Ringkasan Dauroh Syar’iyyah ke-8 ( Sesi 6 dan 7 ) Ustadz Mahfudz Umri , Lc

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Islam Islam simak radio Roja Bogor 100.1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah Alhamdulillahi waahuii TV dan pemerhati RO di mana saja anda berada Alhamdulillah segala puji bagi Allah selawat dan salam Semoga senantiasa tercurah kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarga beliau dan segenap sahabatnya dan orang-orang yang meneliti sunahnya amin ya rabbal alamin dan di kesempatan siang hari ini Alhamdulillah kembali kita bersua dan bertemu di dalam eh kajian dan daurah ilmiah bersama fadilat Syekh Prof Dr Ibrahim bin Amir arruhaili hafidahullahu taala dalam seminar atau daurah syariah yang ke-el diselenggarakan di pondok pesantren Imam Bukhari Karang Anyar Solo Jawa Tengah pembahasan dan materi kajian disampaikan oleh Beliau salah satu risalah ilmiah tulisan yang disusun dalam kaitan atau pembahasan akidah dan keyakinan yaitu kitab Sabil Rosyad friri masailqad dan Insyaallah kita akan simak ringkasan dari materi yang beliau sampaikan tadi pagi dan menjelang sianghamdulillah bersama kami Al Ustaz mahf umriahu taala akan memaparkan dan memberikan secara ringkas materi-materi yang penting bisa kita simak dalam pembahasan akidah dan keyakinan ini semoga bermanfaat langsung saja dan kepada Ustaz fafadil Maskur majur Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh innalhamdulillah nahmaduhu waastaininuhu waastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati Amalina Man yahdihillahu Fala mudillalah waman yudlil Fala hadialah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanuttaqulaha haqqa tuqatihi wala tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma ba’du fainna asdaqal hadii kitabullah wakiral Hadi had Muhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam wasaral umuri muhdatatuha waulla muhdatin bidah waulla bidatin dolalah para pemirsa raja TV yang dirahmati Allah pendengar radio raja di mana pun anda berada Semoga Allah subhanahu wa taala selalu melindungi kita menunjukkan kepada kita jalan yang hak kemudian memberikan kepada kita istikamah di jalan Allah subhanahu wa taala dengan akidah dan keyakinan yang benar sehingga amal ibadah yang kita lakukan dibalas oleh Allah subhanahu wa taala karena amal itu diterima jika dibangun di atas akidah yang hak akidah yang benar sebagaimana Allah berfirman Man Amila shihan Min dzakarin au untsa wahua Mukminun Fala nuhyiannahu hayatan thayibah W naajziannahum ajarum biahsani mau yamalun Barang siapa beramal saleh baik laki atau perempuan dan dia beriman maka sungguh akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan kami balas apa yang mereka perbuat dengan balasan yang lebih baik para jemaah yang dirahmati Allah kita bersyukur kepada Allah Taala diberi Taufik oleh Allah untuk selalu bersama Ahlul Ilmi untuk selalu bersama para ulama Di mana mereka membimbing kita tjukkan kepada kita jalan yang hak sehingga kita ngerti dan paham tentang urusan agama ini terutama perkara-perkara penting yang berkaitan dengan masalah alqad yaitu keyakinan ada satu karya dari ulama yang kita kenal yaitu Profesor drekh Ibrahim aruhili haf taala yaitu kitabbil yang tadi pagi sampai siang menjelang zuhur dibahas terkait dengan masalah akidatu Ahli Sunah Fir yaitu Bagaimana keyakinan akidah ahlus sunah dalam masalah rukiah bahasa atau lafaz rukiah sudah banyak dikenal oleh kaum muslimin ya Namun demikian kita haruselaj dari dari tulisan dari karya para ulama yang mereka Jelaskan apa itu rukiah karena apa Karena siapun dia selama manusia pasti akan mengalami masalah terutama masalah kesehatan masalah pribadi dan yang lainnya maka setiap masalah pasti ada jalan keluarnya setiap penyakit pasti ada obat atnyawa ya setiap penyakit pasti ada obatnya dan obatnya tidak lain adalah al-qur’an ya asunah sebagai sandaran bagi kaum muslimin dan penyakit yang dihadapi oleh manusia bisa penyakit fisik bisa juga penyakit batin bisa penyakit fisiknya yang sakit atau memang juga seperti yang sering kita dengar orang kesurupan Jin ya sebagaimana Allah berfirman dalam al-qur’an alladzina yaakulunar riba La yakumuna illa Kama yakumulladzi yatakabbatuhuitonu Minal Mas orang-orang yang makan harta riba maka kelak tidak bisa berdiri kecuali seperti orang yang kesurupan ya kesurupan setan kemasukan setan n ini menunjukkan bahwa yang namanya Jin bisa masuk ke dalam jasad manusia begitulah penyakit yang disebabkan oleh kedengkian manusia maka semua bisa dengan yang namanya rukyah sebagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau menyampaikan kepada kita ya sebagaimana hadis Abu Said alkudri yang dikeluar oleh Ibnu Majah bahwa uaii was Ibnu Majah dan dis Albani rahimahullah taala adalah Rasulullah wasam berlindung dari jin dan juga dari ain-ain manusia mata-mata manusia yang bisa bisa menimbulkan kedengkian ketika turun surah almuawidatan ya Qul audzubabbil Falaq qulzubabbin Nas maka beliau mengambil keduanya dan meninggalkan yang lainnya di dalam hadis ini menunjukkan bahwa manusia bisa juga terkena atau kemasukan dan kesurupan jin atau juga karena karena apa kedengkian manusia satu dengan yang lainnya termasuk juga penyakit-penyakit biasa seperti demam atau terkena sengatan binatang-binatang yang berbisa maka juga bisa dengan rukiahah sementara ada rukiah yang dibolehkan ada rukyah yang tidak dibolehkan nah di dalam keterangan beliau dari pagi sampai siang menjelang zuhur tadi beliau menjelaskan bagaimana hakikat rukiah ya Apa itu definisi rukyah secara bahasa secara istilah Kemudian beliau menyampai macam-macam Rukyah dan hukumnya beliau bawakan dalil-dalil dari sunah dari hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian yang tidak kalah pentingnya beliau hadirkan beberapa penjelasan para ulama Terkadang ketika di situ ada pandangan yang berbeda beliau bawakan Kemudian beliau tarjih mana Yang rojih ya begitu juga beliau akan menjelaskan tentang syarat-syarat rukiah rukyah yang boleh dan yang tidak boleh kemudian juga menjelaskan tentang bagaimana cara merukiyah ya bagaimana orang yang merukyah hukum orang yang minta dirukyah dan hukum orang yang dirukyah tanpa minta dirukyah beliau Jelaskan di sini dengan berbagai macam dalil-dalil yang ada dari asunah annabawiyah assahihah pertama para jemaah dirahmati Allah pembahasan yang beliau sampaikan tentang definisi rukyah ya arruqyah bentuk jamaknya adalah arruqo ya yang definisi dari rukyah tersebut secara bahasa adalah yaitu attwidah allati yurq biha shohibul afah Wal marad ya ya tawidah bacaan-bacaan yang dibaca oleh orang yang di uji dengan penyakit atau perkara-perkara yang tidak menyenangkan yang lainnya ya penyakit dan lain sebagainya sehingga secara bahasa di sini terkadang orang mengatakan mantra ya Nah kalau mantra konotasinya kepada apa kepada yang tidak dibolehkan ya tapi di sini bacaan-bacaan apa yang dipakai untuk mengobatti orang yang sedang mengalami sakit ya diuji dan dicoba oleh penyakit apakah penyakit fisik atau penyakit batin Apakah dia terjatuh atau yang lainnya kena binatang berbisa atau yang lainnya ya dan juga orang yang kesurupan Jin Oleh karena itu beliau bawakan juga definisi rukiah secara Syari adalahqu Alal Mar bilran wa asmaillahti Adapun secara Syari definisi rukyah adalah bacaan ya yang dibacakan kepada orang yang sakit dengan bacaan apa al-qur’an dan nama-nama serta sifat-sifat Allah nama-nama Allah yang baik dan dan sifat-sifat Allah yang mulia dan juga yang ada di dalam sunah dari attaawid yaitu bacaan-bacaan yang mengandung permohonan perlindungan kepada Allah subhanahu wa taala Apakah itu dibarengi dengan annafs ya annafas itu adalah ee tiupan yang disertai oleh ludah sedikit annafas ya birriq dengan ludah atau tanpa ludah Nah itu eh beliau tambah Ind whaqoblah ketika terjadinya penyakit itu atau sebelumnya sebagai tindakan preventif atau juga tindakan kuratif pencegahan atau pengobatan ya Nah beliau bawa definisi ini ya berdasarkan istiqra kata beliau yaitu penelitian beliau karena definisi secara eh definitif yang pasti Beliau mengatakan belum mendapatkan ya tapi dari penjelasan para ulama maka beliau simpulkan bahwa secara Syari yang namanya rukyah adalah bacaan Quran dan juga penyebutan nama-nama Allah yang baik serta sifat-sifat Allah yang mulia yang dibacakan kepada orang yang sedang ditimpa penyakit orang yang sakit dan juga dari hadis nabi sallallahu Al wasallam dari ee apa bacaan-bacaan yang mengandung perlindungan kepada Allah baik disertai dengan annafas yaitu tiupan yang mungkin ada campur ludah atau tidak itulah ya definisi sehingga ketika ada orang sakit ya kembali kepada definisi secara Syari ini dia benar melakukan jika dibacakan ayat-ayat Allah dibacakan Qul dibacakanlbinas dibacakan suratul Fatihah atau disebut nama-nama Allah disebut sifat-sifat Allah ya ya Syafi ya Syafi isfihi ya Anta Syafi wasfih misalkan ya tapi jika bacaan-bacaan yang diberikan atau diucapkan kepada orang yang sakit dari perkataan-perkataan yang tidak dipahami artinya itu juga disebut dengan rukyah tapi secara bahasa dan itulah maksud nanti kategori rukyah yang tidak dibolehkan ya setelah beliau menyampaikan definisinya definisi dari rukyah secara bahasa maupun secara Syari Kemudian beliau menjelaskan tentang asamur rukyah wa ahkama yaitu macam-macam Rukyah dan hukum-hukumnya ya Beliau mengatakan bahwa rukiah ya berdasarkan hukumnya di bagi menjadi dua bagian menjadi dua macam ya macam yang pertama adalah rukyatun jaizatun masyruatun rukiah yang dibolehkan dan disyariatkan ya dan yang kedua adalah rukyatun muharomatun mamnuatun rukiah yang diharamkan dan dilarang nah Berarti pertama rukiah yang Syari yang kedua yang tidak Syari yang pertama boleh yang kedua haram tentu sebagai orang Islam kaum muslimin kita harus berhati-hati ya jangan sampai terjatuh kepada yang diharapkan Allah bahkan bisa membawa kepada apa kesyirikan dengan atas nama rukiah dan ini tidak sedikit terjadi terutama pada kalangan kaum muslimin datang kepada dukun datang kepada Paranormal kemudian dibacakan mantra-mantra disembur ya sama air Nah nanti Insyaallah Bagaimana cara merukiah sesuai dengan Syari beliau Jelaskan di sini dengan berbagai macam hujah dalil yang Insyaallah membuat kita tenang dan Yakinlah bahwa ketika seorang yang beriman menjalankan sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di antaranya mengobati penyakit maka Insyaallah dapat pahala dalam mengerjakan sunah jika mengerjakan tersebut sesuai dengan yang dituntunkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Seperti apa rukiah yang boleh dan disyariatkan kata beliau allati istaufat surutur rukqyah asohihah yang terpenuhi syarat-syarat rukyah yang benar ya syarat-syarat rukyah yang benar dan banyak hadis yang menunjukkan bolehnya tentang rukyah ini ya ruknya dikatakan benar jika terpenuhi syarat-syaratnya nanti Insyaallah kita akan dengarkan bersama beberapa dalil yang beliau bawakan para jemaah dirahmati Allah tentang bolehnya rukiah dan tentu saja ketika kita menjalankannya dan memilihnya itu merupakan ibadah kepada Allah subhanahu wa taala karena kita telah menjalankan sunah Nabi karena alaslu bin nabi aliktida hukum asal kepada nabi adalah kita mengikuti beliau laqanaakumi rasulillahi Uswatun Hasanah limanana yarjah akhir sungguh telah ada pada nabi untuk kalian contoh yang baik n di antaranya Ketika kita melihat mendapatkan orang yang sakit hendaklah kita mengambil pilihan dengan pengobatan dengan rukyah ini ya Pertama hadis Auf bin Malik al-asjai radhiallahu taala Anhu yang dikeluarkan imam muslim ya Beliau mengatakan kunna narqi fil jahiliyati faqulna Ya Rasulullah kaifaar fialik faqolidu al ruqokum la Baa biruqo maam Yakun fihikun akjahu muslim ya dulu kami merukiah pada zaman Jahiliyah Kemudian kami berkata Wahai Rasulullah Bagaimana engkau melihat hal tersebut maksudnya hal tersebut di sini rukiah yang kami lakukan ya pada zaman jahiliah Kemudian beliau bersabda iidu al ruqokum la ba biruqo maam Yakun fihi syirku Perlihatkan kepadaku rukyahmu Tunjukkan kepadaku seperti apa Ya tidak masalah rukyah selama di dalamnya tidak mengandung kesyirikan berarti di sini ketika beliau minta ditunjukkan apa yang dilakukan oleh Auf bin Malik al-asjai radhiallahu taala Anhu dari apa dari rukyah yang beliau lakukan di zaman jahiliah ya jukkan bahwa meskipun bukan dari nabi seandainya ada rukiah tersebut dan di situ tidak mengandung kesyirikan menunjukkan itu bolehnya ya makanya beliau mintaun Tunjukkan kepadaku rukah kalian tidak mengapa rukyah selama tidak mengandung kesyirikan mafhumnya apa jika mengandung kesyirikan maka tidak boleh fumnya apa berarti itu lafaz-lafaz rukyah yang disampaikan oleh Auf bin Malik al-asjai di masa jahiliah tentu saja bukan yang diajarkan nabi namun nabi periksa Kemudian beliau memberikan kategori di situ kalau ada kesyirikan enggak boleh kalau tidak mengandung kesyirikan maka tidak masalah ya Nah ini juga pertama menunjukkan bolehnya rukyah yang kedua syaratnya yaitu tidak mengandung kesyirikan di Sinu ini ya Kemudian yang kedua hadis Aisyah radhiallahu taala anha yang di Imam Bukhari annan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kaana yanfutu ala nafsihi fil marad alladzi mata Fih Bil muawidat falammaqua kuntu anfusu Alaihi bihinna Wa amsahu biadihi libarokatiha kata Aisyah radhiallahu taala anha sebagaimana hadis Dar Imam Bukhari bahwa nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya meniupkan yanfus yanfus itu annafsu meniup dengan mulut yang dibaringi dengan ludah sedikit ya itu annaf annafsu ya kalau annafhu tiupan tanpa ada Luda ya kalau attaflu maka dengan ludah agak lebih banyak daripada annafsu n beliau meniup ya meniup Kana y Nafsi pada diri beliau sendiri di tempat yang sakit di mana Di penyakit yang membawa beliau wafat di dalamnya dengan almuawidzat ya surat-surat yang mengandung perlindungan seperti qulu Falaq dan quu quuabbinas ketika terasa berat bagi beliau sakitnya maka kata Aisyah akulah yang meniupkan untuknya ya Dan aku mengusapkan dengan tangan Beliau karena mengandung Barokah ya hadis riwayat Imam albukhari dan hadis ini juga menunjukkan kepada kita pertama bolehnya rukiah Karena nabi tidak mengingkari kemudian juga pertama merukyah sendiri e kemudian di sini ketika taklah berat berarti beliau berat tidak mampu maka bisa yang lain ya Aisyah merukyah beliau Aisyah yang meniupkan pada beliau dan mengusapkan kedua tangan Beliau karena keberkahannya di tempat yang sakit ini menunjukkan yaitu kaifiah cara merukiah ya di samping juga juga menunjukkan bolehnya merukiah ya ini ya jadi dengan cara apa yang sakit ditiupkan ya maka Dit di tangannya kemudian diusapkan dengan tangannya di tempat yang sakit itu sendiri dipegang ya kemudian hadis Abu Said alkudri yang Diat oleh imam muslim ya bahwa ada sebagian para sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika beliau melewati suatu kaum ada tokohnya yang tersengat oleh binatang berbisaah kemudian dibuat sayembara dan diminta salah seorang dari mereka untuk membacakan rukam rukiah lalu dibacakan suratul Fatihah dengan izin Allah sembuh dengan izin Allah sembuh ya kalau Diel diberi apa diberi kambing waf riwayah berapa kambingnya sampai 60 bukan hanya satu konom sampai 60 dalam riwayat ya kemudian disampaikan Nabi Sallallahu alaii wasallam hal tersebut ya lalu Beliau mengatakan makanaudriahimui bah maakum ya itulah dia tidak tahu bahwa itu rukyah itu rukyah namanya ya Bahkan rukyah ini termasuk salah satu dari dari nama lain suratul Fatihah suratul Fatihah juga nama lain adalah arruqyah ketika beliaum mengatakan bagi dan berikan saya bagiannya kata Syekh Ibrahim hafidahullah ya Beliau mengatakan bukan berarti di sini Nabi kemudian memiliki sifat tamak kepada dunia di sini kambing tidak tapi ini menunjukkan bahwa bolehnya apa bolehnya rukyah [Musik] ini para jemaah dirahmati Allah bahkan ya ulama diantaranya imam nawawi menukil ijma atas bolehnya rukyah berarti ini merupakan karunia bagi kaum muslimin yang diberikan oleh Allah subhanahu wa taala melalui lisan rasulnya tapi ingat kalau aku sakit Allah yang menyembuhkan bukan rukyah rukyah adalah sebagai sebab sebab Syari karena apa Karena telah dibenarkan oleh syariat ya dan disebutkan oleh Abdurrahman Bin Hasan dalam kitabnya Fathul Majid ketika kita tawakal itu adalah tauhid ketika kita mengambil sebab itu s dengan Sunah atawakuluhid ya sunah jadi orang yang tawakal karena sakitnya kepada Allah itu sesuai dengan tauhid dan ketika dia mengambil sebab itu sesuai dengan sunah maka kita ketika tawakal merupakan konsekuensi dari lailaha illallah ketika kita berobat Ya mengambil sebab dan sebab di sini ada asabab asyar’i ada asabab alkauni apa sebab itu maknanya Ma yatawal bihi Il ghairih sesuatu yang menghantarkan kepada yang lain itu namanya sebab orang ambil air ke dalam sumur karena sumur dalam harus turun Kalau tidak mau turun maka harus pakai tali atau tambang bukan tali yang bisa mengambil tapi tetap timba tapi timba tanpa tali enggak bisa ngambil maka tali itu tambang itu dinamakan dengan sebab bukan rukyah yang menyembuhkan Wa maridu fahua yasfin kalau aku sakit Allah yang menyembuhkan tapi rukyah merupakan sebab dan ini merupakan asabab Asyari ada asabab alkauni yang sesuai dengan apa pengalaman sesuai dengan penelitian seperti obat-obat penurun panas bukan obat itu yang menyembuhkan bukan dokter tapi dokter adalah sebagai sebab sebab kauni Nah kita dianjurkan untuk mengambil sebab ya alakdu Bil asbab sesuai dengan sunah ya Oleh karena itu di antara sebab yang disyariatkan adalah Rukyah dan bolehnya rukyah merupakan ijmak kesepakatan para ulama inilah yang disampaikan oleh Al Imam an-nawawi ya bolehnya rukyah dengan ayat-ayat Allah dan juga dengan zikir-zikir kepada Allah subhanahu wa taala ini macam rukiah yang pertama yaitu yang dibolehkan dengan dalil- tersebut dan juga beliau paparkan Masyaallah ya kita bersyukur kepada Allah kemudian ber terima kasih kepada beliau yaitu Prof Dr as Syekh Ibrahim arruhaili hafidahu taala karena beliau telah membawakan dalil-dalil sekaligus juga penjelasan para ulama sehingga di sini yang beliau sampaikan adalah bagaimana para ulama-ulama kita memahami dalil-dalil tersebut ya Kemudian beliau berikan kesimpulan-kesimpulan yang sangat bermanfaat yang kedua para jemaah rukyah yang diharamkan rukyatun muhar mamnatun ya Apa yang dimaksud rukiah yang dilarang yang diharamkan yaitu setiap rukiah yang tidak terpenuhi syarat-syaratnya yang dibenarkan ya yaitu kebalikan dari rukiah yang dibolehkan kalau dibolehkan adalah syarat-syaratnya terpenuhi syarat-syarat yang benar terpenuhi apa syarat-syaratnya Insyaallah beliau sampaikan di sini ya Seperti apa rukyah yang diharamkan rukyah yang diharamkan yang mengandung lafaz-lafaz kesyirikan Ya seperti menyebut nama-nama makhluk ya gut ya ya Fulan sembuhkan kami ya Fulan Kami sedang begini ya Fulan ini minta pertolong pada mereka Apakah itu orang saleh ya atau tokoh-tokoh jin ini nah ini termasuk rukyah yang tidak dibenarkan Barangkali mudah-mudahan saya berikan contoh tidak salah misal ya ada bahasa ya orang sakit dibacakan semar mesem semar mendem misalkan ini Apa ini maksudnya ini nyebut nama ya Memanggil nama maka itu termasuk apa rukiah tapi rukiah yang diharamkan nah bahasa yang tepat barangkali adalah mantra ya mantra-mantra ya karena itu lafaz-lafazami bukan bahasa Arab dan tidak dipahami isinya kemudian Terkadang juga ada rumus-rumus ya ada tanda-tanda ada huruf-huruf yang terputus-putus ada pagarnya ada ininya ya baik itu untuk mengobati orang atau membuat orang bisa kuat atau bisa membuat orang bisa kebal dan lain sebagainya sebagai perlindungan dari berbagai macam musibah dari berbagai macam bencana nah ini adalah termasuk apa rukiah yang diharamkan ya Oleh karena itu di dalam sebuah hadis ya yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad nabi bersabda innar ruqo watamaimah wattiwalah syirkun Sesungguhnya rukyah atamaim ya jimat-jimat dan tiwalah termasuk kesyirikan kesyirikan loh di sini sebut Ya kok masuk Syirik seperadi tadi boleh rukiah sama-sama namanya rukiah tapi satu boleh satu hukumnya haram ya yang boleh ada syarat-syaratnya yang boleh memiliki karakteristik harus ada catatan-catatan Seperti apa rukyah yang boleh dan yang haram Seperti apa Nah di sinilah orang Islam harus tahu dan paham untuk bisa membedakan ya bukan hanya semata-mata melihat kepada hasilnya nya bacaan-bacaan mantra yang tidak dipahami maksud dan kandungannya kemudian dibacakan pada seseorang kok mujarab ya apa mujarab itu sehingga ada mujarabat disebut dengan mujarab mujarab ada buku namanya mujarabat karena sudah sering dipakai sesuai dengan pengalaman kemudian terjadi dan terjadi ya di situ disebut nomor rumus-rumus huruf-huruf yang terputus huruf Arab huruf hijaiah terputusterputus ha Jim ada pagarnya ya Nah ini Ini semua tidak jelas Apa maksudnya Ya ini para jemaah nah Oleh karena itu sebagai orang beriman Ya kita harus memiliki sikap yang namanya alistislam apa itu tunduk kepada apa kepada perintah Allah ya ayyuhalladina amanuajibuillahalirasul daakum lima yuhyikum wamu anallaha yahal wahai orang-orang beriman Sambutlah seruan Allah dan Suan Rasul ketika mengajak kalian untuk apa lima yuhyikum segala sesuatu yang bisa memberikan kehidupan kepada kalian termasuk apa rukyah jaizatun masruatun rukyah yang dibolehkan tentu mengandung kehidupan ya dan sebaliknya rukiah yang diharamkan mengandung lafaz-lafaz kesyirikan memanggil nama-nama bukan nama Allah ya gut ya Fulan bahkan sebagian orang dengan mengatakan ya Fatimah Azzahra dan seterusnya ya Ini semua adalah merupakan kesyirikan minta pertolongan dari penyakit yang sedang dialami dari musibah yang sedang datang mengancam dan seterusnya ini nah Oleh karena itu yang dimaksud dengan innar ruqo ya watamaim wtiwalah syirkun ini rukiah yang diharamkan ya Adapun tadi rukyah yang dibolehkan sudah kita dengar bersama namun Insyaallah disampaikan oleh Beliau di sini tentang syarat-syarat rukiah yang dibolehkan ya nanti kalau sudah kita tahu syarat-syarat rukiah yang dibolehkan dan disyariatkan maka jika ada yang tidak seperti itu tidak terpenuhi syarat itulah rukyah yang dilarang ya Kemudian beliau menyampaikan membawa perkataan para ulama di antaranya perkataan Ibnu Hajar apa kata Ibnu Hajar para ulama sepakat Q ajma alul jawiruq ijtimtiutin para ulama sepakat bolehnya rukiah ketika terpenuhi berkumpulnya tiga syarat ya Yang pertama apa ayakuna bikalamillahi taala biasmaihi wafatihi yang pertama adalah dengan firman Allah dengan al-quran atau nama dan sifatnya wabisaniliir yang kedua adalah dengan bahasa Arab atau sesuatu yang dipahami maknanya ya kemudian yang ketiga adalah wa yuttaqod anar rukqy la tuir bidzatiha bal bidzatillahi taala yang ketiga adalah harus ada keyakinan bahwa rukiah itu sendiri bukanlah dia yang memberikan kesembuhan bukanlah dia yang menyembuhkan dan memberi pengaruh ya tapi adalah Allah subhanahu wa taala kalau aku sakit Allah yang menyebuhkan bukan obat bukan rukiah tapi rukiah dijadikan oleh Allah sebagai sebab dan itu namanya asabab Asyari Adapun obat namanya asabab alkauni sehingga jangan sampai ada orang mengatakan kalau bukan karena dokter ini dia mati Mak itu tidak boleh ya sebab apa yang menghidupkan dan mematikan adalah Allah subhanahu wa taala yazum Min am w b w minalit w Minal Wir amunallah ya yang menghidupkanti adalah Allah yang menyembuhkan adalah Allah bukan rukiah nah Oleh karena itu perhatikan e tiga syarat ya tiga syarat yang disampaikan oleh Beliau menukil perkataan tadi Ibnu Hajar dan beliau Ibnu Hajar juga menisbatkan kepada ijmak para ulama ya kalau sudah ijmak tidak boleh menyelisihi para jemaah sudah kesepakatan konsensus para ulama rukyah itu boleh jika terpenuhi tiga syarat yang pertama apa apa yang pertama adalah dirukyah dengan kalamullah dengan firman Allah ya kami turunkan al-qur’an itu sebagai obat dan rahmat bagi orang beriman Min di sini Sebagian ulama mengatakan litabid Ya sebagian lain meng lqid atau sebagian litajnis I dan yang diroekkan oleh Beliau adalah semua bukan sebagian Quran tapi semua Quran adalah obat dan rahmat dan betul Tentu saja itu ya Nah jadi pertama kalau ada orang mau merukiah baik merukiah dirinya atau merukiah orang lain syaratnya dirukyah dengan kalamullah ya dirukyah dengan nama-nama Allah dengan sifat-sifat Allah subhanahu wa taala dan juga dari hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari bacaan-bacaan yang memang diajarkan oleh Beliau ya ini sebagaimana hadis Abi sa Al khudri ketika beliau membacakan suratul Fatihah kepada seorang tokoh kaum yang terkena bisa binatang ya binatang yang berbisa dibacakan suratul Fatihah dan nabi mengatakan makana yudri anaha rukyah ya Bah dibaca rukyah itu dan nabi juga membacakan surat q juga quluabbinas ya ketika beliau turun ayat tersebut beliau tinggalkan yang lain beliau baca itu ini menunjukkan betapa pentingnya perhatian orang yang merukiah baik merukiah dirinya atau yang lain pertama haruslah memperhatikan yaitu diambil dari al-qur’an Ya diambil dari al-qur’an lalu Beliau juga menukil perkataan para ulama di antaranya Ibnu battol apabila boleh merukyah dengan dua surat Qul audzubirabbil Falaq Qul azubabbin Nas dan duanya merupakan surah dari al-qur’an maka merukiah dengan surat-surat yang lain Tentu saja boleh karena memang semuanya adalah al-qur’an ya semuanya dalam Quran jadi kata ee lafaz Min ya di dalam quranil Minal quranuafaahmatminin Min di sini sebagian mengatakan labid sehingga tidak semua tapi sebag ulama mengatakan Lid sebagai penguat seperti syekhutimin mengatakan Lid kata beliau ya asamani mengatakan lajnis Ya semua jenis Quran adalah obat semua Quran adalah siifa warahm dan rahmat ya demikian oleh karena itu ya semakin kita banyak baca Quran Insyaallah mudah-mudahan semakin kita diberikan kesehatan oleh Allah subhanahu wa taala karena Quran adalah obat Quran adalah obat ya Selain itu tidak hanya sekedar Dibaca tapi Mari kita amalkan Ya Abdullah Bin Masud mengatakan Min seorang dari kami ketika mempelajari 10 ayat tidak melebihi sampai dia paham maknanya dan diamalkannya mudah-mudahan kita diberikan Taufik oleh Allah Taala untuk apa baca paham amal ya kalau bisaang menghafalkannya Para jemah pendengar R TV yang dirahmati Allah di di manaun anda berada Semoga Allah Taala menjaga kita memberikan kesehatan P kita dan kalau kita ditimpa sakit jangan sedih ya mengelah kepada Allah suunguhnya aku mengelukan semua persoalanku Kesedihanku hanya kepada Allah termasuk sakit karena sakit pada hakikatnya merupakan penghapus dosa mausibul muslim minin Win W Hamin Win wz W illa kafarallahu Min khahu tidaklah menimpa seorang muslim ya kepada saudara yang sedang sakit Kak musibah tidaklah menimpa orang muslim siap penyakit siap musibah bencana kesedihan kegundahan apa apa saja yang tidak meninangkan bahkan Duri yang menusuk kakinya itu akan menghapus dosa-dosanya kepada saudara yang diuji oleh Allah sekarang dengan sakit Bersabarlah Kuatkan hati anda minta kepada Allah subhanahu wa taala agar diberikan kekuatan ya rukiah sendiri pegang yang sakit Mana yang sakit bagian dada bagian perut bagian paha bagian kaki bagian kepala pegang bacakan suratul Fatihah baca sendiri baca dengan ikhlas baca dengan menangis kepada Allah Taala berdoa belum sembuh Sabar ya belum diijabah oleh Allah Taala sabar karena rukiah adalah doa setiap doa pasti dikabulkan ya setiap kalian dikabulkan malam yjal ya selama tidak terburu-buru apa terbburu orang mengatakan aku sudah berdoa tapi kau tidak belum disembuhkan ketika saudara ketika kita berdoa dan minta pada Allah Itu sudah merupakan keistimewaan di hadapan Allah itu adalah ibadah tidak ada rugi bahkan beruntung yang rugi kalau dia menyesal Doa Kok belum dikabulkan yang rugi adalah terburu-buru minta sembuh ya dan ketika kita diuji itu menunjukkan bahwa Allah cinta ya Allah cinta kemudian para jemaah dirahmati Allah berikutnya adalah syarat yang kedua ya syarat pertama tadi dengan dengan kalamullah ya dengan firman Allah atau juga dengan doa-doa yang maksur dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam seperti dalam hadis Abu Said alkudri Anna Jibril Atan nabi shallallallahu Alaihi Wasallam faqala ya Muhammad istqaita faqal Naam bmill Allahu yasfika Bismillahi arqika akahu muslim ini Malaikat Jibril ya Malaikat Jibril datang kepada Nabi Sallallahu Ali wasallam dan berkata Wahai Muhammad engkau mengeluh sakit ya Ada keluhan sakit apa kata beliau Iya betul Lalu apa kata Jibril Bismillahi arikka coba ini malaikat jibril malaikat jibril yang diberikan kemampuan oleh Allah subhanahu wa taala dengan berbagai macam kemampuan ya tapi dia tetap Dengan apa Dengan menyebut nama Allah Bismillah Bismillah Dengan nama Allah aku rukyah engkau ya dari setiap sesuatu yang menyakitimu dan dari keburukan setiap jiwa atau mata yang hasad Allah menyembuhkanmu dengan nama Allah aku rukyah engkau coba ini ya Allah yasfika waidza maridu fahua yasfin bukan rukiah di sini Malaikat Jibril pertama beliau ya menyandarkan kepada kepada nama Allah subhanahu wa taala beliau malaikat ya yang kedua Beliau mengatakan bahwa Allah yang menyembuhkan engkau bukan malaikat jibril bukan juga rukiahnya Malaikat Jibril bukan Allah yang menyembuhkan tapi Allah jadikan sebab dan yang mengobati adalah malaikat jibril malaikat jibril makhluk yang dekat dengan Allah subhanahu wa taala ya juga dalam hadis Aisyah juga demikian bahwa kalau nabi mendatangi orang yang sakit atau dibawa orang sakit Kepada beliau beliau membaca Baa rbanas enyahkan penyakit rbanas sebut nama Allah ya bukan nabi yang menyembuhkan tapi Allah subhanahu wa taala Allahi sembuhkan Engkaulah yang Maha penyembuh tidak ada obat kecuali obatmu itu obat yang tidak meninggalkan sedikit pun dari penyakit jadi Allah sandarkan semuanya kepada kepada Allah subhanahu wa taala nah Allah Taala menjadikan sebab jika kita minta kepada selain Allah itah sik besar yang mengancam kita keluar dari agama Islam jika kita minta kepada Allah kemudian mengambil sebab yang tidak dijadikan Allah Taala sebagai sebab masuk kepada kategori syirik syirik kecil ya contoh benang dikalungkan di leher anak yang suka menangis saya mintanya kepada Allah Taala tapi benang sebagai sebab mana bukti bahwa Allah Taala menjadikan atau nabinya menjadikan benang sebagai sebab Oleh karena itu nabi bersabda Man taallqian ukila ilaih barang siapa menggantungkan Sesuatu akan disandarkan kepadanya Oleh karena itu kalau kita ingin sandaran kita benar kuat dan menambah keyakinan k kita sandarkan kepada Allah allah cukup Allah tat bersandar ini para jemaah ya ada sebagian orang Tolong kasih saya wirid-wirid doa-doa seakan apa seakan doa dan wirid itulah yang menjadikan dia bahagia menjadikan bisnisnya lancar menjadikan istrinya tambah lengket tentu ini merupakan kesalahan apalagi yang dibaca adalah sesuatu yang barangkali yang baca tidak paham maksudnya bisa jadi dari kalimat-kalimat yang tidak mengandung di situ kalimat-kalimat tauhid dan sebaliknya ini ya sudah berapa kali itu kesalahan-kesalahan yang ada Oleh karena itu para ulama dengan kasih sayang mereka kepada kita melanjutkan apa yang diajarkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena kasih sayang menuntun kita agar tidak salah sudah kena penyakit jatuh kepada kesyirikan sudah tertimpa musibah terjatuh kepada perbuatan-perbuatan bidah yang tidak diajarkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka kita selain ingin selesai dan keluar dari persoalan kita pun juga benar-benar di hadapan Allah ya tidak salah tapi kalau kita hanya sekedar mengikuti Hawa nafsu ingin cepat kaya ingin cepat sembuh dari penyakit ingin usahanya lancar ingin keluarganya tenang dan damai yang penting itu dapat apapun yang dilakukan yang dikerjakan tidak peduli maka ingatlah saudara ya dunia sebentar Apakah harus kita korbankan ya akidah kita keyakinan kita sebagai seorang muslim sebagai Muslim sebagai Mukmin jangan berspekulasi sebagai orang mukmin Hah pegang apa yang diajarkan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di anaranya masalah pengobatan masalah rukyah ini ya nah di antara hadis ya tadi disampaikan juga dengan Quran ya kemudian Dengan hadis beberapa hadis nabi seperti hadis Utsman Bin Abil asqofi anahuaka rasulillah wasamu J ah was ya Min jasad bismillahiatan W sab marubillah wdtihi Min Ma ajidu Wiru aku muslim ya jadi Utsman Bin Abil asaqfi datang kepada Nabi mengeluhkan sakit yang dia dapatkan di badannya sejak masuk Islam lalu Beliau bersabda Letakkan tanganmu ya di atas tempat yang sakit dari badanmu baca bismillah tiga kali bismillah bismillah bismillah baca tujuh kali azubillah wadratihi minarri Ma ajidu waadiru ini para jemaah ini juga cara dan Bacaan yang dibaca silakan ya nanti barangkali Pada kesempatan ini para jemaah bacaan-bacaan tadi Barangkali belum bisa dihafal silakan mencari pada kesempatan yang lain ya dari referensi-referensi yang ada makanya baca bacaan rukyah yang disyariatkan yang datang dari al-qur’an dan juga datang dari hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya karena apa Karena itu lebih lebih kuat pengaruhnya boleh tidak bacaan-bacaan yang lain bahasa Arab kemudian dipahami maknanya mengandung kalimat tauhid Tidak ada kesyirikan boleh ya Tapi tentu saja yang paling utama adalah yang kita ambil dari al-qur’an maupun dari hadis ya ya yang kedua syaratnya adalah an takunaisanil Arabi Bima makahuir yang kedua adalah rukyah itu dibaca dengan bahasa Arab atau dengan yang dipahami maknanya ya Meskipun bukan bahasa Arab ini hal ini telah dijelaskan oleh hadis nabi yaitu hadis Auf bin Malik al-asjai di mana ketika beliau datang kepada Nabi bahwa kami dulu merukiah di masa jahiliah Coba tunjukkan pada saya kata beliau ya a’riidu alaiya rukqokum La B biruk maam Yakun fihiirkun Tunjukkan pada saya rukiahmu tidak mengapa rukiah selama tidak mengandung kesyirikan ya tidak mengandung kesyirikan Kemudian beliau menukil perkataan Al khattabi rahimahullah Adapun rukyah yang dilarang ya adalah yang bersumber dari selain bahasa Arab atau dia tidak tahu apa maksudnya Ya sehingga bisa jadi masuk ke dalamnya sihir kalimat-kalimat sihir atau kalimat-kalimat yang mengandung kekufuran Adapun jika dipahami maknanya kemudian di dalamnya dapat zikir kepada Allah maka dia dianjurkan ya Demikian Ya kemudian ini yang kedua ya dengan berbahasa Arab beliau bawakan beberapa ee keterangan para ulama yang ketiga para jemaah adalah hendaklah dia berkeyakinan harus punya keyakinan bahwa rukyah yang dibacakan oleh orang lain atau dibaca sendiri bukanlah rukyah itu sendiri yang memberikan pengaruh ya untuk kesembuhannya akan tetapi dia sebagai sebab diantara sebab sebab yang bermanfaat dengan izin Allah ya dengan izin Allah karena apa Karena yang namanya kesembuhan itu berada di tangan Allah subhanahu wa taala ini harus ada ya pertama tadi syaratnya diambil dalam al-qur’an atau juga hadis-hadis nabi yang kedua bahasa Arab meskipun bukan diambil al-qur’an atau hadis nabi boleh asalkan di situ tidak mengandung kesyirikan mengandung kalimat tauhid ya dan yang ketiga syaratnya rukyah itu tidak diyakini dialah yang berpengaruh untuk kesembuhan seorang tapi kita harus mengakui dan meyakini dan mengatakan bahwa rukyah adalah sebab ya Ada sebabah dan sebab ini dengan izin Allah kenapa ya tadi Allah berfirman turunkan Quran sebagai rahmat dan obat bagi orang beriman obat dan rahmat seperti nabi bersabda la biruo maam Yakun fiirkun tidak mengapa boleh ruky selama tidak mengandung kesyirikan nah nabi memberikan contoh-contoh yang banyak dengan doa-doa yang EE sudah kita dengarkan di antaranya tadi ya Ini bagian yang ke apa yang ketiga yaitu syarat rukah ya kemudian selanjutnya para jemaah adalah bagaimana cara merukiah dan bagaimana ee bentuk-bentuknya ya maka di sini beliau Sebutkan I Iya di antaranya adalah alqiraah Ma Nafsi wat taflu ya di antaranya adalah ee membaca al-qur’an atau membaca yang diajarkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dengan cara annafsu Wat taflu yaitu apa meniupkan yang keluar ludah atau dengan ludah ya karena pernah ada sahabat ya sampai diberikan ludah oleh Beliau Sallallahu Alaihi Wasallam ini ada masih ada beberapa Insyaallah karena memang waktu terbatas maka Insyaallah kita akan cukupkan dulu sampai di sini mudah-mudahan Allah Taala membimbing kita Semoga Allah Rabbal Alamin menjaga kita jangan sampai terjerumus kepada rukiah-rukiah yang tidak dibenarkan sampai di sini semoga bermanfaat saya kembalikan kepada pembawa acara Ihsan hafidah taalaadol Maskur Alhamdulillah jazakumullah Khair kami sampaikan kepada Ustaz mahf ullahu taala jazakumullah Khair Ustaz wabarakallah Fik atas keluangan waktu dan penyampaian talkhis dari pembahasan materi daurah tadi pagi menjelang siang terkait dengan bab rukiah secara khusus tentang pengertian makna hakikatnya Dan juga bagaimana Secara Ketentuan al-quran dan asunah di dalam menjalankan praktik ibadah rukyah ini dan Alhamdulillah semoga pemaparan yang beliau sampaikan memberikan cukup banyak manfaat dan ilmu bagi kita agar terhindar dari berbagai macam bentuk penyimpangan dan sampai kepada bentuk kesyirikan dalam perkara rukyah ini kami ucapkan jazakumullah Khair kepada para pendengar pemirsa dan pemerhati rja yang bersama kami di siang hari ini menyimak dan semoga bermanfaat nantikan talkhis berikutnya Insyaallah besok pagi bersama Al Ustaz Rizal yuliahahu taala pukul 5.30 dan Insyaallah kita akan hadir kembali kami akhiri dengan kafaratul majelis subhanakallah wabihamdik asaduaaha astagfahu na Muhammad wa albii wasallam alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Anda masih bersama Roja TV dan radio Roja ikuti terus kajian Islam yang akan ditayangkan pada jam-jam berikut ini [Musik] foreign

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *