Ustadz Abu Haidar As-Sundawy | Mukhtashar Ma’arijul Qabul

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

kajian Islam ilnya di R TV dan radio R Allah berfirman dalam surah alqamar 49 in Sesungguhnya kami telah menciptakan seluruh makhluk dengan takdirdir saksikanlah kajian Islam ilmiah di R TV dan radio asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalam rasulillah wa alibii saudaraku iman dan seakidah sahabat Roja di mana pun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-quran dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan sebuah kajian ilmiah yang kami pancareluaskan dari kota Bandung tepatnya di Masjid Agung al-ukhuwah di pusat kota Bandung bersama Ustaz Abu Haidar asundawi hafizullahu taala dan kembali di kesempatan sore hari ini kita akan mengkaji kitab penuh manfaat k mukhtasar ulul saudaraku seiman dan seakidah kurang lebih 90 menit kebersamaan kita dan anda dapat berpartisipasi tentu saja dengan menyimak kajian ini Dan juga anda dapat berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui l telepon di nomor 0218236543 Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kita akan simak nasihat Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu Taala kepada ustazfadol Maskur Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahilladzi anzalakinilubil mminin walillahi junudus samawati Wal ARD wakallahu Aliman hakima wa Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalahq bihi wa tauhidan wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Sallallahu Alaihi wa ala alihi wa ashabih wasallama tasliman mazidan w hadirin jemaah Masjid Agung alukhw Bandung yang Allah muliakan para pendengar radio tbiah sunah Bandung juga radio Roja di beberapa kota dan radio lain yang ikut gabung pemirsa R TV dan tv-tv lain serta para netizen di mana saja anda berada kita kembali berjumpa melanjutkan kajian kitab mukhtasar marijul Qabul kemarin kita sudah menjelaskan di hari Jumat yang lalu bahwa ahli maksiat di akhirat menurut pandangan ahlus sunah Wal Jamaah akan terbagi kepada tiga golongan orang muslim ahli maksiat goongan pertama langsung ke surga tanpa ke neraka dulu siapa mereka mereka adalah ahli maksiat yang pahala kebaikannya lebih berat lebih banyak daripada dosa-dosa atau kemaksiatan berdasarkan banyak ayat diantaranya golongan kedua ahli maksiat yang seimbang antara dosa dan pahala mereka sementara ditempatkan antara surga dan neraka disebut Alf tapi akhirnya mereka dimasukkan juga ke dalam surga sebagaimana dalam surah al’raf mulai sampai 49um w as J salamunaikum lam yadka wahum Yun Ul Jannah La khaufunaikum W Antum tahzanun di atas Alf tempat antara surga dan Nera ada berapa orang saling mengenal satu sama lain Mereka berseru ke Ahli Surga keselamatan atas kalian mereka Belum memasuki surga padaal sangat ini sampai di akhir ayat yang ke-49 masuklah kalian ke dalam surga tak ada ketakutan atas kalian dan tak akan berduka cita ini golongan kedua golongan ketiganya ahli maksiat yang dosanya lebih banyak daripada kebaikannya merekalah yang akan dimasukkan terlebih dahulu ke dalam neraka sesuai dengan kadar dosa yang tersisa inilah pandangan ahlus sunah tentang orang muslim yang berdosa besar di akhiratnya Adapun di dunianya orang muslim yang berdosa besar dia tetap muslim dengan keimanannya tapi fasik dengan dosa dan kemaksiatannya sebagai seorang muslim walaupun ahli maksiat mereka memiliki hak seperti muslim pada umumnya kalau ketemu salam kalau salam dijawab kalau ahli maksiat itu jadi imam kita sah bermakmum di belakangnya selama salat dia sah untuk dirinya sah juga keimamannya kalau dia menjadi pemimpin wajib ditaati dalam hal yang baiknya kalau dia sakit D ditengok kalau dia minta nasihat kita nasihati kalau dia mati dimandikan disalatkan dan dikuburkan di pekuburan kaum muslimin dan didoakan ampunan dan rahmatah orang mukmin yang berdosa besar lebih butuh terhadap doa orang orang yang masih hidup minta ampunan dan rahmat inilah pandangan ahlus sunah tapi ada tiga kelompok di kalangan kaum muslimin yang salah dalam menilai orang yang seperti itu inilah yang menjadi judul Kita sore ini yaitu apa salah paham dalam menilai orang tapi yang dimaksud orang di sini bukan orang secara umum tapi orang mukmin yang berdosa besar Siapakah tiga kelompok ini berkata Ibnu khuzaimah rahimahullah dalam Kitab Tauhid wa Ahlul jahli fial F orang bodoh dalam perkara ini maksud perkara ini Adah menilai orang muslim yang berdosa besar itu terdiri kepada dua golongan golongan pertama ada dua kelompok namanya khawarij dan muktazilah kedua kelompok ini mengingkari adanya ahli neraka yang dikeluarkan dari neraka lalu dimasukkan ke dalam surga mereka mengingkari hadis-hadis tentang hal ini sahih riwayat Imam muslim dalam kitab sah muslim mengingkari hadis-hadis syafaat kata khawarij orang muslim yang berdosa besar itu juga kata mtazilah di akhiratnya kekal di dalam neraka selama-lamanya sama antara khawarij dan mtazilah tapi mereka berbeda ketika menilai orang muslim yang berdosa besar di dunia kalau itu kafir murtad dengan dosa besar Maka sebagai orang kafir halal darahnya halal hartanya boleh dibunung boleh dirampok kalau dia Imam enggak sah kita bermakmum di belakannya kalau salam jangan dijawab kalau sakit jangan ditengok kalau mati jangan disalatkan jangan dikuburkan di perekuburan kaum muslimin dan jangan didoakan seperti kepada orang kafir kejnya inilah kwar kalau muktazah di dunia orang muslim yang berdosa besar itu Tidak Mukmin tidak kafir tapi di tengah-tengah disebut fasik fasik itu status antara mukmin dan kafir atau disebut dengan almanzilah bainal manzilattin satu posisi di antara dua posisi cuma orang mtazilah tidak berbicara aspek fikih yang berkaitan dengan orang ini gimana kalau dia makmah engak kalau ketemu salam enggak kalau mati disalatkan mereka tidak berbicara masalah fikih tapi di akhirat baik khawar atupun prinsipnya akidahnya sama tentang orang mukmin yang R besar itu neraka selama-lamanya makanya oleh Imam Ibnu khuzaimah dua kelompok ini diatu golongankan khawarij dan mtazilah sama ketika menilai orang mukmin yang berdosa besar di akhirat kekal inilah golongan pertama ada dua kelompok kata beliau kelompok kedua golongan kedua kelompok murjiah yang meyakini neraka diharamkan atas semua orang yang pernah mengatakan Lailahaillallah mereka itu memahami hadis secara zirahaah laahaillallahaiin Siapa orang yang mengatakan Lailahaillallah dia masuk surga Siapa yang mengatakan Lailahaillallah dia Allah haramkan masuk neraka mereka memahami hadis ini secara Zahir kalau sudah Iman sudah besa besar yang dilakukannya tidak mengurangi Iman sedikit pun maka dari sinilah mereka memandang bahwa Iman orang fasik tidak ada tidak ada bedanya dengan iman para nabi bahkan Iman para malaikat walaupun ahli fasik ini ahli maksiat ini melakukan banyak dosa besar karena dosanya menurut mereka tidak mengurangi imannya tidak berpengaruh kepada imannya tetap dia dijamin masuk surga karena ada hadisah tentu saja maksud dari hadis-hadis tersebut siapa mengatakan Lailahaillallah atau ditambah dengan Muhammad Rasulullah masuk surga tidak dimaksudkan walaupun melakukan seluruh pelanggaran walaupun melaksanakan semua rukun Islam salat zakat saum haji tidak dilakukan asal mengatakan Lailahaillallah saja diamin surga diyamin tidak akan ke neraka tentu saja ini akan berbenturan dengan hadis-hadis banyak kalau orang mengatakan Lailahaillallah tapi tidak beriman kepada lima rukun iman yang lain tidak percaya adanya malaikat kitab Rasul hari akhir takdir kan kufur itu Tapi kalau menurut curah Enggak karena hadis Siapa yang mengatakan masuk surga tentu saja yang dimaksud dengan hadis tersebut oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak demikian ada syarat-syaratnya kalau cara berhujah orang murjiah itu bisa diterim Im maka ada yang lebih konyol lagi yaitu jahmiah jahmiah menyatakan Siapa yang tahu bahwa Allah Esa dia ke surga walaupun tidak mengatakan Lailahaillallah tidak bersyahadat tapi tahu Allah itu esa tidak salat tidak saum tidak zakat tidak melaksanakan perintah Allah tidak menjauhi larangan Allah semua larangannya dilanggar gitu kata jahmiah dia masuk surga berdasarkan hadis umum Man Mat wahua Yamu anahu laahaillallahakalal Jannah hadis ini sahih Siapa orang yang mati dan dia tahu bahwa tidak ada sembahan yang kecuali Allah tahu saja maka dia masuk surga tahu walaupun tidak mengucapkan Apalagi mengaplikasikannya kata jahmah orang itu tidak ke neraka orang itu Mukmin sejati orang itu dijamin masuk surga k lebih konyol yang begitu hadisnya benar tapi interpretasi Syarah penjelasan serta aplikasinya yang keliru bahkan banyak hadis-hadis yang dijanjikan menjanjikan surga hanya mengamal amalan tertentu seperti sebuah hadis yang juga sahih bahwa Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan manqatala fibilillah fawaqqatinal Jannah Siapa orang yang berperang di jalan Allah sekalipun hanya duduk-duduk di atas untanya dakalal Jannah dia masuk surga Walaupun dia mungkin tidak salat tidak zakat tidak menurut murjiah dan jahmiah kena Dengan hadis itu dia masuk surga asal pernah jihad walaupun hanya duduk di atas UNT atau hadis lain yang juga sahih riwayat Imam muslim berkata nabi kumpul seorang yang kafir dengan orang yang membunuhnya di dalam neraka selama-lamanya ini kalau dipahami secara zir bisa-bisa cukup cari orang kafir bres saja Sudah dibunuh sudah dijamin engak akan ke neraka orang kafir yang dibunuh itu pasti ke neraka yang membunuhnya tidak akan ke neraka Walaupun dia tidak melaksanakan rukun Iman rukun Islam asal ini saja satu Hadis dilakukan nah bisa-bisa seperti itulah yang terjadi karena itulah Maka kalau cara mereka berhujah dalam menilai orang muslim yang berdosa besar kata murjiah dan jahmiah dia Mukmin sejati enggak akan ke neraka masuk surga dikananakan ayat-ayat dan hadis-hadis yang berisi ancaman neraka kepada para pelaku doa-besar Oleh karena itu lahir banyak kitab dari kalangan para ulama yang membantah mereka dan mendudukkan ayat dan hadis yang mereka jadikan dalil untuk mendukung keyakinan atau akidah mereka maka oleh para ulama dibantah termasuk disebutkan di dalam Kitab iniah ibimah rahimahullah Minal kalamwarij ketika Imam Ibnu khuzaimah selesai membantah hujah murjiah hujah itu batil apalagi kalau kita membahas maknaah beserta syarat-syaratnya salah satu bantan para ulama kepada kelompok murjiah ini adalah Surga itu Lailahaillallah Lalu ada orang yang bertanya kepada Imam Hasan albashari alis Lailahaillallah Bukankah kunci masuk surga itu Lailahaillallah I benar tapi kenapa orang yang mengatakan Lailahaillallah masih terancam neraka bila melakukan dosa besar ini ini ini apa kata beliau alaisaulftahun asnana Bukankah setiap kunci itu ada gigi-giginya enggak ada kunci yang polos gitu ya kalau polos enggak bisa membuka ke byak ke Man nyanton pasti ada gigi-gigi jangankan yang polos giginya ada tapi rompal satu enggak bisa membuka kan atau kunci lain masukkan ke lubang pintu yang bukan pasangannya sama-sama ada giginya enggak bisa kan demikian juga Lailahaillallah bisa membuka pintu surga kalau gigigiginya utuh satu saja patah enggak akan bisa Kemudian gigi-gigi dari kunci surga ini disebut dengan syurut Lailahaillallah syarat-syarat lailahaillah ada tujuh syarat tujuh syarat ini oleh para ulama dikumpulkan dari ayat dan hadis yang berkaitan dengan Lailahaillallah syarat yang pertama ilmu berdasarkan hadis tadi Man mata Wah yalamuahuahillah siapa yang mati dalam keadaan dia mengetahui Lailahaillallah dia masuk surga mengetahui ini satu syarat bukan satu-satun syarat kalau syarat ini tidak terpenuhi maka Umpama dia mengatakan lailahallah tapi bodoh berentang Apa isi maksud dan konsekuensi dari Lailahaillallah apa ituah enggak tahu Apa maknanya konsekuensinya apa enggak tahu juga bodoh maka tidak terpenuhi hadis tadi dia berilu makanya Allah berfirman dalam surah muhammadamahu laahaillah ketahuilah oleh pahami ilmui bahwa tidak ada sembahan yang hak selain Allah ini perintah dari Allah dan wajib dari pemahaman pengetahuan mempelajari is makna Lailahaillallah lahir pengetahuan yang minimal standar minimal terpenuhi dan lahir iman iman yang kuatnya sesuai dengan kadar ilmu Diang Lailahaillallah makin mendalam ilmunya makin kuat iman dan keyakinannya makanya berkata Ibnu AB radhiallahu Anhu setiap lafaz iman dalam al-qur’an di dalamnya sudah ter cakup ilmu artinya iman yang lahir dari ilmu Iman sejati iman yang Hakiki bukan iman imitasi Bukan Iman ikut-ikutan Kalau bodoh tapi dia beriman itu hanya ikut-ikutan mudah sekali runtuh keimanan ini syarat yang pertama syarat yang kedua yakin kalau ragu-ragu benar enggak Allah teh Esa betul enggak tidak ada sembahan ragu Saya ragu maka ini gigi yang kedua wajib yakin yang ketigaiddiq jujur benar arti nya Ucapkan Lailahaillallah itu sesuai dengan hatinya enggak pura-pura tidak bersandiwara tidak hanya sekedar akting Kalau akting pura-pura maka hatinya sih tidak yakin pura-pura saja munafik tuh namanya ini Syarat yang ketiga dan ada cuma tujuh syarat dan seterusnya kita tidak sedang membicarakan syarat-syarat Lailahaillallah nah ini bantahan telak kepada orang-orang murziah dimaksud orang yang mengatakan Lailahaillallah adalah orang itu akan masuk surga kalau Lailahaillallah memenuhi tujuh syarat ada tadi ada ilmu ada yakin ada Siddiq ada inqiad gitu ya ada tujuh poin kalau itu semua terpenuhi ya dia akan masuk surga karena tujuh syarat itu di dalamnya mengandung konsekuensi kewajiban yang harus dilakukan setelah mengatakan Lailahaillallah baru teraplikasi ituahi kalau tujuh syarat itu dilakukan barulah kunci tersebut lengkap gigi-giginya pas dibuka ceklek terbukalah Pintu Surga tersebut oleh karena itu maka makna dari hadis-hadis tadi seperti tidak akan berkumpul dalam neraka orang yang membunuh orang kafir orang kafir dan orang yang membunuh terus akan masuk surga orang yang mengatakan Lailahaillallah bahkan ada hadis Siapa orang salat dua macam salat baruin salat yang dilakukan ketika udara dingin itu Fajar dan asar Siapa yang menjaga salatnya dia masuk surga gimana kalau zuhur magrib Isya ditinggalkan kalau murjiah menyatakan walaupun tidak zuhur tidak magrib tidak Isya asal salatnya dilakukan masuk surga padahal kata Imam Ibnu khuzaimah semua hadis tadi pertama disebut waad waad itu janji orang itu dijanjikan surga harus sekedar janji Apakah ditunaikan kalau syaratnya terpenuhi ditunaikan kalau syaratnya tidak dipenuhi enggak ditunaikan ked makna hadis itu disebut untuk menjelaskan keutamaan amal tersebut salah satu keutamaannya kalau ini dijaga dia masuk surga dijanjikan ini menunjukkan keutamaan dua salat tersebut salat Subuh dan salat asar dan ini mendukung ayat kata Allah udah o salat Subuh karena suung salat subuh itu disaksikan para malaikat pertan apa salat disaksikan oleh malaikat disaksikan Tapi kenapa hanya salat subuh yang disebut disaksikan oleh malaikat maksudnya disaksikan oleh dua kelompok malaikatikum malaikatul Lail wa malaikatun nahar wabiuna Fi shatil fajar waatil asr dua rombongan malaikat rombongan malaikat penjaga siang dan penjaga malam penjaga siang dari Fajar sampai asar menjaga malam dari asar sampai Fajar kedua rombongan ini bertemu di dua salat salat fajar dan salat asar setiab serah terima bukan jabatan pekerjaan ganti sif gitu dua-duanya berkumpul dua-duanya menyaksikan orang sedang salat berjemah masjid Karena itulah disebut salatnya disaksikan oleh malaikat maksudnya disaksikan oleh dua golongan malaikat kalau salat yang lain hanya satu golongan malaikat dan ini menunjukkan keutamaan dua salat ini bukan menafikan salat yang lain bukan mengangap rendah salat yang lain bukan salat lain itu tidak disaksikan oleh malaikat Bukan tapi saksi malaikat di dua salat ini lebih banyak dan lebih utama makanya ada hadis Manal bar Siapa orang yang salat dua jenis salat itu Fajar dan asar dia masuk surga ini keutamaan dua salat ini demikianlah bantahan para ulama diantaranya dikemukan Al Imam Ibnu khuzaim rahimahullah dalam sunannya Tauhid setelah itu barulah IB membantah kalangan khawarij siapa khawarij khawarij menyatakan bahwa orang mukmin yang berdosa besar itu dia kafir keluar dari Islam dan kekal di dalam nerakanya selama-lamanya mereka mengingkari hadis-hadis yang menjelaskan bahwa Nanti orang yang paling akhir keluarnya dari neraka dan paling akhir masuknya ke dalam surga hadisnya sahih banyak bukan hanya satu dua juga ada hadis syafaat tapi mereka fokus ke dalam hadis-hadis yang berisi waid itu ancaman Dengan mengatakan tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturahmi tidak akan surga orang yang mengadu domba tidak akan masuk surga orang yang dalam hati ada takabur walaupun sekecil debu maksud tidak masuk surga adalah kekal dalam neraka selama-amanya kata mereka hadis itu benar benar sahih Bukhari dan Muslim sahih tapi mereka simpulkan tidak akan masuk dalam surga dengan makna kekal dalam neraka termasuk hadis Q muslimq kalau dua muslim bertemu dengan membawanya masing-masing saling bunuh yang membunuh dan yang dibunuh dua-duanya ke dalam neraka k mereka kekal dua-duanya kafir memburuh dosa besar Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam yang menyebut membunuh itu kafir hadis sah riwayat Imam muslim muslim F kufrun mencela sama Mukmin fasik membunuhnya kafir jangan kalian kembali kepada kekufuran Sep sebagian kalian menggal sebagian lain saling bunuh itu kafir itu kata mereka ini has iniya contoh contoh dosa besar membunuh pelakunya kafir bukan hanya menjelaskan kafirnya membunuh saja tapi semua jenis dosa itulah hujahnya orang-orang siapa orang-orang khawarij mereka mengingkari beberapa ayat hadis lain yang membantah membantah hujah mereka antaranya ayat al-qur’an yang menyatakan walaupun saling bunuh Allah masih menyebut orang muslim yang saling bunuh dengan sebutan Mukmin kata Allahu Azza Walla minalalu faaslihu bainahuma kalau ada dua kelompok Mukmin saling berperang saling berperang berarti bunuh-bunuhan kan didamikan keduanya dua-duanya masih disebut Mukmin Allah demikian tentang orang yang berbuat oleh Allah masih disebut dengan sebutan saudaram UNS ak tolong saudaramu Saud baik yang zalim ataupun yang dizalim zalim dosa besar tapi masih disebut sebagai orang yang dianggap saudara nah berdasarkan hal itulah maka pertama orang mukmin yang berdosa besar oleh Allah masih disebut Mukmin oleh Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam masih disebut saudara bahkan masih diakui umatku walaupun ke neraka kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallamwam umati aku benar-benar mengetahui ada beberapaum Dar Um nanti di akhirat umatku itu datang dengan membawa pahala sebesar Gung kemudian menjadikan sebesar habis seperti debu yang terti angin kemudian Allah masukkan mereka ke nerakaih menyebut umatku termasuk umatu akanpahah men masuk neraka umatku tuh a Wahidah kecuali satu kelompok itu aljamaah nah perkataan Allah dalam al-qur’an orang yang saling bunuh masih Mukmin perkataan nabi sallallahu alaihi wasallam bahwa mereka itu masih umatku walaupun nanti masuk ke dalam neraka menunjukkan mereka ini tidaklah kafir Adapun perbuatan dosa n terancam neraka maka ketika para ulama mengatkan menjelaskan hadis Jannah kata Imam Ibnu khuzaimah hadis itu ada dua makna tidak akan masuk surga orang yang melakukan maksiat begini begini begini ada dua makna pertama tidak akan tertentu tapi mungkin masuk surga yang rendah itu makna yang pertama karena apa Karen Surga itu bertingkat-tingkat baik al-qur’an menjelaskan ataupun hadis Makanya karena tingkatan surga dari bawah ke atas disebut daroajat Darajat itu tingkatan yang berawal dari dari bawah ke atas makin atas Makin hebat baik hadis tentang masalah ini di antaranya dari Anas bin Malik radhiallahu Anhu bahwa rubay Ummu haritah attin Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dia mendatangi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam terus bertanya tentang anaknya namanya hari dia gugur medan Perang Badar kata Umu harah Ya Rasulullah rasah beritahukan kepadaku tentang Har dia Perang Badar kalau dia surga aku sabar dan aku berharap pahala tapi kalau tidak demikian tidak ke surga aku akan menangis sejadi-jadinya istahadu buuka aku akan benar menangis nih bersungguh-sungguh dalam menangis apa kata nabi Sallahu Ali wasallam Um ininan Jannah wa inahu asal firdausal Aa wahai Ummu haritah sesungguhnya Surga itu tidak satu banyak tingkatannya dan harisah ada di surga yang paling tinggi surga firdaus yang paling tinggi Jadi bukan surga tingkat rendah atau tingkat perenengahan tapi yang paling tinggi tapi tidak semua orang bisa menjangkau level surga yang tinggi tadi antaranya orang yang melakukan maksiat tertentu laadul Jannah tidak akan masuk surga makna pertama tidak akan masuk surga yang tinggi tertinggi yang hanya bisa diraih oleh orang-orang yang tidak maksiat adapun yang maksiat surganya dapat tapi yang rendahan bagaimana mungkin dia berdosa tapi ke surga mungkin kalau dosanya terhapus oleh sebagian pahalanya seperti yang tadi dijelaskan orang mukmin yang maksiat ada tiga golongan kan yang langsung ke surga kalau pahalanya lebih besar daripada maksiat yang di tengah-tengah seimbang tapi ke surga juga nah baru yang ketiga yang maksiatnya dosa lebih berat dariada kebaikannya ini yang ke neraka dulu sementara tidak kan semen terus Walaupun mungkin semen tahun tergantung kadar dan banyaknya dosa yang tersisa setelah dikalkulasikan dengan pahala Nah jadi la yadkul Jannah maksudnya la yadkhul Jannah alasra ala maka makna yang pertama adalah Jannah tidak akan masuk surga maksudnya tidak akan masuk surga sebagian surga yang tinggi tapi mungkin dia masuk ke dalam a wa as waal wa ak naiman wahatan wa maksudnya dia tidak akan masuki sebagian surga yang tinggi yang mulia yang paling banyak nikmatnya kebahagiaannya kesenangannya dan keluasannya karena yang begitu mah hanya bisa diraih oleh orang yang tak berdosa tak bermaksiat atau maksiatnya Sur sedikit sementara kebaikan-kebaikannya amat sangat banyak ini yang pertama makna pertama makna kedua Wal maknaani makna kedua adalah seperti yang sering berkali-kali dijelaskan bahwa semua Ancaman bagi ahli Tauhid Dalam Quran dan hadis B akan diancam masuk neraka seperti siapa yang Giba di kalangan sama Siapa yang menghina sesama muslim Siapa yang zalim diancam dengan azab kubur atau azab neraka begini begini begini Itu sekedar ancaman kalau syaratnya terpenuhi ancaman itu dapat Apa syaratnya salah satu syaratnya bila Allah menghendaki Allah akan mengazab kalau Allah menghendaki untuk diampuni Allah ampuni walaupun itu dosa besar kecuali satu dosa yang tidak Allah ampuni kalau tidak tobat ya itu Syirik Allah berfirman dalam Alqur’an Annisa ayat 48 innallahfirhifir maunika liasya Allah tidak akan mengampuni dosa Syirik tapi Allah akan mengampuni dosa selain Syirik bagi orang-orang yang dikehendakinya tap Ulama di antara syekhul Islam IBN Taimiyah dalam kitab Ahkam usatil Mukmin ayat ini khusus yang tobat Allah tidak akan mengampuni dosa Syirik kalau tidak tobat sebelum mati Kalau sebelum mati tobat diampuni para sahabatya musyrik tapi tobat masuk Islam diampuni Allah tidak akan mengampuni dosa Syirik kalau tidak tobat terbawa mati tapi Allah mengampuni mengampuni dosa Syirik walaupun mati dan tidak ditobati doaesar dosa besar selain Syirik akan Allah ampuni walaupun tidak tobat dan terbawa mati Apakah setiap orang lim Yasya hanya bagi orang-orang yang Allah kehendaki tidak bagi semua orang ada yang diampuni ada yang tidak Siapa saja orang yang diampuni dosanya walaupun terbawa mati dan tidak tobat Nah ini banyak diterangkan dalam al-qur’an dan Sunah yang sahihah sebagian aja saya ungkap umpamanya orang yang berpegang teg kepada sunah Nabi Sallallahu wasallam itu diampuni walaupun tidak tbat Dar sebagian dosa-dosanya itu salah satunya surah Ali Imran 31 Allah menyatakan Qul inuntumibballahunumahumum katakan olehmu ha Muhammad kalau kalian Ca kepada Allah Ikuti aku ikuti nabi Muhammad sallallahu pegang Teguh sunah Nabi Apa akibatnya yuhbumullah Allah akan mencintai kamu waagfirlakum dan mengampuni dosa-dosamu tuh setiap pengamalan sunah itu mengampuni dosa Walaupun dia tidak tobat dari dosa itu contoh lain nih jaga mulut katakan hanya yang baik zikir berdoa belajar dan mengajarkan ilmu dakwah Amar Makruf munkar baca Alquran itu ucapan yang baik mulutahara baik siapa yang menjaga mulut Allah ampuni dosanya Walaupun dia tidak tobat itu kata siapa Allah yang mengatakan dalam Alquran di surah alahzab Allah menyatakan dan ayat ini sering dibaca oleh setiap Khatib di awal khutbahnya ya ayyuhadina amanqulah waakumakumfirakum ha orang-orang yang beriman bertakwalah kalian kepada dan katakan olehmu perkataan yang baik nih kalau ini dilaksanakan kata allahakumalakum Allah akan salehkan amal-amalmu maksudnya Allah akan berikan hidayah untuk beramal salehfirakumunakum dan Allah ampuni jadi yang Allah akan ampuni dosanya Allah hanya menghendaki mengampuni dosa orang-orang terentu orang yang berpeng kepada sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang menjaga mulutnya menjaga perkataannya hanya berkata yang baik ya dan kadang-kadang untuk mengampuni dosa kita kalau kita berdosa ditunggu tobatnya ditunggu istigfarnya dilakukan juga Maka kalau Allah ingin tetap menghapus dosa orang itu diberi musibah diberi penderitaan diberi kyeri kanyeri kih dengan itu terhapus dosanya kita mengalami kelelahan kelelahan itu menghapus dosa kita mengalami resah gelisah sedih risau galau itu menggugurkan dosa kita disakiti orang itu menggugurkan dosa kita ditimpa penyakit itu menggugurkan dosa dan banyak lagi penderitaan sekecil apapun Walaupun ada duri yang menges ke ke ke kulit kita itu menggungurkan dosa-dosa walaupun kita tidakat dosa itu tapi Allah menghendaki mengampuni dosa orang itu jadi Tidak semua orang yang berdosa dosanya terbawa mati tidak tobat diampuni enggak hanya orang-orang yang kehendaki nah salah satunya tadi dan banyak lagi amalan penghapus dosa selain istigfar dan tobat tobat dan sudah pasti mengampuni dosa menghapus dosa isfar banyak termasuk apa semua kebaikan kebaikan itu menghapus dosaat menghapus dosa menghapus dosa ngaji kayak begini juga menghapus dosa dosa itu terbawa mati tidak ditabatiasya bagi orang-orang tertentu tapi kalau orang berdosa ya Selain dosa Syirik dia berpegang teguh kepada sunah Nabi tidak malah bak melakukan keidahan ngomongnya tidak terjaga ininya cuma membuli orang menghina orang memfitnah orangyakit orang terus dia juga senang terus hidupnya enggak pernah susah enggak pernah dapat musibah sekali dapat musibah tidak sabar dia meraung-raung dia merontak-rontak dia Ee berteriak-teriak tidak sabar tidak terhapus dosanya lari kepada pelarian yang menambah dosa mabuk ke narkoba ke tempat-tempat hiburan yang maksiat ketika ditimpa musibah malah larinya ke tempat yang mengundang dosa yang lebih besar pokoknya tidak ada amalan penghapus dosa yang dia miliki dosanya terbawa mati tidak ditobbati nah ini yang akan terkena azab oleh karena itulah maka yang dimaksud dengan la Jannah tidak akan masuk surga orang yang beginibegini maknanya ada ada dua pertama tidak akan masuk surga tertinggi tapi mungkin masuk surga di bawah yang kedua maknanya tidak akan masuk surga itu kalau dosa-dosanya tidak dikehendaki oleh Allah untuk diampuni dibiarkan yang ketiganya tidak akan masuk surga langsung ibtidaan tapi apa boleh buat harus ke neraka terlebih dahulu tapi kalau toh ke neraka maka tidak akan selama-lamanya di dalam neraka hanya sementara tidak akan terus tapi mungkin semen tahun atau semen abad mungkin Tergantung apa tergantung kadar dosa tersisa oleh karena itulah maka pandangan ulama Ahlus sunah kepada orang muslim yang berdosa besar sesuai dengan keterangan Quran dan hadis nabi yang sahih berbeda dengan tiga kelompok yang tadi yang salah paham salah menilai kelompok khawarij kelompok muktazilah dan kelompok murjiah dan Ada lagi satu yang lebih konyol yaitu kelompok jahmiah ahlus sunah di tengah-tengah memadukan antara semua dalil yang ada kalau khawarij mengambil satu ayat satu dalil satu Hadis tapi bertolak belakang dengan hadis lain Demikian juga murjiah demikian juga mtazilah demikian juga jahmiah maka ahlus sunah memadukan seluruh dalil yang intinya orang mukmin yang berdosa besar di dunia oleh ahlus sunah dinilai sebagai seorang muslim yang ahli maksiat dia tidak kafir dengan dosa besar yang dilakukannya dia tidak muslim sebagai Muslim dia dapat hak seperti umumnya kaum muslimin kita boleh bermakmum kepada dia kalau dia menjadi imam kita menjawab salam dia kalau dia salam kalau dia sakit kita tengok kalau dia mati disalatkan dikuburkan di perekuburan kaum muslimin dan dia doakan ampunan dan rahmat dan di akhirat orang muslim yang berdosa besar itu ada tiga golongan seperti yang tadi dijelaskan mungkin masuk surga atau di tengah-tengah tidak ke surga tidak ke neraka tapi di al-araf tapi berakhir nantinya ke surga atau yang ketiga ke neraka dulu sesuai dengan saldo dosa yang tersisa Lalu setelah beres diangkat dari neraka kemudian dimasukkan ke dalam surga karena begitulah imam muslim dalam kitab sahihnya membahas satu bab yang berisi hadis-hadis tentang orang yang dari neraka keluar dari neraka masuk ke surga dan diberi judul bab Man akhiru Min umatiul Jannah W minar orang yang paling akhir dari kalangan umatku yang masuk ke surga dan keluar dari api neraka hadisnya jelas banyak dan sanadis tersebut sahih adapun hadis-hadis yang menafikan keimanan bagi orang yang melakukan maksiat tertentu sepertium tidak akan tidak dikatakan beriman salah seorang di antara kalian sebelum dia mencintai kebaikan untuk saudaranya sebagaimana dia mencintai kebaikan untuk Dirin sendiri atau kata Rasul Sallallahu Alaihi Wasallam kepada seseorang wallahi demi Allah tidak beriman demi Allah tidak beriman demi Allah tidak beriman Siapa orang yang suka G tetangga Apakah tidak beriman di sini maksudnya kafir tidak Tapi maksudnya laak imanu tidak sempurna tu keimanan sama dengan sabda Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis sahih Dari Abu Hurairah tidaklah akan berzina seorangzina kalau ketika zinanya itu dia Mukmin tidak akan mencuri seorang Pencu mencurinya itu dia mukmin dan tidak akan mabuk seorang pemabuk kalau ketika mabuknya dia Mukmin menunjukkan ketika berzina ketika mencuri ketika mabuk dia tidak beriman Apakah tidak beriman itu kafir para ulama menyatakan bukan artinya tidak sempurna imannya kalau imannya sempurna enggak akan dia melakukan maksiat itu kalau melakukan maksiat berarti Imam itu lagi ngerop masih ada masih ada enggak pzina tapi suka salat ada banyak tahajud saum malamnya tahajud saumnya siangnya saum walaupun niatnya salah ngacau ketika ditanya kamu kok jual diri tapi kenapa tahajud rajin dan siangnya saum juga rajin apa katanya biar jualannya lari elaku Dia rajin saum biar pelanggannya ngantri gitu Dia rajin tahajud biar pelanggannya itu berpindah Kein hati sehingga banyak duitnya walaupun ngacau niatnya tapi tahajudnya dia saumnya dia apalagi yang fardunya ya lebih dipelihara menukkan adanya iman itu salah satu level pencuri malah kelas atas korupsi enggak bisa orang biasa korupsi itu level atas dan yang dikorupsinya bukan sejuta 2 juta mman kadang-kadang ttean mereka suka salat rajin mkin enggak pernah kelewat lima waktu sa juga rajin banyak baca Qurannya juga rajin korupsinya juga rajin Rajinnya salat mereka menunjukkan adanya Iman tapi kenapa mencuri ketika mencuri imannya tidak sempurna kurang seberapa kurangnya sangat berbanding lurus dengan seberapa besar keanian dia untuk makin gede keberaniannya makin gede turunnya Iman dari dirinya Oleh karena itu hadis-hadis menyatakan tidak beriman tidak beriman maksudnya tidak sempurna keimanan bukan kafir keluar dari Islam dengan perbuatannya tersebut bukan maka inilah pandangan ahlus sunah yang menyatakan hadis menatakan tidak ada tidak beriman maknanya tidak sempurna imannya sama dengan Im ahu tidak ada Iman bagi orang yang tidak menunaikan amanah tidak ada agama bagi orang yang tidak menunaikan janji maksudnya bukan murtad keluar dari Islam imana maksudnya tidak sempurna iman bagi orang yang tidak menikan amanah hadis ini digoreng oleh khawarijahu orang yang khianat kafir tidak ada Iman salah jadi gosong padahal ulama Ahlus sunah menyatakan la imana maknanya imanu tidak sempurna iman masih ada masih ada Iman tapi tidak sempurna turun makanya berani berbuat dosa tidak amanah tidak menunaikan janji berzina mencuri mabuk dan seterusnya dan itulah makna dari hadis-hadis tersebut ya Wal hasil ada tiga kubu di kalangan umat Islam yang berbeda dalam nilai orang muslim yang berdosa besar kubu pertama menyatakan kafir di dunianya dan di akhiratnya dalam neraka merekalah khawarij dan muktazilah sama di nerakanya cuma beda di dunia kubu kedua orang mukmin yang berdosa besar sempurna imannya pasti ke surga enggak akan ke neraka dulu siapa mereka di antaranya murjiah dan jahmiah tubu ketiga di tengah-tengah wasat itu ahlus sunah Wal Jamaah di dunia orang mukmin yang berdosa besar dia tetap Mukmin dengan keimanannya tapi fasik dengan kemaksiatan tidak keluar dari Islam tidak murtad kalau dia ingin kembali cukup tobat tanpa harus bersyahadat kembali dan di akhirat kalau orang itu mati dalam keadaan berdosa besar ada tiga kemungkinan langsung masuk ke surga kalau dia dosanya terampuni oleh banyak oleh pahala oleh musibah mungkin oleh syafaat yang kedua alraf dan yang ketiganya mungkin masuk neraka tapi tidak akan selama-lamanya inilah penilaian yang benar tentang orang muslim yang berdosa besar yaitu pandangan ahlusunah ya cukup ya sampai di sini Insyaallah kita akan lanjut penjelasan tentang hal ini di hari Jumat yang akan datang kita tinggal tersisa waktu untuk bertanya jawab dan seperti biasa setiap hari Jumat pertanyaan khusus untuk pendengar dan pemirta radio dan TV ro kepada Abu luukman di studio radio e Cilengsi rja cilangi dipersilakan untuk mengandu tanya jaab dengan pendengaran pemirsa waallallahu ala Nabina Muhammadin alihi waashi mangga jazakallahu Khairan kami sampaikan kepada Al Ustaz Abu Haidar asundawi hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kajian edisi sore hari ini dan untuk sesi tanya jawab kembali kami undang Anda sahabat Roja di mana pun anda berada untuk berpartisipasi Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di 0819896543 atau lain telepon di nomor 0218236543 baik Ustaz kita angkat pertanyaan pertama melalui pesan Whatsapp dari Ahmad Dian Suryalaya pertanyaannya Ustaz Apakah pelaku bidah semua amal ibadahnya akan tertolak seperti salatum zakat dan ibadah hajinya mohon penjelasannya Terima kasih barakallahuik seorang pendengar tasikaya Apakah pelakuahan seluruh amalnya tertolak tidak seluruh amal tapi hanya amalan yang disertai kebidahan saja sama dengan Ria atau Syirik kecil amalan yang tertolak dari orang yang beramal dengan R hanyalah amalan yang disertai dengan Adapun amal yang dilakukan dengan ikhlasnya tetap dapat pahala kemarin kita sudah jelaskan ada dua jenis syirik syirik besar Syirik kecil Kalau Syirik besar ya seluruh amalnya tertolak karena dia kufur keluar dari Islam mtad Allah berfirman lain asrtaahb amal kalau kamu Syirik maka gugur semua amal perbuatan kamu Makanya orang-orang musyrik kadang-kadang oleh Allah dalam Alquran disebut dalam ayatin dalam ayat dalam satu ayat amalan orang musyrik disebut seperti debu yang di angin habisak Kang dise fatgana seperti ada kelihatan dari jauh telah datang tidak ada kenapa dia betul karena keluar dari Islam itu Syirik besar kalau Syirik kecil Rah ujub maka yang ditolak hanyalah amal yang disertai dengan rianya Kalau amal yang ikhlas tap diterima demikian kebidahan bidah itu ada bidah mukfirah dan gir mukafirah bidah mukafirah bidah yang membuat pelakunya kufur Maka kalau budah mukafirah seluruh amalnya gugur karena murtadnya dia Adapun bidah mukafirah kebidahan yang tidak membuat pelakunya kafir tetap muslim yang berdosa besar maka amal yang toak hanyalah amal yang disertai kebidahannya berdasarkan hadis Man Amil am alaii Siapa yang mengamalkan satu amalan tapi enggak contoh enggak ada contoh dariku amalnya diada-adakan di zaman Nabi tidak ada sekarang ada dianggap bagian dari agama maka itu tertolak adapun amal lain yang tidak bercampur kebidahan lakukan secara ikhlas maka tetap diterima dan banyak amalan yang tidak tercampuri oleh kebidahan Contohnya apa Ya banyaklah belajar Ulum Syariah ya infak danodah tidak ada cara infak yang bidah tidak ada itu ada orang gitu perlu bantuan dikasih sudah itu mah tidak diukur oleh bidah dan sunahnya asal maka ikhlas diterima maka amal-amal yang tidak disertai dengan kebidahannya amal itu diterima dan yang ditolak hanya amal yang disertai dengan kebidannya saja wallahuam silakan lagi Abu luukman jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan untuk pertanyaan berikutnya kita angkat melalui line telepon kami persilakan iya silakan Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa Di mana ibu saya ibu Sri dari Tanjung pruk Jakarta Utara saya pertanyaan yang sedikit mengganggu gini Di pasar saya itu Pak ustaz selalu ada pengemis yang jumlahnya lebih dari 10 lah ya yang ada yang pakai badut ada yangai yang beneran ee cacat yang terus ada yang namen ada yang pakai apa sih yang putih-putih itu ya Nah saya itu E begini maksudnya ee sifat apa tuh syarat memberi memberi uang kepada pengemis itu syaratnya Bagaimana sih maksudnya Apakah milih-milih namanya minta-minta Harus dikasih semuanya atau e kita milih-milih yang EE orangnya salat aja kita kan enggak tahu dia salat apa enggak jadi saya pernah dengar juga di Ustaz bahwa jangan ngasih sembarangan kepada pengemis jadi pengemis itu jadi mengandal tidak apa tidak mengandalkan Tuhan tapi mengandalkan pembirian manusia jadi saya bingung mau mau ngasih aja takut saya sendiri jadi dosa jadi sebaiknya mengasih pengemis di pasar tuh atau yang mana ya yang dikasih emang lebih dari 10 deh pokoknya Pak ustaz di pasar Insyaallah pertanyaan sudah bisa kita tangkap Umu Makasih banyak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh tafadal Ustaz baik barakallahu Fik ibu yang barusan bertanya yang saya tangkap banyak pengemis dan beragam keadaan mana yang harus dikasih apa dikasih semua atau semuanya tidak dikasih atau milih-milih ba pertama Bu kalau pengemis itu menjadi profesi maka ada dua keadaan keadaan pertama kalau memang kondisinya tidak memungkinkan bekerja kecuali mengemis seperti orang yang cacat ya dia tidak memungkinkan bekerja ngelamar ke mana pun tidak akan ada yang menerima dagang enggak punya modal kalau enggak ngis kelaparan kalau yang nya seperti itu dan cacatnya benar ya sebab ada orang yang pura-pura cacat seperti buntung kakinya padahal dilipat cuma diperban kasih ee obat merah seperti luka gitu pakai tongkat padahal setelah Gis mengismah normal ada yang begitu ada itu penipu Jadi kalau murn dia cacat tidak memungkinkan untuk bekerja kalau enggak minta Dia kelaparan kasih yang seperti itu tapi kalau umpamanya dia menjadi profesi tapi sebenarnya dia bisa bekerja masih kuat masih mampu mencari uang tapi malas ada UMP pedagang asongan sama-sama di di lampu merah di kepanasan dia berkeringat Dia lapar dan haus tapi penghasilannya bisa lebih gede pengemis dan pengamen ya enggak nah yang kayak itu borong kalau bisa sini berapa ini permen r.000 borong r1,000 ada yang jualan kan karena dia enggak bisa yang lain enggak mau jualan koran walaupun enggak laku borong saya berapa koran satunya 5,000 itu tersisa berapa ada 10 sini Rp50,000 Kasih walaupun kita enggak butuh kan karena sekarang sudah ada di HP di laptop di internet semua berita lebih lengkap minimal bisa dipakai bungkus minimal bisa dipakai alat ngegetok kecoa gitu ya yang kayak begitu lebih layak untuk di daripada yang mengis Pah mampu bekerja kalau yang begitu Jadi profesi mengis kalau dia mampu bekerja jangan dikasih itu kalau menjadi profesi ketiga ada yang profesi bukan mengemis tapi Inya mengemis tapi jual jasa kalau jasanya adalah sesuatu yang Allah haramkan maka tidak boleh memberi seperti jual jasa menghibur baik dengan nyanyian atau dengan tarian dua-duanya diharamkan tidak boleh ada kan tidak mengemis tidak mengamin tapi dia Mari kan setelah musik Ba musik lalu dia nari jual jasa kalau jasa yang dijualnya sesuatu yang Allah haramkan maka tidak memberi tapi kalau jasanya adalah sesuatu yang mubah boleh jasanya kita ambil kita manfaatkan lalu kita kasih upah contohnya jasa apa umpamanya terapi pengobatan ada topung totok punggung ada pijat refleksi ada pijat kebugaran kayak gitu ya itu mah boleh kita ambil dan kita kasih upah seperti itu ya Nah itu beberapa kriteria Apakah seorang yang meminta itu dikasih atau kalau itu profesi Nah sekarang kalau orang minta bukan karena profesi tapi terdesak kebutuhan Walaupun dia bukan pengemis mungkin punya Umpama ya dia punya uang tapi uangnya umpamanya es suatu saat habis pulsa habis kuota dia penting untuk menghubungi akhirnya Kalau mau beli pulsa enggak tahu di mana Jauh akhirnya minta ke kita dong isiin saya pulsa lewat mbanking atau apa gitu ya atau lewat apa namanya hotspot apa boleh boleh yang meminta seperti itu untuk kepentingan sesaat Walaupun dia mampu kasih saja atau umpamanya dia naik angkot barang sama kita uangnya r.000an padahal angkat cuma 2,000 enggak ada receh toong bayarin ya sudahah bayarin enggak masalah ya itu kondisi-kondisi tertentu walaupun bukan mengis bukan bukan menjadi profesi hanya keperluan sesaat maka boleh kita tolong yaahu silakan lagi Abah atas penjelasannya dan berikutnya pertanyaan dari Abu Amar di Bandung pesansapp terkait dengan sifat Akang sebagang di Berapa lamakah Ashabul A’raf ini berada di ala’raf Ustaz mohon nasihatnya dan penjelasannya Ustaz tafadol Ustaz baik Barakallah Fik Ini pertanyaan yang paling gampang dijawab Saya hanya menjawab dengan setengah ilmu saja Berapa lama ala’raf orang al’raf tinggal di sana dan berupa Bang berupa bangunan lapang atau apa Saya jawab dengan dengan setengah ilmu jawaban saya adalah tidak tahu wallahuam ucapan la Adri atau tidak tahu atau wallahuam disebut nisful ilm setengah dari ilmu Siapa itu yang tahu wallahuam kenapa saya enggak tahu ya betul karena enggak kenapa ada keterangan dari ayat dan hadis yang S dan ini perkara gaib perkara gaib tidak boleh dikira-kira Harus ada keterangan dari yang maha tahu perkara gaib Allah atau rasulnya dan Quran atau hadis yang sahih selama tidak ada keterangan dari Quran dan hadis yang sahih maka tidak boleh berbicara tentang hal gaib ya kalau itu tidak ada penjelasan dari Quran sunah berarti itu bukan perkara yang penting dalam agama untuk diketahui Kalau penting pasti diturunkan maka terkait dengan pertanyaan tadi alaraf itu berupa apa bangunanah tanah lapangkah di bawah pohonkah atau bagaimana Tidak ada keterangan dari ayat dan hadis yang sahih ada dua kemungkinan kemungkinan pertama ada dari Quran atau hadis tap saya belum tahu kemunginan kedua memang betul-betul tidak ada baik kemungkinan yang pertama atau kemungkinan kedua jawabnya sama wallahuam saya tidak tahu ya cukup tawakuf sampai di sana Baik ee terakhir ya man baik Ustaz pertanyaan terakhir kita angkat kembali melalui pesan Whatsapp Ustaz dari hamba Allah di Pontianak pertanyaannya Ustaz Saya pernah mendatangi dukun Ustaz tapi sudah bertobat Apakah amalnya ini kembali lagi Ustaz silakan Ustaz Apakah Apa pertanyaannya Apakah amalnya kembali lagi Ustaz Apakah amalnya kembali lagi tib barakallahu Fik pergi ke dukun hukum asalnya adalah Syirik kecil pergi ke dukun itu ada tiga pertama datang untuk bertanya dan percaya kepada omongannya ini Syirik kecil kecuali si dukun Melak memerintahkan perbuatan yang mengeluarkan kita dari Islam dan kita lakukan bisa Syirik besar kalau tidak begitu hanya percaya kepada omongannya ramalannya umpamanya maka itu Syirik kecil dan apa yang terjadi Dia sudah kufur kata Rasul Sallallahu Alaihi wasallamqfar Muhammad wasam Siapa orang yang datang Aran Siapa yang mendatukun atau Ar ARF itu bahasa Kanya sok tahu merasa tahu masa yang akan datang Lalu meramalkan ARF itu peramal Siapa orang mendatangi dukun atau dan mempercayai omongannya dia telah kufur kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam ini kufur kecil sudah kita Terangkan ketika membahas Kitab Tauhid dan bab ini dibahas kedua datang kepada dukun sekedar iseng tapi enggak percaya tapi datang atau tidak bertanya tapi ngantar maka 40 hari 40 malam salatnya diterima sekedar is Makanya kalau antum membuka HP Lalu ada horoskop ada Zodiak ada ramalan bintang Jangan iseng-iseng dibaca sama dengan iseng datang ke dukun dan tidak percaya kepada omongannya malah ditertawakan kalau meang tidak dipaca ngapain datang maka kedatangan kita menjadi Tazkiah menjadi rekomendasi oh juga datang akhirnya Der pada datang orang kita menanggung dosanya 40 hari 40 malam salat kita ditolak ketiga ini yang bagus mendatangi dukun untuk amar maruf nah munkar untuk mendakwahi untuk mengingatkan untuk membantah syubhat dan semua kesalahannya dipatahan dinasihat dukun Berhentilah jadi dukun kalau ada trik sihir yang menipu bongkar Oh ini umpamanya orang yang berpenyakit ternyata dipindahkan penyakitnya ke Kelapa pas dibuka kelapanya ada paku ada kecoa gitu suka ada kan tipuan bukan perkara Gai itu sudah disiapkan sebelumnya ituh Tapi kepalanya kelapanya utuh kelihatannya utuh coba ujungnya dibongkar ada yang sudah dibuka eta teh ya hanya ditutup lagi yang rapi enggak kelihatan dan ada orang yang sudah membuktikan hal itu maka masih hati pasti akan paham Pasti akan ngerti bahwa dia Itu menipu gituasihati ya oleh karena itulah poin yang ketiga ini amaruf munkar termasuk jihad termasuk dakwah dan ini bagus kalau ada yang mampu silakan Cuma harus siap-siap latihan dulu kalau kalau ada serangan balik ya Nah inilah hukum pergi ke dukun Nah sekarang kalau yang tadi bertanya sudah pergi ke dukun tapi dalam rangka bertanya Kalau dia percaya dia sudah kufur kepada ajaran yang dibawa oleh rasul sahu wasam itu kufur maka apa yang lakukan wajib tobat menyesal berhenti tekad di mengulang kembali perbaiki semua amal ibadah jauhi semua maksiat amal-amal yang dulu gimana Kalau amal dulunya itu diterima Ya tidak masalah tetap diterima yang di nilai hanyaah kepergian dia ke dukun itu itu dianggap sebagai sebuah dosa besar walaupun Syirik kecil kufur kecil tapi dosanya besar cukup tobat dari hal itu ya dan tidak berkaitan dengan amal amal sebelumnya wallahuam baawab cukup ya sampai di sini saja Insyaallah kita jumpa lagi hari Jumat yang akan datang subhanakallahhamdik asadu Alla ilahaa Anta astagfiruka wahamdulillahiabbil alamin wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahu Khairan kepada Ustaz abuidar asundawif taala yang telah membimbing kita di kajian sore ini langsung dari kota Bandung Jawa Barat dan kami ucapkan pula jazakumullahu Khairan kepada anda sahabat rja di mana pun anda berada Semoga kebersamaan kita di sore hari ini membawa ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang saleh dan mohon maaf atas banyaknya pertanyaan yang belum bisa kita jawab di kesempatan kali ini dan anda dapat mengikuti kembali Insyaallah di kesempatan-kesempatan mendatang masih di waktu yang sama bersama Ustaz Abu Haidar assundawi hafidullahu taala di setiap Jumat sore pukul 16,00 waktu indonesia barat sampai dengan selesai dan kami mohon undur diri wasalamualaikum donasi pendirian Roja TV digital Mari dukung kehadiran siaran digital rial Roja TV untuk wilayah Jabo databank taun dan infak dapat transfer melalui rekening bank syariah Indonesia nomor rekening 7561717006 atas nama yayasan cahaya sunah rja TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 0819896543 dana yang dibutuhkan sebesar R mil Semoga menjadi amal dan amal jariah beriman dan iman tidak mungkin lurus tanpa ilmu dan beramal TV dan kajian Islam

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *