Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. | Kajian Islam Ilmiyyah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube


Kamis, 1 Jumadal Akhir 1445 H / 14 Desember 2023 M

radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah Asalamualaikum tes tes asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam War testes kecil ya tes tes tes tes tes tes tes inalhamdulillah nahmaduhu wa nasta’inuhu waanastagfiruhu wa naudubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati aalina Man yahdihillah Fala mudillalah waman yudlil Fala hadiyaalah wa Asyhadu alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu waasuluh Q Allahu Taala Fi kitabihil Karim ya ayyuhalladzina amanutaqulaha haqqa tuqatih Wa tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma ba’ad Ikhwatul iman kita melanjutkan kajian alarbain annawawiyah kita masuk hadis yang kedua an Umar IBN Khattab radhiallahu Anhu Q bainama nahnu julusun rasulillahi shallallallahu Alaihi Wasallam dat yaumin Al rulunadidu badab syadidu Jal nabiallahu Alaihi Wasallam ya Muham alaii wasam alislam anadu allaahaillallah Wana Muhammad Rasulullah watqim watakum ramadanahual ba ilaiiila qqta Q faajibna lahu [Musik] yasaluhuakbirniil iman an Billahi waaikatihi waiuliumil akirah [Musik] SM Q Li ya Umar manilu Allahu rasuluam qahu jibrilakumimukumakum dari Umar bin Al Khattab Semoga Allah merainya ia berkata ketika kami sedang duduk-duduk sedang duduk-duduk di sisi rasulullahi sallallahuaih wasallam tiba-tiba datanglah muncullah seorang laki-laki yang pakaiannya sangat putih rambutnya sangat hitam tak terlihat padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorang pun dari kami yang mengenalnya ini namanya misterius ya sehingga ia pun pun duduklah kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Ia pun menyenderkan dua lututnya kepada dua dua lutut Rasulullah dan ia meletakkan dua telapak Tangannya di atas dua pahanya lalu ia berkata Hai Muhammad Kabarkan kepadaku tentang Islam maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Islam adalah kamu bersyahadat Lailahaillallah Muhammad Rasulullah kamu dirikan salat bayar zakat puasa Ramadan haji ke Baitullah Jika kamu mampu Orang itu berkata Kamu benar Kami merasa heran kata Umar dia yang bertanya tapi dia yang membenarkan lalu ia berkata lagi Kabarkan kepadaku tentang iman maka beliau bersabda itu kamu beriman kepada Allah malaikatnya kitab-kitabnya para rasulnya hari akhirat dan kamu beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk ia berkata kamu benar kata lagi Kabarkan kepadaku Apa itu Ihsan maka beliau bersabda yaitu kamu beribadah kepada Allah seakan-akan kamu melihatnya Jika kamu tidak melihatnya maka sesungguhnya dia yang melihatmu lalu ia berkata Kabarkan kepadaku tentang tentang hari kiamat Kapan ter jadinya maka beliau bersabda yang ditanya tidak lebih tahu Dari yang bertanya maksudnya apa maksudnya sama-sama tidak tahu ia berkata Kabarkan kepadaku tentang tanda-tanda hari kiamat maka beliau bersabda itu hamba sahaya wanita melahirkan tuannya majikannya dan kamu lihat orang yang telanjang badan telanjang kaki miskin penggembala domba berlomba-lomba meninggikan bangunan kemudian orang itu pun pergi kata Umar aku pun diam beberapa saat kemudian beliau bersabda kepadaku Hai Umar Tahukah kamu siapa yang bertanya tadi aku berkata Allah dan rasulnya lebih tahu beliau bersabda Sesungguhnya ia adalah Jibril Ia datang untuk mengajarkan kalian tentang agama kalian Masyaallah hadis ini dikut muslim dalam sahihnya dan ini memang lafaz imam muslim Iya dan dalam Sahih Muslim Ada kisah sebelumnya pak imam muslim yang mengeluarkan dari jalan kahmas dari Abdullah bin buraidah dari Yahya Bin ya’mar ia berkata KAA awala manqal filqadar Bil basroh ma’bad aljuhani adalah yang pertama kali berbicara tentang masalah takdir di kota basr ya seorang yang bernama mabad aljuhani mabad aljuhani ini murid daripada ya labit alam yang orang Yahudi iyau Ana Wa humid Bin Abdurrahman alhimyari maka aku pun Pergilah bersama humaid Bin Abdurrahman alhimyari hajaini mamirain untuk Haji atau umrahna lalu kami berkata laqina ahadan Min ashabi rasulillah shallallallahu Alaihi Wasallam fasaalahuma yaqu haulilqadar jika kita bertemu dengan salah seorang sahabat Rasulullah kita tanyakan saja tentang ucapan mereka tentang masalah takdir ini faiqana Abdullah Ibnu umar dakhilan al Masjid ternyata kami bertemu dengan Abdullah bin Umar yang sedang masuk masjid F Lalu aku pun dengan temanku menggandeng beliau ah salah seorang dari kami di sebelah kanan beliau dan yang lain sebelah kirinya dan aku mengira temanku akan mewakilkan pembicaraan kepadaku karena beliau Yahya Bin ymar lebih tua daripada umaid Bin Abdurrahman I kebiasaan Salaf biasanya yang lebih muda ngalah I faquu aba Abdurahman inahu qqraunal quranaral aku berkata Hai aba Abdurrahman maksudnya Abdullah bin Umar telah muncul orang-orang di negeri kami ia membaca Quran mereka membaca Quran dan mencari ilmu-ilmu yang aneh wakar minim Ia pun menyebutkan tentang keyakinan mereka waahum Yauma allaqadar dan mereka mengklaim katanya takdir itu enggak ada dan bahwasanya katanya segala sesuatu itu belum ditakdirkan maka Abdullah bin Umar berkata w Abdullah bin Umar kalau kamu bertemu dengan mereka Kabarkan mereka bahwa aku berlepas diri dari mereka dan mereka berlepas diri dariku Abdullah sumpah dengannya Abdullah bin Umar kalaulah salah seorang dari mereka memiliki emas sebesar gunung uhud lalu ia infakkan Allah tidak akan menerimanya sampai ia beriman kepada takdirq lalu kemudian Abdullah bin Umar berkata hadani Abi telah bercerita kepadaku Ayahku yaitu Abdullah Bin Umar ia berkata ketika kami sedang duduk di sisi rasulullahi Sallallahu alaihi wasallam sampai akhirnya yang sudah kita bacakan tadi Pak dan di situ disebutkan dan kamu beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk lihat saudaraku sekalian dalam kisah ini tampak kepada kita bahwa ternyata pemikiran sesat itu sudah muncul di zaman sebagian sahabat masih hidup keyakinan sesat ini namanya qadariah kelompok qadariah itu kelompok yang mengingkari takdir katanya segala sesuatu belum ditakdirkan oleh Allah kelompokariah ini meyakini Pak bahwa yang akan perbuatan manusia manusia tanpa ada campur tangan dari Allah Iya makanya orang-orang qadariyah disebutkan dalam hadis yang dihasankan oleh Syekh Albani rahimahullah ya rasulull sahu alaih wasamersabda alqadariyatu majusu hadil Ummah qadariah itu majusinya umat Islam Kenapa orang qadariyah disebut majusi umat Islam karena orang majusi meyakini bahwa yang menciptakan kebaikan itu cahaya dan yang menciptakan keburukan itu kegelapan orang qadariyah mengatakan bahwa yang menciptakan kebaikan Allah adapun yang menciptakan keburukan manusia kata mereka Allah tidak pernah mentakdirkan manusia dalam perbuatan buruk dan Allah subhanahu wa taala baru tahu Setelah manusia melakukan makanya Imam Ahmad berkata jadiluhum Bil ilm debat orang-orang qadariah dengan ilmu katakan kepada mereka Allah tahu tidak apa yang akan terjadi masa depan jika mereka mengatakan tidak tahu sungguh mereka kafir jika mereka mengatakan tahu berarti mereka sudah menetapkan adanya tak takdir ikhwat Islam saudaraku seiman ini qadariah pak qadariah ini kelompok yang Menolak adanya apa takdir kebalikan qadariah siapa Jabariah kalau Jabariah punya keyakinan apa manusia bagaikan jarum jam tak punya kehendak tak punya kemampuan maksiatnya manusia sudah takdir sehingga manusia tidak boleh disalahkan dan tidak boleh diberi sanksi karena sudah ditakdirkan maka orang yang berzina tidak boleh dirajam karena sudah takdir orang yang mencuri tidak boleh dipotong tangan Sudah takdir dan Jabariah ini sebetulnya apa lebih buruk daripada qadariah walaupun dua-duanya apa buruk dua-duanya buruk tapi Jabariah lebih buruk daripada qadariah karena hakikat Jabariyah ini apa-apa hakikat Jabariyah ini ingin apa namanya Menolak adanya balasan jadi menurut mereka iblis tidak bisa disalahkan karena iblis tersesat dengan takdir Firaun tidak bisa disesatkan kata jabriah karena ia dengan takdir jadi manusia tidak punya kemampuan apa-apa tidak Lalu bagaimana dengan penduduk api neraka Bukankah Allah mengazab penduduk api neraka kata mereka Allah mengazab mereka bukan karena perbuatan mereka tapi murni karena kehendak Allah saja iya dan Allah tidak mungkin zalim ini jelas kesesatan saudaraku sekalian ahlusunah Wal Jamaah tengah-tengah antara qadariah dan Jabariah ahlusunah meyakini takdir ada Naam segala sesuatu sudah ditakdirkan betul Allah yang menciptakan perbuatan manusia sahih tapi ingat manusia pun diberikan oleh Allah kemampuan manusia diberikan oleh Allah kehendak Allah berfirman bagi siapa di antara kalian yang mau Istiqamah silakan kata Allah lihat Allah di situ menetapkan kehendak untuk manusia tapi kehendak manusia tetap mengikuti kehendak Allah makanya Allah berfirman Wul Dan tidaklah kalian berkehendak keali dengan apa apa yang Allah kehendaki maka Allah tidak zalim menzalimi apa mengazab hamba Allah mengazab hamba akibat perbuatannya Pak manusia diberikan oleh Allah kemampuan untuk meninggalkan maksiat tidak Pak diberikan kemampuan ketika manusia tidak menggunakan kemampuannya tapi malah berbuat maksiat Padahal dia mampu meninggalkannya Nya maka Allah Allah akan mengazab dia dan Allah tidak zalim ikhwat Islam saudaraku seimu nah ini kesimpulan tentang ya antara keyakinan qadariah Jabariah dan ahlusunah Wal Jamaah di qadariah kelompok yang Menolak adanya takdir Jabariah kelompok yang menolak menetapkan takdir tapi menolak bahwa manusia punya kehendak dan kemampuan ahlusunah tengah-tengah ahlusunah menetapkan adanya takdir tapi manusia diberikan oleh Allah kemampuan dan kehendak ya Nah dalam kisah Ini saudaraku Yahya Bin ya’mar berkata adalah yang pertama kali berbicara tentang takdir di kota Basrah seorang yang bernama mabad aljuhani disebutkan bahwa mabad aljuhani itu berguru kepada orang Nasrani juga yang bernama Susan I dari Susan lah ia mengambil Keyakinan qadariah itu selain juga Ia belajar kepada ma apa labid al-a’sam orang Yahudi yang pernah ee menyihir rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam Subhanallah Pak Memang demikian ya Pak ya kalau kita perhatikan hampir semua kesesatan yang ada dalam umat Islam selalu ada hubungannya dengan Yahudi dan Nasrani munculnya Syiah Siapa yang memunculkan orang Yahudi yang pura-pura masuk Islam adanya qadariah ternyata juga ya hasil daripada keyakinan yang berasal dari mereka itu Dan kalau kita membaca kitab sejarah memang Demikian Ya orang-orang Yahudi dan Nasrani itu berusaha Bagaimana ya Supaya umat Islam ini pemikirannya sesat karena mereka Paham kelemahan umat Islam itu ketika mereka telah menyelisihi al-qur’an dan hadis apa yang terjadi Yahya Bin mi’mar sebagai seorang tabiin ketika muncul pemikiran seperti ini yang yang beliau lakukan apa langsung pergi untuk bertanya kepada sahabat para tabiin merujuk para sahabat untuk menilai ya Semua keyakinan-keyakinan yang muncul pada waktu itu makanya penting akhi menjadikan para sahabat sebagai parameter semua akidah yang tidak sesuai dengan Akidah para sahabat pasti sesat itu Pak pasti sesat itu semua ibadah yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat bidah itu makanya seorang sahabat berkata Kullu ibadatin lam yataabbadha ashabu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Fala tataabbaduha semua ibadah yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Jangan dilakukan jangan makanya Rasulullah sallu Wasallam mengumpamakan para sahabat menjadikan para sahabat itu sebagai keamanan untuk umat Islam dalam hadis yang sahih rasulah bersabda anujum [Musik] amanamajum bintang itu keamanan untuk langit apabila bintang pergi akan ak datang kepada langit yang dijanjikan kiamata kata [Musik] Rasulullah aku keamanan untuk para sahabatku apabila aku telah pergi maka akan datanglah Kepada sahabatku yang telah dij para sahabatku keamanan untuk umatku faahaba ashabia umatiad apabila para sahabatku telah pergi akan di akan datanglah yang dijanjikan kepada umatku Al Imam annawawi ketika menafsirkan mensyarah hadis tersebut ya para sahabatku keamanan untuk umatku apabila para sahabatku telah pergi akan Datanglah kepada umatku yang dijanjikan kata Im Imam Nawi apa berupa fitnah kesesatan berbagai macam penyimpangan nanti itu menunjukkan akhi siapun yang mengikuti para sahabat Aman siun yang berusaha kaki Jajak jejak kaki para sahabat aman dan siapa yang tidak mau mengikuti para sahabat dia pasti akan binasa Al Imam albbahari dalam kitab syarusunah ya beliau ketika menyebutkan tentang hakikat pokok aljamaah Beliau berkata apa Wal Hum ashabu rasulillahi shallallallahu Alaihi Wasallam wahum ahlus sunahti Wal Jamaah Pondasi yang dibangun di atasnya aljamaah adalah para sahabat rasulullahi wasam merekalah yang disebut ahlusunah Wal Jamaah lalu Beliau berkata apa pakanam Siapa yang tidak mau ambil dari mereka para sahabat maka sungguh ia telah tersesat dan berbuat B bidah penting akhi munculnya firqah-firqah sesat akibat tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat khhawarij muncul di zaman siapa zaman Ali Bin Abi Thalib khwarij muncul ketika terjadi peperangan antara Ali dan mu dan ini persis yang Rasulullah Kabarkan muslimin akan muncul kelompok sesat kata Rasulullah saat kaum muslimin sedang berperang dan ternyata benar saat terjadi peperangan antara Ali dan muawiyah dan itu juga peperangan terjadi gara-gara adanya provokasi salah paham rupanya kemudian apa yang terjadi Ali pihak Ali dan pihak muawiyah bersepakat kita berdamai saja jangan sampai darah kaum muslimin terus-menerus bercucuran akhirnya Ali mewakilkan mengirimkan wakilnyait Abu Musa al-as’ari muawiyah mengirimkan wakilnya Amr Bin al-ash untuk berdamai eh orang khawarij karena blow on Pak orang khwarij itu pemahamannya dangkal sekali Apa kata mereka loh kok Ali menyerahkan hukum kepada manusia muawiyah menyerahkan hukum kepada manusia gimana ini hukumkan milik Allah kata mereka berarti Ali tidak berhukum dan hukum Allah muawiyah tidak berhukum dan hukum Allah sedangkan Allah berfirman Siapa yang tidak berhukum dan hukum Allah maka dia kafir berarti Ali kafir muawiyah kafir Aduh akhirnya mereka pun memisahkan diri dan mereka pun kemudian berkumpul di sebuah tempat yang bernama haruro makanya kemudian mereka disebut dengan kelompok haruriah lalu Abdullah bin Abbas minta izin kepada Ali Bin Abi Thalib untuk apa untuk mendatangi mereka kaum harurah itu tadinya Ali Bin Abi Thalib tidak mengizinkan karena khawatir Ibnu Abbas akan dibunuh oleh mereka tapi Ibnu Abbas mengatakan tenang wahai Amirul Mukminin mereka tidak akan ya melakukan kepadaku sesuatu yang kamu khawatirkan itu Pergilah Abdullah bin Abbas sampainya Ibnu Abbas kepada mereka Ibnu Abbas ya mengucapkan salam Asalamualaikum enggak dijawab salamnya karena mereka meyakini Ibnu Abbas kafir Apa kata mereka Iya apa yang membuat kamu datang kemari Ngapain kamu ke sini apa kata Ibnu abbasukumi rasulillaham waai unzilal Quran wahumam aku datang dari sisi para sahabat Rasulullah dan kepada mereka Alquran turun dan mereka yang paling tahu tentang al-quran dari kalian dan aku tidak melihat Di Antara Kalian ada yang pernah bersahabat dengan rasulullahi Sallallahu Alaihi wasam lihat Ibnu Abbas berhujah dengan pemahaman para sahabat makanya ak sekarang di zaman yang penuh fitnah pemikiran-pemikiran banyak sekali sekarang ini sangat penting sekali kita untuk merujuk Bagaimana keyakinan para sahabat tentunya dengan sanad-sanad yang sahih ya penting sekali jadikan para sahabat sebagai parameter karena Rasulullah sudah menjamin Rasulullah mengatakan para sahabatku adalah keamanan untuk siapa umatku ikhwat Islam saudaraku seiman dan perkataan para ulama Pak yang menyuruh kita merujuk para sahabat banyak banget Pak Imam yang empat mazhab yang empat seperti Imam Syafi’i Imam Malik Imam Abu Hanifah Imam apa Ahmad bin hambal masyhur ucapannya apalagi Imam Syafi’i ucapan beliau tentang ya pentingnya rujuk kepada pemahaman para sahabat banyak seperti yang diriwayatkan oleh Rabi bin Sulaiman bahwasanya Imam assyafi’i berkata waqad nnallahu taala ala ashabi rasulillahi shallallallahu Alaihi Wasallam Allah telah memuji para sahabat ya fitabihi dalam alquranuli dan melalui lisan rasulnya kemudian Beliau berkata apa kata beliau Iya kata Al imam assyafi’i rahimahullahmad dan pendapat para sahabat lebih terpuji daripada pendapat kita wa Aula Lana Min Ar anfusina dan lebih layak untuk kita ikuti daripada mengikuti pendapat kita sendiri Masyaallah Imam Syafi’i rahimahullah Bahkan dalam kitab beliau yang berjudul jimaul ilm Imam Syafi’i memberikan perincian tentang masalah berhujah dengan pendapat para sahabat Beliau berkata apabila para sahabat telah bersepakat ijma maka itu hujah apabila para para sahabat telah berselisih pendapat maka kita ambil yang sesuai dengan kitabullah dan Sunah rasulullahi Sallahu alaii wasallam kemudian kata beliau apa apabila ada seorang sahabat berpendapat dan tidak diketahui adanya sahabat lain yang mengingkarinya ya apabila ada seorang sahabat berpendapat dan tidak ada satuun sahabat lain yang apa mengingkarinya kata Imam Syafi’i maka itu hujjah maka itu apa hujah Imam Ahmad bin hal yang memang beliau muridnya Imam Syafii pun juga tegas sekali Pak menyuruh kita untuk kembali kepada pemahaman para sahabat dalam kitab beliau yang yang Masyur yang berjudul aslus sunah Imam Ahmad punya punya kitab berjudul aslus sunah apa kata beliau di awal-awal tuh was di antara pokok sunah menurut Kami adalah berpegang kepada apa yang dipegang oleh para sahabat rasulullahi Sallallahu Alaihi was akal Islam saudaraku seiman ini ya jadi merujuk pemahaman sahabat penting para tabiin saja DII ya ketika muncul langsung Nanya kepada para sahabat nanya kepada para ulama sahabat sudah masuk Isya ya Hah sudah baik silakan Azan dulu

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *