a sunah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio Roja lailuha kaahariha la yazu anha ba’ [Tepuk tangan] illik sungguh aku telah tinggalkan kalian di atas petunjuk yang putih bersih ya yang sangat jelas lailuhaahariha malamnya seperti siangnya Subhanallah ini ilmu saksikanlah kajian Islam ilmiah di rja TV dan Radi Roja Para pendengar dan pemirsa Roja TV di mana pun anda berada kami akan hadirkan ke layar k pendengarah bagi anda para pemirsa Roja TV yang lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kagian in secara langsung Roja TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam bismillahirahmanirah alalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh alhamdulillahameng di ada Alhamdulillah kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala di hari Kamis ini kita diberikan kembali kesempatan kesempatan untuk mentaati Allah subhanahu wa taala dan juga kesempatan untuk menuntut ilmu Syari dan Insyaallah pada pagi hari ini kembali kami hadirkan di ruang dengar anda dan layar televisi Anda satu kajian ilmiah yang tentunya sangat bermanfaat bagi kita semuanya dalam pembahasan kitab qawaidul qawaid buah karya dari Ibnu qayyim aljauziyah u taala dan allahakum sebagaimana biasanya kaji akan sampaikan dan dipaparkan secara mendalam bersama guru kita Al Ustaz alfadil Abdullah Taslim Ma hafullahu taala Alhamdulillah beliau telah terhubung dengan kami yang saat ini berada di studio Roja Kendari sebelum kita simak kajian yang penuh dengan faedah ini kami sampaikan terlebih dahulu kepada Anda semuanya setelah kajian disampaikan oleh Beliau kami membuka sesi interaktif soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung anda bisa menghubungi kami di 0218236543 ataupun Anda dapattanya menat wa di 0819896543 namuakum tanpa kita menunggu lebih lama lagi kita akan simak bersama kajian ini dan kepada Ustaz kami persilakanadranakikumalamualikum warahmatullah wakatuh inalhamdalillah nahmaduhuainuhu wasagfiruh wubillahiu anfusina wamiatialinaahdihillahu Fala mudillah wudlil Fala hadialah wa asadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhu wa rasuluh Allahumma Shi wasallim wabarik ala Nabina Muhammadin waa alihi wa asihi Alhamdulillah ikw ikwat Islam ikw akw para kaum muslimin para pemerhati R TV dan Radi RO di Manun Antum berada Barakallah fikum Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala atas semua limpahan nikmat dan taufiknya bagi kita semua sehingga kita senantiasa dimudahkan selalu mengamalkan amal-amal kebaikan dalam agamanya termasuk mengadakan majelis ilmu meskipun secara online ya sebagaimana yang kita adakan di pagi hari ini di dalam lanjutan pembahasan kajian kitab yang sangat bermanfaat kitab alfawaid buah karya dari Al Imam Syamsuddin Abu Abdillah Ibnu qayyim jauzi rahimahullahu taala ya Barakallah fikum kita masih di pembahasan yang sangat penting yang yang menyangkut masalah keimanan menyempurnakan tauhid kepada Allah subhanahu wa taala yaitu membahas tentang buah dariratul iman buah keimanan terhadap sifat-sifat Allah subhanahu wa taala baik setelah di pertemuan yang lalu maasir muslimin rahimakumullah kita telah membahas Bagaimana sifat-sifat yang Allah subhanahu wa taala Sebutkan di dalam ayat-ayat Alqur’an atau di dalam hadis-hadis yang sahih dari Rasul su Alaihi wasam yang Allah perkenalkan dirinya kepada hamba-hambanya dengan sifat-sifat tersebut ini benar-benar membuahkan ya menguatkan keimanan menyempurnakan ketundukan dan penghambaan diri hamba kepada Allah subhanahu wa taala ya benarlah apa yang dikatakan oleh Imam IB rahimahahala orang yang paling sempurna penghambaan dirinya kepada Allah paling sempurna ibadah dan ketundukannya kepada Allah adalah yang beribadah kepada Allah dengan memahami kandungan nama-nama dan sifat-sifat Allah yang bisa dijangkau oleh pikiran manusia nah di sini kemudian disebutkan sebuah kesimpulan ya lanjutan pembahasan ini Imam Ibnu qayyim rahimahullah taala menyebutkan kesimpulan kata belia dan yang menghimpun semua itu adalah enalkan dirinya kepada hamba-hambanya terkadang dengan sifat-sifat uluhiyah sifat-sifat yang dengan itu hamba menetapkan ilahiah hak peribadatan hak untuk disembah dan diibadahi hanya milik Allah subhanahu wa taala satu-satunya tidak ada sekutu baginya dan kadang-kadang juga dengan sifat-sifat rububiahnya dialah pencipta satu-satunya pengatur alam semesta satu-satunya pemberi rezeki satu-satunya yang menghidupkan mematikan satu-satunya yang membangkitkan pada hari kiamat satu-satunya yang maha kuasa mendatangkan kebaikan mencegah segala keburukan hanya dia satu-satunya ya terkadang dengan ini Allah subhanahu wa taala Maha Mengetahui tentu saja Bahwa kebutuhan hamba yang paling besar kebutuhan hati mereka yang paling besar adalah mengenal rabbnya karena hati diciptakan oleh Allah subhanah wa taala agar diisi dengan kecintaan ketundukan pengharapan dan rasa takut kepada Allah semata-mata dengan inilah hati manusia akan bisa hidup dengan inilah hati manusia akan bercahaya dengan inilah hati manusia akan selalu terisi dengan kebaikan sehingga dia akan memotivasi anggota badan untuk melakukan ibadah-ibadah dan amal-amal ketaatan ingat Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis yang kita kenal bersama hadis riwayat imamukhari dan muslimetahilah sesungguhnya dalami manusia ada segumpal daging yang kalau segumpal daging ini baik akan baik semua anggota badannya kalau maka akan buruk semua anggota badannya ketahuilah segumpal daging itu hati manusia di hadis yang lain rasulah wasda takwa itu terletak di sini yakni takwa itu asalnya terdapat di dalam hati sambil beliau menunjuk ke dalam dada beliau tiga kali jadi Allah maha mengetahui hal ini makanya Allah menurunkan di dalam Alquran pembahasan yang paling banyak dominan adalah pembahasan Allah menyebutkan tentang kemahahan nama-namanya kemahatinggian dan kemahempurnaan sifat-sifatnya sup ha mengenal ini karena inilah yang akan menyempurnakan dan menguatkan hati seorang hamba di dalam keimanan di dalam ketaatan di dalam penghambaan diri kepada Allah subhanahu wa taala inulama Allah subhanahu wa taala berfirman sesungguhnya hanyalah yang takut kepada Allah dengan sebenar-benar rasa takut di antara hamba-hambanya hanyalah orang-orang yang berilmu artinya orang-orang yang ilmu yaitu yang mengenal Allah subhanahu wa taala mengenal nama-nama dan sifat-sifatnya baik maka persaksian hamba tentang sifat-sifat uluhiah Allah ini yang akan menumbuhkan pada dirinya kecintaan yang khusus kepada Allah ya kalau mereka mengenal Allah subhanahu wa taala nama-namanya Maha Indah bahkan mencapai puncak dalam kemahainahannya sifat-sifatnya selalu Maha Tinggi dan maha terpuji tidak ada kekurangan dari semua segi kalau dia renungkan dan dalami sebagaimana penjelasan para ulama pasti hatinya akan mencintai Allah dengan kecintaan yang khusus melebihi kecintaannya kepada makhluk apapun di dunia ini ya ingat kalau dalam kehidupan kita di hati kita bisa tumbuh Kecintaan kepada sesuatu kepada makhluk karena kita melihat makhluk itu punya keindahan punya keistimewaan punya ya punya sesuatu kesempurnaan padahal tentu kesempurnaan makhluk pastinya tetap terbatas atau makhluk itu punya banyak kebaikan dan jasa kepada kita ini bisa kita cintai Padahal semua terbatas Bagaimana kalau kita mengenali Yang Maha indah yang Maha Tinggi dan Maha Sempurna yang dialah aljamil yang Maha Indah Maha Sempurna keindahannya gimana kalau kita mengenal kebaikan-kebaikan limpahan nikmat yang selalu Allah curahkan karunia dan anugerah yang selalu Allah berikan kepada kita semakin kita mengenal Allah pasti kita akan semakin mencintainya semakin selalu memuji dan menyanjungnya semakin selalu mensyukuri nikmatnya semakin selalu kita bersangka baik bersangka baik kepada Allah subhanahu wa taala BAB jadi persaksian seorang hamba ini ya ketika dia mempersaksikan sifat-sifat ilahiah Allah subhanahu wa taala ini akan menumbuhkan dalam dirinya kecintaan yang khusus juga akan menumbuhkan rasa rindu untuk bertemu Allah pasti tabiat manusia sesuatu yang kita cintai kita ingin temui kita ingin dekat dengannya kita ingin berjumpa dengannya ya merasakan gembira dan senang ketika dekat dengannya merasakan suka ketika melayaninya yakni beribadah [Musik] kepadanya dan selalu berlomba-lomba untuk mendekatkan diri kepad dan berusaha untuk meraia cintaannya dengan mengamalkan ketaatan kepadanya Lihatlah orang-orang yang beriman yang dipuji dalam Alquran mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dan berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan para nabi alaihu wasalam Allah sebutkan di dalam surat alanbiya sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera berlomba-lomba Melakukan kebaikan dan mereka selalu berdoa kepada kami dalam keadaan takut dan berharap dan mereka selalu khusyuk tunduk kepada kami ya orang yang mencintai Allah pasti ingin dekat dengannya merindukan perjumpaan dengannya ini saja sudah merupakan ibadah Yang Tersendiri rasulullahahu Alaihi wasda Barang siapa yang mencintai perjumpaan dengan Allah maka Allah mencintai perjumpaan dengannya Subhanallah ini merupakan kedudukan yang sangat tinggi yang menggambarkan tentang sempurnanya keimanan seorang hamba Kalau sudah seperti ini keadaannya pasti hamba ini akan beribadah dengan rasa nikmat dia akan selalu merindukan ibadah tidak perlu dipaksa melakukannya lisannya akan Salu berzikir kepada Allah pasti dia akan betah-ama membaca Alquran dia akan selalu berdoa kepada Allah subhanahu wa taala karena inilah yang didambahkan oleh hatinya selalu inilah orang yang telah merasakan manisnya keimanan dan nikmatnya ketaatan kepada Allah subhanahu wa taala sebagaimana yang selalu kitatohkan dari rasulullahahu Alaihi wasam yang menyebutkan tentang salat sebagai apaad dalam aku melaksanakan salat [Tepuk tangan] nah menjadikan dia selalu membasahi lisannya dengan berzikir kepada Allah Karena orang yang mencintai Sesuatu akan selalu mengingatnya selalu menyebut sesuatu itu apalagi kecintaan yang sempurna kepada Allah subhanahu wa taala kecintaan yang paling tinggi tingkatannya dan berlari berparing dari makhluk untuk hanya semata-mata menghadap kepada Allah orang yang mengenal sifat-sifat kesempurnaan Allah semua yang dibutuhkannya ada pada Allah maka buat apa dia bergantung kepada makhluk buat apa dia menoleh kepada makhluk pasti dia akan berpaling dari makhluk untuk hanya menghadapkan diri kepada Allah wasiruua wahdahu hammahu duna Ma siwahu dan dia menjadikan Allah dan jadilah Allah subhanahu wa taala satu-satunya sebagai HAM puncak dari keinginan Tujuan hamba tanpa menoh kepada yang lainnya inilah orang yang akan mewujudkan tauhid dengan sempurna pada dirinya karena dia menjadikan pikirannya keinginannya selalu hanya tertuju kepada Allah subhanahu wa taala semata-mata dan tidak kepada selainnya sementara persaksian terhadap sifat-sifat rububiah Allah menjadikan hamba ini selalu bertawakal kepada Allah merasa butuh kepadanya selalu minta pertolongan kepadanya selalu merendahkan diri menundukkan diri serta merasa diri kurang di hadapan Allah untuk selalu bergantung kepada rahmat dan karun maka inilah ha yang telah men kan hambaan diri kedudukan ibadah ya dan ketakwaan yang sesungguhnya kepada Allah subhanahu wa taala dengan dia mempersaksikan sifat-sifat uluhiyah akan menjadikan dia semakin semangat beribadah berlomba-lomba mengerjakan kebaikan selalu berzikir kemudian dengan dia mempersaksikan sifat-sifat rububiyah akan melahirkan dalam dirinya tawakal menggantungkan diri kepada Allah bersandar kepadanya selalu minta pertolongan kepadanya terwujud pada diri hamba ini kedudukan apa iyaka na’budu wa iaka nastain hanya kepadamu ya Allah kami menyembah dan hanya kepadamu Kami memohon pertolongan kita tahu ayat yang terdapat di dalam surat Alfatihah ini adalah Inti kandungan surat Alfatihah yang merupakan inti kandungan semua Alquran salah seorang ulama Salaf di dalam tafsir Ibnu katsirukil ucapannya ulama ini mengatakan suratul Fati Quran Alfatihah adalah Inti kandungan Alquran dan Inti kandungan Surah Alfatihah adalah ayat ini I hanya Kep ya Allah kami menyah dan hanya Kepu Kami memohon pertolongan ya idu wi waahuid wi wahualii wahuiqiu dan kesempurnaan semua itu kata beliau ya seorang hamba mempersaksikan sifat rububiah Allah subhanahu wa taala dalam memahami ketentuan takdirnya qal qar segala ketentuan takdir Allah subhanahu wa taala dia meyakini Allah subhanahu wa taala Maha Kuasa atas segala sesuatu ketika Allah menakdirkan memang Allah subhanahu wa taala punya kudrah kemahakuasaan kemahamampuan berbuat apa saja yang dikehendakinya kemudian dia mempersaksikan ada nikmat Allah di balik bencananya Allah memiliki hikmah yang dengan itu hamba ini selalu mencari makna nikmat di Bali bencana di balik bencana tersebut sehingga dia bukan hanya bersabar menghadapi ujian atau bencana tapi dia akan Rida dan mensyukuri bencana tersebut dia akan mempersaksikan pemberian Allah di balik mana ya dibalik ke terhalangnya dia mendapatkan sesuatu ketika dia tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkan oleh hawa nafsunya iman mempersaksikan di situ ada pemberian Allah karena ketika dia tidak mendapatkan satu urusan dunia Allah subhanahu wa taala menginginkan kebaikan bagi dirinya kebaikan inilah yang selalu dipersaksikan dengan imannya meskipun urusan dunia tersebut tidak didapatkannya dia mempersaksikan kebaikan Allah subhahu wa taala kelembutannya lipahan rahmatnya di bik sifat qumiah Allah subhanahu wa taala Maha menegakkan semua urusan makhlukNya Allah subhanahu wa taala Maha tegak pada dirinya dan menegakkan semua urusan makhlukNya dia mempersaksikan keadilan Allah ketika Allah menimpahkan Azab kepada hambaNya jadi dia memandang dengan iman dia mendapatkan orang yang dia membaca ayat-ayat tentang azab Allah itu dia mempersaksikan bahwa Allah subhanahu wa taala menimpakan ini pasti dengan seadil-adilnya tidak mungkin ada yang dizalimi ya karena Allah subhanahu wa taala selalu menempatkan segala sesuatuat pada tempatnya sesuai dengan namanya Yang Maha indah alhakim yang maha memiliki hikmah dan hukum yang sempurna diaersaksan siat ya sifat judahu kedermawanan Allah sifat kepemurahan Allah maha pemurahnya allah ketika Allah memberikan pengampunan kepada hambaNya ketika Allah menutupi kesalahan-kesalahan hamba dan ketika Allah subhanahu wa taala mengampuni dosa-dosanya Allah tidak butuh kepada kita dosa-dosa itu untuk keburukan kita sendiri Tapi waktu kita minta ampun kepada Allah Allah mengampuni kita dengan sifat kedermawanannya kemaha pemurahannya ya sehingga Allah subhanahu wa taala mengampuni dosa-dosa tersebut sebagaimana hamba ini mempersaksikan hikmah Allah kenikmatannya ketika menjalankan perintah dan menjalankan perintahnya menjauhi larangannya mempersaksikan ada hikmah Allah Yang Sempurna ada kenikmatan di dalam perintah dan larangannya perintah-perintah Allah pasti membawa kepada kebaikan larangan ya pasti membawa kepada keburukan kadang kita sadari kadang tidak kita sadari tapi dengan iman selalu kita mempersaksikan hal tersebut waahuu mempersaksikan kemahaperkasaan Allah ketika dia Rida atau ketika dia murka Allah Maha Kuasa ya untuk menempatkan apa saja kepada hamba-hambanya yang diridainya untuk mendapatkan kebaikan yang dimurkainya untuk mendapatkan keburukan naubillahik dia mempersaksikan sifat hm ya kelembutan Allah subhanahu wa taala ketika dia membiarkan hambanya yang melakukan perbuatan dosa tapi tidak langsung diazab dibiarkan diberi kesempatan hamba tersebut untuk kembali kembali kepadanya [Musik] dan sifat kemaha pemurahan Allah subhanahu wa taala ketika hamba itu menghadapkani kepadanya dan ketidak butuhan Allah subhanahu wa taala kemahaayaannya ketika hamba itu berpaling darinya Allah tidak butuh kepadanya Ini semua adalah kesempurnaan ya sik seorang hamba ketika dia merenkan siatsat Allah subhanahu wa taala kemudianran kata rahimahullah taala dan kamu ketika kamu merenungkan makna Alquran mentadaburi Alquran kita perhatikan jemah sekalian rahimakumullah inilah tujuan terbesar diturunkannya Alquran untuk direnungi karena kandungan isinya benar-benar luar biasa kalau kita baca renungkan sesuai dengan penjelasan ulama ahl sunah W jamaah di situlah sebab yang akan menguatkan iman menghilangkan kotoran-kotoran penyakit hati dan semua kebaikan makanyaquran disebut sebagai kitab yang mub penuh dengan berkah yni penuh dengan limpahan kebaikan dinya ya kami turunkan Kepu wahai rasulullahun penuh dengan keberkahan penuh dengan kebaikan di dalamnya agar manusia merenungkan isinya dan agar orang-orang yang berakal bisa mengambil pelajaran darinya bagaimana kita akan bisa mengambil kebaikan-kebaikannya kalau kita tidak membacanya dengan benar berusaha memahami kandungan isinya kata beliau di sini kamu jika membaca Alquran merenungkan isinya ak wailakifin ketika kamu membaca Alquran dan merenungkan isinya dengan benar ya kamu akan ya kemudian kamu akan menghilangkannya menjauhkannya dari tahrif menyelewengkan kandungan maknanya atau mengartikan makna al-quran Dengan pemahaman orang-orang Ahlul kalam pemikiran-pemikiran orang-orang yang melampai batas ya yakni kalau kamu membaca al-quran Dengan pemahaman yang benar membaca sesuai dengan Bagaimana Allah subhanahu wa taala menurunkannya membaca bagaimana para sahabat dulunya ketika membaca dan merenungkan mengambil faedah yang menjadikan mereka sebagai generasi terbaik umat ini dalam iman dalam ketaatan dalam pengamalan dalam ilmu dan amal ashadaka malikan qayyuman fauq samawatihi ala arsihi maka al-qur’an akan mempersaksikan bagimu ya akan membawamu untuk mempersaksikan Allah subhanahu wa taala Malik Yang Maha menguasai alam semesta beserta isi nya yang dia adalah Qayyum Maha berdiri sendiri kemudian menegakkan makhlukNya yang Maha Tinggi ya di atas langit-langitnya di atas arsynya Maha tinggi di atas semua makhlukNya yudabbiru Amro ibadihi yaamuru waanha waursilusula waunzilul kutuba waard wag ya kita akan baca ayat-ayat al-qur’an kita dapati Allah subhanahu wa taala dialah yang mengatur urusan semua hamba-hambanya dia memerintahkan dengan perintah-perintah melarang dengan larangan-larangan dialah yang mengutus rasul-rasulnya menurunkan kitab-kitabnya dia meridai Dia juga bisa murka sesuai dengan sifat-sifat kesempurnaannya tentu semua ini adalah sifat-sifat yang layak yang pantas bagi keagungan dan kebesaran Allah tidak sama dengan sifat-sifat makluk allahhanahu wa taala tidak ada satun yang serupa dengannya dan dia maha mendengar lagi maha Melat Dia memberikan pahala bagi orang-orang yang mengamalkan ketaatan dan mengazab orang-orang yanghaka di yang kepada siapa yang Diend dan si dia akul si dinyaendendend dia meningendeng Kat maupun yang terang-terangan yang nampak terang-terangan faalrid dialah yang Maha berbuat apa saja yang dikehendakinya mausufun bulli kamalin munazahunibin dialah yang disifati dengan semua sifat-sifat kesempurnaan disucikan dari semua sifat-sifat celaan tahun tidak ada satuun semut yang paling kecil yang bergerak di muka bumi ini atau yang lebih besar dibandingkan itu kecuali dengan izinnya tidak ada satupun gerakan tidak ada satupun kegiatan yang dilakukan oleh semua makhluk kecuali dengan izinnya dan tidak ada satu lembar daun pun yang gugur dari pohon kecuali dengan pengetahuan yang Maha Sempurna ah dan tidak ada seorang pun yang bisa memberikan syafaat di sisi Allah kecuali dengan izinnya ini menunjukkan sempurnanya kekuasaan Allah subhanahu wa [Musik] taala tidak ada bagi hamba-hambanya seorang pun yang bisa memberikan perlindungan memberikan syafaat selain Allah subhanahu wa taala ini semua ya Yang kalau Kita Renungkan ayat-ayat al-qur’an yang banyak menjelaskan tentang sifat-sifat kesempurnaan Allah ini luasnya kemahakuasaannya kemahakuasaannya atas segala sesuatu ya bahwa limpahan kebaikan dan rahmatnya Maha luas sebagaimana siksanya juga sangat keras ini akan menumbuhkan semua sifat-sifat ketundukan kecintaan rasa takut kepada Allah pengharapan sebagaimana yang Allah subhanahu wa taala Sebutkan hamba h-hamba yang beriman yang senantiasa berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah subhanahu wa taala karena merekalah orang-orang yang selalu membaca petunjuk allah membaca ayat-ayat al-qur’an dengan merenungkan merenungkan kandungan isinya Oleh karena itu ini merupakan buah ya dari satu pembahasan ilmu yang paling Agung di dalam agama kita yaitu mengenal Allah subhanahu wa taala dengan nama-namanya yang maha indah dan sifat-sifatnya yang Maha Tinggi inilah ilmu yang paling mulia di dalam Islam secara mutlak karena yang dipelajari adalah sesuatu yang paling Agung dan paling tinggi yaitu tentang Allah subhanahu wa taala tentang nama-namanya dan sifat-sifatnya yang Maha Tinggi dan maha Mulia Barakallah fikum Semoga ini bisa kita praktikkan ya dalam kehidupan yakni waktu kita membaca al-qur’an kita lihat ternyata ayat-ayat seperti ini sangat banyak Oleh karena itu kita butuh untuk memahami dan bisa merenungkannya supaya itu akan menjadi sebab yang akan menguatkan keimanan kita menyempurnakan ketaatan ketundukan dan ketaatan penghambaan diri kita kepada Allah subhanahu wa taala baik Barakallah fikum pembahasan tentang masalah ini selesai sampai di sini mudah-mudahan kita bisa mengambil manfaatnya untuk kita bisa praktikkan dalam kehidupan kita utamanya sewaktu kita membaca al-qur’an sewaktu kita berzikir sewaktu kita berdoa dan melaksanakan ibadah-ibadah yang lain kepada Allah subhanahu wa taala semoga kajian kita di kesempatan pagi hari ini memberikan faedah untuk kebaikan dunia dan akhirat Sebelum kita akhiri saya persilakan kalau ada pertanyaan yang ingin disampaikan Barakallah fikum Shallallahu wasallam wabarak Al Nabina Muhammadin wa alihibihi ajmain walhamdulillahiabbil alamin namam Ustaz jazakumahir warakallah fikum atas materi yang telah Antum sampaikan di kesempatan pagi hari ini dan untuk berikutnya Islam Azani Allah waakum kami buukka sesi interaktif soal jawab bagi Anda yang bertanya bisa menghubung kami di 02 18236543 ataupun Anda D bertanya memalai pesan cek wa di 0819896543 kita angkat yang pertama Mai telepon terlebih dahulu silakan Ya silakan baik terputus kita tunggu kembali bagi Anda yang ingin bertanya di layanan Telepon 0218236543 silakan baik masih terputus allahakum untuk berikutnya Ya silakan ya kami informasikan terlebih dahulu kepada Anda semuanya untuk Anda yang ingin bertanya mulai telepon mohon sebelum bertanya dikecilkan atau di terlebih dahulu volume suara televisi ataupun volume radionya agar tidak Feedback ya silakan alalamikum War Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di mana bapak mohon maaf apakahat radionya ataupun televisinya masih hidup Pak bisa dikecilkan terlebih dahulu begini Ustaz yang saya tanya saya kemarin ada masalah dengan anak saya Anak laki-laki saya dibentak bahwa dia mengucapkan dalil tapi saya belum pernah itu masalah saya memang gak gak mengikuti Masalah e kelamatan selamat menyelamati orang J atau selamatan anak-anak yang yang lain saya gak mengikuti selamatan kemudian saya dibenci oleh tetangga-tetangga tidak di oleh anak saya kemarin saya Anak saya membentak saya mengatakan tahlil mengatakan dalil saya belum pernah mendengar dalilnya itu apakah memang ada dalilnya ituuk memperingati orang mati bapak ya bisa disimak Ustaz pertanyaannya baik kami pers untuk menjawab silakan Ustaz ya Barakallah fikum pertanyaan sangat baik tadi dari bapak yang dari terenggalek ya semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa ee menjaga beliau dalam kebaikan senantiasa menjauhkan beliau dari segala keburukan dan juga untuk kita semua ya pertanyaan dari bapak tadi tentang Mas salah apa yang disampaikan oleh anaknya tadi Kalau tidak salah tentang dalil adanya tahlilan atau selamatan setelah kematian jawabannya tidak ada Pak tidak ada bahkan itu termasuk yang sebenarnya di dilarang oleh sebagian dari para ulama dari mazhab Imam Syafi’i sendiri karena memang tidak ada dalilnya dari ayat-ayat al-quran ataupun hadis-hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya Apalagi setelah seorang meninggal dunia ya sudah terput amalnya kita boleh mendoakannya kita boleh memohonkan pengampunan untuknya kita boleh mengharapkan agar dia diselamatkan dari azab Allah subhanahu wa taala Adapun kalau mengadakan selamatan acara ini justru disebutkan di dalam hadis yang sahih Rasulullah e dari para sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mereka mengatakan naudu Al ahlilah ya kami dulunya menganggap ya berkumpul di keluarga si mayit berkumpul di di keluarga si mayit atau atau dan membuat makanan menghidangkan makanan setelah mayat dikuburkan ini termasuk niahah termasuk perbuatan dosa besar meratapi mayat nah ini menunjukkan kepada kita tentang haramnya perbuatan tersebut ya disebutkan dari ee ucapan seorang sahabat Jabir bin Abdillah radhiallahu taala Anhu ya diriwayatkan di dalam musnad Imam Ahmad juga Sunan Ibnu Majah dan dikatakan oleh para ulama hadisnya itu riwayat ini adalah riwayat yang sahih sanadnya sahih jadi para para sahabat itu menganggap berkumpul di keluarga si mayit atau kemudian menghidangkan makanan setelah jenazah di dikuburkan ini termasuk niaha niaha ini termasuk meratapi mayit yang merupakan dosa besar yang disebutkan di dalam hadis-hadis yang sahih ancaman pelakunya akan mendapatkan dosa besar jadi tidak Mungkin ini ada dalilnya ya maka Apa yang Bapak lakukan itu benar ya Adapun orang-orang awam atau tetangga yangemuhi ya kita sabar menghadapi mereka perlu kita jelaskan mungkin kita bawakan keterangan-keterangan yang menulis tentang masalah ini seperti misalnya kalau bapak mungkin bisa membaca di buku terjemahan ee tentang penyelenggaraan jenazah yang ditulis oleh Syekh Albani rahimahullah taala dibawakan di situ dengan dalil yang lengkap itu ada terjemahannya kita bawakan kalau memang kita sempat bawakan kepada tetangga kita Terangkan bahwa di sini ada larangan hal tersebut ya bahkan juga ada kumpulan tulisan yang pernah dulu beberapa tahun saya baca yakni dari pendapat beberapa mazhab ulama mazhab Imam Syafi’i sendiri yang melarang kegiatan-kegiatan tersebut agar mereka bisa membaca keterangan yang benar dalam masalah ini semoga Allah subhanahu wa taala memberikan Hidayah kepada kepada mereka dan kepada kita semua nah Barakallah fikum Nam Ustaz Taufik Barakallah jazakumullah Khairan barakallahu fikum atas jawaban yang telah Antum sampaikan danam Azani Allahu wakum kami ke Bua kembali pertanyaan berikutnya untuk Anda yang bertanya kami persilakan ya silakan baik baik kitaputus kita tunggu kembali dan kami sampaikan kembali kepada anda yang bertanya mohon agar terlebih dahulu dikecilkan suara televisinya ataupun suara radionya agar kami dapat menyimak dengan baik ya silakan Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Bapak dan berada di manaal aldi di luatung Sumatera Barat Iya dengan hamba Allah di Sumatera Barat silakan pak pertanyaan sama dengan yang pertama ituanya kan setelah ee keluarga kita meninggal biasanya kan ee saudara-saudara kita membaca al-qur’an sampai tamat nah sudah itu sudah itu dipanggil e orang yang pandai berdoa dan kerabat itu mendoakan tamat kaji Apakah itu danend yang meninggalam War Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Ustaz silakan Ustaz I sangatik dari bapakadi yang ada di sumata barat Yaa Allahu ta melimpahkan Taufik kebaikan bagi beliau Pada keluarga dan bagi kita semua I kita ketahui amalan-amalan yang dikerjakan oleh orang yang hidup kepada orang yang meninggal dunia itu asalnya tidak akan sampai kepadanya karena orang yang telah meninggal dunia itu ditegaskan oleh Rasulullah sallallahuaihi wasam Dalam hadisahih riwayat Imam muslim Jika seorang manusia telah meninggal dunia terputuslah amalnya kecuali dari tiga arah dari Sedekah Yang Terus mengalir pahalanya misalnya masjidnya diwakafkan Atau Dia membangun rumah atau tempat untuk belajar Alquran atau kebaikan yang lain maka selama diamalkan sel digunakan itu akan terus mengalir pahalanyamu yang diaatkan yang diamalkan Dia mengajarkanmu kemudian dia orang mengamalkan maka terus dia dapat pahalanya atau anak saleh yang mendoakan kebaikan untuk dirinya maka oleh karena itu amal yang dilakukan oleh orang-orang tersebut Yani tidak akan sampai kepada mayat tersebut maka Adapun kalau doa ya doa tentu saja kalau Allah menerima doanya maka akan bermanfaat Insyaallah kita disyariatkan mendoakan orang-orang Mukmin ya wastagfirambika walilmin walukminat Mohon ampunlah untuk dosamu dan untuk orang-orang mukmin yang laki-laki maupun perempuan tapi jangan dilakukan dalam rangka acara tersebut karena sudah kita sebutkan tadi berkumpul-kumpul di keluarga si mayit mengadakan acara-acara tadi kan termasuk niaha niaha ini dosa besar apa ini perbuatan meratapi mayit tidak boleh kita lakukan di tempat tersebut kalau kita ingin berdoa berdoa masing-masing di rumah kita atau berdoa di masjid waktu kita misalnya di dalam salat atau selesai salat kita ya tidak perlu kita kumpul-kumpul di tempat tersebut karena ini yang dilarang di dalam Islam kemudian membaca al-qur’an juga tidak dalam rangka hal tersebut kita baca al-qur’an sehari-hari karena Kalau diniatkan untuk si mayit maka tidak akan sampai kepada orang yang telah meninggal dunia Allah subhanahu wa taala berfirman waaisil ins Ma manusia tidak akan mendapatkan balasan kecuali dari apa yang diusahakannya sendiri nah Oleh karena itu yang seperti ini tidak disebutkan dalil pensyariatannya baik dalam Alqur’an maupun Hadis Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang sahih nah Barakallah fikum Nam Ustaz taufikq Barakallah jazakumullah kir Ustaz atas jawabtum sampaikan Ustaz dan kembali kami angkat pertanyaan berikutnya dari Anda yang ingin bertanya di telepon 0218236543 kami persilakan ya silakan Ya silakan Asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh dengan Ibu siapa dan berada di mana Ibu eh hamba Allah dari Jambi silakan Ibu ini nak bertanya kan suami saya nih sakit sudah lama sudah 3 tahun setengah gak bisa ngap-apa saya tanyakan malah salatnya gimana he ya itu saja butanyaan Bu cukup cukup baik terima kasih buat pertanyaannya dan kami persahkan P menjawab silakan Ustaz Iya Barakallah Fik pertanyaan sangat baik saya dari ibu yang bertanya tadi Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa melimpahkan kebaikan bagi beliau keluarganya dan bagi kita semua pertanyaan tadi yang saya tangkap ee bahwa suaminya sudah tidak bisa berbuat apa-apa dalam beberapa tahun ini bagaimana salatnya maka yang kita dengar dari penjelasan para ulama dia salat sesuai dengan kesanggupannya selama dia masih punya pemikiran masih bisa ingat ya belum hilang maksudnya Ingatan ya ya maka dia tetap melaksanakan salat kalau dia tidak mampu dalam keadaan berdiri maka tentu dia duduk kalau tidak mampu maka berbaring kalau tidak mampu malah bergerak maka dengan isyarat saja maka dengan isyarat pun bisa dia lakukan ya kalau dia mampu dengan misalnya dengan kepalanya dia ketika apa ini ruku dan sujud dengan gerakan kepala itu yang dia lakukan kalau tidak mampu Juga misalnya dia lumpuh total misalnya ya tentu kita doakan semoga Allah subhanahu wa taala memberikan kesembuhan dan kebaikan baginya kalau tidak mampu juga itu maka dengan isyarat ya dengan isyarat gerakannya dengan menggunakan isyarat maka dengan itu dia bisa menunaikan salat sesuai dengan kemampuannya kecuali kalau sudah hilang ingatannya tidak ada apa ini pikirannya sama sekali maka tentu dia dalam kondisi berarti sudah tidak dikenai lagi kewajiban menjalankan menjalankan syariat Nam Barakallah fikum Ustaz Taufik Barakallah jazakumullah kir atas jawaban untuk sampaikan Ustaz dan untuk pertanyaan berikutnya kita akan angkat dari pertanyaan chat wa dari seorang dari umusan di Bekasi Ustaz muan Ustaz memberikan Nasih dancaranya Ustaz dalam adab berdoa ada syariat kan ada Syariat Yang di mana mengajarkan untuk menguji lebih dahulu dengan nama-nama Allah yang indah lalu diikuti dengan selawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Adapun pertanyaannya adalah Apakah adab ini disarkan disyariatkan juga itu yaitu ketika berdoa dalam salat saat dalam sujud ataupun sebelum salam Apakah di ee dilaksanakan pula dengan Muji Allah dan juga berselawat kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam silakan Ustaz Iya Barakallah Fik pertanyaan yang sangat baik sekali dari ibu yang bertanya tadi Semoga Allah subhanu wa taala senantiasa memudahkan Taufik dalam kebaikan untuk beliau dan untuk kita semua Iya dalam eh doa semua doa disyariatkan hal tersebut cuman kan kalau dalam sujud kita sudah memuji Allah di awalnya dengan ucapan kita subhanallah atau Subhanallah wabihamdih atau subuhundusul malaikati dan bacaan bacaan sujud kan sudah mengandung pujian kita itu yang kita baca ya kita perbanyak bacaan-bacaan sujud baru kemudian kita mulai dengan berdoa setelah itu ya Meskipun tetap Seti kita boleh berselawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tentu ini berlaku untuk salat sunah ya karena kalau kita salat berjamaah nanti kita harus mengikuti imam Kita harus mengikuti gerakan imam tidak boleh kita berlama-lama dalam sujud Imam sudah bangkit misalnya jadi Kita sesuaikan kalau kita salah sendiri Kita ingin memperpanjang silakan ya demikian pula waktu tahiyat kan sudah ada pujian-pujian di awalnya dengan tahiyat sudah ada pujian-pujiannya Jadi cukup dengan pujian-pujian ini Setelah itu kita berdoa itu sudah cukup apalagi dalam tahiyat kan juga sudah ada selawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam baru kita berdoa setelah itu jadi kalau kita berdoa di luar salat ya kita dengan mengangkat tangan maka silakan kita baca semua adapun dalam salat ya Boleh juga tapi kan dia sudah mengandung pujian di awalnya dan pujian tersebut kita ulang-ulang lebih baik karena ini menyangkut zikirnya salat sendiri ya sebagaimana waktu itu Waktu sujud tadi kemudian waktu tahiyat tadi sudah ada pujian tahiyat dari awal juga ada selawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam berarti kita tinggal membaca doa setelah itu sebagaimana yang diperintahkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam setelah kita membaca tahiyat tadi kemudian hendaknya hamba ini memilih doa yang paling ainya Nam Barakallah Fik Nam Ustaz Taufik Barakallah jazakumullah Khairan atasan sampaikan Ustaz kita angkat satu pertanyaan terakhir di kesempatan pagi hari ini Ustaz dari penanya kita Ummu Abdillah di Makassar Ustaz inzin bertanya mengenai hadis tentang salat 12 rakaat yaitu salat rawatib di mana palanya akan dibangun rumah di surga Adapun pertanyaan adalah Apakah hal ini dilakukan secara terusmenerus dan bagaimana jika kalau seandainya terkadang lupa dan terkadang melaksanakan secara sempurna Apakah bagi mereka yang terkadang lupa ini tetap mendapatkan rumah di surga silakan Ust pertanyaan sangat baik tadi dari beliau ibu yang ada di makassaroga Allah subhahu wa ta bahkan kebaikan dan keberkahan bagi beliau dan bagi kita semua ya E hadis yang disebutkan tadi itu jelas dalam lafaznya menyebutkan ya Barang siapa yang menetapi yang k melakukan 12 rakaat salat sunah rawatib tadi jadi jelas dari lafaznya hadis ini menunjukkan makna dia menetapinya terusmenerus melakukannya ya kalau misalnya dia kadang-kadang meninggalkannya kadang-kadang Sempurna kadang-kadang ada yang ditinggalkan maka seharusnya kalau dia tinggalkan itu karena ada uzur dia bisa mengqadanya kan disyariatkan boleh mengq misalnya ada halangan dia belum bisa laksanakan Tarah misalnya misalnya sebelum zuhur 4 rakaat kan Ternyata dia belum bisa lakukan Diau laksanakan dua rakaat ternyata ada kegiatan sehingga dia mungkin terlalaikan maka dia bisa mengqadanya di waktu lain selama bukan waktu larangan salat dia mengq salat tersebut laksanakan yang tadi kurang supaya dia tetap bisa menjalankan ee ketaat yang keutamaannya sangat besar seperti ini agar dia mendapatkan mendapatkan keutamaan tersebut ya Jadi ini berlaku bagi orang yang menetapinya yang kontinu melakukannya sebagaimana yang disebutkan di dalam di dalam lafaz ini nah Barakallah fikum ini merupakan Jawaban dari pertanyaan terakhir di pertemuan kita di kesempatan pagi menjelang siang hari ini semoga bermanfaat untuk kebaikan dunia dan akhirat kita dan mohon maaf atas segala kesalahan dan kurang ya Insyaallah kita akan bertemu kembali di pertemuan yang berikutnya Barakallah fikum ahu muhammamdulillahil alamin subhanakallah wabihamdika asadu alla ilaha illa Anta astagfiruka waubu wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih banyak jazakumullah Khairan Barakallah fikum kepada Al Ustaz alfadil Abdullah Tasim Ma hafullahu taala atas waktu yang telah beliau berikan dan juga materi yang telah beliau sampaikan serta jawaban-jawaban yang telah beliau paparkan untuk kita semua di kesempatan pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa menjaga beliau dan keluarga beliau di sana Dan juga semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa meluaskan keilman beliau sehingga semakin banyak faedah ilmu yang dapat kita ambil dari setiap perjumpaan bersama beliau Insyaallah Allah amin dan juga kami mengucapkan terima kasih banyak untuk rekan-rekan kami Kendari dan KJA cengsi atas pertongan dari Allah subhanahu wa taala acaraap berjalan dengan lancar kami ucapkan terima kasih banyak untuk rerekan kami jazakumullah Kiran Barakallah fikum dan juga untuk Anda semuanya Iklam allahuakum yang telah mengikuti kajian dari awal hingga akhir kami ucapkan terima kasih banyak atas kebersamaan anda jazakullahir barakallahikum akhir kalam Semoga apa yang telah kita simak bersama ini dan yang telah kita dengarkan ini semoga Allah mudahkan bagi kita untuk mengamalkannya Barakallah fikum Billahi Taufik walhidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sat radio Roja Bogor 100.1 FM radio Roja majalah
Ustadz Abdullah Taslim, M.A. | FAWAIDUL FAWAID
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply