya Dan harus hilang penghalang-penghalangnya Jangan bermudah-mudah ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala contoh ada orang meragukan kekuasaan Allah dia mengatakan Allah tidak sanggup menyiksa saya Allah tidak mungkin sanggup menghukum saya maka menurut kesepakatan para ulama kaum muslimin ini adalah kekufuran ini adalah apa kekufuran akan tetapi Si Fulan yang mengatakan ini apakah kita langsung hukumi dia kafir tidak paham ya paham bedanya ya Siapa yang mengatakan Siapa saja yang mengatakan Allah tidak sanggup menyiksa saya ini berarti ucapannya adalah ke kufuran tapi kalau Si Fulan mengucapkan ini apakah langsung kita hukumi dia kafir tidak boleh sampai terkumpul apa syarat-syaratnya sampai terhalang hilang penghalang-penghalangnya untuk menghukumi Si Fulan sebagai orang kafir paham ini para ikhwahah kalau yang pertama tadi kita katakan Siapa saja yang mengatakan Allah tidak mungkin tidak sanggup menyiksa saya perkataan itu adalah ke kufuran Tapi orang yang mengucapkannya langsung di hadapan kita Apakah kita langsung hukumi dengan kekufuran Tidak kenapa harus terkumpul syarat-syaratnya dan harus dihilangkan pen penghalangnya bisa dipahami ini ya contoh misalkan hadis riwayat Bukhari Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu ada orang berwasiat kepada anaknya Jika ia mati hendaklah dia bakar [Musik] jasadnya kemudian debunya setengah di daratan setengah di lautan dilempar lalu dia berkata kepada anaknya wallahi lainqadirallahu alaiya lbuniaban Ma maab bihi Ahad atau maziba bihi Ahad demi Allah Jika Allah berkuasa atasku niscaya Allah akan menyiksaku dengan siksa yang seorang pun tidak pernah disiksa dengannya maka ucapan ini ucapan kekufuran dengan kesepakatan kaum muslimin karena dia meragukan meragukan apa kekuasaan Allah kalau Allah sanggup maka Allah pasti akan menyiksaku tapi bagaimana dia mau menyiksa l abuku sudah di daratan ada di lautan ada ini secara umum perkataan perkataan ku kufur tetapi orang tersebut kafir atau tidak belum tentu belum tentu ya kenapa Karena di akhir Hadis disebutkan bahwa orang ini mengucapkan itu malah karena takut kepada Allah di akhir hadis diucapkan disebutkan bahwa orang ini mengucapkan itu karena malah takut kepada Allah nah yang ingin saya gapai dari tadi pendahuluan yang ketiga adalah pengkafiran terhadap seseorang harus terkumpul syarat syaratnya dan hilang penghalang-penghalang halangnya jangan bermudah-mudah mengkafirkan seseorang saya beri contoh Sekarang bapak melihat orang sujud membelakangi kiblat menghadap kuburan Hah apa ucapan kita orang yang sujud tadi langsung kita kafirkan tidak tidak sampai kapan sampai terkumpul syarat dan hilang penghalang-penghalangnya lihat nih tidak mudah mengkafirkan orang tapi ya begitulah kadang-kadang kita berdakwah ini harus sabar Apalagi saya ingat sekali perkataan Syekh Abdur razq bin Abdul Muhsin Beliau mengatakan wallahuam kata beliau tidak ada zaman yang paling banyak para ulama para pendakwah nya dihina dicaci maki seperti zaman sekarang melalui apa Pak media sosial di kolom mana Pak komentar dikatain dasar pengikut Dajal ya kalau Wahabi Sema sudah biasa dasar pengikut Dajal ya dikatakan dikatakan kotoran-kotoran binatang-binatang buas Subhanallah tidak ada zaman kata Beliau saya pikir benar juga perkataan beliau ini tidak ada zaman yang para ulama para pendakwah para ahli agama sering dihina dicaci dimaki direndahkan seperti zaman kita sekarang maka saya nasihatkan hati-hati berkomentar selamatkan buku catatan amal kita ya selamatkan buku catatan bahkan Subhanallah ada orang yang dibayar untuk mencaci maki ya ada orang yang dibayar seperti itu tib para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala sekarang kalau ditanya apa syarat-syarat menghukumi seseorang ter entu ingat ya pembicaraan kita menghukumi seseorang tertentu bukan hukum secara umum menghukumi seseorang tertentu dengan kekufuran syarat yang pertamaakuniman bitahrimi Al mukair si pelaku kekufuran dia mengetahui keharaman sesuatu yang menjadikan kafir tadi seperti misalkan orang sujud membelakangi kiblat menghadap kuburan si sujud ini yang sujud ini dia tahu itu haram dan itu mengkafirkan dia tahu tetap dia lakukan ini syarat yang pertama harus mengilmui tentang keharaman sesuatu yang mengkafirkan tadi Ustaz berarti kalau selama ini saya pernah melakukan seperti itu tapi saya enggak tahu Ustaz hukumnya bodoh maka jawabannya tidak kena tidak masuk ke dalam menghukumi dengan kekufuran yang kedua anyakuna dia sengaja an hal tersebut dia sengaja melakukan hal tersebut karena kalau seandainya tidak sengaja diampuni oleh Allah dalam hadis riwayat Imam Ibnu Majah inallahesnya Allah memaafkan atas umatku kekeliruan ketidaksengajaan kelupaan dan saat dipaksa Nah ini ini tidak terkena ini yang ketiga syaratnya hendaknya dia memilih memang perbuatan tersebut yang dia kerjakan tadi pilihan dia perbuatan tersebut yang dia kerjakan tadi apa pilihan dia ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala bukan paksaan pilihan Dia memang mau mengerjakannya tib sekarang apa penghalang penghalang sampai seseorang tidak dapat dihukum dengan kekufuran apa penghalang-penghalangnya yang pertama kebodohan orang bodoh maka dalam agama Islam diampuni Kemudian yang kedua karena sikap men salah tafsir karena sikap salah tafsir Imam assyafi’i mengatakan lam nlam ahadan Min salfiil Um ytada bihi w minabiin baahum syahad ahadin bwil kita tidak mengetahui seorang pun dari para sahabat yang diikuti begitu juga para tabiin setelah Mereka menolak persaksian seseorang yang salah menafsirkan ya saya beri contoh misalkan Allah beristiwa di atas Arsy yang menolak ayat ini kufur karena Allah berfirman tujuh ayat dalam al-qur’an Arrahman Alal arsawa Allah beristiwa di atas Arsy yang menolak ayat ini kufur Kenapa berarti menolak al-qur’an jangankan menolak ayat satu huruf dari ayat saja kufur tapi kalau ada orang yang menolak ayat ini dan menafsiri dengan tafsiran yang keliru tidak dikafirkan contoh misalkan dia mengatakan Allah beristiwa di atas Arsy arti istiwa adalah Allah menguasai Arsy dia menolak Allah beristiwa di atas Arsy artinya Allah meninggi di atas arasy dia tolak itu dan dia takwil dia tafsiri dengan penafsiran sendiri yang menyimpang dikafirkan enggak orang ini tidak dan itu yang terjadi kepada kebanyakan kaum muslimin kalau bapak ibu tanya di mana Allah mereka akan mengatakan di mana mana Apakah mereka mengingkari ayat Arrahman alsawa tidak tetapi mereka apa menafsir dengan tafsiran yang menyimpang nah ini tidak bisa dikufuri ya ini tidak bisa dikufuri kemudian para ikhwan yang dirahmati Allah sebab atau penghalang yang ketiga penghalang yang ketiga adalah paksaan dipaksa melakukan pembatal keislaman nah ini para ikhwah dipaksa melakukan pembatal keislaman seperti dipaksa menghina Allah dipaksa menghina Rasulullah seperti yang terjadi kepada eh Ammar e Yasir bin Ammar Yasir kepada Yasir anaknya Ammar dipaksa menghina Allah dipaksa menghina Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka ini tidak kufur Kenapa karena paksaan tapi ingat paksaan ada empat syaratnya yang pertama yang memaksa sanggup membahayakan yang dipaksa yang memaksa sanggup membahayakan yang dipaksa contoh misalkan Hei kamu hina Allah kalau tidak saya tembak maka dia melihat orang ini maksa Tetapi dia tidak sanggup untuk melakukan penembakan kenapa apa tangannya buntung nah ini tidak boleh dia menghina Allah paham ini para Ikhwan dia syarat yang kedua yang dipaksa tidak sanggup melawan atau minta pertolongan syarat yang kedua yang dipaksa tidak sanggup melawan atau minta pertolongan J yang dipaksa tidak sanggup melawan kalau sanggup melawan misalkan yang maksa anak kecil umur kelas 3 SD Ayo kamu jangan salat kalau enggak Saya tembak Kamu benaran anak kelas 3 SD itu megang pistol beneran kira-kira kita tetap salat atau tidak salat Hah Boleh tidak salat salat Kalau memang dia memaksa dan sanggup untuk memberikan bahaya kepada apa yang dipaksakan atasnya tapi kalau seandainya tidak sanggup maka pada saat itu dia tidak wajib untuk taat terhadap paksaan tadi yang ketiga syaratnya yaitu apa yang diancam kan atas paksaan tersebut dikhawatirkan benar-benar terjadi apa yang dikhawatirkan terhadap paksaan tersebut benar-benar terjadi yang keempat bahaya atas ancaman paksaan tadi membah ayakan nyawa membahayakan nyawa atau harta atau kehormatan anak istri ah dia kerjakan itu ya Adapun tidak membahayakan nyawa maka dia harus kuatkan imannya Jangan melakukan apa yang dipaksakan dengan orang memaksa tadi nah kemudian pendahuluan yang ke berapa keempat mengkafirkan seseorang secara tertentu tidak boleh masuk ke dalamnya kecuali para ulama nah ini ini jangan mudah-mudah mengkafirkan orang mengkafirkan seseorang secara tertentu tidak boleh masuk ke dalamnya kecuali para ulama rahimahumullahu taala Kenapa demikian karena bahaya menghukumi orang dengan kekufuran menuduh orang dengan kekufuran bahaya hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Dzar radhiallahu anu Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda artinya tidak boleh seseorang menuduh orang lain dengan kefasikan menghukumi seorang lain dengan kekufuran melainkan ucapan dia tadi akan kembali kepada dirinya jika yang dituduh tidak seperti yang duduhkan nah ini hati-hati para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala pendahuluan yang kelima Apabila ada orang mengerjakan pembatal-pembatal keislaman Apakah eh lalu dia bertobat Apakah Allah akan menerima tobatnya maka jawabannya Allah menerima tbat dari seluruh orang yang berdosa baik itu ketika dia murtad atau selainnya siapa yang mengerjakan pembatal keislaman maka kemudian dia bertobat Allah menerima tbatnya Ya Allah berfirman dalam Surah Thaha ayat 82 wa inniar limana waana wailihan Sesungguhnya aku Maha Pemberi magfirah bagi siapa yang bertobat beriman beramal saleh kemudian dia menjalani petunjuk menunjukkan bahwa yang bertobat dari dosa meskipun itu dosa kekufuran diampuni dosanya yang terakhir pendahuluan yang keenam Apakah pembatal keislaman hanya ada 10 karena ini pembatal keislamannya disebutkan 10 oleh penulis Imam Muhammad bin Abdul Wahab annajdi rahimahullah Apakah pembatal keislaman ada 10 maka jawabannya adalah pembatal keislaman yang disebutkan 10 ini disepakati oleh seluruh ulama Saya ulangi pembatal keislaman yang disebutkan 10 ini disepakat ti oleh Pak seluruh ulama satu yang kedua pembatal keislaman yang disebutkan 10 ini yang paling banyak terjadi di tengah masyarakat dua yang ketiga pembatal keislaman yang 10 ini paling dahsyat bahayanya dan ancaman siksanya makanya penulis Al Imam e syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahab annajdi rahimahullah menyebutkan 10 pembatal keislaman nah Alhamdulillah selesai pendahuluan ya P jadi pertemuan pertama pendahuluan dulu sabar-sabar saja Ini berapa halaman ya 15 halaman Wah mudah Insyaallah Kita lihat nanti mudah enggak ya Nah ada yang ingin bertanya nah cukup tidak ada yang ingin bertanya yang paling utama tentang ee materi kajian Kemudian yang kedua boleh di luar ini saya waktu itu berbicara tentang kesyirikan kajian saya kesyirikan-kesyirikan pas sesi pertanyaan Ustaz suami saya poligami lagi Ust syiriknya bias dengan [Musik] poligami Nah kalau antum jadi Ustaz ini laki-laki yang ada di hadapan saya Antum jadi Ustaz kemudian ada jemaah perempuan bertanya Ustaz suami saya poligami apa yang Antum harus jawab apa sikap saya sebagai seorang istri pertanyaan untuk laki-laki Bu bukan perempuan maka jawabannya yang paling mudah mengena adalah satu ucapanlah qaddarallahu wayaa Allah bertakdir dan apa yang dikehendaki oleh Allah Allah berbuat Kemudian yang kedua jawabannya adalah dilihat suami saya ini dia layak tidak berpoligami menurut syariat Islam baik itu secara finansial keuangan kekuatan atau kesabaran kalau tidak kuat maka dibicarakan baik-baik sikap perempuan seperti itu Nah ada pertanyaan jika tidak ada saya cukupkan Masyaallah panjang saya pernah lihat YouTube tentang Caca cara agar hajat atau keinginan kita dikabulkan Allah yaitu terutama untuk mendapatkan rezeki dalam tanda kurung uang atau harta dengan cara menghindari sifat ee apa ini sifat ee 18 satu gundah dua gelisah ee Murung sedih jengkel dan seterusnya B menyebutkan Keinginan kita berulang-ulang C salat tahajud duha salat toubat dan salat rawatib D pakai celana dalam yang terbalik e memegang benda atau harta yang kita inginkan apakah ajaran tersebut Syirik dibenarkan terutama nomor d dan e ee e tadi memegang benda atau barang atau harta yang kita inginkan dengan menguap atau mengucap ingin berulang-ulang maka pertanyaannya ajaran tersebut tidak dibenarkan ada terutama memakai celana dalam yang terbalik Apa hubungannya kemudian yang e memegang benda yang diinginkan dan mengucapkan berulang-ulang ingin benda tersebut maka Jawabannya adalah tidak mesti harus memegang cukup dia berdoa kepada Allah kalau kata-kata berulang-ulang dalam berdoa namam betul dia berdoa berulang-ulang nah wallahuam bolehkah seseorang bekerja pada orang yang menjadi dukun jawabannya tidak boleh orang yang menjadi dukun kemudian kita bekerja padanya maka lebih baik dijauhi Kenapa karena dikhawatirkan dia mengerjakan praktik-praktik perdukunan adaun gajinya mungkin selama tidak ada kaitannya dengan perdukunan halal-halal saja meskipun dalamnya terdapat ee syubuhat dan sikap warak lebih utama tapi kalau ada hubungannya dengan perdukunan haram ya Meskipun tidak ada hubungannya dengan perdukunan lebih baik tidak bekerja pada orang tersebut wallahuam Nah ada lagi Bagaimana menghadapi keluarga yang masih melakukan kesyirikan Kapan harus kita Maklumi dia kapan kita harus ponish dia sebagai kekufuran atau kita nasihati jawabannya adalah menghadapi keluarga yang masih melakukan kesyirikan maka harus dinasihati sehingga tidak melakukan kekufuran dan kesyirikan nasihati dan nasihatnya harus dari dasar dipahamkan tentang makna dua kalimat syahadat kemudian setelah itu dipahamkan tentang konsekuensi-konsekuensi dari dua kalimat syahadat ya pembatal-pembatal dua kalimat syahadat nasihati Kapan kita memakluminya tidak boleh memakluminya wajib kita menasihatinya ya wallahuam Nah ada yang lain nah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam ee an tinggal di depan masjid dia itu bentuknya lantai dua sementara kalau salat bisa jadi dua yang satu di atas Sara di bawah juga ada pakai layar sementara posisinya tidak ada usur bahwa itu kepenuhan di atas paling satu S bawah juga kadang malah lebih banyak Iya karena malas ke atas i ya yang jadiadi pertanyaan adalah Apakah kata-kata saya salah sama dkmnya bahwa itu menjelis karena perutamaan pertamanya bisa jadiang bismillah walhamdulillah jawabannya adalah ee yang paling utama sebenarnya harus mengisi lantai yang di situ ada imamnya sampai penuh jika sudah penuh maka boleh ke lantai bawah lantai bawah itu hanya ee keringanan bukan asal ya keringanan dan bukan asal tapi apakah kita katakan itu tidak sah salatnya atau tidak sah berjemahnya wallah alam tidak sampai sedemikian tetapi tidak sesuai dengan dengan ee apa yang diajarkan oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam jadi sudah betul Antum mengatakan tidak sesuai dengan sunah tapi Antum tidak mengatakan itu tidak sah enggak tetap sah berjamaahnya tetap sah salatnya tapi kurang sesuai dengan sunah wallahuam masa kecil saya sering diajak nenek ke wali-wali sehingga me mengetahui apa saja terjadi sujud menghadap kuburan pertanyaan nenek saya sudah meninggal kemungkinan belum bertobat wallahuam Bagaimana cara Menolong nenek yang sudah meninggal tersebut nah jawabannya asal muasal seorang muslim adalah beragama Islam dan Kebanyakan orang-orang yang mengerjakan penyimpangan seperti sujud menghadap kuburan mereka orang yang bodoh ataupun kalau tidak bodoh mereka ikut-ikutan dan tadi Sebenarnya ada syarat penghalang untuk dihuk Umi kekufuran yaitu takqlid kalau ikut-ikutan tapi saya tidak menyebutkan karena itu terjadi khilaf di antara para ulama maka yang wajib dilakukan adalah berdoa kepada Allah agar keluarga kita diberkahi dan dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala berdoa dengan doa yang umumbfirana wahai Rabb kami ampuni dosa kami dan untuk orang-orang yang mendahului kami dengan keimanan mudah-mudahan nenek termasuk di dalamnya karena dia mengerjakan karena ketidak tahuan atau ikut-ikutan Saya tidak tahu pada saat itu saya juga tidak tahu cara tobatnya tapi saya tidak pernah mengulang hal tersebut bagi bagaimana saya seharusnya yang utama adalah bertobat kalau pernah melakukannya Apalagi sudah pernah tahu Eh sekarang sudah tahu maka bertobatlah kepada Allah dan Allah Maha Penerima tbat wallahuam kalau ingin sesuatu selawatin saja dulu apakah ini bisa dilakukan maka jawabannya adalah jadi gini asalnya sebenarnya hadisnya begini ada seorang sahabat mengatakan Ya Rasulullah kam aj’alu shati wahai Rasulullah selawatku di dalam berdoa Berapa banyak aku ucapkan kemudian kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Mas sekehendak engkau kemudian orang tersebut berkata ee Anis kalau seandainya aku berdoa setengahnya cuma selawat Bagaimana wahai Rasulullah kemudian Rasul Sallahu alaih wasallam menjawabir terserah Engkau jika Engkau tambah lebih baik lalu orang ini mengatakan kalau begitu dua per3a waktu dari berdoaku dua per3anya aku cuma mengucapkan selawat kepada engkau Bagaimana wahai rasulullahir terserah engkau tapi kalau ingin ditambah lebih baik lalu orang ini berkata kalau begitu ajalu shati kullaha aku menjadikan seluruh waktu berdoaku hanya selawat seluruh waktu berdoaku hanya selawat kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Idan tukfammu Kalau begitu keperluanmu akan dicukupi berdasarkan hadis inilah akhirnya Keluar statemen selawatin aja dulu ah itu padahal praktiknya bukan seperti itu misalkan nih kita ingin motor lu kita pegang selawatawat enggak tetapi maksudnya dalam berdoa perbanyak selawat itu maksudnya nah sama kasusnya juga dengan sedekah subuh prakknya kurang tepat kan ada hadisnya masuk waktu subuh waktu subuh bisa diartikan di sini waktu pagi enggak mesti harus subuh pagi pokoknya kecuali dua Malaikat akan turun malaikat pertama berdoa ya Allah berikanlah kepada orang yang bersedekah gantinya malaikat yang kedua berdoa ya Allah berikanlah kepada orang yang tidak bersedekah kehancuran hartanya akibat hadis ini akhirnya nya keluarlah istilah sedekah subuh mana ada istilah sedekah subuh ya Jadi silakan saja seseorang setiap harinya bersedekah tidak mesti harus di waktu subuh ah begitu kadang praktiknya dan pemahamannya terlalu berinovasi gitu kreatif gitu ya wallahuam Apa benar cara untuk menghilang susuk atau ilmu kebali itu dengan memperbanyak baca surah ar-ra’ad karena ada pemahaman seorang kiai daerah yang berbicara kepada jemaah untuk menghilangkan hal-hal yang dulunya ditanam di fisik atau tubuh bisa lebur karena menurut Kiai kekhususan dari surah tersebut jawabannya adalah ee wallahuam saya surat arraad belum tahu Tetapi kalau ingin merukyah diri sendiri yang paling Ampu baca al-fatihah lalu baca Albaqarah lalu baca al-kafirun al-ikhlas alfalaq Annas kalau ada sesuatu terjadi maka bersabarlah misalkan seseorang muntah pusing ngantuk panas badan Bersabarlah teruslah baca ya wallahuam nah cukup kiranya ini yang bisa disampaikan kita cukupkan dengan kafaratul majelis subhanakallahumma wabihamdik Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilai wasallallahu Nabina Muhammad walhamdulillahi rabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *