Ustadz Abdullah Taslim, M.A. | Minhajul Firqatin Naajiyah

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

laahaillallah wahdahu syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul bau islamakumullah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada beberapa saat lagi kami akan hadirkan ke ruang dengar anda dan keelayar kaca Anda kajian yang kami pancarlaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah cileengsi atau Komplek Radi roja yang mudah-mudahan kita bisa mengambil faedahnya dan Kami mengucapkan selamat menyimak semoga berman at Roja TV suran tilawah al-qur’an dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi warakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu wa nastainuhu waastagfiruh wa naudubillahi Min syururi anfusina Wamin sayiati aalina mayahdihillahu Fala mudillalah W yudlil Fala hadialah wa asadu Alla ilahaillallah Muh Abu ya auhina amanlaha haqqq Wun illa waantum muslimun ya auhakumum Arham inallahaanaikumqiba ya auhina amanqulah Wa quan sadid yuslihakumakumagfirakum dunubakum willahaasulahu faquzanima Allahumma Shi wasallim wabarik ala Nabina Muhammadin waa alihi wa ashabihi waman tabiahum bsan yaumiddin Amma bau Alhamdulillah maasiral ikhwah Wal akhwat fiddin rahimakumullah kaum muslimin para pemerhati ro TV dan radio ro serta ikhwan dan akhwat yang hadir di masjid albarkah yang Mubarak hafidakumullah Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala yang mempertemukan kita kembali di masjid yang mulia ini di dalam majelis ilmu yang agung untuk kembali kita mengkaji agama Allah subhanahu wa taala membahas tentang pemahaman atau prinsip dasar pemahaman akidah ahlus sunah Wal Jamaah dengan mengkaji kitab kecil yang sangat bermanfaat Minhajul firqatin najiah watatil mansurah metode beragama golongan yang selamat dan selalu mendapatkan pertolongan dari allah subhanahu wa taala Kitab yang ditulis oleh asyekh Muhammad bin Jamil zainu rahimahullahu taala Barakallah fikum kita masih melanjutkan pembahasan tentang makna kalimat Lailahaillallah yang disampaikan oleh Syekh di sini sebagaimana yang sudah kita sering Terangkan bahwa pembahasan tauhid menjelaskan tentang makna kalimat Lailahaillallah ini selalu dan senantiasa dicantumkan oleh para ulama kita ketika membahas masalah Manhaj ahlusunah Wal Jamaah apa apalagi dalam masalah usuluddin perkara-perkara prinsip dasar agama tidak lain karena memang ini merupakan inti dakwah para nabi dan para rasul alaihimusalatu wasalam karena juga kita ketahui perbuatan Syirik adalah perbuatan dosa yang paling dibenci oleh Allah subhanahu wa taala bersamaan dengan itu perbuatan Syirik sangat samar terjadinya seseorang bisa saja terjerumus ke dalamnya tanpa dia sadari Kita semua ingat hadis yang sahih dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika Beliau berkata kepada sahabat Abu Bakar ashsiddiq radhiallahu taala Anhu lasyirku fikum Akfa Min dabiin namal sungguh-sungguh perbuatan Syirik di kalangan kalian yakni di umat Islam ini lebih samar dari merayapnya seekor semut ini diungkapkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kepada sahabat Abu Bakar asiddiq radhiallahu taala Anhu dan juga para sahabat secara keseluruhan kalau ini di kalangan generasi terbaik umat ini saja bisa demikian samar sehingga orang bisa terjerumus ke dalamnya tanpa disadari apalagi orang-orang yang tentu keimanannya tidak seperti tidak seperti mereka oleh karena itu Ini yang menjadikan kita selalu bersemangat mempelajari tauhid dan mengulang-ulang pembahasan ini Serta selalu berlindung kepada Allah subhanahu wa taala dari keburukan perbuatan Syirik ya di kelanjutan hadis tadi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda kepada Abu Bakar ashiddiq radhiallahu taala Anhu awala adulluka alain faaltahu Apakah kamu mau Saya tunjukkan sesuatu yang jika kamu lakukan maka akan hilang perbuatan Syirik atau kesyirikan darimu yang yang sedikit maupun banyaknya rasulullah sallu wasam mengajarkan doa yang kita kenal Qul Allahumma inni aaaamu waagfiruka Li Aam Ucapkanlah Ya Allah Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari perbuatan menyekutukanmu dengan sesuatu dalam keadaan aku mengetahuinya dan aku memohon ampun kepadaMu dari perbuatan Syirik yang aku tidak ketahui yakni yang kadang-kadang samar tanpa disadari dilakukan oleh seseorang ini menggambarkan kepada kita tentang bagaimana cara untuk menghindarkan diri dari perbuatan perbuatan Syirik yang tanpa kita sadari mungkin dilakukan naudubillah minzalik tib kita akan lanjut membaca penjelasan yang dibawakan oleh Syekh Muhammad bin Jamil zainu rahimahullah taala dalam pembahasan tentang makna Lailahaillallah di sini di poin yang keempat rabian beliau berkata Baki Rasul shallallallahu Alaihi Wasallam Fi makkataasar aman salatataasar aman yad’ul Arab yad’ul araba qailan quulu la ilahaillallah faqalu ilahan wahidan ma sam’na bihadza Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menetap di Makkah selama 13 tahun untuk mendakwahi orang-orang Arab yakni mendakwahi orang-orang Arab yakni mereka memahami makna al-qur’an memahami makna hadis-hadis yang disampaikan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tentang kalimat masuk ke dalam Islam yaitu kalimat syahadat Lailahaillallah ya La maudainillallah tidak ada sembahan yang benar selain allahasul rull sah wasam mendakwahi orang-orang Arab ini selama 13 tahun dengan beliau selalu mengatakan Lailahaillallah Ucapkanlah kalimat Lailahaillallah ya Fa mereka malah menjawabahan wahidan hanya satu sembahan saja tidak pernah mendengarkan ini yakni sebelumnya mereka meyakini banyak sembahan-sembahan selain Allah meskipun sembahan-sembahan yang mereka maksudkan itu bukan dijadikan bukan mereka jadikan atau mereka anggap bisa menciptakan seperti Allah atau bisa memberikan rezeki seperti Allah bisa mengatur alam semesta seperti Allah kita tahu mereka hanya menjadikan ini sebagai perantara sebagai perantara dalam beribadah kepada Allah subhanahu wa taala atau berdoa kepadanya tapi ini Mere anggap sebagaiah sembahan-sembahan atau tandingan-tandingan selain Allah makanya mereka mengatakanakah hanya satbahan saja kami tidak perah mendengar ini am karena orang-orang Arab ini memahami kandungan maknanya Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajak mereka untuk mengucapkan kalimat lailaha illallah mereka Paham maknanya konsekuensinya sehingga mereka pun meninggalkannya dan tidak mau mengucapkannya ini orang-orang yang jelas-jelas menolak dakwah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Mereka menolak tauhid inilah inti yang mereka tolak seruan dakwah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk menjadikan sembahan-sembahan yang yang banyak menjadi satu sembahan saja dan dialah yang memang pantas untuk disembah satu-satunya yaitu Allah Subhanahu Wa taalaika biallahq waunitil yang demikian itu karena Allah subhanahu wa taala dialah sembahan yang hak satu-satunya dan bahwasanya yang mereka seru selain Allah subhanahu wa taala semua itu adalah batil jadi Mereka menolak dan tidak mau mengucapkannya qallahu taala anhum Allah subhanahu wa taala berfirman tentang mereka ya di dalam surah assaffat ayat ke-36 innahum Kanu lahum la ilahaillallahu yastakbirunirjnun sesungguhnya mereka orang-orang Arab itu orang-orang Arab masa jahiliah adalah orang-orang yang jika disampaikan kepada mereka yakni Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mendakwahkan mereka Lailahaillallah Ucapkanlah Lailahaillallah tidak ada sembahan yang benar selain Allah mereka akan menyombongkan diri mereka tidak mau mengucapkannya mereka menolaknya dan mereka mengatakan a Inna larqu alihatina dan mereka berkata Apakah kami akan meninggalkan sembahan-sembahan kami yang banyak untuk seorang penyair yang gila untuk seorang penyair yang gila padahal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam datang membawa kebenaran dan membenarkan para rasul yang diutus sebelum beliau ini tanggapan dari orang-orang Arab karena mereka memahami kandungan maknanya Oleh karena itu ya di sini ketika ada kemudian orang-orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat tapi dia melanggar konsekuensinya maka tentu saja hukumnya sama dengan orang-orang yang menolaknya ikhwan dan akhwat rahimakumullah kita ketahui di dalam Islam itu kaidahnya orang yang beriman kepada sebagian dari petunjuk yang diturunkan oleh Allah subhanahu wa taala dan rasulnya dan mengingkari sebagian yang lain hukumnya sama dengan mengingkari semua ya hukumnya sama dengan mengingkari semua ketika misalnya ada orang yang mengamalkan semua syariat Islam tapi satu syariat Islam dia ingkari dia tolak misalnya tentang kewajiban salat misalnya atau kewajiban zakat misalnya maka ini menjadikan dia kufur sama dengan menolak semua syariat Islam Ya Allah subhanahu wa taala ketika menyebutkan di dalam al-qur’an tentang orang-orang Ahlul kitab afatinuna bi’dil kitabi watfuruna Bi fama jazaaum Dun Apakah kalian beriman dengan sebagian yang terdapat di dalam kitab suci dan kufur kepada sebagian yang lain maka tidak ada lain balasan bagi orang yang melakukan perbuatan ini kecuali kehinaan dalam kehidupan dunia dan pada hari kiamat nanti mereka akan dimasukkan ke dalam azab yang sangat pedih dan Allah subhanahu wa taala tidak lalai dari apa yang kalian lakukan ya kemudian di ayat lain Allah subhanahu wa taala yang menyebutkan tentang orang-orang yang beriman kepada sebagian Rasul dan mengingkari yang lainnya humul Kafirun haqq mereka adalah orang-orang yang kafir dan dengan sesungguhnya Jadi maksudnya di sini sama hukumnya orang-orang yang kemudian mengingkari atau tidak mengamalkan tauhid dengan benar ya melakukan perbuatan Syirik menyekutukan Allah subhanahu wa taala sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang musyrik di zaman dahulu Meskipun mereka itu mengucapkan Lailahaillallah dengan lisannya tapi kemudian mereka mengingkari kandungan maknanya yakni melakukan perbuatan Syirik yang membatalkan keislaman Syirik besar maka hukumnya sama dengan pelaku-pelaku kesyirikan kan di zaman di zaman dahulu karena al-qur’an diturunkan oleh Allah subhanahu wa taala sebagai argumentasi bagi semua manusia ayat-ayat yang menjelaskan tentang hukumnya orang yang melakukan perbuatan Syirik bahwa itu menjadikan gugur amal-amalnya menjadikan dia kekal di dalam neraka ini berlaku bagi semua orang yang melakukan melakukan perbuatan Syirik setelah tegak hujah di hadapannya Allah subhanahu wa taala berfirman wqq la astaukaun Minal khirin sungguh telah diwahyukan kepadamu wahai Rasulullah dan kepada nabi-nabi sebelummu bahwa jika kamu melakukan perbuatan Syirik maka sungguh-sungguh akan gugur amal-amalmu yakni binasa semua amalnya batal semua amalnya dan kamu akan sungguh-sungguh menjadi termasuk orang-orang yang merugi naudubillahalik makanya ini berlaku untuk semua orang yang melakukan perbuatan Syirik waqala shallallallahu Alaihi Wasallam kemudian di dalam hadis yang sahih yang diriwayatkan oleh imam muslim Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Man qala la ilahaillallah wa kafar Bima yadu Min dunillah haruam Barang siapa yang mengucapkan Lailahaillallah dan mengingkari segala sesuatu yang disembah selain Allah maka inilah orang yang terjaga harta dan darahnya yakni tidak boleh ditumpakan darah dan hartanya tidak boleh ditumpahkan darahnya tidak boleh dirampas hartanya karena dia adalah seorang muslim yang menjalankan konsekuensi keislamannya konsekuensi keimanannya Nah di sini jelas sekali bahwa perbuatan atau contoh sikap Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang ditegaskan di dalam ayat al-qur’an ini kemudian hadis yang sahih ini mempertegas tentang makna Lailahaillallah bahwasanya maknanya adalah la mabudahain atau tidak ada sembahan yang sebenarnya atau tidak ada yang berhak untuk disembah selain Allah subhanahu wa taala satu-satunya dan tidak ada sekutu baginya makna hadis ini hadis riwayat Imam muslim yang tadi kita sebutkan anakf wkir ibadatinirillah ktiiri makna hadis ini bahwa melafazkan syahadat Lailahaillallah itu yastalzimu mengandung konsekuensi untuk mengkufuri dan mengingkari semua bentuk ibadah yang ditujukan kepada selain Allah subhanahu wa taala yakni ibadah lahir dan batin seperti berdoa kepada orang-orang mati yang mungkin dianggap sebagai wali atau sebagai orang yang saleh dan yang selainnya ini makna dari hadis tersebut karena disebutkan mengucapkan Lailahaillallah dan ada konsekuensinya mengingkari segala sesuatu yang disembah selain Allah Wal gibu Anna ba’dal muslimina yaquulunaha bialsinatihim waukhalifuna maknaha bf’alihim waaiim lihairillah tapi sungguh sangat mengherankan ada sebagian dari kaum muslimin naudubillah minzalik yang mengucapkan kalimat syahadat ini dengan lisan-lisan mereka kemudian dia menyelisihi kandungan maknanya dengan perbuatan mereka atau ketika mereka berdoa kepada selain Allah subhanahu wa taala termasuk menjadikan perantara dalam berdoa kepada Allah subhanahu wa taala maasir muslimin ikhwan dan akhwat fidin rahimakumullah sudah kita sebutkan tadi kesyirikan di umat ini lebih samar dari merayapnya seekor semut juga pernah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis yang sahih bersabda di hadapan para sahabat radhiallahu taala anhum ajmain Inna akhwafa akhwafa Ma akhofu alaikum asyirquul asghar sesungguhnya yang paling aku takutkan dari hal-hal yang aku takutkan menimpa kalian adalah Syirik kecil kita tahu Syirik kecil disebutkan kecil bukan karena dosanya bisa diremehkan tapi karena ada perbandingannya dengan Syirik besar ini diucapkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di hadapan para sahabat yang iman mereka adalah iman yang terbaik iman yang sempurna beliau masih mengkhawatirkan dari hal-hal yang paling ditakutkan menimpa mereka adalah perbuatan Syirik kecil Padahal kita tahu Syirik kecil itu merupakan pengantar kepada Syirik besar Iya kan merupakan sarana kepada Syirik besar maksudnya jemaah sekalian rahimakumullah kita tidak boleh meremehkan perbuatan Syirik Khususnya ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan bahwa Syirik ini samar terjadinya di umat ini artinya seseorang bisa terjerumus ke dalamnya tanpa dia sadari dan ingat kalau mungkin kita bayangkan Syirik besar itu ya kecil kemungkinan orang akan mudah melakukannya ada sebagian mungkin yang membayangkan seperti itu tapi perbuatan Syirik kecil seperti misalnya RI memperlihatkan amal kepada orang lain memperdengarkan atau orang yang beramal karena ingin dipuji ingin mendapatkan imbalan duniawi ini kan bisa terjadi kepada siapa saja dan ingat tadi yang namanya perantara kalau dilakukan sekali dua kali tiga kali lama-lama bisa membawa kepada tujuan yang besar ingat ini sarana ya memang asalnya Syirik kecil itu disebutkan oleh para ulama bedanya dengan Syirik yang besar dia di dalamnya tidak terdapat tandidun Kamil jadikan sekutu bagi Allah dengan sempurna yni menjadikan tandingan bagi Allah secara sempurna tapi dia sarana coba Antum Bayangkan saja ya seseorang yang misalnya terjerumus ke dalam perbuatan riay atau beramal ingin dipuji berarti dia sudah melakukan satu sarana yakni asalnya ya kata para ulama yasirur Riya RI yang ringan itu Mas masih Syirik kecil tapi kalau berulang dia lakukan lagi tentu kalau bukan karena Taufik dari Allah subhanahu wa taala Dia segera minta ampun atas dosa tersebut berulang dua kali tiga kali lama-kelamaan tentu ini akan mempengaruhi Apalagi setelah dia melakukan perbuatan Syirik dia tidak bertobat otomatis imannya akan kurang ketika imannya berkurang perlindungan dan penjagaan Allah subhanahu wa taala bagi dia berkurang atau bertambah berkurang coba kalau kemudian dia lakukan lagi beberapa kali lama-kelamaan bisa membawa dia kepadairik besar naillahik jadi jangan dibayangkan ah kayaknya kemungkinan kecil kita melakukan perbuatan Syirik besar kalau ada yang menganggap itu mungkin jauh tapi kita bayangkan prosesnya Bagaimana tipu daya setan dalam masalah ini kita bayangkan ini dosa yanging Dici Allah paling besar berarti setan paling bersemangat untuk menjerumuskan manusia ke dalamnya dan terbukti banyak manusia yang terjerumus ke dalamnya kita masih ingat ucapan doa Nabi Ibrahim alaihiatu wasalam tentang berhala Rabbi innahunna adlalna kaatstir minanas wahai rabku sesungguhnya berhala-berhala itu menyesatkan banyak manusia bukan sedikit menyesatkan banyak manusia juga firman Allah subhanahu wa taala di Surat Yusuf W yminu akaruhum Billahi illa wahum musyrikun ya Dan tidaklah kebanyakan mereka beriman kepada Allah Kecuali mereka dalam keadaan masih melakukan perbuatan Syirik setelah peringatan seperti ini siapa yang merasa aman ini oleh karena itu Jangan meremehkan pembahasan akidah pembahasan tauhid diulang-ulang diingatkan kita supaya kuat dan kita kita selalu berlindung kepada Allah orang yang mengetahui mahalnya Iman tingginya nilai Hidayah nilai belajar tauhid tingginya nilai akidah yang benar kalau dia tahu ini sesuatu yang berharga pasti dia akan menjaga dengan sebaik-baiknya dia selalu berdoa kepada Allah bahkan semua doa-doa kita paling banyak Harusnya kita minta agar dijaga tauhid kita dijauhkan dari perbuatan Syirik yang kita sadari maupun kita tidak sadari seperti doa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tadi dan agar kita dimudahkan untuk menghadap Allah subhanahu wa taala di atas akidah yang benar di atas pemahaman dan Pengamalan yang benar tentang dua kalimat syahadat dan perkara-perkara dalam syariat lainnya ini menunjukkan bahwa kita Perhatian Kepada penjagaan agama kita yang dengan sebab ini Allah subhanahu wa taala memudahkan penjagaannya bagi kita ya ini jadi kita paham di sini Kenapa para ulama selalu mengulang-ulangi pembahasan masalah tauhid dari setiap pembahasan agama yang mereka yang mereka Terangkan tib khamisan sekarang yang kelima poin yang kelima kata Syekh rahimahullahu taala Lailahaillallah asasut tauhidi Wal Islam W manhajun kamilun Lil hayati kalimat Lailahaillallah tidak ada sembahan yang benar selain Allah adalah landasan tauhid dan Islam landasan tauhid dan Islam wanhajun kamilun lilti dan merupakan metode yang sempurna pedoman yang sempurna bagi kehidupan kita ingat tauhid ini akan menjadi metode yang sempurna untuk menjadikan hidup kita selalu dalam kebaikan selalu di atas Taufik Allah selalu dalam ketenangan dan kedamaian jadi tauhid bukan hanya teori bukan hanya sekedar keyakinan di dalam hati ketika dipraktikkan ini menjadi sebab hidup kita terselenggara dengan baik hati kita selalu aman penjagaan Allah subhanahu wa taala dekat dengan kita ya kita ingat firman Allah subhanahu wa taala yang juga sudah sering kita sebutkan dalam kajian-kajian tauhid alladzina amanu walam yalbisu imanahum bidulmin ulaika lahumul amnu wahum wahum muhtadun orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukan iman mereka dengan kezaliman yaitu kesyirikan merekalah orang-orang yang selalu mendapatkan keamanan dan selalu mendapatkan hidayah petunjuk allah subhanahu wa taala beginilah tauhid faedahnya makanya Allah subhanahu wa taala memberikan janji keutamaan dan kemuliaan bagi orang-orang yang melaksanakan tauhid ya sebagai manana yang disebutkan di dalam ayat-ayat al-qur’an di dalam hadis-hadis yang sahih dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sebaliknya orang yang melanggar konsekuensi tauhid inilah orang yang akan susah hidupnya dekat dengan bencana selalu dijadikan penuh dengan ketakutan karena ketika dia menyerahkan hatinya untuk tunduk atau takut kepada Allah subhanahu wa taala maka Allah berlepas diri jadilah makhluk ini yang akan memperburuk atau memperbudak hidupnya naudubillahimzalik jadi hanya orang-orang yang bertauhid dengan benar yang selalu tenang dan damai hidupnya yang selalu merdeka karena dia tidak menyerahkan dirinya kepada makhluk yang lemah seperti dirinya tapi dia menyerahkan hidupnya kepada Allah subhanahu wa taala Qul Inna shati wausuki wa mahyaya waamati lillahibbil alamin La syarika lu widalika umirtu Wa awalul aalul Muslimin katakanlah sesungguhnya salatku sembelihanku hidup dan matiku hanya untuk Allah rabbul alamin tidak ada sekutu baginya dan dengan itulah aku diperintahkan dan aku termasuk orang yang pertama kali Berserah diri kepada Allah subhanahu wa taala jadi ini menunjukkan bahwasanya tauhid merupakan metode yang sempurna yang melandasi kehidupan seorang muslim dan menjadikan hidupnya selalu indah dan dekat dengan penjagaan Allah subhanahu wa taala yatahaqqqu bitaujihi kulli anwail ibadati lillah yang semua ini diwujudkan dengan mengarahkan semua jenis ibadah kepada Allah walika khal muslimu Lillahi wahu wahdahu yang demikian itu jika seorang muslim selalu tunduk hanya kepada Allah berdoa hanya kepada Allah dan berhukum dengan Syariat Yang Allah turunkan bukan kepada yang selainnya inilah Indahnya hidup di dalam tauhid Ya semua permasalahan yang menimpa seseorang akan dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk dia bisa mengatasinya dan bisa menghadapinya dengan sebaik-baiknya sampai pernah dulu kita nukilkan beberapa kali pernyataan dari Imam Ibnu qayum rahimahullah taala dalam kitab alwabilib tentang musibah yang menimpa manusia ternyata sumbernya dari kesyirikan karena dia memalingkan ibadah utamanya rasa takutnya cintanya pengharapannya kepada selain Allah kata beliau rahimahullah taala wq qallahu qan lauru W yudfa ala Anna Man ahabbaaian siwallahi udziba bihi W budda sungguh Allah telah menetapkan satu ketentuan satu ketetapan yang tidak bisa ditolak tidak bisa dihindari Barang siapa yang mencintai sesuatu selain Allah bukan karena Allah maka dia akan diazab dengan sesuatu itu dan itu pasti terjadi Barang siapa yang Takut berlebihan kepada selain Allah maka sesuatu yang ditakutinya itulah yang akan dijadikan menguasai dirinya Masyaallah ini penderitaan yang sesungguhnya apa yang kita harapkan apa yang kita utamakan dari makhluk melebihi dari apa yang kita harapkan kepada dari situ sumber kesialan dan malapetaka bagi hamba maka segala sesuatu yang ditujukan kepada selain Allah subhanahu wa taala yang sampai pada tingkatan Syirik ini inilah sumber bencana dan malapetaka dalam dalam kehidupan manusia makanya Antum perhatikan ahli tauhid merekalah orang-orang yang akan mendapatkan segala kebaikan segala kemuliaan yang Allah subhanahu wa taala janjikan bagi hamba-hamba yang beriman yang dimuliakannya tib Sadan yang keenam poin yang keenam Q Imam qala Ibnu Rajab Q Imam Ibnu Rajab rahimahullahu taala Imam Ibnu Rajab al-hambali rahimahullahu taala berkata alilah makna al-ilah hualladzi yutau wala Yuso haibatan lahu wa ijlalan wa mahabbatan w khaufan wajaan wa tawakulan alaih wa sualan minhu wa duaan lahu makna alilah Tentu saja alilah Ini maknanya dekat dengan Allah karena Allah itu asalnya diambil dari alilah Ya sudah pernah kita sebutkan sebagian dari ulama mengatakan Allah itu adalah nama Allah yang disebut dengan ismullahil a’dam nama Allah yang paling Agung dan di dalam kandungan maknanya terdapat makna tauhid secara utuh Ibnu Abbas radhiallahu taala anhuma ketika menyebutkan makna nama Allah artinya kata beliau Dul uluhiyati Wal ubudiyati ala khalqihi Jamian dialah zat yang memiliki hak untuk disembah dan diibadahi oleh semua makhlukNya jadi dari namanya Allah subhanahu wa taala ini pantas ibadah itu hanya diserahkan kepada Allah subhanahu wa taala karena segala bentuk penyembahan diri dan ketundukan itu hanya pantas untuk diberikan kepada Allah subhanahu wa taala satu-satunya tidak ada sekutu baginya Oleh karena itu dekat dengan makna Ini alilah kata Imam Ibnu rajabzi dialah yang ditaati dan tidak didurhakai dialah zat yang ditaati dan tidak didurhakai karena Haibah karena pengagungan kepadanya ijlalan karena pemuliaan dengan kecintaan dengan ketakutan pengharapan dengan ketakutan pengharapan kepadanya dengan bertawakal bersandar kepadanya dengan selalu meminta dan hanya berdoa kepadanya jadi seseorang ketika mentaati Allah subhanahu wa taala menyembah kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata harus di dalam hatinya ada rasa cinta takut harap pengagungan harus ada tawakal harus ada meminta dan hanya berdoa kepadanya karena apa Karena dia mengetahui yang memiliki sifat-sifat kemuliaan yang pantas untuk kita berikan cinta kita rasa takut kita pengharapan kita dan semua hanya Allah subhanahu wa taala makanya orang yang semakin mengenal Allah pasti dia semakin tunduk kepada Allah pasti semakin sempurna tauhidnya ya Oleh karena itu pernah juga saya jelaskan ketika para ulama menjelaskan tentang makna Allah subhanahu wa taala memiliki nama assamad asamad diambil dari kata-kata somada yasmudu mengarahkan hati kepada Allah dalam semua hajat dan kebutuhan kita kenapa kita Arahkan kepada Allah karena memang semua sifat-sifatnya sempurna ya kita butuh penjagaan Dia Maha Kuat maha perkasa dia yang maha menjaga hamba-hambanya kita butuh Hidayah dia adalah Alhadi Maha Pemberi Hidayah kita butuh rezeki kita butuh Rahmat semua dia yang memilikinya jadi karena dia maha sempurna dalam sifat-sifatnya inilah makna asamad dialah yang maha sempurna dalam semua sifat-sifatnya sehingga hati hamba-hambanya selalu menghadapkan DII kepadanya dalam semua hajat dan kebutuhan mereka Jadi waktu kita beribadah kepada Allah kita taat kepada Allah kita melaksanakan salat kita berzikir kepada Allah kita apalagi memohon meminta kepada Allah dalam hati kita mesti ada wujud ibadah-ibadah atau amal-amalan hati ini seperti mencintai takut berharap tawakal dan semuanya inilah yang namanya alilah sehingga benar-benar penghambaan diri kepada Allah yang sejati itu bagi seorang hamba yang benar-benar mengenal kebesaran dan keagungan Allah subhanahu wa taala cobalah misalnya ikhlas Kenapa seseorang bisa mengikhlaskan ibadahnya kepada Allah subhanahu wa taala karena dia mengetahui Allah subhanahu wa taala Maha Tinggi dia mengetahui Allah subhanahu wa taala maha besar dia mengetahui Allah subhanahu wa taala Maha Sempurna sifat-sifatnya Maha terpuji dengan semua limpahan rahmat dan karunianya yang dengan sebab itu dia mencintai Allah bahkan mencintainya lebih daripada segala sesuatu yang ada di dunia ini kalau dia sudah mencintai Allah seperti itu dia akan mudah untuk mengarahkan hatinya beramal hanya mengharapkan wajah Allah karena tidak ada yang melebihi kecintaan di hatinya melebihi kecintaan kepada Allah subhanahu wa taala kita tahu cinta ini kecintaan di hati akan menjadikan hati kita mengarah sesuai dengan arah yang kita cintai itu coba Antum lihat perbuatan kita dalam kehidupan sehari-hari perbuatan kita yang sadar yang kita lakukan dengan sengaja motivasinya Apa rasa cinta karena kebutuhan ya Antum keluar seorang yang pergi ke pasar berbelanja karena dia merasa butuh dia menginginkan sesuatu yang ingin dibelinya tersebut maka kalau kita bayangkan hati kita sudah bisa kita jadikan dominan kecintaan di hati kita rasa takut pengharapan kita kepada Allah maka ini akan memudahkan kita untuk bisa mewujudkan makna penghambaan diri yang sesungguhnya sebagaimana yang terkandung dalam nama Allah alilah yang disebutkan penjelasannya oleh Imam Ibnu Rajab al-hambali ini oleh karena itu Allah subhanahu wa taala dialah lah sembahan satu-satunya yang hak karena waktu kita beribadah kepada Allah kita beribadah dengan cinta juga dengan rasa takut dan pengharapan juga dengan takut dan pengharapan ini menjadikan kita semakin dekat kepadanya beda waktu kita takut dengan makhluk kita akan menjauh darinya Tapi orang yang beriman dia tahu tidak akan bisa jauh dari Allah tidak ada yang bisa selamat dari kemurkaannya kecuali dengan semakin mendekatkan diri kepadanya makanya ini yang saya katakan beberapa doa dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan kepada kita makna ubudiah yang sesungguhnya Ya seperti doa yang dibaca oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam salah satu doa beliau dalam Sahih Muslim ini disebutkan oleh Syekh Albani rahimullah rahimahullah taala termasuk doa-doa yang dibaca sebelum salam ya setelah tahiyat dan setelah di dalam tasyahud dan setelah setelah syahadat Allahumma inniua mintika Watika Min ukbatika wikaaanaika antaik Ya Allah aku berlindung dengan keridaanmu dari kemurkaanmu siapa yang kita takutkan kemurkaannya Allah subhanahu wa taala karena kemurkaan kita bisa lari darinya kalau Allah subhanahu wa taala murka Bagaimana cara kita lari darinya tidak bisa maka berlindung dengan dengan keridaannya tidak ada cara lain mencari keridaan Allah untuk menghindari kemurkaannya jadi kembali kepada dia semua allah subhanahu wa taala Watika Min ukbatika dan aku berlindung dengan pemaafanmu dari siksaanmu yang ketiga kesimpulannya wabika Minka Aku berlindung kepadaMu darimu Ya Allah inilah wujud dari tauhid yang sesungguhnya yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Dalam Doa ini Anik Ya Allah aku tidak bisa membatasi pujian dan Sanjungan bagimu karena engkau adalah seperti Sanjungan dan pujian yang engkau peruntukkan bagi dirimu sendiri yang maha Mulia Itu makna Alah yang mengandung yang terkandung di dalamnya makna tauhid dan penghambaan diri yang yang sejati wala yasluhu hadza kulluhu illa lillahi Azza waall dan semua ini tidak pantas ditujukan kecuali hanya kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata tidak pantas ditujukan kecuali hanya kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata tak Oh Azan dulu ya Iya kita k manakan azan saya kurang gak dengar tadi fadol silakan ikhwat Al Islam untuk selanjutnya kita simak dikumanangkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya allahu akbar allahu akbar allahu akbar allahu akbar Ashadu Alla [Musik] ilahaillallah laahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullahya [Musik] Hayya alah hayyaal Falah Hayya Alal Falah allahu akbar allahu akbar la [Musik] ilahaillallah tib Barakallah fikum maasyiral muslimin para pemerhati roajak TV dan radio roak di mana pun Antum berada juga para ikhwan dan akhwat yang hadir di masjid albarkah hafidakumullah kita lanjutkan masih pernyataan dari Imam Ibnu Rajab rahimahullah taala Beliau mengatakan w yluhu h Kuhu illa lillahi Azza wall dan semua ibadah lahir dan batin seperti ini tidak pantas ditujukan kecuali hanya kepada Allah subhanahu wa taala satu-satunya tidak ada sekutu baginyaan Asra makluqan fiin min hadil umurati min khil ilah kanaika qodhan Fi ikhlasihi FII Lailahaillallah maka Barang siapa yang menyertakan makhluk di dalam salah satu dari perkara-perkara ini yang ini semua merupakan kekhususan makna dari nama alilah ya berarti ini menjadi celaan dalam keikhlasannya dalam mengucapkan Lailahaillallah Wana fihi Min ubudiyatil makhluki bihasabi Ma fihi minalik dan berarti orang itu pada dirinya terdapat penghambaan diri kepada makhluk sesuai dengan sesuai dengan apa yang terdapat dalam dirinya dari ee menyekutukan hal tersebut kepada makhluk menyekutukan dari sifat-sifat yang tadi diterangkan kepada diserahkannya kepada makhluk yakni ini semua menggambarkan kepada kita ya perbuatan Syirik itu bukan hanya terlihat pada Apa yang dilakukan oleh anggota badan cinta takut dan berharap ini ada di hati kita dan ini akan dipengaruhi dengan sesuatu yang menjadikan kita cinta atau takut dan berharap kepada sesuatu makanya sudah kita Terangkan berkali-kali kalau bagian dari hati kita yang ada di hati kita ini tempat cinta takut dan berharap tidak segera kita isi dan kita jadikan dominan isinya untuk Allah maka dikhawatirkan akan diisi dengan kecintaan ketakutan atau Pengharapan yang berlebihan kepada makhluk Dan ini pasti akan mempengaruhi tauhid kita kalau tauhid kita sudah dipengaruhi berarti ikhlas kita akan berpengaruh berarti khusyuk kita akan berpengaruh dan berarti kebaikan-kebaikan dalam hidup kita akan berpengaruh semua jadi ikhwan dan akhwat fiddin rahimakumullah kita perhatikan tauhid adalah inti perbaikan dari segala sesuatu kalau kita benar-benar ingin memperbaiki semua kebaikan utamanya tentu dalam dalam ibadah kita kemudian termasuk dalam urusan dalam kehidupan kita kehidupan dunia kita maka kita harus mulai dengan perbaikan perbaikan tauhid sebagaimana yang dijelaskan dalam penjelasan Syekh di sini nah tib yang terakhir yang ketujuh Sabian Inna kalimata la ilahaillallah tanfau Q ilaha ID lam yanquudha bisyirkin sesungguhnya kalimat Lailahaillallah kalimat tauhid Lailahaillallah akan bermanfaat bagi orang yang mengucapkannya kalau dia tidak melakukan pembatal yang membatalkan tauhidnya dengan melakukan perbuatan Syirik ini yang dikhawatirkan ya makanya waspada dari pembatal-pembatal keislaman pembatal-pembatal tauhid ini perkara yang harus paling Kita waspadai apalagi samar doa yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang tadi kita sebutkan ini sangat penting untuk kita hafal dan selalu kita ulang-ulang kalau memang kita mementingkan tauhid kita mengutamakan tauhid kita fahihatun bilui alladziqual Hadat maka ini mirip atau sama dengan wudu Ya mirip atau sama dengan wudu yang bisa dibatalkan ketika hadas ya ketika orang buang angin misalnya atau buang air besar buang air air kecil ya maka itu bisa membatalkan wudunya maka demikian pula kalimat tauhid yang kita ucapkan kalau tidak dijaga sehingga terjadi pembatal seperti ini maka bisa membatalkan kalimat tauhid tersebut berarti menggugurkan keislaman seseorang naudubillah minzalik ya dan sudah kita sebutkan tadi prosesnya perbuatan Syirik bisa jadi tidak langsung terjadi perbuatan Syirik besar tapi ya ingat tipu daya setan ingat Bagaimana yang menimpa kaum yang sebelum diutusnya Nabi Nuh Alaihi salalatu Wasalam perbuatan Syirik yang mereka lakukan dari ada yang tidak disangka sangka bayangkan karena memuliakan orang yang Saleh sampai Kemudian dari arah itu setan menggoda mereka untuk melakukan perbuatan Syirik enah tiib qala Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam sebuah hadis yang sahih dari Muad bin Jabar radhiallahu taala Anhu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mangka Barang siapa yang di akhir ucapannya mengucapkan kalimat laahaillallah tidak ada sembahan yang benar selain Allah maka dia akan masuk ke dalam surga dikatakan di sini hadis Hasan riwayat Imam alhakim ya hadis iniahih ya diriwayatkan juga dalam Sunan Abi Daud dan yanginnya ucapkan di akhir ucapannya Lailahaillallah sebagian dari ulama mengatakan ini maksudnya dengan syahadat yang kedua seperti dalam kitab faidul Qadir Imam almunawi mengatakan ucapan kalau dikatakan mengucapkan Lailahaillallah Maksudnya dua kalimat syahadat keseluruhannya karena satu mewakili yang lain ada juga yang mengatakan satu saja tapi ya ketika berhubungan dengan dua kalimat syahadat yang merupakan syaratnya masuk Islam berarti dua-duanya selalu bergandengan Makanya kalau kita mentalkin orang yang sedang sakit keras kita suruh ucapkan dua-duanya Lailahaillallah Muhammadur Rasulullah Ya dan ini dijadikan sebagai akhir dari ucapannya dan ikhwan akhwat fiddin rahimakumullah kita tahu orang yang bisa mengucapkan kalimat ini di akhir ucapannya hanyalah orang-orang yang mendapatkan Taufik dari Allah subhanahu wa taala dengan dia selalu mengamalkan kandungan dari kalimat ini semasa hidupnya orang yang selalu menjaga tauhidnya hanya beribadah kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata tidak melakukan perbuatan Syirik sebagaimana kalimat syahadat yang kedua yang nanti kita akan bahas setelah ini maknanya Insyaallah juga orang yang selalu mengikuti sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan menjauhi perbuatan-perbuatan bidah dengan izin Allah subhanahu wa taala merekalah yang akan dimudahkan Taufik darinya untuk bisa mengucapkan dua kalimat syahadat ini di akhir hidupnya dan menjadi kalimat yang terakhir yang diucapkan sebelum sebelum menghembuskan nafas yang terakhir dan ini juga sudah pernah kita Sebutkan contoh contoh dari para ulama ahlusunah wal jamaah yang bagaimana mereka ya dimudahkan Taufik dari Allah subhanahu wa taala untuk mengucapkan kalimat Lailahaillallah di akhir hidup mereka karena memang sepanjang hidup mereka mereka selalu membela kalimat ini menjelaskan kepada umat kalimat ini selalu berusaha mengamalkannya dengan sebaik-baiknya Semoga Allah subhanahu wa taala memudahkan kebaikan-kebaikan ini bagi bagi kita semua dengan Taufik dan dan rahmatnya tib Cukup sampai di sini Insyaallah selesai pembahasan tentang makna Lailahaillallah Semoga apa yang kita bahas dan kita kaji di kesempatan malam hari ini bermanfaat dan menjadi sebaik-baik bekal untuk kebaikan dunia dan akhirat kita kita jawab pertanyaan yang sampai izin bertanya Ustaz Bagaimana sikap kita terhadap fitnah pemilu yang mana ada Dai yang mencela pemerintah Bagaimana tanggapan Ustaz tidak pantas ini bukan merupakan Manhaj ahlusunah Wal Jamaah dalam semua keadaan tidak boleh kita mencela pemerintah yang terjadi sudah terjadi kita selalu dari dulu kita sudah tekankan dan para Ustaz menekankan siapun yang jadi maka kita berdoa kepada Allah subhanahu wa taala agar menjadikan itulah yang terbaik untuk kita dan menjadikan sebab Kem bagi umat ini bagi kaum muslimin ini yang kita diajarkan selalu mendoakan kebaikan untuk pemimpin tidak boleh mencela baik kita suka ataupun tidak suka tetap kita memberikan nasihat dengan cara yang baik tapi tidak dengan celaan ini metode ahlusunah wal jamaah yang diajarkan oleh semua para ulama kita dari yang terdahulu sampai yang sekarang Nah Barakallah Fik masih ada yang lain b Kalau tidak ada lagi kita ckan sampai di sini sekali lagi mohon maaf atas segala yang salah dan kurang kita akhiri Sallahu wasallam wabarak Al Nabina Muhammad wasamikum warahmatullahi wabarakatuh tvik akhwat Islam azakumullah para pemisa dan pendengar Roja di mana pun anda berada kajian ilmiah yang telah kami hadirkan dan kami telah pancaruaskan dari masjid albarkah Jalan Pahlawan Kampung Tengah Cileungsi mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja TV for

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *