radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin waa alihi wa ashabihi wanwalah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu waasuluhu Amma ba’du saudaraku seiman dan seakidah para pemerhati raja di mana pun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari Selasa yang sejuk ini Alhamdulillah kita dapat ee bersua kembali dan kita akan simak bersama kajian ilmiah yang kami hadirkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan barenting diambil dari buku dengan judul Ada apa dengan remaja pembahasan khusus mengenai remaja yang disampaikan oleh penyusunnya langsung yaitu Al Ustaz Abu Ihsan almaidani hafizahullah dari buku tersebut dan pada kesempatan pagi ini melanjutkan dari pembahasan mengenai keterampilan mendengarkan dan ini Tentunya ee ilmu yang bermanfaat untuk kita bersama Bagaimana ee teknik ee cara mendengarkan ee dari komunikasi dengan anak remaja kita dan setelah materi seperti biasa kami akan buka sesi interaktif bagi Anda yang ingin bertanya melalui pesan Whatsapp Anda bisa mengirimkannya di nomor 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Al Ustaz kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu waastainuhu wastagfiruh wubillah minuri anfusina wasiatialinaahdihillah Fala mudillla asuaahaillallah wdahuikah wa asadu Anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladina amanu ittaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun wa ba’du para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah Alhamdulillah segala puji hanyalah milik Allah RAB semesta alam selawat dan salam atas nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pada kesempatan pagi yang berbahagia ini kita kembali bertemu masih membahas buku ee Ada apa dengan remaja kita sampai pada poin keterampilan mendengar menyimak ini adalah lanjutan dari ee BAB ya itu pentingnya dialog dengan remaja ya tentunya kita sudah jelaskan Dialog itu adalah percakapan dua arah ada momen kita bicara ada momen kita mendengar karena yang satu bicara tentunya yang satu mendengar kalau dua-duanya bicara Siapa yang dengar ya kalau enggak ada yang bicara ya itu bukan dialog namanya maka ada momen kita harus mendengar maka mendengar juga sama dengan berbicara perlu keterampilan ya dan keterampilan mendengarkan ini tidak kalah penting daripada berbicara sebab mendengar adalah hal utama yang menjadi dasar dari komunikasi yang positif dengan remaja terutama coba perhatikan Allah subhanahu wa taala menciptakan manusia dengan satu mulut dan dua telinga tujuannya adalah agar manusia lebih banyak mendengar daripada bicara dan jika kita ingin menjadi pembicara yang baik maka jadilah pendengar yang baik pula ya karena banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan jika kita mampu menjadi pendengar yang positif pendengar yang baik menyimak karena tidak semua orang bisa menyimak ya Tidak semua orang bisa menyimak mungkin semua orang bisa bicara Tapi tidak semua orang bisa menyimak ya artinya dia dapat memahami perkataan yang ditujukan kepadanya banyak orang yang kadang-kadang kita dialog dengannya enggak nyambung ya karena dia tidak mau menyimak kata-kata kita ya Nah ada orang yang ketika berdialog yang dia fokus adalah apa yang akan dia katakan dan dia tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh orang lain kepadanya ya maka dia tidak akan bisa memahami lawan dialognya atau ee orang e lawan bicaranya ya Nah ini akan jadi masalah karena akan terjadi yang namanya miskomunikasi dan itu sering terjadi ya Nah itu juga bisa terjadi antara kita dan anak kita jika kita hanya maunya hanya bicara saja dan enggak mau menyimak Mendengarkan Ya anak juga perlu bicara dan kita mendengar agar kita bisa memahaminya nya ya agar tidak terjadi salah komunikasi ya karena komunikasi yang salah itu miskomunikasi namanya Biasanya kalau Komunikasi itu hanya satu arah ya Nah demikian dan menjadi pendengar yang baik itu juga merupakan bentuk penghargaan kita penghormatan kita kepada lawan bicara kita orang yang kita hadapi ya orang yang berhadapan dengan kita Nah ada beberapa hal positif jika kita mampu menjadi pendengar yang baik dan mendengar itu lebih berat sebenarnya daripada bicara ya makanya ketika kita mendengarkan al-qur’an atau mendengarkan Taklim itu kalau enggak fokus ngantuk jadinya ya dan kita akan tertidur begitu ya Nah kalau kita tidak bisa menjadi pendengar yang baik maka kita pun cari pelariannya yaitu tidur atau kita ngelantur kita khayal ke sana keemi ya tidak fokus dengan apa yang kita dengar jadi memang berat menjadi pendengar yang baik itu enggak mudah tapi ada hal-hal positif yang kita dapatkan di antaranya adalah jika kita memiliki keterampilan mendengarkan yang baik maka kita akan ya mendapatkan banyak kejutan ternyata banyak orang yang mungkin menyukai kita dan banyak orang yang suka duduk dengan kita karena kita memberikan perhatian kepada M ka atensi kepada mereka ya Ee orang akan merasa dihargai ketika dia ngomong kita dengar gitu ya kadang kita sebel ya kita bicara sama orang gitu ya dia kayaknya enggak perhatian enggak enggak mendengar gitu ya Nah ya kita tentunya ee e tidak mungkin tidak mau lagi berbicara dengan atau berdialog dengan orang seperti itu ya misalnya dia sibuk memainkan hp-nya dia bahkan menoleh sana keemari kan begitu ya Atau memang sama sekali Dia tidak acuhkan kita itu bentuk ya kita katakan merendahkan ya Ee lawan bicara tib nah orang-orang akan suka ketika dia mereka bicara kita mau menyimaknya kita mau mendengarkannya ya dalam benak mereka orang ini mau memahami Saya mau memahami diri saya karena dia mau menyimak kata-kata saya ya menyimak perkataan itu ya bukan berarti kita mengiakan membenarkan menyetuju semua yang kita dengar enggak tentunya tapi kita bisa menilai ya Mana perkataan yang bisa diambil mana yang perlu dikoreksi ya mana yang harus ditolak kan begitu ya Nah demikian dan kita juga dapat memahami manusia itu yang terpenting apalagi di dalam Bab ee pendidikan anak ini yaitu kita bisa memahami anak kita yang kedua ya nilai positifnya adalah mendengarkan dengan baik akan membantu kita untuk memahami ya anak remaja dan akan membantu kita untuk memahami apa yang yang ada di dalam pikirannya ya Karena kadang-kadang orang itu berbicara tidak vulgar ya tidak to the point ya kalau enggak didengarkan baik-baik Kita enggak ngerti Ini arahnya ke mana Nah di sinilah ya pentingnya kita bisa menyimak dengan dengan baik sehingga kita dapat memahami isyarat-isyarat kadang-kadang ya kiasan-kiasan kadang-kadang orang yang bicara sama kita itu tidak e belak-belakan ya tidak buka-bukaan tidak vulgar ya tidak ee terang-terangan ya Nah kadang-kadang ya dia berbasa-basi ya Nah demikian itu biasa apalagi anak kan begitu ya kadang-kadang dia segan ya untuk bicara secara terang-terangan kepada orang tua maka dia kadang-kadang pakai bahasa isyarat bahasa kiasan kan begitu ya Nah kalau kita tidak anak remaja ini ya kalau kita tidak dengarkan baik-baik ya mungkin kita akan salah memahaminya atau kita tidak kita bisa kita tidak bisa menangkap apa sebenarnya yang dia inginkan ya Apa yang sebenarnya dia inginkan dan mendengarkan dengan baik itu ya akan membuat kita semakin berwibawa dan terhormat ya orang yang menyimak itu mendapatkan ya kita katakan penghormatan ya dari ee orang yang bicara orang akan menilai kita sebagai orang yang terhormat ya punya wibawa begitu karena kita mau menyimak mungkin kita pernah berhadapan dengan orang yang ngomong terus enggak mau mendengar dia saja yang bicara begitu ya padahal ini sedang berdialog gitu ya kata-kata kita selalu dipotongnya ya Ada kesan dia mau menang sendiri Ya hanya dia yang mau dipahami ya dia enggak memahami orang kira-kira kalau kita berhadapan dengan orang seperti ini ya ya kita pun ya bisa menilai orang ini ya Ini orang mungkin dalam pandangan kita orang yang kurang akhlak ya atau tidak tahu etika atau tidak bisa menghormati orang tidak mau memahami orang maka wibawanya akan jatuh juga ya nah demik an ya ini juga terjadi antara kita dan anak kita ya dan orang tua itu kalau anaknya bicara langsung potong langsung potong sudah dengar Jangan banyak bicara ya Nah dia terus yang ngomong ya orang juga bosan kalau kita selalu seperti itu atau gaya kita seperti itu ya Nah termasuk anak kita kalau enggak percaya tanya sama teman-teman kita ya kalau kita modelnya seperti itu kira-kira mereka suka enggak gitu ya orang yang sarsar yang enggak mau kalah dalam berbicara ya itu yang disebut nabi tararun yaitu orang yang enggak mau kalah kalau bicara begitu ya Nah menyela ucapan memotong perkataan ya Nah mungkin dia merasa saya lebih berilmu ya Hatta kita punya ilmu lebih banyak dari orang lain kita Alim mungkin ya Kita juga harus bisa menyimak mendengar dan itu yang yang dilakukan oleh para ulama dahulu ya mereka juga mau menyima ya Imam Syafi’i mau menyima orang yang datang kepadanya untuk tahu e kadar kadar ilmunya kan begitu ya Nah demikian untuk bisa memahami manusia nabi juga demikian kadang-kadang nabi juga mendengar ya dan sebagaimana kita tahu Nabi lebih suka menyimak al-quran daripada membacanya sendiri ya walaupun membaca al-qur’an itu kan ibadah tapi menyimak al-qur’an ada sesuatu yang lebih ya daripada kita baca al-qur’an karena ketika kita menyimak kita dalam posisi dalam kondisi siap untuk mentadaburi ya maka nabi kadang-kadang suka menyuruh Sahabat Untuk membacakan al-qur’an Kepada beliau dan beliau menyimaknya maka ada perintah waikum fastamiul wa situ ya jika dibacakan kepada kamu al-qur’an maka Simaklah dan Diamlah ya Nah demikian artinya itu adalah ee kondisi di mana kita siap untuk mentadaburinya ya al-qur’an para pemerahti ra kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah maka ketika kita bisa menjadi pendengar yang baik itu akan menambah Wibawa at dan kehormatan kita Dan ini juga akan memberi rasa di satu sisi ya ya di sisi yang lain ya Ini juga akan memberi rasa percaya diri pada anak ya pada anak kita remaja kita ya maka dia juga ee mau ya berani dan Ee tidak malu untuk mengungkapkan ya Apa yang sebenarnya dia ingin dia sampaikan mungkin ada banyak anak yang sebenarnya ingin bicara panjang lebar ya ingin terbuka dengan orang tuanya tapi ee jika suasana dialognya seperti itu ee orang tua selalu mendominasi engak memberikan kesempatan kepada anak untuk bicara maka dia akan tarik diri juga dia akan menutupi diri juga dia enggak akan terbuka ya Nah karena dia merasa tidak ada kenyamanan berdialog ya Nah demikian wallahuam jadi ee ketika kita bisa menjadi pendengar yang baik orang yang kita ajak bicara lawan bicara kita juga akan punya rasa percaya diri karena biasanya percaya diri itu ketika orang itu merasa nyaman aman Nah di situ akan muncul percaya diri ya Nah kalau mereka merasa kurang nyaman atau merasa enggak aman ya maka ya mereka juga kepercayaan diri juga akan jatuh ya wallahuam bawab kemudian menyimak dengan baik itu akan memberikan kita kesempatan untuk bisa masuk ke dalam hati anak dan mempengaruhinya ya Nah demikian jadi ya Ee tentunya yang kita ingin ambil dari anak kita adalah hatinya ya ya mengambil hati orang itu kan enggak mudah ya Nah maka mendengar yang baik itu menjadi dengar yang baik itu akan menumbuhkan rasa simpati di hatinya ya Nah demikian kita akan merasa terhormat jika ada orang yang mau mendengarkan kata-kata kita atau yang mau mendengarkan apa yang kita katakan Ya Nah maka kita pun merasa dekat dengannya karena kita dia mau mendengarkan kata-kata saya dia mau menyimak apa yang saya katakan ya Nah demikian Begitu begitu jugalah ketika anak bicara kita mau menyimaknya mungkin sebagian orang merasa Wah saya rendah kalau saya cuma mendengar dari anak ya kita perlu mendengar supaya kita perlu kita perlu banyak tahu tentang anak kita maka kita perlu mendengar darinya ya Nah demikian kasih kesempatan mereka untuk e ngomong ya untuk bicara ya Nah demikian ya Eh karena banyak ya anak-anak remaja yang akhirnya enggak bisa berdialog engak bisa ngomong ya karena enggak dibiasakan untuk ngomong ya enggak dibiasakan bicara atau menganggap bahw kalau anak bicara itu kurang sopan Enggaklah Enggak seperti itu ya kesopanan itu berkaitan dengan cara bicara bukan kalau bicara enggak sopan begitu ya Nah ini ada sebagian orang tua yang menganggap kalau anak bicara kepada orang tua itu enggak sopan anak itu harus diam mendengar gitu ya Enggak juga Enggak seperti itu kadang-kadang orang salah itu memahami ee berdalil dengan ee kisah Lukman Iya itu salah banyak dalam ayat-ayat al-qur’an seperti itu tapi jangan lupa bahwa di dalam Quran juga ada di mana Allah subhanahu wa taala mencontohkan ya Bagaimana seorang ayah mau mendengarkan kata-kata anaknya atau menyimak perkataan anaknya mengambil pendapat atau meminta pendapat anak nya ya yaitu kisah Ismail dan Ibrahim di mana Nabi Ibrahim mau mendengarkan perkataan Ismail nabi Ismail yaitu Anaknya ya Nah Ketika Nabi Ibrahim berkata inni Ar F fil Manami annibahu ya fzur Ma Taro aku bermimpi dalam mimpiku aku menyembelih kamu ya Lalu bagaimana pendapatmu jadi Nabi Ibrahim mempersilakan Nabi Ismail anaknya untuk bicara Jadi ada juga ya Ee kita katakan ee dalil ataupun kisah di dalam Alquran di mana Ayah memberikan kesempatan kepada anak untuk bicara nah sebagian orang tua ada yang menganggap kalau anak bicara itu enggak sopan anak itu harusnya dengar aja jangan bicara yang bicara orang tua aja ya akhirnya anaknya enggak bisa bicara ya dan enggak ngerti bicara ya salah satunya ya faedahnya adalah kita bisa mengoreksi kalau dia salah ya di dalam berkomunikasi kita bisa memperbaikinya ya karena mungkin dia perlu belajar untuk bicara karena orang itu harus belajar bicara Lalu bagaimana anak kita bisa belajar bicara kalau dia enggak dikasih kesempatan bicara dari mana kita tahu bahwa cara gaya komunikasinya salah misalnya ya atau cara bicaranya salah ya ya maka sopan enggak sopan itu bukan masalah dia ngomong atau enggak ngomong masalahnya Bagaimana cara dia bicara ya di situ akan nampak apa namanya nilai kesopanannya ya sopan atau tidak sopan ya maka banyak orang tua yang punya anggapan seperti itu sehingga enggak memberikan kesempatan anak untuk bicara sama sekali atau kalau anak bicara itu enggak sopan begitu ya dianggap menentang ya enggak juga ya Maka jangan baperan juga kan begitu ya kalau anak bicara itu enggak sopan kalau kalau dia bicara pasti ya isinya menentang enggak ya kadang-kadang biasa ya kita berbeda pendapat dengan remaja ini remaja ya karena remaja itu akalnya sudah menuju sempurna dia bukan bocah lagi ya maka kita harus memberikan apa ya kita katakan semacam penghor atan lah kepada akalnya begitu karena dia sudah menuju sempurna dia juga sudah bisa berpikir ya maka Apa salahnya kalau kita minta pandangan pendapat usulan atau kritikan darinya seperti yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim Beliau berkata kepada Ismail anak beliau Fur Ma coba perhati coba lihat apa yang menurutmu yang yang harus dilakukan apa yang terbaik begitu ya nah jadi nabi Ibrahim tidak mengatakan aku mimpi begini ya sini baring ya jangan banyak bicara ya pyah lebih tahu kan gitu itu kadang-kadang seperti itulah orang tua ngomong itu ada nada-nada kesombongan ada nada-nada keangkuhan gitu ya Nah ya kita juga enggak tahu segalanya juga begitu ya ya sadarlah ya bahwa kita juga enggak banyak tahu sebenarnya kita juga perlu tahu dari orang termasuk dari anak kita Nah demikian yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim Beliau mengatakan kepada putranya fandur Ma Taro coba perhatikan apa menurut pendapatmu ya Nah itu pelajaran yang bisa kita petik itu dari kisah Nabi Ibrahim dan nabi Ismail yang Allah sebutkan juga di dalam al-qur’an jadi jangan ambil satu kisah saja lalu kisah yang lainnya dibuang ya Ee yang berdalil yang berdalih seperti itu berdalih ya mereka berdalil mereka berdalih dengan ee kisah Lukman dan anaknya di mana yang bicara itu kan Lukman saja ee anaknya enggak ya demikian Wah jadi anak itu enggak boleh bicara kalau di depan Ayahnya di depan orang tuanya dia harus tunduk nyimak dengar Jangan bicara kalau bicara dia dianggap melawan kalau dibicara dianggap enggak sopan ya Enggak seperti itu ya maka Coba lihat secara menyeluruh kisah-kisah yang disebutkan di dalam al-qur’an tentang dialog antara orang tua dan anak ya Nah demikian wallahuam baawab tib kemudian orang tua yang senang menyimak akan mendapatkan tempat yang baik dalam hati anak mereka ya akan menjadi teman yang baik bagi bagi anaknya tempat yang baik di dalam hati anak mereka artinya manusia juga akan mengapresiasi ya karena kita mau mendengarkannya ya mendengar itu bukan berarti kita harus menyetujui semua yang didengar ya ya tapi Minimal kita dapat tahu ya Mana yang bisa kita terima mana yang yang enggak bisa kita terima kan begitu ya Nah demikian tapi kalau enggak bisa enggak mau mendengar mungkin semuanya enggak akan bisa kita terima karena memang itu tanda kita tidak menerimanya sama sekali seolah-olah tidak ada yang bisa diterima darinya kalau kita tidak mau mendengarkan ya Nah kalau kita mau mendengar kita bisa menyaring Ah ini benar ini Ah ini di sini salah ini enggak benar kan begitu ya Nah demikian jadi di siniah perlunya perlunya keterampilan untuk mendengar ya menyimak maka salah satu saluran ilmu itu adalah menyimak ya menyimak ilmu ya itu tugas kita di dalam majelis ilmu nah saya curiga orang yang enggak bisa mendengar menyimak ini orang yang enggak bisa menuntut ilmu sebenarnya Lalu bagaimana dia menuntut ilmu bagaimana dia menyimak ya guru yang berbicara di depannya kalau dia tidak terbiasa menyimak ya Nah demikian ya isinya adalah dia selalu membantah membantah dan membantah ya orang yang tidak bisa tidak mau menyimak Sebenarnya dia dalam posisi membantah Semua yang dia dengar terlepas dia paham yang dia dengar atau tidak ya Nah demikian ya maka Jadilah orang tua yang ya bisa juga mampu punya keterampilan untuk menyimak ya Ee anak-anak kita anak-anak anak-anak ee anak anak-anak para pamarhati ra kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah ya Nah dalam konteks ini adalah remaja kita harus menyadari dan memahami bahwa remaja itu manusia yang nyaris sempurna akalnya atau mendekati kesempurnaan sebagaimana orang dewasa ya dia menjelang dewasa akalnya hampir sempurna seperti orang dewasa maka perlakukan perlakukanlah mereka seperti orang dewasa walaupun mereka belum dewasa ya Nah demikian wallahuam bisawab tib lalu Bagaimana menjadi pendengar yang positif Bagaimana caranya ada beberapa hal yang mesti kita perhatikan agar kita bisa menjadi pendengar yang positif di antaranya lebih banyak mendengarkan daripada bicara nabi itu diberi keutamaan jawamiul Kalim yaitu kata-kata yang singkat padat tepat syarat memiliki makna yang syarat artinya berisi daging Semua istilahnya itu kata orang sekarang kan Ya ya perkataannya daging Semua artinya dia bicara itu efektif efisien ya ada orang yang bicaranya itu Ya kita katakan apa ya Ee ngalur ngidul ke sana kemari ya banyak e perkataan yang diucapkan tapi sedikit faedah yang bisa dipetik ya Nah demikian maka ya Salah satu cara untuk menjadi pendengar yang positif adalah Coba kita lebih banyak mendengar daripada bicara ya lebih banyak mendengar daripada bicara ya Nah demikian itu yang pertama yang kedua adalah diam dan memberikan kesempatan kepada anak remaja untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikirannya ya Nah itulah dialog ada yang diam ada yang bicara ada yang bicara ada yang diam diam di sini maksudnya menyimak ya Nah demikian ya mungkin kita bisa membongkar apa sebenarnya yang ada di dalam pikirannya ya Nah kemudian yang ketiga kita memberikan perhatian terhadap apa yang diungkapkan oleh anak remaja anak remaja kita apa yang Dik olehnya ya kita bisa memberikan ee perhatian ya E atensi di sini Wah ternyata ya alasan dia melakukan ini kadang-kadang kita juga perlu mendengarkan alasan anak ya ketika dia melakukan sebuah kesalahan supaya menjadi bahan koreksi bagi kita ya Oh ini sebabnya ya Nah Karena manusia buat Sal itu pasti ada sebabmusababnya ya enggak ada orang yang melakukan kesalahan ataupun keburukan ee spontan begitu tiba-tiba saya ingin buat buruk enggak ya Ada mukadimahnya ada sebab-sebabnya J itu yang perlu kita ketahui dari mereka ya Apa penyebabnya ya mereka melakukan hal-hal yang kita larang misalnya ya Nah demikian wallahuam bisawab kemudian mendengarkan ee menjadi ee yang ketiga ya ya ee atau yang keempat kita mendengar dan menyimak dengan seksama menyimak dengan seksama Maksudnya di sini adalah ya kita memang pasang telinga pasang telinga itu istilah ya pasang telinga istilah untuk satu ungkapan menyimak dengan baik ya Jadi kita pasang telinga artinya ya ee ee di sini ee perhatian ya Misalnya contohnya adalah kita menghadap kepadanya maka nabi kalau bicara itu selalu menghadap kepada orang yang diajak bicara maksudnya supaya berhadap-hadapan begitu ya Nah itu yang kita lakukan juga ketika kita salat Jumat nah makmum itu menghadapi Imam karena ia akan mendengarkan kata-kata Imam dia perlu menyimak kata-kata Imam maka dia menghadap ke Imam dan Imam di sini mengorbankan dirinya tidak menghadap ke tembok tapi menghadap kepada jemaah untuk saling berhadap-hadapan itulah yang dikatakan menyimak dengan seksama Bagaimana kita bisa menyimak dengan seksama kalau orang yang yang kita ajak bicara ke sana arahnya kita ke arah yang lain pula ya Nah demikian kita tidak akan bisa ya menyimak dengan seksama ya mungkin kita dengar ya masalah bukan masalah menyimak di sini bukan masalah us Saya dengar Enggak beda ya kalau kita bicara dengan seorang kita berhadapan dengannya kan kita simak gitu ya dengan ya kita dengar juga tapi kita melakukan hal-hal lain begitu ya mungkin kita menghadap ke arah yang lain ya mungkin bahkan kita membelakanginya atau bahkan kita berjalan jalan ke sana kemari ya dia ngomong ya itu kurang kita bisa kita pahami nanti ya Nah demikian wallahuam bisawab yang berikutnya kita bisa mencurahkan perhatian kepada anak yang sedang bicara Artinya kita bisa mungkin Memberikan komentar kan begitu ya Ee kita bisa ee memberikan saran gitu ya kepada anak remaja kita ya dengan menyimak dengan baik tadi kemudian jangan memotong ucapan ya biasanya dalam adab Dialog itu biarkan lawan bicara kita itu menyelesaikan perkataannya baru Setelah itu kita timpali jangan bersaut-sautan ya Lalu siapa yang dengar dan tidak baik ya kita memotong ucapan orang ya maka dengarkan dulu jangan dipotong lalu kalau dia sudah selesai baru timpali perkataannya ya Ya silakan menimpbali perkataannya kalau dia sudah selesai bicara ini adab yang ini secara tidak langsung ya Kita sebenarnya ee telah menyontohkan suatu adab yang baik kepada anak kita karena anak itu juga perlu belajar menyimak dan dia perlu melihat contohnya langsung dari ya terutama orang tuanya ya Nah terutama orang orang tua di sini ya anak bisa belajar Bagaimana cara menyimak dengan baik karena ini masalah anak remaja sekarang hari ini ya masalah remaja hari ini tidak bisa menjadi pembicara yang baik dan tidak bisa pula menjadi pendengar yang baik lalu bisanya apa ini harus menjadi perhatian bagi para orang tua ada anak itu anak remaja itu ya bicara enggak bisa mendengar juga enggak bisa ini kan masalah jadinya ya mungkin orang tua tidak melatih nya atau tidak mengajarinya anak enggak bisa bicara hingga dia diajarkan bicara nah keterampilan bicara itu adalah suatu kelebihan ya Nah demikian demikian juga keterampilan menyimak dia dia perlu contoh juga ya Dari orang tuanya terutama ya bagaimana cara menyimak yang baik wallahuam baawab ya Nah demikian ya kita akan masih akan melanjutkan ya ya Poin ini karena ada banyak ya di sini ya hal-hal yang perlu kita ee dalami ya wallahuam bisawab tiib subhanakallah wabihamdik Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilai nah baik alhamdulillah eh terima kasih banyak kepada Ustaz yang sudah memberikan penjelasan dari pembahasan pembahasan mengenai keterampilan mendengar dan ini pun ternyata perlu dilatih untuk kita sebagai orang tua bagaimana kita bisa menyimak dengan baik apa yang disampaikan oleh anak-anak remaja kita tentunya Baik untuk selanjutnya kami akan buka sesi interaktif sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya sekali lagi bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp ya di nomor 0819896543 baik Ustaz ada dua pertanyaan Senada di antaranya penanya hamba Allah yang berada di Bandung dan penanya yang lainnya yang kami gabungkan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz ee Bagaimana cara mengetahui minat anak ketika lulus SD dan ingin melanjutkan ke tingkat SMP ee antara mondok atau sekolah SMP di sekitaran rumah artinya tidak mondok Ustaz Nah karena jika diberi pilihan jawaban anak tersebut selalu menjawab ee mau mau aja mau saja sekolah di manaun Ustaz mohon jawaban dan nasihatnya ya Eh ini sudah pernah kita Jelaskan ya bahwa rumah ee sekolah itu hanya poros pembantu dari pendidikan anak ya dia hanya poros pembantu poros utamanya rumah ya poros utama pendidikan itu rumah bukan sekolah sekolah itu hanya membantu poros pembantu namanya ya Nah poros utamanya itu adalah rumah ya maka Sebenarnya ya Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana mensinroniz ya Eh menyocokkan istilahnya antara pendidikan rumah dan sekolah ya Nah demikian jadi yang engak harus mondok juga ya karena banyak format-format pendidikan ada yang yang namanya homchooling kan begitu ya Ada private school ada sekolah ya kita kan yang ya kita katakan Ya yang yang biasa ataupun umum kita kenal gitu ya yang EE konservatif Istilahnya ya ada yang tradisional atau yang diistilahkan dengan mondok kan begitu ya Nah masing-masing kan memiliki kelebihan dan kekuranganlah istilahnya ya Ee Kita enggak bisa mengatakan Pondok pasti lebih unggul daripada yang full day ya yang full day pasti lebih unggul daripada yang half Day misalnya ya atau homchooling pasti lebih unggul daripada yang lainnya atau private school itu lebih bagus daripada yang lainnya kita enggak bisa katakan seperti itu karena itu berkaitan dengan pendidikan rumah juga nah kalau kita hanya mengandalkan pendidikan sekolah Nah ini banyak orang tua yang akhirnya keliru ketika dia tidak mendapatkan semuanya di sekolah karena anak tidak akan mendapatkan semuanya di sekolah ya Nah ee lebih-lebih lagi sekolah kita tahu di sana ya banyak faktor banyak ee elemen di situ ada teman ada guru ya ada orang-orang yang ia juga terlibat di dalam dalam ee pendidikan itu ya Nah demikian jadi ya Ee di sini bukan masalahnya pondok atau enggak pondok ya full day atau half day ya oh lebih bagus saya pilih eh homeschooling saja ya Itu tergantung ya kepada Bagaimana kesiapan kita untuk ikut terlibat dalam pendidikan anak contohnya W Pondok ini kenapa Pak ini saya bisa kunjungi setiap pekan sekali karena enggak jauh ya kayaknya pondok juga bisa ini ya Nah demikian atau ada program-program yang bisa disinkroniz dengan pendidikan di rumah ya atau ada kebutuhan yang memang kita perlukan di sana begitu ya Karena tidak semua Pondok punya metode yang sama dan punya program yang sama juga ya dan dan juga memiliki kualitas yang sama beda-beda ya Nah demikian ya ada juga nanti ya faktor ee yang kita katakan biaya ya Nah karena Enggak semua orang misanya mampu menyelenggarakan homeschooling gitu ya Walaupun mungkin itu ideal baginya bagi anaknya kan begitu ya Nah kebentur masalah biaya Nah ada yang mau enggak mau ya sudahlah yang biasa aja begitu ya ya sekolah pada umumnya half day ya karena kalau full day juga biayanya pasti akan lebih banyak ini ke masalah biaya Jadi itulah dia masalah pendidikan ya pendidikan anak tapi intinya adalah sekolah itu harus kita pandang sebagai poros pembantu bukan poros utama kalau seperti itu kita enggak akan susah mencari pendidikan anak-anak kita ya karena kita sudah kasih ee apa namanya ya ya tiang utamanya pondasi utamanya sudah ada di rumah ya tinggal Baga diimana orang tua ee apa ya kita katakan berkoordinasi dengan sekolah tempat ia menitipkan Anaknya ya terutama ee masalah ya tentunya suasana pendidikan suasana belajar Istilahnya ya itu perlu ya kadang-kadang ya kita ingin memondokkan anak tapi suasana belajarnya di sana mungkin enggak kondusif ya Nah akhirnya bermasalah ya ya anak dipaksakan ya padahal enggak ideal ya jadi kita enggak saklek di sini ya harus Pondok misalnya harus ini format eh format pendidikan itu banyak ya Nah kita Lihatlah sesuai dengan ya kebutuhan kita ya ya Dan ingat kita harus memandang sekolah itu sebagai pores pembantu saja jangan pores utama itu yang jadi masalah nantinya ketika pendidik e sekolah enggak bisa memberikan apa yang kita inginkan dan itu biasanya seperti itu ya Biasanya seperti itu Ya kita harus memaklumi itu dengan segala kekurangan ya lembaga-lembaga pendidikan yang ada hari ini Ya wallahuam bawab baik itu sdm-nya dan semuanya ya Nah demikian ya Iya baik terima kasih banyak Eh syukrir atas Jawabannya demikian untuk penanya hamba Allah yang berada di Bandung dan juga penanya yang lainnya mudah-mudahan bermanfaat selanjutnya ini ada pertanyaan kembali ada hamba Allah yang berada di searang ya Ustaz ee Bagaimana cara menasihati anak yang memang sudah terlanjur kami masukkan di pondok e supaya ee anak tersebut ee sabar dalam ee pembulian masalah pembulian di pondok karena kami beberapa kali mendengar anak kami ya itu sering dibully di pondok namun ee mau tidak mau dia harus melanjutkan ya karena ee kami sudah keluar uang banyak untuk memasukkan anak kami di pondok dan untuk memindahkannya pun sudah tidak mungkin Ustaz mohon ee jawaban dan nasihatnya Iya ini masalah besar di dunia pendidikan kita He ini budaya dari luar Sebenarnya ya yaitu bullying buling ya ini masuk gibah juga guling gitu ya karena zikruk ak Bima yakrah kan anak-anak dari kecil sudah terbiasa gibah ittilnya dan dibiarkan begitu ya maka sering kita tegaskan di sini ini bahwa ee perkara kasus atau e bahkan indikasi bullying di sekolah itu tidak bisa ditolerir sama sekali ya Nah jangan dikasih toleransi di sini terhadap kasus-kasus buling dan juga Jangan dianggap kecil ini Ini masalah besar ini pendidikan Ya pastilah kita katakan tradisi buling itu kalau diukur dengan akhlak kira-kira masuk enggak ya jelas itu itu bukan akhlak yang baik jelas gitu ya Lalu gimana kalau dibiarkan gitu yaagimana kita bisa menanamkan akhlak kepada anak-anak kalau tradisi buling itu subur dan dibiarkan bahkan dianggap biasa ini ini PR memang bagi para ya apa lembaga pendidikan ya sekolah pesantren atau apapun namanya ya untuk bisa menyelesaikan kasus-kasus bullying di antara siswa-siswanya santri-santrinya murid-muridnya dan Di sini perlu berkoordinasi dengan rumah sebenarnya karena biasanya anak itu kalau sudah bermasalah di rumah buat masalah juga di sekolah ya ada yang salah di sini ada yang enggak jalan di sini yaitu apa pendidikan rumah mungkin enggak jalan seingga ya Kita pernah menyampaikan banyak orang tua yang menyekolahkan membawa anaknya ke sekolah seperti membawa baju kotor ke laundri gitu ya I diuwul-uwul EE dicampur aduk dilempar itu nah ini baju kotor ada noda membandel justru mengotori baju yang lainnya ini ya begitulah dia ya sebagian orang tua memang bahkan banyak orang tua yang membawa anaknya ke sekolah ya seperti itu dia ingin anak masalah anaknya selesai di sekolah ya dengan kekuatan uang yang sudah digelontorkannya itu begitu mindsetnya kan begitu ya Nah ya lalu dia enggak mau mikir lagi di rumah Nah di sini masalahnya ya ketika ya pendidikan rumah itu pincang dengan pendidikan di sekolah sekolah pun enggak berdaya akhirnya dibiarkan aja begitu ya akhirnya terjadi pembiaran-pembiaran dan ini enggak selesai ya Nah ya mungkin para sekolah hari ini baik itu Pesantren maupun sekolah konvensional lah ya Ya ee ee harus memikirkan ya cara pemecahan masalah-masalah buling di ee lingkungan pendidikan ya Nah dan serius untuk menyelesaikannya apa mau begini terus dan sudah di dan akhirnya dianggap biasa begitu hingga ada banyak sekolah yang ketika dilaporkan kasusing meng ah itu sudah biasa pak katanya cob Apanya yang biasa ini kan kata-kata menyerah istilahnya artinya sudah enggak berdaya G ya dikatakan biasa ini kan aneh sebenarnya kalau sekolah mengatakan seperti itu ya Nah demikian wallahuam bawab ya Nah maka ini sangat mempengaruhi anak Sebenarnya ada juga yang berkata itu untuk melatih mental mereka ya ini gimana Iya mental anak yang dibuli mental anak yang membully gimana I kan salah itu ya kata-kata seperti itu kata-kata yang lebih tepatnya kata-kata ee menyerah ya artinya sudah enggak berdaya ee enggakak kayaknya enggak ada enggak ada lagi yang bisa dilakukan gitu ya sudahah biarkan aja lah alasannya banyaklah alasan Oh itu untuk melatih mental anak begitu Ya enggaklah ya itu merusak sebenarnya itu tradisi bukan dari Islam itu pasti dari ya luar sana ya yang akhir ya diserap ataupun ditiru oleh anak-anak kita wallahuam bawab ya Ada juga yang lebih parah lagi anak itu memang sudah diajari Buli sama orang tuanya di rumah ya nanti kalau kamu begini Harus begini Jangan jangan mau dibuli Buli orang lebih dulu diajari sama orang tuanya gitu ya Nah dan ada anak yang memang nasibnya nasib jadi anak yang harus dibully begitu ya karena di rumah ah dia dibully di sekolah ya juga ya dia dapatkan itu akhirnya ya Ee dia terima nasibnya lah sebagai anak yang yang harus dibully begitu ya yang jadi korban Buli di mana-mana begitu di rumah di sekolah gitu dan ini sangat mempengaruhi mentalnya ya dia bisa hilang Segala potensi yang dimilikinya karena kondisi seperti itu ya Nah ini sangat disayangkan sekali sebenarnya wallahuam bisawab dan yang terbaik di sini adalah sekolah itu harus peduli dan juga harus berkoordinasi dengan orang tua di rumah ya bahwa ini bukan masalah Biasa Ini bukan perkara ringan Sebenarnya ya baik ya Kita sebagai orang tua dilaporkan anak kita membully atau anak kita di dibuli itu harus jadi perhatian ya bagi semua pihak di lingkungan pendidikan wallahuam bawab ya mungkin sampai di sini dulu ya pertemuan kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan bermanfaat ee subhanakallah wabihamdik asyhadu alla ilahailla Anta astagfiruka waubu ilaik Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Eh demikian ikhwat Islam azakumullah para ptiajja di manapun Anda berada pertemuan kita di kesempatan pagi hari ini tadi jawaban dari ee pertanyaan di WhatsApp yang mudah-mudahan jadi ilmu yang bermanfaat untuk yang bertanya dan Allah ee berikan kemudahan untuk ee anda dalam mendidik anak-anaknya dan untuk kita semua tentunya jazakallah Khair kepada Ustaz yang sudah meluangkan waktunya untuk kita semua dan ilmu yang telah disampaikan dari pembahasan buku Ada apa dengan remaja pembahasan mengenai keterampilan mendengar demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Ada Apa Dengan Remaja
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply