Ustadz Abu Zaid Cecep Nurrohman, M.A. | Khutbah Jum’at

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

inalhamdulillah nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastagfiruh wa naudubillahi Min sururi anfusina was sayiati Amalina Man yahdihillahu Fala mudillalah wamay yudlilhu Fala hadiyaalah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la [Musik] syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh la nabiya ba’dah ya ayyuhalladina amanutqulah haqqa tuqatih wala tamutunna illa waantum muslim ya A [Musik] wqaha whuma rijalan kat waisa wattaqulahadzi tasalun bihi Wal Arham waan S islih lakum aalakum wagfirlakum [Musik] dunubakum Wam yutiillaha wa rasulahu faqad fa fauzanima Fain asdaqal hadit kitabullahi Azza walla wiral Hadi hady nabiina Muhammadin Sallallahu Alaihi Wasallam Umu muhd wa muhdtin bidah wa bidtinalah waatin finar Amma Badu aylimah alaii wasallam maasyiral muslimin jemaah sidang Jumat rahimani warahimakumullahu ajmain setiap muslim yang dia mempersaksikan bahwasanya tidak ada Ilah yang hak kecuali Allah subhanahu wa taala dan mempersaksikan bahwasanya Muhammad adalah seorang utusan Allah subhanahu wa taala maka pasti dia mencintai rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam karena mencintai nabi yang mulia Alaihi salatu Wasalam adalah di antara tanda kejujuran Iman seorang hamba kepada Allah subhanahu wa taala mahabbatur rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam kata para ulama adalah Min alamati Sidqi mahabbatil Abdi linabihi Sallallahu Alaihi Wasallam mencintai nabi yang mulia adalah bukti nyata kejujuran cinta seorang hamba atau keimanan seorang hamba kepada rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Anas bin Malik radhiallahu taala Anhu waard yang dikeluarkan oleh Al imam albukhari dan Muslim rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda kata nabi yang mulia la Yu ahadukum Hatta akuna ahabba ilaihi Min walidihi kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidaklah beriman salah seorang di antara kalian sampai dia mencintai diriku lebih daripada cintanya kepada kedua orang kepada orang tuanya kepada anak-anaknya dan kepada seluruh manusia menjadikan mahabbah rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam kecintaan seorang hamba kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di atas cintanya kepada semua makhluk bahkan cinta kita kepada diri kita sendiri itu di antara konsekuensi iman yang diyakini oleh seorang mukmin di antara konsekuensi ketika kita mengikrarkan bahwasanya Muhammad bin Abdillah Sallallahu Alaihi Wasallam adalah seorang hamba dan utusan Allah subhanahu wa taala namun saudaraku yang Allah muliakan cinta yang jujur kepada rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bukan hanya sebatas klaim di lisan kita kecintaan seorang mukmin kepada nabinya Sallallahu Alaihi Wasallam bukan hanya sebatas ia ucapkan dengan lisannya bukan sebatas kelim dengan ya akan tetapi seorang muslim seorang mukmin yang dia meyakini sebagai umat rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam wajib menjalankan konsekuensi cintanya kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wajib dia terapkan dalam kehidupannya wajib dia realisasikan dalam kehidupannya dan saudaraku yang Allah muliakan hakikat mahabbatur Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam hakikat mencintai rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah ketika seorang muslim berupaya untuk menjalankan konsekuensi syahadat Anna muhammadan rasulullah yang tergabung dalam empat perkara ketika kita mengklaim diri kita beriman kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika kita mengklaim diri kita mencintai rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam maka jalankan konsekuensi dari kalimat syahadat yang kita ucapkan ketika kita mengikrarkan bahwasanya Ashadu anna muhammadan Rasulullah Aku bersaksi bahwasanya Muhammad adalah UN Subu Wa Ta dan konsekuensi kalimat syahadat tersebut ada pada EMP perkara yang pertama [Musik] adalah kita wajib membenarkan segala sesuatu yang telah dikabarkan oleh rasulah sahu Alaihi wasam yang kedua adalah oleh rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam yang ketiga adalahaj kita wajib berupaya menjauhi segala sesuatu yang dilarang dan diwantiwanti oleh rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam yang keempat waahu seorang muslim tidaklah beribadah kepada k Allah subhanahu wa taala melainkan dengan apa yang telah disyariatkan yang telah dituntunkan yang telah dicontohkan oleh Nabi yang mulia alaihialatu wasalam inilah empat konsekuensi dari kalimat syahadat yang kita ikrarkan dengan lisan-lisan kita maka maasiral muslimin rahimani warahimakumullahu ajmain seorang muslim yang dia mencintai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dia wajib membenarkan segala sesuatu yang telah dikabarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam baik terkait dengan umat-umat terdahulu baik terkait dengan perkara-perkara yang akan datang dari umat beliau alaihialatu wasalam ataupun apa yang Nabi Kabarkan tentang segala sesuatu yang akan terjadi di hari kiamat nanti seorang mukmin meyakini bahwasanya apa yang Nabi Kabarkan adalah hak karena apa yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Kabarkan adalah wahyu yang diwahyukan oleh Allah subhanahu wa taala kepada rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana firman Allah subhanahu wa taala W yantiquil Hawa in Hua illa Wahyu Yuha apa yang Muhammad ucapkan bukanlah dari hawa nafsunya tapi yang Muhammad ucapkan adalah wahyu yang diwahyukan oleh Allah subhanahu wa taala kepada dirinya maka tidak ada ruang untuk meragukan apa yang dikabarkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Abdullah bin Amr Bin al-ash dengan sanad yang sahih dikeluarkan oleh Al Imam Abu Daud di dalam sunannya rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda uktub fawalladzi Nafsi biyadi Ma yakruju minhu illal Haq kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Tulislah segala sesuatu yang aku ucapkan demi zat yang jiwaku di tangannya demi Allah subhanahu wa taala tidak ada satuun kalimat yang keluar dari lisanku kecuali kebenaran karena itu Wahyu dari Allah Subhanahu subhanahu wa taala seorang mukmin yang dia mencintai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia akan berupaya untuk menjalankan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena kita meyakini apa yang Nabi perintahkan hakikatnya adalah perintah dari Allah subhanahu wa taala karena mentaati Rasulullah maknanya adalah mentaati Allah subhanahu wa taala sebagaimana firman Allah Tabarak Siapa yang taat kepada Rasul maka dia telah taat kepada Allah subhanahu wa taala Allah subhanahu wa taala berfirman Apa yang dibawa oleh Rasul apa yang diperintahkan oleh Rasul maka Ambillah karena itu perintah dari Allah subhanahu wa taala muslimin rahimani warahimakumullahu ajmain dalam hadis Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu wa ardah yang dikeluarkan oleh Al Imam albukhari di dalam sahihnya rasulullahi shallallallahu Alaihi Wasallam bersabda Kullu umati yadkhulunal jannata illa Man aba setiap umatku akan masuk surga Allah subhanahu wa taala kecuali Orang yang enggan untuk masuk surga Allah subhanahu wa taala kata para sahabat waman ya Ya Rasulullah Siapakah orang yang enggan wahai Rasulullah untuk masuk surga Allah subhanahu wa taala kata nabi yang mulia alaihiatu wasalam Man aani dakhal Jannah waman Asani faqad aba Siapa yang taat kepadaku maka dia akan masuk surga Allah subhanahu wa taala dan siapa yang maksiat kepadaku tidak taat kepadaku maka dialah orang yang aba Orang yang enggan untuk masuk ke dalam surga Allah Subhanahu Wa taalaul ma tasmaun wa Astagfirullah wakum walairil muslimina wal muslimat Min kulli dambin wtitin fastagfiruhu innahu hual gfururahim alhamdulillahir rabbil alamin Hamdan katstiran thayiban mubarakan Fih Kama yuhibbu rabbuna waard wasalatu wasalamu ala asrofil mursalin sayidil aalina Wal akhirin Al rahmatanilamin Nabi wawaa waun Muhammad IBN abdillahawatullahi wasalamu alaih waihi wa asiahum Bi yaumidin was AJM seorang muslim yang dia mencintai rasulullahi Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia akan berupaya menjauhi segala sesuatu yang telah dilarang yang telah diperingatkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena dia meyakini bahwasanya apa yang dilarang oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka perkara tersebut pasti akan mendatangkan keburukan bagi dirinya ketika seorang muslim melanggar perintah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka Allah subhanahu wa taala akan timpakan keburukan pada dirinya maka kita berupaya untuk menjauhi segala sesuatu yang dilarang oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Allah subhanahu wa taala berfirman Apa yang diperintahkan oleh Nabi Apa yang diperintahkan oleh Rasul maka Kerjakanlah dan segala sesuatu yang dilarang oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka jauhi karena mengerjakan sesuatu yang dilarang oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akan menyebabkan seorang hamba jatuh dalam kebinasaan baik di dunia ataupun dalam kehidupan akhiratnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabdaum apa yang Aku perintahkan maka kerjakan semampu yang bisa Kalian usahakan sedangkan apa yang aku larang maka jauhilahalian menunjukkan bahwanya menjauh sesu oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah jalan keselamatan dan Jalan kebahagiaan bagi seorang mukmin dalam kehidupan dunia dan kehidupan akhiratnya yang terakhir maasyiral muslimin rahimakumullahu ajmain seorang muslim yang dia mencintai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia akan berupaya di dalam beribadah kepada Allah subhanahu wa taala di dalam bertarub kepada Allah subhanahu wa taala dia akan berupaya untuk tidak pernah keluar dari apa yang telah disyariatkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam karena seorang mukmin meyakini bahwasanya tidak ada tuntunan yang lebih baik daripada tuntunan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam seorang mukmin meyakini bahwasanya setiap amalan yang keluar dari dari petunjuk rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam meskipun dengan niat yang baik mencari Rida Allah subhanahu wa taala selama amalan tersebut tidak sejalan dengan petunjuk dengan tuntunan dengan hadyu rasulillahi Sallallahu Alaihi Wasallam maka tidak akan sampai kepada Allah subhanahu wa taala sebagaimana hadis ummil mukminin Aisyah radhiallahu taala anha wa ardaha Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam bersabda Siapa yang mengada-adakan perkara yang baru dalam agama ini maka dia akan tertolak tidak akan sampai kepada Allah subhanahu wa taala dalam sebagian riwayat rasulullahahu Alaihi wasam bersabda yang mengkan amalan dia niatkan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taala namun tidak dibangun di atas tuntunan kami di atas syariat rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam maka dia akan tertolak tidak akan sampai kepada Allah subhanahu wa taala maka saudaraku kaidah yang hendaknya tertanam di dalam hati orang-orang beriman adalah bersikap sederhana di dalam beramal namun sesuai dengan tuntunan rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam lebih baik bagi dirinya daripada dia berletih di dalam mengerjakan satu amalan namun keluar dari tuntunan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam imam Malik bin Anas rahimahullahu taala pernah mengatakan bahwas kata Imam Malik sunah rasulillah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah ibarat bahtera Nabi Nuh Siapa yang naik di atasnya maka dia akan selamat Siapa yang tertinggal darinya maka dia akan binasa mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala memberikan kita semua Taufik untuk bisa mengaplikasikan merealisasikan hakikat kalimat syahadat yang kita ikrarkan dengan lisan-lisan kita ketika kita mengakui bahwasanya Muhammad bin Abdillah adalah seorang hamba dan utusan Allah subhanahu wa taala dengan menjalankan empat perkara yang kita sebutkan di atas membenarkan yang beliau Kabarkan mentaati apa yang Nabi perintahkan menjauhi apa yang Nabi larang dan beribadah kepada Allah subhanahu wa taala dengan apa yang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam syariatkan Innallaha waaikatahu yusuna Al nabi ya ayyuhalladina amanu Shu Alaihi wasallimu taslima Allahumma Shi wasallim wabarik waim ala abdika wa nabiika Muhammadin wa khulafai Rasyidin Abi bakrin wa Umar wa utsmana wa ali wairiahabati rasulillahi ajmain Wana maahum bimanika waarika ya arhamarahimin allahumfir Lil Muslimin Allah ya [Musik] Allah nufusqwaha wakha antair zakaha anta waliuha wa maulahabanaamna anfusana waillamagfirlanahamna Lun Minal khirinbana taqobbal Minna in an Anah wa ak waqallahu Nab Muhammadin wa alihibihi AJ wa akhiruwana anilhamdulillahibbil alamin [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *