Ustadz Abdullah Zaen, M.A. – Tafsir Juz Amma

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

[Musik] adi wahai manusia apa yang membuatmu terpeday sehingga engkau durhaka saksikanlah kajian Islam ilmiah di R TV dan radio Roja [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah Alhamdulillahi Wahdah wasalatu wassalamu ala Man la nabiya ba’dah waa alihi wasohbihi waman itabaa hudah Ila Yaumil qiamah Amma ba’d kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah subhanahu wa taala ada pada kesempatan malam yang berbahagia kali ini tanggal 15 Rabiul Aal 1446 Hijriah atau yang bertepatan dengan tanggal 18 September 2024 kita kembali diberi kekuatan kesehatan Hidayah serta Taufik dari Allah Jalla waala sehingga kita bisa kembali menghadiri pengajian rutin tafsir al-qur’an di Masjid Agung Darussalam Purbalingga kita berharap semoga Allah subhanahu wa taala berkenan untuk melimpahkan kepada kita semuanya ilmu yang bermanfaat sehingga bisa kita amalkan sebagai bekal untuk menghadap kepada Allah Jalla waala Allah Amin selawat dan salam Semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita nabi Agung Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarganya sahabatnya dan umatnya yang setia mengikuti tuntunannya hingga di akhir nanti seperti biasanya sebelum kita mengawali Pengajian malam hari ini kita akan membaca sebagian dari ayat-ayat yang ada di dalam surah al-infitar Semoga Allah subhanahu wa taala memberkahi majelis kita auzubillahiminasyaitanirrajimillahinasyaitanirrajim Innal Abrar lafi Naim Innal [Musik] abriim wa Innal fujjar lafi jahimainnal fujjarfi jahim ah yaumadinumin W humha [Musik] [Musik] Bibin ud tumma Ma adrama yaumuddin [Musik] Wal Amru yaumaidin lillahuill para hadirin dan hadirat sekalian dan juga segenap pendengar serta pemirsa rahimani warahimakumullah pada pertemuan yang lalu kita telah menyelesaikan pembahasan tentang ayat nomor berapa 16 16 hari ini kita akan langsung membahas dua ayat sekaligus berarti ayat berapa dan berapa ayat ke-17 dan ayat ke-18 Kenapa kok kita bahas dua ayat itu sekaligus dalam satu pertemuan karena bunyi ayatnya mirip kapo karena bunyi ayatnya mirip ayat yang ke-17 bunyinya wama adrakama yaumudin itu Ayat berapa 17 ayat 18ama yaumudin mirip gak Mir cuma yang satu wa yang kedua tumma Apa artinya w danakah kau tahu apa itu Hari pembalasan ini arti ayat ke berapa 17 ayat selanjutnya tsumma kemudian Apakah engkau tahu apa itu Hari pembalasan mirip apa boten mirip Kenapa Allah Azza wa Jalla membuka ayat ini dengan pertanyaan dan pertanyaannya di ulang ya Wa adrokama yaumuddin Tahukah Engkau Apa itu Hari pembalasan tmma Ma adrakama yaumuddin kemudian Tahukah Engkau Apa itu Hari pembalasan pertanyaan yang diulang dua kali Kenapa sebagian ahli tafsir menyebutkan bahwa Allah Azza wa Jalla mengawali ayat ini dengan pertanyaan dan pengulangan dalam rangka untuk menyedot Perhatian para pembaca nopo menyedot Perhatian para pembaca jadi orang yang baca al-qur’an itu supaya ter tarik dan itu adalah salah satu metode mengajar yang baik jadi metode mengajar yang baik adalah mempersiapkan pikirannya murid sebelum menyampaikan opo ilmu jadi ngajar kui ora ujug-ujug Assalamualaikum langsung mlebu pelajaran sing kiye lagi ngobrol sing kae lagi ngantuk singkana Lagi dolanan HP [Musik] loh Wong belum fokus kok sudah diajar jangan ngajar itu jangan asal ngajar ya sekedar masuk kelas setelah itu selesai keluar awal bulan nerima gaji Muh muride paham apa ora paham ora penting jangan ngajar itu adalah sebuah tanggung jawab berarti kita ini lagi bahas guru atau semua dari kita nek kur bahas tentang guru tok Berarti cuma berapa persen guru yang hadir di sini bisa dihitung dengan jari sisane Berarti enggak dimaksud dengan hadis ini dengan ayat ini kita semua itu guru guru Buat siapa Buat anak-anak kita jadi jangan katakan Oh gue urusane nyong nyong udu guru kita ini semuanya guru bapak dan ibu adalah guru buat siapa anak-anaknya jadi J ketika kita mau menyampaikan suatu ilmu kepada anak kita mau ngajarkan sesuatu kepada anak kita mau menasihati anak kita Sebelum menyampaikan nasihat itu pastikan dulu Anak kita sudah fokus kalau kita mau pakai contoh yang diajarkan sama Allah Azza wa Jalla di sini berarti kita lakukan satu apa dua apa loh mau wis tak sebut kan satu pertanyaan dua pengulangan leh tahu enggak Kenapa kita harus salat itu namanya noo pertanyaan Le Eh nuk tahu enggak Kamu itu kenapa harus pakai jilbab kalau keluar rumah itu namanya nopo pertanyaan jadi jangan ucjuk-ucuk pokoke pokoke si kepriwe Pokoke pokoknya harus gini tanya dulu kamu tahu enggak kenapa harus baca Zikir pagi petang tahu enggak Kamu kenapa perlu ngfalin al-qur’an kasih pertanyaan n Apalagi anak-anak kita di hari ini lebih KRI kritis kritis siap kritis penyakit kritis gitu orang lagi kritis bukan kritis apa lebih apa ingin tahunya tinggi selalu tanya kenapa Iya apa or Iya apa ora nak jangan main HP terus kenapa ayo nak udah mau magrib mandi Kenapa dela-dela apa Kenapa biyen dewek kayak k apa ora dulu kita kayak gitu enggak kenapa Maras apa Maras takut kita takon bae bet apa sabuk ya sabu kulit Ini zaman sudah berubah Kenapa anak hari ini kritis ini pernah saya sampaikan dalam sebuah pengajian judulnya mendidik anak di zaman Nau nopo mendidik anak di zaman nau jenengan cari nanti ya rekamannya masih ada kenapa kok anak-anak hari ini kritis karena sumber informasinya yang masuk kepala anak kita itu banyak sumber nopo informasi kalau dulu pas kita masih kecil Apa sumber informasinya Dunia Dalam Berita tahu jam berapa 9.00 sekarang anak kita Masyaallah wong stasiun televisi aja banyak banget itu baru stasiun televisi belum internet ya belum radio belum media sosial banyak banget sehingga zamannya sudah berbeda maka treatmentnya Penanganannya kita harus lebih kreatif selama tidak melanggar aturan agama ya jadi Allah Azza wa Jalla menarik perhatian para pembaca al-qur’an supaya fokus dengan apa dan apa pertanyaan dan pengulangan [Musik] Tahukah Engkau Apa itu hari kiamat Tahukah engkau engkau di dalam ayat ini siapa maksudnya siapa Iya yang diajak bicara k siapa hah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam siapa Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam W adraka Tahukah Engkau wahai Muhammad Apa itu hari kiamat tma ma adraka e w adrak yaumuddin Tahukah Engkau wahai Muhammad Apa itu hari kiamat tumma ADR yaumuddin kemudian Tahukah Engkau wahai Muhammad Apa itu hari kiamat Apakah ah ketika ayat ini aslinya tertuju kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Apakah artinya ayat ini khusus buat Nabi Muhammad jawabannya tidak kenapa karena sesuatu yang diturunkan oleh Allah Azza wa Jalla yang disampaikan kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Itu otomatis juga tertuju kepada umatnya siapa umatnya kita kecuali ada pengkhususan ya jadi aslinya kalau ada ayat diturunkan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ada hadis yang disampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka apa yang Wahyu Wahyu yang diturunkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam otomatis juga berlaku buat siapa umatnya kecuali ada nopo wau pengkhususan ya Nah di dalam ayat ini W adroka Tahukah Engkau wahai Muhammad berarti juga tertuju kepada kita umatnya nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam tahukah kalian wahai umat Muhammad apa itu Hari pembalasan Oke di dalam bahasa Arab kalimat wama adroka nopo wama adroka Tahukah engkau ini sering dipakai untuk menggambarkan bahwa sesuatu yang ditanyakan ini Dahsyat nopo Dahsyat sesuatu yang ditanyakan ini besar sesuatu yang ditanyakan ini penting sesuatu yang ditanyakan ini Agung Makanya kalau kita perhatikan penggunaan kata wama adraka sering terulang contoh alqa Riah Mal qah terus W adramal qah contoh yang lain alhaqah malhaq W aral jadi Allah Azza Walla menggunakan kalimat W adraka sering di dalam al-qur’an dan kata para ulama kata atau kalimat wama adraka adalah untuk menggambarkan bahwa alqori’ah bahwa alhaqah bahwa yaumuddin itu adalah sesuatu yang penting sesuatu yang dahsyat sesuatu yang besar sesuatu yang Agung yaumuddin alqariah alhaqqah itu adalah nama dari nopo hari kiamat berarti hari kiamat itu dahsyat dahsyat apa kata Allah subhanahu wa taala di dalam surah al-haj ayat apa surah apa al-haj ayat 1 sampai du ayat pinten S sampai du apa kata Allah subhanahu wa taala ya ayuhanakum wahai para Manusia takutlah kepada Allah bertakwalah kepada Allah inalzalat Sungguhnya goncangan di hari kiamat sangat dahsyat sekali idza zulzilatil ardu zilzala ketika bumi digoncangkan segoncang-goncangnya segoncang-goncang itu maksudnya opo terus-menerus jadi bumi itu digoncangkan terus-menerus sampai apa sampai seluruh yang ada di permukaannya [Tepuk tangan] rata jadi kita baru dengar gempa Berapa skala reter 8 Kom 9 koma sudah nopo hancur berant padahal cuma berapa menit 1 menit 2 menit 3 menit nanti di hari kiamat Berapa skala Richter loh wong alat wis rusak ngukurnya gimana wongalanya sudah rusak kok sudah sudah hancur semuanya jadi bukan bangunan tiga lantai empat lantai gunung semuanya rata Inna zalzalatiunim sesungguhnya goncangan di hari kiamat itu sangat dahsyat Terus apa kata Allah menggambarkan bagaimana dahsyatnya hari kiamat ketika hari kiamat nanti terjadi ibu yang sedang menyusui anaknya akan mencampakkan bayinya sendiri Coba bayangkan ibu itu kan sayang banget sama anak yang sedang disusuinya nanti ketika hari kiamat ibu yang sedang menyusui anaknya dia akan lemparkan anaknya sendiri dia akan campakkan enggak peduli dengan anaknya saking nopone seramnya pada hari itu wat ktin wat kulluti hamlin hamlaha dan semua ibu-ibu yang sedang hamil saat itu juga akan melahirkan akan kegugur saking seramnya saking takutnya watasa sukar wumukar kalian lihat manusia kayak pada [Musik] mabuk pada kelimpungan jalannya enggak jelas Ke mana kayak orang mabuk wumukar tapi mereka bukan sedang mabuk Win inahadid akan tetapi azab Allah hari itu sangat pedih itu yang membuat orang-orang pada ketakutan kelimpungan kebingungan enggak tahu arah jadi kalimat nopo wau wama adroka itu Tujuannya adalah untuk menggambarkan bahwa hari kiamat adalah sesuatu yang nopo Dahsyat sesuatu yang besar sesuatu yang penting sesuatu yang agung berarti hanya orang-orang yang besarlah yang akan mempersiapkan diri menghadapi hari yang besar itu saya ulangi hanya orang-orang yang besarlah yang akan mempersiapkan diri menghadapi hari yang besar itu hanya orang-orang pentinglah yang akan mempersiapkan diri menghadapi hari yang super penting itu dan hanya orang-orang yang agunglah yang mempersiapkan diri untuk menghadapi hari yang Agung itu apakah kita termasuk orang itu kok sepi mudah-mudahan atau kita mikirin sesuatu yang remeh-temeh sesuatu yang gak penting sesuatu yang kecil sesuatu yang hina itukah kesibukan kita selama ini apa sesuatu yang hina Enggak penting remeh apa dunia coba saya tanya 24 jam waktu kita ini untuk mikirin akhirat itu berapa Jam pintar Pira ya Ustaz ya ya pas salat Ustaz pas salat mikirin dunia salat itu kan salah satu aktivitas kita untuk ingat noo akhirat Ingat Mati Ingat Allah pun ketika lagi salat yang dipikirin bukan salat Nggih nopo enggih giih itu padahal lagi melakukan aktivitas ukhrawi Bagaimana kalau kita di luar salat lah wong lagi salat aja mikir dunia berarti kita ini orang penting atau bukan kita ini orang besar atau bukan seharusnya waktu kita itu lebih banyak untuk mikirin opo akhirat salah kalau ada orang mengatakan fiy-fifty salah fifty-fifty ya kalau y-fy berartiun Dunia 50% Akhirat 50 salah siapa bilang f50iy-fifty Ayo kita lihat ayat yang Allah sampaikan dalam surah al-qasas ayat 77 surah apao al-qasas ayat 77 supaya kita tahu skala prioritas kita hari ini itu benar apa Ung apa kata Allah wabtaghi Fima atakallahu addaral akhirah manfaatkanlah semua potensi yang Allah berikan kepadamu untuk mencari akhirat Saya ulangi wabtagi Fima atakallah manfaatkanlah seluruh potensi yang Allah berikan kepadamu untuk addaral akhirah mencari no akhirat Terus apa kata Allah wala Tansa nasibaka minad Dunya tapi jangan lupa jatahmu di dunia ketika Allah nyuruh kita beramal buat akhirat apa kata Allah gunakan semua potensimu ketika Allah mengingatkan tentang dunia apa kata Allah jangan lupa ya kamu punya jatah di dunia kira-kira apa orangh y-fy apa enggak udah gini aja L Kalaupun kita mau pakai -f apa temenan dewek wis 24 jam 12 Jam nggo akhirat 12 jam nggo dunia wis burung if-f aja Enggak kok jauh -f aja enggak dan itu pun keliru – seharusnya itu seluruh potensi kita untuk akhir akat Apa potensi kita Ustaz beda-beda ada yang potensinya noo kekuatanis fisik awake pating pkentung perutnya nopo sispek gunakan potensi itu untuk akhirat nopo mangkat masjid ya mangkat pengajian apaagi bantu bambah ngangkati beceran ya apalagi ada orang dizalimi maju ya melindungi yang terzalimi yang lemah ngelihat ada masjid kotor pripun nyapu i sampai ke rumah bantu orang tuanya ngangkati memean jemuran ngepe gabah ku nembe jos I wong sabenina ngejim ngangkat memean Bi ora kuat ada ada setiap hari nge-jym bawa apa ngangkat apa bar barbel berapa I sing pada ngejim i lima apa 10 loh ngangkati jemuran aja enggak bisa loh buat apa visi kita tuh buat apa visi kuat enggak pernah bantu orang tua visi kuat enggak pernah bantu orang lemah loh Terus buat apa visi Kuat Kita potensi kekuatan opo fisik potensi harta Untuk apa kita banyak harta hanya sekedar untuk menuh-menuhi rekening dioyok-oyok pajak Ya hanya untuk nambah rumah di sana rumah di sini beli di sana beli di sini terus mana yang buat akhirat sudah berapa masjid yang dibangun Sudah berapa pohon yang dibantu Sudah berapa anak yatim yang dibiayai sudah wakaf berapa ratus hektar Waduh ratus hektar Saya kan lagi ngomongin orang kaya ya gunakan potensi kekayaan kita apaagi pot poensi kecerdasan IQ yang tinggi otak yang encer Sudah berapa ayat yang dihafalq tinggi Alfatihah ungal Ya udahlah Ustaz Alfatihah ya wisz ama wis Subhanallah cerdasnya Luar biasa sampai jadi Profesor hafalan qurane Qulhu falaknas salat itu terus loh Terus kecerdasannya selain untuk memikirkan yang lain terus mana yang buat menghafal al-qur’an mana yang buat mengingat memahami ee isi al-qur’an memahami hadis nabi S wasam mencerna apa yang disampaikan para ulama di dalam kitab-kitab dan kajian-kajian buat apa kecerdasan kita yang buat akhirat itu yang mana potensi apa tadi fisik potensi harta potensi kecerdasan potensi jabatan jenengan itu pengin dapat jabatan Buat apa nyari pahala dari Allah Azza wa Jalla menciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya membuat pendidikan gratis membuat Fasilitas Kesehatan mudah diakses di mana-mana membuat pengajian mudah diadakan di mana-mana enggak ada lagi pembubaran pengajian membuat masjid-masjid jadi Makmur itu tujuannya atau hanya sekedar untuk ngumpulin modal B balik model potensi-potensi yang kita miliki kalau kita memang betul-betul orang yang besar gunakan itu untuk mempersiapkan diri menghadapi hari yang besar loh Terus duniane kepriwe tadi kan sudah dikatakan Jangan lupa maksudde pripun jangan lupa ya waktune sarapan ya Sarapan Haus ya minum pengin nyaman berangkat pengajian ya beli motor apa mobil ya duwene motor ya motor mobil ya mobil pengin nyaman rumah bikin rumah yang besar no problem yang penting duitnya halal Ya ini yang bisa kita pelajari hari ini sebenarnya banyak yang perlu kita sampaikan tapi Semoga apa yang kita dengar tadi bermanfaat buat kita semuanya terima kasih atas perhatiannya mohon atas segala kekurangannya kita akhiri subhanakallahumma wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka waubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Terima kasih Anda bersadi kajian Isam yang akan ditayangkan jam-am berikut ini [Musik] Alhamdulillah TV saluran Tilawah Alquran dan kajian islamat [Musik] ayat-ayat al-qur’an auzubillahiminasyaitanirrajim [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *