apa yang Allah kehendaki Allahu Azza waalla infirad dalam hal iradah infirad itu [Musik] satu-satunya yang berkehendak hanyalah Allah Azza waalla saksikanlah kajian Islam ilmiah di rja TV dan radio R [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah wa ala alihi wasohbihi wa mawwala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di mana pun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kita akan sambungkan anda dengan kajian ilmiah yang kami pancarlaskan dari kota Bandung Jawa Barat tepatnya di Masjid Agung alukhuwah bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala kembali di kesempatan Jumat sore ini kita akan membahas kitab penuh manfaat kitab mukhtasar maijul Qul saudaraku seiman dan seakidah anda dapat berpartisipasi dengan menyimak kajian ini tentu saja dan juga bertanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui l telepon di nomor 0218236543 Baiklah untuk selanjutnya kita akan simak penjelasan nasihat dari Al Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu Taala kepada Ustaz fatafadol Maskur Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah [Musik] wau muhammadan abduhuu Amin wasatu wasalamua asrofilya W mursalin waa alihi wa asihi AJ waman tabiahum bisan yaumiddin W ikhwah jemaah Masjid Agung alukhwah Bandung yang Allah muliakan juga para pendengar radio tarbiah sunah Bandung radio Roja di beberapa kota juga radio-radio yang ikut gabung para pemirsa R TV dan beberapa TV lain juga para netizen di mana saja anda berada Alhamdulillah kita jumpa lagi melanjutkan kajian kitab mhtasulul kita sudah selesai membahas dua tingkatan agama pertama Islam beserta rukun-rukunnya yang lima kedua Iman beserta rukun-rukunnya yang enam terakhir kita sudah membahas rukun iman yang keenam yaitu iman kepada takdir dan po terakhir adalah beberapa keyakinan yang menyimpang dari keimanan kepada takdir kita lanjut kepada level ketiga dari agama ini yaitu Ihsan tiga level agama ini diambil dari hadis Jibril Jibril datang dalam bentuk seorang laki-laki yang sangat putih pakaiannya sangat hi rambutnya lalu bertanya tentang empat hal tentang Islam tentang iman tentang Ihsan tentang kiamat tentang Islam dijawab lahir lukun Islam yang Li tentang iman dijawab lahir lukun iman yang en nah lalu yang keempat yang ketiga tentang Ihsan Lalu Tiga hal ini Islam iman dan ihsan disebut oleh para ulama sebagai tiga tingkatan di dalam agama tingkatan yang pertama yang terendah adalah Islam itu hanya bermakna amalan-amalan Zahir makanya semua rukun Islam adalah amalan Zahir mengucapkan dua kalimah syahadat amalan Zahir terus mengerjakan salat saum zakat Haji Semua amalan Zahir dan ketika ditanya tentang iman oleh Nabi sallah wasam dijawab enam rukun iman ini semuanya amalan-amalan batin iman kepada Allah kepada para malaikat kepada Kitab Rasul hari akhir dan takdir semuanya amalan batin Iman lebih tinggi daripada Islam nah Adapun Ihsan adalah gabungan dari kedua-duanya sehingga level Ihsan level tertinggi dalam agama apa makna Ihsan makna Ihsan kata Mualif Pengarang kitab mukhtasar marijil qabul Al ihsanatan ijadatul amaluhu Ihsan itu artinya memperbagus amalan menyempurnakannya dan mengikhlaskannya kalau seseorang ketika beramal amalannya diperbagus disempurnakan dan ikhlas orang itu telah berbuat Ihsan itulah makna Ihsan secara bahasa Adapun Ihsan secara istilah [Musik] Syari diterangkan oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Jibril alihsan antabudallah kaaka tar faillam takun tar fainnahu yarak Ihsan itu kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihat Allah ini level pertama dari dua dari Ihsan Ihsan nanti ada dua level level pertama beribadah kepada Allah seolaholah melihat Allah oleh para ulama kemudian disebut level Syahadah Syahadah itu menyaksikan maknanya seolah-olah menyaksikan Allah dan kekuasaan level kedua Kalau kamu tidak melihat Allah maka dia yang melihatmu level ini disebut level muraqabah murqabah itu merasa diawasi oleh Allah ilihat oleh Allah lahirnya ataupun batinnya level pertama kita yang seolah-olah melihat Allah level yang kedua Allah yang melihat kita jadi dari sinilah para ulama menyimpulkan apabila Islam dijelaskan hanya menyangkut amal-amal Zahir Iman hanya menyangkut amal-amal batin maka Ihsan tahsir Wal batin Ihsan itu memperbagus kedua-duanya amalan zahirnya diperbagus amalan batinnya diperbagus amalan zahirnya tata cara salatnya cara mengangkat kedua tangan cara sedekah cara rukuk cara sujud cara duduk kalau itu salat kalau itu saum maka selama saumnya dia menjauhkan diri dari semua yang merusak saum menjauhkan diri dari dosa dan maksiat mengisi selama Sanya dengan ibadah dengan banyak salat baca Quran zikir doa infak sodekah dan seterusnya diperbagus aspek zahirnya aspek batinnya juga diperbagus menyut niatnya diperbagus ikhlas karena Allah menyangkut kalau itu salat doa baca Quran zikir kekusuannya ada penghayatan terhadap Apa yang dibaca ya dan seterusnya lahirnya batinnya diperbagus itulah Ihsan makanya Ihsan itu paling tingi di antara level agama lebih tinggi daripada P iman dan Islam karena Ihsan itu adalah aspek supernya dari Islam dan iman memperbagus aspek amalan Zahir dan amalan batinnya maka disebut wajmalika huaddin perpaduan terbaik antara Islam dan iman Inilah yang disebut dengan agama nah makna perbedaan makna Islam Iman Ihsan dengan diartikan Islam hanya amalan Zahir Iman hanya amalan batin Ihsan perpaduan antara kedua-duanya memperbagus amalan Zahir dan amalan batin sehingga tiga istilah ini dengan makna berbeda dengan catatan kalau ketiga-tiganya bersatu dalam satu konteks pembahasan dalam satu kalimat atau dalam satu konteks pembahasan seperti hadis Jibril ini hadis J ini kan panjang Jil datang bertanya kepada Nabi Sallallahu alaii wasallam tentang Islam tentang iman tentang Ihsan dijawab dengan jawaban yang berbeda Islam hanya amalan lahir Iman hanya amalan batin Ihsan perpaduan antara kedua-duanya kenapa beda antara Islam dengan iman dari segi makna karena dua-duanya dibahaskan satu konteks pembahasan tapi kalau Islam Iman Ihsan ini masing-masing berdiri sendiri Islam disebut menendiri dalam satu kalimat tidak disatukan dengan iman iman ada di kalimat lain tidak menyatu dengan Islam maka maknanya menjadi sama Islam sinonim dengan iman iman sinonim dengan Islam kata yang seperti ini dalam bahasa Arab banyak kalau berpisah maknanya sama Kalau bertemu maknanya berbeda lahir satu ungkap ama ifarq waarqama ama ifarq kalau kedua kata ini berkumpul bertemu di satu kalimat atau satu pembahasan maknanya berbeda tapi kalau kedua-duanya terpisah maknanya sama contohnya Islam dengan iman contohnya alhaul dan alquwah La haula wala quwwata illa Billah contonya danwa disebut dalam satu kalimat kadang-kadang masing-masing Kalau bertemu maknanya berbeda artinya melaksanakan perintah Allah takwa Ar menarangan Allah kalau takwa ber sendi maknawa melaksanakan per kalau berumpamanya disebut S maka maknanya sama dengan takwa melaksanakan perintah dan menjauhi larangan begitu juga Alha dan alquah alhaul dan alquah maknanya kemampuan t Kalau bertemu alhaul dan alquah [Tepuk tangan] seperti maka maknanya B untuk meraih hal yang maslahat yang manfaat alqu artinya kemampuan untuk menolak semua yang maarat beda makanya walaupun sama-sama kemampuan tapi beda beda apa bidangnya beda masalahnya tapi kalau kedua-duanya berpisah Alha di sebut dalam satu kalimat alqu di kalalimat maka maknanya sama dua-duanya kemampuan secara umum baik untuk meraih manfaat ataupun untuk menolak mzarat nah sama dengan Islam dan Iman Kalau dua-duanya terpisah maka maknanya sama iman dan Islam sama danala dua-duanya bertemu maka maknanya berbeda contoh Q [Musik] Aslam berkata orang Arab kami telah beriman jawab o Muhammad kalian belum beriman tapi Katakanlah kami baru Islam baru Islam maknanya Islam dengan iman beda Iman lebih tinggi ya termasuk dalam salah satu doa doa salat jenazah para ulama ikhtilaf Sebagian ulama menyatakan ini dibaca setelah takbir [Tepuk tangan] ketiga sampai akhirus baca doa ini masih setelah takbir ketiga [Musik] Ya Allah Siapa saja orang yangau hidupkan diantaraang wafatkan di antara kami wafatkan Dia di atas Iman Kalau hidup di atas Islam kalau wafat di atas Iman ini tidak bertolak belakang dengan ayat wantum muslimun karena ini Islam maknanya mencakup Iman tapi kalau di sini Islam dan duauanya disebut maknanya berbeda Islam hanya amalan Zahir Iman hanya amalan batin kalau orang dipanjangkan hidupnya hidupkan dia di atas Islam maknanya biar amalan zahirnya mengamalkan amalan-amalan yang engkau perintahkan tapi kalau orang Mau mati matikan di atas Iman Karena setelah mati amalan Zahir engak manfaat engak bisa melakukan amalan Zahir lagi setelah kematian yang ada hanalah amalan batin membawa imannya sampai ke alam kubur itulah perbedaan iman dengan Islam kalau dua-duanya berjumpa di dalam satu kalimat atau dalam satu konteks pembahasan Iman hanyalah Islam hanyalah amalan Zahir saja Iman hanyalah amalan batin Ihsan memperbagus kedua-duanya diperbagusnya amalan ir diperbagusnya amalan batin itulah Ihsan sehingga Ihsan level tertinggi dalam agama di atas Islam dan iman Ihsan ada dua level maksud pembahasan di pasal ini adalah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menafsirkan Ihsan menjelaskan Ihsan dengan penjelasan yang tak bisa dijelaskan oleh makhluk manapun selain beliau selain Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena Allah telah memberikan keistimewaan kemampuan khusus kepada nabi alaihiatu wasalam yang disebut dengan jawul bahasa kitanya tapi padat bahasa kitanya Jul Kalim itu penjelasannya itu sederhana tapi maknanya dalam orang bilang Ben apa benarnya Apa itu kalau tadi sudah tua ya sudah saatnya dipaning itu ada isinya apa isi dari tadi beras kalau sudah ada isinya namanya Ben artinya berisi tuh kalau belum ada isinya kalau Padi Masih muda gitu ya masih hijau warnanya enggak ada isi disebut HP apa itu sesuatu yang tidak ada isinya cuma cangkang perkataan nabi benar selalu berisi bermanfaat gitu nah ini denganul Kalim singkat tapi padat lihat hadis-hadis nabi salluai wasallam kalimatnya Indah maknanya mendal gitu kan di antara kebaikan Islam seseorang adalah Meninggalkan apa yang tak ada manfaatnya kalimatnya sederhana simpel indah tapi mendal hadis-hadis Nabi Sallallahu kalimat-kalimatnya indah tapi maknanya sangat mendalam itu yang disebut dengan ja dan itu kekususan bagi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam termasuk ketika menjelaskan Ihsan beliau menerangkan alihsan itu kamu beribadah kepada Allah ingat Ihsan beribadah kepada Allah engak boleh Ihsan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam dengan makna seperti ini Kara maknanya iah ibah kepada Allah seolah-olah kita melihat Allah kalau kita engak bisa melihat Allah Allah melihat kita maka enggak bisa ini Ihsan kepada Nabi Muhammad berarti ibadah kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam itu pertama yang kedua kita engak bisa melihat nabi sallu Al wasallam karena sudah wafat ketiga nabiak mengasi kita sekarang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada di alam barzah di Ari A tapi tidak ada keterangan nabi dan para nabi yang lain mengawasi kita di alam engak itu perkara GB boleh diyakini Kalau tidak ada keterangan dari al-quran dan sunah Nabi Sallallahu Al wasallam kecuali kalau beliau masih hidup walaupun beliau di depan sendirian Apa jadi imam salat beliau bisa melihat kondisi makmumnya di belakang walaupun matanya ke depan tapi bisa melihat kondisi I ini kekususan B ada hadisnya gitu Tapi beliau tidak bisa mengetahui apa yang ada di tempat yang jauh yang di alami oleh sahabat-sahabatnya kecuali kalau ada wahyu apalagi kalau sudah wafat masuk ke alam barzah tidak ada keterangan belia mengawasi kita enggak ada J salah menerapkan Ihsan Ihsan itu kepada Allah ibadah kalau saya Ihsan kepada nabi Muhammad sallallahu wasamrik karena Ihan itu ber berarti ibadah Ihsan kepada Allah berarti ibadah kepada Allah olah-olah kita melihat kalau Ihsan kepada Nabi Muhammad yang sudahat berarti beribadah kepada nabi sallall wasam sudahk itu beribadah kepada selain Allah Azza waalla saja saya in Jelaskan karena ada orang yang menyatakan ketika menyatakan sayair nabi ada di samping dikritik Oh ini bukan berarti yang se tapi Ihsan kepada Nabi Muhammad wasam seolah-olah nabi melihatnya itu ibadah l engak boleh ya jadi dalam hadis ini kata [Musik] Muif hadis ini nabi mengabarkan bahwa tingkatan Islam itu ada dua level dan otomatis orang-orang Muhsin Muhsin itu subjek dari [Musik] Ihsan itu ada dua kedudukan Adapun level pertama dan ini level tertinggi di antara dua level Ihan yaitu engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat ya ini disebut dengan makam almusyahadah musyahadah itu menyaksikan maknanya engkau beramal dengan isi dengan kualitas amalan seolah-olah engkau melihat mengetahui Allah dengan hatinya yang melihat itu mata hati bukan mata apa mata kepala apa mata ha mengetahui tentang Allah dengan pengetahuan semendala Mungkin dengan cara apa memahami asma dan sifat Allah Allah memiliki namaama disebut alasmaul Husna memiliki sifat-sifat yang sangat tinggi yang sifatnya enggak ada yang menyamai dari kalangan makhlukNya Allah mendengar makhluk mendengar tapi mendengarnya beda Allah mihat makhluk melihat tapi melihatnya beda jangan disamakan Allah istiwa makhluk istiwa tapi istianya beda J disamakan nah seperti itu Allah punya nama nama dan punya sifat-sifat kenali Allah Mel n-namanya dan mengenal Allah melalui nama-namanya harus melalui penjelasan ahlinya jangan diotak-atik oleh kebadahan kita UMP nama Allah Arrahman arrahim apa ya Arrahman arrahim teh lalu diotak-otik oleh otak kita yang bodoh Wah nanti akan dangkal akan salah menang n k kalau diotak-atak dengan otak memahami ayat Allah yang berkaitan dengan sifat Allah seperti umpamanya ah mereka melupakan Allah Lalu Allah melupakan mereka Oh Allah suka bersifat lupa itu kalau kalau orang itu memahami makna ayat tentang sifat Allah dengan otak tanpa ilmu para ulama menjalaskan bisa bermakna bisa bermna Al atarq itu meninggalkan algh itu mengabikan saya punya teman pas dia ada hajat nikah atau menikahkan saya diundang dia sudah melupakan saya in enggak ke kita in Kenapa dianggap melupakan mengaikan Atau meninggalkan ketika orang kafir di akhirat di akhirat dibangkitkan dalam keadaan buta Ya Allah kau bangkitkan aku dalam keadaan but waktu Diel [Tepuk tangan] k kepada kamu ayat-ayat kami kamu melupakan ayat-ayat kami apa melupakan di sini mengaikan meninggalkan bukan tidak ingat dijelaskan ayat Allah Oh enggak ingat dijelaskan Mak dilupakan t di diapakan diikan ditingalkan cuek kepada ayat Allah setelah disampaikan pasti sehingga makna lupa di sana mengabaikan Atau meninggalkan kata Allah demikian juga kamu pada hari ini dilupakan Apakah maksudnya Allah lupa kepada hamba ini bukan kan lagi dialog masa lupa tapi dilupakan diabaikan ditinggalkan tidak dimuliakan tidak dilayani dengan semesti itu para ulama secara bahasa begitu diperkuat dengan ayat dan hadis tadi begitu tapi kalau orang memahami ayat dengan otaknya yang kosong dari ilmu sepertiu para ulama Masyaallah la si dengan Mak lain takwil itu karena kekosongan otaknya dari ilmu yang dimiliki oleh para umat dan Allah ulama setelah tahu ilmun ilmu itu kan tempatnya di hati hati untuk memahamiereka punyati calon ahli nak akan jahanam dengan manusia dan jin manusia mereka punya hati tidak dipakai memahami hati itu untuk memahami uk tentang Allah dan sifat-sifatnya dan Kitab yang membah sifat Allah banyak ada yang kita bahas di setiap Kamis pagi di [Musik] siniar susunan Islam itu sifat-sifat Allah sifat-sifat Allah itu tang sifat-sifat allahah yang setiap hari Selasa pagi di masjid Annafi dag kita fikih alasmaul Husna t namaama dan sifat Allah dibahas setiap nama Allah dan sifatnya dirinci berdasarkan rujukan kepada para ulama yang ahli di bidang itu oh t bahwa Allah itu sifatnya begini begini begini paham tang Allah sehingga seolah-olah hatinya itu melihat Allah ini disebut maam musyahadah dan ini level tertinggi dari Ihsan kalau kita memahami nama dan sifat Allah dengan kebodohan kita keliru Coba Salah satu di antara sifat Allah adalah Al dan alq Apa artinya maha Cipta ada engak pencipta selain Allah tidak ada Allah satu-satu pencipta tapi dengan Bagaimana dengan ayat bahwa tabarakallahu Ahsanul khin Maha barokah Allah Ahsanul kholikin Dia sebaik-baik pencipta pencipta terbaik kalau disebut pencipta terbaik maknanya ada pencipta-pencipta enggak tapi level kualitas ciptaannya di bawah Allahu Azza waalla Allah yang terbaik Nah bisaisa dari ayat ini dipahami ada pencipta la selain Allah kalau disebut Allah sebaik-baik pencipta Berarti ada pencipta it gimanaah ini ongkoh apa ongkoh k Allah itu satu-satunya pencipta tak ada pencipta lain tapi ada isyarat ada pencipta lain selain Allah dari kalimat Allah itu Ahsanul khin pencipta terbaik Berarti ada yang lain yang menciptakan Apakah maknanya benar begitu Iya benar Oh kalau itu ada pencipta lain itu kalau kita memahami dengan akal dengan otak yang kosong dari ilmu tapi kalau kita membaca penjelasan para ulama baru kita paham ternyata makna alkalaq ada dua pertama alkalaq itu menciptakan dalam arti mengadakan sesuatu yang tadinya tidak ada Jadi ada tanpa contoh sebelumnya berkreasi sesuatu tidak ada lalu dibuat jadi ada tanpa ada contoh itu makna dari menciptakan yang pertama makna pertama dari menciptakan yang kedua makna menciptakan yang kedua adalah attqdir mentakdirkan maknanya menetapkan Syekh Abdur razq hafidahullah dalam kitab fikih alasmaul Husna membahas lalu dikutip ayat hadis dan syair dalam bahasa Arab yang yang membuat yang menggunakan kata-kata khq khq yakl tapi dengan makna menetapkan manusia bisa menetapkan bisa membuat rencana planing begini cuma kalau Allah menetapkan pasti dilaksanakan kalau manusia menetapkan pasti dilaksanakan enggak bisa dibatalkan karena pertimbangan Tertentu bisa berubah karena pertimbangan bisa diing nanti macam itu perbedaannya makanya apa yang ditetapkan oleh manusia tidak sebaik apa yang ditetapkan oleh Allah menetapkan itu disebut khq yakl ini yang dimaksudabarakallahu Ahsan khin Maha barokah Allah ahsanan khin maknanya sebaik-baik yang menetapkan Oh jadi paham kita bahwa mencip khalq tidak berarti selalu menciptakan tapi bisa dengan makna menetapkan sepertiia bisa bermakna lupa bisa bermakna apa tadi meninggalkan atau mengabaikan begitulah penjelasan para ulama maka merujukah ke ahlinyaal ah keah kalau enggak tahu jangan diotak-ak dengan keb salah nanti keliru gitu inilah Perlunya kita ngaji membahas kitab makanya kajian-kajian kita S pembahasan kitaab kalau yang rutin ya kecuali kalau yang insidental sekali-kali tablig akbar tidak berkesinambungan tematik ya Tapi tetap isinya tidak lepas dari kitab karena dari kita para ulama kita bisa tercelang wah penjelasan para ulama itu banyak hal yang t tidak kepikiran oleh kita tidak terpahami setelahah Oh terpahami Terata begitu begitu Untung saja dalam membahas agama ini merujuk keahli jangankan Urusan Agama at urusan juga coba umpamanya dalam masalah kesehatan kita mendengar istilah penyakit masuk angin kita akan fokus kepada istilah masuk angin Kebang ada angin masuk ke perut tu ya Enggak dari Man ini angin Oh mungkin pori-pori kan kulit ini ada bolong-bolongnya pori-porinya masuk ke sana tuh masuk ke gitu orang bodoh gitu tuh maksudnya orang bodoh tentang kesehatan fokusnya kepada istilah masukin ada angin yang masuk Coba tanya ke dokter ke ahli kesehatan betul kalau masuk itu ada angin dari luar masuk apa jawabnya kalau angin bisa masuk dari luar ke bocor atuh kalau angin bisa masuk berarti cairan di dalam jugaes keluarya bahaya itu gitu bukan itu masukin hanya istilah saja yang hakikat penyakit yang sebenarnya bukan karena disebabkan oleh adanya angin dari luar masuk ke dalam akhirnya apa dikerok supaya anginnya keluar lalu disimpulkan warna angin itu ternyata merah setelah dikerok tuhah keluar sembuh gitun itu kalau diotakati dengan otak yang kosong dari ilmu kesehatan Begitu agama lebih berbahaya lagi jadi level pertama dari Ihsan adalah level musyahadah arsikan Allah dengan mata hatinya dan itu lahir dari ilmu hati ini tempatnya ilmu alat untuk Maham ilmu belajar ilmu tentang nama dan sifat Allah masuk ke hati hati mengetahui sifat-sifat Allah seperti yang Allah Terangkan tentang dirinya dalam wahyun berkata Abu Bakar asiddiq Radiallahu aku mengenal rabku melalui informasi dari rabku tentang dirinya seandainya Allah tidak mengenalkan dirinya kepadaku aku enggak akan pernah mengenal dirinya bagaimana kita umpamanya mengenal seseorang yang jauh hanya lewat telepon gitu ya dia namanya siapa laki atau perempuan lahir di mana usia berapa pendidikan apa kita enggak mungkin tahu tentang dia kec informasi yang benar dari dia kan gitu ya kitaak melihat kamu namanya siapa fan atau fan lahir di man di man usia berapa pekerjaan apa pikan baru kita kenal dia gitu ap Allah Az itu tidak tahu Allah bimana mengetahui Allah jangan kalau kita telepon dengan orang suaranya kira-kira usianya segini dari suaranya kira-kira cantik atau ganteng atau jelek dari suaranya kira-kira pendidikannya selevel apa bisa kira-kiraitu enggak Perkiraannya akan jauh dari kenyataan itu tang orang apalagi tentang Allah Azza walla mengenal Allah dengan otak dengan akal engak bisa sampai engak akan bisa benar kenali Allah melalui informasi tentang Allah darii Allah dalam al-quran dan asunah terus Quran sunah itu kan dengan bahasa Arab dengan apa namanya sastra yang seperti pahamiu penjelasan ahl Jangan hanya dari terjemah kemudian dipahami oleh kebodohan atau hanya apa mengetahui bahasa Arab dasar tapi tidak memahami ilmu balagah ilmu sastra Arabnya lalu dengan bekal bahasa Arab alaqadarnya dia pahami ayat Allah terutama yang menyangkut asma dan sifat Allah k salah nanti dan contoh yang berkaitan dengan ini sangat banyak sekali akhirnya apa yang terjadi sifat-sifat Allah ditolak hanya karena Enggak masuk otak enggak masuk akalnya lalu menetapkan sifat bagi Allah yang tidak Allah tetapkan sebagai sifat bagi Dirin akal lagi ini berbahaya ya Yang pertama adalah musyahadah seolah-olah kita menyaksikan Allah dengan hati karena hati ilmu tentang nama dan sifat Allah maka berkata [Musik] [Musik] Siapa orang yang beribadah kepada [Musik] Allah ini dekatnya Allah dengan dirinya dia fokus menghadap kepada Allah dengan ilmunya dia merasa seah-ah berdiri di hadapan allahah-ah dia melihatnyaat dengan mata hatinya karena dipenuhi ilmu Maka pasti akan melahirkan khasah KF Haibah dan Takim akan muncul rasa takut kepada Allah akan muncul rasa Haibah akan muncul takzim akan muncul mahabbah akan muncul R akan muncul ikhlas akan muncul tawakal akan muncul ah merasa diawasi oleh Allah karena tahu Allah tahu lahir dan batin kita Allah sel mengawasi kita Allah begitu Agung kita mengagungkan Allah Allah maha dahsyat azabnya dan maha pencuru lahir rasa takut yang dalam kepada Allah Allah Maha Baik Maha Pemberi lahir rasa cinta kepada dan seterusnya bayangkan ilmu kita yang bersum dari hati tang Allah melahirkan ber sikap yang sangat positif kepada Allah lahirnya keikhlasan lahirnya murqabah merasa diawasi lahirnya rasa takut cinta berharap kepada Allah tawakal kepada Allah itu lahir karena ilmu kita tentang Allah seolah-olah kita menyaksikan betul menyaksikan dengan ilmu yang ada dalam hati inilah makam Syahadah Dan inilah makam tertinggi ini yang yang kedua disebut maamul ikhlas maknanya apa [Tepuk tangan] luar biasa penjelasan para ulama karena apa Karena penghayatan pendalaman mereka tentang Alquran sunah terut tang sifat Allahu a kedua makam ikhlas yaitu seorang hamba beramal dengan keyakinan Allah menyaksikan dirinya melihat dirinya dekat dengan dirinya baik aspek lahirnya ataupun aspek batinnyau Allah mengetahui apa yang ada di dalam dada setiap manusia kam yang telah menciptakan manusia makanya kami tahu apa yang dibisikkan oleh hati-hati mereka tahu tuh tidak hanya mengasi lahir mengaasi batin isi hati Allah tahu nah ini makam ikhlas karena dari keyakinan ini tahu bahwa Allah menelaah melihat hati siapapun hamba yang meyakini bahwa Allah melihat isi hati pasti dia akan beramal karena Allah pasti orang itu akan beramal pertama ikhlas karena Allah kedua fokus hanya kepada Allah Karena kesadaran dan keyakinan inilah yang menghalangi dia dari berpal kepada selain Allah yang menghalangi dia untuk meniatkan niat-niat lain dengan amalnya kepada selain Allah inilah yang dimaksud makam ikhlas dia akan mengikhlaskan seluruh ibadahnya kepada Allah selain KH maka makam ikhlas ini sebagai batu loncatan atau wasilah yang menghantarkan dia kepada makam yang pertama tadi Mak musyahadah setelah ikhlas karena dia tahu batinnya juga diawasi oleh Allah Azza waalla Maka hal itu menghantarkan dia untuk beribadah kepada Allah secara fokus khusyuk seolah-olah dia menyaksikan Allahu Azza waalla makanya Rasul Sallallahu Alaihi Wa alihi Wasallam menjadikan huruf Fa di dalam kalimat ini faam takunahuu fa fa di sini disebut taklil taklil itu yang menyebab yang memberi makna sebab ya Apabila kamu tidak bisa melihat Allah Allah melihat kamu maknanya keyakinan Bah Allah melihat kamu bisa menghantarkan kamu kepada keyakinan kamu akan beribadah seolah-olah melihat Allah ini ada hubungan sebab akibat maka di dalam al-qur’an Allah banyak menerangkan di dalam banyak ayat bahwa Allah maha menyaksikan seluruh yang dilakukan manusia dalam kesendirian di tengah orang ramai baik zahirnya ataupun batinnya Coba lihat Umpama Alquran surah Yunus 61 Allah firmanum kata allah tidaklah kamu berada dalam satu keadaan tidaklah kamu membaca sat du ayat dari Alquran dan tidaklah kamu mengamalkan amalan kecuali kami maha menyaksikan kalian ketika kalian mengamalkan amalan itu semuanya disaksikan ini disebut dengan makam muraqabah Allah menyaksikan kamu coba lihat Alquran di ayat lain surah asyuar ayat 217 makna Syar itu penyair bukan pemusik Allah berfirman ul kata Allah bertawakallah kalian kepada yang maha Aziz dan maha rahim dialah yang melihat kamu ketika kamu berdiri dan ketika kamu merubah posisimu ketika sujud dan sesungguhnya Dia Maha mendengar dan Maha Mengetahui ini juga ayat tentang muraqabah Allah melihat menyaksikan maka para Wali Allah yang bertakwa kepada Allah yang beribadah kepada Allah seolah-olah Dia melihat Allah hatinya jiwanya menyadari bahwa ilmu Allah kekuasaan Allah mencakup segala sesuatu mengetahui segala sesuatu tu termasuk ucapan dia lahir ataupun batin amalan dia lahir ataupun batin termasuk niat dan rahasiah-rahasiah yang dia sembunyikan dalam hatinya ketika dia bergerak ketika dia berdiam diri dalam keadaan bagaimanap pun dia beramal di mana pun dia beramal kapanpun dia beramal maka Allahu Azza waalla selalu mengawasinya ini yang disadari oleh orang-orang bertakwa yang menjadi wali Allah dalam sahih Bukhari Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu berkata Rasul alaihiatu wasalam Innallaha taala qal Sesungguhnya Allah Taala berfirman ini Hadis Qudsi coba apa yang dikatakan oleh Allah ini Allah menerangkan Bagaimana Allah bersikap kepada wali-walinya kepada orang-orang bertakwa kata allahq [Musik] k Siapa yang mengumandangkan genderang perang kepada waliku maka aku umumkan perang kepada orang itu yang memusuhi wali-wali Allah siapa wali Allah bukan orang yang bisa terbang itu mah Superman dan Gatot gaca itu pun hanya ada di cerita di film pada kenyataannya enggak bisa orang terbang kalau ada orang karena kesaktiannya karena kewaliannya bisa terbang menembus langit bisa menembus atap itu tukang ngadongeng itu itu mungkin korban film Superman korban film wayang Gatot gaca mungkin ya enggak ada orang yang bisa terbang tapi ada ya orang yang dengan pd-nyauk terbang terbang karena ketakwaannya kewaliannya ya seolah-olah jemaahnya itu anak kecil yang bisa dibodoh-bodohi ya ada memang banyak yang percaya itu An kecil Siapa orang yang memusuhi waliku aku kumandangkan pengumuman perang kepada orang itu Dan tidaklah seorang hamba mendekati mendekatkan dirinya kepadaku dengan cara yang lebih aku sukai dibandingkan melaksanakan apa yang aku wajibkan maknanya cara takarub kepada Allah terbaik adalah dengan cara mengamalkan apa yang Allah wajibkan salat fardu yang lima waktu Ramadan Haji umrah yang pertama kali ya zakat pokoknya lakukan hal yang fardu itu taqarub yang paling Allah cintai terus tidaklah seorang hamba mendekatkan dirinya kepadaku dengan amalan-amalan Sunah sampai aku mencintai tidak henti-hentinya hambaku mendekatkan dirinya kepadaku dengan amalan sunah kalau salat rawatib tahajud tahiyatul masjid syukrul wudu dan seterusnya kalau saum Senin Kamis ayamul bid Daud dan seterusnya umroh terus-terusan dan seterusnya infak seodqah amalan-amalan sunah untuk mendekatkan diri kepada Allah aku akan mencintainya apabila aku sudah mencintainya aku akan menjadi pendengarannya yang dengannyalah dia mendengar aku akan menjadi penglihatannya yang dengannyalah dia akan melihat aku akan menjadi tangannya yang dengannyalah dia bertindak aku akan menjadi kedua kakinya yang dengannyalah dia melangkah kalau dia minta sesuatu pasti akan aku beri kalau dia butuh perlindungan pasti aku akan berikan perlindungan ini komitmen Allah kepada Wali Allah siapa wali Allah orang yang fardu kalaku sunah kalampah yang fardu dilakukan yang sunah dilaksanakan itu Wali Allah enggak harus Sakti enggak Nabi Sallallahu alaih wasallam aja enggak bisa terbang kan bisa Mikraj enggak terbang itu mah mukjizat dari Allah Azza waalla Kepada beliau para nabi enggak ada yang bisa terbang para sahabat sehebat apapun ketakwaan mereka enggak ada yang bisa terbang para ulama juga enggak Kalau ada disebutkan ulama Ahlus sunah ahli bisa terbang itu dongeng orang yang ngarangnya itu jadi kata Allahu Azza waalla Wali Allah itu orang yang mendekatkan dirinya kepadaku dengan amalan yang fardu ataupun dan yang sunah Maka kalau aku sudah mencintainya Seluruh indranya makna aku akan menjadi pendengarannya penglihatannya tangan kakinya hafu wa mahah Allah akan menjaga dia semua indranya pendengarannya penglihatannya tangan kaki ucapan dan perbuatannya serpa niatnya dari hal-hal yang Allah haramkan dijaga oleh Allah karena cintanya Allah kepada hamba ini dijaga jangan sampai terjerumus tuh itu Wali Allah tidak disebutkan dalam hadis ini siapa yang sudah aku cintai sebagai waliku aku akan berikan kemampuan dia untuk terbang untuk menghilang untuk jalan di atas air Enggak ada lalu kata Allah wa tadtuaiin Ana FA tidak pernah aku merasa bimbang terhadap apa yang aku lakukan kepada hambaku seperti kebimbanganku dalam mematikan jiwa seorang mukmin dia membenci kematian dan aku pun tidak mau menyakitinya tapi mau tidak mau dia harus mati kan gitu ya enggak ada orang yang apa yang abadi ketika orang akan mati dia mengalami kesakitan yang namanya apa Saka sakaratul maut termasuk nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam beliau dua kalipat penderitaan saatsakaratul mautnya dibanding umumnya manusia ketika menjelaskan hadis ini hadis ini sahih riwayat Imam Bukhari dalam kitab Sahih Bukhari arah taaakarakaruakarumwu wa fi fwallahum wuahulihi faana Bil Harbi manahum waahsanu ibbihiahs jazaahumzahuaduhuti biahum blii wad ketika menjelaskan hadis ini berkata Mualif para Wali Allah mereka selalu ingat kepada Allah maka Allah pun selalu ingat kepada mereka mereka selalu bersyukur kepada Allah maka Allah pun membalas syukur mereka mereka itu komit loyal kepada Allah Azza waalla Allah pun loyal mencintai mereka mereka memusuhi musuh-musuh Allah karena Allah maka Allah pun mengumandangkan gendang perang kepada orang-orang yang memusuhi mereka mereka berbuat Ihsan ketika beribadah kepada Allah Allah pun memberi balasan dengan yang lebih baik mereka beribadah kepada Allah sesuai dengan kadar makrifat ilmu mereka kepada Allah Allah berikan balasan yang lebih baik Allah berfirman dalam al-qur’an surah Yunus ayat 62 kata Allah lilladzina Ahsanul Husna waziadah bagi orang-orang yang berbuat Ihsan berbuat kebaikan Allah akan balas dengan yang lebih baik yang lebih baik bukan yang sama bukan yang setimpal maka disebut lilladzina ahsanu alusna bukan alhanah al-husna itu Isim tafdil dari alhasanah Isim tafdil itu superlatif yang ter atau yang lebih Siapa orang yang berbuat baik Allah akan beri balasan dengan yang lebih baik atau yang terbaik bukan yang setimpa dengan perbuatan manusia enggak Allah pasti berkali-kali lipat balasannya waziadah dan ada balasan tambahan apa balasan tambahannya itu yaitu bisa melihat wajah Allah pada hari kiamat nanti Kenapa demikian disebutkan falamma Kanu ya’budunallaha Fid Dunya ala wajhil hudur Wal muraqabah kanahum yarahuubihimuruna ilaihi FII ibadatihim Iana jazaum Alika an waj tabaraka wa taala fil Akhir ianan biabs kata Mualif ketika para Wali Allah beribadah kepada Allah ketika di dunia dalam bentuk Ihsan seolah-olah melihat Allah dan mereka meyakini diawasi oleh Allah ketika beribadah seolah-olah Mereka melihat Allah dengan hati mereka memandang kepada Allahu Azza wall ketika ibadah maka balasannya nanti mereka diizinkan melihat wajah Allah di akhirat dengan mata kepala mereka sendiri Allah berfirman wuj nanti di akhirat ada wajah-wajah yang cemerlang sumringah bercaya karena bisa melihat wajah Allah itu hanya Ahli Surga Di Surga sebaliknya waaksu sebaliknya orang-orang yang mendustakan Allah di dalam hati mereka ada Ron ada kotoran ada noda karena dosa-dosa mereka mereka itu ketika di dunia hatinya buta tidak bisa melihat Allah dan ajarannya di akhirat Mereka pun enggak bisa melihat Allah karena mereka ada di neraka Allah berfirman Kalla innahum arbihim yaumaidil l mahjubun kata Allah sekali-kali tidak sesungguhnya mereka dari melihat Allah di hari kiamat terhalang enggak bisa melihat Allah mereka yang dimaksud di sini adalah ahli neraka kata Imam Syafi’i rahimahullah kalau ahli neraka tidak bisa melihat wajah Allah menunjukkan Ahli Surga bisa melihat wajah Allah ayat ini menjadi dalil bahwa Allah terlihat di surga tapi tak bisa terlihat oleh ahli neraka di neraka makanya di disebut oleh muibqun karena orang-orang kafir ketika di dunia mendustakan ayat-ayat Allah set mendustakan ada Ron dalam hatinya Kalla bal ra ala qulubihim makanu yaksibut itu Ron Ron itu noda yang kotoran dalam hati mereka karena dosa-dosa mereka Maka hati mereka ketika di dunia terhalang tidak mengenal Allah tidak merasa diawasi oleh Allah merasa bebas buta mereka tentang Allah dan syariat Nya maka balasannya Mereka pun terhalang di akhirat tidak bisa melihat wajah Allah ya inilah penjelasan tentang Ihsan sebagai level tertinggi dari tingkatan dalam beragama tiga level Islam iman dan ihsan dan ihsanalah level tertinggi Karena itu adalah memperbagus amalan Zahir dan juga amalan batin ya ya Cukup sampai di sini penjelasan kita dan kita masih punya Isa waktu untuk bertanya jawab seperti biasa hari Jumat ini dikhususkan bagi pendengar dan pemirsa radio Rah kepada Abu Luqman di studio radio Rah Cilengsi dipersilapkan untuk memandu tanya jawab dengan pendengar dan pemirsa wasallallahu ala Nabina Muhammad Wai was silakanah kami sampaikan kepada Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kesempatan kajian sore hari ini langsung dari kota Bandung Jawa Barat dan setelahnya ini kami undang Anda sahabat Roja di Manap pun anda berada silakan Anda dapat berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melui la telepon di nomor 021823 3 6543 baik kesempatan pertama di kesempatan sore hari ini kita akan angkat penanyaan melalui line telepon kami persilakan Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Ibu dari Umu Zahra di Riau baik silakan Umu Terima kasih ini menyangkut di bulan Safar ini Ustaz di awal bulan Safar kemarin di waktu hari kamis kita melaksanakan puasa Senin Kamis dan ada seseorang yang bilang katanya di hari Kamis kemarin tuh gak boleh puasa Karena itu adalah hari nahar katanya Apakah memang ada hari nahar hari yang dilangang puasa di bulan-bulan tertentu ini Ustaz mohon pencerahannya sualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh tafadol Ustaz Iya barakallahu Fik ibu yang di Riau Ee tidak ada saum khusus di bulan Safar yang ada saum khusus di bulan-bulan selain Ramadan itu adalah bulan Arafah eh bulan Arafah bulan Zulhijah di tanggal 9 Arafah Iya itu saum khusus saum Arafah dan bulan Muharam khusus di tanggal 109 dan 10 disebut dengan tasua dan Asyura di bulan Zulhijah boleh dari tanggal 1 punya saum sunah dan ada keutamaan dalam hal itu ya Nah Selain itu tidak ada saum khusus di bulan-bulan lain termasuk bulan Safar tidak ada saum khusus bukan terlarang melakukan saum sunah di bulan Safar boleh tapi tidak ada hari tertentu di bulan Safar yang dikhususkan untuk saum tapi melakukan saum sunah Senin Kamis atau Daud atau ayamul bid di bulan Safar Iya di bulan Safar boleh tapi tidak ada waktu khusus itu yang pertama Ya keduanya Adakah hari naas tidak ada waktu yang Allah tetapkan tidak ada hari sial tanggal sial angka sial kemarin sudah kita Jelaskan menetapkan adanya waktu sial angka itu disebut tasyaum tasyaum itu menetapkan kesialan terhadap sesuatu yang tidak Allah tetapkan sebagai kesialan dan tidak ada hubungan sebab akibat seperti Kenapa umpa angka 13 disebut angka sial Makanya kalau umpam ada gedung tinggi lihat di lift rata-rata tidak adaat lantai 13 dari 12 jeleg ke 14 di hotel atau bangunan tertentu angka empat tidak ada di kalangan ras tertentu angka empat juga dianggap sebagai angkasia Dari mana tahu itu angkasia itu mas perkara gaib Allah tidak memberitahukan nabi sallallahuhi wasallam juga tidak Tapi anehnya kalau umpamanya ada sesuatu kesialan yang menyebabkan orang celaka disebutnya celaka 12 bukan celaka 13 atau empatnya Nah itu tidak ada kaitan sebab akibat Apa sebabnya 13 atau empat angkasal enggak ada kaitan kecuali kalau ada penjelasan yang rasional yang logis yang realistis bahwa itu sial Ya seperti umpamanya kemarin dijelaskan kalau toh ada kesialan di tiga hal pertama istri yang buruk akhlaknya kedua rumah yang buruk sanitasinya atau apa namanya sirkulasi udara cahayanya kurang sehingga lembab atau kendaraan yang mogokan terusnya itu sial Iya sebab memang realitanya begitu kesialan ya ada hubungan sebab akibat enggak apa-apa boleh menetapkan kesialan di dalam hal-hal yang memang rasional dan realistis Kenyataannya memang itu membawa sial Iya tapi yang tidak ditetapkan akan memberi sial tidak ada hubungan sebab akibat tidak realistis tidak logis tidak boleh kita yakini seperti adanya hari siang atau bulan sial atau jam-jam sial maka tidak ada ya tidak boleh kita meyakininya lalu mengantisipasinya dengan ibadah tertentu yang kita ada-adakan tidak boleh ya wallahu silakan lagi abuman jazakahuir Ust atas penjelasannya pertanyaan berikutnya Melu pesansa Ust dari hamba Allah disebutkan di man tanya Ustaz Bagaimana cara khusyuk dalam salat karena saat berusaha fokus kadang pikiran jalan ke mana-mana Padahal saya yakin Allah Taala sedang melihat kita Apakah kita harus langsung beristigfar Ustaz ketika sedang salat ini mohon penjelasannya Ustaz silakan Ustaz kiatai kusuan ini butuh satu daurah beberapa hari karena Kompleks masalah yang di bahas untuk meraih kekhusyukan tidak meluluh langsung to the point cara khusyuk ketika salat itu berkaitan dengan habit kebiasaan kita sehari-hari kalau kebiasaan kita sehari-hari selalu mengejar dunia lupa akhirat lalu dalam kondisi sedang memikirkan dunia masuk ke dalam salat di dalam salat perkara dunia itu terpikirkan terbayang susah khusyuk walaupun kita paham bacaan salat dengan maknanya tapi selalu fokusnya kepada urusan dunia maka itu penyebab dari ketidak khusyukan pikirannya perasaannya hatinya kepada dunia tapi coba kalau di luar salat sehari-hari kita lebih banyak fokus akhirat Ingat kepada kekuasaan Allah Ingat kepada Hari akhirat Ingat kepada hisab ingat surga neraka Ingat kepada alam kubur selalu mengkaji ayat-ayat Allah dan merenungkannya sehingga di luar salat pun Ingat kepada urusan akhirat pas masuk salat kop Apa yang dibaca di dalam salat dengan kondisi pikiran hati yang sudah terkondisi di luar salat langsung kop langsung aja terhayati isi bacaan salat makanya alghazali rahimahullah ini di dikuatkan oleh Imam Ibnu ee almaqdisi Rahimah dalam kitab mukhtasar Minhajul qasidin jadi orang ketika salat itu seperti orang yang mau beristirat di bawah sebuah pohon Rindang ingin tidur tapi ada tapinya tuh Setiap kali mau tidur terganggu oleh suara burung yang ada hinggap di sana Lalu dia usir burung itu terbang semuanya lalu dia berbaring lagi apa yang terjadi burung itu datang lagi diusir lagi pergi seketika tidur datang lagi terus begitu enggak ada tidak ada akhirnya apa yang harus dia lakukan agar tidak terganggu oleh suara burung maka diuar t apa bahasaes tebang saja pohonnya tebang pohonnya tanpa harus diusir itu burung Bakal pergi sendiri kenapa Karena yang menarik burung untuk terus datanglah pohon itu selama pohon itu ada berkali ribuan kali burung diusur akan datang lagi datang lagi nah burung itu diumpamakan perkara-perkara duniawi yang terus masuk dalam pikiran kita pohon itu adalah Obsesi kita cita-cita hidup kita yang selalu berpikir duniawi selama itu ada maka pikiran dunia selalu ada bagaimana caranya potong tebang fokuskan ke akhirat Adapun kita kerja untuk Dunia mencari uang nanti uangnya itu untuk kebahagiaan kita di akhirat kita menikah anak istri sebagai batu loncatan untuk bisa berbahagia di akhirat kita punya jabatan pangkat kedudukan kekuasaan kita pakai untuk kebahagiaan di akhirat semua difokuskan kepada akhirat gangguan duniawi otomatis hilang itu intinya ya itu intinya sehingga pas nanti masuk ke Salat kita bisa menghayati Apa yang dibaca oleh salat karena memang selama ini hati pikiran kita sudah terkondisi berpikir akhirat Akhirnya kekhusyukan bisa didapat itu secara global secara umum ya Nah sekarang bagaimana kalau kita sedang salat kemudian muncul ingatan dunia Apakah harus istigfar enggak enggak harus istigfar cepat-cepat kembalikan ingatan kita menghayati kepada bacaan yang kita baca dalam salat ingat ke dunia lagi Cepat balikan lagi Cepat balikan terus dan terus seperti itu ya yang bisa kita lakukan wallahuam bisawab ya Ee terakhir masih ada satu pertanyaan lagi silakan jazakallahu Khairan Ustaz Ust atas jawaban dan nasihatnya dan berikutnya Ustaz pertanyaan melalui pesan Whatsapp kembali dari Abdullah di Jakarta Ustaz ketika kita duduk di majelis ilmu Iman ini meningkat namun ketika kita sudah di luar majelis ilmu Iman ini kembali lagi seperti biasa Ustaz Apakah ini pengaruh dari dosa yang kita lakukan mohon nasihatnya Ustaz tafadol Ustaz barakallahu Fik tidak hanya kita yang begitu manusia terbaik dari umat ini setelah Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam juga begitu siapa beliau Abu Bakar asiddiq radhiallahu anu ada seorang S sahabat namanya Halah suatu saat ketemu Abu Bakar kata Abu Bakar KF asbahta [Musik] ya bagaimana keadaanmu pagi hari ini haialah apa kata hanalah nafaqal Halah hanzalah ini sudah munafik Abu Bakar kaget kaifaalik bagaimana itu kata hanzalah kalau aku berada di hadapan Rasul alaihiatu wasalam mendengar wjangannya pelajarannya seolaholah surga dan neraka berada di di kelupuk mataku imanku meningkat tinggi tapi ketika aku kembali kepada keluargaku bersenda gulau dengan anak dan istri kembali kepada pekerjaan Semula aku lupa lagi terhadap apa yang diajarkan oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam lupa di sana bukan tidak ingat tapi mengabaikan seperti yang tadi ya makanya munafik tuh hanzalah kata hanzalah apa kata kata Abu Bakar asiddiq radhiallahuu Aku pun begitu Hai hanzalah sama Abu Bakar juga akhirnya mereka pergi bersama-sama kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ketika berjumpa ditanya Kaifa asbahta ya hanzalah bagaimana keadaanmu pagi ini Hai hanzalah dia menjawab nafaqal hanzal Hamdah sudah munafik ya rasulah kaget Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kenapa begitu diceritakan kalau aku berada di hadapanmu mendengar wejanganmu pelajaranmu seolah-olah surga neraka berada di pelupuk mataku Tapi kalau aku kembali ke keluargaku Aku lalai lagi apa kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Iya begitu kata beliau seandainya kondisi imanmu ketika berada jauh dariku seperti keimanan ketika ada di hadapu pasti Para Malaikat akan menyalami kamu Wakin ya tapi Wah saahah makna saahah diterangkan oleh para ulama Memang Ada saatnya kita mengupgradean [Musik] iman dengan cara ibadah dengan cara salat dengan cara ngaji ada saatnya memang kita harus mencari dunia harus wajib karena punya istri dan anak kalau ngaji terus ibadah salat terus enggak cari rezeki kelaparan anak istri kita dosa kita tanggung jawab kita itu dan otomatis memang realistis ketika berada di hadapan Rasul Sallallahu alaih wasallam di kaji seperti ini Iman meningkat ketika jauh degradasi lagi menurun lagi Iya ada saatnya untuk itu ada saatnya untuk ini kalau iman kita di mana pun di pasar di mall di tempat di jalan-jalan di tempat kerja gitu seperti iman kita ketika ngaji Malaikat akan menyalami kita oleh karena itulah maka pertama persering ngaji untuk mengupgrade iman kita kita lebih sering lagi nah ketika Iman sudah terupgrade sudah Dias full terus kembali ke tempat kerja kembali ke pasar kembali ke Jalan Kembali ke lingkungan lain dalam kondisi iman yang sudah full Insyaallah lebih terkendali walaupun nanti menurun lagi Iya seperti baterai seperti HP kita ya Tapi selama baterainya masih ada masih bisa berfungsi itu selama Iman masih ada walaupun menurun masih bisa memfilter beberapa hal buruk yang harus ditolak ya tapi nanti Jangan dibiarkan habis sama sekali Sebelum habis Cepat cas lagi upgrade lagi baca Quran hadir lagi ke kajian datang lagi ke masjid salat lagi berjemaah Kemudian berzikir berdoa dan seterusnya biasakan seperti itu ya jadi sesuatu yang lumrah dan wajar maka kita harus mengantisipasi lebih banyak ngecas meng-upgrade meningkatkan kualitas iman kita daripada kelalaian yang lebih mendominasi dalam hidup kita ya ya cukup ya sampai di sini saja Insyaallah kita jumpa lagi di hari Jumat yang akan datang melanjutkan kajian kitab ini subhanakallahhamdik asadu allaahaa an astagfiruka wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Al Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita dan memberikan nasihatnya kepada kita di kajian edisi sore hari ini langsung dari Masjid Agung alukhwah Kota Bandung Jawa Barat dan kami ucapkan pula jazakumullahir untuk Anda sahabat di manaun anda berada Semoga ilmu yang kita dapatkan di kesempatan sore hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat yang menambah iman kita dan menjadikan amal-amal kita menjadi amal-amal yang Saleh mohon maaf atas segala kekurangan sampai ketemu lagi di lain kesempatan wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh foreign
Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtashar Ma’arijul Qabul
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply