Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc. – Mukhtasar Shahih Muslim

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

pemirsa TV Roja di manaun anda berada Anda masih bersama kami saluran tilawah al-quran dan kajian Islam TV roja yang kami Pancar luaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah cilangsi Bogor dan Islam sesaat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung dari masjid albarkah kami yang bertugas mengucapkan selamat mengikuti Roja TV saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah nahmaduhu wasastainuhu wasastagfiruh wa naubillahi Minu anfusina asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Q Allahu Taala Fi kitabihil Karim ya ayyuhalladzina amanuaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma baad kita lanjutkan Ay ikhwah bab alqiraah khalfal Imam bab bacaan di belakang Imam hadis 283 an Imran bin Husain radhiallahu anhumaq Rasulullah was qukumialqun Ana Ir qqimtu Anna baumha dari imr bin Husain Semoga Allah merainya ia berkata si wasallam salat mengimami kami salat zuhur atau asar setelah salat beliau bersabda Siapa di antara kalian tadi yang di belakangku membaca sabbihisma rabbikal A’la artinya dia mengeraskannya maka ada seorang laki-laki berkata anak aku Hai Rasulullah dan aku tidak menginginkan kecuali kebaikan Niatku baik aku tahu bahwasanya sebagian kalian telah apa namanya KH artinya melawanku dalam bacaan mengganggukuh ak tersebut padahal itu salat zuhur karena kan salat zuhur itu hendaknya apa disirkan ikhwat Islam saudaraku seiman rahimani warahimakumullahu Jamian para ulama semua sepakat ya dalam apa namanya bahwa dalam bacaan salat wajib ya makmum membaca al-fatihah dalam ee orang yang sendirian maupun yang menjadi imam apa Adapun yang menjadi makmum maka terjadi ikhtilaf para ulama Apakah makmum wajib baca al-fatihah baik Sir maupun jahar ataukah makmum tidak boleh baca sama sekali baik Sir maupun jahr ataukah makmum membaca saat Sir dan diam saat jahar itu sebagaimana pernah saya sampaikan dalam hal ini para ulama berbeda menjadi tiga pendapat pendapat pertama mengatakan wajib baca al-fatihah baik Sir maupun jahr dan ini masyhur dalam Mazhab Syafi’i alasannya ya bahwa hadis tentang membaca al-fatihah itu sifatnya umum ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda la shata Liman lam yaqra bifatihatil kitab tidak sah salat bagi orang yang tidak membaca al-fatihah Liman Man di situ ya bentuk umum masuk padanya Imam maupun apa makmum kata mereka mereka juga berhujah dengan hadis obad bin somit W Rasulullah Sallallahu alaih wasallam pernah salat subuh kemudian setelah selesai salat Ya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda hal taqraun khalfa imamikum apakah kalian membaca di belakang Imam kalian kata mereka benar ya Rasulullah kata Rasulullah La taf’alu illa biummil Quran jangan kalian baca kecuali al-fatihah saja kata mereka ini Nas yang sarih yang tegas yang menunjukkan bahwa Ya al-fatihah wajib dibaca oleh makmum Karena nabi mengatakan jangan kamu baca kecuali apa Alfatihah Sebagian ulama yang mengatakan tidak disyariatkan sama sekali sir jahar pokoknya diam n ini pendapat Abu Hanifah alasannya hadis bahwa ya bacaan makmum ditanggung oleh Imam akan tetapi hadis itu Daf tidak bisa dijadikan hujah I ini pendapat yang paling lemah pendapat yang ketiga ini tengah-tengah disebut syikhul Islam imiyah dengan alul awal pendapat yang paling adil tengah-tengah antara dua pendapat Apa itu yaitu kalau jahar maka diam Kalau Sir maka wajib baca mereka membawa hadis la shata Liman lam yaqra bifatihatil kitab tidak sah salat bagi mereka yang membaca Alfatihah itu khusus saat salat Sir saja adapun kalau salat saat zahar maka yang berlaku adalah apa al-qur’an firman Allah waidza Quri Al quranu fastamiu lahu waansitu apabila dibacakan al-qur’an maka ya Dengarkan dan diam dengarkan dan diam kata Imam Ahmad Seluruh ulama sepakat bahwa ayat ini turun mengenai bacaan di belakang Imam Iya itu menunjukkan bahwa makmum kalau dibacakan padanya al-quran berarti dikeraskan dong kalau dibacakan kewajiban mereka apa istamiu Dengarkan waansitu dan diam iya sehingga mereka mengatakan bahwa kewajiban membaca al-fatihah itu apa hadisnya umum dan disuruh diam dalam salat jahriah itu khusus sehingga yang umum Kalau bertemu dengan yang khusus maka dibawa kepada yang apa yang khusus tapi dibantah oleh mereka yang mewajibkan Pak enggak enggak kebalikan justru kata mereka ayat itu umum apabila dibacakan al-qur’an maka dengarkan dan diam kecuali al-fatihah lihat pak ya Jadi masing-masing yang ini menganggap bahwa yang umum yang ini kemudian dikhususkan oleh hadis ini yang ini beda lagi Subhanallah ya demikian memang pemahaman itu bisa berbeda-beda akhwal Islam para ulama dalam hal ini ya Dan ini masalah ijtihadiah ikhwat Islam saudaraku seiman ada perkataan syaikhul Islam yang sangat bagus sekali dan Ana memandang ini yang lebih kuat yang Ana condong kepadanya bahwa kata beliau membaca al-fatihah memang wajib namun ada beapa keadaan yang dikhususkan oleh dalil lain i di mana dalil itu menunjukkan tidak wajib baca al-fatihah saat itu yang pertama orang yang mendapatkan Imam dalam keadaan rukuk orang yang mendapatkan Imam Dalam keadaan apa rukuk atas pendapat yang sahih yang rajih dan pendapat jumhur bahwa ia dapat satu rakaat ia dapat apa satu rakaat Iya kata beliau annaan adrakal Imam rqian fakabbar wakala maahu qobla RI minaruku faqod adrokar rqah bijmai ahlil ilm Kama Jaa Fi hadisi Abi bakr Siapa yang mendapatkan Imam dalam keadaan sedang ruku lalu ia bertakbir dan masuk ya ruku dalam keadaan Imam masih rukuk maka ia telah mendapatkan satu rakaat dengan kesepakatan ahli ilmu sebagaimana ditunjukkan oleh hadis Abu bakrah demikian pula dikhususkan dalam hadis rasul wasam pernah sakit keras kemudian Rasulullah menyuruh Abu Bakar untuk menjadi imam maka kemudian Abu Bakar pun jadi imamlah kemudian Rasulullah merasa ringan maka beliau pun keluar dibopong Dua Sahabat lalu duduklah di sebelah kirinya Abu Bakar dan ternyata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak mengulangi bacaan al-fatihah beliau melanjutkan beliau apa melanjutkan yang dibaca oleh Abu Bakar berarti itu menunjukkan tidak wajib Iya Yang ketiga dalam keadaan lupa atau tidak G tahu maka pada waktu itu diberikan uzur ini di pengkhususan juga maka kata beliau Faid khus minalikaul masbuk kalau dalam keadaan masbuk orang dapat rukuknya Imam enggak wajib baca al-fatihah demikian pula ketika imam yang pertama datang Iya demikian pula Ketika dalam keadaan tidak tahu atau lupa semua ini mengkhususkan kata beliau ya kewajiban baca Alfatihah maka kata beliau demikian pula ini mendengarkan bacaan Imam termasuk uzur untuk tidak baca Alfatihah sebab ya walau kalulah membaca Alfatihah itu wajib atas makmum mutlqon secara mutlak lam tasquut bisabqin wala jahlin tentu tidak akan gugur dalam keadaan masbuk ataupun dalam keadaan tidak tahu karena itu hukumnya wajib ya Kama anal a’i Almi Fi shatihi sebagaimana rasulullah mengajarkan orang Arab Bado yang ya salatnya enggak becus yang sudah kita bacakan hadisnya sebelumnya Iya maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Sabda irjiiakaami balik lagi kamu salat Kamu belum apa salat wahu dan menyuruh orang yang salat saf sendirian di belakang saf untuk mengulangi apa salatnya itu semua menunjukkan kata beliau berarti apa ya mendengarkan apa namanya bacaan Imam termasuk uzur untuk tidak baca Alfatihah mereka juga berhujah dengan hadis Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah membaca salat dalam salat jahriah lalu kemudian Rasul bersabda halq Mai ahadun minkum anifan Apakah salah seorang dari kalian tadi ada yang membaca bersamaku tadi ada orang laki-laki berkata betul ya Rasulullah k maka aku katakan kepada kalian kenapa kalian melawan bacaanku apa kata Imam A orang pun Berhentilah untuk membaca bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam salat jahriah ya dalam surat apa jahriah iya dan Imam azzuhri seorang ulama yang sangat Alim dan paling alim di zamannya dia memastikan bahwa para sahabat tidak membaca di belakang Nabi di salat jahriahhatlah Islam saudaraku seiman ada pun mereka yang berhujah Dengan hadis ubadah bin somit yang mengatakan jangan kalian baca kecuali Alfatihah kata sikhul Islam Taimiyah bahwa hadis itu dif Kenapa demikian karena kebanyakan perawi meriwayatkan dari azzuhri dengan lafaz la shata Liman lam yaqra bifatihatil kitab dan bahwasanya itu yang mahfuz ya wallahuam itu yang saya condong kepadanya dalam hal ini akhal Islam ya kan tetapi tentunya sekali lagi ya Ini masalah apa ijtihadiah kalau antum lebih merojihkan pendapat imam Syafi’i silakan I dan Antum yang merojihkan pendapat imam Syafi’i tidak boleh mengingkari orang yang merojihkan pendapat apa mazhab Hambali sebatas di apa Antum berdialog untuk mencari mana yang paling kuat silakan tapi untuk menyalahkan atau membidahkan atau menganggap ya pelakunya sesat dan yang lainnya jelas ini akhi tidak pernah dilakukan oleh Salafus Saleh Hatta para para ulama yang berbeda pendapat pun juga tidak ada yang seperti itu akhal Islam Iya makanya syikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah syekhul Islam Taimiyah rahimahullah ya ketika menyebutkan tentang masalah-masalah yang sifatnya ijtihadiah seperti itu Beliau berkata muslimu waq lidikahauqlidu Ahmad lam ykir alamahqlid Syafi’i wahwik para ulama berbeda pendapat ya tentang mana yang lebih utama Apakah mentarji azan atau tidak tarji Itu artin mengulangi dua kalimat syahadat sebagaimana dalam hadis Abu mahdurah demikian pula ya Apakah iqamah itu diganjilkan atau tidak demikian pula salat fajar apakah yang paling utama itu di waktu gelap ataukah ketika mulai terang demikian pula terjadi perselisihan Apakah Qunut subuh itu sunah atau tidak demikian pula Apakah bacaan bismillah dikeraskan atau tidak Dan yang lainnya semua ini masalah-masalah ijtihadiah kata beliau yang Salafus saleh dan para ulama berselisih dan masing-masing mereka menghormati Ijtihad yang lainnya maka siapa yang sesuai dengan kebenaran ia dapat dua pahala dan siapa yang ia jatuh kepada kesalahan maka ia mendapatkan satu pahala dan kesalahannya dimaafkan dan siapa yang meroihkan pendapat imam Syafi’i tidak boleh ia merojihkan orang yang eh tidak boleh Ia mengingkari orang yang yang merojihkan pendapat Malik dan siapa yang merojihkan pendapat Ahmad tidak boleh Ia mengingkari orang yang merojihkan pendapat Imam asyafi’i ya ini adab yang harus kita pahami akhwal Islam yang yang ada di masyarakat terkadang Pak masalah-masalah keakinan yang diributin justru ya Ente kalau enggak baca Alfatihah di belakang Imam ya kalau ente enggak knnut subuh wente Wahabi dan yang lainnya Wah ini ini yang tentunya banyak orang tidak paham bahwa itu justru masalah-masalah itihadiah yang tidak perlu kita saling apa memaksakan pendapat padanya kita lanjutkan ayuhal ikhwah BAB attahmid hadis 284 an Abi hurairat radhiallahu Anhu Anna rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam qal idza ammanal imamu faaminu fainnahu Man wafaq tamminuhu tamminal malaikah gufir lahu Ma taqaddama Min dzambih qala Inu syihab wakana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yaakulu amin Dari Abu Hurairah Semoga Allah meridainya bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda apabila Imam mengucapkan Amin maka ucapkan oleh kalian apa Amin maka siapa yang ucapan aminnya ya sesuai bersamaan dengan ucapan Amin Para Malaikat akan diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu berkata Ibnu syihab adalah Rasulullah Sallahu wasallam mengucapkan Amin I hadis ini akul Islam menunjukkan yaitu keutamaan membaca Amin bahwasanya Siapa yang bacaan aminnya sesuai dengan ucapan malaikat maka diampun Puni dosa-dosanya yang telah lalu Iya sekarang pertanyaannya gimana apa supaya ucapan Amin kita itu sesuai dengan ucapan malaikat karena masalahnya mereka kan gaib mereka apa gaib kita enggak bisa enggak enggak tahu caranya gampang gimana ikuti sunah rasul tidak mungkin malaikat berbuat bidah I ikuti syariat rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam itu kata Rasulullah idza ammanal Imam apabila Imam mengucapkan Amin maka aminkan pula oleh kalian kata Syekh Albani rahimahullah jangan dahului Imam dalam ucapan apa Biarkan Imam mengucapkan a terlebih dahulu baru kemudian kita ikuti dengan a Iya amin secara ilmu tajwid A itu dua ketuk dan min itu bisa sampai en ketuk ya amin begitu nah itu akhal Islam Maka kalau kita baca itu Insyaallah ya Sesuai dengan ucapan aminnya para ikat biznillah hadis ini menunjukkan akhwal Islam saudaraku seiman bahwa imam dan makmum sama-sama mengucapkan Amin memang ada Sebagian ulama ada yang berpendapat biarkan Imam dulu mengucapkan Amin baru makmum setelah itu Iya akan tetapi ini pendapat yang tidak tepat Kenapa karena kalau Imam duluan Amin baru makmum siapa dong yang sesuai dengan malaikat I sementara Rasulullah mengatakan Siapa yang ucapan aminnya sesuai dengan ucapan aminnya Malaikat akan diampuni dosa yang telah lalu berarti itu menunjukkan bahwa imam dan makmum itu sama-sama apa ya mengucapkan Amin ter jadiadi ikhtilaf para ulama Apakah mengucapkan Amin itu dikeraskan atau tidak pendapat jumhur dan pendapat yang sahih dan ditunjukkan oleh riwayat-riwayat yang banyak bahwa imam dan makmum mengeraskannya demikian dalam hadis rasul wasam mengucapkan Amin madda bihiutahu beliau panjangkan apa suaranya beliau keraskan dalam satuyat disebutkan para sahabat mengucapkan Amin sampai ya Masjid itu irtajja ya bergetar Amin Iya kalau mazhab Hanafiah mengatakan tidak boleh pernah ada teman kita pergi ke Afganistan Pak ya pas imamnya waladolin biasa dionesia kan keras ya Amin cuma dia sendirian loh yang lain enggak ada yang baca karena di sana memang mazhabnya Hanafi Jadi mereka tidak mengerasan bacaan apa Amin iya akan tetapi pendapat yang sahih yang ditunjukkan oleh riwayat riwayat yang sahih bahwa ucapan Amin itu hendaknya apa dikeraskan Iya Babul qiraah Fi shati subh bab bacaan di salat subuh hadis 285 Anima allahuu nabi wasama W Rasulullah wasam fajq Fajr biq Quran Majid wahwi dari simak bin harb ia berkata aku bertanya kepada Jabir bin Abdillah bin samurah Maaf Semoga Allah meridainya tentang salat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Beliau berkata Rasulullah meringankan salatnya tidak seperti mereka yang teralu panjang salatnya dan telah mengabarkan kepadaku bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika salat subuh beliau membaca surah qf Wal quranil Majid atau yang sama dengannya Q Wal quranil Majid itu termasuk ke apa namanya tiwalul mufasal mufasal itu ya dimulai dari qf diakhiri sampai Annas dan mufasal dibagi menjadi tiga qiwalul mufasal mufasal yang panjang itu dari surah qaf sampai almursalat ada lagi aatul mufasal Annaba sampai adduha ada lagi kisarun mufasal mufasal yang pendek-pendek adduha sampai a Annas I berarti Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kalau salat fajar biasa membaca yang tiwal mufasal fasal yang panjang seperti Surah qaf dan yang lainnya Iya dan dalam riwayat yang lain disebutkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam salat subuh membaca ya sittina Ayah Miah 60 sampai 100 ayat ya berarti Terkadang ini terkadang itu artinya 60 sampai 100 ayat itu dijadikan dua rakaat Pak bukan satu rakaatnya 60 ayat ya bukan J kan dua rakaat hadis ini menunjukkan akhal Islam bahwa meringkan meringankan salat itu hendaklah sesuai dengan perbuatan Rasul bukan sesuai dengan selera kita sebagian orang ada yang memahami hadis Apabila seseorang dari kalian jadi imam falyukhaofif Hendaklah ia ringankan tapi aneh diringankan seringan-ringannya iya ya sampai bahkan di antara mereka ada yang tidak tumakninah Pak karena katanya nabi menyuruh kita meringankan Salat kita katakan yang dimaksud dengan meringankan itu sesuai yang dicontohkan oleh rasulullahi Sallallahu alaii Wasallam Rasulullah yang mengatakan menyuruh kita meringankan rasulullah yang mempraktikkan I dan ternyata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam salat subuh membaca ini Pak Q quranil Majid atau yang semisalnya atau ya dalam R yang lain tadi sudah kita sebutkan beliau membaca 60 sampai 100 ayat Iya tapi akhi ya di masyarakat kita ini dianggap panjang banget Mas kebanyakan masyarakat kita itu salat subuh bacanya paling panjang wadduha Iya paling panjang wadduha Saya pernah baca salat subuh di suatu kampung karena saya disuruh Imam saya baca al-ghasiah I kemudian apa namanya rakaat keduanya wasyamsi itu pun masih diprotes Mas at kepanjangan katanya I Subhanallah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam membaca 60 sampai 100 ayat akhi tapi enggak apa-apa kalau enggak biasa ya udah sedikit demi sedikit perlu dirubah kebiasaan yang tidak baik itu ya kita berusaha supaya sesuai dengan sunah rasulullahi sahu alaii wasallam surah qf kalau jadikan dua rakaat enggak panjang sebetulnya Pak bagi mereka yang terbiasa adapun yang enggak terbiasa ya dianggapnya ini wah panjang banget gitu bab alqiraah fuhri Wal asr bab bacaan di salat dan AS hadis 286ahuu [Musik] rasullahitab fatihatil kitab dari Abu qatadah Semoga Allah meridainya ia berkata adalah Rasulullah sallahaii Wasallam salat mengimami kami maka beliau membaca di salat zuhur dan asar di dua rakaat pertama al-fatihah dan surat dan membaca di dua rakaat yang kedua al-fatihah saja ya hadis ini menunjukkan Pak bahwa bahwa di dua rakaat pertama saja disyariatkan membaca al-fatihah dan surat Adapun di dua rakaat terakhir hanya disyariatkan baca Alfatihah I sehingga seb Sebagian ulama berpendapat bahwa tidak disyariatkan membaca surat di rakaat kedua dan ketiga Iya namun hadis berikutnya menjelaskan bahwa Rasulullah terkadang sekali-kali baca hadis 287 Abi saidin aludri radallahu nabiahuaihi was Q Q ayahil ukhain qro nisfiik dari Abu Said alkhudri Semoga Allah meridainya bahwasanya Nabi Sallallahu alaih wasallam biasanya membaca di salat zuhur Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah membaca di salat zuhur di dua rakaat yang pertama Ya di setiap rakaatnya sekitar 30 ayat salat salat zuhur di dua rakaat yang pertama di setiap rakaatnya sekitar 30 30 ayat itu sekitar baca apa Pak alfajr surat alfajar 30 ayat Pak Hah almulk 30 ayat ya Nah ini kemudian di dua rakaat yang kedua berarti kan dua rakaat pertama itu ya satu rakaatnya sekitar 30 ayat di dua rakaat yang kedua per rakaatnya sekitar 15 ayat atau setengahnya Berarti di situ Rasulullah membaca tidak di rakaat ketiga dan keempat ya Baca di sini Adapun di salat asar maka di rakaat yang di dua rakaat pertama di setiap rakaatnya membaca sekitar 15 ayat dan di dua rakaat terakhir setiap rakaatnya setengah dari itu sekitar 7 ayat Iya hadis ini akh seakan bertabrakan dengan hadis sebelumnya karena hadis sebelumnya mengatakan bahwa Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam kebiasaannya membaca al-fatihah dan surat itu hanya di dua rakaat pertama Pak Adapun di dua rakaat yang kedua tidak membaca su surat akan tetapi Membaca al-fatihah saja antara hadis yang kedua menunjukkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam juga membaca surat di di dua rakaat yang kedua ya kata Syekh utsimin rahimahullah hadis ini sebetulnya tidak bertabrakan bisa kita jamak kita kompromis gimana bahwa kebiasaan Rasulullah biasanya kebanyakan salat beliau beliau hanya membaca surat itu di dua rakaat yang pertama saja adapun di rakaat di dua rakaat yang terakhir hanya membaca apa al-fatihah namun terkadang sekali-kali beliau membaca apa ya surat beliau membaca apa surat dua rakaat yang terakhir kadang-kadang Tapi itu bukan jadi sebuah kebiasaan kebiasaannya siang tadi sehingga dengan cara mengkompromikan ini kata beliau ya kita bisa mengamalkan semua dalil itu lebih utama daripada kita merojihkan satu buang yang satu seperti yang dilakukan Sebagian ulama yang lebih merojihkan hadis Abu qatadah daripada hadis Abu Said Al khudri sehingga konsekuensinya kalau tarjih itu apa Pak konsekuensinya ambil satu buang satu iya Padahal kita kan seharusnya mengamalkan semua dalil Selama masih bisa kita kompromikan kompromikan karena itu itu artinya kita mengamalkan semua Apa dalil wallahuami menunjukkan akhal Islam bahwa salat zuhur lumayan panjang ternyata pak Iya disebutkan dalam hadis Abu Said al-khudri itu ya bahwa rakaat pertama membaca sekitar 30 ayat rakaat kedua juga sekitar membaca apa 30 ayat Lumayan itu panjang Iya nah ini akhal Islam bab qiraah Fi shatil magrib bab bacaan di salat magrib hadis 288bni Abbas radallahu in UM bint harqq magrib dari Ibnu Abbas Semoga Allah meridainya bahwa Ummul fadl bintul harit mendengar Ibnu Abbas membaca Wal mursalati Urfa di salat magrib dijadikan dua rakaat maka Ummul fadl berkata Hai anakku kamu sudah mengingatkan aku saat kamu baca surat ini sungguh Ia adalah yang terakhir aku dengar dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau membacanya di salat magrib beliau membacanya di salat magrib berarti salat magrib Pak Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena ada beberapa riwayat satu riwayat menyebutkan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dia biasanya membaca kisarul mufasal mufasal yang pendek-pendek satu riwayat dalam hadis ini mengatakan Rasulullah pernah membaca Wal mursalati Urfa diadikan dua rakaat dalam hadis jubair bin mut’im Rasulullah pernah membaca dalam salat magrib watur wa kitabi Mastur dijadikan dua rakaat dan satu riwayat yang lain Rasulullah pernah membaca surah al-a’raf ya di salat magrib Jan dua rakaat surat ala’raf tahu kan panjang itu Pak Iya kalau kita amalin bubar semua Pak Iya berarti untuk salat magrib sunahnya terkadang pendek terkadang tengah-tengah terkadang apa panjang I Cuma masalahnya untuk mengamalkan yang panjang ini yang agak sulit di zaman sekarang ini Pak Iya bab alqiraah fil Isya Al akhirah bab bacaan di surat Isya hadis 289 an Jabir radhiallahu Anhu qa muadi Ma Nabi Shallallahu Alaihi wasallamtiumuah lailatan Ma Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam Alisya atahu faammahum aha B baqarahulun wahuahu yaulanallahasulullah wasam rasulullahallahu Alaihi Wasallam ah [Tertawa] isattih surat Baqarah ras mu ya mu an iqqfy AB akyaikal a ya nahw hadza Amar nahw had dari Jabir Semoga Allah meridainya ia berkata adalah Muad Bin Jabal kebiasaannya salat bersama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian pulang ke kaumnya dan menjadi imam mereka artinya beliau kebiasaannya dia salat bersama Rasulullah salat Isya pulang ke kaumnya lalu Beliau jadi imam tentunya niatnya Muad adalah salat sunah dan untuk kaumnya salat apa wajib suatu malam Muad seperti biasa salat Isya bersama nabi S Alaihi Wasallam Kemudian beliau pun pulanglah ke kaumnya dan mengimami mereka lalu membaca surah [Musik] [Tepuk tangan] Albaqarah maka seorang laki seorang makmum keluar ya dia salam dulu baru kemudian apa keluar kemudian I salat sendirian setah Itu dia pulang rupanya orang-orang berkata kepada orang ini Kamu sudah jadi orang munafik k Fulan maka orang orang ini berkata tidak demi Allah aku akan datang aku akan mendatangi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan aku akan Kabarkan beliau tentang masalah ini maka ia pun Datanglah kepada rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam satu Rat yang lain saat itu Muad Bin Jabal sedang ada di sisi Rasulullah maka ia berkata Wahai Rasulullah Inna ashabuna wadih kami ini ya ashabun nawadiih pemilik-pemilik unta kami bekerjanya di siang hari Hai Rasulullah i baru pulang malam maksudnya dan Muad salat ya bersamamu salat Isya kemudian ia salat mengimami kaumnya membaca surat Albaqarah maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam pun kemudian menghadap ke Muad dan berkata Hai Muad Anta Apakah kamu ini jadi tukang fitnah Muad baca ini dan itu aku berkata kepada sufyanfan berkata aku berkata kepada Amr sesungguhnya Abu Zubair menceritakan kepada kami dari Jabir bahwa ia berkata baca surat wasyamsi W atau WA atau Wili ysya atau sabbih ismabikal ala atau yang sama dengan itu Haris sini kita ambil faedah akhi yang pertama bolehnya imam dan makmum berbeda niat bolehnya imam dan makmum berbeda apa niat di mana Imam niatnya sunah makmum Niatnya apa wajib buktinya di sini Muad Bin Jabal salat Isya bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dulu Berarti wajib itu ya pulang ke kaumnya i jadi imam untuk kaumnya berarti apa sunah sedangkan kaumnya apa wajib kalau sebaliknya imamnya wajib makmumnya sunah boleh juga sebagaimana dalam hadis Riat Tirmidzi ya bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam setelah selesai salat berjamaah dengan para sahabatnya tiba-tiba datang satu orang belum salat n Rasul bersabda man yatasodq biad siapa yang mau sedekah buat orang ini Lalu ada beberapa sahabat yang mereka jadi makmum orang ini Niatnya apa wajib si makmum Niatnya apa sunah makanya Kalau antum sedang salat sunah tahu-tahu ada yang nepuk jadi makmum Antum enggak perlu apa enggak perlu jalan terus Iya karena beda niat antara imam dan makmum atas pendapat yang sahih tidak berpengaruh Iya tidak berpengaruh sebagaim dalam kisah Muad ini hadis ini kita ambil faedah akhal Islam bahwa orang yang ingin membatalkan salat karena ada kebutuhan Hendaklah ia dia batalkan dengan mengucapkan salam terlebih dahulu jadi Antum lagi salat nih salat sunah misalnya terus ada sesuatu antum mau batalkan salam dulu Asalamualaikum Asalamualaikum mudah batal Karena orang ini disebutkan disebutkan dalam hadis ini F harofa rajulun fasallam maka orang orang ini pun keluar salam terlebih dahulu kemudian dia salat sendiri baru kemudian apa pulang dia Iya sebagaimana halnya Rasul bersabda bahwa tahrimuha takbir wa tahliluhat Taslim yang mengharamkannya adalah ucapan takbir dan yang menghalalkannya adalah ucapan apa salam hadis ini kita ambil faedah akhal Islam B para sahabat Pak menuduh orang yang tidak ikut salat berjamaah itu munafik i para sahabat itu mereka mencurigai orang yang tidak ikut salat berjamaah itu apa munafik karena orang ini keluar salat sendiri pulang Apa kata mereka kamu jadi orang munafik Makanya Abdullah bin Mas’ud ketika menyebutkan tentang ya perintah untuk salat berjamaah ya kata beliau apa wqadituna W yataakha illa munafi malumun nifaq sungguh aku melihat kami di zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada seorang pun yang absen dari salat berjamaah kecuali ia munafik yang jelas kemunafikannya itu menunjukkan ya di zaman sahabat itu ya kalau ada orang yang suka absen salat berjamaah enggak ikut salat berjamaah Tuh langsung dicurigaai itu pak ini munafik jangan-jangan ini Iya gimana zaman sekarang ya Mas ya yang malas banget mau salat berjamaah ya allahul mustaan hadis ini juga menunjukkan haramnya akhi memfitnah manusia dengan cara membaca surat yang panjang-panjang akhirnya mereka bikin lari Iya tib karena sudah masuk Isya silakan azan Nam ikhwat Al Islam untuk selanjutnya kita simak dikumanangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu akbar Allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu Alla ilahaillallahu mmasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah Hayya alah Hayya Al hayyaal Falah Hayya Alal Falah Allahu akbar Allahu akbar Lailahaillallah [Musik] minta tolong dijelaskan mengenai Qada puasa untuk orang yang sudah meninggal Bagaimana yang sesuai dalil artinya kalau dia meninggal dalam keadaan masih punya qadaan puasa gitu ya Hah artinya dia pada bulan tahun yang lalu Ramadan ada bolong-bolong dan sempat belum sempat apa diqada sebelum belum sempat mengqada dia meninggal dunia yang Ana tahu dari fatwa Syekh bin bas beliau berhujah dengan hadis Man mata waaiamhu waliuhu Siapa yang meninggal dunia dalam keadaan punya kewajiban siam puasa maka hendaklah walinya yang mempuasakannya untuknya yaitu ahli warisnya ya anak-anaknya yang apa namanya ee mempuasakannya itu itu pendapat beliau memang khilaf dalam masalah ini ya Sebagian ulama mengatakan bahwa hadis Man mata waiam siapa yang meninggal dalam keadaan dia punya kewajiban puasa maksudnya puasa nazar Iya akan tetapi beliau memandang ini hadis sifatnya umum siapa yang meninggal dalam keadaan punya kewajiban apa puasa berarti mencakup semua kewajiban puasa ya wallahuam [Musik] Apakah benar anak kecil tidak boleh berada di saf depan saat salat berjamaah padahal anak tersebut sudah mumayiz mengikuti salat dan tidak mengganggu Memang Ada pendapat yang mengatakan Demikian Ya namun yang dirojikan oleh banyak ulama boleh ya salat di saf yang pertama Ya selama dia mumayiz namun yang lebih utama adalah orang-orang yang sudah balig Kenapa demikian karena Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda lialini Ulul ahlami minkum wuha hendaklah yang berada di belakangku langsung adalah Ulul Ahlam orang-orang yang sudah balik dan berakal dan juga dikarenakan akwal Islam ya kalau yang di belakang Imam langsung itu kalau anak-anak kalau Imam kemudian qadarallah batal ya maka tidak layak kecuali si anak ini sudah hafal Quran dan paham fikih salat silakan saja makan Tetapi hendaklah yang di belakang Imam langsung itu jangan anak-anak maka Tetapi dia yang Ulul Ahlam W Nuha supaya ketika terjadi kesalahan pada Imam si makmum ini mengingatkan Iya kan untuk maslahat itu yang Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam apakah yang dilakukan o rasulam ketika mengad Kakan salat sunah qobliah atau ba’diah apakah cukup dengan membaca al-fatihah atau lengkap dengan bacaan surat kebiasaan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya ketika salat qobliah atau ba’diah beliau baca surat juga tapi terkadang baca Alfatihah doang iya seperti Rasul S wasam mengajarkan ba’diah magrib rakaat pertama baca Qul Ya ayyuhal Kafirun rakaat kedua baca apa al-ikhlas qulhuallahu Ahad sampai akhirnya demikian pula di qabliah subuh Iya Bahkan dalam satu riwayat disebutkan Rasulullah memanjangkan bacaan ketika qobliah zuhur Iya kalau memang waktunya Tidak mepet adupun kalau waktunya mepet ya jangan ya Bagaimana dengan hadis tidak ada wudu tanpa Basmalah Saya pernah mendengar hadis tersebut lu Apakah boleh berwudu di kamar mandi setelah mandi ataupun buang air sementara tidak boleh mengucapkan lafaz Allah di kamar mandi karenabaca kata Syekh benb ditanya tentang masalah ini karena membaca Bismillah itu sebuah keharusan Mak pada waktu itu boleh dibaca saat di kamar mandi I Kalau Ana lagi salat di samping di samping anak ada anak Kalau Ana lagi salat di samping anak anak-anak menangis tindakan apa menurut sunah Kalau antum mau gendong silakan karena Rasulullah pernah salat dalam keadaan menggendong siapa umamah Iya namun pernah Rasulullah salluallam salat subuh niatnya mau beliau panjangkan eh terdengar suara tangisan di belakang anak kecil akhirnya Rasulullah enggak jadi memanjangkannya beliau meringat ya ya takut menyusahkan ibunya Maka dari itu akhi buat Antum kalau tahu anak Antum bakalan mengganggu lebih baik enggak usah dibawa Iya apalagi kalau anak Antum Belum mumayis masih umur 2 tahun belum paham apa-apa Yang Salatnya aja enggak sah ya belum sah anak seperti itu untuk salat Kalau antum tahu anak- Anum bakalan ganggu Jangan sampai Antum mementingkan Ah saya kan mau ngajarin anak tapi gara-gara perbuatan Antum semua yang di masjid keganggu masa kepentingan pribadi mau mengalahkan kepentingan umum Gimana ini iya Ana suka menjual barang-barang bekas termasuk buku buku bekas boleh enggak kalau di dalam buku tersebut tercampur dengan mushaf yang sudah rusak tidak terpakai yang ikut terjual nah ini jadi masalah Mas kalau sudah rusak kemudian al-qur’annya enggak utuh gimana Iya bacaan Alqurannya enggak utuh orang mau baca gimana Seharusnya kan kewajiban Antum adalah menjual yang orang bisa baca dengan benar Adapun kemudian Antum baca yang sudah takada rusak ayat ini halamannya loncat ke ada yang hilang dan yang lainnya ini malah mudarat Pak Iya kalau Imam Imam salatnya cepat banget Bu Boleh enggak saya salat di rumah cari masjid lain aja cari masjid lain aja Pak Tapi kalau enggak ada masjid lagi yang lain ya udah salat di rumah enggak masalah karena termasuk uzur kecuali kalau antum bisa apa namanya besok-besok Antum yang langsung jadi imam I enggak usah dia yang menjadi imam Antum langsung Maju aja cuek iya Kampung kami imam membaca rbigfirli sebelum mengucapkan Amin enggak ada dalilnya Pak kalau ada Pasa rasulullah yang pertama kali mengajarkannya Pak pasti para sahabat yang mengamalkannya Iya yang ada dalam dalil-dalil I dan rasul apabila mengucapkanin beliau mengucapkan apa Amin Selama saya mempelajari riwayat-riwayat yang Apa hadis yang sahih tentang ini saya belum dapat adanya tambahan Ucapan apa rbigfirli Amin demikian subhanihamdik asaduaaha an asag asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Allahu akbar Allahu akbar Roja TV demikian Pak pemirsa TV Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang kami hadirkan secara langsung dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cilengsi Bogor semoga yang kami hadirkan

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *