Ustadz Mubarok Bamualim, Lc., M. H. I. – Kitab Riyadhus Shalihin

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

nomor rekening [Musik] 7561717006 atas nama yayasan cahaya sunah rja TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 0819896543 dana yang dibutuhkan sebesar Rp miliar jazakumullahir kepada para minin Semoga menjadi amal saleh dan amal jariah beriman dan iman tidak mungkin lurus tanpa ilmu dan beramal saleh Roja TV baga pemir TV [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah waa alihibihi Wal saudaraku seiman dan seakidah sahabat Roja di manaun anda berada Masih bersama dengan kami di saluran tilawah al-quran dan kajian Islam dan Insyaallah sesaat lagi kami akan sambungkan anda dengan sebuah kajian ilmiah yang kami Pancar luaskan dari Studio di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya dari pembahasan kitab penuh manfaat kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala dan tentu saja bersama Al Ustaz mubarim LC MH hafahullahu taala saudaraku seiman danak kurang lebih 90 menit kebersamaan kita dan anda dapat berpartisipasi dengan menyimak tentu saja dan juga bertanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui l telepon di nomor 0218236543 Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk selanjutnya kita akan simak nasihat dari Al Ustaz Mubarok B muualim LC MHI hafidahullahu taala kepada ustazad Mask asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhalhamdalillahi nahmaduhuuhuagfiruhillah anahahahaallahu ah kaum musliminum muslimat pemirsa dan pendengar televisi radio di Manun anda berada Semoga senantiasa dirahmati Allah subhanahu wa taala Alhamdulillah pada kesempatan yang baik ini kita kembali bertemu dalam majelis ilmu yang mana pembahasan kita tentang had-hadis Nabi alaihi wasallam yang merupakan landasan kedua dari agama ini setelah al-quranul Karim pembahasan kita dari kitab Riyadus shihin Min kalami sayyidil mursalin Sallallahu Alaihi W wasallam yang ditulis oleh Imam annawawi rahimahullah taala rahmatan wasiah pembahasan kita pada pertemuan yang lalu sampai pada bab tarahi bab tentang makruhnya seorang berjalan dengan menggunakan satu sendal atau satu sepatu ya dan tanpa menggunakan e kedua-duanya ya kecuali kalau ada uzur kalau ada alasan demikian pula bab tentang makruhnya seorang memakai hanya satu sandal ya atau memakai sandal atau sepatu ya dalam keadaan berdiri ya Artinya bahwa kita dianjurkan ketika mengenakan sepatu ya itu hendaknya dalam keadaan duduk ya Ini juga ada hikmahnya supaya ee untuk menjaga keseimbangan karena seorang kalau menggunakan ee sepatu ya kemudian atau mengenakan sepatu dan dia memakainya ketika dalam keadaan berdiri itu bisa ada sisi e ketidakseimbangan fisiknya jadi Islam adalah agama yang sempurna yang memperhatikan adab-adab ya memperhatikan hal-hal yang terbesar masalah akidah masalah tauhid masalah sunah rasul wasallam sampai pada hal-hal yang juga dianggap remeh atau dianggap kecil oleh sebagian manusia eh kita telah membahas pada pertemuan yang lalu yaitu eh hadis rasul wasallam Q ahadikum hadis yang kita bahas kemarin janganlah salah seorang di antara kalian ya berjalan dengan mengenakan satu sendal Lian jaman hendaknya dia mengenakan dua-duanya atau melepaskan dua-duanya ya jangan pakai satu sandal satu sepatu yang satunya tidak ya hendaknya menggunakan dua-duanya atau melepaskan dua-duanya ini sudah kita bahas pada pertemuan yang lalu kemudian juga hadis berikutnya nya dari Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu beliau berkatau Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam aku mendengar Rasulullah Sallahu Ali wasam bersabdaum apabila tali sendal salah seorang Di Antara Kalian terputusuk maka janganlah dia hanya menggunakan atau berjalan dan menggunakan satunya yata hingga dia memperbaiki atau menyambung ya tali sandal yang putus tersebut ya kemudian dia menggunakan dua-duanya hadis riwayat Imam muslim di dalam Sahih Muslim nah ini juga termasuk adab-adab yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan ini adalah untuk kemanfaatan bagi diri kita e apabila kita melaksanakan apa yang diajarkan dan disunahkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi i wasallam nah ketika Ar Rasul alaihiatu wasalam beliau melarang kita menggunakan e salah satu sendal dan yang satunya kita tidak mengenakannya ini karena pada hakikatnya ya bahwa tujuan dari kita menggunakan sendal itu adalah untuk menjaga kedua kaki kita dua-duanya kita jaga ya Maka jangan sampai seorang hanya mengenakan satu sendal sementara yang satunya dia tidak mengenakannya ya Nah ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan kepada kita agar kita berlaku adil terhadap diri kita ya terhadap diri kita kemudian juga dalam hal ini berkaitan dengan hadis ini tadi mencakup masalah mengenakan sepatu mengenakan kaos kaki itu juga jangan hanya satu kaki yang menggunakannya mengenakannya sedangkan yang lain tidak tapi dua-duanya digunakan atau dua-duanya di dilepas kemudian hadis yang berikutnyawiahimahah radhiallahu Anhu Q Anna Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam naha anantilulu qiman dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma Beliau berkata bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya beliau melarang dari mengenakan ee yang mengenakan sendal atau sepatu dalam keadaan berdiri ya terutama tentu yang sulit di masukkan ke dalam kaki seperti ya sepatu atau kos kaki ya maka kita ketika mengenakannya hendaknya dalam keadaan duduk ini semua untuk menjaga keseimbangan tubuh seseorang ya karena ada orang yang kalau dia berdiri dengan hanya menggunakan satu kaki ketika memasukkan sepatunya ini bisa ee hilang keseimbangannya bisa jatuh misalnya atau hal lain yang EE menimpa dirinya kemudian tentu perintah yang disebutkan oleh Nabi ee larangan yang disebutkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hal ini ya ini termasuk pengarahan beliau beliau Arahkan kita kepada yang terbaik ya Jadi ini bukan berarti haram hukumnya tapi ini adalah kalau kita menyelisihi larangan ini berarti kita melakukan sesuatu yang yang makruh kemudian hadis ini juga menjelaskan kepada kita bahwa Islam memperhatikan semua aspek kehidupan ya apalagi seorang penuntut ilmu ya jangan hanya memperhatikan satu hal saja ya tapi semua aspek kehidupan ini diperhatikan ya bagaimana kita mencermati semua aspek kehidupan kita ya ketika kita berinteraksi dengan diri kita kita berinteraksi dengan orang tua kita dan berinteraksi dengan manusia lainnya ya ini supaya seorang muslim benar-benar memperhatikan adab-adab tersebut ya karena inilah Islam ya yang mengajarkan kepada kita adab-adab yang mulia dan yang dikehendaki dari ajaran ini adalah supaya diamalkan oleh kaum muslimin oleh umat Islam kemudian bab yang berikutnya BAB babun nahyi antarinar F bait bab tentang larangan ya meninggalkan api dalam keadaan menyala di rumah naum Terutama ketika dalam keadaan tidur ya wahwa atau yang lainnya saunat faj au giriri baik yang ada di lampu ataupun yang selainnya Nah jadi ini juga bab tentang atau bab yang mengajarkan kepada kita yaitu untuk mencegah terjadinya bahaya terjadinya hal-hal yang bisa mendatangkan musibah yang besar bagi seorang dalam dalam rumahnya hadis ini ya tentu hadis yang disampaikan oleh Nabi S wasallam semenjak 1400 tahun yang lalu di saat itu belum ada listrik belum ada lampu ya listrik ya Nah maka pernah terjadi nanti akan disebutkan dalam hadis ini dalam beberapa hadis di bawah ini terjadi kebakaran di salah satu rumah di kota Madinah itu salah satu sebabnya adalah karena ya tuan rumahnya tidur dan tidak memadamkan api tersebut akhirnya terjadi kebakaran di malam hari Nah jadi ini pun pada hakikatnya kalau kita di zaman sekarang ini juga demikian ketika akan tidur Perhatikan ya kompor-kompor yang senedang menyala atau sedang memanaskan makanan ya atau yang lainnya supaya dimatikan ya jangan sampai kelupaan nauzubillah bisa terjadi Kalau orang sekarang pakai gas ya Misalnya gas LPG nauzubillah bisa kalau kelupaan ya bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan demikian pula lampu-lampu ya listrik dan lain sebagainya ya itu yang besar terangberang alangkah baiknya di dimatikan ya mungkin disiapkan hanya lampu-lampu Tidur ya yang lebih kecil sinarnya dibandingkan dengan yang terang benderang ini semua ada hikmahnya ya jadi Islam adalah agama yang Allah turun kan dan sesuai untuk semua zaman dan waktu ya untuk semua setiap zaman dan dan waktu ya ini hal-hal yang perlu diperhatikan jadi ee pembahasan dalam bab ini ituu larangan meninggalkan api dalam keadaan menyala ya ketika seorang tidur ya baik itu api di sini Itu lampu dulu ya lampu pakai semprong pakai minyak gas ya itu dahulu Demikian Ya itu juga diharapkan untuk di dimatikan karena berbahaya atau misalnya lilin zaman kita ini ya kalau lampu atau listrik mati ya listrik padam pakai lilin lilin pun harus hati-hati diletakkan di tempat yang ee apa namanya di tempat yang tidak mudah terbakar sehingga kalau misalnya Lilinnya habis ya itu dia mati dengan sendirinya di bejana tempat yang tidak apa tidak membahayakan Bagi EE yang di sekitar dari lilin tersebut hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala dalam bab ini yang pertama an Ibni Umar radhiallahu anhuma an Nabi Shallallahu Alaihi wasallamq ya dari Abdullah bin Umar dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda lauku anar Fi buutium had Mut alai diriwayatkan Imam Bukhari dan imam muslim kata nabi alaihiu wasalam jangan kalian biarkan api dalam keadaan menyala di rumah-rumah kalian ketika kalian tidur ini jelas api dalam keadaan menyala ini Tentu yang dimaksud juga bukan Dalam keadaan apa lahabnya kelihatan ya Bahkan misalnya arang pun demikian seorang misalnya mungkin e manggang daging sate itu kan pakai Aran ya Nah itu gak boleh dibiarkan ya kalau akan tidur tanamkan ya siram dengan air ya supaya tidak berbahaya ya supaya tidak berbahaya ya Jadi ini adalah petunjuk dari nabi Sallahu alaii wasallam ya Beliau mengatakan jangan kalian biarkan api itu menyala di rumah-rumah kalian ketika kalian tidur Nah di sini pentingnya juga ya ada rasa tanggung jawab orang tua entah itu suami atau istri sebelum tidur dia memeriksa ya memeriksa lampu-lampu memeriksa kompor ya nyala sudah mati apinya atau belum ini supaya mereka itu dalam keadaan tenang ya Kara ini hal yang berbahaya kemudian hadis yang berikutnya Abi Musa alasari radhiallahu Anhu dari Abu Musa alasari radhiallahu an beliau berkataqitun Bil madti ahlii rasulullahahuaihi was Imam Buk dan Imam muslimi Abu musaari radah anu Beliau berkata Ya pernah suatu ketika terjadi kebakaran salah satu rumah di kota Madah ya bakaran itu menyebabkan korban tuan rumahnya ya Dan ini kejadian di malam di malam hari Rasulullah Sallahu alaih wasallam B Bim dan ketika Rasul wasallam diberitahukan ketika diberitahukan peristiwa ini kepada Rasulullah Sallallahu alaii wasallam keadaan mereka orang-orang yang menjadi korban kebakaran maka Rasul alaihiatu wasalam bersabda sesungguhnya api ini adalah musuh kalian sesungguhnya api itu musuhalian maka apabila kalian tidur padamlah ya api tersebut had Mut AL nah juga ini salah satu sebab karena mereka tidakamkan apka tidur mungkin juga karena ketiduran api belum dipadam ya belum dimatikan akhirnya terjadi kebakaran ya Oleh karena itu Rasul Alaihi Wasallam mengarahkan kepada umat ini bahwa api adalah musuh kalian ya ini api dunia Ya ini api dunia apalagi api akhirat makanya seorang hamba harus senantiasa berupaya untuk ee ee segera bertobat pada Allah Taala memperbanyak istigfar memperbanyak amal-amal kebaikan amal-amal saleh ya yang dengan demikian Insyaallah akan mencegah dia dari azab api neraka yang jauh lebih dahsyat daripada api yang di dunia ini kemudian hadis yang berikutnya an Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma an rasulillah Sallallahu Alaihi wasallamqal dari Jabir bin Abdillah radhiallahu Anhu dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabdau Al in Ya tutuplah bejana-bejana kalian entah bejana air yang ada isinya air bejana yang ada isinya makanan ya itu hendaknya ditutup Wai waiu asiqa dan ikatlah ya bejana seperti apa namanya dulu tempat air itu pakai ee beccana ya semacam Tong gitu kemudian ada ada tutupnya ada yang terbuat dari tanah liat ya ada yang terbuat dari guci misalnya dan yang lainnya itu diperintahkan oleh wasam ya supaya ditutup mulut dari bejana itu dan tutuplah kalian ini ini tentu adab-adab di malam hari ya ketika orang akan tidur wa Albab dan tutuplah kuncilah pintu kalau kalian tidur wauiraj padamlah ya lampu-lampu Ya siraj Itu lampu yang ada isi isinya gas misalnya atau minyak ya Ada sumbunya supaya dimatikan karena sesungguhnya setan itu tidak bisa membuka tutup bejana dan dia tidak bisa membuka pintu dan dia tidak bisa membuka beana yang mungkin ada makanan di situ ala inaii Udan Kalau misalnya tidak ada e apa benda untuk menutupi bejana-bejana itu maka maka hendaknya dia menggunakan semacam ya benda ya UD ya ini Anggaplah ee Sebatang Kayu Jadi kalau misalnya tidak ada bejana tidak ada tutupnya bejana itu ya hendaknya seseorang dia meletakkan benda ini ya kayu kayu tersebut sebatang kayu di atas benda yang ada isinya itu ya kemudianahi Sambil dia membaca Bismillah Misalnya ini bejana tidak ada tutupnya ya di malam hari kita G dapat juga penutupnya maka cukup dengan satu batang kayu ya letakkan di atas berjalan ini dan bismillah bismillah Kalau tidak ada tutupnya kalau ada tutupnya ditutup tutup gelas ya atau misalnya tutup apalah benjana-bejana itu ditutup dengan tutupnya tapi kalau tidak dapat penutupnya hanya ada Sebatang Kayu ya maka Letakkan dan membaca B bismillah Ya seperti ini ya ismallah dan dia menyebut nama Allah ketika meletakkannya kemudian Eh kalau memang tidak dapat yang lainnya cukup hanya ini falyafal maka lakukan seperti yang saya contohkan tadialuwaisqu ahlil Baiti baitahum ya karena sesungguhnya kata nabi Alaihi Wasalam alfuwaisiqoh alfuwaisqoh itu tikus ya tikus yang masuk yang masuk rumah itu bisa membakar rumah dengan keluarga yang ada dalam dalam rumah itu hadis riwayat Imam muslim dalam sahihnya ya jadi ee hadis yang kita dengar ini tadi adalah arahan-arahan bimbingan-bimbingan dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kepada umat ini ya betapa cintanya Rasul Wasallam kepada umat beliau mereka tidak tertim hal-hal yang tidak menyenangkan mereka baik di dunia apalagi di di akhirat Nah maka di antara adab-adab ketika di malam hari tatkala Seorang akan tidur atau satu keluarga akan tidur rumahnya yang pertamau Al in semua bejana-bejana yang ada situ makanan atau minuman ya itu ditutup Jangan dibiarkan terbuka jangan jadi Dit tutup kemudian wa demikian pula bejana-bejana air ya bejana-bejana air itu juga di diikat ditutup ya kemudian yang ketiga menutup pintu kunci pintu itu karena di malam hari Biasanya kita tidak tahu ya mungkin ada orang yang tidak baik orang yang jahat yang ingin sesuatu dia masuk ke dalam rumah ya maka disuruh untuk Mengunci pintu pintuya itu di dikunci kemudian at yang keempat padamkanlah api ya padamkanl lampu ya seagaimana saya jelaskan tadi hendaknya misalnya di ruang-ruang kita ada lampu tidur ya yang kecil yang besar dimati dimatikan karena terkadang di malam hari juga kita butuh cahaya ya mungkin ada orang yang akan ke kamar mandi akan buang air kecil misalnya ya maka tetap ada sinar yang bisa menerangi jadi ee nabi S wasallam menyuruh untuk memadamkan asiraj yaitu lampu faahqan Kemudian beliau menyebutkan B setan itu tidak bisa membuka bencana yang sudah ditutup wahuaban ya dan dia tidak bisa membuka pintu ya waksifuan dan dia tidak bisa membuka bejana-bejana yang situ ada makanan misalnya ya Ini alasan yang diberikan oleh Nabi Alaihi Salam jadi di antara hikmah kita menutup makanan-makanan atau bejana-bejana itu ya supaya tidak di makan oleh setan ya yang dimakan oleh setan ada beberapa riwayat ya yang kita disuruh untuk oleh oleh Nabi Sallallahu alaii wasallam kalau menutup pintu baca bismillah ya ketika masuk rumah baca bismillah ketika keluar rumah baca bismillah dan seterusnya kita ini selalu minta pertolongan kepada Allah subhanahu wa taala dari setan ya dari setan kemudian Ar Rasul Alaihi Wasalam juga memberikan pelajaran kepada kita ketika seorang tidak mendapatkan tutup bejana maka boleh dia ya meletakkan satu ya Sebatang Kayu ya yang kecil diletakkan di atas bejana itu sambil membaca Bismillah juga hadis ini juga memberikan pelajaran kepada kita tentang binatang yang berbahaya yaitu tikus ya tikus ini juga membawa penyakit tikus ini masuk di dalam tempat-tempat yang kotor yang jorok ya Sehingga dikhawatirkan itu juga membawa penyakit atau membahayakan ya orang yang ada di rumah itu maka upayakan sedapat mungkin ya rumah-rumah kita tidak dimasuki oleh tikus ya karena tikus itu banyak merusak apa yang didapatinya kalau dia tidak dapat makanan digerog digerogoti digerogoti oleh tikus ya maka upayakan supaya dalam rumah-rumah kita itu jangan sampai ada tikus kalau ada yang masuk segera di cari atau di dikeluarkan dari rumah itu ya karena tikus yaitu ada dampak-dampak yang negatif yang dibawa oleh tikus tersebut kemudian ee di dalam hadis ini ya kita melihat bahwa tiga hadis yang disebutkan oleh Al Imam an-nawawi rahimahullah taala dalam bab ini hadis Abdullah bin Umar ya tentang larangan ya membiarkan api menyala ketika tidur yang kedua hadis Abu Musa al-asy’ari radhiallahu Anhu menyebutkan hikmah dari larangan tersebut Apa hikmahnya supaya tidak terjadi kebakaran tidak terjadi kebakaran karena api adalah musuh bagi manusia kemudian yang ketiga hadis Jabir ini menjelaskan tentang alasan-alasan Rasul wasallam menyuruh kita untuk memadamkan api ya memadamkan lampu ya menutup ee bejana-bejana yang ada isi makanan ya karena bisa jadi tikus itu di malam hari Dia berbuat sesuatu apalagi zaman dulu orang pakai apa namanya pakai lampu lampu yang ada gasnya ada minyaknya dibawa nah dikhawatirkan nanti tikus bisa menarik atau menjatuhkan lampu itu akhirnya minyaknya tumpah kemudian terjadi keb kebakaran nauzubillah minzalik kemudian hadis-hadis yang kita baru dengar tadi ini juga menjelaskan pada kita tentang Bagaimana Islam berupaya untuk menjaga kemaslahatan-kemaslahatan umatnya baik kemaslahatan dunia maupun kemaslahatan di di akhirat kemaslahatan AG agama ya jadi Islam adalah agama yang memperhatikan semua aspek kehidupan sebagaimana sudah saya jelaskan tadi ya Ini semua untuk kebaikan kebaikan umat ini baik dalam masalah-masalah berkaitan dengan dunia ya maupun masalah-masalah berkaitan dengan Aga agama kemudian juga hadis ini ee menjelaskan tentang dianjurkan menutup semua bejana yang ada makanannya ya ini dalam rangka menjaga supaya tidak ada serangga ya masuk kadang-kadang serangga itu ada Penyakitnya ya kecoa misalnya itu masuk dari kamar mandi dari tempat yang kotor dari WC Ya itu dia kadang cari makanan keluar dari itu cari ke tempat lain masuk ke dalam makanan itu membawa penyakit makanya Islam memerintahkan kita untuk menutup ya bejana-bejana yang ada makanannya J tutup Yang rapat dan bisa dimasuki oleh binatang oleh serangga yang mungkin membawa penya penyakit kemudian juga dianjurkan atau diperintahkan oleh hadis nabi sahu Al wasallam yang kita bahas tadi untuk menutup pintu-pintu rumah ya karena di malam hari ya kadang-kadang niat buruk itu muncul di malam hari orang yang akan mencuri orang yang akan merampok orang yangan berbuat macam-macam itu terkadang niatnya di malam hari muncul ya maka rumah-rumah dikunci ditutup ya untuk menjaga ya kenyamanan tuan rumah dalam tidurnya ya Jadi tidak ada tidak diganggu oleh orang-orang yang berniat buruk melakukan kejahatan terhadap Tuan terhadap tuan rumah kemudian juga Islam berupaya untuk membendung tipu daya setan dalam semua bentuk J setan ini mempelajari setiap orang itu supa kita ini ketahui kita ini mempunyai qarin qarin itu setan yang dekat selalu menemani kita ya selalu merusak niat-niat kita merusak hati kita merusak amal perbuatan kita itu Syan setiap orang ada qarinnya bahkan Rasul alaihiatu wasalam juga ada qarinnya nya hanya saja qarin beliau Sallallahu Alaihi Wasallam itu aslama ya dia itu masuk Islam Ya maka dia tidak memerintahkan kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kecuali yang yang baik tapi qarinnya kita Hatta Orang alim ya ada qarinnya yang jelek setan jangan merasa diri kita ini Masyaallah ya aku terlindung dari qarin ar Rasul Alaihi Wasalam ada qarinnya hanya saja kinnya masuk masuk Islam Ya apalagi kita sebagai manusia biasa yang dirongrong keikhlasan kita dirongrong hati kita dirongrong niat-niat kita ya itu setan dia mempelajari setiap orang itu Apa kelemahannya orang yang lemah dalam masalah duit dia Masuk dari pintu duit ya orang lemah dari dari sisi pandangan ya sering suka yang haram maka setan masuk dari pintu itu orang selalu mendengarkan yang haram musik lagu-lagu ya yang menimbulkan syahwat dan lain sebagainya Itu dimasuki setan dari pintu itu ya orang yang ada ujub dalam dirinya setan masuk dari pintu ujub ya dan seterusnya ya maka kita harus selalu minta perlindungan pada Allah Taala ya mohon perlindungan pada Allah Taala dari setan ini yang senantiasa berupaya agar kita ini rusak rusak niat-niat kita rusak akidah kita rusak akhlak kita ya rusak ibadah kita dan seterusnya ya harus selalu mohon perlindungan pada Allah Taala dari setan itu Ya kita hidup di zaman medsos semua bisa dipamerkan semua bisa ditunjukkan seketika itu dunia tahu seluruhnya ya ini pun pintu setan untuk menjadikan seorang itu ya tergiur dengan apa yang dia kerjakan ya mencari popularitas biar dikenal ya agar dipuji oleh manusia J pintu-pintu setan ini banyak ya yang akan merusak amal kita merusak niat-niat kita maka seorang hamba tidak ada lain kecuali tidak ada bentengnya kecuali Allah subhanahu wa taala dan dia senantiasa ya untuk iltijaallah memohon perlindungan pada Allah Taala memohon perlindungan pada Allah Taala dari setan dan bisikan-bisikan setan ya kemudian bab yang berikutnya babu takalluf bab tentang larangan seorang itu melakukan suatu berlebih-lebihan ya memaksakan dirinya ya hal yang dia tidak mampu dia paksakan dirinya ya ini Nam taku salah satu makna dari katawawi tentang tak ini W itu seor ya melakukan sesuatu atau mengucapkan sesuatu yang tidak ada maslahatnya tidak ada kebaikannya dan dia berupaya melakukan hal itu padahal tidak ada tidak ada tidak ada gunanya ya tidak ada manfa manfaatnya ini namama takal takalluf ya di dalam al-quranul Karim Allah Azza waalla berfirman dalam surah Shad surah Shad ayat ke-86 Ma asalukumjrin walakin Katakanlah W Muhammad aku ini tidak meminta dari kalian upah W minalakifin dan aku ini bukan orang yang membebani diriku sesuatu yang tidak tidak mampu aku lakukan yang mengada-ngada sesuatu yang tidak mampu aku lakukan ya tidak Allah Taala memerintahkan kepada rasulnya nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi W wasallam untuk menyampaikan mengatakan kepada orang-orang musyrikin bahwa aku tidak mengharapkan dari kalian upah dalam menyampaikan risalah Allah dalam menyampaikan nasihat ya Aku tidak mengharapkan upah dari kalian ya upah dalam bentuk hal-hal dunia duniawi kemudian demikian pula aku ketika menyampaikan risalah Allah ini aku tidak menambahi dan tidak mengurangi itu tugas Rasulullah Sallahu alaii wasallam menyampaikan Apa yang diperintahkan Allah untuk menyampaikannya disampaikan seluruhnya tidak mengada-ngada dan tidak mengurangi Apa yang diperintahkan Allah untuk menyampaikan kepada manusia ya jadi beliau manusia paling bertakwa ya beliau mengerjakan amalan-amalan dakwah menyeru manusia kepada Allah Taala semata-mata karena Allah subhanahu wa taala Sallallahu Alaihi Wa was wasallam n jadi bab tentang larangan dari takaluf membebani diri baik dalam perbuatan maupun ucapan ya Yang mana hal tersebut tidak ada manfaatnya ya tapi dia berupaya melakukannya padahal tidak ada tidak ada gunanya ya hadis yang dibawakan oleh annawawi rahimahullah taala ya hadis Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu an Umar radhiallahu Anhu Q dari Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu Beliau berkata nuhinaallufi nuhina an takallufi kami dilarang bertakaluf ya kami dilarang oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dari takaluf ya yaitu misalnya seorang bertanya pertanyaannya hal-hal yang tidak bermanfaat yang tidak ada gunanya yang dia tidak bakal melakukannya ini termasuk takaluf Ustaz Bagaimana tata cara salat kalau di bulan ya kalau naik bulan ya Misalnya gimana kita salat di sana bagaimana wudunya ini ini ini contoh contoh dari sifat tak takaluf menanyakan hal-hal yang dia tidak akan lakukannya ya yang tidak ada gunanya gak ada manfaatnya Wong kadang-kadang di bumi gak salat kok tanya tang salat di di bulan di bumi mengetahui kewajiban salat itu itah ditanya Bagaimana aku salat yang baik Bagaimana tata cara salat yang benar ya ini tanya tentang bagaimana seandainya kita naik bulan kemudian kita salat di bulan bagaimana kaifiah caranya salat di bulan ini contoh ya ini contoh dari ya takaluf ya bertanya tentang sesuatu yang tidak ada gunanya tidak ada maslahatnya ya nah ini salah satu contoh dari takaluf itu seorang melakukan sesuatu atau mengatakan sesuatu yang tidak ada manfaatnya bagi bagi dirinya hadis yang kedua w masruk q dari masruk salah seorang tabiin rahimahullah Beliau berkata Abdillah Bin Masud radhiallahu Anhu Pernah kami masuk menemui Abdullah Bin Masud Radiallahu an maka Abdullah Bin Masud berkata kepada mereka pada yang datang tadi itu Ya wahai sekalian manusia Barang siapa mengetahui tentang sesuatu maka katakanlah sesuatu yang diketahui itu Ucapkanlah Katakanlah sampaikanlaham dan barang siapa yang tidak mengetahui tentang sesuatu allahuam maka hendaknya dia mengatakan allahuam ya wallahuam Aku tidak tidak tahu yau karena termasuk bagian dari ilmu tatkala Anda mengatakan Aku tidak tahu ya ya apa yang ee ee termasuk dari ilmu adalah kamu mengatakan terhadap sesuatu yang kamu tidak mempunyai ilmu tentangnya kamu katakan Allahu Aam Allah yang lebih mengetahui qu taalaabi Sallallahu Alaihi Wasallam Allah Taala berfirman kepada nabinya Sallallahu alh wasallamumin Katakanlah wahai Muhammad aku tidak meminta dari kalian atas dakwahku ini aku tidak minta upah wakifin dan aku bukanlah orang yang takaluf yang membebani diriku hal-hal yang tidak bermanfaat bagi diriku hadis riwayat Imam albukhari di dalam sahihnya J ayat ini adalah ayat 86 dari surah Shad yang telah dinukil oleh annawawi rahimahullah pada awal permulaan bab ini nah nah ini contoh para Salaf dahulu yaitu sahabat nabi S wasallam yang bernama Abdullah bin Mas’ud radhiallahu Anhu salah seorang Alim di antara ulama-ulama sahabat nabi Alaihi Wasalam beliau Ingatkan pada manusia pada murid-muridnya pada orang-orang yang datang di majelisnya Ya wahai sekalian manusia Barang siapa mengetahui sesuatu Katakanlah Sampaikanlah Jawablah kalau ada orang bertanya Yang kamu ketahu ketahuiam namun Barang siapa yang tidak mengetahui tentang sesuatu allahuam hendaknya dia mengatakan allahuam Ya Allah yang lebih mengetahui Kemudian beliau menjelaskan allahuam karena termasuk bagian dari ilmu yaitu kamu mengatakan terhadap sesuatu yang kamu tidak tahu kamu katakan allahuam Allah lebih mengetahui jadi ketika seorang mengatan wallahuam itu sudah cukup sebetulnya ya tidak usah menahu ya karena riwayat hadis ini hanya allahuam Ya hanya allahuam wallahu Aam ya tidak usah nambah bawab Ya wallahuam bawab Allah lebih mengetahui tentang yang yang benar ya mana yang benar jadi Allah tahu segala-galanya Allah Maha mengetahu Mengetahui maka cukup dengan wallahuam wallahuam nah di dalam hadis ini eh pelajaran pertama yang diambil kita dilarang dalam hal berkaitan dengan ilmu untuk kemudian kita takaluf pada hal-hal yang kita tidak mengetahuinya Jadi kalau ada orang datang bertanya pada kita dalam masalah agama misalnya dan memang kita tidak tahu jawabannya katakan wallahuam sayaak tahu Saya tidak tahu jawabannya ya jangan kemudian seorangngkan malu engak enak ya atau khawatir nanti dibilang Wah ini Ustaz ini kok enggak punya ilmu ya ya Jangan karena setiap apa yang kita ucapkan ya apalagi dalam masalah-masalah fatwa dalam masalah-masalah agama itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah subhanahu wa taala ya maka jawaban pun demikian kalau memang tidak tahu bilang wallahuam saya tidak tahu coba tanyakan kepada yang yang lainnya Jangan malu-malu mengatakan saya tidak mengetahui ya karena ucapan saya tidak mengetahui itu bagian dari ilmu bagian dari ilmu kemudian yang berikutnya bahwa hadis ini menjelaskan pada kita tentang yangni anjuran ya perintah atau mengandung perintah untuk apa meneladani Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang mana beliau tidak takaluf ya beliau tidak berbuat sesuatu atau berkata sesuatu yang tidak ada maslahatnya itu An nabi alaihiatu wasalam dan kita dilarang tanat ya taanud tanat atau taanud itu hal-hal yang tidak ada gunanya itu dibicarakan ditanyakan ya ada orang pulang dari umrah misalnya ya atau seorang bertanya pada seorang Ustaz ya Ustaz kan dari Makkah baru pulang mengerjakan ibadah umrah atau Haji Ustaz kira-kira Berapa tinggi Ka’bah itu ya berapa meter tingginya Ka’bah ini apa urusanmu untuk apa ditanya ya tentang tingginya Ka’bah lebarnya Ka’bah berapa meter gak ada gunanya nya ya di dalam manfaatnya ya ini contoh t tanat kira-kira benang yang digunakan untuk kiswah Ka’bah itu berapa bal ya k apa tak ada gunanya pertanyaan itu tidak ada manfaat jadi kita dilarang sebetulnya bersikap Tan tanat ya Ada orang datang di tokonya belanja beli air dilihat orang ini kok sepertinya ya tidak ada penghasilan tapi kok dia bisa beli misalnya atau orang ini kerja di tempat-tempat yang riba misalnya ya beli sesuatu dia bertanya Pak duit ini dari mana pak ini uang riba apa bukan uang riba Pak ini hal-hal yang tidak dibenarkan dalam Islam ini termasuk ya orang jual beli itu sudah ada pembeli ya harganya sepakat ada barangnya belikan terjadi jual beli tidak usah cari tahu untuk apa dari mana uang anda apa ini uang riba atau uang atau uang yang halal ya Ada orang beli gelas untuk apa digunakan gelas ini Pak Apa itu minum air atau minumum ini hal-hal yang tidak di ini termasuk takalluf tanatuk berlebihan agama tidak memerintahkan seperti itu ya agama tidak memerintahkan seperti itu Jadi kita dianjurkan ya mengikuti akhlak Perangai Rasul alaiiatu wasalam dan salah satunya beliau adalah orang yang tidak takaluf tanat ya itu kemudian berikutnya bahwa seorang yang punya ilmu kalau apabila ditanya tentang sesuatu dan dia tidak mengetahuinya hendaknya dia mengatakan ya lari aku tidak tahu atau la Aam aku tidak mengetahui atau wallahuam jadi hendaknya Ucapkan kalimat-kalimat yang memang menunjukkan bahwa dia tidak mengetahui danc memaksakan diri menjawab sesuatu yang seorang memang tidak paham tentang sesuatu itu ya karena ini termasuk perbuatan yang baik dicontohkan oleh para sahabat ya Contohkan oleh rasulu Al wasallam ke ditanya allahuam memang tidak mengetahui kemudian ketika seorang seorang Alim dia tu mengatakan tidak tahu tentang sesuatu yang memang dia tidak tahu itu tidak akan menjatuhkan statusnya tidak menjadikan dia ter terhina dengan dia mengatakan la a’am la Adri Aku tidak tahu tentang hal itu ya Jangankan manusia para malaikat ketika Allah bertanya pada merekaoba beran aku Wah para malikat tentang n-nama bend-benda itu kalau kamu memang benar ya Apa jawaban malaikatciau ya Allah kami tidak punyamu ke apa yang engkau ajarkan kepada kami ya inak Antal alimul Hakim suungguhnya engkau zat yang maha mengetahui lagi maha bijaksana jadi para malaikat ditanya oleh Allah Taala dan mereka tidak tahu tentang apa yang ditanya oleh Allah Taala mereka mengatakan kami tidak tidak tahu ya Allah apalagi manus Manusia Makanya jangan sok tahu ya baru belajar sedikit setiap pertanyaan dijawab ya nauzubillah bahkan pertanya-pertanya yang sulit hal-hal yang mungkin memerlukan waktu untuk mempelajarinya itu langsung dijawab maka hati-hati seorang kalau tidak punya ilmu tidak usah menjawab pertanyaan apalagi halal memang dia tidak tahu tapi kalau hal yang dia tahu silakan dia punya ilmu tentang yang ditanyakan maka Jawablah ya Ca jangan menyembunyikan Il ilmu baik kaum muslimin kaum muslimat rahimani warahimakumullah maka pembahasan tentang masalah ini ya amat sangat penting terutama yang terakhir yang kita bahas masalah seorang ditanya kalau memang tidak mengetahui Maka jangan kemudian bertanya ee menjawab pertanyaan tersebut Eh ada seorang ulama hadis nama sybi rahimahullah taala Beliau pernah ditanya tentang sesuatu lalu Beliau mengatakan ini apa yang kamu tanyakan itu Aku tidak tidak tahu ada orang berkata kepada Asya rahimahullah ya Imam apa anda ini tidak malu ta Anda ini seorang untuk mengatakan Aku tidak tahu Padahal anda seorang ahli fikih di negeri Irak ini apa anda gak malu maka dijawab oleh asya’bi rahimahullah lakin almalaikah lam tastahi inqolat para malaikat pun tidak malu ketika mereka mengatakan subhanaka La ilmaana illa maamtana Maha Suci engkau ya Allah ya ya kami tidak mempunyai ilmu tentang hal itu ya kecuali Apa yang Kau ajarkan kepada kami ya jadi beliau menjawab dengan ayat yang kita bacakan tadi yaitu ayat 32 dari surah Al Albaqarah ketika para malaikat ditanya oleh Allah Taala dan mereka tidak tahu mereka menjawab Kami tidak mengetahui tidak ada ilmu bagi kami ya Allah kecuali apa yang telah engkau ajarkan pada kami ya nah ini ini hal yang penting sekarang ini naudubillah ya kita sangat menyedihkan zaman kita ini orang-orang yang bukan bidangnya Ya sudah nimbrung dalam masalah AG agama semua pertanyaan dijawab padahal tidak diketahui dari mana latar belakang belajar agamanya dari mana wallahuam ya Tapi kok berani menjawab tentang hal-hal yang besar bahkan dijawab oleh orang-orang yang memang bukan bidang mereka mereka menjawab Ya ini hal yang ya cukup Mi memprihatinkan ya memprihatinkan Sekali ee kemudian juga kisah tentang para sahabat Abu Bakar Siddiq ya Ali Bin Abi Thalib pernah beliau ditanya ya tentang suatu masalah ini Ali Bin Abi Thalib radhiallahu Anhu ya maka beliau mengatakan apa ketika ditanya aku tidak punya ilmu tentang yang kamu tanyakan itu k Ali biniddiq dan yang lainnya dari para sahabat mereka ditanya sesuatu dan mereka tidak mengetahuinya mereka mengatakan allahuam Allah lebih mengetahui atau mereka aku tidak punya ilmu tentang yang kamu tanyakan tersebut jadi pelajaran-pelajaran seperti ini penting untuk kita Ingatkan pada umat ya Ya baik itu mereka yang nimbr yang berkecimpung dalam dunia ilmu ilmu-ilmu agama ataupun yang selainnya ya kitaentu lebih berhati hati kalau memang tidak punya ilmu jangan jawab Jangan berbicara karena ini akan berdampak pada diri kita yang menjawab itu ya karena ketika seorang mengatakan tentang sesuatu dalam masalah agama itu pada hakikatnya dia tuh membaca membawakan nama Allah dan rasulnya seakan-akan dia mengatakan hukum ini dalam agama menurut Allah dan rasulnya ini jawabannya ya itu sepertiya demikian se seperti demikian oleh karena itu para ulama para Salaf dahulu sahabat tabiin dan yang lainnya ya mereka kadang-kadang saling melemparkan ketika ada orang tanya kepada mereka dia mengatakan pergi ke Fulan dia lebih tahu tentang masalah ini pergi ke Fulan dia lebih ngerti tentang masalah ini Iya Syekh alalbani Rahmatullah alaih pernah beliau ditanya tentang masalah warisan masalah detail ditanya w k Syekh Albani Rahmatullah alai Ini masalah seb seperti ini masalah-masalah sulit seperti ini coba tanyakan kepada ulama-ulama Hijaz yang dimaksud kepada Syekh Abdul Aziz bin bas tanakan pada mereka ini tawaduknya Orang alim ini sekarang Muncul anak-anak kecil baru belajar agama ya baru belajar Manhaj baru belajar akidah jawab pertanyaan pertanyaan yang dah yang dahsyat yang berat yang besar tidak ada tawaduknya nauzubillah ya ini terkadang yang juga merusak dakwah ya merusak ilmu itu Karena munculnya orang-orang yang tidak berhak untuk menjawab mereka jawab pertanyaan-pertanyaan itu nasah Taufik mohon P Allah Taala memberikan Taufik k kita kepada semuanya k umat ini k para tabul Ilmi diberikan Taufik oleh Allah Azza waalla baik Muslimin muslimat rahimani warahimakumullah ini bab yang berikutnya tapi Insyaallah dilanjutkan pada kesempatan yang akan datang ya ini masih ada waktu kurang lebih 15 menit untuk sesi berikutnya dan Insyaallah pada pertemuan akan datang kita membahas tentang Babah niah Alal mayit bab tentang diharamkannya niahah niahah itu meratapi mayat kalau ada orang meninggal nangis tapi dengan ucapan-ucapan atau dengan memukul dada atau dengan menyabik-nyabik pakaian nah ini nanti kita bahas Insyaallah pada pertemuan yang akan datang demikian dapat disampaikan semoga Allah Taala senantiasa memberikan Taufik hidayahnya kepada kita dan kita kembalikan kepada abukman untuk melanjutkan sesi berikutnya wallahu taala Aam jazakallahu kir kami sampaikan kepada Al Ustaz mubarokalim LC MH hafizahullahu taala yang telah membimbing kita di kesempatan pagi hari ini dalam mengkaji kitab Riyadus shihin karya Al Imam annawawi rahimahullahu taala dan untuk selanjutnya kami undang Anda sahabat Roja di mana pun anda berada untuk berpartisipasi dalam sesi tanya jawab Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan Whatsapp di nomor 0819896543 atau melalui l telepon di nomor 0218236543 baik Baiklah saudaraku seiman dan seakidah untuk berikutnya kita akan angkat pertanyaan melalui line telepon terlebih dahulu Kami persilakan Halo iya halo iya silakan Ibu giih matur nuwun asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikum horti Bapak Ustaz narasumber Bapak Ustaz narasumber hafahullah taala anu dalam B mau tanya ini Ustaz Apa itu keluar dari topik karena ini sudah lama saya pendam pertanyaan saya ini Ustaz yaitu tentang TBC tahayul bidah dan khurofat ini Mohon penjelasan Gang Ustaz kemudian nomor du tentangj Bolehkah Ustaz saya bilang begini pada teman-teman saya dulu pada waktu masih muda putih loh saya cantik suara saya merdu kalau membaca Alquran dan sebagainya Bagaimana Ustaz nomor dua pertanyaan Ustaz mah nuun barakahikum wabarakatuh mohon maafah kataikumammah untuk ibu penanya silakan Ustaz baik tentang pertanyaan dari seorang ibu kelihatan Ibu ini dari Gersik ya wallahuam beliau bertanya tentang tahayul bidah dan khurafat yang patut kita ketahui bahwa agama Allah ini adalah agama yang sudah sempurna ya Allah subhanahu wa taala yang menyempurnakan agamanya ini ya dalam FirmanNya surat Almaidah ayat yang ketig Al akumumum pada hari ini telah kusempurnakan bagi kalian agama kalian telah kucukupkan bagi kalian nikmatku dan aku Rid Islam sebagai agama kalian J harus poin pertama ini harus kita Tanamkan dalam kita setiap orang muslim ya dan muslimah bahwa agama Allah ini sudah sempurna ya danasul alaihiatu wasalam beliau telah menyampaikan semua risalah Allah tidak ada yang beliau sembunyikan Ya ini yang harus kita yakini maka dalam hal ini tentu perbuatan-perbuatan yang tidak ada contohnya dari wasam ya dalam masalah ibadah masalah tidak dalam masalah suluk dan yang lainnya berarti itu adalah perbuatan-perbuatan bidah yang tidak boleh kita lakukan ya kita cukup mengamalkan dengan ilmu yang kita miliki yang kita pelajari dari sunah-sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Kemudian yang kedua tentang tahayul yni ada hal-hal yang mungkin dari berita dari omongan manusia berita yang tersebar tentang satesatu hal yang mungkin khurafat misalnya bahwa ini begini dan itu begitu di tempat ini ada ini tempat ini ada itu hal-hal yang luar biasa yang dibicarakan maka ini juga kita tidak boleh mempercayainya ya karena agama Allah ini sudah menjelaskan segala suesuatu Ya sudah menjelaskan segala sesuatu oleh Allah subhanahu wa taala maka kita harus jauhi semua perbuatan tahayul ya perbuatan bidah perbuatan atau perkataan perbuatan berita-berita yang khurafat itu jangan kita per percaya ya karena jalan yang ditinggalkan oleh Nabi S Wasallam ketika beliau meninggal bagi umat ini jalan yang jelas lailahariha kata nabi wasallam Aku tinggalkan kalian di atas jalan yang putih terang benderang ya malamnya ibarat siangnya jadi jelas betul agama ini tapi kita harus belajar kita tidak akan melakukan hal-hal tahayul bidah khurafat kalau kita tidak punya ilmu ya kalau kita punya ilmu kita akan mengetahui Nah di sinilah pentingnya belajar di sinilah pentingnya menghadiri majelis ilmu mendengarkan ceramah-ceramah ya yang menjelaskan tentang ya tauhid tentang akidah tentang sunah rasul wasallam tentang ibadah yang benar ini penting untuk kita terus menuntut ilmu agar kita tidak terjerumus dalam apa yang ditanyakan oleh ibu tadi dalam TBC tersebut Kemudian yang kedua pertanyaan kedua tentang ee dulu mungkin pernah ya pernanya menceritakan tentang dirinya ya b dia ini dan itu sebaiknya kalau sudah berlalu Ya sudah ya jangan diul jangan diulangi hendaknya kita ini tawadu rendah hati ketika kita mengetahui bahwa kita memiliki kelebihan maka ingatlah ya bahwa Masih banyak orang yang lebih dari kita kalau ada orang misalnya dia misalnya setiap malam itu salat tahajud ya setiap malam salat tahajud kadang-kadang muncul rasa sesuatu dalam dirinya ya maka ketahuilah bahwa masih ada manusia-manusia yang lebih baik lebih utama ya yang mengerjakan Ibadah itu lebih dari apa yang kita laku lakukan dari sisi khusyuknya dari sisi kebaikan mereka ya khusyuknya dalam salatnya doanya bacaannya sehingga dengan demikian kita ini akan tawa tawadu selalu merasa rendah rendah hati tetapi kalau seorang dia Uju pada dirinya aku dulu begini aku dulu begini suaraku merdu dan seterusnya ini akan merusak ya merusak niat-niat kita merusak hati kita merusak amal-amal ibadah kita ya maka prinsip pertama ingat apabila kita melakukan sesuatu yang baik kita ingat bahwa masih banyak orang-orang lain hamba-hamba Allah lain yang kita tidak ketahui mereka mengerjakan apa yang lebih baik daripada kita kerjakan kalau kita bersedekah kita ingat bahwa masih banyak hamba-hamba Allah yang bersedekah lebih banyak dan lebih ikhlas daripada apa yang aku sedekahkan n dengan demikian kita tidak akan ada rasa ujub dalam diri kita ya tidak ujub dalam diri kita aku ini tidak ada apa-apanya pekerjaan amalanku tidak ada apa-apanya ya ada di antara kisah-kisah para Salaf dahulu seorang istri seorang wanita Dia bangunkan suaminya ya di malam hari wahai suamiku bangunlah sesungguhnya kafilah-kafilah yang mereka berangkat berjalan menuju Allah sudah jauh meninggalkan kita dia Ingatkan suaminya ini contoh bagaimana mereka selalu merasa diri itu ya dari amal yang m mereka lakukan itu seakan-akan tidak ada apa-apanya masih banyak orang yang lebih lebih baik lebih utama daripada diri kita dengan demikian maka akan hilang rasa ujub dalam diri kita tersebut wallahu taalaam jazakallahuiran Ustaz atas jawaban dan nasihatnya dan untuk berikutnya Ustaz pertanyaan m pesan Whatsapp dari hamba Allah tidak disebutkan di mana Ustaz Ana pernah sakit keras dan berobat ke paman dengan cara yang tidak sesuai syariat yaitu memindahkan penyakit ke hewan Ustaz seperti kambing kelinci kemudian hewan disembelih dan dagingnya pun dikonsumsi mohon nasihatnya Ustaz Apakah saya harus mengulang syahadat khawatir terjerumus ke dalam Syirik baik ee memang sempat kita dengar beberapa waktu yang lalu ya tahun-tahun yang lalu katanya ada orang atau dikatakan ada orang yang bisa memindahkan penyakit dari seorang kepada hewan dan binatang ini sebetulnya perbuatan perbuatan orang yang lebih cenderung menggunakan jin dan setan untuk hal tersebut ya Dan ini tidak benar ya perbuatan Syirik pada Allah Azza waalla ya sekarang pertanyaan ketika seorang misalnya ya kalaulah misalnya orang ini mampu memindahkan penyakit dari dari seorang kepada binatang ya dari sisi kezaliman apa tidak zalim orang ini bukankah kita dilarang menzalimi binatang tidak boleh menyiksa binatang dilarang dalam agama seorang wanita masuk neraka ya disebut dalam hadis riwayat Imam Bukhari imam muslim seorang wanita masuk neraka karena apa dia mengurung seekor kucing tidak diberi makan kucing itu dan tidak dilepas kucing itu untuk mencari mencari makan sendiri itu masuk neraka ya Jadi apa yang diisukan seorang bisa membinakan penyakit dari manusia kepada binatang itu semua adalah sebetulnya kebohongan ya itu kebohongan ya wallahuam ya Bohong tak percaya ya kemudian perbuatan ini bagi pelaku dan orang yang mau dilakukan demikian sebetulnya sudah terjerumus dalam perbuatan yang Syirik pada Allah Taala ya per Syirik maka apa tobatnya Anda bertobat Adapun pertanyaan apa aku ulangi syahadatku tiap hari kan syahadat waktu anda salat dan Syahadat waktu tahiyat asadu all la ilahaillallah asadu anna muhammadar rasulullah jadi tidak perlu Diulangi syahadatnya ya Ketika Anda mendengar azan Juga misalnya asadu la ilahaillallah kan Anda menjawab asadu la ilahaillallah as Muhammad Rasulullah Rasulullah jadi tidak usah anda ulangi syahadat Anda cukup bertobat jangan mengulangi lagi perbuatan tersebut ya dan jangan anda sebarkan kepada manusia atau orang lain yang sakit kamu pergi ke Fulan dia bisa memindahkan penyakit dari manusia kepada kepada binatang ya tidak boleh Anda beritahukan itu karena itu berarti anda menolong dalam kesyirikan menolong dalam keburukan ya Jadi cukup Anda bertobat minta ampun pada Allah Taala dan tetap Anda yakini bahwa yang menyembuhkan adalah Allah Taala bukan orang itu ya bukan orang tersebut ya bukan karena dipindahkan penyakit itu pada binatang tapi Yakinlah bahwa anda sembuh karena Allah subhanahu wa taala dia yang menyembuhkan ya ini arahan kami cukup dan bertobat istigfar memperbanyak amal-amal Saleh menjauh perbuatan Syirik perbuatan bidah khurafat tinggalkan semua ya kembali kepada sunah rasul wasallam pada ajaran Nabi Alaihi Wasalam itulah jalan yang benar wallahu taalaam jazakallahu Khairan Ustaz atas jawaban dan nasihatnya dan berikutnya Ustaz kita angkat kembali pertanyaan melalui l telepon kami persilakan iya Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana Ibu Ariani di Majalengka baik silakan Ibu izin bertanya Ustaz Apakah Rizki bisa eh apa tertunda Ustaz dikarenakan karena kita banyak dosa Ustaz demikian Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh tafadol Ustaz ee baik tentang masalah yang ditanyakan ya pada hakikatnya Allah subhanahu wa taala telah menentukan rezeki setiap hamba-hambanya ciptaannya baik itu binatang maupun manusia sudah ditetapkan oleh Allah subhanahu wa taala ya ini bagian-bagian ee bagian dari iman kepada takdir Allah subhanahu wa taala ya eh Sebagian ulama di antara Al Imam Ibnu qayyim rahimahullah taala menyebutkan di antara sebab-sebab firirman di antara sebab-sebab Allah yakni menghalangi seseorang dari rezeki salah satunya adalah perbuatan maksiat pada Allah Taala salah satunya adalah perbuatan maksiat pada Allah Taala Jadi kalau di sisi pandangan Sebagian ulama tentang masalah ini ya seorang terkadang Ya Allah mengharamkan dia ya atau menghalangi dia dari rezekinya karena perbuatan do dosanya ya dan ini adalah arahan dari di antara Al Imam Ibnu qayyim rahimahullah artinya beliau ya mengarahkan kepada kita untuk berupaya meninggalkan perbuatan dosa berupaya meninggalkan kemaksiatan-kemaksiatan karena itu di antara sebab Ya Allah memberikan ya mendatangkan rezeki kepada seorang hamba ya Dan kita yakin bahwa semua Rezeki itu dari Allah subhanahu wa taala n itu arahan yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini ini Jadi anda bisa baca di antara kitab-kitab ilmu Imam Ibnu qayyim rahimahullah beliau menyebutkan bahwa salah satu penghalang seorang dari rezeki adalah karena banyaknya kemaksiatan pada Allah subhanahu wa taala wallahu taala Aam jazakallahu Khairan Ustaz atas penjelasannya dan berikutnya pertanyaan terakhir Ustaz di kesempatan sesi tanya jawab di pagi hari ini melalui pesan Whatsapp dari hamba Allah pertanyaan Apakah benar Ustaz anak yang belum baligh kemudian meninggal dunia akan bisa memberikan syafaat kepada orang tuanya kelak di akhirat mohon penjelasannya Ustaz ee baik Sebagian ulama menyebutkan tentang masalah ini ee yang disebutkan oleh para ulama di antaranya adalah bayi ya ketika seorang bayi meninggal itu tetap dianjurkan bagi orang tuanya untuk melaksanakan akikah bagi bayi tersebut Walaupun dia wafat selama sudah ada roh dalam jasadnya fisiknya maka orang tua dianjurkan untuk tetap melaksanakan akikah karena ini berkaitan dengan syafaat di hari kiamat kelak ya karena ini berkaitan dengan syafaat anak itu untuk orang tuanya di hari kiamat kelak itu ada kaitan dengan akikah ya Jadi kalau Anda bertanya bahwa apa anak yang belum baligh meninggal memberikan syafaat P orang tuanya ya Insyaallah demikian tapi dengan catatan anak tersebut Ya sudah diakikahi oleh orang orang tuanya Insyaallah nanti saya rujuk lagi pada masalah ini ya untuk kelengkapan dari jawaban tersebut ya J kaitan dengan ee akikah urkan oleh para ulama dari hadis ras wasallam apabila seorang diberikan nikmat anak laki-laki dia akikah du ekor kambing kalau anak perempuan sat ekor kambing Ya walaupun anak itu meninggal tetap diakikahkan karena itu kaitan dengan syafaat di hari kiamat wallahu taala jazakallahir Ust atas jawaban dan bimbingannya dalam kajian kita di kesempatan pagi hari ini dan pertanyaan tadi menjadi menutup untuk sesi tanya jawab kita tafadol ikhtitam dari Antum Ustaz baik ka muslimin kaum muslimat rahimani rahimakumullah para pemirsa para mendengar televisi radio ra di manaun anda berada Alhamdulillah kita bersyukur Allah Azza waalla atas nikmat Taufik nikmat Hidayah nikmat ilmu yang bermanfaat ya yang kita di e ajarkan atau dianugerahkan oleh Allah subhanahu wa taala maka terus kita menuntut ilmu terus kita belajar dan berupaya untuk mengamalkan ilmu yang kita miliki Kemudian yang kedua hendaknya kita manfaatkan waktu-waktu kita untuk hal-hal yang positif hal-hal yang bermanfaat Ya bagi kita di akhirat kelak karena kita hidup di zaman yang kelihatannya memang banyak waktu terbuang ya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat nanti kita pasti akan menyesal di akhirat kelak ketika mati akan menyesal Dar umur kita Waktu kita yang sudah kita sia-siakan yang berlalu begitu saja tanpa ada satu amal tanpa ada satu perbuatan yang bermanfaat untuk akhirat kita ya Oleh karena itu Mari kita menjadi manusia seorang muslim muslimah yang cerdas ya yaitu yang betul-betul manfaatkan umur dan usianya ya untuk akhiratnya untuk hal-hal yang bermanfaat bagi akhirat seorang sahabat ya dari kaum Ansar datang ke kepada Nabi Sallallahu alaih wasallam bertanya kepada beliau hadis ini hadis sahih riwayat Imam Ibnu Majah ya rasulullahd seorang Ansar bertanya kepada rasul wasallam wahai Rasulullah orang mukmin manakah yang paling Afdal paling utama paling baik kata nabi alaiiam orang mukmin yang paling mulia adalah yang paling baik akhlaknya yang paling mulia perangainya akhlaknya kemudian sahabat itu bertanya pertanyaan kedua ya Wa dan orang mukmin manakah yang paling cerdas ya pertanyaan kedua tentang kecerdasan maka dijawab oleh Nabi alaihiam orang mukmin yang paling cerdas adalah orang mukmin yang paling banyak mengingat akan kematian dan orang mukmin yang paling baik persiapannya untuk sesudah kematian itulah manusia atau orang muslim mukmin yang paling cerdas maka marilah kita menjadi hamba-hamba Allah kaum mukminin kaum muslimin yang cerdas demikian jazakahir kepada semua pihak yang telah ya mengikuti ya Kajian ini semoga Allah Taala senantiasa menjaga kita memelihara kita melindungi kita ya dari berbagai hal yang buruk dan selalu memberikan pada kita berbagai hal yang baikahirhanakallah wihamd asuahaill anagfiruahu wasam na AJ asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan jazakallahuir kepada Ustaz b Mualim LC MHI hafidahullahu taala yang telah membimbing kita di kesempatan kajian hari ini dan kami juga ucapkan jazakumullahu Khairan untuk Anda sahabat Roja di mana pun anda berada Semoga kebersamaan kita di pagi hari ini membawa ilmu yang bermanfaat yang mendatangkan amal-amal yang Saleh mohon maaf atas segala kekurangan dan semoga Allah pertemukan kita kembali di kesempatan yang akan datang wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *