ro TV sat kajian pemirsa TV [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihi wasohbihi wawala saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di mana pun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-qur’an dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya kembali kita akan menyimak sebuah kajian kitab bermanfaat yakni kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala bersama Ustaz Mubarok bamu Alim LC MHI hafidahullahu taala saudaraku seiman dan seakidah kami undang anda untuk menyimak kajian ini dan juga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui l telepon di nomor 0218236543 Baiklah untuk selanjutnya kita akan simak kajian bersama Ustaz Mubarok B Mualim LC MHI hafidahullahu Taala kepada Ustaz F tafadol Mas radio Roja Majalengka 93.1 FM dan radio Roja Bandung 104.3 FM menyebar cahaya sunah wubillahi anfusinatiahillahu fahillallah abahum muslum w w kaum muslimin para pemirsa dan para pendengar televisi dan Radi Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah pada kesempatan yang baik ini kita masih diberikan peluang waktu oleh Allah Azza wa Jalla untuk bertemu dalam kajian kitab Riyadus shihin Min kalami sayyidil mursalin Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam pembahasan kita insyaallah Masih pada bab tentang larangan melihat wanita asing atau wanita yang bukan mahram demikian pula melihat anak yang anak muda yang dapat menimbulkan fitnah yaitu anak muda atau anak kecil yang disebut dalam bahasa Arab al-amrad dan sudah kita bahas hadis yang pertama adalah hadis Abu Hurairah radhiallahu Anhu yang mana Beliau berkata qala Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallama bahwa Rasulullah sahui Wasallam bersabda kutiba ala Ibni adamibahina dicatat bagi Bani adab bagiannya dari perbuatan zina mudriun Mesti kena pada setiap orang dan tidak mustahil Al dua mata zinanya adalah dengan melihat Wun dan dua telinga zinanya adalah dengan mendengarisanul Kalam dan lisan zinanya adalah berbicara waladuinal batsu dan tangan zinanya adalah memegang meraba warijluut dan kaki zinanya adalah melangkah walbu yahwana Dan hati pun ingin serta berangan-angan untuk melakukan Zil yang membuktikannya atau mendustakannya adalah perbuatan dari faraj kemaluannya ini telah kita bahas pada pertemuan yang yang lalu kemudian hadis yang berikutnya Al Imam annawawi rahimahullah taala wa Abi Said aludri radhiallahu anhu dari Abu saidudriadallah beliau berkataahu alai was dari nabi su wasam beliau bersabda janganlah kalian duduk di jalan-jalan atau di tepi-tepi Jalan Sahabat Berk yaasah wahai Rasulullah terkadang memang kami harus duduk natahha ini untuk kita berbincang-bincang ya berbicara yaqa Rasulullah Sallallahu Alaihi wasall maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda abum alis maka jika kalian enggan yakni untuk meninggalkan ya duduk di jalan ya maka berikanlah kepada jalan itu akan haknyau para sahabat bertanya W thq Ya Rasulullah Apakah haknya Jalan wahai Rasulullah Q kata nabi alaihiatu wasalamul Bashar menundukkan pandangan wakful Aza menahan diri dari menyakiti orang lain orang yang melewati jalan itu waradus salam yang ketiga adalah kalian menjawab salam Apabila ada orang yang lewat kemudian dia menyampai mengucapkan salam maka Jawablah salam nya Wal Amru Bil ma’ufi wahyahyil munkar kemudian kata beliau demikian pula hak jalan itu adalah Amar mak’ruf dan nahi mungkar apabila kalian melihat ke yang Makruf ditinggalkan perintahkan untuk dikerjakan apabila kalian melihat ada larangan yang dilanggar maka cegallah ya ada kemungkaran yang dilakukan seseorang maka cegallah dari kemungkaran tersebut hadis ini adalah hadis muttafaqun alaih dikeluar diriwayatkan ole Imam Bukhari dan imam muslim di dalam sahih Bukhari dan Sahih Muslim nah hadis ini menjelaskan kepada kita tentang adab-adab ketika duduk di jalan atau di tepi jalan ya dan itu banyak kita melihat misalnya di ganggang yang ada di tempat tinggal kita misalnya atau di sekitarnya itu tidak sedikit dalam waktu-waktu tertentu ada orang-orang yang duduk dan mereka berbincang-bincang an nabi Alaihi wasam pada awalnya beliau melarang ya kata beliau iakum Ya janganlah kalian duduk di jalan-jalan para sahabat ini kemudian bertanya ya karena mereka mengetahui bahwa Terkadang mereka duduk di jalan makanya Mereka bertanya kepada rasul wasallam wahai Rasulullah maana majalisdun yaahaduha wahai Rasulullah misalnya kami ini harus duduk di jalan untuk kita berbincang-bincang ya maka Rasul Alaihi Wasalam ketika mengetahui bahwa ini memang itu realita ya bahwa Terkadang mereka duduk di jalan ya maka beliau kemudian mengatakan kalaupun kalian memang harus duduk di jalan itu Y di jalan-jalan ya di depan gang misalnya maka berikanlah jalan akan haknya jadi jalan itu mempunyai hak ya tidak hanya Allah yang mempunyya hak Allah mempunyya hak Rasulullah mempunyai hak orang tua kita mempuny hak ya diri kita mempunyai hak istri kita mempunyai hak anak-anak kita mempunyai hak tetangga kita mempunyai hak dan seterusnya termasuk jalan pun mempunyai hak jadi Alangkah indahnya Islam ini yang telah mengatur segala sesuatu terutama tentang hak-hak sesuatu itu kalaupun kalian harus duduk maka berikan pada jalan itu akan haknya ini ada kewajiban kita tatkala kita kita duduk di jalan kalau memang harus duduk di jalan jalan artinya tempat lewatnya manusia para sahabat bertanya apakah haknya jalan itu wahai Rasulullah kata beliau Alaihi salatu Wasalam haknya jalan adalah yakni tatkala kalian harus duduk di jalan untuk berbincang-bincang maka yang pertama hak dari jalan itu adalah Gul basar menundukkan pandangan menahan pandangan ya karena apa namanya juga jalan ya mesti ada orang yang le lewat terkadang orang yang lewat itu wanita wanita yang cantik misalnya apalagi tidak pakai hijab tidak menutup wajahnya nya itu kelihatan maka harus gadul Bashar harus menundukkan pand pandangan dan ini perintah Allah subhanahu wa taala ya tidak sekedar hadis nabi Sallahu alaii wasallam tapapi juga di dalam al-qur’anul Karim Allah talah menyebutkan klil mukmininaagud ABS Katakanlah wahai Muhammad kepada orang-orang yang beriman agar mereka menundukkan pandangan-pandangan mereka ya jadi di antara haknya jalan adalah menundukkan Panda pandangan ya lah terkadang kita itu mendengar ya ada orang ya ketika dia di rumah kemudian dia ingin keluar pergi ke jalan ya Sebentar ya aku mau keluar mau mencuci mata Subhanallah ya Jadi mau mencuci mata W melihat padahal sebetulnya bukan mencuci mata mengotori mata ketika melihat yang yang haram ya jadi ee Rasul Alaihi Wasallam ya beliau membolehkan ee duduk di jalan tetapi dengan syarat yang memberikan hak jalan itu yang pertama menundukkan pandangan Kemudian yang kedua wakful Aza yang kedua adalah menahan diri dari menyakiti orang lain ya baik dengan lisan maupun dengan perbuatan ya jadi kaful Aza yaitu menahan diri dari menyakiti orang orang lain atau orang yang lewat disakiti bagi dengan ucapan misalnya atau dengan perbuatan ketika orang akan lewat misalnya di ditahan ya walaupun kadang-kadang itu bercanda nah ini tidak dibenarkan jadi harus kita menahan diri dari menyakiti orang yang lewat jalan tersebut kemudian yang ketiga waradus salam ya di antara haknya jalan apabila seorang duduk di jalan maka hendaknya dia menjawab salam kalau ada orang yang masuk melewati jalan itu kemudian mengucapkan asalamu alaikum maka dia harus menjawab salam tersebut Waalaikumsalam ya Radu Asalam kemudian yang berikutnya adalah alamru Bil mar’ruf ya juga termasuk haknya jalan adalah memerintahkan kepada yang baik kepada yang Makruf Makruf menurut Aga agama memerintahkan kepada yang Makruf wahyuil munkar dan mencegah dari kemungkaran ketika sedang duduk-duduk ada kemungkaran maka harus di larang dari perbuatan kemungkaran tersebut nah ini yang disampaikan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kepada para sahabat dan juga tentu kepada kita jika memang harus duduk di jalan untuk Misalnya ngobrol untuk berbincang-bincang maka berikan Jalan akan haknya hadis ini menjelaskan kepada kita tentang kesempurnaan Islam bahwa Islam telah mengatur segala sesuatu dari hal yang paling besar sampai kepada hal yang paling kecil sudah diatur oleh Islam ini menunjukkan kesempurnaan Islam dan Allah yang menyempurnakannya dalam FirmanNya Alya akmaltuakumakum wauikum nmati warum islama Dina pada hari ini akmaltuakum dinakum telah kuucukupkan bagi kalian kusempurnakan bagi kalian agama kalian ya dan telah kucukupkan bagi kalian nikmatku ya ini membuktikan bahwa nikmat terbesar adalah sempurnanya agama nikmat terbesar adalah sempurnanya agama ya maka Islam tidak menerima bidah-bidah baru dalam agama yang dibuat-buat oleh manusia cara-cara barue metode baru yang diadaak-adakkan dalam agama ini ya karena apa sudah sempurna Islam ini sudah sempurna Adapun masalah-masalah duniawi yang bermanfaat bagi manusia bagi kaum muslimin berkaitan dengan hal-hal penemuan-penemuan ilmu pengetahuan dan teknologi ya maka selama tidak melanggar syariat Allah dan rasul-nya itu merupakan nikmat dari Allah subhanah wa taala kemudahan dari Allah subhanahu wa taala ya maka itu tidak bisa dikatakan B bidah ya kecuali bidah secara bahasa Adapun bidah yang dimaksud adalah bidah dalam agama membuat zikir-zikir palsu ya menentukan bilangan-bilangan tertentu terhadap suatu bacaan yang tidak ada dasarnya dari Quran dan hadis ya karena Islam sudah sempurna ya sampai haknya jalan pun disebutkan oleh Nabi alaihiatu wasalam oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian hadis ini juga memberikan pelajaran kepada kita tentang dalam kondisi-kondisi tertentu ada suatu hal yang semestinya dilarang itu dibolehkan dalam kondisi Daru darurat ya sebagaimana dalam qidah aduratul mahdurat ya bahwa hal-hal yang penting yang darurat itu terkadang membolehkan suatu yang tadinya dilarang ya karena kondisi tertentu kemudian hadis yang berikutnya Q Nawawi rahimahullah taala AB Zaid bin Sahal radhiallahu Anhu dari Abu thhah Zaid bin Sahal radhiallahu anh Beliau berkataudanha pernah suatu ketika kami duduk-duduk di halaman al-afniah di satu halaman kami duduk-duduk berbincang-bincang di halaman tersebut ini bagian dari rumah fajaa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam FAQ faqama alainina maka tiba-tiba datang Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan beliau berdiri ya Di di tengah-tengah kami faqal lalu Beliau bersabda maakum walijalisi asudat ini mengapa kalian kok duduk di seudat turqat di jalan-jalan ini walaupun itu di halaman Tapi kelihatannya di situ tempat lewatnya manus Manusia lalu langnya manusia maka kata nabi alh wasamakum Wali majalisudat kemudian kata beliau ijibu majalisat jauhilah hindarilah dari duduk-duduk di jalan jalanna Inama qna kata para sahabat Sesungguhnya kami duduk ini ya untuk suatu hal yang Insyaallah tidak mengapa ya kita pun duduk sambil saling mengingatkan wahadas dan saling berbincang-bincang satu dengan yang lainnya Itu jawaban mereka kepada an nabi alaihiam maka kata nabi alaihiatu wasalam Im kalaupun memang kalian harus duduk di jalan ya maka laksanakanlah ya tunaikanlah haknya Jalan beliau menyebutkan menundukkan pandangan ya ya menundukkan mata atau pandangan yang kedua waradus salam mengucapkan salam dan yang ketiga wa Husnul Kalam dan berbicara yang yang baik ya hadis riwayat Imam muslim nah hadis ini menjelaskan pada kita tentang makruhnya duduk-duduk di jalan-jalan itu ya atau di halaman tempat lewatnya manusi manusia itu di dibenci karahah makruh ya kemudian juga hadis ini menjelaskan pada kita tentang kandungan hadis ini adalah melarang seorang orang mendatangi tempat-tempat yang di situ dia bisa terfitnah tergoda ya jangan didekati kalau kita ingin menjauh menjauhkan diri kita dari fitnah syahwat misalnya atau fitnah syubhat maka menjauh dari tempat-tempat itu ya jangan malah mendatangi tempat-tempat tersebut ya Ada seorang misalnya dia diuji oleh Allah Taala dalam pandangannya dia tidak kuat kalau melihat misalnya seorang wanita cantik ya maka hindari dari tempat-tempat yang di sana ada wanita-wanita itu hindari jauhi jangan malah mendekati Jangan mendekat tempat-tempat ter tersebut kemudian di antara hikmah dari larangan atau dimakruhkannya duduk di jalan-jalan itu karena apa menyempitkan kaum muslimin Ya baik menyempitkan secara lahir jalan yang tadinya semestinya luas karena situ ada orang duduk-duduk maka menjadi sempit ini secara lahir hisi ataupun menyempitkan secara batin ada orang ingin lewat lewat di jalan itu dia melihat Waduh di sana ada yang duduk Ya walaupun dia akan lewat tapi terpaksa ya batinnya itu tidak tidak nyaman melewati tempat tersebut Nah jadi ini ee di antara arahan yang diberikan oleh Nabi Alaihi Wasalam kepada umat ini ya kita ini jangan menyepitkan jalan-jalannya kaum muslimin ya Bahkan Kita disuruh untuk apa Kalau ada ada penghalang di jalan itu diangkat dibuang ya disampingkan supaya tidak mengganggu orang yang lewat ya tidak mengganggu orang yang yang lewat jadi demikian Islam mengajarkan kepada kita hal-hal yang sangat penting dalam rangka menjaga ya Selain diri kita juga menjaga kepenting dengan orang orang lain ya kemudian hadis yang berikutnya jarir radhiallahu Anhu qal saaltu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam anadoril fujati kata jarir radhiallahu taala Anhu aku pernah bertanya kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tentang ya melihat sesuatu yang haram tapi secara tiba-tiba tanpa sengaja ya seorang tidak menyangka ternyata ada orang wanita yang lewat misalnya begitu diangkat Mat melihat gimana dengan melihat ya hal yang tidak disangka-sangka itu tanpa sengaja pandanganmu jadi ketika seorang tahu-tahunya ketemu seorang wanita misalnya ya yang bukan mahramnya wanita yang cantik dan seterusnya itu hendaknya dia palingkan pandangannya ya jangan malah melotot ya Enggak boleh tapi palingkan Pan pandangannya ini semua di antara adab-adab yang diajarkan oleh Islam kepada kita jadi Islam menutup pintu-pintu penyebab perzinaan ya kar zina itu diantara Sebab utama adalah karena melihat ya Oleh karena itu Allah menyebutkan dalamquran katakanlah kepada orang-orang beriman hendaknya mereka menundukkan pandangan-pandangan mereka menahan pandangan-pandangan mereka dan menjaga kemalu-kemaluan mereka ini menunjukkan ada hubungan ya antara pandangan mata dan syahwat ada hubungan ya Maka kalau seorang mampu menahan pandangannya Insyaallah dia mampu menahan syahwatnya ya jadi itu konsekuensinya maka Allah menyebutkan dua hal ini tundukkanlah pandangan kalian ya dan jagalah kehormatan-kehormatan diri kalian atau jagalah kemaluan-kemaluan kali kalian ya karena ini ada hub hubungannya penyebab zina itu dari dari mata dari panda pandangan yang lepas pandangan yang tidak ditahan ya apalagi kita hidup di zaman seperti ini ya Yang mana Di medsos kita jumpai banyak gambar-gambar wanita ya gambar-gambar laki-laki yang ganteng misalnya juga itu bagi wanita karena Allah menyebutkan W Dan katakanlah kepada wanita-wanita mukminat hendaknya Mereka pun menahan pandangan-pandangan mata mereka dan menjaga kehormatan-kehormatan diri mereka ya maka kita harus lebih hati-hati di zaman kita ini zaman penuh dengan berbagai macam fitnah dan itu ada di dekat kita bisa kita buka bisa kita lihat ini kembali kepada diri masing-masing ya dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wa taala kalau seorang bertakwa pada Allah dia mengetahui bahwa Allah adalah zat yang maha melihat dalam kondisi apapun dia berada Allah maha melihat Allah Maha Mengetahui maka dia akan dengan sendirinya berupaya untuk menghindar dari fitnah-fitnah tersebut ya banyak rumah tangga hancur karena apa ya fitnah mata ini pandangan mata ini ya salah satu sebab utama seorang bercerai firq ya rumah tangga suami istri cerai gara-gara ya pandangan itu yang tidak terkenda tidak terkendali tidak ditahan itu dampak itu akibatnya nah hadis jarir radhiallahu Anhu ini menjelaskan kepada kita ya tentang dalam kondisi tertentu ya terkadang seorang dia tanpa sengaja melihat ya namanya Nul fujaati pandangan yang tanpa sengaja ya ee ee tiba-tiba dia melihat seorang wanita misalnya atau seorang wanita melihat seorang laki-laki yang yang gagah ya Nah ini apa yang dilakukannya ituu palingkan wa wajah palingkan pand pandangannya ya palingkan pandangannya itu yang di Arahkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wa alihi Wasallam dan karena ini perintah nabi alaihiatu wasalam dan perintah itu wajib maka kewajiban seorang ketika dia melihat yang haram segera dia palingkan pandangannya dan jangan dia malah memperpanjang pandangannya kepada yang dilihat itu ya apalagi sambil menikmatinya ya ini termasuk hal yang yang diharam kan yang tidak dibolehkan kemudian hadis ini juga memberikan pelajaran tentang apa dianjurkannya wanita itu menutup wajahnya ya menutup wajahnya ya karena ada dua pendapat ulama tentang menutup wajah ya memakai cadar Sebagian ulama mewajibkannya Sebagian ulama mengatakan itu anjuran yang sangat ya istihbab supaya wanita menutup wajahnya kemudian hadis ini juga memberikan pelajaran pada kita tentang anjuran untuk menahan pandangan hadis berikutnya wa Ummi Salam radhiallahu anha qat ya dari Ummu Salamah radhiallahu anha Beliau berkata kuntua rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam waainahu Maimunah pernah aku berada di sisi Rasulullah Wasallam dan ketika itu juga ada bersama beliau istri beliau namanya Maimunah ya faakbala Ibnu Ummi maktum ketika dua istri ini berada bersama rasam tiba-tiba datang Abdullah Ibnu Ummi maktum beliau seorang yang buta Ya Abdullah Ibnu Ummi maktum seorang muadzin ya muadzin Rasul wasallam yang mengemandangkan azan dan beliau adalah orang yang tidak melihat buta orang Wika ba umirna Bil hijijab kata Ummu Salamah Kejadian ini terjadi setelah kami diperintahkan untuk menutup wajah hijab faqal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika nabi S Wasallam melihat Abdullah Ibni Ummi maktum datang Beliau mengatakan pada ya dua wanita ini ya dua istrinya ihajihu ini andainya kalian menutup wajah-wajah kalian ya dari Abdullah Ibnu Ummi maktum ketika mereka mendengar Rasul wasam menyuruh mereka pakai hijab ya faqulna Ya Rasulullah alais huama yubsiruna W yifuna wahai Rasulullah Bukankah Abdullah Ibnu Ummi maktum seorang buta yang mana dia tidak bisa melihat kami ya dan dia tidak mengetahui kami nabiallahu Alaihi was maka nabi was mengatakanum jadi nabi wasam menyuruh mereka agar masuk di satu tempat yang tertutup ya masuk tempat yang tertutup terhalang dari pandangan manusia dan mereka pun tidak melihat orang yang orang lain sehingga kemudian mereka bertanya pada nabi sallallahu alaihi wasallam ya bahwa ee Bukankah dia seorang yang bahwa dia adalah seorang yang buta Abdullah in Ummi maktum dia tidak bisa melihat kami dan dia tidak mengetahui tentang kami maka nabi sallahuaii wasallam mengatakan pada mereka pada Ummu Salamah dan Maimunah ya ya Apakah ya kalian juga buta ya kalian berdua apa juga buta Bukankah kalian bisa melihat dia hadisat Imam Abi Daud dan Imam attirmidzi walaupun Sebagian ulama peneliti hadis ini mengatakan hadis ini daif hadis ini lemah Nah jadi ee apa yang disampaikan dalam riwayat ini yang menjelaskan kepada kita tentang keharusan y untuk menundukkan pandangan Ya baik wanita kepada laki-laki maupun laki-laki kepada wanita tentu ini yang bukan bukan mahramnya kemudian hadis yang berikutnya yang terakhir dalam bab ini imamwawi rahimahullah taalaadallahu anu rasullahahui was dan dari Abu Said ini Abu saidudri ya Radiallahu anhu beliau berkataasah was bahwanya Rasulullah Sallallahu Ali wasallam bersabda Wal maratua Atil Marati W yjuluulin Wahid wuti Wahid hadis riwayat Imam muslim di dalam sahihnya kata nabi alaihiatu wasalam dalam hadis ini tidak boleh seorang laki-laki melihat aurat orang laki-laki yang lainnya pula wanita tidak boleh seorang wanita melihat aurat wanita yang yang selainnya dan tidak boleh dua orang laki-laki masuk dalam satu kain misalnya satu pakaian pakaian boleh karena mungkin dua-duanya ketika itu agak nampak terbuka urat Mereka kemudian ada satu lembar kain tidak boleh mereka dua-duanya masuk dalam sat lembar kain tersebut Bil Wahid demikian pula seorang wanita tidak boleh ya yni dua orang wanita tidak boleh ee memakai dalam satu pakaian yang sama atau dalam satu pakaian contoh yang nyata misalnya ya yaitu sarung misalnya tidak boleh dua orang masuk dalam satu satu sarung baik laki-laki maupun Wani wanita ini yang dilarang oleh arrasul alaihialatu wasalam karena itu bisa menimbulkan fitnah ya bisa menimbulkan fitnah nah hadis ini menjelaskan pada kita tentang larangan Ya bagi seorang laki-laki melihat memandang aurat laki-laki yang lain lain pula larangan larangan melihat atau seorang wanita melihat aurat wanita yang yang lain ya ini hal yang tidak dibolehkan hukumnya adalah haram gak boleh kemudian tahm liadi demikian pula kalau melihat tidak boleh apalagi men menyentuh ya apalagi menyentuh aurat yang lainnya kemudian berikutnya bahwa hadis ini menjelaskan pada kita tentang bagaimana semangat apa giatnya Islam ya semangatnya Islam di dalam menjaga ya kesucian sebuah komunitas muslim ya dan menutup setiap pintu-pintu setan yang akan menjerumuskan manusia kepada perbuatan dan keji ya itu telah ditutup oleh oleh Islam telah ditutup oleh Islam kita ini masih sering melihat ya Dan ini satu hal yang sangat ya tidak sepatutnya Terkadang ketika misalnya ada sebuah kolam renang di situ ada laki-laki ada perempuan ya lain dengan yang sistem terpisah ya ini tempat-tempat umum misalnya laki-laki mandi perempuan mandi semua terbuka auratnya Ya semua terbuka auratnya ya ini termasuk hal yang di yang diharamkan ya Oleh karena itu kalau misalnya ada ya sebuah kolam renang misalnya ya itu tertutup ya yang dibagi waktunya misalnya jam sekian sampai jam sekian itu untuk laki-laki ya kemudian nanti Misalnya jam Setelah laki-laki pulang ya dan baru untuk wanita artinya tidak campur tidak campur Baur kita masih menjumpai banyak entah itu di hotel-hotel entah itu di apa tempat-tempat pemandian yang umum di sana terjadi apa namanya campur ee campur barur antara laki-laki dan wanita ya di satu kolam kemudian mereka renang sambil terbuka aurat mereka ini hukumnya adalah haram dan kita tidak boleh mendatangi tempat-tempat seperti itu ya tidak boleh mendatangi tempat-tempat seperti itu karena ini akan merusak ya merusak pandangan kita merusak yang hati kita merusak ee akhlak kita ya ketika mendatangi tempat-tempat tersebut demikian pula di pantai-pantai yang di sana ada orang mandi baik laki-laki ataupun perempuan ya mereka membuka aurat mereka ya Ini juga adalah hal yang yang dilarang tidak dibolehkan ini Islam mengajarkan pada kita apa supaya kaum muslimin mereka menjaga kehormatan diri mereka ya mereka ee menjauhi sebab-sebab terjadinya perzina perzinaan karena ini semua pintu-pintu Zi zina pintu-pintu zina itu ketika melihat aurat ya Baik itu laki-laki dengan laki-laki ataupun perempuan dengan perempuan kemudian bab yang berikutnya babu tahrimil khulwati Bil ajnabiyah bab tentang diharamkannya seorang laki-laki dan seorang wanita yang mereka bukan mahram itu duduk berduaan ya di tempat yang kosong berduaan ini hukumnya adalah haram tidak dibolehkan tidak dibenarkan ya bab tahrimilulwati Bil ajnabiah diharamkannya seorang laki-laki berdua-duaan dengan seorang wanita yang bukan mahramnya Allah Azza walla berfirman ini sebagai dalil dalam surah alahzab ayat yang ke53 Allah Taala berfirman apabila kalian mema dari atau dari kaum mukminat atau dari istri-istri nabi sahu alai wasallam kalian meminta sesuatu maka Mintalah pada mereka dari balik hijab dari balik hijab ya ini e perintah Allah kepada para sahabat yang juga tentu ayat ini untuk kaum mukminin ya untuk umat ini bukan hanya untuk para sahabat tapi untuk semuanya untuk umat ini ya Jadi kalau minta suesuatu itu minta dari balik tirai ya dari balik e dari tempat yang tertutup jadi tidak melihat orang wanita yang memberikan apa yang kita minta tersebut n ini bagian juga dari adab-adab yang telah banyak dilanggar oleh sebagian kaum muslimin ya terkadangka datang ke rumah seorang ya karena disuruh oleh oleh seseorang untuk mendatangi rumah itu itu langsung masuk sekedar asamualaikum kemudian masuk kadang-kadang buka pintu dengan beraninya kemudian nyelonong masuk ke rumah ya ini termasuk melanggar adab makanya Islam itu mengajarkan istian minta izin kalau akan masuk rumah seseorang is memerintahkan untuk meminta izin kepada tuan rumah kalau akan masuk ke rumah seeorang ya itu dalam rangka menahan menundukkan Panda pandangan terkadang orang di dalam rumah itu lagi terbuka auratnya ya tiba-tiba ada orang nyelonong masuk tok tok tok Asalamualaikum dibuka pintunya langsung masuk ini adalah hal yang dilarang oleh Islam ya Jadi tidak boleh demikian harus minta izin sebelum masuk ya kalau sekarang misalnya mungkin dengan telepon dengan HP telepon orang akan kita datangi ya atau datang mengetuk pintu ya tidak langsung masuk ke rumah orang mengetuk pintu berdiri di samping pintu bukan di tengah pintu di samping ya kemudian mengucapkan salam ya sampai dibukakan pintunya seorang kalau membuka pintu kalau dari rumah dalam rumah dan itu orang perempuan misalnya tentu dia telah ya memakai pakaian dia menutup auratnya baru kemudian dia dia membuka pintu itu tetapi kalau seorang langsung masuk tanpa izin ya ya dengan alasan aku kan Niatku baik aku tidak akan berbuat macam-macam pada pada wanita yang ada di rumah tersebut misalnya itu semua adalah bisikan-bisikan setan dia memperindah perbuatan kita ba Kita melanggar ya Ba kita berbuat hal yang dilarang dan diharamkan oleh Allah Azza waalla jadi hikmah dari istizan meminta izin ketika masuk rumah seseorang ini semua dalam rangka ya menundukkan pandangan supaya tidak tidak melihat aurat orang dalam dalam rumah itu ya wanita yang ada dalam rumah tersebut kemudian hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala an Bah Ibni Amir radhiallahu Anhu Anna Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Q bahwasanya Rasul wasallam bersabda iumisa Ya kata Uba bin Amir Rasul wasam bersabda ium Ya waspadalah kalian janganlah kalian ya masuk menemui wanita-wanita ya Mas masuk dalam rumah seeorang di situ ada wanita-wanita mak Jangan kalian masuk langsungq rajul Min ketika mendengar eh Rasul was mengatakan demikian janganlah kalian Langsung masuk menemui wanita-wanita ya dalam satu rumahq maka seorang sahabat dari kaum Anshar itu bertanya kepada rasulull Sallahu Ali wasallam afaritalhamu ini bagaimana pandanganmu alhamu itu adalah qoribu zauj Hamu itu bisa saudaranya suami jadi iparnya si istri itu alhamu ya alhamu itu kerabatnya sua suami bisa saudaranya atau ponaannya ya atau misanannya atau misanannya ya itu alhamu maka orangorang sahabat Ansar ini bertanyaamu wahai Rasulullah Bagaimana pandanganmu tentang kerabat atau saudara dari suami yang datang ya ini apa boleh apa tidak itu pertanya inti pertanyaannya faqal maka nabi sahu wasallam bersabda alamu almaut Ya saudaranya ya suami itu ada almaut kematian Apa sih yang dimaksud dengan sabda Nabi alaihiat wasalam ini jadi ketika beliau mengatakan kan ya iakum wadukhul Alisa Jadi hati-hati kalian ya jangan asal masuk ya di satu rumah yang di situ ada wanita jangan langsung nerobos hati-hati gak boleh ya Ya Al wanita dimaksud di sini adalah ajnabiyat yang bukan m mahram jangan sampai kalian masuk ke ee rumah seseorang ya yang di situ ada wanita apalagi ketika itu tidak ada suaminya ya hanya ada istrinya wanita itu sendiri datang iparnya langsung masuk ke rumah ini tidak dibolehkan ya Nah hadis ini menjelaskan pada kita bahwa ya kerabat suami itu adalah tetap sebagai yang bukan mahramnya ya seorang istri punya suami suami ini ada kerabatnya Entah misanannya ya atau ponaan atau ponaannya ya atau saudara laki-lakinya saudara suami ini semua tetap merupakan orang-orang yang bukan mahram dari istri kita bukan mahram ya bukan mahram dia tetap ya tidak boleh seenaknya masuk ke rumah saudaranya maka di sini hadis ini pula ya memberikan pada kita keterangan tentang orang-orang orang yang mereka tuh menggampang-gampangkan berkhulwah ya berduaan ya Misalnya ipar dengan istri saudaranya ya itu duduk duaan asyik ngobrol asik bercerita ini hukumnya haram ya tidak di dibolehkan Maka jangan gampangkan Jangan meremehkan masalah ini banyak terjadi peristiwa-peristiwa yang terjadi ya ketika saudara suami masuk ke rumah ya situ tidak ada suaminya ya Jadi yang ada istri saudara suaminya ini masuk ternyata Apa itu mulai terfitnah dia mulai menyukai istri dari saudaranya sampai pada naudubillah minzalik sampai terjadi apa yang terjadi Sai terjadi perzinaan ya terjadi selingkuh ya dengan iparnya sendiri ya maka Islam ketika melarang sesuatu itu jelas ada hikmahnya ya ada hikmahnya kalau kita lakukan dengan sebaiknya tapi kalau kita langgar juga ada D ada dampaknya ada dampaknya Maka jangan kita gampangkan ya kita remehkan masalah duduk berduaan dengan ya kerabat dari suami ya kerabat dari suami atau alhamu alhamu almaut Ya itu bisa betul-betul terfitnah yang bisa membahayakan seseorang ya dan hadis ini juga menjelaskan pada kita bahwa ya terkadang fitnah itu datang ya dari kerabat sendiri godaan fitnah di sini goda godaan bukan dari orang jauh tapi dari kerabat suami demikian pula pernah saya menyampaikan masalah persahabatan ya Antara dua suami istri dengan dua suami istri yang lainnya ya hubungan itu hendaknya yang wajar misalnya suami sama suami teman istri sama istri teman itu pun tetap waspada tetap hati-hati ya jangan kita ini terlalu Percayalah gak apa-apalah gak mungkin ini gak mungkin itu tidak setan itu punya cara tersendiri ya punya metode tersendiri setan itu dalam menghancurkan rumah tangga seorang Maka jangan gampangkan jangan remehkan ya itu bisa terjadi naudubillah minzalik ya si suami cinta pada istri temannya si istri cinta pada suami suami temannya nauzubillah ya Akir terjadi apa yang terja terjadi ya Maka jangan seorang gampangkan remehkan semua persahabatan ada batasnya ada batas-batasnya ya ini yang harus kita perhatikan baik sementara itu ya dari hadis ini dari penjelasan hadis-hadis Nabi Sallallahu alaii wasallam dan masih ada waktu kurang lebih 10 menit untuk sesi berikutnya tanya jawab demikian ak hadza wallahu taala Aam jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Al Ustaz Mubarak B muim LC MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kesempatan pagi hari ini dalam mengkaji kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullah dan untuk selanjutnya untuk sesi tanya jawab kita akan angkat pertanyaan baik melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui l telepon di 0218236543 kita angkat pertanyaan pertama dari pesan Whatsapp dari Pak Ridwan di Rungkut regiaya Az Iz bertanya Ust saya sebagai kepala sekolah SMP dan ada pria dan wanitanya Ustaz mohon pencerahannya Ustaz untuk ee pengelolaan ini jazakallahu Kiran tafadol Ustaz e baik tentang masalah ini ya tentu ee pada dasarnya sekolah-sekolah Islam itu ya itu Harus Terpisah antara laki-laki dan wanita ya Jadi ada sekolah untuk laki-laki sekolah untuk wanita jadi asalnya demikian Namun kita sekarang ini hidup di zaman yang berbeda ya kadang-kadang tidak ada yang mendukung kita dalam arti untuk memisahkan laki-laki dan wanita Nah di sini setiap orang tentu akan menjadi penanggung jawab ya Apalagi sebagai kepala sekolah sebagai pimpinan dia tanggung jawab maka saya Arahkan kepada anaknya Yaitu Bapak Ridwan ya yang dari hungkut Surabaya supaya di saat Aping Bapak sebagai kepala sekolah agar betul-betul yakni ee mengelola sekolah itu dengan baik dalam arti ya berupaya untuk kelas-kelas wanita berbeda dan kelas-kelas laki-laki kalaupun terpaksa dalam satu kelas campur laki-laki dan perempuan ya maka yang wanita diletakkan di belakang yang laki-laki diletakkan di duduk di depan ya kalaupun terpaksa Ya karena ya kita berupaya untuk meminimalkan kemungkaran itu yang jelas ada kemungkaran sekolah-sekolah di situ campur laki perempuan tidak mungkin tidak ada kemungkaran mustahil ya mustahil tidak ada kemungkaran ya bensin ketemu api nyala ya tetap tapi bagaimana kita meminimalkan itu semuanya ya dan itu tanggung jawab dari pimpinan sekolah ya kadang-kadang kita diteror ya sebagai pimpinan ketika mempunyai kebijakan-kebijakan yang cenderung misalnya memisahkan laki dan wanita itu mungkin diteror ya sabar dalam menerima teror itu ya sabar ya Jadi kalau tidak bisa mengingkari kemungkaran itu secara menyeluruh paling tidak mengecilkan kemungkaran itu mengecilkan ya meminimalkan kemungkaran tersebut wallahu taalaam jazakallahu Kiran Ustaz atas jawaban dan nasihatnya dan berikutnya kita angkat pertanyaan Meli l telepon kami persilakan iya silakan Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Ibu arani di Majalengka baik silakan izin bertanya Ustaz ee Bagaimana batasan eh Anak Tiri dengan ibu tiri Ustaz karena kalau suami saya e tidak ada terkadang anak e anak diri saya yang laki-laki terkadang datang ke rumah apa itu diperbolehkan Ustaz baik itu saja Terima kasih Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh tafadol Ustaz ee baik ya kalau seorang ya suami meninggal istrinya dan dia punya anak ya kemudian dia menikah lagi dan seorang wanita lain otomatis anak bawaan dari suami ini ya Sebagai anak tiri dari ee istri ayahnya nah dalam hal ini tentu apabila suami sudah sampai yakni setelah menikah sudah mengumpuli istrinya ya ibu tiri dari anak ini maka tentu anak ini sebagai mahram dari ibu tirinya ya karena diharamkan ya seorang anak menikahi istri ayahnya ya seorang anak diharamkan menikahi istri ayahnya hukumnya haram dan dia bisa menjadi mahram bagi ibu tirinya namun ketika Demikian Ya itu tetap ya Sebagai seorang ibu yang itu ibu tiri bukan ibu kandung tetap menjaga auratnya tetap menjaga auratnya jangan sampai ya Y auratnya yang ada ada yang mugh ya yang berat Ya itu tampak pada pada anak tirinya ya jadi kemudian juga tentu dalam hal ini ya Anak Tiri juga kalau akan masuk ke rumah ibu tirinya di saat ayahnya sedang pergi ya semua tetap dengan dengan izin ya Asalamualaikum ketok pintu ya baru kemudian minta izin masuk jangan langsung karena ini rumah ayahku ya seenaknya kemudian masuk karena tetap menjaga pandangan Ma mata ya ya wallahualaam ibu bisa bertanya juga kepada ustaz-ustaz yang yang lainnya jazakallahu Kiran Ustaz atas jawaban dan penjelasannya dan berikutnya Ustaz kita angkat kembali pertanyaan melalui pesan Whatsapp dari ummuifa di Lampung Semoga Allah memberikan kesehatan keselamatan dan kemuliaan untuk Ustaz mohon nasihatnya Ustaz Bagaimana sikap kita terhadap tetangga laki-laki yang lebih tua ketika Ustaz misal ketika kita melintas tetangga sedang bekerja atau duduk-duduk kadang mereka sedang beramai-ramai Bagaimana pula jika bertemu di jalan Ustaz Apakah kita mengucapkan salam terlebih dahulu sebagai wanita atau tidak mengapa melaluinya tanpa memandang atau membuang pandangan mohon nasihatnya Ustaz jazakallahu Khair tafadol Ustaz e baik dalam kondisi demikian dan itu banyak di masyarakat kita ya hanya di ee kehidupan kita sehari-hari ya kita menegur tidak mengapa selama itu sekedar karena itu tetangga aku misalnya ya asalamualaikum Ya dengan suara yang tegas itu pun tidak mengapa kalau mereka sedang duduk ya jadi semestinya mereka ya yang ee eh si wanita boleh menyampaikan salam pada mereka dan suara yang tegas jadi dalam hal-hal seperti ini ya kita berupaya semaksimal mungkin tetap menutup aurat ya menegur menyapa dengan yang sewajarnya ya Misalnya dengan salam asalamualaikum Ya kalau ditanya misalnya jawab se seadanya dari mana Bu misalnya gitu Alhamdulillah dari dari dari kantor misalnya atau dari pasar atau dari mana misalnya ada pertanyaan dari mereka ini jawab sewajar sewajarnya ya karena itu hal yang tidak bisa dihindari apalagi di masyarakat kita ya kita hidup bukan di negeri yang tertutup ya kita hidup negeri yang ya terbuka kehidupan masyarakat itu tidak tertu tidak tertutup nah Oleh karena itu halal seperti ini kita tetap menjaga hati kita menjaga pandangan kita ya Kalaupun kita salam ya Salam Yang ya apa namanya dengan salam yang tidak melembut-lembutkan suara ya kalau juga menjawab salamnya juga tidak melembut-lembut suara dan seterusnya jadi tetap berupaya untuk menjaga ya karena terkadang begini fitnah itu terjadi antara tetangga dan tetangga ketika seorang suami suami tetangga ini ee jatuh hati kepada istri tetangga rumahnya itu ya karena sikap yang kurang tegas dari sang istri ya dari wanita itu ya kadang-kadang ya dia berlembut-lembutan dalam menjawab salam atau dalam berbicara ini setan masuk dari pintu itu ya setan akan masuk dari pintu itu dikiranya bahwa ketika seorang wanita tetangga ya menjawab salam atau berbicara dengan bahasa yang lembut itu wah rupanya dimasuk oleh setan orang ini akhirnya terpikir ya Kok istrinya Masyaallah Ya baik ramah dan seterusnya jadi kita menutup semua pintu-pintu yang dari pintu itu setan akan masuk untuk merusak hubungan kita dengan suami atau hubungan dengan tet tetangga maka ini hati hati-hati jadi kita tetap ittaqillaha ittaqulahatum bertakwalah pada Allah semampu kita wallahu taala alam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan kita angkat pertanyaan terakhir Ustaz di kesempatan kita pagi hari ini pertanyaan dari ee kota Palu Ustaz dari Daeng ojo ingin bertanya Ustaz Bagaimana kedudukan seorang istri di akhirat apabila ia mencintai orang lain namun di sisi lain Ia tetap bersama suaminya yang terakhir Ustaz mohon nasihatnya Ustaz Eh ini termasuk ya fitnah ya artinya ketika sebu seorang wanita ya dia mencintai orang lain padahal dia punya suami ya ini fitnah ini harus dinasihati kalau Maang seorang mengetahui ya harus menasihati kalau seorang tidak mengetahui tapi hatinya seorang wanita atau istri itu tahu dia cinta pada orang lain dia harus mampu untuk menahan hawa nafsunya nya harus mampu melawan bisikan-bisikan setan ya harus mampu dan kemudian dia berdoa minta perlindungan pada Allah Taala ya agar dia ya dihilangkan dalam hatinya dari rasa cinta kepada orang orang lain padahal dia punya suami tetap dia mohon pada Allah Azza waalla ya jadi terus berjuang melawan hawa nafsunya menahan dirinya kemudian Meminta perlindungan pada Allah subhanahu wa taala ya kalau tidak sampai terjadi apa-apa ya Insyaallah ya seorang suami tetap ya jika ditakdirkan oleh Allah mereka dua-duanya masuk surga maka Insyaallah akan di dikumpulkan duanya kedua-duanya oleh Allah dalam surga Allah subhanahu wa taala Jadi kalau ada perasaan seperti itu harus dilawan ya harus kita berdoa minta perlindungan pada Allah Taala ya Dan kita pun harus terus berkhidmah pada suami ya supaya k apa tumbuh rasa cinta itu ya kepada suami kepada suaminya ya juga jadi bukan malah kepada orang orang lain J ini hal-hal yang ya juga biasa terjadi atau sering terjadi di masyarakat yang terbuk yang terbuka ya sering terjadi demikian kita harus betul-betul waspada hati-hati ya dan tetap berdoa memohon kepada Allah petunjuk Hidayah ya berlindung pada Allah dari setan dari bisikan-bisikan setan dan seterusnya Insyaallah Seorang akan selamat wallahu taalaam jazakallahu Kiran Ustaz atas jawaban dan nasihatnya dan pertanyaan tadi menjadi penutup untuk sesi tanya jawab kita di kesempatan pagi hari ini tafadol ikhtitam dari Antum Ustaz kaum muslimin kaum muslimat para pemirsa dan para pendengar TV Radio di man anda ber ada Alhamdulillah semoga apa yang disampaikan tadi ini ini bermanfaat bagi kita dalam rangka merubah ya atau memperbaiki pola hidup kita kalau pola hidup kita ini bebas ya kemudian pola hidup kita ini cenderung menggampangkan ya seorang laki-laki melihat wanita yang bukan mahramnya maka mudah-mudahan dengan penjelasan-penjelasan dari Rasulullah Sallahu alai wasallam dalam hadis-hadis beliau Ya paling tidak dapat menjadikan kita mampu mengendalikan diri ya mampu untuk menundukkan pandangan ya semoga demikian dan jangan lupa kita selalu berdoa pada Allah Azza wa Jalla agar Allah menjaga diri kita keluarga kita anak-anak keturunan kita agar Allah lindungi dari berbagai macam hal yang akan merusak ya merusak rumah tangga merusak akhlak merusak apa moral dari kita semuanya ya jadi Islam adalah agama yang luhur agama yang demikian indahnya mengatur segala sesuatu dalam kehidupan ini ya demikian mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semuanya dan jazakumullah Khairan atas keikutsertaan Antum semua dalam di majelis ini Semoga Allah memberikan balasan yang baik di sisinya dan mencatat sebagai amalamal Saleh kita di dalam kehidupan dalam ee kehidupan kita ini dalam menuntut ilmu ya dalam belajar agama Islam ya niat karena Allah Taala maka Insyaallah ganjarannya besar di sisi Allah Subhanahu Wa taalaikamamikum warahmatullahi wabarak waikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kam jazakallahu Khairan kepada Ustaz Mubarok B muim LC MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita dan membersamai kita di kajian pagi hari ini langsung dari Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan untuk sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga ilmu yang kita pelajari menjadi ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang Saleh mohon maaf atas segala kekurangan Sampai bertemu kembali di lain kesempatan Wasalam Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply