93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menebar cahaya sunah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wasohbihi wawala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di manapun Anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam dan sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan sebuah kajian ilmiah yang kami pancarlaskan dari Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya bersama Ustaz Mubarok B muim LC MHI hafidahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah kembali di kesempatan pagi hari ini kita akan mengkaji kitab penuh manfaat kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala dan tampaknya sudah terhubung koneksi kami dengan Studio di STAI Ali bin Abib Surabaya dan kami sampaikan kepada anda Selamat menyimak kepada Ustaz alamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillahi nahmaduhuuagfirillah anahillahuuahallah yaumum w wahahana uhmahuaihi wasem danendengarisi Radi di man anda berada Alhamdulillah kita bersyukur k Allah Azza waalla pada kesempatan yang baik ini kita dipertemukan kembali oleh Allah subhanahu wa taala dan semoga Allah senantiasa melindungi kita semuanya amin ya rabbal alamin pembahasan kita dari kitab Riyadus shihin Min kalami sayyidil mursalin Sallallahu Alaihi W Ali wasallam adalah pembahasan hadis-hadis nabi alaihiatu wasalam yang ditulis oleh alimam zakar Yahya Bin Syar annawi rahimahullah taala rahmatan wasiah pembahasan kita Insyaallah setelah kita melewati bab bayanajalb bab tentang penjelasan apa saja yang boleh seorang berdusta pada hal tersebut kita lanjutkan insyaallahu taala dengan BAB ya kata Imam annawawi rahimahullah taala bab anjuran agar seorang-orang agar seorang benar-benar mengcross check sebuah berita atau perkataan yang diucapkannya atau yang diceritakan kepada orang lain apakah itu benar atau tidak misalnya seorang mendengar atau mendapat berita ya atau tersebar berita mungkin melalui medos atau yang lainnya kemudian ee Berita itu tidak jelas bagi kita tidak jelas akan kebenarannya ya tidak jelas akan kebenarannya Nah kita diperintahkan oleh agama Allah untuk Bert untuk CR terhadap berita itu sebel kita menyampaikan kepada orang lain dan ini sangat penting Apalagi kita hidup di zaman ya di era metsos yang mana ee telah mencakup hampir seluruh kalangan manusia ya metsos ini sehingga apa yang kita dengar yang kita lihat yang kita diare dikirimkan ya Terkadang ada yang benar ada yang tidak benar ya terkadang hanya melalaikan kita dari melihat Allah juga terkadang hanya untuk ee membuang-buang waktu dan umur nah Oleh karena itu sudah seyogianya kita lebih selektif di dalam menerima informasi ya karena yang mengirim kepada kita sesuatu itu atau yang berbicara di medsos misalnya ya Kebanyakan orang-orang yang kita tidak mengetahui mereka kita hanya mengetahui sebagian dari mereka tapi banyak di antara mereka yang kita tidak mengetahuinya ya demikian pula Apa motivasi mereka di dalam mengirim berita itu ya Oleh karena itu marilah kita betul-betul selektif betul-betul kita cross check Apabila ada informasi yang masuk atau berita Dan Kita ee ragu terhadap berita tersebut atau kita mendapatkan dari orang yang tidak kita kenal atau yang lainnya ya jadi agama kita telah mengatur ini semuanya karena apa apa yang diucapkan apa yang di sampaikan ya kepada masyarakat atau kepada orang lain ini semua akan menjadi pertanggungjawaban kita ya pertanggungjawaban kita kita sebagai ee orang yang menyampaikan berita itu atau meneruskan berita tersebut ya menjadi tanggung jawab dan ini telah disebutkan oleh alquranul Karim di antaranya adalah Firman Allah dalam surah al-isra ayat yang ke-36 Allah Azza walla berfirman dan jangan kamu berbicara sesuatu yang kamu tidak mempunyai ilmu tentangnya ya tidak usah berbicara hendaknya kita berbicara apa yang kita ketahui yang kita mempunyai ilmu tentangnya kita bicarakan adapun yang kita tidak mempunyai ilmu tentangnya Jangan berbicara karena semua akan diminta pertanggungjawaban karena sesungguhnya pendengaran penglihatan dan hati ini akan ditanya oleh Allah Taala dimintai pertanggungjawaban oleh Allah subhanahu wa taala di hari kiamat kelak ya itu latar belakangnya Mengapa kita dilarang berbicara tanpa ilmu menyampaikan informasi tanpa ada ee kepastian akan kebenaran informasi yang kita sampaikan kepada orang lain ya Nah ini telah diingatkan oleh al-qur’anul Karim sebelum ada peringatan-peringatan tentang hooks ya yang itu menjadi Peraturan Pemerintah misalnya ya ini sudah diingatkan oleh al-qur’an sebelum ditemukannya alatalat ini ya makanya benar Islam ini adalah agama untuk semua kalangan siapun manusia dan di di mana pun dia serta kapanpun Islam tetap relevan ya dengan zaman ya karena dia adalah agama yang terakhir yang Allah turunkan kepada rasulnya yang terakhir nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi W alihi wasallam kemudian juga Allah Taala berfirman tentang pertanggung jawaban ini dalam surah qaf ayat yang ke-18 Allah Azza waalla berfirman Ma yalfidu Min qulin illa ladahi roqibun Atid tidaklah seorang manusia dia melafazkan satu perkataan dia mengucapkan sebuah ucapan melainkan ada malaikat-malaikat yang mengawasi yang mencatat apa yang diucapkannya bahkan mengeluh pun dicatat oleh malaikat ya diceritakan dalam sebagian kitab tentang Al Imam Ahmad bin hambal rahimahullah taala dan beliau seorang Alim besar ulama besar ya beliau adalah seorang yang betul-betul mempertahankan dan memperjuangkan akidah ahlusunah Wal Jamaah akidah para Salafus Saleh akidah para sahabat radhiallahu anhum ajmain ya akidah Alqur’an dan sunah ketika beliau dalam keadaan sakit beliau itu mengeluh merintih karena sakitnya maka beliau diingatkan oleh putranya Abdullah Abdullah bin Ahmad bin hambal atau salah satu putranya wahai Ayahku Tidakkah engkau ketahui bahwasanya rintihan itu pun dicatat oleh malaikat rintihan kesakitan itu tercatat Subhanallah maka kemudian Imam Ahmad bin hambal berhenti dari merintih akan kesakit kesakitan yang menimpa beliau para pemirsa dan para pendengar rahimakumullah ya jadi ee apabila setiap orang muslim memahami akan hal ini mengetahui makna dan kandungan ayat-ayat yang dibacakan tadi ya maka seorang muslim muslimah akan menjaga lisannya ya menjaga lisannya sebagaimana juga an nabi alaihiatu wasalam telah ingatkan kepada kita yaak faaika H kata beliau kepada Muad Bin Jabal ya Jaga lisanmu jaga lisanmu orang yang tidak menjaga lisan ini akan ya Ee menerima risiko dari perilakunya ya maka di sini Pentingnya menjaga lisan ya jangan hanya berbicara Jangan asal menuduh jangan asal memfitnah Ya semua itu akan diminta pertanggungjawaban ya jika tidak di dunia di akhirat kelak kalau tidak di dunia di akhirat kel yaah ini perintah kepada kita untuk menjaga lisan untuk menahan tangan-tangan kita J jari jemari kita dari menyebarkan hooks di media sosial ya ini semua peringatan kepada kita di perintah untuk tasabut untuk Cross Cheek untuk meneliti secara benar tentang berita yang sampai kepada kita ya sebelum kita menyampaikan kepada orang lain ya Adapun hadis yang dibawakan oleh Al Imam annawawi rahimahullah taala dalam pembahasan atau bab ini hadis yang pertama hadis Abu Hurairah radhiallahu Anhu Q Nawawi rahimahullah wa Abi Hurairah radhiallahu Anhu dan Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu Beliau berkata an nabi shallallallahu Alaihi wasallamq bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Kafa Bil Mari kadiban anuhadita Bul Ma Sam ya Kafa Bil Mari kadiban anuhad hadis riwayat Imam muslim di dalam sahihnya cukuplah seorang itu ya dikatakan dia itu berdusta jika dia menyampaikan memberitakan setiap apa yang dia dengar ya maka dia dikategorikan sebagai pend Pendusta Kafa bilban cukuplah seorang itu dikatakan dia berdusta ketika dia menyampaikan Semua yang dia dengar berarti dia ini Pendusta jadi ee hadis ini merupakan peringatan dari nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi wa al wasallam ya peringatan kepada kita dari banyak bicara banyak ngomong ya semua yang kita dengar kita sampaikan ya ini adalah telah diingatkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya karena apa pada dasar n ya yang didengar itu dari informasi atau itu cerita atau apa saja yang didengar ini tidak luput dari dua hal ya setiap yang kita dengar ya Antar itu informasi atau berita atau cerita atau yang lainnya tidak luput dari dua hal ya salah satu dari dua ya ada yang benar ada yang tidak benar ya Nah di sinilah kemudian an nabi alaihiat wasalam menyebutkan bahwa cukuplah seorang dia itu dikatakan sebagai seorang yang berdusta tatkala setiap berita yang sampai kepadanya ya yang dia dengar itu disampaikan kepada orang orang lain berarti dia ini Pendusta atau dia ini telah berbohong karena tidak semua apa yang dia dengar itu benar bisa jadi ada di antaranya yang merupakan keboh kebohongan ya nah jadi ini peringatan dari nabi alaihialatu wasallam ya kepada umat ini dan beliau adalah orang yang sangat mencintai umatnya Sallallahu Alaihi Wasallam Oleh karena itu beliau ingatkan kepada kita ya agar menjaga lisan ya jangan kita menyampaikan semua yang kita dengar tetapi hendaknya seorang dia betul-betul meneliti mencermati ya menyelidiki suatu informasi yang sampai ke kepadanya sebelum dia sampaikan kepada orang lain kemudian hadis yang berikutnya Q Imam Nawawi rahimahullah Al Imam annawawi rahimahullah berkata waurah radhiallahu Anhu Q dan dari samurah Bin jundub radhiallahu anh Beliau berkata qa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Man haddatni biaditin yaro annahu kadibun fahua ahadul kadibinii hadis riwayat Imam muslim di dalam Kitab Sahih Muslim artinya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Man barang siapa yang menyampaikan dari aku ya yang menceritakan dari aku dari nabi wasallam suatu hadis dia menyampaikan satu hadis dan dia melihat bahwa berita ini hadis ini adalah satu kedustaan yang dinisbahkan atau dengan mengatasakan Nabi Al tapi dia tetap menyampaikannya maka Ahul dia adalah salah seorang dari dua orang yang berdus yang berdusta ya Nah hadis ini juga peringatan dari nabi alaihiatu wasalam agar seorang berhati-hati dalam menyampaikan hadis-hadis nabi alaihiatu wasalam dan berdasarkan hadis ini pula kemudian para ulama-ulama ahl para ulama-ulama ahlus sunah ulama-ulama hadis mereka menyelidiki tentang hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi wa al wasallam seingga muncullah ulama-ulama hadis yang mana mereka meneliti ya setiap perkataan yang disampaikan yang disebarkan dan dinisbahkan bahwa perkataan itu dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya karena orang yang mengatakan sesuatu tentang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam atau menyampaikan suatu hadis dari beliau Padahal dia tahu bahwa itu tidak benar dari nabi Sallahu Alaihi Wasallam berarti dia termasuk orang yang berdus berdusta Ya kalau dalam berbicara ya sesama kita kalau ada orang berbohong di antara kita itu sudah satu perbuatan yang tercela seorang berbohong dengan mengatasnamakan seseorang ini perbuatan tercela nah bagaimana dengan orang yang menyampaikan sesuatu dengan mengatasnamakan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam padahal itu tidak benar ini tentu lebih besar dampaknya ya lebih besar dampaknya lebih besar do dosanya ya Dan ini telah disebutkan oleh Rasul Al wasallam orang yang menyengaja dengan sengaja dia menyampaikan sebuah hadis tapi dalam hadis ternyata itu kedustaan dia berdusta dengan mengatasnamakan nabi alaihiatu wasalam maka dia akan menempati tempat duduknya di api neraka dalam Sabda beliau alaihiatu wasalam ya Man kaba Al mutaamidan awaahu minar Barang siapa yang dia berbohong dengan mengatas namakan aku y mengatas namakan nabi alaihiatu wasalamaar maka dia siap untuk menempati tempat duduknya di api neraka karena berdusta dengan mengatasnamakan nabi alaihiatu wasalam tidak sama dengan berdusta dengan mengatas nama orang orang lain ya rasul Al wasam seorang yang jujur seorang yang benar dalam ucapannya dan dibenarkan dan beliau tidak berbicara kecuali dengan Wahyu dari Allah Azza waalla dan Muhammad tidak menyampaikan karena hawa nafsunya tapi apa yang beliau sampaikan adalah wahyu dari dari Allah subhanahu wa taala Jadi intinya bahwa hadis ini ya ingatkan kepada kaum muslimin agar berhati-hati dalam membawakan sebuah hadis yang hadis itu ternyata hadis dif atau hadis maudu palsuah kita harus Jelaskan Ya kita harus menjelaskan kalaupun seorang membawakan hadis yang lemah kita Jelaskan bahwa hadis ini adalah hadis yang lemah dilemahkan oleh ulama hadis Fulan atau Fulan misalnya nah ini adalah ee Perangai yang benar di dalam kita menyampaikan sebuah hadis yang hadis itu ternyata hadis yang lemah atau hadis palsu atau hadis yang mungkar dan seterusnya kita harus menjelaskan bahwa di sini hadis ini adalah hadis palsu hadis ini hadis yang dif yang didhaifkan oleh oleh oleh Alim Fulan dan seterusnya jadi berdusta dengan mengatasnamakan nabi alaihiatu Wasalam ini adalah satu perbuatan yang besar akibatnya diancam oleh api neraka yaar kata Nabi alaiiam kemudian juga apa yang disampaikan oleh Nabi alai wasallam ini hadis ini menjelaskan kepada kita tentang tidak bolehnya seorang meriwayatkan hadis-hadis yang tidak benar yang dinisbah ya atau dengan mengatasnamakan nabi alaihialatu wasalam ya sebagaimana saya katakan tadi kalaupun misalnya meriwayatkan atau menyampaikan suatu hadis dif dia Sebutkan hadis ini adalah hadis yang dif kemudian eh yang berikutnya hadis yang berikutnya wa asma radhiallahu anha qat asma binti Abu bakariddiq asma binti Abu Bakar iddiq Abu bakariddiq radhiallahu Anhu radhiallahu anhuma qat kata asma Anna imroatanqat pernah ada seorang wanita ya Dia berkata yakni kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Ya Rasulullah Inan wahai Rasulullah Sesungguhnya aku ini mempunyai ya madu artinya ya bahwa wanita ini salah seorang istri dari seseorang jadi orang ini mempunyai dua istri atau tiga istri atau empat istri nah istri pertama misalnya dia menikah dengan si A si apa suami ini menikah dengan si A kemudian menikah dengan yang kedua si B Nah si B ini bagi si A namanya dah ya namanyaah Deman pula seterusnya kawin lagi istri ketiga ini dah bagi ini dan ini ya Ini juga darah bagi ini dan ini Jadi intinya bahwa ee seorang wanita yang dia salah satu dari dari istri ya seseorang Dia berkata Wahai Rasulullah Sesungguhnya aku ini mempunyai ya madu ya sebetulnya istilah madu ini tidak tepat ya yang tepat istilah darah ini sesungguhnya aku yang mempunyai ya saingan ya biasanya istri itu bersaing jadi istri pertama dan istri kedua bersaing ya dua dan tiga dan empat Biasanya pada istri bersaing jadi aku ini kata wanita ini Aku mempunyai seingan ya jadi suami aku mempunyai istri yang lain S aku maka kata wanita ini Bolehkah aku menyampaikan sesuatu ya kepada sainganku ini ya tentang pemberian suamiku tapi tidak benar misalnya ya dia mengatakan pada istri yang yang lain ya ya pada saingannya aku ini dikasih oleh suami oleh suami kita mereka dua ini ee istri dari seseorang aku diberikan misalnya setiap bulan ya 2 juta dan dia padahal ini bohong tidak benar yang disebutkan angka yang disebutkan ini tidak sesuai dengan realita mengapa dia menyampaikan hal ini supaya istri yang seingannya itu tahu bahwa Oh ternyata suamiku lebih ee memberikan lebih besar daripada pemberiannya kepada kepada aku itu maksudnya jadi kata wanita ini kepada rasul sahu Ali wasallam ya Apakah boleh aku ini menyampaikan ya kepada kepada sainganku bahwa aku diberikan oleh suami sesuatu dibutkan lebih dari yang semestinyaq nabiallahu Alaihi Wasallam maka dijawab oleh Nabi alaihiatu wasalam almutasabbiu bimamisiur orang yang dia menampakkan sesuatu ya padahal tidak semestinya hakikat realitanya seperti apa yang dia tampakkan maka dia itu ibarat ya Ibarat seorang yang memakai dua pakaian dusta Sebetulnya kata almutasyabbi yaitu almutasyabbi arti orang yang menampakkan bahwa dia itu kenyang Padahal dia tidak kenyang tapi dia pura-pura ya menampakkan pada orang lain bahwa dia itu ke kenyang Padahal dia tidak kenyang sebetulnya ini asal kata Mas mutasyabih jadi orang berpura-pura ya dia menyampaikan suatu yang tidak semestinya yang tidak ada pada dirinya yang tidak diberikan kepada kepadanya nah dia itu ibarat orang yang memakai pakaian palsu pakaian penuh kedusta kedustaan hadis ini muttaf alaih diriwayat oleh Imam Bukhari dan imam muslim di dalam sahih Bukhari dan Sahih Muslim nah yang diambil dari hadis ini ya yang diambil dari hadis ini yang pertama bahwa tidak boleh ya salah seorang istri ya dari beberapa istri yang dimiliki oleh suami tidak boleh dia menimbulkan kemarahan pada saingannya ya pada istri-istri yang yang lain J misalnya Si x mempunyai dua istri satu nama y satu nama D ya Nah tidak boleh di antara dua istri ini ya saling menimbulkan kemarahan bagi istri yang yang lain ini membuat apa melakukan sesuatu yang buat istri yang lain tuh marah ya atau sebaliknya jadi ini tidak dibenarkan ya tidak boleh Seorang Istri salah seorang istri dari beberapa istri dia apa memanas-manasi istri yang yang lain ya Nah di sini pentingnya orang yang mempunyai istri lebih dari satu untuk bersikap yni bijak ee karena kar kalau adil itu mungkin sulit ya sulit Seorang berlaku adil kecuali dalam hal-hal yang ya bisa diperhitungkan secara angka tapi dalam hal-hal yang bersifat nyata dan bersifat cinta bersifat dalam diri seseorang ini sulit untuk melakukan ke keadilan terhadap istri-istrinya ya Nah di sini perlu kebijakan kedasaan bagi orang yang memiliki lebih dari satu istri kemudian yang berikutnya bahwa ee orang yang mutasyabi Ya seperti yang dikatakan tadi ya maknanya adalah ibarat orang yang dia sebetulnya tidak kenyang tapi dia menampakkan dirinya pada orang lain seakan-akan dia itu kenyang ya ini kedustaannya dua kali ya pertama dia mendustakan dirinya W dia tidak kenyang dibilang dia dia menampakkan dirinya sebagai orang yang kenyang Padahal dia tahu dirinya bahwa dia tidak kenyang tapi dia menampakkan pada orang lain seakan-akan dia kenyang berarti dia telah mendustakan dirinya dan dia berdusta kepada orangor lain sehingga dia ee disebutkan dalam hadis ini ya dalam hadis ini disebutkan apa tadi bahwa ibarat orang yang memakai dua pakaian kedustaan dua pakaian p palsu dia mendustakan dirinya sendiri dengan perilakunya itu dan dia mendustakan orang lain dan dia berdusta pada orang lain ya makanya balasannya dampaknya ya itu atau akibatnya juga dua dua kali kalau misalnya dia diazab diazab du dua kali karena dia berdus berdusta dia ber berdusta kemudian ee disebutkan kan juga dalam dalam ee pelajaran dari hadis ini tentang tidak bolehnya seorang ya dia memperindah dirinya tetapi dengan pakaian orang lain ya dan pakaian orang lain contohnya seorang menampakkan ini biasa dalam hal-hal maknawiyah bukan hal-hal yang materi seorang Dia tidak punya keahlian di bidang kedokteran tapi dia seakan-akan seorang seperti seorang dokter Ini contohnya seorang tidak punya ilmu ya dia bukan Alim dia bukan Ustaz tapi dia menampakkan dirinya seakan-akan dia Orang alim seakan-akan Dia seorang Ustaz ini termasuk hal yang D yang dilarang ya J seorang melakukan penipuan dalam profesi ya dalam profesi dia menampakkan seakan dia adalah ahli dalam satu bidang ternyata dia bukan ahlinya ya Cuma dia menunjukkan pada manusia ya karena suatu hal seakan-akan dia orang yang eh paling ngerti dalam satu Halah ini termasuk yang tidak dibolehkan kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang tidak boleh seorang wanita merusak atau Seorang Istri merusak saingannya istri yang lain ya dengan cara-cara yang tidak tidak benar tak boleh jadi merusak hubungan istri ini dengan hubungan Istri Kedua dengan suami ya ini tidak dibenarkan jadi omong apa adanya bicara yang jujur ya ini yang semestinya dilakukan kemudian eh bab berikutnya yang disampaikan oleh Imam annawawi rahimahullah taala adalah bab tentang babu bayani tahrimahadatiur ya babu bayani Gili tahrimi syahadati zur bab menjelaskan tentang ya betapa besarnya ya Ee pengharaman terhadap persaksian yang palsu ya jadi saksi palsu ini haram dan dia termasuk haram yang mughallad Tahrim mughad tahim yang luar biasa pengharamannya ya Nah sahadat zur yang dimaksud dengan zur adalah alkidbu atau alkadibualhtan zur zur itu adalah dusta dan fitnah dusta dan fitnah wahadatur dari situ kemudian diambil syahadatur persaksian palsu asyahadah Bil batil Dia memberikan persaksian dalam sebuah kebatilan ya ya ini nauzubillah dosanya besar ya seorang memberikan persaksian dan dia dusta dalam persaksian ya ini tinggal tunggu di hari kiamat kelak ya kalau dia tidak perbaiki dirinya di dunia ini dan minta maaf ya kepada orang yang lakukan hal tersebut maka tinggal tunggu di akhirat k ya akat danaksian yangtil ini yangetul binasakan seseorang akan membinasakan seseorang akibat dari perbuatannya persaksian palsu ya berdusta dengan kebatilan nauzubillah ya nauzubillah dan itu ada ya itu ada yang lakukan apalagi orang yang katanya punya ilmu padahal dusta kepada umat P masyarakat ya nauzubillah ya ini satu perbuatan yang amat besar dosanya ya amat besar dosanya Adapun dalil yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala di anaranya adalah Firman Allah Azza waalla dalam surah alhaj ayat yang ke-30 Allah Taala berfirman Dan jauhilah dari perkataan atau persaksian yang palsu yang penuh kedustaan dan fitnah ya jauhilah di sini Allah kemudian pada ayat yang lain ya dalam surah al-haj Allah menyamakan atau menyetarakan yakni menyandingkan kan antara perkataan atau saksi palsu perkataan yang dusta ini ya persaksian dusta ini dengan peribadatan kepada berhala ya ini menunjukkan ya ketika disandingkan bersama menunjukkan bahwa perbuatan yang kedua ini besar besar dosanya Sebutkan dalam Sur surah alhaj ayat yang ke ee 30 ayat yang ke 30 dan 31 kita lihat sekarang tentang ayat ini saya ingin membaca supaya kita mendengar mengetahui ya bahaya daripada saksi palsu ya daripada memalsukan sesuatu termasuk Ya pemalsuan-pemalsuan hanya karena dunia naudubillah minzalik ya naudubillah minzalik apa yang dikejar di dunia ini ya ya kita memalsukan sesuatu berdusta dengan mengatasnamakan sesuatu memutar Balikkan fakta ya apa yang kita inginkan ya yang diinginkan di dunia ini apa nauzubillah apalagi kalau yang melakukan orang punya ilmu ya sedikit banyak pernah belajar Quran dan Sunah belajar tauhid dan Syirik belajar sunah dan bidah ya Masih berbuat demikian naudubillahalik ya Kara dengan kepentingan yang lain kalau seorang Dia berbuat dosa ya antara dia pribadi dengan Allah Taala ini dampaknya ini kecil artinya dia bisa langsung mohon ampun pada Allah Taala Tetapi kalau seorang berbuat kedustaan berbuat Kepalsuan bersaksi palsu ya yang merugikan banyak orang ya mencakup orang lain maka dosanya lebih besar ya dan itu semua akan terbongkar akan terbongkar dan akan tersingkap kalau seorang tidak bertobat dan dan mengaku akan kesalahannya bertobat pada Allah Taala semua akan terbongkar kalau seorang berbuat dosa antara dia dan Allah Taala ini cukup dia bertobat pada Allah seorang pergi ke satu tempat yang jauh ya misalnya naudubillah dia minum khamar tapi tempat jauh Dis sendirian tidak ada yang mengetahuinya atau dia pergi di satu tempat dia berzina tidak ada orang mengetahuinya kecuali dia dengan Allah Taala ini lebih ringan ya dia bisa bertobat minta ampun k Allah menyesali perbuatannya tidak ada kaitan dengan orang orang lain ya tapi kalau kedustaan-kedustaan yang dilakukan mencakup dan orang lain membolak-balikkan fakta ya ini ya tunggu tanggal mainnya tinggal tunggu tanggal akibat dari mendapatkan akibat dari perbuatannya naubillahalik ya semoga Allah melindungi kita terus yang dikejar itu apa apa yang diinginkan di dunia ini ingin popularitas banyak orang yang lebih jauh memiliki popularitas ingin menguasai suatu aset ingin dunia ya jangan dengan cara yang tidak benar lakukanlah dengan cara yang benar dengan cara yang halal yang diizinkan oleh Allah di syariat Allah dan rasulnya tapi dengan cara jangan dengan cara-cara curang dengan cara-cara pemalsuan dengan cara-cara berdusta ya yang anda kejar di dunia ini apa dunianya sementara sepanjang apapun umur seorang dia akan mati dan dia mempertanggungjawabkan apa yang dimilikinya hartanya ilmunya perbuatannya perkataan ya Semua akan dimai pertanggungjawaban di hadapan Allah subhanahu wa taala Maka sekali lagi apa yang anda inginkan di dunia ini apa yang Anda kejar di dunia ini dengan memakai cara-cara yang curang ya dengan memutar balikkan fakta memalsukan fakta yang anda inginkan apa di dunia ini naillah Dunia Sementara besok La seor akan mati dipanggilleh Allah Taala semua ditinggalkan asetnya digalkan ist tinggalkan anaknya ditinggalkan hartanya ditinggalkan Terus apa yang diinginkan waliyadubillah Semoga Allah melindungi kita dari perbuatan-perbuatan yang menyimpang apa yang berkaitan dengan kepentingan orang banyak ya semoga Allah melindungi kita ya dari hal-hal tersebut waliyadubillah n disebutkan oleh Allah Taala dalam surah alhaj ayat yang ke-31 dan ayat yang ke-32 Allah menyandingkan di sini ya penyebutan ee perkataan palsu kedustaan dan Kepalsuan ya dengan penyembahan kepada berhala Allah Taala berfirmanibij minalani wibuur wibuur yaualaniu ini Sebutkan dalam ayat yang ke-30 Allah mengatakan maka ya jauhilah penyembahan terhadap berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan dusta ya perkataan dusta kemudian Allah Azza waalla berfirman pada lanjutan ayat pada ayat yang berikutnya ya hunafaa lillah billahiahwiu fiin sahiq kata Allah Taala dan beribadahlah kamu dengan ikhlas kepada allahibadahlah kamu kepada Allah dengan ikhlas tanpa menyekutukannya ya tanpa menyekutukan Allah ya orang yang menyuhkan Allah itu seakan-akan dia jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan oleh angin ke tempat yang jauh itu perumpamaan orang yang melakukan kesyirikan P Allah Taala ya dia ibarat Orang yang jatuh dari langit disambar oleh burung kemudian dibuang tempat yang yang jauh intinya dari ayat ini ya surah alhaj ayat 3031 Allah menyandingkan antara larangan menyembah berhala dengan larangan bersaksi palsu dengan larangan perkataan palsu dan Allah perintahkan untuk ikhlas karena Allah Azza waalla ini sangat jelas ayatnya ya termasuk juga Allah melarang ya perkataan-perkataan yang keji sebagaimana dalam surah ala’ ayat yang ke-33 Allah Taala berfirman Katakanlah W Muhammad sesungguhnya Tuhanku hanya melarang hanya hanya melarang alfawahis perbuatan-perbuatan keji baik yang tampak maupun yang yang tersembunyiikian pula Allah atau Tuhanku melarang perbuatan dosa dan perbuatan melampaui batas menzalimi hamba-hamba Allah tanpa hak dan Allah mengharamkan kamu menyekutukan Allah sesuatu yang tidak ada dasarnya Ya Allah tidak turunkan bukti tentang apa yang kamu sekutukan itu dan Allah mengharamkan kamu mengatakan tentang Allah sesuatu yang kamu tidak mengetahuinya surah al-a’raf ayat yang ke-33 para pemirsa Para pendengar televisi radio Roja di mana pun anda berada ini semu ada peringatan jadi Allah Azza wa Jalla tentang beratnya yaitu persaksian palsu ya atau kedustaan memalsukkan sesuatu dengan cara dusta waliadubillah ini akan dampaknya besar cepat atau lambat ya di dunia atau di akhirat pasti akan dapat akibatnya akan dapat akibatnya kemudian juga ee Allah berfirman ya tentang larangan atau tentang besarnya pengharaman persaksian palsu juga ayat yang dibawakan oleh annawawi yaitu apa yang dibacakan tadi dalam surah alisra ayat 36 W dan janganlah kamu berbicara apa yang kamu tidak memiliki ilmu tentangnya ya karena sesungguhnya pendengaran penglihatan dan hati akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah di hari kiamat kelak Deman pula Allah Taala berfirman pada surat Q ayat 18 yang juga dibacakan tadi tidaklah seorang mengucapkan satu perkataan melainkan ya ada para malaikat pengawas yang mengawasi dan mencatat Apa yang diucapkan oleh seorang hamba kemudian Allah Taala berfirman dalam surah alfajar ayat yang ke-14 Q taala in sesungguhnya rabmu senantiasa memantau Ya Allah selalu melihat memantau setiap perbuatan seorang hamba dan akan di e balas dengan balasan yang sesuai dengan apa yang dilakukan oleh seorang hamba tersebut nah ini menunjukkan tentang e almurqah hendaknya kita selaluah dalam arti kita selalu merasa bahwa kita diawasi dan dilihat oleh Allah Taala kemudian juga Allah menyebutkan dalam surah alfurqan tentang sifat hamba-hamba Allah yang EE dicintai oleh Allah sifat ibadur Rahman salah satunya adalah disebutkan dalam surah alfurqan ayat yang ke-72 wallina yashadunur dan orang-orang yang mereka tidak memberikan persaksian palsu orang-orang yang mereka tidak memberikan persaksian palsu ini di antara hamba-hamba Allah yang dicintai oleh Allah mereka adalah orang-orang Saleh orang-orang yang baik yang akan mendapatkan cinta Allah Rida Allah dan nikmat-nikmat yang Allah janjikan pada mereka kemudian juga eh eh Adapun hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala di dalam bab ini ada satu Hadis yang dibawaan oleh Beliau ya qa rahimahullah wa Abi bakr radhiallahu Anhu dan dari Abu was was Maukah kalian aku beritahan kalian dosa besar yang paling besar Maukah kalian aku beritahan kalian Ya Rasulullah Kami mau engkau beritahukan hal itu Q kemudian kata nabi alaihiatu wasalam dosa besar terbesar yang pertama adalah alisrqu Billah berbuat Syirik kepada Allah ya Ini Dosa paling besar Adah Syirik kepada Allah Taala makanya orang yang mati dalam kesyirikan tidak akan diampuni oleh Allah Azza waalla seorang meninggal dalam keadaan tidak belum bertobat dari perbuatan Syirik atau dari kesyirikan maka dia tidak akan diampuni oleh Allah Azza waalla dan dia khid jadi orang yang kekal di dalam api neraka Kemudian yang kedua dosa besar yang terbesar kedua adalah setelah Syirik adalah ukul Walidain durhaka kepada kedua orang tua ya durhaka kepada kedua orang tua ini termasuk dosa besar yang paling besar ya orang tua itu telah berbuat baik kepada kita ibu mengandung kita selama kurang lebih 9 bulan ya kemudian melahirkan dirawat dijaga dipelihara a memberi nafkah ya menyekolahkan mendidik dan seterusnya ya betapa banyak kebaikan kedua orang tua kita Tapi kemudian kita balas dengan perbuatan yang yang buruk durhaka kepada mereka ya ini satu hal yang sangat bertentangan ya jadi hak orang tua itu besar hak orang tua adalah sangat besar terhadap anak ya J yang kedua dosa besar kedua adalah durhaka kepada kedua orang tua kemudian disebutkan di sini ketika itu beliauang bertanud beliau duduk yau beliau Berk was ya Al waur Al waur beliau mengatakan yang ketiga ini dosa besar terbesar adalah perkataan palsu ya persaksian palsu ya Al wur beliau berulang-ulang yaukir terus beliau ulang-ulang lebih dari tig kali tentang persaksian palsu ini hattana si mengatakan Ya Allah ini seandya belia diam berhenti darucapan itu sudah sekian banyak belia mengulangulangi perkataemendengar Allah semuanya yang diw tiga hal ini yang paling besar adalah Syirik k Allah Taala ya Syirik pada Allah Taala ini tidak akan diampuni oleh Allah kalau seorang mati dalam keadaan Syirik tapi kalau dia bertobat Allah maha pengampun dosa Apun yang seorang lakukan kalau dia bertobat P Allah Taala Allah mengampuninya ya termasuk dosa Syirik Kemudian yang kedua adalah ukul Walidain yaitu durhaka kepada kedua orang tua karena orang tua mempunyai hak ya ada satu ayat dalam alquranul Karim ya dalam surah e Luqman misalnya atau surat yang lainnya Allah Azza waalla berfirman wahakaun ya apabila kedua orang tuamu ya mereka berupaya maksimal Mere bersungguh-sungguh ya mereka berupaya secara maksimal agar kamu menyekutukan aku dengan sesuatu yang kamu tidakunya makaangan kamuat kepada orang tuamu jadi anak tidak boleh taat pada kedua orang tuanya kalau orang tuanya menyuruh Dia berbuat Syirik P Allah ini gak boleh taat tetapi apa kata Allah Taala wasib Fid Dunya maufa dan gaulilah mereka di dunia ini dengan cara yang dengan cara yang baik artinya tetap kamu berikan hak mereka sebagai orang orang tua tetap kamu berikan hak mereka sebagai dua orang tua yang telah melahirkanmu memeliharamu mendidikmu berikan hak mereka adapun dalam masalah Syirik jangan kamu lakukan Subhanallah betapa Agungnya ayat ini ya Allah mengajarkan kepada kita untuk berbuat baik kepada orang yang pernah berbuat baik pada kita di dalam ayat ini ya kalau kita cermati bahwa dua orang tua ini ya bersungguh-sungguh berupaya maksimal supaya anak mereka ini berbuat Syirik pada Allah Taala ya supaya berbuat Syirik P Allah Taala tapi Allah tetap menyuruh kepada anak agar dia tetap berbuat baik kepada kedua orang tuanya dia tetap memberikan hak kedua orang tuanya padahal orang tuanya ini menyuruh dia untuk Syirik pada Allah subhanahu wa taala Subhanallah betapa Allah menempatkan suatu pada tempatnya padahal dirinya yang diupayakan oleh dua orang tua ini Untuk menyekutukan dia terhadap anak mereka tapi Allah tidak kemudian mengatakan pada anak ya karena orang tuamu menyuruh kamu Syirik pada aku maka kamu ya tidak usah berbuat baik pada mereka Allah tidak mengatakan demikian Allah menyebutkan jika kedua orang tuamu berupaya maksimal agar kamu menyekutukan aku dengan sesuatu yang kamu tidak punya ilmu Maka jangan kamu taat dalam masalah ini jangan ditaati dalam perintah mereka untuk kamu menyekutukan aku dengan sesuatu jangan ditaati tetapi apa berikan hak mereka Apa hak mereka daulilah mereka perlakukan mereka di dunia ini dan ba dengan baik Allah subhanahu wa taala Allahu akbar kaum muslimin kaum muslimat para pemeriksa pendengar radio dan televisi Alim eh raja yang kami hormati ya alangkah indahnya ilmu apabila diamalkan J apa yang kita dapati pada hari ini semoga bermanfaat bagi kita semuanya dan berikan pelajaran kepada kita juga memberikan kepada kita ya semangat untuk kita beramal untuk kita kembali kepada Allah kembali P ilmu ilmu agama agar kita hidup senantiasa mendapat bimbingan ya dari ilmu ini ya kalau kita punya ilmu tapi sekedar untuk ceramah sekedar untuk untuk kita banggakan diri kita ya maka tidak bermanfaat ilmu itu kecuali kepada orang lain yang mengambil manfaat ya maka marilah kita berupaya untuk mengamalkan apa yang kita miliki dari ilmu yang kita pelajari kaum muslimin muslimat rahimani warahimakumullah eh demikian kajian kita pada kesempatan yang baik ini tidak mengapa saya berikan waktu Insyaallah 10 menit ya untuk sesi tanya jawab ya Insyaallah e 10 menit sampai jam seapat mungkin kita tutup karena ada suatu hal yang harus kami lakukan tapi tidak mengapa 10 menit ada pertanyaan silakan kami kembalikan kepada Abu luukman hafidahullah taala wallahu taala alam jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Al Ustaz Mubarok B Mualim LC MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita dalam kajian di kesempatan pagi hari ini dari kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala dan untuk selanjutnya kami undang Anda sahabat Roja di Manap pun anda berada untuk sesi tanya jawab seperti yang sudah diinformasikan oleh Ustaz kita menyiapkan waktu kurang lebih 10 menit untuk bertanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau mel lain telepon di 0 0218236543 baik untuk yang pertama kita akan angkat pertanyaan melalui l telepon kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana bapak dengan Rudi di Tangerang baik silakan ya Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam ingin saya nanyakan begini Pak ustaz kalau misalnya ada saudara yang EE kalau setiap berbicara ini hampir semuanya dusta Pak ustaz jadi ee Apakah ini sebaiknya kita menghindari memutus hubungan atau bagaimana Pak ustaz karena apa Ya sudah enggak bisa dipercaya lagi itu Pak ustaz dan banyak menimbulkan konflik Pak ustaz Nah itu sa Pak ustaz at siapa sampaikan jazakumir k barik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tafadol Ustaz ee baik pertanyaan tadi tentang ang ada keluarga ya keluarga penanya misalnya atau yang keluar yang lainnya dia selalu berbuat dusta bahkan semua omongannya lebih banyak dustanya daripada jujurnya Lalu bagaimana kita bersikap yang pertama apabila kita bisa menasihatinya kita nasihati orang itu ya kalau sudah dinasihati ternyata masih tak berdusta maka yang kedua kita lakukan kita berupaya untuk menghindari dari orang tersebut ya menghindari ya Kalaupun dia mungkin bicara dia apa namanya membawa berita kita tidak usah komentar yaari apa yang di sampaikan jadi berusaha untuk banyak diam ketika menghadapi orang seperti ini ya kemudian yang ketiga di antara upaya apabila memang eh di anara upaya untuk menghindar dari orang seperti ini ya karena mungkin dari ucapan-ucapannya bisa menimbulkan k konflik antara keluarga ya kita Ingatkan orang ini ya Ingatkan atau kadang-kadang perlu juga semacam ancaman kepada memberikan ancaman pada orang ini ya kalau kamu masih terus seperti ini ya membawa berita yang tidak benar atau berbohong kamu gak usah datang ke rumah sini misalnya demikian ini kadang-kadang ada orang yang yang memang dengan ancaman dia Insyaallah berubah jadi pertama nasihat kalau bisa nasihat nashati orang ini yang kedua bersikap banyak diam ya jangan banyak komen pada orang ini kalau dia datang ke rumah kita kalau perlu ya dingin-dingin saja tidak usah terlalu menyambut ya karena tahu orang ini tidak tidak tidak baik dalam lisannya kemudian yang ketiga bisa dengan dengan mengancam ya supaya dia tidak datang lagi ke rumah karena ternyata apa yang disampaikan berdust ada suatu kedustaan dan terjadi konflik mungkin bisa diberi contoh kepada dia nah supaya kita aman dari ee kejahatan atau dari kebohongan orang tersebut ya ini mungkin arahan kami wallahu taala alam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan pertanyaan terakhir Ustaz di kesempatan kita pagi hari ini kita angkat melalui pesan Whatsapp dari Mahardika di Bandung Ustaz pertanyaannya Ustaz Bagaimana jika kami dulu pernah menyebar hadis melalui media sosial dan sebagian hadis itu lemah dan atau palsu Ustaz Namun kami tidak menyebut status hadis tersebut dulu kami tidak belajar tapi sangat semangat menyebarkan hadis setelah belajar baru sadar sebagian hadis itu palsu atau lemah Apa yang harus dilakukan sekarang Ustaz mohon penjelasannya Ustaz ee baik yang ee apa namanya yang yang perlu dilakukan sekarang ya sebagaimana yang difirmankan oleh Allah Azza waalla inalat sesungguhnya perbuatan baik itu akan menghapus perbuatan buruk ya menyebarkan hadis palsu itu perbuatan buruk atau sebagian dari hadis itu dif atau palsu itu perbuatan buruk maka anda berupaya untuk menulis misalnya di metsos ya tentang 100us hadis itu ya kemudian anda sebutkan bahwa hadis ini ternyata setelah kami pelajari hadis ini lemah hadis ini dif ya ya dijelaskan Insyaallah mudah-mudahan dengan demikian terhapus yang yang sebelumnya itu mungkin upaya yang bisa di bisa dilakukan ya kita menjelaskan setelah kita dulu pernah berbuat sesuatu yang menyebarkan perbu hadis yang dif kemudian kita menulis misalnya dalam sebuah tulisan ya muat di internet atau bikin di apa bisa di di WhatsApp dan seterusnya tentang kedaifan hadis itu meskipun anda tidak menyebutkan bahwa dulu saya pernah menyebarkan hadis ini ternyata palsu gak usah disebutkan itu cukup Anda menulis apa namanya ee semacam peng semacam ee satu ee ee satu tulisan ilmiah ya tentang misalnya kelemahan hadis ini ya Jadi anda tidak usah menulis bahwa dulu pernah saya sebarkan gak usah cukup kelemahan hadis ini sebutan hadisnya kemudian Siapa yang melemahkannya dari ulama-ulama hadis Insyaallah dengan demikian ee mudah-mudahan ee bisa apa terhapus ya perbuatan buruk yang pernah atau kesalahan yang pernah dilakukan sebelumnya ya wallahu taalaam e para pemirsa dan para pendengar e silakan Abu luukman satu pertanyaan lagi masih ada 5 menit silakan satu pertanyaan terakhir kemudian kita tutup silakan baik Ustaz jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya pertanyaan yang terakhir Ustaz masih melalui pesan Whatsapp dari hamba Allah tidak disebutkan di mana Ustaz ingin bertanya nya ada seorang wanita Ustaz yang sudah mengaji dan sering ke tempat kajian namun dunia di hatinya masih sungguh besar dan tidak bisa dinasihati Ustaz kalau dinasihati sering sekali emosi mohon nasihatnya Ustaz bagaimana menyikapi wanita seperti ini mohon penjelasannya Ustaz baik tentang masalah ini yang tadi disebutkan masalah sesuatu yang dalam hati manusia ya seperti ucapan dunia di hatinya sangat besar ini sebetarnya hal-hal yang gaib ya ini sebagai satu koreksi bagi penanya karena masalah hati itu kita tidak tidak mengetahui Nah mungkin bisa menggunakan kata-kata ya tapi yang tampak dari sikap wanita ini ya kelihatannya masih sering berbicara tentang dunia dan masalah-masalah duniawi itu seakan-akan suatu yang besar baginya Adapun hati wallahuam ya hati wallahu taala alam nah orang-orang seperti ini Alhamdulillah kalau dia sudah ngaji Alhamdulillah itu satu nilai positif ya bayangkan kalau dia tidak ngaji wanita ini ya tentu akan lebih parah sudah ngaji masih seperti ini apalagi kalau tidak tidak ngaji maka dari sisi ngajinya tidak usah dikritik ya mudah-mudahan dengan seringnya dia ikut-ikut mengikuti kajian-kajian insyaallah Semoga Allah beri Hidayah beri Taufik kepadanya karena mungkin itu ilmu yang sampai kepadanya mudah-mudahan dan menambah ilmu akan juga merubah perilaku wanita tersebut Adapun sikap kita ya kita eh sebagaimana yang saya sebutkan tadi juga sikap terhadap orang yang Pendusta kita tidak usah terlalu tanggapi Jika dia berbicara tentang dunia Jangan jangan apa namanya jangan kita tanggapi dengan serius kadang-kadang orang itu kalau ditanggapi tapi serius Dia ee seakan-akan dia menyangka seakan-akan kita ini menyetujui dengan apa yang dia yang dia ucapkan itu oleh karena itu jika dia berbicara Dia bercerita mungkin tentang hartanya tentang usahanya tentang yang lainnya ya kita cukup dengan Alhamdulillah ya semoga hartanya berkah ya Jadi tidak usah terlalu ditanggapi apalagi diberi Semangat kepada wanita seperti ini orang seperti ini entah itu wanita ataupun laki laki-laki dan kadang-kadang mungkin kalau kita mempunyai cuplikan-cuplikan video yang menceritakan tentang dunia dan betapa betapa rendahnya dunia ini dan betapa tidak ada artinya dunia ini ya mungkin juga kita bisa men-share kepada orang itu ya Semoga dia mendapat pelajaran atau mengambil pelajaran dari dari apa yang kita berikan kepadanya ya dan Alhamdulillah sekarang banyak ya cuplikan-cuplikan yang bermanfaat singkat tapi padat singkat tapi menyentuh itu banyak ya mungkin dengan cara-cara itu e juga kita bisa kita yakni menyampaikan kepadanya dan semua kembali kepada yakni kepada Allah Taala kemudian kembali pada orang itu apakah ya dia bisa berubah atau tidak yaitu ya kita cukup dengan berusaha dan hal penting lainnya ya yang kita juga harus perhatikan dalam masalah ini berkaitan dengan apa yang ditanyakan tadi kita lebih utama konsentrasi diri kita memperhatikan amal kita ibadah kita ilmu kita kita tingkatkan itu lebih utama daripada mengurusi seperti ini daripada mengurusi orang seperti seperti yang ditanyakan ini Sudahlah biarkan dia kita bisa nasihatnasihati ya kalau tidak Mari kita apa namanya konsentrasi untuk memperbaiki diri kita ya memperbaiki amal kita menambah ilmu kita dan amal saleh kita wallahu taala alam itu mungkin yang bisa di ee yang bisa kami sampaikan ee tentang jawaban Dar pertanyaan tadi Semoga bermanfaat jazakumullahir Ust atas penjelasan dan juga bimbingannya dalam kajian kita di kesempatan pagi hari ini tafadhtitam dari Antum Ust baikikian kajian kitaada kesempatan yang baik ini Semoga apa yang disampaikan bermanaatag semuanya dari pembicaraan kita pada hakikatnya adalah tidak luput dari yaitu menjaga lisan menjaga lisan kita agar tetap terjaga terpelihara dari mengucapkan kedustaan atau mendustakan dengan mengatasnamakan orang lain apalagi mengatasnamakan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya Dan kami nasihati padaesempatan baik ini untuk kita selalu dan terus menuntut ilmu dan terus kita berupaya untuk eh mengamalkan ilmu yang kita miliki juga kita mengajarkan pada orang atau menyampaikan pada keluarga kita pada teman kita semoga bermanfaat ya kata nabiam Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan pada orang lain maka dia mendapat pahala sebanyak orang yang mengerjakan kebaikan tersebutikian lebihangnya saya Mon Ma dan kami jazakumullah kir P Abu Luqman Bil khusus dan semua yang mendengar ya semoga bermanfaat lebih kurangnya kami mohon maaf wazakumullahir akhirnya subhanakallah wabihamdika asadu allaahaill antaagfiruahu was na wa aalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu kir kepada Al Ustaz mubar Mualim LC MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kajian pagi hari ini langsung dari Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk Anda sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga ilmu yang kita pelajari di kesempatan pagi hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang saleh dan kami mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan Wassalamualaikum warahmat ullahi wabarakatuh
Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply