menyebar cahaya sunah Alhamdulillah Roja TV saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah Hamdan katiron thiban mubarakan f k yuhibbubuna ward asadua ilahaillallah wahdahu syarikalah wa asadu Anna muhammadan abduhuasulma ba Islam aakumullah para pemerhati rja di mana pun anda berada Alhamdulillah di kesempatan pagi hari ini seperti biasa kita akan ikuti bersama kembali kajian ilmiah yang disiarkan secara langsung dari pembahasan rutin pembahasan Parenting mengenai remaja diambil dari buku Ada apa dengan remaja sebuah buku disusun oleh Al Ustaz Abu hissan almaidani hafahullah Dan disampaikan langsung oleh Beliau di kesempatan setiap Selasa pagi ini dan masih melanjutkan pembahasan ee mengenai menciptakan lingkungan yang berdasari cinta dan kasih sayang bagi anda para pemerati Roja sekalian yang ingin ee bertanya setelah materi ini silakan Anda bisa mengirimkan pertanyaannya melalui layanan pesan Whatsapp di nomor 0819896543 baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Al Ustaz kami persilakan wabarakatuh alhamdulillah nahmaduhu waastainuhu wa nastagfiruh wa naudzubillahi Min syururi anfusina waiati Amalina May yahdihillah Fala mudillalah Wam yudlil Fala hadiyaalah asadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh ya ayyuhalladzina amanu ittaqulah haqqa tuqatih wala tamutunna illa Wa Antum muslimun Amma ba’du para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah pertama kita bersyukur k Allah subhanahu wa taala Pagi ini kita bisa bertemu kembali masih melanjutkan pembahasan yang kita angkat dari buku Ada apa dengan remaja kita masih berbicara tentang bagaimana menciptakan lingkungan yang positif bagi anak yaitu lingkungan yang didasari atas cinta dan kasih sayang ada beberapa poin yang sudah kita e bahas di sini terakhir kita menjelaskan satu poin yaitu anak akan mencintai kita jika kita suka memaafkan kekeliruannya atau mudah memaafkan memahami kesalahannya dan memberinya kesempatan ya manusia perlu ruang dan perlu diberi kesempatan Ya Allah subhanahu wa taala saja memberikan kesempatan bagi manusia ya maka Allah Ajak kita untuk ee Taubat memperbaiki diri melakukan Islah ya demikian pula anak-anak kita mereka perlu dikasih ruang mereka perlu dikasih kesempatan dan tentunya ya ini ee memerlukan ya Ee dada yang dipenuhi dengan rasa Maaf ataupun yang dipenuhi dengan kemaafan memaafkan ya walaupun kadang-kadang ee itu menyesak Di Dada ya kesalahan-kesalahan anak ya kadang kala itu membuat orang tuanya ee kesal jengkel marah ya namun itu bisa diredam ya dengan memberi Maaf kita bisa menahan emosi kalau kita memberi Maaf tapi kalau maaf saja tidak ada maka susah untuk bisa menahan emosi demikian juga memahami kesalahannya ya anak tentunya kadang-kadang berargumentasi beralasan dengan kesalahan atas kesalahan yang dia lakukan Jangan antipati dan langsung menyanggah atau mematahkan argumentasinya walaupun salah tapi kita perlu memahami ya ya karena setiap masalah itu perlu dicari akarnya sebabnya enggak ada api Enggak ada asap kalau enggak ada apinya kadang Kala orang tua enggak mau memahami kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh anak sehingga ia tidak tahu bagaimana mengatasinya bagaimana menyelesaikan masalah ya Kalau bisa kita menyelesaikan masalah itu tanpa mendatangkan masalah yang baru ya Nah maka perlu ya kita memahami kesalahan orang supaya kita bisa memberikan toleransi kepada mereka ya dan juga memberinya kesempatan tadi peluang ya Nah ini sangat membantunya untuk bisa memperbaiki kesalahan ya untuk bisa memperbaiki kekeliruannya Itu poin yang terakhir yang kita bahas kita akan lanjutkan poin berikutnya adalah anak akan menyintai kita jika kita suka terlibat dengannya dalam hal-hal yang disukainya misalnya permainan hobi ya manusia punya hobi ya anak juga punya kecenderungan untuk menyukai sesuatu ataupun hobi terhadap sesuatu nah dia akan suka ya apabila kita mau terlibat bersamanya di dalam hal-hal yang dia sukai ya hobinya misalnya dan juga apabila kita mau mencairkan suasana itu dengan canda ya bercanda itu boleh nabi mengatakan inni laamzah walakin la Sesungguhnya aku juga bercanda tapi aku tidak mengatakan kecuali yang benar ya ini sudah kita bahas sebelumnya ya bahwa ada kalanya W momen-momen tertentu kita gunakan untuk ya Bercanda ya untuk mencarikan suasana nabi juga bercanda sehingga para sahabat bertanya kepada nabi ya rasul Apakah kamu bercanda juga Nabi mengatakan Iya aku bercanda juga cuma aku tidak mengatakan kecuali yang benar itu batas-batas yang harus kita perhatikan dalam bercanda yaitu kita tidak keluar dari koridor Alhaq kebenaran ya jadi canda yang tidak mengandung dusta kebohongan ya dan canda yang tidak mengandung unsur-unsur penghinaan ataupun ee pelecehan ataupun sikap merendahkan orang lain atau membuat malu orang lain dan manusia perlu itu ya ya karena tidak mungkin juga kita terus dalam kondisi yang ketat ya tidak ada keluusan ya Nah canda ini akan mencairkan suasana yang kaku mungkin ya maka kita cairkan suasana itu dengan bercanda dan juga terlibat dalam hal-hal yang dia sukai kadang-kadang orang tua memaksakan apa yang dia sukai terhadap anak sementara anak tidak suka ya itu kan hobi ayahnya mungkin hobi orang tuanya bukan anaknya anak mungkin punya kecenderungan atau hobi yang lain nah ini Tentunya si anak juga kurang antusias dia merasa terpaksa melakukan sesuatu yang mungkin tidak dia sukai juga karena tidak sejalan dengan hobinya Nah adaakanya ya kita orang tua ya mengikuti apa yang disukai oleh anak ya hobi yang kita maksud ini hobi-hobi yang ya tentunya ya tidak e keluar dari ee koridor syariat ya Nah ya kadang kala ada masanya ada momennya orang tua yang mengikuti ee apa di Minati ya yang digemari oleh anak ya Misalnya anak ee menggembari satu olahraga misalnya ya maka orang tua di sini ya mengalah mengikuti ya apa yang menjadi kecenderungan dan kesukaan anaknya Nah demikian kadang kala yang terjadi sebaliknya anak dipaksa untuk mengikuti apa yang menjadi minat dan EE hobi orang tuanya ya Nah ini akan membuatnya Ya senang dan suka kepada kepada kita dia akan mencintai kita menyayangi kita dengan itu ya hal yang sederhana Sebenarnya ya manusia itu ada kecenderungan untuk menyukai sesuatu Nah kalau ya kita mendukungnya men-supportnya maka dia akan merasa ya orang ini peduli dengan saya atau perhatian dengan saya dengan dirinya begitu pula yang ada pada diri anak ketika orang tua ya ikut terlibat dalam hal-hal yang disukai oleh anak ya Nah Nah di sini kita mengkritisi sikap sebagian orang tua yang cuek bahkan terlalu cuek ya Bahkan mematahkan misalnya anak suka sesuatu ya olahraga B lalu dipatahkan ah itu enggak ada manfaatnya itu enggak ada gunanya itu gini gitu ya hanya karena dia enggak suka dengan itu dengan yang disukai oleh anak itu atau juga karena ya dia tahu konsekuensinya kalau diikuti ya dia harus keluar biaya juga ya Nah demikian jadi banyak juga orang tua yang mentahkan anaknya dengan cara seperti itu wah itu enggak perlu gitu ini itu tapi herirannya atau ya lucunya ini perkara yang sangat Naif ketika orang tua itu ya mengikuti hobinya ya ya kata-kata itu enggak keluar ya si anak akan menyaksikan itu kalau hobi anak dikatakan Wah enggak perlu itu itu buang-buang uang misalnya atau buang-buang waktu tapi si anak suka begitu ya Nah ketika orang tua melampiaskan hobinya kata-kata seperti itu kan enggak keluar si anak cuma melihat aja Wah ya orang tuanya ya melampiaskan hobinya kan begitu ya Nah itu kan mau menang sendiri namanya orang tuanya ya Nah para pemerhati raja kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah ya Sekali lagi ee seorang ayah dan bunda ayah ibu itu adalah melayani anaknya bukan anak melayani orang tua kadang-kadang kita salah dalam konsep berbakti sama orang tua ya anak kecil dituntut untuk berbakti kepada orang tua seperti orang dewasa ini kadang-kadang ada miskonsepsi juga dan mispersepsi juga Apakah seperti itu ya susah ya kita mengharapkan anak bisa berbakti sama orang tuanya sementara dia masih bocah atau remaja makhluk yang masih belum sempurna masih banyak labilnya ya ya lalu kita tuntut seperti itu banyak orang tua yang menuntut anaknya untuk berkhidmat untuk orang tua lalu disorong-soronglah para Ustaz guru-guru untuk bicara sama anak berbakti samaama orang tua berbakti samaama orang tua Iya anak itu paham tapi dia belum ngerti ini yang harus dipahami oleh orang tua ya itu yang harus dipahami oleh orang tua Jangan menuntut terlalu banyak ya Nah Bahkan sebaliknya sebenarnya di usia anak seperti itu orang tua yang harus berkhidmat untuk anaknya e khidmat orang tua untuk anak adalah mendidiknya dengan baik Sabar menghadapinya ya meletakkan asas-asas ya akhlak mulia ya hal-hal yang berkaitan dengan ee agamanya iman nya ibadahnya e di situlah peran orang tua berkhidmat untuk anaknya yang masih kecil Ini ya Bukan sebaliknya orang tua yang menuntut dengan tuntutan yang kadang-kadang terlalu besar dan tidak sejalan juga dengan usia si anak anak belum ngerti apa-apa dia wah lalu di ee cekoki dengan apa Wah kamu harus berkhidmat sama orang dia juga bingung si anak ini baru kemarin hidup di dunia dia belum begitu paham Bagaimana apa yang yang namanya kebaktian itu kebaktian kepada orang tua itu dia belum sepenuhnya paham walaupun kita omongi ya nah jadi konsepnya itu berbakti sama orang tua itu ketika kita sudah dewasa orang tua sudah tua Renta nah di situlah ya hakikat kebaktian yang sebenarnya kalau anak itu berbakti sama orang tua maka bunyi ayatnya jugaal Kibar ya ketika orang tua itu ya sudah melanjut usia di situlah seorang anak dituntut untuk betul-betul berbakti dalam artian yang sesungguhnya dan sebenarnya kepada orang tuanya di situlah akan nampak siapa anak yang berbakti Siapa yang tidak karena ya itu biasanya umur-umur 40 tahun ke atas ya kita mendapati orang tua kita mungkin 60 tahun ke atas ya Biasanya seperti itu ya Nah di situlah ya E seorang anak itu betul-betul dituntut untuk berbakti kepada orang tuanya kalau dia dapati orang tuanya nah nabi juga mengatakan ya sungguh celaka Rima ANF Rima ANF rogima ANF sungguh sangat celaka sangat merugi ya orang-orang yang mendapati kedua orang tuanya Alal Kibar saat sudah tua Renta salah satu atau keduanya namun dia tidak dapat masuk Surga Kenapa Karena itulah dia momennya untuk berbakti sama orang tua maka kalau Pelajaran berbakti sama orang tua itu bukan kepada bocah Sebenarnya ya walaupun mereka perlu tahu tapi ini pelajaran yang harus disampaikan kepada orang-orang gede ini manusia manusia-manusia dewasa ini ini itulah momen mereka sebagai anak kalau mau berbakti sama orang tuanya itulah kesempatan untuk meraih surga ya itu konsep berbakti sama orang tua sebenarnya Tapi kan banyak orang-orang sekarang berasumsi Wah pelajaran berbakti sama orang tua itu ditekankan kepada anak kadang-kadang kita dipaksa lagi untuk bicara Ustaz tolong bicara kepada anak-anak bocah-bocah kecil tentang berbakti sama orang tua ya enggak jadi masalah juga cuma jangan Berharap terlalu banyak ini Terbalik ini justru kalau kita disuruh berbicara tentang berbakti sama orang tua yang di depan kita tuh harusnya orang-orang yang sudah dewasa ya Nah di situlah mereka betul-betul dituntut untuk tahu bagaimana cara berbakti kepada orang tua sabar menghadapi orang tua agak aneh Kak kalau misalnya kita bicara sama anak bocah kecil bahkan remaja supaya sabar menghadapi orang tua gitu ya agak aneh itu sebenarnya ya justru kepada orang-orang gede inilah ya Ya mungkin 30 40 tahun ke atas kita bicara Bagaimana bisa bersabar menghadapi orang tua yang sudah renta sudah tua itu konsep berbakti kepada orang tua itu momennya berbakti sama orang tua bocah-bocah disuruh sabar sama orang menghadapi orang tuanya ini kan kebalik justru sebaliknya orang tua yang harus sabar menghadapi bocah menghadapi remaja nah begitu tapi ya demikianlah ya Nah orang tua menyekolahkan anak agar anak berbakti sama orang tua ya itu mungkin harapan orang tua ya tapi Sekali lagi saya katakan di sini Jangan berharap terlalu banyak kepada seorang bocah kepada seorang remaja ujung-ujungnya kalau ee dia melakukan hal yang tidak berkenan kita marah-marah ya Nah kita menodongnya kamu harus jadi anak yang berbakti sama orang ya akal mereka itu belum nyampai dia lihat orang tuanya masih strong masih kuat kan begitu ya Lalu gimana caranya begitu ya nah dia dia pun bingung itu ya Nah demikian jadi justru sebaliknya kalau kita mau berkhidmat untuk anak anak pasti akan hormat sama kita tanpa dia disuruh-suruh untuk kamu tua ya kita tunjukkan aja khidmat kita untuk anak gimana sabar kita menghadapi mereka ya itu secara otomatis mereka akan respek sama orang tuanya nah berbakti sama orang tua itu lebih ditekankan Dan ini menjadi hal yang sangat penting bahkan ini penentu orang itu dapat surga atau tidak kata nabi celaka dia kalau dia dapat momen itu dia enggak dapat surga yaitu apa ketika orang tuanya sudah tua Renta ya Dan Dia adalah seorang anak yang dituntut untuk berkhidmat kepada orang tua itu masanya itu jangan sebaliknya ya ya Nah demikian ya jangan kehilangan momen itu maka nabi mengatakan rugi itu orang yang mendapatkan momen itu dia dapati orang tuanya sudah tua Renta perlu khidmat anak-anaknya lalu mereka menghilang semua ya ada yang Enggak sabaran menghadapi orang tuanya yang tua betul-betul harus sabar di situlah makna sesungguhnya dari berbakti kepada orang tua di situlah akan terlihat siapa anak yang berbakti Siapa yang tidak kan begitu ya Siapa yang enggak mau peduli dia kan begitu nah ujung-ujungnya berakhirlah Nasib orang tua itu di Panti Jompo kan begitu wallahu waam baawab nah jadi itu yang harus kita ee apa namanya ya kita pahami dengan benar jadi orang tua itu harus menyiapkan dirinya sebagai khadim melayani melayani anak itu masanya ya Kita sebagai orang tua melayani anak itu ya pada saat mereka kecil-kecil gitu bocah-bocah itu remaja apalagi remaja perlu ditangani dengan baik ya kita berkhidmat untuk mereka karena itu masa kita mengarahkan dan mengembangkan apa yang ada pada diri mereka berupa potensi potensi positif yang bisa diarahkan dikembangkan ke arah yang positif pula di situ perlu orang tua itu jangan orang tua sibuk narasinya Oh kamu anak harus jadi berbakti sama orang tua tapi dia sama sekali tidak mau berkhidmat untuk anaknya enggak mau sabar juga sedikit-sedikit marah-marah kan begitu ya enggak mau diganggu ya cenderung egois ya ya mengikuti apa yang dia sukai aja membebani anak dengan target-target demi prestis orang tua Nah ini kan boleh dikatakan kejam Sebenarnya ya kepada anak Iya ini boleh dikatakan kejam secara tidak langsung ya kalau seperti itu sikap orang tua ya Nah demikian ya ada masanya nanti kita berharap dan menanti khidmat anak kita tapi itu nanti ya ketika kita mungkin dikasih umur yang panjang sama Allah subhanahu wa taala anak-anak kita juga sudah dewasa itu masanya mereka berkhidmat untuk orang tua mereka ya wallahuam bisawab Seperti kata pepatah kamu hanya memanen apa yang kamu tanam Barang siapa yang menabur angin dia yang menuai badai ya Nah anak itu tumbuh di atas apa yang ditanamkan oleh pendidiknya itu orang tuanya ya wallahuam bissawab nah Itu poin yang berikutnya ya kita lanjutkan anak akan mencintai kita apabila kita selalu ingat momen-momen yang disukainya ya Ee kebersamaan dengan seseorang itu pasti ada momen-momen bahagia yaen momen-momen indah yang EE enak Untuk Dikenang gitu ya enak untuk diingat gitu ya indah untuk di dikenang itu memori namanya Algi bersama anak momen-momen bersama anak Nah jadi orang tua itu jangan kehilangan momen bersama anak ya karena itu akan dikenang oleh si anak Apalagi kita ya Ee selalu mengingatnya ya momen-momen bersama anak ya itu hal yang indah orang tua itu jangan kehilangan momen bersama anaknya apalagi anaknya itu masih bocah ya bisa dikatakan di bawah 20 tahun lah ya Karena itu adalah masa bocah dan remaja di atas itu dia mungkin sudah menjadi manusia dewasa sudah mulai menjalani meniti kehidupannya sendiri ya H tapi di bawah itu mereka ya perlu ya Ee kebersamaan dengan orang tuanya dan ini adalah hal yang ya kita katakan ee mendatangkan bahagia ya di hati anak ya Nah dan kalau kita juga mengingat masa-masa nostalgi yang indah gitu ya kita juga merasa senang ya dan ingin mengulanginya lagi sebenarnya Tapi walaupun kadang-kadang kesempatannya sudah enggak ada tapi itu adalah kenangan manis nah Orang tua harus seharusnya ya banyak-banyak menciptakan momen-momen indah yang yang ya momen-momen ya menyenangkan yang indah Untuk Dikenang ya Nah ada ya anak itu dia tidak punya momen apapun tidak punya kenangan apapun tidak punya nostalgi apapun dengan anaknya begitu ya Ya mungkin karena meninggalkan anaknya dalam waktu yang lama kan begitu ya ya Jadi tidak ada kenangan yang bisa diingat di situ ya atau orang tuanya sibuk dan hampir tidak ada waktu untuk membersamai anak ini rugi sebenarnya Apalagi anak-anak itu masih bocah itulah masa kita bermain-main dengan mereka ya menciptakan momen-momen yang indah bersama mereka ya Nah demikian ya manusia itu punya perasaan bukan anak kita bukan robot ya ya Dia adalah manusia yang punya perasaan punya hati punya ingatan juga Nah maka salah satu cara orang tua untuk bisa mengambil hati anaknya dan supaya anak itu selalu ingat dan dekat dengan orang tuanya adalah menciptakan momen-momen bahagia yang itu nantinya Indah Untuk Dikenang ya Maka jangan lewatkan itu ini kadang-kadang banyak orang tua terutama Ayah yang menghabiskan waktu bersama teman-temannya ya dari Senin sampai Jumat 9 to5 istilahnya dari pagi sampai petang ya sibuk kerja mungkin itu bisa dimaklumi dia bertugas mencari nafkah bolehlah ya tapi weekend Istilahnya ya Sabtu Ahad di mana mungkin dia libur dia juga tidak memberikan waktu itu untuk anak mungkin Sibu ya menggeluti hobinya teman-temannya ya pergi ke sana ke bersama teman-temannya bukan enggak boleh tapi kalau itu selalu maka enggak ada praktis enggak ada ya momen bersama anak ya Kesempatan untuk membersamai anak enggak ada lagi itu apalagi orang tua yang memang melemparkan anaknya ke pondok itu ya maka ya sama sekali enggak ada momen dan momen bersama anak ini penting sebenarnya Dan ini mempengaruhi kehidupannya bukan perkara yang EE remeh ini sebenarnya ya Dan kita kan berharap anak itu punya kedekatan dengan kita kedekatan batin namanya ya Nah ada hubungan batin yang enggak bisa dipisah begitu karena dia punya kenangan yang indah bersama kita ada momen-momen indah yang selalu dikenangnya kalau enggak praktis dia lupakan kita ketika masing-masing jalan dan meniti kehidupannya sendiri-sendiri sudah lepas ya macam enggak ada kejadian aja ya maka dia pun merasa enggak ada ee hal yang perlu diingat dari orang tuanya ya Nah demikian ya seperti itu ya Ee mungkin hal ini sepele ya tapi sebenarnya ini sangat besar pengaruhnya bagi anak ya terutama bagi orang tua yang ingin menjalin ke deekat ya membangun chemistri dengan anaknya ya wallahuam bawab karena anak ini pasti akan mengalami masalah-masalah dalam hidupnya semua orang menghadapi masalah nah banyak anak-anak ketika menghadapi masalah dia bersandar bukan kepada orang tuanya kalaupun curhat bukan curhat kepada orang tuanya dia lebih memilih ya curhat kepada orang lain Mungkin dia bisa baca dari orang tuanya percuma saya ngomong sama orang tua saya ya paling juga dia tidak respon Ya bahkan mungkin ada yang diajak bicara oleh anaknya tentang masalahnya justru marah kan begitu ya enggak mau diganggu ya mungkin dia merasa pekerjaannya lebih penting daripada urusan anaknya atau dia merasa itu kan silakan sana pergi kepada gurumu dan selesaikan masalahmu sendiri begitu Iya Nah maka ya ke depannya anak an ak juga ya dia enggan juga ya Berbagi ee suka dukanya dengan orang tua ya Nah demikian apalagi kalau dia sudah dewasa dan betul-betul jalan sendiri gitu ya Banyak orang tua yang ya akhirnya betul-betul kehilangan Anaknya ya Nah lalu Apakah dengan cara kita mendidik membesarkan anak seperti itu kita berharap kebaktiannya ketika kita sudah tua Renta ingat kita hanya memanen apa yang kita tanam Jangan berharap terlalu banyak apalagi pendidikan kita itu kepada anak main titap-titip Maka jangan banyak komplain gitu ya kalau pendidikan anak itu main titap-titip nitipada orang lain maka jangan banyak komplain karena anak itu tumbuh tidak seperti yang kita inginkan ya karena itu bukan benih yang ataupun tanaman yang kita tanam ya Nah demikian wallahuam bawab ya Nah maka dari itu ya kembali lagi tadi ya ya orang tua salah satu ya tugasnya salah satu yang harus dia lakukan adalah menciptakan momen-momen yang indah bersama anak n dan ini tidak mungkin kecuali dia ada waktu untuk membersamai anak ya Sesibuk apapun kita luangkanlah waktu untuk anak untuk membersamai mereka ya menciptakan momen yang indah bersama mereka nah ini kadang-kadang membersamai anak tapi dia sibuk sendiri itu tidak membersamai namanya Coba lihat nabi Bagaimana Nabi bercanda bermain-main dengan bocah bocah nabi membersamai para remaja mengarahkan membimbing mereka ya Sehingga itu menjadi suatu hal yang selalu mereka ingat selalu mereka kenang ya seperti ee alhan bin Ali ya pernah ditanya dia oleh e Abul Aswad aduali momen apa yang paling engkau ingat bersama nabi ya maka Hasan bin Ali menjawab aku masih ingat satu momen ketika aku mengambil kurma zakat dari tumpukan kurma yang ada di masjid ternyata itu kurma zakat ya anak-anak dulu dia masih bocah ya mengambilnya ya maka nabi menghampirinya dan mengambil kurma itu dan meletakkannya kembali dan berkata kepada kepada alhan kita keluarga Muhammad tidak halal memakan harta zakat ternyata itu momen yang yang dikenang oleh al-han bin Ali sampai ia dewasa Nah demikian ya dan banyak lagi kisah-kisah para sahabat yang mana mereka menceritakan Bagaimana momen-momen Indah mereka bersama nabi ya bagaimana nabi membersamai mereka terutama bocah-bocah dan remaja wallahuam baawab Ya seperti juga Usamah bin Zaid ya ya Ketika Nabi meluruskan kesalahannya ketika ia membunuh seseorang yang sudah mengucapkan Lailahaillallah dalam peperangan ya nabi berkata dengan satu perkataan ini akan terus dikenang oleh Usamah yaitu wahaillallahamah Bagaimana kamu menghadapi kalimat Lailahaillallah yang diucapkannya itu pada hari kiamat hingga ituemberikan dampak yang besar kehidupan amaia sahabat yang tidak pernah terlibat dalam pertumpahan darah di antara sesama kaum muslimin sepeninggal nabi ya jadi anak itu perlu momen-momen yang nanti dia akan ingat terus ya tapi kalau enggak ada interaksi sama sekali atau cenderung menghindar ya maka Bagaimana mungkin orang tua menciptakan momen itu dan momen-momen seperti ini harus diciptakan ya wallahuam bissawab berikutnya anak akan mencintai kita jika merasa dekat ya jika ia merasa dekat dengan dengan kita orang tuanya yaitu kita tidak pelit bakhil untuk ya berinteraksi secara fisik kepadanya misalnya merangkulnya menggandeng tangannya mengusap kepalanya ya menciumnya ya mendekapnya ya Nah demikian ya jadi kontak fisik yang menunjuk kasih sayang orang tua kepada anak ini akan menciptakan sesuatu di hatinya ya dia akan merasakan kasih sayang itu secara nyata bukan hanya lewat verbal ya Dan kita berkata Nak Ayah menyayangimu Iya tapi seberapa ampuh kekuatan kata-kata itu ya perlu didukung dengan apa dengan hal-hal yang bers sifat R nyata dan dia dapat merasakannya secara langsung misalnya ya kita merangkul tubuhnya mendekapnya menggandeng tangannya mengusap kepalanya menciumnya ya Nah demikian ya Nah itu akan lebih terasa cinta dan kasih sayang itu kalau tidak ya mungkin dia tahu aja begitu ya Oh Ayah saya katanya sayang sama saya tapi dia tidak merasakan hal yang real ya dari kasih sayang itu ya apalagi kadang-kadang perkataan itu bertentangan dengan kenyataan misalnya apa wah secara lisan kita katakan Saya saya menyayangi Ayah menyayangi Muna misalnya tapi dalam kenyataannya kalau dia misalnya minta waktu kita kita justru menghardiknya ah udah sana jangan engak guaya lagi sibuk kerja ini gitu ya Lalu gimana ya itu satu konflik yang ada di hatinya mungkin ini katanya ayahnya ayah saya ini sayang sama saya tapi ya ya kadang-kadang diminta waktunya saja ayahnya marah kan begitu ya Atau ibunya marah orang tuanya marah ya lebih-lebih lagi kita tidak pernah mengungkapkannya secara verbal dan dalam kehidupan nyatanya itu kita menunjukkan bahwa kita itu ee enggak sayang sama dia begitu ya seperti tidak memberikan waktu bersamanya atau kita enggak mau diganggunya ya Atau enggak ee enggak enggak respon terhadap permintaannya ya Nah demikian nah ini model-model orang orang tua yang mengandalkan cinta dalam hati aja begitu ya nah wah saya sayang sama anak saya begitu dalam hati tapi ya enggak pernah diungkapkan secara verbal dan juga tidak tidak pernah ditunjukkan secara nyata di dalam kehidupan ya Nah demikian wallahuam baawab ya lebih-lebih lagi ini yang paling buruk orang tua menunjukkan kebenciannya kepada anak bahkan secara verbal ini berbahaya Sebenarnya ya lalu di kehidupan nyatanya juga dia menunjukkan ketidaksukaannya kepada anak ya dengan memberikan perlakuan yang tidak adil mungkin kepadanya ya Nah ini lebih-lebih lagi ini ya Nah itu sudah bisa dikatakan kiamat itu ya Nah itu akan hancurlah rusaklah hubungan anak dan orang tua kalau seperti itu ya wallahuam bawab Nah ada satu kisah ya dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya Ada seorang Arab badui menemui nabi dan berkata Apakah kalian mencium anak-anak kecil anak-anak anak-anak kalian mencium anak-anak kalian ya dan dia mengatakan sungguh kami tidak pernah melakukannya nah ini ya ketika dia melihat nabi mencium anak dia bertanya apakah kalian mencium anak anak kami tidak biasa melakukannya kami tidak pernah melakukannya katanya maka nabi berkata kepadanya yang akulakukan untukmu Jika Allah telah mengangkat rasa kasih sayang dari hatimu ya aku enggak bisa bantu Apun Jika ternyata Allah akan mencabut rasa kasih sayang itu dari hatimu ya Nah karena yang menanamkan rasa kasih sayang di dalam hati manusia itu adalah Allah subhanahu wa taala ya Allah mengatakan dan dengan rahmat Allahu bisa berlaku lemah lembut kepada manusia itu kata Allah kepada nabinya ya Nah jika kita ya tidak mengusahakan itu Bahkan sebaliknya maka Bagaimana Allah akan menanamkan kasih sayang itu di dalam hati kita ya Nah demikian itu adalah hal yang mustahil jadinya ya Nah maka kasih sayang itu juga perlu dinampakkan dan ditunjuk Kan dia perlu pembuktian ya Nah wallahuam perlu ditunjukkan ya enggak bisa modal dalam hati aja ya dalam hati siapa tahu ya ya enggak ada orang yang tahu ya Nah demikian ya apalagi si anak juga enggak tahu dia Ya Oh Ustaz Bukankah orang tua memang harus menyayangi anaknya iya betul orang tua sudah pasti sayang sama anaknya wallahuam juga kan begitu Ya nah tapi perlu pembuktian itu kalau kita betul-betul sayang kepada anak kita dengan hal-hal yang sifatnya real gitu ya bukan ee ya ya kita katakan hal yang EE menduga-duga ataupun mengira-ngira wallahuam bawab Nah itu ya Ee kita katakan poin menciptakan lingkungan lingkungan yang di bangun atas dasar cinta dan kasih sayang berikutnya nanti akan kita lanjutkan ya yaitu poin berikutnya yaitu lingkungan yang positif itu adalah lingkungan yang dibangun atas dasar komunikasi yang hangat ya perlu komunikasi yang baik antara kedua belah pihak ayah dan atau orang tua dan anak ya supaya tercipta lingkungan yang positif ya ada ungkapan di luar sana semua bisa diselesaikan kalau masih bisa dibicarakan tapi kalau sudah enggak bisa dibicarakan lagi ya enggak ada masalah seringan apapun yang bisa diselesaikan kan begitu ya Bahkan masalah yang ringan sekalipun akan menjadi Benang Kusut ya kalau enggak bisa di ee bicarakan enggak bisa dikomunikasikan lagi ya putus komunikasi itu ya susah makanya dalam Islam ya Oh saya lagi kesal ini sama sesorang enggak mau saya komunikasi ya silakan tapi enggak boleh lebih dari tiga 3 hari ya harus berkomunikasi lagi itu ya Nah ya Allah memaklumi ya memahami manusia itu ada kesalnya juga kan gitu ya kadang-kadang orang tua ada kesal sama anak hinggak malas ngomong kan gitu ya ya jangan lebih dari 3 hariah ya Nah itu batas yang Allah berikan ya maka sesudah itu ya harus komunikasi lagi yang terbaik AD lah kata nabi yang memulai sa salam itu kalau perlu seperti itu ya kalau kesal kaliah begitu ya Kesal banget gitu ya hingga kita kadang-kadang malas berkomunikasi dengannya ya Nah kayaknya kalau kepada anak enggak perlu seperti itu juga ya kalau kecuali kalau Kesal banget sampai keubun-ubun mungkin ya ya n batasnya Cuma 3 hari Enggak boleh lebih dari itu itu pun kalau perlu ya kalau enggak perlu ya enggak usah main boikot-boikotan juga wallahuam Nah demikian para pemerhati ra kaum muslimin yang dimuliakan Allah ee materi kita pada kesempatan pagi ini untuk selanjutnya ya Ee mungkin ada beberapa pertanyaan yang masuk silakan Iya baik alhamdulillah Terima kasih banyak syukzakir atas materi yang telah disampaikan di kesempatan pagi hari ini yaitu menciptakan lingkungan yang dibangun atas dasar cinta dan kasih sayang yang mudah-mudahan itu tercipta yang merupakan ee ideal bagi kita bagi pasangan suami istri yang bisa menciptakan lingkungan yang dibangun di atas cinta dan kasih sayang Masyaallah Baik untuk selanjutnya kami akan ajukan beberapa pertanyaan yang sudah masuk di layanan pesan Whatsapp yang pertama ada pertanya yang berada di Depok Ustaz wabarakatuh Ya Ustaz saat ini saya bersama anak saya dari mantan suami ya Artinya saya sudah bercerai dengan suami nah ee anak saya Putri eh perempuan semua Ustaz dan apakah EE anak yang tinggal bersama ibunya sekarang ini mantan suami masih ada tanggung jawab terhadap pendidikan agama Ustaz eh karena setiap kali saya berbicara atau berdialog dengan putri-putri saya Saya selalu merasa dipojokan dan atas ee perceraian ini Ustaz artinya disalahkan mohon e jawaban dan nasihatnya atas kondisi seperti nih iya ee ya Ini anaknya usianya berapa tahun sih enggak paham ya Iya tidak disebutkan Ustaz he anak kecil dia mungkin belum mengerti ya Kenapa orang tuanya bercerai gitu ya Nah ya mungkin saja ya Ee mungkin anak kecewa kan begitu ya E dengan apa yang menimpa kedua orang tuanya ya Misalnya memang harus bercerai kan begitu ya ya memang perkara yang paling perlu kita pikirkan ketika kita mengambil keputusan untuk bercerai adalah anak ya Makanya selalu ya juru Damai itu biasanya selalu mengingatkan ya apalagi kalau keduanya sudah punya anak ya untuk lebih memperhatikan kemaslahatan anak ya ee ee jadi cerai itu tak itu itu solusi terakhir ya enggak ada lagi solusi jalan keluar lain selain itu ya Nah Demikian Ya Ya tentu talak itu kan dibenarkan juga dalam Islam Tapi itu bukan Ee kita katakan ee solusi yang satu-satunya bukan ya mungkin ada solusi lain ya dan bukan langkah pertama tapi mungkin Langkah terakhir ya Nah kalau itu sudah terjadilah ya Nah maka ya kewajiban orang tua terhadap terhadap anak itu tidak hilang dan tidak gugur dengan perceraian kedua orang tuanya ya suami boleh jadi mantan suami istri boleh jadi mantan istri tapi anak enggak ada mantannya ya Nah di sini ya baik ibunya ya sekarang ee anak-anak itu bersama ibunya dan ayahnya yang mungkin enggak bersamanya lagi tetap punya kewajiban nah ini kadang-kadang enggak dipahami oleh pasangan-pasangan yang bercerai ya hingga akhirnya yang jadi korban adalah anak-anak terlantar diterlantarkan terlepas nanti Hak asuh jatuh ke siapa ya bukan berarti misalnya jatuh ke mantan pasangan kita kita udah lepas tangan enggak juga ya anak itu enggak bisa diputus hubungannya ya enggak bisa jadi mantan anak kita juga enggak bisa jadi mantan orang tua ya Nah kita tetap orang tuanya punya kewajiban ya untuk ya mendidiknya dengan ee kemampuan dan kapasitas yang kita miliki ya Nah demikian ya maka dari itu dalam Islam kalaupun bercerai itu harus tasrihun biihsan ya imsakun buf kalau kita tahan dia kita pertahankan menjadi istri ya kita pergauli dengan cara yang makrufanupun harus tasrih Harus Pisah dengan cara yang baik-baik ya kenapa Karena setelah bercerai kalau punya anak mereka berdua tetap punya kewajiban untuk membesarkan dan mendidik anak-anaknya ya nah jadi lupakan dulu perseteruan ataupun ee pertengkaran antara suami dan istri wallahuam bisawab tapi yang buruk adalah ketika pasangan ini bercerai tidak dengan cara yang baik ya bukan biihsan G ya saling bongkar-bongkaran saling menjelekkan di depan anak kadang-kadang ya untuk membenci ayahnya untuk membenci ibunya Nah ini kan enggak baik ya Nah akhirnya yang jadi korban sebenarnya atas keegoan ya orang tua adalah anak ya ini mungkin tipe-tipe orang tua yang enggak memikirkan masa depan anak mungkin ya gimana anak ini ke depannya nantinya ya Nah seperti itu wallahuam bawab nah di sini ya misal dalam kasus ini ya suami itu harus berkewajiban juga memahamkan anak tentang apa yang terjadi begitu Bukan seolah-olah playing viktim gitu Wah ini ayah di Ayah ayahmu dizalimi sama ibumu kan begitu ya ya Enggak seperti itu juga narasinya kepada anak Ya itu kan akan menyebabkan si anak membenci ibunya atau ibunya karena bersama anak ini bersama ibunya menjelek-jelekkan ya mantan suaminya ingat mantan suaminya ini tetap Ayah anak-anaknya ya Nah seperti itu walaupun keduanya sudah berpisah dan tidak Satu Atap lagi Ya Nah ya demikian wallahuam baawab jadi kewajiban orang tua setelah berpisah bukan hanya hal-hal yang ya kita katakan kebutuhan jasmaninya Ya seperti kalau dia masih menyusu dia wajib membiayai apa biaya penyusu ya kan begitu ya Ee nafkahnya sekolah biaya pendidikannya dan lain sebagainya tapi juga kebutuhan rohaninya pendidikannya ya maka keduanyaalah membicarakan Gimana caranya supaya anak-anak ini ya tumbuh normal kan begitu ya Nah tidak terdampak terimbas dari masalah yang terjadi di antara kedua orang tua mereka Tapi ya sedikit pasangan yang bisa Arif bijaksana seperti ini ya Nah demikian wallahuam baawab ya alhamdulillah Terima kasih B Ustaz atas jawaban dan nasihatnya ya demikian dan mudah-mudahan Allah berikan kemudahan ya untuk permasalahan ibu dan selanjutnya kami ajukan kembali Ustaz pertanyaan ya dari seorang ibu juga ini yang cukup panjang pertanyaan kami singkat mungkin ya Eh ya Ustaz Bagaimana cara nasehati anak yang saat ini ee sedang terpengaruh akibat teman-teman yang buruknya dan sekarang yaitu di lingkungan kuliah Ustaz ee ketika dia dia mempunyai ayah yang temperamen jadi ketika e Jik mengetahui anaknya seperti itu yaitu ee banyak sering meninggalkan salat sekarang Dan juga ee melakukan maksiat yang lainnya seperti pacaran dia akan orang ayahnya mengusir dia jadi saya berinisiatif untuk menyembunyikan semua kesalahan-kesalahan anak kepada ayahnya Ustaz jadi saya inisiatif untuk mendidik e sendiri karena ayahnya pun e Acuh Tak Acuh atau cuek mengenai kondisi seperti ini Ustaz mohon coba nasihatnya I Bagaimana dibilang cuek juga enggak karena kalau dia tahu dia usir katanya begitu yaimana dibilang cuek begitu ya Ee ya kemudian ini menunjukkan tidak adanya koordinasi yang rapi antara Ayah bunda di sini ya tidak satu visi dan misi tidak satu derap langkah kan begitu ya tidak satu pandangan sehingga kesannya tadi si Ibu mungkin ya jalan sendiri gitu ya ini kan main seperti main kucing-kucingan nanti ya kadang-kadang ya ujung-ujungnya nanti si Ayah tahu marah-marah sama anak kan begitu ya Nah orang tua kadang-kadang bisanya cuma marah-marah saja dia tidak mengevaluasi apa yang sudah dia lakukan kok anak jadinya seperti ini kan gitu ya Nah dan
Ustadz Abu Ihsan Al-Maidany, M.A. – Ada Apa Dengan Remaja
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply