iron bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah Danar lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian Inya secara langsung Roja TV saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhikumam alhamdulillahbaminamd para pemerhati ra pendengar dan pemirsa rja di mana pun Antum berada di kesempatan sore hari ini kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala di sore hari ini kita dapat kembali berjumpa dan Insyaallah kita akan ikuti kembali satu kajian ilmiah dari pembahasan kitab yang berjudul bulugul Maram buah karya dari Alf Al Imam Al Ahmad bin Ali bin hajar alasqalani rahimullahu taala danam allahakum sebagaimana biasanya kajian ini akan disampaikan dan dipaparkan secara mendalam bersama guru kita Al Ustaz alfadil Dr Zainal Abidin binamsudin LC mm hafullahu taala dan Insyaallah pada kesempatan sore hari ini satu pembahasan yang sangat menarik terutama bagi Antum yang biasa menjadi Khatib ya kita akan ikuti satu kajian yang sangat Menar tentang tema kriteria dan sifat Khatib satu pembahasan yang sangat menarik buat kita semuanya untuk kita ambil ilmunya dan sebelum kita simak kajian yang penuh dengan faedah ini kami informasikan kepada Anda semuanya untuk Antum yang berada di rumah dan dalam dalam perjalanan Setelah sesi materi disampaikan oleh Beliau kami buuka sesi interaktif soal jawab bagi Antum yang ingin bertanya secara langsung bisa menghubung kami di 0218236 543 ataupun Anda dapat kirimkan pertanyaan melalui chat wa di 0819896543 dan bagi para jemaah yang berada di masjid albarkah bisa menyiapkan pertanyaannya dengan secari kertas yang nanti kita akan bacakan pertanyaan antumakum kita simak bersama kajian dengan tema kriteria dan sifat Khatib dan kepada Ustaz kami persilakan terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh innalhamdulillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruhu waastahdi wa naudubillahi Min syururi anfusina wa sayiati Amalina yahdihillahu Fala mudillalah W yudlil Fala hadialah asadu Alla ilahaillallah wahdahu muhamm abduahu Azza W ya ayuhanqubakumadziqokum Min nafs Wahidah wq minaha whuma rijalan k waisahiam Inah waq tabaraka wa taala ya ayyuhalladina amanutaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun waqala Azza wall ya ayyuhalladzina amanutaqulaha waulu qulan sadida yuslih lakumakumfirakum dunubakum wuillahaasulahu ah had had Muhammadin Sallallahu Alaihi Wasallam Um Muh W muhtin bidah W bidtinah wtin Fin ikhw sekalian yang hadir di masjid secara offline dan juga kaum muslimin yang mengikuti secara offline kali ini kita akan membahas ba’du sifatil khutbah Wal Khatib sebagian di antara kriteria sifat khotbah dan menjadi Khatib ini penting untuk supaya khotbah itu berwibawa Khatib itu karismatik dan Izzah seorang Khatib itu bisa didapat dan pada akhirnya ketika seorang Khatib itu punya Izzah seorang Khatib itu berwibawa maka Isi khotbahnya akan mendapatkan apresiasi dan perhatian dari jemaah Apalagi ditambah lagi isiisinya berbobot cara menyampaikannya bagus dan tepat sasar yang tidak kala pentingnya tema-temanya realistis tiib hadis yang kita akan angkat adalah dari Jabir bin Abdullah seorang sahabat jadilun yang sangat dengan rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam dan Beliau memiliki banyak keutamaan dan juga keistimewaan secara khusus di sisi rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam dan sosoknya sifatnya dan juga berbagai macam karakter keistimewaan keunggulannya sering kita sampaikan dan beliaulah yang meriwayatkan hadis hajatul Wada paling panjang dan paling lengkap yang diturunkan dari awal sampai akhir oleh imam muslim di dalam sahihnya ya dan beliau wafat tahun 73 Hijriah ya dengan umur 93 tahun dan wafat dalam kondisi buta ya An Jabir Ibnu abdullahi radhiallahu anhuma ya karena bapaknya juga sahabat sehingga radhiallahu anhuma qa Kana rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam sudah menjadi kaidah Nahwu atau kaidah bahasa Arab itu memberikan satu makna istimrar sesuatu yang kejadiannya itu pada umumnya konstan terus-menerus ya Kana rasulullahi shallallallahu Alaihi Wasallam khotoba atau khotoba berarti setiap khotbah hampir setiap khotbah itu maknanyaa rasulullahallahu Alaihi Wasallam Kha Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hampir setiap khotbahnya dan khotbah ini mencakup khotbah jumah dan selain jumah karena di sini ee Jabir bin Abdullah menghadirkan lafaz umum KAA rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam ID Khatab tidak mentayyin jumah ya tetapi otomatis mencakup juga jumah artinya kriteria khotbah dan khatib ketika khotbah jumah dan yang lainnya termasuk mungkin khotbah nikah ya Ee mungkin khotbah kenegaraan ya mungkin juga khotbah kaitannya dengan ee orasi tabligh akbar kajian semua mencakup Kana rasulullahi sallallahuai ahu kedua matanya memirah ini menunjukkan isinya itu adalah serius tekanannya tekanan yang sungguh-sungguh ya makanya makam khotbah terutama jumah itu tidak patut untuk cengengesan apalagi lelucon waanautuhu tinggi suaranya karena di samping suara tersebut akan menjangkau jumlah jemaah yang lebih banyak dan itu memberikan hantakan yang cukup tinggi ke dalam benak seseorang jadi ketika seorang itu mendengarkan khotbah dengan suara lantang keras maka itu akan Membekas Ya beda dengan seorang sekarang jemaah itu untuk mendengar saja itu nguping-nguping kadang-kadang sayup-sayup e suaranya untuk ditangkap ya itu akan menyulitkan ini ngomong apa ya Nyambung Putus itu ya tidak suaranya tinggi berat marahnya dan marah di sini bukan untuk e intiqam balas dendam untuk suatu hal yang sifatnya negatif tidak Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam marah dikarenakan untuk suatu kebaikan untuk motivasi untuk mengajak kepada seseorang supaya tegas lurus tidak macam-macam di dalam masalah tersebut dan yang diusung oleh Rasulullah menunjukkan perkara tersebut adalah serius ya mengajak orang untuk supaya tidak main-main terhadap materi yang disampaikan makanya wastadda gadabuhu jadi gadab laaisa Lil intiqom bukan marah untuk dendam marah untuk tengkar tidak marah subjektivitas karena kebencian tidak Rasulullah tidak melakukan itu sama sekali Rasulullah tidak pernah marah untuk dirinya sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali agama Allah dinodai kecuali aturan Allah dilecehkan baru Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam marah dari sini Ikhwan sekalian marah itu ada dua macam ada marah yang terpuji jadi ada marah yang terpuji ada marah yang tercela ya wastaduhu Hatta kanahu Miru jaisin seakan-akan dia itu memperingatkan ya tentara yang mau perang dari kalimat ini ikhwah sekalian kita bisa ambil ee sedikit faedah seorang ketika berkhotbah tidak lazim harus menggunakan bahasa Arab karenapa Karena tujuan utama khotbah adalah Indar memberi peringatan kalau sekarang yang diberikan peringatan tersebut enggak paham makna Indar itu kosong ya Oleh karena itu barang siapa yang sekarang khotbah di mana audiensnya itu tidak paham bahasa Arab maka harus menggunakan bahasa selain Arab ya karenapa Hatta kaahuiru jaisin dan ini juga bisa kita ambil kesimpulan bahwa seorang khatib ketika memberikan satu peringatan tegas dengan suara lantang orasi yang bagus dan menunjukkan keseriusan di dalam menyampaikan materi seperti pemimpin perang yang mau sedang mengir ke medan perang serius tidak ada yang main bahkan muka semua tegang dan tidak ada yang sekarang ini main-main enggak ada begitu juga Khatib hendaknya menunjukkan kesungguhan keseriusan Karisma Wibawa materi yang diusung itu adalah materi-meri penting untuk umat ya makanya dianjurkan materi yang diangkat itu materi yang mengajak umat untuk berpegang teguh kepada al-qur’an dan Sunah ya terus kemudian bagaimana bersungguh-sungguh di dalam beragama berpegang teguh terhadap tauhid mengamalkan tauhid mewujudkan merealisasikan tauhid kepada Allah dari mulai rububiyah uluhiyah asma was sifah dan yang tidak kalah pentingnya memberikan peringatan tentang bahaya penyimpangan agama terutama masalah kebidahan ya ada sebagian orang alergi bahkan ee saya sendiri pernah berkhotbah menyinggung tentang bidah diingatkan oleh EE apa namanya takmir masjidnya Wah Ustaz ini nanti akan bisa menimbulkan ee kericuhan menimbulkan masalah ini kan masalah-masalah khilafiah remeh-temeh Bagaimana Antum bisa mengatakan remeh-temeh wasar Rasulullah mengatakan wasaral umur nanti kita akan bahas jadi orang-orang yang selama ini mungkin meremehkan masalah bidah sekecil apapun dia akan memahami dalamnya ucapan Rasulullah was umur enggak ada sesuatu perkara yang yang paling buruk dalam agama kecuali bidah yaakulu shbahakum waamakum Apa artinya wahai saudaraku sekalian pagi sore Kalian dalam keadaan keterancaman makanya kalian harus siap perang jadi artinya seorang Khatib di dalam memberikan peringatan keseriusan kesungguhan agar umat itu berpegang teguh terhadap prinsip-prinsip Islam seperti seorang pemimpin tentara yang ingin berperang bahwa kalian akan siap untuk diserang pagi dan sore maka bersiaplah ya jangan main-main itu maksudnya shbahakum artinya musuh ini bisa menyerang kalian pagi dan juga bisa menyerang kalian soreum Amma ba’d dan Amma ba’d ini merupakan satu zarf ya tetapi sifatnya adalah mabni mabni alad damah Amma ba’du ya Ee dan takdirnya Mahma yakunu Min syaaiin Mahma yakunu Min syyaaiin fainna khairal hadisi kitabullah alfaslu bainal muqadimah Wal muhtawa jadi Amma ba’du itu sebagai lafaz pemisah antara mukadimah dengan isi daripada khotbah itu faedahnya Amma ba’du fainna khairal hadis adalah apa kitabullah ada sebagian orang yang jahil mengatakan berarti kitabullah itu hadis sebaik-baik hadis kitabullah sementara Hadis Rasulullah itu enggak ada ini jahil Allahu nazalal Allahu Nazala ahsanal hadisi kitaban mutasyabiha mataniia taksyairu bihi judulladina yaksyaunabahum ahsanal hadis dianggapnya sebaik-baik hadis adalah Quran selain itu sudah enggak ada ini kesimpulan bodoh dia tidak tahu bagaimana memahami bahasa Arab dan itulah Ikhwan sekalian Di antara sekian banyaknya penyimpangan pemahaman mereka terhadap bahasa Arab itu kerdil udah begitu mencoba untuk menafsiri memahami al-qur’an sendiri jangankan orang Ajam ya Ikhwan orang Arab yang hidup pada Khairul qurun itu saja masih kelewat soal masalah bahasa Arab lihat umat Umar Bin Khattab wa fakihatan wa Abba dia cari-cari fakihah saya tahu apa ya Abba akhirnya enggak ketemu dan akhirnya ditafsirkan oleh para ulama abban adalah jenis buah-buahan yang sudah punah itu pada zaman Khairun Nas itu berlaku pada Umar apalagi sekarang ini Ajam yang belajar bahasa Arabnya kadang-kadang apa setengah-setengah kemudian tahu-tahu dia menafsirkan al-qur’an sendiri Makanya pernah saya itu mendeng ee mendengar kultum nama subuh itu kan Masyaallah kalau sudah Ramadan itu Masyaallah klum itu KL terserah Antum siapa aja bisa khotbah siapa aja bisa berceramah Tema apa saja boleh dia menyampaikan tentang masalah teknologi Dan bagaimana Islam itu Jaya dengan teknologi firman Allah dalil yang diusung ya una bulton kita tidak akan bisa menembus kekuatan langit dan bumi kecuali dengan sultan yaitu sains dan teknologi jadi Sultan itu disingkat sains dan teknologi ini namanya ilmu gotak gtikgatuk cok gali cok digali-gali cocok enggak benar makanya Man F qurana biriq Barang siapa yang menafsirkan Alquran dengan ryunya seandainya betul itu hanya kebetulan Karena orang itu kalau betul belum tentu benar tapi kalau orang itu benar pasti betulah hadis kitabullah di dalam masalah apair hadisna sebaik-baik ucapan alhadis itu apa lghatan Ucapan makanya Kenapa ucapan Rasulullah dikatakan hadis karena ituir had islahillub sebaik-baik ucapan di dalam memperbaiki hati adalah kitabullah sebaik-baik ucapan di dalam menetapkan dasar-dasar agama adalah kitabullah sebaik-baik ucapan di dalam masalah mengatur tata negara adalah kitabullah sebaik-baik ucapan di dalam menata kehidupan manusia adalah kitabullah dan di dalam menegakkan syariat dan seluruhnya termasuk ibadah adalah kitabullah itu maksudnya faainna khairal hadis Fi hadihil Asya dalam semua masalah itu adalah kitabullah dalam masalah akidah akhlak ibadah tazkiatun nafas dalam masalah adab semuanya adalah kitabullah di dalam menata ekonomi politik sosial kitabullah di dalam merapikan hubungan rumah tangga kitabullah di dalam merapikan hubungan sosial kitabullah faainna kiral hadis di dalam menatar rumah tangga kitabullahir hadis di dalam masalah tijarah berdagang usaha kitabullah dan seterusnya itu maknanya wirul Hadi kata imam annawawi membaca kadang-kadang diamah Hnya berarti whairul Huda bna atqoh sebagian dibaca Wir Hadi jadi dua-duanya boleh wirul Huda Huda Muhammadin shallallallahu Alaihi Wasallam e bimakna apa atorqoh kalau Hal hadyu alirsyadu wilalah karena hidayah itu kan ada dua hidayatut Taufik dan itu hanya hak Allah Hidayatul Irsyad siapa Rasulullah ulama Dai semuanya bisa menunjukkan kepada jalan yang lurus itulah yang dikatakan oleh Allah innaka latahdi ilaatim Mustaqim kamu pasti akan bisa menunjukkan kepada Ji yang lurus Adapun Taufik innaka la tahdi Man ahbabta Kamu tidak akan bisa menunjukkan orang yang paling kamu cintai dalam masalah apa Taufik Apa perbedaan antara Irsyad dengan Tauhid Irsyad itu menyampaikan contoh di ruangan ini bahkan mungkin di radio ini semua orang bisa dengar di TV semua orang bisa menikmati suara saya menyampaikan buugul Maram ini tapi apakah semuanya bisa menyeram semuanya memahami dan akhirnya dijadikan sebagai bijakan untuk Hidayah belum tentu makanya Allah mengatakan faman itaba’a Hudaya Fala yadillu W yasq Barang siapa yang sekarang mengikuti hidayahku yang tidak lain adalah kitabullah tadi dan sunah Rasulullah Fala yadillu tidak sesat di dunia wala yasqo di akhirat tidak celaka ya Khairul hadis wasaral umur Masyaallah ini ikhwah sekalian sehingga tidak patut bagi seorang muslim yang ingin menjaga Islamnya dengan baik untuk meremehkan bidah sekecil apapun karena Rasulullah menegaskan wasaral umuri muhdasatuha seburuk-buruknya perkara adalah muhdasah dalam masalah agama tolong ya karena Rasulullah diutus oleh Allah ngurusi apa dagang ngurusin e bangunan tidak makanya ketika Rasulullah menegaskan Man Ahdi Amr Barang siapa yang mengada-ada dalam urusan kami urusan tidak lain adalah Syariah Din makanya maknanya un ah Amah makanya bidah di dalam masalah selain agama dalam masalah urusan dunia antumun makanya definisi bidah adalah Ya thorqotun mukhtaroatun fiddini was Syariah itu jadi di situ yang harus kita tekankan karena kadang-kadang lucu sebagian orang ketika kita ajak bicara masalah bidah ngalor ngidul yang kuda Mi yangik khotbahnya ya Kenapa masjid pakai atab ngalur ngacu kita membatasi atqatu fiddini mukhtaratunohi Syariah yuqsodu bihi ziadatut taabbud ilallahi taala jadi perkara-perkara yang diada-ada dalam rangka menandingi syariat dengan tujuan untuk makin menambah keseriusan dalam beribadah tujunya kan gitu tetapi tidak ada satu Dalil yang menunjukkan kaidah yang menunjukkan dan Apa contoh yang menunjukkan Makanya kalau antum Berbicara masalah bidah itu masalah agama yang tidak ada di zaman rasul Antum harus rinci tidak ada apanya tidak ada dalilnya tidak ada contohnya tidak ada kaidahnya Le penting wasyarul umur muhdasatuha waulla bid’atin Masyaallah di sini menjadi suatu hal yang penting ya bagaimana ee kadang-kadang sebagian orang itu ngeyel bahwa bidah itu tidak semuanya Eh dolalah sementara Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan waa Dol ini waa bidatin dolalah kul dikatakan oleh para ulama di antaranya adalah Imam alhafiz Ibnu Hajar sendiri Wil jumlah ini konteks hadis wa bidatinalah qidatun syariatun kulliah kaidah syariah yang merata umum ya kulliatun bimantuqiha Wa mafhumiha baik dari sisi mafhum dan dari sisi mantuuk artinya secara tekstual dan kontekstual enggak ada beda secara tekstual KL artinya umum secara kontekstual KL juga menunjukkan satu kaidah tanpa pengecualian dan enggak pernah kita temukan satu dalil pun bahwa setiap bidah itu sesat kecuali ini ini enggak ada kenapa sekarang ini banyak orang yang mengecualikan kaidah Rasulullah tanpa dalil Jadi seakan-akan sekarang ini bah bahasa implisit mereka Rasulullah mengatakan setiap bidah itu sesat mereka ngomong kecuali Maulid kecuali tahlilan kecuali ini kecuali itu dasarnya mana Enggak ada menurut saya aja kalau seandainya Rasulullah mengatakan semua bidah itu sesat kecuali perayaan Maulid kalau Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan semua bidah itu sesat kecuali ini ini Oke kita terima per salahnya Wil jumlah qaidatun syariatun kulliatun bimantuqiha W mafhumiha artinya secara tekstual dan kontekstual ammahaaka yuqol Adapun secara tekstual seakan-akan di sini dikatakan hukmu hukmu hak bidatun wa bidatin dolalah Fala takun minasari tidak ada bagian daripada Syariah liar kullahu Hudan Karena seluruh syariat itu adalah apa petunjuk dan bah itu bukan petunjuk sehingga tidak bisa dikatakan hasanahain anal hukmkur kalau sudah tetap bahwa hukum yang telah dituturkan tersebut bidah shatil muqadimatan telah sah mukadimah tersebut Wa waanttajata almlub kata Imam alhafiz Ibnu Hajar al-asqalani sehingga pembagian ada bidah dolalah ada bidah Hasanah ada sunah yang Hasanah ada sunah qabihah ada yang mahmudahmzmumah ada yang terpuji tercela bahkan ada yang lebih aneh lagi membagi bidah itu menjadi lima ada bidah wajib ada bidah sunah ada bidah mubah ada Bik makruh ada bidah muharamah Masyaallah di sini ada bantahan terhadap hal itu oleh Siddiq Hasan Khan kita bacakan secara tekstual supaya kita ee mendapatkan keterangan yang bagus Masyaallah ya kata beliau Wal haqqu ini di dalam ee kitab beliau Syarah bulugul Maram Antum bisa e miliki yaitu Fathul alamar ahamil bulug iniariil maramib kata beliau walq yang benar annaall bahwa yang benar lafaz kul Fi hadal hadis wulli hadna dan hadis-hadis yang telah sampaikan mirip dengan makna tersebut ada hqtiha Minal umum memiliki makna umum waqismatul bidah lihat pembagian bidahal aqsamilkur menurut pembagian yang telah adaal Hasti wasah bahkan tadi ada yang mengatakanals tidak ada satuun yang didasarkan ilmu Enggak ada enggak ada satuun yang sekarang ini ilmu dan lanjut liahu lam yarid dalilunun alaiha karena tidak ada satu dalil pun kata Siddiq Hasan Khan di dalam sugul Maram tersebut tidak ada dalil satu pun yang menunjukkan atasnya wamaramaruh had hadun dan tidak ada bau-bau pembenaran terhadap pembagian tersebut satu Hadis pun jadi kata beliau tidak ada baunya bau aja enggak ada apalagi Bendanya artinya baik itu ada hasanatun ya terus kemudian sayiatun ada yang mahmudatun terpuji wa mmumatun tercela bahkan ada yang membagi lima semuanya bau aja enggak ada bahwa itu benar enggak ada satu Hadis satu pun yang beraroma untuk membenarkan pembagian tersebut Oke kita lanjut wa hadisul bab hujjatun nayiratun ala kulli qilin bqsimi Wal anwa tu hu hadis yang kita sampaikan yang sedang kita bahas menjadi hujah tel untuk mematahkan orang yang membagi bidah itu menjadi yang Hasanah dolalah Mahmudah mazmumah bahkan ada yang wajib sunah ya Eh mubah makruh ini semuanya enggak ada wamananaahu dalilun kata beliau Barang siapa punya dalil Minal kitab dari Alquran burhanun minasah atau dalil dari sunahunalqism yang bisa membenarkan pembagian tersebutadibtihi Tolong jelaskan Tolong jelaskan kepada kami kata beliau waul fuqaha wa amalihim Adapun sekedar pendapatpendapatpendapat pertama kalau kita hanya mengikuti pendapat ulama Ikhwan enggak ada di dalam agama ini yang dilarang hampir semua tidaklah ada satu masalah melainkan ada perbedaan di antara para ulama sementara pendapat ulama itu bukan hujah makanya Imam Malik mengatakan apa kullun yukhu wautrq Min quliihi illa shohibu hadal qabr masing-masing orang bisa diambil ditolak pendapatnya kecuali Siapa yang punya kuburan yaitu Rasulullah dan Imam Syafi’i sendiri mengatakan in shohal hadisu fahua maadhabi sementara kita juga punya kaidah fikiah yang cukup cantik la yur ini la yunqadul ijtihadu Bil ijtihad Wakin yunqadu biddalil tidak boleh kita itu membatalkan ijtihad pendapat ulama dengan pendapat ulama tapi kita batalkan dengan dalil makanya yang menjadi Panglima utama pertama adalah dalil sehingga ketika Abdullah Ibnu Abbas ucapan yang dia sampaikan dari qalallah qala Rasul dibenturkan dengan ucapan Abu Bakar Umar Apa komentar beliau hampir-hampir hujan batu turun dari langit menimpa kalian Bagaimana aku katakan qallah waqala Rasul kalian katakan qala Abu Bakar dan Umar kalau Ibnu Abbas tidak terima ucapan Allah dan rasulnya dibenturkan dengan ucapan Abu Bakar Umar apatah sekarang dengan ucapan Imam Syafi’i Abu Hanifah Malik apalagi dengan ucapan orang di bawahnya apalagi di bawahnya apalagi orang-orang awam yang tidak bertanggung jawab dan tidak memiliki otoritas di dalam menyampaikan agama dengan mudah ini mengatakan bidah Hasanah Hasanah bahkan semua bidah yang dilakukan akhirnya menjadi Hasanah sementara Abdullah Ibnu Umar mengatakan waullu bid’atin dolalah wa in yarohanasu Hasanah setiap bidah itu sesat meskipun dipandang orang itu baik Siapa yang mengatakan Siapa yang mengatakan Abdullah IBN Umar dan di sana ada ucapan yang indah dari seorang ulama bahwa man zaama man ahd bidatananquham salah barang siapa yang mengadakan satu bidah kemudian disangka itu baik maka dia telah menuduh Nabi Muhammad itu khianat terhadap risalah Bagaimana beliau sudah mengatakan waulla bidatin dolalah ternyata masih ada bidah yang enggak dolalah ya ayyuhar rasulu bigh Ma unzila ilaika mirbika faillam taf’al fama bagta risalah wahai Rasul sampaikan apa yang datang dari Allah kalau tidak kamu belum menyampaikan ternyata Rasulullah sahuaih Wasallam mengatakan e diberikan oleh Allah titah Alya akmalakum menyatakan tuntas eh ternyata ada sunah susulan siapa kalau begitu yang berkhianat Rasul nauzubillah enggak mungkin ya makanya terakhir wataq Ahlul had kata Siddiq Hasan KH telah sepakat ahlulrifah Bil Qurani Wal hadis Jadi kalau ada orang sekarang ini ahlul quran klaim Ahlul hadis ternyata enggak sepakat berarti dia diragukan karena di sana ada ulama yang lebih kapabel ada ulama yang lebih memiliki otoritas dan rujukannya adalah otoritatif mengatakan menegaskan waq tafaqo Ahlul ma’rifah telah sepakat seluruh ahlil ma’rifah Bil Qurani Wal hadis ala Anna kulla bid’atin dolalah waulla dolalatin finar shiratan kanat au kabiratan bahwa semua adalah semua bidah adalah sesat dan setiap yang sesat di neraka baik yang kecil apalagi yang besar barizatan yang tampakat aminatanaha secara implisit atau ada istilah bidah idofiah taq bilidah baik terkait dengan ini akidah Ail amal yaitu ibadaham y tidak ada satupun dua ulama yang berbeda Masyaallah tidak ada satu ulama pun yang berbeda hanya dua aja bahwa setiap bidah itu adalah sesat dan ya ikhwah sekalian betul di sana ada satu ucapan dari para ulama Masyaallah ya yang perlu kita ee sampaikan pertama dari ucapan Abdullah Ibnu Masud Masyaallah ya sekarang ikuti Jangan membuat pidah karena cukup dan dikatakan juga oleh para ulama ya Manan Islam Barang siapa yang mengadakan satu bidah satu aja di dalam Islam Isan dia telah menghilangkan satu sunah di dalam Islam sahih dan tidaklah ada satu bidah yang muncul melainkan telah menggeser mengganti sunah sepadan contoh sekarang ketika sekarang bidah itu mengemuka antara azan dan qamat sunah-sunah antara azan dan qamat apa hilang ketika sekarang ini bidah tersiarkan seputar jenazah sunah-sunah sekitar jenazah hilang begitu juga seterusnya tidaklah ada suatu kebidahan yang muncul sunah sepadan akan mati wallahuam baawab itu yang bisa saya sampaikan sekarang kita buka tanya jawab ya tafadol Nam Ustaz jazakumullah Khairan wakallah fikum atas materi yang sangat banyak faedah ilmu yang bisa kita ambil tentang kriteria dan sifat Khatib dan untuk berikutnya Ikhwatul Islam kami membuka sesi interaktif soal jawab bagi Antum yang ingin bertanya bisa bertanya secara langsung diulai linan telepon di 021 8236543 ataupun Anda dapat bertanya melalui chat wa di 0819896543 begitu pula Kami tunggu dari para jemaah di masjid albarka yang bertanya bisa dikirimkan mulai cari kertas ya kita angkat pertanyaan pertama mulai telepon terlebih dahulu silakan daramikum baik Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Mohon maaf Bapak dimatikan terlebih dahulu suara radionyaak ini pakar dari Tangerang [Musik] Pak saya mau nanya ini Pak sementara di lingkungan yang saya tinggal itu kan kegiatannya selalu ee apa ee ya Katakanlah yang tadi sear apa sebenar Saya tahu bahwa kebidaah itu kan banyak e gimana kalau kita berdiam diri tidak mencampuri masalah keduniaan arti kata tidak bergabung di salah satu majelis itu Pak Lebih baik kita di rumah apa kita tetap mengikuti kebidaan yang mereka ikuti Pak eh jalanib cukup cukup pak ya terima kasih banyak Pak pakasih Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh silakan Ustaz Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyarankan kita di dalam bersosial almukminadziunas [Musik] um seorang mukmin yang bersosial nyampur sama orang dan sabar atas gangguannya itu lebih baik daripada tidak nyampur dan tidak sabar ini memberikan satu e solusi kepada kita bagaimana kita itu bermasyarakat dan sekaligus gambaran bermasyarakat di mana Rasulullah Sui wasam mengatakan almminitunasbir artinya bermasyarakat itu dibutuhkan kesabaran yairum bermasyarakat itu pasti ada gangguan enggak ada seorang pun yang sekarang ini bermas masyarakat di mana pun aman dari gangguan luputnya dia tidak terganggu di dalam masalah agama diganggu masalah dunia ya dengan tetangganya saling tengkar karena soal masalah sampah dengan tetangganya tengkar soal masalah suara radio tip dan bahkan di antara mereka kadang-kadang tengkar gara-gara anaknya jadi anaknya tengkar orang tuanya tengkar yang lucu yang namanya watak daripada anak sifat anak itu di antaranya satu dia tidak pernah menanam dendam habis tengkar pukul pukulan main lagi yang belum makar siapa orang tuanya ya itu ciri daripada anak itu satu dia tidak pernah me mengenal atau tadi itu balas sendam kedua dia tidak pernah mempertimbangkan materi ya makanya Anak itu tidak mau tahu tentang sekarang status orang tuanya itu kaya miskin enggak peduli Yang penting dia itu sekolah Lancar makan nyaman itu aja baru mulai tahu bahwa miskin itu menyedihkan enggak punya uang itu bermasalah ketika apa ketika sudah ada campur tangan orang tua disampaikan kepada perasaan anak dilibatkan anak untuk berduka bersama orang tuanya meratapi apa kemiskinan baru mulai campur aduk dan anak juga tidak pernah mengenali bahaya makanya sampai pak banjir pun itu masih main-main orang pada sekarang ini bingung udah pada panik banjir dia malah apa main di air dan yang paling yang paling E keren anak itu enggak peduli dengan urusan politik ituu mau Presidennya siapa Mau menterinya siapa mau RT rw-nya siapa enggak peduli itu Ana ya Oke kita kembali lagi Aza gangguan nah Bagaimana sikap kita di dalam bermasyarakat ketika kita mendapati lingkungan seperti itu ya caranya kita bicara baik-baik kita sampaikan dengan cara yang beradab bahwa saya tidak ikut acara tersebut untuk menjaga keyakinan saya Apalagi undang-undang Dasar 45 dan pancasilanya juga menjamin kok jangankan hanya sekedar tahlilan acara-acara selamatan bahkan menjamin orang beda agama ini hanya beda pendapat beda beda antar umat Islam Bagaimana tidak lebih dihormati lebih wong ini beda agama aja dihormati kok bahkan memaksakan kehendak kamu harus begini begitu bertentangan dan jelaskan itu kemudian yang kedua Antum juga jangan absen soal urusan duniawi sosial kerja bakti jangan Antum dalam urusan ini enggak nongol kerja bakti juga enggak nongol pasti Antum akan digunting oleai toqau masyarakat jadi omongan jadi Antum sekarang ini sudah dalam posisi kejepit Jangan menambah masalah datang kalau ada walimah datang kalau ada acara-acara mubah Seperti apa walimatus Safar asalkan dilakukan setelah Haji datang karena itu mubah masalah-masalah kaitannya dengan akikah bahkan sunah ya menyampaikan selamat anaknya yang sedang ee apa selesai khitan suatu hal yang baik ya Ada kelahiran kita sampaikan ucapan selamat sambil kita kasihkan hadiah ya dari sinilah ada Balance ya Ada sesuatu yang kita bisa tarungkan di dalam sosial itu Oke saya enggak melakukan ini tetapi lihat saya aktifkan di dalam kerja bakti urunan ini ee iuran ya IPL lingkungan macam-macam kegiatan lingkungan yang positif bahkan kamtifpmas saya juga aktif Dari situlah Insyaallah mereka lambat laun akan paham bahwa Oh orang tersebut berangkat dari keyakinan kalau sudah keyakinan menghormati ya memang pertama rada krusial tapi sekali dua kali tiga kali mereka akan Ya udahlah itu sudah keyakinan dia Paling juga banter-banternya azan gangguan mulut diomongin itu Ma di belakang enak kan enggak jarang kan Antum dimaki-maki di depannya di belakang kalau seandainya Antum dengar pun umum Wah begini-begini Wahabi Antum pernah enggak ditunjuk hidung orang Dasar l Wahabi pernah enggak pernah kan Asal lu sesat enggak pernah kan masih mending jauh Antum dibanding dengan sahabat-sahabat zaman Rasulullah di awal dakwah ya Bahkan mereka dengan e tanpa canggung mengatakan kepada pengikutnya Nabi Muhammad apa waum Coba lihat langsung mereka-mereka itu sesat itu ketika melihat itu ya wallahuam b jadi seperti itu saran kita ya wallahuam silakan namam Ustaz jazakumullah Khairan wabarakallah fikum Ustaz atas jawaban yang telah Antum sampaikan dan Ikh Islam aani Allahu wakum kami buka kembali pertanyaan bagi Antum yang ingin bertanya dipersilakan di La telepon 021 8236543 Nam silakan warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuhumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa dan berada di mana di Tangerang mohon maaf mungkin dikecilkan terlebih suara radio atau televisinya biar tidak Feedback ya diulang dengan siapa Rifki di tangarang iya silakan Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tefadol Eh ini Pak ustaz namanya Mau tanya apa benar kalau ketika mendengarkan khutbah Jumat dan E ketika salat G Pak kalau misalnya membunuh nyamuk itu harus wudu kembali pakazuptuk diers pak pak alamik warahmatullah wab Waalaikumsalam warahmatull wabarakatuh silakan Ust perlu diketahui bahwa gerakan-gerakan yang darurat atau yang hajat enggak apa-apa ya kegiatan yang merusak merusak daripada salat itu adalah kegiatan yang sia-sia makanya manmal has Siapa yang sekarang ini memegang kerikil Kenapa karena diambil pasti nanti main-main ya apalagi dulu kan Masjid itu lantai pasir ambil kerigil Wah cakep banget nih buat ake hmm ya biasa aja Antum nanti apalagi penggemar ake ya wah ini jangan-jangan nanti dilempar temannya permainan ngantuk iseng dilempar makanya Rasulullah mengatakan Man masal Hasha karena di kanan kirinya masih apa pasir kerikil banyak ya hal-hal yang tidak perlu juga contoh mengedarkan kota enggak perlu kan aslinya enggak ada kaitannya langsung dan tidak langsung soal infak Antum bisa lakukan dengan cara lain ini mengganggu tapi sekarang Antum bergeser karena tempat itu panas boleh tidak boleh ngadem termasuk juga tadi apa yang ditanyakan kaitannya dengan dengan memuruh nyamuk Ustaz I nyamuk karena digigit sakit he Antum tele ya nyamuk siang itu kan nyamuk yang apa namanya War Ini batik itu ya itu oh F btiia itu yang mau disebarkan katanya untuk anti demam berdarah itu ya enggak tahu benar enggak tapi itu yang suka EE bangun siang dia semua nyamuk kalau siang tidur kalau malam keluar kecuali ini satu kalau kalau malam tidur dia kalau siang keluar dan tempatnya itu biasanya di di pohon-pohon itu biasanya gigit tapi jarang kecuali ee masjid yang memang tempatnya di hutan ya atau di perkebunan yang padat dengan ee tanaman intinya dibolehkan Ya tap ada lagi kalau jengking kalau jengking mau nyengat orang atau bunuh jadi Man masal has maksudnya adalah hal tersebut tidak perlu dan tidak harus diadakan dan tidak ada kaitannya contoh Antum sekarang menggunakan HP di luar jumah bisa aja perlu nelepon istri anak Antum tapi di dalam jumah enggak ada keperluan langsung dan tidak langsung penting dan Kak penting Hatta Ada apa namanya urusan-urusan Antum pentingkan makanya orang-orang yang buka-buka HP ketika saat khotbah termasuk lagha perbuatan sia-sia ya makanya kalau sudah masuk masjid tutup hp Antum atau letakkan di mobil atau sekarang dimatikan ya dan tidak ada alasan Pak untuk ngerekam nanti Antum mashul ya sesekali khotbah Ini antum rekam pakai otak biar terasa hafalannya Enggak lagi lagi catatan HP HP terus apa saja ilmunya di HP enggak tahu Ini nanyanya Google nanti khotbah pun dicatat lagi di eh HP Kapan Antum bisa menangkap mewadai ilmu di dalam hati kita otak kita padahal ulama-ulama mengatakan alilmu fudurur ilmu itu di dada bukan sekarang ini di kertas-kertas tulisan tuh ya wallahuam lagi Ustaz jaahir Ustaz atas jawaban yang telah Antum sampaikan kita beralih pertanyaan mulai chat W Ustaz ada dua pertanyaan yang pertanyaannya mirip Ustaz satu dari penanya kita di malunda Sulawesi Barat Iya Abu Abdullah beliau bertanya Ustaz Apakah boleh menghadiri undangan acara kematian 3714 dari tetangga dan Apakah boleh memakan makanan yang sudah dibaca oleh salah satu Ustaz dari organisasi yang biasa melakukan kegan tersebut Ustaz dan pertanyaan yang lainnya yang Sema apa Bagaimanakah caranya menolak undangan untuk mengharik kematian dari tetangga Ustaz agar tidak tersinggung silakan Ustaz permasalahan semua awalnya kita itu lebih enggak enak sama makhluk enak sama Khalik coba Antum sekali-kali balik enggak enak sama Allah tetapi memang betul banyak manusia melakukan halhal tidak atau Iya itu pertimbangannya Khalik eh pertimbangannya makhluk itu dari sinilah waminannasi Man ja’ala fitnatanasi kaadabillah ada sebagian orang yang menjadikan fitnah manusia itu seperti azab Allah bahkan seakan-akan fitnah manusia omongan orang ini lebih berat daripada azab Allah akhirnya tadi mengorbankan sesuatu yang prinsip Coba kita rubah enggak enak sama Allah dan rasulnya aduh mikir Aduh enggak enak sama Allah ya Malu sama Allah kan Coba Antum balik begitu akan ada kesemangatan akan ada suatu apa keteguhan tapi kalau lagi-lagi aduh enggak enak sama dia Ya karena memang bersosial makanya Betul kata Ibnu hazm di dalam bukunya al-akhlq wasiar jadi ketenangan di atas ketenangan hidup kebahagiaan di atas kebahagiaan hidup dan istirahatnya batin dan perasaan serta akal adalah membuang jauh-jauh ucapan manusia mengambil secara totalitas ucapan Allah udah itu itu itu kalau kita seperti itu Insyaallah Terus bagaimana menolak nah ini kita bisa berkali-kali menolak pemberian makanan dari orangang bisa berkali-kali menolak ketika kita itu dimintai uang utang orang enggak ng mau ngasih Kenapa Antum enggak bisa menolak untuk urusan agama kan Antum punya 1000 cara untuk menolak orang yang mau minjam uang punya enggak demi membela mempertahankan dunia Antum loh itu wah dengan berbagai macam olah kata dan cara-cara manis sehingga orang tersebut enggak jadi ngutang enggak jadi pinjam begitu juga Antum diajak Mas ayo ngaji punya alasan Masyaallah Aduh enggak ngaji Bagaimana Antum bisa memiliki alasan begitu cantik untuk menolak diajak ngaji untuk menolak diajak salat ke Masjid untuk menolak bla bla bla bla sementara enggak punya alasan untuk menolak yang itu mendatangkan murka Allah ya masalahnya enggak mau susah masalahnya enggak mau mengorbankan perasaan dengan manusia masalahnya lagi-lagi lebih memper an manusia darada ucapan Allah itu au yang lain silakan pertanyaan berikutnya masih melalui chat wa Ustaz Ust Tolong jelaskan tadi Ustaz menjelaskan [Musik] bahwasakquranh dengan akal seuhakah itu k ulama juga menggunakan pendapat para ulama dan bagaimanakan tentang hadis yang berbunyi mangqala fil quranihi falyatabawa maqadahu minanar Ust tib ikhwah sekalian eh masalah manqala alqurana biri faasoba FAQ ak meskipun sanadnya dipermasalahkan oleh para ulama tetapi Imam at-tirmidzi sendiri yang merawi hadis ini meriwayatkan hadis ini menyatakan hadis itu Hasan dan layak untuk menjadikan hujah tiib yang dimaksudkan ryun mujarradun anid dalil Ryu yang sepi telanjang dari dalil yang tidak dihiasi oleh dalil didasari oleh dalil diinspirasi oleh dalil berangkat dari dalil Adapun Ryu yang didasarkan atas dalil yaitu rayul ulama ijtiad ulama Maka itulah tempatnya itu yang kita maksud Oleh karena itu yang dimaksudkan di sini secara simpel adalah tafsir orang yang tidak ahli itu aja jadi manfasaral qurana birihi min ghairi ahlihi tanpa ada kapabilitas dan otoritas maka faasoba faqat akhtoa Adapun ulama-ulama yang sekarang ini mengeluarkan faedah dari ayat tersebut dari istihadnya maka hak masuk dalam umumnya Hadis Rasulullah salluai Wasallam di mana Rasulullah Sui wasallam mengatakan bahwa hakamal hakim faaahu ajrah hakim AJR Jika seorang ulama berijtihad kemudian benar mendapatkan dua pahala ya Jadi yang dimaksudkan adalah yaitu Run yang disampaikan oleh orang-orang yang bukan ahlinya Adun ahtumam maka itu adalah perintah daripada Alquran Mak Allah subhanahu wa taala menegaskan orang-orang awam ketika menghadapi masalah baik dalam keadaan aman dan perang gaduh riuh rendah tetapi tidak menyelesaikan masalah itu watak daripada orang awam watak orang yang gak ahli riuh rendah gaduh tapi hasilnya kosong Andaikan mereka kembalikan kepada ras dia akan mendapatkan jawaban dari ulama yang melakukan ijtihad istimbat dari ayat-ayat dan hadis tersebut wallahuam Nam Ustaz jazakumullahiran wakallah fikum Ustaz kita angkat pertanyaan mungkin dari jemaah masjid albarkah ada yang mau bertanya baik secara langsung atau dengan secari kertas ada silakan bisa di kertas di di kertas silakan ada yang langsung langsung juga dipersilakan silakan Pak Langsung aja ya Boleh silakan iya iya iya iya TB sudah Ti ikhwah sekalian memang tidak sedikit orang yang mengatakan bidah Hasanah itu dalilnya selalu nikmatil bidah hadihi ketika Umar sedang melaksanakan salat tarawih dijawab oleh para ulama bidah di sini maksudnya adalah dari sisi kenyataannya bukan dari sisi hakikat hukumnya kenyataannya Rasulullah setelah 4 hari pada waktu Ramadan tidak keluar lagi untuk salat tarawih Tapi Rasulullah sendiri mengatakan tidak sedang membatalkan sunahnya salat tarawih hanya saja takut diwajibkan kan gitu begitu juga semasa pemerintahan Abu Bakar tidak diadakan ya kemudian setelah itu Umar Bin Khattab menghidupkan sunah Rasulullah dengan kondisi yang sangat Semarak tumpah ruah bahkan Masjid itu sampai menyalakan lampulampu apa kata orang kalau di sini Mas Baru kali ini salat Tarawih di raja di di Masjid Raja seperti ini apakah maknanya tersebut Baru kali ini kemarin enggak ada salat tarawih enggak enggak ada sama sekali itu kesan dengan demikian di sini dikatakan oleh para ulama di sini hanya sekedar menekankan pada hal keadaan yang ada bukan hakikat daripada hukum kalau hukum salat tarawih clear Siapa bilang itu bidah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam keluar berjamaah dan itu terekam di dalam hadis yang sahih dan Rasulullah habis itu tidak bukan membatalkan sunahnya tapi takut diwajibkan artinya apa syariat sunah ya salat tarawih masih ada tidak dilakukan oleh Abu Bakar karena apa memang sibuk dengan perkara-perkara yang prinsipil menata negara yang wajib-wajib aja belum terlaksanakan maka akhirnya baru dilakukan pada waktu Umar sesemara itu sesemangat itu serami itu di masjid tumpah ruah sampai dinyalakan lampu-lampu akhirnya orang ngomong apa Pak dalam bahasa kita baru kali ini salat tarawih Masjid Raja sebelumnya apa ada tapi enggak sesemara itu sebelumnya ada tapi enggak sebanyak itu paham dengan demikian ini sama dengan ucapan Ibnu Abbas diturunkan oleh Imam Ahmad di dalam musnadnya bahwa ketika dikatakan bahwa ini apa enggak bidah salat duha dia mengatakan apa nikmatil bidah Hadi ini adalah sebaik-baik bidah Kalau antum katakan nah jawaban yang kedua ini adalah sanggahan ya ini adalah sanggahan dan ini tidak hanya sekali dua kali pernah dilakukan oleh Umar Umar pernah dipersoalkan oleh seseorang habis dari toilet langsung baca Quran enggak wudu ya akhirnya orang tersebut semacam keheranan wahai Amirul Mukminin kau baca Alquran tidak itu apa kata Umar am musailamatul Kadzab aftak Apakah Musailamah alkadzab yang memberi fatwa kamu enggak boleh sama di situ ada sanggahan wahai Amirul Mukminin bukannya nanti dikhawatirkan mengumpulkan salat tarawih seperti ini bidah apa kata Umar nikmatil Bida had kata orang di sini pak kalau bidah l mau apa G loh Pak tahu enggak paham kalau bidah l mau apa artinya ini enggak bidah gitu loh Nah pemahaman ini kadang-kadang lewat dari orang-orang yang mengokohkan bidah Hasanah dengan dalil nikmatil bidah Hadi jadi Umar Bin Khattab sedang dalam konteks menyangga kalau ini bidah lu mau apa hah mau tengkar ibaratnya gitu kan gitu mau apa l ini enggak bidah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam salat Tarawih Kok berjemah bahkan pertama jumlahnya sedikit kedua nambah banyak ketiga makin banyak keempat Rasulullah hari keempat gak keluar itu apa itu artinya itu adalah dalil sunniatu salati tarawih anjuran salat tarawih berj jemah kemudian Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak keluar dan menjelaskan kecuali Rasulullah tidak menjelaskan Rasulullah menjelaskan hari keempat di subuh saya tahu posisi kalian keluar semuanya pada malam itu tapi hanya saja aku takut diwajibkan kalian tidak akan mampu clear kemudian akhirnya apa salat di rumah masing-masing dan ajaibnya mereka tidak pernah mau membaca hadis yang diturunkan oleh Imam albukhari meskipun Umar Bin Khattab menyatukan orang salat di dalam salat tarawih dalam satu Imam Apakah salat Imam Apakah sekarang Umar Bin Khattab ikut salat berjamaah tidak Umar Bin Khattab tetap mencari sesuatu yang mulia utama yaitu apa salat di akhir makanya R beliau mengatakan dia ini akhir kan yang tidur lebih dulu walladina yanamunaha Khair yang tidur dulu lebih baik daripada yang salat meskipun salat sekarang tidak dilarang salat sekarang dibolehkan bahkan Umar Bin Khattab memberat menghidupkan syiar salat tarawih yang dulu pernah dihidupkan oleh Rasulullah kemudian dihentikan karena takut diwajibkan Kenapa Umar melakukan itu ya ada khaatiran untuk diwajibkan Rasulullah sudah wafat syariat sudah tamat alias sudah final dan alyaum akmalakumakumikumtiakum ISL selesai maka Umar Bin Khattab melakukan itu sah apalagi dengan dasar terakhir alumtil KH Rasyidin Taruhlah Seandainya itu enggak ada dasarnya tapi ada toh Andaikan tidak Bukannya itu bisa jadi sunah dengan dasar alikum bisunati wasunatil khulafair Rasyidin seperti yang dilakukan oleh Utsman Hadan yang kedua pada waktu jumah toh Taruhlah seandainya enggak ada dalilnya gitu loh sementara salatut tarawih itu ada dalilnya kemudian dihidupkan oleh Umar Bin Khattab kemudian dalam kondisi sangat Semarak masjid memeludak jemaahnya begitu tumpah ruah saking banyaknya sampai dinyalakan lampu-lampu di sekitar masjid Masyaallah Baru kali ini pelaksanaan salat tarawih seperti ini beda pada zaman Rasulullah dulu gitu loh pak pintah jadi meninjakkan tentang hal wallahuam fadol yang lain Nam Ustaz jazakumullah Khairan warakallah fikum atas jawaban yang telah Antum sampaikan Ustaz kita akan angkat satu pertanyaan terakhir melalui telepon dan kepada penanya kami persilakan i i silakan Ya silakan baik baik kita angkat pertanya melalui chat wa Ustaz iya silakan Ustaz Bagaimanakah caranya membedakan antara Dai yang di atas sunah dengan Dai yang mengajak kepada kebidahan karena banyak Dai yang seringkiali menyebutkan tentang masalah-masalah sunah tapi kadang jatuh dalam masalah bidah yang kami baru tadi belakang kemudian hari agar kami tidak salah mengambil ilmu Ustaz mohon dijelaskan Bagaimanakah kami membedakannya Ustaz silakan Ustaz sebetulnya cara untuk membedakan itu mudah dengan sering-sering Hajir di kadian kalau hanya dilihat secara kasat mata tanpa diukur dengan ilmu dari mana Antum bisa memilah memilih ini Dai alas sunah Alal kitabi wasunah ini Dai tidak enggak bisa maka yang menyaring itu adalah alkitab wasunah yang menyaring adalah ilmu ya kalau itu nanti yang menonjol apa perasaan ah perasaannya Mut banget deh ini bagus nih ini perasaannya Mut banget ini cocok itu aja perasaan Kalau antum menyaring seorang ee ahl ilm dengan perasaan maka Antum akan sesat menyesatkan sesat karena penilaian menyesatkan diri Antum dan orang lain Antum sampaikan nanti kepada orang-orang itu enggak benar karena dari mana Mas tahu ya perasaannya enggak enak aja deh enggak enak aja itu untuk makan di warung ya Sekarang harus ada standarisasi caranya bisa menakar dengan Alkitab wasunah makanya Rasulullah S wasallam tegas mengatakanumum kitabahti kalau kita ditanya simpel bagaimana untuk mengukur membedakan antara sekarang ini Dai ahli sunah dan tidak kitabullah wahum Rasulullah wasam mengatakan Aku tinggalkan kalian di atas ajaran yang bening laahha malamnya seperti siangnya artinya yang halal yang haram yang hak yang batil yang Syirik yang tauhid yang sunah yang bidah semuanya terang bendarang alhalalu bayinun Wal haramu bayinun permasalahnya kita belajar enggak kita mau memahami enggak karena pada akhirnya seluruh Masalah itu harus kita takar dengan kitab dan Sunah saringan itu di sana kalau sekarang ini ada filter untuk supaya menahan polusi dari rumah kita ada filter di mobil supaya Mobil itu bagus filternya itu adalah al-qur’an dan Sunah situ sehingga alun kata para ulama najatun selamat dan Imam Malik mengatakan asunatufinatin sunah itu seperti perahunya Nabi Nuh man rqija siapa yang naik selamat dari situlah bahwa seorang ahli Sunah Wal Jamaah akan dia terangbenderang debu-debu yang kecil ketika dia memiliki alat yang cukup untuk melihatnya kalau debu mikroskop kalau sekarang bidah yang beserba syubhat sunah sunah itulah yang akan memperjelas yang samar-samar yang lembut-lembut yang talbis dengan terang semua di mata Antum tanpa itu sulit kita bicara wallahuam bunah Wah Nam Ustaz jazakumullah Khairan wabarakallah fikum Ustaz atas jawaban yang telah Antum sampaikan di pertanyaan terakhir sore hari ini Tentunya Sebelum kita akhiri perjumpaan yang penuh dengan faedah ini kam minta kepada Ustaz menyampaikan ihtitam silakan Ustaz tib Alhamdulillah kita sampai kepada satu kesimpulan bahwa kriteria dan sifat seorang Khatib dari sisi halu ilqail khotbah kondisi ketika dia menyampaikan khotbah itu satu harus orator menggunakan bahasa yang bagus santun dan yang tidak kalah pentingnya lugas tegas tidak puitis ya karena Rasulullah melarang bersaja tapi tegas lugas terang dan menggunakan bahasa yang santun apalagi bahasa tersebut menggugah memotivasi ya memberikan satu perasaan-perasaan bangkit untuk apa namanya ee selamat dan keluar dari keter purukan mungkin dia sedang tenggelam dalam maksiat Masyaallah setelah mendengarkan khotbah ini jadi uh Masyaallah Ana harus tobat ya Kemudian yang kedua intiqaul maudu harus memilih tema yang tepat tema yang realistis tema yang sekarang ini menggugah jadi jangan asal sekarang ambil tema-tema kaitannya dengan prinsip agama mengajak orang berpegang teguh kepada Alquran dan Sunah masalah pentingnya tauhid terus kemudian yang tidak kalah pentingnya bahaya bidah kesesatan dan juga masalah-masalah kaitannya dengan ee keumatan ya sekarang yang di alam sekitar kita ini sedang ada apa Antum angkat nah yang tidak kalah pentingnya terakhir Adam twil khbah jangan bertele-tele jangan bertele ele udah panjang lebar enggak ada isinya itu bertele-tele panjang lebar enggak ada isinya akhirnya pak orang yang sudah capek kadang ngantuk Udah gitu kadang enggak suka dengan materi Antum dia keluar ngundel kalau seandainya dia bisa ucapkan ngomong opo iku Ha Ngomong apa itu tadi orang ngalor ngidul kagak ada jurusannya kagak Akak ada ini kesimpulannya saya juga bisa jangan sampai ada kesimpulan itu wallahuam demikian dan etika ya dan juga norma serta syarat dia di dalam khotbah terutama mukadimahnya di sini harus ada Hamdalah ya terus kemudian tasyahud karena jadma setiap khotbah yang tidak mengandung tasyahud yaitu Ashadu Alla ilahaillallahu wa anna muhammadar rasulullah maka itu seperti tangan yang putus ya Ee intinya itu dan tadi ee secara umum ee yahmadi May yahdillahu Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah ya waullu dolalatin finnar Semua ini disampaikan di dalam khotbah bisa dan menjadi dasar khotbah kita dan betul Siapa yang sudah disesatkan Allah seomyok dalil sebaik argumen tidak akan bisa menggeser dia dan itu kita lihat betapa banyak orang yang kita Jelaskan tentang bidahnya Maulid setelah selesai malah mengatakan semakin mantap saya melakukan Maulid itu May yahdillahu Fala mudillalah W yudlil Fala hadialah Masyaallah Betul Pak kita Jelaskan panjang lebar dengan berbagai argumen Quran sunah tentang masalah bidahnya tahlilan makin semangat Pak saya untuk melakukan tahlilan Terima kasih atas penjelasan Anda terang benderang Masyaallah itu namanya kibr makanya sombong itu bathalul Haq wabdunas menolak kebenaran meremehkan orang yang menyampaikan wallahuam B wallahul mustaan dan semoga kita dijauhkan dari itu kita akhiri dengan doa kafaratul majelis subhanakallah amin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahamakum telah selesai kajian kita di sore hari pembahasan kitabam buah karya dari iah kamapkan ter kasih banyak Barakallah fikum kepada guru kita Al Ustaz alfadil Dr Zainal Abidin bin Syamsuddin LC mm hafullahu taala atas waktu yang telah beliau berikan materi yang telah beliau sampaikan dan juga jawaban-jawaban yang telah beliau paparkan untuk kita semua di kesempatan sore hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa menjaga beliau dan meluaskan Kean beliau sehingga sebanyak banyak faedah ilmu yang dapat kita ambil dan setiap perjumpaan bersama beliau Insyaallah Allah amin dan juga semoga Allah subhanahu wa taala men beliau dan keluarga beliau Allah Amin danam allahakum kami ucapkan terima kasih banyak untuk rekan-rekan kami KJA celengsi dan juga semua rekan-rekan yang merilai siaran ini dari rja kami ucapkan terima kasih banyak atas kerj samamanya jazakumullah kir Barakallah fikum dan untuk Anda semuanya baik yang berada di masjid albarkah dan juga Anda yang mengikuti kajian ini melalui secara online di mana pun Antum berada atas kepersamaan anda di S ini kami mengucapkan terima kasih banyak jazakumullah Khairan wakallah fikum nantikan kembali kajian beliau Insyaallah pada pekan ganjil berikutnya yang sebagaimana biasanya beliau mengisi di setiap pekan ganjil di hari Rabu pekan pertama ketiga dan juga Pan kelima untuk kita ikuti kembali pembahasan kitab Bul gulmam akhir kalam buat Antum semuanya di sore hari ini tetaplah menjaga kesehatan dan kami mohon maaf jika dalam penyajian acara ini masih terdapat banyak kekurangan Billahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah Terima kasih Anda masih bersama ro t dan radio Roja ikuti terus kajian Islam yang akan ditayangkan pada jam-jam berikut ini inilah jalan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan para sahabat
Ustadz Dr. Zaenal Abidin, M.M. – Bulughul Maram (Kriteria dan Sifat Khatib)
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply