Ustadz Abu Haidar As-Sundawy – Nashihati Lin-Nisa

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Quran dan kajian Islam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] [Musik] Masjid Agung Al Ukhuwah Bandung ya Allah muliakan juga para pendengar radio Tarbiyah sunnah Bandung pendengar Radio Rodja di mana saja anda berada mendengar radio radio lain pemirsa Rodja TV dan beberapa TV lain serta para netizen Alhamdulillah kita kembali berjumpa membahas khusus Kamis kedua pengajian khusus muslimah yang diselenggarakan oleh Radio Rodja Cileungsi tetapi bertempat di Bandung ini kita sudah membahas Min afatul lisan beberapa penyimpangan lisan ada yang penyimpangan lisan itu sampai kepada Syirik atau kufur contoh-contohnya sudah kita berikan ada yang hanya sampai bidah dan ada yang sampai maksiat diantara bentuk penyimpangan lisan yang sifatnya maksiat adalah pertama hibah hibah didefinisikan oleh Rasul Alaihi salatu Wasallam dari bapaknya Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tahukah kalian Apakah riba itu kalau para sahabat menjawab Allahu wa Rasulullah dan rasulnya yang lebih tahu qola lalu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda adalah engkau menceritakan perihal saudaramu dengan perkara yang dia tidak suka engkau menceritakan bila ada yang bertanya apa Bagaimana pendapatmu bila dalam diri saudaraku itu terdapat aib yang aku omongkan memang dia sesuai fakta maka hijab kalau di dalam diri saudaramu ada keburukan yang kamu omongkan berarti kamu telah menggibahnya Kalau tidak ada berarti kamu sudah berbuat embuh Tan bahasa kitanya buatan itu fitnah mengungkap aib orang lain para aib itu tidak dimiliki oleh orang itu ngarang-ngarang keburukan tentang diri seseorang dan ini lebih besar dosanya berdasarkan hal itu ghibah itu baik sedikit atau walaupun banyak haram Aisyah radhiyallahu anha pernah menggibahi madunya Sofia kata Aisyah Ya Rasulullah cukuplah Sofia ini begini begini maknanya itu pendek dalam rangka menjelekkannya apa kata nabi Alaihi sholatu Wasallam apabila dicampurkan ke air laut Nisai air laut itu rusak karena ghibah Dalam Hadis Shahih riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Bakar radhiyallahu anhu berkata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika khutbah Haji Wada beliau menyatakan [Musik] sesungguhnya darah-darah kalian dan Mbak harta-harta kalian serta kehormatan kalian Haram atau sekalian seperti haramnya hari kalian ini hari Arafah waktu itu dibuat di negeri kalian ini di Mekkah Arafah bagian dari Mekkah dan di bulan kalian ini itu bulan Dzulhijjah bulan haram jadi darah harta kehormatan tidak boleh dirampas darahnya tidak boleh dialirkan baik dilukai apalagi dibunuh haram hartanya tidak boleh diambil dirampas ditipu dengan cara yang batil haram kehormatannya juga nggak boleh dihinakan direndahkan [Musik] [Tepuk tangan] Arafah di bulan Dzulhijjah 9 Dzulhijjah di Arafah di Mekah dan hari Senin Shahih riwayat Imam Bukhari dan imam muslim suatu saat Ibnu Umar radhiyallahu anhuma menjelaskan so ada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam suatu saat nabi Alaihissalam naik ke atas mimbar kalau beliau berseru dengan suara yang tinggi ya fil iman [Musik] orang-orang yang hanya baru beriman dengan lisannya tapi iman itu belum menembus hati ini hanya baru di mulut itu imannya belum sampai ke hati siapa itu jangan kalian menyakiti sesama muslim jangan mencela mereka jangan mencari-cari aurat aib kekurangan mereka dilihat kalimat berikutnya Al jaza balasan akan diberikan sesuai dengan jenis perbuatan kata Nabi Salam siapa yang mengorek-ngorek mencari-cari aurat saudaranya yang muslim Allah akan korek-korek-awakan cari-cari aurat orang itu dan siapa orang yang dikorek auratnya oleh Allah Allah akan bongkar auratnya tersebut walaupun di kegelapan malam yang kalam tetap akan ditampakkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala salah satu diantara sanksi yang akan diterima oleh orang-orang yang suka ghibah adalah diterangkan dalam hadis yang terdapat dalam kitab musnad Ahmad dan Sunan Abu Daud dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] mereka memiliki kupu-kupu yang terbuat dari tembaga tajam mereka cakar-cakarkan itu kuku ke wajah mereka dan ke dada-dadak mereka berdarah Perih sakit yang tak terkira Aku percaya siapa mereka itu Alaihi sholatu wasallam orang-orang yang suka memakan daging-daging manusia dan merendahkan kehormatan mereka [Musik] bukan makna yang sebenarnya daging yang dikerat dipasak dimakan tapi maksudnya menggibah sejuk itu perbuatan ghibah dalam pandangan Allah disamakan dengan makan daging bangkai saudara yang sudah mati Allah berfirman dalam surah al-hujurat walau yang terbaik [Musik] sebagian yang lain mau nggak salah seorang diantara kalian memakan daging bangkai saudara kalian yang sudah mati ada orang sudah mati dibiarkan membusuk setelah membusuk kita makan seperti itulah jijiknya jubah dalam pandangan syariat makanya orang yang hibah disebut dengan sebutan orang yang memakan daging manusia dan kalau manusia tersebut seorang ulama itu jauh lebih gede dosanya disebutkan bahwa daging para ulama itu daging yang beracun kalau daging biasa dimakan paling cuma jijik tapi kalau daging itu beracun itu racunnya merusak seluruh tubuh orang yang memakannya maknanya menggibahi para ulama itu jauh lebih bahaya dan lebih besar dosanya serta lebih dahsyat salah satu jenis azab yang akan diberikan di alam kubur bagi orang-orang yang suka ghibah pokoknya panjang terbuat dari tembaga dia cakar-cakarkan kuku panjang yang tajam tersebut ke wajah dan ke dadanya dan dari sini Apakah seluruh ghibah itu haram alias dilarang berkata Imam Al Hafiz Ibnu kafir itu haram secara tidak ada yang dikecualikan kecuali ghibah yang maslahatnya jelas manfaat dengan menggibahnya manfaat kalau tidak di ghibah seperti apa yang dilakukan oleh para ulama hadis dalam itu artinya mencela Rowi takdir itu artinya menganggap adil seorang Rawis sehingga hadisnya boleh diambil Kalau yang jarang yang dijarah yang dicela bahkan tidak boleh diambil hadis dan ini dilakukan oleh para ulama kepada para ahli hadis yang meriwayatkan hadis yang mereka riwayatkan Dengan mengatakan Rawi ini garam perawi ini model dan seterusnya Pendusta tadi saya tidak boleh diambil Rawi ini model tidak boleh juga diambil perawi ini hafalannya buruk suka lupa hadis-hadis palsu itu tapi perlu dan jelas kalau tidak demikian bercampurlah antara Hadits Shahih dhoif bahkan palsu bahkan asal bahasa Arab aja disebut hadis kalau hadis-hadis bercampur antara yang Shahih dan palsu orang enggak peduli lagi asal hadis asal bahasa Arab dengan hadis berubah agama ini akan bertambahlah ajaran dari agama ini dari apa yang dicontohkan oleh Rasul Alaihi sholatu Wassalam maka ia boleh karena jelas maslahatnya terus Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika ada seseorang yang minta izin untuk bertemu orang ini terkenal fasik muamalahnya buruk apabila tidak diizinkan bertemu dengan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mungkin akan menebar fitnah menebar keburukan maka Beliau berkata orang dalam bermuamalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan orang ini buruk muamalah makanya diizinkan kalau tidak diizinkan bisa menimbulkan keburukan seorang akhwat wanita namanya Fatimah [Musik] dia ini dilamar oleh dua orang satu muawiyah satu Abu Jahal gunung mana yang harus dia pilih melalui atau Abu Jahal Datanglah kepada Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam dua-duanya oleh Rasul saw tidak direkomendasi suruh ditolak dengan menggibahi kedua-duanya kata beliau yaitu orang fakir orang miskin Adapun Abu Jahal dia tidak pernah meletakkan tongkatnya dari pundaknya suka memukul dia suka KDRT lalu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyuruh wanita ini untuk menikah dengan lelaki lain yang ditunjuk dan jari ini dibolehkan demi kemaslahatan berdasarkan hal itu maka ada beberapa ghibah yang memang diperbolehkan Kalau maslahatnya jelas tapi sekali lagi alasan bolehnya ghibah tidak boleh subjektif tidak boleh apa namanya berdasarkan hawa nafsu kata ustad juga sebenarnya bukan kata Ustadz kata para ulama ketika menjelaskan berbagai ada sebab yang diberi judul beberapa ghibah yang dibolehkan dan tidak boleh kita menghalalkan ghibah berdasarkan subjektivitas kita sendiri tanpa ada maslahat umum hanya untuk kemaslahatan diri biar diri puas menjelek-jelekkan Orang yang dibencinya tanpa batas maka ini tidak boleh atau dengan alasan ini kan umum berhak tahu tentang ayam orang berhak dari mana Siapa yang memberi hak kepada khalayak untuk mengetahui keburukan tokoh seseorang maka tidak boleh Apakah dosa karena ghibah itu dosa kecil ataukah dosa besar para ulama ikhtilaf Adapun Imam Alquran padahal tidak seluruh ulama sepakat ada yang mengatakan itu dosa kecil berkata Al Hafiz Ibnu Hajar anak sekolah bahwa Pengarang kitab Allah dan Ar Rafi dua-duanya berkata illaha Min Syawal itu termasuk dosa kecil adapun yang dijadikan dalil oleh orang-orang yang menyatakan ini dosa besar adalah pertama dalam Sunan Abu Daud dari Said bin Zaid Dia berkata nabi Alaihi sholatu wasallam bersabda Inna Min arberhiba al-istilah termasuk riba yang paling besar dosanya adalah menghinakan kehormatan seorang muslim tanpa alasan yang benar dicela dihina di muka umum riba sama dengan mengajak perang kepada Allah dan rasulnya dari Anas tadi orang yang berghibah itu di alam kuburnya akan diberikan buku panjang dari logam tajam dia cakar-cakarkan ke wajah dan ke dadanya dan ini menunjukkan kalau diazab dengan azab yang dahsyat di alam kubur menunjukkan itu dosa besar sedangkan Imam al-kabair beliau mendefinisikan atau memberi batasan dosa besar itu adalah dosa salah satunya dosa yang melanggar Ayah atau mendengar hadis dosa yang diancam dengan azab kubur atau Arab melanggar harus diancam azab di alam kubur di alam akhirat nih ayat yang dilanggar surah al-hujurat ayat 12 walau yang Janganlah sebagian kalian menggibahi sebagian yang lain di larangan suka nggak salah seorang diantara kalian memakan daging bangkai saudara yang sudah mati pasti dia tidak suka jadi pendapat yang lebih kuat ya karena melanggar ayat melanggar hadits terancam arab-arab di dunia agar di alam kubur azab di akhirat tak diragukan lagi bahwa ini merupakan dosa besar Apakah ghibah itu hanya dilakukan tanpa sepengetahuan orang atau mengungkit air orang dan orangnya ada di sana Apakah itu juga termasuk riba dibicarakan oleh para ulama Zahir dari hadis bagi Baitul dzikri itu kamu menceritakan tentang saudaramu dan saudaramu itu tidak suka diceritakan demikian ini umum baik diceritakannya di belakang orangnya ataupun di hadapan Orangnya sama maka dua-duanya ghibah ini menurut Sebagian ulama tapi berkata Al Hafiz Ibnu Hajar lebih kuat ghibah itu dilakukan di belakang orang karena ghibah satu akar kata dengan orangnya tidak ada di sana dan ini ditekankan oleh para ahli bahasa Adapun kalau mengungkit air seseorang dihadapan orangnya maka bukan ghibah tapi mencela atau menghina berkata Imam Ibnu Hajar kata beliau berada berhadap-hadapan dengan orang yang mengungkit aib orang itu haram karena ini termasuk ke dalam menghina Jadi kalau di belakang orang ini sebetulnya kalau di hadapan orangnya disebut menghina atau mencela dua-duanya dosa besar dan dua-duanya terlarang Allah berfirman dalam Alquran surah al-hujurat ayat yang ke-11 [Musik] [Musik] Janganlah sebagian kalian menghina sebagian yang lain karena boleh jadi yang dihina lebih baik daripada maksud menghina adalah mengungkit aib orang itu di hadapan orangnya juga para wanita karena yang paling hobi begini para wanita jangan menghina wanita lain karena boleh jadi yang dihina lebih baik daripada yang menghina termasuk diantara reng-rengan menghina ini adalah memberi gelar-gelar yang buruk walaupun gelar buruk itu diambil dari realita yang ada pada diri orang itu disebut si hitam karena memang itu disebut si endut karena memang gendut disebut macam-macam sebutan buruk maka itu termasuk diantara ring-rengan menghina maka dibahas dalam satu ayat yang sama pas bicara ghibah di ayat yang ke-12 jadi mengungkit aib orang di hadapan orangnya dianggap menghina atau melecehkan merendahkan kalau di belakang orangnya disebut dengan sebutan ghibah dua-duanya tidak boleh nah ini tidak hanya di Indonesia ternyata berkata Mualif walaupun di zaman sekarang sudah menjadi hidangan bagi para wanita di zaman kini 9 10 11 dibahas di dalam setiap pertemuan kecuali orang-orang yang Allah rahmati maka wajib bagi kita untuk pasrah terhadap Syariat Allah dengan mentaatinya apa syariat Allah yang berkaitan dengan hal ini melihat pertama al-ahzab 36 Allah berfirman wakana tidaklah layak bagi seorang mukmin lelaki Mukmin perempuan bila Allah dan rasulnya menetapkan satu ketetapan satu urusan mereka memilih ketetapan lain di luar ketetapan Allah dan rasulnya seperti haram ya ghibah haramnya mencela haramnya mereka memilih kata lain yang menganggap halal Siapa yang maksiat kepada Allah dan rasulnya sungguh dia telah sesat dengan kesesatan yang nyata juga diterangkan dalam an-nur 50 dan 51 dan 52 Allah menyatakan innama karena hanyalah ucapan orang-orang Mukmin bila diajak diseru kepada Allah dan rasulnya untuk menerapkan hukum Allah di kalangan sesama mereka mereka akan berkata kami dengar Kami taat larangan kita dengar tapi Apa akibatnya merekalah orang-orang yang akan bahagia Siapa yang taat kepada Allah dan rasulnya takut serta bertakwa kepada Allah merekalah orang-orang yang berbahagia yang berbahagia itu maknanya lolos selamat dari api neraka masuk ke dalam surga itu kesuksesan yang Hakiki dari kehidupan manusia Siapa orang yang dijauhkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga sungguh Dia adalah orang yang sukses orang yang bahagia jadi kesuksesan keberhasilan dalam hidup bila tercapai dua dua cita-cita cita-cita pertama selamat dari api neraka cita-cita kedua masuk ke dalam surah ini kesuksesan hidup sebab hidup kita ini bukan sekedar di alam dunia ini semata-mata kita pernah hidup sebelum ini di alam rahim dan kita akan hidup lagi nanti di alam kubur dan nanti kita akan hidup lagi di alam akhirat Jangan hanya memikirkan kesuksesan hidup di alam dunia yang tidak begitu lama kita di alam rahim hidup di alam kandungan Ibu 9 bulan Sebentar gue pernah dilahir ke alam dunia puluhan tahun jarang yang 80 yang 90 apalagi 100 ada 1 2 tapi super juara Setelah itu kita pindah kehidupan dia ke alam kubur jauh lebih lama bukan 100 tahun sahabat 2 abad mungkin ribuan mungkin jutaan kita nggak tahu sampai kiamat hidup kita di alam kubur pikirkan bahagia di alam kubur karena jangka waktu hidup di alam kubur itu lebih lama daripada di dunia ini Sampai Kapan Sampai kiamat setelah kiamat Kita pindah lagi ke kehidupan terakhir di alam akhirat sampai berakhir di surga atau di neraka nah di sana final kehidupan kita kehidupan terakhir yang tidak ada akhirnya alam yang sebenarnya akan kita tempati dari seluruh perjalanan hidup kita nah di sana kehidupan yang sebenarnya pada akhirnya negeri akhirat Itulah kehidupan yang sebenarnya sukses hidup kalau selamat disana selamat dari neraka masuk ke dalam surah sukses kalau suksesnya hanya di dunia setelah berakhir masuk ke alam kubur seluruh yang kita miliki jadi ukuran sukses dari kehidupan manusia nanti di sana bukan Disini yang lama di alam barzah lebih lama lagi abadi di akhirat nanti dalam Annisa 65 Allahu Akbar manusia tidak beriman Tidak Dianggap beriman sampai mereka menjadikan engkau hai Muhammad sebagai Hakim dalam perkara yang mereka yang diperselisihkan diantara mereka lalu mereka tidak merasakan keberatan sedikitpun dalam hati-hati mereka tentang apa yang engkau tetapkan dan pasrah kepada ketetapanmu dengan sepasang secara gamblang menyatakan ketetapan Allah dan rasulnya ini menjadi ukuran bagi keimanan seseorang tidak beriman sebelum menjadikan Engkau hanya Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan lapang dada legowo menerimanya rela ikhlas sepenuh hati tidak ada keberatan sedikitpun tentang ketetapan syariat tersebut juga al-a’raf ayat 3 Allah berfirman [Musik] ikuti oleh kalian apa yang diturunkan kepada kalian dari Rabb kalian dan jangan mengikuti Wali lain selain Allah sedikit sekali diantara kalian yang mengambil Pelajaran dari hari apa saja yang ditetapkan oleh rasul kepada kalian ambil apa yang dilarang jauhi sejauh-jauh itu berapa ayat Allah yang menjelaskan syariat Allah terhadap kita yang wajib untuk kita ikuti dan pasrah secara total kepada aturan termasuk dalam hal larangan ghibah menyakiti sesama muslim Maka jangan jangan sekali-kali kita menyerupai ahli kitab kita mengatakan sami’na wa athona mereka berdasarkan hal itulah maka termasuk dalam perkara ghibah ini pun adalah perkara yang tidak enteng tidak kecil termasuk diantara salah satu penyimpangan dari lisan kita lidah kita yang kelak akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah subhanahu wa ta’ala Bagaimana sekarang cara taubat dari [Musik] berkata Imam Ibnu qayyim Rahmatullah ya [Musik] halaman 131 beliau melukis salah satu hadis dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa memintakan ampun untuk orang yang kita ghibah berdasarkan salah satu hadis Allahumma Ya Allah ampuni kami Dan Dia hari Senin diduduki oleh Imam Al Baihaqi dalam kitab adawatul Kabir lalu berkata [Musik] para ulama dalam masalah Taubat dari ghibah ada dua riwayat dari Imam Ahmad pertama disebutkan hal yaktivitas cukupkah tobat dari ghibah itu hanya dengan memintakan ampunan untuk orang yang kita gibahilihi atau kita harus memberitahu kita memberitahu dia bahwa kita sudah menggibahnya dan minta maaf minta dihalalkan Sebagian ulama menyatakan Iya beritahu kita sudah mengibai dan meminta maaf sebagian tidak mana yang benar yang benar adalah wilayah kita tidak boleh memberitahukan bahwa kita sudah menggibah Cukup dua hal mintakan ampunan untuk orang yang kita ghibah dan ralat omongan kita yang menjelek-jelekkan dia di hadapan orang yang kemarin kita beribadah tentang dia Itu dia dan sebut kebaikan-kebaikannya Dan inilah pendapat yang dipilih oleh Islam kemarin kita pernah bilang Si Fulan ini nyebelin Oke kita dengar penjelasan tentang besarnya dosa ghibah Astagfirullah dengan tobat beritahu jalan-jalan untuk dia minta akan ampunan dia kepada Allah orang-orang yang kemarin kita menghindari dia di hadapan mereka panggil lagi kemarin saya bilang Si Fulan dia ini nggak pelit kok sebut Beberapa kelebihan itulah cara bertobat dari ghibah tersebut orang yang mengatakan harus diberitahukan ke korban di bahan kita karena mereka menjadikan ghibah ini seperti hak-hak terhadap harta kalau orang lain punya harta kita ambil tobatnya kan kembalikan harus dikembalikan begitu juga ghibah mengambil kehormatan dia harus dikembalikan ini perbedaan antara hak berupa kehormatan dia dengan harta beda kalau harta bisa dimanfaatkan oleh Pemilik harta yang kita ambil umpamanya nih kita ambil uangnya kita mau tobat kembalikan uang itu bisa dimanfaatkan lagi oleh si pemilik Adapun kalau harga dirinya bisa dikembalikan lagi nggak ada Manfaat untuk dia mereka berkata Pak ini berbeda dengan mengambil harta orang lain dengan memberitahukannya tidak ada maslahat bahkan bertolak belakang dengan ketetapan syariat bapak itu harus maslahat orang itu tidak tahu kita ghibah makanya sikapnya biasa kepada kita tetap hangat Tetap ramah tetap semangat kita sahabat pusat jengkel ke semangka kemudian bisa marah dan tak mustahil melahirkan dendam ke Somad permusuhan yang tidak bisa dipadamkan seumur hidupnya Maka jangan diberitahukan memberitahukannya berarti menyakiti dua kali pertama menyakiti ketika mandi bayinya kedua ketika memberitahukan [Musik] bahwa yang lebih besar daripada tidak memberitahukan kecuali apabila kita ini telah terdengar oleh yang bersangkutan dia sudah mendengar kita menggibahnya sampai nyarinya di mana Si Fulan jelek-jelekkin saya ya harus diantar Jangan lari Aduh takut ya apa-apa yang lalu menghindar terserah Abi Pasha Nyalakan bohong taktakan suku genteng blacken kita sudah menunaikan kewajiban sebagai orang bersalah Jenderal mengakui kesalahan dan minta Adapun kalau dia dendam ke Sumatera membenci kita sampai akhir hayatnya urusan dia dengan Allah kita sudah menunaikan kewajiban sebagai orang yang bersalah maka berdasarkan hal itu jelas cara bertobat dari ghibah pertama istighfar untuk diri sendiri mintakan ampunan dia kepada Allah Azza wa Jalla ketika ralat omongan kita tentang kejelekan dia kalau itu pernah kita terus di media sosial hapus tempatnya bangkit Kebaikan dia ceritakan keistimewaan maka dengan cara seperti itu insya Allah kita sudah dianggap tobat dari ghibah inilah penjelasan tentang kesalahan lisan yang pertama yaitu ghibah yang wajib untuk kita hindari tidak boleh menjadi konsumsi harian kita dalam setiap najis-majelis yang kita bikin dan apabila kita berjumpa dengan majelis itu Ingatkan orang-orang yang ada di sana semoga mereka juga pernah Hidayah bila tidak diingatkan maka hindari jangan ikut gabung di sana walaupun tidak ikut tidak ikut ambil dalam gibahnya cuma mendengarkan sama dosanya kita menjadi setan yang di situ adalah berdiam diri dari kemungkaran berdiam diri dari kemungkaran adalah setan yang bisul maka hindarkan ya jangan sampai kita ada di sana sehingga kita tidak kebagian dosanya inilah penjelasan kita di sore hari ini tentang riba cukup sampai disini saja Insya Allah penyimpanan lisan yang berikutnya adalah an Namimah akan kita bahas di pertemuan yang akan datang untuk sore hari ini kita buka sesi tanya jawab [Musik] pertanyaan pertama Assalamualaikum Ustaz Assalamualaikum [Musik] memiliki rasa kesal terhadap suami dan cemburu karena suami masih memberi sedekah kepada mantan istrinya Apakah itu termasuk penyakit hati menasehati ya mungkin jadi seorang suami menceraikan istrinya ya ada uang mut’ah kepada mantan istri itu itu ketetapan alquranul Karim tidak boleh untuk di apa namanya dilarang atau suami mengamalkan ayat menyamakan syariat Islam Kenapa kesal dan cemburu ya tidak boleh Bagaimana hukumnya Kalau kita membicarakan orang tua kepada suami Apakah itu termasuk ghibah tergantung Apa yang dibicarakan kebaikannya tidak waktu saya itu sangat saya peduli perhatian ya bukan ghibah karena bukan keburukan kalau orang tua mendengar omongan kita suka apa tidak saya bagus tapi kalau keburukan ya saya sejak kecil uh di anak bawang kan nih anak tirikan ya kalau umpamanya kasih makan Kata adik saya mah dikasih umpamanya daging ayam kalau saya mah daging sapi dalam rangka menyalahkan orang tua pada daging sapi lebih bagus daripada daging ayam ya daging mahal lah minimal ya tidak suka kalau itu mendengar yaitu ghibah tidak boleh Affan bertanya di luar topik Bagaimana hukum bekerja sebagai pengajar TK yang mengadopsi metode pendidikan dari barat seperti Montessori yang keseharian 3 sampai 4 jam hanya fokus melatih ritme intelegensi motorik anak Apakah tidak mengapa dan bagaimana hukum penghasilannya Saya tidak paham metode itu tidak ada syariat yang dilanggar boleh-boleh saja tidak ada sesuatu yang haram secara syar’i boleh karena ini urusan dunia bukan urusan ibadah dibolehkan Apakah berdosa membatasi ngobrol bersama ibu mendiamkan atau tidak mengajak ngobrol karena setiap berinteraksi seringkali omongan Ibu banyak negatif asar dan menyakiti anak dan berlangsung sejak kecil dan untuk menghindari konflik lebih baik dia mohon maksiatnya jadi itu yang disebut variabel Khairan Aulia Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir Bicaralah yang baik atau diam kalau kita tidak mampu berbicara yang baik siapapun dengan orang tua dengan kata dengan dan dicemburukan Maka minimalisirlah obrolan dengan mereka seperlunya saja jadi menghindari kezaliman kemungkaran lebih baik daripada berdiam diri di hadapan orang yang berbuat kemungkaran dan juga tidak mampu mengingkari hindarkan dibolehkan setiap tahun di Mesir lingkungan rumah selalu diadakan penyembelihan hewan kurban dan saya selalu diminta menjadi panitia setiap selesai penyembelihan para panitia selalu mengisahkan kulit hewan-hewan kurban untuk dijual ke penadah kulit yang biasa datang ke lokasi penyembelihan dengan alasan hasil penjualan seperti tadi untuk tambah-tambah biaya operasional padahal muqorib tidak ada akad Untuk mengerahkan kulit-kulit tadi ke panitia musik pengawas [Musik] Apakah hal ini diperbolehkan tidak boleh kulit tidak boleh dijual oleh panitia apalagi oleh orang yang berkurban [Musik] tidak ada kurban kalau umpamanya dimakan tidak mungkin disiksa dipotong-potong akibatnya mubazir dan terbuang Ya silakan kulitnya utuh berikan ke salah satu yang fakir yang miskin serta diberikan menjadi hak dia sama dengan daging Kalau orang nggak suka daging kambing tapi dapat bagian kambing dia boleh berikan sedekahkan boleh dijual boleh dia makan untuk dirinya sendiri kalau sudah dikasih ke mustahiknya mau dijual ini saya kebagian 5 kilo dijual 4 Kg untuk beras untuk minyak untuk ini saya ambil kalau kulit kambing berikan ke seorang atau dua orang nih kalian berdua silahkan Terserah mau dijual mau dibikin tas dibikin jaket kulit dibikin dompet terserah mau dibikin apapun terserah mau dijual boleh kalau sudah milik dia tapi kamu yang menjualnya panitia atau di orang yang berkurban Alhamdulillah anak punya beberapa karyawan anak sering dengar mereka saling menggibah anak punya berapa karyawan yang anda sering dengar mereka saling menggibah saling menghindari mereka dan ngasih tahu Mereka jangan kau menghibah tapi sampai sekarang ana masih dengar mereka masih suka menggibah Apakah anda berdosa kalau anak membiarkannya karena sebelumnya Anda sudah memperingati 2 tetap berdosa kalau membiarkan ah sudah kapok udah bosen Siapa yang mengubah foto mengaji bisa bisa Kenapa karena apa namanya ada kerugian yang diderita oleh perusahaan tempat mereka bekerja apa kerugian kalau saling menghindari hubungan antara sama karyawan jadi jelek suasana kerja jadi nggak kondusif salah seorang diantara mereka nggak betah karena sering dibully keluar berpengaruh lah kepada perusahaan bilang kalau kalian saling mengibahi Nanti saling benci saling memusuhi itu kerjasama akan terganggu kinerja kalian akan menjadi jelek kondisi kerja kurang terasa nyaman dan saya yang rugi itu maka siapa yang mengibahi orang lain ada hukuman apa aja hukuman merusak merusak suasana bilang seperti ini ada dampak buruk dari ghibah mereka terhadap keuntungan perusahaan kakak saya sering menyakiti hati saya dengan lisannya Sebenarnya saya maunya diam saja supaya persaudaraan tetap terjaga Tapi saat ini saya merasa ada yang harus diperbaiki dari lisan kakak saya terlebih lagi melihat ia pejabat yang baik ke orang lain tapi ke saya yang Adiknya sendiri lisannya membuat luka hati Apakah tindakan yang saya harus ambil Apakah menasehatinya atau pura-pura tidak tahu tapi memendam perasaan sakit hati Bagaimana menasehati tapi tidak mencelanya mengingatkan dengan sebaik-baik cara kalau kita tidak ingatan kita peringatan kita tidak terdengar tidak didengar coba lapor ke orang tua kalau orang tua masih ada tuh [Tepuk tangan] omongannya saya sakit tapi biar orang tua yang menasihati kalau orang tua sudah tidak ada kakaknya yang lainnya yang lebih tua kalau itu yang tertua pamannya coba siapa aja yang didengar oleh Kakak tersebut intinya berupayalah untuk mengingatkan dia dan merubah keburukan dia menjadi kebaikan kalau doa setelah tahiyat apa harus diucapkan atau dalam hati diucapkan keras kedengaran oleh orang lain nanti terganggu jadi setiap bacaan dalam salat dzikir doa itu harus ada gerakan lisan tidak boleh kata orang Sunda di hari bisikan dalam hati dengan mulut mingkem nggak boleh karena apa Karena dzikir bacaan doa adalah amalan lisan bukan amalan hati tapi hati wajib menghayati tapi itu amalan pokok bagi lisan ketika Malaikat Jibril menyampaikan wahyu kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam baru membacakan awal ayat Nabi sudah menggerakkan lisan mengikuti bacaan itu ditegur oleh Allah berfirman [Musik] jangan dulu kamu gerakan lisanmu agar kamu terburu-buru dalam menghafalkan Wahyu tanggungan kami mengumpulkannya dalam hatimu dan menghafalkan Kalau kami selesai membacakannya baru gerakan lisanmu untuk mengikuti jadi biarkan dulu sampai selesai baru ikuti teguran Allah kepada Nabi agar tidak menggerakkan lisanmu itu karena terburu-burunya bukan karena menggerakan lisan gerakan lisannya harus tapi nanti setelah selesai baru diikuti dengan menggerakan Desa ini menunjukkan bacaan harus ada gerakan lisan tidak boleh sambil mingkem kalau hanya mungkin berarti amalan hati bukan amal lisan padahal membaca berzikir Berdoa adalah amalan lisan tapi harus dihayati dengan hati termasuk sakit apa kita berdoa dalam sujud kepada Allah sudah terus berdoa di luar itu Iya ada gerakan lisan setelah tahiyat beres Masih Ada Waktu Imam masih panjang kita baca doa yang lainnya ada gerakan Lisa tidak hanya dibersihkan dalam hati semata-mata Kenapa muslim tidak boleh belajar ilmu tasawuf dan filsafat Ini pengalaman para ulama Islam di UIN di mana itu ketika ada pelajaran filsafat Islam atau ilmu mantiq materi awal yang dibahas dalam ilmu mantiq adalah Apa hukum mempelajari ilmu filsafat ilmu kalam kadang disebut ilmu kalam ilmu membantu atau filsafat Islam dan seterusnya perbedaan antara mantiq dengan filsafat adalah titik keberangkatan kalau ilmu bantu berangkat dari keyakinan tentang benarnya ayat atau hadis tentang agama ini benar lalu dicari dalil-dalil akal untuk mendukung kebenaran karena akan berhadapan dengan orang artis kalau dengan orang artis dibacakan ayat hadits ya nggak akan diterima kalau filsafat berawal dari keraguan lalu dicari akal dalil akal untuk mendapatkan keyakinan jadi perbedaannya hanya dari titik keberangkatan metodenya sama akal kalau filsafat Jelas haram karena pemberangkat dari keraguan dicari dari akal padahal agama bukan produk akal manusia yang menyatakan melakukan seandainya agama berdasarkan akal niscaya bagian bawah sepatu lebih layak untuk diusap daripada bagian atas ketika berwudhu tapi aku melihat Rasul saw mengusap bagian atas nah ini bukan karena akal tapi Wahyu banyak ajaran syariat Islam yang tidak masuk akal apalagi masalah-masalah para malaikat adanya alam jin alam kubur surga neraka di akhirat nanti yang bisa bicara tangan kaki mulut nggak bisa itu nggak masuk akal tapi itu wajib diyakini termasuk beberapa bagian syariat ada yang tidak diterima oleh akal tapi ditetapkan oleh syariat seperti mana yang lebih najis air kencing atau air mani harkan tapi kenapa ketika air mani yang tidak najis keluar wajib mandi kalau air kencing yang najis keluar tidak wajib mandi hanya wajib ya masuk akal apalagi sholat gerakannya begitu bacanya begitu rakaatnya nggak bisa di akal-akal itu Wahyu ini yang pertama yang kedua para ulama ketika menerangkan Bagaimana hukum mempelajari rematik orang yang belajar filsafat adalah di Arab berkeliling Kampung sambil dipecut dengan pelepah kurma sambil dikatakan inilah orang-orang yang meninggalkan Quran sunnah dan berpaling kepada ilmu kalam sampai para filoso pun dikritik kekeliruannya sampai bertahun-tahun mempelajari filsafat dengan tetek bengeknya Setelah semuanya terkuasa terpahami beliau menyatakan ini tidak ada apa-apanya tuliskan kepada para kaum filosof disebut dibongkar ininya apa namanya borok-borok itu Al Ghazali ahli filsafat dan beliau sudah sampai kepada seluruh seluk-peluk ilmu filsafat dan kesimpulannya ini juga berhasil para ulama menyatakan haram mempelajari ilmu filsafat kecuali bagi orang yang memenuhi dua syarat pertama dia sudah memiliki basic yang kuat ilmu dan Iman serta pengamalan tentang agamanya dan ilmunya itu mampu nanti meredam meredam seluruh syubhat dalam ilmu filsafat ini yang pertama itu hanyalah para ulama yang kedua ya dia memotivasi dan pelajari filsafat untuk menemukan kekeliruannya kesalahan penyimpanan untuk dijelaskan kepada umat dua syarat kalau tidak maka akan terpengaruh dan akan berubah pernah nggak dengar berita satu dua kasus di Saudi seolah-olah sekarang banyak orang Arab Saudi yang berubah menjadi artis saya baca di Google betul kasusnya satu dua orang satu dua orang mungkin disebabkan karena apa mereka belajar melalui internet dan belajar Ilmu Filsafat karena apa Karena memang basic ilmu Islam mereka masih lemah masih apa namanya kurang kuat kurang paham tentang agamanya sudah belajar Ilmu Filsafat yang kemudian mempengaruhinya yang kemudian itu menjadi penyebab murtadnya orang itu dari Islam Nah inilah bahayanya ya berdasarkan hal itulah maka para ulama memvonis Haram belajar filsafat kecuali dengan dua alasan tadi Allah duduk antara dua sujud tawaruk atau iftirasy [Musik] Pengennya yang mana tawaruk boleh Tergantung apa tergantung ilmu yang sampai kepada kita masing-masing sebabnya dulu dan sekarang menyatakan duduk dua rakaat walaupun tahiyat akhir seperti salat ini duduk antara dua sujud duduk antara dua sujud itu tawaruk apa iftiras itu ya seperti duduk tahiyat awal Jadi pertanyaan duduk antara dua sujud bukan duduk Tahiyat Mohon doanya dan doa jamaah sekalian agar rumah anak segera terjual sehingga anak bisa melunasi hutang anak ini mah iklan ngajak nggak boleh di masjid Semoga Allah mudahkan pada mau tanya Bagaimana tips suami istri bisa terhindar dari jiwa-hibah Terus sekarang kami suka mengomentari sesama bahkan terjerumus karena ghibah mohon nasehat pertama tanam kenali sifat Allah dengan semakin mengenal sifat Allah kita akan merasa diawasi Allah itu rokimah [Musik] mengetahui Allah itu Syahid maha menyaksikan Maha Mengetahui termasuk yang dibisikan dalam hati kita semua yang kita lakukan yang kita ucapkan pertama dibuat oleh Allah kedua didengar oleh malaikat dan dicatat waktu dan aktif itu dicatat dan nanti catatan itu akan akan dibagikan melalui tanaman [Musik] durhaka tunduk mereka itu takut dengan isi catatan kitabnya tersebut terus mereka berkata celaka kita catatan apa ini melewatkan amalan dosa kecil ataupun besar kecilnya kita akan melihatnya dan akan dianggap itu yang pertama kenali bahaya ghibah seperti yang tadi dijelaskan nah terus yang ketiga jangan lupa banyak berdoa agar Allah memberi Hasan kita menjaga kita dari semua kemungkaran termasuk kemungkaran utusan Allahumma inni assaluka bayang keempatnya jauhlah dengan orang-orang yang beriman yang sholeh agar ketika kita bergaul dengan mereka kita terciptati terbakar oleh kesalehan mereka pas kita mau ghibah ditegur dengan baik dan hindarkan pergaulan dengan orang yang tukang ghibah tukang rugi nanti kita akan terbawa ya semoga Allah menyelamatkan kita dari dosa lebih baik satu tahun lalu anda memiliki air Memang sekarang nggak gitu dan ada sudah bertobat dari namun qodarlah seorang dengan sengaja membuat itu dan lain itu meluas kepada sama Ikhwan seolah air itu baru hangat atau terjadi bahwa nasehatnya anak capek tiap kali ada iklan pertama bertanya anak harus sampaikan apa Padahal harus dijaga [Musik] mungkin Allah ingin mengurangi azab bagi kita di akhirat dengan diberi azab di dunia dalam bentuk dibongkar ayamnya kepada sesama manusia orang yang membongkar airnya nanti dia punya dosa Jariyah loh dia ngomong ke si A dia ngomongnya orang yang pertama kali ngasih tahu kebagian dosanya yang pertama kali mengumbar akhirnya ini dia memiliki dosa semuanya tanpa mengurangi dosa masing-masing Mereka sedikit pun kita yang diibainya bubur dosa setiap ada orang yang zalim termasuk mengibahi kita umur dosa kita itu kasih sayang Allah tanpa harus tobat dosa itu gugur karena di ghibah karena dijelek-jelek jadi seperti kalau ada yang bertanya klarifikasi itu setahun yang lalu sekarang adalah nah seperti itu terakhir jika seseorang sedang marah kepada orang lain lalu dia bercerita kepada suaminya bahwa dia marah kepada suatu keburukan orang lain apakah termasuk ghibah Ia menceritakan keburukan orang lain walaupun keburukan itu fakta gimana boleh nggak tergantung ada yang dibolehkan ada sering contohnya umpamanya meminta fatwa umpamanya Hindu [Musik] Ya Rasulullah Saya minta dia nggak kasih Boleh nggak saya ambil uangnya tanpa sepengetahuan dia kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam walaupun harus dengan menyebut nama orang seperti umpamanya untuk mencegah kejahatan seseorang kita lapor polisi ketika Polisi bertanya Siapa orangnya dan apa kejadian Afwan saya nggak mau ghibah dengan lapar ya harus disampaikan Si Fulan kejahatannya Ini untuk apa untuk mencegah kejahatan berikutnya yang dilakukan oleh orang itu ya boleh kalau yang seperti itu ya Jadi kalau curhat atau bagi orang itu ada maslahat seperti untuk meminta fatwa tapi ke orang yang tepat orang yang berilmu seperti umpamanya Meminta perlindungan atau agar menghentikan kezaliman seorang seperti ke polisi boleh tapi saudara curhat ke orang yang tidak tepat Ashar asal solusi ya tidak ada apa namanya maslahat hanya nyemplungnya hati tapi kejahatannya tetap berjalan maka itu tidak boleh itu termasuk ghibah yang dilarang ya allahualam cukup ya sampai di sini Insya Allah besok hari Ju Selamat sore kita kembali berjumpa membahas kitab mikrosor maharjo kabul di tempat ini waktu yang sama Subhanahu Wa Ta’ala Alhamdulillah [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *