Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

1 FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahm ahi Wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wasohbihi wawala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di mana pun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya kembali kita akan hadirkan kajian dari pembahasan kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala bersama Al Ustaz Mubarok bamu Alim LC MHI hafidahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah kami ajak anda untuk menyimak kajian ini dan juga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melui lain telepon di nomor 0218236543 Baiklah untuk selanjutnya kita akan segera sambungkan anda dengan Studio di stti Ali Bin Abi Thalib Surabaya bersama Ustaz Mubarok Bim LC MH hafahullahu Taala kepada ustazadol Maskur asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ahlil Fala hadialah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah waadu Anna muhammadan abduhuasul ya auhina amanqulaha haqqqa wuml watlahzii Arham inallahaanaikumq ya auhina amqulaha W quan sadaakumakumfirakum dunubakumillahuq kaum muslimin dan kaum muslimat para pemirsa dan para pendengar radio televisi proja di manaun anda berada Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah pada kesempatan yang baik ini kita kembali bertemu dalam pembahasan kitab Riyadus shihin Min kalami sayidil mursalin Sallallahu Alaihi W alihi Wasallam dan pembahasan Kita Masih pada bab tentang larangan saling membenci satu dengan yang lainnya apalagi kebencian-kebencian yang dilatar belakangi oleh hawa nafsu lain seorang benci karena Allah cinta karena Allah ataupun kebencian kebencian yang bersifat hawa nafsu hanya karena perkara-perkara duniawi maka inilah yang seorang muslim dilarang atau kaum muslimin dilarang melakukannya hadis yang akan kita bahas adalah hadis yang terakhir dalam bab ini Q Imam annawawi rahimahullah taala wa Abi hair radhiallahu Anhu Anna Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallamqal dan Dari Abu Hurairah radhiallahu an Beliau berkata bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda tuftahu abwabul jannati yaumal yaumalnain waumal khamisf abdin la yusyriku Billahi Sian illa rajulan kanat bainahu waaina akhihi syahnau fayuqaluiru hadinii Hatta yastolhairu hadinii Hatta yastoliha rawahu muslimun Wafi riwayatin Lahu ululi yaumisin dari Abu Rasulullah wasam bersabda abis pintu-pintu Surga itu dibuka pada setiap hari Senin dan hari Kamis abdin maka setiap hamba laah yang dia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu dia diampuni ya setiap orang yang dia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu dia diampuni rajulan kanat bainahu Wain ak syahn kecuali seorang ya yang terjadi di antaranya dan antara saudaranya Syahna adawah permusuhanqal maka dikatakan yakni kepada para malaikat tangguhkanlah dua orang ini yakni dari ampunan tangguhkanlah dua orang ini hingga mereka memperbaiki hubungan mereka tangguhkanlah orang ini atau dua orang ini ini sehingga mereka berdamai ya hadis riwayat Imam muslim Wafi riwayatin lahu dan dalam sebuah redaksi yang lain juga riwayat Imam muslimulalui yaumisin jadi amal manusia itu ditunjukkan ya Di dipaparkan pada setiap hari Kamis dan hari Senin ffarul abdin la yusriku billahan maka diampunilah setiap hamba yang tidak mengikutkan Allah dengan sesuatu rajulana bainahu waain akiahna kecuali seseorang yang terjadi antara dia dan saudaranya terjadi permusuhanqal maka dikatakan padanya atau pada para malaikat hattaha tangguhkanlah dua orang ini hingga mereka berdamai tangguhkanlah dua orang ini hingga mereka berdamai nah hadis Abu Hurairah radhiallahu Anhu ini ya merupakan salah satu hadis yang disampaikan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tentang sesuatu yang gaib yaitu tentang dibukanya pintu-pintu surga di hari Senin dan hari Kamis ya ini hal yang gaib kita tidak mengetahuinya kecuali setelah diberitahukan diinformasikan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam I beliau memberitahukan kepada kita bahwa setiap hari Senin dan hari Kamis pintu-pintu Surga itu dibuka kemudian Allah mengampuni orang-orang yang berdosa orang-orang yang bermaksiat atau orang yang mempunyai dosa diampuni oleh Allah Taala ya Selama dia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu ffar abdin Yus billahan maka Allah mengampuni atau diampunilah ya setiap hamba yang tidak menyekutan Allah dengan suatu apapun mereka mendapat ampunan ya yang ditangguhkan ampunannya nya Hanya dua orang dua orang berselisih dua orang bermusuhan di antara seorang muslim dan muslim yang yang lainnya ya ampunannya ditangguhkan ya ampunannya ditangguhkan sampai mereka memperbaiki hubungan mereka nah ini sebuah berita dari nabi Alaihi salatu Wasalam ya tentang tentang hal yang gaib tadi dan hadis sini tentu memberikan kepada kita banyak pelajaran di anara pelajaran-pelajaran yang diambil dari hadis ini yaitu ee bahwa hadis ini mengandung pelajaran mengandung ilmu tentang kemuliaan hari Senin dan hari Kamis tentang kemuliaan hari Senin dan hari Kamis ya kemudian bahwa pada dua hari ini Senin dan Kamis amal-amal manusia amal-amal kebaikannya itu diangkat dipaparkan ditunjukkan kepada Allah ya Yang mana pada hakikatnya tiada yang tersembunyi bagi Allah Taala Allah Maha Mengetahui Allah Maha Mengetahui apa yang dikerjakan oleh hamba-hambanya ya namun ee tentu ada hikmah penyebutan dipaparkannya amal manusia amal seorang hamba kepada Allah di hari sen hari Senin dan hari Kamis ada hikmah-hikmah di balik ini semuanya pertama menunjukkan kemuliaan hari Senin dan hari Kamis yang kedua menunjukkan adanya para petugas yaitu para malaikat yang mereka Allah tugaskan untuk menunjukkan pada Allah Taala amal manusia ya padahal Allah Maha Mengetahui tapi demikianah Allah Allah memerintahkan apa yang Allah kehendaki ya karena segala kekuasaan di tangan Allah Lul khqu Amru dia menciptakan dan dia memerintahkan Jalla jalaluhu kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita bahwa setiap dosa itu diampuni oleh Allah Taala dengan seorang minta ampun pada Allah ya dan seorang beristigfar kita dalam kesarian kita ini misalnya dalam salat kita setelah salat kita baca istigfar minta ampun k Allah Taala dalam sujud kita ada doa ya bacaan sujud yang mengandung permohonan ampun kepada Allah Taala di anara duduk di antara dua sujud juga ada permohon mohonan ampun pada Allah Taala dan seterusnya ya setelah salat kita beristigfar ya maka Diharapkan dengan istigfar yang kita baca itu dosa-dosa kita diampuni kecuali dua hal yang harus dengan melakukan sesuatu ill Syirik was Syahna kecuali Syirik dan permusuhan Adapun dosa syirik harus dengan bertobat berhenti dari perbuatan Syirik ya karena dosa Syirik adalah dosa yang tidak diampuni oleh Allah Taala Jika seorang hamba mati dalam keadaan berbuat Syirik kecuali kalau dia bertobat dia berhenti dari perbuatan-perbuatan Syirik yang dikerjakannya kemudian yang kedua yang tidak di yang juga Kita harus melakukan sesuatu sehingga kemudian kita diampuni adalah masalah permusuhan dua orang bermusuhan itu ditangguhkan ya ampunannya sampai mereka berdamai memperbaiki hubungan mereka kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang usuhan antara sesama kaum muslimin ini sesuatu yang memang sangat dilarang apalagi dalam hal-hal bukan masalah agama kalau seorang membenci saudaranya ya karena perbuatan bidah yang dilakukannya atau perbuatan Syirik yang dilakukannya ya oleh saudaranya atau dia seorang pelaku maksiat maka ini boleh kita membenci Tetapi kalau yang membuat dua orang bermusuhan hanya masalah-masalah duniawi hanya masalah sepiring nasi seteguh air maka ini tentu sesuatu yang tercela ya yang harus segera seorang memperbaiki hubungannya dengan saudaranya ya jangan gara-gara piring ya sepiring nasi seteguh air bermusuhan ya jangan ini harus di perbaiki antara dua orang yang bertikai tersebut bermusuh bermusuhan tersebut kemudian bahwa Islam adalah agama yang berupaya untuk menjaga hubungan sesama kaum muslimin ya Islam agama yang berupaya untuk menjaga hubungan antara kaum muslimin sehingga kemudian tidak ada muqatah saling memutus hubungan atau yang sebagaimana dalam hadis yang sebelumnya yaitu tentang larangan saling benci saling membelakangi saling memberi Punggung Ya ini termasuk hal-hal yang merusak hubungan kaum muslimin maka Islam selalu menjaga ya Jang sampai terjadi hal tersebut kemudian juga hadis ini menjelaskan pada kita tentang keutamaan memperbaiki dua orang yang berselisih ya Islah zatil Bain namanya Islah zatil Bain memperbaiki dua orang yang berselisih dianjurkan termasuk dalam hal ini kita menolong orang yang terzalimi orang yang teraniaya dan kita berupaya untuk mencegah orang yang zalim dari kezal imannya ya Ini pelajaran-pelajaran penting dari hadis yang baru kita dengar bersama kemudian kita memasuki bab yang berikutnya babu tahrimil hasad bab tentang diharamkannya dengki diharamkannya hasad dan kita sudah bahas pada pertemuan yang lalu maka Insyaallah tidak kita ulangi mendetail Namun kita hanya melewati ee apa yang dibawakan oleh Imam annawawi rahimahullah taala tentang hasad jadi annawawi menyebutkan di sini babu tahrimil hasad ya ini menunjukkan bahwa hasad itu haram seorang dengki pada saudaranya dia benci nikmat Allah yang Allah berikan P saudaranya ini adalah perbuatan yang haram perbuatan yang haram nauzubillah ya makanya Mari kita selalu ya memperbaiki diri kita introspeksi diri kita seorang yang telah ikut ngaji ngaji Tauhid ikut kajian sunah ya harus berupaya untuk menjaga hatinya dari penyakit hasad dan semua penyakit-penyakit hati yang yang lainnya memang pada setiap diri ada hasad baimana dikatakan oleh Ibnu Taimiyah rahimahullah ya fiulli jasad hasad dalam setiap jasad itu ada ada hasadnya namun ada orang yang mampu mengendalikan hasadnya mengendalikan dirinya mengendalikan hawa nafsunya dan ada orang yang tidak mampu mengendalikan hasadnya nah ini yang ber yang berbahaya nah Apa itu hasad hasad itu tamanni zawalin nikmati Min shohibiha jadi seorang berangan-angan dia berharap hilangnya nikmat dari seseorang ya dia berharap dia berangan-angan agar nikmat yang ada pada saudaranya itu hilang lenyap dari saudaranya ini namanya hasad ya W Penyakit ini berat penyakit hasad ini membuat seorang meskipun berilmu meskipun menghafal dalil tapi G ada gunanya dalil itu tidak ada manfaatnya karena Penyakit ini luar biasa kalau sudah tertancap dalam diri seseorang dia tidak lagi mengenali yang mana hak mana batil mana yang benar mana yang salah ya nauzubillah ya Ini Realita realita dalam kehidupan Bagaimana perilaku orang-orang yang hasad kepada saudaranya ya berbahaya betul maka kita selalu inpeksi diri kita kalau kita dapati dalam diri kita ada hasad membenci nikmat yang Allah berikan pada saudara kita wallah segera ya segera benahi segera berupaya untuk hasad itu kita hilangkan dari hati kita ya kita hilangkan ya dengan meminta pertolongan pada Allah dan memohon perlindungan pada Allah dari hawa nafsu dari setan ya agar kita ini betul-betul hilangkan Sifat hasad sifat dengki tersebut dan sifat hasad ini salah satu di antara sifat-sifat yang dimiliki oleh Ahlul kitab oleh Al yahud ya Allah Taala berfirman ya Allah Taala berfirman dalam surah Annisa ayat yang ke-54 Apakah mereka ini Ahlul kitab itu Yahudi itu apakah mereka hasut dengci kepada manusia yakni kepada Rasulullah S wasallam dan kepada kaum mukminin atas apa yang Allah berikan kepada mereka dari karunianya ini makna dari ayat ini ayat 54 dari surah an-nisa nah di dalam ayat ini Allah Taala mencela orang-orang Yahudi yang mereka hasad dan dengki kepada umat Islam ya ya sampai hari ini apa yang terjadi di Palestin yang dilakukan oleh yahud ya terhadap kaum muslimin ya Ini juga menunjukkan salah satu sebabnya adalah karena kedengkian ini karena hasad ini ya Jadi mereka hasad kepada kaum mukminin karena nikmat yang Allah anugerahkan kepada kaum mukminin baik nikmat lahir maupun batin nikmat dunia maupun nikmat Aga agama ya yaitu apa dengan Allah mengutus rasulnya yang terakhir yaitu nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wa Al wasallam ya dari golongan orang-orang Arab bukan dari golongan Bani Bani Israil maka mereka dengki mereka hasad kok rasul yang terakhir malah bukan dari golongan mereka karena kebanyakan para rasul dari golongan Bani Bani Israil tapi justru yang terakhir bukan dari Bani Israil namun dari dari bani Ismail cucu Nabi Ismail ya dari a golongan Arab yang mana Rasul ini ya yaitu mengajarkan al-qur’an membacakan ayat-ayat Allah membersihkan jiwa mereka orang dari kesyirikan dari kejahiliahan dari kekufuran ya Maka nikmat yang Allah berikan pada Rasulullah S alaii Wasallam dan kaum mukminin ini ini ternyata orang-orang Yahudi hasut dengki terhadap nikmat tersebut Adapun hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala dalam bab ini hadis ini banyak didhaifkan oleh para ulama-ulama hadis tapi hadis ini masyhur sering kita dengar namun hakikat sang n sebagaimana yang diberitahukan oleh ulama-ulama hadis ahli hadis hadis ini adalah hadis yang dif an Abi hair Radiallahu anhu Dari Abu Hurairah Radiallahu anhu beliau berkatabi was bahwasanya nabi Sallahu alhi wasallam bersabda waspada kalian terhadap perilaku hasad dari sifat dengki fainal hasada yaakulul hasanati Kama takulunaruloba karena sesungguhnya kedengkian itu dia memakan amal-amal kebaikan perbuatan-perbuatan kebaikan seorang sebagaimana api memakan kayu bakar ya bagaimana api memakan bakar atau sebagaimana api membakar rerumputan yang kering hadis riwayat Imam Abu Daud Namun apabila kita melihat bahwa hadis ini hadis dif sebetulnya sebelumnya ya tentang larangan hasad ini sudah kita bahas pada pertemuan yang lalu dengan hadis yang sahih ya dan hadis yang sahih yaitu apa yang kita bahas pada pertemuan lalu pertemuan yang lalu saya baca hadisnya Ya sekedar untuk mengingatkan kita tentang hadis tersebut dan ini yang sahih an Anas IBN Malik radhiallahu Anhu Q annan Nabi Shallallahu Alaihi wasallama Q dari Anas bin Malik radhiallahu Anhu Beliau berkata bahwasanya Nabi sall Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda la tabagadu wala tahasadu janganlah kalian saling membenci yni satu dengan yang lainnya dan jangan pula kalian saling hasut saling dengki saling iri satu dengan yang lainnya Ya ini jelas Rasul Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melarang orang muslim hasad dan dengki kepada saudaranya wala tadabaru dan jangan kalian saling membelakangi saling memberikan punggung ya W dan jangan kalian saling memutus silaturahim W ibadallahhwana dan jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah yang bersauda yang bersaudara Wah musliminah akuq dan tidak halal bagi seorang muslim Dia ee menghajar dalam arti dia tidak menyapah saudaranya lebih dari 3 hari dan ini sudah kita bahas pada pertemuan yang sebelumnya ee kemudian kita melanjutkan pada bab yang berikutnya ya bab yang berikutnya Q Imam annawawi rahimahullah taala Al Imam annawawi rahimahullah berkata babun nahyi an tajasusi watasamui likalamin ya likalami Man yakrohu istima istimaahu makna dari bab ini ya itu bab yang akan dibahas dalam bab ini larangan tajassus memata-matai ya tentang cela Cacat ya dan kekurangan seorang muslim ini tajassus memata-matai ini dilarang kemudian watasamu dan juga larangan berupaya untuk mendengar ya tentang pembicaraan orang yang sedang berbicara dan orang ini ya benci dia tidak senang Apa yang dibicarakan itu didengar oleh orang yang ingin berupaya untuk mendengarkannya ya Jadi ini kalau tajasus itu apa namanya itu berkaitan dengan berupaya untuk mencari tahu untuk mendapatkan informasi tentang cacat tentang aib seorang muslim ya kekurangan seorang Muslim sedangkan tasamuk itu upaya untuk mendengarkan berita pembicaraan ya dua orang yang sedang berbicara dia berupaya untuk mendengarkan apa sih yang dibicarakan ya Padahal mereka ini tidak senang dia mendengarkannya ini termasuk hal yang di dilarang kalau ada orang yang berbicara misalnya orang atau dua orang atau empat orang dan merekaend mereka tidak menghendaki kita mendengarkannya ya kita tidak usah berupaya untuk mendengarkannya ya kalau mereka ingin kita mendengar tentu Mereka akanang memanggil kita mengikut sertakan kita tetapi ketika mereka berbicara ya Secara y menyendiri misalnya tidak mau diketahui oleh oleh oleh kita itu artinya ini pembicaraan memang ya di antara mereka mereka gak mau kita tahu ya ini judul dari bab yang akan kita bahas nah tajasus kata para ulama tentang makna tajassus yaitu ya mencari-cari aurat almuslimin cacat aib orang-orang muslimin ya W dan dia berupaya untuk mendapat informasi tentang cacatnya seorang muslim dan ini telah dilarang oleh al-qur’anul Karim dan dilarang oleh hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi W wasallam ya karena ini akan merusak hubungan di antara kaum muslimin ya tidak ada orang yang yang mau cacatnya itu ter terbuka dia ingin menutupi aibnya menutupi cacatnya Nah kalau seseorang ya orang yang ingin tahu tentang cacat saudaranya dia mau Gak kira-kira cacatnya juga di selidiki ya dicari kemudian nanti diberitahukan pada orang lain n dia tentu tidak akan mau pasti Jan mau aibnya cacatnya diketahui oleh orangor lain maka demikian pula seorang tidak boleh dia mencari tahu ya Ee tentang aib orang lain Adapun dalil yang dibawakan oleh Al Imam an-nawawi rahimahullah yaitu ayat 12 dari surah al-hujurat ya wala tajassasu Allah mengatakan dan janganlah kamu tajassus ya tajasus itu ya tadi itu berupaya untuk mengetahui aib seorang muslim cacat seorang muslim nah pada umumnya kalau tajasus itu mengenai hal-hal yang negatif hal-hal yang buruk tajassus makanya Allah melarang W tajassas kamu gak usah mencari tahu tentang aibnya saudaramu ya jangan berupaya untuk mengetahui aib saudaramu jangan ya Ini kalimat tajas tajasus ya kemudian juga seorang muslim tidak sepatutnya memperbincangkan ya aib seorang yang dia tidak mau di ketahui akan aibnya ya ini bisa menjerusan kepada permusuhan kepada fitnah kepada kebohongan dan seterusnya Allah Taala berfirman t ini ayat yang dibawakan juga oleh Imam annawawi rahimahullah taala ya surat alahzab ayat yang ke8 Allah Az berfirman mqanan wab dan orang-orang yang menyakiti kaum mukminin laki-laki dan wanita ya dengan sesuatu yang tidak pernah mereka lakukan maka berarti dia telah berbuat satu kedustaan ya dan dia telah membawa dosa ya Jadi ini adalah perbuatan dosa ya mencari tahu aibnya orang mencari tahu casatnya seorang muslim ini perbuatan yang berdosa ya ayo kita perbaiki diri kita ya makanya ada hadis riwayat Imam albazzar ya yang berbunyi begini Tuba limanu Berbahagialah orang yang dia selalu memeriksa aibnya memperbaiki cacatnya memperbaiki kekurangannya daripada dia ya melihat aib orang orang lain ya kita ini penuh dengan cacat penuh dengan dosa penuh dengan hal-hal yang ya merupakan aib bagi kita ya Mari kita perbaiki diri kita ya jangan banyak ngurusi orang lain ya J jangan jadi Pah pahlawan ya nauzubillah perbaiki diri kita introspeksi diri kita ya Karena kita pun banyak aibnya banyak jasadnya Adapun hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala dalam bab ini hadis yang dibawakan oleh Al Imam An Nawi rahimahullah taala dalam bab ini yaitu hadis Abu Hurairah qala rahimahullah waan Abi Hurairah radhiallahu Anhu dan Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu Beliau berkata Anna Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallamq bahwasanya Rasulullah su Ali wasallam bersabda iyakum WNA ya waspadalah kalian dari don dari sifat selalu curiga kepada orang lain I karena sifat ini prasangka yang buruk pada orang lain ya curiga pada orang lain ini adalah akzabul hadis kah perbuatan yang EE perkataan paling dus dusta ya ini perkataan yang paling dusta adalah prasangka buruk pada saudara saudaranya sesama muslim kemudian kata nabi alaihiatu wasalam ya kemudian kata beliau wala tahassasu wala tajassasu wala tahassasu Wal tajassasu satu pakai ha satu pakai Jim ya wahu W Apa bedanya dua kata ini ya W tahasu ini berkaitan tahasus itu dengan pendengaran ya artinya jangan kamu itu berupaya untuk mencari-cari berita dalam bentuk ucapan dalam bentuk ber kita yang didengar Tentang Seseorang la tahasu w tajasu dan jangan kamu tajasus mencari-cari aib seorang muslim auratul muslimin cacatnya orang-orang muslimin jangan kalau ini dengan ee apa mungkin memata-matai ya ditajasus selalu pada yang jelek ya dan biasanya lebih utama lebih apa cenderung kepada dengan mata ya mencari tahu informasi dan melihat sedangkan tahassasu itu dengan informasi ee dari lewat tel telinga lewat pend pendengaran ini dua-duanya dilarang oleh Islam wala tahassasu wala tajassasu wala tanafasu ya artinya tanafus di sini kamu jangan ingin menang sendiri ya dia selalu ingin ya seakan-akan Dia paling hebat ya karena mana tanafus yang di sini dimaksud adalah tanafus ini orang ingin ya menampilkan dirinya iniloh aku ya seakan-akan yang lain tidak seperti itu ya ingin menonjolkan dirinya dan tanafus ini ada dua macam tentu ada tanafus berlomba-lomba dalam kebaikan ya ini diperintahkan dalam berbuat baik kita berlomba-lomba dan diperintahkan oleh Allah Taala berlomba-lombalah kalian dalam berbuat baik sedangkan tanafus yang dimaksud di sini seorang inin menonjolkan dirinya sendiri ya seakan-akan hanya dia yang lainnya tidak seperti itu ini yang yang dilarang kemudian kata nabi alaii wasam Ini sudah jelas dan jangan kalian saling iri saling dengki satu dengan yang lainnya dan jangan kalian saling membenci satu dengan yang lainnya dan jangan kalianing melakangiing memberikanunggung wajahnya kepada saudaranya kalau lihat saudaranya dari jauh langsung dia balik ya diberikan punggungnya kepada saudaranya karena ingin memutus saudaranya dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara Bagaimana Allah perintahkan kalian Allah perintahkan P kaum mukminin untuk menjaga ukhuwah mereka persaudaraan mereka ya kemudian kata nabi alaihiatu wasalam ya kemudian kata nabi alaihiatu wasalam almlimu akhul muslimi seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya ya persaudaraan ini diikat oleh iman oleh agama ya maka setiap orang muslim di mana pun dia berada kapan pun dia hidup dia adalah saudara bagi muslim yang yang lainnya almlimu akul muslimin lalimu karena seorang muslim saudara bagi muslim yang lain maka jangan sampai seorang muslim menzalimi saudaranya dan sambil dia menzalimi saudaranya sesama muslim W dan jangan sampai seorang muslim tidak menolong saudaranya dia membiarkan saudaranya terhina ya jangan sampai W dan yang sampai seorang muslim menghina muslim yang lainnya menghina bagi dengan ucapan atau dengan isyarat ya atau dengan istilah istilah ya jangan wala yahiruhu Ya janganlah orang muslim menghina merendahkan meremehkan saudaranya kemudian kata nabi Alaihi salatu Wasalam Attaqwa ha Huna Attaqwa Hauna yusyiruadrihi takwa itu di sini takwa itu di di sini ulangia kali ya ini menun bahwa itu seorang hamb kemudian kata nabi keburukan kejelekan bagi seorang muslim tatkala dia meremehkan dia menghinakan sa saudaranya ya klul muslimi Alal muslimi haram seorang muslim haram bagi muslim yang lainnya apa yang haram damuhu wa irduhu waaluhu seang muslim ya haram bagi muslim yang lainnya haram darahnya seorang muslim tidak boleh menumpahkan darah saudaranya atau melukai saudaranya fisik saudaranyau demikian pula kehormatan seorang muslim tidak boleh menodai kehormatan saudaranya W dan dia tidak boleh e tidak boleh mengambil harta saudaranya tanpa hak karena haram ya orang muslim ada muslim yang lain haram darahnya kehormatannya dan hartanya lalu kata nabi alaihiatu wasalam in Sesungguhnya Allah tidak melihat pada fisik-fisik kalian ya tinggi pendek ya besar kecil gemuk kurus ganteng elek ya Allah tidak melihat Itu semuanya kepada jasad-jasad kalian Allah pun tidak melihat pada potret wajah kalian ya bagus atau tidak bagus ya Wakin yurubikum waikum akan tetapi Allah melihat pada hatihati kalian dan amal-amal perbuatan kalian itulah yang dilihat oleh Allah Taala hati dan amal perbuatan niat dan amalnya ya KUD kata Imam Nawawi rahimahullah taala dalam sebuah redaksi yang lain kata nabi was janganlah kalian saling iri saling dengki dan jangan pula kalian saling benci pula kalian mencari-cari berita tentang aib seseor ya yau Salah satu bentuk dari R atau bohong dalam jual beli ya UNT mendapatkan keuntungan ya ya dan jadilahan sebagai hamba-amba Allah yang dalam sebuah redaksi yang lain kata nabi alaihiatu wasalam la janganlah kalian saling memutus silaturahim Waru jangan kalian saling memberi Punggung Ya membelakangi W dan janganlah kalian saling membenci Wu dan janganlah kalian saling dengci Wu iadallah ikwana ya Akan tetapi jadilah kalian sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara wa Riwaya dalam redaksi yang lain Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda la tahajaru janganlah kalian saling menghajar saling mendiami satu dengan yang lainnya tidak berbicara tidak mengucapkan salam kepada saudarasaudaranya la tahajaru wala yabi ba’dukum alai ba’in dan janganlah seorang menjual atas jualan saudaranya apa sih maksudnya contoh begini ada Si a dan si b dua-dua ini orang yang berjualan ya si a ini menawarkan barangnya kepada si X saudaranya muslim ya Aku menjual barang ini barang kamu dan harga Rp5.000 ya si X ini sudah oke dia akan beli dengan Rp5.000 tahu-tahunya datang si B bilang kepada X aku jual barangku ini dengan Rp4.000 ya Otomatis si X ini akan memilih yang Rp4.000 dan ini nanti akan terjadi permusuh permusuhan ya itu atau sebaliknya dalam membeli karena B ituah artinya jual Be jual dan beli ya atau dalam membeli membeli sesuatu ya dalam membeli sesuatu demikian pula seorang muslim dia membeli sesuatu ya si misalnya penjualnya satu orang dia katakan pada si penjual ini Ya saya beli barang kamu dengan 15.000 Kemudian datang pembeli yang lain sama-sama muslimnya dia mengatakan kepada yang penjual saya beli barang kamu dengan Rp20.000 otomatis hati pembeli ini hati penjual itu akan cenderung kepada yang kedua sini akan terjadi permusuhan antara dua orang pembeli nah ini termasuk laabi ba’ukum ba ya setelah mereka sepakat kemudian dia merusak dia merusak jual beli orang yang sudah sepakat dua orang muslim yang sudah sepakat untuk membeli atau menjual J merusak harga ya akhirnya terjadi permusuh permusuhan Ya baik antara penjual seperti pada contoh yang pertama tadi ataupun antara pembeli dalam contoh yang yang kedua nah hadis ini luar biasa Bagaimana Islam dan nabiul Islam Sallallahu alhi wasallam ingin agar kaum muslimin benar-benar mewujud wujudkan sebuah komunitas yang penuh dengan persaudaraan ya yang saling menghormati satu dan yang lainnya Saling mencintai satu dengan yang lainnya saling berbuat baik satu dengan yang yang lainnya Ya ini hadis ya yang sangat Agung dalam mengatur hubungan sesama kaum muslimin Bagaimana Islam menjaga hubungan ini sehingga semua sebab-sebab yang dengan sebab itu akan memecah belah kaum muslimin akan menimbulkan permusuhan di antara mereka menimbulkan kebencian satu dengan yang lainnya kedengkian satu dengan yang lainnya dan seterusnya itu supaya dihilangkan dilarang oleh Islam setiap sebab ya setiap sebab yang akan merusak hubungan persaudaraan sama Muslimin ini dicegah oleh Islam dan arahan Nabi Sallallahu alaii Wasallam sangat jelas ya hanya sayangnya banyak di antara kita tahu tentang ini ya namun ketika setan membisiki sesuatu nauzubillah kita mengikuti setan daripada mengikuti tuntunan hadis ini ya seandain setiap muslim apalagi yang sudah ngaji kalau memahami hadis ini mendalami hadis ini dan mempraktikkannya maka Insyaallah betul-betul akan terwujud persaudaraan itu Namun karena memang ada hawa nafsu dalam diri kita ada setan yang menggoda kita ya membisiki dan setan ada dua macam ada setan dari golongan manusia ada setan dari Goan Jin ya sehingga merusak hubungan yang luar biasa perusakan hubungan ya nauzubillah Ini Realita ini Re realita maka apabila kita kembali kepada tuntunan ee Allah dan rasulnya dengan penuh keikhlasan tentu akan lain ceritanya tetapi tatkala mengikuti hawa nafsu tatkala mengikuti Bisikan Setan dari manusia maupun Jin maka Terjadilah apa yang terjadi ya terjadi apa yang terjadi ya waliyadzubillah naudubillahi minali hadis yang baru kita dengar tadi ini tentu banyak memberikan kepada kita pelajaran-pelajaran yang pertama larangan ya membangun sebuah hukum hanya dengan prasangka ya iakumadan iyakumadan ini larangan menghukumi sesuatu hanya dengan prasangka gak boleh kita mengghukumi sesatu harus ada buktinya ya tidak boleh hanya dengan z dan prasangka dengan dugaan ya ini tidak di dibenarkan ya karena banyak di antara prasangka-prasangka itu tidak tidak benar ya makanya kita dilarang sudon ya Kemudian yang kedua yang diambil dari hadis ini bahwa kalau kita misalnya menduga sesuatu maka coba diteliti ya Coba diteliti Apakah dugaan ini benar atau tidak ya jangan langsung memutuskan dengan dugaan itu karena memang kadang-kadang dugaan itu tepat ya karena sebagian yang tidak tepat in Baun bagian dari prasangka itu sebagian dari duaaan itu tidak tidak tepat artin ada sebagian duaan yang yang tepat Oleh karena itu ada kalau ada dugaan ya kita perlu mencari bukti-bukti ya sehingga kira-kira benar gak dugaan kita ini kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita ya tentang Salah satu bentuk kedustaan adalah prasangka buruk atau prasang prasangka dugaan yang tidak benar itu salah satu bentuk dusta karena kata nabi Alaihi Wasalam yaabul had karena sesungguhnya dan itu adalah pembicara kedustaan yang paling nyata paling dusta ya Jadi ini menunjukkan bahwa prasangka yang tidak benar prasangka yang buruk ya ini atau dugaan yang tidak tepat tidak benar ini salah satu dari bentuk kedustaan kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita diharamkannya tajasus ya mencari tahu mencari informasi tentang aib seseorang memata-matai aib seseorang cacat seseorang ya ini hal yang tidak di dibenarkan ya Bahkan kerjaannya misalnya hanya itu apalagi sekarang di zaman ya media ya zaman media sekarang ini setiap pembicaraan dimunculkan ditampilkan ditunjukkan ya ini kadang-kadang ada orang yang memang kerjaannya karena pengangguran ya jadi kerjaannya mencari-cari aibnya orang lain melalui mesos itu ya sudah dapat kemudian disabarkan nauzubillah ya ini termasuk kurang kerjaan ya ya Jadi kita ini sebetulnya banyak kerjaan yang lain p banyak hal-hal yang lebih bermanfaat yang bisa kita lakukan ya yang lebih produktif yang lebih bermanfaat bagi diri kita agama Kita keluarga kita itu lebih banyak masih banyak ya tapi begitulah manusia macam-macam ada yang memang senangnya begitu karena ada penyakit dalam dirinya penyakit jiwa ya penyakit J jiwa yang memang itu sudah bawaan sudah sifat nauzubillah minzalik ya kita berlindung P Allah dari sifat-sifat seperti ini ya wallah Masih banyak kerjaan masih banyak tugas Masih banyak hal-hal yang bisa kita kerjakan yang lainnya daripada tajas tajassus termasuk larangan tahasus ya mencari berita melalui pendengaran ya tentang aib seseorang ya tentang aib seseorang ya itu t kasus kemudian hadis ini juga menjelaskan pada kita tentang diharamkannya perbuatan kezaliman apalagi seorang muslim pada saudaranya yaang muslim kepada sa saudaranya dan sampai dia buat kezaliman pada saudaranya baik dalam bentuk darah atau harta atau kehormatan ya kemudian juga hadis ini mengandung peringatan dari menghinakan seorang muslim merendahkan seorang muslim ya terkadang orang yang kita hinakan jauh lebih mulia di dalam pandangan Allah daripada kita ya kita tidak tahu makanya seorang jangan menyombongkan dirinya Jangan melihat dirinya number one ya ya I the first Aku orang pertama ya jangan wallah tawadu ya lihat diri kita kadang-kadang kita ini memang perlu ambil cermin besar ya berdiri depan cermin lihat dari ujung rambut sampjung kaki itu yang Zahir kemudian ya kalau itu cermin dalam bentuk fisik kemudian suatu saat perlu seorang duduk menyendiri di ruangan dia sendiri ya dia coba melihat dirinya ya introspeksi dirinya dia melihat hatinya Apakah hatinya bersih atau tidak Apakah imannya sudah benar atau tidak kemudian lisannya pendengarannya pandangannya ya Sehingga seorang betul-betul bisa y introspeksi muhasabatun Nafsi untuk dia memperbaiki dirinya ya kalau kita tidak berbuat demikian kita tidak akan baik ya kita tidak akan memperbaik memperbaiki Dir kita ya jadi jangan sampai seorang muslim merendahkan saudaranya ya Ada diriwayatkan ya dari ucapan sayidinaa Abu Bakar Siddiq radhiallahu Anhu khalifatu rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam disebutkan bahwa abuar Siddiq itu kalau melihat orang yang lebih tua Beliau mengatakan orang ini telah mendahului aku dalam kebaikan orang ini telah mendahului aku dalam kebaikan dan kalau bel beliau melihat anak kecil yang dibawah umurnya Beliau mengatakan aku telah lebih banyak berbuat dosa daripada orang ini lebih banyak berbuat keburukan daripada anak muda ini ini Kalau benar ya ucapan abuiddiq ini menunjuk kan betapa tawaduknya hamba Allah ini ya khalifat rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam ya maka Orang muslim harus tawadu ya dia tidak boleh merendahkan saudaranya ya jangan kita rendahkan saudara kita kemudian juga pelajaran yang diambil dari hadis ini yaitu larangan ya memakan bangkai saudaranya ya dengan gibah dan membicarakan kehormatan saudaranya ya Bahkan menjadi bahan-bahan pembicaraan ya di majelis-majelis khusus naudubillah yang dimakan itu setelain makan makanan ya Diesto makan makanan orang lain Jadi tidak cukup dengan hidangan daging yang sudah dihidangkan ya di resto itu di restoran ya ternyata masih kurang daging itu daging yang yang yang tanpah itu kurang masih ingin daging saudaranya yang tidak kelihatan bangkai saudaranya bicara Fulan begini Fulan begitu orangnya begini orangnya begitu nauzubillah ya Subhanallah ya jadi hati-hati dari memakan bangkai saudara kita dalam membicarakan tentang kehormatan saudara kita kemudian juga hadis ini menjelaskan pada kita tentang darah seorang muslim ya karena seorang muslim haram darahnya ya jangan mudah-mudah membunuh menumpahkan darah ya ya di dunia mungkin luput tapi di akhirat tidak akan luput jadi tuntutan darah-darah itu ya kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita bahwa ee seorang dinilai bukan dari fisiknya ya yangimana disabdakan oleh Nabi sahu wasallam bahwa Allah tidak melihat kepada fisik kalian atau bentuk potret wajah kalian ya tapi yang Allah lihat pada kalian adalah qulubikum waalikum allahat pada hati kalian dan amal perbuatan kalian ikhlas pada Allah Taala Ya sudah sesuai dengan sunah Nabi atau belum itu yang akan dinilai oleh Allah Taala ya kalau betul-betul ikhlas karena Allah dan sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasul wasallam maka amal itu Insyaallah diterima tapi kalau seorang ya dia beramal bukan dengan niat yang benar ya bukan juga dengan ee apa tidak sesuai dengan tuntunan nabi sah wasallam maka amal ditolak jadi inti Ada usalah ya seorang itu menampilkan yni ee apa namanya ee ketampanannya keindahan wajahnya Itu semua tidak ada gunanya ya ketampanan wajah ya keindahan wajah tidak ada gunanya ya tak bermanfaat ya apalagi kalau disalah gunakan Ya Allah tidak melihat Itu semuanya Allah melihat ini hati ya hati manusia yang dilihat oleh Allah Taala ya hatinya bersih atau kotor hatinya bersih bersih atau najis hati yang bersih atau berbusuk waliadubillah itu yang dilihat oleh Allah Taala Adapun fisik tidak ya kemudian amal-amal kita ya iman kita amal ibadah kita amal saleh kita atau amal kita ya kalau yang buruk ya buruk yang baik yang baik ya jadi sini pentingnya kita selalu memperbaiki zahiran wa batinanempbaiki lahir kita dan juga batin kita tapi lebih utama adalah memperbaiki batin kita ini hati kemudian bahwa pada hakikatnya ee hadis ini memerintahkan kepada kita untuk saling cinta satu dan yang lainnya anara kaum kaum muslimin dan juga keutamaan ya memperbaiki e orang yang berselisih mendamaikan mereka dan banyak sekali pelajaran bisa diambil dari hadis ini Baik saya kira cukup mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semuanya Insyaallah kita lanjutkan pada kesempatan yang akan datang kita kembalikan pada Abu Lukman untuk melanjutkan sesi berikutnya semoga bermanfaat jazakallahuir kami sampaikan kepada Al Ustaz mubarokim LC MH hafahullahu taala yang telah membimbing kita dalam mengkaji kitab riadusihin di kesempatan pagi hari ini dan untuk berikutnya UST memasuki sesi tanya jawab kita akan angkat beberapa pertanyaan baik melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui line telepon di nomor 0218236543 baik kita angkat penelepon yang pertama kami persilakan Nomor 0218236543 baik kita angkat penelepon yang pertama kami persilakan baik silakan Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana bapak dengan hamba Allah di Jogja Pak Baik silakan Asalamualaikum ustazan Ustaz izin bertanya bagaimana ya Ustaz cara kita bisa menghilangkan kebiasaan bur misalnya pagi ini sudah berniat nih Untuk apa ya istilahnya untuk berhenti tapi begitu malamnya itu suka kambu begitu Ustaz nah mohon solusi atas permasalahan tersebut Ustaz misalnya karena atau ee melihat yang tidak seharus dilihat begitu Ustaz ee wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tafadol Ustaz ee baik ee tah apa yang ditanyakan tadi ya wallahuam yang saya pahami Jadi kita ini harus ee memang harus selalu introspeksi diri ya kita harus selalu menjaga hati kita ya J mohon pertolongan pada Allah Taala kalau ada kemauan yang baik dari diri kita tekad yang bulat untuk meninggalkan sesuatu yang dilarang oleh Allah Taala kemudian kita minta pertolongan pada Allah Taala kemudian kita jauhi sebab-sebab ketika seorang aku tidak mau ke sana karena di sana nanti aku akan berbuat begini dan begitu tapi ketika kakinya melangkah ke sana dia biarkan kakinya melangkah ini termasuk Ya hanya sekedar ngomong sekedar niat tapi anda tidak berupaya untuk mengalihkan langkah kepada tempat yang yang lain padahal kita membutuhkan untuk menghindar dari tempat itu kita ke tempat yang yang lain ini faktor yang pertama kemudian Terkadang juga karena kebiasaan yang sudah demiki ian berurat akar dalam diri seorang sehingga nauzubillah sulit untuk ditinggal sulit untuk ditinggalkan dia tahu Bah itu tidak benar bwa itu salah bwa itu keliru bwa itu haram tapi karena ini sudah naudubillah ya dan istigfar kita mohon ampun k Allah Taala sudah berurat akar dalam dirinya sehingga sulit untuk di dihilangkan Namun apabila seorang betul-betul bertekad dan dia memohon pertolongan pada Allah Taala Allah akan memberikan pertolongan kepada sebagaimana Allah Taala berfirman Dan orang-orang yang betul-betul bersungguh-sungguh untuk mendapatkan Rida kami dan niscaya kami akan e membukakan jalan-jalan baginya dan Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat baik itu faktor-faktor demikian ya maka tetap berusaha bagaimanapun kita ya untuk meninggalkan biasaan yang buruk ya ya jangan sampai kita ee putus asa tetap berusaha berupaya dan mohon pertolongan pada Allah juga kemudian kita mencari teman yang baik yang bisa mengarahkan kita menemani kita kepada ee untuk meninggalkan perbuatan tersebut wallahu taala Aam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasan dan nasihatnya dan untuk berikutnya Ustaz kita angkat pertanyaan melai pesan Whatsapp dari Sari di Jakarta ingin bertanya Ustaz Apabila seseorang tidak suka dengan sifat temannya Ustaz kemudian Ia memutuskan hubungan pertemanan dan juga memblokir nomor telepon temannya itu apa yang harus dilakukan Ustaz apakah bisa seperti itu mohon nasihatnya Ustaz tafadol Ustaz ee tentang hal ini ya kita melihat ya Ee tentang teman yang kita putus hubungan dengannya itu kalau memang betul-betul apa ee madaratnya keburukannya lebih besar daripada manfaatnya jika kita tetap berhubungan dengannya maka lebih baik kita putus G ada masalah Allah akan menghentikan yang lebih baik tetapi kalau kita masih ada harapan mudah-mudahan orang ini bisa dinashati bisa diberikan Masukan ya maka mungkin e memutus itu itu langkah yang paling terakhir Selama masih mungkin kita menashati orang itu yang mungkin sementara jangan kita putus karena masih mungkin masih bisa ada Manfaat yang bisa kita berikan pada orang itu dalam menashati ya dalam mengarahkan dia ya maka kita untuk memutusnya at memblokir kita tapi kalau kita melihat bahwa ini badaratnya lebih besar ya bahwa kita akan bisa terjerumus dalam dosa ya karena orang ini mungkin banyak ngomong orang lain dan lain sebagainya maka sebaiknya kita memutuskan ya atau memblokir nomornya ini Insyaallah tidak tidak mengapa wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya kita kembali angkat pertanyaan melalui line telepon kami persilakan alalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabak Ses KSK dan ktpik silakan I yang [Tepuk tangan] kamiti [Tepuk tangan] sak apa yang disampaikan Ustaz yaitu tentang cinta karena Allah benci karena Allah putus cinta karena Allah saya sekian kali dituduh zalim Ustaz saya ajak tabayun Tidak mau tabayun pada orang yang dicintai itu ya ayo dicocokkan bahwa saya tidak memutuskan cinta Lis Aryati dengan orang ya namanya Lis Aryati nama aslinya Ustaz di sini pakai serib nama Ustaz Mohon maaf saya sampaikan Kara saya ajak tabayun Tidak mau Ustaz sayaak tabayik di mana-mana nudu saya zalim memutuskan cintanya dengan seseorang Masyaallah naubillahalik jangan sampai Ustaz saya Saya juga punya keturunan ya punya keluarga tidak begitu sayaik Ibu sudah jelas Insyaallah baik tafadol Ustaz ee baik pada ibu yang dari Gersik ya Ee saya hanya bisa menasihati Begini bu Hidup ini memang ujian di dunia ini Allah menguji ibu dengan ya tadi teman yang yang ya Menurut saya mungkin kurang baik Kara menuduh dan menuduh ya maka yang pertama sudah sabarlah sabarlah kita kalau berbuat baik karena Allah maka tidak usah kita menggubris karena omongan manusia tidak akan habis kalau dituduh tuduhan-tuduhan tidak benar tidak tepat maka dia berdosa ya apalagi ibuajak tabayun ternyata tidak mau dan seterusnya maka sebaiknya Ya sudah Ibu sabar tidak usah bergaul dengan orang ini Ya carilah orang-orang yang baik teman-teman yang baik dan sibukkan hidup ibu dengan hal-hal yang positif bacaran yaendarkan kajianersilaturahmiang bukkan oleh omongan fitnahan tuduhan orang lain itu Insyaallah lebih bermanfaat dan Insyaallah lebih selamat wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasan dan nasihatnya dan berikutnya kembali pertanyaan melalui pesan Whatsapp Ustaz dari hamba Allah fulanah di Jakarta izin bertanya Ustaz Bagaimana seharusnya sikap seorang istri Ustaz jika berprasangka buruk kepada suaminya karena ada beberapa hal yang ia dapati mengarah kepada hal-hal yang dicurigai tetapi istri tidak berani untuk bertanya Ustaz dan juga tadi untuk menghindari tajasus takut dosanya namun hal ini selalu membuat gelisah Ustaz mohon nasihatnya Ustaz tafadol Ustaz ee baik tentang pertanyaan ini ya sudah saya jelaskan tadi tentang tidak bolehnya apa ee ee berpasangka buruk Tapi beliau mengatakan ada kelihatan ada indikasi ada isyarat-isyarat ya yang menguatkan rasa enggak buruknya ya bagaimanapun tetap kita apa namanya tidak ee ee Istri tetap memperbaiki dirinya ya tetap berusaha untuk menahan dirinya ya jangan sampai apa nanti kalau dengan bertanya mungkin terjadi cekcok terjadi apa keributan Maka sebagai seorang istri pertama Anda bersabar banyak berdoa pada Allah Taala tidak usah terlalu apa namanya ingin mencari tahu kalau suaminya punya apa namanya HP kadang-kadang ya begitu ada sebagian istri atau sebagian suami itu semua apa yang ada dalam HP istrinya atau suaminya itu di apa namanya ditajasus ya ini juga kadang-kadang menimbulkan fitnah menimbulkan fitnah menimbulkan kecurigaan menimbulkan apa namanya e percekcokan ya jadi ee selama belum ada bukti yang nyata Anda bersabar Anda berdoa Anda layani suami anda dengan dengan baik dan menghormatinya dan melayani dengan baik ya dan berdoa pada Allah Taala Semoga Allah memperbaiki beliau Semoga Allah menjaga beliau Semoga Allah melindungi beliau Insyaallah dengan demikian anda akan tenang Ya anda akan tenang kecuali kalau sudah ada bukti yang nyata betul itulah ceritanya Tapi selama hanya sebatas praduga prasangka E dan EE Walaupun ada indikasi tapi belum ada kejelasan maka anda tetap bersabar anda tetap berkewajiban melayani suami dengan dengan sebaik-baiknya dan tetap ya ada komunikasi tetap ada nasihat satu dengan yang lainnya Insyaallah mudah-mudahan itu akan ee memperbaiki dan menghilangkan prasangka yang buruk tersebut wallahu taala alam ahir Ustaz kami sampaikan atas penjelasannya dan pertanyaan terakhir Ustaz di kesempatan pagi hari ini kita angkat kembali melalui pesan Whatsapp dari hamba Allah di Bandung pertanyaan Ust Apabila seseorang mencuri barang lalu diberi kesempatan oleh pemiliknya untuk mengembalikan dalam waktu S tahun seorang ituah sudahusahaemud namun sampai waktu yang sudah ditentukan belum mampu Ustaz untuk mengembalikan pertanyaannya Ustaz Apakah Allah akan memaafkan kelak di akhirat atau tidak Ustaz karena tidak bisa mengembalikan hak orang lain mohon penjelasannya Ustaz baik e Tang pertanyaan ini ya yang tadi ditanyakan ee sebetulnya ketika seorang telah diberikan kesempatan 1 tahun itu sudah sudah merupakan kesempatan yang baik ya kemudian mengembalikan barang curian ini tidak mesti kita datang membawa barang itu ya kemudian mengakui depan orang yang yang punya barang itu tidak mesti begitu ya bisa bisa dengan dengan perantaraan misalnya dengan ngirim ya entah lewat apa misalnya lewat pos atau apa itu bisa sebetulnya Kalau anda mau ya Adapun Anda bertanya tentang masalah di akhirat ya dia tetap akan menuntut walaupun seorang sudah bertobat pada Allah Ya selama barang itu ada di orang itu yang bertobat tadi tetap akan dituntut oleh orang yang mempunyai barang itu kalau dia tidak maafkan nanti di akhirnya dituntut Maka menurut saya wallahuam meskipun sudah melewati waktunya 1 tahun cobalah upayakan barang itu dikemasi kemudian dikirim ke alamat orang itu kirim ke alamat orang itu anda tidak seorang pengirim tidak usah menulis namanya ya Tulis nama samaran hamba Allah misalnya ya dan tulis di situ tulisan tentang minta maaf ya saya t berbuat dosa saya minta maaf anda tidak perlu tahu siapa saya ini itu mungkin dengan cara itu Insyaallah ya Anda bisa terbebaskan dari dari apa E dari Tun tuntutan eh orang tersebut yang memiliki barangang barang itu wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas bimbingan dalam sasai tanya jawab ini dan sebagai penutup kami persilakan Ustaz baik para pemirsa televisi radio rja di mana pun anda berada Alhamdulillah semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi kita semuanya dan marilah kita berupaya ya sebagaimana yang saya jelaskan tadi untuk kita selalu ospeksi diri kita ya memperbaiki diri kita lebih utama daripada memperbaiki diri orang orang lain Allah Taala berfirman ya ayyuhalladina amanu Wahai orang-orang yang beriman anfusakum wa ahlikum naro ya pelihara diri kalian dan keluarga kalian dari azab api neraka maka yang pertama diri kita ya Banyak hal-hal yang harus kita perbaiki dalam diri kita ada sifat-sifat yang jelek ada sifat-sifat yang buruk ada juga mungkin sifat yang baik kita pupuk terus sifat yang baik itu kita tingkatkan sifat yang buruk itu kita upayakan untuk menekannya ya Kemudian yang kedua Mari kita lapang dada dengan saudara-saudara kita sesama kaum muslimin ya lapang dada ada orang berbuat sesuatu ada orang berbuat kesalahan berupaya untuk memaafkannya Ya selama itu memang dengan pemaafan itu bisa memperbaiki orang itu tapi kalau dengan kita Maafkan ternyata tidak baik jusus semakin lain ceritanya maka seorang boleh untuk tidak memaafkannya jadi in intinya bahwa dari apa yang kita dengar tadi marilah kita betul-betul berupaya untuk melaksanakan petunjuk Rasul wasallam dalam menjaga persaudaraan kita sebagai sesama kaum muslimin ya dalam membina sebuah komunitas muslim ya yang saling cintai satu dengan yang lainnya saling menghormati satu dengan yang lainnya Semoga Allah subhanahu wa taala mengumpulkan kita di surganya dengan rahmat Allah karunianya dan ridanya amin ya rabbal alamin demikian jazakumullah Khair atas perhatiannya Semoga apa yang disampaikan bermanfaat terutama untuk diri saya Dan kepada semua yang mendengarkan kajian Ini wahir akhirnya subhanakallah wabihamdikauaah ahuamuikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Ustaz Mubarok B Mualim LC MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita langsung dari Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dan kami ucapkan pula jazakumullahu kir untuk Anda sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga ilmu yang kita pelajari di kesempatan pagi hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang Saleh kami mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *