ilmunya yang mereka ya benar-benar memahami agama ini sesuai dengan apa yang telah di e Jelaskan oleh paraabat saksikanlah kajian Islam ilmiah di Roja TV dan radio rja SIM radio ro Bogor 100,1 FM radio Roja Majalengka 93,1 FM radi Palu 10,8 FM Bandung 104,3 FM menyebar cahaya sunah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah Hamdan kattir thiban mubaran f k yuhibbubunaard asyhadu alla ilaha illallah wahdahu la syarikaalah wa Asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluhu Amma ba’du Ikhwatul Islam azakumullah para pemerhati raja di mana pun anda berada Alhamdulillah jumpa kembali bersama kami dalam kajian ilmiah yang kami hadirkan secara langsung dari pembahasan rutin di setiap Rabu pekan pertama dan kedua dan alhamdulillah pada pekan pertama ini kita akan simak bersama kembali pembahasan kitab syarhusunah alimam tar Al Imam albbahari rahimahullahu taala disampaikan oleh Al Ustaz Dr Iqbal Gunawan Ma hafidahullah dari Kota Maros Makassar Alhamdulillah kami sudah bertemu e ber koneksi dengan beliau dan mudah-mudahan K konek kami lancar hingga akhir acara nanti seperti biasa setelah materi kami akan sediakan sesi soal jawab bagi Anda yang ingin bertanya silakan bisa mengirimkannya baik melalui layanan pesan Whatsapp atau and bisa menubungi kami secara langsung di layanan telep baik kita akan simak bersama materi yang akan disampaikan kepada Ustaz kami persilakan bmillahamdulillah wasahah allahma inalukalud was pemirsa Rajat TV di manaun anda berada juga seluruh kaum muslimin dan muslimat yang semoga dirahmati oleh Allah Azza waalla Alhamdulillah di pagi hari ini Allah masih memberikan kita kesehatan kesempatan untuk menambah kebaikan kita dan juga kita selalu berselawat kepada nabi kita Sallallahu Alaihi Wasallam juga kepada seluruh keluarga para sahabat dan orang-orang yang mengikuti jejaknya dengan baik sampai hari kiamat nanti Alhamdulillah di pagi hari ini kita akan melanjutkan kembali kajian kita Setiap Rabu pertama dan kedua pembahasan kitab syarus sunah yang ditulis oleh Imam albarbahari rahimahullahu taala dan kita sudah sampai pada perkataan beliau Muif rahimahullah berkata Imam albbahari rahimahullahu taalaam rahimakallah ketahuilah Semoga Allah merahmatimu dan seperti ini sering dilakukan oleh para ulama Kita sejak dahulu mendoakan orang-orang yang baca kitab beliau kitab-kitab mereka dengan rahimakallah Semoga Allah senantiasa merahmatimu dan kita juga terkadang dalam ceramah-ceramah menyampaikan kaum muslimin dan muslimat rahimahimakumullah tentunya kita semua butuh kepada rahmat Allah Azza waalla bel mengatakan bahwasanya tidak ada di dalam sunah qias kita telah menjelaskan di awal kajian kitab ini bahwasanya syarhusunah maksudnya sunah di sini adalah akidah di banyak kitabkitab yang disebut dengan asunah atau syarhus sunah Tapi maksudnya adalah akidah karena Islam ini adalah ya pokok penting dalam agama kita adalah akidah maka yang dimaksud dengan ee Syekh Imam harbahari tidak ada di dalam sunah itu iias ya bukan berarti dalam agama ini tidak ada iias ya karena kita mengetahui dalam fikih ada ee iias ada ijmak ada iias adapun dalam akidah maka tidak ada iias dalam akidah karena akidah adalah perkara taifiah yaitu kita hanya mengambil dari al-qur’an dan sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kebanyakan atau mayoritas hampir semua perkara akidah perkara yang gaib tentang iman kepada Allah maka tidak bisa kita menggunakan kias dalam ee sifat-sifat Allah Azza waalla karena tidak ada yang serupa dengan Allah Azza wa Jalla juga ya tentang malaikat tentang kitab-kitab tentang Rasul tentang hari akhir takdir baik dan takdir buruk ya tentunya ini harus kita ambil dari al-qur’an dan Sunah sumber Akidah itu hanya dua yaitu dari alquranul Karim dan hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka semua yang bertentangan dengan apa yang tertera dalam Alquran dan hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam maka itu adalah penyimpangan dan kesesatan tidak ada setelah kebenaran itu kecuali kesesatan ini perkataan beliau maksudnya tidak ada dalam Akidah itu qas ya Wal Ya maksudnya tidak ada ya permisalan-permisalan maksudnya yaitu tidak ada kias dalam ee perkara akidah W Ahwa yakni tentunya tidak boleh kita mengikuti hawa nafsu dalam beragama tidak boleh kita memperturutkan hawa nafsu kita dalam menjalankan agama ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda tidak beriman salah seorang diantara kalian sampai kecondongannya hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa dan Allah subhahu wa ta jika mereka tidak mengabulkan tidak menjawab seruanmu tidak mengikuti ajakanmu maka sebenarnya mereka mengikuti Hawa nasu mereka siapakah yang lebih sesat dari orang-orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa atau dengan meninggalkan petunjuk dari Allah Az maka kita waj untuk uk kepada al-qur’an dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam ya karena jika tidak mengikuti petunjuk al-qur’an petunjuk Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Artinya kita mengikuti hawa nafsu Makanya ya ahlusunah dinamakan dengan ahlusunah karena mereka mengikuti sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam sebaliknya ya Selain ahlus sunah disebut dengan Ahlul Ahwa Ya pengikut hawa nafsu karena pilihannya Hanya dua ya mengikuti sunah atau mengikuti selain sunah Allah Azza waalla berfirman Dan ini Jalanku Yang Lurus maka Ikutilah dan jangan kalian mengikuti jalan-jalan yang lain yang menyesatkan kalian dari jalan Allah Azza waalla maka kewajiban kaum muslimin adalah mempelajari sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mempelajari akidah yang benar akidah yang dibawa oleh Nabi Sallallahu alaii wasallam yang diyakini oleh para sahabat yang diajarkan kepada tabiin tabi tabiin sampai kepada aimah arbaah ya imam yang empat dan seterusnya ya sampai hari ini akidah ya mereka Akidah itu tidak berubah ya tidak ada perselisihan dalam pokok-pokok akidah dan kita wajib ya sepakat dalam masalah akidah ini Ya karena ya dalam masalah akidah ya ee tadi dikatakan bahwasanya Siapa yang tidak mengikuti sunah tidak mengikuti yang benar ya tidak mengikuti akidah yang benar berarti mengikuti akidah yang menyimpang rasulillah Bagaimana cara berakidah yang benar membenarkan semua asar-asar hadis-hadis yang datang dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tentang sifat-sifat Allah tentang nama-nama Allah tentang af’alullah perbuatan Allah tentang hak Allah Azza wa Jalla kita benarkan semuanya kita tunduk kita patuh dengan apa yang di sampaikan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bila kaifin wala Syarah ya di sini disebutkan yaitu tanpa menanyakan bagaimana ya tanpa menanyakan bagaimana Allah peristiwa Contohnya bagaimana tangan Allah Bagaimana Allah turun ini tidak boleh kita tanyakan ya kita mengimani Bahwasanya Allah mempunyai mata mempunyai wajah mempunyai tangan mempunyai kaki Allah turun Allah datang nanti pada hari kiamat tapi tidak menanyakan bagaimana ya e terjadinya perbuatan-perbuatan tersebut karena tentunya tidak ada yang mengetahui zat Allah Azza waalla dan sifat itu adalah cabang dari zat kalau kita tidak mengetahui zat Allah Azza waalla maka kita tidak mengetahui sifat Allah Azza waall Bagaimana sifat Allah Azza waalla kita wajib beriman Ya seperti perkan imik binahah itu tahu artinya ya walu majhul Tapi bagaimananya itu tidak diketahui maklum ya Wal Imani wajib dan beriman kepada istiwa itu wajib dan ini kita terapkan dalam semua sifat-sifat Allah yang lain ya Bahwasanya Allah punya tangan dan kita tahu arti tangan dalam bahasa Arab tapi bagaimana tangan Allah kita tidak ketahui karena tidak ada yang sama dengan Allah jika antara makhluk saja dengan makhluk yang lain punya perbedaan yang sangat jauh ya apalagi antara Khalik dan makhluk antara pencipta dan yang diciptakan bila Syarah Maksudnya di sini adalah tanpa penjelasan yang bertentangan dengan makna yang benar sebagaimana yang tersebar di kalangan kelompok ahli kalam dari kalangan jahmiah mtazilah dan orang-orang yang mengikuti mereka seperti mereka menjelaskan Yat itu artinya kudrah ya kemampuan dan wajah itu artinya zat istiwa artinya istilah ya menguasai Ini semua adalah penjelasan yang batil Adapun ketika kita menjelaskan ya maknanya seperti yang kita Terangkan tadi ya dalam bahasa Arab artinya tangan sebagaimana firman Allah kepada ee iblis apa yang menghalangimu untuk sujud kepada Adam aku ciptakan dengan kedua tangan Tidak mungkin kita menterjemahkan atau memaknai kedua tangan dengan kedua kekuasaanku kita katakan Allah punya tangan tapi ya kita tidak mengetahui bagaimana bentuk tangan Allah Azza waalla dan Allah tidak memerintahkan kita untuk mencari tahu para sahabat juga tidak pernah bertanya tap kita kita beriman Bahwasanya Allah punya tangan yang mulia yang terus terbuka untuk menerima e Taubat hambanya di siang hari dan di malam hari kemudian Imam albbahari rahimahullah mengatakanam ya banyak berbicara banyak berdebat banyak ya b-bantahan ini adalah perkara yang baru dalam agama yang menjadikan ya keragu-raguan dalam hati seseorang meskipun ya Seandainya dia sampai kepada kebenaran tapi dengan cara yang keliru cara yang tidak benar maka ini pun dilarang jadi perselisihan perdebatan ya berbantah-bantahan ya dalam masalah akidah dalam masalah sifat-sifat Allah Azza waalla ya adalah perkara-perkara baru dan yang disebabkan oleh mengikuti hawa nafsu maka tidak boleh ada keraguan dari apa yang di terangkan dalam al-quran yang diterangkan dalam hadis-hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika kita membaca arahman Al ars kita beriman Bahwasanya Allah beristiwa ketika kita membaca anapi tangan Allah keduanya terbuka maka beriman Bahwasanya Allah punya kedua tangan karena ya orang-orang yang berbantah-bantahan orang-orang yang banyak berdebat ya tanpa ilmu tentunya Maka akan muncul dalam hatinya kagu-raguan Allah Taala berirman itu petunjukku maka tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara Maka Jika kita ingin ya mempelajari akidah yang Ben pelajari dari al-qur’an kemudian kita mengambil tafsirnya dari tafsir para sahabat tafsir para murid-murid sahabat ya kita tunduk sepenuhnya dengan apa yang disbutkan dalam Alqur’an dan diterangkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hab-hadisnya Adapun sebab orang-orang tersesat disebabkan mereka tidak tunduk kepada al-quran tidak tunduk kepada Wasallam seingga mereka berpecah belah mereka berselisih mereka berbantah-bantahan ya satu sama lain ya Dikarenakan mereka tidak mengikuti petunjuk al-qur’an Mereka ingin memahami tentang Allah Azza wa Jalla tapi Tana melalui petunjuk Alquran dan petunjuk had-hadis Nabi Sallallahu Alaihi wasam ya kita bakal yang lain selain jalan yang digariskan ole Allah dan rasulnya kalian akan tercikan dar j wasiat yang diwasiatkan kepada kalian Agar kalian bertakwa Beliau mengatakan W asunah ya Meskipun Seandainya dia sampai kepada kebenaran tapi melalui ya jalan yang ya berliku-liku ya Meskipun akhirnya dia ya benar maka itu tetap dianggap sebuah penyimpangan ya karena dikhawatirkan ya dia tersesat Kalau dia berliku-liku ya di sini dikatakanqahihaslim ya karena jalan yang benar adalah tunduk kepada al-qur’an dan asunah dan tidak banyak terjun ke dalam perdebatan perselisihan yang bisa merusak hati seseorang dan juga akan menceraiberikan kita dari Jalan Kebenaran maka ya bisa jadi ya seorang mungkin ya ya sampai kepada titik yang benar ya melalui jalan yang berliku akhirnya dia kembali kepada kebenaran maka ini juga adalah ee suatu yang keliru dan salah ya karena jalan yang EE benar sudah diterangkan kenapa kita tidak mengikuti jalan tersebut Kenapa kita mencoba jalan-jalan yang lain yang bisa ee mengeluarkan kita dari jalan yang benar dan itu telah digariskan oleh Allah dan rasulnya maka kewajiban kita adalah tunduk kepada apa yang telah disebutkan dalam al-qur’an dan disebutkan dalam Wasallam Adapun keluar dari dua rel ini ya keluar dari jalur ini maka Ya tentu Seorang akan terjauh ya terjauh dari kebenaran dan menyimpang dari jalan yang lurus Kemudian beliau mengatakan Rahimah berbicara ya tanpa dalil tentang Allah Azza waalla adalah perkara yang baru perkara yang diada-adakan oleh kelompok jahmilah yang Mereka menolak semua sifat-sifat Allah Azza waall menolak untuk menamakan Allah dengan nama-nama tertentu ya sebagaimanaahah atau semua sifat-sifat Allah Azza wa Jalla mereka berbicara tentang Allah Azza wa Jalla dengan menggunakan akal mereka Mereka menolak semua apa yang Allah tetapkan dalam al-qur’an ya tentang nama-namanya tentang sifat-sifatnya ya mereka tidak mengatakan Bahwasanya Allah itu di atas tidak mengatakan Bahwasanya Allah itu punya wajah menolak Bahwasanya Allah berbicara menolak Bahwasanya Allah subhanahu wa taala turun ke langit dunia dan menolak ya Banyak sekali hampir semua sifat-sifat Allah Azza waalla kemudian mereka ya mendatangkan perkataan-perkataan yang mereka ambil dari akal pemikiran mereka atau mereka mengatakan ya ayat-ayat ini kita tidak memahaminya kita kembalikan semuanya kepada Allah Azza waalla ini juga tidak Ben karena Allah subhanahu wa taala memerintahkan kita untuk mentadaburi al-qur’an dan tentunya di antara ayat-ayat tersebut adalah ayat-ayat yang berbicara tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah maka ya tentunya ee Allah subhanahu wa taala berbicara kepada kita dengan bahasa Arab maka kita memahami al-qur’an dan asunah ini memahami al-qur’an sesuai dengan bahasa diturunkan jadi ya orang-orang Yang yang berbicara tentang Allah Azza waalla tapi tidak mengikuti petunjuk Alqur’an ini adalah perkara yang baru wahua bidatunatun ya ini adalah kebidahan dan kesesatan was Quran inilah kaidah penting dalam tauhid asma sifat yaitu tidak boleh kita berbicara tentang Allah Azza waalla tentang sifat-sifat Allah Azza waalla kecuali yang disebutkan di dalam Alquran kecuali ya apa yang telah disebutkan dan dijelaskan hleh Rasulullah Sallahu Alaihi was kepada para sahabat-sahabatnya terran tentang sifat Allah Az itulah yang kita sampan kami atau kita ahlusunah Wal Jamaah mensifati Allah Azza wa Jalla dengan apa yang Allah sifati dirinya dan kita tidak melampaui al-qur’an dan alhadis Kenapa karena Ya jelas sekali kaidahnya la kata Allah Azza waalla tidak ada yang sama dengan Allah Azza waalla tidak ada yang serupa dengan Allah Azza wa Jalla wahuulir dan Allah maha mendengar lagi maha melihat maka ya ketika kita ingin berbicara tentang Allah Azza waalla maka harus menggunakan ayat al-quran atau hadis nabi wasam ketika kita ingin menentukan ya satu sifat dari sifat-sifat Allah Azza waalla maka kita cari ya dari al-qur’an dan hadis Apakah Ya Allah menyebutkan sifat tersebut apakah nabi wasallam menerangkan tentang sifat tersebut kemudian Alquran kita ketahui turun dengan bahasa Arab maka kita pahami dengan bahasa Arab ya wajah ya secara bahasa kita ketahui Ain itu mata juga kita ketahui artinya istiwa ya yaitu berada di atas ala wartafa kemudian alulu ya Ee tinggi ini semua ya secara bahasa kita ketahui maknanya dan al-qur’an turun dengan bahasa Arab ada un kelompok yang mengatakan ya bahwasanya kita tawakuf ya karena yang Zahir dari ayat ini bukan yang dimaksud oleh Allah Azza waalla maka ini kelompok disebut dengan kelompok mufawidah dan ini juga adalah penyimpangan itu menyerahkan semua maknanya kepada Allah Azza waalla Adapun kita ahlusunah yang kita serahkan kepada Allah adalah kaifiatnya ya bentuk sifat-sifat tersebut Adapun maknanya maka kita meyakini ya secara makna ya Yaitu sesuai dengan bahasa Arab jika wajah dalam bahasa Arab ya kita ketahui makna wajah makna tangan ya makna turun makna datang kita ketahui makna istiwa ya secara bahasa Arab maka kita pahami demikian yang kita serahkan kepada Allah adalah kaifiah ya caranya bentuknya kita katakan wallahu taala Aam maka ya Sekali lagi kita dalam berbicara tentang nama-nama sifat Allah Azza waalla maka kita kembalikan kepada al-quran dan asunah karena tidak ada yang mengetahui tentang Allah Azza waalla kecuali dirinya sendiri tidak ada yang lebih mengetahui tentang Allah Azza waalla kecuali Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Adapun kita maka kita tidak mengetahui Apun kecuali apa yang Allah dan rasulnya beritahukan kepada kita Allah mengetahui segala sesuatu yang ada di depan dan di belakang kita dan kita tidak meliputi ilmu tentang Allah Azza wa Jalla kita hanya mengetahui apa yang Allah Kabarkan dari ya dirinya dan tentunya masih banyak perkara-perkara yang Allah tidak Jelaskan kepada kita masih banyak nama-nama Allah sifat-sifat Allah yang tidak kita ketahui dan kita tidak berbicara kecuali Apa yang dijelaskan oleh Allah Azza waalla Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallami ya kita hanya mengikuti apa yang telah dijelaskan disampaikan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kepada para sahabatnya karena dalam asma was sifat ya sumbernya Hanya dua al-qur’an dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam dan bahasa Arab yang turun dengannya Alquran maka kita pahami Alquran tersebut dari bahasa yang diturun dan kita ketahui bahwasanya ya banyak ee dari pemuka-pemuka ahl kalam yang mereka akhirnya Taubat ya di akhir hayatnya setelah mereka merasa bingung dengan apa yang mereka pelajari apa yang mereka cari dan akhirnya kembali mengatakan bahwasanya dalam berbicara tentang Allah Azza waalla maka yang lebih mudah yang lebih ringan yang lebih ringkas yang lebih selamat adalahranah jalan yang telah disebutkan di dalam Alquran dan Sunah tentang namanama dan sifat-sifat Allah Azza waalla ya dan kaidah umumnya adalahir tidak ada yang serupa dengan Allah Azza waalla dan Allah maha mendengar lagi maha melihat Allah Subhanahu Wa Ta Maha es Apakah engkau mengetahui ada yang sama dengan Allah amakahuan Ahad tidak ada yang serupa dengan Allah tidak ada yang sekufu sejajar sebanding dengan Allah satu Apun ya maka ya tentunya Ya kalau dalam perkara dunia saja ada hal-hal yang namanya sama tapi hakikatnya sangat jauh berbeda Ya seperti disebutkan oleh para ulama kita buah-buah surga ya namanya sama dengan buah-buah surga yang ada di dunia tapi hakikatnya sangat berbeda dengan apa yang ada di surga nanti jika dalam masalah makhluk saja ya ada yang namanya sama tapi berbeda maka tentunya antara pencipta dan makhluk ya Khalik dengan makhluk akan sangat jauh ya perbedaannya ya Bahkan ulama juga menyebutkan bahwasanya ya Jika tangan ya pintu punya tangan yaul ya itu berbeda dengan tangan makhluk-makhluk yang lain apalagi antara tangan Allah dengan tangan makhlukNya kita ketahui bahwasanya nanti langit dan bumi ya ini berada di genggaman Allah Azza waalla pada hari kiamat maka tentunya ya tangan Allah adalah tangan yang sangat sangat besar dan tidak ada yang yang e serupa dengan apa yang Allah subhanahu wa taala miliki dari sifat-sifat kemudian Belu mengatakan Bil mtaha dan Tuhan kita adalah Maha pertama wa akhiru bila muntaha aalu bila bidayatin wa akiru bila nihay dalam Alqur’an Allah Taala berfirman Aal akirir batin Wua Bul Alim dialah yang pertama dialah yang terakhir dialah yang paling di atas dialah yang paling dekat paling mengetahui Dan ini semua telah diterangkan juga maknanya oleh nabi kita Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadisnya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mentafsirkan dan menjelaskan ya nama-nama ini di dalam hadis beliau tidak ada yang sebelum Allah Azza waalla dahulu Allah ada dan tidak ada segala sesuatu tidak ada ars tidak adaam tidak adaul mah tidak ada langit tidak ada bumi ya tidak ada jin dan manusia dan Allah kemudian menciptakan makhluk-makhluk tersebut Allah wa taa tidak ada setelahnya segala sesau yanginggi tidak ada di atasun Bahau yangatud segala sesuatu tidak ada yang tersembunyi Apun ya dari pengetahuan dan tentunya Allah subhanahu wa taala ya di anara keimanan kita tentangir yaitu Allah Maha Tinggi kedudukannya kekuasaannya dan zatnya dan meskipun Allah tinggi tapi Allah maha mendengar maha melihat dan maha mengetahui segala sesuatu dan Allah Maha Kuasa di atas hamba-hambnya dan Dia Maha alhakimir wakimir dan Allah Maha bijaksana lagi maha mengetahui dan ketinggian Allah Azza waalla ya ahlusah meyakiniatatulah zat Allah subhanahu wa taala tinggi ya dan juga kedudukannya sangat tinggi dan paling tinggi dan kekuasaannya juga paling tinggi tidak ada yang lebih kuasa lebih perkasa dan lebih tinggi dari Allah Azza wa Jalla meyakini bahwasanya Langit Itu ada tujuh lapis kemudian di atasnya ada air dan ada Arsy dan Allah berada di atas Arsy dan Allah subhanahu wa taala meskipun berada di tempat yang paling tinggi berada di atas Arsy Allah Azza wa Jalla yang tidak ada lagi makhluk ya di ee di situ ya karena sebagian orang meyakini bahwasanya ya Jika Allah itu bertempat maka Allah diliputi oleh makhlukNya ya ini tentu keyakinan yang keliru dan tidak benar meyakini bahwasanya di atas Arsy itu tidak ada lagi makhluk makhluk yang paling tinggi adalah Arsy dan Allah tidak butuh kepada Arsy Allah menciptakan Arsy Allah yang menahan Arsy agar tidak jatuh dan Allah yang menciptakan malaikat pemikul Arsy dan Allah yang memberikan kemampuan kepada malaikat pemikul Arsy untuk bisa memikul Arsy ya maka Allah tidak butuh kepada ars tidak butuh kepada pemikul ars dan Allah yang menciptakan segala sesuatu dan merekalah yang butuh kepada Allah Azza wallaun di atas ars maka tidak ada lagi kecuali Allah Azza waalla karena makhluk yang paling besar dan paling tinggi adalah ars Allah subhanahu wa taala dan sekali lagi Allah ciptakan ars berada di atas ars dan Allah tidak butuh kepada ars dan ya maksudnya Allah mengetahui segala sesuatu tidak ada sesuatu Apun yang tidak Allah subhanahu wa taala ketahui secara detail bahkan yang tersembunyi dan yang terlihat itu sama bagi Allah Azza waall sama saja bagi Allah orang yang menyembunyikan atau diam-diam berbicara atau orang yang menampakkan atau terang-terangan dalam berbicara tidak tersembunyi bagi Allah satu Apun di langit dan di bumi siapa yang melakukan suatu kebaikan meskipun seberat anak Semut maka dia akan melihatnya dan barang siapa yang melakukan keburukan meskipun seberat anak Semut pasti dia akan sekecil anak Semut pasti dia akan melihatnya Allah subhanahu wa taala mengetahui segala sesuatu baik itu berada di dasar lautan atau di dalam gunung atau di mana saja Allah subhanahu wa taala mengetahui dan akan menghis segala sesuatu Allah mengetahuiala yangersunyiala yang Dirah allahetuiandangan Mat yang dan tiwa di atas ars Allah mengetahui apa yang ya terjadi di alam semesta ini bahkan tidak ada ya daun yang jatuh tidaklah ada daun yang jatuh kecuali Allah mengetahui kecuali dengan Iin Allah Azza waalla maka Ya Allah subhanahu wa taala Alim alkabir almutaal ya maha besar Maha Agung Maha Tinggi ya kita tidak mengkiaskan Allah dengan diri kita mengagkan Allah pengagan yangbenar kita benar yaeli car yangahusnya mengagkan bumi yang tu lapis inieng Allah a harii dan langit-langit dilipat di tangannyaanhahu WA taah Dar apa yang mereekutukan maka tidak ada bandingan ja seluruh langit dan bumi ini dibandingkan dengan kursi Allah azkan kursi dibandingkan dengan ars hanya Ya seperti cincin yang dilemparkan keang pasir yang luas dan ya salah satu pemikul ars kata nabi was antara pundak dan telinganya sepanjang 700 tahun perjalanan ya bagaimana besarnya ars dan bagaimana Agungnya dan besarnya Allah Azza ya tentunya Ya kita harus benar-benar memenuhi hati kita dengan keca agungan kepada Allah Azza wahai sekalian manusia ya ada permisalan yang dibuat maka dengarkanlahungguhnya kalian yang kalian seru kalian beribadah berdoa kepadanya S Allah tidak akan mampu menciptakanab ya lalat meskipun lalat ya mereka mampu membuat ya manusia dengan kecanggihan teknologi mampu membuat kapal-kapal yang besar membuat eh pesawat-pesawat tempur membuat alat-alat yang canggih bisa membuat mungkin ya Ee seperti lalat bentuknya tapi tidak punya roh ya tidak bersuara ya atau suaranya bukan seperti apa yang Allah ciptakan jika lalat saja manusia tidak mampu ciptakan ya maka tentu ini menunjukkan kelemahan ya makhluk kelemahan manusia di hadapan Allah azzaall meskipun seluruh ya negara-negara yang canggih berkumpul di zaman ini untuk menciptakan lalat Ya seperti ciptaan Allah Az maka mereka tidak akan mampu melakukannyaambil suu darinya mereka tidak bisa Mbut kaliah yanga dan yang diminta yang meminta yang berdoa lemah dan yang didoa diminta darinya juga adalah makhluk yang lemah mereka tidak mengagungkan Allah dengan sebenar-benarnya pengagungan maka ya tentunya kita harus ya mempelajari tentang kekuasaan keagungan dan kebesaran Allah Azza waalla agar kita benar-benar dipenuhi hati kita dengan rasa takut kepada Allah Aza waalla rasa tunduk dan patuh kepada perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangannyaa Allah mengetahui yang tersembunyi yang tidak terlihat wahuawa dan Allah berada di atas arsnya jadi tidak ada pertentangan antara Allah berada di atas Arsy dan Allah mengetahui segala sesuatu yang di eh terjadi di atas alam semest di atas muka bumi ini atau di alam semesta ini Allah mendengar segala sesuatu dan melihat segala sesuatu dan tidak ada bedanya antara yang dilakukan sembunyi-sembunyi atau yang dilakukan terang-terangan sama saja bagi Allah Azza waalla dan Allah subhanahu wa taala yang mengetahui dan menciptakan segala makhlukNya dan Allah subhanahu wa taala yang menahan ya segala sesuatu kita butuh kepada Allah di setiap ya di setiapipan mata makanya dalam Zikir pagi kita selalu berdoa kepada Allah ya ya qayum Wahai Allah yang Maha hidup yang terus menus menurus makhlukNya dengan rahmatmu aku meminta pertolongan perbaiki segala urusanku dan jangan biarkan aku mengurus diriku sendiri atau Bersandar kepada diriku meskipun sekejap mata kita ketahui dan kita melihat bagaimana ee alam semesta ini Bagaimana perputaran siang dan malam Bagaimana matahari dan bulan berjalan diosnya dengan keteraturan yang sangat indah juga segala bintang-bintang Ini semua adalah ya aturan Allah Azza waalla atas kehendak Allah Azza waalla Allah subhanahu wa taala yang mengendalikan segala sesuatu ya terkadang kita merasa takjub dengan ya Ee buatan-buatan manusia ya alat-alat canggi yang dibuat manusia ketahuilah bahwasanya ya apa yang Allah ciptakan jauh lebih hebat tidak ada bandingan apa yang dibuat oleh manusia dan dengan apa yang diciptakan oleh Allah Azza wa Jalla bahkan Allahlah yang menjadikan manusia itu pandai untuk ya membuat alat-alat yang canggih dan Allah subhanahu wa taala mampu untuk menghancurkan segala yang dibuat oleh oleh manusia sekejap mati dan Allah subhanahu wa taala ya tidak ada yang sulit baginya in Allah Jika menginginkan sesuatu hanya mengatakan Kun ya Kaf dan Nun maka Terjadilah apa yang Allah inginkan Allah subhanahu wa taala yang memberi rezeki segala makhlukNya ya Yang yang paling kecil sampai yang paling besar tidak ada satu binatang melata pun tidak ada satu makhluk pun kecuali Allah menentukan rezekinya dan Pengetahuan Allah subhahu wa taala diaat dia sesu atau diun atau diu Allah gnya tidak ada yang tersembuni di langit Dani dari ilmu Allah Azza Allah mengetahui di daratan dan di lautan Berapa jumlah ikan berapa jenis ikan berapa jenis hewan makhluk hidup yang ada di laut Allah subhanahu wa taala ketahui segalanya tidak ada daun ketahui berapa jenis daun berapa jenis pohon berapa juta berapa ratus juta daun yang jatuh ya setiap hari setiap waktu Allah mengatakan tidak jatuh satu daun kecuali mengetahuinya tidak ada ya habah ya biji-bijian di kegelapan bumi ya di dalam bumi siapa yang menumbuhkan biji-bijian tersebut ya Siapa yang membukanya sehingga tumbuh Allah subhanahu wa taala tidak ada yang Bah atau yang kering ya tidak ada yang hidup atau yang mati tidak ada makhluk hidup atau benda mati kecuali Allah mengetahuinya Dan Allah telah Tuliskan semuanya di mah Allah yang mewafatkan kalian di malam hari ketika kalian tidur Allah pegang Ya Roh kalian dan Allah kembalikan ketika Allah takdirkan untuk Bang kembali Mak Diara do ketika bangunalajghidkan setelah dan allahetui apa yang kalian kjakan apa yang kalian lakukanu yang DII dan yang membangkitkan kalian ketika ya bangun dari tidur Siapa yang bisa membuat kita tidur dan siapa yang membangunkan kita dari tidur kita Allah subhanahu wa taala yang melakukan dan menghendaki segala sesuatu dan kalau kita ya renungi Dan kita pikirkan bagaimana kekuasaan Allah Azza waalla Bagaimana kudrah Allah Azza waalla Bagaimana kemampuan Allah Azza waalla maka tentunya ya kita sangat terkagung kagum ya kita akan mengagungkan Allah subhanahu wa taala dengan sebenar-benarnya pengagungan ya Jadi tidak ada yang bisa ya Ee menentukan terjadi apapun kecuali Allah Azza waalla karena sampai daun pun Allah subhanahu wa taala yang mengizinkan untuk jatuh yaal ahq kalau kita ya Eh lihat Bagaimana Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam menyampaikan ya perkara-perkara yang akan terjadi sebelum hari kiamat maka kita benar-benar takjub dan kagum Bagaimana ya Allah subhanahu wa taala telah menerangkan ya kalau kita perhatikan Bagaimana sirah para nabi ya bagaimana Allah menolong Nabi Yunus ya ketika ditelan ikan di dalam lautan Bagaimana Allah selamatkan Nabi Musa dan tentaranya ya Ini semua adalah perkara kara yang menunjukkan kekuasaan Allah Subhanahu Wa taal dan juga Alquran Karim yang merupakan Wahyu dari Allah a tidak ada yang bisa mendatangkan sepertinya allahafman Katakanlah seand berkumpul jin dan manusia suruh jin dan manusia Mere in mendatangkan se tidakuunya tidak akan mampu mendatangkan seperti Alquran meskipun seluruh jin dan seluruh manusia bersatu berkumpul untuk mendatangkan seperti Alquran maka mereka tidak akan mampu untuk melakukan dan Rasulullah penyampai dari Azza apa yang disampaikan ole rasah Wahyu yang Allah sampikan kepad allahman ya disampikan bahwanya diahukan kepadaku alquranar aku menikan kepadaalian dan yang sampai kepanyaqur mak yaiban kita terususelajari kitab yang kami turunkan yang penuh berkah ya kalau kita mempelajari Alquran kita akan merasakan keberkahan dalam kehidupan kita keberkahan dalam ya keseharian kita kalau kita sering baca Alquran dan kita mempelajari dan berusaha mengamalkan is Alquran maka kitab Alquran adalah kitab yang membawa keberkahan di dunia dan di akhirat tujuannya Li Allah turunkan untuk ditadaburi untuk direnungi untuk dipelajari untuk diamalkan dan menjadiing bagi orang-orang yang berakal Kemudian beliau mengatakan ya tidak boleh kita bertanya bagaimana ya turunnya Allah bagaimana tangannya Allah bagaimana Wajahnya Allah bagaimana datangnya Allah nanti pada hari kiamat ya kata para ulama kita Kalau turunnya makhluk saja berbeda-beda ya kalau kita turun dari tempat yang tinggi ada yang turun dengan menggunakan tangga ada yang lompat ada menggunakan tali ada mengunakan ya tentunya Allah subhanahu wa taala ya berbeda dengan makhlukNya dan ya tidak boleh kita ragu tentang apa yang Allah Terangkan dalamran karena pasti semuanya benar kita tidak bertanya tentang kinya bentnya juga tidak bertanya tentang kenapa ya Karena Allah ditanyakan tentang apa yang Allah kerjakan dan kita akan ditanya kita harus meyakini Bahwasanya Allah pasti punya hikmah dalam segala apa yang Allah kehendaki Allah apa yang Allah takdirkan harus yakin bahwasanya tidak mungkin Allah berbuat sia-sia meskipun kita tidak mengetahui ya kita mungkin ya tidak mengetahui Apa hikmah di balik penciptaan iblis ya tapi kita harus meyakini bahwasanya Segala sesuatu pasti ada hikmahnya dan meskipun kita tidak mengetahui kita harus yakin bahwasanya di antara nama Allah alhakim Maha bijaksana maka tidak mungkin ada sesuatu yang sia-sia yang Allah subhanahu wa taala ciptakan ya Semoga apa yang kita pelajari pada pagi hari ini bermanfaat yaitu pentingnya kita mengembalikan ya kepada Alquran dan asunah terutama perkara akidah tidak boleh kita ya mengambil keyakinan dari selain dua sumber Alquran dan sunah dan mengikuti petunjuk al-qur’an asunah dalam berakidah ya karena ee jika tidak maka sorang akan terjatuh kepada kesesatan Barakallah fikum dan EE Jika ada yang ingin bertanya dipersilakan n baik alhamdulillah Terima kasih banyak Ustaz atas materi yang telah disampaikan jazakallahu Khair Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua dari pembahasan masalah akidah ini Baik untuk selanjutnya kami buka sesi soal jawab bagi anda para pemerhatir Roja sekalian yang ingin bertanya melalui layanan pesan Whatsapp silakan bisa mengirimkannya di nomor 0819896543 atau anda bisa menghubungi kami di l telepon untuk pertanyaan pertama kami ajukan terlebih dahulu Ustaz pertanyaan di layanan pesan Whatsapp Nam ada pertanyaan dari bapak Muhammad Amin di Ogan Ilir Sumatera Selatan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz dulu saya ketika mengikuti kajian seorang kiai dalam ceramahnya sering mengatakan bahwa Allah itu maha melihat dan kita itu buta Allah itu maha mendengar sedangkan kita itu Tuli nah pertanyaan Ustaz Apakah dapat dibenarkan perkataan tersebut Ustaz jazakallah Khair ya Eh tentunya kita perlu mengetahui apa yang dimaksud kita itu buta kita itu Tuli tapi bisa bisa jadi ya kita Maksudnya kita Buta dari melihat segala sesuatu yang dilihat oleh Allah Azza waalla kita tidak melihat semua yang Allah subhanahu wa taala lihat kita tidak mendengar semua yang Allah dengar kalau ini yang dimaksud maka ya bisa jadi kita ee memahami perkataan itu tidak ada masalah ya karena ya penglihatan kita sangat terbatas dan penglihatan kita sangat terbatas mungkin saja itu yang dimaksud dan wallahualam Saya juga tidak pernah mendengar ya perkataan ini dari ulama kita atau yang dimaksud bahwasanya orang-orang kafir ya kalau orang-orang kafir disebutkan dalam al-qur’an mereka itu buta mereka itu Tuli maksudnya mereka itu buta dari melihat ya tanda-tanda kekuasaan Allah Azza wa Jalla melihat kebenaran dan tuli dari mendengarkan kebenaran ya Adapun orang yang beriman maka mereka melihat dan mereka mendengar ya karena sebenarnya pendengaran dan penglihatan sebenarnya yaitu jika kita melihat kebenaran jika kita menerima dan mendengarkan kebenaran itu kalau seorang mendengarkan kebenaran tapi tidak mengikutinya melihat kebenaran tapi tidak tunduk kepadanya maka inilah orang yang tuli dan orang yang buta sebenar buta Sebenarnya bukan buta mata tapi buta hati karena banyak orang yang buta matanya tapi hatinya sangat ya tajam penglihatan dan ya Banyak orang yang ee apa namanya ee melihat tapi hatinya buta Ya jadi ada orang yang buta matanya tapi hatinya sangat tajam penglihatan hatinya sangat tajam dan banyak orang yang matanya tidak buta tapi hatinya buta dan inilah kebutaan yang Ee kita berlindung diri dari kepada kepada Allah subhanahu wa taala yau kebutaan hati dari melihat kebenaran Barakallah Fik Baik terima kasih banyak syukurzak atas jawabanaz demikian untuk bapak Muhammad Amin dan yang kedua masih di layanan pesan Whatsapp ada pertanyaan dari hamba Allah yang berada di Garut n ee beliau sering menanyakan ini dan belum sempat ya kami ajukan itu mengenai masalah ee salat Ustaz ya Ustaz eh Saya bekerja menjadi seorang supir Bagaimana salat ee zuhur dan asar magrib beserta Isya itu di qasor kebanyakan di qasar karena sering terjebak macet di ee perjalanan dan sulit untuk bertemu dengan masjid ketika pas waktunya Ustaz mohon ee jawaban dan pencerahannya ya Jika dia seorang ee Sair dan musafir yaitu melakukan perjalanan jauh ya yang paling hati-hati ya itu melebihi 80 KM maka tentunya keringanan untuk menjamak dan mengqasar ini berlaku juga pada sfir tersebut Jadi kalau dia seorang yang melakukan tapi kalau hanya dalam kota ya maka tentunya keringanan ini tidak dia dapatkan karena yang dibolehkan untuk mengqasar yaitu seorang yang musafir Jadi kalau memang dia melakukan perjalanan jauh ya kemudian ee dia di ketika perjalanan tersebut dia mengqasar atau menjamak salatnya zuhur asar Magrib dengan Isya maka tentunya ini diperbolehkan karena musafir dibolehkan untuk ya mengqasar salatnya dan juga menjamak antara zuhur asar dan magrib Isya baik itu jamak takhir atau jamak takdim baik dilakukan di waktu Zuhur ee salat zuhur dan asar atau di waktu asar ya diundur begitu pula dengan Magrib dan Isya tadi ee sekali lagi kalau dia seorangnya musafir maka ini diperbolehkan Barakallah fikum yang ketiga ee kami ajukan masih di layanan pesan Whatsapp Ustaz mengenai dasar agama salah satu Golongan atau kelompok dia menyatakan bahwa dasar agama ee dalam mengambil sebuah dalil yaitu yang pertama al-qur’an yang kedua hadis yang ketiga ijma dan yang keempat adalah kias dan hal ini merupakan katanya mengikuti mazhab Imam assyafi’i Apakah benar Ustaz ee dasar agama yang dinisbatkan kepada Al Imam Syafi’i iniya kita ee ketika mengatakan ee al-qur’an dan asunah dan tidak ada iias tadi k Kami jelaskan lagi bahwasanya dalam masalah akidah ya alaupun dalam masalah fikih maka sumbernya Ya ah ahlus sunah mengatakan sumber dalil ya yang disepakati oleh EE banyak ulama atau kebanyakan ulama adalah eh ijma al-qur’an sunah ijma dan qias ya maka eh yang kita katakan tadi di penjelasan bahwasanya tidak ada iias dalam sunah masih tidak ada iias dalam akidah ya karena perkara Akidah itu hanya diambil dari al-quran dan hadis-adis Sallahu wasallam karena kebanyakan adalah perkara yang gaib Adapun perkara ya ya maka kias salah satu sumber pendalilan di dalam ee mazhab ahlusunah Wal Jamaah ya karena banyak perkara-perkara baru yang EE butuh ee iias dalil iias agar kita bisa menentukan hukum satu perkara dalam agama kita ini terutama perkara-perkara yang baru muncul ya kontemporer maka ulama menggunakan dalilas barakallahik Barakallah jazakah Khair sekalii untuk jawaban o usaz demikian untuk ee para penanya dan Selanjutnya silakan yang ingin bertanya melalui lain yang telepon Kami tunggu di 02182365436 silakan Halo Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Dengan siapa di mana dengan Umu Zahra di iya silakan Umu Zahra ee Ini Ustaz ketika kita telah belajar kepada Ustaz yang ee seperti di Rojak TV ini ee apakah e apakah setelah kita belajar dengannya sementara kita masih banyak kekurangan ilmu ee yang belum kita dapati semakin kita belajar semakin terasa kekurangan yang kita miliki Apakah dengan belajar dengan ee ustaz-ustaz Dijak seperti ini Apakah kita sudah bisa meyakini diri kita itu telah ee termasuk ee ahlusunah sementara kebimbangan dan kepuas-puasan di hati dan ketakutan masih ada Ustaz mohon pencerahannya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz belajar itu ya banyak carnya banyak metodenya dan yang terbaik adalah duduk langsung di majelis ilmu Ya kita harus benar-benar selektif pertama ya datang ke majelis ilmu ya Di uk langsung di majelis para asatid ya memulai dengan perkara-perkara yang pokok perkara akidah rukun Iman rukun Islam ya dan perkara-perkara yang wajib diketahui bagi ya seorang muslim dalam kesariannya ya bagaimana dia beribadah kepada Allah ya keyakinan dia tentunya yang pertama kepada Allah Azza waalla tentang rububiah uliah asma sifat kemudian Bagaimana yang harus ari tentang iman kepada malaikat ya tentunya tidak harus secara mendetail ya tapi yang perkara-perkara yang pokok pokok saja Kemudian kepada rasul-rasul kepada kitab-kitab kepada hari akhir tentang takdir baik dan takdir buruk juga ya perkara ee salat wudu ya kemudian pembatal-pembatal salat hukum-hukum salat secara umum ya kemudian Bagaimana hukum-hukum puasa ini berusaha untuk kita pelajari dan tentunya bukan ya kalau memang tidak ada ee secara offline yang kita bisa datangi dan secara R Alhamdulillah ya saat ini banyak sekali ya fasilitaspalitas media-media bukan e tentunya bukan hanya R tapi banyak sekali media-media yang sunah yang lain yang bisa kita gunakan tentunya setelah kita bertanya kepada Ustaz yang kita percaya ya Apakah direkomendasikan media ini atau eh Ustaz ini dan buku ini ya kita belajar dan menambah ilmu setiap hari ya tentunya tidak ada selesainya ya menuntut ilmu itu sampai kita meninggal dunia tapi apa yang telah kita ketahui maka kita segera mengamalkan karena dengan mengamalkan apa yang kita ketahui hal itu akan ya menjadi sebab keberkahan ilmu kita dan sebab ilmu kita terus bertambah dan setiap hari kita berdoa kepada Allah Allah dan perkara yang kita masih bimbang masih ragu maka kita tanyakan langsung kepada Ustaz yang kita percaya dan terus kita memohon kepada Allah Azza waalla agar diberi Taufik bimbingan dan kelurusan dalam beragama dan Allah mengatakan wallina jahaduaahahumulana dan orang-orang yang bersungguh-sungguh menumuh jalan kami maka sungguh kami akan memberi petunjuk kepadanya kepada jalan-jalan tersebut Jadi intinya ya apa yang kita telah dengarkan maka kita berusaha untuk mengamalkan kalau itu adalah suatu keyakinan maka kita yakini ya Dan kalau itu suatu amalan maka kita berusaha untuk mengamalkannya sambil terus memohon petunjuk Hidayah dan kemudahan dari Allah Azza waalla untuk memahami ilmu dan dengan ketakwaan kepada Allah Azza waalla maka Allah akan mengajarkan kita ilmu yang benar watahah bertakwalah kepada Allah Allah akan menambah ilmunya kepada kalian maka ya terus kita berusaha dengan segala fasilitas yang tersedia kita meluangkan waktu kita setiap hari untuk mendengarkan kajian terutama tadi yang berkaitan dengan akidah dan ibadah kita sehari-hari juga perkara-perkara yang lain yang untuk menambah Kean kita yang sebagai ibu rumah tangga Bagaimana mempelajari tentang hak-hak suami kewajibankewajiban istria mendidik anak bergaul dengan tetangga dan lain sebagainya yanghamdulillah kita media yang disediakan bah ibu-ibu di rumah Bisa sambil beraktivitas Ya sambil mendengarkan kajian-kajian ilmiah nah ini Tentunya kemudahan dari Allah yang patut kita syukuri dan semoga Allah subhanahu wa taala terus meneguhkan kita di atas kebaikan dan e sunah Nabi Wasallam n baik alhamdulillah Terima kasih banyak Ustaz jazak atas Jawabannya demikian untuk muaharah dan selanjutnya masih di l telon yang kedua kami tunggu bagi Anda yang ingin ber t secara langsung di 0218236543 silakan Halo asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhumalam warahmullah wabarakatuh Dengan Bapak Muhamad Amin ya dengan Pak Mul di mohon maaf ya silakan izin bertanya Ustaz e di tengah-tengah masyarakat selalu terjadi perbedaan sekecil Apun tentang akidah Ustaz Mengapa ini bisa terjadi sementara sumber ataup ya sama Ustaz al-qur’an dan asunah mereka mengatakan dalya al-qur’an dan Sunah semententara yang lain mengatakan juga sama ustaznya atau sumbernya al-qur’an dan Sunah jadi Mengapa ini bisa terjadi Ustaz di tengah-tengah masyarakat pencerahannya Ustaz n baik semoga kami dapat ilmu yang bermanfaat asalamualaikum warahmatullahi warahmatullahi wabarakatuh silakan Ustaz ee semua kalangan semua kelompok mereka mengatakan kita berd dengan al-quran dan asunah ya tapi cara pendalilannya ya istidlalnya cara mereka berdalil cara memahami dalil ini yang banyak yang keliru ya makanya kita mentafsirkan pertama al-quran dengan al-qur’an kemudian mentafsirkan Alqur’an dengan penafsiran para sahabat Kenapa kita mengutamakan tafsir para sahabat karena merekalah yang langsung mendengarkan penjelasan al-qur’an dari Nabi Sallallahu Alaihi was wasam merekalah yang merasakan langsung Turunnya wahyu ya merekalah yang melihat langsung Bagaimana Rasulullah mempraktikkan ya alquranul karim maka ya kalau kita kembali kepada penafsiran para sahabat ya terutama dalam masalah akidah maka kita tidak akan berselisih tidak kita tidak akan berbeda pendapat karena para sahabat tidak berbeda dalam masalah asma sifatnya mereka ada perbedaan dalam masalah sebagian masalah-masalah fikih ya Dan ini Tentunya ya kita berlapang dada jika para sahabat saja ada yang berselisih dalam permasalahan fikih apalagi ya Eh manusia setelahnya ya adapun dalam masalah akidah mereka sepakat dalam perkara iman kepada Allah kepada malaikat kepada Kitab Rasul hari akhir takdir takdir buruk mereka sepakat ya Ada perasan-perasalan detail sedikit yang EE dinukilkan perselisihan dari para sahabat tapi ini tidak mempengaruhi ya pokok akidah secara umum yaitu ya diriwayatkan bahwasanya ada perbedaan antara Aisyah dan Ibnu Abbas apakah nabi kita pernah melihat Allah Azza waalla ketika Isra Mikraj atau tidak ya Aisyah mengatakan ee nabi tidak melihat dan Ibnu Abbas diriwayatkan bahwasanya Beliau mengatakan e nabi kita melihat tapi mereka sepakat Bahwasanya Allah itu bisa dilihat berbeda dengan kelompok jahmiah muktazilah yang mereka mengatakan Allah tidak bisa dilihat ya jadi ahlusunah sepakat Bahwasanya Allah itu nanti bisa dilihat pada hari kiamat dan di surga nanti ini salah satu perkara ee akidah yang disepakati oleh ahlusunah Wal Jamaah sejak zaman sahabat dan diselisihi oleh kelompok-kelompok sesat Jadi mereka yang mengatakan berdalil dengan ee al-qur’an asunah maka tentunya cara pendalilannya juga perlu diperiksa ya karena ee mereka hanya menggunakan al-quran tapi dipahami secara keliru makanya kita harus kembali kepada pemahaman para sahabat tabiin para ulama-ulama yang disepakati keilmuannya ya tentang eh perkara-perkara yang diperselisihkan karena Allah mengatakan jika kalian berselisih dalam satu perkara maka Kembalikanlah kepada Allah dan rasulnya ya kembalikan kepada Allah adalah kembalikan kepada kitab Alqur’an dan mengembalikan kepada Rasul adalah mengembalikan kepada sunah k para ulama kita seandainya tidak ada solusi dari perpecahan ya dalam al-quran dan asunah maka tidak mungkin kita disuruh kembali kepadanya dan kalau kita kembali kepada al-qur’an dan asunah maka pasti kita sepakat kalau cara kita benar dalam memahami dan berdalil dengan al-qur’an dan sunah Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ya maka tentunya kita butuh bimbingan para ulama yang benar-benar memahami al-qur’an secara benar melalui bimbingan para ulama-ulama ya sejak dahulu eh dan tentunya ya ini semua butuh waktu ya bagi seorang untuk terus mempelajari dan bertanya karena orang awam ini kewajibannya hanya bertanya kepada para ahli ilmu bertanyalah kepada ahliikir yaitu orang- yang punya ilmu jika kalian tidak mengetahui dan kalau kita ingin bertanya bertanyalah kepada orang yang kita yakin tentang keilmuan Dan ketaknya Dan jika kita sudah diberitahu maka leas kewajiban kita Barakallah Fik Fik Barakallah jazakir atas jawaban saya demikian dan masih kami berikan kesempatan untuk Anda yang ingin bertanya melalui layanan dan telepon silakan di 0218236543 ya Nam silakan Halo asalamualaikum wararakatuhikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh mohon maaf sebentar terputus-putus ya silakan ee Ustaz dulu saya pernah punya hutang waktu masih sekolah kepada teman Ikhwan sampai sekarang saya belum membayar hutang tersebut saya berniat menginfakkan uang tersebut Atas nama Ikhwan itu apakah itu diperbolehkan dan apakah itu sudah dikatakan saya sudah membayar hutang tersebut karena pernah saya cari tahu di mana Ikhwan tersebut tidak bisa ketemu dan Ana khawatir jika terjadi fitnah jika ee mencari lagi karena kita sudah sama-sama sudah berkeluarga nah cukup ya yang apa yangeda boleh P Az ee berhubungan dengan Akidah ee gak ah Iya nanti satu dulu Bu ya STI ada pertanyaan yang lainnya yang menungguakanlah Ustaz asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Nam silakan Ustaz tentunya eh kita berusaha dulu ya berusaha untuk ee menemukan apalagi zaman saat ini ya Ada grup-grup biasanya ya grup WhatsApp bahkan teman SD kita ya dan biasanya sangat mudah untuk di zaman ini mencari tahu ya dulu ee teman kita kalaupun sudah meninggal umpamanya maka masih ada keluarganya yang bisa kita bayarkan kalau usaha-usaha itu sudah kita lakukan Kang yang maksimal tapi tidak juga maka Apa yang dilakukan juga sudah benar yaitu bersedekah dengan meniatkan pahala untuk orang tersebut tapi jika di kemudian hari kita masih ketemu ya atau menemukan maka tetap kita kembalikan dan eh sedekah itu kalau memang kita niatkan untuk dia tetap untuk dia juga tidak masalah atau kembali pahalanya untuk kita ya jadi ee meskipun sudah kita bersedekah at bukan berarti sudah lepas begitu saja ya apalagi saat ini kita katakan sangat mudah untuk mencari nomor mencari alamat ya Dikarenakan ee teknologi yang begitu canggih sehingga di mana pun ya Bahkan di luar negeri biasanya tetap mudah karena ya jaringan-jaringan itu masih ada dan Eh kalau kita sudah berusaha tapi tidak juga maka la yukfulahu nafsanaha Allah tidak membani suatu jiwa kecuali menurut kemampuannya ya kita sedekahkan dengan inat pahala untuk dia tapi kalau satu hari dia datang lagi maka tetap kita bayarkan kecuali kalau dia sudah merelakan karena jika jumlahnya tidak banyak bisa jadi dia sudah relakan juga dan kita bertakwa Allah semampu kita Barakallah Fik n Alhamdulillah baik terima kasih banyak Ustaz jazir atas Jawabannya demikian dan selanjutnya kami ajukan kembali Ustaz pertanyaan di layanan pesan Whatsapp asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ya Ustaz bagaimana dengan orang tua kita dulu yang banyak meyakini mengenai keyakinan-keyakinan yang terkait dengan agama dan hal tersebut tidak berdasarkan dari al-qur’an dan hadis yang setelah kita tahu dan kita mendapatkan hidayah di saat sekarang Sedangkan mereka semasa hidupnya Belum sampai dakwah kepada mereka dan mereka sudah tiada Ustaz mohon eh penjelasannya Bagaimana apakah dosa-dosa mereka akan diampuni Ustaz jazakah Kir kalau penyimpangan dan kesesatan yang mereka terjatuh kepadanya disebabkan kelalaian ya tidak bersungguh-sungguh untuk bertanya mempelajari ilmu maka Allah subhanahu wa taala tentu tidak akan mengazab sampai huah itu tegak kepada sorang ya tapi untuk memastikan Apakah memang huah itu sudah tegak atau tidak tidak ketahui ya kalau kita yakini bahwasanya orang tua kita mang di atas Islam ya cuma ada beberapa penyimpangan adaapa kekeliruan yang mereka lakukan ya maka kita tetap mendoakan ya agar mereka diampuni oleh Allah Azza waalla kecuali kalau diyakini bahwasanya mati di atas kekufuran maka tidak boleh kita mendoakan orang yang mati di atas kekufuran ya kecuali kalau mereka masih hidup maka kita terus mendakwahkan mereka mengajak mereka untuk mengikuti ya kebenaran yang telah kita ahu jadi ya kalau memang hujah belum sampai kepada mereka ya mereka juga tidak punya kemampuan untuk bertanya karena ya lingkungan yang memang mereka ee Demikian maka Semoga itu menjadi uzur bagi bagi mereka tapi kalau mereka sendiri yang lalai ya mereka sebenarnya ada ilmu ada sumber ilmu yang sudah sampai kepada mereka tapi mereka cuek ya mereka Acu takacu maka ini bisa menjadi Sebab mereka diazab di akhirat nanti intinya Allah Allah Maha Adil Allah tidak mungkin mengazab seorang kecuali hujah itu telah tegak kepadanya ya dan tentunya kita juga yang masih diberi kesempatan oleh Allah berdoa kepada agar terus di kokohkan di atas akidah yang benar di atas sunah karena tidak ada yang mengetahui ya Ee kita mati di atas ee apa nantinya maka doa yang paling banyak Kita panjat kan sebagaimana nabi sahu wasallam ya wah yang membolak-balikkan hati tetapkan hatiku di atas agamu ya itu dengan terus ya mendengarkan kajian akidah ya dan berdoa kepada Allah Azza wa Jalla agar ya iman kita terus terjaga dan dijaga oleh Allah Azza waalla sampai akhir hayat kita Barakallah fikumir atas jawaban Al Ustaz demikian untuk yang bertanya dan selanjutnya nama ada pertanyaan kembali Ustaz di lan WhatsApp kami ajukan ya Ustaz mohon penjelasannya manakah keyakinan dalam agama yang masuk dalam akidah dan tidak masuk dalam akidah Ustaz kadang bingung mengenai penjelasan salah satu asatizah atau salah satu ulama yang kita lihat di Youtube bahwa hal tersebut masuk ke dalam keyakinan tapi dibantah oleh ulama yang lainnya perihal misalkan e mengenai ee mengenai masalah orang yang dikuburkan dan mendengar apa-apa yang EE ketika kita berziarah mendengar dan mengetahui mayit yang di Siapa yang datang dan ada juga yangantah bahwa hal tersebut merupakan khurafat hal ini menjadi satu kebingungan Mohon penjelasan Ustaz ya jadi dalam masalah akidah Akidah itu adalah rukun iman ya Rukun Iman itulah permasalahan akidah iman kepada Allah jadi semua perkara yang berkaitan dengan iman kepada Allah rububiyah uluhiyah asma sifat itu perkara akidah kemudian berkait dengan malaikatnya perkara gaib kita tidak melihat malaikat dan Malaikat adalah makhluk yang gaib maka ini perkara akidah jelas ya rasul-rasul ya yang sudah Ee bahkan Nabi Muhammad pun kita tidak mendapatinya kemudian apalagi rasul-rasul yang dahulu ya terdahulu ya itu Terangkan sem dalam Alquran kisah-kisah mereka dan sebagai an juga tidak diterangkan tentang kitab-kitab terdahulu juga disebutkan Taurat Zabur Injil Bagaimana Apa kewajiban kita tentang ee kitab-kitab tersebut kemudian tentang hari akhir kejadian-kejadian sebelum hari kiamat tanda-tanda kiamat ini semua masuk dalam perkara akidah kemudian tentang takdir baik takdir buruk tingkatan takdir ilmu kemudian ee ditulisul mahfuz kehendak Allah dan Allah menciptakan ee perbuatan makhluk kemudian juga para ulama kita memasukkan perkara Imamah walaupun pada aslinya perkara fikhiah itu bagaimana ketaatan kepada pemimpin Bagaimana Manhaj ahlusunah dalam bersikap kepada penguasa ya Kenapa para ulama kita masukkan ini dalam perkara akidah karena kelompok-kelompok sesat khawarij muktazilah menyelisihi ahlusunah dalam perkara ini juga dalam eh sikap terhadap para sahabat ini juga dimasuk kan dalam Bab akidah karena ya perselisihan ee Syiah ya yang mereka mengkafirkan para sahabat ya Sehingga ee para ulama kita memasukkan setelah Rukun Iman ini perkara sikap kepada Penguasa dan juga sikap kepada para sahabat dalam kitab-kitab akidah mereka bahkan sebagian memasukkan sampai ya dalam kitab akidah meski itu masalah fikih ya sebenarnya itu mengusap ee khauf ya alas kaki pas kaki ya dalam Safar atau dalam ee eh tidak Safar ya Kenapa karena Syiah juga menyelisih ahlusunah dalam perkara ini Adapun tadi ya masalah apakah mendengar Memang diperselisihkan makanya saya katakan senya dalam masalah akidah pun detaildetailnya juga ada yang diperselisihkan dan memang ya ini termasuk perkara yang diperselisihkan oleh para ulama kita apakah EE orang yang sudah meninggal itu mendengar atau tidak ya atau mendengar sebagian saja ya karena riwayat-riwayat yang datang dari Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam juga ya ada yang bisa dipahami bahwasanya mendengar dan dalam al-qur’an juga disebutkan bahwasanya mereka tidak mendengar ya Jadi yang EE mereka mendengar sebenarnya yang lebih kuat adalah mereka mendengar salam kita dan EE nabi sahu Alaihi Wasallam ketika ee di Perang Badar juga mengatakan bahwasanya mereka lebih dengari apa yang aku ucapkan daripada kalian tapi yang dimaksud tidak mendengar adalah tidak mereka tidak mereka tidak bisa mengabulkan permintaan kita ya mereka tidak bisa mengabulkan Adapun mereka mendengar maka inilah pendapat yang lebih kuat mereka mendengar Ucapan salam kita ya Adapun Apakah semua ucapan kita didengarkan inilah yang diperselisikan oleh para ulama kita tapi yang jelas bahwasanya mereka mendengar salam kita dan juga dalam hadis yang sahih mereka mendengar qal ya suara sendal eh orang-orang yang mengantarnya ke kuburan ya Karena setelah roh itu diangkat ke langit ruh orang beriman maka dikembalikan lagi ke jasadnya dan mengalami kehidupan alam barzak yang eh tentunya eh tidak kita ketahui Bagaimana hakikatnya dan juga orang-orang kafir mereka tersiksa di dalam kuburan jadi ada kehidupan di alam barsah yang hakikatnya kita tidak ketahui tapi yang seperti ini memang ada ya perselisihan pendapat di kalangan para ulama tentang mendengar atau tidak mendengar Apakah semua ucapan kita didengar atau tidak Tapi yang jelas mereka mendengar Ucapan salam orang yang memberi salam kepada Barakallah jazakahir atas Ustaz dan pertanyaan tadi merupakan pertanyaan terakhir Ustaz di pertemuan kesempatan hari ini dan mungkin ada iktitam untuk dapat disampaikan bagi para pemerti Roja sekalian Amin dan muslimat rahimani warahimakumullah kita ya tentunya eh Mari untuk selalu bersemangat terus ya belajar mendengarkan kajian menghadiri kajian secara langsung bertanya kepada para asati kita agar ya setiap hari ilmu kita terus bertambah karena kita ketahui bahwasanya setiap hari juga dianjurkan untuk membaca Allah maka ya Selain berdoa kita terapkan dalam dalam kehidupan kita sehari-hari ya benar-benar kita simak ya penjelasan para Ustaz dan juga berusaha untuk bertanya dan mengulang-ulang apa yang telah kita pelajari ya bukan hanya terus menambah tapi tidak murajaah karena sebabnya ilmu itu hilang ya karena kurangnya kita memurajaah kurangnya kita mendengar lagi apa yang telah kita e pelajari sebelumnya dan dengan terus ya Ee menambah ilmu terus mendengarkan terus memurajaah maka Ya Allah subhanahu wa taala mengetahui dalam hati kita Dan Allah yang akan memberikan kita petunjuk kemudahan dalam eh memahami agama ini Barakallah fikum Barakallah jazak kir sekali lagi untuk Al Ustaz Semoga Allah menjaga Al Ustaz beserta keluarga dan memberkahi ilmu yang telah disampaikan dan berikan kesehatan kepada Al Ustaz untuk dapat memberikan faedah kembali di Rabu pekan yang akan datang jazakumahir dan kepada guru yang berada di Maros Makassar kami ucapkan terima kasih banyak telah membantu terlaksananya acara di kesempatan pagi hari ini dan terima kasih banyak pula kepada anda para pemati Roja sekalian atas perhatiannya dalam menyimak acara kami di kesempatan pagi hari ini mudah-mudahan kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari pertemuan ini dan tentunya kita terus ya berusaha untuk belajar memahami akidah kita yang benar dan salah satu kitab yang menjadi rujukan untuk kita belajar yaitu kitab ee akidah syarhusunah karya Imam albarbahari ini dan mudah-mudahan di kesempatan Rabu yang akan datang kita dapat melanjutkan pembahasan yang penuh manfaat ini Demikian kami undur diri mohon maaf apabila ada kesalahan subhanakallahum wabihamdika Ashadu alla ilaha illa Anta astagfiruka waubu ilaik wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dr.Iqbal Gunawan, MA | Syarhussunnah Al-Barbahari
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply