Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 [Musik] FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakat [Musik] ill was saudaraku seiman dan seakidah sahabat rja di manapun Anda berada Masih bersama dengan kami di saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam dan di kesempatan pagi hari ini kembali kami hadirkan sebuah kajian ilmiah dari Studio di Ali bin thaya bers Hi hafidahullahu taala dan kembali di kesempatan pagi hari ini kita akan mengkaji kitab penuh manfaat kitab Riyadus shihin kari Al Imam annawawi rahimahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah untuk kesempatan kali ini anda dapat menyimak kajian ini langsung bersama beliau dan semoga Allah memudahkan kita dalam menuntut ilmu dan kami sampaikan juga untuk kajian kita di kesempatan kali ini mohon maaf untuk e hari ini tanpa dengan tanya jawab Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kami persilakan kepada Ustaz mubarim l [Musik] hafahuala asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdalillah ahaillallah wahdahuarikahadu Anna muhammadan abduhuah W watqulahzi bihi Arham inallahaanaikumqiba ya auhina amanqulaha Wa qulan sadidaakumakumfirakumubakumillahaahuqan ba muhammadahu Alaihi was muslimin para pemirsa dan para pendengar televisi radio R di Manun anda berada Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kepada Allah subhanahu wa taala yang mana dengan berbagai nikmat dan karunianya kita masih dapat bertemu dalam kajian kitab rius shhinam sayidil mursalin Sallallahu Alaihi Wa alihibihi wasallam dan pembahasan kita pada kesempatan yang baik ini masih melanjutkan pembahasan tentang ya larangan mengazab ya hamba sahaya termasuk dalam hal ini melarang atau larangan mengazab ya atau menyiksa ee binatang dan ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang benar-benar meletakkan ya manusia pada tempat mereka dan juga ee menyayangi tidak hanya kepada manusia tetapi juga kepada binatang dan sudah kita bahas hadis yang terakhir yaitu hadis Abu aliid Bin muqin Radiallahu anhu yang mana beliau berkataq w sahu Alaihi was hadis riwayat Imam muslim Wi riway yang artinya bahwa suid bin muqarin menceritakan mereka ada tujuh bersaudara ya Yang mana mereka tidak memiliki seorang budak kecuali hanya satu orang budak wanita dan budak wanita ini pernah diempeleng ditampar oleh salah satu dari tujuh bersaudara ini yaitu anak yang paling kecil ya yang paling adik yang paling bungsu itu yang menampar pembantu wanita ee budak wanita tersebut maka hal ini terdengar oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam berita tentang salah satu dari atau Adik terkecil dari suwaid bin muqarin dari tujuh bersaudara ya memukul atau menempeleng budak tersebut maka kata bin rasulullahallallahu Alaihi maka Rasulullah Sallahu Ali wasallam memerintahkan kami untuk membebaskannya untuk memerdekakan budak wanita tersebut nah ini juga memberikan pelajaran kepada kita sebagaimana yang telah dijelaskan tentang ee besarnya dosa ya mengazab atau memukul ya seorang budak sampai melampaui batas kemudian kita lanjutkan bahwa atau hadis yang berikutnya Q Nawawi rahimahullah taala wa Abi Mas’ud albadri radhiallahu Anhu Q dari Abu Mas’ud Abu Mas’ud bukan Ibnu Mas’ud Ibnu Mas’ud Abdullah bin Mas’ud ini adalah Abu Mas’ud albadri beliau salah seorang sahabat dari sahabat rasul wasallam yang mengikuti Perang Badar radhiallahu Anhu Abu Mas’ud berkata kuntuulti pernah aku memukul budakku dengan menggunakan cemeti dan cambuk ketika Abu Masud sedang memukul budaknya aku mendengar kata beliau aku mendengar suara dari belakangku suara itu berbunyi Abud ketahuilah W Abu Masud maka aku ketika mendengar suara itu aku belum memahami Siapa kira-kira orang yang berbicara ini dan suaranya pun atau belum memahami apa yang disampaikan J aku ini tidak tahu Ya saking marahnya kepada budaknya dia sampai-sampai tidak mengetahui suara siapa itu ya Hua Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika suara itu atau orang berbicara itu mendekat ya mendekat kepada aku ternyata itu adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Fa Hua yaakul ya beliau bersabda mengatakan kepada Abu Mas’ud radhiallahu anhu am Abu Masud ketahuilah wahai Abu masudah ketahuilah wahai Abu Masud Sesungguhnya Allah lebih menget lebih berkuasa Sesungguhnya allahara Allah lebih berkuasa atasmu daripada kekuasaanmu kepada budak tersebut maka aku berkata aku tidak akan memukul budak setelah Kejadian ini selamanya kemudian dalam satu redaksi yang lain [Tepuk tangan] ketika Abu Mas’ud mengetahui ternyata itu adalah Rasulullah Sallahu alh wasallam ya maka kata beliau maka jatuhlah cemeti itu dari tanganku ya jatuhlah cemeti itu dari tanganku Min habatihi karena harismatik Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena Harisma Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Wafi riwayatin dalam riwayat yang laasah aku berkata Wahai Rasulullah Wah rasulullah Budak ini ya budakku ini Merdeka aku memerdekakannya karena wajah Allah Taala maka beliau wasam bersab [Tepuk tangan] Seandainya kamu tidak lakukan hal itu yni kamu tidak merdekakan budak ini maka engkau akan dibakar ole api neraka atau engkau akanentuh atauan dibakar ole api neraka semua riwayat-riwayat ini dengan beberapaedaksii imaml dalam Sahih Muslim nah hadis Abu Mas’ud albadri radhiallahu Anhu ya menjelaskan kepada kita satu kejadian pada dirinya sendiri tatkala beliau marah tentu karena suatu sebab beliau marah kepada hamba sahaya beliau ya karena kemarahannya dipukullah hamba saya itu cambuklah hamba sahaya itu ya kemudian ketika dia sedang memukul hamba sahayanya tersebut beliau mendengar suara yang tidak jelas dari belakangnya Namun karena kemarahannya karena emosinya beliau tidak tahu siapa yang berbicara itu setelah mendekat ya Abu Masud melihat ternyata itu adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang datang dari belakangnya ya maka kemudian Abu Mas’ud ee kemudian rasul sahu Ali wasallam berkata kepada e Abu Mas’ud ketahuilah Abu Mas’ud bahwasanya kekuasaan Allah atas dirimu lebih daripada kekuasaanmu atas budakmu itu yakni Kamu betul Kamu berkuasa pada Budak itu karena dia adalah milikmu hamba sahayamu tapi ketahuilah Allah lebih berkuasa pada engkau daripada kekuasaanmu kepada budak tersebut ini peringatan dari anab alaihiatu wasalam kepada Abu Masud albadri Radiallahu anhu agar beliau ya menyadari bahwa perbuatannya adalah salah perbuatannya adalah suatu perbuatan yang besar yaitu memukul budak tersebut kemudian kata nabi alaihiat wasalam dalam riwayat-riwayat yang disebutkan di sini ketika Abu Masud melihat dan mengetahui bahwa itu adalah rasulull S wasallam yang mengatakan kepada beliau maka beliau pun e maka terjatuhlah ya cemeti cambuk yang ada di tangannya kenaapa Rasul wasallam seorang yang sangat Harisma orang yang berwibawa orang yang disegani oleh para sahabat radhiallahu anhum ajmain sehingga Abu Mas’ud ketakutan jatuhlah cambuk itu dari tangannya kemudian Rasul su Ali wasallam ya Ee Abu Masud kemudian mengatakan bahwa dia memerdekakan budak itu ya b dia memerdekakan budak tersebut yang di pukulinya maka kata nabi alaihiatu wasalam ketahuilah bahwasanya Kalau kamu tidak lakukan hal itu kamu tidak merdekakan Budak itu maka engkau akan disentuh engkau akan dibakar oleh ap oleh api neraka dan di dalam hadis ini ya tentu banyak pelajaran yang kita ambil pelajaran-pelajaran bisa diambil yang pertama adalah perintah atau anjuran agar lemah lembut kepada budak kepada hamba sahaya Ya tentu dalam hal ini juga di zaman kita ini mengandung perintah anjuran untuk lemah lembut kepada para pembantu yang mana sudah kita Jelaskan pada pertemuan yang laluahwa pembantu itu mereka itu bukan budak mereka adalah orang-orang yang memberikan jasa mereka kepada kita dan kita membayar jasa mereka Maka tidak boleh disamakan antara budak dengan pembantu namun dalam muamalah tentunya sebagai tuan rumah sebagai majikan kepada pembantunya juga termasuk kita diperintahkan untuk berbuat baik kepada mereka lemah lembut kepada pembantu ya tidak boleh sampai mengazab menyiksa ya atau perbuatan-perbuatan ya kasar terhadap mereka kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita tentang sifat pemaaf ya Ada anjuran dalam hadis ini untuk memaafkan dan untuk mengendalikan emosi karena Abu Mas’ud albadri radhiallahu Anhu beliau sedang marah saking marahnya beliau memukul budaknya ya padahal dalam alquranul Karim kita diperintahkan untuk apa untuk menahan kem kemarahan Allah Taala berfirman di antara sifat orang-orang yang bertakwa walin dan orang-orang yang mereka senantiasa menahan amarah mereka W dan mereka Maafkan kepada manusia ya wallahu yuhibbul Muhsinin dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik dikisahkan dalam beberapa kitab kejadian zaman dahulu di kalangan Bani Umayyah atau Bani Abbasiyah ya kerajaan Bani Umayyah atau basi ada seorang khalifah itu meminta air panas kepada budaknya maka dibawalah air panas itu kepada budaknya eh kepada sang khalifah karena dia tidak tahu ya dia berpapasan kelihatan masuk ke pintu atau ke kamar berpapasan dengan khalifah yang akan keluar sehingga air panas itu tumpah dan mengenai khalifah tersebut maka sang budak ini menghafal ayat tersebut ayat 134 dari surah atau ayat 132 dari surah Ali Imran ya at 33 32 33 intinya eh sang budak membacakan Ayat tersebut ketika dia melihat khalifah terkena air panas maka sang budak membaca ayat tersebut dan orang-orang yang menahan am mereka kata sang khalifah aku menahan amarahu kemudian wanita Budak itu melanjutkan mengucapkan ayat lanjutan ayat itu ya dan orang-orang yang mereka memberi maaf kepada manusia kata sang khalifah ya aku maafkan kamu kemudian dilanjutkan oleh budak tersebut dan Allah mencintai orang-orang berbuat baik maka khalifah mengatakan pergilah engkau Sesungguhnya engkau telah merdeka ini kisah yang indah ya kisah yang sangat indah Jadi bahwa kita diperintahkan Diar sifat orang-orang bertakwa adalah orang-orang yang menahan amalah mereka orang-orang yang memberi maaf kepada manusia ya dan orang-orang yang senantiasa berbuat baik kemudian juga ee kisah ini ya menjelaskan kepada kita kewajiban untuk tunduk dan patuh ya untuk taat kepada Apa yang diperintahkan Allah dan rasulnya ya it taat kepada perintah Allah dan perintah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya karena an nabi Alaihi salatu Wasalam mengingatkan kepada Abu Masud Abu Masud ya albadri bahwa kekuasaan Allah kepada kamu lebih daripada kekuasaanmu kepada budak tersebut ya diingatkan agar takut pada Allah atas perbuatannya memukul budaknya tersebut ya Maka langsung Abu Mas’ud melaksanakan jadi memerdekakan budak tersebut dan menghentikan menghentikan siksaan pukulan kepada Budak itu dan memerdekakannya karena apa taat kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam kemudian ketika seorang ya Misalnya di zaman ada yang perbudakan ada tuan dari budak ini memukul budak maka kafarahnya tebusannya adalah memerdekakan budak itu itu kafarahnya itu Te tebusannya itu dengan memerdekakan budak tersebut kemudian juga ee di dalam kisah ini memberikan pelajaran kepada kita tatkala seorang berkuasa dan dia mempunyai kekuasaan ya untuk Dia berbuat kepada orang lain dengan kekuasaannya maka hendaknya dia dia ingat bahwa ada yang lebih berkuasa darinya yaitu Allah subhanahu wa taala Bah ada yang lebih berkuasa darinya n yaitu Allah subhanahu wa taala kemudian juga hadis ini menjelaskan P kita tentang orang yang berpaling ya dari apa yang diperintahkan apa yang dinasihati oleh Rasulullah su Al wasallam ini termasuk pelanggaran berat ya terancam oleh api neraka terancam oleh api neraka kemudian hadis ini menjelaskan P kita tentang bagaimana ya para sahabat dahulu yang melaksanakan perintah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam melaksanakan nasihat beliau secara langsung ya tanpa menunggu tanpa menunda tapi langsung taat ya melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Nabi Alaihi Wasalam atau menghentikan apa yang dilarang oleh Beliau Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang Rasul Alaihi Wasalam adalah seorang yang berwibawa orang yang harismatik ya dan sangat disegani oleh para sahabat-sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam kemudian hadis yang berikutnya W Ibni AB Ibni Umar radhiallahu anhuma Q dan dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhu radhiallahu anhuma Beliau berkata an Nabi Shallallahu alaii wasallam bahwasanya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda manulaman lahu haddan lamtihi aahuahuu ya Barang siapa yang dia memukul gulamnya dia memukul budaknya nya ya kemudian dia melampaui dari had batasan yang Allah berikan kepada kepadanya untuk memukul budaknya atau seorang yang menempeleng menampar budaknya faainna kafaratahu an ytiqohu maka kafarahnya tebusannya adalah dengan memerdekakan budak tersebut ya Jadi ini juga ya menguatkan itu sebagai dalil dari ee beberapa pelajaran yang diambil pada hadis sebelumnya Barang siapa yang dia ya memukul budaknya kafarahnya adalah dengan merdekakan budak tersebut pelajaran yang diambil dari hadis ini tidak jauh berbeda dengan yang yang sebelumnya kemudian hadis berikutnya wa Hisyam bin Hakim bin Hizam radhiallahu anhuma dari Hisyam bin Hakim bin Hizam radhiallahu anhuma anahuyam ala unasin minalat pernah Hisyam bin Hakim bin Hizam itu pergi ke negeri Syam ya Atau dia tinggal di negeri Syam lalu dia pernah melewati ya sekelompok orang dari para petani jadi alambat ini petani-petani yang ada di negeri Syam dan mereka bukan Arab mereka orang-orang Ajam ya hisam bin Hakim bin melihat sekelompok orang itu dijemur di Matahari dijemur di baw triik matahari dan tubuh mereka disirami dengan minyak tubuh mereka disirami dengan minyak ya ini kepala-kepala mereka disilami dengan minyakq Ma maka Hisyam bin Hakim bin Hizam itu bertanya ya apa-apaan ini ini orang-orang ini dijembur di Matahari dan kepala mereka disirami minyak ketika Isam bertanyaaba ya wiiwayanubuti Diberitahukan kepada Hisyam ya bin Hakim bahwa orang-orang ini sedang diberi sanksi sedang disiksa karena mereka tidak membayar pajak maksud pajak di sini tanggungan mereka ya atau karena mereka tidak membayar jizah jizah itu ada upeti yang dipungut dari orang-orang nonmuslim yang tinggal di negeri muslim manfaat dari jizah itu adalah untuk juga biaya untuk untuk meng menjaga mereka melindungi mereka untuk memberikan hak-hak mereka jadi karena mereka belum bayar jizah ya biaya tertentu yang dipungut oleh negara dari mereka Maka mereka disiksa ya diberi sanksi dengan apa yang dilihat oleh Hisyam Hisyam maka Hisyam berkata Ya asadu aku bersaksi betul itu rasulullah was ya aku yakni betulbenar-benar bersaksi aku benar-benar mendengar Rasulullah sallahuaii wasam bersabda Inah ya dunia Sesungguhnya Allah akan mengazab orang-orang yang mengazab manusia di dunia ini Allah membalas mengadab mereka F alalir maka Hisyam bin Hakim bin Hizam datang menemui Gubernur negeri Syam fadasahu lalu Hisyam menyampaikan hadis nabi sah wasallam apa yang beliau dengar dari nabi Alaihi Wasalam disampaikan kepada penguasa atau Gubernur di negeri samam ituaru maka kemudian Sang Penguasa tadi ya mendengar nasihat dan apa yang disampaikan oleh Hisyam bin Hakim bin Nizam kepadanya lalu kemudian dia perintahkan untuk atau agar mereka segera di dibebaskan dilepas dari ee sanksi tersebut hadis ini hadis sahih riwayat Imam muslim di dalam sahihnya Nah Kejadian ini atau kisah ini ya banyak memberikan kepada kita pelajaran ya yaitu Bahwa dilarang menyiksa manusia ya ini dampaknya adalah sangat berbahaya karena akan diazab oleh Allah orang yang menyiksa manusia ya ketika seorang yang berkuasa kemudian dia berbuat semamaunya Dia mendapat kekuasaan maka hendaknya dia ingat ada zat yang lebih berkuasa yaitu Allah subhanahu wa taala ya Allah mampu dan Allah berkuasa untuk menimpakan azab siksaan yang lebih kepadanya daripada apa yang dia timpakan yang dia lakukan pada orang orang lain ini peringatan ya kepada kita terutama yang mempunyai wewenang yang mempunyai kekuasaan ya agar berhati-hati jangan sampai mewenangnya kekuasaannya digunakan untuk menyiksa ya mengazab yang berada di bawahnya ya karena apa dia terancam dengan azab Allah subhanahu wa taala Entah di dunia apalagi di di akhirat Jika dia tidak ber bertauat pada Allah Taala kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita tentang ya bagaimana sebuah negeri muslim ya melaksanakan apa yang diwasiatkan oleh Quran dan Sunah tentang orang-orang yang nonmuslim ya yang tinggal di negeri-negeri muslim mereka diharuskan membayar jizah ya jizah itu ditentukan oleh negara diberikan dihuskan diwajibkan Jiz ini dibayar oleh orang-orang nonmuslim tadi itu yang tinggal di negeri muslim dan jizah itu dimanfaatkan untuk menjaga mereka melindungi nyawa mereka para pembayar jizia melindungi harta mereka ya dan untuk kebaikan mereka ini tentang jizah Ya selama orang-orang nonmuslim itu tidak memerangi kaum muslimin dan mereka taat kepada penguasa muslim maka mereka diberikan keamanan diberikan jaminan keamanan nyawa mereka harta mereka kehormatan mereka di negeri-negeri muslim ini menunjukkan Bagaimana Islam menghormati ya kepada mereka yang memang berhak untuk dihormati Bagaimana Islam melindungi ya orang-orang yang memang harus mereka lindungi ya kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang ee salah seorang atau Amir penguasa yang ada di negeri Syam yang kena ketidaktahuannya dia memberi sanksi kepada orang-orang yang belum membayar ee jizah tersebut ya karena ketidaktahuannya ternyata itu di dilarang kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita atau kisah ini menjelaskan k kita tentang menyampaikan ilmu yang menyampaikan ilmu tidak hanya kepada orang awam tidak hanya kepada orang-orang tertentu tetapi kepada penguasa pun Jika dia tidak mempunyai ilmu sampaikan kepada dia ya dengan cara yang baik dengan cara yang hikmah ya dan Hisyam bin Hakim bin Hizam ini seorang yang ingin kebaikan bagi penguasa dia ingatkan dia mendatangi menemui penguasa itu dan memberi menyampaikan hadis nabi su Ali Wasallam kepada penguasa tersebut yang kemudian dengan itu maka penguasa langsung mengamalkan ya apa yang sampai Kepada beliau Dari Berita Dari Hisyam bin Hizam bin Hakim bin Hizam radhiallahu anhu J ini juga menunjukkan betapa semangat mereka ya para sahabat dulu untuk menasihati para penguasa bukan berbasa-basi ya sekarang ini lebih banyak orang yang berbasa-basi dengan penguasa daripada menasihati penguasa namun cara dan metode dalam menasihati penguasa itu pun ada caranya dan adab yang santun menemui langsung ya bukan di mimbar-mimbar Jumat bukan dalam ceramah-ceramah bukan dalam potongan-potongan video tidak karena ini termasuk melanggar dan menyimpang dari Manhaj para Salafus Saleh radhiallahu anhum ajmain yang mana menasihati penguasa dengan cara yang baik ya dan menemui mereka mendatangi mereka dengan cara yang baik kemudian Menas menasihati mereka dan ini tentu Bukan setiap orang ya apalagi di zaman seperti kita di zaman ini ya ada orang-orang tertentu yang mereka punya pengaruh di kalangan ulama ya mereka didengar suara mereka ini kewajiban mereka untuk menasihati para penguasa ya dengan cara yang baik Apabila mereka telah menyampaikan nasihat itu berarti sudah lepas dari tang tanggung jawab di hadapan Allah taalaun mendiami ungkaran-kemungkaran ya para penguasa tidak diingatkan dengan cara yang baik ini tanggung jawab di hadapan Allah subhanahu wa taala ya Jadi benar apa yang disabdakan oleh Nabi Alaihi Wasalam bahwa termasuk jihad yang paling Afdal adalah mengucapkan kalimat yang hak ya di sisi seorang penguasa yang zalim jadi hadis ini menjelaskan kepada kita tentang kewajiban ya para ulama orang-orang yang berpengaruh yang mempunyai ilmu untuk menasihati penguasa apabila terdapat pelanggaran penyimpangan ya itu kewajiban untuk menasihati dengan cara yang yang baik dengan cara yang hikmah ya tugasnya menyampaikan menasihati Adapun mereka lakukan atau tidak itu urusan mereka itu tanggung jawab mereka ya yang tidak dibenarkan adalah berbasa-basi terhadap penguasa menjilat penguasa ya tidak ada lagi Amar Makruf nahi mungkar peringatan dan nasihat pada mereka ini yang berbahaya Ya ini yang berbahaya maka dari itu ya tetap harus ada nasihat dari para ulama dari orang-orang yang mempunyai pengaruh orang-orang yang berilmu ketika melihat kesalahan kekeliruan ya agar penguasa dinasati dengan cara yang yang baik dan cara yang hikmah ya masasir muslimin rahimani warahimakumullah kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita tentang kewajiban rakyat ya kepada penguasa adalah menasihati mereka dan ikhlas dan jujur dan benar ya tanpa basa-basi tanpa basa-basi kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang Bagaimana seorang muslim berupaya ya untuk melaksanakan apa yang yang sampai kepadanya dari nasihat-nasihat dari hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam kemudian hadis yang berikutnya kata Imam annawawi rahimahullah taala IB abbasadallahu dari Abdullah bin Abbas radhiallahu anhuma Beliau berkata Rasulullah Sallallahu alhi wasallamar W pernah Rasul Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melihat ada seekor keledai kelede itu diberi tanda pada wajahnya ya dengan besi panas yang dicap pada wajahnya sebagai tanda bahwa itu milik seseorang maka beliau mengingkari ya hal tersebut beliau bersabda [Tepuk tangan] wallahi demi [Tepuk tangan] Allah ya jadi tidak boleh Memberi tanda pada binatang kecuali di ya yang jauh di bagian tubuh binatang itu yang jauh dari dari wajahnya ya kemudian ras wasam memerintahkan ya untuk dibawa keeledai beliau maka kemudian diberi tanda pada bagian belakang pada eh paha belakang dari keledai tersebut maka beliau sahui wasallam orang pertama yang yang memberi tanda dengan besi ya Ee yang besi panas pada eh dua bagian paha atas bagian belakang dari Kal tersebut hadis riwayat Imam muslim di dalam sahihnya hadis ini termasuk hadis yang menjelaskan kepada kita tentang kasih sayang nabiur Rahmah Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam terhadap binatang jangankan pada manusia ya kepada binatang pun beliau mempunyai kasih sayang ya ini yang diajarkan kepada kita beliau adalah contoh teladan ketika beliau melihat seekor keledi itu ada tanda di wajahnya cap dari besi panas yang ditempelkan pada wajahnya maka beliau mengingkari ya beliau mengingkari perbuatan tersebut Kemudian beliau menyuru kalau memberi tanda kepada binatang dengan besi panas itu cap dan besi panas Maka jangan sampai di jangan e tidak boleh di wajahnya tapi di bagian tubuh binatang itu yang paling jauh dari wajahnya ya Kemudian beliau memberikan contoh ya k seekor keledi beliau yang dicap atau di dengan besi panas di bagian belakangnya ya ini sebagai tanda ya dan binatang-binatang sampai zaman kita ini pun demikian ya ada binatang-binatang sapi misalnya atau kuda ya itu ee diberi tanda di punggung atau di bagian paha bagian belakangnya ya paha bagian belakangnya jadi larangan atau di sini memberikan kepada kita pelajaran larangan ya memberi tanda dan besi panas pada binatang ya itu tidak boleh di wajahnya tapi di bagian belakang dari tubuhnya dan ini menunjukkan boleh ya bahwa Memberi tanda pada binatang itu boleh dengan cap itu tadi ya karena pada dasarnya mengenai bulu dari binatang itu dan itu sudah memberi tanda misalnya dengan menggunakan huruf ya Bagi huruf bagi nama pemiliknya misalnya pemiliknya namanya a ditul dicap dengan dengan huruf a atau b atau a b dan seterusnya hal yang di dibolehkan kemudian juga di sini menjelaskan pada kita tentang kewajiban untuk mengingkari k kemungkaran mengingkari kemungkaran kemudian hadis yang berikutnya wa juga dari Abdullah bin Abbas radhiallahu anhuma an nabi shallallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya pernah Nabi Sallallahu alhi wasallam Mar Alaihi himarun Waji ya Beliau pernah ada seekor keledai lewat ya di hadapan nabi sahu alaii wasallam di wajahnya ada tanda cap yang dilakukan dengan besi panasq maka beliau bersabda Sallallahu Alaihi wasallamahahu ya laknat Allah kepada orang yang melakukan hal ini ya yang apa memberi tanda dengan besi panas pada wajah keledai tersebut jadi itu dilaknat oleh Allah subhanahu wa taala didoakan agar Allah melaknat orang itu ini menunjukan besar bukan masalah kecil ya Bukan masalah remeh karena itu binatang gak apa-apa karena itu binatang boleh-boleh saja tidak hukumnya haram ya memberi cap di tanda di wajah dari binatang-binatang tersebut kemudian Wi riway muslimin aid dalam satu redaksi yang juga diriwayatkan oleh imam muslim naha Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam wajah ya wajah Rasulullah S wasam melarang memukul pada wajah ya dan memberi tanda atau cap dan besi panas pada wajah ya ini dua hal yang yang dilarang e dalam hadis ini jadi Rasul wasallam melarang kalau Memukul orang dari wajahnya itu tidak dibolehkan ya maka menampar orang itu sebetulnya hukumnya gak boh kalau memukul bukan pada wajahnya pukul tempat yang yang lain Kemudian yang kedua Ca yang dilarang adalah memberitanda pada binatang dan besi panas di wajahnya ini termasuk yang dilarang oleh Rasulullah Sallallahu alaihii wasallam nah hadis ini menjelaskan kepada kita ya bolehnya melaknat orang yang melakukan hal itu kalau kita melihat binatang se misalnya sapi atau kuda atau kerbau pada wajahnya ada ya tanda yang dicap dengan besi panas pada wajah binatang-binatang itu maka kita boleh melaknat orang yang melakukannya ya boleh melaknat ya semoga Allah melaknat orang yang melakukan hal ini ya itu dibolehkan kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita tentang orang yang melakukan hal itu termasuk dosa besar ya bukan dosa kecil makanya dia berhak dilaknat karena dosa besar kemudian juga pelajaran lain yang diambil dari hadis ini yaitu perintah untuk ya lemah lembut untuk kasih sayang ya juga kepada binatang ya mengasihi menyayangi binatang ya tidak boleh disiksa tidak boleh disakiti binatang-binatang tersebut nah ini tentang eh bab yang kita bahas pada kesempatan yang baik ini kemudian bab yang berikutnya imamwi rahahala membuat satu bab khusus dalam kitab tentang haramnya binatang dengan api termasuk dalam hal ini semut jadi semut itu tidak boleh dibakar ya tidak boleh di dibakar dengan api kadang-kadang ada orang mungkin ada sarang semut di rumahnya mengganggu makanannya atau mengganggu dirinya ya maka kemudian dia membakar sarang semut itu ini hukumnya ya tidak dibolehkan hukumnya haram makanya imam nawawi mengatakan di sini Tahrim artinya pengharaman menyiksa binatang dengan api termasuk Nam ini adalah semut Adapun hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala yau hadis Abu Hurairah radhiallahu Anhu an Abi Hurairah radhiallahu Anhu dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu Beliau berkata baatana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Fi Bain pernah suatu ketika kami diutus jadi beberapa orang beberapa sahabat diutus oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam untuk satu urusan ya faqal kata beliau pesan beliau ketika mengutus beberapa sahabat ini inumulan kalau kalian menemui Si Fulan Dan Si Fulan dua orang disebutkanis ya dua orang dari orang quraisyahuma belum menyebut nama mereka ya kalau kalian menemui orang inior ini ya maka bakarlah dua orang ini dengan api neraka eh bakarlah dua orang ini dengan dengan api atau Bunuh mereka dengan membakar mereka Q Rasul wasallam in Arna aluruj kemudian ketika kami akan pergi maka beliau bersabda rasulu wasallam bersabda ketika kami akan pergi melaksanakan tugas ini ya maka beliau bersabda Ya tadi sesungguhnya tadi aku menyuruh kalian membakar Si Fulan Dan Si Fulan ini ya yang disebutkan namanya lalu kata beliauesnya itu tidak digunakan untuk mengazab kecuali Allah Taala jadi yang berhak menggunakan api dalam mengadab hamba-hambanya Hanya Allah subhanahu wa taala lalu kata beliau Sallallahu Alaihi wasallamuma kalau kalian jumpai dua orang itu yang disebutkan nama mereka maka bunuhlah mereka ya beliau menghapus hukumnya tadi beliau memerintahkan membakar ya Kemudian beliau melarangnya ya melarang membakar dua orang itu tapi cukup dalam membunuh dua orang tersebut hadis Riat Imam Bukhari di dalam sahih albukhari nah di dalam hadis ini ya banyak pelajaran diambil dari hadis ini yang pertamaarid Dun tahriq ya jadi larangan diharamkannya mengazab ya menyiksa manusia dengan api di dunia ini atau dengan membakar mereka nauzubillah kadang-kadang kita dengar berita ini termasuk yang dilarang diharamkan dalam Islam kadang-kadang ada orang tahanan atau ada orang yang mungkin ee di ada orang yang Dia berbuat satu kejahatan ya kemudian ditangkap oleh misalnya sekelompok masyarakat lalu orang itu dibakar hidup-hidup ini haram hukumnya atau disiksa dulu sebelumnya disiksa kadang-kadang dengan menggunakan ya api rokok misalnya orang yang menyiksa itu merokok kemudian api rokoknya dikenakan pada tubuh orang yang disiksa ini termasuk haram hukumnya haram hukumnya tidak dibolehkan apalagi membakar pernah kejadian kita membaca mendengar disos ada orang yang mencuri atau apa sesuatu ditangkap oleh masyarakat ya di sekitarnya kemudian dibakar hidup-hidup ya ini perbuatan yang haram tidak dibolehkan dibenarkan oleh Islam kemudian juga hadis ini menel kepada kita bahwa terkadang putusan itu bisa berubah ya rasul Alaihi Wasalam ketika memutuskan pada permulaan pesan beliau Jika Bertemu dua orang ini bakarlah dua orang itu itu ijtihad beliau ya tapi Kemudian beliau memilih yang lain bisa jadi Allah yang memberikan Ilham Kepada beliau ya bahwa apa yang beliau perintahkan harus dihapus tidak boleh dengan membakar cukup dengan membunuh makanya beliau kemudian ya meralat ya hukum yang pertama menasak istilahnya hukum yang pertama dihapus dengan hukum yang kedua ya perintah membakar dihapus Kemudian beliau memerintahkan untuk di dibunuh dua orang itu kemudian yang berikutnya bahwa pelajaran lain yang diambil dari hadis dari hadis ini ee ketika kita memberikan satu pembekalan atau memberikan sesuatu ee perintah ya jika itu dari Quran dan Sunah hendaknya kita membawakan dalil menguatkan dengan dalil ini akan Lebih memuaskan orang yang mendengarnya nah nabi Alaihi salatu Wasalam ketika beliau ya menghapus hukumnya dari perintah untuk membakar dan perintah untuk membunuh dua orang tersebut beliau memberikan alasan karena apa Karena yang berhak mengazab hambanya atau hamba-hambanya dengan api hanya Allah Taala Adapun manusia tidak di dibenarkan ya ada manusia tidak dibenarkan atau tidak dibolehkan ya diharamkan kemudian juga hadis ini menjelaskan pada kita tentang larangan ya membunuh binatang dan menggunakan api ya larangan membunuh binatang dengan api pernah saya sampaikan pada pertemuan yang lalu ada sebagian orang ketika membunuh tikus misalnya itu disiram minyak gas kemudian dinyalakan api pada tikus itu sampai terbakar kemudan mati ini termasuk yang haram tidak dibolehkan kalau bunuhbunuhlah dia entah dipukul kepalanya otaknya dia akan mati dengan cepat ya akan mati dengan cepat Adapun dengan membakar ya ini tidak dibenarkan ya meskipun itu binatang-binatang yang kita disuruh membunuhnya seperti ular tikus dan yang lainnya ya maka tetap cara membunuhnya dengan ya bukan dengan api dan tidak boleh dengan cara menyiksa kemudian hadis ini juga menjelaskan P kita tentang ada yang Nas dalam hukum Allah dan rasulnya sallallahui wasallam ya jadi ada seperti hadis yang lain dulu kata nabi am aku pernah melarang kalian ziarah kubur karena beliau khawatir akidah orang-orang yang baru masuk Islam Nah setelah kuat akidah mereka Maka Beliau menyuruh untuk berziarah kubur karena ziarah kubur itu adalah untuk mengingatkan kematian ya dan untuk mendoakan orang yang telah mati ya jadi namanya nasak dalam hadis ini nasak sunah bisunnah Nasa hadis dan hadis ada nasa Quran dan Quran ya ini termasuk pelajaran dalam ilmu Ushul fikih kemudian juga hadis ini menjelaskan kepada kita tentang bolehnya pemimpin Islam mewakilkan orang yang dipercayakannya untuk melaksanakan had untuk melaksanakan hukum Allah ya kalau dia tidak bisa melakukannya maka dia boleh mewakilkan orang-orang lain sebagaimana nabi sahu alai wasallam menyuruh para sebagian sahabatnya ya untuk melaksanakan hukum itu kepada dua orang yang beliau Sebutkan kemudian juga ee hadis ini menjelaskan kepada kita bahwa ee ketika seorang berbuat kejahatan ya Misalnya hukum pidana dalam Islam yang ada batasan hukum yang ada hukumannya seperti zina itu harus di apa kalau orang yang sudah menikah berzina maka dia dilempari R sampai mati ini namanya had seorang mencuri dipotong tangannya seorang yang berzina belum menikah itu dicambuk 100 kali seorang yang menuduh orang lain berzina tanpa bukti itu dicambuk ee 80 kali ini semua namanya hudud hukum-hukum yang ada sanksinya ditentukan oleh Quran dan Sunah nah misalnya sudah lama berlaku berlalu ya dan belum ditemukan pelakunya Nya maka ketika ditemukan pelakunya itu hukum itu tetap berjalan ya Lain halnya kalau tidak ditemukan ya maka itu tentu tidak bisa dilaksanakan tapi Selama masih ada orangnya orang yang mencuri ya di ketahui setelah itu walaupun dalam waktu yang cukup lama maka tetap dijalankan hukum Islam kepada orang tersebut kemudian juga hadis ini menjelaskan tentang larangan ee menyiksa binatang dengan atau menyiksa hamba-hamba Allah ya dengan api atau membunuh dengan api kemudian ee hadis yang berikutnya wa IBN mas’udin radhiallahu Anhu Q dari Abdullah Bin Masud radiallah Beliau berkata rasulahahu alhi was pada suatu ketika kami bersama rasul wasam dalam sebuah perjalanan ketika dalam perjalanan Kemudian beliau pergi agak jauh tertutup dari manusia untuk melaksanakan hajatnya jbi wasam pergi buang hajat beliau maka kami melihat ada seekor burung yang mempunyai dua dua anak ya ada seekor burung diarangnya dan dua anaknya maka kami mengambil dua anak burung itu ya mengambil dua anak burung itu ya maka datanglah induknya Sang Induk datang kemudian men- anaknya yaaknya setelah itu muncul Dar buang hajatnya wasu berkata dan mengambil anaknya Ayo kembalikan anaknya kepada sang Ibu dari burung tersebut dan beliau melihat ada eh ada sarang ya atau y satu tempat bersarangnya semut kami membakar Nya maka beliau Sallallahu Alaihi Wasallam bertanya siapa yang membakar ya sarang burung ini tempat tinggalnya burung eh sarang semut ini ya nahnu kata para sahabat kami yang lelakukannya inahuagabinarillbunar ya sesungguhnya tidak sepatutnya ya diazab mereka ini dengan dibunuh dengan api sesungguhnya yang mengazab dengan api hanya Allah subhanahu wa taala rabbunar tuhan yang menciptakan yang menciptakan api hadis riwayat Imam Abu Daud dan sanad yang benar sanad yang sahih nah di dalam hadis ini ya banyak pelajaran dari hadis yang terakhir kita bahas pada kesempatan yang baik ini yaitu dalil pertama ya hadis ini menjelaskan P kita tentang ketika seorang akan buang hajat hendaknya dia mencari tempat yang ters yang yang tertutup ya dan itu sampai hari ini berjalan hal ini sejak zaman Nabi sahu alaih wasallam atau mungkin sebelumnya orang kalau buang hajat itu itu di tempat yang tertutup ya dia tidak mau auratnya dilihat oleh manusia atau orang lain Nah jadi ini dalil tentang ya apabila seorang akan buang hajat hendaknya tempat yang tertutup Kemudian yang kedua Diara pelajaran yang diambil dari hadis ini yaitu tentang lemah lembut dan kasih sayang kepada binatang ya mengasihi menyayangi binatang itu mereka tidak boleh disiksa Ya baik disiksa secara ya dan membunuh dan s dalam membunuh ataupun dengan menyakiti mereka contohnya dalam kisah induk dan dua anak burung itu ya ketika diambil anaknya otomatis sang Ibu itu sedih dia mencari anaknya dia meminta dikembalikan anaknya cuma dengan bahasanya kita tidak paham maka kita harus kasih sayang kepada Bina binatang kemudian juga tidak boleh memisahkan ya seorang anak dengan ibunya yang masih menyusui misalnya kecuali karena suatu hal yang memang harus dipisahkan misalnya karena penyakit ya karena penyakit yang menular atau yang lainnya tapi pada dasarnya tidak di tidak dibenarkan kemudian juga hadis ini menjelaskan P kita larangan membunuh binatang dengan membakar larangan membunuh binatang dengan cara membakar dengan api baik itu binatang besar maupun kecil termasuk serangga-serangga ya termasuk serangga tidak boleh dibakar dengan api bunuhlah dengan cara yang baik dan cara yang cepat ya sehingga dia cepat mati dan sampai dia tersiksa kemudian bahwa mengazab dengan api itu hanya Allah Taala yang melakukannya ya Allah Taala yang melakukannya ya ini pelajaran-pelajaran diambil dari hadis ini ini hadis hadis terakhir yang dibahas dalam bab ini Insyaallah pada pertemuan yang akan datang kita membahas tentang Tahrim matlil ganii bihaqin lolabihi shohibihi larangan yang menunda-nunda memberikan hak orang lain termasuk dalam hal ini adalah hutangputang seorang yang sudah punya misalnya dia sudah punya kecukupan untuk membayar hutang bayarlah hutangnya jangan sampai dia menunda-nunda dari membayar hutang ini termasuk apa perbuatan yang zalim Insyaallah akan dibahas pada pertemuan yang akan datang baik kaum muslimin kaum muslimat rahimaniahimakumullah para pemirsa Para pendengar televisi radio rja di mana pun anda berada Semoga dirahmati Allah Taala demikianlah kajian kita ber kesempatan yang baik ini semoga bermanfaat dan semoga ilmu yang kita dapat kita peroleh bisa kita amalkan dan kita ajarkan kepada yang yang lainnya karena sudah diumumkan pada permulaan dari siaran ini tidak ada pertanyaan maka kami cukupkan sampai di sini semoga bermanfaat dan semoga kita bertemu di kesempatan yang lain dan pada kesempatan yang baik ini tidak lupa kami juga ee ingin mengajak ya ke para pemirsa Para pendengar ee tentang Ustaz kita Ustaz Yazid Abdul Qadir eh jawaz rahimahullah taala kita doakan beliau semoga beliau dirahmati Allah semoga beliau diampuni oleh Allah dan semoga Allah masukkan beliau ke dalam surga Allah dan memelihara beliau dari azab api azab kubur dan Azab api neraka amin ya rabbal alamin demikian wazakumullahhair subhanakallah wabihamdika asaduaahaill Anta asagfirahu wasb waa Al ajmain alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Roja TV jazakumullahu Khair bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *