Ustadz Dr. Emha Hasan Ayatullah, M.A. – Muqaddimah Shahih Muslim

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahiabbil alamin wasalatu wasalamu ala sayyidil mursalin waa alihi wa asabihi wan tabiahum bisanin yaumiddin Amma ba pemira Roja TV dan pendengar radio Roja dirahmati Allah subhanahu wa taala di mana saja anda berada Alhamdulillah segala puji bagi Allah selawat dan salam Semoga senantiasa tercurah kepada nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada keluarga beliau dan segenap sahabatnya dan orang-orang yang meniti sunahnya dan alhamdulillah di kesempatan malam hari ini kembali kita bertemu dalam kajian dan pembahasan ilmiah dan ini merupakan kajian perdana kami bersama narasumber Al Ustaz Dr M.H Hasan ayatullah Ma hafidahullahu taala Al S3 fakultas hadis Universitas Islam Madinah Saudi Arabia dan alhamdulillah langsung bersama beliau dari studio Mini Jember stdi Eh Jember dan pembahasan malam ini Insyaallah kita akan simak satu materi ilmiah dari kajian Hadis mukadimah Sahih Muslim dan Alhamdulillah kita telah terkoneksi bersama beliau kami berikan kesempatan yang luas bagi ikhwah dan akhwat pendengar dan pemira rja TV yang ingin bertanya perihal pembahasan di malam hari ini anda bisa menyampaikan pertanyaan di telepon 0218236543 dan seperti biasa pertanyaan via chat WhatsApp Anda bisa sampaikan di 0819896543 baik kita mulai kajian dan pembahasan di malam hari ini kepada Ustaz kami persilakan ffadul maskurib jazakumullah Khair Bismillahirrahmanirrahim illamahu was muhammadihi ya auhina amqulahqqqai W illantum muslimun ya auhakum inallahanaikumba ya ayyuhalladina amanutaqulaha walu qulan sadida yuslih lakum aalakum wagfirlakum dunubakum wutiillaha wa rasulahu faqad fauzanima Amma ba’ kaum muslimin muslimat pemirsa Roja TV pendengar radio Roja dan seluruh kaum muslimin yang mengikuti kajian ini semoga Allah Azza waalla menjadikan waktu kita Barokah ilmu yang kita pelajari bermanfaat dan amal kita diterima oleh Allah tidak ada yang sia-sia dari umur yang kita lewati ini dan Allah Rida kepada kita di dalam sahihain sahabat Jabir IBN Abdillah radhiallahu anhuma mengatakan rasulillahallahu Alaihi was aku mendengar dari seorang sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahwa dia mendengar sebuah hadis dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan aku belum mendengar hadis itubu bair asuta ribtu ilaihiah maka aku segera bergegas membeli kendaraan aku siapkan pelananya kemudian Aku melakukan perjalanan menuju sang sahabat pada saat itu Jabir bin Abdillah tinggal di kota Madinah maka beliau kemudian mengatakan Aku menuju ke tempat sahabat itu melakukan perjalanan selama S bulan Hatta wasam Fa Abdullah Ibnu unais maka aku sampai ke daerah Syam daerah negara yang sekarang di sekitar Suriah Palestina damaskus dan sekitarnya perjalanan dari kota ah menuju sang sahabat yang pernah mendengarkan satu Hadis yang belum pernah beliau dengarkan langsung sampai di sana arsaltu ilaihi rasulan faqulu jabirunal bab aku katakan kepada ajudan utusan atau mungkin budaknya sampaikan kepada Abdullah bin unais Jabir menunggu di pintu far Il Rasul faqal Jabir Ibnu Abdillah maka dia diutus oleh tuan rumah mengatakan Apakah yang dimaksud Jabir bin Abdillah maka dia keluar sahabatku maka kami saling berpelukan kemudian aku mengatakani akuendeng Dar melui perantara Engkau dan aku belum mendengarnya secara langsung Aku khawatir aku keburu mati atau engkau yang mati sementara aku belum mendengar hadis itu maka disampaikanlah hadis itu kepada Jabir bin Abdillah radallahu an oleh Abdullah binis dan hadis itu berkaitan dengan hari kiamat dan pelajaran pentingnya jaendeng satu danias mendengar dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam padahal Jabir bin Abdillah merupakan salah satu dari enam atau tuuh orang sahabat yang lebih banyak meriwayatkan dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam 1000 hadis bahkan lebih tetapi terkadang hadis itu terlewat dan beliau semangat tidak mau ketinggalan bukan karena beliau sudah banyak meriwayatkan hadis lalu Beliau mengatakan sudah ini hadis Mang belum aku sampaikan atau belum aku mendengar akan tetapi ketika beliau betul-betul ingin mendapatkan pahala agar menyampaikan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau melakukan perjalanan jauh 1 bulan hanya untuk mendapatkan satu Hadis dari seorang sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini beliau sebagai seorang sahabat dan ini diikuti oleh para muridnya Amir Ibnu shahil as-ya’bi salah seorang ulama yang tinggal di kota Iraq ditanya oleh salah seorang penduduk khurasan tentang satu Hadis lalu Beliau jawab dan hadis ini disebutkan dalam sahih Bukhari lalu Amir ibnahil asyabi rahimahullah mengatakan khun ambil ilmu ini gratisan saja kamu tidak perlu capai untuk mendapatkan ilmu ini wq Madinah dulu orang ingin mendapatkan hadis yang lebih pendek mendapatkan ilmu yang lebih sedikit dari itu dia perlu melakukan perjalanan dari kota ini ke Kota Madinah artinya para ulama mereka ketika belajar mereka betul-betul berjuang mereka rela untuk memberikan semua yang mereka miliki untuk mendapatkan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika akhirnya kita sebagai makhluk akhir zaman merasakan dengan instan hadis ini kita pelajari kita tinggal dan kita juga bisa pahami dan kita bisa mengerti artinya ternyata ini tidak lepas dari perjuangan para ulama salafush mereka mengerti bahwa memikul hadis merupakan tanggung jawab ini merupakan amanah dan ini merupakan estafit perjuangan sehingga Abu hatimzi rahimahullah beliau perah mengatakan menyebarkan ilmu kan hidupnya ilmu ituasulahahu Alaihi Wasallam rmat muslim dan seorang menyampaikan Wasallam merupakan sebuah Rahmah merupakan sebuah kasih sayang Allah yang bisa dijadikan pegangan oleh masing-masing orang beriman dan ini sekaligus menjadi hujah untuk mengalahkan kan menghancurkan atau menghadapi orang-orang yang tidak terima dengan syariat hadis ini membuat orang yang ingin menempuh jalur Hidayah dia mendapatkan kebahagiaan sebagaimana orang-orang yang ingin merusak agama mereka akan seolah tertampar dan tersingkirkan sehingga hadis ini berat sekali memang ini amanah sehingga justru para ulama menilai bahwa ini merupakan pembatas Adakah orang ahlus sunah kemudian dia bukan merupakan ahli bidah orang yang mengingkari memerangi atau dia menjadi orang di sisi lain yang tidak sejalan dengan ajaran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka ada pernyataan seorang ulama Salaf ahl Hadis namanya Abu Amr Al rahimahullah Beliau mengatakan Alaihi was tidaklah ada salah seorang pelaku kebidahan dia melakukan kebiasaan itu kemudian engkau sampaikan hadis dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang tidak sama dengan kebiasaan yang dia pegangi itu melainkan dia akan benci hadis Nabi Sallallahu Alaihi wasam Subhanallah orang ketika memiliki kebiasaan dan dia sudah dibesarkan dengan kebiasaan tersebut kita katakan berat untuk merubah sikap meninggalkan dan merubah gaya ibadah apalagi terlebih ketika satu kebiasaan itu rupanya berakibat fatal pada agama seseorang maka pada saat itu dituntut dia Apakah dia betul-betul gigih dan jujur dalam mengikuti ajaran Islam mengik sunah rasul Sallallahu Alaihi Wasallam atau tidak dan pada saat itu agama ini dipertaruhkan seberapa besar ketundukan kita kepada Allah dan rasulnya ikhwah sekalian para pemirsa raja TV dan kaum muslimin yang mengikuti kajian ini sebagai seorang muslim bangga dia bisa mempelajari hadis maka salah seorang ulama Akir mendengarkan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam merupakan sebuah kehormatan kemuliaan orang merasa dia punya kedudukan tidak perlu mencari pujian dan kehormatan dari orang karena dia merasa bangga dengan agamanya mendengar hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bangga dia kalau seandainya dia ingin cari dunia kalau seandainya dia ingin mendapat posisi kehormatan maka dia mendengarkan hadis cukup itu menjadi satu kebanggaan tetapi untuk orang yang mencari akhirat hadis ini merupakan petunjuk dari Allah artinya orang belajar hadis dia beruntung mau cari dalam kondisi Apun Kalaupun dia mencari dunia dia masih tetap bisa menjadikan satu lambang kehormatan seorang muslim ketika dia mengenal hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka sufyanri rahimahullah beliau sampai mengatakan laam yakunahlil nabiahu Alaihi was seandainya seorang ahli hadis Dia tidak memiliki keistimewaan kecuali dia akan menjadi orang yang banyak berselawat kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam cukup itu merupakan Kehormatan dan pahala yang banyak dia baca hadis-hadis itu dia akan terus berselawat ini adalah keistimewaan kehormatan Dan ini juga merupakan Keuntungan orang yang belajar ilmu Hadis tetapi ilmu Hadis yang menjadi dasar sunah pegangan dan ajaran Islam secara sesungguhnya menjadi asing orang jarang mengenal sampai eh salah seorang ulama Salaf juga mengatakan Beliau bernama Yunus Ibnu ubaid rahimahullah laisaaiun AG minasunah tidak ada sesuatu yang lebih asing daripada sunah ajaran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam wau minha yarifuha yang lebih asing lagi adalah orang yang mengajarkannya barangkali bukan hanya asing bahkan orang tidak percaya diri untuk mengajarkan atau barangkali orang tidak tertarik untuk mempelajari dan mengajarkan padahal hadis ini merupakan sebab keselamatan sunah atau ajaran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang bersumber dari hadis hadis merupakan salah satu atau bukan salah satu bahkan satu-satunya penyebab keselamatan asunatu safinatu Nuh kata Imam Malik rahimahullah ajaran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bagaikan bahter Nabi Nuh orang yang naik kapal itu dia akan selamat tetapi orang yang tidak mau enggan atau dia terlambat maka dia akan tenggelam orang yang tidak mempelajari hadis kira-kira bagaimana dia akan betul-betul merealisasikan ibadahnya dengan benar oleh karenanya kaum muslimin menjadi tanggung jawab bersama pada saat kaum muslimin justru jauh dari pengenalan peninggalan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tersebut dan saya sangat disayang ketika kaum muslimin dengan sifat mayoritas mereka tidak mengerti tentang hadis itu apa Kita pernah ee berbicara atau berbincang sampai ada orang yang mengatakan hadis itu apa Kenapa kita harus belajar sehingga ketika kita mempelajari hadis itu atau berbicara Bagaimana tata ibadah dan Salat kita kenapa belum sesuai dengan ajaran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam karena tidak ada dalam hadis maka ada sebagian orang mengatakan hadis itu apa kita terkaget kenapa masih ada orang tidak mengenal hadis kita bayangkan kaum muslimin yang dikenal dengan mayoritas tetapi ternyata hadis tidak ngerti dan seperti ini menjadi PR bersama kaum muslimin Lalu bagaimana dengan penilaian hadis ini sahih atau tidak ketika sebagian kaum muslim yang penting mereka mendengar ini ada hadisnya sampai ketika ada hadis palsu mereka tidak ngerti hadis yang dibuat-buat dan kita akan pelajari dalam kitab mukadimah Sahih Muslim dalam kitab mukadimah Sahih Muslim ditegaskan Bagaimana bahayanya seseorang meriwayatkan hadis yang tidak sahih dan tanggung jawab orang yang mengerti hadis untuk menyampaikan hadis-hadis yang sahih bahkan di antara apa Sebab kenapa hadis-hadis yang tidak sahih menyebar di tengah kaum muslimin bahkan hadis palsu karena hadis sahih itu tidak di pelajari dengan tepat ini yang membuat banyak para ulama ahli hadis tergerak untuk menyusun hadis-hadis yang sahih imam muslim beliau menyusun itu Imam alhakim dalam Kitab almadrak Ibnu khuzaimah dalam kitab sahihnya banyak di antara mereka terdorong atau merasa ini merupakan tanggung jawab agar masyarakat tidak merasa asing dengan sebuah hadis ketika mereka Justru lebih akrab dengan hadis-hadis buatan dan kita mengenal ahli ibadah yang mereka menyangka ketika menyebarkan hadis dengan satu tujuan yang baik yaitu memotivasi kaum muslimin untuk beribadah ketika merasakan bahwa ajakan itu lemah akhirnya mereka membuat hadis-hadis palsu bahayanya ada dua yang pertama karena mereka menyampaikan hadis yang palsu itu dan yang kedua karena mereka lebih dipercaya oleh masyarakat kaum muslimin sehingga hadis palsu itu menyebar dan ini ditegaskan oleh EE al-iraqi rahimahullah dalam kitab beliau ib hisanilatilhumukunan lahilatilat ya orang-orang yang membuat dan memalsukan hadis motifnya memang berbeda-beda tetapi yang paling jelek dan bahaya justru orang-orang yang dikenal dengan zuhudnya ahli ibadahnya Kenapa karena ketika mereka sampaikan hadis itu gampang diterima karena mereka dikenal dengan kesalehan dan ibadahnya maka dinukil-nukillah di tengah mereka di tengah kaum muslimin hadis tentang membaca al-qur’an hadis tentang zikir hadis tentang salat hadis tentang ibadah tertentu ketika disampaikan hadis-hadis ini maka terjadilah alan bertingkat bual dusta merupakan dosa besar tapi berdusta di atas nama Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam merupakan kedustaan yang lebih parah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan dalam hadis yang sahih in berdusta atas Namaku tidak sama dengan berdusta seperti biasa selain Namaku Barang siapa yang berdusta dengan sengaja atas Namaku hendaklah dia pasang tempat buking kursi sana Di Neraka hadis ini Mutawatir disebutkan oleh para ulama bahwa hadis ini Mutawatir hadisab artinya hadis yang dikenal dengan sabda Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam Barang siapa yang berdusta atas Namaku dengan sengaja maka hendaklah dia pasang bokingan tempat di neraka sehingga orang ketika menyampaikan hadis yang lemah maka bala atau bahayanya besar sekali apalagi jika seandainya dia yakini bahwa hadis ini sahih dan ternyata ini palsu dan ini merupakan dosa besar kalau orang tidak sengaja karena kebodohannya maka hendaknya Dia belajar tetapi ketika seorang tidak peduli dan tidak perhatian sampai di tengah masyarakat terkadang orang mengatakan itu hadis lemah menurut kamu karena kamu sedikit-sedikit hadis lemah Kalau menurut saya sahih enggak ada masalah atau menurut guru saya itu sahih Enggak ada masalah kita katakan masalahnya bukan ini guru ini bukan kemudian ini pendapat atau ini berbeda tapi masalahnya ketika Ahlul hadis menyebutkan bahwa kita dengan bermudah-mudah menyampaikan satu Hadis yang lemah hakikatnya kita telah menyampaikan sesuatu yang sebenarnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak katakan kita nisbatkan ini kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sementara nabi Sallahu Alaihi Wasallam tidak katakan Nah maka ee seorang perlu berhati-hati imam muslim rahimahullah ingin menyadarkan kepada masyarakat bahwa kita punya tanggung jawab orang yang mengerti ilmu Hadis perlu mensosialisasikan kepada kaum muslimin hadis-hadis yang sahih agar masyarakat bisa membaca kemudian mengerti dan mereka bisa berpijak dengan landasan yang tegas ketika mereka beribadah dan cukup kalau seandainya seorang beribadah dengan hadis yang sahih maka ini merupakan sebuah ibadah yang banyak tidak perlu lagi seorang mencari hadis yang lemah ketika dia mendapatkan hadis yang sahih itu merupakan ibadah yang sudah mencukup mencukupkan untuk semua aktivitas kaum muslimin mau pilih zikir mau pilih salat mau puasa mau baca al-qur’an mau apa cukup hadis yang sahih kalaupun para ulama menyebutkan hadis yang lemah maka kemungkinannya imma ini adalah hadis yang menjadi penguat saja pelengkap atau hadis itu disebutkan untuk dijelaskan kelemahannya kaum muslimin pada majelis dan serial kajian kita biznillah kita akan membahas tentang pendapat maupun penegasan dari imam muslim rahimahullah dalam Mukadimah nya kita tahu bahwa imam muslim menyusun kitab sahihnya dan beliau berupaya mencari hadis-hadis yang diriwayatkan dari setiap orang yang dipercaya dari sisi agama maupun kekuatan ilmu dan hafalannya akan tetapi beliau menulis sebuah mukadimah dan mukadimah ini menegaskan berbagai poin penting dalam ilmu Hadis dan biznillah kita akan mengupas dan EE membahas bagaimana ternyata para ulama disiplin sekali mereka berhati-hati dan kalaupun seandainya ada istilah Kenapa begitu tegas dan keras karena kita katakan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam harus dijaga dari kepalsuan dan segala hal yang bisa menghancurkan keorisinilan hadis itu imam muslim rahimahullah kita ingin mengenal beliau dan sudah sepantasnya kaum muslimin lebih mengenal para ulama daripada sekedar orang-orang yang pernah terjun dan melalang buana di dunia ternyata jasa dalam agama tidak terlalu ee banyak sementara kita tidak ngerti Bagaimana jasa para ulama kita yang telah memberikan kemudahan agar kita dengan izin Allah bisa beribadah dengan benar imam muslim rahimahullah salah seorang ulama beliau dilahirkan di di daerah naisabur nama beliau adalah muslim Ibnu hajjaj Ibnu muslim Ibnu kausyad alqusyairi annaisaburi ya alqusyairi ini memang sebuah nasab yang disematkan kepada imam muslim karena beliau adalah seorang yang berkebangsaan Arab quusyairi sendiri di ambil dari nama salah satu kakek beliau quusyair Ibnu ka’ab kemudian para ulama menyebutkan bahwa beliau ini adalah orang yang memang bernasab Arab berbeda dengan gurunya Imam Bukhari yang memang bukan orang Arab Kemudian beliau juga diberi gelar annaisaburi penduduk naisabur karena beliau dilahirkan di daerah naisabur dan naisabur untuk saat ini letaknya di sekitar daerah Iran di daerah kota seperti masyhad dan sekitarnya beliau dilahirkan pada ee tahun 206 ini merupakan pendapat yang paling kuat dan ditegaskan oleh Imam Nawawi Abu Amr IBN salah dan lainnya yang membahas tentang biografi Imam muslim karena memang ada sedikit perbedaan pendapat Kapan imam muslim dilahirkan ada yang mengatakan tahun 201 ada yang mengatan 202 ada yang mengatak 203 dan ada yang mengatakan 206 dan ini yang paling kuat kata Imam Nawawi dan Ibnu salah rahimahumullah beliau dibesarkan di tengah keluarga Ahlul ilmu Ayah beliau adalah seorang ahli hadis seorang Alim sehingga imam muslim kecil waktu itu sudah mulai dibiasakan untuk mendengarkan hadis ini penting Ini catatan yang sangat langka ya imam muslim ketika Ayahnya Ada seorang ahli hadis maka beliau ingin anaknya dari awal sudah mengenal mengenal hadis sejak dini sehingga dibawah di pengajian terbiasa mendengar hadis ketika usia Beliau masih tahun ketika usia 14 tahun bukan hanya sekedar mendengar akan Tapi beliau sudah mulai diajak untuk melalang buana keliling negara untuk mendengarkan dan mendapatkan sanad hadis bertemu dengan para ulama beliau melakukan per jalanan daerah Hijaz seperti Makkah Madinah Kemudian beliau ee melakukan perjalanan ke daerah Iraq seperti kufah Basrah kemudian ke Mesir kemudian juga pernah ke daerah samarqon dan lain-lainnya sekalipun Sebagian ulama ee meragukan Apakah beliau masuk ke ee kota Syam atau tidak akan tetapi beberapa negara yang pernah beliau lalui bersama ayahnya dan juga seluruh para ahli hadis pada saat itu beliau mulai perjalanan seketika usia Beliau 14 tahun 14 tahun di zaman Kita ini seperti usia anak-anak SMP 12 tahun seperti anak kelas 6 SD dan baru lulus saat itu sudah mempelajari hadis kita lihat Bagaimana lingkungan mendukung sekali ini penting ketika anak kecil sudah terbiasa mendengarkan hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akan tumbuh kecintaan dalam hatinya hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dan terbiasa pula dia ketika beribadah Apakah ada hadisnya atau tidak Ini kebiasaan terjadi tengah masyarakat ketika mereka sudah terbiasa mengenal sunah ketika akan melaksanakan satu ibadah dia selalu bertanya apakah betul ini dalilnya apa tidak tentu berbeda dengan orang yang tidak terbiasa mempelajari sunah asal kerjakan sudah Lalu bagaimana seandainya kebiasaan itu muncul di tengah anak-anak kaum muslimin Semoga Allah merahmati Sebagian ulama ahli hadis ketika mereka Perhatian untuk menyampaikan hadis kepada anak kecil sampai anak kecil pun tidak dikecualikan untuk belajar ya ini disampaikan oleh ala’masy rahimahullah al-a’masy ini salah seorang ulama ahli hadis di daerah irakq meninggal tahun 148 Hijriah ketika ada anak kecil disampaikan hadis itu disampaikan diberitahu tentang sanadnya juga ketika orang-orang melihat itu merasa aneh lalu mereka mengatakan tuhadus Sian kamu ngajari anak-anak kecil maka alas rahimahullah mengatakan Haula yahfunaikaaka mereka anak-anak kecil ini akan memelihara agama ini untuk kalian nanti mereka sekarang masih kecil mereka menghafalkan Tapi suu saat nanti mereka betul-betul akan membawa dan memikul hadis-hadis ini dan ini merupakan keseriusan mereka Maka alkhatib Al Baghdadi rahimahullah dalam kitab syaraf ashabil hadit beliau Al khatib Al Baghdadi meninggal tahun 463 Hijriah Beliau pernah mengatakan di antara pembahasan dalam syaraf ashabil hadis bab Man Yar Al ikiadiiil had pembahasan di antara Sebagian ulama yang mewajibkan anaknya bahkan dipaksa anaknya untuk mendengarkan hadis Nabi Sallallahu Wasallam Subhanallah anak kecil dibiasakan untuk mendengarkan hadis maka luar biasa mereka akan terarah terbiasa untuk cinta akrab dengan hadis itu dari sejap mereka kecil dan ini bukan suatu yang mustahil di zaman seperti sekarang ada beberapa tempat yang mereka dari kecil tidak harus dengan banyak fasilitas bahkan bisa jadi di tengah mereka ada orang-orang yang memang fasilitasnya sangat minim tetapi mereka sudah terbiasa menghafal al-quran sejak usia mudah sekali kemudian mereka mulai menghafalkan hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita ini bisa untuk itu kekurangannya kita masih kurang motivasi dan kurang pendukung ketika orang-orang di sekitar belum menyadari akan ahamiah atau urgensi itu intinya imam muslim rahimahullah beliau sudah mulai diajak oleh ayahnya di usia yang sangat belia dan ini pelajaran penting bahwa ketika anak kecil sudah diarahkan maka dia tidak sulit juga untuk diarahkan ya dan sekarang anak yang sudah dimasukkan Pesantren diarahkan untuk menghafal diarahkan untuk salat berjamaaah menutup aurat dia akan terbiasa dengan itu ketika mereka besar mudah sekali orang tua untuk mengarahkan mereka sebaliknya ketika ada orang yang memang dari kecil dibiarkan saja tidak terlalu diarahkan tidak salatnya tidak ngajinya tidak belajar agamanya ketika tiba-tiba orang tuanya mengatakan masuk pesantren atau belajar agama kemudian mendapati Anaknya susah untuk diarahkan lalu di dia salahkan siapa Kenapa anak saya sudah tidak bisa sudah ana menyerah Kenapa tidak dari dulu tapi ala kullial yang jelas ini keteladanan bahwa imam muslim rahimahullah beliau memang ee mendapatkan perhatian dari keluarga Ketika sang ayah adalah seorang Alim lalu Beliau diajak untuk mendengarkan hadis dari para ulama di zaman itu imam muslim rahimahullah sempat berguru kepada ahli hadis yang sudah dikenal bahkan azzahabi rahimahullah mengatakan imam muslim ini memiliki guru yang sangat banyak sampai Imam azzahabi dalam Syar a’lamin nubala menyebutkan ada sekitar 220 orang dari guru imam muslim 220 guru ini beliau masih tambahkan walahu masyaikh atau syyuk Haula ternyata imam muslim masih punya guru selain Mereka lagi jadi yang disebutkan sekitar du orang ternyata imam muslim masih punya guru lebih banyak lagi kira-kira kalau kita belajar dan kita hitung guru kita dari sejak TK atau pratk mungkin ya kita hitung guru kita berapa TK berapa SD berapa kemudian SMP SMA S1 S2 S3 kita hitung guru kita kira-kira seberapa Apakah sebanyak itu ketika dulu para ulama mereka sampai harus melakukan perjalanan dan tidak ada seperti zaman sekarang perjalan alanan mudah dengan kereta cepat dengan bis atau dengan pesawat mereka perjalanan dengan unta mereka membawa buku di atas keledai terkadang kemudian mereka hafalkan ternyata semangat mereka bisa menghimpun ilmu sebanyak itu dan sampai dari guru sampai ratusan kemudian guru-guru imam muslim rahimahullah dikenal dengan ulama ahli hadis dan ulama fikih di antara mereka adalah Imam Bukhari kemudian di antara gurunya adalah Imam Ahmad bin hambal rahimahullah kemudian ada Ishaq IBN rahuya ini juga kawan dari Imam Ahmad kemudian di antara gurunya adalah guru dari Imam Bukhari yaitu Ali IBN Abdillah IBN madini sehingga lingkaran orang-orang di sekitar imam muslim adalah orang hebat para pendar ilmu Hadis sehingga wajar ketika beliau akhirnya terlihat kekuatannya ketika mendapatkan seorang guru yang bisa mengarahkan kepada sunah ini penting sekali sehingga para ulama menilai bahwa imam muslim adalah seorang ulama ahlusunah karena memang gurunya adalah orang-orang ahlusunah Imam Ahmad Imam Bukhari kemudian Ali in madini Ishaq Ibnu rahuya dan Beliau memiliki guru-guru lain yang betul-betul kuat termasuk di antaranya adalah Abu Bakar IBN Abi sybah yang yang menulis Kitab al-musonf ya kemudian ee beliau ini ee juga ketika sudah belajar kemudian memiliki murid yang banyak pun di antara murid-murid beliau adalah para ulama yang dikenal dengan ee hadis dan tulisan dan karya mereka di antaranya adalah Imam Ibnu khuzaimah yang menulis Kitab sahih yang dikenal dengan sahih Ibnu khuzaimah ini murid imam muslim kemudian ada juga Abu awanah al-isfirayini nah beliau ini juga salah seorang muridnya kemudian ada juga namanya Ahmad Ibnu Salamah an-nisaburi ini justru merupakan murid di antara murid-murid kesayangan imam muslim sehingga ketika beliau melakukan perjalanan untuk melakukan rihlah belajar maka Ahmad Ibnu Salamah annisaburi ini ee sempat menemani beliau ya Ee Kemudian ada beberapa ee murid lagi yang lain yang tidak disebutkan satu persatu dan imam muslim rahimahullah dipercaya oleh guru-gurunya orang di zaman itu percaya betul dengan imam muslim rahimahullah hingga guru-gurunya pun memuji beliau di antara guru imam muslim rahimahullah kalau sekarang kita sering mendengar ada seorang Ustaz seorang Dai yang dipuji oleh muridnya atau para pendengarnya itu wajar tetapi ketika dipuji oleh gurunya ini merupakan sebuah kelebihan dan keistimewaan ketika seorang murid betul-betul diakui dan dipuji oleh seorang guru dan bukan hanya sekedar basa-basi tapi betul-betul ini merupakan pujian karena sebuah Sifat yang menonjol kepandaian kecerdasan ketakwaan dan seterusnya sampai disebutkan di antara pujian para guru kepada imam muslim rahimahullah ini disampaikan oleh gurunya Muhammad Ibnu Basyar Muhammad Ibnu Basyar rahimahullah ini juga merupakan Guru semua penulis kutubus Sitta Imam Bukhari Imam Abu Dawud Tirmidzi nasai Ibnu Majah termasuk imam muslim ya Muhammad BN Basyar merupakan guru mereka semua Nah sekarang beliau memuji Imam Bukhari memuji imam muslim sampai dikatakan huffadud dunya arba’ah orang yang hebat di dunia ini dalam masalah menghafal hadis ada empat disebutkan di antaranya adalah ee Abu zur’ah Fir Ray ini Abu zur’ah ini seorang ee ahli hadis juga Abu zurah arrazi beliau di daerah arraay dan Ray ee juga sekarang di sekitaran Iran di daerah ee daerah Iran ee itu ada dulu ada satu tempat dan Imam Abu zur’ah arrazi termasuk saudaranya juga Abu Hatim arrazi merupakan ee Penduduk daerah itu kemudian yang kedua adalah muslim binisabur yang EE ahli menghafal hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang tadi yang pertama adalah Abu zur’ah di daerah Ray Kemudian yang kedua adalah imam muslim di naisabur naisabur seperti kita sebutkan tadi ini juga di daerah Iran kemudian yang ketiga adalah Abdullah ad-darimi B samarqand samarqand ini kalau di apa namanya zaman sekarang di daerah sekitar Tajikistan nah ini ada Abdullah ad-darimi kemudian yang keempat adalah Abdullah albukhari Bi bukhara ya Muhammad bin Ismail Afwan Muhammad bin Ismail albukhari beliau di daerah bukhara daerah bukhara ini sekitar daerah ee kajakistan di zaman ini nah mereka ini merupakan orang yang dikenal dengan hafalan Mereka salah seorang gurunya dari imam muslim rahimahullah namanya Ismail eh Ishaq Ibnu rahuyah Beliau juga mengatakan Lan nuamalhair Ma abqakallah Selama engkau masih Allah hidupkan maka kita tidak akan ee kehilangan kebaikan ini gurunya yang Puji karena memang keistimewaan dalam ilmu Hadis dan juga yang lainnya kemudian termasuk disampaikan ee eh pujian dari salah seorang muridnya ketika ada beberapa pendekar ilmu Hadis di zaman itu abu Hatim arrazi kemudian Abu zurah Abu hatimrazi meninggal tahun 277 imam muslim rahimahullah beliau meninggal 261 Artinya mereka memang hidup di zaman yang berdekatan Abu hatimrazi meninggal tahun 277 kemudian ada Abu zur’ah arrazi meninggal tahun 289 Hijriah mereka semua merupakan orang-orang ahli hadis kata Ahmad Ibnu Salamah annisaburi ini muridnya imam muslim raitu abur wa abatim Arin yuqadim imam muslim yuqadimani Al imam muslim rahimahullah eh aku melihat ada dua ulama ini abu zur abu Hatim yqadimani muslb hajaj Fi marifahih ala masikh ahli zamanii Abu Hatim dan Abu Zura menjadikan imam muslim lebih hebat daripada semua Ulama di zaman itu dalam mengenal hadis-hadis yang sahih nah kemudian ee ini merupakan salah satu contoh bahwa beliau di saat itu para ulama masih banyak akan tetapi beliau tetap dikenal dengan ee keahlian dalam ilmu ini beliau seperti kita sebutkan tadi merupakan seorang ulama ahlusunah merupakan seorang eh yang dikenal perjuangan menyebarkan ajaran Nabi Wasallam di antara buktinya kitab beliau Sebutkan dan beliau Karang Sahih Muslim memberikan pelajaran penting dalam masalah akidah tapi dalam bentuk hadis-hadis beliau Sebutkan hadis tentang Al Iman tentang masalah Iman kemudian alqadar dalam masalah takdir Kemudian beliau Sebutkan juga hadis-hadis tentang Fadil sahabah keistimewaan para sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bahkan disebutkan beberapa contoh Sahabat Ada sahabat asr mubasyarin Bil Jannah ya 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga kemudian ada ee apa namanya para sahabat lain satu persatu disebutkan tentang keistimewaan mereka ini menunjukkan Bagaimana imam muslim rahimahullah memiliki perhatian dalam kedudukan para sahabat Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ini merupakan prinsip ahlusunah ketika mereka menghargai menghormati dan meyakini bahwa para sahabat merupakan orang-orang yang harus dicintai dihormati diikuti begitu Kemudian beliau juga ee belajar kepada para ulama ahlusunah seperti tadi kita sebutkan Imam Ahmad Ishaq Ibnu rahuyya kemudian Ali bin madini dan juga ulama lainnya ini menunjukkan bahwa ee beliau tidak terlalu jauh dari guru gurunya di zaman sekarang ketika orang ingin memilih guru mereka akan mencari yang sesuai dengan keinginan kebiasaan dan juga kalau kita katakan mazhab tidak berlebihan maka dulu sekali para ulama mengatakan seperti di antara sufyanuri rahimahullah kalau ada seorang pemuda mendapatkan guru ahlusunah maka ini adalah nikmat yang besar ya maka sufyanri mengatakan inikmaahi Alal fatauibitinahmilu alaiha di antara nikmat Allah yang digelontorkan dikasihkan kepada seorang anak muda ketika Allah pilihkan Dia seorang guru ahl sunah yang membimbing dia untuk belajar sunah H dan kita tahu anak muda ini masih di usia labil tapi dia memiliki potensi besar karena hafalan kekuatan dan masa depan bisa dengan izin Allah ditentukan dengan masa itu sampai salah seorang ulama Amr bnu Qais al-mulai rahimahullah kan kalau kau melihat ada anak muda pertama dia berkembang bersama ahlus sunah engkau bisa berharap bidu Tapi engkau jika melihat kepada seorang anak muda ternyata dia dipengaruhi oleh orang-orang ah bidah maka engkau pantas untuk putus asa karena seorang anak muda digantungkan bagaimana dia awal melakukan perjalanan belajar dan subhanallah Beberapa kisah menyebutkan anak muda yang apa Tumbuh Di Tengah orang-orang yang melakukan teror mengkafirkan kaum muslimin dengan mudahnya lidah Dar ke Masa satu ke para pimpinan negara yang lain ini kafir ini kafir ini kafir masih muda belum tahu banyak tentang ilmu akan tetapi kita lihat Bagaimana lingkungan ini betul-betul mendukung dia bahkan ada seorang yang sampai mengkafirkan keluarganya Setelah dia mengikuti internet Dia mencari agama katanya dengan sendiri kemudian ada banyak situs religi dia pelajari sendiri rupanya dia terjangkit jaringan takfir atau meng kafirkan akhirnya seperti itu lihat anak muda seperti ini tapi ketika seorang pemuda Allah pilihkan seorang ee ahlusunah menuntun dia ini merupakan nikmat yang luar biasa Kemudian eh Al imam muslim rahimahullah dipuji oleh para ulama yang dikenal dengan Akidah mereka termasuk di antaranya assabuni yang menulis Kitab akidatus Salaf wa ashabil hadis buku yang di ee ee tulis oleh Beliau menegaskan bahwa prinsip ahlusunah seperti ini dan di antara yang menerapkan ini adalah 1 2 3 termasuk di antaranya imam muslim rahimahullah imam muslim meninggal di usia 55 tahun beliau meninggal tahun 261 Hijriah di antara kisah yang dinukil oleh azzahabi rahimahullah dalam kitab siar a’lam Min nubala ini dinukil dari muridnya Ahmad Ibnu salam anisaburi bahwa gurunya ini suatu saat uqida lahu majelisul mzakarah eh beliau membuat semacam majelis untuk mengingat dan saling bertukar dan diskusi hadis ada hadis ini ada hadis ini para ulama ahli hadis dikenal mereka memiliki ee majelis tahdis mereka sampaikan hadis dengan tulisan dan catatan riwayat yang mereka ambil dari gurunya dengan sanad lalu akan disampaikan kepada murid-muridnya ini dikenal dengan majelis at-tahdit atau ee mereka lebih disiplin dalam masalah ini membawa catatan diperhatikan kemudian disamakan dengan catatan murid dan lain sebagainya kemudian ada majelis muzakarah majelis muzakarah lebih tenang dan santai sehingga mereka saling menyampaikan hadis terkadang sanat tidak dibaca dan seterusnya satu saat imam muslim rahimahullah eh hadir di majelis muzakarah beliauukirahu haditunam yif beliau ditanya tentang satu Hadis ternyata beliau enggak ngerti maka seolah beliau ini tidak tidak tenanga baii beliau pulang ke rumahnya FAQ ahum Beliau mengatakan ingat enggak ada yang boleh masuk ke kamar saya Saya pengin cari hadis itu maka disampaikan bahwa ini ada orang kasih hadiah satu keranjang kurma imam muslim sudah masukkan ada kurmaja masukkan an gak peng ngobrol tapi kurma kalau ada yang dihadiahkan silakan maka mka kasihkan ke imam muslim rahimahah mencari hadis itu belum zamannya gogling tu belum tekan ketemu gitu Tapi beliau cari dari lembaran-lembaran yang beliau cari dan beliau pelajari dan beliau tulis itu dicari cari cari dan sambil mencari beliau ambil kurma satu butir satu butir satu butir itu fama asbaha illa waqad faniyat tamru wa wajadal hadit ketika keesokan harinya hadis itu ketemu tapi kurma satu keranjang habis beliau Enggak kerasa itu sangai Enaknya mencari dan belajar hadis dan menunjukkan bahwa beliau haus sekali kenapa saya kok enggak bisa dapat hadis yang ditanyakan itu Akir beliau cari itu dan menunjukkan bahwa semangat orang-orang Dulu ketika belajar hadis betul-betul luar biasa sampai kurma satu keranjang habis kata ee Al Imam azzahabi rahimahullah beliau menukil bahwa riwayat ini disampaikan oleh Imam alhakim Abu Abdillah alhakim meninggal tuan 405 dan beliau merupakan orang yang betul-betul perhatian dengan riwayat Imam muslim sampai ee biografi Imam muslim beliau ikuti ini Imam Hakim ini rahimahullah beliau meninggal tahun 405 dan beliau mengatakan wazadaniq ada salah satu orang yang terpercaya menyampaikan kepadaku annahu minha imam muslim rahimahullah meninggal karena tadi itu kejadiannya nya banyak makan kurma sampai perutnya panas akhirnya beliau meninggal beliau meninggalkan beberapa tulisan yang bermanfaat untuk kaum muslimin termasuk di antaranya adalah Sahih Muslim ini adalah salah satu karya beliau menum mental ee kitab yang akan kita bahas bukan sahih muslimnya akan tetapi kita akan membahas tentang mukadimahnya dan biznillah mulai pertemuan yang akan datang kita akan baca dan kita perlu bersabar karena apa yang akan beliau sampaikan merupakan ee poin-poin penting dalam ilmu Hadis di antara yang akan disampaikan beliau dalam kitab itu adalah keharusan seorang untuk meriwayatkan hadis-hadis yang sahih dan meriwayatkan dari orang-orang terpercaya Jadi kalau dulu para ulama itu ketika mempelajari hadis ketika akan belajar kepada seorang guru mereka perhatikan itu guru cocok pantas atau tidak sampai Ibrahim annakhaii rahimahullah Beliau mengatakan roitarajula yatahwanu Al takbiratil Ula fagsil yadaka minhu Kalau engkau melihat ada seorang Ini calon guru maksudnya dia tidak terlalu perhatian dengan Takbiratul Ihram bersama Imam dia tidak perhatian sama ibadahnya sama salatnya termasuk apalagi Takbiratul Ihram bersama Imam artinya dia kan harus bersungguh-sungguh ini datang tidak terlambat sehingga dia bisa melaksanakan salat dari awalnya bersama imam Kalau engkau melihat seorang guru yang tidak terlalu perhatian sama Takbiratul Ihram bersama Imam fagilakhu cuci tanganmu darinya Maksudnya enggak usah belajar sama guru ini kalau dia tidak perhatian dalam masalah salatnya berarti dalam masalah yang lain dia akan lebih tidak tidak perhatian haaj rahimahullah beliau ketika mendatangi seorang guru untuk belajar hadis beliau lihat salatnyaan maka aku melihat ternyata salat dia kalang kabut ini kacau salatnya maka aku tinggalkan hadisnya Arya Kriteria seorang guru adalah orang yang bisa dipercaya dari sisi agamanya bukan hanya sekedar orang dikenal piawai pintar nulis kuat hafalan penampilan Oke dikenal banyak murid dan seterusnya lalu langsung W ini sudah kayak bangga banget tu kita bayangkan orang di zaman sekarang ketika disibukkan dengan urusan dunia samp akhirnya sibuk dari salat kira tanggung jawab ilmu ini bagaimana kita sebagai pengemban amanah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam lalu kita tidak perhatian dalam ibadah Ini catatan penting agar kita perhatian kalau seandainya orang yang belajar ilmu Syari tidak perhatian dalam urusan seperti ini kita khawatir bahwa ilmu yang disebarkan Tengah kaum muslimin ini tidak bisa dipertanggungjawabkan atau mungkin muncul dari orang yang tidak terlalu perhatian Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu pernah mengatakan kepada para ajudannya ya suungguhnya yang paling aku perhatikan dari semua urusan kalian adalah salat orang yang betul-betul memelihara perhatian disiplin dengan masalah salat dia berarti memperhatikan agamanya orang menyanyakan salat maka dia akan lebih menyanyakan selain salat kira-kira ada orang belajar hadis orang yang dikenal dengan pakar hadis Lalu dia tidak perhatian sama salat tidak mencerminkan seorang yang membawa hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kita prihatin sekali dan bisa jadi kalau kita mempelajari ada beberapa ruah atau periwayat yang mungkar bisa jadi mereka jauh lebih baik daripada kita yang sekarang tidak ngerti apa-apa ini kalaupun di zaman kita kita dikenal Wah ini pakar hadis lalu kita bandingkan ibadah kita hafalan kita mengerti apa tidak dengan istilah-istilah ahli hadis mungkin kita bukan hanya menjadi seorang mungkar kita ini kalau sudah disebutkan sebagai penuntut ilmu Hadis kita bangga sekali kita terhormat memang tetapi kita khawatir bahwa kita ini belum bisa menunaikan hak-hak itu maka PR yang besar untuk kita perhatikan bahwa kita perlu bercermin dan juga meneladani bagaimana para ulama memperjuangkan ilmu yang mahal ini kemudian ee di antara pelajaran yang penting adalah bahayanya seorang membuat dan memalsukan hadis ini bahaya sekali nanti kita akan baca secara detail Bagaimana imam muslim rahimahullah betul-betul memberikan satu kaidah ini di situ tidak gampang dan yang beliau sampaikan adalah kepada orang-orang yang ngerti hadis juga sudah semestinya orang yang mengerti hadis Sampaikanlah hadis yang sahih bukan hanya sekedar ee apa menyampaikan hadis yang tidak sahih lalu diam ini tanggung jawab agar masyarakat tidak terselewankan dari hadis-hadis yang sahih kemudian termasuk hal yang penting akan dibahas oleh imam muslim rahimahullah adalah kedudukan sanad sanad itu silsilah rangkaian dari dari sang apa namanya alim yang memiliki buku hadis dari gurunya dari gurunya diambil dari gurunya sampai kepada rasul Sallallahu Alaihi Wasallam ya ini merupakan keistimewaan yang dimiliki umat Islam tidak pernah ada sejak zaman dulu Ini kata Abu Hatim rahimahullah ada sekelompok orang yang ditugaskan Allah untuk menjaga perkataan nabinya sebelum Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah lah ada satu tatanan masyarakat yang Allah pilih untuk menjaga kata-kata nabi mereka kecuali di umat ini ada pelajaran sanad nanti akan kita pelajari perkataan Abdullah IBN Mubarak rahimahullah yang Beliau mengatakan alisnad minaddin isnadu laqalayaya laqalaya Masya ini sanad ini dari agama kalau bukan karena ee sanad orang akan bibis bericara ya sampai ada orang ditanya tentang satu hadis itu hadis apa yang kamu sampaikan jangan-jangan tidak ada hadisnya Oh ada hadis ini di mana Di Kitab Ibnu jauzi namanya almauduat Ternyata adanya hadis itu dalam kumpulan hadis-hadis palsu ini kan kemerosotan banget ketika orang bangga dengan sebuah hadis katanya ada sumbernya ternyata sumber yang memang Saleh para ulama dikategorikan sebagai hadis-hadis palsu maka ee imam muslim jelaskan dalam Mukadimah ini ee tentang bahayanya seseorang ketika menyampaikan hadis yang tidak benar kemudian adanya hadis palsu nah kemudian termasuk beliau sampaikan ada larangan seseorang gampang menyampaikan kalaupun seandainya riwayat itu sebenarnya benar tapi tidak mesti semua yang disampaikan itu butuh untuk disampaikan ya tapi ala kullial kita akan pelajari Insyaallah dan kita berdoa kepada Allah agar Allah memberi kita kemudahan kekuatan dan kesabaran dan semoga kita akan semakin akrab dengan setelah kita mengerti ternyata ini ada kaidahnya Tidak sembarangan sebagaimana juga ee pendapat yang di tengah masyarakat awam ini kenapa hadisnya Gampang didhaifkan dilemahkan itu dif untuk kamu kalau untuk saya ini ee sahih aja bukan seperti itu Masalahnya tapi ini punya kaidah dan para ulama telah membahas itu semua dan kita akan tahu biznillah bahwa hadis ini tidak boleh seorang sembrono atau sembarangan Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapat kemuliaan untuk ee selalu akrab dengan hadis dan semoga Allah Azza waalla mengumpulkan kita dengan nabinya Sallallahu dengan nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi was am di akhir eh apa namanya di hari kiamat setelah kita berupaya untuk mengikuti sunah beliauallahuamabahu was Nab Muhammad n Ust jazakallahir wakallah Fik demikian pemirsa dan pendengar radio rja dan kaum muslimin e penjelasan dan mukadimah yang disampaikan dalam pembahasan mukadimah Sahih Muslim yang sikan secara langsung Ustaz Dr M.H Hasan ayatullah langsung dari studio Mini stdi Jember dan Insyaallah kita akan berikan kesempatan bagi ikhwah dan akhwat yang ingin bertanya perihal pembahasan tentunya berkaitan dengan kajian kita malam ini secara khusus yang ingin bertanya kita berikan kesempatan di l telepon 0218236543 dan untuk pesan chat WhatsApp di 896543 baik Ustaz kami sambil menunggu ee hubungan atau pertanyaan via telepon kami angkat dari pesan chat WhatsApp wabarakatuh Barakallah Fik Ustaz izin bertanya ee terkait dengan hadis-hadis yang banyak tersebar dan menjadi dalil atau hujah sebagian kaum muslimin atau sebagian besar kaum muslimin ee Bagaimanakah kita mengetahui bahwa hadis itu bisa kita amalkan itu sahih dan mana yang tidak bisa kita amalkan atau dif dan pertanya pertanyaan yang sama juga Apakah ada dawabit dalam mengamalkan hadis-hadis dif untuk Fadilah amal demikian Ustaz jazakallah kir wazakumullah Khairan barakallahu fikum Iya eh untuk orang yang sudah mengenal tata cara belajar dan mengetahui kaidah untuk mengetahui hadis itu sahih apa tidak dipelajari sanadnya kemudian membaca kitabul ilalnya para ulama kemudian Apakah mereka berbicara tentang amal Dengan hadis ini atau tidak maka dia bisa pelajari sendiri artinya dia tidak hanya sekedar taklid ee dia bisa belajar dari buku takhrij Kemudian dilihat juga penjelasan para ulama dalam kitab syarah dan juga termasuk dalam buku-buku fikih juga banyak yang dinukil dari perkataan hadis dan pendapat para ulama dalam hadis ini seringki ada dua pendapat kemudian para ulama menjelaskan ini yang dianut oleh mazhab ini dan bagi kami hadis ini lemah dan seterusnya Nah itu Kalau seandainya kita bisa menyimpulkan sendiri tetapi kalau seandainya tidak karena memang kita ee apa namanya merasa dan menyadari banyak kekurangan maka tidak mengapa kita takqlid dalam menghukumi sebuah hadis kita takqlid kepada Al Hafiz IBN hajar misalkan Hafiz in hajar menghukumi dalam kitab beliau Bulughul Maram Fathul Bari atau atalhisul habir enggak ada masalah kemudian kita mengikuti al-iraqi dalam takhrij beliau hadis-hadis Ihya Ulumuddin kemudian kita mengikuti azzailai dalam nasbir rayah atau kita mengikuti Syekh yang kita eh apa namanya hidup sezaman dengan beliau as Syekh Muhammad nasiruddin alalbani dalam kitab silsilah hadadis sahih atau sahih atau silsilah hadis diifah kemudian irwail galil dan lainnya enggak ada masalah kita takqlid aja kita kenal Oh hadis ini ternyata lemah dan telah dilemahkan oleh ulama ini ini ini selesai tidak ada masalah Tidak ada aib untuk orang yang tidak mengenal Ee tidak mengenal dan tidak mengerti untuk takqlid tidak ada masalah itu tapi yang justu bahaya kalau seandainya kita berusaha untuk mempelajari sendiri Hanya Bermodal ngerti bahasa Arab aja ini bahaya sekali gak masalah kita beramal dengan apa yang disampaikan para ulama yang jelas kita tahu alasannya begitu Kemudian yang kedua bagaimana kita beramal Dengan hadis yang lemah memang ee dinukil dari mazhab jumhur jumhurul ulama bahwa beramal Dengan hadis yang lemah ini dibolehkan akan tetapi harus dipahami bahwa beramal Dengan hadis yang lemah ee tidak boleh merupakan hadis yang lemah sekali Ya seperti yang ditegaskan oleh Imam Ahmad rahimahullah ketika beliau mengatakan bahwa hadis yang lemah itu masih mending daripada perkataan orang biasa tetapi maksudnya adalah hadis yang lemah tetapi tidak sampai lemah sekali kalau sampai mungkar kemudian maudu apalagi dia diif Jiddan ya lemah sekali itu sudah enggak dipakai ini yang pertama yang kedua jika seandainya didukung oleh makna-makna yang lain seperti dalam al-qur’an ternyata ada makna yang sama kemudian ternyata para ulama juga apa menegaskan hal yang sama dinukil dari perkataan ulama Salaf juga tidak diyakini bahwa hadis itu sahih dia beramal Dengan hadis itu tetapi hadis itu sudah didukung dengan hadis-hadis sebelumnya yang sahih hanya hadis yang lemah ini menunjukkan misalkan pahalanya contoh misalkan salat duha salat duha masyru Ini ada syariatnya hadisnya sahih kemudian ada hadis yang lemah menunjukkan bahwa salat duha ini pahalanya seperti ini dan seperti ini ternyata hadisnya lemah maka kita hanya jadikan itu sebagai motivasi saja kita melaksanakan salat duha berdasarkan hadis yang lemah tetapi kita jadikan hadis yang lemah tadi Eh Afan hadis yang sahih maksud Ana kita akan melaksanakan salat duha Dengan hadis yang sudah sahih tadi tetapi ee hadis yang lemah yang juga menyebutkan pahala tentang salat duha kita jadikan sebagai motivasi seperti itu sehingga para ulama menyebutkan beramal Dengan hadis yang lemah kita lakukan sebagai tambahan sebagai pendukung tetapi tidak diyakini bahwa hadis itu sahih dan tidak diyakini satu satunya bahwa sebuah amal menjadi masyru karena hadis yang lama seperti itu wallahuam n jazakallah Khair Barakallah Fik atas jawaban dan pencerahannya demikian sejumlah pertanyaan yang sama semoga bermanfaat dan menjadi ilmu yang bermanfaat Barakallah Fik kami angk selanjutnya e baik Masia chat WhatsApp wabarakatuh Eh Barakallah fik ya Ustaz Apakah eh Kitab Hadis yang menjadi rujukan ahlus sunah hanya Sahih Muslim saja Ustaz dan Bagaimanakah kitab yang biasa dibaca oleh sebagian jemaah kaum muslimin yang dibaca setiap bakda salat seperti kitab fadilul a’mal atau kitab Riyadus shihin manakah dari kitab-kitab tersebut yang lebih kita prioritaskan untuk kita pelajari terlebih dahulu di dalam menuntut ilmu Syari dan tahapannya jazakallah Khair jazakumullah Khairan pijakan kaum muslimin banyak sekali ya Banyak sekali ee di antaranya kutubus sittah kutubut tisah kutubus sittah buku yang enam itu seperti enam buku induk sahih Bukhari Sahih Muslim Sunan Tirmidzi Sunan Abi Dawud Sunan Nasa Ibnu Majah ditambah dengan tiga lagi yang dikenal dengan kutubut tisah buku induk ya ditambah dengan musnad Imam Ahmad musnad addarimi dan kitab almuwata masih ada buku yang lain lagi seperti Shahih Ibnu huzaimah Shahih Ibnu Hibban kemudian ada kitab almadrq Lil Hakim ada almuntaqa IBN jarud kemudian ada lagi buku lain seperti musanf Ibnu Abi syaibah musanf Abdur razzaq kemudian ada lagi Syarah muskil arar Syarah maanil arar itu semua diambil kesimpulannya diambil hadisnya selama hadis itu sahih maka itu bisa dijadikan alasan dan landasan dalam beramal kita tidak batasi saja hadis yang sahih dan Muslim aja enggak tapi masih banyak hadis-hadis lain yang bisa dijadikan ee apa namanya landasan beramal selama hadis itu sahih kemudian para ulama mereka ketika akan memudahkan kaum muslimin untuk mendapatkan hadis yang sering dijadikan dalil dalam beribadah maka muncullah setelah itu buku-buku Ahkam buku-buku yang mengumpulkan menghimpun hadis-hadis yang biasa di ketika membahas halal dan haram maka muncullah ada hadis alahkamul kubra was kemudian muncul juga hadis yang ditulis oleh kakeknya sikhul islamimiyah rahimahullah almajid ibnuimiyah dalam kitab almuntaq atau muntaqal Akhbar kemudian ada pula hadis yang kita juga sering dengar namanya Ali Al yang ditulis oleh IB zilhadi kemudian Bulughul Maram yang ditulis oleh alhafiz Ibnu Hajar rahimahullah kumpulan hadis-hadis tentang halal dan haram kemudian ada juga umdatul Ahkam yang ditulis oleh eh Abdul Ghani almaqdisi rahimahumullah Jamian ini hadis-hadis yang EE ditulis oleh para ulama belakangan maksudnya belakangan bukan di sebelum 300-an untuk memudahkan kaum muslimin dalam mendapatkan hadis-hadis yang berkaitan dengan ibadah keseharian Nah itu bisa kita pelajari selama hadis itu sahih aman Enggak ada masalah dan Sebagian ulama terkadang menyebutkan hadis yang lemah Bukan untuk diamalkan tetapi untuk ditunjukkan hadis ini sebagian orang menjadikan alasan tetapi sebenarnya hadis ini lemah sekali seperti Ibnu Hajar rahimahullah dalam kitabul Maram beliau terkadang menyebutkan hadis yang lemah tapi ingin menunjukkan kan bahwa hadis ini sebenarnya ada yang dijadikan alasan oleh Sebagian ulama tetapi hadis ini lemah Abu Daud sendiri dalam kitab Sunan beliau terkadang menyebutkan hadis yang lemah tetapi beliau Sebutkan beliau tegaskan bahwa hadis ini lemah begitu nah sehingga kalau kita mau belajar apa diprioritaskan Nah kita lebih baik mengikuti saran para ulama ya agar kita tidak lompat terlalu jauh sehingga kita kesulitan dalam belajar ee yang sering dinasihatkan oleh para ulama agar kita bisa melangkah dengan ee teratur ketika mempelajari hadis Ee kita bisa memulai dengan kitab al-arbain an-nawawiyah 42 hadis itu syarahnya juga banyak ada Syarah ee dari Ibnu Rajab al-hambali dalam kitab jamiul Ulum Alal Hikam kemudian syarah-syarah yang dari para ulama mutaakhirin juga banyak seperti eh Syekh Muhammad shh bimin kemudian karya Syekh Abdul Muhsin Al Abbad juga banyak Eh kemudian setelah selesai dari alarbain nawawiyah Kita bisa belajar umdatul Ahkam umdatul Ahkam ini kelebihannya hadisnya kebanyakannya semuanya sahih kebanyakan hadisnya sahih bahkan hampir semua 95% bahkan 99% Insyaallah hadisnya sahih ada beberapa catatan karena memang penulis yaitu Ibnu eh Abdul Ghani almaqdisi beliau ingin menyebutkan semua hadis yang disepakati kesahihannya akan tapi ternyata sebagian hadis itu hanya diriwayatkan oleh imam muslim bukan Imam Bukhari dan Muslim kemudian bahkan sebagian Ee tidak dibutkan dalam sahih Bukhari dan Muslim tetapi tambahan dari lafaz an-nasai dan semacamnya nah ini ada sekitar 430 hadis dan membahas dari atarah pembahasan bersuci kemudian salat setelah itu baru masalah zakat puasa Haji setelah itu baru masalah-masalah yang berhubungan dengan keseharian kita seperti Iman wudur e masalah sumpah kemudian masalah ukud masalah akad nikah tak cerai kemudian rujuk itu dibahas kemudian set itu masalah jihad kemudian termasuk masalah zikir nah selesai dari belajariul Maram bagus sekali nah ini akan memberikan kita wawasan terhadap masalah ee alhalal dan haram tiib Apakah kita berarti tidak boleh untuk mempelajari buku-buku yang lain boleh tidak ada masalah kalau kita berbicara tentang kebutuhan keseharian mana yang lebih penting dan prioritaskan maka kita sebutkan yang tadi karena kita butuh tahu bagaimana cara salat ya dan t cara salat juga banyak hadis-hadis yang dihimpun dalam masalah itu ya para ulama bahkan menyebutkan hadis dengan sanadnya seperti eh takzim Qadr salah punya almarwazi itu isinya hadis semua itu ya tapi intinya dalam masalah salat kemudian ahkamus salah juga banyak yang disebut termasuk di antaranya Syekh Albani rahimahullah dari takbir sampai salam isinya semua masalah hadis-hadis kita bisa pelajari dan itu kita butuhkan ya Apakah kita membaca Riyadus shihin Alhamdulillah baca aja dan itu masih menjadi sebuah kebiasaan kaum musliminembaca Riyadus shihin sebab bagaimana kita juga baca buku-buku yang lain tetapi ketika ada ee buku hadis yang satu dengan yang lain ee seperti ketahui bahwa satu kitab Ee tidak berarti membuat kitab yang lain tidak berharga karena masing-masing kitab memiliki manfaat akan tetapi kita perlu ee perhatikan skalala prioritas Maka kalau seandainya ada hadis yang disarankan oleh para ulama maka itu yang lebih kita pilih kita prioritaskan daripada kita memilih buku yang ditulis oleh para mutaakhirin bahkan ee orang yang di zaman kita ternyata juga ternyata buku itu penuh dengan hadis-hadis yang lemah maka Untuk apa kita jadikan sebagai ee bagian yang menghabiskan waktu kita dan lebih baik kita akan memiliki waktu yang sama untuk membaca hadis yang sudah Dipilihkan para ulama dan itu bermanfaat sekali untuk keseharian ibadah kita wallahuam bawab Nam Ustaz jazakallah kir atas sejumlah pertanyaan yang sama sudah disampaikan Barakallah Fik satu pertanyaan chat WhatsApp yang kami angkat Ustaz di kesempatan terakhir ini terkait dengan apa yang menyebabkan sejumlah perbedaan para ulama hadis dalam menetapkan derajat hadis ee sebagian ee menetapkan akan kesahihannya dan sebagai menyatakan akan kedhaifannya ee apakah yang menyeb faktor penyebab perbedaan tersebut Ustaz mohon pencerahannya jazakallah Khair wazakumullah Khairan baik Eh ini harus kita pahami bahwa menetapkan satu Hadis yang sahih atau tidak Ini dibangun di atas hukum mereka kepada para Rawi karena hadis ini disebutkan dengan sanad maka untuk menetapkan Apakah hadis ini sahih atau tidak dilihat dari sanadnya sementara dari sanad ini menghukumi mereka Apakah ini bisa diterima hadisnya atau tidak Ini mah ini memang ijtihadnya para ulama maka terjadi perbedaan pendapat di antara para ulama dalam menilai satu orang perawi Hadis ada yang mengatakan bahwa ini mungkar ada mengatakan bahwa artinya masih bisa diterima hadisnya agamanya masih bisa di andalkan dan dipercaya kemudian ada mengatakan bahwa ini fqah ya ini dipercaya nah sehingga ketika terjadi perbedaan itu maka terjadilah pula ee kesimpulan dari hadis yang diriwayatkan Apakah ini diterima atau tidak maka ini sangat wajar karena mensahih mensahihkan hadis melemahkan atau tidak ini akan ee apa namanya ee menjadi ee ranah perbedaan ulama di kalangan orang-orang yang mengenal seperti itu akan tetapi apakah berarti dibiarkan liar begitu saja oh khilaf sudah biasa aja bukan tetap karena para ulama ahli hadis pun mengenal e masing-masing dari satu Medan itu ada fursan atau pendekarnya alias Orang yang ahli di bidang itu tidak semua orang kemudian Oh khilaf sudah selesai kalau gitu selama khilaf sudah dijadikan alasan bukan akan tapi para ulama ahli hadis mereka sering ee menukil perkataan di antara mereka ya ketika satu Hadis ternyata secara lahir kelihatan sanadnya sahih eh ternyata ada Sebagian ulama yang dikenal dengan keahlian dalam ilmul Ilal atau ee periwayatan mengatakan ini meskipun secara lahir ini sahih akan tetapi sebenarnya ini tidak sahih karena ada satu Ilah yang sangat ringan atau sama atau satu penyakit yang sangat samar sehingga ala kullial Ee kita ketika akan menilai sebuah hadis n kita meyakini dan mempercayai atau bertaklid kepada seorang ulama ahli hadis yang sudah dikenal ee memiliki pengalaman yang ee apa namanya mumpuni dalam bidang hadis kita mengenal Imam Bukhari rahimahullah Imam Bukhari seorang Imam yang betul-betul muttaba dalam bidang hadis tapi tidak lepas dari kritikan adarin rahimahullah mengkritik beliau tetapi ee para ulama menyatakan bahwa riwayat Imam Bukhari dan juga pendapat beliau lebih kuat dari apa yang disampaikan addarqatri sehingga kita pilih Imam Bukhari kemudian kalau seandainya ada ee riwayat yang dibedakan atau diperselisihkan misalkan ee alhafiz Ibnu Hajar dibandingkan dengan eh salah satu gurunya Ibnul mulaqin misalkan Ibnul mulaqin ini dikatakan beliau suka sekali nulis semua seni ilmu ditulis sama beliau ya Ada tafsir ditulis bahasa ditulis kemudian sirah ditulis termasuk hadis tulis fikih ditulis berbeda dengan orang yang betul-betul dia fokus dalam satu seni bidang ilmu dia akan lebih menguasai begitu maka kalau seandainya terjadi perbedaan pendapat antara misalkanfiz Ibnu Hajar dan gurunya Ibnu mulaqin maka ee pendapat Ibnu Hajar lebih kuat seperti itu maka Seandainya di hari ini Sebagian ulama melemahkan satu Hadis kemudian yang lain menghasankan ini tinggal dilihat apa dasarnya kalau seandainya kita ngerti Oh ternyata dihasankan karena ee sang Alim mengerti ada beberapa ee syawahid penguat dari atau hadis ini at jalurnya yang lebih ee banyak maka kita ikuti tapi kalau seandainya kita enggak ngerti bagaimana kita taklid pun tidak ada masalah yang penting kita yakin bahwa ini sang Alim ini sudah menguasai ilmu Hadis bismillah seperti itu kita sebagai orang awam bertaklid bukan hal yang eh apa namanya aib untuk mengikuti seorang Alim dalam menghukumi hadis barakallahuikum n jazakallah kir warakallah Fik dan ini merupakan pertanyaan kami terakhir Ustaz di kesempatan malam ini sebagai ikhtitam serta kesimpulan kajian kami persilakan Ustaz Barakallah fikum kaum muslimin muslimat pemirsa ra TV dan pendengar radio R di mana Antum berada eh ilmu Hadis ini merupakan ilmu yang EE membutuhkan kesabaran seperti kita sebutkan maka Semoga dengan kemudahan dari Allah dan juga banyaknya referensi kita termotivasi untuk mendapatkan kehormatan meraih kejayaan dengan kembali kepada dan semoga kita bisa berharap mendapatkan syafaat Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam dengan mengakrabkan diri dan lebih apa menguatkan ibadah kita dengan hadis-hadis yang kita pelajari wallahuam baawab wasallallahu wasallam wabarak ala abdihi wasasulihi Nabina Muhammad waa alihi wahbihi ajmain alhamdulillahiabbil alamin Alhamdulillah kami ucapkan jazakumul Khair kepada Al Ustaz MH hasanayatullah Ma hafah hafizahallahu taala dan jazakallah Khair Ustaz atas ikhtitam serta kesimpulan kajian yang disampaikan dalam pembahasan mukadimah dan pembahasan mukadimah juga di kesempatan malam ini dalam kajian sahih ee muslim atau mukadimah Sahih Muslim demikian dan Insyaallah kita akan Sambung kembali kesempatan Kamis yang akan datang pemira rja dan e pendengar Radi RJ yang dirahmati Oh Allah subhanahu wa taala demikian kajian kita di kesempatan malam ini dalam pembahasan mukadimah Sahih Muslim dan ada sejumlah pertanyaan sudah disampaikan mudah-mudahan menjadi pencerahan dan jawaban yang bermanfaat sehingga menambah pengetahuan kita dalam ilmu Hadis ikuti kembali pembahasan dalam Mukadimah pembahasan dalam Mukadimah Sahih Muslim di kesempatan Kamis yang akan datang bersama Al Ustaz Dr M.H Hasan aatullah Ma hafidahullahu taala di setiap Kamis malam pukul 800 sampai dengan selesai demikian yang bisa kita simak bersama semoga bermanfaat dan kita akhiri pertemuan dan kajian malam ini dengan kafaratul majelis subhanakallahumma wabihamdik Ashadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh donasi pendirian Roja TV digital Mari dukung kehadiran siaran digital terestrial rja TV untuk wilayah jaboabank taun dan infak dapat transfer melalui rekening bank syariah Indonesia nomor rekening 7561717006 atas nama yayasan cahaya sunah Roja TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 0819896543 dana yang dibutuhkan sebesar Rp6 miliar jazakumullahu Khairan kepada para Muhsinin Semoga menjadi amal saleh dan amal jariah beriman dan iman tidak mungkin lurus tanpa ilmu dan beramal Sal Roja TV Terima kasih Anda masih bersama R TV

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *