asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waikumsalam inalhamdalillah nahmaduhuuastagfir wubillahiu Anah Fala hadialah Ashadu Alla ilahaillallahu wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh Sallallahu Alaihi waa alihi wa ashabihi wasallama tasliman katti Amma ba’du saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat rahimani Allahu wayakum Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala kesempatan-kesempatan seperti ini duduk di majelis ilmu di rumah-rumah Allahu tabaraka wa taala adalah nikmat yang sangat berharga yang wajib disyukuri oleh setiap kita dengan duduk di majelis ilmu hati yang lengah menjadi sadar yang lupa menjadi ingat keimanan yang sudah surut bisa bangkit kembali itu salah salah satu hikmah duduk dan hadir di majelis ilmu Maka Perbanyaklah Bersyukur kepada allah subhanahu wa taala bahwa Allah masih melimpahkan taufiknya membimbing kita untuk bisa hadir ke majelis-majelis ilmu kemudian selawat dan salam untuk nabi kita yang mulia Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam sebaik-baik suri tauladan yang kelak di Hari Kiamat Yaumul Mahsyar syafaat beliau diharapkan oleh semua makhluk saat tidak ada yang memberi syafaat kecuali yang diizinkan oleh Allah subhanahu wa taala selawat dan salam Semoga senantiasa tercurah untuk beliau untuk keluarganya dan para sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik kemudian saya ucapkan terima kasih kepada DKM masjid Muad Bin Jabal Setelah sekian lama Alhamdulillah saya bisa berjumpa kembali dengan jemah di masjid ini dalam kondisi dan keadaan masjid yang sudah bagus dan mudah-mudahan senantiasa Semarak dengan salat jemaah dengan majalisul Ilmi dengan kegiatan-kegiatan dakwah ilmu dan yang bermanfaat untuk umat Islam serta generasi-generasi umat Islam amin saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat hidup di dunia dengan segala bentuk gemerlap kenikmatannya seringki membuat kita lalai dan lengah sehingga terkadang salah seorang dari kita jauh dari Allah sudah mulai menyimpang dari tujuan dan cita-cita dia semula untuk bertemu dengan Allahu Azza waalla maka kita butuh peringatan-peringatan nasihat-nasihat yang membuat kita tersadar dari kelalaian kita dengan kehidupan dunia dunia ini sangat indah dunia ini menggoda penuh dengan syahwat penuh dengan syubhat dunia ini adalah fitnah ujian bagi manusia mengingat hari akhir membaca mempelajari mentadaburi kondisi dan keadaan di hari kiamat dan kedahsyatan-kedahsyatan yang terjadi ketika itu salah satu perkara yang menguatkan keimanan dan bisa mendekatkan kita kepada Allah melembutkan hati yang keras serta membuat kita sadar bahwa dunia ini hanya sementara bahwa setiap kita pada akhirnya akan dikumpulkan di Yaumil mahsyar untuk diminta pertanggungjawaban maka hari ini kajian kita tentang dahsyatnya Yaumul Mahsyar hari ketika manusia dikumpulkan di bumi yang berbeda dengan bumi yang kita tempati saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat ayat-ayat al-qur’an telah menegaskan tentang kepastian hari kiamat ini bahwa tidak ada satuun makhluk yang luput semuanya pasti akan dikumpulkan Yaumul Mahsyar bahkan hewan-hewan pun ikut dikumpulkan apalagi manusia Allah subhanahu wa taala berfirman misalnya di surah al-waqiah Qul Innal awwalina Wal akhirin lamajmuuna Ila miqati yaumin ma’lum katakanlah sesungguhnya alawwalin Wal akhirin manusia mulai dari yang pertama diciptakan Nabi Adam alaih salam sampai manusia yang paling terakhir kelak semuanya pasti akan dikumpulkan pada waktu yang telah ditentukan di waktu dan hari yang telah ditetapkan oleh Allah subhanahu wa taala Allah juga berfirman di dalam surah al-hijr wa innabaka Hua yahsuruhum innahu hakimun Alim dan Sesungguhnya rabmu dialah yang mengumpulkan mereka sesungguhnya Dia Maha bijaksana lagi maha mengetahui wajib bagi setiap Mukmin untuk mengimani bahwa semua manusia akan dibangkitkan dari kematiannya lalu dikumpulkan di almahsyar Mahsyar itu tempat manusia dikumpulkan setelah dibangkitkan untuk diminta pertanggungjawaban Lalu setelah itu ditempatkan di surga atau di neraka hikmahnya Allah Jelaskan di surat hud Inna Falika laayah limanabal akirika yaumun majmuah Wika Yaum Mashud sesungguhnya dalam hal tersebut ada Ayah tanda-tanda kebesaran Allah yang bisa dipaham diketahui oleh orang-orang yang takut azab akhirat orang-orang yang takut azab akhirat kedahsyatannya maka dia bisa mengambil Ibrah mengambil itibar di dalam surat qah setelah Allah ceritakan kisah-kisah umat terdahulu yang dihukum oleh Allah subhanahu wa taala karena kekufuran dan pembangkangan mereka lalu Allah ceritakan pula saat manusia sakratul maut lalu saat dia digiring di hari kiamat kemudian Allah ceritakan surga neraka setelah itu Allah subhanahu wa taala di ayat sesudahnya setelah satu dua halaman satu lembar Dua halaman ceritakan itu semua di halaman sesudahnya Allah subhanahu wa taala katakan Saya minta mushaf Alquran innaikaikro limananaahubun alq Wu sesungguhnya pada apa yang telah Allah sebutkan kan tentang umat-umat yang dihukum oleh Allah tentang kematian tentang Hari Berbangkit tentang surga neraka nikmatnya surga azabnya neraka Inna fizalikaikro ada semua itu ada peringatan limanana lahubun bagi orang yang punya hati alqama dan punya pendengaran wahua Syahid dan dia mengakui kebenaran itu banyak manusia punya hati banyak manusia punya pendengaran tapi apakah dia bisa paham bisa mengambil Ibrah bisa mengambil pelajaran Nah inilah dia salah satu hikmah Kenapa kita itu dianjurkan sering-sering mengingat akhirat dan kedahsyatannya agar hati itu bisa sadar dan mengambil pelajaran saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala di dalam surah alkahfi Allah subhanahu wa taala menegaskan wahum dan kami kumpulkan mereka semuanya tidak ada satu orang pun yang luput dari mereka Allah juga tegaskan Inna kull F samawati Wal ARD illa atirahmani Abda semua yang ada di langit dan di bumi pasti akan datang menemui Allah sebagai hambanya ini di Yaumil mahsyar malaikat Jin manusia semua makhluk dikumpulkan ketika itu mencakup jin dan manusia sikhul Islam Ibnu taimiyyah di dalam majmu fatawa menjelaskan waal bahaimuama yahahu subhanahuunah Adapun hewan-hewan Semuanya ikut di kumpulkan di Mahsyar oleh Allah subhanahu wa taala sebagaimana ditunjukkan oleh dalildil dari Alkitab maupun dari asunah lalu Beliau bawakanlah ayat-ayat al-qur’an yang menjelaskan tentang Hari Berbangkit dan dikumpulkan dikumpulkannya manusia di Yaumil mahsyar ketika itu wahai saudara-saudariku saat manusia dikumpulkan di Yaumil mahsyar dikumpulkan dalam keadaan tanpa sehalai benang pun tanpa dikhitar tanpa mengenakan alas kaki tidak ada lagi sepatu-sepatu yang cantik sendal-sendal kulit yang mahal tidak ada lagi pakaian-pakaian yang menarik yang mewah tidak ada semuanya dikumpulkan seperti saat dia terlahir tanpa pakaian tanpa alas kaki bahkan tanpa dikhitan Aisyah radhiallahu anha yang mendengarkan Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tersebut sebagaimana diriwayatkan oleh Al imam albukhari dan Muslim bertanya ya Rasulullah Annisa warijal Jamian wahai Rasulullah laki-laki perempuan Semuanya dikumpulkan ketika itu wahai saudaraku tidak ada tempat yang tersisa melainkan diisi oleh manusia Mereka berdiri seukuran kaki mereka penuh sesak laki-laki perempuan Aisyah bertanya ya Rasulullah laki-laki perempuan Semuanya ba ba Apakah nanti mereka tidak akan saling melihat satu dengan yang lainnya karena naluri manusia kan seperti itu apalagi tanpa pakaian laki-laki sama laki-laki saja mereka bisa saling toleh-menoleh apalagi laki-laki dan perempuan bayangkan dahsyatnya hari itu apa kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya Aisyah Al Amru asadu Min ba ba’in kondisi dan keadaan urusan saat itu wahai Aisyah lebih dahsyat lebih mengerikan daripada Mereka melihat satu dengan yang lainnya seorang anak tahu itu Ibunya Ibu tahu itu anaknya istri tahu itu suaminya tapi mereka sibuk dengan urusan masing-masing ketakutan Bagaimana tidak takut seluruh manusia dari yang pertama sampai yang terakhir dikumpulkan dibawa matahari yang sangat terik dan matahari didekatkan kepada kepala manusia tidak ada makan tidak ada minum nanti kita dengarkan hadisnya itu semuanya dalam kondisi ketakutan dan manusia ketika itu dibangkit serta dikumpulkan sesuai dengan kondisi dia saat dia mati hati-hati berusahalah istikamah agar kita bisa wafat dalam sebaik-baik keadaan karena kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Dalam Hadis Muslim Yub abdaihi setiap hamba itu akan dibangkitkan sesuai dengan bagaimana dia mati di atas apa dia mati maka matilah sebagai seorang mukmin matilah sebagai seorang muslim matilah di atas ketaatan matilah di atas ketakwaan Bagaimana seseorang yang wafat mati ketika sedang bermaksiat nauzubillah Mati saat melakukan dosa bagaimana dia dibangkitkan kelak semua dibangkitkan sesuai dengan kondisi dan keadaan ketika dia mati di dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Al imam albukhari dan Muslim Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda alladzi yamutu wahua muhrim yubatu yaumalqiamah mulabbiya seseorang yang wafat mati dalam keadaan sedang berihram Haji atau umrah maka ketika dia dibangkitkan dibangkit kan dalam keadaan sedang bertalbiah dia dibangkitkan dikumpulkan di yaumul mahsyar sambil bertalbiah labaikallahumma lababaik labbaika la syarika laka Labaik dan seterusnya karena dia wafat dalam kebaikan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam juga katakan wasyahid yub’atu yaumalqiamah waurhu yatabu waunu launud Dam warhu rihul misk begitu juga orang yang gugur di medan perang mati syahid dibangkitkan dalam keadaan berlumur darah warnanya warna darah baunya laksana kasturi mis wangi Orang yang mati bunuh diri juga dibangkitkan dia dengan kalau dia mati dengan menikam diri dia di hari kiamat dia akan tusuk-tusuk diri dia yang membangar di diri dia dia akan bakar diri dia orang yang wafat dalam Ibadah dalam sujudnya ketika membaca al-qur’an dalam zikir dalam berbuat baik maka Allah akan bangkitkan sesuai dengan keadaan dia pula sebagai bentuk pemuliaan terhadap terhadap Dia kemudian ketika manusia dikumpulkan di ardul Mahsyar itu di tanah Mahsyar tempat dikumpulkannya manusia itu manusia dikumpulkan juga bermacam-macam ada yang berjalan kaki ada yang di atas unta ada yang diseret-seret oleh malaikat yang berjalan dengan kepalanya kaki di atas kepalanya kepalanya di bawah sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam musnadnya dari Abu hurairat radhiallahu Anhu Rasulullah shallallallahu alaihi wasallam bersabda yuhsyarunasu yaumalqiamati alti asnaf manusia dikumpulkan kelak di Hari Kiamat dalam tiga kelompok tiga asnaf satu kelompok berjalan kaki digiring mereka dibangkitkan dari kuburannya dari kematiannya lalu digiring tempat tempat dikumpulkan yaitu mahsyar ada yang berjalan kaki was wasinfun rukban dan ada pula yang di atas kendaraan hewan tunggangan was wujuhihim dan ada pula yang di atas wajah-wajah mereka sahabat yang mendengar itu bertanya ya Rasulullah bagaimana mereka berjalan di atas wajah mereka nabi sahu Alaihi was menjawab yangah mere ka Maha Kuasa membuat mereka berjalan dengan wajah mereka Sebagian ulama menjelaskan mereka adalah orang-orang yang enggan sujud kepada Allah ketika di dunia ketika di dunia mereka tidak mau sujud kepada Allah tidak mau menempelkan wajah mereka untuk sujud kepada Allah salat maka hari kiamat seperti itu dikumpulkan di Yaumil mahsyar Dis seret dan berjalan dengan wajah mereka di bawah Amma innahum yattaquuna biwujuhihim kulla hadabin wukin jadi nanti bertemu dengan batu-batu habis muka mereka itu kena batu-batu kena duri duri-duri di sini sebbut hadabinin hadabin itu tanjakan batu kemudian Duri itu akan mengenai wajah-wajah mereka mereka ini orang-orang awam yang tidak taat kepada Allah atau juga orang-orang yang sudah belajar tapi mereka masih saja malas salat enggan untuk sujud kepada Allah sebagaimana disebutkan oleh Al Imam ass-indi ketika mensyarahkan hadis ini adapun orang-orang yang bertakwa dikumpulkan dia di yaumul mahsyar dengan mengendarai hewan terbaik Allah subhanahu wa taala berfirman di dalam surat Maryam yaahsurul Mut yaitu hari kami kumpulkan orang-orang yang bertakwa untuk bertemu dengan ar-rahman wafda wafda itu berkelompok ramai-ramai waasuquul mujrimina Ila jahanama Wirda dan kami Giring orang-orang Pendosa memasuki neraka jahanam dalam keadaan haus sejumlah atau beberapa ahli tafsir menjelaskan innahum yuhsyarun sesungguhnya mereka orang-orang yang bertakwa yang disebut di ayat ini mereka dikumpulkan Alal ibilin najaib di atas unta-unta terbaik takriman lahum sebagai bentuk kemuliaan untuk mereka kemudian ketika itu dikumpulkanlah manusia Yaumil mahsyar ketika mereka sampai di ardul Mahsyar tersebut bertambahlah ketakutan seluruh manusia dilanda oleh ketakutan kecemasan kekhawatiran Karena Mereka berdiri di satu hari yang sangat panjang dan matahari didekatkan kepada kepala mereka ukuran 1 mil sebagaimana disebutkan Di Dalam Hadis Muslim dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma dan 1 mil ini bukan jarak perawi mengatakan saya ragu atau Saya tidak tahu apakah 1 mil yang dikatakan oleh Nabi ini jarak tempuh kalau 1 mil saja sangat dekat kalau saja 1 mil saja matahari didekatkan betapa mengerikan dan dahsyat sekarang saja kalau pas musim panas jemaah-jamaah haji itu di puncak musim panas ketika wukuf di Arafah mereka merasakan betapa dahsyatnya Panas hari itu haus dahaga batu-batuan jalanan terasa panas tidak akan sanggup kakinya untuk melangkah tanpa alas Ki bagaimana dengan hari kiamat yang matahari didekatkan kepada kepala mereka mka sebagian lagi mengatakan mil itu adalah jarum atau celak ada untuk celak itu tongkat celak itu tangkai celak Biasanya ibu-ibu kalau pakai celak itu kan yang model lama itu ada yang pakai tangkainya itu untuk dipasangkan ke cela Nah itu namanya mil bayangkan kalau Sedekat Itu di atas kepala manusia apa tidak mendidih otak manusia dan kondisi dan keadaan yang seperti itu Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam menjelaskan yaqtii mil maka matahari didekatkan oleh Allah subhanahu wa taala kepada kepala-kepala makhluk di hari kiamat seukuran mili bdarialiim Maka manusia ketika itu Pak Bu jemaah semuanya tenggelam dalam keringat mereka Sesuai dengan kadar amalan-amalan masing-masing di antara mereka ada yang keringatnya sampai ke mata kakinya cukup sampai mata kaki saja karena amal-amal salehnya banyak yang menjaga dia ada lagi yang sampai ke lututingat tenggelam betisnya sampai ke lutut ada yang sampai ke pusar ada yang sampai ke leher bahkan ada yang tenggelam oleh keringatnya sahu Alaihi wasallamadi nabi memberi syarat ke mulutnya ada yang sampai ke mulutnya sesuai dengan kadar amalan masing-masing begitu panas terik padat saling berdesak-desakan kepanasan panas karena ramai panas matahari yang didekatkan haus tidak ada makan tidak ada minum betapa mengerikannya hari itu kemudian Allah subhanahu wa taala menjelaskan di dalam surat al-mutaffifin Yauma yaquumunasuirabbil alamin hari ketika manusia berdiri tegak untuk menghadap kepada Rabb semesta alam ketika itu besi saja bisa mencair karena panasnya meleleh manusia semuanya dalam kondisi yang menakutkan tidak ada satu tempat untuk bisa lari tidak ada tempat untuk berteduh tidak ada tempat untuk berlindung di tengah-tengah kondisi dan keadaan yang seperti itu tambah lagi kedahsyatan yang berikutnya sebagaimana diceritakan di dalam Hadis Muslim Allah datangkan neraka jahanam manusia dalam ketakutan neraka jahanam didatangkan dengan 70.000 tali kekang setiap tali kekang diseret oleh 70.000 malaikat Allahu Akbar apa kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis Jabir bin Abdillah diriwayatkan oleh imam muslim didatangkanlah neraka jahanam dengan 70.000 tali kekang setiap tali kekang diseret oleh 70.000 malaikat ketika datang neraka jahanam apinya menyala-nyala dan bergelora api ketika sudah besar maka terdengar suaranya menderu-deru gemeretak saling membakar satu dengan yang lainnya api dunia saja kalau ada kebakaran yang sangat dahsyat dan besar maka Lihatlah bagaimana Seperti ada badai api itu menimbulkan badai kemudian suara yang menderu-deru mengerikan itu hanya api dunia Bagaimana dengan api akhirat lalu para makhluk semuanya melihat kepada neraka tersebut neraka yang mengelilingi manusia di Yaumil mahsyar itu mengeluarkan suara yang menakutkan karena neraka saat itu marah karena kemurkaan Allah subhanahu wa taala kepada makhluk saat itu semuanya tersungkur di atas lutut mereka seluruh manusia jin dan manusia malaikat semuanya bersimpuh di atas lutut mereka dengan penuh takut penuh kerendahan penuh kehinaan Allah ceritakan di dalam surah aljiah Watar kulla umatin jasiah ka umatin ta kitabiha alyatumalun dan engkau lihat manusia semuanya bersimpuh di atas lutut mereka itu jafah hari saat manusia bersimpuh di atas lutut mereka dengan penuh ketakutan dengan penuh kehinaan dengan penuh kerendahan hari itu kata Allah subhanahu wa taala kalian semua akan diberi pembalasan terhadap apa yang telah kalian kerjakan selama di dunia lalu Keluarlah dari neraka jahanam leher yang berwarna hitam legam dan gelap gulita memiliki telinga memiliki mata memiliki lidah berbicara kepada makhluk sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Al Imam at-tirmidzi dengan sanad yang sahih kata Nabi Sallallahu Alaihi wasallamakjun minar lahu Aan waunan lahu a waunanasan Keluarlah dari api neraka itu leher yang punya dua mata yang bisa melihat dua telinga yang bisa mendengar dan lidah yang bisa berbicara yaakul leher dari neraka itu pun berkata inni aku diperintahkan oleh Allah hari ini untuk mengazab tiga orang tiga golongan itu di Har manusia dikumpulkan aku diperintahkan ole Allah untuk menghukum setiap Jabar pemimpin-pemimpin yangalim yang bertindak orang-orang yang angkuh dan sombong danalim an bagi Allah sekutu-sekutu yang lain yang mereka sembah sebagaimana menyembah Allah subhanahu wa taala wabil muswirin dan juga aku diperintahkan oleh Allah untuk menghukum almawirin an pelukis orang-orang yang melukis memahat Patuk membuat gambar makhluk-makhluk yang bernyawa maka ketika itu akan diazab oleh Allah subh ala dari sinilah para ulama salah satu dalil yang melarang ulama menjadikan hadis ini sebagai salah satu dalil terlarangnya di dalam syariat kita memahat patung membuat lukisan dan gambar makhluk yang bernyawa Kenapa karena itu membuat menyerupai tandingan membuat tandingan-tandingan menyerupai makhluk-makhluk yang dibuat oleh Allah subhanahu wa taala bahkan ada hadis lain yang menyebutkan kelak di Hari Kiamat diperintahkan dia untuk memberi nyawa kepada gambar lukisan makhluk bernyawa yang dia buat dia melukis gambar orang gambar hewan atau patung-patungnya diperintahkan oleh Allah dia tidak bisa maka disiksa dengan dengan patung-patung yang dia buat tersebut Allah subhanahu wa taala berfirman Eh ini ada pengumuman minta tolong jemaah agar merapat ke depan karena jemah terus berdatangan ya jadi sebagian mungkin tidak dapat tempat silakan merapat tidak apa-apa ya Allah Jelaskan di situ orang-orang yang dulu di dunia sombong angkuh zalim pemimpin-pemimpin yang zalim yang melakukan tindak aniaya kepada masyarakatnya rakyatnya maka ketika itu mereka akan menyesal merugi mii jahanam yusad di belakang mereka ada neraka jahanam yang mengepung mereka dan mereka disirami Min mainadid dari air yang mendidih dari api neraka tersebut diberi minum ituaj maka orang-orang ini yang tiga orang ini meneguknya meminumnya tapi dahaga tidak hilang Malah semakin sakit tersiksa rontok semuanya Tapi dikembalikan lagi oleh Allah subhanahu wa taala kematian seolah-olah datang dari segala arah dia merasa sudah mati gak juga mati-mati karena ini bagian dari bentuk siksaan dari Allah subhanahu wa taala waliadubillah Wil mautu minulli makin W bayit kematian itu datang dari segala ad tapi dia tidak juga mati wiabun dan setelah itu akan ada lagi azab yang sangat mengerikan dan Dahsyat semoga Allah subhanahu wa taala menjaga dan melindungi kita dari azab dan siksa tersebut dalam kondisi yang seperti itu di mana seorang anak muda jadi berubat kata Nabi Sallallahu anak-anak bayi jadi berubat orang yang hamil bisa langsung keguguran karena ngerinya hari itu di saat manusia kepanasan terik ketika itu anak-anak lupa kepada orang tua orang tua lupa kepada anaknya masing-masing pasangan lupa kepada pasangan hidup Sahabat tidak lagi ingat temannya masing-masing sibuk dengan urusan apa kata Allah subhanahu wa taala apabila telah datang tiupanompet hari dibangkitkan manusia seorang lari dari saudaranya wa Umi wa abih anak lari dari ibu dan bapaknya wasahibatihi Wani lari dari istrinya lari dari anak anak-anak mana istri yang dahulu dia cintai mana suami yang dahulu dia bangga-banggakan mana anak-anak yang dahulu dia idam-idamkan mana teman-teman yang dahulu selalu membela dia ketika di dunia ketika itu kata Allah subhanahu wa taala setiap orang pada hari itu punya urusan masing-masing yang menyibukkan mereka dari yang lainnya tidak ada lagi begitu dahsyatnya hari kiamat setiap orang ketika itu semuanya mengatakan Nafsi Nafsi semuanya mengatakan aku takut terhadap diriku aku mengkhawatirkan diriku jangankan kita wahai saudara-saudariku jangankan anda jangan kan saya jangankan manusia yang biasa para nabi para rasul semuanya ketakutan semuanya berdoa Allahumma SIM Salim para nabi dan rasul mengatakan Ya Allah selamatkanlah Ya Allah selamatkanlah itu dahsyatnya hari itu ketika itu di saat yang maha dahsyat kondisi yang sangat dahsyat tersebut ada golongan-golongan yang dinaungi oleh Allah subhanahu wa taala orang kepanasan bercucuran keringat mereka diberi tempat bertuh oleh Allah Subhanahu dikabarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadis Abu Hurairah iniiwayatkan bukhi dan musl [Musik] ada Tujuh golongan yang kelak di Yaumil mahsyar akan dinaungi oleh Allah subhanahu wa taala di bawah naungannya di bawah arsynya di hari yang tidak ada naungan kecuali naungannya Tujuh golongan Pak Bu simak baik-baik lihat diri kita ada gak kemungkinan kita termasuk dari Tujuh golongan ini kalau tidak menangislah sekarang sebelum tangisan itu tidak bermanfaat lagi di Yaumil mahsyar satu saja kita termasuk dari Tujuh golongan ini ini sudah karunia yang tidak ternilai Siapa Mereka kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang pertama yaitu imamun adil pemimpin yang adil alangkah sulitnya hari ini kita mendapatkan pemimpin yang adil yang kedua kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam wasabun Nasya Fi ibadatillah dengarkan wahai anak muda wahai para pemuda kata nabi kita yang mulia anak muda pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah engkau wahai para orang tua yang anak-anakmu rajin mengaji rajin belajar agama sekolah belajar di pesantren maka doakan support bimbing terus mereka dampingi mereka anakanak yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah hari ini adalah permata yang sangat berharga mutiara yang sudah sulit didapatkan karena susahnya mendapatkan pemuda-pemuda yang tumbuh di bawa ibadah kepada Allah Itulah maka Allah berikan balasan yang sangat luar biasa dulu dia bernaung di masjid-masjid di rumah-rumah allahulu dia naung di majelis-majelis ilmu dulu dia bernaung dalam ibadah-ibadah saat malam hari dia tahajud dia hidupkan malamnya dengan membaca al-qur’an dia penuhi siangnya dengan ibadah-ibadah lainnya membantu orang tuanya berbakti kepada orang tuanya menuntut ilmu yang bermanfaat menjaga dirinya dari maksiat maka kelak dia dinaungi oleh Allah subhanahu wa taala dan itu pasti berikutnya yang ketiga warajulunbuhu muallqun Bil masajid seseorang yang hatinya selalu terpaut dengan masjiduk apa masjid ini kita bangun bagus-bagus Setelah itu kita jarang ke masjid Setelah itu kita tidak memakmurkan seorang yang hatinya selalu terput di masjid kemudian berikutnya kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam warajulani tahaba fillah iama Alaihi wafarq Alaihi yang berikutnya adalah dua orang yang saling mencintai karena Allah bersahabat berteman bersaudara karena Allah bukan karena harta bukan karena penampilan bukan karena kedudukan tapi karena ketaatan dan kesalehannya karena kebaikannya karena agamanya maka dia berteman dengan nya dia mencintainya dia bertemu berkumpul karena Allah berpisah juga Karena Allah rulani tah fillah alaihiarq Alaihi semua orang yang di dunia berteman bersahabat karib berteman dekat kelak di Hari Kiamat saling bermusuhan saling membenci kecuali orang-orang yang bertakwa Allah Subhanahu taa ceritakan di dalam Alquran alak Yain bauminalqu hari itu di hari kiamat di Yaumil mahsyar Hari Berbangkit dan selanjutnya juga semua orang yang ketika di dunia saling mencintai alakhilla Khalil saling mencintai sangat dekat hubungannya di hari kiamat mereka saling memusuhi satu dengan yang lainnya kecuali orang-orang yang bertakwa yang mereka mencintai karena Allah bersama memakmurkan masjid bersama menyebarkan kebaikan bersama di jalan dakwah bersama beramar Makruf nahi mungkar bersama dalam nasihat menasehati bersama saling bahu-membahu dan membantu laksana satu tubuh laksana satu bangunan karena Allah semata kalau mereka harus berpisah berpisah karena Allah orang ini kelak mendapat naungan hari kiamat saat tidak ada naungan kemudian warul Im waalq ini akah kemudian seorang laki-laki yang diajak berbuat maksiat dan dosa oleh seorang wanita yang memiliki kedudukan memiliki harta memiliki kecantikan apalagi yang kurang cantik punya kedudukan kaya raya itu impian semua laki-laki tapi wanita ini mengajak laki-laki ini untuk berbuat maksiat melakukan sesuatu yang diharamkan faqal inini akfulah aku takut kepada Allah dijawab oleh lagi ini akhafulah maka kelak dia diberi naungan oleh Allah subhanahu wa taala di hari kiamat di bawah naungan Allah yang tidak ada naungan kecuali naungannya karena berat dia menahan panasnya api syahwat beratnya godaan-godaan syahwat dia sabarkan karena takut kepada Allah maka Allah beri dia keteduhan Allah jauhkan dia dari panas mahsyar kemudian yang terakhir kemudian yang keen dan seseorang yang bersedekah dengan hartanya dia bersedekah dengan tangan kanannya dan dia sembunyikan dia rahasiakan saking sembunyi dan Rahasianya tangan kirinya tidak tahu apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya ini menunjukkan dia punya amalan rahasia Kenapa dia menjaga keikhlasannya dia tidak butuh pujian orang masjid memanggilmu wahai saudaraku sekolah-sekolah pesantren-pesantren masjid butuh untuk perluasan untuk memaksimalkan fasilitas agar jemaah semakin nyaman misalnya agar semakin muat untuk jemah sehingga orang semakin nyaman beribadah semakin nyaman berzikir semakin nyaman bermajelis ilmu anak-anak pun semakin suka untuk hadir ke masjid butuh misalnya dana diminta kita untuk berinfak bersedekah Lalu ke mana kita Lihatlah buahnya seorang yang berinfak dengan ikhlas ini bentuk keikhlasan bukan berarti kalau tahu oleh orang itu tidak ikhlas bukan tetapi ini bentuk bagaimana dia betul-betul menjaga keikhlasannya dia ikhlas sampai-sampai saking ikhlasnya dia berusaha merahasiakannya tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanan kemudian yang terakhir kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam warajulun warajulun dakarallahu kholian fafadat Aina seseorang yang berzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri tidak ada orang yang tahu anak-anaknya lelap tidur istrinya juga terlelap nyenyak tidurnya dia bangun itu tengah malam berdoa berzikir meneteskan air mata karena takut kepada Allah subhanahu wa taala maka orang ini kelak juga mendapat naungan dari Allah subhanahu wa taala kalau kita perhatikan Bapak Ibu jemaah semuanya tujuh orang ini semuanya itu intinya adalah keikhlasan semuanya menunjuk keikhlasan imam yang adil kalau bukan karena keikhlasan dia tidak akan bisa adil karena godaannya berat pemuda yang tumbuh dalam ibadah kalau bukan karena dia ikhlas kepada Allah bagaimana dia bertahan anak-anak muda sekarang banyak mengharapkan dunia sibuk dengan dunianya dia mengharapkan akhirat ikhlas orang yang saling mencintai karena Allah juga laki-laki yang diajak berbuat maksiat karena Allah juga dia tolak ini akah aku takut kepada Allah orang tidak ada yang tahu tapi dia katakan aku takut kepada Allah dan begitu seterusnya semuanya intinya adalah keikhlasan saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa dirahmati oleh Allah mudah-mudahan kita termasuk salah satu saja kalau tujuh sifat tu gak ada pada kita satu saja alhamdulillah kalau ternyata belum ada nampaknya saya bukan pemimpin tapi setidaknya Anda pemimpin di rumah tangg saya masa muda sudah lewat dulu masa muda saya bukan dalam ketaatan misalnya dulu saya belum tahu kajian-kajian ini dulu di masa muda saya lalai dan lengah tapi sekarang saya sudah sadar pemimpin yang adil bukan pula walaupun dimaksud di sini adalah pemimpin bangsa pemimpin manusia Pemuda saya bukan Pemuda lagi dulu masa muda Saya habis untuk dosa atau kelalaian kemudian dua orang yang saling mencintai karena Allah mungkin kita bisa di situ Carilah teman yang baik teman yang Saleh bersahabat dengannya karena Allah ternyata sulit di zaman sekarang mencari orang yang mau berteman dan bersahabat karena Allah tersinggung sedikit dia pergi kita beri nasihat dia pun menganggap kita mengguruinya kalau orang tulus kan tidak seperti itu tiba-tiba dia datang minta tolong Fulan Saya minta Tolonglah sedikit pinjam uang kita memang tidak ada lalu kita katakan Saya lagi enggak punya dia pun marah pergi ini Ini kan bukan ikhlas kalau Ikhlas itu tidak ada pengaruh-pengaruh duniawi itu beran di zaman sekarang seperti itu mungkin kita tidak bisa di situ misalnya maka barangkali Anda termasuk orang yang diajak oleh wanita untuk berbuat maksiat dan menolak karena takut kepada Allah pertahankan itu atau barangkali Anda bisa termasuk juga orang yang banyak bersed bantujid bantu fakir miskin tidak perlu orang tahu ada nampak orang miskin yang anaknya tidak sanggup bersekolah sekolah yang layak saya rasanya sangguplah bayar SPP dia bayar uang makan dia Biarlah masukkan dia ke salah satu sekolah saya bayar tidak perlu orang tahu sedekah ini sedekah yang disembunyikan rahasiakan Oh saya tidak bisa seperti itu mungkin saya miskin malah Saya yang butuh sedekah orang masih ada lagi berzikir kepada Allah tidak juga sanggup kalau yang enam itu kita tidak bisa berzikir untuk diri kita kita berzikir dengan diri kita kepada Allah subhanahu wa taala tidak juga bisa kalau tidak juga Sanggup terus kita mau apa lagi bukankah kita diciptakan memang untuk beribadah kepada Allah setidaknya Belajarlah kita berusaha untuk menjadi yang terakhir ini cari waktu kita sendiri dengan Allah duduk merenung Muhasabah Teteskan Air Mata karena takut kepada Allah ketahuilah wahai saudaraku ada dua mata yang kelak di hari kiamat tidak akan disentuh oleh api neraka kata rasulullahallahu Alaihi was dua mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka Allah haramkan api neraka untuk membakarnya artinya orang ini tidak akan masukuk neraka mata yang menangis karena yang kedua mata yang tidak tidur malam hari karena berjaga di jalan Allah menjalankan tugasnya di jalan Allah menjaga kaum muslimin menjaga perbatasan-pbatasan negeri Islam dalam jihad di jalan Allah dia tidak tidur untuk menjaga itu maka dua mata ini tidak akan disentuh oleh api oleh api neraka saudara saudari kaum muslimin dan muslimat dalam kondisi yang dahsyat seperti itu manusia sudah ketakutan di hari yang kadarnya sama dengan 50.000 tahun satu harinya manusia mulai saling bertanya dan berkata satu dengan yang lainnya mereka pun berbondong-bondong mendatangi para nabi untuk minta syafaat ketika itu dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dikeluarkan oleh Imam Ahmad Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Ana sayidu waladi Adam Aku adalah pemimpin anak cucu Adam yaumalqiamah di hari kiamat Wa an awaluyaqu anhul qabar Aku adalah orang yang pertama terbelah kuburannya Rasulullah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam orang yang pertama dibangkitkan dari dari kuburan Wa an awalu syafi’in WA musyafain yaumalqiamah Aku adalah orang yang pertama memberi syafaat dan diizinkan untuk memberi syafaat di hari kiamat kemudian ketika itu manusia pun semuanya berkata satu dengan yang lainnya sebagaimana hadis Abu Hurairah tersebut dan juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim tapi ini riwayat lafaz Imam Ahmad alahu manusia berkata satu dengan yang lain Tidakkah kalian melihat kondisi kita hari ini keadaan kita yang sangat mengerikan ini Tidakkah kalian mencari seseorang yang bisa meminta Syafaat kepada Rabb kalian lalu sepakatlah mereka manusia semuanya berbondong-bondong seluruh manusia datang menemui Nabi Adam mereka semuanya datang menemui Nabi Adam dengan penuh ketakutan kerendahan kehinaan engkau wahai saudaraku kita semua ada di antara manusia tersebut lalu mereka berkata kepada nabi [Musik] ya Adam wahai Adam engkau Adah BAP manusia Allah telah mencip dengan kangnya allahkanikatjud kepituondisi kamat Wam se apa keadaan kami ini Mintalah syafaat untuk kami kepada rabmu Nabi Adam Alaihi Salam pun menjawab in sesungguhnya rabku hari ini murka dan dia tidak perah murka seperti ini sebelumnya dan sesudahnya dan Dulu aku pernah bermaksiat kepada Allah waqad asitullah Azza waall watdu Minal Jannah bimsiati dan aku diusir dikeluarkan dari surga karena maksiatku Nafsi Nafsi Nafsi aku takut akan diriku aku mengkhawatirkan diriku aku mencemaskan diriku aku tidak sang habuhairi pergi temui yang lain habu Ila Nuh pergi kalian datang kepada Nabi Nuh pergi kalian datang kepada Nabi Nuh lalu mereka pun berbondong-bondong meninggalkan Nabi Adam pergi menemui Nabi Nuh alaih salam manusia pun berkata Ya Nuh wahai Nuh Engkau adalah Rasul yang pertama diutus oleh Allah ke bumi Nabi Nuh adalah Rasul yang pertama diutus berdasarkan hadis ini wasamakallahu Abdan syakuro dan Allah namakan engkau Abdan syakuro hamba yang bersyukurasanaik mintakan syafaat untuk kami kepada rabmu Tidakkah engkau melihat kondisi dan keadaan kami saat ini maka Nabi Nuh pun menjawab seperti perkataan nabi Adam sesungguhnya rabku hari ini murka dengan kemurkaan yang dia tidak pernah murka seperti ini sebelumnya dan dia tidak akan pernah murka seperti ini sesudahnya aku dahulu punya doa dan aku telah Doakan aku gunakan doa itu untuk menghukum kaumku Nafsi Nafsi Nafsi aku takut akan diri aku mengkhawatirkan diriku aku mencemaskan diriku Pergilah kalian minta kepada yang lain temui Ibrahim maka larilah manusia berbondong-bondong mencari Nabi Ibrahim alaihalam lalu mereka pun bertemu dengan khilullah mereka berkata Ya Ibrahim antailullah wahai Ibrahim Engkau adalah kekasih Allah engkau adalah Rasullah tidakah Tidakkah engkau melihat kondisi dan keadaan kami hari ini Mintalah syafaat kepada rabbmu untuk kami maka Nabi Ibrahim pun mengatakan seperti yang dikatakan oleh Nabi Adam Nabi Nuh bahwa Allah murka dengan kemurkaan yang maha dahsyat yang tidak pernah murka sebelumnya seperti ini dan sesudahnya kemudian Nabi Ibrahim berkata menyebutkan tiga kesalahan yang diaanggap itu kesalahan aku pernah berdusta tiga kali kata Nabi Adam Nabi Ibrahim padahal itu sebenarnya bukan dusta tapi karena warak dan rasa takut kepada Allah dia anggap itu sebagai sebuah kedustaan yang pertama ketika dia menghancurkan patung-patung lalu disisakannya yang besar ketika kaumnya bertanya hai Ibrahim Siapa yang menghancurkan patung ini dia katakan yang besar itu tanyakan kepada dia kemudian setelah itu Ketika istrinya hendak dirampas oleh seorang raja yang zalim raja yang kafir ketika itu Nabi Adam mengatakan kepada istrinya kalau seandainya nanti dia bertanya siapa kita hubungan kita katakan kita adalah saudara seiman saudara kita adalah saudara Padahal dia suami istri maksud dia saudara di situ kata Nabi Ibrahim kepada istrinya sesungguhnya tidak ada saat ini di muka di tempat di muka bumi ini yang beriman kecuali saya dan engkau karena kalau dikatakan saudara maka dia tidak akan tidak akan merampas istrinya dan disebutkan sampai disebutkan ketiganya padahal sebenarnya itu bukanlah kedustaan tapi itu disebut oleh para ulama disebut sebagai tauriah ya sebagai bentuk bersilat lidah untuk menjaga dan melindungi tapi dia takut merasa itu sebuah kesalahan dan dosa Bagaimana dengan kita yang memang sengaja berdusta tanpa ada rasa takut kepada Allah tabaraka wa taala maka Nabi Ibrahim berkata Nafsi Nafsi aku takut kepada diriku aku mengkhawatirkan diriku Hari ini pergi Kalian kepada yang lain temui Musa Pergilah kalian kepada Nabi Musa lalu mereka pun manusia pergi kepada k Nabi Musa semuanya berbondong-bondong lalu mereka berkata Ya Musa wahai Musa Anta Rasulullah Engkau adalah Rasulullah Allah telah memilihmu di antara semua manusia dengan risalahnya dan Allah juga memilihmu dengan berbicara langsung kepadamu maka digelari Nabi Musa itu kalimullah manusia yang Allah berbicara langsung kepada kepada dia Tidakkah engkau hai Mus Musa melihat kondisi dan keadaan Kami semuanya Hari ini Mintalah syafaat kepada rabmu untuk kami maka Musa pun berkata seperti yang dikatakan oleh Nabi Adam Nabi Nuh dan Nabi Ibrahim lalu dia pun menyebutkan alasan dia takut apa kata dia Insan aku pernah membunuh Satu Jiwa Yang aku tidak aku tidak diperintahkan untuk membunuhnya padahal waktu itu dia menolong orang ada waktu itu salah seorang Bani Israil yang mau dibunuh oleh orang-orangnya Firaun maka dia minta tolong kepada Musa Musa pun menolongnya terjadilah pertempuran perkelahian dan Musa membunuh musuh tersebut orang yang akan membunuh salah seorang dari Bani Israel itu ini dia menolong tapi dia takut dan dia menganggap dia telah membunuh seseorang yang Allah tidak perintahkan kan untuk membunuhnya maka dia tidak berani dia berkata Nafsi Nafsi Nafsi diriku diriku diriku pergi Kalian kepada yang lain temuilah Nabi Isa lalu manusia pun menemui Nabi Isa alaih salam mereka berkata ya isa wahai Isa Engkau adalah ruhullah engkau adalah ruhullah dan kalimahnya dan kalimahnya yang Allah letakkan pada Maryam dan roh darinya Tidakkah engkau melihat kondisi dan keadaan manusia hari ini mintakanlah syafaat untuk kami kepada rabbmu Nabi Isa Alaihi Salam tidak menyebutkan kesalahan dirinya karena tidak ada tapi dia berkata Nafsi Nafsi aku takut diriku aku mengkhawatirkan diriku karena Allah hari ini murka dengan kemurkaan yang tidak pernah seperti ini sebelum dan sesudahnya Pergilah kepada Nabi Muhammad lalu Pergilah mereka menemui Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam apa kata Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Funi Fi ardil mahsyar Maka manusia mendatangiku di tanah mahsyar tersebut Funi yaq Rasul Nafsi mereka datang menemuiku saat semua rasul-rasul mengatakan Nafsi Nafsi Nafsi itu bukan sembarangan Rasul Ulul Azmi Nuh Ibrahim Musa Isa nabi ulul azmi mereka tidak sanggup dan tidak berani untuk memberikan syafaat atau memintakan syafaat kepada Allah untuk manusia Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Kemudian menceritakan mereka semua datang kepadaku dan berkata ya rasulah engkau penutup para nabi Engkau adalah Rasulullah Allah telah menciptakanmu dan memberikanmu keistimewaan di atas seluruh para nabi Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu dan dosamu yang akan datang Tidakkah engkau melihat kondisi dan keadaan kami wahai Rasulullah Mintalah syafaat untuk kami kepada rabmu maka ketika itu aku pun berkata kata Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallam Naam Ana Laha Ana Laha maka nabi pun menjawab permintaan manusia ketika itu ya sayalah untuk ini Sayalah yang diberikan hak untuk ini Subhanallah Fati Tahta arsyir Rahman Lalu aku pun datang di bawah atau ke bawah arsyur Rahman maka datanglah nabi Muhammad sallallahu ke bawah arsahman arasnya Allah lalu Beliau pun tersungkur sujud kepada Allah Azza waall Lalu Allah wahyukan kepada dia puji-pujian Allah ilhamkan puji-pujian sanjung-sanjungan kepada Allah subhanahu wa taala lalu Rasulullah Dalam sujudnya memuja memuji Allah sebagaimana yang Allah wahyukan dan ilhamkan kepada dia yang tidak pernah kata Rasulullah Allah bukakan untuk seorang pun sebelum itu lalu sampai masa yang ditetapkan oleh Allah subhanahu wa taala maka Allah pun memanggilnya ya muhammadahu Al Nabi Muhammad angkat kepal dikabul berikanlah syafaat engkau diizan memberikan syafaat maka rasulullahahu Alaihi wasersabda berkata kepada Allah ya wau telah menjanikan kepadaku untuk memberikan syaat aku [Musik] maka allahala berkata kep akuanau memberikan sat yauhamm kepada umatmu kepada manusia aku akan datang untuk membuat keputusan kep dalam la Faat Rasulullah pun berkata Ya Rabb umati umati umatku wahai RAB umatku saat nabi-nabbi yang lain mengatakan Nafsi Nafsi Nafsi diriku diriku diriku saat para nabi yang lain mengkhawatirkan dan takut terhadap dirinya Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam mengingat umatnya mengingat engkau wahai saudara-saudariku mengingat kita semua yang mengaku sebagai umatnya yang beriman kepanya yang mengikuti ajarannya pertanyaannya wahai saudara-saudariku Apakah kita betul-betul ingat kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Apakah kita betul-betul menunaikan hak-hak beliau sehingga Apakah kita kelak berhak untuk mendapatkan syafaat darinya Maha Benar Allahu Azza waalla ketika Allah mengatakan di dalam al-qur’an di surah al-anbiya Dan tidaklah kami mengutusmu wahai Muhammad melainkan rahmat bagi semesta alam dalam kondisi yang sangat menakutkan dalam kondisi yang sangat dahsyat dalam kondisi yang para nabi yang lain menolak untuk membantu manusia hanya nabi Muhammad sallallahu alaii was yang engkau yang mengharapkan syaatnya kau wahai saudaraku yang mengharapkan bantuan dan pertolongannya kelak Ingatlah itu tidak diraih kecuali dengan mencintainya mendahulukan cinta kepadanya dari yang lainnya mentaati dan mematuhinya Memegang teguh sunahnya memperjuangkan agamanya dengan itu Insyaallah kita akan mendapatkan syafaat dari kelak darinya kelak di Hari Kiamat saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala maka ketika itulah dia kedudukan terpuji yang Allah berikan maqaman Mahmuda yang Allah berikan kepada nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam yang selalu kita mintakan setiap kita berdoa setelah setelah azan Maka jangan lupa berdoa setelah azan ketika itu saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat maka datanglah Allah subhanahu wa taala untuk memutuskan di antara manusia tibalah saatnya manusia dihisab kemudian dipanggillah manusia satu persatu menghadap kepada Allah subhanahu wa taala Allah akan berbicara langsung kepada hamb-nya tidak ada penterjemah ketika itu lisan terkunci tidak akan bisa lagi menjawab maka anggota tubuhlah yang akan menjawab dan bersaksi terhadap Apa yang dilakukan oleh makhluk ketika di dunia ketika itu wahai saudara-saudara ada di antara hamba itu diperlihatkan catatan amalannya sebanyak 99 catatan amalan dosa-dosa semuanya berisi dosa satu catatan amalan sejauh mata dia memandang diperlihatkan kepada dia bukan hanya satu buku catatan amalan 99 catatan amalan yang penuh dengan dosa satu catatan sejauh mata dia memandang sehingga saat hamba ini sudah merasa hancur binasa celaka maka Allah subhanahu wa taala katakan hambu Hari ini aku tidak akan menzalimi hari ini tidak ada kezaliman terhadap hambaku engkau masih punya satu kebaikan satu kartu bitq Lailahaillallah yang bertuliskan Lailahaillallah bahwa engkau bersaksi muhammadasulullah maka wahai saudara-saudariku apa kata hamba itu Ya Rabb Apa yang bisa dilakukan oleh satu kartu ini dibandingkan 99 catatan dosaku Lalu Allah perintahkan malaikat untuk menimbang dosa-dosa dia diletakkan di salah satu daun timbangan kartu catatan Lailahaillallah yang pernah dia saksikan dia bersaksi dengan laah itu diletakkan di salah satu daun timbangan maka kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka B kartu Lailahaillallah itu lebih berat daripada dosa-dosa dia Allah ampun dosa-dosa dia Kenapa karena ternyata dia orang yang bertauhid seorang yang bertauhid wahai saudaraku yang tidak melakukanirkul Akbar dan bertobat dan tidak mati di atas kesyirik baik itu syirkul Akbar maupun syirkul asar dia tidak mati di atas kesyirikan kalau dia pernah melakukannya dia bertobat kepada Allah sebelum matinya sekalipun dia punya dosa maka akidah ahlusunah Wal Jamaah orang ini Tahta masiatillah di bawah kehendak Allah jika Allah menghendaki maka Allah langsung ampuni seperti ini dalam hadis ini jika Allah menghendaki Allah langsung ampuni Allah langsung Hapuskan dosa-dosanya dan jika Allah menghendaki yang lain Allah masukkan dia ke neraka dahulu sampai masa yang ditetapkan oleh Allah Lalu setelah itu Allah keluarkan dari api neraka ini keutamaan tauhid maka jagalah kemurnian tauhidmu wahai saudara-saudari karena tauhid inilah akan menyelamatkan setiap kita tidak ada manusia yang bersih dan dari dosa kita punya dosa ya kita bertaubat tapi barangkali tobat kita juga belum benar maka jaminan keselamatan seorang hamba itu adalah adalah Tid jangan pernah lakukan kesyirikan baik besar maupun kecil jaga kemurniannya pelajari akidah pelajari tauhid jauhi sebab-sebab yang membuat kita jatuh dalam kesyirikan semua dosa pasti diampuni oleh Allah subhanahu wa taala kecuali dosa kesyirikan yang pelakunya Belum sempat taubat ketika di dunia saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa dirahmati dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala ketika itu di yaumul mahsyar ada sebagian orang yang diseret dalam keadaan hina dan dia dikumpulkan di Yaumil mahsyar seperti semut-semut diinjak-injak oleh manusia mereka ini adalah orang-orang yang sombong ketika orang-orang yang angkuh orang-orang yang sombong karena sombong itu hanyalah sifat Allah subhanahu wa taala orang-orang yang angkuh dan sombong ketika di dunia akan dibangkitkan dalam keadaan hina laksana semut-semut dan serangga diinjak-injak oleh manusia yang lainnya ketika itu wahai saudara-saudariku ada orang-orang yang tidak dipandang oleh Allah subhanahu wa taala tidak dilihat oleh Allah subhanahu wa taala kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadisnya salatatun laurullahu ilaihim yaumalqiamati ada tiga orang yang Allah tidak akan lihat tidak akan pandang dia di hari hari kiamat lalu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyebutkan yang pertama pemimpin yang zalim yang aniaya Kemudian yang kedua yang pertama atagiah yang kedua almukmin Lil khamar pecandu miras pecandu minuman keras pecandu mabuk-mabukan pecandu narkoba yang tidak bertobat lalu dia mati di atas dosa dan maksiatnya itu maka Allah tidak pandang dia Allah hinakan di hari kiamat dan yang ketiga alqu liwialidaihi orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya mereka ini tidak dipandang dan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam melanjutkan watalatatun la yadkulunal Jannah dan juga ada tiga orang yang tidak akan masuk surga kemudian Rasulullah Sebutkan lagi tiga orang hati-hati wahai saudara-saudariku berbuat zalim kemudian mabuk-mabukan durhaka kepada orang tua maka kelak orang ini tidak akan masuk surga kemudian kelak akan dihinakan oleh Allah Allah tidak memandangnya tidak melihatnya tidak memuliakannya dan maksud tidak masuk surga ini karena dia kalau dia masih muslim maksudnya saking lamanya azabnya di dalam di dalam neraka di dalam al-qur’an ayat-ayat yang menjelaskan tentang azab yang kekal di dalam neraka itu bentuknya ada dua ada kholidan fiha kekal di dalamnya ada juga yang kekal di dalamnya selama-lamanya ada yang khid mukallada kekal yang dikekalkan oleh Allah maka dijelaskan oleh para ulama Ahli Tafsir ya sebagian dosa-dosa yang dilakukan oleh seorang muslim ancaman-ancamannya disebutkan di situ kekal di dalam neraka maksudnya begitu lamanya dia di neraka karena besarnya dosa tersebut Kenapa karena seorang mukmin dia tidak kekal di dalam di dalam neraka dan nanti setelah masa dia yang ditetapkan oleh Allah habis dosa dia sudah dibersihkan dia akan dikeluarkan dari azab api neraka saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat di hari itu juga ada orang-orang yang tidak dilihat oleh Allah tidak diajak berbicara oleh Allah dan bagi mereka azab yang pedih kata Allah subhanahu wa taala ada tig orang ahai Wun Allah tidak melihatnya Allah tidak berbicara kepadanya dan dan bagi mereka azab yang pedih disebutkan di situ di antaranya almanan almanan itu orang yang menyebut-nyebut pemberiannya yang mungkin gemar berinfak gemar memberi gembar bersedekah tapi suka menyebut-nyebutnya Nah ini sama seperti julat menjilat air ludahnya sendiri sudah diberi disebut-sebut lagi ini menyakitkan orang-orang yang diberinya Si Fulan itu saya yang memberi dia saya begini saya begitu apa Nah orang yang suka menyebut-nyebut pemberiannya kepada orang ini termasuk orang yang tidak akan Allah ajak bicara tidak Allah lihat dan baginya azab yang kemudian kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam alladzi Jar yang menyeret pakaiannya karena sombong isbal maksudnyabil orang yang isbal yang pakaiannya menutup mata kaki karena sombong orang yang celananya sarungnya jubahnya menutup kaki karena sombong itu azabnya hukumannya kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis tersebut Allah tidak ajak dia Allah tidak berbicara dengan dia Allah tidak tidak memandang dia dan bagi dia azab yang pedih kalau tanpa kesombongan itu azabnya dibakar di api neraka tapi yang tiga ini tidak ikut Jadi kalau yang sombong itu lebih parah lagi ini dijelaskan oleh oleh para ulama nah ini wahai saudara-saudariku kondisi manusia ketika itu dan masih banyak lagi kondisi-kondisi manusia saat itu ketika itu wahai saudara-saudariku saat manusia dihisab setelah di Yaumil mahsyar kemudian mereka dihisab masing-masing diperlihatkan amalannya ada yang menerima catatan amalannya dengan tangan kanannya ada yang diserahkan dari belakang dari sebelah kirinya ketika itu tidak ada satuun amalan yang tersembunyi melainkan akan diperlihatkan oleh Allah subhanahu wa taala amalan yang dahulu engkau rahasiakan dari orang tuamu Dari Anakmu dari pasangan hidupmu sesuatu perbuatan-perbuatan yang kau rahasiakan dari teman-temanmu maka ketika itu Allah Perlihatkan Allah Perlihatkan ketika itu kebaikan-kebaikan yang dahulu engkau rahasiakan maka ketika itu engkau juga akan melihatnya sebagai bentuk kemuliaan kepada Dir masing-masing akan mendapatkan balasan sesuai dengan amalan-amalannya saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat yang Semoga senantiasa Dirah mati dan diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala ini dia kondisi manusia di Yaumil mahsyar Adapun sesudahnya setelah dihisab manusia setelah itu ee akan bertemu dengan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di Telaga di haud Ditunggu oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di Telaga orang-orang yang beriman Maksudnya apa kata Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallamaukum Al aku akan menunggu kalian kelak ditelaga ya Telaga Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang luasnya yang jumlah gelas-gelasnya cangkir-cangkirnya sebanyak bintang-bintang di langit Barang siapa yang datang ke situ menemui Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam akan mengambil air itu dengan cangkir-cangkir tersebut dan menyerahkan kepada umatnya satu persatu Barang siapa yang minum dari itu maka dia tidak akan merasakan haus dan dahaga lagi Kemudian wahai saudaraku saat umat Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam datang menemui Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam di Telaga tersebut dan mengambil cangkir langsung dari uluran tangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tiba-tiba ada sekelompok orang yang diusir oleh malaikat mereka datang sepertita ma minum Telaga tiba-tiba diusir oleh malaikat dihalau tidak bisa datang ke situ tidak bisa menemui Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tidak bisa minum dari Telaga Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam tersebut Rasulullah mengenal mereka sebagai umatnya Rasulullah berkata innahum Min umati ya Rab wahai rabku mereka itu sesungguhnya mereka adalah termasuk umatku maka ketika itu dikatakan kepada Nabi Muhammad m Sallahu Alaihi Wasallam engkau tidak tahu inak Ma engkau tidak tahu apa perkara-perkara baru yang mereka buat sesudahm diusirlah mereka para ulama menjelaskan di anaranya Imam annawawi perkara-perkara baru yang dimaksud Ma ahu perkara-perkara baru yang dibuat oleh mereka itu bisa bidah ya ajaran-ajaran tidak dicontohkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tuntunan-tuntunan yang tidak diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Lalu ada orang sesudah nabi buat-buat ajaran tuntunan-tuntunan baru ya atau kerusakan-kerusakan dalam agama yang dibuat oleh mereka atau dosa-dosa dan maksiat besar yang mereka buat dan mereka tidak bertobat darinya maka mereka tidak berhak untuk mendapatkan uluran cangkir dari Telaga tersebut langsung dari tangan Rasulullah asulah Sallahu Alaihi Wasallam ketika itu rasulullah pun berkata suhqon suhqon maka celaka rugi celaka orang-orang yang membuat perkara-perkara baru sesudah saudara-saudari ini memberi pelajaran kepada kita jika kita ingin bersama dengan nabi kita Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bertemu dengannya mendapatkan syafaatnya berkumpul dengannya di di Yaumil mahsyar di telaganya juga maka pegang Teguh sunah amalkan agama ini sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam itu sudah cukup tidak perlu ditambah-tambah atau dikurang-kurangi itulah dia kelak yang akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian setelah itu manusia secara singkat manusia diperintahkan melewati Sirat Anas bin Malik bertanya kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam wahai Rasulullah kelak di Hari Kiamat di mana Aku mencarimu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ketika itu berkata kepada Anas bin Malik cari aku di tiga tempat wahai Anas Yaumil mahsyar di Telaga dan di Titian di Sirat kau akan mendapatkanku di sana itu saat-saat yang paling mengerikan Yaumil mahsyar itu saat manusia berbondong-bondong meminta syafaat nanti kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam di Telaga saat manusia menunggu umatnya untuk minum di sana dan mengelurkan langsung kepada umat Diat ini yang paling mengerikan seluruh seluruh manusia akan melewati Sirat itu jembatan itu yang dibentangkan oleh Allah subhanahu wa taala di atas neraka jahanam menuju surga setiap orang akan melewatinya sesuai dengan kadar keimanan dan amalannya yang pertama melewatinya adalah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di antara umatnya ada yang melewatinya laksana kilat seperti angin ada yang seperti menunggang kuda ada yang berlari bahkan ada di antara mereka yang merangka sementara api menyambar-nyambar dari kiri dan kanan kalal kait-kait dari besi api neraka menyambar-nyambar ada yang berjatuhan ada yang dengan susah paya merayap merangka semuanya sesuai dengan amalan dan keimanannya masing-mas maka Ternyata bukan harta yang akan membantu bukan karib kerabat sanak saudara pangkat jabatan bukan orang-orang yang mengidolakan kita tidak ternyata Amalan kita itulah yang akan menjadi teman kita kelak yang akan membantu kita di saat-saat yang menegangkan seperti itu maka kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Temui aku di tiga tempat itu di Mahsyar Telaga dan juga saat di atas Sirat saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat itu secara singkat tentang dahsyatnya Yaumul Mahsyar tentu apa yang bisa kita ceritakan tidaklah sedahsyat yang sebenar karena yang terjadi di hari kiamat itu tidak pernah terlihat oleh mata terdengar oleh telinga tidak pernah terlintas oleh hati dan pikiran seorang pun tapi dengan sering membaca ayat-ayat tentang hari kiamat tentang surga dan neraka tentang nikmatnya surga azab di neraka membaca hadis-hadisnya lalu berlindung kepada Allah dari azab neraka memohon surga mudah-mudahan dengan itu kelak di Hari Kiamat kita termasuk hamba-hamba Allah Yang selamat sampai masuk surga amin ya rabbal alamin saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat waktu yang tersisa kita gunakan untuk bertanya jawab pertanyaan ditulis di kertas dan diajukan ke depan allahuam baawab sudah ada beberapa pertanyaan yang sampai ke hadapan saya kita akan baca saya akan pilih dan saya akan baca Karena tidak semua bisa kita Jawab ya Tergantung panitia Oh panitia Masyaallah Masyaallah barakallahu Fik karena tadi saat saya dijemput panitia laki-laki bilang Ustaz pertanyaan nanti hanya di kertas rupanya terjadi perbedaan pendapat di antara panitia tidak apa-apa silakan Ibu silakan Iya Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Iya pertanyaan yang bagus Apakah seluruh mendapatkan syafaat di hari kiamat dari Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam syafaat Nabi Muhammad itu ada syafaat umum ada syafaat khusus nah syafaat umum ini didapatkan oleh seluruh manusia yang datang kepada Nabi Muhammad itu seluruh manusia di dalam hadis itu disebutkan seluruh manusia Awalin Minal Awalin Wal akhirin Apa bentuk syafaatnya disegerakan Hisab karena kalau tidak disegerakan hisab bayangkan Berapa lama diumul mahsyar itu ini syafaat umum untuk seluruh manusia agar disegerakan disegerakan hisab Karena manusia sudah tidak sanggup lagi menahan Dahsyat dan ngerinya di padang mahsyar itu kemudian ada syafaat khusus itu yang dikatakan oleh Rasulullah umati umati umatkuumatku dan yang pertama dihisab adalah umat Nabi muhammadahuaihi was cepat ya Jadi seluruh manusia itu di yaumul mahsyar mendapat syafaat dari Nabi Muhammad itu syafaat umum asyafaatul uzma tadi dan itu bentuk kemuliaan kedudukan yang tinggi yang Allah berikan kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam setelah itu ada syafaat khusus untuk umatnya dan kemudian ada lagi syafaat-syafaat berikutnya seperti yang di Anas itu Anas itu dia minta syafaat khusus makanya dia bertanya secara pribadi wahai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam di mana Saya akan menemuimu kelak di Hari Kiamat cari di tiga tempat ini Ah ini khusus dia ini karena dia yang minta dia yang bertanya ya Jadi ada syafaat-syafaat yang khusus sifatnya ada syafaat yang umum ya Bu ya Saya rasa cukup itu allahuam bawab Afwan Baik saya baca dulu pertanyaan ini itu pertanya bertanya langsung boleh yang lain juga berarti ya bukan panitia aja karena sudah dibuka Pertanyaan langsung gak yang langsung ini yang langsung tadi pakai mic Oh gitu panitia yang bacakan Baik saya bacakan dulu pertanyaan yang sampai kepada saya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustaz izin bertanya Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh apakah apabila ada yang meninggal namun belum belajar AG belajar sunah itu saat sakaratul maut berkeringat bisa Husnul Khatimah saudaraku seorang yang awam kalau dia bertauhid dan dia tidak melakukan bidah-bidah dia tunaikan yang fardu Insyaallah dia dapatkan Husnul Khatimah tidak ada masalah Walaupun dia belum ee tahu detail-detail rincian-rincian sunah itu ya Jangankan umat di zaman sekarang di zaman Nabi Muhammad saja para sahabat ada yang awam loh jadi waktu itu sahabat Muad Bin Jabal mengimami salat Isya di masjid kampungnya di masjid Banu Salamah salat Isya dia bacalah surah surah al-baqarah bayangkanqar du juz seereempat karena surah Albaqarah itu juz S juz 2 dan tiga lembar lebih setengah halaman dari juz 3 tiga lembar ya tiga lembar pas tiga lembar tiga lembar Maaf Eh ada seorang pemuda dia itu siang hari bekerja di mengurus kebunnya mengurus ternaknya jadi dia capek ketika dia tahu dia sedang salat ternyata Muad baca surah Albaqarah langsung dia keluar dari salat itu salat dia sendiri salat dia sendiri kemudian dia pergi istirahat dia mau pulang lagi sampailah setelah selesai salat Muad diceritakan oleh jemaah yang lain kepada Muad Tadi ada orang dia keluar dari salat jemaah dan salat sendiri lalu pergi apa kata kata Muad innahu munafi dia itu munafik karena muaz enggak tahu kondisinya di zaman sahabat itu kata Abdullah Ibnu Mas’ud yang tidak ikut salat jemaah biasanya adalah orang muna munafik yang sudah diketahui nifaknya nah muaz mengira itu termasuk orang itu dia enggak kenal enggak tahu itu ada yang mengatakan dia adalah Al hazam bin Ubay bin ka’ab namanya anak muda ini ada yang mengatakan Salim atau sulaim ada di situ perbedaan perawi tentang namanya perkataan muaz itu bahwa dia munafik itu sampai pula ke telinga orang ini apa gituah di zaman itu berita itu bisa seperti apalagi di zaman sekarang ya begitu cepat informasi sebar ke sana kemari ucapan seseorang langsung dikadukan ke sini He pulan Ustaz itu bilang kamu begini Hah sampai kata-kata itu kepada Mu kepada pemuda ini sedih dia Dit besok paginya Pergilah dia menemui Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam mengadu dia katakan Ya Rasulullah Inna quan namal biidina wahai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kami ini orang-orang yang bekerja dengan tangan kami siang kami sibuk di ladang mengurus kebun dan ternak-ternak kami dan muaz ini salat bersama kami semalam membaca surah Albaqarah lalu saya tidak sanggup Saya keluar dari salat kemudian saya salat sendiri lalu saya pergi Wam Ani munafik dan dia menuduh saya munafik Rasulullah Panggil Muad Sallallahu Alaihi Wasallam lalu Rasulullah katakan kepada mu muakah kamu ini membuat fitnah pula Wah mu maksudnya itu jangan beratkanat ini kalau kamuat dengan manusia menjadi imama karena di tengah mereka ada orang tua ada orang yang sakit yang lemah ada orang yang mungkin punya hajat jangan baca panjang-panjang seperti itu lalu Rasulullah tanya kepada anak muda ya Rasulullah katakan kepada dia yab IBN wahai ponaku itu panggilan untuk menghargai dia walaupun tidak ada hubungan keluarga di Arab itu biasa manggil orang ibnal anak Paman anak pamu Arya biar dia wahai anak pamu kamu kalau dalam salat apa yang kamu baca apa kata anak muda ini saya baca Alfatihah kemudian tasyahud kemudi ber sayaaca dan saya tidak pandai seperti engkau Ya Rasulullah tidak pandai seperti [Musik] Muad mu apa kata rasulullah tersenyum dengan lembut menghibur diain kami sama seperti engkau seputar itu juga yang kami lakukan Maksudnya kami juga minta surga berlindung dari neraka para ulama menjelaskan orang ini orang awam sampai dia salat aja cuma baca Fatihah tasyahud gak baca surat-surat lain Rasulullah apa ada m dengur ini orang enggak belajar sunah ini bahkan Rasulullah Enggak marah dia ketika dia keluar dari salat itu malah menasihati Muad karena dia orang awam Enggak semua orang bisa sama harus belajar gitu enggak bisa juga tersa tapi tiap kita wajib bertauhid wajib menunaikan ibadah-ibadah fardu wajib berusaha beribadah menjalankan agama sesuai dengan tuntunan Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam masalah kadar Dia berbeda-beda setiap orang ada yang ilmunya amalnya kuat ada yang lemah itu setelah itu apa kata anak muda ini lihat jadi walaupun awam seseorang bisa Husnul Khatimah juga dia berkata qimal quumu sayamu Muad man ana kalau nanti orang-orang kafir datang menyerang Madinah muaz akan tahu siapa saya lalu datanglah orang-orang musyrikin menyerang kota Madinah dalam Perang Uhud dan anak muda ini ikut berjihad dan dia gugur di medan perang tersebut Rasulullah Panggil Muad Bin Jabal ya Muad Apa kabar dan bagaimana lawan debatmu ketika itu itu lawan debatmu dan lawan debatku apa kata Muad Bin Jabal sodqallah Maha Benar Allah wbtu Ana dan saya telah dusta menuduh dia munafik wasushid dan dia mati syahid orang awal tapi karena kesalehan keikhlasan dia Allah berikan dia Syahid dan belum tentu orang yang berilmu orang yang banyak ibadah juga belum tentu kelak di Hari Kiamat kata Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ada tiga orang yang pertama akan disiksa di api neraka seorang yang di antaranya adalah seorang ahil seorang yang Allah berikan keberanian dia berperang di jalan Allah dengan gagah berani kemudian orang yang kaya yang berinfak bersedekah kemudian seorang yang Allah berikan ilmu dia hafal al-qur’an dia mengajar belajar dan dia mengajarkannya nya di hari kiamat ditanya semuanya mengaku semuanya saya berjuang di jalanMu ya Allah sampai saya mati saya bersedekah di jalanMu ya Allah saya menghafal mempelajari al-qur’an dan mengajarkannya karenaamu ya Allah semuanya Allah katakan kadabta engkau berdusta engkau berjihad agar dikatakan berani engkau bersedekah agar dikatakan Dermawan engkau mempelajari al-qur’an mengajarkannya agar dikatakan qari hafal al-qur’an dikatakan Alim dan itu sudah engkau dapatkan di dunia lalu diperintahkanlah malaikat meneretnya nauzub jadi walaupun awam selama dia bertauhid ikhlas dan dia tidak melakukan kesyirikan tidak juga melakukan Doa doosa apa namanya bidah-bidah besar mungkin dia hanya ikut-ikut bidah-bidah kecil karena dia enggak paham belum tahu Insyaallah juga akan mendapatkan Husnul Khatimah Jika Allah menghendakinya mudah-mudahan kita semuanya mendapatkan Husnul Khatimah pertanyaan yang selanjutnya Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Apakah ketika sudah bertaubat dari dosa tetap akan disiksa di neraka atas perbuatan dosa tersebut walaupun sudah bertobat orang yang bertobbat dari dosa maka dia seperti orang yang tidak punya dosai ada diriwayatkan hadis sanadnya dikritisi oleh Sebagian ulama tapi maknanya sahih orang yang bertaubat dari dosai seperti orang yang tidak punya dosa bersih dihapuskan oleh Allah subhanahu wa taala datanglah sahabat Amru bin as radhiallahu anha menemui Rasulullah Sallallahu Alaihi wasall dia ceritakan sebelum Islam dia punya dosa yang banyak melakukan kesyirikan dan lain segala macamnya dia takut apa kata rasulullah Apakah engkau tidak tahu wahai Amru bin As in is Islam itu menghapuskan dosa-dosa sebelumnya dan orang yang tobat sungguh-sungguh tbatan nasuhah tbatan nasuhah kepada Allah Allah Hapuskan dosanya kalau sudah bertobat dosa dia hapus dia tidak akan diazab lagi dengan dosa itu Tapi kalau dia lakukan dosa yang lain maka dosa yang lain itu dia harus bertobat juga kalau tidak maka dia bisa diazab bisa juga diampuni oleh Allah subhanahu wa taala itu masiatullah kehendak dan wewenang Allah subhanahu wa taala semata kita dianjurkan untuk membangunkan keluarga untuk tahajud sebagai salah satu golongan yang akan diberi naungan untuk bangun sendirian dan sujud zikir sendirian sebagai amal yang tersembunyi pertanyaannya Manakah yang lebih utama menganjurkan dianjurkan membangunkan salat tahajud itu tidak terus-menerus ya Rasulullah tidak setiap malam membangunkan istrinya untuk salat tahajud ada waktu-waktu yang beliau memang salat sendiri saja dan itu banyak dalil- Dalil yang menunjukkan itu seperti hadis Aisyah radhiallahu anha suatu malam Aisyah terbangun Ternyata dia tidak mendapatkan Rasulullah di sampingnya muncul kecemburuannya perempuan karena Rasulullah tidak ada di sampingnya dia raba-raba karena kan gelap tidak ada lampu kalau malam dimatikan lampu dia raba-raba terabalah kepala Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sedang sujud Aisyah berkata Wahai Rasulullah engkau berada di satu Lembah kami berada di lembah yang lain Rasulullah sibuk beribadah kata dia sementara dia lain pula Nah di situ menunjukkan bahwa ee Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak membangunkan istrinya atau Rasulullah salat dahulu sendiri setelah itu bangunkan istrinya bisa juga seperti itu di dalam kesempatan lain Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam salat malam Aisyah tidur di depan dia ketika sujud maka dia colek kaki Aisyah agar Aisyah melipat kakinya dan Rasulullah bisa bisa sujud nih Aisyah tidur Rasulullah salat karena Rasulullah itu kan salatnya panjang tapi di lain waktu Rasulullah juga membangunkan istrinya di kesempatan lain membangunkan Ali Bin Abi Thalib Fatimah bahkan diketok-ketok pintu rumah mereka supaya bangun salat pernah juga di dalam hadis Bukhari Rasulullah waktu itu Ibnu Abbas yang menceritakan Ibnu Abbas nginap waktu itu umurnya masih 89 tahunan dia nginap di rumah Rasulullah di rumah Maimunah Maimunah itu bibinya Ibnu Abbas bibinya Abdullah bin Abbas dan istri Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam malam itu dia nginap di situ satu bantal tiga mereka Rasulullah dan Maimunah sebelah sini ee Ibnu Abbas sebelah sini Ibnu Abbas ini dia berkata kepada bibinya wahai Bibi nanti malam kalau Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bangun Bun dia ingin lihat salatnya Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam namun begitu Ibnu Abbas dia berusaha untuk tidak tidur Kenapa dia takut nanti tidak sempat atau tidak terbangun dia ingin belajar bagaimana sih salatnya Rasulullah kalau di malam hari salat tahajudnya salat malamnya maka setelah mereka berbincang-bincang setelah salat Isya Rasulullah pulang ke rumahnya bersama Ibnu Abbas Lalu bincang-bincang lalu mereka tidur Ibnu Abbas pura-pura tidur dia Dia sendir Cerita apa kata dia dia mendengar kedesah kalau orang sudah tidur itu kan napas agak berat tarikan napas Rasulullah Sallallahu Al wasallam setelah berlalu setelah masuk sepertiga Malam Terakhir Ibnu Abbas masih belum tidur dia pura-pura tidur Rasulullah tahu dia pura-pura pura-pura tidur Kemudian Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bangun dari tidurnya duduk lalu Rasulullah mengusap-ngusap matanya menatap ke langit dan beliau membaca iniq swatiardah Ulil Albab dan seterusnya sampai akhir surat Ali Imran itu dia baca lalu dia menoleh kepada Ibnu Abbas dia katakan anama ghulayim ghulayim itu bentuk taskir bentuk kecil dari gulam Hei Bocil gituah bocah kecil sudah tidur belum Rasulullah menggoda dia tahu tapi Ibnu Abbas diaat iu dia takut dia akan ketahuan kemudian Ibnu kemudian Rasulullah bangkit ini semua diceritakan oleh Ibnu Abbas dia ngintip dari matanya lalu Rasulullah bangun pergi ke mengambil air ada kantong air dulu itu ada kantong air girbah terbuat dari kulit ya gerabah kata orang dari girbah digantung di dinding Rasulullah ambil di situ Rasulullah cuci mulutnya kemudian Rasulullah berwudu setelah selesai Rasulullah pun salat ketika Rasulullah sudah Takbiratul Ihram cepat-cepat bangun Ibnu Abbas bangun dia Ibnu Abbas dia lakukan seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dia usap-usap matanya kemudian dia menatap ke langit lalu dia baca ayat itu kemudian dia ikuti berwudu seperti wudu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam lalu dia salat berdiri di samping kiri Rasulullah salah dia maka Rasulullah megang telinga dia pelan-pelan ditarik oleh Rasulullah ke kanan dipindahkan ke kanan dibetulkan dikoreksi oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam salatlah mereka berjamaaah Rasulullah tidak membangunkan dia tapi Rasulullah tahu Ibnu Abbas itu akan bangun nah dalam salat itu Ibnu Abbas bercerita karena dia tidak tidur semalaman kan dia ngantuk itu kadang-kadang dia ngantuk maka Rasulullah pencet-pencet telinga dia supaya dia tidak tidur salat nah begitu kasih sayang Rasulullah agar anaknya enggak tidur dan ikut salat bersama dia Jadi ibu kita dianjurkan tapi tidak selalu juga ya Lihat kondisi dan keadaannya itu satu kemudian tidak mesti harus berbarengan Anda bisa salat duluan setelah itu doa bangunkan setelah itu suami begitu juga suami agar apa agar anda doanya barangkali ada doa yang rahasiakan dari istri kan ada bapak-bapak yang doanya dirahasiakan Nanti istrinya pura-pura tidur mendengarkan doanya bahaya ini doanya ini allahuam Baik Pertanyaan selanjutnya Oh ini tadi duluan ini Oh iya silakan Waalaikumsalam warahmatullah w Amin baik jadi ee dibukakannya diperlihatkannya catatan amalan dan dibagikannya kepada manusia itu sebelum Sirat itu sebelum Sirat Nah itu setelah dikumpulkan di Yaumil mahsyar itu itu saat Hisab ya saat dihisab dan itu dibagikan satu persatu dipanggil dihadapkan kepada Allah subhanahu wa taala kata hadis e muslim dari Ibnu Umar tidak ada penterjemah antara Allah dengan hamba ketika itu langsung Allah berbicara kepada dia ketika itu tidak bisa lagi berdusta itu terjadinya sebelum Sirat allahuam bawab ada lagi yang dari akhwat I Iya pertanyaan yang bagus ini salah satu kejadian di Yaumil mahsyar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Iqra albaqar wa ali imr fainnahumatiani kaahumaatan bacalah Albaqarah dan Ali Imran sesungguhnya keduanya datang kerak di hari kelak di hari kiamat Yaumul Mahsyar laksana dua awan mereka akan menjaga melindungi orang-orang yang membaca dan mengamalkannya ini keutamaan surah al-baqarah dan Ali Imran dan hadis itu sahih Nah apakah sama dengan naungan yang di bawah Arsy Allah beda jadi tetap dapat naungan mereka dapat berteduh Tapi itu bukan di bawah Arsy Allah itu Allah jadikan Albaqarah itu datang seperti laksana awan jadi menghalangi panas terik matahari yang didekatkan ketika itu sehingga orang ini ahli-ahli Surah albaqar dan Ali Imran itu dijaga oleh awan itu dan mereka menghijabnya allahuam bisawab saya baca dulu pertanyaan yang di depan ya Asalamualaikum Ustaz Waalaikumsalam warahmah Bagaimana kondisi orang-orang yang melalaikan meninggalkan salat selama di dunia Ustaz doakan Ana dan keluarga semoga termasuk orang-orang istikamah dalam menjaga salat kondisi orang-orang yang melalaikan meninggalkan salat selama di dunia jadi orang yang meninggalkan salat atau melayikan salat itu ada yang meninggalkan salat sama sekali tidak salat sama sekali Nah ini yang paling berbahaya bahkan tidak sedikit dari ulama yang menegaskan orang yang tidak salat sama sekali itu jatuh kepada kekufuran murtad keluar dari agama ini pendapat yang paling kuat orang-orang yang tidak salat sama sekali karena Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menegaskan di dalam hadisnya alahdulladzi bainana wa bainahum asalah perjanjian antara kita dan mereka adalah Apabila mereka meninggalkannya atauang Siapa yang meninggalkannya maka diaelah ini kemudan juga rasahaii was kirikan dan kekufuran itu adalah salat itu pembatasnya siapa yang meninggalkannya dia jatuh kepada kafir maksud meninggalkan memang tidak salat sama sekali Nah kalau dia sudah terhitung kafir dia dikumpulkan bersama orang-orang orang-orang kafir tidak ada lagi yang bisa memberi dia syafaat kelak di Hari di hari kiamat yang kedua dia Salat tapi ke istilah kita bolong-bolong kadang dia tinggalkan karena malas tapi kadang dia lakukan juga atau dia salatnya dia tunda-tunda ta t tunda nah yang seperti ini ini berdosa sangat besarwailil Musin kata Allah subhanahu wa taala allina humatihim sahu neraka wail bagi orang-orang yang salat Maksudnya orang-orang yang lal dalam salatnya termasuk melalaikan salat itu salatnya bolong-bolong dan itu terancam azab yang sangat keras di neraka tapi tidak jatuh kepada kekafiran ya Jadi ini ada perbedaannya Semoga Allah subhanahu wa taala menjadikan kita dan anak keturunan kita orang-orang yang menjaga salat Amin ya rabbalamin pertanyaan yang selanjutnya di antara golongan yang mendapat naungan adalah dua orang yang mencintai karena Allah apakah bisa juga antara suami dengan istri ya bagaimana niatnya pasangan kita saling mencintai karena Allah niat kiat agar pasangan kita saling mencintai karena Allah agar saling mencintai karena Allah maka jadikan tol ukur cinta kita itu adalah ketakwaan kepada Allah ketika suami terjerumus dosa mengajak dosa jangan patuhi tapi nasihati dia dan Ingatkan ketika istri salah dan keliru melanggar agama Allah jangan pula karena cinta alasannya dan Sayang enggak tega takut nanti dia akan meninggalkan saya Istri saya cantik dan ini kaya misalnya Wah nanti meninggalkan saya gimana akhirnya biarkan ajaal gak usah dinashati gak usah ditegur gak usah diingatkan ini bukan cinta karena Allah ini cinta buta cinta berlumur dosa cinta karena Allah itu cinta dunia akhirat kita ingin orang yang kita kita cintai selamat dunia akhirat makanya ketika dia khilaf ketika dia salah ketika dia tergelincir kita nasihati kita Ingatkan kita raih tangannya kita bawa lagi ke jalan yang yang lurus agar bisa selamat dunia dan akhirat begitu juga kita cinta kepada anak kita orang tua karena cinta alasannya sayang kepada anaknya anaknya minta hand an belum belum Waktunya belum usianya belum bisa bertanggung jawab dikasih Minta paket dikasih pakai internet bebas dikasih dikasih alasannya ya gimana lagi nanti kalau tidak diberi Dia ngamuk dia begini kita sayang sama dia nah ini cinta yang berlumur dosa Bukan cinta karena Allah anak tidak salat tidak marah tidak ada bentuk sanksi dan hukuman kepada anak atau anak melakukan dosa begitu juga terhadap yang lainnya teman dan sahabat kita cinta karena Allah itu cinta agar saudara-saudari kita itu selalu berada di Jalan Ustaz apakah termasuk anak durhaka apabila seorang anak lebih mementingkan kebutuhan istri dan anaknya daripada orang tuanya yang sudah tua dan tidak punya penghasilan dalam kurung seorang ibu mohon nasihatnya Ustaz seorang ibu kalau suaminya Ayah kita sudah meninggal itu mutlak tanggung jawab anak laki-lakinya tidak ada alasan saya enggak enak Ustaz istri saya enggak terima enggak bisa istri anda kalau dia tidak terima ibu anda apakah di akhirat istri anda akan bisa menyelamatkan anda memberikan syafaat tidak yang akan menjadi Pintu Surga itu adalah ibu itu nanti maka enggak boleh beralasan misalnya tanggung jawab saya kepada anak dan istri saya berat saya enggak bisa bantu ibu saya ibu itu Ayah sudah meninggal Dia sebatang Karah misalnya gak ada lagi yang mengurusnya ini durhaka bahkan kalau seandainya sang istri tidak terima saya kalau ibu kamu bawa sini untuk kita urus saya pulang ke rumah orang tua saya maka ketika itu nasihati dia ingatkan dia kepada Allah ingatkan dia agar bertakwa cari orang yang bisa menasihati kalau tidak bisa berubah juga pilih Surgamu anak-anak dan istri adalah ujian harta adalah ujian Allah sebutkan itu di dalam al-qur’an maka tetap orang tua yang harus didahului apalagi seorang wanita itu mutlak anak-anaknya Oh ada abang saya Ustaz ada adik saya Kami kan banyak bisa yang lainnya masalah kewajiban Bakti kepada orang tua itu bukan masalah berganti-gantian tugas Ini masalahnya masuk surga Apakah anda mau ganti-gantian masuk surga enggak mungkin ya abang ajaal dulu masuk surga kan enggak mungkin setiap kita pasti ingin kita masuk surga begitu juga Mas masah orang tua ini itu perlombaan bukan masalah tugas giliran tidak kalau perlu biar kita seterusnya ini jaminan kunci surga kita ini sebagian orang kan begitu kalau orang tuanya sakit kan dia malah lagi capek kamu ajaalah lihat aja ya saya besok aja tengok dulu waktu atau ini ada tugas ada kewajiban ada ini segala macam seolah-olah ke surga itu bisa gti-gatian engak bisa jadi perhatikan itu wahai saudaraku yang bertanya pahamkan kepada istri tanamkan kepada dia pemahaman kelak kita punya anak-anak juga kita mengharapkan bakti anak-anak kita kepada kita dengan kita berbakti kepada ibu kita itu dengan sendirinya kita wariskan akhlak itu sifat itu bakti itu kepada anak-anak kita yang kelak di masa kita tua anak akan memperlakukan kita seperti kita memperl lakukan orang tua kita saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat baik ada lagi pertanyaan ya ini terakhir ya Iya Afan ketika seorang dokter misalnya akan melakukan operasi dan itu mengharuskan mengharuskan misalnya bagian yang mau dioperasi itu di bagian atau nanti akan terganggu aktivitas operasi kan itu bisa saja ya kalau memang dokter yang ahli mengatakan itu harus untuk proses operasi itu maka itu tidak mengapa itu kondisi darurat darurat itu membolehkan sesuatu yang terlarang sesuai dengan kebutuhannya ada kaidahnya adoruratu tubihul mahdurah kaidah dalam fikih kondisi darurat itu membolehkan menjadikan perkara yang terlarang itu menjadi mubah tapi tetap juga darurat itu diukur dengan kadar kebutuhan dan hajatnya tidak boleh berlebih-lebihan maka tentu di situ dokter yang paling paham dan engkau Insyaallah tidak berdosa kalau dilihat dari pertanyaan dan cerita di pertanyaan itu menunjukkan kondisi sudah parah karena kondisi suami sudah tidak sadar lagi waktu dicukur dia sudah dalam keadaan tidak tidak sadar berarti mungkin dokter memang sudah penuh butuh penanganan cepat Adapun Berhasil tidaknya operasi dokter kan hanya berusaha semuanya ada di tangan Allah subhanahu wa taala jadi Insyaallah kalau kondisinya memang darurat itu Insyaallah tidak berdosa allahuam bisawab saudara-saudari kaum muslimin dan muslimat berbicara tentang hari kiamat itu berat karena seringki kita berbicara tentang hari kiamat dahsyatnya Setelah itu kita masih sanggup tertawa-tertawa Itulah sifat manusia tetapi setidaknya ini salah satu upaya untuk melembutkan hati kita berikutnya tugas masing-masing tadi silakan masing-masing perkuat keimanan khususnya iman kepada yaumul akhir karena di akhir zaman yang penuh dengan fitnah-fitnah syubhat dan syahwat ini keimanan kepada yaumul akhir keyakinan bahwa kita pasti mati dihisab dibangkitkan kemudian juga di sana ada surga dan neraka itu akan membantu kita untuk tetap istiamah dan cepat sadar ketika kita Kiru dan tergelincir mudah-mudahan kita istikamah hingga akhir hayat kita amin ya rabbal alamin dan mudah-mudahan kita dimudahkan kelak di Hari Kiamat wasallallahu wasallam ala nabiina Muhammadin walhamdulillahiabbil alamin subhanakallahumma wabihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astagfiruka wa atubu ilaik asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] [Musik] donasi pendirian rojet
Ustadz Abu Zubair Al-Hawaary, Lc., M.A. -Dahsyatnya Padang Mahsyar
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply