suungguhnya orang-orang yang menyiksa kaum mukminin dan kaum mukminaham yubu kemudian mereka tidak bertaubat maka untuk mereka azab jahanam saksikanlah kajian Islam ilmiah di R TV dan radio Roja [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah [Musik] ah waidina Muhammadin waa alihi wasbihi ajmain Amma ba kita panjatkan puja danji syukur kehadirat Allah subhanahu wa taala pada kesempatan malam yang berbahagia kali ini tanggal 17 Safar 1446 Hijriah atau yang bertepatan dengan tanggal 21 Agustus 2024 kita masih kembali diberi kekuatan kesehatan Hidayah serta Taufik dari Allah jall sehingga kita bisa kembali menghadiri pengajian rutin tafsir al-qur’an di Masjid Agung Darussalam Purbalingga kita berharap semoga Allah subhanahu wa taala berkenan untuk melimpahkan kepada kita semuanya ilmu yang bermanfaat sehingga bisa kita amalkan sebagai al untuk menghadap kepada Allah Jalla waala allahum Amin selawat dan salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarganya sahabatnya dan umatnya yang setia mengikuti tuntunannya hingga di akhir [Musik] nanti seperti biasanya sebelum kita mengawali Pengajian malam hari ini kita akan membaca beberapa ayat yang termaktub di dalam surat yang mulia ini surah al-infitar Semoga Allah subhanahu wa taala memberkahi majelis kita [Musik] auzubillahiminasyaitanirrajim [Musik] auubillahiminasyaitanirjim Innal Abrar lafi Naim Inal AB wa Innal fujjar lafi jahim [Tepuk tangan] yashlaunaha yaumaddin y yaumadin w humum anha bighhbin Win wama adrakama yaumuddin W adrakama yaumuddin tumma Ma adrakama yaumuddin tumma yaliku nafsunfsin Wal Amru yaumaidin lillah [Musik] walru para hadirin dan hadirat sekalian dan juga segenap pendengar serta pemirsa rahimani warahimakumullah pada pertemuan yang lalu kita telah mengkaji ayat yang ke 13 dari surah al-infitar apa bunyinya Innal Abror lafi Naim sungguh orang-orang yang banyak berbuat kebajikan orang-orang yang berimaniim benar-benar berada dalam [Musik] kenikmatan setelah Allah membahas tentang balasan buat orang-orang yang [Musik] beriman maka di ayat berikutnya yaitu ayat ke-14 Allah subhanahu wa taala jelaskan balasan untuk orang-orang kafir apa bunyinya wa Inal fujjar lafi jahim dan sungguh orang-orang kafir benar-benar di dalam siksa neraka jadi di ayat ke-13 membahas tentang Nasib orang yang beriman dan di ayat ke-14 membahas tentang nasib orang-orang kafir al-qur’an itu sering melakukan hal ini banyak ayat di dalam al-qur’an tipenya seperti itu setelah membahas tentang orang beriman terus membahas tentang apao orang kafir entah itu membahas tentang karakternya atau membahas tentang nasibnya atau membahas tentang balasan buat mereka di dalam al-qur’an sering dilakukan hal seperti itu Apa pelajaran yang bisa kita petik ketika Allah subhanahu wa taala memadukan menggabungkan antara dua hal penjelasan tentang orang beriman dan penjelasan tentang orang kafir penjelasan tentang balasan buat orang beriman dan balasan buat orang kafir Apa pelajaran yang bisa diambil sekurang-kurangnya ada dua pelajaran penting pelajaran yang pertama al-qur’an itu menggabungkan antara motivasi dengan ancaman nopo al-qur’an itu menggabungkan antara motivasi dengan apa ancaman pelajaran yang kedua al-qur’an itu tidak menyamakan dua hal yang berbeda nopo al-qur’an itu tidak menyamakan dua hal yang berbeda Mari kita bahas satu persatu Apa pelajaran yang pertama al-qur’an itu menggabungkan antara motivasi dengan noo ancaman kalau di ayat sebelumnya Allah bercerita tentang surga maka di ayat ini Allah berbicara tentang apa neraka ketika Allah membahas tentang surga itu adalah motivasi dan ketika Allah menceritakan tentang neraka itu adalah ancaman Kenapa Allah menggabungkan antara dua hal itu karena dalam hidup kita kita itu membutuhkan yang pertama adanya harapan noo harapan dan yang kedua kita membutuhkan adanya rasa takut nopo satu nopo harapan yang kedua rasa takut supaya hidup kita ini normal supaya perjalanan kita menuju kepada Allah subhanahu wa taala tidak berat sebelah kita memerlukan apao harapan sama noo perasaan takut harapan hidup ini dimunculkan dengan opo motivasi sedangkan perasaan takut itu dimunculkan dengan apao ancaman jadi manusia itu perlu selalu memadukan menyeimbangkan antara dua hal ini berharap pengin masuk surga tapi juga rasa takut Mbok masuk ke neraka ketika dua hal ini tidak seimbang bahaya ketika dua hal ini tidak nopo seimbang bahaya ibarat burung yang salah satu sayapnya noo patah Apa yang terjadi sing kelih ya Jadi kalau orang itu terlalu besar harapnya bahaya sebaliknya kalau orang terlalu dominan rasa takutnya juga nopo Bahaya kalau orang terlalu besar perasaan harapannya atau harap rasa harapnya maka kalau dinasihati giih maksiat Terus apa or Wi Di Neraka Pak lah Allah kan maha pengampun surga kan luas ini terlalu dominan apanya harapannya rasa takutnya minim sekali ini bahaya akhirnya gampangin noo maksiat dan dosa betul Allah itu maha pengampun tapi jangan ditempatkan bukan pada tempatnya ingat Allah maha pengampun tapi juga di dalam ayat yang lain Inna batsya rabbika lasad Allah itu kalau nyiksa Maka siksaannya sangat [Musik] pedih Maka jangan terlalu mengandalkan Harapan tapi juga harus diseimbangkan dengan perasaan apa takut tapi takut pun juga Jangan ber lebihan kalau takutnya berlebihan nanti bisa-bisa putus asa kok ora tobat lah wis Kadung Ora mungkin diampuni mesti melebu neraka Sisan baik n ini orang putus asa karena terlalu dominan perasaan takutnya maka di dalam al-qur’an Allah Azza wa Jalla mendatangkan motivasi dan noo ancaman supaya rasa harap dan perasaan takutnya bisa nopo Balance noo Balance seimbang ini pelajaran per pertama apa pelajaran pertama Quran itu memadukan antara motivasi dan ancaman pelajaran yang kedua al-qur’an itu tidak menyamakan dua hal yang berbeda ketika Allah membahas tentang golongan orang yang berim Allah katakan Inal Abi Naim orang yang beriman akan masuk surga begitu berpindah tema membahas tentang orang kafir waali jahim orang-orang kafir akan masuk ke dalam neraka pertanyaannya orang beriman dengan orang sama atau beda beda Surga sama neraka sama atau beda beda kenikmatan dengan siksa sama atau beda beda karena dua hal ini berbeda maka tidak disamakan dalam al-qur’an dan ini adalah bantahan telak untuk orang-orang yang punya pemahaman semua agama sama semuanya masuk [Musik] mau beriman mau kafir kabeh Mbu surga lpr surgane sapa sih surganya ba apa surganya Allah dan Allah punya hak prerogatif untuk memasukkan Siapa yang layak masuk ke surga dan siapa yang tidak layak untuk masuk surga maka dimasukkan ke mana Ke Neraka bedakan antara orang yang beriman dengan orang yang kafir masa jenengan samakan gimana sih semua agama sama jangan beda-bedakan ah enggak wong jelas-jelas beda kok disamakan kayak ada sebagai orang di zaman ini jangan bedakan antara laki-laki dengan perempuan W beda kok penginnya sama jangan makanya ada Sebagian ulama mengatakan penyimpangan itu muncul ketika hal yang berbeda-beda disamakan atau hal yang sama dibedakan di situ penyimpangan muncul ketika Apa hal yang sama dibeda-bedakan atau hal yang beda disamakan itu penyimpangan muncul hal yang beda disamakan tadi penyimpangan pemikiran ya hal yang sama dibedakan ini juga menimbulkan penyimpangan semua di mata hukum sama atau beda semua rakyat di mata hukum sama atau beda s sama berarti sama toh kalau dibedakan gimana muncul penyimpangan mentang-mentang anake pejabat Mat or apaapa bebas gitu ya begitu yang mateni rakyat biasa Wah penjara Rasulullah sahu Wasallam enggak mau seperti itu Sampai Beliau pernah [Musik] bersumpah demi Allah demi Allah seandainya Fatimah sen Sinten Fatimah putrikuqat mencuriqah aku yang akan memotong tangannya ini berandai-andai ya Seandainya dan Nak mungkin to Fatimah no gak mungkinti Rasul Sui wasallam sayidatu ahlil Jannah masak n gak mungkin tapi nabi Sui wasallam ingin memberikan pelajaran yang penting kepada kita semua di depan hukum sama yang sama jangan dibeda-bedakan yang beda jangan disamakan baik setelah kita mengambil pelajaran dari perpaduan antara ayat ke-13 dengan ke-14 Mari kita masuk ke dalam tafsir ayat yang ke-14 apa bunyinya tadi Wa Innal fujjara lafi jahim alfujjar ditafsirkan oleh para ulama dengan orang-orang kafir kalau kita lihat di terjemahan orang durhaka ya dan para ulama mereka para ulama kita para ahli tafsir yang klasik maupun yang kontemporer dari zamannya Imam at thaabari sampai zamannya Syekh Ibnu utsimin itu mereka ketika menafsirkan wa Innal fujjar dan sungguh orang-orang kafir lafi jahim benar-benar berada di dalam neraka ya nanti kita akan Jelaskan jadi orang-orang kafir itu terancam dengan siksa pertanyaannya siksa yang akan mereka alami itu Apakah hanya siksa di akhirat saja atau juga termasuk siksa di dunia hah masih ingat enggak ketika kita membahas Innal Abrar lafi Naim saat itu kita membahas kenikmatan yang Allah berikan kepada kaum mukminin di mana Ayo sing pada nyatat S nyatat di mana di dunia di alam barzah di akhirat maka orang-orang kafir akan mendapatkan siksa di mana di dunia di alam Barsa di akhirat sebagaimana dijelaskan oleh Imam Ibnul qayyim rahimahullah dan juga ulama yang lainnya maka kita akan bahas tiga poin tersebut dan-orang itu akan mendapatkan siksa yang pertama yang akan mereka dapatkan dan mereka rasakan adalah siksa di dunia Ustaz Ustaz buktinya tidak sedikit di antara orang-orang kafir itu yang hidupnya hidupnya secara materi limpah punya rumah yang Mekah punya kendaraan yang mewah Punya tanah yang luas punya uang yang tidak berseri kayak tisu diukut mesti apaore ya saya enggak akan habis tis beda dengan sebagian dari kita nih terus wis ini ada orang kafir katanya Mereka di dunia akan mendapatkan siksa mereka akan diazab di dunia azab itu tidak selalu sifatnya fisik azab itu tidak selalu sifatnya no fisik azab fisik itu gimana toh ya kayak Firaun misalnya diapain ditenggelamkan ya kemudian kaumnya nabi lut diapain dilempari batu kemudian setelah itu dibalik buminya Abrahah diapain mirip-mirip gitu kanarmi eh tarmihim hijaratan ya betul ya ayatnya ya Alil alamajalidahumai AB [Tepuk tangan] terusij habis semuanya hanya dengan burung-burung yang melemparkan batu-batu panas ini pernah kita bahas dalam tafsir Surah al-fil enggak semuanya orang kafir itu disiksa secara fisik tapi tapi siksaan secara psikis secara noo psikis itu dialami oleh semuanya siksaan psikis itu apa tersiksa secara batin maksudnya hatinya tidak tenang alias selalu terjangkiti dengan [Musik] keekelisahan ketidak tentraman kegundahan kegalauan dan itu adalah siksaan yang sangat berat sekali bahkan orang yang tinggal di rumah megah sekalipun dengan fasilitas yang sangat lengkap seandainya hatinya tersiksa maka dia tidak akan tenang jangankan manusia long burung aja burung yang biasanya noo terbang bebas kemudian di kurung dalam sangkar yang terbuat dari emas dan makanannya mewah minumannya bersih kurang apa Jajar enggak pernah kekurangan makanan minuman Andaikan burung itu bisa berbicara maka dia akan milih terbang bebas walaupun berada di sarang yang terbuat dari noo ranting-ranting dan rumput-rumput walaupun Setiap hari dia harus pergi mencari makan k digus n Ayo siapa singusah or apa-apa gak apa-apa sing penting waktune salat salatnya burung saja enggak akan tenang ketika hidupnya tidak tenang dia akan bururung apalagi manusia yang punya akal Ya apa dalilnya Ustaz kalau orang-orang kafir itu disiksa di dunia firman Allah subhanahu wa taala dalam al-qur’an Surah Thaha ayat 124 ayat pinten 124 apa kata Allah subhanahu wa taala waman a’ikri fahu maisyatanka Barang siapa yang berpaling dari mengingatku tidak mau beriman kepada Allah Fa inahu maisatanka sungguh Hidupnya akan sempit nopo sempit sempit Berarti yo tidak nopo tidak luas alias mboten opo [Musik] Tong hatinya itu tidak tenang dahah ini azab di mana azab di dunia yang kedua nopo azab di alam barzakh yang dimaksud di sini adalah alam Ku kubur ada sebagian orang enggak percaya dengan adanya azab kubur sampai ada seorang nulis buku judulnya Tak ada azab kubur tanda tanya dan itu buku sudah bestweller bayangkan bukan best seller tapi apa sweler saking apane saking bese bayang sudah dicetak berpuluh-puluh kali kok pada percaya gitu azab kubur itu di al-qur’an ada dalilnya di hadis ada ijmak para ulama sudah lengkap dalilnya Qurannya ada hadisnya ada ijmnya ada masih diragukan Subhanallah di dalam al-qur’an jelas sekali Allah subhanahu wa taala berfirman menceritakan tentang penderitaan Firaun dan para pengikutnya di dalam surah Ghafir ayat 45 sampai 46 surat apa gfir ayat 45 sampai 46 waqi firaunul adab Firaun dan para pengikutnya ditimpa dengan azab yang buruk apa azabnya anaraihauduan waya mereka pagi dan petang disiksa dengan api pagi dan petang berarti kalau malam sama siang- siiang gimana enggak ya itu siksa di mana siksa di alam barzakh Begitu datang hari kiamat apa kata allahumah ketika datang hari kiamatilu Firaun [Musik] asaddalab masukkan Firaun ke siksaan yang lebih parah berarti sekarang sudah disiksa atau belum Sudah memang siksaannya tidak semengerikan siksaan di akhirat tapi sudah diiksa itu salah satu dalil dari al-qur’an dalil dari hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam banyak orang tidak tahu termasuk yang nulis buku tadi itu katanya semua hadis-hadis yang membahas tentang azab kubur diif Padahal dia entah belajar ilmu agamanya di mana wong jurusan kuliahnya itu teknik nuklir Mbok bahas nuklir baik aja bahas apa hadis Sin hadis Kapan hadis tentang azab kubur niku Mutawatir Mutawatir itu adalah hadis yang levelnya paling tinggi lebih tinggi daripada hadis sahih kok bisa-bisanya apa diklaim noo daif sinendi Bro Ya Allah salah satu hadisnya yang menceritakan tentang azab kubur adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan hadis ini dinilai sahih dinilai Hasan oleh Imam Ibnu mzir dan syaikhul Islamiyah dan kata Syekh Albani hadis ini sahih Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menceritakan ketika orang kafir tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh dua malaikat sen mungkar dan Nakir maka apa yang disampaikan kepada orang kafir tersebut farisuhu minanar wabisuhu minanar kasih pakaian buat orang itu dari neraka dan bukakan dari kuburannya pintu ke neraka maka kemudian begitu pintu ke neraka dibuka masuklah hawa panas dan busuk ke kuburan orang tersebut gak cukup sampai di situ kata nabi was kemudian kuburannya itu disempitkan sesempit-sempitnya alias dipres sampai tulang belulangnya remuk belum cukup sampai di situ nabi wasam lelanjutkan sabdanya kata beliauallahuaihi wasam [Musik] kemudian didatangkan [Tepuk tangan] malaikat atau yang akan menyiksanya dan yang menyiksanya itu adalah gak bisa ngelihat dan gak bisa mendengar itu memegang palu yang terbuat dari besi la biha Jabal turaban seandainya Palu godam itu digunakan untuk memukul gunung maka Gunung itu akan hancur berkeping-keping qa fadribuhu bihabatan yasmaa maainal masriqi Wal magribi qalain dan paluodam itu digunakan untuk Memukul orang kafir tersebut dan terdengar ceritan yang sangat keras yang terdengar dari timur sampai barat semuanya mendengar kecuali jin dan [Musik] manusia makabuh itu pun Han kepingkeping seperti tanah kemudian dikembalikan lagi nyawanya dan disiksa seperti itu lagi ini azab azab noo kubur dah yang terakhir nopo azab di akhirat di mana azab di akhirat ya di mana lagi kalau bukan di neraka makanya kata para ulama Inal wa Innal fujjar lafi jahim dan sesungguhnya orang-orang kafir itu berada di dalam jahim jahim itu ditafsirkan oleh banyak ulama jahanam jadi jahim itu adalah salah satu dari nama neraka jadi nama neraka itu banyak salah satu namanya no jahim Dan Azab Kubur gak ada apa-apanya dibandingkan noo azab neraka nauzubillahi Min dalalik mudah-mudahan apa yang kita pelajari bermanfaat untuk kita semuanya terima kasih atas perhatiannya mohon maaf atas segala kekurangannya kita akhiri dengan doa gafaratul majelis subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam foreign
Ustadz Abdullah Zaen, M.A. – Tafsir Juz Amma
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply