Ustadz Abu Qatadah | Kitab Tauhid min Shahih Bukhari

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

Rodja TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja Ma’rifat kepada nama-nama Allah itu punya keutamaan bahkan kita mengetahui dalam ungkapan para ulama yang pertama diwajibkan Allah kepada manusia adalah makrifat makrifat siapa makrifatullah Salah satunya apa makrifat kebiasaan kepada nama dan sifatnya kajian Islam ilmiah di Rodja TV dan radio Rodja 100 poin 1 FM dan Radio Rodja Bandung 14.3 dan Radio Rodja Bandung menyebar cahaya Sunda terutama Para pendengar dan pemirsa Rodja TV dimanapun anda berada [Musik] jazakumullah [Musik] secara langsung Rodja TV saluran dan kajian Islam Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah wassalatu wasallam dimanapun anda berada Alhamdulillah di kesempatan malam yang berbahagia ini di hari Jumat malam satu Sabtu kita akan simak bersama kajian ilmiah yang disiarkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan kitabut tauhid Min Shahih Bukhari dan akan disampaikan oleh ibu kota dan hafidzahullahu ta’ala dari Pondok Pesantren yahusunnah Tasikmalaya Alhamdulillah kami sudah terkoneksi dengan beliau mudah-mudahan kondisi kami lancar hingga akhir acara nanti seperti biasa bagi anda para pemeran Raja sekalian yang ingin bertanya perihal pembahasan kita di saat malam hari ini anda bisa mengirimkan pertanyaan baik melalui layanan pesan Whatsapp ataupun anda bisa menghubungi kami secara langsung di layanan lain toufon baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada lulusan kami persilahkan follow bismillah Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillah Hamdan katsiron thoyyiban mubarokan asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh washolatu wassalamu ala rasulillah wa ala alihi wa ashabihi wa man tabi’ahum bissanin ilaihudini ama ba’du ya ayyuhalladzina amanutaqullaha haqihi Wa La tamutunna illa Wa Antum muslimun kaum muslimin pemirsa Rodja TV yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala dan para pendengar radio Rodja di mana berada Alhamdulillah pada kesempatan malam yang berbahagia ini dengan izin dan qudrat dari Allah subhanahu wa ta’ala kita dapat berjumpa kembali dalam pembahasan tentang seputar akidah yang kita bahas dari kitab shahih Bukhari yaitu dalam kitab pembahasan paling akhir dari kitab shahih Bukhari yaitu Kitab Tauhid Kita Sedang membahas bab yang ke-23 dan ini berkaitan tentang sifat Ulu bahwa Allah memiliki sifat Ulul Allah disipasi dengan tinggi dimana Mualif rohimahullah membawakan di bab ini dua ayat Alquran dan sejumlah hadis dan kita telah membahas tentang pokok bahasan tentang bab ini dan kita akan membahas sekarang tentang hadis yang mana hadisnya adalah hadis seputar tentang khawarij walaupun di dalamnya menjelaskan tentang sifat Ulu bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan kita kembali ee bacakan dulu bab pokoknya itu qala Al Imam Al Bukhari rahimahullahu ta’ala babu qaullahu ta’ala I ketua ilaihi yashadu alkalimut qoyyimu ya ini ayat yang dibawakan oleh Mualif rahimahullah ta’ala naik para malaikat weruh yaitu Malaikat Jibril Alaihissalam ilaihi yaitu kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yaitu menghadap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala nilai hias adu alkalimut toyyibu kepadanya yaitu kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala naik alkalimut toyyibu yaitu alkalimut thoyyibu yaitu berupa kalam Allah Subhanahu Wa Ta’ala berupa kalam yang dimaksud adalah kalimat yang baik yang diungkapkan oleh orang-orang beriman berupa bacaan Alquran berupa tasbih berupa tahlil berupa Tahmid dan semua perkataan yang baik kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengatakan amal saleh Allah ta’ala mengangkat kepadanya nah kaum muslimin pemirsa yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala bab ini menjelaskan tentang sifat Ulu bagi Allah yaitu Allah itu disipati dengan sifat tinggi atau maha tinggi dan telah kita bahas di pembahasan pertama sifat Ulul Allah itu mencakup kepada tiga oleh sifat di mana Allah ta’ala sifatnya Maha Agung Maha Tinggi yaitu Maha Sempurna tidak ada yang melebihi sifat Allah subhanahu wa ta’ala dan tidak ada yang menyerupai sifat Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana dinyatakan di dalam ayat al-qur’an dan baginya adalah sifat-sifat yang tinggi nah sedangkan yang kedua yaitu Ulumul kohar dimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala maha berkuasa kekuasaan Allah Maha Tinggi artinya tidak ada yang mengalahkan Allah Allah berkuasa atas seluruh makhlukNya Allah ta’ala berkuasa atas seluruh hambanya artinya tidak ada yang bisa mengalahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Dan Allah telah berfirman wahuwal ibadah dan dialah Allah subhanahu wa ta’ala yang berkuasa di atas semua hambanya nah sedangkan yang ketiga yang sedang kita bahas tentunya di sini adalah uluidat bahwa zat Allah tinggi di atas seluruh makhlukNya Nah Imam Bukhari Sebagaimana telah kita lewati di sini menyebutkan dua bab Yang bergandengan babi yang pertama sebelumnya maksudnya sebelum ini adalah wakana yaitu berbicara tentang Arsy Allah subhanahu wa ta’ala dan menjelaskan bahwa Allah tinggi di atas arusnya jadi Allah ta’ala tinggi di atas arasnya kita telah bahas arus itu adalah makhluk diantara makhluk Allah subhanahu wa ta’ala yang di dalam Alquran disebutkan dengan tiga sifat dari Aras Allah ta’ala yaitu dikatakan al arsyl azim Arsy yang agung artinya Aras itu makhluk yang paling besar maka disipati al-azim kemudian Al arsyl Karim yaitu Arsy yang artinya di sini Mulia artinya di sini ditinjau dari sisi keindahannya ya kemudian Al arsyl Majid ya sebagaimana disebutkan dalam surah al-buruj artinya Arsy Allah itu harus yang kokoh ya kuat ya dan tentunya kita ketahui arus adalah makhluk yang paling Agung dipikul oleh para malaikat nah kemudian Imam Bukhari sebagaimana aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah menunjukkan sifat Ulu zat dengan menengahkan Dalil dari AlQuran dan tentunya di sini disebutkan yaitu dua dalil di sini yaitu dua dalil di sini secara terperinci bahwa Mualif menyebutkan tentang Allah Maha tinggi di atas makhlukNya zat Allah tinggi di atas seluruh makhlukNya dan tentunya di sini Allah tidak bersatu dengan makhlukNya ya tapi Allah ta’ala meliputi makhlukNya Nah kita ketahui dalil di dalam Alquran yang pertama Allah menyebutkan dengan kalimat istighwa jadi kalimat istawa jadi dengan sifat kalimat is atau jadi Dalam Alquran disebutkan istawa dan kalimat istawa di dalam Alquran itu disebutkan dalam delapan ayat sebagaimana Saya telah Jelaskan di pertemuan telah lalu 7 ayat berkaitan dengan Arsy dan satu ayat itu berkaitan dengan assamad itu salah satunya disebutkan dalam surah al-baqarah semesta wa Ila sama ya kemudian dalam Alquran dengan berbagai ayat yang berbeda semesta wa Alal Arsy itu disebutkan dalam 6 ayat kemudian dibalik ar-rahman dan kalimat istiwa di dalam bahasa Arab dan istilah ahli Lughah Lughah robiyah dan itu berdasarkan para mufassir dari kelakuan para ulama istiwa istawa di mana Allah itu rokok ala yaitu Allah ta’ala di itu dikatakan tinggi Nah jadi dengan kalimat istawa Kemudian yang kedua ayat rumpun yang kedua Allah Subhanahu Wa Ta’ala menyebutkan dengan kalimat yaitu dalam Surah al-baqarah Ayat Kursi yaitu ayat 255 nah kemudian ayat yang tadi disebutkan yaitu kalimat urut tak rujul malaikat kemudian su’ud alkalimut thoyyibu ya kemudian yaitu berupa rokaat yaitu tadi di sini menunjukkan naik ya kemudian kata-kata fauqiah ya Poki ya bahwa Allah ta’ala di atas itu seperti dalam ayat ibadah surah al-an’am ayat 18 yahoofunak ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan para malaikat itu dalam surah an-nahl ayat 50 mereka para malaikat takut kepada siapa Rob mereka Min fauqim yang berada di atas mereka Amin teman visama ya Antum ala sama nah artinya di dalam Alquran Allah Subhanahu Wa Ta’ala jelas udah artinya merumpunkan dalil-dalil yang menunjukkan sifat Ulu bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya sifat Ulu bagi Allah ta’ala ya kemudian kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya Mualif di sini menyertakan sejumlah hadis jenis sejumlah hadis yang udah kita bahas dan kita akan bahas hadits nomor 77.432 yaitu tentang hadis yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al-hudri hadits Abu sayyidilhudi tentang kisah Ali kemudian tentang di sini adalah kisah orang-orang khawarij Nah kita akan bacakan dan ini hadis yang sangat Agung untuk kita ketahui Alhamdulillah [Musik] Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam [Musik] menceritakan tentang kisah khawarij atau kisah munculnya tentang khawarij dan menyebutkan sifat-sifat orang khawarij tetapi Imam Bukhari memasukkan hadis ini dalam bab tentang sifat Ulu bagi Allah itu letaknya di mana dan apa hubungannya Nah mungkin untuk sekedar kita memastikan kalimat yang mana dari hadis yang tadi yang berkaitan tentang penetapan Allah Maha Tinggi dan Allah disifati dengan sifat Ulu nah [Musik] kita lihat dalam kalimat ini yaitu dari potongan ketika orang khawarij itu dan ini disebutkan tokoh dari bani Tamim yang disebutkan dalam riwayat yang lain atau disebutkan oleh ahli sejarah namanya jadi disebutkan dalam potongan hadis ini Ketika Nabi Salam mendapatkan kiriman ya berupa potongan emas dari Ali radhiyallahu ta’ala Anhu dan beliau berada di Yaman waktu itu maka Nabi SAW membagikannya kepada sejumlah kelompok orang dan waktu itu pembesar ansor pembesar Muhajir itu tidak dikasih waktu itu maka tibalah muncul orang yang dia berkata kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam wahai Muhammad bertakwalah kamu kepada Allah dalam riwayat yang lain dia mengatakan engkau itu tidak adil adil lah kemudian Nabi SAW di hadits ini ya siapa yang akan mentaati Allah jika aku tidak mentaatinya jadi kalau aku bukan jadi contoh buat kalian siapa yang akan memberikan contoh untuk taat kepada Allah kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan ya di sini ya hadisnya payah jadi kata beliau kata nabi salam Allah telah mempercayaiku dengan Allah memberikan Wahyu kepadaku untuk membimbing penduduk bumi jadi Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah percaya kepadaku dan telah memberikan kepercayaan kepadaku dengan menurunkan wahyu kepadaku untuk memimpin penduduk bumi sedangkan kalian wahai itu kan di sini salah satunya kepada tokoh waris ini sedangkan kalian tidak mempercayaiku dan tentunya Imam Bukhari seperti kebiasaannya bahwa kalimat ini memang seperti tidak sore gitu artinya tidak begitu nampak tapi akan nampak pada riwayat yang lain Jadi akan nampak pada riwayat yang lain yaitu diriwayat yang lain bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan yaitu di mana Baginda mengatakan dan aku dipercaya oleh Dzat yang ada di atas langit jadi ketika orang-orang khawarij itu atau tokoh raja itu tidak mempercayai nabi salam dan mencela Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam maka nabi besar mengatakan atau di dalam riwayat yang tadi dikatakan kaya menunik ala ahli [Tepuk tangan] bahwa Nabi SAW mengatakan Allah mempercayaiku untuk menjadi pembimbing untuk mengajari membimbing memberikan contoh kepada penduduk sedangkan kalian tidak mempercayaiku dan ini ditetapkan dalam proyek yang lain lebih jelas dan ini Tentunya thobi’ah Imam Bukhari salah satunya kadang beliau meriwayatkan sebuah hadis yang tentunya berbeda dengan riwayat yang lain karena Imam Bukhari punya syarat di mana riwayat yang yang satu terkadang ya mungkin saja tidak satu syarat Imam Bukhari atau Imam Bukhari menyebutkan di bab yang ini berbeda dengan riba yang yang lain Jadi Imam Bukhari suka di bab ini meriwayatkan dengan dengan lafaz pokoknya diriwayat yang apa di bab anu meriwayatkan dengan lapar yang anu ya itu biasa sehingga kita bisa menggabungkan riwayat dengan riwayat yang yang lain jadi pemirsa yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala bagi yang ingin meneliti hadits ini mana Dalil yang menunjukkan bahwa hadis ini menunjukkan Allah tinggi di atas makhlukNya ya tinggi di atas makhluk dengan kisah Nah maka diambil dari lafadz yang tadi yaitu Sabda nabi besar mengatakan payah manuni ala ahlil Ardi wala ta’moni Ya Allah yang ada di atas sana artinya dia di atas seluruh makhlukNya yang ada di atas arasy yang ada di atas langit dia Allah mempercayai aku untuk menjadi penduduk apa pembimbing penduduk bumi untuk menjadi contoh penduduk bumi dengan menurunkan kepadaku tentunya kata nabi salam adalah Quran berupa berupa Hidayah berupa Wahyu itu Quran dan Sunnah sedangkan kalian tidak mempercayaiku nah kemudian disebutkan dalam riwayat yang lain dengan kalimat lebih nampak atau lebih jelas bahwa nabi besar mengatakan bahwa aku adalah orang yang dipercaya oleh siapa manfisama zat yang berada di atas langit yaitu siapa Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena tentunya di sini Fi gimana ala bukan seperti dalam ayat Alquran aamintum manfissama ya Apakah kalian beriman kepada Dzat yang ada di atas langit fi-nya adalah leadervia karena Fi di dalam bahasa Arab ada barfiah maaf itu perhatikan dulu tadi Fi huruf Fijar ini fiibimana seperti orang mengatakan Muhammadun fil fasher Muhammad dalam kelas artinya untuk menunjukkan tempat makna Allah artinya Fi bukan menunjukkan kata tempat tapi menunjukkan di atas ya seperti kita mengetahui dalam ayat laushalibanakum ya aku akan salib ya di pelapah kurma artinya di sini bukan berarti di dalam peropa kurma karena artinya di atas kelapa kurma seperti kita juga membaca ayat fasirul Ardi Berjalanlah bukan di dalam bumi tetapi berada di atas bumi jadi di sini adalah amintum itu adalah yang menjadi Syahid artinya di sini menjadi salah satu dalil tentang tingginya Allah ta’ala di atas makhlukNya nah kemudian kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala hadis ini mengkisahkan tentang awal munculnya khawarij dan menjelaskan sifat khawarij dan kenapa khawarij dinamakan khawarij itu Jadi kenapa khawarij dinamakan khawarij nah kisah tentang khawarij di dalam sejarah itu disebutkan pada dua sisi jadi ketika kita mengungkap Siapakah dan Siapa Mereka orang khawarij maka literasinya atau benang merahnya kita bisa melihat dari dua sisi Sisi yang pertama dari sisi awal muncul ya bibit ya bibit bibit bibit awal muncul tentang maka itu berawal dari potongan kisah ini yaitu tentang seseorang yang bernama Zulfa pada satu kisah yang disebutkan dalam hadis ini berawal bahwa disebutkan Ali radhiyallahu ta’ala Anhu berada di bagian Negeri Yaman yang waktu itu beliau mengirim kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam potongan emas ya yang masih ada tanahnya Jadi mungkin dari hasil galian tanah kemudian potongan emas ini ya diserahkan kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian di tengah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam itu ada dua kelompok sahabat atau ada dua kelompok manusia yang pertama kudama yaitu orang-orang yang mereka terdahulu masuk Islam baik dari kalangan orang orang Muhajir atau orang-orang ansor Nah yang kedua yang dikenal dengan ilmu alafatul quluhukum yaitu orang-orang yang masih digunakan hatinya dalam pembahasan para ulama itu ada dua yang pertama orang yang baru masuk Islam yakni qoribu ahli orang yang baru dekat dengan kekafiran artinya baru masuk Islam dan yang kedua orang-orang kafir masih kafir tetapi didekatkan kepada Islam Jadi kalau udah masuk Islam berarti dikuatkan untuk memegang Islamnya Nah kalau masih di luar maka itu didekatkan hatinya untuk masuk Islam Nah maka ketika Nabi SAW mendapatkan kiriman dari Ali radhiyallahu ta’ala Anhu maka Nabi SAW memberi kepada empat kelompok artinya 4 orang di sini disebutkan di sini ya memberikannya itu kepadamu habis kemudian salah seorang dari bani Mujahid kemudian ya disebutkan Di Sini dari bani khilaf dari bani kilap ya atau Kemudian dari bani jadi di sini sekelompok orang kemudian tiba-tiba ya sejumlah dari kaum Quraisy dan orang ansor artinya di sini mau hadir dengan Ansor ya merasa tapi mereka tidak mengungkapkan kata-kata ya melihat bahwa ini adalah artinya Kenapa kami yang lebih dahulu ditinggalkan sedangkan mereka kok dikasih kita jadi kenapa kami yang lebih dulu masuk Islam tidak kebagian kok itu yang dikasih maka Nabi SAW mengatakan hanyalah kami kata Allah kata nabi salam hanyalah aku kata nabi salam melakukan ini adalah untuk menjinakkan hati mereka lebih mendekatkan mereka lebih menguatkan mereka dalam keislamannya itu adalah merupakan fikih fiqih artinya bagian dari fiqih beragama fikih dalam termasuk pembagian shodaqoh Pembagian zakat dan semisalnya Nah maka beliau ini menguatkan dan di sini tentunya ada dua sisi artinya dua sisi Apa yang dilakukan oleh Nabi wasallam ada hikmah ya hikmah yang pertama untuk menguatkan orang-orang yang baru masuk Islam dengan pemberian itu sehingga merasakan ya setelah mereka diasingkan masuk Islam maka itu ditolong oleh kaum muslimin ketika mereka mungkin berpindah dari orang-orang kafir kemudian ke komunitas muslim merasakan dekat diperhatikan nah sedangkan yang kedua juga menjadi hikmah bagi orang-orang yang telah lama masuk Islam untuk apa untuk menguji bahwa masuk Islam bukan karena dunia kita berada dalam Islam bukan karena dunia tetapi kita karena Allah maka sama saja mendapatkan bagian dunia Ataupun mungkin kita diuji dengan kesempitan dunia tetapi iman kepada Allah tetap kita Istiqomah itu salah satu hikmah yang dilakukan oleh Baginda Nabi shallallahu alaihi wasallam nah kemudian ketika sedang seperti itu maka muncullah seseorang jadi muncullah seseorang yang di sini disebutkan tentang karakter dari orang khawarij ya yaitu kedua matanya menjorok ke dalam artinya Kalau Bahasa Sunda mah celong itu artinya kelihatan ke dalam kemudian jidatnya nonjol artinya depan jadi kelihatan ke depan kemudian ya dia kepalanya botak kepalanya apa kepalanya botak kemudian dahinya lebar artinya bahkan di sini disebutkan dalam riwayat yang lain adalah Barokah bahkan disebutkan dalam lihat yang lain tangannya kepalan Kakinya bengkak itu ya itu merupakan sifat orang maka tiba-tiba dia berkata kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengakui dua sisi jadi si zulfaisiroh ini seolah-olah pada dirinya ada dua sisi Sisi yang pertama bahwa dia mengaku orang baik orang yang berhak untuk memberikan Amar ma’ruf nahi muka berada dalam kebenaran karena dia mengatakan bahwa kamu kepada Allah yang kedua dia beranggapan bahwa apa yang diperbuat oleh Nabi Salam adalah sebuah kesalahan Jadi apa yang diperbuat oleh Nabi Salam adalah sebuah kesalahan sehingga dia berkata ittaqilah bertakwalah kamu kepada Allah dalam riwayat yang lain dia berkata Muhammad Sesungguhnya engkau tidak adil atau dalam yang riwayat yang ini dikatakan demi Allah katanya pemberian ini ataupun bagian ini adalah tidak adil Nah maka Nabi SAW menjawab diriwayat ini Beliau berkata manyuting Allah siapa katanya yang akan taat kepada Allah kalau aku maksiat kepada Allah nggak mungkin aku yang diperintahkan untuk taat kepada Allah dan aku mengajak manusia untuk taat kepada Allah lalu Aku adalah orang yang tidak taat kepada Allah tidak mungkin Allah yang mempercayai aku dengan diturunkan kepada ku Wahyu untuk membimbing manusia lalu aku adalah bukan jadi Contohkan itu dalam riwayat yang lain ketika ada riwayat mengatakan siapa yang akan adil jika aku itu tidak adil jadi Nabi SAW mengatakan siapa yang akan adil jika aku tidak adil jadi orang ini begitu lancangnya kepada Baginda Nabi shallallahu alaihi wasallam nah kemudian dikala seperti ini datanglah seseorang yang minta izin kepada Nabi SAW dalam satu riwayat dikatakan di sini adalah Khalid bin Walid di mana Beliau berkata izinkan kepadaku untuk aku menebang batang lehernya dalam lihat yang lain dikatakan yang ngomong itu adalah Umar karena keduanya adalah guyur orang yang memiliki giro dan memiliki syaja’ah keberanian Jadi kalau itu siapa satu riwayat dikatakan di sini adalah Khalid bin Walid Tapi menurut sebagian para ulama dikatakan bahwa itu adalah Umar Bin Khattab radhiyallahu taala anhu kemudian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam di kala itu tidak mengizinkan kepada Khalid Ibnu Walid ataupun kepada Umar untuk mengembang menebas batang lehernya jadi untuk membunuhnya ya Dan ini pun fikih Salah satu bentuk siasat karena dia masih berada dalam lingkungan orang muslim dan dianggap muslim Maka kalau dibunuh akan berkata Muhammad eee zalim kepada umatnya Muhammad adalah membunuh umatnya maka besar lalu Beliau berkata kepada para sahabat ketika orang itu berarti meninggalkan majelis di situ maka beliau mengatakan akan muncul artinya nanti akan muncul dari orang-orang ini adalah orang-orang yang membaca Alquran jadi orang-orang yang membaca Alquran Jadi seolah-olah mereka hafal Quran mereka membaca Alquran tetapi mereka tidak paham tidak melewati tenggorokan mereka artinya membaca Alquran tapi tidak dapat Hidayah dari Alquran kemudian dikatakan yang rukun nominal Islam dalam riwayat yang lain dikatakan yang mereka melesat lari jauh dari agama bagaikan melesatnya anak panah dari busurnya keburuan artinya kalau udah melesat kemudian menancap karena ada ada kain seperti itunya maka tidak bisa kembali lagi Makanya digambarkan di sini ketika mereka itu adalah keluar dari ruang lingkup Islam ruang lingkup hakikat sunnah maka mereka sulit kembali kepada sunnahnya kemudian Nabi SAW menyebutkan mereka akan membunuh ya ahlul Islam Jadi mereka itu akan menghalalkan darah kaum muslimin dan mereka membiarkan penyembah-penyembah berhala jadi orang kafir dibiarkan orang muslim dibunuh dan kata nabi salam Seandainya aku mendapatkan masa kehidupan mereka dan pasukan mereka Maka aku akan memerangi mereka dan dibinasakan seperti dibinasakannya adalah kaum jadi kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah ta’ala maka ketika kita membahas khawarij itu adalah maksudnya adalah sejarah orang yang dinamakan dulu Hai sirah yang disebutkan dalam hadis ini dengan sifat-sifatnya dan kelancarannya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sedangkan yang kedua jika kita berbicara tentang orang khawarij maka mereka itu adalah [Musik] yaitu orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada ahli orang yang keluar dari keimamahan dari kekhilafahan Ali radhiyallahu taala dan itu terjadi setelah terjadinya perang shiffin perang Jamal perang shiffin ya mereka adalah orang-orang yang meninggalkan Ali keluar dari ketaatan Ali dan keluar dari pemerintahan Ali mereka keluar memisahkan diri mengangkat Imam sendiri ya mengangkat pemimpin sendiri membaiat pemimpin sendiri dan mereka berkumpul di tempat yang namanya Haura maka mereka dikenal dengan haruriyyun dan jumlah mereka ya dalam satu ahli sejarah menyebutkan jumlah mereka 12.000 ada yang mengatakan 8.000 tapi kita ambil yang paling banyak karena yang sedikit masuk pada yang banyak yang banyak masuk kepada yang sedikit tadi artinya di situ disebutkan sekitar 12.000 orang nah orang-orang khawarij ini dikatakan khawarij ya dan melihat dalam sepanjang sejarah kata-kata khawarij itu ya pada intinya adalah sebagaimana disebutkan oleh Imam ah sirahtani adalah jadi yang dinamakan khawarij itu adalah setiap orang yang keluar dari ketaatan imam yang haq artinya khalifah Imam atau Amir ya yang hak yang telah dibaiat oleh kaum muslimin jadi yang telah dibayarkan oleh kaum muslimin kemudian mereka memisahkan diri mengangkat Imam sendiri huruf maka dinamakan dengan khawarij ya dan itu tentunya dalam sepanjang sejarah Kapan saja itu dinamakan dengan khawarij Berawal Dari sekelompok orang yang keluar dari Ali radhiyallahu taala Anhu kemudian dia mereka bertempat tinggal dinamakan di daerah nah kemudian khawarij ini keluar dari dairah Ahlussunnah Wal Jamaah artinya orang khawarij ini keluar dari ruang lingkup yang dinamakan Ahlussunnah Wal Jamaah Jadi mereka dikatakan ahlu Bid’ah Berdasarkan kesepakatan para ulama dan mereka termasuk ahlu Bid’ah yang kita tidak boleh intisab kepada mereka yang tidak boleh kita menisbatkan kepada mereka dan kita tidak boleh mengikuti pendapat-pendapat mereka nah orang khawarij ini dikatakan huruf itu sebenarnya huruf Ya gimana isi huruf gimana maknawi artinya keluar dari Islam Bukan keluar dari Islam berarti di sini kafir tetapi di sini yang dimaksud yang benar bahwa mereka keluar dari tatanan Islam secara secara apa secara tatanan kaidah-kaidah Islam yang benar Nah mereka dikatakan khawarij huruf tadi dikatakan diam rukuna Minal Islam yang rukun ya mereka melesat dari Islam dan itu dari ditinjau dari dua sisi jadi dikatakan khawarijnya itu atau hurufnya itu ada dua sisi yang pertama adalah bagaimana maknawi yaitu al-khuruj an aqidatu shahiyyah al-khuruj an aqidati Al jamaah al-khuruj an aqidati Salafus saleh al-khuruj dan Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah mereka keluar dari akidah Al jamaah yang Nabi SAW mengatakan ketika ditanya siapa aja yang satu itu maka nabi besar mengatakan dialah jamaah nah orang khawarij ini keluar dari akidahnya Jamaah keluar dari manhajnya Al jamaah sehingga mereka dinamakan keluar huruf nah Contohnya apa dalam beberapa hal diantara pokok yang paling besar adalah mukhalafatuhum Li aqidati Ahlussunnah Wal Jamaah mereka orang-orang khawari itu menyelisihi aqidah ahli Sunnah Wal Jamaah akidah Al jamaah tentang masalah Iman jadi tentang masalah Iman nah salah satu buku bahasanya mereka mengatakan Al Iman bertambah tapi jangan berkurang kalau berkurang kafir menurut mereka kemudian mereka menghukumi pelaku dosa besar dari Ahlul iman Islam Jadi orang yang melakukan dosa itu langsung keluar dari Islam menurut orang khawarij kemudian mereka tidak mengimani tentang adanya syafaat dari ahlil kabair mereka tidak mengimani adanya syafaat untuk Apa pelaku dosa besar dari Ahlul iman mereka berpendapat semua orang masuk neraka adalah kekal walaupun dari Ahlul iman yang mereka punya dosa dan semua orang yang masuk neraka adalah kekal jadi ini adalah sejumlah penyimpangan orang-orang khawarij menyelisihi aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah nah kemudian dari sisi Manhaj Manhaj itu metode cara mereka beragama mereka disebutkan dengan istilah sufahul Ahlam jadi orang-orang yang dangkal pemikirannya mereka tidak mengikuti jejak para sahabat Ridwan Allah itu dalam memahami ayat Alquran dalam memahami hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Jadi mereka tidak mengikuti jejak langkah salahku oleh ridwannullah kemudian Sisi yang kedua kalau tadi di sini adalah huruf maknawi jadi keluar dari ruang lingkup Islam Ahlul Islam dari ahlussunnah dari sisi aqidah dan Manhaj nah sedangkan yang kedua mereka keluar dari jamaatul Muslimin yaitu keluar dari Jamaah kaum muslimin yaitu apa dengan mereka itu bentuk-bentuknya adalah huruf ya kemudian mereka mengangkat senjata mereka keluar dari ketaatan pemimpinnya safku di mail muslimin mereka menghalalkan darah sesama orang-orang muslim sebagaimana dalam sejarah dibuktikan dengan fakta-fakta yang nyata dari orang-orang khawarij ini dari orang-orang fakta sejarah tentang orang khawarij ini bahwa orang-orang khawarij ini sebagaimana disebutkan dalam hadis-hadis nabi salam ketika Ali radhiyallahu ta’ala Anhu menjadi khalifah kemudian terjadilah fitnah Nah di situ terjadi perbedaan ijtihad antara beliau dengan muawiyah radhiyallahu ta’ala Anhu ya di mana wafatnya Utsman Ibnu itu dibunuh ya orang-orang khawari sabaiyah jadi pembunuh Utsman itu adalah orang khawarij pengikut Abdullah bin sabar Laknatullah nah kemudian Utsman terbunuh kemudian para sahabat bermusyawarah kemudian diangkatlah Ali radhiyallahu taala Anhu dan beliau menjadi khalifah di saat itu nah kemudian muawiyah radhiallah sebagai sahabat yang tentunya itu punya nasab kuat dengan Utsman bin Affan radhiallahu ta’ala Anhu meminta kepada Ali radhiallahu ta’ala Anhu untuk menegakkan qisos kepada pembunuh Utsman radhiallah tetapi karena tidak memungkinkan untuk melakukan qisas Kenapa pertama pembunuhnya ya Secara itunya bukan satu yaitu berkelompok itu artinya bukan satu walaupun tentunya menikam satu tapi dikatakan kelompok itu karena mengepung Utsman bin Affan radiallah kemudian disaat itu juga ya orang-orang yang merupakan itu adalah yang tertuduh membunuh Utsman radhiallah ta’ala itupun berada di kota yang di situ Adanya Ali radhiallahu Anhu sebagai khalifah sehingga kalau apa ya mungkin ditegakkan di saat itu maka akan terjadi gojolak besar di pemerintahan Ali radiallah sehingga terjadilah fitnah adanya perang Jamal perang shiffin kemudian terjadilah tahkim tahkim bahwa Ali radiallah dikisahkan di situ dengan Amr Bin Ashabul Musa Ashari radiallah berdamai dengan pengawiyah radhiyallahu ta’ala Anhu nah ketika terjadi seperti itu maka orang-orang khawarij yang tidak puas dengan kebijakan Ali radhiallah fiqih Ali radiallah maka mereka mengumpulkan diri di tempat yang dinamakan dengan Haura Jadi mereka berkumpul di tempat yang namanya Aura nah kemudian mereka melakukan tiga hal yang merupakan huruf jadi ada tiga hal yang pokok selain aqidah yang tadi tadi kan udah dibahas akidahnya tapi ini adalah berupa sikap yang pertama mereka mengangkat Imam sendiri artinya huruf berarti keluar dari Jamaah kaum muslimin bikin jamaah baru mengangkat Imam mengangkat pemimpin di tempat yang namanya Haura yang kedua menghukumi Ali radhiallahu ta’ala Anhu muawiyah radhiallahu ta’ala Anhu kemudian Abu Musa as’ari radhiallahu ta’ala Anhu kemudian semua para sahabat yang dianggap ikut dalam tahkim maka dikafirkan oleh mereka jadi ahli kafir muawiyah kafir kemudian Amr Bin as kafir dan seluruh sahabat itu dikatakan kafir oleh mereka Oleh sebab itu dari sisi mengkafirkan sahabat maka dengan orang Syiah hampir sama artinya disisi mengkafirkan Walaupun ada sisi perbedaan Di mana orang Syiah tidak mengkafirkan Ali itu ya orang khawarij mengkafirkan ahli radiallah maka kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah ta’ala ini sikap yang kedua sikap yang kedua sikap yang kedua yang ketiga adalah Muslimin yaitu menghalalkan darah semua orang yang sepakat dengan Ali karena mereka mengkafirkannya menghukumi keluar dari Islam maka mereka mengkafirkan darah kaum muslimin saat itu Nah maka sejarah membuktikan terbunuhnya Ali Radiallahu ta’ala Anhu terburunya sejumlah para sahabat dengan Sebab mereka ini bahkan Salah satu tokoh yang dinamakan dengan ya Abdurrahman Ibnu muljam itu membunuh Ali radhiallah dan dia membacakan sejumlah ayat Quran ketika membunuhnya salah satunya membaca surah al-baqarah ayat 207 wa minannas orang-orang khawarij ini memiliki nama nama mereka adalah tadi khawarij karena mereka itu keluar kemudian Syarah karena mereka menganggap dirinya adalah pembeli pembeli jihad ya pembeli Berniaga dengan Allah yaitu dalam ayat yang tadi Wa minannas kemudian mereka dengan nama tahkim kemudian mereka yang paling tidak disenangi orang khawarij adalah almarhum artinya di situ adalah yang keluar dari dan mereka tidak menyenangi dengan laku itu nah kemudian pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala nah sifat orang khawarij yang di sini ya di sini di mana sifat orang khawarij itu disebutkan dalam hadis ada sifat bentuk fisik tapi tentunya sifat fisik ini ya ya tidak selamanya menjadi pokok dari sifat orang khawarij disebutkan di sini sifat orang khawarij jadi sisi fisik dalam hadis pertama ya dikatakan matanya ke dalam Makanya ke dalam bahasa orang Sunda kemudian jidat menonjol ke depan atau dikenal dengan istilah borokan kalau orang Sunda mah Aya Sasa kemudian jidatnya lebar kemudian kepalanya botak kepalanya botak ya kemudian diriwayat yang lain ya dari sifat-sifat tertentunya disebutkan mereka itu bibirnya basah kemudian tangannya kepala kemudian jidatnya Barokah kemudian kakinya artinya bengkak yang digambarkan mereka itu mubalaghofil ibadah berlebihan dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala sehingga disebutkan dalam ayat yang lain bahwa orang akan tertipu dengan bentuk fisik dhohir mereka Ya seperti nampak mereka beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala nah tetapi Nabi SAW menyebutkan sifat dari sifat-sifat yang namanya karakter mereka karakter mereka itu apa suhaul Ahlam bahwasanya mereka itu sepaha artinya orang-orang yang dangkal ilmunya ya kalau disebutkan bahasa kencangnya tolol artinya dari sisi mereka memahami dalil memahami Nash gitu ya ya mereka itu tidak kemudian dikatakan sudah Asnan yang menunjukkan orang khawarij itu yang 12.000 itu tidak ada seorangpun dari kalangan Sahabat tidak ada dari kalangan orang-orang yang mereka adalah terdahulu dalam Islam maka mereka dikatakan sudah Islam Asnan Oleh sebab itu Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam itu Maaf Abdullah bin Abbas radhiyallahu taala anhuma ketika mendatangi mereka Maka Abdullah bin Abbas mengatakan aku datang dari para sahabat ya kepada kalian aku ini datang dari anak pamannya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yaitu Ali radiallah itu Abu Thalib ya yaitu Ali Bin Abi Thalib Abu Thalib itu pamannya Nabi Salam ya kemudian mereka disebutkan Apa tadi yang mereka membaca Alquran tetapi mereka dungu dalam memahami masa Alquran dalam memahami makna-makna dari Alquran ini kemudian dikatakan lasofa wala adla mereka itu melakukan banyak kebaikan dari perkara-perkara yang wajib dan perkara-perkara yang sunnah tetapi Allah tidak menerima mereka artinya tidak menerima amal-amal mereka nah kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala Kita buktikan tentang orang khawarij ini tadi ya ketika dia datang itu tokohnya yang pertama yaitu siapa dulu Hai sirah Dia berkata ittaqillah kalau bahasanya itu maka dia menganggap bahwa apa yang dia katakan adalah bagian dari Amar Ma’ruf apa yang dia perbuat Itu adalah sebuah kebenaran ya Dan Dia melihat perkara baik buruk nah ini Jadi perkara baik dianggap buruk karena Apa yang dilakukan oleh Nabi SAW tadi membagi ya kepada orang-orang yang baru masuk Islam atau yang dekat masuk islam dia katakan itu keburukan karena mereka tidak mengetahui hakikat kebenaran mereka tidak mengetahui hakikat kebaikan Apa yang dimaksud kebaikan dalam Alquran kebaikan dalam sunnah kebaikan dalam timbangan Allah dengan rasulnya mereka tidak paham kemudian dia menganggap orang-orang khawarij itu selalu menganggap bahwa perbuatannya perbuatan baik Ya seperti mereka menganggap Amar ma’ruf nahi muka Mengapa mereka menegakkan dia seperti orang-orang yang melakukan aksi teror hari ini mereka menganggap bahwasanya melihat apa yang diperbuat oleh orang itu salah dan dia melihat Apa yang dilakukannya itu adalah benar padahal tidak demikian [Musik] Ya seperti saya akan mengakhiri dengan tiga kisah dalam ataupun dalam kisah dialognya Abdullah bin Abbas dengan orang khawarij itu ya mereka mengkafirkan Ali dengan tiga alasan karena kebodohannya dan ketidakfagihan mereka mengatakan Ali berhukum dengan hukum manusia ya ketika tahkim maka berarti Ali adalah kafir katanya yang kedua Ali Radiallahu ta’ala Anhu tidak menawan tawanan perang dalam dua peperangan dalam dua terjadinya pertikaian antara kelompok muawiyah dengan artinya pasukan muawiyah dengan pasukan ahli kemudian Aisyah radhiallahu ta’ala dengan pasukan Ali berarti tidak berhukum dengan Hukum Allah itu kan yang ketiga mereka mengatakan kalau Ali itu tanah Zul itu turun mengalah artinya menerima tahkim itu kalau kemarin adalah Amirul Mukminin Berarti sekarang katanya adalah Amirul kafirin mereka mengkafirkan dengan tiga alasan nah lalu Abdullah bin Abbas ketika datang kepada mereka lalu mengatakan dengan beberapa perkataan Beliau mengatakan aku datang dari sisi anak pamannya Nabi Besar siapa aku datang ini dari Ali radiallah kemudian kata beliau hatiku Min di assabi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam aku ini datang dari pembesar sahabat Muhajir dan Anshor aku wakilnya nih akan menyampaikan suatu pernikahannya yang ketiga kata Abdullah bin Abbas radhiyallahu ta’ala Anhu Bagaimana jika seandainya aku di depan kalian berdalil dengan Quran sebagaimana kalian itu mengklaim berdalih dengan Qur’an aku akan menyampaikan ayat-ayat Quran untuk bendera dengan kalian lalu mereka mengatakan Iya saya akan menerima seluruh apa yang disampaikan oleh engkau tentang Quran karena mereka melakukan itu hanya milik Allah maka Abdullah bin Abbas makrullah di situ ketika berkaitan tentang pertikaian ya antara semua muslim kemudian Abdullah bin Abbas mengatakan Apakah kalian pernah membaca ayat dalam surah al-hujurat bahwa Allah mengatakan apabila terjadi pertikaian ya perseteruan antara Mukmin dengan Mukmin maka Islam di antara keduanya kemudian dikatakan perangilah orang yang gugur artinya orang yang tetap melakukan penyerangan yaitu oleh pemerintah diperangi dan apabila dia itu kembali maka Pak asli radhiyallahu ta’ala Anhu ya ketika terjadi peperangan beliau tidak mengambil kawan perang tetapi Islah di antara keduanya lalu Abdullah bin Abbas Apakah Ali berhukum dengan Hukum Allah atau dia berhukum dengan hukum manusia maka sejumlah mereka mengatakan demi Allah kalau begitu Ali telah berhukum dengan Hukum Allah nah ini kan bergeser yang tadinya mengatakan Ali tidak berhukum dengan Hukum Allah ketika dibacakan ayat Dengan pemahaman yang benar mereka mengatakan Iya kalau begitu berhukum dengan Hukum Allah Kemudian yang kedua Ali radhiyallahu ta’ala Anhu dituduh kafir karena bertahkim kepada manusia lalu Abdullah bin Abbas membacakan surah an-nisa ya yang berbunyi Wain hiptun XII kalau suami istri itu terjadi persengketaan pertikaian maka dianjurkan bagi suami ketika ingin berdamai memilih apa wakil yang adil dari pihak suami wakil yang adil dari pihak istri dan keduanya kompromi sehingga suami istri kompromi kepada dua orang ini kalau ada dua orang bertikai lalu Islah kepada manusia Apakah dia berhukum dengan Hukum Allah kata mereka yang berhukum dengan Hukum Allah maka demikian juga ahli radhiyallahu ta’ala Anhu ketika terjadi ya perbedaan paham kemudian pertikaian kemudian Islam apakah dia berhukum dengan Hukum Allah ya kalau begitu berhukum dengan Hukum Allah Subhanahu Wa Ta’ala maka kaum muslimin pemirsa yang dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta’ala nah bahwa ciri orang khawarij itu suul Ahlan buruk pemahaman terhadap nasnas karena tidak dibimbing dengan dalil syar’i maka kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala Ya wajib untuk dijelaskan sebagai penutup bagaimana kita memahami agama kita bagaimana kita kembali kepada Dini Islam dengan benar Nah maka kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya para ulama telah menjelaskan bahwa kembali kepada Quran dan Sunnah itu adalah kembali kepada Nas Alquran dan Sunnah tapi dibawa dengan bawabit kowaid yang telah diletakkan oleh para ulama yaitu para sahabat para nabi dan kita tidak boleh keluar dari kaidah mereka Jadi tidak boleh keluar dari kaidah mereka Jadi artinya tidak ada orang yang semata-mata membaca Alquran dan semata-mata membaca hadis nabi salam ya pemahamannya akan benar ya kalau mendengar Quran orang bisa masuk Islam kalau orang mendengar hadis bisa masuk Islam iya tetapi ketika kita akan mengamalkan Alquran kita akan mengamalkan hadis-hadist nabi salam maka mesti dengan bahwa bit yang telah diletakkan oleh para ulama Kenapa karena para ulama itulah yang yang mereka meletakkan kaidah para ulama itu yang paham Quran yang paham hadits mereka khusus itu artinya menjaga Quran menjaga Nas hadis memisahkan sahih dan gaibnya mereka yang menjelaskan maknanya kemudian yang meletakkan kaidah-kaidahnya nah Oleh sebab itu kalau orang awam dikatakan kembali kepada Alquran dan Sunah Bagaimana ya kembali kepada Alquran dan Sunnah itu dengan bimbingan Orang alim walaupun kita tidak boleh kepada individunya orang alim tapi kembali kepada ulama karena orang awam itu tidak bisa memahami Alquran atau mengamalkan Alquran mengamalkan hadis dengan begitu saja tanpa mengikuti kaidah-kaidah yang telah diletakkan oleh para ulama sebagaimana orang hari tadi mengklaim telah berdalih dengan ayat-ayat Quran ternyata pemahaman mereka keliru dan keluar dari kaidah Islam sehingga mereka dikatakan kaum khawarij dan ini sangat berharga untuk kita pahami dari sejarah ini dan sampai di sini pembahasan kita di malam hari ini dan dalil tentang uluillah dari hadis ini adalah sabda Nabi SAW mengatakan ya kayak menunik Alal Ahlul Adi wala tak menulis ya bagaimana katanya Allah telah mempercayai aku untuk menjadi suri tauladan pemimpin bumi ya sedangkan kalian tidak mempercayaiku dalam hadis yang lain dikatakan artinya aku ini dipercaya oleh zat yang ada di atas langit menunjukkan uluidat dan Allah tinggi di atas seluruh makhlukNya baik dan tentunya dipahami bukan berarti Allah dipikul Arsy Allah membutuhkan kepada Arsy karena Allah itu Maha maha kaya wallahu ta’ala alam dan kita mungkin membuka beberapa pertanyaan di sisi yang berbahagia ini nah baik alhamdulillah Terima kasih banyak disampaikan melalui kesempatan malam hari ini pembahasan mengenai khawarij kurang lebih Yang mudah-mudahan lebih menambah wawasan bagi kita semua ilmu yang bermanfaat terhadap pemahaman khawarij tersebut agar kita bisa berhati-hati dan memberikan peringatan kepada keluarga terdekat kita baik untuk selanjutnya kita buka sesi interaktif sesi soal jawab bagi anda para pemerhati raja sekali lagi baik yang ingin bertanya perihal pembahasan di kesempatan malam hari ini anda bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 081989 6543 atau Anda bisa bertanya langsung melalui layanan Telepon di 021 8236543 kesempatan pertama kami menyajikan terlebih dahulu Ustadz ada pertanyaan dari pertanyaan yang di Bogor Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yo Ustadz Apakah mereka yang melakukan baiat-baiat kepada organisasi untuk taat kepada peraturan organisasi atau kepada pemimpin-pemimpin golongan mereka pada zaman ini bisa dikatakan khawarij kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala baiat Ahad gitu ya sebenarnya baik itu di dalam ajaran Islam baik hati itu adalah hanya kepada Amirul Mukminin jadi baik hati itu hanya kepada pemimpin yang disitu punya de facto De yure jadi baik itu hanya kepada pemimpin yang punya de facto De yure the facto itu bahasa ininya adalah orang yang memang punya kekuasaan nyata kemudian punya areal yang dikuasainya artinya negeri yang dikuasainya area negara yang dikuasainya dan itu sejalan dengan Nas bahwa Nabi SAW mengatakan Man mata Tan jahiliyah jadi Nabi SAW mengatakan barangsiapa yang di apa yang di lehernya atau yang di pundaknya tidak ada baiknya maka dia mati dalam keadaan jahiliyah artinya apa bahwa orang-orang jahiliyah itu bercerai-berai orang jahiliyah itu adalah mati dalam keadaan tidak punya pemimpin ya kemudian di dalam Alquran juga dikatakan bahwa yang berbaiat kepada dosen dia berbaiat kepada Allah Allah Subhanahu Wa Ta’ala Nah jadi ini adalah baiat itu adalah kepada Amil mukminin nah adapun baiat-baiat dalam bentuk kepada organisasi atau kelompok-kelompok ini tafriqul bainal muslimin maka ini baik hati ini bisa memecah belah diantara kaum muslimin jadi bisa memecah belah di antara kaum muslimin Ya karena ya ketaatan dalam arti yang tadi dikatakan ya ayyuhalladzina amanu Ati Rasul wa ulil amri minkum ya Ahad janji baik yang mungkin di situ adalah kepada pemimpin yang diangkat oleh pemimpin Ya seperti umpamanya ya pasukan perang kemudian dia berakad berbai’ah bukan untuk mengangkat pemimpin bukan untuk dalam bentuk ketaatan pemimpin dalam arti mengangkat pemimpin tapi yang di situ adalah untuk menyatakan kesetiaan untuk perang siap mati syahid itu siap untuk tidak lari itu kan dalam peperangan itu terjadi gitu ya seperti dilakukan juga oleh para sahabat nabi Shallallahu Alaihi Wasallam nah Adapun berbahaya kepada kelompok-kelompok ini tafriqul baik dan Muslimin ya dan diantara bai’ah Bid’ah ya mungkin yang ada di sini seperti bai’ah dengan mengucapkan dua kalimat syahadat ya di sejumlah kelompok ya sejumlah kelompok terutama di Indonesia di sini ada beberapa kelompok yang ketika berbaiat itu mengucapkan kalimat syahadatain ya karena sebagian di Indonesia ini kalau tidak berbaiat kepada kelompoknya seolah-olah tidak dikatakan Islam yang benar dan ini Tentunya satu penyimpangan karena tentunya di sini memiliki takdir yaitu memiliki pemahaman mengkafirkan kepada selainnya dan ini memiliki pemahaman mengkafirkan kepada selainnya Jadi kalau tidak berbahasa kepada kelompoknya dengan membawa hadis tadi mana tahu jahiliyah ya Bahkan ya Di indonesia juga ada di istilah negara-negara kecil ataupun kelompok kecil yang menganggap dia punya Amir dan punya bernegara dengan beda dengan negara yang nyata gitu ya jadi itu tidak ada dan itu tidak boleh karena itu akan memecah belah di antara kaum muslimin memecah belah diantara kaum muslimin ya organisasi di dalam Islam itu dibolehkan pertama organisasi itu sendiri harus bermanhad dengan Mahad Ahlussunnah Wal Jamaah manhajnya gitu ya akidahnya harus dengan Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah itu kan kalau yang boleh kita diikuti kemudian organisasi itu ya tidak ada nama kecuali namanya Islam namanya adalah nama ya dengan Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah nah kemudian organisasi itu tidak mengangkat Imam bukan tidak mengangkat pemimpin Ya beda tidak mengangkat imam yang di baiat seperti dibaiatnya pemimpin yang hak itu kalau dalam organisasi itu ada pemimpinnya itu tidak mengapa ya karena tentunya tidak bisa berjalan ya kemudian tidak ada wala dan baru kepada kepada Jamaah itu ataupun kepada organisasi itu ya tidak demikian kalau yang seorganisasi berarti saya akan wala akan ada kecintaan yang tidak seorganisasi itu berarti bukan itu nah apalagi mungkin menetapkan kebencian kepada yang selain kelompok itu maka itu tentunya adalah termasuk yang dinamakan firqoh yang dilarang di dalam Islam yang dilarang di dalam Islam seperti kita boleh bermazhab artinya mengikuti mazhab ya tapi tidak boleh taasup kepada mazhab tidak boleh menganggap kebenaran hanya dalam satu Imam ya kemudian wala dan Baroh hanya ke situ itu tidak boleh itu dalam Islam karena Islam itu Ya kita mengetahui Tuhan kita adalah satu nabi kita adalah satu agama kita adalah satu dan kita disatukan dengan dengan Dinul Islam ini disatukan dengan kalimat tauhid satu dengan dengan yang lainnya ya satu dengan yang lainnya Adapun mungkin adanya organisasi seperti Indonesia ataupun di negara-negara Islam ada dalam rangka usaha mengamalkan satu amalan Islam yang terprogram yang mungkin kita satu dengan yang lainnya adalah berbeda dari sisi sisi artinya kecenderungannya tetapi tidak boleh kita kaum muslimin dipisah-pisahkan dengan organisasi itu dalam arti tidak boleh untuk menjadi firkah itu bahkan mungkin bertengkar dengan sebab itu ya Allah ta’ala nah Baik terima kasih banyak sekarang dan selanjutnya kami berikan kesempatan bagi anda yang ingin bertanya melalui layanan yang telepon Silahkan di 0218236543 nah Halo silakan Halo assalamualaikum Waalaikumsalam gimana ibu ya pertanyaannya Bu terkait dengan pembacaan surat al-kahfi pada hari Jumat dulu kita selalu mengamalkan pembacaan surat al-fiil hari Jumat tetapi sekarang ketika mendapat suatu ilmu katanya Anda mengatakan kalau membaca surat al-kahfi itu dibaca kapan saja kita mau jadi Apakah ini atau gimana Ustad terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ya tidak mengapa ya kalau masalah surah al-kahfi dibaca hari Jumat itu memang ada perbedaan para ulama ada yang mensohihkan ada yang mewajibkan dan saya termasuk yang berpendapat bahwa hadis tentang dibacanya surah alkahfi disunahkannya surah al-kahfi di hari Jumat adalah sunnah wallahu ta’ala alam jadi sunnah Adapun sebagian Ustaz ataupun Sebagian ulama yang mendhaifkan ya itu adalah pendapatnya pendapatnya dan tentunya membaca surah al-kahfi di hari Jumat juga tidak mengapa gitu kan tidak mengapa ya tapi juga tidak perlu didalamkan setiap saat masih banyak sekolah yang paling berbahaya untuk kaum muslimin itu sendiri apakah penjelasannya kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya ahli sejarah ataupun seperti Imam Bin Hasan kemudian para ulama yang lainnya seperti Yusuf rahimahullah ta’ala mengatakan bahwa awal penyimpangan itu ada empat kelompok jadi awal penyimpangan ada empat kelompok yang pertama khawarij yang kedua murji’ah yang ketiga adalah qadariyah yang keempat adalah rofidoh ataupun Syiah dan semuanya adalah membahayakan dan semuanya adalah membahayakan kepada hakikat Din kita ya kemudian kelompok ini bahayanya banyak ya seperti jahmia mu’tazilah kemudian muncul ya pemahaman-pemahaman Ya seperti mungkin hari ini dikenal dengan mulhid atheis kemudian pemahaman liberal pluralisme ya yang menganggap semua agama itu adalah benar ya ini berbeda dengan toleransi jadi liberal bukan teroransi ya itu berbeda ya jadi kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah ta’ala penyemangat itu bahaya semuanya bahaya ya dan kita tidak perlu mewaspadai yang paling berbahayanya ya semuanya adalah berbahaya dan semuanya penyimpangan itu wajib kita apa hindari gitu kan Ya dan tentunya penyimpangan yang akan merusak kepada kita ini kan dua ada bentuk syahwat ada bentuk syubhat kalau bentuk syahwat ini hari ini berzinahan khamr ya narkoba kemudian kemaksiatan kemaksiatan yang lainnya ini merupakan sesuatu yang berbahaya terhadap agama kita terhadap diri kita terhadap iman kita kemudian berbagai penyimpangan penyimpangan-penyimpangan ya Bahkan ya kalau kita lihat di negeri ini ya yang telah menyimpang Ya seperti merubah ya wanita jadi iman merubah kata-kata salat dan berbagai sisi itu tentunya penyimpangan-penyimpangan yang nyata dalam dalam ajaran Islam dan yang tadi bahwa banyak orang yang berbicara islam tetapi dia tidak tahu Islam dan tidak punya literasi tentang ya pembelajaran tentang Dinul Islam yang sesungguhnya Allah ta’ala nah Baik terima kasih banyak sekarang dan selanjutnya yang ada pertanyaan ustad mengenai penentuan suatu bulan di suatu Negeri Ustadz Apakah kita mengikuti kebanyakan kaum muslimin ataukah keputusan suatu organisasi yang cukup besar di negeri ini mohon penjelasannya karena hal ini selalu menjadi masalah setiap tahunnya ketika kita ingin memasuki suatu bulan yang penting yang dianggap penting oleh kaum muslimin dan tidak berbicara tentang nama organisasi untuk di Indonesia ya jadi kita bahasnya begini dulunya untuk menentukan awal bulan bahwa para ulama para ulama kita harus lihat dulu di sini sehingga nanti kesimpulannya seperti apa pertama para ulama setelah imam yang 4 jadi setelah imam yang 4 sejarah setelah imam yang 4 itu terjadi perbedaan Apakah menetapkan awal bulan itu hanya dengan rukyatul Hilal atau boleh dengan hisab palaki jadi di sini pahami dulu perbedaannya itu jadi perbedaan yang pertama Apakah menetapkan awal bulan seperti untuk Romadhon untuk Idul Fitri kemudian Idul Adha itu dengan rukyatul Hilal itu melihat dengan mata hilang atau boleh dengan hisap apalagi maka di sini terjadi perbedaan dan perbedaan ini sepanjang saya teliti ya perbedaan ini setelah imam yang 4 artinya di imam yang 4 itu sepakat ya sebagaimana dikatakan oleh Imam Ibnu Abil bar dan oleh Imam Ibnu Hajar rohimahullahu ta’ala itu dari kalangan imam yang pas sepakat ditetapkan dengan rukyatul Hilal nah kemudian perlu diketahui yang berpendapat dengan pendapat yang pertama bahwa hanya dengan rukyat itu juga terkadang terjadi perbedaan jadi ada perbedaan perbedaannya Apa ada yang mengatakan wihdatul makna ada yang mengatakan jadi ada yang mengatakan kalau udah terlihat di satu negeri atau di satu tempat maka untuk seluruh negeri untuk seluruh tempat adalah harus berpuasa mengikuti yang pertama melihat ya kemudian pendapat yang kedua bahwa dalam setiap matlah artinya areal kan ada menurut ini area matra untuk kelihatan Hilal itu maka apabila matanya berbeda awal bulannya akan berbeda awal puasanya akan berbeda ini akan berbeda Idul Adha hanya akan berbeda ya jadi berarti di sini juga terjadi perbedaan yang menetapkan rukyat kemudian hari ini yang menetapkan juga dengan hisab itu terjadi perbedaan ada dengan istilah dan menyebutkan wujud jadi kalau kalau dikatakan udah sekian ada yang mengatakan harus 2 derajat 3 derajat ada yang mengatakan walaupun 0 koma juga itu dikatakan ada gitu kan itu kan terjadi perbedaan terjadi perbedaan Nah maka kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena puasa Kemudian Kemudian Idul Adha Idul Fitri Idul Adha adalah ibadah jamaahnya maka pendapat yang paling Haq kuat di sini dalam penelitian saya tentunya di sini bahwa kembali kepada Amir kembali kepada khalifah atau Amir atau presiden atau raja yang ada di negerinya Kenapa karena kembali kepada beberapa unsur unsur yang pertama bahwa nabi besar mengatakan tapi di sini bukan berarti Kebanyakan karena keliru kalau dikatakan kebanyakan tetapi yang dimaksud sebagaimana Imam Tirmidzi rahimahullah dan sebagaimana Imam bin hajar dan yang lainnya ketika menjelaskan hadis ini menunjukkan yang dimaksud adalah amirnya jadi yang akan menghilangkan perselisihan karena apa ya itu apa hukmul Imam bahwa ketetapan Imam itu akan meleleh tentang perbedaan itu yang ketiga ya karena puasa kemudian Idul Fitri karena kita tidak terbayangkan ya bahwa kalau ini dikatakan seperti kita beda kunut itu subuh beda Qunut yang Qunut dengan tidak kunut kemudian ketika kita salat ada yang mendahulukan lutut mendahulukan tangan kemudian ada yang menjaharkan Bismillah ada yang tidak menjahakan Bismillah ya ini memang kita bisa beda tapi sekarang Ibadah jama’in apa mungkin ya suami istri beda pendapat kemudian bedainnya Kemudian dalam satu masjid gitu satu masjid umpamanya beda-beda pendapat ada dua Kiai di situ atau ada dua Ustad di situ kemudian beda kemudian satu masjid nanti berkumpul Siapa yang sepakat dengan saya ininya besok siapa yang sepakat dengan saya besoknya lagi gitu bahkan mungkin terbayang kalau itu apa Mekkah Mukaromah dipimpin oleh negara Indonesia mungkin apa arofahnya akan beda gitu kan terbayang gitu eropanya akan beda gitu kan Kalau dikatakan dalam arti ini dilindungi perbedaan gitu ya memang ada perbedaan yang di yang kita bisa toleransi ya Bahkan ya itu perbedaan biasa tapi kalau berkaitan dengan ini dalam sebuah negeri itu kan dalam sebuah negeri maka yang terbaik yang terbaik ya artinya apa bah ketetapan Imam walaupun salah kita tidak akan berdosa gitu ditakdirkan Imam itu salah dalam penetapan itu bahkan kan dalam pendapat para ulama udah disebutkan bahwa kalau seseorang melihat sendiri kemudian datang ke Imam ditolak kesaksiannya ditolak kesaksiannya kemudian Imam mengatakan bahwa ini tidak tidak diterima gitu kesaksiannya ditolak Maka menurut Imam Ibnu rahimahullahu taala dia tidak boleh puasa sendiri dia mesti puasa bersama jamaah gitu kan walaupun ada sebagian para ulama yang mengatakan kalau dia maksa puasa sendiri dan tidak boleh ngajak-ngajak kepada orang itulah Nah itu dalam pembahasannya itu jadi dalam pembahasan yang saya pahami yang saya teliti dari perkataan para Ramadan itu amal para ulama bahkan kata para ulama pendapat Imam Ibnu Majin itu adalah amal yang paling bisa diamalkan dalam kehidupan manusia hari ini gitu jadi dalam kehidupan manusia dalam kehidupan kita berjamaah hari ini dan apa yang saya jelaskan ya artinya ini adalah pendapat ilmiah yang mungkin setiap orang bisa menerima ataupun menolaknya wallahu taala Baik terima kasih banyak atas jawaban dan penjelasan untuk selanjutnya kami berikan kesempatan untuk Anda yang ingin bertanya langsung Silahkan di 02182365436 silakan Kami tunggu 6 halo sekali lagi bagi Anda yang ingin bertanya langsung silahkan halo di mana Ibu Sumatera Barat waktu itu guru itu harus yang yang masuk jemaah itu Bagaimanakah hukumnya kami yang sudah di BBM itu mohon penjelasannya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh kalau tadi udah dijelaskan bahwa baiat itu tidak ada kecuali kepada Pemimpin kaum musliminnya yang tidak ada baiat kepada Ustaz tidak ada baiat kepada individu ya tidak baik kepada kelompok atau baiat kepada thoriqoh ataupun apapun ya tidak ada tidak ada sunnahnya ya tidak pernah para sahabat juga sekarang Abu Bakar membaiat kelompoknya kemudian Ibnu Abbas kelompoknya lagi ya Pokoknya Abdullah bin Abbas punya thoriqoh kemudian baiat kemudian Abdullah bin Umar punya thoriqoh kemudian baiat demikian juga imamnya 4 tidak pernah membaiat membaiat ya apa Imam Syafi’i tidak pernah membaiat ya kemudian Abu Hanifah tidak pernah membaiat Imam Bukhari juga tidak pernah membaiat artinya di sini mudah sesuatu yang baru di dalam agama yang tidak pernah dilakukan oleh Salafus Saleh Ridwan Allah ta’ala pernah dilakukan oleh Imam Syafi’i tidak pernah dilakukan oleh Imam Nawawi tidak pernah dilakukan oleh Imam Ibnu Hajar tidak pernah dilakukan oleh Imam Ahmad Ibnu qudamah atau yang lainnya ya maka ya tidak tidak boleh kita melakukan hal-hal seperti itu dan tentunya itu tafrik bainal muslimin akan memecah belah diantara kaum muslimin bahkan akan menyebabkan juga sebagiannya bulu berlebihan kepada kepada apa guru yang diikutinya guru yang menjadi mursyidnya itu menjadi berlebihan bahkan menganggap bahwa semua yang dikatakannya benar ya Bahkan hari ini tidak sedikit juga kan praktek-praktek yang yang perlu juga di edukasi Ya seperti kasus-kasus yang hari ini pelecehan seksual ya di sejumlah tempat bahkan naudzubillah Min dzalik ini di sejumlah yang menamakan lembaga pendidikan Islam itu kan ya dengan Ya seperti hipnotis hipnotis kemudian alasan bahwa itu adalah berbakti kepada guru bahwa guru itu adalah tidak salah guru itu adalah bersih ya kemudian praktek-praktek semacam ini adalah menghipnotis sebagian orang berbaiat dengan alasan telah berbaiat atau mengatakan berinfak kepada gurunya ya kalau tidak berinfak dengan harta maka berinfak dengan dengan apa dengan apa yang dimiliki dari dirinya itu dan ini sangat berbahaya sebenarnya kita banyak penyimpangan-penyimpangan yang terjadi juga sisi-sisi seperti apa yang hari ini muncul ya Allah ta’ala Baik terima kasih banyak kami beralih di layanan pesan Whatsapp ada pertanyaan ini ada beberapa pertanyaan Senada yaitu mengenai Sistem tata cara pemilihan pemimpin yang tidak syar’i yang tentunya diberlaku di beberapa Negeri Ustadz di beberapa Negeri kaum muslimin Apakah jika pemimpin tersebut terpilih kita harus tetap taat dan patuh kepada pemimpin tersebut walaupun pemimpin tersebut Seorang Fadil yang didukung banyak oleh kaum non muslimin penjelasannya kaum muslimin pada saya yang dirahmati Allah ta’ala Sebenarnya saya tidak berhak untuk menjawab pertanyaannya seperti ini tapi saya akan memberikan kaidah umum dalam sejarahnya tata cara memilih pemimpin itu memang tidak ada nasi yang qath’i bahwa memilih itu harus seperti ini seperti ini tapi sejarah memberikan satu pijakan artinya sejarah memberikan satu pijakan yang pertama bahwa dalil secara umum yang memilih pemimpin adalah yang memilih pemimpin itu Ahlul ahli Wal aqdi ya kalau di kita itu ya sejenis gitu walaupun bukan 100% maknanya itu yaitu ya orang-orang yang terpilih seperti dimaknai DPR MPR itu ulama maksudnya walaupun tidak bukan terjemahannya gitu DPR adalah itu dalam sepanjang sejarah Islam nah kemudian Sisi yang kedua bahwa ada sejarah apa yang terjadi dalam sejarah Islam pertama memilih pemimpin itu adalah dipilih oleh Imam sebelumnya jadi imam sebelumnya adalah menunjuk ini seperti Abu Bakar menunjuk langsung Umar radhiallahu Anhu walaupun setelah itu adalah dibaiat oleh kaum muslimin semuanya jadi Berarti boleh pemimpin yang sebelumnya adalah mengisyaratkan yaitu menunjuk pemimpin setelahnya kemudian setelah itu ijma yang kedua adalah memilih beberapa orang artinya memilih beberapa orang yang nanti dipilih lagi gitu ya seperti di sini Usman Ibnu Affan radhiallahu ta’ala anhu Maaf Umar radhiallahu ta’ala Anhu memilih 6 orang dari sejumlah para sahabat yang pada akhirnya terpilihnya adalah Utsman Ibnu Affan radhiallah dan itu juga seperti Usman dengan setelahnya adalah Ali radhiyallahu ta’ala Anhu jadi ini contoh di dalam sejarah yang ketiga adalah yaitu secara tiba-tiba gholabah ya jadi artinya di dalam Islam ada yang dianggap tidak syar’i awalnya yaitu dengan cara gobah yaitu orang yang mengkudeta jadi artinya begini kalau ada satu Negeri dipimpin oleh si A umpamanya tiba-tiba si B itu mengkudetanya ya kemudian terjadilah kestabilan politik dengan Sebab Dia itu artinya dengan sebab orang tersebut jadi ketika Si Fulan itu menjadi pemimpin ya Dan ini diisyaratkan di dalam hadis irwadim Syariah Ketika Nabi SAW mengatakan Wain ta’mara alih Abdul habasyun Nah jadi di sini menunjukkan bahwa ketika orang itu berpuasa ketika orang itu stabil di tangannya politik maka dia adalah Imam dia muslim maka dia adalah Iman ya sama saja ya awalnya adalah syariat ataupun tidak syar’i maka ketika dia jadi imam wajib untuk ditaati dan ini sejarah membuktikan dan para ulama ijma walaupun ijmanya itu dalam iman fakta diistilahkan mungkin ada istilah ijma sukuti ya bahwa para ulama dari sejarah kesejarah seperti pemimpin Bani Abbasiyah kemudian Bani Umayyah kemudian terus-menerus dalam sepanjang sejarah mereka berkuasa kemudian para ulama ya tidak pernah melakukan kudeta ya ataupun yang telah dengan cara kudeta maka itu jadi imam dan itu seperti itu Nah maka kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya siapapun hari ini mantap artinya barangsiapa yang tegak urusan di tangannya ya tegak urusan di tangannya dan dia berkuasa maka bagi orang yang berada di negeri tersebut wajib untuk mentaatinya jadi untuk mentaati tentunya taat dalam bentuk Bukan maksiat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala ya Sehingga para ulama kita mengatakan apa 1000 tahun dipimpin oleh pemimpin yang zalim itu lebih baik daripada sehari tidak ada pemimpinnya Nah itu menunjukkan pentingnya ada pemimpin dalam negeri negeri Islam dan masalah pemimpin itu berfase ada pemimpin orang-orang Mukmin sholeh sunni kemudian bergeser adalah berkaitan dengan kondisi kita kaum muslimin maka disebutkan dalam kaidah para ulama dipahami dari ayat dan hadis Bagaimana kalian maka kalian akan dipimpin oleh orang-orang seperti kalian kalau kita adalah banyaknya ahli Taqwa maka ia akan memimpin kita adalah ahli Taqwa dan apabila lebih banyaknya adalah Ahlul maksiat maka mungkin akan lebih dulu seperti itu kemudian kaum muslimin pemirsa yang dirahmati Allah Taala sesi yang lain bahwa kepemimpinan manusia Kepemimpinan negara Islam kepemimpinan kita adalah berkaitan dengan takdir Allah ta’ala kepada kita yang bukan berarti kita berdiam tidak berusaha untuk melakukan perubahan bukan begitu tetapi Terkadang Allah subhanahu wa ta’ala bahwa terkadang kita dipimpin oleh pemimpin yang zalim kita diuji keimanan kita bagaimana kesabaran kita Apakah kita akan keluar dari mana yang hak ketika datang pemimpin yang dianggap oleh kita tidak adil atau bagaimana Nah itu adalah merupakan semuanya kaidah-kaidah yang wajib kita kembali kepada Alquran dan sunnah nabi Shallallahu Alaihi Wasallam nah Baik terima kasih banyak scrolls jawaban dan penjelasan Al Ustadz pertanyaan tadi pertanyaan terakhir riset untuk pertumbuhan perjumpaan kita di selatan kesempatan malam hari ini dan mungkin ada hitam yang dapat disampaikan untuk para pemerhati raja sekalian kaum muslimin pemirsa yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala pada bahasan di malam hari ini kita kembali kepada dua bahasan pokok bahasa yang pertama kita mengimani tentang sifat Ulu bagi Allah yaitu sifat Allah Maha Tinggi yaitu ului sifat sifat Allah Maha Tinggi sifat Allah maha sempurna Allah maha berkuasa ya tidak ada yang mengalahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian yang ketiga adalah Allah tinggi di atas makhlukNya Imam Bukhari membawakan ayat-ayat naiknya mata apa malaikat mendekat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala kemudian naiknya amal sholeh kalimat yang baik diangkat oleh Allah ta’ala kepadanya yang menunjukkan di sini sifat hulu bagi Allah subhanahu wa ta’ala dan yang kedua berbicara tentang bahaya khawarij dan sifat-sifat orang khawarij dan cikal bakal cikal bakal atau munculnya khawarij disebutkan dalam hadis yang tadi dan perlu kita pahami ya Salah satu bahaya khawarij itu dan buruknya orang khawarij bahwa Nabi SAW mengatakan Seandainya aku mendapatkan masa mereka munculnya kelompok mereka Maka aku akan memerangi mereka menghabiskan mereka seperti kaum itu ditenggelamkan jadi di sini menunjukkan dalam Islam boleh ya ataupun pemimpin Islam boleh memerangi orang-orang yang keluar dari kepemimpinannya jadi dinamakan dengan ahlubuggot orang yang buat orang yang keluar dari kepemimpinan dan ketaatannya dan di sini menunjukkan Salah satu bahaya dari orang khawarij itu ya berawal dari takbir kepada apa yaitu sabkidimah berawal dari mengkafirkan sesama muslim kemudian setelah itu mereka mengalirkan darah kaum muslimin dhohirnya mereka mendukung Islam menampakkan islam tetapi sesungguhnya mereka adalah merupakan bagian dari antek antek musuh Islam ya demikian mungkin apa yang saya sampaikan mohon maaf apa-apa yang terasa sampaikan ya Semua yang benar adalah datang dari Allah subhanahu wa ta’ala apa yang salahnya adalah merupakan dari Kelurahan dan kelemahan ilmu saya terima kasih kepada hamba seperti yang telah menemani tadi dan malam hari ini dan kepada semua kru yang ada di Rodja dan Kru juga yang ada di yausunnah yang mendampingi saya di malam yang berbahagia ini dan terima kasih juga kepada semua penanya semua pemirsa para pendengar radio Rodja di mana saja berada mudah-mudahan kita diberkati oleh Allah subhanahu wa ta’ala diberikan ke Istiqomah Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih banyak sekali lagi semoga Allah menjaga Antum beserta keluarga dan berkahi dari ilmu yang telah disampaikan dan berkaipura pertemuan kita di kesempatan malam hari ini mudah-mudahan di kesempatan Jumat yang akan datang kita dapat bersua kembali untuk melanjutkan pembahasan yang penuh manfaat ini dan kami ucapkan pula jazakumullah cara kami di kesempatan malam hari ini mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat kita lebih paham bagaimana itu paham agak berhati-hati kepada pemahaman Qori tersebut dan kita memperingatkan kepada keluarga terdekat kita yang orang-orang terdekat kita demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *