Ustadz Abu Zaid Cecep Nurrohman, Lc. M.A. | Khutbah Jum’at

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

untuk salat zuhur bagi daerah Jakarta dan sekitarnya allahu akbar allahu akbar allahu akbar allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah ahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammadar rasulullah [Musik] Hayya [Musik] alah Hayya Alal Falah Hayya Alal Falah Allahu akbar Allahu akbar laahaillallah Allahumma salli ala Muhammad waa Ali Muhammad kamaita ala Ali Ibrahim innaka Hamidun Majid Allahumma barik ala Muhammadi [Musik] Muhammadi Ibrahim innaka Hamidun Majid allahum RAB Hadi [Musik] dawaimti Muhammad wasil Wal Fadilah wuaman mahmudadzi waad Allah inalhamdulillah nahmaduhutainuhu wasastagfiruh wubillahi minuri anfusinati yahdihillahu Fala mudillahlu illallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu la nabiya ba’d ya ayyuhalladzina amanuttaqulaha haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun ya ayyuhannasuttaqu rbakumulladzi khalaqokum Min nafsin Wahidah wqaha wumaijana wattaqulahadzi tasaaluna bihi Wal Arham Innallaha KAA alaikum rqiba ya ayyuhalladzina amanuaqulah Wa quan sadida Yusli lakum aalakum firakumakumillahahu faqan kitabahi Azza W Wir had had nabiina Muhammadin Shallallahu Alaihi Wasallam ayyuhal muslimun rahimani warahimakumullahu ajmain jemaah sidang jumaat yang semoga dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ketahuilah bahwasanya setiap manusia akan kembali kepada pencipta nya karena kita milik Allah subhanahu wa taala dan kita semua akan kembali kepada Allah tabaraka wa taala hari demi hari yang kita lalui itulah lintasan perjalanan kehidupan kita sebagai seorang anak manusia sedangkan ajal kematian itulah garis finish lintasan perjalanan seorang hamba di dalam kehidupan dunianya Allah subhanahu wa taala berfirman ya ayyuhal insanu innaka kadihun ilabika kadhanulaqi yang artinya kata Allah subhanahu wa taala wahai manusia Sesungguhnya kamu berletih menuju Tuhanmu setiap manusia berletih menuju kepada Tuhannya Dan kamu akan menemuinya setiap kita akan kembali kepada Allah subhanahu wa taala ahli ibadah berletih dengan amal ibadahnya seorang hamba yang berusaha bertakwa kepada Allah dia berletih dengan amal ibadahnya dengan usaha bertakwanya kepada Allah subhanahu wa taala sebagaimana pelaku dosa dan maksiat mereka berletih dengan maksiat-maksiat mereka dengan dosa-dosa mereka dan setiap kita akan kembali kepada Allah subhanahu wa taala setiap kita akan menghadap Allah subhanahu wa taala di ayat yang lain Allah subhanahu wa taala berfirmanibtumum ahaul kata Allah subhanahu wa taala apakah kamu mengira wahai manusia bahwa kami menciptakan kamu secara sia-sia tanpa maksud dan tujuan dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami Maha Tinggi Allah subhanahu wa taala yang sebenarnya tidak ada Ilah yang hak kecuali dirinya Rabb yang memiliki Arsy yang sangat mulia nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda dalam hadis yang dikeluarkan oleh Al imam albukhari dan muslim dari sahabat Usamah bin Zaid radhiallahu taala Anhu waard kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam inillah [Tepuk tangan] bajal musamma kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam apa yang Allah ambil apa yang Allah wafatkan maka ia adalah milik Allah subhanahu wa taala sebagaimana apa yang Allah berikan kepada seorang hamba apa yang Allah anugerahkan kepada seorang hamba maka itu pun milik Allah subhanahu wa taala dan segala sesuatu sudah ada batasan ajalnya di dalam ketetapan Allah subhanahu wa taala maka saudaraku maasir muslimin rahimakumullahu ajmain kewajiban orang-orang beriman adalah mensyukuri nikmat umur nikmat usia nikmat kehidupan yang Allah berikan kepada dirinya dengan cara memakmurkan mempergunakan nikmat umur tersebut di atas jalan-jalan ibadah kepada Allah subhanahu wa taala di atas jalan-jalan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa taala Karena itulah cara yang paling utama seorang mukmin mensyukuri nikmat Allah subhanahu wa taala kita bergunakan nikmat tersebut di atas jalan-jalan ubudiah penghambaan diri kepada Allah subhanahu wa taala kita berusaha mengisi waktu-waktu yang Allah berikan kepada kita di atas jalan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa taala Allah subhanahu wa taala berfirman kepada keluarga Daud alaihalam kata Allah Subhanahu Wa [Tepuk tangan] taalauuduk kata Allah subhanahu wa taala maka beramallah wahai keluarga Daud beramallah berbuat ketaatan kepada Allah subhanahu wa taala sebagai perwujudan syukur kalian atas semua kenikmatan yang Allah berikan kepada kalian dan sangat sedikit di antara hamba-hambaku kata Allah yang mampu menjadi hamba yang bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala as Syekh Abdurrahman IBN Nasir ass rahimahullahu taala ketika menafsirkan ayat di atas di dalam tafsirnyair alimahman beliau [Tepuk tangan] menjelaskanuk k abahikatukang adalah ikulbi pengakuan hati hati yang mengakui hati yang meyakini bahwasanya tidak ada sekecil apapun kebaikan yang kita dapatkan melainkan datang dari Allah subhanahu wa taala baik kebaikan duniawiah kita ataupun kebaikan agama kita tidak ada sekecil apapun kebaikan yang kita dapatkan maka seorang mukmin mengakui dengan hatinya bahwasanya kebaikan tersebut dia dapatkan karena Taufik dari Allah bukan karena kekuatan fisiknya bukan karena kekuatan finansialnya tapi semuanya berpulang karena rahmat dan Taufik dari Allah subhanahu wa taala hakikat syukur kata Syekh ass’di adalah seorang hamba berusaha untuk mempergunakan setiap nikmat yang dia dapatkan di atas jalan ketaatan kepada Allah dan seorang hamba berusaha menjaga agar jangan sampai nikmat tersebut dia gunakan di atas jalan-jalan kemaksiatan kepada Allah subhanahu wa taala Allah berikan kita nikmat harta Allah berikan kita nikmat kesehatan Allah berikan kita nikmat kehidupan maka pergunakan nikmat-nikmat tersebut di atas jalan ubudiah kepada Allah subhanahu wa taala pergunakan nikmat-nikmat tersebut di atas jalan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa taala Al Imam Muhammad bin ka’ab alquradi rahimahullahu taala Mengatakan kata beliau asyukru taqwallah walalus shh hakikat hakikat syukur seorang hamba adalah ketika dia berusaha untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala dan beramal saleh yang mendekatkan dia kepada Allah subhanahu wa taala maka saudaraku yang Allah muliakan berusahalah untuk masuk ke dalam bagian hamba-hamba Allah yang sedikit hamba-hamba Allah yang mampu mensyukuri setiap nikmat yang Allah berikan kepada kita jangan kita menjadi orang yang kufur nikmat karena sangat berat kesudahan bagi orang yang kufur kepada nikmat Allah subhanahu wa taala maasmaun waagfirullahakumil muslim muslimatambin fagfiru inahu gurahim alhamdulillahibbilamin [Musik] Muhammad IB abdillahahi was Bi yaumiddin wasama tasliman kat Amma ba’du saudaraku yang Allah muliakan nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam telah mengabarkan bahwasanya di sana ada manusia-manusia yang tertipu yang terpedaya dengan nikmat umur dengan nikmat usia yang Allah berikan kepada mereka dari hadis Abdullah bin Abbas radhiallahu taala anhuma dikeluarkan oleh Al Imam albukhari di dalam sahihnya rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda nikmatani magbunun fihima kattirun minanas kata nabi yang mulia ada dua nikmat yang mana Banyak di antara manusia mereka menjadi orang-orang yang magbun orang-orang yang terpedaya dengan kedua nikmat tersebut menjadi orang-orang yang tertipu dengan kedua nikmat tersebut yang pertama kata nabi asihatu nikmat kesehatan dan yang kedua adalah alfarag nikmat waktu luang alimam alhafiz Ibnu Hajar rahimahullahu taala Beliau berkata ketika menjelaskan makna hadis di atas kata alfiz IU hajarun Hakikat kehidupan dunia adalah maah untuk kehidupan akhirat bagi orang-orang beriman tempat kita menanam untuk kita panen dalam kehidupan akhirat kita dan kehidupan duniaal perniagaan yang manaan ambil di dalam kehidupan akhirat ketika kita kembali kepada Allah Subhanahu Wa taalauuahi maka Barang siapa yang mempergunakan nikmat waktu luang nikmat umur dan nikmat kesehatan yang Allah berikan kepada dia di atas jalan-jalan ketaatan kepada Allah maka dia adalah orang yang patut kita iri kepadanya patut kita kep Danang siapa yang mempergunakan nikmat Sehatnya dan nikmat waktu luangnya nikmat umur yang Allah berikan kepada dirinya di atas jalan maksiat kepada Allah maka dia adalah orang yang tertipu orang yang terped [Tepuk tangan] karena waktu luang yang kita miliki akan datang setelahnya kesiban yang menyibkan kita dari amal sedangkan kesehatan yang kita miliki maka akan datang setelahnya masa sakit yang melemahkan fisik kita untuk beribadah kepada Allah subhanahuguniknik di an kepada Allah subhanahu wa taala agar kita mendapatkan keuntungan yang besar ketika kita kembali kepada Allah subhanahu wa taala ketika fisik kita tidak lagi mampu sujud ketika lisan kita tidak lagi mampu membaca al-quranul Karim Maka bergunakan nikmat sehat kita nikmat waktu luang kita di atas jalan ibadah kepada Allah subhanahu wa taala Innallaha wa malaikatahu yusuna al nabi ya auhina amanu Alaihi wasimu tlima allahum Shi wasallim wuhak [Musik] [Musik] Allah in an w antaanaal in anul inahun akahu muhamm wa akwhamdulillahiabbil alamin

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *