Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat -HADITS ARBAIN Abu Unaisah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu wasastagfiruh w naudubillahi min Syuri anfusina yahdihillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah wa Asyhadu alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ikhwan dan akhwat yang saya muliakan Semoga Allah Jalla zikruhu senantiasa memberikan Hidayah hidayatut Taufik kepada kita agar kita tetap berada di dalam agama Islam dan di atas sunah Nabi yang mulia alaihialatu wasalam serta bersama perjalanan salaful Ummah radhiallahu anhum Jamian saudara-saudara yang saya cintai Mari kita melanjutkan membaca sebagian hadis nabi yang mulia alaihialatu wasalam yang berbicara secara khusus mengenai manhaj dan akidah dari kitab yang saya tulis yang berisi 40 hadis mengenai manhaj dan akidah dan kita akan memasuki hadis ke-27 silakan buka yang membawa kitabnya dengan judul hukum mengkafirkan sesama muslim hadis ke 27 an Ibni Umar yaakul dari Ibnu Umar Dia berkata qala rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda ayyu mamriin qala Li akhihi ya [Musik] kafir faqad Baa biha ahaduhuma in Kana Kama qala wailla rojaat alaih sahihun akhrajahu albukhari wa muslim Siapa saja yang berkata kepada saudaranya sesama muslim Hai kafir Hai musuh Allah dan Yang sepertinya maka sesungguhnya perkataan itu perkataan yang ia tuduhkan yang ia katakan kepada saudaranya akan kembali kepada salah seorang dari [Musik] keduanya jika memang benar sebagaimana yang dia katakan yakni saudaranya itu kafir maka tidak ada hukuman baginya tetapi jika tidak benar tuduhannya itu tidak benar maka perkataan-perkataan itu akan kembali kepadanya menunjukkan bahwa masalah pengkafiran terhadap seorang muslim adalah masalah yang besar sekali tidak boleh oleh serampangan [Musik] menuduh saudara Muslim kita dengan tuduhan yang amat berat ini karena dengan tuduhan itu kita mengganti keimanannya dengan kekufuran menunjukkan juga bahwa kalimat tersebut sangat berbahaya jika tidak tepat karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meng FAQ Baa ahaduhuma kalimat itu nanti akan kembali kepada salah satu dari dua orang itu yang dituduh atau yang menuduh faqad ba biha ahaduhuma kalimat kafir itu itu akan kembali kepada salah satu dari dua orang itu Adakalanya kembali kepada yang tertuduh benar dia kafir atau kembali kepada yang menuduh bahwa tuduhannya tidak benar dan Mari kita bahas bahasan pertama bahwa masalah pengkafiran kepada seseorang itu menjadi hak Allah dan rasulnya bukan hak [Musik] kita pengkafiran itu adalah hak Allah dan rasul-nya Allahlah dan rasulnya yang berhak mengkafirkan seseorang oleh karena itu Siapa saja yang dikafirkan oleh Allah dan rasul-nya Maka itulah orang kafir dan siapa saja yang dinyatakan keimanannya oleh Allah dan [Musik] rasul-nya maka ia adalah orang yang beriman karena ini hak mutlak Allah dan rasulnya orang yang kafir adalah yang dikafirkan oleh Allah dan rasulnya orang yang beriman yang dinyatakan keimanannya oleh Allah dan rasulnya di dalam al-qur’an dan di dalam hadis-hadis at sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dijelaskan Siapa yang mukmin dan siapa yang kafir contoh di dalam al-qur’an innalladzina kafaru Min ahlil kitab Min ahlil kitabi Wal musyrikina Fiari jahanama khidina fiha ulaika Hum sarrul Bariah sesungguhnya orang-orang kafir Ah ini dinyatakan kafir oleh Allah siapa yaitu Ahlul kitab tegas Allah mengatakan innalladzina kafaru Min ahlil kitab huruf Min di situ Min Lil jinsi bukan Min labidil jinsi untuk menjelaskan jenisnya karena itu terjemahannya yaitu innalladina kafaru Min ahlil kitab sesungguhnya orang-orang kafir dinyatakan kafir siapa yaitu Ahlul kitab Wal musyrikina dan seluruh kaum musyrikin itu dinyatakan kafir oleh Allah subhanahu wa taala inilah orang-orang kafir Jahan mereka berada di dalam jahanam dan mereka kekal di dalamnya selama-lamanya jika mereka tidak beriman kepada Allah dan rasulnya ulaika Hum Sarul Bariah mereka inilah seburuk-buruk makhluk k Allah Nyatakan orang-orang inalladina apa namanya orang-orang yang beriman di e banyak ayat al-qur’an ya ini kaidah Bahwa masalah takfir pengkafiran adalah menjadi hak Allah dan dan rasulnya mutlak bahasan yang kedua ketika ia yakni masalah takfir menjadi hak mutlak Allah dan rasulnya apa yang Allah katakan tentu termaktub di dalam al-qur’an yang dari Rasul tentu ada di dalam hadis-hadis beliau sama seperti firman Allah subhanahu wa taala Fain tanazum fiiin farudduhuallah warasul maka jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu masalah apa saja maka Kembalikanlah ia perbedaan-perbedaan pendapat itu perselisihan itu kepada Allah dan rasulnya kembali kepada Allah maksudnya kembali kepada kitabnya alqur Quran kembali kepada rasul maksudnya kepada sunah beliau nah takfir pengkafiran yang menjadi hak Allah dan rasulnya tentu ada di dalam Alkitab al-qur’an dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka dengan sendirinya orang-orang yang paling mengetahui tentang siapa yang Allah dan rasulnya kafirkan adalah al-ulama para ulama maka dalam masalah yang besar ini ada yang telah jelas terpisah antara Mukmin dengan kafir seperti ayat yang saya bacakan tadi yang kemudian dijelaskan o ulama ini jelas sekali pemisah antara Mukmin dengan kafir ini orang-orang yang kafir yang dikatakan oleh Allahu subhanahu wa taala maka tidak boleh kita katakan bahwa mereka beriman setelah secara pasti Allah dan rasulnya mengatakan kafir nah kaidah yang kedua [Musik] ini menjelaskan kepada kaum muslimin agar bertanya kepada ahli ilmu Siapa yang kafir Apakah ini kafir atau tidak munculnya paham-paham takfiri karena kejahilan kebodohan mereka dan yang lebih dari itu adalah karena kemunafikan [Musik] kezindikan kaidah kedua sangat besar sekali karena al ulama sangat tahu ya Adakalanya mereka kalau terhadap orang-orang di luar Islam terpisah Ah ini tadi yang dikatakan ayat tadi semuanya secara keseluruhannya itu keyakinan yang ada di dalam Islam Adapun untuk mengkafirkan mengubah keimanan seorang mukmin dari kafir ini permasalahan yang EE perlu di serahkan kepada ahlinya Al ulama bahasan yang ketiga ada semacam kaidah yang beredar bahwa barang siapa yang tidak mengkafirkan orang yang kafir maka dia kafir kaidah ini tidak mutlak yang dimaksud adalah orang yang telah disepakati para ulama tidak bisa kaidah ini dipakai secara mutlak hadis harus ada qayidnya yang telah tegas dikatakan di dalam al-qur’an dan sunah ini adalah orang-orang kafirin seperti ayat yang saya bacakan sangat tegasah itulah orang-orang kafirin selain dari kaum muslimin ya Nah berarti kaidah itu untuk sesuatu yang telah disepakati ketika Allah subhanahu wa taala mengatakan inalladina kafaru Min ahlil kitabi Wal musyrikina itu kufur semuanya kemudian kita katakan mereka beriman nah ini kita bisa masuk ke dalam kekufuran karena mengatakan keiman kepada orang yang Allah katakan kafirah ini tidak boleh kita bisa masuk ke dalam kekafiran kalau kita harus mengatakan apa yang dikatakan Allah dan rasulnya itu yang disepakati ulama adapun yang tidak disepakati atau kan ulama maka ia tidak masuk ke dalam kaidah itu berarti kaidah itu tidak mutlak bahasan yang keempat para ulama mengatakan bahwa atau sebagian dari mereka sebab sebab atau di antara sebab munculnya paham takfiri pengkafirkan kepada seorang muslim itu disebabkan tadi kejahilan dan kezindikan mereka yang kejahilan tidak [Musik] memulangkan tidak melihat kepada al-qur’an Dengan pemahaman yang benar tidak mengembalikan kepada sunah dan tidak bertanya kepada ahli ilmu maka mereka membuat kaidah sendiri siapa yang tidak sepaham dengan kami maka mereka adalah lawan Kami sampai kepada pengkafiran karena kebodohan akan melahirkan salah dalam atau kepastian bahwa mereka salah di dalam memahami ayat al-qur’anul Karim Dan ketika mereka keluar dari Manhaj sikap dan cara kaum Salaf ahli ilmu maka muncullah pernyataan-pernyataan dari mereka pengkafiran kepada kaum muslimin lihat contoh yang pertama muncul firkah yang pertama muncul di dalam Islam itu khawarij karena kebodohan mereka dan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam telah memberitahukan tentang khawarij ini bahwa mereka adalah udasaul Asnan sufahaul Ahlam muda usianya dan bodoh sufahaul Ahlam sehingga mereka mengkafirkan saat itu para sahabat orang-orang mulia yang Allah memuliakan mereka yang Allah meridai mereka dikafirkan karena menurut mereka sahabat ini kafir Bahkan mereka membawakan ayat al-qur’an tetapi mereka salah dalam memahaminya disebab kejahilan ini firqah yang pertama diikuti oleh Syiah yang lebih besar dari khawarij kesesatannya Syiah bahkan mengkafirkan kan seluruh para sahabat kalau Khalid hanya sebagian yang hidup pada masa itu seperti Ali Bin Abi Thalib muawiyah bin Abi Sufyan Amr Bin Ash dan sahabat-sahabat yang ada saat itu dikafirkan oleh khawarij tetapi khawarij tidak mengkafirkan syaikhan yaitu Abu Bakar dan Umar khawarij mengkafirkan Utsman [Musik] Ali karena kejahilan mereka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan sufahaul Ahlam bodoh di dalam [Musik] agama maka mereka mengkafirkan dan menghalalkan darahnya harta dan darah mereka muncul Syiah rafidah yang mengatasnakan ahli bait Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Padahal mereka berbohong atas nama ahli bait Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengkafirkan seluruh para sahabat dimulai dari Abu Bakar asiddiq dan Umar Bin Khattab Utsman bin Affan dan seluruh almuhajirin Wal Ansar kecuali beberapa orang yang bisa dihitung dengan jari kemudian mereka mengkafirkan sebaik-baik tabiin dan tabiut tabiin dan para imam kaum muslimin mereka mengkafirkan Bukhari Muslim dan seterusnya dari para imam ahli hadis tidak ada yang tersisa satuun juga karena tadi kaidah Siapa yang tidak bersama kami maka mereka musuh kami yang akhirnya mereka mengkafirkan Syiah lebih leh Dahsyat lagi pengkafirkan kepada seluruh para sahabat mereka menyatakan bahwa para sahabat semuanya murtad bahkan para sahabat lebih buruk keadaannya lebih kafir keadaannya dari orang-orang kafirin karena para sahabat adalah kufur kufur murtad menurut mereka dan kita tahu bahwa orang yang murtad lebih kufur dari orang kafir orang kafirkafir asli begitu maka para ulama mengatakan siapa yang mengkafirkan siapa saja secara umum seluruh para sahabat kecuali beberapa orang maka dia kafir tidak ragu lagi siapa yang mengkafirkan seluruh para sahabat almuhajirin Wal Ansar kecuali hanya beberapa gelintir beberapa orang saja yang selamat dari kekufuran yang dikafirkan oleh mereka ya maka orang yang meyakini itu yang mengatakannya kafir dengan kesepakatan para ulama Ah ini yang diijmakkan oleh ulama Adapun khawarid walaupun mereka mengkafirkan para sahabat para sahabat tidak mengkafirkan mereka karena UNT untuk mengkafirkan orang itu harus punya hujah yang kuat apa hujah ulama ketika mereka mengkafirkan orang yang mengkafirkan seluruh para sahabat hujah mereka pertama bahwa para sahabat radhiallahu anhum telah ditakdil dipuji oleh Allah dan rasulnya sebagaimana di kitab ini kita sudah membacanya ya Ha Allah subhanahu wa taala memuji para sahabat di banyak ayat berarti pengkafiran mereka melawan firman Allah Apakah Allah memuji orang-orang kafir Allah katakan para sahabat radhiallahu anhum lalu mereka mengkafirkannya melawan firman Allah secara terang-terangan juga melawan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan kemuliaan dan ketinggian serta kebesaran para sahabat kita sudah baca di hadis ke-20 Khairun Nas Qarni sebaik-baik manusia yang hidup di masaku yau para sahabat kemudian Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di hadis ke-21 melarang mencaci maki para sahabat laubu ashabi jangan kamu mencaci maki saya tidak boleh Bagaimana dengan mengkafirkan kalau seandainya salah seorang dari kamu menginfakkan emas sebesar gunung uhud maka tidak akan mencapai martabat mereka mood mereka bahkan setengah mood pun tidak satu M ada yang mengatakan sepenuh dua telapak tangan orang dewasa ini saja tidak bisa dicapai kalau kita menginfakkan emas sebesar gunung uhud enggak ada orang yang menginfakkan emas sebesar G orang yang telah menunaikan ibadah umrah atau Haji dan lah ee ke uhud tentu tahu gunung uhud besar sekali membentang dengan besarnya dan megahnya sininya tidak mencapai martabat sahabat wala nasibahu tidak juga setengahnya hal itu menunjukkan bahwa para sahabat telah dipuji ditinggikan dibesarkan dimuliakan oleh Allah Allah dan rasulnya maka ketika orang-orang Syiah rafidah mengkafirkannya atau siapa saja mengkafirkannya secara mutlak maka dia melawan Allah dan rasulnya secara terang-terangan itu hujah Ulama untuk menyatakan kafirnya orang yang mengkafirkan selur para sahabat hujah yang kedua bahwa para sahabat yang menyampaikan Alquran dan hadis Siapa yang menyampaikan al-qur’an dan hadis kepada umat kalau bukan para sahabat penyambung lisan rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam para sahabat bertebaran menyampaikan al-qur’an dan mereka menulis al-qur’an mereka meriwayatkan hadis dari Nabi mereka sampaikan pada umat jika sahabat telah dikafirkan dan mereka adalah orang-orang kafirin tentu orang akan meragukan yang mereka sampaikan yang mereka bawa dengan sendirinya orang akan menolak apa yang mereka bawa yaitu al-qur’an dan hadis sunah karena mereka orang-orang kafirin Maka apa yang mereka sampaikan yang mereka dakwahkan yang mereka bawa tertolak dengan sendirinya Ah ini tujuan kaum zindiq kalau khawarij mengkafirkan manusia karena kejahilan kebodohan yang dalam yang ada pada mereka Syiah rafidah mengkafirkan para sahabat karena kemunafikan mereka zindiknya mereka tujuannya Apa Untuk membatalkan Islam al-qur’an dan hadis siapa yang bawa semuanya akan menjawab secara ilmu para sahabat yang menyampaikan kepada manusia mereka yang EE hidup di masa Turunnya wahyu mereka yang menulis Wahyu al-qur’an mereka yang mencatatnya mereka yang membukukannya di kemudian hari mereka yang menulis hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mereka yang meriwayatkannya mereka yang menyampaikannya Nah kalau mereka telah dikafirkan tentu orang paling tidak meragukan apa yang mereka bawa dan ini tujuan dari kaum zindiq Untuk membatalkan Islam ini hujah kedua Ulama untuk mengkafirkan siapa saja yang mengkafirkan seluruh para sahabat kecuali hanya beberapa orang yang ketiga hujah yang ketiga Allahu subhanahu wa taala berfirman dalam kitabnya yang mulia kuntum kiro umatin ukhrijat Linnas umat ini adalah sebaik-baik umat dan yang terdepannya imamnya adalah para sahabat Allah subhanahu wa taala katakan kuntumir umatin ukjat linas Kamu adalah sebaik-baik manusia sebaik-baik umat yang dikeluarkan untuk manusia dipertontonkan kepada manusia ini para sahabat siapa kalau bukan para sahabat ketika turun ayat yang mulia ini tidak ada manusia yang beriman kepada Allah dan rasulnya selain dari para sahabat Kamu adalah sebaik-baik umat yang dikeluarkan diperlihatkan kepada manusia dan umat Islam mengikuti para sahabat kalau para sahabat telah dikafirkan maka terbalik jadinya harusnya para sahabat dan umat Islam itu yang mengikuti para sahabat sebaik-baik umat akan menjadi apa akan menjadi apa seburuk-buruk umat diubah oleh mereka mereka mengubah dari sebaik-baik umat menjadi seburuk-buruk umat Yahudi pernah ditanya Siapa orang yang terbaik di kalangan kamu sahabat sahabat Musa nasara pernah ditanya Siapa orang yang terbaik di antara kamu sahabat-sahabat Isa rafidah Syiah ditanya Siapa orang yang terburuk di antara kamu sahabat-sahabat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam demikian diterangkan oleh para ulama mereka memburukkan para sahabat yang tadinya Allah subhanahu wa taala katakan kuntum kir umatin kuntum kir umatin sebaik-baik umat Apakah sebaik-baik umat itu kafir semulia-mulia umat ukhrijat Linnas ukhrijat Linnas itu yang diperlihatkan agar manusia melihatnya dipertontonkan kepada manusia ini manusia-manusia terbaik umat Islam mengikuti mereka dari mulai tabiin tabiun tabiun sampai kepada kita masuk ke dalam ayat itu ketika mengikuti para sahabat ridwanullah alaihim Jamian karena kitab pembicaraan pertama kali Allah tujukan kepada para sahabat dan nabi mereka alaihiatu Wasalam adallahuh anhumaman dan hujah-hujah lain yang menunjukkan bahwa mereka yang mengkafirkan seluruh para sahabat tidak ada sisa kecuali hanya beberapa orang hukumnya kafir dengan kesepakatan para ulama tidak berselisih lagi para ulama Nah kalau ulama bersel ya tidak masuk ke kaidah yang tadi siapa saja karena ulama berbicara secara umum tidak menentukan orang perorangnya kelompok perkelompok siapa saja dan saf terdepan yang mengkafirkan para sahabat adalah rafidah kemudian mazhab takfiri ber ung terus dengan kaidah mereka Siapa yang tidak bersama kami maka ia menjadi lawan kami ya kemudian kita lanjutkan ke hadis 20 Del ini masing ada lanjutannya dalam masalah kekufuran dengan judul kufrun duna kufrin ini kalimat yang sangat masyhur yang sangat terkenal di kalangan kaum Salaf mereka mengucapkan kufrun duna kufrin yang artinya kekufuran yang bukan kekafiran yakni kekufuran yang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam kufur Apa itu kufur kebaikan ada kufur nikmat kufur kepada saudara ukhuwah Islam isamiah Imaniah dan lain sebagainya yang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam karena itu mereka kaum Salaf membagi kekufuran menjadi dua kufur yang mengeluarkan seseorang dari keislaman apabila telah tegak hujah kepada mereka kufur kepada Allah kufur kepada rasul kufur kepada hari akhir dan seterusnya yang kedua kufrun duna kufrin kekufuran yang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam di antaranya adalah hadis yang saya bawakan diri hadis ke-28 Mari kita baca menarik sekali an Ibni Abbas qa dari Ibnu Abbas Dia berkata Q nabiu Sallallahu Alaihi Wasallam Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda uritun Nar diperlihatkan kepadaku neraka akar ahha anisau tiba-tiba di situ aku melihat kebanyakan penghuninya Annisa para wanita yakfurna mereka kufur kata Nabi Sallallahu Ali wasall Kila beliau ditanya mereka kufur kepada Allah Ah ini kufur yang mengeluarkan seseorang dari Islam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melihat diperlihatkan oleh Allah subhanahu wa taala neraka dan penghuninya dan beliau melihat kebanyakan penghuninya Annisa Beliau mengatakan yakfurna mereka kufur tentu beliau ditanya Ah ini tafsil perincian Apakah mereka kufur kepada Allah yakni kufur Akbar kufur besar yang mengeluarkannya dari Islam qala beliau menjawab yakfurnal Asir mereka kufur kepada teman hidup mereka yaitu suami ahah ini jelas bukan kufur Akbar tapi kufur asghar kufur yang tidak mengeluarkannya dari Islam kufur apa di sini kufur kebaikan kufur nikmat kufur kepada teman hidupnya yakfurnal Asir kata nabi lalu nabi sahui wasam menjelaskan mereka kufur kepada [Musik] kebaikan Lau ahsanta Ila ihdaunnadahro Summa roat Minka syaaian qolat Ma roaitu Minka khairon qadu [Musik] Kalau engkau berbuat kebaikan kepada salah seorang dari mereka istrimu adahro sepanjang masa dalam waktu yang lama engkau berikan terus kebaikan dan kebaikan dan kebaikanma roat Minka kemudian ia melihat darimu saaian sesuatu yang ia tidak menyukainya qat pasti dia akan berkata maritu Miru Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sedikit pun juga yakni habis seluruh kebaikan yang begitu lama dan panjang dan banyak dari suaminya hanya karena satu masalah yang ia lihat yang ia tidak menyukai yang dikatakan atau diperbuat oleh suaminya maka dia akan mengatakan Aku tidak pernah melihat kebaik darimu sama sekali ahah ini kufur ini hadis besar sekali dikeluarkan oleh Al Imam shahihan akhrajahul Bukhari wa muslim dikeluarkan oleh Bukhari dan Muslim yang pertama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membagi kekufuran ada dua kufur kepada Allah dan yang berkaitan dengannya yang mengeluarkan seseorang dari keislamannya yang kedua kufur dalam arti sebagaimana yang diucapkan kaum Salaf kufrunfr an yang tidak mengeluarkan seseorang dari Islam misalnya kufurnya seorang istri kepada suami seperti kata nabi mereka kufur kepada suami Mereka kemudian kufur Ihsan kebaikan kufur kepada kebaikan yang diberikan kepadanya ada lagi kufur nikmat ada lagi kufur ukhuwah islamiah dan Imaniah semuanya tidak mengeluarkan seseorang dari keislamannya selama dia tidak menghalalkannya karena menghalalkan sesuatu yang Allah haramkan itu berakibat kufur apabila dia sadar dan mengetahuinya ya yakfurnal Asir waakfurnal Ihsan Oleh karena itu kaum Salaf mengucapkan dan perkataan itu beredar di kalangan mereka kufrun duna kufrin Adapun khawarij kufrun duna kufrin itu dikatakan oleh mereka diyakini oleh mereka kufur dalam arti keluar dari Islam demikian juga dengan pemahaman paham-paham atau sekti Atau firkah-firkah lainnya di dalam Islam tidak dibagi diperinci ditafsil dirinci mana yang kufur kepada Allah mana yang tidak Walaupun dinamakan juga kufur itu kufur nikmat kufur kepada kebaikan kufur istri kepada [Musik] suami yang kedua hadis ini hendaklah menjadi perhatian setiap wanita karena ia nasihat untuk mereka agar tidak kufur kepada [Musik] suaminya I ikhwan dan akhwat yang saya muliakan kemudian kita lanjutkan kepada hadis 29 masih sambungan yang sebelumnya dari hadis ke-27 28 29 ya ada ee kaitannya tidak mengangkat senjata atau memerangi umat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali yang diwajibkan oleh syarakit agama tidak boleh kita memerangi kaum muslimin berdasarkan ketegasan hadis nabi yaitu hadis ke-29 Abdah Umar dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma Anna rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam qa bahwa rasulullahi Sallallahu Alaihi [Musik] Wasallam bersabda Man hamala Al Silah Man hamalaisih ak lim Barang siapa yang mengangkat senjata yakni saya berikan catatan kaki dengan cara memberontak atau memerangi ee kaum muslimin baik penguasanya Pemimpin maupun rakyatnya Barang siapa yang mengangkat senjata kepada kami kami ini kaum muslimin rakyatnya [Musik] penguasanya maka dia bukan dari golongan kami eh tidak berarti keluar dari Islam karena kalimat falaisa minni falaisa Minna itu disalahpahami oleh sebagian manusia sehingga mereka mengeluarkan seseorang dari keislaman padahal tidak ini saya jelaskan karena penting maka saya berikan catatan kakinya Nomor 22 maksudnya dia bukanlah termasuk ke dalam orang-orang yang mengikuti sunah kami dalam masalah bab ini tidak secara keseluruhan karena dia telah menyalahi dan menyelis sunah kami dengan mengikuti kejahilan dan hawa nafsunya serta firkahnya atau kelompoknya dan lain sebagainya selain dari sunah kami jadi falaisa Minna bukan dari golongan kami dalam bab ini tidak mengikuti dia atau mereka tidak mengikuti sunah kami ya karena dilarang kita pemberontak mengangkat senjata memerangi kaum muslimin tanpa hak dibenarkan yang dibenarkan oleh agama ah ini terkait dengan hadis KE30 kewajiban mentaati ulil amri dalam rangka mentaati Allah dan rasulnya selama tidak diperintah maksiat ini termasuk salah satu dasar dari dasar-dasar Islam kewajiban mentaati Ulil Amri yang mengurus urusan kamu pemimpin tetapi dalam rangka mentaati Allah dan rasulnya selama tidak diperintah maksiat kita diperintah mentaati Allah secara mutlak ini ada beberapa ketaatan ketaatan pertama kepada Allah ketaatan kedua kepada rasul yakni ketaatan kepada Allah dan Rasul mutlak tidak boleh dipilah dipilih-pilih Sam [Musik] wa itu perkataan orang-orang yang beriman berbeda dengan orang-orang Yahudi syiar mereka adalah kami dengar dan kami durhakai akan tetapi orang-orang yang beriman syarnya di dalam [Musik] Alquran Sam wa kami mendengar dan kami mentaatinya Allah subhanahu wa taala memerintahkan orang-orang yang beriman [Musik] Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul lafaz taati diulang dua kali kepada Allah dan kepada rasul taatilah Allah dan taatilah Rasul maknanya an mutlak tidak boleh dipikir-pikir lagi pikir-pikir Dulah enggak pilih-pilih pilah-pilah enggak mutlak samna wa samna waana apabila Allah telah berfirman Dan Rasul telah bersabda maka di atas kepala kita di hadapan pandangan mata kita dan kita ucapkan Samina wa atana mutlak kemudian firman Allah lanjutannya wa ulil amri minkum tidak diulang kata taatilah walaupun maksudnya taatilah ulil amri kamu tapi tidak diulang kata atau lafaz taati menunjukkan bahwa ketaatan kepada Ulil Amri sifatnya tidak mutlak muqayyad terkait dengan atau dalam rangka mentaati Allah dan rasulnya karena tidak ada ketaatan kepada makhluk siapapun dia dalam rangka maksiat kepada Allah dan rasulnya tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam maksiat kepada Allah orang tua kitakah siapa saja ulil amri kah guru kitakah dan semuanya ditaati dengan tidak mutlak yang mutlak adalah ketaatan kepada Allah dan rasulnya sebab kalau kita mentaati kepada makhluk secara mutlak seperti ketaatan kita kepada Allah dan rasulnya maka kita akan mengangkat mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah Allah subhanahu wa taala berfirman menceritakan keadaan Ahlul kitab yang mana mereka ah Maryam W umiru illa liudu ilaha Wahid lailahailla Hua Subhanahu Amma subhahu ammaun mereka Ahlul kitab telah menjadikan Akbar Akbar itu ulama ahli agama mereka ahli Taurat ahli Injil dan rohban mereka rohban itu ahli ibadah mereka arbaban minunillah tuhan-tuhan selain Allah Apa makna arbabunillah dijelaskan nanti oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallamih Maryam dan Al putra Maryam pun mereka jadikan tuhan-tuhan selain Allah Tuhan selain Allah Padahal mereka tidak diperintah kecuali untuk menyembah beribadah kepada Tuhan yang satu yaitu la ilahau tidak ada satupun Tuhan yang berhak diibadati dengan benar melainkan dia Allah Subhana maha suci Allah Amma yusyrikun dari apa yang mereka syikatkan Adi bin Hatim radhiallahu taala Anhu sebelum masuk islam dia pernah mendengar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam membaca ayat ini Adi pun berkata kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mereka tidak menyembah ulama dan ahli ibadah mereka Akbar dan ruhban mereka kemudian Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Bukankah mereka menghalalkan apa yang dihalalkan oleh ruhban Akbar dan ruhban mereka dan mereka mengharamkan apa yang diharamkan oleh Akbar dan ruhban mereka oleh ulama dan ahli ibadah mereka jawab Adi Iya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan Falika Maka itulah peribadatan kepada mereka tidak berarti mereka ruku sujud tidak meyakini bahwa mereka ini tuhan yang menciptakan langit dan bumi tidak mereka tahu itu tetapi mereka mentaatiul mereka kalau ulil amri itu dua Umara dan ulama itu ulil amri mereka mentaati ulil amri mereka sebagaimana mereka mentaati Allah mereka mentaati ulil amri mereka walaupun menyalaki perintah Allah Itulah makna beribadah kepada mereka dan mengangkat mereka sebagai tuhan-tuhan selain Allah maka di antara hadisnya adalah an abdillahi radhiallahu Anhu dari Abdullah yakni Abdullah bin Umar radhiallahu Anhu Anin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam qala dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda [Musik] [Musik] muslim ahabba wiha maam Yar btin Fa Umir btin Fal wa th shihun akjahu alukhi wa muslim W Abu daudm maah dari Abdullah bin Umar radhiallahu Anhu dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda mendengar dan taat kepada ulid Amri wajib atas setiap muslim baik pada perkara yang dia suka maupun perkara yang dia benci selama tidak diperintah maksiat menunjukkan bahwa perkara-perkara yang dia tidak suka itu tidak haram tapi dia tidak menyukainya Oleh karena itu karena khawatir disalah pahaminya dan untuk memberikan penjelasan yang benar saya memberikan catatan kaki hal ini menunjukkan bahwa perkara atau masalah yang dibenci atau tidak disukai bukanlah perkara yang haram karena itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melanjutkan sabdanya selama dia tidak diperintah maksiat kecuali dia diperintah maksiat maka apabila diperintah maksiat tidak boleh mendengar dan tidak boleh taat kepada yang masalah yang itu tidak menyeluruh sehingga dia keluar dari ketaatan secara umum kepada Ulil Amri ah itu yang tidak boleh kalau ada perintah ulilamri yang menyelisihi Alkitab dan Sunah tidak boleh didengar tidak boleh ditaati tetapi tidak boleh juga kita keluar secara umum keluar dari ketaatan secara umum tidak boleh Karena untuk menjaga kesatuan dan persatuan dalam rangka taati ulil amri menunjukkan bahwa dari hadis yang mulia ini bahwa ketaatan kepada selain Allah dan rasulnya tidak mutlak dan ketaatan kepada selain Allah dan rasulnya terikat atau dalam rangka mentaati Allah dan rasul-nya menunjukkan bahwa ketaatan kepada makhluk tidak mutlak tidak boleh dalam rangka mentaati makhluk makhluk tidak boleh dalam rangka mentaati makhluk Ulil amrika dan selainnya ia berbuat maksiat kepada Allah dalam bermaksiat kepada Allah tidak ada ketaatan tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah Ah ini ee Manhaj seorang muslim pertama ketaatan kepada Allah dan Rasul mutlak dia harus Taslim menyerah sepenuhnya kepada keputusan Allah dan rasulnya dan syiarnya orang-orang yang beriman dari para sahabat dan seterusnya adalah samiana waana kami mendengar dan kami mentaatinya yang kedua ketaatan kepada selain Allah dan rasul-nya tidak mutlak dan ia terikat dalam rangka mentaati Allah dan rasulnya demikian Ikhwan Ee Kita istirahat sejenak nanti kita akan lanjutkan lagi ini sudah setengah jam 10 ee 27 menit 11.30 nanti kita lanjutkan lagi walhamdulillahi rabbil alamin an amiril mukminin [Musik] [Tepuk tangan] rallah alarbaun nawawiahar radiiallahuhu julus asillah Sallahu alaihiallam ruladab shadid laaiiuta J sallah alaihiallam qal ya Muhammad akirni Islam faqala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam alislam en la ilahe illallah Muhammad Rasulullah saltiakah watas [Tepuk tangan] ramadanahbait Inil [Musik] anahqarir lem tekunnehu yarakbirni malulha birni amarhaunanab yaar allahuasamahu jibrilumumumw muslim dari Umar binattab radallahua mengatakan Pada suatu hari ketika kami sedang duduk di sisi rasulullahahu Alaihi was tiba-ba datang seorang laki dengan mengenakan pakaian yang sangat Puh rambnya sang hitamliat P bek perjalanan jauh dan se Diara kami yang mengalnya hingga menghampiri nabiuaihi wasu menyarkan kednya Kia danetak di kep [Musik] was [Musik] [Musik] kep [Musik] wasnyanya d ba dan burnyaa mengak engau meljutkan beritlah kepadu wasnya dannya Kepi was orang yang Dit tidakbih tahu dari orang yang bertatikian berlah kepad was dan begitu sajaementara aku diam tercengang saat kemudian rasulahuaihi was Bert [Musik] kep [Musik] dannyaai was J [Musik] mengkananalianil [Musik] ah [Musik] [Tepuk tangan] am Abin gifi radallahuhbi sallallah alaihiallam FZ wnahu yaadi in Harami ya ibadi kukum Dun ill Man haditahduni ahdikum ya iibadi kukum Ja amuni um ya ibadi kukum manut fastakuni aksukum ya iibadi inakumun bilil wnahar Wana agfirุฐu Jamia fastagfuni agfir lakum ya ุนadi inum lanbluุถuni walblugu Nafi fanfuni yaadi la Anna awakum wairakum wa inakum wa jinakum ูƒุงู†u ุนู„ู‰qb rุฌul um Ma Zika Fi Mulki yaibadi aakum wairakum waakum jinakumujarb rajul minumulki ya iibadi aakum wairakum waakum W jinakum qamu Fi SID W fasaluni faุนุทit K W masal maqasik mimma ุนู† y ya in [Musik] hialukumhaakummaumahillah w u musl dari Abu Dzar Alghifari Radiallahu anhu dari Nabi Sallallahu Alaihi wasam tentang apa yang beliau riwayatkan dari rabnya Azza waalla bahwa dia berfirman wahai hamba-hambaku Sesungguhnya aku mengharamkan kezaliman atas diriku dan akukannya atas Mak w h kep ak aku akan Mak kepada Wah h-ak kep akuanak Hnya semua dosa-dosa maka Mintalah ampunan kepaduiscaya aku akan memberi ampunan kepada kalian Wah h- snyaan tidak akan kep dan w h dan dar semuanya bertakwa seperti ketakwaan orang yanging bertakwa di anara kalian niscaya hal itu tidak akan menahik Dar ku wahai hamba-ambuya orang-orang terdah dan terakir dari kalianik dari kalangan Jin Maun manusia semuanyahaka setihak orang yanginga diaraalian itu akan mengurangikit Dar kau Wahai hamba-ambuya orang-orang yang terahu dan darangan jinun [Musik] Man Kepu [Musik] ak maka itu yangis se Jar meng akannya wahai hamba-ambu sesgnya itu am peralian yang akanemud Akuan [Musik] unaliendkanendl danendkan [Musik] ituangend riwayat [Musik] muslimah [Musik] [Tepuk tangan] am iลŸir rallahuha Rasul allahah Sallallahu Alaihi veallam Yakul inalin in haraminuma UM [Musik] atqraqubatam Yik in likliikin him ve iniim ve in jatah jad k fet Jes k dari Abu Abdillah anman bin Basir Radiallahu Ana ia mengatakan aku perah mendengarasullahahu Alaihi wasersda sesungguhnya yang halal itu jelas yang haram itu jelas dan di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang syhat samar-samar kebanyakan manusia tidak mengetahui hukumnyaang siapa meninggalkan perkara-perkara syubhat berarti ia telah menjaga agama dan kehormatannya Danang siapa juh ke perkaat berah J ke perk yang har seenga yanga dianah Lan Mak HH [Musik] akanin Bian langnya yang dihamkannya ketahuilah bahwa di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging Jika ia baik makauh dana makauh punusetahumalaging ituiuk dan [Musik] musl uala [Musik] [Tepuk tangan] amirminah Abi hurirah radiallahuh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam innallah tea la yak ill inmin bimur ey kala ya eyyรผine amenu kulu ttiakakumar Yud y ya Rab [Musik] ya ah rawahu muslim dari Abu Hurairah Radiallahu anhu ia mengatakan rasulullahahu Alaihi wasam bersabda Sesungguhnya Allah Taala itu mahaik dan tidak men nya allahahkan kepadaum yang dia [Musik] kepada men keada seseor yang melakukan perjalanan jauh rambutnya acak-acakan lagi berdebu danangang ke beruc wahahuara Maknya harannya harak Har dan DII Mak dengan sesu yang haram makaagaim ak diabulkaniwayat musl [Musik] [Musik] [Tepuk tangan] amwi radiallah ASI rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam Nebi Sallallahu aleaihi Ve sellem ya rulallahahljur yusall k [Musik] nunasomquunul amw um in Bik tasbiha sadqah w k takbir sadq w k Tahmid sadq w k tahlil sadr S ุงุญu Ya Rasulallah Ayati ahadunaahwat wakun lahu fha AJR aritumad Fi haramhi [Musik] musl dari Abu Dzar Radiallahu anhu bahwa beberapa orang dari sahabat Rasulullah Sallallahu Alaihi was Berk wahai Rasulullah orang-orang kaya telah pergi dengan membawa banyak pahala merekaat sebagaimana kamiat mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa dan mereka dapat bersedekah dengan kelebihan harta mereka beliauahu Alaihi was bukanah Allah telah menjadagian Ses yangek sesnyabiekbekahmek tahlilekah mengajak kepada yanguekah mengah dari yang mungkarekah dan persetubuhan salah seorang di anara kalian dengan istrinya was bukanah ia berdosa maka demikian pula jika ia menyalurkannya pada hal yang halal maka ia memperoh pahala hadis riwayat [Musik] Muslim alamikum warahmatullahi wabarakatuh bismillahamdulillah wasillah yang sayaai Karen allaha Allahu ta kepada kita di dunia dan di akhirat dalam kesempatan kali ini saya ingin mengajak kaum muslimin untuk berinfak dan bersedekah demi kelanjutan pembangunan masjid Jami albarkah di kawasan Roja TV dan radio Roja dan agar teguhgah untuk menyisihkan hartanya membangun masjid ini maka ada sebuah riwayat dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiallahu Anhu beliau bercerita l rasulullahallahu alaihii wasam alinah am masjidqani naar ya bani najarum u La wallah lalubuu illa ilallah yang artinya Anas bin Malik radhiallahu Anhu bercerita ketika Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam sampai ke Kota Madinah Kemudian beliau memerintahkan untuk membangun masjid kemudian Beliau berkata kepada keturunan annajar wahai keturunan annajjar beri harga atas kebun kalian ini karena kebunnya ingin dibangun masjid maka keturunan annajjar berkata demi allah tidak kami tidak akan meminta harganya kecuali dari Allah subhanahu wa taala muslimunahakum lihat kejadian ini sekitar 14 abad yang lalu 1400 tahun yang lalu dan sampai saat ini Bani Najar keturunan Najar terus dialirkan oleh Allah subhanahu wa taala pahala atas orang-orang yang salat di masjid Nawi orang-orang kaum muslimin yang berdoa di Masjid Nabawi yang menuntut ilmu di Masjid Nabawi majelis-majelis halaqah tahfizul Quran di Masjid Nabawi Itu semua adalah bisa diprakirakan di alirkan pahalanya kepada yang mewakafkan tanah yaitu keturunan annajar Semoga kita tergugah untuk menginfakkan mensedekahkan harta kita demi pembangunan dan renovasi Masjid Jami albarkah kawasan raja TV dan radio rja berapa banyak orang-orang yang salat di dalamnya tu tentunya pahalanya akan disediakan akan dialirkan kepada orang yang menyediakan tempat tersebut Berapa banyak orang-orang yang mengaji ilmu agama di dalamnya menghafal Quran di dalamnya tentunya pahalanya akan dialirkan kepada penyedia ruangan tempat Masjid Jami albarkah semoga ini menjadi motivasi yang kuat untuk menyelesaikan pembangunan masjid Jami albarkah yang berada di kawasan raja TV dan radio Reja wasallallahu Al Nabina Muhammad walhamdulillahiabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Wat taawanu Alal birri Wat Taqwa wala taawanu alalmi Wal udwan wattaqulaha Innallaha syadidul iqob sketsa tanya jawab seputar ilmu Islam bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Saya mau bertanya e apa hukumnya berteman dengan orang nonmuslim nah kebetulan Bos saya itu orang nonmuslim dan apa saja batasan-batasan Ee kita menyikapinya terhadap mereka gitu atau orang non muslim wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh berbisnis dengan orang nonmuslim boleh dalam Islam berbuat baik kepada orang kafir yang tidak memerangi kaum muslimin pun boleh dalam Islam Allah Taala berfirman yang tidak orang dari orang-orang kafir yang tidak memerangi kamu yang tidak mengusir kamu dari negeri-negeri kamu Allah tidak Melarang kamu untuk berbuat baik kepada mereka Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bersikap adil Rasulullah Sallallahu wasallam juga bermuamalah dengan orang Yahudi berjual beli berbisnis bahkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Sebelum meninggal sempat menggadaikan baju besinya kepada orang Yahudi n tidak masalah muamalah yang sifatnya duniawiah silakan enggak masalah kita berbuat baik kepada mereka dianjurkan dalam Islam enggak masalah Terus apa batasannya dong yang hubungannya dengan wala dan bar itu masalah keyakinan Allah Taala melarang kita untuk ya tolongmenolong dalam dosa dan permusuhan dan termasuk dosa adalah kita segala macam kekufuran kepada Allah kesyirikan ya Allah Subhanahu Wa Ta berfirmanakumum untuku agamu untuk Agam artinya silakan kamu apa amalkan apa yang kamu yakini aku pun juga akan mengamalkan apa yang aku yakini tidak perlu kamu meminta aku untuk mengikutiara-acara apa keagamaan kamu karena dalam agama kita ini tidak sesuai dengan ruh tauhid maka dari itu silakan Kami tidak akan pernah mengganggu anda Makanya kalau ada kita melihat ada orang yang membom gereja membom Vihara ini jelas bukan dari Islam Islam tidak pernah mengajarkan hal seperti itu maka kita berbisnis silak kan Tapi kalau sudah masuk ranah masalah akidah masalah ketauhidan maka lakumukum waliin kita tidak boleh mencintai seseorang karena agamanya kita tidak boleh memberikan loyalitas kepada orang kafir ya yang tidak beriman kepada Allah dan rasulnya dalam artian yaitu dalam masalah konteks agama dalam masalah pertemanan yang sifatnya sangat dekat itu pun ternyata dilarang oleh Allah Subu wa taala Allah berfirman ya Aina amanu Wahai orang-orang yang berimanikum jangan kamu mengambil teman-teman dekat kamu dari selain kamu dilarang oleh Allah subhanahu wa taala maka ya ini kita harus bergaul dengan orang kafir silakan Tapus ada batasan-batasan syariat ya berakhlak yang mulia kepada mereka dianjurkan agar mereka tahu bahwa Islam sangat menganjurkan Akhlak Yang Mulia I Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam senantiasa menepati janji walaupun dengan orang yang nonmuslim perdamaian-perdamaian dengan orang kafir sangat dihormati dalam Islam demikian pula perjanjian-perjanjian dengan orang-orang yang nonmuslim wajib kita laksanakan kalau kita punya tetangga orang kafir tetap kita wajib hormati tidak boleh mengganggunya demikian Islam tapi kalau sudah masalah berhubungan dengan masalah akidah dan agama nah ini ayatnya sudah jelas lakum dinukum waliadin untukmu agamamu untukku Agamaku allahuam skepsa tanya jawab seputar ilmu Islam skepsa tanya jawab seputar ilmu Islam Asalamualaikum Ustaz Saya mau bertanya asalamualaikum maafaz saya mau nanya apakah hukumnya skets tanya jawab seputar ilmu Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh Semoga Allah subhanahu wa taala menjaga Ustaz badusalam dan keluarga ee mohon izin bertanya Ustaz Ana tinggal di Bogor dan sering bolak-balik Jakarta Bogor Ustaz atu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wa ashabihi waman tabiahum biihsan yaumiddin wab ikhwan dan akhwat yang saya [Musik] muliakan ada beberapa pertanyaan dari Antum sekalian [Musik] yang akan saya jawab insyaallahu taala beberapa di antaranya yang pertama Ana mohon nasihat pekan depan Ana Insyaallah melangsungkan pernikahan mohon nasihatnya agar pernikahan Ana dapat diridai dan dirahmati oleh Allah Saya tidak tahu ini yang bertanya mungkin Ikhwan atau akhwat ya Perkawinan adalah sunah Nabi yang mulia alaihatu wasalam perkawinan sesuatu yang sangat indah sesuatu yang akan [Musik] memberikan ketenangan dan ketentraman sakinah dan juga Mawaddah War Rahmah cinta kasih Wal hasil pernikahan gembirakan sesuatu yang dicita-citakan oleh anak-adam dan Islam menggemarkannya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyeru kepada setiap Pemuda ya wahai para pemuda siapa saja di antara kamu yang telah mampu untuk menikah maka menikahlahahu B WA ahs Lil karena ia akan lebih menundukkan pandangan dan membentengi farji failam yastati faalaihi bum Jika ia belum mampu maka hendaklah ia saum hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim ini di anjuran dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kepada para pemuda yang telah mampu Apa kemampuan itu Ah ini nasihat bagi kalau yang bertanya ini Ikhwan ia harus memiliki kemampuan apa kemampuannya apa Antum yang sudah menikah Hah pertama menjadi seorang pemimpin arrijalu qawwamuna ala laki-laki itu pemimpin atas kaum wanita suami itu pemimpin atas istrinya Apa maksudnya dia menjadi hakim yang mengurus istrinya khususnya dalam agama membimbingnya mengarahkannya membawanya ke mana Ke Jannah karena itu dalam ayat yang lain apa ku anfusakum wa ahlikum Nar jaga Istri dan anakmu dari api neraka ini pemimpin dia yang mimpin Bukan dia dipimpin jadilah laki-laki sejati jadilah laki-laki sebagai seorang Hakim pemimpin yang mengajarkan istrinya yang mengarahkan istrinya Ah ini Kemampuan pertama dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengatakan kullukum Rin tiap-tiap kamu adalah pemimpin wukum masulunti setiap kamu akan ditanya tentang kepemimpinannya Al Imam Rin Imam itu pemimpin wuluntihi dia nanti pada hari kiamat akan ditanya tentang kepemimpinannya warjulu Rin Fi ahlihi wa masulunyati suami itu pemimpin di rumah tangganya nanti dia akan ditanya tentang kepemimpinannya ini dia ini nasihat pertama jadi Sebagai seorang pemimpin yang bertanggung jawab penuh pada anak dan istrinya Yang Kedua siapkan tempat untuk Antum dan istri bernaung tempat tinggal walaupun kata orang hanya ngontrak apa firman [Musik] Allah tempatkanlah mereka istri-istrimu itu di mana kamu bertempat tinggal semampu kamu antum mau menikah siapkan rumah tempat bernaung tempat tinggal Antum dan istri Nah kalau antum belum punya tempat tinggal mau tinggal di mana Di rumah mertua malu di rumah orang tua ya Antum Tidak Mandiri secara sunah Mandiri ahah ini yang sepekan lagi kalau Ikhwan sudah siapin belum tempat tinggal buru-buru ngontrak cari kontrakan siapkan apa yang harus ada di rumah tempat tidur apel lemari kalau istri calon istri mau memberikan silakan begitu ak langsung ah rumah Antum penuh dengan kehormatan Ah itu itu tu firman Allah tempatkan mereka di mana kamu bertempat tinggal semampu kamu wujdikum ini yang tidak terpikirkan Mungkin karena belum mengetahui ayat ini atau memang sudah menjadi kebiasaan atau disyaratkan sama mertuanya calon nanti kamu tinggal di sini gitu tu sudah jadi suami berdiri sendiri dengan istri dan nanti akan ada anak Insyaallah berdiri itu laki-laki ya kalau belum punya ya belum mampu siapkan ya Ah mungkin ada pengecual-pengecualian misalnya dia tinggal di rumah orang tuanya hanya ibunya sendirian sudah tua tidak ada yang ngurus ya Bisa dia tinggal di rumah ibunya Karena untuk merawat ibunya itu itu pengecualian pengecualian mendatang ni yang aslun asal harus punya rumah tempat tinggal untuk Antum tinggal bersama istri Ah ini yang minta nasihat nih tinggal seminggu lagi Insyaallah ya itu yang kedua yang ketiga memberi nafkah kewajiban suami memberi nafkah arijalu qaamuna Alisa Bima fadallahu ba’ahum Al ba Wima anfqu Min amwalihim lanjutan ayat tadi suami pemimpin di rumah tangganya atas istrinya laki-laki yang memimpin wanita disebabkan Allah telah lebihkan laki-laki atas kaum wanita dan disebabkan suami memberikan nafkah mereka berarti hukum bagi suami menafkahi istri dan anaknya wajib bagi istri tidak wajib tetapi istri boleh membantu kalau dia ada usaha ada uang ada apa boleh dia memb bantunya sunat tidak wajib yang wajib adalah suami semampunya ah itu tiga bagi istri maka kewajiban dia mentaati suami Allah subhanahu wa taala Puji wanita yang mentaati suaminya folihatu qonitatun hafidatul Lil Ghaib Bima hafidallah wanita-wanita yang salhah itu adalah yang ananitat qitat adalah mentaati suaminya hafidat menjaga memelihara dirinya dan rahasia-rahasia suaminya tidak diungkap tidak disebarkan keluar menjaga dirinya dan menjaga suaminya rahasianya itu wanita salhah fhat karena seseorang dikatakan Saleh atau salhah apabila pertama hablum minallahnya hubungannya dengan Allah baik dan kedua hubungannya dengan manusia baik dikatakanlah ia saleh dan Shah dan istri kalau yang bertanya ini akhwat dia pemimpin di rumah tangga suaminya dan mengurus anak-anak suaminya dan nanti dia akan ditanya pada hari kiamat Wal maratuatun Fi baitihaadi w istri Rah pemimpin di rumah tangga suaminya dan anak-anak suaminya kok dikatakan anak-anak suaminya padahal anak dia karena ia tidak boleh bertindak sesuatu untuk anak-anaknya kecuali ia musyawarahkan dengan suaminya karena suami pemimpin umum di rumah tangganya ah berarti istri itu yang mengurus rumah tangga ini pemimpinnya Kenapa demikian karena umumnya lagi waktunya itu di luar yang di dalam rumah siapa istri karena itu rabbuna mengatakan waqarna Fi buyutikunna Diamlah tinggallah di rumah-rumah kamu kecuali apabila ada hajat keluar dia yang mengurus mengurus rumah suaminya itulah makanya ada rumah nah kalau antum Kita enggak punya rumah Bagaimana bisa dikatakan rumah kita kan nabi sallallah wasam mengatakan Wal istri itu memimpin di rumah suaminya Ah ini rumahnya rumah mertua Ah nih yang tinggal di rumah mertua kaget nih besok pindah berdiri sendiri begitulah rumah tangga dalam Islam bukan dalam adat nabi saja punya istri ada sembilan rumahnya kan satu-satu satu walaupun sederhana satu-satu yaiai Dia pemimpin nya Nah sekarang untuk keduanya rumah tangga itu akan berbahagia ya walaupun ada lika-likunya itu kehidupan namanya tidak ada kehidupan dunia ini yang mulus 100% tidak ada karena ia fana Kullu Man alaiha segala yang ada ini akan punahpanah kecuali wajah rabmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan pertama kedua-duanya harus berada di jalan [Musik] Allah dalam mentaati Allah dan rasulnya semampunya tidak keluar dari ketaatan kepada Allah dan rasulnya secara umum dosa kesalahan tentu tidak terhindar tetapi orang dilihat dari aglabiahnya perjalanan keduanya lurus keduanya bertauhid menyembah Allah keduanya mendirikan salat lima waktu keduanya saum Ramadan dan seterusnya akan rusak rumah tangga kalau dua-duanya orang-orang yang ahli maksiat yang durhaka kepada Allah dan rasulnya tidak menjalani perintah-perintah Allah mengerjakan larangan Allah rusak neraka rumah tangga itu ya yang kedua kedua-duanya memenuhi hak-hak masing-masing hak suami harus ditunaikan oleh istrinya hak istri harus ditunaikan oleh suami dan Dini uraiannya panjang di dalam ayat ayat dan hadis tadi telah saya kutip sebagiannya yang ketiga tentu saling memaafkan me apa ya eh apa basanya memahami kekurangan masing-masing manusia manusia manusia karena suami paling tahu istrinya istri paling tahu Sua suaminya kelebihan dan kekurangan yang keempat kedua-duanya tujuannya adalah apa negeri akhirat sehingga kalau terjadi sesuatu pada dunianya tidak terlalu menggoncangkannya Karena tujuan hakikinya adalah negeri akhirat dan untuk suami hendaklah dia Mencari harta yang halal menjauhi yang haram karena untuk ia makan bersama anak dan istrinya karena daging yang tumbuh dari hasil yang haram neraka lebih berhak memakannya Man nabata lahmuhu Min shtin faru Aula bihi Barang siapa yang dagingnya tumbuh dari hasil yang haram maka ia makan neraka lebih berhak untuk memakannya Mak dia berusaha jauhi harta yang haram dia berusaha mencari rezeki yang halal yang baik nah perjalanan yang demikian berharaplah seorang muslim dan muslimah akan diredaii Allah tabaraka wa taala Iya itu addinun nasihah agama itu merupakan nasihat ini saya seperti khotbah nikah tapi tidak apa karena semuanya ilmud Din apapun yang kita bicarakan manfaat insyaallahu taala eh pertanyaan Hadis yang menceritakan tentang ketika ada orang yang melewati suatu Negeri kafir yang mewajibkan memberikan sesembahan maka ada yang memberikan sesembahan seekorlah alat tapi dia [Musik] dikatakan tidak selamat dan [Musik] dikatakan kafir padahal ada ancaman akan dibunuh apabila tidak mentaati tidak taatiak ngerti saya ada pula Hadis yang menyatakan akan selamat apabila kita mengucapkan kekufuran apabila di bawah ancaman ee pertama hadis tentang kisah lalat seorang melewati suatu Negeri eh mereka mewajibkan Siapa saja yang lewat di sini harus mempersembahkan sesuatu kepada berhala mereka kalau tidak maka akan di bunuh maka ada dua orang yang satu memberikan sesembahan walaupun seekor lalat Kara Dia tidak punya selamat dia lewat yang satu tetap tidak mau karena di persembahan untuk berhala maka dia tidak selamat dibunuh Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala membawakan hadis ini di kitab tauhidnya selesai membawakan riwayat hadis ini beliau mengatakan rawahu Ahmad riwayat Ahmad ee kalau dikatakan secara mutlak riwayat Ahmad riwayat Ahmad maka itu maknanya di kitab musnadnya padahal Imam Ahmad mempunyai kitab yang banyak selain kitab hadisnya barangkali Al Imam lupa mengkaitkan dengan kitab Imam Ahmad yang lain karena hadis itu tidak ada di musnad Ahmad Al Imam Ahmad tidak meriwayatkan hadis itu di musnadnya tetapi di kitab zuhudnya harusnya ditulis rawahu Ahmad F Udi riwayat Ahmad di kitab zuhudnya tetapi Al Imam barangkali sabaqal Qolam lupa biasa hal itu para peneliti tentu akan mengetahuinya itu pertama berarti riwayat Ahmad di kitab zuhud yang kedua hadis itu tidak sah Bersandar kepada Nabi Sallallahu Alaihi sebagian mengatakan Hanya maukuf Jadi bukan hadis nabi yang mulia alaihialatu wasalam itu tentang berarti kisah itu tidak ada dari ee Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bagian akhir dia bilang ada hadis yang ada pula Hadis yang menyatakan akan selamat apabila kita mengucapkan kekufuran Saya tidak tahu hadis yang mana tetapi ayat al-qur’an ayat al-qur’an orang dalam tekanan di dia boleh bertahan yang terbaik bagi dia adalah bertahan walaupun resikonya dibunuh itu yang terbaik bertahan tetapi dibolehkan untuk memelihara dirinya dia mengucapkan kata-kata kufur sementara hatinya menolak dan hatinya lapang dengan keislaman tetap berada dalam keimanan itu dalam surah an-nahal ayat berapa ya ayat 106 Allah subhanahu wa taala berfirman Man kafar Billahi Min ba’di imanihi Barang siapa yang kufur kepada Allah sesudah keimanannya murtad illa kecuali Man ukriha orang yang dipaksa untuk mengucapkan kata-kata kufur waqalbuhu mutmainum Bil Iman nah ini dia sedangkan hatinya tentram Teguh tetap berada di dalam keimanan ini tidak mengapa diberi keringanan yang terbaik tentu mempertahankan keimanan hingga dia dibunuh itu yang terbaik termulia tetapi manusia beragam orang-orang mukminin ada yang kuat ada yang tidak kuat maka diberi ringek keringanan bagi yang tidak kuat untuk mengucapkan kata-kata kufur Kalau tidak dia akan dibunuh [Musik] jadi akan dibunuh benar akan dibunuh Bukan khayalan bukan sekedar ditakut-takuti G ini dipaksa akan di akan dipaksa dan kalau tidak akan dibunuh pasti akan dibunuh dia boleh tetapi dengan syarat hatinya tetap mutmainum mutmainnum Bil iman walakin akan tetapi manaha manaraha Bil kufriadr Barang siapa yang lapang dadanya menerima kekufuran faalaihim gabum minallahi walahumzabunim bagi mereka kemarahan dari Allah dan Azab yang besar sekali Jadi kalau dia lapang menerima kekufuran murtad dari keimanan ini dia ancamannya Allah marah kepadanya dan baginya adabunim akan tetapi bagi mereka yang dipaksa mengucapkan kata-kata kufur sedangkan hatinya Tam tenang dengan keimanan tetap berada dalam keimanan maka dia diberi keringanan dikecualikan yaitu itu yang bisa saya jawab pertanyaan yang lain apakah ada uzur Bil jahli dalam masalah pengkafiran tentu uzur Bil jahli orang jahil diberi uzur dia tidak tahu atau dia belum tahu atau dia salah dalam memahami apalagi pada zaman sekarang ilmu semakin sedikit diangkatnya sedikit demi sedikit ilmu Din dengan diwafatkannya pewaris para nabi dan rasul para ulama tentu lebih diberi uzur lagi agar sampai kebenaran agar tegak hujah kepadanya agar ia dapat memahami agama ini dengan benar saya bawakan du buah dalil yang sering diulang-ulang oleh para ulama terutama oleh syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahumullahu taala ada seorang yang akan mati ini hadis riwayat Bukhari dan Muslim dan saya bawakan di kitab zuhud hadisnya dan saya sedikit memberikan penjelasan teks lafaznya Antum bisa baca selain langsung di sahih Bukhari dan Muslim atau di kitab yang saya tulis kitab zuhud ada hadisnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menceritakan orang pada masa lalu ada seseorang yang Hampir Mati Dia memanggil anak-anaknya dan dia bertanya kepada anak-anaknya bapak macam apa Saya ini kata anak-anaknya engkau adalah sebaik-baik Bapak kemudian dia berwasiat kepada bapak kepada anak-anaknya kalau nanti saya mati bakarlah jasad saya sampai menjadi debu dan tebarkanlah keelautan dan K dararatan karena jika ini perhatikan perkataannya ini perkataannya kufur karena jika Allah sanggup membangkitkanku ini kata-kata kufur tidak kufur Kenapa kufurnya meragukan kekuasa Allah membangkitkan orang-orang yang mati karena apa Karena kejahilannya dia meragu karena jika Allah kalau Allah mampu membangkitkanku ini kalimat kufur karena meragukan kemaha kuasaan Allah kalau Allah mampu membangkitkanku Allah akan meniksaku dengan siksaan yang Allah tidak pernah memberikan kepada seorang pun di alam semesta ini jadi saya telah melakukan dosa-dosa yang membinasakan matilah dia Lalu anaknya pun mengerjakan wasiatnya dibakar sampai hancur menjadi debu dibuanglah ditebarkanlah debu jasadnya itu itu kelautan pada musim angin dan kedaratan Allah subhanahu wa taala memerintahkan makhlukNya langit dan bumi untuk mengumpulkannya tiba-tiba dia berdiri Lalu Allah bertanya kepada Apa yang membuatmu melakukan hal seperti itu yni Engkau Minta dibakar jasadmu apanya Allah tidak katakan kenapa engkau ragu tentang kekuasaanku enggak kenapa Allah maha mengetahui orang ini jahil tapi Allah ingin singkat Apa sebabnya engkau meminta jasadmu dihancurkan supaya tidak bangkit apa jawab dia khat aku takut kepada pu Ya Allah ahah lihat keistimewaan keutamaan takut kepada Allah Allah ampunkan dosanya Allah rahim Allah Karim Allah Khairul gofirin sebaik-baikin pengampun khusyatuk Ya Rabb aku takut kepadamu ya Allah takutnya dia takut kepada Allah itu karena dia telah melaksanakan dosa-dosa yang besar tapi dia jahil dia tidak tahu dia meragukan kemahakuasaan Allah yang menghidupkan dan mematikan sejendak saja terkumpul jasadnya tiba-tiba dia berdiri utuh hadis ini memberikan mengandung ilmu yang banyak sekali pertama ampunan Allah luas sekali Bagi orang-orang yang berdosa dan jangan sekali-kali kita putus asa karena putus asa adalah sifat orang-orang kafirin rabbuna Maha pengampun luas ampunan Allah luas rahmatnya tidak boleh menyempitkan yang kedua Allah Maha Penyayang rahim rahmat Allah luas tidak boleh disempitkan Allah menyayangi hamba-hambnya yang ketiga Allah memberikan uzur kepada orang yang jahil ini ini aludru Bil jahli dalilnya ban uzur Karena dia jahil meragukan kekuasaan Allah jallaikruhu Nabi ceritakan ini kisah orang-orang yang terdahulu dan beliau mendapat Wahyu diberitahukan oleh Allah agar menjadi Ibrah bagi umatnya dan faedah lainnya hadis yang kedua hadis seseorang yang kehilangan bekalnya ini hadis Bukhari Muslim kehilangan bekalnya kendaraannya bekalnya hilang tiba-tiba dia mendapatkannya lalu dia salah ngomong saking gembiranya kata nabi Ya Allah engkau hambaMu aku rabmu ingat hadis itu ya Allah dibilang hamba dia dibilang Rabb kufur tapi itu terlepas salah ngomong saking gembiranya dihukumi kufur dia tidak jahil sahabat yang baru masuk Islam berjalan bersama nabi ada hadis yang lain banyak dalilnya bahwa orang-orang yang jahil itu diberi uzur karena itu kewajiban Dai memberikan dakwah dan ini adalah sebaik-baik perkataan Allah subhanahu wa taala berfirman muslim tidak ada bukanah tidak ada yang lebih baik perkataannya dari seorang yang ke jalan Allah jadi jangan hanya menghukumi manusia mengeluarkan manusia dari Islam mengkafirkan manusia ajak manusia ke jalan Allah ajak manusia ke jalan Allah karena banyak yang belum tahu Bahkan mereka yang mengatakan tidak ada uzur Bil Jah pemuda-pemuda ini lebih berhak lebih berhajat untuk belajar ilmu di majelis ahli ilmu kerana Mereka pun jahil nah ini ada lagi pertanyaan Udur Bil jahli lagi Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Afwan Ustaz di daerah kami ada Ustaz yang sering berkata tidak ada uzur Bil jahli sehingga mereka kerap mengkafirkan sesama muslim ah itu yang saya katakan tadi kita memasukkan orang menjadi muslim kita menjadikan orang menjadi muslim masihkan memasukkan orang ke dalam Islam bukan mengeluarkannya ini dakwah yang salah lah dengan alasan tidak ada uzur bagi orang yang jahil di zaman kita banyak orang tidak atau belum mengetahui syariat belum tahu tauhid belum tahu Syirik itu harus diajarkan didakwahkan bukan dikeluarkan nah ini akibat Apakah benar di zaman sekarang sudah tidak ada uzur Bil jahli ada bahkan lebih berhak zaman sekarang di mana saya Terangkan di awal ilmu semakin sedikit karena Allah mewafatkan para ulama ul an dan banyak kejahilan sebagai salah satu tanda dari tanda-tanda hari kiamat kokohnya kejahilan maka pada zaman ini bukan tidak ada bahkan ada lebih banyak dan lebih berhak lebih patut kita memberikan uzur Yang banyak kepada manusia dengan diajarkannya di didakwahkannya mereka yang telah mengucapkan syahadat yang telah masuk Islam itu tugas Ustaz bukan tugas Ustaz itu malah mengeluarkan orang dari keislamannya terhadap orang-orang yang miskin ilmu yang tidak punya ilmu yang tidak tahu yaah jelas salah nasihat saya jangan duduk di majelis Ustaz yang seperti ini khawatir Nanti Antum akan ikut-ikutan dengan kejahilan mengkafirkan kaum muslimin tidak ada manfaatnya sem sama sekali yang ada mudarat yang besar ya tadi ayat waman ahsanu qulam mimman daaallah ilallah ajak manusia ke jalan Allah diberitahukan diajarkan [Musik] didakwahkan orang banyak tidak tahu tu sebagian tentang al-qur’an tentang hadis tentang Tauhid at-tauhid attauhid banyak yang tidak atau belum tahu diajarkan supaya orang paham ya ini penyimpangan secara besar-besaran di dalam dakwah Islam ada memang orang-orang yang dikafirkan ada seperti saya Terangkan di awal majelis Iya karena waktu sudah sedikit lagi hampir masuk zuhur barangkali ini ikhwan dan akhwat yang saya muliakan yang dapat kita bahas semoga bermanfaat bagi kita sekalian subhanakallahumma wihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *