Ustadz Ali Nur – Perjalanan Menuju Negeri Abadi

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah alalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin waa alihi wasohbihi W Walah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasuluh Amma ba ikhwat Islam kaum muslimin dan muslimat para pemerati roja yang semoga dirahmati dan dimuliakan oleh Allah subhanahu wa taala di manaun anda berada segala puji bagi Allah Subhanahu wa taala pada kesempatan pagi hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan waktu luang untuk bersama-sama di dalam saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam selawat ser salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Insyaallah pada kesempatan pagi hari ini kita akan melanjutkan kembali kajian kita berkaitan tentang menuju negeri abadi Yang Insyaallah pada kesempatan pagi hari ini kita akan membahas tentang neraka dan penghuninya yang Insyaallah akan disampaikan oleh Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau melalui pesan singkat di 0819896543 ikhwat Al Islam kaum muslimin dan muslimat marilah kita sama-sama simak pemaparan materi kepada Ustaz Ali Nur hafah taala kami persilakankur ya Ustaz bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah nahmaduhuuhuagfirillah anahahah muht Allah subhanahu wa taala ya [Musik] ainaahumlah willahaahu faqanima ya aakumziqum Min nafs Wahidah W minaha waijan wa watahzial bihi Arham inallahaanaikumqq had kitabullah Wir had had Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ahid kaum muslimin dan kaum muslimat para pemerhati rja TV dan para pendengar radio rja di manapun Anda berada alhamdulillahyukrulillah kita kembali bertemu dalam kajian menunjung Negeri abadi dan ini kita ambil dari kitab benar kita sudah kita Insyaallah ee pada pagi hari ini akan bahas terkait dengan neraka dan penghuninya pertama yaitu tentang neraka terkait dengan Apakah neraka itu abadi ataukah neraka ini ada akhirnya ahlusunah Wal Jamaah ikhwah mereka sepakat bahwasanya neraka itu abadi sebagaimana juga penghuninya juga ada yang abadi kekal dalam neraka tib penulis menyebutkan anaru khidatun la tafni w neraka itu kekal tidak tidak musnah dan sirnah K sebagaimana yang dikatakan oleh imamahawi dalam kitab akidahnya surga dan neraka adalah dua makhluk yang diciptakan oleh Allah subhanahu wa taala tidak akan musnah dan tidak akan Sir bahkan Ibnu haam menukil bahwasanya pendapat yang menyatakan surga dan neraka itu abadi itu sepakat merupakan kesepakatan kesepakatan umat ini dalam kitab beliau dalam kitab Ilu hazam yaitu dalam kitabnya dia bahwasanya semua kelompok semua firkah di umat ini sepakat bahwasanya Surga itu tidak akan pernah sirna termasuk juga nikmat-nikmat yang ada dalam surga tersebut demikian juga halnya dengan neraka neraka tetap neraka kekal dan azab di dalamnya juga kekal illalillal jahmu illal jahmu bin shofwan ketalu jaham bin Safwan ya jahm bin Safwan dia adalah Perintis ataupun ee pembuat mazhab pembuat pemikiran yang dikenal dengan jahmiah dia adalah jaham bin Safwan yang mendirikan ataupun yang memiliki pemikiran yang pertama sekali tentang jahmiah dia adalah jaham bin Safwan makanya pemikiran ini dinisbatkan kepada orang yang pertama ide orang orang yang pertama yang menginisiasi ide tersebut makanyayalah dikatakan kelompok tersebut dikatakan kelompok jahmiah yang berasal dari jaham bin safan pendirinya adalah jaham binofan di sini ikhwah eh Ibnu hazam rahimahullah dengan tegas mengatakan bahwasanya semua kelompok di umat ini itu sepakat bahwasanya surga dan neraka itu kekal tidak akan pernah sirna dan tidak pernah akan musnah ya kecuali jaham bin Safwan jaham Bin Safwan menyatakan bahwasanya Surga itu neraka itu neraka dan surga itu akan musnah di satu satu kala ya di satu waktu neraka dan surga itu akan musnah karena bagi mereka yang namanya makhluk ya yang namanya makhluk itu pasti akan berakhir sesuatu yang ada itu pasti akan berakhir sesuatu yang hadas yang muhdas sesuatu yang EE yang baharu itu pasti ada pasti akan ada titik berakhirnya termasuk neraka dan surga yang merupakan makhluk Allah subhanahu wa taala yang tadinya tidak ada diadakan oleh Allah kemudian dia akan berakhir dengan ketidakadaan witabi maratibul ijma demikian juga disebutkan dalam kitab beliau maratibul ijma beliau menyatakan an neraka itu hak waah neraka itu merupakan tempat penyiksaan tidak akan pernah Sir penghuninya juga tidak akan musnah demikian juga tidak akan pernah ada akhirnyaun nndalilik dari Quran apalagi dari sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang menyatakan bahwasanya Surga itu kekal itu terlalu banyak terlalu banyak kata beliau banyak sekali hadis-hadis al-quran dalam ayat al-qur’an banyak menyebutkan tentang kekalnya neraka dan banyak menyebutkan tentang kekalnya surga demikian juga hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis-hadis tersebut dan dalam banyak hadis menyatakan bahwa bahasanya surga dan neraka itu kekal was dan nanti akan tersebutkan akan disebutkan dalam banyak pembahasan yang menyatakan bahwasanya neraka dan surga itu kekal wbuka anallaha samaha Darul KH dan cukup satu data saja untuk kamu itu cukup Apa itu Allah subhanahu wa taala menyatakan surga dan neraka itu Darul khuldi Darul khuldi yaitu kampung yang abadi makanya judul kajian kita judul besarnya itu menuju negeri Abadi yaitu baik mereka yang menuju surga yang Surga itu akan abadi ataupun menuju neraka menuju neraka dan Di neraka itu neraka itu merupakan kampung yang abadi kedua-duanya tidak akan pernah musnah maka kita letakkanlah judul besarnya yaitu menuju negeri Abadi baik yang menuju surga maupun menuju neraka karena apa ikhw surga dan neraka itu Abadi tidak akan pernah musnah dan tidak akan pernah Sir satu data Allah menyebutkan surga dan neraka itu dengan darului yaitu kampung yang AB inilah mazhab ahl sunah Wal Jamaah bahwasanya neraka itu kampung yang abadi takkan pernah musnah takkan pernah berakhir wa ahiha khidun penghuninya juga kekal dan tidak ada yang keluar dari neraka kecuali orang-orang Pendosa para orang-orang durhaka dari kalangan orang-orang muwahidin orang-orang yang mentauhidkan Allah subhanahu wa taala musun adapun orang-orang yang kafir dan orang-orang musyrik mereka kekal di dalam neraka tersebut inilah ikhwah mazhab ahli sunahti Wal jamaahti bahwasanya neraka itu kekal adanya penghuninya kekal di dalamnya azabnya juga kekal di dalamnya dan dan arti kekal di sini itu akan terusmenurus tidak la nihayatalah tidak ada pernah berakhir tidak ada akhirnya hanya saja dari kalangan orang-orang Pendosa orang-orang mujrim penjahat atau pelaku-pelaku dosa dari kalangan orang-orang yang Muwahid mereka yang tidak mensekutukan Allah atau orang-orang yang memang yang mentauhidkan Allah subhanahu wa taala tidak pernah berbuat Syirik tidak pernah berbuat Syirik Akbar ya maka mereka satu hari kelak akan Allah keluarkan dari neraka dan Allah tempatkan mereka di dalam surga sebagaimana nanti akan dijelaskan secara rinci Bagaimana kisah mereka perjalanan mereka yang tadinya mereka menuju neraka dan mereka mendapatkan siksaan di sana Dan akhirnya mereka menuju tempat mereka yang abadi yaitu surga hadis menyebutkan nantinya akan menjelaskan secara rinci Bagaimana perjalanan-perjalanan manusia ya Bagaimana perjalanan manusia yang merupakan tujuan akhir mereka adalah negeri Abadi para pemerhati ro TV dan pendengar radio rajah di mana pun anda berada sekarang kita lihat apakah ada yang berpendapat bahwasanya neraka itu tidak kekal ada ikhwah ya tapi kita Katakanlah segelintir ya kita katakan segelintir seperti aljahmiah yang kita sebutkan tadi yaitu pendirinya Jah binofwan Apa kata mereka mereka adalah orang yang mengatakan jahmiah adalah kelompok yang meyakini bahwasanya surga dan neraka itu tidak kekal surga dan neraka itu akan musnah dan akan Sir danam ab tentang pendapat atupunzab keyakinan jahmiah ini apa k belia bahw Imam Ahmad menyebutkan dalam kitab Bah orang-orangahmiahyak surga dan neraka itu dan neraka itu akan dan Imam Ahmad pun membantah pendapat ini ya membantah pendapat ini dengan nas-nas yang menunjukkan dengan dalil menunjukkan bahwasanya surga dan neraka itu akan abadi dan tidak akan musnah itulah ikhwahah kemudian DII penulis menyebutkan beberapa apa namanya hujah kemudian membantah mereka ya terkait dengan pendapat yang mengatakan bahwasanya surga dan neraka itu tidak kekal ya ikhwah E sedikit saya baca di sini eh di antaranya ya itu L Imamul ittihadiah Ibnu Arabi atthi ya Ibnu Arabi atth’i ya Imam al-ittihadiyah yaitu ee mereka yang meyakini makhluk itu bisa apa namanya membersamai Allah subhanahu wa taala atau menyatu dengan Allah Apa kata mereka merekaak bahwanya penduduk neraka itu akan disiksa pada bat Wak teru duduk neraka ini ya akan berubah jasad dan tabiat jasadnya itu menjadi api sehingga mereka merasa lezat tinggal di neraka karena zat mereka karena fisik mereka itu sudah menjadi berubah menjadi fisik api yang cocok dengan api neraka ini pendapat-pendapat yang kita katakan pendapat yang memang tidak ada dasarnya Jadi bagi mereka ini ya Ee bagi Ibnu Arabi at ini mengatakan bahwasanya nanti penduduk neraka mereka diazab di neraka diazab diazab diazab dibakar sampai nanti jasad mereka itu berubah menjadi jasad ee api ya karena itu sudah berubah menjadi jasad jasad yang menjadi jasad berupa ee api sejenis dengan api neraka akhirnya mereka lagi tidak tidak merasa mereka itu diazab Karen Apa karena jasad mereka sudah sama seperti api neraka zatnya sudah berubah seperti api neraka itu Ikh Ibnu Hajar menyeb Ibnu Hajar menyebutkan dalam k ini adalah pendapat sebagian orang yang menisbatkan inya pada Sufi ya dari kalangan orang-orang zindik ya kalangan orang-orang zindik yang pura-pura masuk Islam kemudian ikhwah ada lagi yang mengatakan yaitu seperti Abi hudilin alfilahahib bahwasanya Abu hudil alallf dari kalangan pemimpin ataupun imamnya orang-orang mtazilah dia mengatakanal ah bahwasanya bahwasanya eh kehidupan kehidupan penduduk neraka itu tufni Sir Berakhir Di mana mereka akan berubah menjadi benda mati ya alam dan tak lagi merasakan sakit jadi kalau yang Ibnu Arabi ikhwah Ibnu Arabi ya bukan Ibnul Arabi kalau Ibnu al-arabi pakai alif lam itu ahlusunah adapun Ibnu Arabi Ya ini ikhwah yang memiliki keyakinan al-ittihadiyah kalau Ibnu al-arabi atthi tadi mengatakan bahwasanya ya penduduk neraka jasadnya akan berubah menjadi jasad yang sejenis dengan zat menjadi sejenis yang zat zat jasad ini berubah menjadi zat yang sejenis dengan dengan api neraka sehingga mereka tidak lagi merasakan sakit Bahkan mereka merasa lezat berada di dalam api neraka itu kalau Ibnu Arabi Adapun Abi hudil alallf dia mengatakan bahwasanya penduduk neraka akan diazab dalam api neraka dan mereka nanti akan berubah jadi benda padat akan berubah menjadi benda padat sehingga mereka tak lagi merasakan sakit ketika mereka dibakar dalam api neraka itu ikhwad kenapa Eh Abu Hud Alfi ini berpendapat demikian karena dia punya kaidah bahwasanya ya bahwasanya sesuatu yang baru ya sesuatu yang baru itu tidak mungkin kalau tidak ada akhirnyaah itu ikhwah sesuatu yang baru tidak akan mungkin kalau enggak ada akhirnya setiap yang baru yang baharu pasti ada akhirnya jadi neraka itu kan makhluk Allah yang Allah ciptakan makhluk artinya yang Allah ciptakan berarti kalau Allah subhanahu wa taala menciptakan neraka tadinya neraka tidak ada lantas Allah ciptakanlah neraka sebagaimana yang sudah pernah kita bahas bacakan ee terkait dengan hadis Di mana pertama sekali Allah subhanahu wa taala ciptakan neraka dan surga ketika Allah subhanahu wa taala ciptakan surga Allah subhanahu wa taala menyuruh Jibril untuk melihat surga itu apa kata Jibril ketika itu Jibril pun balik dan Allah bertanya bagaimana Jibril dengan surga Jibril mengatakan Ya Allah kalau begini surga enggak akan ada orang yang tidak ingin masuk ke dalam surga lantas Allah subhanahu wa taala mengilingi mengelilingi surga ini dengan berbagai macam cobaan-cobaan dan musibah tantangan lantas Allah mengatakan kepada Jibril ah Jibril Coba kamu lihat lagi sekarang bagaimana dengan dengan surga setelah dilihat Bagaimana beratnya untuk masuk ke dalam surga berbaga berbagai macam rintangan halangan harus di dihadapi dan dilalui apa kata Jibril Ya Allah kalau seperti inilah surga Aku khawatir tidak akan ada yang berhasil masuk ke dalam surga lantas Allah subhanahu wa taala menciptakan neraka dan Allah katakan lagi kepada Jibril Jibril lihat apa yang baruciptakan maka Jibril pun melihat neraka Bagaimana Allah subhanahu wa taala menyiapkan azab untuk orang-orang durhaka turjana musyrik dan orang kafir lantas Jibril melaporkan bahwasanya ya Allah kalau seperti inilah neraka tidak akan ada orang yang mau masuk neraka namun setelah Allah subhanahu wa taala kelilingi neraka ini liputi neraka ini dengan berbagai macam hal-hal yang disukai oleh hawa nafsu manusia jebakan-jebakan godaangodaan bisikan-bisikan dan rayuan maka Jibril pun disuruh untuk melihat dan melaporkan Ya Allah kalau seperti inilah neraka Saya khawatir enggak akan ada seorang pun yang selamat dari api neraka engak ada seorang yang selamat dari bujukan rayuan dan EE jebakan-jebakan neraka itu demikian Ikhwan artinya neraka itu sebelumnya tidak ada demikian juga Surga itu tidak ada jadi karena surga dan neraka ini apa apa namanya disebut dengan alhadis yaitu sesuatu yang tidak ada Minal hawadit sesuatu yang baru karena yang dikatakan baru itu definisi adalah yang diawali dari tidak ada kemudian ada maka kata beliau kaidah mereka kaidahnya Abi Abi hudzail bahwasanya sesuatu yang tadinya baharu maka tidak mungkin dia tidak punya akhir itu Ikhwan sesuatu yang tadinya baru tidak akan mungkin tidak berakhir demikian juga halnya surga dan neraka surga dan neraka tadinya tidak ada kemudian diciptakan oleh Allah menjadilah dia menjadi ada maka jadilah neraka dan surga ini sesuatu yang baharual hawadis dan sesuatu yang baharu itu tidak akan mungkin dia akan kekal dia pasti akan berakhir di suatu masa itulah dasar standar akidah yang di diyakini oleh EE Abu hudzair al-allaf sehingga dia meyakini ya dia meyakini dan dia mencocokkan dengan akalnya dan standar ee apa namanya standar daripada kaidah yang dia bangun sendiri maka dia Katakanlah bahwasanya P duduk neraka ya nanti akan berubah menjadi benda mati dan dia tidak akan lagi merasakan sakitnya siksaan neraka dan mereka tidak akan bergerakgerak lagi jadilah dia benda mati inilah ikhwah rahimanallahu wayakum ya mendapat-pendapat yang mengatakan bahwasanya neraka itu ya Ee tidak kekal demikian juga penghuninya juga tidak kalb ada lagi yang mengatakan ikhwah inallahya Sungguhnya Allah subhanahu wa taala akan mengeluarkan semua penghuni neraka Afan Allah subhanahu wa taala akan mengeluarkan penghuni-penghuni neraka yang Allah pilih k ahadis sebagaimana yang disebutkan dalam hadis betul kalau sampai di sini pendapat itu betul Bahwasanya Allah nanti akan mengeluarkan penduduk-penduduk neraka yang Allah inginkan kemudian tersisalah penghuni-penhuninya Ya sebagian sudah dikeluarkan dan sebagian lagi masih di dalam neraka lantas Allah subhanahu wa taala akan memusnahkan neraka tersebut karena sesguhnya Allah itu telah menjadikan W tertentu untuk api neraka dan penghuninya jadi Allah keluarkan dari api neraka penghuni-penghuni yang memang Allah inginkan keluar dari api neraka dan dimasukkan ke surga Adapun sisanya Allah subhanahu wa taala akan tetap azab dan akan berakhir neraka dan penghuninya nanti akan berakhirikan ikhwah ada lagi pendapat mengatakan idahab ada lagi mengatakan kalau semua penduduknya neraka itu semua akan keluar dari api neraka mau dia muslim mau dia kafir musyrik akan keluar semua dari api neraka tersisalah tinggallah neraka tanpa penghuni dan dia gagal ikhwah ini semua pendapat-pendapat yang bisa saya apa namanya yang saya ringkas ya pendapat-pendapat yang bisa saya ringkas dari dari beberapa halaman pembahasan ini di mana Ikhwan Rahimah um jelas bahwasanya ee jelas bahwasanya ee Ini pendapat yang bertentangan dengan banyak ayat dan banyak Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam demikian ikhwah rahimallah wakum sekarang kita lihat ya penghuni neraka kita bahas sekarang penghuni neraka intinya pembahasan kita tadi adalah surga dan neraka itu kekal dan otomatis ee demikian juga halnya dengan penghuni Neraka itu ada yang kekal dan EE penghuni Neraka itu kekal dan Penghuni Surga itu kekal sebagian neraka yang masuk neraka akan Allah subhanahu wa taala pindahkan ke surga Adapun sisanya maka mereka kekal selama-lamanya mendapat azab dari Allah subhanahu wa taala merekalah orang-orang kafir dan orang-orang musyrik yang mensekutukan Allah subhanahu wa taala di saat mereka ee masih hidup ikhwah aallahuakum sekarang kita lihat yaitu penduduk neraka ikhwah penduduk neraka itu ada yang kekal dalam api neraka seperti yang telah kita singgung berkali kali di mukadimah tadi penduduk neraka itu ada yang kekal ya ada yang kekal dalam api neraka apa dalilnya berarti di sini ikhwah Yang tadi kita titik pembahasan bahwasanya neraka itu kekal lantas penghuninya bagaimana ikhwah kita kembali kepada kaidah kita ketika kita membahas sejak yang namanya ee sekarat menjelang kematian ke alam barzakh ini semua merupakan ya alam yang di luar Nalar kita tapi sesuatu yang tidak bisa kita Nalar bukan berarti hal itu perkara yang mustahil ingat itu ini sering saya ee apa namanya ulang-ulang tidak Tidak semua yang enggak masuk akal kita itu mustahil karena akal kita ini hanya bisa menerima sesuatu yang Input datanya sudah ada di kepala kita demikian ikhwah sudah ada yang tidak masuk tidak pernah ada input informasi dari ke ke ke apa kita Katakanlah ke memori kita maka itu tidak akan masuk akal kita bahkan masalah-masalah dunia masalah-masalah teknologi ya kita hanya pemakai tapi kalau ditanyakan Kok bisa seperti ini kita akan katakan enggak tahu enggak masuk akal kita juga padahal masuk akal orang lain ya masuk akal para saintis para teknokrat masuk di akal mereka dan mereka yang membuat maka muncul seperti itu seperti kalau kita kalau dahulu kita eh apa namanya teleponan dengan teman dengan keluarga hanya dengan menggunakan pesawat telepon yang berkabel jadi bahasa kita ya selama kabel ini masih nyambung dia akan terhubung gitu ternyata berubah teknologi semakin meningkat semakin canggih ternyata kita bisa berkomunikasi walau tanpa kabel demikan ikhwah tapi masih suara hingga akhirnya sekarang kita bisa berkomunikasi di tempat mana pun di belahan bumi mana pun selagi di sana masih ada internet maka bukan hanya suara yang bisa kita dengar wajah pun kita bisa dengar video call kita bisa video dengan teman yang kita ajak bicara di mana pun dia berada di belah di belahan bumi mana pun dia berada selama di sana masih ada internet bayangkan ikhwah ini siapa yang buat manusia yang buat para ilmuwan yang buat tapi apakah kita ngerti Bagaimana itu bisa muncul kita sebagai user sebagai hanya sebagai pengguna kita enggak tahu tuh bagaimana enggak masuk akal kita tapi masuk akal mereka ikhwah di dunia saja banyak hal yang enggak masuk akal kita tapi bisa masuk akal orang Apakah kalau enggak masuk akal kita berarti kita katakan itu mustahil kan tidak Anda yang datanya belum lengkap sebagaimana data mereka yang ada pada memori mereka data kita belum lengkap demikian ikhwah demikian juga halnya terkait dengan alam barzakh alam akhirat surga dan neraka ini ikhwah perkara-perkara gaib yang kita hanya bisa bicarakan jika ada dalilnya dari Quran dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam hampir bisa kita katakan tidak masuk sering perkara tersebut perkara yang tak masuk akal kita tapi ingat bukan mustahil mustahil itu kan karena kita belum paham belum bisa mencernanya belum ada Input datanya Demikian ikhwah rahimallah wakum Ya seperti kalau kita lihat kalau kita kiaskan antara sesuatu yang terbakar di dunia kalau sesuatu yang terbakar di dunia kita katakan dia akan membara dan akan menjadi debu dan akhirnya musnah ditiup angin itulah sesuatu yang dibakar tetapi di akhirat nanti tak seperti itu kok bisa seperti itu padahal api di sana itu 99 kali lebih panas dibandingkan api yang paling panas di dunia tapi mengapa mereka tidak habis itulah dia ikhwah ketika kita bicara tentang masalah akhirat Oleh karena itu ikhwah aallahuakum tentang neraka kekal tidak kekalnya kita tidak punya pendapat sebenarnya mau mengatakan kekal enggak kekal Kita enggak punya pendapat tapi karena disebutkan dalam al-qur’an terlalu banyak disebutkan dalam al-qur’an bahwasanya pernyataan-pernyataan dari Allah bahwasanya ee neraka itu kekal demikian juga kekal Surga itu kekal demikian juga banyak dari hadis-hadis yang menyatakan surga dan neraka itu kekal dan dia w walaupun keduanya makhluk Allah tapi ini adalah kedua makhluk Allah Yang Kekal sama seperti ruh sama seperti arasy demikian Ikhwan rahim allahuakum Jadi bagaimana ya sudah karena memang Allah yang menceritakan itu makhluk Allah Allah yang menciptakan dan Allah yang mengatakan itu kekal Ya sudah anda mau membantah kita membantah dengan apa mau kita bantah demikan ikhwah inilah datanya demikan ikhwah seandainya seandainya tidak ada informasi dari Allah dan informasi dari Rasul wasallam yang menyatakan e neraka itu kekal maka kita juga enggak berani mengatakan neraka itu kekal tapi jelas-jelas dalam Alquran disebut kekal mau bilang apa demikian apa mau kita bantah al-quran mau kita bantah sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Oleh karena itu ikhwah aallah wakum ya tentang neraka neraka itu kekal dan itu sudah valid sudah sepakat para ulama dan umat ini menyatakan bahwasanya neraka itu kekal tidak akan pernah musnah dan tidak akan pernah berakhir sampai kapan pun Bagaimana dengan penghuninya Bagaimana dengan penghuni neraka tadi sudah kita ee bocorkan sedikit Ceritakan sedikit tentang bahwasanya penghuni Neraka itu ada yang ada yang setelah dia masuk neraka kemudian Allah pindahkan ke surga sisanya mereka akan kekal dalam api neraka selama-lamanya dengan waktu yang tidak terbatas selamanya tidak ada akhirnya tib bagaimana itu bisa kita simpulkan sekali lagi kita simpulkan berdasarkan al-qur’an dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tib Sekarang kita akan bahas terkait dengan penduduk neraka ahlun KH ahlun ahlunar khidun faral Wun penduduk neraka mereka akan kekal dalamnya penduduk neraka yang kekal dalamnya mereka tidak akan pindah meninggalkan neraka dan mereka tidak akan pernah punah dalam nerakaun mereka adalah orang-orang kafir dan orang-orang musyrik Q taala Allah Subhanahu Wa tafmanabuay dan orang-orang yang mendustai ayat-ayat kami was dan mereka sombong untuk menerimanya mereka adalah penduduk neraka Hum mereka kekal dalam neraka Alf ayat 36 berikutnya Allah juga berfirmanand mereka itu benar-benar Tuhan yang memang layak disembah Ma waraduha pastilah mereka takkan dimasukkan ke dalam api neraka Wun fiha khidun dan semuanya kekal dalam neraka artinya yang menyembah Tuhan selain Allah akan dimasukkan ke dalam api neraka kekal selamanya dan yang disembah juga akan dimasukkan dalam api neraka dan mereka kekal selamanya dalam api neraka ya yaitu orang-orang yang memang Rida untuk disembah adapun yang tidak Rida untuk disembah mereka tidak akan dimasukkan Allah ke dalam api neraka seperti Malaikat Nabi Isa huzair dan lain-lainnya selanjutnya Ikhwan itu tadi surah al-anbiya ayat 99 Allah juga berfirman dalam surah azzukruf ayat 74 Innal mujriminii Jah khidun sesungguhnya almjrimin Inal mujrimin sesunguhnya orang mujrim Sesungguhnya para pendosaabi jahanam mereka dalam siksaan neraka jahanam khidun kekal di dalamnya Allah juga berfirman dalam surah Fatir ayat 36ina kafaru lahumu jahanam dan orang-orang yang kafir untuk mereka disiapkan api neraka jahanamai yang tidak akan pernah berakhiru sehingga mereka mati artinya orang-orang kafir akan diazab dalam api neraka dengan azab yang tidak pernah berakhirutu dan mereka juga tidak akan pernah mati dan Azab mereka tidak akan pernah diringankan sama sekali artinya mulai mereka diazab Ya mulai mereka diazab seterusnya itu mereka akan diazab terus tanpa henti ikhwah Padahal kalau kita lihat api yang ada di dunia awalnya itu kecil kemudian marak semarak-maraknya dan Semarak apapun api di dunia suatu saat api tersebut akan sirna dia akan padam tapi tidak dengan api neraka api neraka dari awal sudah dari awal sudah menyiksa penghuninya dan siksaan tersebut berat dan berat tersebut takkan pernah reda dan tidak pernah ee mengecil demikian ikhwah sebagaimana sifat ee berbeda halnya dengan sifat api yang ada di di dunia kemudian dalam firman Allah Surah Albaqarah ayat 39 Allah subhanahufman dan orang-orang kafir yang mendustai ayat-ayat kami Mere adalah penghuni neraka mereka kekal dalam api neraka Albaqarah 39 dalam Sur Albaqarah ayat 161 Allah berfirman sesgnya orang-orang kafir dan mati dalam keadaan kafirnya mereka adalah orang yang dilaknat oleh Allah walaikah dan dilaknat oleh malaikat AJ dan dilaknat oleh seluruh manusiaha mereka ini kekal dalam api nerakaan diringankan sama sekali azabnya dan mereka tidak akan ditangguhkan ya Allah banyak sekali hadisnya banyak sekali ayat-ayatnya Allah juga berfirman surbah ayat3ah mereka tahu bahwanyaang siapa yang menentang Allah dan rasulnya sesungguhnya untuk mereka neraka jahkaekal di yang sangat besar ataubah ayat 63 demikian juga ataubah ayat 6 ayat 17 Allah Subhanahu Wa firmanah tidaklah orang-orang musyrik itu layak dan pantas untuk memakmurkan masjid allahah Padahal mereka sendiri mengetahui diri mereka itu kafir tidak beriman kepada Allah mereka adalah orang-orang yang dimusnahkan amalannya dihapuskan amalannya wa khidun dan mereka kekal dalam api neraka itulah ikhwah rahimallahuakum eh kata-kata Khalid ya kekal banyak sekali dalam dalam firman-firman Allah subhanahu wa taala dan Terkadang Allah subhanahu wa taala menyebutkan dengan mukim mukim juga artinya kekal ya A AB yang mukim yaitu selamanya sama dengan khid sama Al dengan almukim contohnya ikhwah dalam surah Almaidah ayat 37 Allah Subhanahu Wa taalafman penghuni Neraka itu ingin keluar dari api neraka Mereka ingin lari dari dari nerakaereka tidak akan pernah dikeluarkan dari api neraka dan tidak akan pernah berhasil lari dari neraka keluar dari dari nerakaim dan untuk mereka azab yang kekal di sini Allah subhanahu wa taala menyebutkan alkul yang menyebutkan almukim sebagai pengganti alkul yaitu azab mukim azab Yang Kekal dalam surah Yunus ayat 52 Allah subhanahu wa taala mengatakanu kemudian dikatakan kepada orang-orang yang zalim maka rasakan azab Yang Kekal initumun Bukankah kalian itu dibalas sesuai dengan apa yang pernah kalian lakukan demikan ikhwah itulah beberapa ayat Alquran menyebutkan tentang penghuni neraka pun ada Yang Kekal dalam api neraka selamanya jadi di samping neraka itu kekal penghuninya juga huni nerakanya pun ada Yang Kekal tap di sini akan kita bacakan beberapa hadis yang menguatkan air-air Allah firman Allah yaitu dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Umar Rasulullah Sallallahu alhi wasallam pernah bersabda ahl Jah penduduk surga masuk ke surga wa ahl dan penduduk neraka sudah masuk ke dalam neraka penduduk surga sudah masuk ke surga dan penduduk neraka sudah masuk ke dalam api neraka kemudian seseorang penyeru berkata ya ahlanar ya ahlar maut wahai penduduk neraka tidak ada lagi kematian W ahlal Janna maut wahai penduduk surga tidak ada lagi kematian khuludun kalian kekal semuanya nya di dalam tempat masing-masing diriwayatkan oleh Imam Bukhari ee diriwayatkan oleh Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu beliau Sallallahu Alaihi Wasallam juga pernah bersabdaahlil Jannah dikatakan kepada penghuni surga Ya ahl janun maiha wahai penduduk surga kekal tidak ada lagi kematianah juga dikatakan kepada penduduk Wah penduduk nerakaekal tidak ada kematian lagi kemudi hadis yangiwayatkan Imam Dar abdinariaersabdaabila penuni Sur sudah masuk ke ke maka didatangkanlah kematian dan diposisikan di antara surga dan neraka Kemudian Kemudian kematian tersebut pun disembelih kemudian seorang penyeru berkataan penyeru berkataah puk Sur tidak ada lagi kemtian wahai p nerakaan [Tepuk tangan] engumendengar seruan itu wahai pendudukekal tidak ada lagendeng yang itu sudahendengb sedih dan terhina ketika mendengar mendengar pengumuman ini wahai penduduk neraka kekal tidak ada kematian Mereka pun yang tadinya mereka sudah sedih hina bertambahlah Kesedihan mereka bertambah kehinaan mereka ikhw ya bertambah penderitaan mereka yang tadinya mereka sudah menderita mendengar pengumuman ini bertambah menderitalah Mereka kemudian hadis yang diriwayatkan oleh imam muslim dari Abi Said alkudri Dia berkata i wasasullahda nanti di hari kiamat akan didatangkan kematian itu dalam bentuk kambing yang berwarna Puh dan diposisikan diletakkan di anara surga dan Nera makkat ditanyakan kepada penduduk surga penduduk surga tahak kalian apa ini m punengadahkan kepal dan melihat Apa itu k kemudi setelah merekaengadahkan kepalanya melihat Apa yang dimaksud mereka k kami tahu iniemud kemudian ditanyak lagi kemudan ditanyakan kepada penduduk neraka wahai penduduk nerakaakan ini mak M pun menengad kep dan Melat ke arah yangun kam inia di allahahkan supaya kematian tersebut kematian yang tadi berupa kambing di disembelih maka ee kematian berupa kambing tadi diperintahkan untuk disembelih Kemudian beliau mengatakanq kemudian dikatakan Ya ahl wahai penduduk surga kekal tidak akan pernah mati ah wahai penduduk neraka kekal tidak ada lagi kematian was Rasulullah Wasallam kemudian Rasulullah Sallallahu alhi wasam membacakan ayat has Kabarkan k mereka tentang hari penyesalan ketika semua hal sudah diputuskan w w mereka mereka dalam keadaan lalai sekarang ini dan mereka tidak beriman Maryam ayat 39 demikian ikhwah kemudian terakhir ak attirmidzi diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abi Said alkudri Rasulullah bersabda di hari kiamat nanti akan didatangkan kematian dalam bentuk kambing dan ditegakkan dan diposisikan ditempatkan di antara surga dan neraka dan lantas eh kambing yang merupakan kematian kematian yang berupa kambing itu disembelih disembelih dan penduduk neraka dan surga melihatnya Ya melihatnya kemudian Ahan Jah seandainya pada saat itu ada orang yang mati karena kegembiraan niscaya penduduk surgalah orang yang mati karena sakit gembiranya Ah mata khusus Lata ahlunar seandainya seandainya ada orang yang meninggal karena sakin sedih beritanya sungguh pada saat itu penduduk nerakalah yang mati karena sedih dan menderitanya demikian ikhwah karena mendengar melihat bahwasanya tidak ada lagi kematian setelah itu demikan ikhwah rahimahuakum berarti dari hadis-hadis dari ayat-ayat Dar hadis wasallam bahwasanya penghuni neraka juga kekal dalam api neraka hanya memang ada yang masuk neraka lantas keluar dari api neraka dikeluarkan oleh Allah Ya ada yang kekal dalam api neraka dan mereka terus selamanya dalam siksaan tidak pernah mati tidak pernah berakhir ya tidak pernah berakhir tidak sebagaimana yang dikatakan oleh eh apa namanya firkah-firkah doah eh apa ee kelompok-kelompok yang sesat yang mereka katakan bahwasanya ee penduduk neraka itu nanti akan berubah zat jasadnya menjadi seperti api sehingga mereka merasakan lzat tinggal di neraka ya nauzubillah demikian juga eh seperti abu Apa namanya alallf tadi yaitu Abu Hud Alf yang dikatakan bahwasanya neraka nanti akan disiksa terus sampai akhirnya dia menjadi batu e Sampai akhirnya dia menjadi benda mati dan tidak bergerak lagiikan ikhw allahuam itulah dia ikhwahahak terkait dengan kekalnya neraka dan kekalnya penduduk neraka demikian semoga bermanfaat Insyaallah pada kesempatan yang akan datang kita akan bahas kembali kelanjutan pembahasan tentang masalah neraka dalam judul yang lain Demikian ikhwah semoga bermanfaatahakum muslimin Ustaz atas materinya pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui telepon di 0218236543 atau melaluian singkat di 0819896543 pertanyaan pertama akan kita angkat terlebih dahulu dari layanan Telepon halo halo Halo baik nampaknya belum terhubung akan kita bacakan dari pesan singkat asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh izin bertanya Ustaz Bagaimana dengan seorang muslim yang tidak mengerjakan amal ibadah Apakah dia akan masuk ke dalam neraka sedangkan dia mempunyai anak yang saleh dan Salehah Ustaz dan senantiasa mendoakan orang tuanya silakan Ustaz Afan akhi Coba diulangi lagi tadi agak terpotong pertanyaannya Bagaimana Halo ibadah Ustaz seorang muslim yang tidak mengerjakan Ibadah sedangkan dia mempunyai anak yang saleh dan Salehah Ustaz yang senantiasa mendoakan orang tuanya Ustaz Ya ikhwahakum seperti yang sudah kita singgung tadi bahwasanya orang-orang yang bertauhid yang tidak mensekutukan Allah yang tidak pernah mensekutukan Allah subhanahu wa taala maka posisi mereka adalah insya kalau Allah mau Allah akan siksa dia Allah akan hukum hukum dia berdasarkan dosa yang dia lakukan wa insya gofarah kalau Allah mau Allah akan ampuni semua dosanya demikan ikhwah jadi orang-orang yang Saleh yang punya dosa ya yang punya dosa Ada kemungkinan untuk masuk ke dalam api neraka dan ada kemungkinan Allah tidak akan masukkan ke dalam api neraka yaitu jika allah subhanahu wa taala memaafkannya inallah Sesungguhnya Allah subhanahu wa taala akan mengampuni dosa orang yang sesungguhnya Allah tidak akan pernah mengampuni dosa orang yang berbuat Syirik tapi masih mengampuni dosa-dosa orang yang tidak berbuat Syirik masih mengampuni dosa-dosa selain Syirik jadi seorang yang Saleh yang manusia itu Pasti punya dosawam semua anak Adam itu berdosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat dia orang yang Saleh kemudian Allah subhanahu wa taala ampunkan dosanya Jadi bagaimana Allah subhanahu wa taala akan masukkan ke surga kalau Allah subhanahu wa taala tak ampunkan dosanya maka Allah bereskan dulu dia dalam neraka kemudian Allah akan keluarkan dia dari api neraka lantas bagaimana fungsi daripada anak-anak yang salehahakum anak-anak yang Saleh yang mendoakan kedua orang tuanya dia akan bisa memberi syafaat dan akan meningkatkan posisi orang tuanya dalam dalam surga makanya ada seorang makanya ada orang tua yang nanti di hari akhirat Allah subhanahu wa taala tempatkan posisinya pada posisi yang tinggi dan ketika Allah Tempatkan Dia Di sana dia sendiri merasa heran ya Allah kok bisa saya dapat posisi yang tinggi seperti ini ya karena dia merasa dia enggak sampai seperti itu tidak seperti dia tidak seperti itu beramal dia merasa eh tidak sampai seperti ini Eh tempat yang harus dia dapati apa kata Allah subhanahu wa taala kamu mendapatkan posisi yang tinggi tersebut dikarenakan apa bukan dikarenakan amalan dia tapi dikarenakan doa dari anak-anaknya yang Saleh Demikian ikhwah Ya sebenarnya anak yang Saleh ini juga hasil usaha dari kedua orang tua sesungguhnya tidak ada yang didapati oleh seseorang kecuali apa yang pernah dia lakukan Rasulullah mengatakanad abih dan anak itu termasuk hasil dari usaha kedua orang tuanya anak yang Saleh itu juga hasil usaha kedua orang tuanya makanya ketika dia berdoa pada Allah semoga Allah mengampunkan kedua orang tuanya mengasih mengasihi orang kedua orang tuanya maka Allah subhanahu wa taala akan menaikkan derajat orang tuanya dikarenakan apa doa anaknya dikarenakan apa amalan Saleh anaknya makanya Rasulullah pernah mengatakan Ibnu Adam apabila meninggal anak Adam terputuslah amalannya kecuali tiga yang pertama jariah sedekah jariah ilmu yang bermanfaat wadh ya Daulah anak saleh yang mendoakannya anak yang dimaksud itulah anak kandung bukan anak angkat dan juga bukan anak-anak murid sebagaimana yang dipahami oleh sebagian orang demikian ikhwah jadi orang tua yang Saleh kemudian didoakan meninggalkan anak-anak yang Saleh mereka ini merupakan aset yang besar yang bisa menaikkan derajat orang tuanya di surga bahkan yang seharusnya bisa Bisa saja yang seharusnya orang tuanya ini masuk neraka tapi karena berkah daripada doa-doa anak-anak mereka yang Saleh akhirnya Allah enggak jadi masukkan dia dalam ke neraka dalam neraka Mak Allah pindahkan dia ke surga dikarenakan apa berkah daripada doa anak yang Saleh demikian ikhwah itulah istimewanya bagi anak-anak apabila kita memiliki anak yang saleh dan Salehah Semoga Allah subhanahu wa taala menganugerahkan kita anak-anak yang saleh quratun ya yang dapat menenangkan hati dan mengumpulkan kita semuanya dengan keluarga kita di dalam surga J orang yang ber dan diikutieturunannya ak gabkanerset menyekan Bah yang se iniab rendah maka orang tua ini akan digabungkan dengan anaknya Demikian juga sebaliknya apabila orang tuanya mendapatkan derajat yang tinggi sementara anaknya derajat yang rendah maka anaknya akan digabungkan bersama orang tuanya pada derajat yang tinggi demikian ikhwah rahimallahu wakum tib itu saja kajian kita pada sore ee pada pagi hari ini semoga bermanfaat untuk kita semua untuk menambah wawasan kita dan tentunya untuk menambah keimanan kita tentang hari akhirat demikian Lebih dan kurang saya mohon maaf saya UN amikum warahmatullah wabarakatuhikumsalam warahmatullahi wabarakatuh syukran jazakumullah kir wabarakallahik Ustaz atas penyampaian materi dan nasihat-nasihatnya yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan kesehatan dan perlindungan untuk Ustaz beserta keluarga dan kami ucapkan syukr jazakumahir atas kebersamaan anda pada kesempatan pagi hari ini kami segenap guru yang bertugas mohon maaf apabila ada kesalahan kami undur diri subhanakallah wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka waubuik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *