FM radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung [Musik] 104.3m menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah Nabina Muhammadin waa alihi waashabi wwalah asadu Alla ilahaillallah wahdahuarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul ba islamullah para pemti raja di mana pun anda berada Semoga Allah subhanahu wa taala menjaga dan memulakan dan memberkahi kita semua Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari Rabu pekan yang pertama kita akan bahas kembali pertemuan yang penuh manfaat ini yaitu pembahasan syarah hadis Jibril disampaikan o Al Ustaz Dr Iqbal Gunawan hafahullahu taala dari Makassar Alhamdulillah kami sudah terkoneksi dengan e beliau dan mudah-mudahan koneksi kami lancar hingga akhir acara nanti dan seperti biasa bagi anda para PTI ra sekalian yang ingin bergabung bersama kami untuk bertanya peral pembahasan ini anda bisa bertanya melalui layanan yang telepon ataupun Anda bisa mengirimkannya melalui layanan pesan Whatsapp baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Ustaz kami persilakan ffadal Maskur asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihiohbihiwah Wa w quwata illa Billah Allah [Musik] Allah Allah wa naubika minamagfirukaam inaka antaamub Allahumma inalal Huda wasad para pemirsa ra TV di mana pun anda berada Alhamdulillah puja dan puji syukur senantiasa kita panjatkan keehadirat Allah Azza waalla atas segala nikmat karunia hidayah Inayah Taufik kepada kita semua sehingga Alhamdulillah di pagi hari ini ini kita kembali melanjutkan kajian kita membahas hadis yang sangat penting yang berkaitan dengan rukun Iman rukun Islam dan rukun Ihsan dan Alhamdulillah kita sudah sampai pada Penghujung hadis ini yaitu ee setelah pada pertemuan yang lalu kita membahas tentang takbir dan EE tingkatan-tingkatan takdir maka pada hari ini kita akan membahas seputar iman dan ihsan iman menurut ahli Sunah wal jamaah yang harus kita yakini semua [Musik] adalahan menurut ahlusunah Wal Jamaah ya tentunya secara bahasa adalah alqr menetapkan Adapun secara istilah maka adalah keyakinan dalam hati ucapan dengan lisan amalan dengan anggota badan bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan jadi iman itu terdiri dari ee Keyakinan Hati ucapan lisan dan amalan anggota badan semua ini masuk dalam keimanan bagian-bagian dari keimanan Allah Azza waalla berfirman gnya orang-orang yang beran yaitu mereka yang apabila disebut nama Allah Azza waall dibacakan Alquran mereka menjadi takut Tentu yang dimaksud dengan ayat ini adalah orang-orang yang punya keimanan yang tingi yaitu orangorang yang ben- nama Allah Mereka takut dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah Azza waalla iman mereka bertambah keyakinan mereka semakin mantapal dan hanya kepada Allah mereka bertawakal hanya kepada Allah mereka bersandar dan hanya kepada Allah mereka memohon pertolongan c-i mereka orangorang yang senasa menegak mendirik yang kamiaruni kepada k yang dan rezeki yang mulia ya tentunya orang-orang beriman tidak ada yang Maksum ya mereka semua ya Selain para nabi mereka adalah orang-orang yang juga berbuat dosa Allah Azza waalla ketika menceritakan tentang orang-orang yang bertakwa yang disiapkan bagi mereka surga yang luasnya langit dan bumi ya Di antara ciri mereka yaitu Apabila mereka berbuat dosa apabila mereka terjatuh pada perbuatan apabila mereka berbuat dosa ya mereka segera mereka Ingat kepada allaha mereka melakukan peratan kej at merekaere mengingat meminta ampun atas dosa-dosa mereka karena kita meyakin bahwasanya tidak ada yang selamat dari perbuatan dosa ya tidak ada yang aman dari perbuatan dosa kecuali para Anbiya ya maka di sini disebutkan bahwasanya iman itu ada di dalam hati dan iman itu bisa bertambah juga di anara ciri mereka adalah mereka menegakkan salat dan menafkahkan apa yang kami karunakan kepada mereka kata Allah Azza waalla jadi di sini masuk amalan hati dan amalan anggota badan juga imam muslim rahimahullah meriwayatkan dalam kitab sahihnya dari sahabat Abu Hurairah radhiallahu Anhu bahwasanya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Alan iman itu ada lebih dari 70 cabang atau lebih dari 60 cabangnyaahaillallah yang paling tinggi dari cabang keimanan adalah ucapan Lailahaillallah karena ucapan Lailahaillallah adalah sebaik-baik zikir dan seorang ketika ingin masuk ke dalam agama Islam maka yang pertama kali yang harus dia ucapkan adalah asuaahaillallahuuham Rasulullah Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan bahwasanya Muhammad adalah utusan Allah tingkatan iman yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan dan rasa malu adalah bagian dari keimanan hadis ini menunjukkan bahwasanya ya iman itu terdiri dari ucapan perbuatan hati dan amalan anggota badan dan semua terwakili di hadis iniahaillallah adalah ucapan lisan yang tentunya juga Diak dalam hati dan harus diucapkan dengan lisan ya kecuali bagi orang yangis tentunyaarkan menjauhkan gangguan dari jalanan ya tentu di sini termasuk tidak membuang sampah sembarang tidak parkir ya menutupi jalan orang memperselit orang lain ini termasuk bagian dari keimanan ini termasuk contoh keimanan tanda seorang beriman ya dan itu termasuk kebaikan yang akan diberikan pahala yang besar yaitu ketika seorang menjauhkan gangguan dari jalanan tidak mengganggu orang lain Di jalanannya dan alhaya rasa malu adalah bagian dari keimanan malu kepada Allah malu ketika berbuat maksiat malu untuk melakukan perkara-perkara yang tidak pantas ini adalah bagian dari keimanan yang ini adalah amalan hati Maka di dalam hadis tadi terdapat ya Ee cabang-cabang keimanan disebutkan contohnya satu persatu baik itu amalan hati yaitu perasaan malu kemudian ucapan lisan yaitu Lailahaillallah dan amalan anggota barin yaitu menjauhkan gangguan dari jalanan Adapun ya di dalam banyak ayat Alquran kita dapati iman itu atau amal saleh disandarkan kepada keimanan ya Dan ini bukan berarti iman dan amal itu berbeda diantaranya firman Allah Azza W Sungguhnya orang beriman dan beramal saleh bagi mereka telah siapkan tempat-tempat di surga bukan berarti ya Iman berbeda dengan amal karena ini adalah penyandaran yang khusus kepada yang umum menyandarkan amalan yang khusus kepada iman yang umum karena dalam iman itu sudah mencakup amalan juga ya bukan hanya Keyakinan Hati tapi harus disertai dengan amalana firman Allah Az suungguhnya orang-orang yang beriman danamal Saleh mereka adalah sebaik-baik makhluk sebaik-baik manusia jadi orang yang terbaik adalah orang yang beriman dan beramaleh kalau seorang beramal kelihatannya baik tapi tidak beriman maka tidak diterima amalannya kalau seorang mengaku beriman tapi tidak beramal maka ini ya tidak benar pengaku sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh Allah akan menjadikan manusia cinta kepadanya akan Allah pun akan cinta kepadanya penduduk langit akan cinta kepadanya dan Allah subhanahu wa taala Jika mencintai seorang hambanya maka Allah subhanahu wa taala memanggil Jibril dan mengatakan ya jbril wahai Jibril Sesungguhnya aku mencintai Fulan ya disebutkan nama hambanya Allah menyebutkan nama hambanya dan menyuruh Jibril untuk mencintainya juga maka malaikat jibril pun menyuruh di langit in Sesungguhnya Allah mencintai Fulan maka kalian pun hendaklah mencintainya ah maka penduduk Lang pun cinta kepada orang tersebut dan akhirnya penduduk bumi pun ya jadikan menyukai ya orang beriman tersebut Semoga Allah subhanahu wa taala menjadikan kita orang-orang yang dicintai oleh Allah dan mencintai Allah Azza waalla dan diantara doa yang diajarkan kepada kita oleh Nabi Muhammad sallallahaii was Ya Allah aku memohoncaan kepuohoncaan kepada siapa yangau dan mencintai amalan yang mendekatkan kepada cinta kepadamu jadi semua ayat-ayat ini bukan menunjukkan bahwasanya Iman berbeda dengan amal tapi adalah penyandaran eh yang khusus kepada yang umum seperti firman Allah Azza waallaalikat pada malam lailatul qadar turun para malaikat dan ruh yaitu Jibril padahal Jibril bagian dari malaikat ya Jadi bukan berarti malaikat berbeda dengan ruh ya tapi ruh atau Jibril bagian dari malaikat sama dengan ya bukan berarti Iman berbeda dengan amal amal itu bagian dari dari iman ini yang harus kita ketahui juga manusia bertingkat-tingkat dalam amalannya imannya sebagaimana mereka bertingkat-tingkat dalam amalannya makanya pengertian iman yang kita sebutkan di awal kajianan itu bertambah dengan ketaatan kepada Allah Azza wa Jalla dan berkurang karena kemaksiatan bahkan yang ada di hati manusia juga berbeda-beda keyakinan seorang bertingkat-tingkat tidak tidak sama Ya keyakinan keimanan seorang dalam hatinya itu bertingkat-tingkat sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnu Hajar rahimahullah menukil dari Imam annawawi dalam kitab Fathul Bari walharu almukhtar dan yang nampak dan yang kita pilih termasuk membenarkan sesuatu ya ketika kita mempercayai sesuatu itu pun bertingkat-tingkat bertambah dan berkurang semakin kita terus melihat mempelajari meneliti dan mengetahui dalil-dalilnya maka semakin yakin kita semakin kuat ya pembenaran kita terhadap suatu berita makanya kata Imam annawawi rahimahullah imannya sahabat Abu Bakar asiddiq lebih kuat daripada yang lain bahkan dalam sebuah riwayat disebutkan seandainya ditimbang Iman Abu Bakar dengan iman seluruh umat ini ya Selain nabi tentunya maka akan lebih berat Iman Abu Bakar radhiallahu taa Anhu tidak terjangkiti syubhat sedikit pun dietahui ya Dan dikuat apa adaktingat kep S terkadang ya iman kita kita merasakan sendiri kuat ya sehingga mudah kita beribadah mudah kita melakukan ketaatan mudah kita bersedekah ya mudah kita qiamulail mudah berpuasa mudah membaca al-qur’an ya terutama di bulan Ramadan ketika setan-setan di dan kaum muslimin ya di sekitar kita banyak melakukan ketaatan ketika kita berada di tempat ibadah di masjid di kajian berbeda ketika kita berada di pasar berbeda ketika kita ya berkumpul dengan orang-orang yang membicarakan perkara dunia atau bahkan naubillah kemaksiatan sehingga iman itu berkurangik juga keyakinan kepercayaan seorang ya pengetahuan seorang semakin kuat semakin mantap tergantung ya bukti-bukti dan dalil-dalil yang dia ketahui semakin banyak maka semak mant sehinggaudah goyak keimanannya keyakinannya karena kuatnya bukti-bukti dan dalil-dalil yang dia ketahui Adun kelompok sekte yang mengeluarkan amal dari keimanan ada dua kelompok yaitu almurjiah Al kelompok murjiah yang ekstrem mereka mengatakan bahwasanya setiap orang beriman itu imannya sempurna ya ya jadi imannya orang yang paling fasik Banyak Berbuat Dosa itu sama dengan iman Abu Bakar menurut ya sekte ekstrem ee murjiah ekstrm Ini Bahkan mereka mengatakan tidak berpengaruh buruk ya Dosa itu terhadap keimanan ya Sebanyak Apun berbuat dosa seorang maka imannya tidak berkurang mereka mengkiaskan dengan ee ketaatan bagi orang kafir orang kafir Meskipun mereka ya berpuasa ee mungkin melakukan sedekah dan lain sebagainya kalau mereka tidak beriman maka tidak akan bermanfaat ya itu betul ya jadi orang kafir tidak bermanfaat apa yang mereka lakukan ya mungkin saja akan e lebih ringan ya azabnya dibanding yang lain yang mungkin dos leh bak tapi tetap akan diazab di neraka Jika dia mati di atas kekufuran jadi memang orang kafir tidak bermanfaat tapi orang beriman berbahaya dosa bagi mereka ini keyakinan ahlusunah Wal Jamaah bahwasanya dosa besar dosa Apun itu berpengaruh buruk kepada keimanan maka tentunya ya keyakinan sek merjiah ekstrem ini mengatakan eh dosa tidak berpengaruh buruk kepada keimanan adalah eh kebatilan yang sangat besar bahkan ini adalah kekufuran Adun kelompok kedua yaitu fuqaha ya bukan merja ekstrem ya di antara murid sebagian murid-murid Imam Abu Hanifah mereka mengatakan bahwasanya iman itu atau amal itu bukan termasuk keimanan ya mereka membedakan antara iman dan amal akan tetapi ya kelompok ini lebih ringan ya Ee kekeliruannya karena mereka meyakini bahwasanya pelaku dosa besar tetap akan dihukum akan diancam terancam ya Ee diazab oleh Allah Azza waalla dan berbahaya bagi pelakunya namun tetap saja ya ini keliru ya tidak benar karena ini pintu menuju ee kesesatan yang lain yang lebih besar sehingga kita ahlusunah Wal Jamaah harus meyakini bahwasanya iman itu terdiri dari ucapan Hati eh Keyakinan Hati ucapan lisan dan amalan anggota badan kemudian juga yang harus kita pahami dan yakini yang terkait keimanan ini bahwasanya iman ituidus iman itu bertambah dan berkurang tentu dalil-dalil yang menunjukkan banyak e bahwasanya iman itu bertambah sangat banyak sekali di antaranya firman Allah Azza waalla Inal ukahuubaiu Im sesungguhnya orang-orang yang beriman apabila disebut nama Allah dibacakan ayat-ayatnya iman mereka bertambah ya hati mereka takut dan iman mereka bertambah nah ini menunjukkan iman itu bertambah dan mereka bertawakal hanya kepada Allah Azza waalla juga firman Allah yang lain Adapun orang-orang beriman ya maka iman mereka bertambah ya ayat-ayat yang turun membuat iman mereka bertambah dan mereka ya berbahagia dan senang dengan turunnya ayat-ayat Alquran W juga Firman allahzak dialah Allah yang menurunkan kedamaian ketenangan ketentraman di hati-hati orang beriman Ma agar bertambah dan terus bertambah keimanan mereka juga firman Allah Azza waallaina para sahabat yang dikatakan kepada mereka oleh EE orang-orang [Musik] guhnya orang-orang Qurais ya dan sekutu-sekutunya telah berkumpul untuk menyerang kalian maka takutlah Apa yang apa respon merekaru mereka bertambah keimanan ya semakin kuat keimanan mereka ketika orang-orang beriman melihat ya golongan-golongan yang bersekutu mereka kembali ke tempat-tempat mereka inilah yang dijanjikan Allah kepada kepada kita semua yaitu kemenanganah dan benar Ya Allah dan rasulnya tidaklah menambah mereka kecuali keimanan dan penyerahan diri kepada Allah Azza waalla semua ayat-ayat tadi menunjukkan iman itu ber tambah iman itu naik ya Jadi tidak stagnan iman itu naik bahkan bisa setinggi langit dan bisa sangat berkurang sekali ya mungkin tersisa hanya Sehelai rambut dan di antara dalil bahwasanya iman itu berkurang sabda Nabi Sallallahu alhi wasam Barang siapa di antara kan melihat kemungkaran kemaksiatan perbuatan e dosa dan mampu untuk mengingkarinya maka hendaklah dia rubah dengan tangannya ya terutama kalau dia seorang penguasa atau orang yang diberienang untuk e melakukan Amar Makruf nahi mungkar maka tentunya ya dia punya eh kekuasaan untuk merubah dengan tangannya kalau dia tidak mampu karena akan menimbulkan mudarat yang lebih besar ya berbahaya bagi dirinya atau Justru orang itu berpindah kepada kemungan besar maka hendaklah dia berusaha dengan lisannya dia nashati dia ya menyampaikan dalil-dalilnya kalau itu pun dia tidak mampu tidak mengetahui dalil tidak bisa berceramah kalau dia menasihati dengan lisan bisa dibunuh ya maka hendaklah dia mengingkari dengan hatinya dan itulah selemah-lemah Iman ini menunjukkan Bah iman itu melemah iman itu berkurang dan iman juga bisa bertambah bisa menguat bisa naik juga dalam hadis syafaah yang mana disebutkan bahwa anya Allah subhanahu wa taala memerintahkan agar dikeluarkan dari neraka orang yang punya sehelai atau seberat Zarah ya seberat anak Semut keimanan itu pun akan dikeluarkan semuanya dari neraka tidak tinggal di neraka kecuali orang yang benar-benar keluar dari keimanan dan tidak punya keimanan sedikit pun hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari sahabat Abu Said aludri radhiallahu Anhu Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menceritakan tentang para wanita nabi alaihiatu wasalam mengatakan bahwasanya ya Sungguhnya para wanita itu kurang akal dan agamanya Ya maksudnya kurang imannya Kenapa karena mereka sering apabila suaminya ya berbuat baik sepanjang tahun dan sekali saja berbuat salah ya kemudian dia mengatakan kau tidak punya kebaikan ya Sehingga para wanita sering ee mengkufuri ya tidak mengetahui mengingkari kebaikan suaminya juga banyak melaknat dan juga para wanita mesti haid Sehingga dalam sebulan mesti ada beberapa hari mereka tidak melaksanakan salat nah ini menunjukkan lemahnya agama dan akal wanita juga persaksian e dua wanita sebanding dengan persaksian satu laki-laki berkata Alf IB hajar rahimahullah meriwayatkan dari dengan sanad yang sahih dari Imam Bukhari Belu mengatakan aku pernah menemui lebih dari 1000 ulama ya di berbagai negeri berbagai kota kudapati satun dari mereka dari ulama ahah tentunya berselis pendat mereka semua sepakat iman itu terdiri dari ucapan dan amalan ya ucapan hati dan ucapan lisan amalan hati dan amalan anggota badan W dan iman itu juga bertambah dan berkurang bahkan ya beliau ee menukil dari banyak para sahabat dan tabiin dan semua yang EE menukil ijmak bahwa bahasanya ya tidak ada satuun yang menyelisihi pendapat yang mengatakan iman itu adalah ucapan dan perbuat ee ucapan dan anggota perbuatan ya perbuatan anggota badan juga beriman eh iman itu bertambah dan berkurang kemudian yang berikutnya yang harus kita yakini terkait masalah Iman ini ahlusunah Wal Jamaah adalah kelompok Yang pertengahan dalam menghukumi mensikapi pelaku doa besesar antara sekta murjiah dan eh waidiah yaitu khawarij dan muktazilah sek murjiah mereka menganggap remeh Dan menganggap enteng pelaku dosa besar bahkan menurut mereka pelaku dosa besar adalah mukmin Kamil Iman sama dengan orang beriman yang imannya sempurna tidak berkurang bahkan seperti yang kita sebutkan tadi mereka mengatakan dosa tidak berpengaruh buruk kepada keimanan sebagaimana kata mereka e ta ketaatan tidak berpengaruh baik kepada kekufuran ya tetap tidak diterima meskipun dia melakukan kebaikan Kalau dia adalah seorang yang kafir ya tidak beriman kepada Allah dan rasulnya dan tentu kita katakan bahwasanya ini adalah keyakinan yang sangat batil bahkan kekufuranun khawarij dan muktazilah dua sekta yang ekstrem ini mereka berlebihan dalam mensikapi dan menghukumi pelaku dosa besar sehingga mereka mengeluarkan pelaku dosa besar dari keimanan orang yang berzina yang minum khamar yang eh makan riba makan harta anak yatim lari perang mereka kafirkan ya mereka berlebihan bahkan ya khawarij di zaman kita ini lebih parah lagi mengkafirkan perkara-perkara yang bukan Dosa sama sekali mengkafirkan negara ya karena eh bermuamalah atau apa namanya membuat kerja sama dengan negara-negara non muslim sehingga mereka kafirkan negara tersebut Jadi mereka adalah kelompok yang sangat ekstrem yaitu mengkafirkan banyak dari kaum muslim dan menghalalkan darah mereka maka kita sangat perlu hati-hati dari keyakinan sek khawarij ini yang sangat berbahaya bagi kaum muslimin mereka kelompok khawarij mengkafirkan pelaku dosa besar mengeluarkan dari keimanan dan mereka mengatakan pelaku dosa besar tidak akan keluar dari neraka adapuntazilah mereka tidak mengatakan pelaku dosa besar otomatis kafir tapi keluar dari keimanan dan berada di anara manz itu satu ee kedudukan di antara dua kedudukan tidak Mukmin juga tidak kafir tapi mereka sepakat yaitu sekti khawarij dan mtazilah sepakat bahwasanya pelaku dosa besar nanti di neraka kekal selama-lamanya jadi ini e dua kelompok yang sesat murjiah mengatakan orang yang melakukan dosa besar tidak berpengaruh keimanan dia akan masuk surga tidak akan diazab sebaliknya n se dan mtazilah mereka mengkafirkan pelaku dosa besar mtazilah mengatakan tidak kafir tapi tidak beriman tapi dua kelompok sesat ini juga dan mtazilah sepakat bahwasanya pelaku dosa besar kekal di neraka Adapun nahu kita ahlus sunah Wal Jamaah meyakini bahwasanya pelaku dosa tetap berada dalam keimanannya Ya selama itu bukan kekufuran yang lakukan Dia hanya berkurang keimanannya pelaku dosa besar zina peminum khamar pemakan riba pemakan harta anak yatim anakhaka kepada orang tuanya yang lari Darian perang Ini semua adalah dosa-dosa besar yang tidak mengeluarkan seorang dari keimanan dan jug ahl sunah wal jamaah menyelisihi murjiah yang mengatakan imannya sempurna kita katakan bahwasanya dia beriman tapi imannya kurang atau kita katakan dia beriman dengan keimanannya dan fasik dengan dosa besesar yang kita lakukan kita tidak mengatakan dia imannya sempurna juga tidak menghilangkan aslul Iman yaitu akar iman dalam e dari orang tersebut kita tidak mengeluarkan dari ee Islam dari iman dan juga tidak dikatakan bahwasanya dia imannya sempurna jadi kelompok murjah mereka hanya menggunakan hadis-hadis yang mengandung ee janji baik dari Allah Azza wa Jalla akan mengampuni orang yang beriman akan mengampuni orang-orang yang mengatakan Lailahaillallah ya dan melupakan hadis-hadis ancaman sebaliknya khawarij dan muktazilah mereka hanya memperhatikan hadis-hadis ancaman dan melupakan hadis-hadis janji yang baik dari Allah Azza waalla Adun ahlus sunah Wal Jamaah mereka menggunakan memahami dengan baik mengumpulkan semua dalil maka mereka menyimpulkan bahwasanya pelaku dosa besar meskipun dalam ayat dalam hadis diancam dengan neraka diancam dengan azab yang pedih tapi mereka tahtal masiah mereka di bawah kehendak Allah subhanahu wa taala di bawah kehendak Allah Azza waalla Jika Allah berkehendak maka Allah akan ampuni dan jika Allah berkehendak maka mungkin diazab tapi tidak kekal di neraka itu ahlus sunah yakini bahwasanya meskipun seorang masuk neraka karena dosa Besarnya tapi dia masih punya keimanan maka akan dikeluarkan dari neraka meskipun hanya punya keimanan seberat anak Semut atau seheleai rambut ya tapi tentunya tidak ada yang eh ingin masuk neraka kita sem berharap masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab juga yang harus kita yakini ya bahwasanya dalam diri seorang itu terkumpul keimanan dan Maks ya juga bisa jadi kita mencintai seseorang dari satu sisi dan membenci dari sisi yang lain kita mencintai orang yang beriman selama dia masih punya keimanan dan membenci kalau dia berbuat dosa kita benci kepadanya karena dia melakukan kasikan Karena dia melakukan dosa besar jadi tidak mesti ya seorang itu Dici 100% atau dicintai 100% bisa jadi seorang itu yaitu pelaku dosa besar tadi atau orang yang fasik ya kita tetap mencintainya kita tetapan loyalitas kepadanya karena dia masih beriman dan kita benci kepadanya karena dia melakukan dosa besar itu yang terkait dengan pembahasan keimanan selanjutnya yang terkait dengan pembahasan Ihsan ya Ihsan iman dan Islam ini adalah derajat-derajat dan tingkatan tingkatan jadi Ihsan yang paling tinggi kemudian Iman kemudian Islam Ihsan adalah derajat yang tertinggi kemudian derajat di bawahnya adalah derajat iman dan derajat yang di bawahnya lagi adal derajat Ihsan maka semua Muhsin semua orang yang sampai derajat Ihsan berarti pasti dia mukmin dan pasti dia muslim juga semua Mukmin pasti muslim dan tidak mesti setiap mukmin itu Muhsin dan tidak semua orang yang mukmin itu Muhsin dan tidak semua yang muslim itu mukmin dan MS ya jadi tingkatan terendah muslim kemudian Mukmin kemud muhs makanya Allah Az mengatakan orang-or Arab yang bar masuk Islam mengatakan kami berimanak kalian belum beriman ya belum sampat katakan kami sudah masuk Islam tapi iman belum sampai masuk ke dalam hati kalian ya Jadi ini tingkatan dalam Islam yang harus kita ketahui juga bahwasanya tidak semua ya kaum muslimin sederajat derajat terendah adalah muslim ketika mengatakan asaduaahaillallah dan ja terus dia menambah keimanannya dia akan naik level menjadi mukmin dan level yang tertinggi adalah Min yang tidak ada lagi level di atasnya ya jangan sampai ada orang meyakini bahwasanya ada level lagi yaitu tidak perlu beribadah kepada Allah karena sudah sampai derajat kewalian yang paling tinggi ini adalah kesesatan yang sangat besar karena Nabi Muhammad wasam adalah manusia yang paling bertakwa kepada Allah Azza waalla tapi beribadah sampai beliau meninggal Allah Taala mengatakanakin semahlah kepada Tuhanmu sampai datang keyakinan maksudnya adalah ee k Makanya juga di antara pembahasan yang Dib dalam ee kitab-kitab akidah ahlusunah Apakah boleh kita mengatakan Ana Mukmin Insyaallah saya orang beriman Insyaallah ya ini dibolehkan oleh Sebagian ulama kita ya ulama kita mengatakan Boh Kenapa karena Maksudnya kita ee tidak mensucikan diri kita kita tidak mengatakan kita orang yang beriman yang sempurna keimanannya Adapun jika yang dimaksud dengan saya beriman Insyaallah karena ragu dengan keimanannya maka tidak dibolehkan ya tidak boleh seorang ragu keimanannya kepada Allah Karena keraguan ini bertentangan dengan keimanan maka tidak benar ya sorang ee mengatakan Insyaallah kalau itu dalam rangka keraguan tapi kalau yang dimaksud adalah karena dia tidak mensucikan dirinya tidak mengatakan bahwasanya saya imannya seperti Abu Bakar imannya adalah apabila dibacakan ayat Allah ee menangis ya ya ini ada level iman yang EE tinggi yang tidak semua orang sampai kepadanya Ya tapi kalau kita mengatakan saya beriman kepada Allah kepada malaikat kepada kitab kepada hari akhir kepada rasul kepada takdir maka tentunya kita S beriman tapi keimanan ini ber tingkat-tingkat dan ber ee derajat-derajat kemudian dalam ee hadis ya juga disebutkan alihsan ya Ketika Nabi wasam ditanya mengatakan engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya dan jika engkau tidak mampu melakukan hal tersebut Yakinlah Allah melihatmu jadi maknanya adalah beribadahlah kepada Allah seakan-akan engkau berada di hadapan Allah subhanahu wa taala dan melihatmu yang beribadah seperti ini dia akan mendatangkan atau melakukan ibadah dengan sangat baik dan sempurna karena dia merasa atau meyakini Bahwasanya Allah atau dia melihat Allah Azza wa Jalla dia berada di hadapan Allah Azza waalla dan dia melihat Allah Azza waalla atau Ka seakan-akan melihat Allah subhanahu wa taala ya kalaupun tidak sampai ke situ maka hendaklah dia merasakan Bahwasanya Allah selalu melihat Allah selalu memantaunya Allah selalu mengawasinya ya Berk ketika menyarah had ini dalam kitab kesirkan engau beribadah kepada Allah seakan-akanau melihatnya bahwasanya hendaklah seorang beribadah kepada Allah dengan cara seperti ini menghadirkan Allah itu dekat dengannya atau dia dekat dengan Allah Azza wall seakan-akan atau dia merasa di hadapan Allah azzaall yang melihatnya karena yang demikian itu menjadikan seorang semakin takut semakin apa namanya mengagungkan Allah azgharuskan atau [Musik] menjadikannyaik akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaikinya dan menyempurnakannya beliau juga mengatakan Melanjutkan jika engkau tidak mampu ya pada tingkatan tersebutguhnya dia melihatmu adalahal ini adalah penjelasan dari yang pertama seorangika diperintahkan untuk ahnyaadirkan kekatannya dengan allahakanakan hamba melihatnya untuk sampai ke level yang paling tinggi tersebim dia berupayaah Allah Melat rahasi melihat apa yang diaak dari allahik dari mudah sampai kepada level yang paling tinggiau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya yaituat yang palingtinggiu Allah senantiasa mengawasiai melihat hamb ya dan dia beribadah seakan-akan ia melihat Allah Aza pendat yang ya Siapa yang eh isyarat bahwasanya Siapa yang sulit untuk melakukan ibadah kepada seakan-akan melihatnya maka hendaklah dia [Musik] beribadah ya dengan dasar Bahwasanya Allah melihatnya merhatikannya sehingga dia malu ya terhadap pandangan Allah subhanahu wa taala kepadanya ya inilah yang tingkatan yang tentu kalau kita sampai ke tingkatan Ihsan yang tinggi ini yaitu selalu merasa diawasi dilihat dijaga diperhatikan oleh Allah Azza waalla maka seorang takut untuk berbuat dosa di manapun Meskipun tidak ada yang mengetahui dan melihatnya dan juga ya Beliau mengatakan banyak hadis-hadis yang sahih yang memerintahkan dan menganjurkan kita untuk menghadirkan perasaan ini di setiap ibadah yang kita lakukan tentu yang lebih penting juga yaitu tidak tidak boleh dipahami Bahwasanya Allah menempati hambanya ya jangan sampai ada keyakinan Bahwasanya Allah menempati makhlukNya ya atau bersatu dengan makhlukNya karenaainama Barang siapa yang memahami seperti ini ya Ini adalah bentuk kebodohan dan kesalah pahaman tentang e Allah dan rasulnya tentu Ya Allah dannya berlepas diri dari pemahaman seperti ini karena Allah tidak ada yang sepertinya siapapun dan Allah maha mendengar lagi maha tidak mungkin Allah menempati makhlukNya karena Allah terpisah dari makhlukNya dan Allah maha besar ya makhluk ini sangat kecil tapi ya selalu Allah mengawasinya melihatnya menjaganya ya mengetahui apa yang dia kerjakan ya Ee tentu Ya ini yang berkaitan dengan pembahasan iman dan ihsan dan semoga bermanfaat bagi kita semua dan selanjutnya jika ada pertanyaan dari para pemirsa dipersilakan nah baik alhamdulillah Terima kasih banyakir atas materi yang telah disampaikan oleh Ustaz di kesempatan pagi hari ini bahasan hadis Jibril yaitu pembahasan yang terakhir mengenai pengertian iman dan ihsan mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kita semua dan selanjutnya kami buka sesi interaktif sesi soal jawab bagi anda para pemerhati sekalian yang ingin bertanya silakan bisa mengirimkan pertanyaannya melalui pesanan ee melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau anda bisa menghubungi kami di l telepon di 0218236543 kesempatan pertama Ustaz kami ajukan ada pertanyaan dari Ummu Saad di Maros Makassar asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhat Amalan apa yang kita lakukan untuk mencapai derajat tingkat Ihsan dalam beribadah Ustaz jazakumullah ya tentunya ee kiat-kiat yang bisa kita lakukan adalah terus menambah keyakinan kita terus menambah iman kita memperbaiki ibadah salat kita memperbaiki ibadah ee wajib wajib yang kita lakukan kemudian ee terus menambah keyakinan kita terhadap Allah Azza waalla Dan inilah yang derajat yang paling tinggi yang disebutkan juga dalam hadis uh maka aku akanukan perang Siapa Mereka yaitu orang-orang yang dalam hadis tersebut dikatakan yaitu orang-orang yang senas mengjakan apa yang Allah WIB aku tidak meny ya tidak ada yang aku dari amaman yang waj Dian oleh hamb dan berikutnya dan terusmenerus hambaku mendekatkan diri kepadaku dengan ibadah sunah sampai aku mencintainya inilah tingkatan yang paling tinggi ketika seorang mengerjakan yang wajib meninggalkan yang haram menambah yang sunah dan makruh maka ini tingkatan yang paling tinggi dalam Islam tingkatan Ihsan tingkatan orang-orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan ya Adun dikatan di bawahnya yaitu muktasid pertengahan ya yaitu hanyaan yang wajib meninggalkan yang haram ya tidak menambah dengan yang sunah atau kurang dalam ibadah sunah jadi kalau kita ingin sampai ke derajat Ihsan ini yaitu ya Di mana pun kita berada keap pun kita merasa takut merasa diawasi oleh Allah maka inilah tingkatan yang paling tinggi yang tentunya juga kita tahu bahwasanya Iman ini bertambah dan berkurang sebagaimana kita jelaskan tadi bisa jadi seorang Sampai pada suatu saat tapi kemudian turun lagi kemudian naik lagi Kemudian turun lagi dan begitu seterusnya sampai kematian menjemput kita ya Jadi kita terus berusaha naik level naik tingkat dan bertahan di tingkat tersebut Setiap kita berbuat dosa kita beristigfar kita segera bertaubat karena tadi juga sudah kita Jelaskan bahwasanya ya ketika Allah mengatakan berlomba-lombalah untuk ampunan Ya dan surga yang luasnya Seluas Langit Dan Bumi disiapkan oleh Allah untuk orang yang bertakwa ya di anara sifatnya ya selalu berinfak ketika lapang ketikaitanyaahan amarahnya melampiaskan emosinya Maafkan manusia dan Allah mencinta orang berbuat baik kemudian Apa selanjutnya Apabila mereka melakukan perbuatan kejialimi diri merekaah mereka Ingat kepada Allah dan mereka segera minta ampun Ya jadi bahkan di antara sahabat-sahabat yang mulia pun masuk surga diriwayatkan bahwa anya kadang-kadang terjadi perselisihan di antara mereka tapi mereka segera minta ampun segera ee berdamai ya dan tentunya tidak ada di antara kita yang bisa sampai level Abu Bakar Umar Utsman Ali radhiallahu anhum ya kita hanya berusaha untuk menuju ke sana para salafh para sahabat dan ya tidak ada yang bisa memastikan bahwasanya kita sudah sampai derajat Ihsan derajat wali derajathairat kecuali Allah Azza waalla tapi ya Intinya kita terus berusaha menambah keimanan kita keyakinan kita kalau kita sudah sampai ya merasa betul-betul di mana pun diawasi oleh Allah sehingga kita setiap ingin melakukan sesuatu dosa kita berhenti karena meskipun tidak ada yang lihat karena pengawasan Allah Azza walla demikian juga ketika kita melakukan ibadah ya walaupun sendiri Kita berusaha dengan sebaik-baiknya karena kita Yakin Allah melihat kita ya Dan ini terus ya kita lakukan dan ini yang dominan dalam upan kita maka Insyaallah kita sudah sampai ke derajat tersebut dan juga tentunya dengan terus menambah ilmu ya ilmu tauhid ilmu tentang asma dan sifat Allah Azza waalla ini adalah semua kiat-kiat doa tentunya doa allahid imananakinan ya di antara doa yang diajarkan oleh sebagian sahabat Ya Allah tambahkan aku keimanan dan keyakinan jadi ya kiat-kiatnya tentunya eh terus menambah amal saleh karena iman itu bertambah dengan ket terus membaca Alquran qiamulail berdoa kepada Allah Azza waalla bertemuan dengan orang-orang Saleh terus menambah ilmu agama ilmu ya berkaitan dengan Akidah dengan Tauhid dengan Tafsir Alquran hadadis nabi ya Maka itulah yang akan menambah dan menaikkan level keimanan kita dan bisa sampai keat Ihsan atau derajatirat intinya ad derajat yang paling tinggi dalam agama kita Barakallah fikum n alah Terima kasih byak atas jawab demikian dan selanjutnya kami berikan kesempatan untuk Anda yang ingin bertanya melalui l telepon silakan di 02182365436 Halo asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh dengan Ibu siapa di mana dengan hamba Allah di karwaci iya silakan dengan hamba Allah di karwaci iya silakan ibuan Ustaz izin bertanya begini eh begini Ustaz eh Ana mau bertanya misalnya ada seseorang dia mempunyai kekurangan fisik yaitu kekurangan pada matanya Nah matanya itu cacat tapi dia meyakini bahwa Allah itu maha pengasih maha penyayang maha pemberi rezeki sementara dengan kecatatan fisiknya dia dalam mencari maisah sedikit mempunyai keterbatasan dan dia merasa yakin sedangkan Siti Maryam saja eh dia di atas yang tempat dia Siti Maryam di situ dia sendirian tidak ada apa-apa tiba-tiba ada makanan yang datang kepadanya pertanyaan iu langsung pertanyaannya pertanyaannya Eh kalau misalnya Si Eh umahat ini Ean Pak sampai ke tingkat atau sampai ke level dia minta tolong ke orang untuk mencarikan dana zakatnya gitu dana zakat untuk beliau itu masuk Engak dia ke orang yang EE melenceng dari apa eh kekuasaan Allah yang Allah Maha Kuasa kend itu mintama zakat intinya ya I Iya baik baik terima kasih Waalaikumsalam Bagaimana Ustaz iya gimana ah eh tadi pertanyaan zakat terkait zakat tadi apa Eh jadi ibu ini ingin ee tidak bergantung kepada manusia tapi dia meminta bantuan kepada orang lain agar dia bisa mendapatkan ee dana zakat Ustaz seperti itu apakah itu katanya menghilangkan keterkandungan kepada Allah ya tentunya ee seorang yang punya kekurangan fisik ya buta tadi ya mungkin ya Ee dan tidak mampu untuk tidak ada juga yang EE menafkahinya tidak ada keluarganya yang bertanggung jawab untuk menafkahinya maka tentunya dia termasuk fakir miskin yang e boleh untuk diberikan zakat dan kalau dia benar-benar beriman kepada Allah bertakwa melaksanakan perintah Allah yang wajib kemudian ditambah dengan yang sunah-sunah dan dia konsisten di atasnya maka kita harus yakini bahwasanya ya kewalian itu tidak terputus dan karamah para wali pun tidak terputus jadi adian kejadian luar biasa bisa terus terjadi sampai akhir zaman Tidak mustahil jika ya suatu saat kalau dia betul-betul tidak meminta bantuan ee Jin tukang sihir ya kemudian ee terus selalu ada yang membantunya tanpa dia ketahui dari arah yang tidak dia sangka-sangka ini sangat sangat mungkin terjadi ya kalau memang dia sudah Ee berusaha untuk bertakwa kepada Allah ya semampunya ya karena dia orang yang punya kekurang fisik cacat umpamanya tapi bertakwa kepada Allah melaksanakan perintah Allah menj larangannya maka meskipun ya dia eh miskin bisa jadi ya dia dapat bantuan yang dari arah-arah yang tidak dia sangka dan termasuk ya zakat Kalau memang dia adalah orang yang berhak menerimanya Karena tidak ada yang menafkahinya maka tentu ini diperbolehkan Intinya bisa sampai ya siapapun di hari ini ya di zaman ini yangar bertakwa kepada Allah maka tetap berlaku ya firman Allah kata Allah Dalam Hadis Qudsi tadi yang selanjutnya W kalau dia minta kepadaku Sungguh aku akan berikan kalau dia minta perlindunganu akan melindung dan tidak boleh tentunya meminta-minta bagi orang yang mampu untuk bekerja ya adapun yang tidak mampu bekerja maka dia berhak perlu untuk diberi zakat dan bisa jadi tanpa meminta pun ya kalau dia ee apa namanya benar-ar bertakwa kemudian Allah mudahkan dia untuk mendapat bantuan yang banyak dari orang-orang yang tidak diketahui maka ini bisa menjadi ya bisa jadi kar kejadian luar biasa terjadi pada orang tersebut Tapi tidak ada yang EE tentunya ketika kita berbuat ketaatan kepada Allah yang kita harapkan bukan karamah atau kejadian luar biasa karena kata sikhul Islam Ibnu Taimiyah karamah yang terbesar adalah luzumul Istiqamah ketika kita bisa konsisten di zaman apalagi di zaman kita ini pun fitnah di atas keimanan kepada Allah ya seorang ee memelihara umpamanya ee jenggotnya Jika seorang laki-laki ya konsisten untuk tidak melakuk ee salat berjamaah menghadiri kajian dan EE lain sebagain ketaatan-ketaatan puasa sunah umpamanya membaca al-qur’an yang mana Banyak sekali hal-hal yang bisa memalingkan kita dari ee ketaatan-ketaatan ini ketika seorang bisa ah sepanjang tahun terus-menerus qiamulail bersedekah ini adalah karamah yang terbesar yang kita inginkan kita harapkan bukan kejadian luar biasa dan Yakinlah ketika seorang benar-benar bertakwa kepada Allah Allah sudah ya tidak mungkin salah Janah Barang siapa bertakwa kepada Allah maka akan diberikan jalan keluar dari semua kesit dan Allah akan berikan e rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka juga barang siapa yang fokus kepada akhiratnya ya maka Allah akan cukupkan dunianya dunia akan datang kepadanya dalam keadaan hina ya maka tentunya kalau seorang sudah berusaha untuk ee mencukupi dirinya dari pekerjaan yang bisa di lakukan ya maka dia akan bahagia hidupnya Meskipun tidak banyak harta yang dia dapatkan kemudian Kalau memang dia termasuk orang yang tidak bisa bekerja karena kekurangan fisik karena cacat dan sebagainya maka ini adalah orang-orang yang berhak untuk mendapatkan eh zakat bantuan dari orang-orang yang mampu Barakallah fikum n baik alhamdulillah Terima kasih banyak atas jawab Ustaz demikian dan selanjutnya ada pertanyaan Ustaz dari penanya yang berada di Purwakarta ya hadis Jibril ini ada kasus di mana bapak saya eh sering menggantungkan tamimah dan Ana Berikan dalil hadis Quran baik dari Quran maupun hadis eh sunah namun Belu mencelanya itu mencela hadis dan mengusir saya dari rumah Ustaz dan juga ee mengusir menc mengusir saya di rumah setelah saya membuang ee tamimah-tamimah tersebut yang dalam rumah apakah EE Bapak saya e sudah keluar dari Islam Ustaz dan Apakah saya anak durhaka kepada bapak saya Ustaz mohon penjelasannya hadis dan dia apa dia mencela Ustaz menc mencela Quran Hadis mencela ayat dan hadis Iya betul seperti itu yang ditanyakan dan mengusir anaknya dari rumahnya rumahnya tentu ya mengejek Allah mengejek rasulnya mengaji ayat al-qur’an adalah kekufuran ya kekufuran dan ini adalah perbuatan yang sangat berbahaya sekali ya berbahaya sekali dan ini harus diperingatkan kepada orang tua kita ee tentang bahaya ya bahaya seperti ini barang siapa yang menjadikan ayat al-qur’an menjadikan Allah dan rasulnya sebagai eh bahan candaan bahan ejekan maka Ya turun ayat ya ketika ada di zamanbi wasam seorang yang bercanda dengan ee ayatayat Quran menghina rasulah dan para sahabatnya maka turun ayat kalian telah kufur setelah keimanan kalian maka ini sangat berbahaya sekali perbuatan yang eh sangat-sangat berbahaya dan tentunya untukis kafir ini ya E tentu perlu kehati-hatian tapi yang paling jelas karena seorang ya di zaman kita ini kita kafir pun maka tidak ada yang bisa kita lakukan karena eh yang bisa hukum adalah pemerintah ya dan EE penguasa yang bisa menangkap pelaku Rid ya pelaku kekufuran dan memaksa mereka untuk bertobat kalau tidak mereka akan dihukum ya dibunuh ya hukum dibunuh ya kalau dia tidak mau bertaubat tidak bisa kita lakukan karena tidak boleh sekaranghakim sendiri yang bisa kita lakukan ketika kita mendapati seorang melakukan perbuatan-perbuatan kufur yang mengeluarkan ya seorang dari Islam maka kita ya terus menasihatinya terus ee dan berhati-hati tentunya orang-orang yang terjatuh pada perbuatan kufur kita tidak salat di belakang ya maka yang seperti ini ya perlu terus ya tidak ada yang dilakukan kecuali menasihatinya memperingatkannya agar takut kepada Allah Azza wa Jalla mencela Allah mencela al-qur’an mencela Rasulullah Ya ini adalah ee kekufuran yang besar yang melakan seorang dari Islam maka ee terus ya dinasihati diingatkan Semoga dia didoakan ya Semoga dia meninggalkan ee perbuatan-perbuatan kufur tersebut Barakallah fikum Barakallah Nam Alhamdulillah baik Terima kasih banyak sekir atas jawaban Ustaz demikian dan selanjutnya satu pertanyaan terakhir mungkin kami berikan kesempatan di Lin telepon silakan di 0218236543 Halo Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan dengan ibu siapa di mana dengan Umu Zahra di Riau silakan pertanyaannya Ibu Terima kasih ini terkait dengan e berita yang beredar sekarang ini Ustaz menyangkut telah diizinkan oleh eh Majelis Ulama Indonesia untuk melakukan aborsi pada pelaku yang diperkosa ee dan semua kita dindungi oleh Allah semuanya dari kejadianj tidak kita inginkan ee Apakah hal seperti ini ee menyangkut dengan telah rusaknya Iman Ustaz mohon pencerahannya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz tidak boleh tidak boleh untuk melakukan aborsi kepada orang yang diperkosa dan tetap untuk dirawat anaknya dengan baik dan tidak ada dosa bagi orang yang diperkosa kemudian hamil ya tidak ada dosa baginya dan tentunya dia tetap eh bertakwa kepada Allah Azza waalla dia kalau memang ya ter hamil maka dia merawat anaknya dengan baik dan eh menjelaskan kepada orang-orang di sekitarnya bahwasanya ini bukan dari perbuatan zina ya perbuatan diperkosa dan tidak ada dosa bagi orang yang diperkosa di apalagi bukan ya karena e bukan keridaannya Kara perkosa tentun bukan karena keridaan jadi eh Allah dalam Alquran dalam hadis nabi S was bersabdanya diangkat dari umatku ya yang tidak sengaja yang dia lupa dan dia dipaksa maka ya tetap dia rawat Anaknya ya dia e apa namanya E berusaha untuk mendidiknya Dan semoga dia menjadi orang yang bertakwa kepada Allah Azza waalla dan juga bisa eh nanti setelah dia lahirkan di ada orang Saleh yang orang baik yang ing menikahi ini tidak masalah ya semoga ee ke depannya dia menjadi orang yang saleh dan Salehah Barakallah fikumikum Barakallah jazakah Khair Barakallah Fik dan Alhamdulillah eh terima kasih banyak Ustaz eh atas Jawabannya dan kami mohon maaf Ustaz untuk eh pertanyaan tadi merupakan pertanyaan terakhir pertemuan di kesempatan malam hari eh pagi hari ini dan mungkin ada penutup untuk para pemerhati Roja sekalian Ma Alhamdulillah eh kita senantiasa berdoa kepada Allah dan doa yang paling banyak dipanjatkan oleh Nabi S wasallam wahai membolak-balikkan hati tetapkanlah hatiku di atas agamu ya Jadi kita selu mohon kepada Allah agar kita selalu dikuatkan dikokohkan diteguhkan di atas keimanan dan iniah doa yang paling banyak dibaca oleh Nabi S wasam padahal beliau adalah seorang hamba yang telah diampuni dosanya telah lalu Maun akan datang tentu kita yang lebih ya lemah imannya Hidup Di Tengah Badai Fitnah syubhat dan syahwat lebih penting lagi untuk memperbanyak doa ini dan Insyaallah masih belum terakhir ya ternyata masih ada satu pembahasan lagi yang belum kita bahas yaitu Penghujung hadis ini tentang hari kiamat ya Ketika Malaikat Jibril bertanya akbir saah maka dijawab wasallam tidaklah yang ditanya lebih mengetahui daripada yang bertanya dan Insyaallah kita akan lanjutkan pembahasannya pada Rabu pekan k yang akan datang dan EE Insyaallah itu adalah pembahasan terakhir dan kita akan mengganti dengan pembahasan kitab yang lain Insyaallah Semoga Allah memberi Taufik kepada kita semua asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh jazakah Khair sekali lagi kepada Ustaz Barakallah Fik dan jazak Khairan kepada ku yang berada di Makassar mudah-mudahan menjadi pahala bagi kita semua dan ilmu yang ber fat apa yang telah disampaikan oleh Al Ustaz di kesempatan pagi hari ini dan jazakumullah kir Barakallah fikum kada Antum semua para pemerhati rja di mana pun anda berada e pembahasan hadis Jibril disampaikan oleh Al Ustaz Dr Iqbal Gunawan Ma hafidahullah taala dari Maros Makassar dan Insyaallah masih eh kelanjutan di Rabu pekan yang akan datang Insyaallah demikian kam kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dr.Iqbal Gunawan, MA | Syarah Hadits Jibril
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply