Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Ada Apa Dengan Remaja

Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata
Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube

77006 atas nama yayasan cahaya sunah R TV cabang Cibubur kode bank 451 konfirmasi dan informasi melalui WhatsApp 081896543 dana yang dibutuh sebesar R mil kepada [Musik] TV [Musik] [Musik] saluran tilawah al-quran dan kajian [Musik] Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhamillah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasul Amma bad ikhwa Islam azakumullah para pemerhati raja di mana pun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini di hari Selasa seperti biasa kita akan ikuti bersama kembali kajian ilmiah yang dihadirkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan problematika remaja pendidikan remaja diambil dari buku Ada apa dengan remaja disusun oleh Al Ustaz abuan hafidahullah Dan disampaikan oleh Beliau langsung di setiap Selasa pagi ini seperti biasa setelah materi yang akan disampaikan dengan tema lingkungan yang dibangun atas dasar cinta dan kasih sayang untuk remaja tentunya ee akan dibahas oleh beliau kami akan buka sesi interaktif di akhir nanti di layanan pesan Whatsapp silakan bisa mengirimkannya di 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Ustaz kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuham inalhamdulillah nahmaduhu waastaininuhu waastagfiruh wa naudubillahi Min syururi anfusina wa sayiati Amalina May yahdihillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayuhadina amanu ittaqulah haqq tuqatih Wal tamutunna illa wa Anum muslimun waab’du para pemerhati ra kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pertama kita bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan kepada kita kemudian selawat dan salam juga kita tujukan untuk nabih kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam keluarga beliau sahabat beliau dan umat beliau sampai hari kemudian para pemerhati ra kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah kita masih melanjutkan ee pembahasan yang kita angkat dari buku Ada apa dengan ee remaja Pagi ini kita akan melanjutkan pembahasannya yaitu sampai pada ee poin atau bab menciptakan lingkungan yang positif bagi anak-anak bagi terutama remaja kita sampai pada sub bab ya lingkungan yang dibangun atas dasar cinta dan kasih sayang karena ee lingkungan yang positif itu adalah lingkungan yang harus diasas didasari dengan cinta dan kasih sayang kita sudah membahas beberapa poin yang berkaitan dengan ee Bagaimana menumbuh suburkan rasa cinta dan kasih sayang ya di tengah-tengah ee keluarga tentunya untuk membuat hubungan antara anak dan ayah ayah dan anak itu atau orang tua dan anak menjadi lebih ee harmonis atau lebih e positif kita sudah membahas beberapa poin kita akan lanjutkan ya anak akan mencintai kita bila kita bisa merasa bahagia dengan keberadaannya kita menunjukkan kebahagiaan ketika e berada bersamanya dengan adaannya dan sebaliknya kita merasa sedih dengan ketiadaannya ya merasa kehilangan begitu ini adalah satu e Ungkapan perasaan ya yang menunjukkan bahwa kita ee sayang ya kepadanya ini salah satu pembuktian bahwa kita cinta kepadanya yaitu kita merasa kehilangan ketika dia tidak ada di Bersama kita dan kita merasa bahagia dengan keberadaannya ya Nah Oleh karena itu kadang-kadang ya Eh orang tua ada waktu e kebersamaan dengan anak-anaknya namun dia tidak tanpa ekspresi ya Ee datar dan tidak menunjukkan ee sikap apapun ya Perasaan apapun ekspresi Apun bahagiaakah sedihkah datar saja mungkin karena sibuk dengan dengan hal-hal lain misalnya sibuk dengan handphone atau sibuk dengan pekerjaan sehingga terkesan tidak mengacuhkan keberadaan anak dan ketika anak tidak bersamanya ya juga Ee tidak menunjukkan rasa kehilangan dia biasa-biasa aja ya tidak ee ee tidak mengungkapkan rasa rindu misalnya ya ya bahwa ee dia merindukan anaknya ya biasa-biasa aja seolah-olah ya dia merasa ee senang ataupun ee merasa lapang merasa bahagia enggak terganggu karena anaknya tidak bersamanya ya Nah demikian jadi seperti itu yang harus kita tunjukkan ya kepada anak supaya anak itu merasakan ya cinta dan kasih sayang itu nah sebaliknya jika k kita menunjukkan ekspresi yang berlawanan ya datar saja atau bahkan merasa terganggu ketika ia bersama kita dengan keberadaannya dan ya kita juga justru justru merasa senang karena dia tidak ada ya Artinya kita tidak merindukannya nah manusia itu punya perasaan dia bisa merasa apalagi anak-anak ya Dia bisa membaca apa yang ada dalam ee diri atau hati orang tuanya ya Karena manusia gimanapun dia menyembunyikan sesuatu dalam hatinya dia tidak bisa menyembunyikannya dari ekspresinya ya Nah ee manusia kan berekspresi marah senang atau sesuatu yang EE berkebalikan ya dari apa yang ada di dalam hati ya Nah demikian ya maka kita harus menunjukkan ekspresi yang sesuai dengan keadaannya ya Misalnya merasa bahagia dengan kebahagiaannya merasa sedih dengan kesedihannya ya Nah dan di sini adalah ya ketika kita ingin menciptakan lingkungan yang positif harmonis yang yang EE yang menyenangkan ya ya maka kita menunjukkan ekspresi itu kepada anak ya Terutama ketika dia berada bersama kita ya jangan diacuhkan atau tidak dipedulikan ya kadang-kadang Diajak komunikasi saja menjawabnya dengan ee seperlunya ataupun seadanya atau bahkan Ee tidak menunjukkan ee perhatian misalnya cuma ha ho ha ho misalnya begitu ya Nah maka ya anak juga ee dia merasa ini bukan lingkungan yang ee menyenangkan baginya ya Nah maka mungkin dia akan cari lingkungan-lingkungan yang lain ya Ee yang membuat dia merasa nyaman dan EE connect ya itu dengan dengan dengan perasaannya juga ya Nah demikian ya manusia ya perlu belajar berekspresi dan manusia juga harus mengerti ekspresi ya maka ya anak-anak juga harus belajar ekspresi ya apa namanya memahami ekspresi manusia ya ee sedihkah gembirakah atau yang lainnya ya Nah Oleh karena itu ya Ee bagi anak-anak ya boleh misalnya mereka belajar ekspresi dari gambar misalnya ya wajah itu kan menunjukkan ekspresi ekspresi itu di wajah bukan di tangan di kaki Maka kalau anak-anak disodori gambar-gambar yang enggak ada mata telinga mulut enggak ngerti diekspresi Nanti dia tumbuh menjadi makhluk yang datar aja begitu enggak ngerti perasaan kurang sensitif enggak bisa mengerti kenapa karena tidak belajar ekspresi dari kecil enggak ngerti dia bagaimana berekspresi dan bagaimana mengerti ekspresi orang lain ya kadang-kadang orang jengkel dia gak enggak ngerti bahwasanya orang sedang jengkel orang senang dia enggak ngerti bahwasanya orang sedang senang ini kan masalah jadinya sehingga nanti akan tumbuh anak-anak yang ya ya tumbuh tanpa ekspresi datar aja semuanya kan begitu ya Ee ya kita dalam berkomunikasi aja perlu ekspresi ya menunjukkan ekspresi ya kita lihat sebagian anak-anak hari ini ya terlalu datar ekspresinya bahkan tanpa ekspresi sama sekali baik ketika berkomunikasi ataupun ketika ya ee apa berhadapan dengan orang lain ya Nah demikian ya ya tentunya ya seorang harus bisa berekspresi dengan baik kepada orang lain dan dia juga harus memahami ekspresi orang lain kepadanya Nah demikian ya bab jadi di sini ee eh kita ya menunjukkan perasaan bahagia ya Perasaan rindu ya kepada anak ya terutama ya ketika dia berada di sisi kita nah Kalaupun dia tidak berada di sisi kita kita menunjukkan perasaan rindu kepadanya nah seperti itulah cinta dan kasih sayang ya Nah demikian bukan eh dalam hati ya sudah kita tegaskan berkali-kali ini ya cinta itu enggak cukup apa yang tersimpan dalam hati karena dalam hati siapa tahu ya Misalnya ada orang tua mengatakan saya ini sayang sama anak saya cinta sama anak saya sangat cinta tapi dia tidak mengekspresikannya dia tidak menunjukkannya dia tidak membuktikannya dengan secara verbal maupun tindakan ya Ee itu orang enggak bisa menduga-duga bahkan orang bisa salah menduga ya nah para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah ya Nah demikian berikutnya adalah dia anak itu akan mencintai kita ya jika ia berpaling kita selalu berada di sampingnya Jika dia perlu bantuan kita membantunya dan kita memberikan ketenangan kepadanya kenyamanan kepadanya nah ini penting ya ya itulah cinta ya ketika dia berpaling kita jangan juga berpaling darinya ya manusia pasti ada bosan ya anak-anak itu kadang-kadang dia ya Ada gelagat menghindar ya ya seperti itu ggak bisa dipaksakan ya manusia kadang-kadang bosan juga kita sama teman aja lagi Gak maulah dekatak mau bertemu mungkinoring juga bosan kan begitu ya Ee ya gitulah manusia ada kebosanan anak juga sama kadang-kadang ia ee menunjukkan gelagat ee berpaling Ya maksudnya bukan ingin meninggalkan kita enggak cuma Mungkin dia perlu penyegaran dalam hubungan ya berhubungan dengan orang tua mungkin penat juga dia kan begitu ya Ya maklumlah kita dan anak selalu bertemu misalnya ya maka ketika dia ada gelagat seperti itu maka kita selalu ya berusaha untuk mendekati jangan gengsi Wah enggak mau dia sama saya ya Ah boklos Istilahnya ya maka orang tua pun mengambil sikap yang sama begitu ya maka dia pun mengacuhkan anaknya enggak mempedulikan anaknya karena anaknya dia nilai punya ada gelagat untuk menjauh ya dekati ya nah hm jangan termakan Gengsi ya wah anak yang harus dekati saya Saya kan orang tua gitu ya ya kadang-kadang ya perlu juga sebaliknya ya kita yang mendekatinya ya Nah dan memberikan kenyamanan ya kepadanya ya Comfort itu penting karena orang itu akan menjaga hubungannya dengan kita kalau kita buat dia nyaman tapi kalau dibuat enggak nyaman ya dia akan Ee pasang anceng-anceng untuk menjauh ya Nah tentunya itu tidak kita harapkan kita harapkan anak terus bisa dekat dengan kita Nah maka bantulah kalau kita lihat dia perlu bantuan ya Nah tetaplah berada di sampingnya ketika dia ada gelagat menjauh nah dan berikanlah ketenangan ya kepadanya atau kenyamanan ya di dalam ee ee hubungan kita dengan anak ya seperti itu ya Nah ee ini untuk ya menjaga ya harmonisasi hubungan Ya karena ya anak manusia pasti ada bosannya maka dari itu di dalam syariat sendiri Kalaupun kita kesal sama orang betul-betul kesal ya marah mungkin ya kepada seseorang merasa enggak nyaman dan terganggu dengan seseorang misalnya maka Allah memberikan penggang waktu 3 hari ya untuk menormalisasi kembali hubungan ya sehingga bisa ee Terjalin Kembali hubungan 3 hari artinya syariat Allah subhanahu wa taala memahami manusia enggak bisa dipaksakan perasaannya ya Cinta dan Benci itu kan datang silih berganti suka enggak suka itu wajar demikian juga hubungan kita dengan anak ya kadang-kadang dia ya Ee karena satu dan lain hal BT sama kita kan begitu ya eah maka mungkin dia agak menjauh gitu maka kita jangan juga menjauh tapi justru kita berusaha untuk mendekatinya nah n itu suatu hal yang wajar enggak perlu Terlalu diperuncing dan EE di e apa namanya kita katakan Ya dibesar-besarkan ataupun dipermasalahkan ya Nah karena dalam syariat seperti yang kita sebutkan tadi ya Kalaupun kita kesal sama seseorang ya dan itu mungkin saja terjadi ya maka tenggang waktunya ya 3 hari aja kita mungkin menjauhinya kita menahan diri darinya kan begitu ya atau tidak mau bertemu dengannya bahkan mungkin tidak mau berkomunikasi berbicara dengannya karena mungkin dengar suaranya aja kita tambah Kesal ya Nah maka ya 3 hari saja enggak boleh lebih ya maka yang terbaik setelah itu adalah yang memulai mengucapkan salam ya Nah harus artinya apa harus ada komunikasi ya yang paling rendah minimal adalah saling bertukar salam ya nah Nah demikian para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah nah itu tugas kita ya untuk memberikan ee kenyamanan dan [Musik] EE ketenangan di dalam ee menjalin hubungan dengan anak-anak kita ya wallahuam bissawab Nah di sini sekali lagi kita tekankan orang tua itu jangan kemakan Gengsi ya manis kan saya orang tuanya begitu ya He Kalau dia mau menjauh silakan menjauh ya Enggak seperti itulah ya kalau dia betul-betul menjauh mungkin dalam hatinya ya enggak ada ruginya juga saya katanya ya demikian ya Sehingga sebagian anak akhirnya bersikap cuek terhadap orang tuanya ya atau bahkan ya nampak ya dia terus menghindar ya dan mencari-cari kesempatan untuk pergi ataupun menjauh dari kita ya ya semata-mata untuk menjauh bukan untuk satu hal satu dan lain hal ya wallahuam bissawab tib Nah dia akan mencintai kita bila kita ya mau memaafkan kekeliruannya ini penting dalam hubungan ya yaitu kita harus menjadi orang yang pemaaf ya mau memberikan maaf atas kesalahan orang lain kekeliruan orang lain lebih-lebih lagi anak ya memaafkan mereka karena kesalahan yang mereka lakukan sebenarnya wajar ya karena mereka masih kanak-kanak atau anak masih ee Remaja belum matang pikirannya belum sempurna cara berpikirnya ya baru kemarin hidup di dunia Nah maka kesalahan-kesalahan mereka pun ya perlu untuk dimaklumi dan apa namanya ya waj Ee perlu untuk dimaafkan ya Nah demikian maka dia akan mencintai kita jika kita ee mau memaafkannya Jika dia berbuat salah atau keliru ya memahami kesalahannya ini juga penting kadang-kadang orang tua itu bahkan tidak mau menerima alasan anak padahal anak sudah mengemukakan alasannya Dia berbuat salah misalnya ya Atau dia bahkan sudah mengakui ya Ee sebagian orang tua kadang-kadang terlalu berlebih-lebihan alias lebai ya Nah seolah-olah ya Ia ingin menjatuhkan anaknya dengan kesalahan itu ya Nah bahkan sebagian orang tua ada yang memang mencari-cari kesalahan Anaknya ya Ee gembira gitu ya kalau menemukan kesalahan pada anak atau untuk menunjukkan bahwa ya ee ee anak itu ee tidak seperti yang diaarapkan misalnya ee ya mengecewakan dirinya begitu ya dan seterusnya jadi Pahamilah kesalahannya ya memahami kesalahan orang lain itu perlu ya karena setiap orang punya alasan bahkan untuk berbuat dosa dia punya alasan walaupun alasannya enggak benar ya dalam pandangan kita tapi kita perlu memahaminya bukankah kita buat dosa selalu ada alasannya terlepas Alasannya itu bisa dibenarkan atau tidak ya Nah itulah manusia ya demikian juga orang lain maka seorang mukmin itu adalah orang yang bisa memberi uzur kepada orang lain itu Mukmin Munafik ada adalah orang yang sifatnya itu suka mencari-cari kesalahan orang orang lain dan tidak mau memberikan uzur ya ataupun menerima alasan orang lain ya Nah pokoknya salah begitulah ya E dan EE pokoknya jatuh vonis gitu ya Nah bahkan itu kan menunjukkan kegembiraan kita melihat orang lain jatuh atau salah Seharusnya kan tidak seperti itu ya nah kita ini hubungan kita dengan orang lain itu tawasi bilhaqqi wasobri Wal Marhamah ya Nah demikian saling memberikan nasihat dengan kebenaran kesabaran dan kasih sayang itu urusan kita dengan orang lain ya Nah kalau dia buat salah kan begitu ya Nah maka sering kita sampaikan juga ya bahwa enggak ada manusia yang sempurna kita harus selalu memupuk rasa takut dan harap khauf dan raja atas diri kita karena pada dasarnya manusia itu belum mengetahui apa warnanya yang sebenar ya warna kita yang sebenarnya kan kita belum tahu ya kita belum tahu warna kita Apa sebenarnya putihkah hitamkah ya atau Warna apakah karena hanya Allah yang tahu itu karena warna asli kita baru akan Kita lihat nanti pada hari kiamat hari di mana mata-mata terbelala ketika mengetahui warna yang sebenarnya Nah warna kita aja kita masih menduga-duga apalagi warna orang lain maka enggak usah sibukkan kita membaca menduga-duga warna orang lain ya Nah maka dari itu kalaulah seorang itu masih mengkhawatirkan dirinya karena dia juga belum tahu warna dirinya apa ya Lalu bagaimana dia lancang meyakini warna orang lain ya Nah demikian oleh karena itu hendaknya seorang itu sibuk dengan dirinya dan tidak usah sibuk ya Ee dengan orang lain urusan alaikum anfusakum ya Nah demikian wallahuam bisawab maka kita dilarang suuzon ya jangan kamu ikuti kebanyakan dari prasangka karena in banyak prasangka itu salah dosa ya Nah demikian kalahemikian adanya maka seorang itu dia enggak sibuk mengurusi orang lain dia lebih fokus untuk mengurusi dirinya sendiri bukan Artinya kita enggak peduli dengan orang lain enggak hubungan kita dengan orang lain itu adalah tawasi bilhaqqi wasabri Wal Marhamah ya maka seorang itu ya tetap memupuk terus memupuk Al khauf Raja dia berharap bahwa kalau dia Dia lihat dirinya baik Ya mudah-mudahan seperti yang dia lihat ini dirinya sendiri ya dia pun berharap dan dia khawatir kalau ternyata warnanya Sebenarnya bukan itu ada suatu rahasia yang lain yang dia sendiri enggak tahu itulah hari kiamat di mana Hari di mana akan dinampakkan segala rahasia akan dimunculkan warna yang tersembunyi di dalam dadah wusil Ma Fis sudur Yaum tublas sarir di dunia ini kan kita warna diri kita aja kita masih menduga-duga ya ya karena enggak ada turun Wahyu yang menjelaskan ya kita seperti sahabat yang sudah dipastikan surga ya Ya sudah diptikan warnanya kita kan tidak masih berharap terus dan Harusnya kita selalu khawatir dan takut maka hidup ini memang harus di antara khauf dan raja itu bukan hanya untuk diri kita saja untuk orang lain juga kalau orang lain kita lihat berbuat buruk jangan hakimi hukumi hatinya kita berharap ya dia tidak seburuk yang kita duga tidak sehitam yang kita lihat kita berharap seperti itu dan kita takut seandainya benar-benar hitam seperti yang kita lihat kalau dia berbuat baik kita berharap mudah-mudahan Seputih yang kita lihat dan kita khawatir terhadapnya Jika ternyata tidak Seputih yang kita duga ya nah jadi itulah khauf dan raja baik itu kepada diri kita maupun kepada orang lain maka hubungan kita ya kesibukan kita kepada orang lain itu adalah tawasi bilhaqi wasobri Wal Marhamah ya kalau orang lain kita lihat salah ya enggak usah hakimi hukumi hatinya nasihati ya Nah karena dia perlu nasihat dengan cara apa dengan cara yang benar sabar dan kasih sayang Nah demikian wallahuam wab nah lebih-lebih lagi kalau yang kita hadapi itu anak kita yang lebih layak untuk dapat uzur ya ya kita ee berprasangka baik kepadanya ya kita berharap baik kepadanya maka ini perlu ya memahami kesalahan orang lain itu penting ya karena kita akan bisa memahami alasannya ya Ya sama aja kita belajar ar fikih kadang-kadang sebagian orang belajar fikih itu ujung-ujungnya dia fanatik kepada pendapatnya ya fanatik kepada pendapatnya dan memandang pendapat orang lain tuh enggak ada benarnya maka jatuhlah dia kepada vonis ya hal-hal yang sebenarnya enggak perlu dia campuri juga sampai sedalam itu maka di dalam kita Contohkan dalam masalah masalah fikih ya ya di situ terbuka perbedaan pendapat yang sangat luas dan tajam ya maka kita bukan hanya perlu memahami pendapat kita tapi kita juga perlu memahami pendapat orang lain supaya kita bisa memberikan toleransi kepada orang lain yang kita pandang mungkin pendapatnya salah ya Nah demikian masalah yang besar adalah masalah besarnya adalah ketika seorang itu gagal memahami pendapatnya dia tidak memahami pendapatnya sendiri ya yang dia pandang benar itu benar dia juga enggak paham ee Kenapa pendapat itu dia pilih Kenapa pendapat itu yang dia klaim paling benar kan begitu ya dan dia lebih parah lagi dia tidak bisa memahami pend pendapat orang lain ini kan repot ini berhadapan dengan manusia seperti ini dia tidak paham pendapatnya terus dia pegang Teguh jadi taklid buta ujung-ujungnya kan begitu ya fanatik buta istilahnya enggak karuan jadinya ya dan dia juga tidak bisa memahami atau gagal memahami pendapat orang lain Nah ujung-ujungnya kan bisa ditebak dia mudah main vonas-fonis ya Nah bahkan mengeluarkan misalnya dari ee ahlus sunah kan begitu ya nah Karena beda pendapat fikih aja itu Nah inilah pentingnya kita bisa memahami alasan orang lain ya itu satu contoh aja di dalam Bab fikih maka belajar fikih itu untuk mendewasakan kita bukan membuat kita tambah pcik begitu ya Nah kenapa itu dasarnya adalah kita harus bisa memahami orang lain yaitu Alasannya itu maksudnya Ya Hatta dia buat salah ya maka kita harus memahami apa alasan Dia berbuat salah nah sehingga kita di situ kita bisa me apa ya bersikap benar berkaitan dengan mungkin vonis ya kalau tidak kita akan mempotensinya terlalu berat daripada Apa yang sebenarnya ya Nah demikian wallahuam bissawab dan m manusia itu enggak mudah ya dengan segala keliarannya manusia itu memahami manusia itu enggak mudah ya susah ya karena ya manusia ya kata Allah subhanahu wa taala wakanal Insan akarin jadala dan adalah manusia itu adalah makhluk yang paling ee banyak bantahannya artinya bantan sini alasannya dia pasti akan memberikan alasan ya walaupun dia melakukan kekonyolan yang nyata kesalahan yang nyata kita katakan tetap ada aja alasannya ya Nah itu yang perlu kita pahami lebihbih lebih-lebih lagi anak-anak kita ya Nah demikian supaya ya tidak main patah-patah istilahnya divonis anaknya nakal divonis anaknya begini begitu ya Hm hal-hal yang enggak perlu sebenarnya dan memberinya kesempatan yang baru gitu ya Kesempatan Kedua istilahnya ya manusia ya perlu dikasih kesempatan ruang istilahnya Ya dikasih ruang dia untuk berkembang jangan dimatikan dan memvonisnya seolah-olah kamu sudah buruk enggak bisa baik lagi kan kira-kira bahasanya seperti itu walaupun bukan itu yang kita ucapkan tapi itu sebenarnya bahasa ee ee tubuh kita ya bahwa atau mungkin bahasa verbal walaupun enggak sama kalimatnya itu kamu sudah buruk enggak bisa baik lagi sudah yang membuat orang lain putus asa kasih kesempatan ya manusia itu perlu dikasih kesempatan bagaimana pun buruknya dia dalam pandangan kita ya itu penting dan ini yang ya mungkin pernah dengar kisah ya orang yang membunuh 99 dia datang kepada seorang rahib dia tanya apakah ada kesempatan bertobat si rahib ini tidak memberikan peluang ya Kesempatan mungkin bagi orang ini dia Dia berkata dia menjawab tidak karena Setelah dia dengar dosanya ya dia sudah bunuh 99 orang Mungkin dia e si rahib ini ter ee apa ya menganggap itu suatu hal yang sangat-sangat buruk ya yang enggak bisa diberi toleransi lagi maka dia pun tidak memberikan kesempatan kepada orang ini dan pada akhirnya SII pun dibunuh oleh EE orang ini ya Nah demikian begitulah buruknya kita memupus kesempatan bagi seseorang dia akan bertambah buruk jadinya yang yang sebelumnya mungkin tidak seburuk itu ya karena kita cabut ataupun kita patahkan kita pupuskan kesempatannya ya mungkin dia akan bertambah buruk daripada sebelumnya lebih buruk daripada sebelumnya maka ya akhirnya dia bertemu dengan seorang Alim dan bertanya dengan pertanyaan yang sama tapi jawabannya berbeda ya si Alim ini ahli ilmu ini memberikan kesempatan ya Kesempatan untuk ee memperbaiki menebus kesalahan ya memperbaiki kesalahan apa yang menghalangimu dari tobat bertobatlah perbaikilah apa yang yang berantakan itu Ya walaupun dia itu sudah bunuh orang ya Nah demikian dan itu menyelamatkan hidupnya manusia perlu dikasih kesempatan Walaupun dia berbuat salah berulang-ulang karena memang kerja kita di dunia ini buat salah memang salah kita enggak habis-habis kadang-kadang salah yang sama berulang-ulang lagi ya nah begitu Ya namanya juga manusia silap Siapa yang enggak buat dosa ya Nah seperti itu tapi ya kita kan perlu kesempatan untuk memperbaiki Walaupun ya ya kita katakan ee boleh jadi kita memanfaatkan kesempatan itu atau tidak ya tapi manusia perlu dikasih kesempatan Apalagi anak-anak kita ya Nah kasih ee apa ya kita katakan harapan yang baik ya kesempatan yang e yang luas untuk untuk memperbaiki yang salah untuk memperbaiki yang rusak begitu nah itu akan membuat dia dia merasa nyaman dengan kita dan dia akan mencintai kita dia akan melihat ketulusan itu pada diri kita bahwa orang ini betul-betul tulus ya menyayangiku nah seperti ada misalnya kita berhubungan dengan seseorang ada teman kita yang dia tahu kita buat salah dan dia kasih kesempatan untuk memperbaiki di kita untuk memperbaiki diri kita memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki yang salah itu kita akan punya pandangan penilaian kepadanya bahwa ini orang sayang kepada saya tulus kepada saya begitu ya masih memberikan kesempatan kepada saya nah kalau ee tidak ya mungkin dalam hati kita ya ini orang Kayaknya benci sama saya ini dia enggak kasih kesempatan saya untuk memperbaiki ya Nah demikian wallahuam baawab Nah itu dia eh mungkin sampai di sini dulu materinya ya kita akan lanjutkan pada kesempatan yang akan datang Insyaallah masih dalam Bab yang sama ya jazir demikian islamzakumullah para pemerhati rja di mana pun anda berada materi yang telah disampaikan oleh Al Ustaz di sempat pagi hari ini dan diambil dari buku ee adapan dengan remaja pembahasan mengenai ee lingkungan yang dibangun atas dasar cinta dan kasih sayang yang ya mudah-mudahan ini merupakan impian bagi kita semua sebagai orang tua yang dapat menciptakan lingkungan yang telah dijelaskan tadi di dalam rumah kita baik untuk selanjutnya kami buka sesi interaktif sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya silakan Anda bisa mengirimkan pertanyaan melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 0819896543 n yang pertama Ustaz ada pertanyaanam aikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz dulu ketika saya masih remaja dan memiliki adik yang masih kecil yang ingin membantu mendidik adik-adik saya tapi karena satu kesalahan yang dilihat oleh orang tua ketika mendidik anak saya akhirnya saya ee akhirnya ada keluar kata-kata dari orang tua saya yaitu Kamu tidak usah ikut campur dalam pendidikan adik-adik kamu Akhirnya sampai sekarang Ustaz sudah dewasa ee itu ee sikap saya terhadap adik-adik saya tidak peduli karena terus peringat teringat perkataan orang tua tersebut nah bagaimana cara ee mengobatinya Ustaz ya dari sudut pandang yang berlawanan mungkin ya Iya i ya tentunya kata-kata itu tidak ee pantas untuk diucapkan dengan redaksi seperti itu ya Ya mungkin sebagai kakak tertua kan begitu ya ingin membimbing adik-adiknya itu suatu hal yang wajar kan begitu ya Nah ee salah itu adalah keniscayaan manusia ya Nah meluruskan kesalahan bukan dengan cara yang sporadis atau radikal seperti itu kan begitu ya kata-kata itu kan terlalu ee radikal ya ya mengatakan apa tadi kamu enggak usah ikut campur Enggak seperti itu juga ya mungkin ini karena si kakak berbuat salah dalam pandangan orang tua ya atau ee melakukan kekeliruan ya Atau enggak sejalan dengan belum tentu salah juga tapi enggak sejalan dengan apa yang diinginkan oleh orang tua kan begitu ya nah nah di situlah pentingnya orang tua itu ya bisa berkomunikasi dengan baik ya bukan dengan cara komunikasi seperti itu ya p anak itu sangat fatal dan akhirnya wajar kalau si anak sini ini dari sudut pandang anak yang bertanya seperti ini ya dia mengambil langkah yang yang radikal juga begitu ya Nah ya begitulah responnya akhirnya dia juga mengambil langkah yang sangat ee ekstrem yaitu Ya sudah saya enggakuang peduli gitu ya padahal ya mungkin perlu ya ee kehadiran ee Kakak di sini untuk ya membantu pendidikan ya adiknya kan begitu ya atau anak ini kan begitu ya seseorang karena pendidikan itu ada beberapa lapisan pendidikan lingkungan pendidikan yang pertama lingkungan rumah yang kedua lingkungan sekolah yang ketiga adalah lingkungan di luar rumah dan sekolah dan itu semua harus saling mendukung satu saja ya kita katakan Miss ya atau tidak menjalankan fungsinya ini bisa menjadi ganjalan Batu sandungan di dalam pendidikan ya Nah di dalam rumah lingkungan yang kita katakan paling dasar adalah lingkungan rumah nah di rumah itu kadang-kadang enggak cukup Ayah Bunda ya sebagai ee pendidik ya mungkin perlu Ee kita katakan ee pihak-pihak lain yang ikut terlibat ya yang ada di dalam rumah itu bisa jadi kakek nenek nya Paman bibinya ya kalau di situ ya atau bahkan kakak-kakaknya kalau dia punya kakak misalnya kan begitu ya Nah itu pendidikan enggak bisa kita pikul sendirian makanya di dalam konteks al-qur’an untuk kewajiban mendidik anak itu ada di dua orang yang sama-sama bertindak sebagai pemimpin yaitu Ayah Bunda ini sejajar ini enggak ada yang lebih rendah enggak ada yang lebih tinggi Kenapa harus dua orang karena mendidik itu berat enggak ringan ya ini pekerjaan yang berat Ya lebih berat daripada kita mencari rezeki yang halal itu Ya kita pandang Sudah berat itu ya tapi lebih berat lagi mendidik anak manusia begituah ya Nah seperti itu ya bebannya itu berat tanggung jawabnya juga berat ya Nah demikian ee dan tingkat kesilatannya juga sangat berat sangat banyak begitu ya ee eh sangat tinggi ya lebih berat daripada Ya sekedar kita mencari rezeki yang halal ya ya itu mungkin suatu masalah juga tapi masalah pendidikan anak itu jauh lebih rumit Sebenarnya ya karena ya kita tahu sendiri ya bagaimana tantangan ke depannya itu makin hari makin banyak aja gitu ya Bang makin ee makin Kompleks aja begitu Jadi enggak bisa kita handle sendiri juga ya perlu kita minta ee bantuan dari ee lingkungannya di rumah ini masih di rumah ini nah kemudian lingkungan di sekolah dan lingkungan di luar rumah dan sekolah itu harus saling mendukung ya Nah demikian wallahuam bissawab nah kata-kata seperti itu kan mementahkan itu Iya yang seharusnya tidak diucapkan ya Ya seharusnya kata-kata itu tidak diucapkan kalaupun ya kita nilai ya si Kakak ini salah ya bukan seperti itu juga cara untuk ee meluruskan kesalahan kan begitu ya Nah demikian itu sama sekali kata-kata yang tidak mendidik ya Nah ya kalau kita lihat dari sudut pandang orang tua di sini ya orang tua yang Sua terlanjur ngomong seperti ya dia harus mengoreksi ucapannya dia harus memperbaiki kekeruhan itu Kalau enggak ya berlarut-larut seperti yang terjadi akhirnya kan begitu ya tidak mau ikut campur ya akhirnya betul-betul ya enggak mau terlibat gu ya padahal perlu ya manusia itu perlu keterlibatan lingkungannya di dalam mendidik dirinya ya Bukan butuh pendidiknya orang tuanya aja dia butuh orang lain juga kan begitu wallahuam bissawab ya Nah demikian ya sebagai anak ya mungkin semakin dewasa dia semakin ngerti bahwa ini ini adalah ee enggak benar ya bahwa sikap orang tua seperti itu juga enggak benar tapi dari satu sisi dia juga harus menjaga hubungan dengan orang tua tidak ya apa namanya membuat orang tua tersinggung kan begitu ya Nah tidak membentak orang tua atau membentak di sini maksudnya dalam konteks Quran itulah mengangkat suara lebih tinggi daripada suara orang orang tua ya bisa memaklumi kesalahan orang tua kan begitu ya Nah kalau anak itu sudah makin De dewasa dewasa kalau anak dan remaja susah orang tua itu untuk bisa mengandalkan anak untuk bisa memahaminya he ya dia frontal maklumlah anak-anak dan remaja kan akalnya masih kurang kadang-kadang orang tua ini enggak paham dia makhluk yang dihadapinya ini ya dia berusaha dia ingin agar anak itu yang berusaha memahami dia ini kebalik ya ini siapa Anak siapa orang tua ujung-ujungnya ya Nah demikian wallahuam bawab ya nah nah ya selanjutnya iya Alhamdulillah Terima kasih banyak Ustaz jazakah Khair atas jawaban dan nasihatnya demikian dan selanjutnya ini ada dua pertanyaan Senada di antaranya penanya yang berada di Bandung dan juga penanya yang lainnya tidak Sebutkan tempat dan namanya ee ya Ustaz Bagaimana ee cara mendekatkan seorang bapak kepada anaknya yang eh memang sifat bapaknya itu sangat pendiam Ustaz dan kurang ekspresinya eh dan juga ini apa Terlebih jika Bagaimana jika ee seorang anak tersebut dia pernah dikasari oleh bapaknya ketika SD dan sekarang sudah beranjak remaja yaitu ee tingkat SMP sehingga anaknya pun tidak mau dekat dengan bapaknya katanya gitu ya yang pertama dulu ya Ee sebagian orang tua yang tanpa ekspresi dan pendiam Itu bukan alasan juga Oh Ust Ustaz karakter saya pendiam Saya manusia tanpa ekspresi ya kalau di luar sana mungkin silakan aja ya ya walaupun itu agak aneh kan begitu ya di luar sana tapi di rumah enggak seperti itu tidak boleh seperti itu kenapa Karena di rumah itu status kita ya bukan apa namanya tidaklah bukan siapa-siapa kan gitu ya kalau di luar mungkinlah kita merasa diri kita saya bukan siapa-siapa kita juga tanpa ekspresi ya pendiam malas berkomunikasi Ya silakan aja walaupun itu tidak patut ya Nah tapi di rumah berbeda di rumah itu kita kepala keluarga ya kita tingtengnya kita otaknya kita matanya kita telinganya kita mulutnya juru bicaranya enggak bisa kita mengambil sikap seperti itu juga kan begitu ya nahik an jadi ya leadership itu perlu enggak bisa kita menyampingkan itu dengan beralasan karakter saya seperti ini enggak bisa kalau kita enggak punya tanggung jawab apa-apa mungkin saja tapi ketika di sini kita punya tanggung jawab sebagai pemimpin mau enggak mauah ya mau enggak mau ya suka enggak suka ya Ya kita harus ya bersikap sebagai pemimpin Enggak mungkin kan pemimpin diam saja ya dia juru bicara dia mulutnya namanya kepala kepala keluarga ya kepala itu ada otak mata telinga mulut ya Nah demikian Nah jadi ya itu sikap yang salah itu aja dulu ya yang kedua saya kita soroti di sini adalah mungkin ya mungkin orang tua ini si Ayah ini terdidik seperti itu dari kecil ya ya itu pentingnya kita berlatih ekspresi ya ya kenapa khususnya ya para pemimpin keluarga ya yaitu Ayah bunda di sini kan begitu ya Nah ya masalahnya adalah ketika orang itu tumbuh dewasa dan enggak mengerti berekspresi datar aja kan begitu ya enggak bisa berkomunikasi diam saja ini akan jadi masalah ketika dia memikul tanggung jawab sebagai pemimpin keluarga kepala keluarga sebagai pemimpin bagi anak pendidik bagi anak ya Nah maka kita ajarkan anak-anak itu supaya bisa berekspresi dan belajar berekspresi dia bisa berekspresi dan dia bisa memahami ekspresi orang sehingga dia tidak salah di dalam bersikap bertindak ya Nah demikian menghadapi manusia itu kan kita perlu memahami ekspresinya ya wallahuam bissawab Nah demikian Ya karena ya kalau kalau orang itu tidak mengerti ekspresi ya jangan-jangan ada kelayainan jiwa psikopat jangan-jangan atau ekspresi yang berbeda kan begitu ya ya Enggak enggak naturalnya manusia kan enggak seperti itu kecuali ada kelainan ya Nah wallahualam kalau yang namanya kelainan itu ya Nah seperti ya orang-orang yang mungkin ee autis ya kita lihat anak-anak yang Autis kan ekspresinya kan kara-k berbeda kan gitu ya dengan ee sebenarnya harus dia Tunjukkan begitu ya Nah ya itu di luar ya apalah pembahasan kita karena ya orang anak-anak ya atau orang-orang yang punya masalah itu ya perlu treatment pengobatan kan begitu ya Nah ini yang normal kita bicara manusia yang normal Nah ya seperti itu jadi ya itu tidak bisa diterima ketika kita punya tanggung jawab ya lalu ya kita mengambil sikap seperti itu ya Nah ya agak canggung ya ketika berkumpul tanpa komunikasi tanpa ekspresi begitu gimana suasananya gitu ya ya akan canggung dan enggak bikin orang betah Kena enggak akan betah ya Jika seperti itu kumpul diam-diam tanpa ekspresi ya datar aja gitu ya udah ya dia kan Ya bagi kita mungkin kita enggak masalah tapi bagi anak itu jadi masalah ya Nah demikian wallahuam bisawab dan yang lebih buruk lagi adalah anak belajar itu dari kita he ya sudah di sekolah Mungkin dia tidak diajarkan untuk cara berekspresi yang benar kan gitu ya Nah di rumah juga dia dapat pemandangan seperti itu akhirnya anak itu tumbuh jadi makhluk yang datar aja ya tanpa ekspresi sama sekali ya Nah demikian wallahuam bisa bahkan kadang-kadang ada sebagian anak senyum aja susah ya senyum aja dia susah kapan Harus senyum senyumnya gimana gitu ya dia enggak ngerti gitu ya Ini masalah pada anak-anak hari ini yang sudah remaja gitu ya enggak ngerti berekspresi enggak tahu juga kita atau karena kebanyakan main handphone k Ya itu juga pengaruhnya juga ditambah lagi mungkin orang dia lihat orang tua juga seperti itu tu karena orang tua juga menpone juga gitu ya Nah ditambah lagi ya pendidikan yang di dia dapat gitu ya tidak mendukung dia untuk bisa berekspresi dan mengerti ekspresi makanya saya katakan untuk anak-anak enggak Mengapa gambar makhluk itu Ada wajahnya ada mata telinga ada mulut ada hidung Kenapa anak itu perlu belajar ekspresi kalau datar seperti itu mengerikan juga G wallahuam ya makanya Syekh Albani membolehkan untuk tujuan pendidikan enggak jadi masalah untuk anak-anak ya wallahuam b Enggak dia tahu ekspresi gembira sedih ya atau ya dan lain-lain ya gitu ya Nah demikian wallahuam bawab ya alhamdulillah Iya terima kasih banyak Ustaz jazak Khair ter kasih Ustaz ya E kita lanjutkan ada pertanyaan kembali Ustaz ee dari hamba Allah disebutkan tempatnya ini ya Ustaz ee Saya memiliki anak sambung seorang putri umur 24 tahun dan saat ini tinggal bersama ibu kandungnya hubungan suami saya dengan anaknya ini kurang baik Ustaz anak ini merasa bahwa dia tidak pernah dianggap oleh EE oleh suami o oeh-alh ayah angkatnya padahal tidak seperti itu suami selalu berusaha untuk selalu berkomunikasi dan memenuhi kebutuhannya Bagaimana caranya agar suami bisa berkomunikasi dengan baik dengannya karena suami merasa anak ini seperti menjaga jarak darinya Ustaz mohon nasihatnya iya ee tadi Sebenarnya ada pertanyaan kedua ya tentang kekerasan ayah kepada anak yang membuat anak trauma ya tadi ya kita singgung sedikit itu duluah ya ya memang untuk memperbaiki hubungan itu enggak ringan berat ya Apalagi sudah terlanjur judulnya ya terlanjur melakukan kekerasan ya terlanjur melakukan ee kekerasan secara verbal ataupun bahkan secara fisik ya untuk memperbaiki hubungan itu enggak mudah normalisasi hubungan itu perlu usaha ya begitu ya Nah di sini ya Orang tua harus bisa mengalah jangan kemakan gengsi kan gitu ya udah biarkan ya apa namanya dia kan anak saya orang tua gitu ya yang ya mungkin dalam pandangan kita benak orang tua itu yang yang minta maaf itu anak kepada orang tua orang tua kepada anak enggak perlu ya padal perlu juga ya kalau memang itu salah kan begitu ya Nah demikian karena sebagai R katanya untuk menjaga maruah katanya enggak boleh minta maaf kepada anak Nanti orang tua ketahuan salah ya Memang anak itu mungkin tiap hari melihat kesalahan kita ya Jadi enggak usah merasa enggak salah begitu ya Nah Enggak ada salahnya juga kita mengaku salah begitu ya ya dan minta maaf Nah demikian wallahuam bisaw itu pandangan yang keliru ya ya menjaga image atau jaim orang tua atau Menjaga harga diri orang tua orang tua enggak perlu minta maaf sama anak nanti kalau minta maaf Nanti ketahuan dia buat salah ketahuan salahnya ya enggak kita tunjukkan pun salah kita kita jangan tertipu dengan diamnya anak ya kadang-kadang anak itu bisa nilai ini orang tua saya salah ini tapi ya di aja kan gitu ya nah nah ya jadi jangan merasa kita enggak ak bersalah di depan anak begitu Jadi enggak ada ee apa namanya enggak ada salahnya lah kita katakan untuk minta maaf kepada anak bahkan itu harus kita lakukan kalau misalnya kita buat buat salah apalagi ini kesalahan yang yang cenderung fatal ya itu kekerasan kepada anak ya Nah baik itu secara verbal maupun fisik ya dan meerbaiki hubungan itu ya dengan anak wallahuam bisab Nah untuk pertanyaan ini ya Ee masalah komunikasi komunikasi itu enggak bisa dipaksakan ya satu dua kali lalu bisa terjalin kehangatan keakraban enggak he ya karakter manusia juga berbeda-beda ada perlu ada manusia yang perlu effort yang lebih untuk bisa menjalin keakraban dengannya enggak enggak bisa satu dua kali kita berdialog berkomunikasi langsung tercipta apa kehangatan keakraban kedekatan enggak perlu ya komunikasi yang Intens artinya terus-menerus ya kita harus fokus kepada tujuan yaitu bagaimana membuka hubungan yang baik dengan seseorang di sini anak apalagi umurnya sudah 24 tahun kan begitu ya Anggaplah ini bukan anak-anak lagi sudah orang dewasa ya oh terlepas dia statusnya anak angkat atau siapapun ya karena kita sebenarnya ya pada dasarnya wajib membuka komunikasi yang baik dengan siapapun kan begitu ya dengan siapapun karena itu tujuan manusia diciptakan berbeda-beda bersuku-suku berbangsa-bangsa berpuak-puak Lita litaarofu litaarofu untuk saling mengenali Maksudnya apa bisa menjalin komunikasi Hatta yang berbeda bahasa ya apalagi ini bahasanya sama kan begitu ya yang berbeda bahasa aja Allah perintahkan untuk litaarofu apalagi yang kita satu bahasa dengan dengannya ya dengan ee seseorang ya di sini kasusnya anak angkat kan begitu ya ya walaupun anak angkat bukan anak kandung sendiri bukan anak sendiri tapi kan kita ya harus menjalin e hubungan yang baik dengan dengannya Apalagi Satu Atap kan begitu ya Nah demikian begitulah kita menghadapi manusia ya manusia itu makhluk yang susah untuk dipahami Sebenarnya ya tadi kita sebutkan ya kita enggak bisa menduga Biar apa manusia itu karena kita enggak bisa menduga duga warnanya juga kan begitu ya Nah maka ya terus kita buka komunikasi yang Intens mungkin enggak cukup satu dua kali ya Ngobrol mungkin perlu ya lebih dari itu bahkan mungkin belum kena topik yang ee apa ya yang nyangkut di hatinya yang menarik hatinya kan begitu Nah demikian wallahuam baawab ya Nah ee itulah ya kita katakan Ya kewajiban kita di dalam hablun minanas ya bagaimana kita menjaga hubungan dengan orang orang lain ya dengan komunikasi yang baik ya dengan mereka dengan siapapun ya kita katakan Ya nah Walaupun ada miskomunikasi faaslihu Baina akhwaikum kan begitu ya sambung lagi supaya Nyambung kan begitu wallahuam bissawab baik mungkin itu saja apa namanya pembahasan kita pada kesempatan pagi ini mudah-mudahan bermanfaat Alhamdulillah Terima kasih banyak Ustaz jazir Sekali lagi kami ucapkan semoga menjadi faedah bagi kita semua apa yang telah disampaikan oleh Al Ustaz dan membuka wawasan kita yang membuka hati kita untuk terus bisa berkomunikasi dengan anak-anak tentunya bisa menciptakan lingkungan yang didasari atas cinta dan kasih sayang tadi Alhamdulillah dan jazakumullah Khair Barakallah fikum kepada Antum semua yang sudah menyimak acara kami di kesempatan pagi hari ini Alhamdulillah ee beberapa pertanyaan sudah kami ajukan yang mudah-mudahan ini bisa mewakili sebagian besar Para pemerhati ronja sekalian dan ada yang bertanya mengenai siaran ulangnya atau rekamannya silakan Anda bisa melihat di eh live streaming ya di YouTube Anda bisa mengulangi kembali untuk untuk menyimak kajian di kesempatan pagi hari ini bersama Al Ustaz abisan almaidani demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik]

Kajian

pada

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *