Ustadz Mahfudz Umri, Lc. | Ensiklopedia Larangan

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di meja TV dan radio Rodja kuntum Khaira ummatin Ma’ruf kalian adalah sebaik-baiknya umat yang diturunkan atau dikeluarkan oleh Allah ta’ala untuk manusia tugasnya tak Nurul Ma’ruf kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja 100 poin 1 FM dan Radio Rodja Bandung 14.3 Bogor dan Radio Rodja Bandung menebar cahaya Sunda Para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada [Musik] bagi anda para pemirsa Roja TV yang telah kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah [Musik] para jemaah sekalian rahmati Allah dan juga pendengar dan pemirsa Rojak TV yang dirahmati Allah kita masih melanjutkan pembahasan yaitu larangan ketika dia berada di depan umum menunjukkan perbuatan yang baik namun ketika dia berhadapan dengan apa yang Allah haramkan dia langgar larangan-larangan tersebut yaitu hadis tauban Maula rasulillah shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Al Imam Ibnu Majah dan Di mana nabi bersabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kiamat [Musik] dari sauban Maulana Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda sungguh benar-benar aku akan mengetahui beberapa kaum dari umatku mereka datang pada hari kiamat dengan membawa kebaikan-kebaikan sebesar gunung tihamah ya antara saudara dia dengan Yaman Yang putih kemudian Allah ta’ala menjadikan amal-amal tersebut seperti debu yang berterbangan alias gugur tidak ada artinya [Musik] padahal sangat banyak sangat besar kemudian sauban bertanya wahai Rasulullah beritahukan kepada saya ciri-cirinya jelas kan kepada kami ya seperti apa mereka agar kami tidak masuk golongan mereka sementara kami tidak tahu tidak menyadari Kemudian beliau mengatakan Adapun mereka adalah saudara-saudara kalian dari kulit-kulit sekalian mereka mengambil waktu malam yaitu untuk beribadah sebagaimana kalian juga beribadah di malam hari itu akan tetapi mereka adalah satu kaum Apabila mereka bersendiri menyendiri dengan larangan-larangan Allah maka mereka melanggarnya mencabik-cabe kehormatan Allah subhanahu wa ta’ala ini adalah sebagian para ulama mengatakan sifat-sifat orang munafik sebagaimana Allah ta’ala berfirman itu apa ketika mereka salat mereka bermalas-malasan hanya ingin dilihat oleh orang tidaklah mereka berzikir Kecuali sedikit saja ya makanya dikatakan yaitu orang-orang yang lalai dari salat-salatnya kalau karena itu lawan dari sifat yang seperti ini dan sifat seperti ini disebut dengan al-kadzib ya berbohong apa lawannya adalah kita sudah membahas hadis tersebut pada pertemuan yang lalu sehingga kita harus mengambil pelajaran ya bahwa sifat-sifat yang telah disebutkan oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam di mana tauban minta perincian seperti apa sih orang orang itu seperti apa disebutkan sifatnya satu itu adalah saudara kalian ya kaum muslimin makanya disebut Aquaman ummati kaum-kaum dari umatku itu umat Nabi Muhammad SAW membawa Kebaikan dia beramal sholeh ya beramal sholeh mereka dari kulit-kulit kalian mereka juga itu mengerjakan salat di malam hari tapi ketika mereka menyendiri dengan yang diharamkan Allah mereka cabe-cabean larangan-larangan tersebut dan sebagaimana pada pertemuan yang lalu kita dengarkan penjelasan diantaranya hadis ini ada orang yang berbuat dosa Apakah dia sendiri atau bersama dengan teman-temannya karena pengertian di sini adalah selain dia menyendiri dengan dosa itu maksudnya juga mereka bersama teman-temannya berubah dosa jadi dosa bersama-sama mereka ini termasuk al-intihad yaitu apa merobek-robek kehormatan Allah Subhanahu Wa Ta’ala ada beberapa kondisi memang ada orang ketika dia berbuat dosa pertama tanpa malu-malu melakukan dosa di depan umum umatku dimaafkan kecuali orang yang menampakan dosa diantara diantara yang dosa malam berubah dosa sudah ditutup oleh Allah tapi ada yang lebih parah daripada itu bukan hanya sekedar ngomong sama orang lain bahwa tadi malam tapi memang betul-betul berbuat dosa di depan umum ya dan berbuat dosa di depan umum ada yang memang nantang-nantang nah ini lebih parah ini paling parah mantan-mantan dengan urusan pribadi saya ini privasi saya ini hak asasi manusia Ya ada juga depan umum barangkali karena tidak tahu bisa jadi tapi kalau sudah minuman keras hubungan di depan umum jelas itu adalah hal-hal yang diketahui oleh banyak umum banyak orang itu adalah perbuatan dosa Nah ada orang yang bersembunyi dengan dosa pertama juga dia malu Yang kedua hatinya bertentangan hatinya bertentangan Kenapa dia berbuat dosa dia tahu dosa itu dia aku tapi hatinya bertentangan dan dia syahwat yang mengalahkan dia untuk berbuat dosa tersebut atau itu beda Itu semua ada juga yang menyendiri dengan dosa tanpa dia ada rasa takut kepada Allah tanpa ada rasa malu kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala lah ini yang dimaksud menyendiri dengan dosa tanpa malu tanpa ada penyesalan tanpa ada rasa takut tapi ketika debat umum Dia berbuat baik menampakkan kebaikan-kebaikan dan boleh masing-masing kita untuk saling Muhasabah ya karena setiap manusia pasti berbuat salah yang paling baik adalah bertobat Apakah dia terang-terangan berubah dosa apakah depan umum Apakah tanpa malu dan lain sebagainya ya Itu semua adalah kesalahan namun di sini yang bisa dan mengancam gugurnya amal yang bisa dan mengancam ya batalnya amal adalah apa adalah orang yang menampak-nampakan kebaikan di depan umum ya kemudian dia melakukan dosa ketika sendiri dengan bangga ya dengan apa tidak tanpa malu tanpa rasa takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala makanya perbuatan semacam itu Ya kurang lebih dimisalkan oleh para ulama seperti perbuatan orang-orang munafik menampakan kebaikan secara dhohir tidak maka di situ disebut sebagai sebuah kebohongan Mari sekarang kita bahas kebalikannya yaitu perlu menjadi perhatian bagi kita sekalian sehingga kita mendapatkan yaitu penjagaan ya dari Allah subhanahu wa ta’ala Apa maksudnya Allah jujur bersama dengan Allah bersama dengan Allah ta’ala terangkum dalam tiga hal jujur umat Allah ta’ala ada tiga unsur yang pertama adalah Al Iman [Musik] dan berkeyakinan dengan baik dan benar Jadi Yang Pertama unsur yang membangun jujur bersama dengan Allah satu apa iman dan keyakinan yang benar yang baik dan benar seperti kita mengatakan Lailahaillallah ya dalam sebuah hadits ilaha illallah shodiqon Min qolbihi Barang siapa yang mengatakan Lailahaillallah Jujur dari hatinya masuk surga dia ini iman yang benar yang benar keimanan yang benar itu akan melahirkan yang kedua unsur kedua yaitu apa amal saleh ketaatan amal sholeh atau ketaatan Iman berbuah amal dari ketiga adalah akhlak yang baik Al Akhlak al-karimah akhlak ini adalah jujur bersama dengan Allah subhanahu wa ta’ala berangkat dari hati ya Imam di situ juga tempatnya niat sehingga jujur dalam niatnya jujur dalam keyakinannya Jujur dari rasa takutnya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka berarti Apa unsur hati ini sangat penting dimana hati tempat Iman tempat keyakinan tempatnya niat tempatnya rasa takut tempatnya rasa malu muslim iman ada 60 atau 70 cabang yang paling utama kalimat tauhid Lailahaillallah yang paling rendah menyingkirkan gangguan dari jalan dan rasa malu termasuk bagian dari iman nabi bersabda Sallallahu Alaihi Wasallam diantara perkataan kenabian yang pertama kali dikenal manusia kalau kamu tidak punya malu silakan berbuat semaumum nah malu itu dalam hati munculnya awal timbulnya rasa takut juga demikian dan malu dan takut karena Allah Nah itulah ya yang harus dibangun dalam hati keyakinan sebenarnya keyakinan benarnya niat Oleh sebab itu memperbaiki hati itu bukan hanya dari rasa dengki paling utama menyingkirkan semua kesyirikan besar maupun kecil sehingga tertanam di situ apa kalimat yang kuat sehingga Allah mengukuhkan dalam hati kita bisa mengokohkan orang beriman dengan perkataan yang kokoh baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat akhirat termasuk di alam barzah bisa menjawab pertanyaan munkar dan Nakir di dunia kalimat tauhidnya benar sehingga berbuah apa yang kedua unsur kedua dari jujur sama Allah itu amal sholeh ketaatan ya yang ketiga adalah ini tercantum dalam surat al-baqarah ayat 177 surat al-baqarah ayat 177 di mana Allah berfirman pembahasan kedua adalah ayat-ayat yang menjelaskan tentang as-siddukuma Allah ya ayat-ayat yang menjelaskan tentang kejujuran bersama dengan Allah subhanahu wa ta’ala yang pertama terdapat dalam surat al-baqarah ayat 177 ya kemudian selanjutnya terdapat dalam surat al-hujurat ayat 15 yang ketiga terdapat dalam surat al-hasyr ayat 8 yang keempat surat Muhammad ayat 21 Mari kita bahas satu-satu ayat-ayat tersebut ya dan juga beberapa hadits yang menjelaskan hal ini pertama surah al-baqarah 177 Ya Allah berfirman [Tepuk tangan] bukanlah kebaikan itu kalian menghadapkan wajah kalian ke arah timur atau ke arah barat banyak tafsir bukan hanya salat terus meninggalkan amal bukan walaupun akan tetapi yang namanya kebaikan yang pertama adalah iman kepada Allah dan hari akhir malaikatnya iman kepada kitab dan iman kepada nabi Ini Rukun Iman berarti di sini ya kemudian di dalam ayat ini digabung langsung iman kepada Allah dan dari akhir dan banyak di dalam ayat iman kepada Allah dan hari akhir Kenapa karena banyak orang-orang musyrik meskipun mengakui Allah sebagai pencipta mereka mendustakan hari akhir dan orang yang percaya kepada hari akhir maka dia akan hati-hati dengan perintah dan larangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala di sini di sini disebutkan ya oleh Imam Asadi bahwa orang-orang jujur itu punya sifat pertama akidahnya benar akidahnya baik karena di sini disebut bukanlah kebaikan itu menghadapkan wajah kalian ke arah Barat ke arah timur dan barat tapi kebaikan adalah iman kepada Allah ya orang beriman kepada Allah dan hari akhir para malaikatnya kitabnya dan para nabi serta memberikan harta yang dia cintai kepada yang punya kerabat hubungan kerabat anak-anak yatim orang-orang miskin Ibnu Sabil orang minta-minta ya dan serta menegakkan salat menunaikan zakat dan orang yang menunaikan janji mereka ketika mereka berjanji dan orang-orang yang sabar baik dalam kesempitan keburukan ketika dalam keadaan tidak nyaman Siapa mereka ulaika merekalah orang-orang yang jujur merekalah orang-orang yang benar ini para jamaah dan merekalah orang-orang yang bertakwa kata Al Imam masa di dalam tafsirnya Beliau mengatakan mereka itu orang-orang yang disifati dengan pertama akidah yang baik aqidah yang benar berupa apa iman kepada Allah hari akhir pada malaikat kepada kita kepada para nabi [Musik] [Musik] kalau ingin menjadi orang yang jujur kepada Allah perbaiki iman kita memperbaiki iman tidak lepas sebagaimana penjelasan Syekh Muhammad bin Sholeh al-utsaimin ada 4 unsur Iman Al Iman diwujudlah Iman kepada wujudnya Allah yang kedua iman kepada rububiyahnya Allah yang ketiga iman kepada uluhiyahnya Allah keempat iman kepada nama dan sifat Allah itu perbaiki Oleh sebab itu kita selalu berusaha ya untuk apa memperbaiki Iman ini para jemaah dengan mempelajari tauhid tidak bisa lepas Kenapa demikian karena iman yang sempurna akan diberikan balasan Hidayah Yang Sempurna yang sering kita dengarkan surat at-taghabun ayat 11 bahasa sebab kalau imannya benar kepada Allah Insya Allah iman kepada yang lain pun juga akan benar ya tidak ada yang menimpa dari musibah kecuali izin Allah atau robun 11 tadi wamayu Barang siapa beriman kepada Allah tidak disebut di sini pada hari akhir malaikat tidak [Tepuk tangan] di dalam surat al-baqarah 177 pertama kali disebut walakinnal beriman kepada Allah Allah akan memberikan Hidayah ke dalam hatinya ketika benar imannya kepada Allah diberi hidayah tentang iman kepada hari akhir diberi hidayah tentang iman kepada para malaikat diberi hidayah tentang iman kepada para nabi kepada takdir ini asal-asal usul iman kepada kepada Allah maka kita perbaiki Allah dengan apa tidak lain dengan Tauhid sehingga kalau apa namanya pengajaran tauhid diabaikan ya maka apa tentu saja yang lain pun juga akan terabaikan kalau ada maka itu tidak akan menjadi amal yang sholeh karena hal yang sholeh harus di atas tauhidriah barang siapa yang berjumpa dengan robnya beramal sholeh jangan Syirik jangan menyekutukan Allah dan beribadah itu apa harus bertauhid harus iman kepada Allah yang benar nah ini berarti apa ini menyisakan PR bagi kita sehingga Jangan bosan untuk belajar tauhid ya karena apa kesempurnaan tauhid itulah yang selalu harus dilakukan jangan merasa aman dari makar Allah dari azab Allah seperti ini orang yang bertauhid nggak banyak membaca ya muqollibal Qulub Tsabit Qolbi begitu pula kata Saya bebas yang bertauhid teruji maka Allah tidak merasa aman dari mereka Allah kecuali orang yang rugi itu yang bertauhid apalagi yang tidak bertauhid atau mengabaikan tentang beriman kepada Allah ini ya Nah orang yang disebut dengan jujur bersama dengan Allah pertama sifatnya adalah akidahnya benar keimanan yang benar bagaimana iman supaya benar ya kita pelajari kita pelajari ya dan itu jaminan jaminan untuk mendapatkan hidayah sehingga ketika seseorang menjaga Allah jaga dia ketika dia lalai tidak menjaga Allah kemudian terjatuh ke dalam kesalahan tidak bangga dengan dosa ya kemudian juga tidak dengan rasa malu tapi dia hatinya hancur dengan perbuatan dosa yang dilakukan karena memang tidak ada manusia yang Maksum ya kemudian dia menyesal Bahkan dia menangis di kala sendirian dengan dosa yang dilakukannya dia tidak terus-menerus kenapa karena muncul dari iman ya cuman apa syahwatnya mengalahkan dia nah kapan bisa dikalahkan oleh syaiton tersebut dia dikala kita jauh ya mengurangi dzikir kepada Allah kata Ibnu abbasyaitoni jatimun ala Qolbi Ibni Adam khonas setan itu memang bertengger di hati manusia ketika dia zikir manusia itu berdzikir ya dengan zikir berbagai macam bentuk dzikir maka apa setan bersembunyi tidak berani untuk membisikkan bisikannya kalah Kenapa karena ndak Iman di situ dzikir pada Allah Imam tapi ketika Gopal lalai setan akan membisikkan para jamaah dengan iman bisikan itu akan dikalahkan beriman kepada Allah hatinya akan diberi hidayah maka apa hati itu selalu bergelora ya menghadapi Apa yang dilihat dan apa yang didengar dan Apa yang dirasa kemudian dihadapkan dengan ilmu yang dia ketahui di satu sisi nafsu dan syaitan yang menggoda maka iman kepada Allah akan memberikan menjadikan sebab Pertolongan Allah ta’ala turun pada kita sehingga langsung dijelas apa disadarkan [Musik] surat al-a’raf satu ya surat al-a’raf [Musik] 2013 ya kalau disentuh oleh godaan setan langsung dia ingat bisa melihat bahwa itu dosa diberikan maka di sini jujur bersama Allah ya pertama adalah satu dengan Akidah yang benar [Musik] kalau akidah iman kepada Allah benar Insya Allah iman kepada hari akhir pun juga benar ya mu’tazilah contoh nih ya apa namanya mengingkari sifat-sifat Allah ta’ala maka di sini Terjadi apa yang terjadi sebagian tidak beriman pada alam barzah Siksa Kubur karena dianggap khobar dan seterusnya kalau salah berimannya kepada Allah tidak ada jaminan benar beriman kepada yang lain tapi kalau benar imannya kepada Allah ya ada jaminan Kenapa karena Allah sudah menjamin dan iman yang benar tentu saja seperti dalam al-baqarah 137 mereka beriman seperti kalian maka mereka dapat Hidayah dapat petunjuk kalian di sini tidak hanya para sahabat makanya versi iman kepada Allah bagaimana para sahabat beriman tentang Allah subhanahu wa ta’ala ini yang perlu kita selalu pelajari para jemaah ya kemudian sifat yang kedua adalah memberi harta yang dia cuka kepada kerabat-kerabat dekat dia daripada ponakannya kepada pamannya ya dapat dua pahala sedekah dan Silah hubungan anak yatim orang-orang miskin Ibnu Sabil orang yang minta-minta ya mudah-mudahan salat merupakan zakat Ini adalah sebuah amal saleh di mana amal itu merupakan [Musik] buah pengaruh dari iman Burhan bukti cahaya dari iman Nah maka di sini para jamaah ya kalau kita benar imannya maka kita tentu akan berbuah amal amal Seperti apa kadar kualitas kembali kepada kadar dan kualitas iman iman itu punya level bertingkat-tingkat Al Imam tidak satu level maksiyah iman itu bertambah dan berkurang bertambah dengan ketaatan berukuran dengan perbuatan maksiat sementara perbuatan taat itu tidak mungkin dikatakan taat lalu dibangun di atas ilmu tabiin Habib dia mengatakan yang namanya Taqwa adalah engkau melakukan ketaatan kepada Allah berdasarkan ilmu dan harap pahala dari Allah meninggalkan wasiat berdasarkan ilmu dan takut kepada adab siksanya Allah maka itu takwa itu para jamaah itu hasil dari iman sehingga apa banyak jaminannya al-a’raf 96 berapa kali kita dengarkan itu jaminannya secara makro ya Secara komunitas yang besar walau Anda ahlal Quro amanu alaihim barakatuh [Musik] seandainya penduduk suatu Negeri beriman dan bertakwa kepada Allah berarti iman dan amal di sini maka kami benar-benar buka Barokah dari langit dan dari bumi tapi karena sebaliknya mereka telah mendustakan tidak jujur hidup ya Sehingga apa diazab oleh Allah subhanahu wa ta’ala sekarang kita berbicara tentang jujur bersama dengan Allah baik di depan umum maupun sendirian nah ketika terngiang-ngiang ya sifat-sifat maka akan diberikan teguran tegurannya berupa Ilham Ilham tentang ketakwaan didominan Ilham tentang ketakwaan [Tepuk tangan] dengan dosa dan taqwa Sungguh beruntung orang yang selalu membersihkan jiwanya dan rugi orang yang selalu mengotori jiwanya sehingga apa yang dominan adalah pembersihan tazkiyatun nafas dan yang dominan adalah belum merasa bersih belum merasa bertakwa masih Bahasa masih banyak merasa berbuat dosa jangan merasa suci Allah lebih tahu siapa beliau bertakwa sehingga apa jangan merasa aman dari riya jangan merasa aman dari sumah pria pamer pamer amal sebab kalau imannya benar amalnya bukan untuk pameran amalnya untuk fashion tapi amal sebagai bukti Burhan Nur dari apa iman dan dia merasa takut dari amal itu diterima atau tidak bahkan takut tidak terima sebagaimana hadis Aisyah radhiyallahu ta’ala anhantu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam anhadil ayah ya [Musik] Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tentang ayat orang-orang yang nanti didatangkan amal perbuatannya hati mereka takut apa kata Aisyah Apakah yang dimaksud orang yang minum-minuman keras atau orang yang mencuri bukan wahai Aisyah Putri As Siddiq Bukan tapi yang dimaksud adalah orang yang salat berarti amal ya orang yang puasa dan orang yang bersedekah tapi mereka takut tidak diterima oleh Allah Padahal mereka yang bersegera kepada kebaikan walaupun bahasa lomba tapi takut ya Nah sehingga yang muncul ketika beramal takut tidak diterima dan para ulama terdahulu fokusnya adalah para Salafus Shaleh selalu Bagaimana amalnya tidak sia-sia bukan banyak sedikitnya tapi bagaimana bisa diterima oleh Allah dan takut tidak diterima nah ini para jemaah Ya itu bisa terjadi apa ya kalau hati bercokol di atasnya di dalamnya keimanan sehingga bisa ya jadi sebab Allah Taala menyingkirkan sifat pamer ya menyingkirkan sifat sumah memperkenalkan sifat ujub kagum pada dirinya sifat kiber sombong meremehkan orang lain menolak kebenaran yang ada apa sikap dan sifat tawadhu takut tidak diterima tidak merasa suci ini harus dijadikan Kenapa karena dengan iman enggak mungkin bisa membersihkan jiwa tanpa dengan Tauhid tidak mungkin demikian mudah-mudahan bermanfaat masih belum selesai sudah masuk-masuk waktu adzan kita tutup dulu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *