Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. | Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh anda berada jumpa kembali bersama kami di kesempatan Rabu siang Pada kesempatan kali ini Alhamdulillah kita dapat mengikuti dan menyimak program acara bimbingan serta pelajaran yang akan disampaikan oleh guru kita Ustadz Ahmad Zainudin dari kediaman beliau Banjarmasin Kalimantan Selatan kita memuji subscriber atas segala nikmat tersebut sholawat dan salam semoga terlimpahkan dan tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman nanti senang sekali bagi kita semuanya dapat berjumpa kembali dalam bimbingan bersama setelah beberapa pekan kita libur untuk mendapatkan pelajaran serta bimbingan dari beliau bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan ini nanti Silahkan di 021 8236543 atau pesan singkat di 081 9896543 kita akan simak dan ikuti pembahasan Fadlan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bismillahirohmanirrohim innalhamdalillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh Muhammad [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Musik] Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala pada hari ini hari rabu siang 20 atau 19 Syawal 1444 Hijriyah kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala untuk duduk bersama mengkaji kembali kita Fathul Majid Syarah kitab tauhid yang ditulis oleh fadhiyatul Syeikh Abdurrahman rahimahullah sholawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yang mulia kita berdoa allahumma inna Nas aluka yang saya cintai karena Allah semoga Allah subhanahu wa ta’ala selalu memberikan afiat kepada kita di dunia dan di akhirat Pada kesempatan kali ini kita masih membahas bab yang ke-23 penulis Kitab Tauhid Syaikh Al Imam syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah [Musik] bab ke-23 tentang keterangan bahwa ada di kalangan umat ini yang menyembah berhala ada di kalangan umat ini yang menyembah berhala tapi fillah pada pertemuan sebelumnya kita sudah membaca beberapa dalil yang sudah kita pelajari karena ini lama kita terputus maka sedikit saya kilas balik apa yang sudah kita pelajari dalil-dalilnya firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang artinya Apakah kamu wahai Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bagian dari Alkitab mereka percaya kepada Al jibrid dan thohut Quran surat an-nisa ayat 51 pada pertemuan sebelumnya kita sudah pelajari bahwa makna bab 3 ini adalah menjelaskan terjadinya kesyirikan di tengah umat Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan penyembahan terhadap berhala kemudian juga bab ini akan menjelaskan tentang sanggahan atau bantahan terhadap orang-orang yang tidak percaya bahwa akan ada kesyirikan di tengah umat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam setelah wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Adapun hubungan bab ini dengan Tauhid bahwa bab ini menunjukkan ada dari umat Islam yang terperosok ke dalam perbuatan kesyirikan yang bertentangan dengan Tauhid sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian penjelasan dalil pertama tadi Quran surat an-nisa ayat 51 makna dalil bahwa ayat tersebut menjelaskan Allah mengabarkan Ahlul kitab kaum Yahudi dan Nasrani mereka beriman kepada Al jibs dan atau Meskipun mereka telah diberi kitab suci artinya Ahlul kitab meskipun ada Kitab Taurat ada kitab Injil maka mereka menjadikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ini makna dalil Quran surat an-nisa ayat 51 tadi lalu hubungannya hubungan dalil ini dengan bab kita apa bahwa ayat ini menunjukkan ada dari umat Islam yang kelak terperosok ke dalam perbuatan kesyirikan sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam ayat ini disebutkan bahwa Ahlul kitab terperosok dalam kesyirikan Meskipun mereka sudah diberikan kitab suci maka demikian pula nanti kelak sebagian dari kaum muslimin akan terperosok ke dalam kesyirikan meskipun sudah diberikan kitab suci yaitu berupa Alquran ini adalah dalil yang pertama dan itu sudah kita baca dalil yang kedua yaitu Allah penulis Al Imam Islam Muhammad yang artinya allah subhanahu wa ta’ala berfirman Katakanlah wahai Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam apakah akan aku beritakan kepada engkau tentang orang-orang kepada kalian maksudnya tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari orang-orang fasik itu di sisi Allah SWT Akhirnya ada orang-orang yang lebih buruk pembalasannya di sisi allah subhanahu wa ta’ala dibandingkan orang-orang fase Siapa mereka itu orang-orang yang dilaknat oleh Allah subhanahu wa ta’ala Kemudian dimurkai oleh Allah subhanahu wa ta’ala bahkan di antara mereka ada yang dijadikan kera dan babi dan mereka beribadah kepada thohut Quran surat al-maidah ayat 60 penjelasan dalil Quran surah al-maidah ayat 60 ini adalah makna dalil menjelaskan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala berfirman kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam agar mengatakan kepada Ahlul kitab Apakah mereka mau diberitahukan tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari orang-orang fasik jadi ada orang-orang fase tetapi di sana ada orang-orang yang lebih buruk siksanya dari orang-orang fasik tersebut mereka dilaknat oleh Allah mereka dimurkai oleh Allah bahkan di antara mereka ada yang dijadikan kera dan babi sebagai hukuman dari Allah subhanahu wa ta’ala Apa hubungan ayat ini Quran surat al-maidah ayat 60 ayat ini menunjukkan bahwa ada dari umat Islam yang terperosok ke dalam perbuatan Syirik sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam karena di dalam ayat disebutkan bahwa Ahlul kitab yang beriman beriman kepada Al Jib dan At Tauhid maka sebagian umat Islam juga akan mengikuti mereka Kenapa demikian karena Rasul saw mengabarkan bahwa umat Islam akan mengikuti sebagian dari kebiasaan-kebiasaan Ahlul kitab itu sudah tidak bisa dibantah lagi artinya itu sudah ada keputusan dan berita dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Nah itu dalil yang kedua juga sudah kita pelajari dan yang kedua sudah kita pelajari kemudian dalil yang ketiga [Musik] dan firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang artinya orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata Sesungguhnya kami akan mendirikan sebuah rumah beribadatan di atasnya Quran surah alkahfi ayat 21 Apa makna dan penjelasan dari dalil yang ketiga ini surat al-kahfi ayat 21 makna dalil menjelaskan bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala menceritakan tentang penguasa pada zaman Ashabul Kahfi yang hendak membangun masjid dan tempat ibadah pada kuburan Ashabul Kahfi nah ini hubungan dalilnya adalah menunjukkan bahwa ada dari umat Islam yang terperosok ke dalam perbuatan Syirik sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di dalam ayat disebutkan bahwa penguasa yang berkuasa di masa Ashabul Kahfi ingin menjadikan kuburan atau Goa Ashabul Kahfi sebagai masjid dan ini adalah penyebab kesyirikan dan mereka adalah Ahlul kitab maka sebagian kaum muslimin juga akan mengikuti Ahlul kitab tersebut yaitu melakukan kesyidikan Meskipun mereka telah diberikan Alkitab pada pertemuan sebelumnya kita sudah sampai dalil yang ketiga ini ya sampai dalil yang ketiga ini sebentar saya lihat dulu Oh ya berarti sampai dalil yang keempat ya Coba saya baca lagi dalil yang keempat yang dibawakan oleh penulis di sini adalah yaitu Hadis Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] sungguh akan ada karena ini jaringannya naik turun maka saya meminta kawan-kawan agar menstabilkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Sungguh kamu akan mengikuti dan meniru tradisi umat-umat sebelum kamu bulu anak panah serupa dengan bulu anak panah lainnya sampai kalaupun mereka masuk ke liang niscaya kamu akan masuk ke dalamnya pula para sahabat bertanya ya Rasulullah orang-orang Yahudi dan nasranikah lalu Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam menjawab lalu kalau bukan mereka siapa lagi ada riwayat Bukhari dan Muslim dan maksud dari dalil keempat ini makna babnya adalah menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengabarkan tentang sebagian umatnya akan mengikuti dan pasti mengikuti kebiasaan-kebiasaan ahli kitab tadi kaum Yahudi dan meskipun untuk perkara-perkara yang tidak bermanfaat meskipun untuk berkata yang tidak bermanfaat kemudian hubungan dalil dengan bab menunjukkan bahwa ada dari umat Islam yang terperosok ke dalam perbuatan kesyirikan sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam karena Di Dalam Hadis disebutkan bahwa sebagian umat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang mengikuti kebiasaan ahli kitab termasuk di dalamnya melakukan kesyidikan padahal sudah diberi kitab-kitab suci dan diutus para rasul Alaihi Wasallam nah kemudian dalil yang ke-5 ini dalil yang kelima yang agak panjang yang sudah kita bahas juga yaitu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] [Musik] [Musik] yang artinya dan imam muslim rahimahullah ta’ala meriwayatkan dari tauban radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda Sesungguhnya Allah telah membentangkan bumi kepadaku sehingga aku dapat melihat belahan Timur dan belahan Barat dan sesungguhnya umatku kekuasaannya akan mencapai belahan bumi yang telah dibentangkan kepadaku itu santai apa namanya Barat dan Timur kemudian dan aku diberi dua pembendaharaan simpanan Yaitu harta simpanan merah dan putih imperium Persia dan Romawi Aku meminta kepada Tuhanku untuk umatku agar mereka agar mereka Aku meminta kepada Tuhanku untuk umatku agar mereka jangan dibinasakan dengan paceklik yaitu kekeringan Maksudnya yang berkepanjangan dan jangan dikuasakan kepada musuh selain dari kaum mereka sendiri sehingga musuh itu nantinya akan merampas seluruh negeri mereka lalu Tuhanku berfirman Hai Muhammad bila aku telah menetapkan sesuatu maka ketetapan itu tidak akan diubah lagi dan Sesungguhnya aku telah memberikan kepadamu untuk umatmu bahwa aku tidak akan membinasakan mereka dengan paceklik yang berkepanjangan dan tidak akan menjadikan seorang musuh berkuasa atas mereka selain dari mereka sendiri maka nantinya musuh itu tidak akan dapat merampas seluruh negeri dapat menumpas mereka sekalipun manusia yang ada di seluruh belahan bumi berkumpul menghadapi mereka sampai umatmu itu sendiri yaitu sebagian mereka menghancurkan sebagian yang lain Kemudian dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala lalu lanjutan dari hadis tadi [Musik] [Musik] [Musik] [Musik] kemudian ada diriwayatkan juga hadis ini oleh al-baqani dalam Shahih dengan tambahan dan yang aku khawatirkan terhadap umatku tiada lain adalah pemimpin pemimpin yang menyesatkan dan apabila pertumpahan darah telah menimpa umatku maka tidak akan berakhir sampai hari kiamat tidak akan terjadi sebelum ada suatu kaum dari umatku mengikuti orang-orang musyrik dan beberapa kelompok dari umatku menyembah berhala dan sesungguhnya akan ada diantara umatku 30 pendusta yang semuanya mengaku sebagai nabi padahal [Musik] Aku adalah penutup para nabi tidak ada nabi lagi Sesudah sungguh pun demikian akan tetap ada dari umatku segolongan yang tegak membela yang hak dan mendapat pertolongan dari allah subhanahu wa ta’ala mereka tidak tergoyahkan oleh orang-orang yang menghinakan mereka sampai datang keputusan Allah yang juga sudah kita pelajari makna dalil yang kelima ini adalah menjelaskan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengabarkan umat Islam kekuasaan mereka akan mencapai belahan Barat dan Timur umat Islam akan menguasai harta kekayaan simpanan imperium Persia dan Romawi Kemudian beliau memohon kepada Allah berdoa kepada Allah untuk umatnya yaitu satu agar mereka jangan dibiasa dibinasakan dengan paceklik yang berkepanjangan dan jangan dikuasakan kepada musuh selain dari kaum mereka sendiri sehingga musuh itu nantinya akan merampas seluruh negeri mereka kemudian Allah ta’ala mengabulkan doa pertama dan kedua yaitu jangan dibinasakan dengan paceklik Yang berpandangan jangan dikuasakan kepada musuh selain dari kaum mereka sendiri sehingga musuh itu nantinya akan merampas seluruh negeri tetapi Allah menyatakan sampai umat beliau sendiri sebagian mereka menghancurkan sebagian yang lain dan sebagian mereka menawan sebagai nah ini ini hadis dalil yang ke-5 hubungan dalil ini dengan bab menunjukkan bahwa ada dari umat Islam yang terperosok ke dalam perbuatan Syirik sepeninggal Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam karena di dalam hadis riwayat Al Barokah telah terdapat riwayat tambah bahwa sebagian umatnya akan menyembah berhala sebagai umat sebelum sebagaimana umat sebelum Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam itu adalah ringkasan yang sudah kita pelajari sekarang kita kembali kepada buku kita kembali kepada buku kita para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala silahkan pihak Raja untuk membuka di halaman 375 ya di halaman 375 ada 374 ya 374 perhatikan baik-baik para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala yang artinya tadi dan jika sudah terdapat pertumpahan darah di tengah umat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam maka tidak akan berakhir sampai hari kiamat tidak akan berakhir sampai hari kiamat yang dimaksud dengan ini kita baca penjelasannya dan demikianlah yang terjadi ya di paragraf yang kedua silahkan sesungguhnya pertumbuhan darah ketika terjadi pembunuhan Usman bin Affan maka tidak diangkat sampai sekarang banyak yang terbunuh pada waktu itu maka tidak terangkat sampai sekarang ya maka dari kayagu dan demikian itu terjadi sampai hari kiamat tetapi kadang suatu masa pertumbuhan darahnya banyak kadang sedikit buaya kunufia kadang di daerah ini terjadi pertumbuhan darah kadang daerah sana tidak seperti itu kemudian yang artinya dan tidak dibangkitkan hari kiamat sampai bergabung orang-orang satu daerah dari umatku dengan orang-orang musyrik penjelasannya adalah jamak dari bentuk tunggal dari al-ahyat dan maksudnya adalah kumpulan dari kabilah-kabilah Abi Daud dan di dalam riwayat Imam Abu Daud dengan lafaz sampai tabilah-kabilah dari umatku bergabung dengan orang-orang musyrik adalah [Musik] kabilah-kabilah dari umatku tersebut akan bersama orang-orang musyrik dan keluar dari agama Islam dengan keinginan mereka dan bergabung dengan orang-orang musyrik ini menunjukkan bahwa memang akan terjadi kesyirikan di tengah umat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan di dalam lafaz Hadis disebutkan dan tidak dibangkitkan hari kiamat sampai sekelompok dari umatku beribadah kepada Berhala sekelompok fi’am di sini maksudnya adalah sekelompok besar dari umatku akan menyembah berhala dzim dan di dalam riwayat Imam Abu Daud tidaklah dibangkitkan hari kiamat sampai kabilah-kabilah dari umatku beribadah kepada berhala-berhala puasa hidup terjemah Dan inilah yang dimaksud dari apa yang disebutkan inilah yang dimaksud dari bab yang disebutkan [Musik] kemudian tulis mengatakan di dalam hadis ini terdapat bantahan bagi siapa yang berkeyakinan Selain itu yang itu yang mengatakan bahwa umat Nabi Muhammad SAW tidak akan terjadi kesyirikan ini bantahan hadis-hadis ini ayat-ayat ini dengan jelas membantah yaitu dan orang-orang yang tidak berpendapat bahwa akan terjadi kesyidikan di tengah umat Islam sepeninggal Rasulullah mereka ini adalah para penyembah-penyembah kuburan beribadah kepada kuburan bukan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala hidin apa yang terjadi dan yang telah mereka lakukan itu berupa kesyirikan beribadah kepada berhala berhala Lin itu adalah karena kebodohan mereka tentang hakikat tauhid dan apa saja yang [Musik] bertentangan apa saja yang membatalkan tauhid yaitu berupa kesyirikan dan juga sekutu-sekutu atau yang paling besar dituntut adalah dosa yang paling besar dan di dalam makna hadits ini maka disebutkan apa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari yaitu semakna dengan hadis yang kita baca tadi apa yang disebutkan oleh Imam Bukhari rahimahullah yaitu an Abi Hurairah Dari Abu Hurairah sampai kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bahwa tidak dibangkitkan hari kiamat sampai para perempuan-perempuan dari kabilah Daus duduk menyembah berhala yang ada di lhalasah adalah pemimpin atau Tuhan yang di tuhankan oleh kaum Daus yang mereka ibadahhi di masa jahiliyah dan diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dari Makmur rahimahullah bahwa yang namanya berhala Daus itu di atasnya ada rumah yang dibangun dan tertutup rumahnya nah ini berhalanya seperti itu ya rahimahullah penghancuran yaitu berhalata ketika kaum masuk dalam agama Islam Beliau mengatakan di dalamnya terdapat pelajaran bahwa tidak diperbolehkan membiarkan bekas tempat-tempat kesyirikan dan juga berhala-berhala setelah sanggup untuk menghancurkannya dan menghilangkannya Pada suatu hari jadi nggak boleh membiarkan tempat-tempat kesyirikan harus dihancurkan demikian pula tentang tempat-tempat yang dianggap keramat yaitu bangunan-bangunan yang dibangun di atas kuburan-kuburan tidak boleh dibiarkan dan yang berhala-berhala yang dijadikan sebagai Tuhan yang diibadahi selain Allah subhanahu wa ta’ala ini juga tidak boleh dibiarkan dan juga bebatuan bebatuan yang dimaksudkan untuk bertabarruk ngalap berkah dari batu dan juga bernazar ini tidak boleh dibiarkan sedikitpun darinya di atas muka bumi ini ketika sudah sanggup untuk menghilangkannya dan kebanyakan dari berhala-berhala tersebut adalah semisal dengan telah terjadi kesimpulan lebih besar di tempat-tempat tersebut maka benar mereka itu mengikuti kebiasaan sebelum mereka dan mereka mengikuti jalan mereka dan telah menyebar kesyidikan masuk ke dalam kebanyakan dari jiwa jiwa Karena nampaknya kebodohan dan tersembunyinya ilmu yang benar akhirnya yang Ma’ruf menjadi mungkar yang mungkar Maaf menjadi maaf sedangkan sunnah jadi dianggap sebagai bidah bidah dianggap sebagai [Musik] alam dan hilang tanda-tanda Islam dan nampak keasinan Islam dan banyaknya para orang-orang bodoh kemudian tambah besarlah perkaranya dan tambah berat keburukannya dan telah nampak keburukan di lautan di daratan dengan sebab tangan-tangan manusia [Musik] yang artinya adalah akan tetapi harus diingat masih akan ada sekelompok dari umat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Yang [Musik] menegakkan kebenaran memerangi orang-orang yang melakukan kesyirikan dan perbuatan kita dan sampai mereka menguasai bumi kembali mereka adalah sebaik-baik ahli waris kita yang menulis Kitab Tauhid ini mengatakan jika perkataan ini terjadi pada abad ke-7 dan sebelumnya maka apa setelahnya lebih besar kerusakan sebagaimana yang terjadi apa-apa yang setelahnya lebih besar bagaimana yang terjadi nah ini kira-kira ya sampai di sini dulu karena waktu belum selesai belum habis apa sudah habis ya Jadi cukup yang jelas kita sudah sampai dapat poinnya bahwa di tengah umat Islam akan ada orang-orang yang menyembah berhala kembali sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Terima kasih atas bimbingan serta pelajaran yang telah disampaikan pada kesempatan siang hari ini semoga menjadi bermanfaat dan faedah-faedahnya bisa kita amalkan dalam rangka ketaatan pada Allah subhanahu wa ta’ala dan menjauhi segala perbuatan kesyirikan dan kemaksiatan Selanjutnya kami berikan kesempatan untuk Anda yang bertanya seputar pembahasan ini kami tunggu dan telepon 021 823 6543 Sebutkan nama anda dan dari mana anda berasal untuk pesan singkat di 08198 silahkan untuk telepon yang pertama halo halo ya Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa ini di mana Silahkan ibu pertanyaannya [Musik] [Musik] atau di sebuah tempat dia mempergunakan uang tersebut tidak dia habiskan sampai habis dan dia menganggap ini sisa uang ini untuk jaga-jaga kalau seandainya nanti uang ini habis takut kebingungan nanti kalau tidak gampang lagi pendapat seperti itu maksudnya Assalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh silakan Coba diulang akhi karena suaranya terputus-putus mohon maaf artinya perkataan Ibu tadi mengenai ucapan seseorang bahwasanya dia menyimpan hartanya untuk jaga-jaga ketika uang Pokoknya habis dia masih punya uang cadangan di dalam Kesulitan apakah ucapan tersebut dibolehkan atau tidak silahkan yang jelas selama dia tidak mengambil uang orang lain dan yang dia gunakan adalah uangnya sendiri maka ini tidak mengapa tetapi apabila ada uang orang lain yang ditetapkan kepada dia dan dia menggunakan uang tersebut padahal bukan atas titipan tersebut maka tidak diperbolehkan karena al muslimun seorang muslim Sesuai dengan kesepakatan dan kemudian harta kalian dan kesucian kalian Suci diantara kalian seperti sucinya hari ini Baik saya terima kasih atas Jawabannya Selanjutnya kami berikan kesempatan kembali Silahkan di 0218236543 silakan Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh seperti Jumat manis katanya dia kadang-kadang berkumpul dan acara makan-makan di sana sampai ada acara khataman Alquran itu apa juga dikatakan penyembah kuburan atau pengagungan kuburan itu kuburannya di Kalau katanya orang muda Madura itu orang puju kalau yang di agungkan itu apa termasuk ciri-ciri pengagungan yang diharamkan begitu Ustaz Baik terima kasih banyak semoga Ustad dan terus dijaga oleh Allah subhanahu wa ta’ala Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sebenarnya kita tidak terlalu suka untuk penyebutan nama dan seterusnya karena dikhawatirkan nanti menjadi kegaduhan di tengah masyarakat akan tetapi saya akan menjawab tidak berkaitan dengan nama apapun kuburan apapun ya tetapi kita akan menyebutkan tentang ilmu yang berkaitan dengan kuburan yang pertama kita umat Islam di ajari oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam sunnahnya dalam ajarannya untuk berziarah kubur Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda kuntu Nah itu yang artinya aku melarang kalian untuk berziarah kubur dahulu kemudian sekarang ziarah oleh kalian seluruhnya kuburan kuburan karena berziarah kubur mengingatkan akan kehidupan akhirat berdasarkan hadits ini kita ambil pelajaran berziarah kubur hukumnya adalah sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dan hukumnya adalah sunnah jadi berziarah kubur adalah ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan hukumnya adalah [Musik] Kemudian yang kedua dari hadis ini kita ambil pelajaran bahwa berziarah kubur Tujuannya adalah untuk mengingatkan kita akan kehidupan akhirat bahwa nanti kehidupan seorang manusia setelah meninggal yang dia bawa Hanya dua kain kafan untuk laki-laki 5 km Kapan atau tiga untuk perempuan berarti segala macam jenis harta benda kekayaan tidak dapat dibawa ke dalam dan yang menemani seorang hamba tersebut adalah amal ibadah ini menunjukkan bahwa faedah berziarah kubur adalah mengingatkan kembali akan kehidupan akhirat Mungkin ada yang lupa dari kaum muslimin tentang kehidupan setelah kematian Padahal kehidupan setelah kematian itu lebih panjang daripada kehidupan di dunia ini kemudian yang ketiga faedah berziarah kubur adalah mendoakan orang yang diziarahi kuburan orang yang ada dalam kubur yang dia ziarahin seperti misalkan Rasul saw mengajarkan kepada kita apabila kita sampai ke pekuburan maka kita mengucapkan Assalamualaikum ya ahlul kubur Minal Muslimin mendoakan orang yang diziarahi yang sudah meninggal di dalam kubur tersebut Adapun berziarah kubur yang tidak sesuai dengan cara Islam diantaranya adalah berdoa kepada orang yang sudah dikubur Dan inilah nantinya yang dimaksud dengan beribadah kepada ahli kubur Berdoa adalah doa adalah ibadah dan ibadah tidak boleh diberikan kecuali hanya kepada Allah makanya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam Alquran berdoalah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan ikhlas murni hanya untuk Allah dalam mengerjakan ketaatan ayat 14 maka berdoa hanya kepada Allah kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga berfirman [Musik] maka janganlah kalian berdoa kepada Tuhan yang lain di samping berdoa kepada Allah ini tidak boleh kita berdoa kepada selain Allah Subhanahu Wa Ta’ala ta’ala begitu juga dalam surat al-jin ayat 18 materi surat asy-syu’ara ayat 213 maka janganlah kalian berdoa kepada seorang pun bersamaan kalian berdoa kepada Allah Maka itulah yang disebut dengan penyembah-penyembah kuburan yaitu berdoa kepada orang yang dikubur berdoa meminta rezeki ketenangan hati meminta lancar rezeki bisa bayar hutang mintanya kepada selain Allah yaitu kepada orang yang dikubur tersebut kemudian juga terjadi penyimpangan di dalam perihal berziarah kubur adalah mengkhususkan ibadah di samping kuburan seperti mengkhususkan salat di samping kuburan beribadah di dalam pekuburan itu sangat berat sangat tidak sesuai dengan petunjuk Rasul mengkhususkan salat kadang sebagian orang ada yang lebih khusyuk salatnya baca Qurannya berdoanya di samping kuburan dibandingkan berdoa di dalam masjid-masjid Allah yang jelas-jelas Masjid itu di adalah tempat yang diizinkan dan tempat yang paling baik untuk menyebut nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala [Musik] berdzikirlah kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-nama Allah di dalamnya terakhir saya ingin menyebutkan bahwa tidak terkumpul di dalam Islam masjid dan kuburan ya ini patut diperhatikan baik-baik bahwa tidak terkumpul di dalam syariat Islam masjid dan kuburan Kenapa demikian karena dari hadis nabi riwayat Bukhari dan Muslim bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda lailallah kaum Yahudi dan Nasrani menjadikan kuburan kuburan nabi-nabi mereka sebagai masjid-masjid begitu juga dalam hadis riwayat muslim dari jundub bin Abdillah beliau bercerita aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Sebelum meninggal 5 hari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda adalah orang-orang sebelum kalian selalu menjadikan kuburan kuburan para nabi-nabi mereka dan orang-orang Saleh mereka sebagai masjid maka ingatlah janganlah kalian menjadikan kuburan-kuburan sebagai masjid yaitu tempat salat ya tempat berzikir Sesungguhnya aku telah melarang dan di dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiyallahu anha bahwa Ummu Salamah menyebutkan di hadapan Rasul Shallallahu Alaihi Wasallam sebuah gereja yang beliau lihat di negeri ethiovia di dalam gereja tersebut terdapat patung-patung makhluk hidup lalu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda ularika masjid [Musik] adalah orang-orang yang jika meninggal di tengah-tengah mereka orang Saleh atau hamba yang Saleh mereka bangun di atas kuburan mereka masjid dan mereka buat patung-patung tersebut di masjid itu mereka adalah makhluk yang paling buruk disisi Allah maka berdasarkan hadis-hadis ini membangun masjid-masjid di atas kuburan hukumnya haram bahkan menurut sebagian ulama termasuk dosa besar perhatikan perkataan Al Hafiz Ibnu Hajar al-haitani ulama dari Mazhab Syafi’i ya beliau di dalam kitabnya dosa besar yang ke-93 94-95 96 97 98 yaitu itihadul kuburi masajidah menjadikan kubur sebagai masjid tak boleh kuburan dijadikan sebagai tempat salat tempat dzikir tempat baca Quran karena amalan-amalan itu hanya dilakukan di masjid kemudian dan memberikan penerangan padanya dan menjadikan kuburan-kuburan tersebut sebagai berhala-berhalalah dan tawaf pada kuburan was tilamuha dan mengusap-ngusap kuburan wassalatu ilaiha dan salat menghadap kuburan kemudian para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa ta’ala sebagaimana sudah saya sebutkan tadi tidak terkumpul dalam syariat Islam ada masjid dan Ada kuburan secara bersamaan yang paling terakhir itu yang harus dihilangkan berkata syaikhul Islam berkata para imam dalam Islam telah bersepakat bahwa tidak dibangun masjid di atas kuburan karena Nabi Muhammad sesungguhnya orang-orang sebelum kalian senantiasa menjadikan kuburan-kuburan sebagai masjid Ingatlah maka janganlah kalian menjadikan kuburan sebagai masjid Sesungguhnya aku telah melarang kalian akan hal tersebut maka tidak diperbolehkan menguburkan mayit di dalam masjid apabila masjid ada sebelum penguburan maka berarti penguburan tersebut harus dikeluarkan ya harus dikeluarkan mayitnya dan dikubur di pekuburan kaum muslimin kalau seandainya masjidnya dibangun setelah kuburan maka berarti masjidnya yang dihilangkan kemudian kuburannya tetap ada dan masjid yang di atas kuburan tidak boleh disalati di dalamnya baik salat fardhu atau salat Sunnah karena dilarang di dalam syariat Islam maka ini intinya ya itu yang dimaksud dengan penyembah-penyembah kubur yaitu beribadah kepada ahli kubur beribadah berdoa minta tolong minta tolong dalam keadaan yang sempit kemudian Meminta perlindungan meminta rezeki meminta keselamatan maka Ini semua tidak diperbolehkan diharamkan untuk memintanya kepada penghuni kubur yang dilakukan adalah berdoa hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala Terima kasih atas Jawabannya selanjutnya dari hamba Allah yang bertanya Ustadz kita biasa melihat di lingkungan teman-teman kita bahkan di keluarga kita mementingkan yang namanya uang jabatan dan sebagainya sehingga dia takut kepada pimpinannya mengikuti segala macam apa perintahnya yang Terkadang mereka dengan pekerjaan-pekerjaan mereka mereka tidak salat kemudian dia melanggar karena takut sama pimpinannya Apakah hal-hal tersebut bisa menggelincirkan kita terhadap perbuatan Syirik dan mengutamakan makhluk daripada Tuhannya ini sebenarnya tergantung pada amalan Qolbu apabila dia menuhankan hawa nafsunya maka sudah disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala di dalam Alquran bahwa ada orang-orang yang menuhankan hawa nafsunya diantaranya Allah berfirman dalam Alquran surat al-qasas ayat 50 Siapakah yang lebih sesat artinya tidak ada yang lebih sesat daripada seorang yang mengikuti hawa nafsu belaka tanpa ada petunjuk dari Allah sedikitpun begitu juga dalam surat Allah menyebutkan bahwa ada orang yang menuhankan hawa nafsu wanita Jelaskan kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhan Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atas jadi jawabannya adalah Apakah dia keluar agama Islam atau tidak tergantung dari apa yang tegak di dalam qolbunya Apakah dia sampai kepada derajat penuhanan terhadap hawa nafsu tersebut Harta Tahta sehingga melalaikan kewajiban atau bahkan melanggar larangan ataukah dia hanya sebatas lebih mendahulukan hawa nafsu tidak sampai kepada proses penuaan ya dialah lain salatnya dia tahu itu Berdoa saya akan tetapi dia mendahulukan syahwat hawa nafsunya terhadap harta dan akhirnya dia lalai salatnya atau dia langgar yang dilarang oleh Allah subhanahu wa ta’ala seperti itu Jadi tergantung apa yang di dalam kalbunya cuma saya ingin mengingatkan kepada diri saya pribadi dan kepada para pemirsa raja TV mendengar radio Rodja dan seluruh kaum muslimin hendaknya menjadikan akhirat sebagai orientasi tujuan hidup ya menjadikan akhirat sukses di akhirat itu yang lebih utama dibandingkan dunia saja sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Zaid Bin Tsabit radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah SAW bersabda Siapa yang dunia adalah tujuan hidupnya Allah akan cerai meraihkan urusannya dan menjadikan kefakiran di hadapan dia malam dan ironinya ia tidak mendapatkan dunia yang dia kejar-kejar sampai melalaikan kewajiban melanggar larangan kecuali sesuai dengan apa yang sudah ditakdirkan untuknya beda dengan orang siapa yang niat tujuannya adalah negeri akhirat Allah akan mengumpulkan urusan wa Atut dunia wahyarahim dan dia akan menjadikan dunia itu sebagai hina pada indahnya orang-orang yang menjadikan akhirat sebagai tujuan hidupnya bagaimana dia sukses di akhirat masuk surga firdaus tanpa hisab dapat melihat wajah Allah dengan senang diridhoi oleh Allah dan setelahnya tidak ada murka sama sekali dari Allah subhanahu wa ta’ala ini semoga semua dari Kita berorientasi akan akhirat tersebut sehingga kita semangat beramal ibadah dan semangat untuk menjauhi maksiat jazakallahu Khairan Terima kasih atas kesediaannya untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang telah masuk pada kesempatan siang hari ini dan waktu juga yang akan memisahkan kita dipertemuan kali ini mohon Pesantren sebelum kami akhiri program acara kesempatan kali ini silahkan dari apa yang sudah kita pelajari maka kita mengambil sebuah kesimpulan bahwa memang harus diyakini sebagian dari umat Islam sepeninggal Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam wafat akan menyembah berhala melakukan kesyirikan maka ini membuat kita khawatir takut jangan sampai kita termasuk dari orang-orang tersebut Kemudian dari yang sudah kita pelajari juga bahwa ini adalah bantahan sanggahan bagi yang masih belum berkeyakinan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ada sebagian dari umatnya yang melakukan kesyirikan dan maka kita harus hati-hati jangan sampai seseorang terperosok ke dalam kesyirikan yang bisa disampaikan Rasulullah Nabi Muhammad alhamdulillahirobbilalamin wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh jazakallahu Khairan wabarakallah fiikum terima kasih kepada Ustadz Ahmad Zainudin LC yang telah meluangkan waktunya di tengah-tengah kesibukan beliau di kesempatan siang hari ini untuk menyampaikan lanjutan pembahasan kitab Fathul majelis semoga pertemuan kita diberkahi kita memohon pada Allah untuk diberikan Taufik bisa memahami mengamalkan dan menyampaikan ilmu tersebut kepada orang-orang tercinta orang-orang terdekat kita terima kasih atas kebersamaannya memperhatikan wajah dimanapun anda berada kami yang bertugas pohon pamit undur diri Subhanallah ilaha illa Anta Astaghfirullah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *