Ustadz Abdullah Taslim, M.A. | FAWAIDUL FAWAID

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

um alhamdulillahbilaminamd mu wasu wasamur waihi Wai AJ allahakum para pemtih Roja dan pendengar Roja di manaun Antum berada di kesempatan pagi hari ini kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala di di pagi hari ini Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua dan kita bersyukur kepada Allah atas kenikmatan yang Allah berikan kembali di hari ini rasa syukur yang banyak yang kita panjatkan hanya kepada Allah subhanahu wa taala dan salah satu kenikmatan yang diberikan kembali oleh Allah subhanahu wa taala adalah dapat menyimak kajian yang penuh dengan faedah yang Insyaallah sesaat lagi kita akan simak bersama satu kajian yang penuh dengan faedah dari pembahasan kita fawaidul Fawaid buah karir dari Ibnu qayim aljauziyah rahimullahu danam allahakum sebagaimana biasanya kajian ini disampaikan secara mendalam bersama guru kita Al Ustaz alfadil Abdullah Tasim Ma hafullahu taala Alhamdulillah kami telah terhubung dengan beliau yang saat ini berada di studio Roja Kendari dan kita akan simak sesaat lagi sebelum kita simak kami informasikan kepada Anda semuanya setelah kajian ini kami membuka sesi interaktif soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya secara langsung Anda dapat menghubungi kami di 0218236543 ataupun Anda dapat bertanya melalui pesan singkat atau pesan chat wa di 0819896543 allahuakum tanpah memperpanjang lagi kita akan simak bersama kajian yang penuh dengan faedah ini dan kepada Ustaz kami persilakan ffad masuran Barakallah fikum asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhalhamdulillah nahmaduhuuagfirillah anahahua wauaahaallah wahahu yainaahantum muslimum quhammahuaihi was Alhamdulillah maasir muslimin akwat fidin rahimakumullah kaum muslimin para pemerhati t dan radio Roja di mana pun Antum berada Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala di pagi hari ini kita dimudahkan kembali untuk mengadakan majelis ilmu yang mulia meskipun secara online ya Di dalam lanjutan kajian kitaahas kitab yang sangat bermanfaat kitab alfawaid sebuah karya dari alimamsuddin Abu Abdillah Ibnu qayim jazi rahimahullahu taala ya kita masih melanjut pembahasan tentang masalah akidah dan tauhid ya berdasarkan susunan kitab ini yang disusun kembali oleh dan diberi juduljudulil oleh Syekh Ali rahah sekarang kita sampai di pasal di pasal yang berikutnya anall wunubu Minan semua nikmat itu adalah dari Allah sedangkan perbuatan dosa dari godaan setan baik jadi sekarang kita akan melangkah di pembahasan yang berikutnya dari faedah-faedah yang di sampaikan oleh Imam rahimahullah taala dalam kitab ini faedah-faedah yang dapat yang beliau dapatkan dari menelaah ya kitab-kitab ya kitabullah sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan penjelasan para ulama tentu saja yang kemudian faedah-faedah yang berharga tersebut beliau tuangkan di dalam Kitab yang bermanfaat ini di sini Beliau mengatakan ah Wah Sungguh Aku merenungkan kehidupan kita di dunia ini Maka ya aku dapati asal dari segala kebaikan adalah dengan engkau mengetahui bahwa semua nikmat itu adalah berasal Dar S Allah semmata mengamalkan ketaatan menjalankan ibadah kepada Allah Maun katan urusan-urusan dunia lainnya semua ad pemberian dari Allah kepada Allah agar Allah mengilhamkanmu agar Allah memudahkanmu untuk selalu mengingat nikmat tersebut dan agar Allah menguatkanmu untuk selalu mensyukurinya inilah kunci kebahagiaan ya qala taala Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam surat annahl ayat ke-53 auzubillahiminasyaitanirrajim w bikum min nikmatinallahma akumuru failaii tajarun dan apa saja yang ada pada dirimu berupa nikmat nikmat apa saja yang ada pada diri kalian wahai manusia maka itu semua adalah dari Allah semata-mata kemudian jika kalian ditimpa kesusahan ditimpa bencana maka hanya kepada Allah subhanahu wa taala kalian berlindung hanya kepada Allah subhanahu wa taala kalian berendar waqala di ayat yang lain Allah subhanahu wa taala berfirman di surat ala’raf ayat 69kuru Allahi laakum tuflihun maka ingatlah selalu akan nikmat-nikmat yang Allah berikan kepadamu agar kamu menjadi orang-orang yang beruntung waqala ayat yang lain surat annahl ayat wasurum I dan syukurilah nikmat yang Allah berikan kepadamu Jika kamu benar-benar hanya beribadah kepadanya ini ayat-ayat menggambarkan kepada kita tentang nikmat yang ada pada diri kita nikmat Apun semua bersumber dari sisi Allah subhanahu wa taala semata-mata fikruha waukruha launalu illa bitaufikih dan sebagaimana semua nikmat itu adalah dari Allah semata-mata dan bersumber dari murni karunianya yakni bukan karena kita punya jasa bukan karena kita ada kebaikan-kebaikan yang dengan itu kita berhak untuk mendapatkannya karena kebaikan yang kita miliki ketaatan yang kita amalkan juga adalah Taufik dari Allah J itu adalah murni karena karunianya maka mengingat nikm tersebut Dan mensyukurinya ini juga tidak akan bisa kita lakukan tidak akan bisa diraih kecuali dengan Taufik dari Allah subhanahu wa taala maka Harusnya kita memuji Allah subhanahu wa taala dariwal sampai akhir karena semua kebaikan dari Sisinya kita mensyukuri kebaikan tersebut juga adalah dengan taufiknya kita mengingat dan mensyukuri nikmat tersebut ini juga tidak bisa kita lakukan kecuali dengan pertolongan Allah subhanahu wa taala benarlah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda wirahmah naahu Barang siapa yang mendapati kebaikan hendaknya dia memuji Allah semata-mata dan barang siapa yang mendapatkan selain dari itu maka janganlah dia mencela kecuali kepada dirinya sendiri bab kemudianubu khidlan dosa-dosa yang dilakukan manusia adalah khidlan hiidlan ini lawan daripada Taufik Kalau Taufik itu artinya Allah mudahkan seorang untuk melakukan kebaikan Allah lapangkan dadanya untuk menerima kebaikan dan mudah mengamalkannya sebaliknya Khan itu adalah Allah subhanahu wa taala melepaskan hanya dan tidak menolongnya jadi dosa dosa itu adalah karena karena berpaling dari hamb sedangkan dosa-dosa itu adalah karena Allah berpaling dari hambanya tidak menolongnya karena Allah meninggalkan hamba tersebut dan membiarkan hamba itu dengan hawa nafsunya dan kita tah Hawa nasu sifatelalu memintahkan kepada kebaikan kita diperintahkan untukl darb berlindung kepada Allah dari kejelekan kejelekan jiwa-jiwa atau nafsu kita inilah perbuatan dosa yang dilakukan oleh seorang hamba karena Allah subhanahu wa taala berpaling darinya tidak menolongnya dan membiarkan dia dengan hawa nafsunya Allah subhanahu wa taala tidak menyingkap ini dari hambanya menghilangkan keburukan ini dari hambanya maka tidak ada cara tidak ada jalan untuk bisa menghilangkannya Dari Dirinya sama sekali Kalau Allah berpaling darinyaunaih an as hattau maka berarti hamba ini selalu Mut butuh secara darurat benar-benar butuh dengan sangat untuk selalu tadaru merendahkan diri tunduk kepada Allah sungguh-sungguh memohon kepadanya agar Allah subhanahu wa taala menjauhkan dia dari sebab-sebab dosa supaya dosa itu tidak dilakukannya ya karena perbuatan dosa adalah akibat dari Allah berpaling dari hambanya berarti hamba harus bersungguh-sungguh minta kepada Allah agar dijauhkan dari sebab-sebab perbuatan dosa dia harus minta dengan permintaan yang benar-benar tunduk merendahkan diri kepada Allah agar Allah subhanahu wa taala tidak membiarkan dia dikuasai oleh setan dan hawa nafsunya sehingga terjerumus ke dalam perbuatan dosa kemudian kalaupun terj perbuatan dosa tersebut bimun hamba berusaha sebagai manusia biasa dia tidak luput dari kesalahan kalau terjadi perbuatan dosa itu ya karena memang sudah Allah takdirkan dan juga karena M kekuensi dia sebagai manusia yang tidak mungkin luput dari kesalahan kata Rasulullah had yang manusah Bu salah tapi khat sering melakukan kesalahan kalau ini terjadi maka hamba ini sangat butuh untuk segera tunduk dan memohon dengan sungguh-sungguh kepada Allah agar Allah menjauhkan dia dari mujibat akibat buruk dari dosa tersebut siksaan yang Allah subhanahu wa taala timpahkan karena perbuatan maksiat kepadanya yakni Dia segera mohon kepada Allah agar diampuni dosa-dosanya agar dibersihkan dari kesalahan-kesalahannya tersebut Dia segera kembali kepada Allah subhanahu wa taala meminta ampun AB maka seorang hamba tidak bisa lepas dari kebutuhan dasarnya kebutuhan mendesaknya kepada perkara ini ya wahu ill biha yang mana tidak ada keuntungan bagi hamba ini tidak ada kebahagiaan kecuali dengan tiga hal ini apa itu asyukru selalu mensyukuri nikmat watabuli selalu meminta ya keselamatan minta pemaafan mohon ampun agar dihapuskan keburukan dosa yang telah dilakukannya watbatun nasuh dan bertobat dengan sungguh-sungguh kepada Allah subhanahu wa taala jadi ini semua merupakan perenungan Yang hendaknya menjadi motivasi bagi seorang hamba untuk memiliki bekal Ini dalam menjalankan hidupnya nikmat akan selalu Allah tetapkan Pak bagi hamba kalau dia selalu mensyukurinya bahkan akan ditambahkan dan disempurnakan nikmat tersebut tentu apalagi yang berhubungan dengan kebaikan agama kita kita selalu butuh penjagaan dari Allah kita selalu butuh iman kita ditingkatkan ya Kata Rasulullah wasam mohonlah kepada Allah agar dia selalu memperbaharui iman yang ada di dalam hatimu agar tidak usang agar tidak terkikis atau Lapuk ya sehingga menjadi semakin kurang semakin berkurangan habis naubillahalik jadi selalu hamba itu butuh untuk bersyukur selalu k Allah sebagaimana ketika dia melakukan kekurangan dan kesalahan dia butuh untuk memohon kepada Allah agar dihindarkan dari hukuman akibat perbuatan dosanya dengan dia segera kembali dan mohon ampun kepada Allah kemudian dia bertobat dengan tobat yang nasuhat yang sungguh-sungguh dan ikhlas kepada Allah sematamata Masyaallah ini sebaik-baikkal karena kehidupan manusia tidakut dari hal yang seperti iniangapa yang inininya lalu terjaga maka hendak Dia memegang dan lalu menghiasi dirinya dengan tiga sifat yang mulia ini yaitu Selalu bersyukurulah mema penjagaan dan keselamatan dari Allah dan selalu bertobat dengan tobat yang sungguh-sungguh dan ikhlasik kemudian dan takut kepada Allah ini adalah landasan segala kebaikan landasan imanisadil abdiadiibil kemudian aku renungkan kembali maka tiba-tiba aku dapati dari semua ini ternyata ada pada aragbatuahbah pengharapan dan rasa takut ya berharap kepada Allah menggantungkan harapan kita kepada Allah dan takut kepadanya semata-mata yang kedua ini bukan di tangan hamba tapi di tangan Allah yang Maha membolak-balikkan Hati Yang Maha memalingkan hati sesuai dengan kehendaknya Masyaallah ternyata dua hal inti dari segala kemudahan kebaikan yang Allah berikan kepada hambaNya makanya kita dapati selalu dalam Alquran ketika Allah menyebutkan sifat-sifatamba Allah yang Saleh sering Allah sebutkan mereka memiliki dua hal ini seperti para nabi dan para rasul alai wasam di surah alanbiya Allah subhanahu wa taala berfirman mereka adalah orang-orang yang selalu berl bersegera dalam melakukan kebaikan dan mereka selalu berdoa kepada kami ranaban dengan pengharapan dan rasa takut dengan sebab ini apa yang mereka harapkan Allah berikan apa yang mereka takutkan Allah selamatkan mereka darinya karena Allah mencintai hamba-hamba yang selalu berdoa kepadanya dengan sungguh-sungguh meminta menunjukkan rasa butuh dan ketergantungannya kepada Allah dan Allah subhanahu wa taala dialah yang Maha kaya Maha terpuji Maha Kuasa atas segala sesuatu ketika seorang hamba meminta dengan cara seperti ini Allah subhanahu wa taala akan memudahkan pengabulan doa hamba tersebut karena Allah subhanahu wa taala mencintai hamba yang selalu merendahkan diri merendahkan dirinya bab kata beliau faidza waq wafaq abduhu akbala bibihi ilaihi wahu rbatan warahbatan maka jika Allah berikan Taufik kepada hambanya maka Allah akan membantu dia untuk menghadapkan hatinya selalu kepada Allah dan Allah akan memenuhi hatinya dengan pengharapan dan rasa takut dua sifat ini bahkan ketika disebutkan oleh seorang sahabat ketika Rasulullah sallu wasam Bertanya kepadanya yang mana sahabat ini sedang sakit keras kemudian Rasulullah sall wasam menanyakan tentang apa yang ada di hatinya atau apa yangasakannya saat ini maka sahabat menjawab Sesungguhnya Aku benar-benar mengharapkan rahmat Allah dan takut akan dosa-dosaku maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda demi yang jiwaku di tangannya tidaklah terkumpul dua perasaan ini pada diri seorang hamba dalam kondisi seperti ini kecuali Allah akan berikan apa yang diharapkannya dan Allah subhanahu wa taala amankan dia selamatkan dia dari apa yang ditakutkannya maka ini menunjukkan kepada kita tentang Agungnya dua sifat ini dan menunjukkan seorang hamba yang benar-benar mengetahui kelemahan dirinya untuk disandarkannya kepada Allah subhanahu wa taala yang Maha Kuat maha perkasa Maha Kuasa atas segala sesuatu baikahuahu wa nafsahu walam biqbihi ilaihi walam yalika kalau Allah subhanahu wa taala membiarkannya berpaling darinya dan membiarkannya dengan nafsunya dirinya ya dan Allah subhanahu wa taala tidak memudahkan bagi hatinya untuk menghadapkannya kepadanya dan hamba ini juga tidak menanyakan meminta kepada Allah Hal tersebut ya Jadi ini adalah kecelakaan seorang hamba sebaliknya kalau AllAh tidak memberikan Taufik kepadanya membiarkan dia dengan nafsunya tidak menolongnya untuk hatinya menghadap kepada Allah dan dia sendiri tidak memohon kepada Allah dalam doanya tentang hal tersebut maka ini menjadikan hamba itu akan akan binasa naudubillah minalik wya allahahua W lam Yasya lam Yakun apa yang Allah kehendaki akan terjadi dan apa yang tidak dikehendakinya maka tidak akan terjadi jadi di sini seorang hamba yang mengetahui tentang kemuliaan ini tentang renungan yang disampaikan oleh Imam Ibnu qayim ini berarti dia berpikir untuk selalu menjadikan dirinya rajin berdoa kepada Allah meminta dengan sungguh-sungguh kebaikan-kebaikan ini sampaiun dia mendapati dirinya byak Melakukan kebaikan justru harusnya dia semakin banyak berdoa banyak berusaha merenungkan nikmat dan mensyukurinya banyak merendahkan diri kepada Allah agar ditetapkan pada dirinya sampai di akhir hayatnya makanya akan ada nanti pembahasan dari Imam Ibnu qayyim dalam kitab ini juga kita akan lewati nanti Insyaallah beliau ketika menyebutkan pembahasan ini menyebutkan kunci untuk membuka pu Taufik selalu adalahai kuncinya adalah banyak berdoa dengan sungguh-sungguh Bersandar kepada Allah subh ala sebenarnya disertai dengan rasa takut pengharapan dan rasa takut kepada Allah subhanahu wa taala inilah kunci kebaikan bagi hamba n baik beliau melanjutkan pembahasan di sini ya Beliau berkata ASB Taufik sebab-sebab turunnya Taufik dari Allah subhanahu wa taala ini perenungan juga yaakartu kemudian aku memikirkan merenungkanfun am amjar ala Apakah Taufik atau sebaliknya berpalingnya seorang berpalingnya Allah Dar dari hambanya ini ada sebabnya atau kedua nya ini semata-mata Allah kehendaki tanpa ada sebab jawabannya ya pasti ada sebabnya ada sebabnya ada sebabnyaahuma sauma kesimpulannya aku dapati sebab adal ahatul mah kelayakan atau kepantasan seseorang itu mendapatkannya atau tidak pantasnya dia mendapatkannya Itulah sebabnya ya kelayakan untuk hatinya dimasukkan Taufik oleh Allah subhanahu wa taala atau memang hatinya tidakantas menerima Taufik jadi semua dengan Taufik dari Allah segala kebaik ent sa samp kita pun berusaha mempersiapkan kita agarayak Taufik dari Allah makanya kan intinya semua karunia itu dari Allah kita bersyukur pun sebenarnya itu juga Taufik dari Allah maka kalau kita ini harusnya kita terus bersyukur terus Muji Allah semua tidak akan ada kahamillah ai segala puji bagi Allah yang tidaklah seorang hamba mensyukuri menunaikan syukur atas nikmat dari nikmat-nikmat yang diberikannya kecuali itu dengan nikmat yang baru yang mengharuskan H bersyukur lagi kepada Allah Karena setiap dia bisa mengingat nikmat mensyukurinya itu adalah karunia Allah dia bersyukur lagi terus dia ingat lagi itu dari Allah bersyukur lagi terus tidak akan adanya jadi sebabnya untuk mendapatkan Taufik seorang itu harus menjadikan dirinya pantas kalau dia tahu dirinya kotor banyak bertobat banyak beristigfar kembali kepada Allah ya kalau dia tahu banyak kejahilan belajar agama dan yang paling penting kalau dia tahu kebaikan itu semua di tangan Allah kenapa dia tidak berdoa dengan sungguh-sungguh minta segala kebaikan menjauhkan dirinya dari sebab-sebab keburuk supaya dia pantas dan layak mendapatkannya karena ternyata Itulah sebab utama untuk mendapatkan Taufik atau naubillahalik dijauh dari Taufik yaitu mendapatkan alidlan tadi fahua Subhanahu Ma khul mahalli wahuu maka Allah subhanahu wa taala dia Diah menciptakan tempat menampung kebaikan dalam diri manusia dengan bertingkat-tingkat dalam kesiapannya kemampuan menerimanya dengan perbedaan tingkatan yang sangat jauh mahal di sini tempat jadi kelayakan tempat maksudnya tempat sini hati manusia karena Allah jadikan hati itu sebagai mah tempat yang bisa menerima kebaikan ketika memang tersebut banyak tempatat kebaikan yang masih kosong belum dipenuhi kotorotoran yang menolak kebaikan tersebut Allah subhanahu wa taala yang mencipak ini padai manusia dengan keadaan yang bertingkat-tingkat contoh seperti misalnya dalam kehidupan aljamadat benda mati ya Kak batu misalnya atau bangunan-bangun atau yang kita anggap sebagai benda mati dia tidak akan bisa menerima hal-hal yang bisa diterima oleh hewan misalnya atau makhluk yang hidup nah walika anani minhuma Ma demikian pula jika ada sesuatu ya yang dua jenis masing-masing dari keduanya berbeda-beda atau bertingkat-tingkat dalam kemampuan untuk menerimanya contohwanbu alahim ya hidup yang bisa berbicara yakni manusia bisa menerima apa yang tidak bisa diterima oleh binatang atau hewan he misalnya maka yang seperti ini juga bertingkat-tingkat dalam kemampuan menerima dengan perbedaan ataukat yang sangat jauh pered hew karena dia punya pikir atau akal maka dia tidak akan bisa memahami petunjuk allah atau petunjuk dalam agama yang itu bisa dipahami oleh manusia dan ketika manusia memiliki ini maka dia telah mendapat karunia dan nikmat terbesar dari Allah subhanahu wa taala dalam hidupnya walika alwanul bahimu mfa Insani maka demikian pula hewan yang melata yang berupa binatang yakni menerimanya akan tetapi untuk jenis yang satu dari hewan tersebut ya tingkatan-tingkatannya tidaklah seperti tingkatan ya jenis dalam hal penerimaan yakni penerimaan terhadap kebaikan menerima Taufik dari Allah subhanahu wa taala ada perbedaan dan bertingkat di kalangan mereka Maka ada orang-orang yang imannya sangat sempurna atau imannyaang dari itu dan seterusnya bahkan ada orang yang tidak memiliki Iman sama sekali naillah ini kepada kita bahwa dariilah seseorang bisaemikirkan cara mengusahakan sebab ini dengan tentu yang paling utama berdoa kepada Allah subhanahu wa taala kemudian mengikuti petunjuk allah yang menurunkan dalam syariatnya sebab-sebab yang sempurna untuk semakin menguatkan Hidayah menguatkan keimanan menguatkan dan menyempurnakan kebaikan-kebaikan pada dirinya maka jika almahal sebuah tempat yakni seorang hamba pantas untuk menerima nikmat Allah subhanahu wa taala di mana dia mengetahui nikmat tersebut mengetahui kadarnya serta pentingnya nikmat itu bagi hidupnya kemudian dia mensyukuri zat yang memberikan nikmat itu kepadanyaitu Allah subhanahu wa taala memujinya mengung kan Allah atas nikmat tersebut dan mengetahui itu adalah semata-mata karena kedermawanan dan karunia Allah tanpa ada keberhakan dari dia untuk mendapatkannya kemudian nikmat itu juga bukan dari dirinya turunnya bukan juga karena kemampuannya tidak lain nikmat itu adalah dari Allah semata-mata dengan pertolongannya semata-mata kita dapatkan maka dengan itu dia mentauhidkan Allah dengan nikmat tersebut dengan mengikhlaskannya kemudian menggunakan nikmat tersebut dalam kecintaan Allah sebagai wujud syukur mempersaksikannya bahwa nikmat itu adalah murni karena kedermawan dan karunianya setelah itu dia mengetahui kurangnya dia banyaknya kelemahan dalam mensyukuri nikmat tersebut karena ketidakmampuan kelemahan dan sikap melampai batas dirinya dan dia mengetahui bahwa nikmat itu jika Allah tetapkan pada dirinya itu semata-mata murni karena sedekah kebaikan dan karunia Allah dan sebaliknya jika Allah mencabut darinya nikmat tersebut maka dia pantas dan berhak untuk mendapatkan tersebut untuk mendapatkannya yakni bukan karena Allah subhanahu wa taala berbuat zalim kepada dirinya dan semakin Allah menambahkan baginya nikmat-nikmatnya H ini semak bertambah ketundukan dan rasa butuhnya kepada allahak menah ketunduknya dan semakin dia menegakukurnya kepada Allah dan dia semakin takut kepada Allah karena khawatir Allah mencabut nikmat tersebut dari dirinya karena dia tidak tidak bisa menunaikan syukur yang sempurna atas nikmat tersebut yakni orang yang semakin Saleh semakin banyak mendapatkan kebaikan semakin bersyukur ingat Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam had riwayat imambukhari dan Muslim ketika ditanya oleh Aisyah radiallahua engau melakukanat yangikian pjangikian beri ber ber lamaahalelahuns yang laluun syukurnya setelah itu dia mengakui bahwa dia belum mampu untuk menunaikan secara sempurna rasa syukur yang pantas bagi nikmat Allah subhanahu wa taala tersebut ini sifatnya seorang hamba yang selalu mendapatkan kebaikan dari Sisinya ya sebagaimana Allah telah mencabut nikmat ini dari orang-orang yang tidak mengetahui kadar nikmat tersebut tidak menjaganya dengan sebenar-benar penjagaan faam yur nikmatahu waqqi maka jika hamba ini tidak mensyukuri nikmatnya dan justru membalas nikmat tersebut dengan balasan yang berlawanan dari hal yang pantas untuk menjadi balasan nikmat tersebut maka Allah akan mencabut nikmat itu darinya Dan itu pasti terjadinya apa dalilnya Allah subhanahu wa taala berfirman di suratanam Ayat 53 demikianlah kami jadikan fitnah atau ujian sebagian mereka dengan sebagian yang lain supaya mereka mengatakan Apakah mereka-mereka ini yang mendapatkan karunia dari Allah di antara kami y Kenapa mereka yang mendapat kami tidak maka Allah berfirman alaisallah Bukankah Allah yang lebih mengetahui siapa di anara hamba hambaNya mereka yang selalu bersyukur atas nikmatnya tersebut maka mereka yang untuk mendapatkannya maka merekalah orang-orang yangui kadar nikmat tersebut menerim mencya yang mahik yau ta Allah dan menegakkan syukur yang yang sebenar untuk nikmat tersebut di ayat yang lain Allah Subhanahu Wa taalaf akan beriman sampai diberikan kepada kami sebagaimana yang Allah berikan kepada Rasulullah Rasul utusan Allah ya mereka minta nikmat seperti itu Allah subhanahu wa taala berfirman allahuamu Allah dialah yang lebih mengetahui di mana dia meletakkan memilih siapa yang pantas menjadi menjadi rasulnya J ini adalah sebab yang menjadikan nikmat Allah subhanahu wa taala dan ingat terkecuali nikmat Iman nikmat kebaikan-kebaikan dalam urusan agama Barakallah fikum maka ini perenungan yang sangat bermanfaat sekali untuk kebaikan agama kita untuk istikamahnya kita di atas nikmat terbesar yang Allah berikan yaitu nikmat Iman Taufik untuk mengenal Iman mengenal Islam mengenal sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Yang hendaknya ini tentu kita prakkkan kita jaga dengan sebaik-baik nikmat ini kita selalu merendahkan diri kepada Allah subhanahu wa taala tunduk berdoa dengan sungguh-sungguh agar Allah subhanahu wa taala menetapkan diri kita memudah melakukan sebab-sebabnya dan tentu ditbuhkan di atasnya sampai kita menghadap Allah subhanahu wa taala pada hari kiamat nanti barakallahikumi Insyaallah kajian kita adapun yang sebaliknya nanti kelanjutannya sebab-bab untuk sebab-sebab orang mendapatkan khlan Ya berpalingnya Allah subhanahu wa taala darinya naillahalik Insyaallah akan kita bahas di pertemuan berikutnya maka Cukup sampai di sini untuk kita lanjutkan dengan menjawab pertanyaan pertanyaan ada Insyaallah Barakallah fikum shallallallahu wasallam wabarak ala Nabina Muhammad wa ala alihi wasahbihi ajmain walhamdulillahiabbil alamin Nam Ustaz jazakumullahu Khairan Barakallah fikum Ustaz atas materi yang telah Antum sampaikan di kesempatan pagi hari ini satu materi yang penuh dengan faedah yang dapat kita ambil bersama dan tentunya kita mohon kepada Allah agar dimudahkan untuk mengamalkannya Allahu wakum untuk selanjutnya kami buka sesi interaktif soal jawab bagi Anda yang bertanya seputar materi yang telah beliau sampaikan ataupun pertanyaan lainnya Anda dapat kirimkan pertanyaan melalui chat wa di 0819896543 ataupun Anda dapat bertanya secara langsung di 0218236543 kita angkat pertanyaan mulai telepon terlebih dahulu silakan ya silakan Halo asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Ibu dan berada di mana dengan Umu Abdurrahman Ustaz silakan Umu Abdurrahman Ustaz Apakah kita diperbolehkan sering-sering membaca doabana e istigfar seperti itu diperbolehkan apa tidak ya Ustaz sering membacanya mohon penjelasannya Ustaz ya Iya baik terima kasih asamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kepada Ustaz kami persilakan untuk menjawab silakan Ustaz ya Barakallah Fik sangat baik dari Ummu Abdurrahman Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa melimpahkan kebaikan dan keberkahan B beliau keluarganya dan juga untuk kita semua ya doa seperti ini boleh kita sering-sering ucapkan dan ini termasuk doa yang sangat baik untuk memohon ampun kepada Allah subhanahu wa taala kita tahu ini adalah doa disb Ya Allah kamg kamiahend danikaau menguni kamiah kam maka kami akan menjadi orang-orang yang Meri inikand sikendah sik menunukkan kemahan dananghad kepada dia Caka kalau Allah tidak mengampuni dosanya tidak merahmatinya ini termasuk tawasul dengan sikap merendahkan diri yang menjadikan doa itu mudah dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala maka tidak mengapa sering-sering kita baca doa ini tentu lebih bagus lagi kalau kita tambahkan dengan istigfar yang lain yang diajarkan di dalam sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Ya seperti misalnyaal wahabku ampunilah dosa-dosaku berikanlahat kepadaku Sesungguhnya engkau Maha Penerima tobat dan maha penyayang dan zikir-zikir yang lain permohonan doa atau pengampunan dosa yang lain permohonan pengampunan dosa yang lain kita baca semakin banyak dan semakin baik ya disertai dengan doa-doa kebaikan yang lainnya semakin banyak tentu semakin baik dan semakin menjadikan kita ee dimudahkan untuk mendapatkan rahmat dan karunia Allah dengan sebanyak-banyaknya nah Barakallah fikum Ustaz waf Barakallah jazakumullah kir Ustaz atas jawaban yang telah Antum berikan Ustaz kita angkat pertanyaan kembali melalui telepon di 02182365436 silakan untuk Anda yang ingin bertanya hal Asalamualaikum wabarakatuh Dengan siapa Ibu dan b dari Indramayu baik silakan Ibu dari Indramayu Pak Ust bolehak saya memperbanyak ya Rojak ya patah ya Rojak tiap hari tiap salat baik Cukup ibu terus iya Satu lagi nih He kalau saya dizalimi orang Apakah saya membalas atau berdiam berdiri saja baik hanya itu saja sekian terima kasih Asalamualaikum wabarakatuh Terima kasih atas pertanyaannya ibu yang berada di sana dan kita berikan kepada Az teman berikan jawabannya silakan Ustaz Iya Barakallah Fik pertanyaan sangat baik dari Ibu yang tadi dari Pak Indramayu tadi Kalau enggak salah ya semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa melimpahkan kebaikannya keberkahan dan rahmatnya kepada beliau keluarganya dan juga untuk kita semua pertama ibu untuk ee doa ya Fattah ya roazzaq Ini bukan doa juga bukan zikir karena kita menyebut nama Allah Harusnya kita sebutkan apa permintaan kita setelah itu doa-doa yang diajarkan di dalam Quran di dalam hadis-hadis yang sahih selalu menyebutkan kita sebutkan permintaan ya Fattah ya rq berikanlah aku rezeki kepadaMu berikanlah aku rezeki berikanlah aku Rezeki yangbaik itu berupa Iman berikanlah aku rezeki berupa ilmu yang bermanfaat sebaik-baik rezeki mudahkanlah aku untuk istikamah di atas agamamu harusnya seperti itu ya Fattah misalnya kita sebutkan nama Allah subhanahu wa taala yang berhubungan dengan namanya ini Sebutkan permintaan kita kita sudah sudahah benar menyebutkan nama Allah tapi Sebutkan satu permintaan kita Makanya kalau kita ingin hafalkan di doa-doa dari hadis- yang sahih Ya seperti ya Hayyu ya Qayyum birahmatika astagitu Wahai Allah yang Maha hidup Maha berdiri sendiri dengan rahmatmu aku mohon pertolongan ya muqibal qulubbit qbi Al dinik Wahai Allah yang Maha membolak-balikkan hati kuatkanlah hatiku di atas agammu kena ini lebih baik karena menyebutkan nama Allah disesuai dengan permintaan maka yang tadi kalau cuma sebut nama Allah saja Ini kata sebagian dari para ulama seperti sikhul Islam Ibnu Taimiyah ini zikir yang tidak disyariatkan hanya menyebut ya Fatah razzaq atau Ya Allah terus apa permintaannya ya Jadi kalau tidak ada permintaan maka ini bukan termasuk zikir yang disyariatkan kita menyebut nama Allah itu dalam kalimat yang sempurna misalnya kalau kita ingin berzikir kita sebut Subhanallah maha suci Allah Allahu Akbar Allah Maha Besar Alhamdulillah segala puji bagi Allah Lailahaillallah tidak ada sembahan yang benar selain Allah atau Laula W quata illa Billah tidak ada daya dan kekuatan kecuali Pertolongan Allah ini kalimat yang sempurna atau tadi kayak tadi berdoa menyebut Allah sebutkan permintaan kita jadi jangan hanya menyebut nama tanpa ada permintaan baik itu yang pertama ibu yang kedua orang yang menzalimi kita Apakah kita diam saja lebih baik kita tidak membalas karena itu lebih mulia di sisi allah subhanahu wa taala perbuatan zalimnya itu yang akan berdampak keburukan untuk dirinya sendiri jangan kita balas karena nanti kalau kita balas kita memperturutkan hawa nafsu nanti setan menggoda kita akhirnya kita melapai batas jadinya sama karena kita dizalimi akhirnya kita menzalimi dia juga maka sama-sama berdosa Allah perintahkan Fa Bati ah balaslah dengan cara yang baik Jangan karena orang Ber buruk akhirnya kita berbuat juga naudubillah minzalik kita maafkan dia meskipun boleh kalau kita in mendoakan orang yang menzalimi kita tapi lebih utama adalah kita maafkan dia kita memohon balasan di sisi allah subhanahu wa taala memang kalau ada hal-hal yang perlu kita Jelaskan salah paham kita Jelaskan tapi setelah kita Jelaskan Ternyata dia tidak mau menerima yaitu balasannya akan didapatkannya di sisi allah subhanahu wa taala Adapun kesabaran kita akanikan e pahala yang besar dan keutamaan serta diganti dengan kebaikan dari Allah subhanahu wa taala barakallahikakallahir atas jawaban yang telah Antum berikan Ustaz kita angkat pertanyaan melalui chat wa terab Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Ustaz mohon dijelaskan terkait di akhir-akhir Ini adanya Viral video yang menyamakan antara Surat Maryam dengan kitab Injil yang di mana di dalamnya dalam kitab Injil menjelaskan tentang Isa adalah anak tuhan lalu kemudian si penceramah si Dai memberikan klarifikasi dan di dalam klarifikasinya dia mengatakan bahwasanya dalam pembahasan yang dia sampaikan tersebut tidak ada yang berseberangan dengan Akidah Apakah dalam hal ini dalam pandangan serat Islam orang atau penceramah ini jatuh dalam e kekafiran Ustaz m berikan penjelasannya Ustaz Barakallah fikum ya Barakallah fikum pertanyaan yang sangat baik dan bermanfaat sekali dari beliau yang bertanya Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahannya bagi beliau dan bagi kita semua ya pertama saya belum pernah mendengarkan ceramah tersebut tidak tahu juga masalah hal-hal yang berhubungan dengannya mungkin karena saya tidak mengikutinya cuma jelas orang yang berceramah menyampaikan tentang ee al-qur’an kemudian apalagi diperbandingkan dengan kitab-kitab yang lain ini harusnya Orang ahli bukan orang sembarangan ya harus dari kalangan para ulama dia punya eh ilmu dia punya nukilan-nukilan dari para ulama yang telah membahas dan alhamdulillah ada pembahasan-pembahasan dari para ulama kita yang menjelaskan masalah ini dalil-dalil yang kuat agar tidak mudah terjerumus dalam kesalahan Karena Alquran tidak boleh kita bahas hanyaara semata-mata dengan akal kita dengan pengetahuan kita yang pendek apalagi memunculkan masalah seperti yang tadi disebutkan dalam pertanyaan ini tidak pantas terjadi yang jelas kita ya Ee himbau kepada kaum muslimin jika membahas hal-hal yang seperti ini karena kitabullah al-qur’an ini bukan sesuatu yang bisa kita permainkan ini adalah kalamullah dijamin kebenaran dan kebaikannya sampai di akhir zaman adapun kitab-kitab yang terdahulu kita tahu tidak terjadi maka tidak bisa Kita membandingkannya ingat di dalam hadis yang sahih ketika Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya melihat di tangan Umar Bin Khattab ada lembaran-lembaran Kitab Taurat maka Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ah dan murka kep mengatakan Apakah kamu yang kebingungan wahaiarangannya Mus was tidakasag dia mengikutik sudahup sekarang ada kita mencari dari yang lainnya kalaupun sekedar mungkin kita ingin perbandingkan bahwa ternyata kebenaran dalam al-qur’an diakui oleh kitab-kitab yang terdahulu ini juga jelas harus Orang yang ahli punya keahlian dalam menyampaikannya bukan orang sembarangan apalagi tidak lukilan dari penjelasan para ulama ahlusunah Wal Jamaah sehingga menjadikan pembahas tersebut pembahasan yang mungkin akan banyak kesalahan atau kekeliruan padanya nauzubillah minzalik Semoga Allah subhanahu wa taala memberikan Hidayah kepada kita kepada semua kaum muslimin untuk kembali ke jalan Allah subhanahu wa taala lurus Nam Barakallah fikum n Ustaz Wafiq Barakallah jazakumullah kir jawaban yang Antum sampaikan Ustaz untuk berikutnya kita angkat pertanya mulai telepon di 02182365436 silakan untuk yang bertanya ya silakan Iya asalamualaikum mana dengan Umu Dimas di Batam Ustaz umudmas di Batam silakan umudmas pertanyaannya apa ya begini Ustaz ee saya mau nanya tentang kezaliman jenis kezaliman Ust Apakah seorang istri ee yang dilarang suaminya untuk menjumpai orang tuanya sudah bertahun-tahun Ee Lantas apa ya kurang baik istri dan istrinya sementara dia berkecukupan mampu untuk melakukan kebaikan kepada istrinya dalam terutama dalam finansial Ustaz ya Apakah itu termasuk anu kamami yang zalim Ustaz begitu lantas ee saya juga mau anu Apakah benar kalau anak tersebut mengabarkan itu kepada saya lant Saya bilang Sabar doakan kebaikan buat suamimu ya begitu Apakah itu benar Ustaz Terima kasih penjelasannya Ustaz asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh Terima kasih atas pertanyaannya ibu dan kepada Ustaz kami persilakan untuk menjawab silakan Ustaz ya Barakallah Fik pertanyaan sangat baik dari ibu yang ada di Batam tadi yang dari Batam tadi Semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memudahkan limpah Taufik bagi beliau bagi anaknya bagi keluarga dan bagi kita semua n eh untuk masalah kezaliman yang disebutkan tadi pertama ini kita jawab sesuai dengan pertanyaan ya karena kita tidak tahu keadaan yang sebenarnya Apa alasan dari suaminya dan seterusnya tapi dikatakan tadi dia suaminya mampu tapi dia tidak ingin tidak mau apa ini tidak mau memberikan izin atauendukung anaknya atau membantu anaknya untuk bertemu dengan orang tuanya sudah bertahun-tahun Padahal dia mampu ini tidak benar sebenarnya kita ketahui kalau tanpa alasan syari ibunya juga baik saja bukanlah orang yang ditakutkan untuk mempengaruhi atau merusak hubungan dengan anaknya Kenapa dia tidak mengizinkan apalagi dia mampu untuk melakukan Apalagi sudah sampai bertahun-tahun ini jel tidak tidak pantas dan tidak layak kemudian masalah nafkah juga ya Kalau benar seperti yang dikatakan sang istri tadi ya maka apa yang Ibu sebutkan tadi doak minta agar dia mendoakan suaminya agar dapat kebaikan Hidayah kebaikan ini sudah benar Meskipun nanti Dili lihat masalah nafkah tadi Apakah nafkah yang diberikannya sudah cukup untuk orang yang layak yang ada di sekitar keluarga ini bahwa dia mendapatkan nafkah yang layak untuk belanjanya kalau seandainya dia sudah dapatkan nafkah yang layak maka hendaknya dia mensyukuri nafkah tersebut Tapi kalau kurang kalau kurang dia dapatkan maka dia berhak untuk mengambil haknya sampai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam membolehkan seorang istri yang bertanya kepada beliau ya apakah dia boleh mengambil diam-diam dari suaminya untuk kebutuhan dirinya dan anaknya secara layak kalau suaminya terlalu pedit maka Rasulullah S wasam membolehkanakiakiu Ambillah harta suamimu secara diam-diam yang mencukupi dirimu dan mencukupi anakmu dengan cara yang baik yni jangan mengambil terlalu banyak jangan juga melampai batas yang mencukupi meskipun secara diam-diam jadi ini diperbolehkan dan sebaiknya kondisi seperti atau masalah seperti ini mungkin butuh dihadir seorang penengah atau ya dihadirkan penengah dari keluarga istri dan keluarga suami untuk bisa menjadi penasat bagi mereka berdua untuk menyelesaikan tadi mungkin suaminya Peru ada yang menegur dari pihak keluarganya yang disegani masalah ini supaya suaminya berubah sikapnya darada Nam ist ya tidak dengan cara pelit seperti itu ini semua perlu diselesaikan dengan cara yang baik Semoga Allah subhanahu wa taala menjadikan ini sebagai sebab kebaikan karena itu yang Allah perintahkan di dalamquran ya Ah maka utuslahah dari keluarga laki-laki dan penengah dari keluarga perempuan kalau keduanya memang ingin mengislah memperbaiki hubungan kedua suami istri Allah akan berikan Taufik kepada keduanya untuk tujuan baik tersebut n Fik Ustaz Wafi Barakallah jazakumullah Khairan jawaban yang telah Antum berikan Ustaz kita angkat satu pertanyaan terakhir di kesempatan pagi hari ini Dar Panya kita m chat wa Ustaz wabarakatuh Ustaz dari Pak jaj di kalidat di dalam buku Syarah Arbain annawawi Karya alustaz alfadil Yazid Bin Abdul Qadir jaullahu rahmatan wasah di hadis yang ke-10 ada kalimat cara berdoa beristigfar dengan berisyarat jari telunjuk bahas nabi wasam berb itu ketika berada atas mimbarikan Tolong berikan e penjelasannya dan contohnya Ustaz silakan sangat baik dari Pak Jaja tadi Kalau tidak salah Semoga Allah subhanahu wa senantiasa melapangkan kebaikan dan taufiknya bagi beliau dan jug kita semua itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika berkhotbah di hari Jumat waktu berdoa beliau mengangkat tangan jadi telunjuknya ke atas itu yang saya ketahui dan juga saya pernah lihat dipraktikkan oleh sebagian dari ulama kita di Madinah mengangkat jari tunjuknya ke atas sambil beliau berdoa jadi berdoanya beliau tidak mengangkat tangan seperti biasa tapi mengangkat jari tunjuk ke atas ketika berdoa kepada Allah subhanahu wa taala itu yang beliau beliau prakikkkan dan ini memang yang disyariatkan bagi seorang khatib ketika berdoa ketika KH Jumat dengan cara seperti ini jadi mengangkat dari telunjuknya ke atas kemudian berdoa kepada Allah subhanahu wa taala meminta kebaikan e dunia dan akhirat kebaikan Urusan Agama untuk untuk Dirin dan untuk jemah jemaah kaum muslimin nah Barakallah Fik itulah yang eh saya ketahui jemah sekalian rahimakumullah para pemerhati ro TV radio ro di manaun Antum berada inilah akhir Dar an kita di kesempatan waktu duha ini Semoga apa yang kita bahas dan kita kaji bermanfaat dan menjadi bab kebaikan untuk dunia dan akhirat kita mohon maaf atas segala yang salah dan kurang kami cukupkan Shallallahu wasallam wabarak ala Nabina Muhammad waa alihi wa asabihi tabiahum Bian yaumiddin walhamdulillahibbil alaminhanakallah wabihamdika asadu alla ilaha illa Anta astagfiruka wauubu wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh wabarakatuh kami ucapkan terima kasih banyak kepada Al Ustaz alfadil Abdullah Taslim Ma hafullahu taala atas waktu yang telah beliau berikan di kesempatan pagi hari ini materi yang telah beliau paparkan serta jawaban jawaban yang telah beliau sampaikan untuk kita semuanya Kami ucapkan jazakumullah Khairan Barakallah fikum dan juga semoga Allah subhanahu wa taala menjaga beliau di sana bersama keluarga beliau dan semoga Allah meluaskan keilmuan beliau sehingga semakin banyak faedah ilmu yang dapat kita ambil dari setiap perjumpaan bersama beliau Insyaallah allahum Amin untuk rekan-rekan kami Koja calengsi dan koroja Kendari atas kerj samamanya dan juga petolongan dari Allah subhanahu wa taala kita dimudahkan untuk bisa siiarkan dan menyebarkan dakwah ini melalui media televisi ini kami ucapkan jazakumullah Khairan Barakallah fikumelur rekan-rekan kami dan juga untuk Anda semuanya ikhwat Al Islam Azani Allahu wayakum yang telah bersama kami dari awal hingga akhir acara ini kami ucapkan terima kasih banyak atas kebersamaan anda dan perhatian anda jazakumullah Kiran Barakallah fikum dan tentunya nantikan kembali kajian beliau di hari Kamis yang akan datang untuk kita ikuti kelanjutan dari pembahasan Kitab kawaidul fawaidul Fawaid buah karya dari Ibnu qayyim aljauziyah rahimahullahu taala akhir kalam untuk Anda semuanya tetap jaga kesehatan dan semoga Allah subhanahu wa taala memudahkan bagi kita untuk mengamalkan ilmu yang telah kita dapatkan Billahi Taufik walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi Roja tvura para pemirsa tvat radio R

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *