Ustadz Ahmad Zainudin, Lc | Kitab Fathul Majid Syarah Kitab Tauhid

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh alhamdulillah Hamdan kibanuh asadu ilahaillallah wahdahu la syarikalah waadu Anna muhammadan abduhuasul W nabi W Islam memerhati rahimani warahimakumullah kita memuji Sera bersyukur k Allah pada kesempatan hari ini dapat berjumpa kembali dan menyapa Antum semuanya guna menghadirkan sebuah bimbingan dan pelajaran ilmiah disampaikan oleh guru kita Ustaz Ahmad Zainuddin alssi hafidahullahu taala dari lanjutan pembahasan kitab Fathul Majid syarhu kitabit tauhid Seperti apa dan dan bagaimana simak kurang lebih 1 jam ke depan dan selawat serta salam Semoga senantiasa terlimpahkan serta tercurahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam untuk keluarganya untuk para sahabatnya dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman langsung saja kita menyimak bimbingan serta pelajaran dari beliau kepada Ustaz kamersilakanur ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillahirrahmanirahim inalhamdillah nahmaduhuuagfirillah Fal mlil Fala hadialah wa asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikal wa asadu Anna muhammadan abduhu waasul ya ayyuhalladina amanutaqulah haqq tuqatihi W tamutunna illa wa Anum muslimun ya ayyuhanasqubakumadzi khqum nafs wahah wq Min Inah asqal had kitabullah wa ahsanuli Hadi Muhammadin Shallallahu Alaihi waa alihi wasallam ma wa Muh bidah waa bidatinalah waaatin Fin Alhamdulillah kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala pada hari ini hari Rabu Pagi Safar 14406 hijri ya bertepatan dengan 14 Agustus 202 4 kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk kembali duduk bersama mengkaji kitab Fathul Majid kitab tauhid yang ditulis olehilat Syekh Abdurahman Bin Hasan alikh rahimahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kel dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat-sifatnya yang Aulia kita berdoa allahumma inna naluka Ilman naanqiban waalan mqala allahum Amin ahbatiillahahakum kita Pada kesempatan kali ini membaca bab yang baru bab yang ke-36 penulis fadilat Al Imam Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullahu taala penulis Kitab Tauhid mengatakan bab tentang r dan maksud dari bab initi kita bahas apa maksudnya penulis rahimahullahu taala berkata maksudnya larangan dan peringatan keras dari melakukan RI Rya kata arriya diambil dari kata arryah yaitu yang artinya eh penglihatan eh dan Ria adalah memperlihatkan ibadah dengan maksud dilihat manusia dan akhirnya mereka memuji pelaku ibadah tersebut itulah pengertian dari riya sebagaimana dikatakan oleh alhafiz Ibnu Hajar alasqalani rahimahullahu taalaharul ibadah memperlihatkan ibadah untuk maksud penglihatan manusia terhadap ibadah tersebut dan kemudian orang-orang manusia-manusia memuji pelaku dari ibadah tersebut di situ ada dua memperlihatkan ibadah kemudian agar dipui mlihatkan ibadah agar dipuji nah limaar minalali lima minalal wasumah Li yusmqah Wal wazikri dan perbedaan antara Ria dengan sumah jadi ada istilah lain yaitu sumah ya ada istilah lain yaitu sumah perbedaan antara Ria dengan sum’ah kalau Ria adalah ee untuk sesuatu yang diperlihatkan dari amal untuk sesuatu yang diperlihatkan dari amal yaitu seperti salat sedangkan sumah adalah untuk sesuatu yang didengar dari amal seperti bacaan Alquran nasat zikir dan termasuk di dalamnya adalah menceritakan apa yang sudah dia amalkan menceritakan apa yang sudah dia amalkan n kemudian alimam Muhammadin ABD wahaak dalil yang pertama yaitu surat alkahfi ayat 110 Sebelum saya Sebutkan dalil maka saya ingin menegaskan lagi bahwa di dalam bab tentang Riya ini eh makna bab adalah menjelaskan hukum RI dan hukumnya adalah haram dan hubungan bab dengan Tauhid menunjukkan perbuatan Syirik asghar yaitu RI Menyebutkan contoh perbuatan Syirik asghar yaitu riya dan sebagaimana sudah kita sebutkan Rya adalah seseorang memperlihatkan amal di hadapan manusia sehingga mereka memujinya dan eh R dibagi menjadi dua yang pertama r pada pokok keimanan r pada pokok keimanan dengan ee seseorang memperlihatkan keislamannya tetapi menyembunyikan kekufurannya di dalam kalbunya ya dia memperlihatkan keislamannya melalui lisannya tapi dia menyembunyikan kekufurannya di dalam kalbunya maka ini adalah riak yang berbentuk Syirik Akbar dan mengeluarkan dari Islam dan itulah orang-orang munafik di zaman Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Kemudian yang kedua riak pada sebuah amal ibadah maka ini adalah Syirik asghar dan tidak mengeluarkan dari agama Islam dan yang dimaksud dalam Bab yang ke-36 ini adalah Rya yang merupakan perbuatan Syirik asghar tidak sampai mengeluarkan dari agama Islam nah lalu penulis membawakan dalil yaitu surat alkahfi ayat 110 waullahi taalal Inama anarlukumuhahukumah Wah W Bi Ahya Katakanlah wahai Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Sesungguhnya aku adalah manusia seperti kalian diwahyukan kepadaku dan bahwasanya Tuhan kalian adalah satu Tuhan yang diibadahi maka siapa yang berharap bertemu dengan Allah rabnya Hendaklah ia beramal dengan amal yang saleh dan tidak mensyirikkan rabbnya dalam beribadah kepada seorang tidak mensyirikkan rabbnya dalam beribadah kepada seorang pun [Musik] penulis mengatakanatakanahahuhamm sesguhnya akuah manusia sepertian diwahyan kepadaku dan bahwasanya Tuhan kalian yang paling berhak diib maksudnya adalah tidak ada yang aku miliki dari kekuasaan dan dari ibadah sedikit akan tetapi itu seluruhnya adalah milik Allah subhanahu wa taala ada sekutu bagi Allah subhanahu wa [Musik] taala yang Allah subhanahu wa taala wahyan kepadaku Barang siapa yang berharap bertemu dengan Allah maksudnya takut bertemu dengan Allah makaendaklah dia beramal dengan amal dan tidakyirikkan dengan ibadahnya kepada seorang pun saat dia beribadah kepada Allah subhanahu wa taala ucapan ahadan pada ayat tadi janlah beribadah kepadanya dengan seor ini kata kata yang belum ditentan siapanya dalam redaksi larangan maka artinya dan keumuman ini masuk ke dalamnya adalah ee para nabi para malaikat orang-orang Saleh para Wali dan selain mereka nah kemudian Q sikhul Islami rahimahullah sikhul islamah rahimahullahu taala berkata am almah Adapun pertemuan yang dimaksud dengan pertemuan di sini Barang siapa yang ingin bertemu dengan Allah subhanahu wa taala maka sungguh telah ditafsirkan oleh Sebagian ulama Salaf dan juga ulama-ulama belakangan bahwa itu maksudnya adalah mengandung langsung melihat Subhanahu Wa taa tadi yang dimaksud dengan bertemu dengan Allah maksudnya mengandung ee untuk bertemu dengan Allah subhanahu wa taala pada hari kiamat dan kemudian bel menyebutkan dalil-dalil Atan hal tersebut nah eh Nah itulah tadi Ee kita lanjut rahahahala berkata dalam ayat ini sebagaimana Allah subhanahu wa taala satu-satunya tidakah yang beribadahi kecuali Allah subhanahu wa taala makaikian pula hendaknya itu hanya untuk Allah semata tiada sekutu bagi Allah Subhanahu Wa taalaal shh KH almqayad bunahah amal saleh adalah pengertiannya yang murni dari riya dan yang terlepas ee yang murni dari dia dan terikat dengan sunah Rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam sunah rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam nah para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala ee jadi tadi pengertian ee ibadah amal saleh adalah beribadah yang murni terlepas dari R dan terikat dengan Sunah Rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam nah kemudian kita lanjutkan lalu penulis berkata dalam ayat tadiuyat dalam aatapatahkok dari agama yang Allah Subhanahu Wa taal mengutus rasnya dan juga Rasul inti agama adalah mengesahkan Allah dengan berbagai macam ibadah ibadah Apun yang kita kerjakan maka diniatkan hanya untuk Allah diniatkan hanya untuk mendapat Rida Allah diniatkan hanya untuk mendapatkan ganjaran pahala dari Allah subhanahu wa taala sebagaimana Allah subhanahu wa taala berfirman Dan tidaklah kami utus sebelum engkau seorang rasul kecuali Kami beri Wahyu kepadanya bahwa tidak ada Ilah yang berhak diibadahi kecuali aku nah surat alanbiya ayat 25 Nah ini menunjukkan bahwa pokok dan inti agama yang yang mana para rasul alaihatu wasalam diutus untuk adalah ehah mengesakkan Allah di dalam segala macam aktivitas ibadah nah dan yang menyelisihi akan inti agama eh dari umat iniok [Musik] baik itu tud yang menentang Allah subhanahu wa taala baik itu dalam rububiahnya ataupun ilahiah di dalam kekuasaannya ataupun ibadah kepada Allah Subhanahu dan mengajak manusia kepada beribadah kepada dirinyaah ini yang pertama yaitu eh taud sembahan selain Allah yang menandingi atau menentang Allah subhanahu wa taala dari dalam kekuasaan dalam peribatan kepada Allah dan ia mengajak orang-orang untuk mengibadah beribadah kepadanya atau yang mengajak kepada manusia untuk beribadah kepada Aan beribadah kepada berhala-berhala atau seorang musyrik berdoa kepada selain Allah mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taala pada saat yang bersamaan dengan berbagai macam ibadah atau yang sebagian dari ibadah atau orang ini ragu-ragu di dalam perkara tauhid Apakah itu benar atau boleh untuk dijadikan Allah subhanahu wa taala sebagai syarik di dalam ibadahnya bahwa kesyirikan adalah agama yang mendekatkan kepadaak Allah subhu tabanyakan terjadi pada masyarakat Um karena kebodohan merekaana Mere terhadap orang-orang sebelum mereka ketika sudah terasa asing orang yang mengerjakan agama dan ilmu Sudah dilupakan dengan ilmu yang berasal dari agama para rasul alaihiatu wasalam nah nah itu para ikhw yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kemudian polis membawa sebelum membawakan yangil yang ketiga maka kita ingin ringkas bahwa di dalil yang kedua ini surat al-kahfi ayat 110 penulis ee ingin menjelaskan kepada kita bahwa Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wasam untuk menyampaikan kepada manusia bahwa beliau adalah manusia seperti manusia lainnya seperti manusia pada umumnya cuma beliau diberi Wahyu dan harus bertanggung jawab kepada ee dan harus disampaikan kepada manusia yang bertauhid bahwa Tuhan yang paling berhak diibadahi Kecu Allah subhanah nah sedangkan hubungan dalil dengan bab menunjukkan contoh perbuatan Syirik asar yaitu R karena di dalam ayat disebutkan tentang manusia berarti tidak miliki Rah berarti tidak memiliki rububiah atau kekuasaan dan uluhiah oleh karenanya tidak ada yang riak di dalam ee kepada manusia ataupun beramal Maka hal itu tidak bermanfaat di dalam k di dalam ayat disebutkan tentang Tauhid bahwa tiada tuhan yang hak kecuali Allah maka R bertentangan dengan Tauhid karena menginginkan pujian dari selain Allah dan serta di dalam ayat ini disebutkan agar beramal saleh dan amal saleh syaratnya keikhlasan sedangkan RI bertentangan dengan keikhlasan nah lalu penulis membawakan dalil yang ketiga wa Abi hurairat radhiallahu Anhu qa Q Allahu Taala yang artinya dari Abu Hurairah radallah anu Beliau berkata secara Mar rasulullahahui was bersda Allah subhahu wa taala berfirman Makau adalah zat yangang tidak membutuhkan sekutu Barang siapa yang beramal dengan sebuah amalan Barang siapa yang beramal dengan sebuah amalan dia mensirikkan aku di dalamnya maka e aku tinggalkan dia dan am Aku tinggalkan dia dan [Musik] amalannya Sedangkan di dalam riwayat Imam Ibnu Majah disebutkan Rasul was bersabda aku berlepas diri darinya Dan ia termasuk orang- yang mensyirikkan Allah Subhanahu Wa taa Imam rahimahullah berkata Aku tinggalkan dia agar dia bisa boleh untuk kembali beramalajabahimah ketahuilah bahwa beramal UNT selain Allah itu bermacam-macam kadang rianya itu benar-benar murni seperti orang-orang munafik di zaman rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dalam surah Anisa ayat 142 Allah berfirman jika mereka bangun mendirikan salat mereka bangun dalam keadaan malas mereka RI terhadap manusia dan tidak menyebut nama Allah Kecuali sedikit saja dan R yang M seperti ini ya benar-benar jarang sekali keluar dari seorang beriman di dalam kewajibannya dan juga di dalam kajiban salat dan puas dan Terkadang seseorang bersedekah atau Haji wajib atau yang selainnya tidak bisa tidak karena itu adalah amalan-amalan lahiriah atau eh mengalir kepada orang manfaatnya sesungguhnya ikhlas di dalamnya itu agar dapat e [Musik] apa namanya Ikhlas Eh sangat jarang dan [Musik] muliaalan seperti ini seorang muslim tidak ragu bahwanya amalannya itu terhapus pahal dan siapa yang melakukannya maka dia mendapatkan murka dari Allah dan dari dua dan hukuman dari manusia ada beramal lillah kudian diaaklumin ini asli kalau dia Riat dari intinya dasarnya maka nas-nas dalil-dalil yang sahih menunjukkan kepada kebatilan amal tersebut menunjukkan kepada kebatilan amal tersebut nah nah itu kira-kira yang bisa disampaikan untuk kesempatan kali ini dulu n Insyaallah kita lanjutkan pada pertemuan yang akan datang wallahuam Shallallahu Nabina Muhammad walhamdulillahabbil alamin silakan Jika ada yang ingin ditanyakan fikum jazakallahu Khairan Terima kasih atas pelajaran dan bimbingan yang telah disampaikan di kesempatan pagi hari ini selanjutnya kami berikan kesempatan untuk Anda bertanya silakan di 0218236543 atau pesan singat di 0819896543 Silakan telepon yang pertama halo [Tepuk tangan] Halo silakan Halo Iya dengan siapa Ibu di mana Asalamualaikum dengan hamb Allah di Tangerang Waalaikumsalam warahmatullah silakan pertanyaannya Bua mau bertanya barakahah kan ada Sal Sata perah mendengar jangan kita tak berad kepada Allah kalau kita takut Riya karena waswas setan membuat kita takut untuk Riya sedangkan orang yang mengamalkan ee maksiat aja tidak malu untuk melakukannya Jadi maksudnya melakukan ibadah terus aja enggak usah takut Ria lakukan aja gitu Pak Jadi enggak ada was-was untuk Ria gitu maksudnya gitu Pak Oh iya Ibu bertanya seperti itu silakan silakan Ustaz Alhamdulillah wasatu wasalamu ala rasulillah waa alihi waihi W am ee ada perkataan yang seperti ini tarquul Amali Min ajlinas R beramal untuk e apa meninggalkan amal Karena manusia itu itu adalah R ya meninggalkan amal Karena manusia itu adalah Ria nah para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala yang patut dilakukan adalah tidakelayaknya seseorang meninggalkan amalan yang disyariatkan karena takut RI apabila seorang ingin mengerjakan ketaatan maka di dalam dirinya ada rasa takut dia Kalau mengerjakan ketaatan tersebut akan terperosok ke dalam RI maka semestinya dia tidak menoleh kepada perasaan tersebut dan seorang manusia mengerjakan apa yang dikerja diperintahkan oleh Allah subhanahu wa taala kemudian setelah itu dia memohon pertolongan kepada Allah bertawakal kepada Allah subhanahu wa taala agar ibadahnya tersebut diterima oleh Allah subhanahu wa taala Imam annawawi berkata tidak pantas untuk meninggalkan zikir dengan lisan dan disertai denganbu karena kalau diabu saja kan enggak tahu dan lisannya tutup ini tidak pantas dilakukan seperti itu Hawa dia tidak boleh melakukan seperti itu akan tetapi baikbunya berzikir lisannya berzikir dan dia niatkan untuk Allah subhanahu wa taala kemudian Al rahimahullah berkata in meninggalkan beramal karena manusia adalah Rik dan beramal untuk manusia adalah kesyirikan maka perkataan seperti ini adalah apabila dia memperhatikan orang lain saat beramal Apakah nanti dikatakan r atau tidak Apakah orang-orang menilai saya apa nanti nah ini ini adalah perkataan yang ee atau apa yang terbersih dalam hati yang yang tidak baik maka oleh karena itu para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala meninggalkan amal untuk manusia adalah R apabila amalan tersebut memang disyariatkan lalu dia tinggalkan karena khawatir ee dianggap Ria kekhawatiran dia ini yang tidak pada tempatnya Kenapa karena berarti dia memikirkan orang lain dia menoleh-noleh kepada pandangan orang lain orang lain melihatnya atau tidak barakahikum Selanjutnya kami akan bacakan pesan singat dari Irfan imudin yang bertanya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz fenomena banyaknya kaum muslimin di Indonesia khususnya yang melakukan ibadah di kota Makkah dan udahan dalam bersuah foto dan membuat video baik itu dia melakukan umrah dan Haji Lalu disebarkan melalui media-media mereka media sosial khususnya apakah yang mereka kerjakan bisa digolongkan dari perbuatan Ria dan menghapus amalan yang mereka kerjakan silakan hamdulillahamah seseorang berlaku ya atau tidak yang mengetahui hanya Allah subhanahu wa taala kita atau orang lain tidak bisa menilai orang ini Riya atau tidak karena Riya adalah amalanbu maka tidak ada yang bisa menilainya kecuali hanya Allah Subhanahu Wa taalaallahur Allah subhanahu wa taala mengetahui apa yang ada di dalam dada-dada akan tetapi sudah seyogianya ya seorang yang beramal saleh tidak memperlihatkan amalnya selama itu bisa disembunyikan karena salah satu tanda keikhlasan adalah menyembunyikan amal yang memang bisa dan di dapat disembunyikan meskipun terkadang amalan ada yang diperbolehkan dan bahkan disyariatkan untuk diperlihatkan maka pada saat itu jika ada kesempatan untuk menyembunyikan amal maka ini lebih utama untuk dipilih karena semakin tersembunyi semakin ikhlas uqir jika kalian nampakkan sedekah maka itu bagus jika kalian sembunyikan dan kalian berikan kepada orang fakir maka itu adalah yang baik bagi kalian maka saat seorang beramal ibadah di tanah suci di dalam masjid Nabawi di dalam Raudah berdoa di dalam Raudah salat di Masjid Quba beribadah dalam masjid Nabawi seorang tawaf Sai kemudian ee seorang berumrah salat maka jauhilah menampakkan amal tersebut dengan cara memvideokan amal tersebut kemudian disebarkan melalui media sosial karena Adam sesungguhnya hati-hati anak manusia di antara dua jari jemarin Allah subhanahu wa taala Allah membolakbalikkan Ji tersebut sekehendaknya artinya hatinya lemahlah dinamakan kecuali Karena berbolak-balik hati dikhawatirkan seseorang yangokan amal ibadahnya saat berada di tanah suci dikhawatirkan terperosok ke dalam r dan semakin ikhlas semakin tersembunyi semakin ikhlas wahuam dan EE satu lagi Apabila seseorang mengangkat tangan kemudian di sampingnya atau di belakangnya ada Ka’bah maka kadang-kadang saat hal tersebut terjadi di samping ingin memperlihatkan amal dan khawatir untuk dipuji manusia samping itu pula dia mungkin berdusta dia ber berdusta Bahwa saat saat mengangkat tersebut dia sedang tidak berdoa dia hanya sekedar mengangkat saat salat tersebut dia sedang tidak salat dia hanya memperagakan gerakan salat maka ini terkumpul amalan yang dikhawatirkan menghantarkan kepada Ria plus berdusta dan dua-duanya adalah dosa besar wallahuam terakhir Ustaz Barakallah Fik pertanyaan terakhir maraknya media sosial sehingga beberapa travel ini memanfaatkan orang yang mempunyai follower terbanyak untuk dijadikan eh orang yang bisa jadi mengiklankan atau endorsement dari sebuah produk umrah dan haji nah Ustaz Bagaimana Apakah Haji dan umrahnya dari orang yang dapat Endor ini kemudian dia harus memposting beberapa kegiatannya di sana dan mempromokan bisa menghilangkan arti dan makna dari ibadah tersebut silakan Alhamdulillah wasalatu wasam rasulillah wa alihi waashi pekerjaan endorsement halal dia bagaikan seorang eh marketing yang atau sales yang menjualkan barang orang lain dan apabila itu berkaitan dengan Travel umrah atau travel haji maka yang ditonjolkan adalah pelayanan kemudian kemudahan kemudian kenyamanan bukan saat beribadah tersebut ini lebih utama untuk dia tonjolkan wallahuam Nab muhammadhamdulillahb wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Jaz jazakallahuiran wakallah fikum Ustaz Terima kasih atas kesediaannya untuk kembali hadir melalui media Roja TV dan radio Roja di kesempatan Rabu Pagi hari ini semoga menjadi kebermanfaatan untuk kita semua pertemuan ini dan Allah mudahkan kita untuk bisa memahami serta mengamalkan apa yang telah kita pelaj jari kami yang beras mohon pamit undur diri subhanakallahumma W biihamdika Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *