[Musik] [Musik] inallahanaumq yainaahakumakumak ah had Muhammadin Sallallahu Alaihi waa alihi wasallam Um m wa Muh bidah wa [Musik] bidah Alhamdulillah kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala pada hari ini hari Sabtu malam Ahad 10 Rabiul Aal 1446 Hijriah bertepatan dengan 14 September 2024 kita dimudahkan oleh Allah subhanahu wa taala untuk kembali duduk bersama di Masjid Jami albkah Cilengsi dalam sebuah kajian rutin setiap Sabtu malam Ahad pekan kedua membaca kitab tazimus sunah wa mauqifus Salaf mimman araha wastahza Min kita pengagungan terhadap sunah dan sikap para ulama Salaf terhadap orang yang menentangnya dan mengolok oloknya yang ditulis oleh fadilat Syekh dr Abdul Qayyum bin Muhammad bin Nasir asuhaibani hafidahullahu taala selawat dan salam semoga selalu Allah berikan kepada nabi kita Muhammad sallallahu was pada keluarga beliau para sahabat serta orang-orang yang mengikuti beliau sampai hari kiamat kelak dengan nama-nama Allah yang Husna dan sifat sifatnya yang Ula kita berdoa Allahumma inna nasaluka Ilman naian Wah Fid Dun Wal akhir ahibbati fillah afanillah waakum jemah Masjid Jami albkah dan juga para pemirsa Roja TV para pendengar radio Roja dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti kajian ini di mana pun berada pada kesempatan kali ini kita membahas pasal yang terbaru yaitu penulis hafidahullahu taala berkata faslun Fi maifi salafil Ummah mimman Ar asunah yang artinya Fal tentang sikap para ulama Salaf dari umat ini terhadap orang-orang yang tentang sunah jikalau pada pertemuan sebelumnya kita membahas pasal tentang penyegeraan siksa bagi siapa yang tidak mengagungkan sunah diberikan hukuman oleh Allah subhanahu wa taala segera di dunia maka di pasal ini kita akan membaca sejarah para ulama Salaf dari sikap-sikap mereka terhadap orang-orang yang menentang sunah rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam dan kalau kita lihat falnya tentang sikap para ulama Salaf ulama Salaf yang dimaksud ada adalah para sahabat para tabiin dan para tabiut tabiin yang mereka adalah tiga abad keemasan yang disebutkan oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Khairun nasi Qarni tummalladzina yalunahum tummalladina yalunahum yang artinya sebaik baik manusia adalah kurunku kemudian yang setelahnya kemudian yang setelahnya dan ini adalah para sahabat para tabiin dan para tabiut tabiin yang mengikuti mereka dengan baik Bagaimanakah sikap mereka terhadap orang-orang yang menentang sunah rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi disebutkan di dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dan lafaznya adalah lafaz riwayat Imam muslim an Abi qatadata rahimahullah qa kunna imr ibu kaabadana imr ya Q Q rasulullahi Shallallahu Alaihi Wasallam alirun k qa Al kuhuir faqair Ibnu kaab innaajidkmuakan waq agba imr hatat a waqala arani uhaddituka an rasulillah shallallallahu Alaihi wa ali wasallam wataridu fihi dari Abu qatadah rahimahullah Beliau berkata kami pernah bersama Imran bin Husain Imran bin Husain adalah sahabat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam sekelompok orang dari kami Rah adalah sekelompok manusia yaitu sekitar tidak lebih dari 10 dan di tengah-tengah kita ada seorang yang bernama busyair bin ka’ab busyair bin ka’ab di tengah Tengah majelis tersebut Lalu Imran meriwayatkan hadis dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau berkata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa wasallam bersabda alirun kull sifat malu kebaikan seluruhnya atau dalam lafaz yang lain Beliau berkata Al kulluhu Khair sifat malu seluruhnya adalah kebaikan Jadi dua lafaz sifat malu kebaikan seluruhnya sifat malu adalah seluruhnya adalah kebaikan tiik Insyaallah sudah bisa kita pahami maknanya akan tetapi saya ingin bacakan dari para ulama Apa makna dari hadis tersebut di antara yang menjelaskan yaitu Imam Ibnu bathal dalam kitabnya Syarah sahih Bukhari maknahu Anna manistahya minanas an yaruhu yatil fujur waartakibul maharima Falika daiatun lahu Ila an yakuna asyadda hayaan Min rbihi w khaliqih makna dari dari hadis tadi adalah sifat malu seluruhnya baik sifat malu kebaikan seluruhnya dalam lafaz yang lain alhau La ya’ti illa bikhair sifat malu tidak datang kecuali tidak mendatangkan kecuali kebaikan Syarah dari hadis ini adalah kata Imam Ibnu bathal bahwa barang siapa yang malu dari manusia kalau manusia melihatnya mengerjakan hal-hal yang buruk mengerjakan hal-hal yang maksiat diharamkan oleh Allah maka sifat malu itu akan mengajak kepadanya untuk lebih malu lagi di hadapan Allah subhanahu wa taala ciptanya ni kalau seandainya kita malu kelihatan orang untuk bermaksiat mendengarkan yang haram melihat yang haram di zaman sekarang minum yang haram mengerjakan yang haram malu kita di hadapan manusia maka semestinya sifat malu itu mengajak orang untuk lebih malu saat berhadapan dengan Allah subhanahu wa taala sang penciptanya Yang Maha Melihat yang maha mendengar yang maha mengetahui penglihatan pendengaran dan pengetahuannya Tanpa Batas maka wahyaahuirun lahu Ma maka Barang siapa yang dia malu terhadap Allah Subhanahu taala maka sifat malunya ini menahannya untuk melalaikan kewajiban-kewajibannya dan menahannya untuk mengerjakan maksiat-maksiat yang terlalang untuknya Li Anna k fitratin Salimah yalamu anallaha taala nafiuahu W warzaq Wal Muhyi Wal Mumit Faza alimaik fayanagi lahu an yastahi minhu Azza Walla karena setiap yang mempunyai Fitrah yang benar mengetahui benar bahwa Allah subhanahu wa taala yang memberi manfaat untuknya menahan mudarat darinya memberikan rezeki menghidupkan mematikannya Maka kalau seorang hamba mengetahui akan hal tersebut hendaknya dia malu dari Allah subhanahu wa taala Nah itulah yang dimaksud dengan Al ir sifat malu seluruhnya adalah baik atau dalam lafaz yang lain Alha Kirun kulluh sifat malu adalah kebaikan seluruhnya kalau ada orang punyaai sifat malu Pasti baik Alha la Yati illa bhair sifat malu tidak mendatangkan kecuali kebaikan itu para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala itu maksud dari hadis Nah kita lanjut ceritanya lalu busyair bin ka’ab yang ada di tengah-tengah majelis tadi mengatakan Inna lajidu Fi ba’dil kutubi Ail hikmah Anna minhu Sakinah wa waqaran lillah Iya kita dapati memang di dalam beberapa kitab dan di dalam beberapa ucapan ucapan yang baik bahwa sifat malu mendatangkan ketenangan mendatangkan kewibawaan kepada Allah subhanahu wa taala tetapi nah ini yang bermasalah setelah ini wafihi Daf tetapi dalam sifat malu ada kelemahan jadi busyair Bin ka’ab beliau tidak menerima hadis tadi yang mengatakan Alha kuir sifat malu seluruhnya adalah kebaikan beliau malah mengomentari betul sifat malu baik mendatangkan kewibawaan mendatangkan ketenangan seseorang Tetapi ada juga yang mengatakan sifat malu mendatangkan kelemahan di sini Yang membuat Imran bin Husain radhiallahu Anhu marah maka disebutkan dalam hadis ini fagba Imran Imran langsung marah Hatta marrat a sampai kedua matanya memerah saking marahnya liat beginilah sikap ulama Salaf terhadap orang yang menentang hadis rasul Sallallahu Alaihi Wa wasallam padahal mungkin busyair bin kaab pada waktu itu tidak ingin menentang beliau hanya ingin menjelaskan keadaan yang Beliau pernah tahu bahwa sifat malu iya ada baiknya tapi kadang-kadang karena terlalu malu akhirnya lemah beliau hanya ingin menjelaskan bukan menentang tetapi Imran bin Husain marah sampai memerah matanya dan berkata rasulillah hati-hati engkau aku sekarang memberitahukan hadis dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Sedangkan engkau menentangnya penentangan yang dimaksud Maksudnya apa sifat malu seluruhnya adalah baik itu hadis rasul ditentang dengan ucapan wafihif Iya di dalam sifat malu ada kebaikan ketenangan kewibawaan tapi ada kelemahan hanya sekedar itu hanya sekedar menyebutkan bahwa sifat ada kelemahan meskipun di dalamnya banyak kebaikan maka marahlah Imran IBN Husain radhiallahu Anhu ini contoh Bagaimana maukifus Salaf sikap para ulama Salaf para sahabat para tabiin para tabi tabiin yang mengikuti sahabat dengan baik terhadap yang menentang hadis rasul Sallallahu Alaihi wa ala alihi Wasallam saya tertarik untuk membahas tentang rasa ataupun akhlak malu ini pada malam ini meskipun bukan Tema kita tetapi tidak mengapa kita ingin bahas tentang sikap malu ini karena ini termasuk daripada Akhlak Yang Mulia yang diajarkan dari mulai para nabi terdahulu sampai ajaran kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam poin yang pertama ini sedikit menyimpang berarti ya dari Tema kita dari buku kita poin yang pertama adalah pengertian dari sifat malu para ikhwah yang dirahmati oleh Allah alhafiz Ibnu Hajar al-asqalani rahimahullah dalam kitab beliau Fathul Bari menyebutkan bahwa Alha khulquun yab’atu shahibahu altinabil qabih wamn Min taqsir Fi haqqi Dil Haq itu pengertian sifat malu yang disebutkan oleh para ulama di antaranya Imam Ibnu qayyim dalam kitabnya madarijus salikin kemudian diikuti oleh alhafiz Ibnu Hajar dalam kitabnya Fathul Bari sifat malu adalah sebuah sifat akhlak sifat itu akhlak itu maksudnya sifat yang ada dalam kalbu ya yang orang berbuat tanpa harus berpikir panjang itulah akhlak karena sudah menancap di dalam kalbu itulah akhlak sifat yang tertancap dalam kalbu keluar tanpa harus berpikir panjang itu akhlak namanya adab adalah kelakuan-kelakuan yang baik yang menunjang akhlak tadi itu adab itu bedanya akhlak dengan adab tiib sifat malu adalah akhlak atau sifat yang membangkitkan pelakunya untuk menjauhi sesuatu yang buruk dan menahan pelakunya dari melalaikan hak Allah itu pengertian sifat malu sifat malu adalah sifat yang membangkitkan memotivasi pelakunya si pemalu ini untuk meninggalkan yang buruk dan menahan dari melalaikan hak Allah subhanahu wa taala Itulah sifat malu dan sifat malu disebutkan oleh Allah subhanahu wa taala dalam al-qur’an dan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis rasul Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam di antaranya yang sangat jelas yaitu surah al-qasas ayat 25 yang menceritakan tentang anak perempuan salah satu dari anak perempuan nabi Allah yang Saleh yang datang kepada Nabi Musa dengan malu-malu ingin mengucapkan terima kasih dari bapaknya karena Nabi Musa alaih salam sudah menolong dua anak perempuannya dalam mengambil air Allah berfirman maka salah seorang dari anak perempuan tersebutang orang berjalan dalam keadaan malu anak perempuan tersebut berkata sesungguhnya bapakku memanggilmu supaya ia bisa memberikan balasan atau imbalan atas apa yang telah engkau lakukan kepada kami yaitu air untuk kami para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala lihat Bagaimana penafsiran para ulama tafsir anak perempuan ini ketika menghadap kepada Nabi Musa yang mana Nabi Musa pada waktu itu laki-laki dan masih muda ganteng berjalan dalam keadaan sangat malu kata Imam Mujahid rahimahullahu taala di dalam Kitab Tafsir Mujahid dan apabila p para ulama mengatakanah Jika datang tafsiran dari Imam Mujahid maka cukup bagimu itu sebagai sebuah tafsiran yang kredibel Imam Mujahid berkata yang dimaksud anak perempuan tersebut datang berjalan menuju Nabi Musa Dalam keadaan malu yakni anak perempuan tersebut meletakkan kain di atas wahnya kainnya di atas wajahnyaah wajah bukan seorang yang berdandan bukan juga seorang yang melenggak-lenggok ini sifat malu Yang pengertiannya tadi sudah kita pelajari yang semestinya harus diajarkan kepada anak-anak perempuan kita dan kalau seandainya anak perempuan kita dari memang Allah ciptakan dia pemalu biarin jangan takut dia tidak dapat jodoh dia susah bergaul jangan takut karena itu kebaikan Nanti akan saya Sebutkan hadisnya kata imamjahid rahimahah beliau meletakkan kainnya di atas wajahnya bukan begitu sajaampaklihatkan gantikannya wala wallaja berjalan dengan lenggok-lenggong seenaknya enggak penuh dengan kemaluan ini yang mendatangkan wakar wasakinah mendatangkan kewibawaan ketenangan kesopanan kesantunan ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah itu dalil begitu tegas bahwasanya al-qur’an menyebutkan pe ee pemujian terhadap sifat malu pemujian terhadap sifat malu lihat lagi para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala dalam surat alahzab Ayat 53 ini juga menyebutkan tentang sifat malu hadis inikum nabiastah minkum wallah la yahi minq Wahai orang yang beriman jika janganlah kalian masuk ke dalam rumah-rumah nabi maksudnya rumah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam atau rumah istri-istri beliau kecuali diizinkan untuk kalian tanpa harus melihat-lihat nah ini adab ketika kita bertamu kalau bertamu ke rumah orang sudahah lihat satu-satu kalau nabi memanggil kalian jika di kalian dipanggil maka masuklah kalau sudah makan faum kalau sudah makan maka silakan keluar jangan lama-lama kenapa Karena nabi malu untukyuruh keluar atau menyelesaikan pembicaraan nabi Bu lihat para ikhwan yang dirahmati oleh Allah Berk yang dimaksud kalau kalian masuk dalam rumah nabi muhammaduhi was tanpazinnya itu ad membuat beliau tidak nyaman membuat beliau tergangui beliau tidak mau melarang kenapa karena saking malunya beliau terhadap para sahabatnya Hatta anzalallahu alaihinalik sampai Allah menurunkan ayat ini surah Al Ahzab ayat 53 lihat malunya Rasul Sallallahu alai wasallam membawa kepada meninggalkan sesuatu yang buruk ini malu tingkat tinggi yang dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi wa al alihi wasallam Imam asyaukani rahimahullah di dalam Kitab beliau Fathul Qadir Beliau mengatakan mengomentari malunya ini yastahiakumuuju nabi malu mengucapkan kepada kalian wahai para tamu ayo bangun selesai sudah Kalian nih atau keluar Tugas kalian makan kan sudah selesai Ayo silakan keluar nabi malu untuk mengucapkan itu dan ini malu tingkat tinggi dimiliki oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi wa ala alihi wasallam para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala Adapun dalil tentang sifat malu sangat dianjurkan di dalam agama Islam dari hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Masud albadri radhiallahu anhu dari nabi Muhammad sallallahu Al wasam Belu bersabda Sesungguhnya dari apa yang didapati oleh manusia dari Sabda saabda para nabi semenjak dahulu adalah Jika kamu tidak malu berbuatlah sesukamu itu hadisnya jika kamu tidak malu berbuatlah sesukamu hadis ini dijelaskan oleh para ulama rahimahumullahu taala maknanya ada dua tafsiran di situ Jika kamu tidak malu berbuatlah sesukamu perhatikan baik-baik tafsiran yang pertama adalah bentuknya maksud dari hadis ini adalah sebagai ancaman Apa maksudnya ancaman manam yastahi fahuq Siapa yang tidak malu pasti dia akan berbuat sesukanya dari perkara-perkara yang buruk karena yang membuat seseorang meninggalkan hal-hal yang buruk adalah sifat [Tepuk tangan] maluun kalau sudah tidak ada sifat malu Apun dia lakukan itu maksud daripada Jika kamu tidak malu maka berbuatlah sesukamu ini bukan berarti perintah tetapi ini ancaman Hai kalian yang tidak punya sifat malu Maka kalau kamu tidak punya sifat malu kamu akan berbuat yang buruk buruk tanpa malu ini tafsiran yang pertama tafsiran yang kedua para ikhwan yang dirahmati oleh allahahalu bahwa perbuatan Kalau kamu tidak malu kepada Allah maka lakukanlah perbuatan Kalau kamu tidak malu kepada Allah maka lakukanlah itu tafsiran yang kedua dari hadis ini itu dalil yang pertama yang menunjukkan sifat malu sangat dianjurkan dalam agama Islam ya dalil yang kedua yaitu dari hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam riwayat Imam muslim dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Al imanu Iman itu 60 atau 70 cabangnya fafdaluha qu Lailahaillallah yang paling utama adalah ucapan Lailahaillallah wa adnaha imatatulzaq yang paling rendah dari iman menghilangkan gangguan dari jalan Wal Hay sybatun minal iman dan sifat malu adalah bagian dari keimanan Apa maksudnya para Ikhwan sifat malu bagian dari keimanan lihat penafsiran para ulama Imam Abu Sulaiman Al khattabi rahimahullahu taala di dalam Kitab maalimus Sunan Beliau mengatakan anal hayaa yaqahibahuil maasi bahwa sifat malu memutuskan seseorang dari maksiat wahjuzuha dan menahan seseorang dari maksiat maka akhirnya itu termasuk dari keimanan itu maksud daripada alhau sybatun minal iman sifat malu adalah cabang dari keimanan maksudnya adalah sifat malu memotong pelakunya dari bermaksiat menahan pelakunya dari melakukan maksiat tersebut akhirnya itulah keimanan nah lalu para ikhwah Bukankah itu bagian dari keimanan tapi kenapa disendirikan penyebutan sifat malu di sini Bukankah dia bagian cabang-cabang keimanan rahasia ini diungkap oleh EE oleh para ulama di antaranya dalam kitab almajalis alwa’yah Fi syarhi ahadti Khairil Bariah bahwa rahasia kan begini hadisnya Iman 60 atau 70 cabang Oke Iman 60 sampai 70 cabang yang paling tinggi Lailahaillallah yang paling rendah menghilangkan gangguan dari Jalan kemudian disebutkan secara tersendiri sifat malu adalah cabang dari keimanan nah para ulama menjelaskan Kenapa Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan sifat malu secara tersendiri Padahal dia bagian dari cabang keimanan dijelaskan tadi di dalam Kitab yang saya sebut baq orang kalau sudah Sema punya sifat malu maka dia akan mengerjakan cabang-cabang dari keimanan seluruhnya itu Itulah indahnya sifat malu orang kalau seandainya mempunyai sifat malu maka sifat malu itu bagaikan pengajak kepada cabang-cabang dari cabang-cabang keimanan yang ada Makanya disebutkan secara tersendiri ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala hadis yang ketiga dan ini yang saya sebutkan tadi Kalau ada anak ada adik pemalu malu ketemu orang ya malu e apalagi anak perempuan malu berhadapan dengan orang bukannya di kamar Biarin lihat hadis rasul Sallallahu Alaihi Wasallam riwayat Bukhari muslim dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma beliau bercerita an Nabi Shallallahu alhi wasam Marul suatu saat Rasul Sallahu Alaihi Wasallam melewati seseorang wahuaabu aku orang ini me mencela saudaranya yang terlalu malu yaakul innaka tastahi Hatta kanahu yaakul qika engkau ini sangat pemalu sampai-sampai sikap pemalumu itu bisa-bisa membahayakanmu engkau tidak akan punya kolega susah dagang karena terlalu malu ya maka Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam mengomentari ketika beliau lewat faainalya minal iman sesungguhnya sifat malu termasuk dari keimanan ini menunjukkan para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala bahwa sifat malu jika ada pada diri seseorang maka itu adalah kebaikan Jangan dirubah yang penting sifat malu yang mendatangkan kebaikan menahan seseorang dari perbuatan buruk dan tidak melalaikan hak Allah subhanahu wa taala tib sekarang saya akan Sebutkan beberapa potret sifat malu yang tercela dan sifat malu yang EE terpuji dulu terpuji dan sifat malu yang tercela yang pertama sifat malu yang terpuji malu kepada Allah sifat malu kepada Allah subhanahu wa taala dengan cara apa terutama di zaman sekarang para Ikhwan Saya pernah lihat di media sosial saudara saya Karena Allah Al Ustaz alfadil Abu Abdul Muhsin drandaj hafidahullah Beliau mengatakan kalau di zaman sekarang ada laki-laki yang bisa menahan matanya itu wali dari wali-wali Allah subhanahu wa taala menahan matanya dari melihat yang haram baik di media sosial atau di di dunia nyata itu wali dari wali-wali Allah subhanahu wa taala susah sekali salah satu obatnya ini malu kepada Allah contoh potret malu yang terpuji pertama adalah malu kepada Allah subhanahu wa taala taam Dengan cara bagaimana takut kepada Allah merasa diawasi oleh Allah subhanahu wa taala akhirnya menumbuhkan hal yang baik yaitu mengerjakan yang diperintah menjauhi yang dilarang seorang mukmin semestinya malu Allah subhanahu wa taala melihatnya saat dia bermaksiat malu coba saat seseorang bermaksiat sendirian di dalam kamarnya bahkan saya kemarin juga mendengar eh fadilat Syekh Prof Dr Abdul razq bin Abdul Muhsin berkata jadi kabar ini ternyata sudah sampai ke telinga beliau yaitu ada sebagian orang yang bercerita Kepada beliau betul itu Syekh bahwasanya saya pernah suatu saat di dalam sebuah kamar kemudian melihat yang haram Kemudian datang kucing langsung dia takut padahal kucing yang datang Apakah dia tidak malu dengan penglihatan Allah subhanahu wa taala sifat malu ini yang menahan seseorang untuk melakukan maksiat kepada Allah subhanahu wa taala Kenapa karena dia terikat dengan Allah baik di dalam safarnya atau di dalam mukimnya dan ini adalah aaril Hay makanan makanatan ini adalah kedudukan malu yang paling tinggi dengan malu inilah seseorang sampai kepada tingkat keimanan yang paling tinggi yaitu apa Ihsan anta’budallah kaaka tar faillam takun tarohu fainnahu yaraka engkau beribadah kepada Allah subhanahu wa taala seakan-akan engkau seakanau engkau melihat Allah kalau tidak maka yakini baik-baik Allah melihatmu ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala berkata Imam Abu Abdillah al-marwazi Imam Abu Abdillah almarwazi di dalam Kitab pengagungan kedudukan salat Beliau mengatakan perhatikan perkataannya baik sekali seharusnya orang yang berakalah malu kepada Allah subhanahu wa taala ketika Allah melihat Si Fulan sangat pemalu terhadap manusia tapi sedikit malu kepada Allah Subhanahu Wa taalaunallah yang semestinya harus dilakukan adalah dia perbanyak malunya kepada siapa Allah subhanahu wa taala maka para ikhwah yang dirahmati oleh Allah Subhan ini nasihat untuk pribadi sebelum para ikhwah dan akhwat sekalian agar kita lebih malu terhadap Allah subhanahu wa taala wallah ini salah satu zajir penghalang coba amalkan saat seseorang melihat yang haram mendengar yang haram kemudian dia yakin Allah sekarang sedang melihatnya sebagaimana firman Allah alam Yar alam yaalam biannallahaar apakah ia tidak mengetahui Allah melihat Allah Maha Melihat Min Minah W sembunyi dari manusia tapi tidak sembunyi dari Allah subhanahu wa taala padahal allah bersamanya mengetahui perbuatannya melihat mendengarnya Tanpa Batas ya ikhw yang dirahmati ole Allah subhanahu wa taala dan begitulah orang yang cerd ya mudah-mudahan kita menjadi orang-orang yang cerdas berakal lebih malu kepada Allah dibandingkan kepada makhluk-makhluk Allah subhanahu wa taala kemudian malu Yang kedua adalah malu yang terpuji yang kedua malu terhadap malaikat malu terhadap para malaikat Kenapa karena para malaikatlah yang bersama seseorang menjadi Rafi menjadi apa namanya bersamanya yang membersamainya di setiap waktunya Tidak memisahi Si Fulan tersebut kecuali saat buang air besar atau kecuali saat bergaul dengan istrinya Allah berfirman dalam surah alinfitar ayat 15 sampai ayat 10 sampai 13um dan atas kalian wahai para manusia ada Hafiz ada para malaikat yang menjaga kalian Mulia mereka malaikat-malaikat tersebut mulia dan senantiasa menulis yalam Ma tafalu mengetahui apa yang kalian perbuat malu terhadap para malaikat yang ketiga malu terhadap manusia dan ini patut untuk ditegakkan di zaman sekarang terutama Yang menjadi panutan dicontoh manusia diikuti jemaahnya diikuti muridnya Perbanyaklah malu terhadap manusia jagalah Marwah terutama pendakwah terutama pendakwah Salaf jaga Marwah malu terhadap manusia malu saat dia menyakiti orang lain baik dengan lisannya dengan tangannya malu saat dia berkata-kata kasar berkata-kata kotor jadi tontonan orang malu dia terutama saya katakan Yang menjadi panutan jaga lisan jaga kelakuan jaga di mana dia duduk bersama siapa dia duduk di mana dia makan Jaga kelakuan ni para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala malu seseorang berkata di terutama di zaman sekarang baik di dunia nyata ataupun masuk ke dalam media sosial semuanya yang didengar kebanyakan kata-kata kasar qotor keji dan itu obatnya satu para ikhwah malu malu mengucapkan hal tersebut malu mengucapkan kata-kata kasar kata-kata kotor kata-kata kejialan Wan orang beriman bukan orang yang suka mencaci melaknat berkata kasar berkata kotor kalau seandainya di dunia nyata misalkan saya berkata kasar kepada Antum mungkin antara kita saja berdua tapi kalau sudah masuk media sosial jejak digital sangat jahat ditonton orang banyak jutaan orang yang nonton malu malu terhadap manusia untuk ber untuk berbuat yang buruk untuk berkata yang kas berkata yang kasar keji kotor ini para ikhwah yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala tib kemudian yang keempat malu terhadap Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wa ali wasallam Kapan itu ketika seseorang melakukan perbuatan bidah malum terhadap Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam bagaimana nanti di akhirat bertemu dengan Rasul Sallallahu Alaihi Wa wasallam agama yang beliau bawa amanah yang beliau sudah sampaikan sempurna sedangkan di sini ada orang-orang yang tidak tahu malu mengerjakan perbuatan bidah seakan-akan dia lebih paham tentang agama daripada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wa alihi wasallam disebutkan di dalam Kitab almawahib aladuniah yang ditulis oleh Imam alqani Q ba’us Salaf Sebagian ulama Salaf berkata mahabatallah orang-orang mengaku cinta kepada Allah subhanahu wa taala ah maka Allah menurunkan ayat cinta apa ayat cinta inkuntum tuhibbunallah fattabiuni katakan wahai Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam jika kalian mencintai Allah Ikutilah aku termasuk sikap malu yang terpuji adalah malu terhadap Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam saat seseorang berlaku bidah mengaku lebih tahu terhadap Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam seakan akan menuduh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam belum sempurna menyampaikan risalah Wahyu dari Allah subhanahu wa taala malu dengan seseorang yang EE malu seseorang ketika melakukan perbuatan bidah kepada e di dalam agama Allah subhanahu wa taala sebelum Azan malu yang terpuji juga adalah malunya perempuan ini potret juga malunya perempuan dengan cara menjauhi hal-hal yang merusak auratnya kesuciannya maka benteng paling kuat bagi perempuan adalah rumahnya dan di zaman sekarang itu sudah dirusak dengan ajakan-ajakan yang menipu ayo keluar ayo perempuan harus keluar berka berkarya di luar Allah berfirman dalam al-quran waarna Fi buyutikun Diamlah kalian wahai para perempuan di rumah kalian W tabar tab jahilitil Ula dan kalaupun keluar jangan sampai berdandan sebagaimana wanita jahiliyah berdandan dan subhanallah para ikhwah kalau seandainya alasannya kerja untuk membantu suami dalam Pal ekonomi keluarga kadang-kadang alasan itu hanya dibuat Bubat Saya pernah punya pengalaman kawan saya Beliau menanyakan kepada istrinya yang bekerja di luar Berapa gajimu sampai kamu pensiun keluarlah angka dengan segala macam tunjangan-tunjangan yang didapatkan keluar angka sekitar 2 miliar kata suaminya ini duit cash 2 miliar berhenti kerja mau enggak janganlah artinya apa bukan hanya sekedar ingin bekerja mencari nafkah akan tetapi ada bisikan setan di situ keluar rumah malu seorang perempuan adalah sifat yang ter sifat malu yang terpuji yang terakhir yaitu malunya seorang miskin yang mempunyai hajat Tetapi dia tidak mau minta-minta kepada manusia karena malu dan untuk menjaga dirinya Allah berfirman di dalam surah azzariyat ayat 19 Wi amwal mahum di dalam harta orang kaya ada hak bagi orang-orang yang minta-minta dan orang-orang yang miskin kata anisaburi almahrum alladzi laasaluyaan Lili Wal mahrum orang miskin tapi tidak mau minta karena malu itu orang kaya ber lebih berhak untuk memberikan kepadanya dan itu fikih bersedekah Antum kalau ingin sedekah jangan asal-asalan cari orang yang miskin tapi tidak mau minta-minta itu namanya dalam bahasa dalam bahasa al-qur’an almahrum alladzi la yas’alu hayaan Padahal dia memerlukan orang yang tidak minta-minta karena malu Padahal dia sangat memerlukan nah silakan Azan dulu Mungkin setelah azan kita 10 menit untuk menyambung kemudian pertanyaan baru salat ikhat Islam untuk selanjutnya kita simak dikkannya azan untuk salat Isya bagi daerah Jakarta dan sekitarnya allahu akbar [Musik] allahu akbar allahu akbar allahu akbar Ashadu Alla ilahaillallah [Musik] Ashadu Alla ilahaillallah Ashadu anna muhammadar rasulullah Ashadu anna muhammmadar Rasulullah [Musik] Hayya Hayya [Musik] alasah Hayya Alal Falah Hayya Alal Falah [Musik] Allahu akbar allahuakbar [Musik] lailahaillallah b para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala saya masih melanjutkan tentang malunya seorang perempuan tadi lihat Bagaimana Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menggambarkan malunya seorang perempuan saat berbicara di hadadapan laki-laki yang bukan mahramnya padahal untuk keperluannya semestinya per seperti itu punya sifat malu dalam bahasa yang lain punya sifat hismah ha syin mim ta marbutah hismah punya sifat malu saya pernah suatu saat ee di pesawat lalu karena kita tidak tahu ya Siapa di samping kita siapa di samping kita apalagi kalau sudah sendirian maka waktu itu saya duduk di lorong kemudian di samping kanan saya ada seorang perempuan Ustaz Ustaz Ahmad ya Iya Bu tib mohon maaf Ustaz Saya tidak berjilbab panjang dan tidak bcadar karena dilarang oleh suami Baik bu karena suatu kejadian Ustaz Suatu saat saya makan di luar rumah di rumah makan dengan suami di sebelah pojok sebelah sana ada para perempuan bercadar berjilbab panjang berbaju lebar tetapi kelakuannya Ustaz tidak menunjukkan Mereka seorang perempuan yang mempunyai sifat malu teriak-teriak ketawa-ketawa terbahak-bahak sampai orang-orang melihatnya bandingkan dengan perempuan yang mendatangi Nabi Musa alaih Salam tadi dan bandingkan dengan hadis ini Aisyah radiah anha bercerita Ya Rasulullah inalahi wahai Rasulullah seorang wanita perawan itu pemalu dia malu kalau seandainya ditanya Bagaimana mau enggak menerima lamaran laki-laki ini maka kata Aisyah dia tidak akan ngomong wahai Rasulullah dia pemalu nya begitu seorang perempuan makanya kemudian keluarlah Sabda Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ridaha sumtuha perempuan kalau sudah perempuan yang perawan kalau mengizinkan maka dia akan diam kalau pas ditanya berarti izinnya itu malu seorang perempuan sangat diharapkan terutama di zaman sekarang mempunyai sifat malu karena itu tanda kebaikan dari seorang perempuan ini para ikhwan yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala kemudian termasuk sifat malu yang terpuji juga adalah malu di dalam berbicara jangan sampai keluar dari ucapannya ucapan perkataan-perkataan yang kotor keji kasar malu seseorang mengucapkan itu dan saya pesan para Ikhwan meskipun Antum misalkan di sosial karena kita zaman media sosial Antum ingin membela sunah Antum ingin membela Ustaz yang mengusung dakwah sunah dari orang-orang yang mencela mencaci perhatikan baik addin Bain agama itu tetap akan ada ajaran sunah pasti ada yang menolongnya Antum kalau membela belalah dengan perkataan yang baik Jangan Pernah Berkata yang kasar kotor saat membela sunah atau membela para pendakwah sunah tidak diperlukan perkataan-perkataan yang kasar kotor malu berkata-kata ini sifat malu yang terpuji malu berkata-kata yang kotor kasar keji malu lihat Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ketika beliau berbicara tentang bergaul di atas ranjang apa yang beliau katakan Al waladuil Fir apabila ada seorang istri berzina dengan seorang laki-laki Padahal dia masih istri sah dari seorang suami maka Rasul Sallallahu alai wasallam mengatakan istri yang berzina kemudian hamil anaknya tersebut Lil Firas yang memiliki ranjang Rasul Sallallahu Alaihi wasam tidak menyebutkan hal yang berkaitan dengan sesuatu yang berkaitan dengan syahwat Kem dengan vulgar kecuali dalam keadaan-keadaan tertentu Beliau juga mengatakan dalam hadis tentang menggauli istri kata beliau la ahakum ahu kalau seandainya salah seorang Di Antara Kalian para suami kalau seandainya para suami salah seorang Di Antara Kalian mendatangi keluarganya ngomong berbicara yang keji kotor sedikit vulgar malu para ikhw maka yang pernah mendengar kajian ini jangan sampai pernah berkata-kata kasar kotor keji berarti kalau sudah disampaikan seperti ini kalau ada nanti di tengah-tengah media sosial di mana-mana orang berkata kasar kotor keji berarti itu bukan orang yang sudah ngaji dakwah sunah yang ngaji dakwah sunah malu dia ngomong seperti itu di grup-grup Whatsapp juga demikian grup Whatsapp ya silalkan grup WhatsApp panitia kajian apa gitu ya Malu membicarakan tentang janda fulana janda fulana malu ya akhi kalau memang ingin menikahi nikahi saja enggak usah enggak usah mendung aja hujannya enggak ada ya Malu malu berkata-kata Yang seperti itu Malu berkata-kata yang perkataannya tidak lepas dari antara pusar sampai lutut itu saja malu laaisal Mukmin bit’an walal laan walal fahisy Al badi orang mukmin bukan orang yang mencaci melaknat berkata kasar berkata kotor kemudian termasuk daripada nah ini penting luar biasa sifat malu yang terpuji adalah malu jika dia meninggalkan sesuatu yang buruk dan dia menjadi pelopornya malu jika dia meninggalkan sesuatu yang buruk dan dia dikenang sebagai pelopornya pelopor keburukan Barang siapa yang mencontohkan perbuatan yang buruk maka baginya dosa dan baginya dosa orang-orang yang mengikutinya dia akan juga tanggung tanpa mengurangi dosa orang-orang yang mengikuti keburukan tersebutu dia pelopor menjadi pelopor keburukan pelopor penyimpang pelopor kesesatan malu ini adalah malu yang terpuji P ikhwan yang dirahmati oleh Allah malu saat dikenal hanya dengan keburukannya saat dikenang orang hanya dengan keburukannya saya sering sekali mendapatkan e perkataan dari fadilat Syekh profesor Dr Ibrahim bin Amir rahaili saat kita duduk di majelis beliau beliau mengatakan asaid artinya orang yang bahagia adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari orang lain orang lain menyimpang diambil pelajaran Saya tidak boleh menyimpang orang yang sengsara adalah orang yang dijadikan pelajaran oleh orang lain Saya tidak boleh seperti dia malu kita menjadi peloper keburukan ini sifat-sifat malu yang terpuji Adapun sifat-sifat malu yang tercela ahah satu malu tidak mau menuntut ilmu gara-gara malu akhirnya tidak mau menuntut ilmu sifat malunya menahan dirinya dari mempelajari ilmu agama disebutkan dalam hadis diriwayatkan oleh Imam Bukhari muslim dari Ummu sulaim beliau bercerita jaat Ila rasulillah Sallallahu Alaihi Wasallam Ummu sulaim mendatangi Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam lalu berkata Ya Rasulullah Innallaha la yastahi Minal Haq fahal Alal marah Min ghuslin ahtalamat wahai Rasulullah Sesungguhnya Allah tidak malu dari kebenaran meskipun ini permasalahan yang sangat mendalam bagi seorang perempuan saya tidak akan malu nanyanya Apakah wajib seorang wanita untuk mandi Jika dia bermimpi maka Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam menjawab dengan ucapan pertanyaannya agak sedikit vulgar jawaban Rasul Sallallahu Wasallam sangat menunjukkan kepada sifat malu I perempuan jika bermimpi tetap mandi kalau melihat air kalau melihat air maka para ikhwah terutama bapak-bapak kita mulai gerakan untuk menghindari perkataan kasar yang sudah dianggap biasa dan kami di pesantren yang merasakan itu kalau santri-santri pulang dari rumahnya mereka mengatakan perkataan-perkataan yang sangat tercela menjerit enying Subhanallah ya akhi taalal I dapat dari mana ini enggak boleh ini enggak boleh ya tidakak boleh jangan sampai itu dibiasakan maka saya katakan gerakan dari rumah masing-masing jauhi perkataanperkataan kasar kotor keji yang paling bertanggung jawab dalam gerakan ini adalah kepala rumah tangga itu yang akan ditanyakan pertama kali kukum waukum masulti setiap dari kalian pemimpin dan setiap dari kalian penanggung jawab atas yang dipimpinnya arjulin Al ahli Baiti Wul seorang lelaki bapak atau suami penanggung jawab pemimpin di di hadapan keluarganya dan dia penanggung jawab atas mereka ini malu yang tercela gara-gara malu tidak mau nuntut ilmu ya yang kedua e bahkan Imam eh Mujahid berkata Inna hadal Ilma la yataamu mustahin wala mutakabbir ilmu agama ini tidak akan dipelajari oleh orang yang pemalu tidak mau nuntut ilmu atau orang yang menyombongkan dirinya yang kedua ini yang banyak malu tercela malu tidak mau Amar Makruf nahi mungkar di hadapan dia ada orang yang makan pakai tangan kiri minum pakai tangan kiri dibiarin malu ah enggak Enak enggak Enak enggak amar maruf nahi mungkar malu dari melakukan amar maruf nahi mungkar Allah subhanahu wa taala berfirman surah Al Imran ayat 110 kuntum umahukatar Billah kalian adalah sebaik-baik umat diutus kepada manusia memerintahkan yang Ma’ruf mencegah akan yang mungkar kemudian malu Yang ketiga potret yang terakhir adalah mengerjakan perkara yang dilarang oleh syariat malu ya akhi malu mengerjakan perkara yang dilarang oleh syariat ini adalah ee malu yang tercela mengerjakan perintah perkara dilarang oleh syariat dia tidak malu untuk mengerjakannya atau dia malu untuk mengerjakannya padahal itu diperintahkan oleh syariat dia tidak malu untuk meninggalkannya padahal dilarang untuk dikerjakan ini adalah malu yang tercela wallahuam tiib sedikit menjawab pertanyaan saya ini mempunyai seorang ibu mempunyai penyakit dan dia sekarang mengidap penyakit sangat lama sekali yaitu penyakit ayan dan soalnya saya kasihan melihat ibu saya jadi janda selama 8 tahun dikarenakan Ikhwan laki-laki maksudnya banyak yang mundur karena kaget mendengar penyakitnya terus siapa lagi ya Ustaz yang mau jadi calon suami buat ibu saya kalau bisa ada seorang Ustaz apa sebagian Ikhwan gitu yang mau menerima Ibu saya dan kekurangannya di saat mau nikah maka ee nasihat saya yang pertama adalah berobat Saya tidak tahu penyakit Aan obatnya apa berobat kepada Allah kemudian jangan lupa juga berdoa agar diberikan keberkahan di dalam hidup Adapun kalau seandainya Sudah dicoba melamar satu dua maka bersabarlah dengan takdir Allah subhanahu wa taala wallahuam saya memergoki ada orang yang belum menikah dan tidur sekamar Bagaimana cara mengusirnya dengan bahasa yang baik maka jawabannya para Ikhwan di sini diperlukan ketegasan pertama tentunya ee periksa dulu Benarkah mereka belum menikah ya kalau benar-benar belum menikah maka pada saat itu dinasihati agar tidak melakukan hal tersebut dan dinasihati agar bertobat kepada Allah subhanahu wa taala Ingatkan tentang Allah Ingatkan tentang siksa Allah Ingatkan tentang buruknya dosa Ingatkan tentang ee bahwa dosa akan mempersulit hidup seseorang permasalahan sulit dihadapi dan seterusnya allahallahuam Tolong berikan saya nasihat agar tidak berzina mata maka jawabannya adalah ini nasihat untuk kita semua yang pertama takutlah kepada Allah takutlah kepada Allah dengan rasa takut yang membuat kita akhirnya benar-benar meninggalkan zina mata Allah berfirman Fala takhaofuhum wofuni inkuntum mukminin Bagaimana menumbuhkan rasa takut kepada Allah banyak macamnya satu di dalam ayat tadi Allah mengatakan bahwa takutlah kepadaku dan janganlah takut kepada mereka jika kalian beriman tancapkan di dalam hati syarat iman adalah takut kepada Allah bukti orang-orang benar-benar beriman adalah takut kepada Allah itu itu kiat pertama agar takut kepada Allah kiat yang kedua takut bahwasanya seseorang mati di atas maksiat dan kematian tidak berbau seseorang tidak mengetahui apa yang dia perbuat besok seseorang tidak mengetahui di mana dia mati yang ketiga agar menumbuhkan rasa takut kepada Allah Subhanahu Wa taal jangan-jangan nya tidak diterima karena terlambat sebagaimana Firaun mungkin sebagian orang menganggap bahwasanya Oh saya bisa bertobat nanti istigfar selesai tetapi jangan-jangan tobatnya tidak terima seperti Firaun ketika benar-benar sudah tenggelam dia mengatakan amantu annahu la ilahailladzi aman Israil wa Minal muslimin aku beriman bahwa tidak ada Ilah yang berak diibadahi kecuali Allah dan aku termasuk orang-orang yang berislam kata Allah apa sekarang mau berimanq dulu engkau bermaksiat dan termasuk orang-orang yang merusak maka tumbuhkan rasa takut kepada Allah subhanahu wa taala Kemudian yang kedua takut nikmat Allah dicabut oleh Allah subhanahu wa taala kita melihat ini nikmat Allah sanggup enggak Allah pada saat kita melihat yang haram Allah jadikan kita buta sanggup engak takutlah itu Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam al-qur’an menyebutkan nikmat mata e apa ayatnya dalam surat albalad Alam najahu A Bukankah kami jadikan untuk manusia dua mata yang dengannya dia melihat abinahah ketika membaca ayat ini dalam salat malam beliau menangis kemudian ditanya di waktu pagi sampai pagi menangis ditanya kenapa Apa yang menyebabkan kau menangis membaca ayat ini bukanah kami telah jadikan untuknya dua mata kata Abdullah bin rahimahullah perahak suatu malam engkmamuk kepada Allah ta yang mana Allah telah menjadikan untukmu dua mata yang dengan dua mata tersebut kamu bisa melihat bisa melihat istrimu yang cantik bisa melihat Kekayaan bisa melihat bisa melihat maka takut dirubah nikmatnya oleh Allah gara-gara tidak bersyukur atas mata wallahuam ini Mungkin pertanyaan masukan kepada pengurus Masjid tetapi juga dari sisi pertanyaan dari kisah di dalam surah al-qasas tadi yang anak perempuan Seorang nabi yang malu saat berhadapan dengan orang yang telah membantunya mengambil air yaitu Nabi Musa Alaihi Salam Bagaimana di zaman ini ikhtilat antara laki-laki dan perempuan dianggap biasa walaupun hadir di majelis ilmu di saat keluar masuk masjid apakah ini kurang rasa malu iya nah jangan sampai mas Masjid Jami Al Barkah seperti itu ya harus ada tempat khusus untuk perempuan keluarnya laki-laki pantang untuk masuk ke tempat itu Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma di Masjid Nabawi itu kan ada babun Nisa pantang setelah di tunjuk oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu adalah pintu perempuan pantang beliau masuk malu makanya Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ketika kaum muslimin di depan masjid Nabawi bercampur lagaki laki-laki dan perempuan beliau langsung mengatakan yaarisa wahai para perempuanirna minggir kalian minggir kalian tidak pantas bagi kalian di tengah jalan hendaknya kalian samping-samping jalan malu sifat malu dan ini ditumbuhkan ya saya jujur beberapa kadang-kadang beberapa ibu-ibu terutama kawasan EB tabek lah ya sebagian tidak semua kadang-kadang langsung nyosor nanya dekat-dekat gitu enggak ya akhi malu ya Malu entah bertanya lewat apa Jangan Nyosor dekat-dekat gitu apalagi kita laki-laki masih muda lagi nah malu ya Shallallahu Al Nabina Muhammad walhamdulillahiabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam [Musik] Terima kasih Anda masih bersama r t dan radio R ikuti terus kajian Islam yang akan ditayangkan pada jam-jam berikut ini
Ustadz Ahmad Zainuddin Al-Banjary, Lc. | Ta’zhimus Sunnah (Pengagungan Terhadap Sunnah)
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply