cahaya sunah Roja TV saja pemirsa Roja TV asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah nabiina Muhammadin Sallallahu Alaihi Wasallam Amma ba hadirin parahati roja yang semoga dirahmati danmuliakan oleh Allah subhanahu wa taala di mana pun anda berada Alhamdulillah pada kesempatan pagi hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan waktu Rang oleh Allah subhanahu wa taala untuk kembali bersama di dalam saluran Tilawah Alquran dan kajian Islam sawat salam Semoga senantiasa serahkan kepada nabi kita Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Insyaallah pada kesempatan Senin pagi hari ini kita masih melanjutkan kajian kita seputar menuju negeri Abadi yang masuk ke dalam pembahasan keyakinan ahlusunah tentang syafaat Insyaallah akan disampaikan oleh guru kita Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala secara langsung dari Medan Sumatera Utara di akhir sesi nanti bagi Anda yang ingin bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda anda dapat bertanya melalui Layanan Telepon di 0218236543 atau melalui chat WhatsApp di 0819896543 ikhwat Al Islam kaum muslimin dan muslimat Mari kita sama-sama simak pemaparan materi kepada Ustaz Ali Nur hafidahullahu taala kami persilakan falatafadol Maskur ya Ustaz asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu waastagfiruh wa naudubillahiuri anfusina wayiatialinaahdihillah fahual muhtad Wam yudlil falan tajid lahu Wali mursyida asadu la ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh alladzi la nabiya ba’dah wqal Allah subhanahu wa taala ya ayyuhalladina amanuttaqulaha haqqa tuqatih W tamutunna illa wa Anum muslimun waqq ya ayyuhalladina amanutaqulah Wa qulan sadidauslih lakumakumagfirakum dunubakum willahaasulahu faqanim ya aakumzi khqum Min nafs Wahidah wq minaha wumaijan watahzii Arham inallahaanaikumqitabah had had muhammadahu Alaihi wasam ikhwah wa akhwat para pemerhati Roja TV dan pendengar radio Roja di mana pun anda berada Alhamdulillah di pagi hari ini kita kembali bertemu dalam kajian menuju negeri Abadi Adapun Negeri Abadi yang sedang kita pelajari adalah surganya Allah subhanahu wa taala ikhwah Ee kita sudah ada singgung terkait dengan masalah syafaat di mana ada kelompok-kelompok yang mengingkari syafaat seperti kelompok khawarij dan kelompok muktazilah mereka mengatakan tidak ada syafaat mereka menyatakan bahwasanya tidak ada syafaat mereka yang sudah masuk neraka Ya sudah siapun yang masuk neraka maka dia akan kekal selama-lamanya di dalam neraka tidak akan pernah dikeluarkan dari neraka tersebut mereka berdalil dengan firman Allah subhanahu wa taala surah Al Imran ayat 192 in Allah Sesungguhnya orang yang engkau masukkan neraka berarti engkau telah menghinakannya kalau sudah Allah subhanahu wa taala menghinakan berarti tidak akan pernah orang tersebut dimuliakan selamanya demikian ikhwah ada lagi dalil yang mereka pakai tidak ada manfaat syafaatnya orang yang memberi syafaat atas dasar ini mereka katakan ya tidak ada syafaat sama sekali mereka yang sudah masuk neraka Apakah dia para pelaku dosa besar ataukah memang orang kafir orang yang murtad maka mereka selamanya dalam api neraka kita sudah singgung bahwasanya Mengapa mereka berpendapat seperti ini dikarenakan prinsip dasar mereka yang salah prinsip dasar mereka yang til Apa itu ikhwah dikarenakan yang khawarij mengatakan setiap pelaku-pelaku dosa besar maka dia kafir murtad keluar dari Islam Adapun muktazilah menyatakan seorang yang melakukan dosa besar tak dikatakan orang mukmin dan juga tak dikatakan orang muslim Jadi mereka posisinya di antara keduanya tidak muslim tidak kafir Jadi bagaimana manzilah bainal manzilatain tempatnya di antara dua tempat tidak dikatakan muslim tak dikatakan kafir juga namun muktazilah dan khawarij sepakat bahwasanya pelaku dosa besar ini tetap kekal dalam neraka baik pendapat khawar yang mengatakan pelaku dosa besar itu murtad maupun orang khawarij yang mengatakan pelaku dosa besar itu manzilahain manzilat di akhirat mereka kekal dalam api neraka ini yang membuat eh yang apa namanya yang menjerumuskan mereka keyakinan seperti inilah yang menjerumuskan mereka mau tidak mau harus mereka sesuaikan pendapat mereka dengan dengan masalah syafaat sehingga mereka menyimpulkan tidak ada Syafaat rahimallahu wakum ada kelompok kebalikannya dia adalah orang-orang murjiah orang-orang murjiahin Ikhwan rahimullah wyakum mereka mengatakan bahwasanya Ahlul kabair ya ahlul kabiar Ahlul kabair Jamian fil jannatiab bahwasanya para pelaku-pelaku besar dosa besar ya semuanya dalam semuanya tidak akan diazab oleh Allah subhanahu wa taala ya semuanya tidak akan diazab oleh Allah subhanahu wa taala yang satu mengatakan pelaku dosa besar kekal selama dalam neraka yang satu lagi mengatakan enggak mereka bahkan enggak diazab pun ya mereka tidak akan diazab oleh Allah karena mereka sudah beriman Artinya dosa-dosa mereka itu tidak ada berpengaruh terhadap turun naiknya iman mereka demikan ikhwah ini yang sering kita yang kita dengar bahwasanya Iman malaikat sama dengan imannya para pelacur bagi mereka bahwasanya iman itu ya satu satu tempat satu titik dia tidak naik dan tidak akan ada ada turun Deman ikhwah rahimallahakum sekarang kita lihat Bagaimana prinsip ahlusunah Wal Jamaah tentang syafaat prinsip ahlusunah Wal Jamaah tentang syafaat yaitu dan SEG puji bagi Allah subhanahu wa taala yang telah memberikan petunjuk kepada Ahli Sunah tentang permasalahan yang diperselisihkan oleh orang-orang mtazilah dan orang-orang dengan orang-orang murjiah di mana ahl sunah Wal Jamaah dia berada di tengah-tengah ya ber tengah-tengah Baim till Adapun Ahli Sunah Wal Jamaah meyakini bahwasanya pelaku-pelaku dosa besar itu tahtatillah itu berada dalam kehendak Allah apabila Allah ingin Allah akan ampuni dosanya karena rahmatnya kalau Allah mau Allah akan azab mereka dikarenakan sebatas dosa yang mereka mereka lakukan kemudian setelah [Musik] itu kemudian setelah itu barulah Allah subhanahu wa taala masukkan mereka ke dalam surga dengan juga dengan rahmat Allah subhanahu wa taala demikian ikhwah jadi ahli Sunah Wal Jamaah mengatakan kalau Allah pelakuelaku dosa besar ini Apabila Allah ampuni Ya sudah Allah masukkan dia ke surga tapi kalau Allah subh a tidak ampuni maka Allah akan azab mereka Sesuai dengan dosa yang pernah mereka lakukan kemudian setelah selesai semua itu Allah akan akan masukkan mereka ke dalam surganya Allah subhanahu wa taala dan itu dengan rahmat Allah subhanahu wa taala karena memang masuk surganya seseorang itu bukan dikarenakan amalannya tapi dikarenakan rahmat Allah subhanahu wa taala karena Kasihannya Allah kepada makhlukNya maka Allah masukkan mereka ke dalam surga bukan bukan dikarenakan amalannya karena amalan seorang hamba sehebat apapun amalan seseorang hamba dia tidak akan bisa dijadikan sebagai imbalan surga terlalu tinggi derajat surga kalau diimbali hanya dengan amalan-amalan ketaatan kita amalan-amalan kita tetapi ikhwah Allah masukkan seseorang itu ke dalam surga karena rahmatnya ketika seorang apa ya berdoa ibadah mohon kepada Allah mohon ampun atas kesalahan mohon rahmat Allah subhanahu wa taala mohon kepada Allah dan seterusnya menangis dan seterusnya minta kepada allah minta surganya Allah subhanahu wa taala akhirnya apa ya allah kasihan Sudahlah kamu masuk surga sana demikian ikhw Allah kasihan jadi orang yang masuk surga itu karena kasihan Allah subhanahu wa taala karena rahmat Allah subhanahu wa taala kasihan dan kasih sayang Allah kepada si hamba tersebut dasarnya yaitu Anisa ayat 40 basanya Allah itu akan mengazab mengazab bagi siapa yang dikehendakinya Allah itu tidak akan mengampuni dosa yang ber dosa selain Syirik ingat bagi siapa yang dia kehendaki kalau ada seorang hamba melakukan kesyirikan dan dia meninggal atau mati dalam keadaan belum tobat dari kesyirikannya mati dalam keadaan belum tobat dari kesyirikannya maka ya maka dia tidak akan ada ampunan kar Allah tak mengampun orang yang berbuat Syirik dia mati dan dia belum tobat dari kesyirikannya tak ak pernah diampuni oleh Allah Subhanahu Wa taalaya tapi selain dosa Syirik dosa-dosa besar ya maka Allah akan ampuni dosa tersebut ingat Lim Yasya bagi siapa yang dia kehendaki Berarti ada yang Allah kehendaki ad ada yang Allah kehendaki Allah ampuni dan ada juga yang Allah kehendaki Allah tetap akan azab dia di dalam neraka Tapi tetap saja setelah selesai hukumannya maka dia akan diambil oleh Allah subhanahu wa taala dari neraka akan dikeluarkan dari neraka dan akan dibawa dia surga Ini yang kemarin telah kita bahas mereka yang disebut dengan Ahli Surga penuduk Surga dengan nama Al jahanamiyun demikian ikhwah waqala taala Adapun kalau dia tobat tobat Sebelum meninggal Apun dosa seorang hamba kalau dia sebelum meninggal Taubat Allah akan ampuni dosanya Apun dosanya demikian walaupun dosanya sudah memenuhi menenuhi bumi sampai langit kalau dia sebelum meninggal sempat bertobat kepada Allah Allah akan ampuni semua dosa-dosanya dalam sebuah Hadis Qudsi Allah katakan wala ubali dan Aku enggak peduli sebanyak apapun dosa Mereka k ampuni semuanya kalau seandainya memang dia tobat tobat nasuhah demikian ikhwah rahim Ya Rasulullah S wasam bersabda Inam Allah akan mengampuni dosa seorang hamba selama belum dicabut nyawanya dan Allah masih akan membuka mengampuni dosa seorang hamba selama matahari belum terbit dari barat itu ikhwah ya jadi dosa Apun kalau dia sempat tobat Sebelum meninggal Allah akan terimabatnya tapi kalau dia meninggal dengan dosairikillah Allah tidak akan ampuni dosanya sama sekali tapi kalau dosa besar masih Allah beri keampunan bagi yang siapa yang dikehendaki [Musik] Muhammad katakan kepada hamba-hambu katakan ya Muhammad kepada hamba-hambu yang jangan dia putus asa terhadap rahmat Allah mereka yang telahzalimi mereka jangan dia putus asa terhadap Rahmat Allah kamu sudah buat salah jangan putus asa mohon aja ampun kepada Allah subhanahu wa taala Kenapa inallah jam Sesungguhnya Allah itu mengampunkan semua dosa-dosa jangan khawatir yang penting kalian bertobat jangan merasa dosa terlalu banyak kemudian Allah enggak akan ampuni La haula W quata illa Billah itu tuuduhan yang kurang layak kita tujukan kepada Allah subhanahu wa taala apapun dosa kita ikhwah kalau anda telah mungkin bergelimang dosa tidak ada satu dosa pun kecuali telah anda lakukan Mohon ampunlah segera kepada Allah selama hidup selama hayat masih dikandung badan Anda Anda masih punya kesempatan untuk diputihkan seluruh dosa-dosa itu dan Allah akan ampuni badan Anda tapi kalau Hayat itu Sudah kelar Kalau kehidupan sudah terlepas dari anda maka tidak ada kata lain selain Kalau Anda berbuat Syirik azab Kalau Anda berbuat dosa dosa besar Ima Allah ampuni atau imma Allah tidak ampuni demikian ikhwah innahual gfurahim Sesungguhnya Allah itu maha pengasih lagi maha penyayang lagi maha pengampun lagi maha penyayang azzumar ayat 53irirullah kesyirikan tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu Wa taalaah Adapun di bawah dosa Syirik itu dosa-dosa besar itu tahtatillah itu di bawah kehendak Allah subhanahu wa taala orang yang tobat dari dosa itu seperti orang yang tak berdosa orang yang tobat dari dosa seperti orang yang tak berdosa ini merupakan laf hadis sebenarnya Tapi Penulis tidak disebutkan tidak menyebutkan ini men mengingkari syaaat yang ada yang menafikan syafaatsyaaat yaituat yaitu ayat-ayat yaitu ayat-ayat yang memang di situ menafikan Adanya syaaat yang diyakini oleh orang-orang musyrik demikian ikhwah jadi ketika Allah subhanahu wa taala mengatakan Wan syafaatus syafiin tidak akan bermanfaat orang yang orang pemberi syafaat kepada orang yang memberi syafaat tidak akanmanfaat ini Allah ingkari dikarenakan syafaat yang diyakini oleh orang-orang musyrik Bagaimana syafaat yangkanorang musyrik sehingga Allah subhanahu wa taala mengingkari syafaat tersebut p ahl syirk ahkiahun orang-orang pelaku-pelaku Syirik orang-orang musyrik meyakini bahwasanya syafaat bahwasanya syafaat yang ada pada Allah itu syafaat yang ada di dunia di mana seorang itu memberikan syafaat pertolongan ya tanpa seizin orang yang akan memberikan pertolongan misalnya begini ikhwah ya kita punya walikot lah kita katakan Ya kita punya walikota dan si a ini orang yang sangat dekat sekali dengan walikota ada SIB si B ini mau punya urusan dengan Pak Walikota misalnya punya urusan dengan Pak Walikota ada surat-menyurat atau apalah namanya atau sebuah legalitas yang memang harus mendapat rekomendasi dari Seorang walikota dan ingat Walikota tidak kenal dengan Sibi SIB hanya kenal dengan Syiah Walikota hanya kenal dengan Syiah perantaranya ada Syiah dengan ikhwah kalau di dunia ikhwah ya sudah si A nanti tinggal membawa si B menuju Si Wali ikota tanpa ada izin terlebih dahulu sebelumnya karena Siah menganggap dia sudah sangat dengan walikota Sudah yuk ikut saya nanti bertemu dengan Pak Walikota begitu aja ikhwah ya yang syafaat seperti ini kalau dinisbatkan kepada Allah itu dinafikan ditampi oleh Allah subhanahu wa taala tidak ada syafaat seperti ini dan itulah yang diyakini oleh orang-orang orang-orang musyrik pada waktu itu jadi Mereka katakanul kami tidak menyembah mereka kecuali kami berharap mereka akan mendekatkan kami kepada Allah subhanahu wa taala Jadi mereka menyembah-menyembah berhala mereka dan keyakinan berhala itulah yang akan membawa mereka mendekat kepada Allah subhanahu wa taala karena mereka merasa kurang pde kalau mereka langsung minta kepada Allah kurang pde kalau mereka Langsung mendekat kepada Allah siapa lah kami kami orang kami manusia yang hina kami manusia yang banyak dosa-dosa jadi kalau Kami mau mendekat dengan Allah enggak akan mungkinlah Allah subhanahu wa taala mau dekat dengan kami demikian ikhwah sehingga mereka perlu ada orang yang bisa mendekatkan mereka kepada Allah subhanahu wa taala maka muncullah berhala-berhala itu Ikhwan itulah dia makanya waktu dahulu itu umumnya tuh waktu di negeri Arab ya berhala-berhala itu umumnya adalah dari eh orang-orang baik sebenarnya ya sama seperti kisah Nabi Nuh Alaihi Salam di mana Di sana ada pada zaman itu ada lima berhala yang lima berhala ini wad dan Sua y ya nasro ini adalah lima ber diama berhala yang tadinya adalah orang-orang Saleh demikan ikhwah Jadi mereka merasa Ya sudah kalau dia orang dekat dengan Allah Ya sudah ya udah kita minta aja ke orang dekatnya ini nanti otomatis orang dekat itu yang akan mendekatkan dia kepada Allah Subhanahu Wa ala demikan ikhwah ya tanpa ada persetujuan dari Allah subhanahu wa taala pokoknya yang kalau kita katakan tadi si B tadi sua-suka dialah kepada siapa saja yang dia suka dia dikatkan kepada Pak Walikota gitulah lebih kurang tanpa seizinnya walikotaah syafaat seperti ini kalau dinisbatkan kepada Allah subhanahu wa taala maka ini syafaat yang tidak benar bukan seperti itu Syafaat di mana seorang yang memberi menolong yang menolong seseorang ya walaupun walaupun orang tersebut tidak Rid dengan orang yang diberi seperti misalnya karena kedekatan si A tadi dengan Pak Walikota ya dan si tadi membawa seseorang supaya dibantulah oleh walota karena walota ini segan dengan akirnya si walota Yaudah dia bantu bantulah orang ini demikan ikhwah karena apa segannya Walikota dengan dengan si A tadi itu segannya si pejabatnya dengan wali dengan Syiah tadi itu ya mungkin dia sudah dibantu apalah begitu oleh Syiah demikan ikhwah Walaupun mungkin orang yang akan dibantu itu adalah orang yang tidak diridai oleh pak walikotanya tapi karena kedekatan si A dengan si B tadi ya ya Walikota mau tidak mau membantu si si b walaupun dia sebenarnya tidak Rah demikianlah Ikhwan syafaat seperti inilah yang dinafikan oleh Allah subhanahu wa taala demikan ikw rahimallahakum wahabarak wa taala syafaat seperti ini enggak ada enggak berlaku di sisi allah subhanahu wa taala waqah dan terdapat nas-nas yang menyatakan yang membatalkan jenis syafaat seperti ini bertakwalah kamu kepada Allah takutlah kamu kepada suatu hari di mana hari tersebut tidak ada seorang pun yang bisa menjadi tidak seorang pun yang bisa menolong orang lain diterima darinya syafaat W dan tidak akan diterima darinya tebusan jadi Allah mengatakan dengan ayat ini takutlah kalian dengan hari yang nanti tidak akan ada seorang pun yang bisa menolong orang lain tidak akan bisa seorang pun yang bisa apa menebus orang lain enggak akan bisa juga tidak ada tidak ada satun syafaat yang diterima orang yang menolong yang diterima dan tidak ada satu Allah subhahu wa taq ayat 48 allaha mengatakagat orangorang Yangi 48 tem-teman dan dia tidak bisa diterima pertolongannya dan w w Syafi dan dia tidak memiliki penolong yang diterima artinya orang-orang yang mau menolong dia pun tidak akan terima oleh Allah subhanahu wa taala inilah Ikhwan rahimullahu wakum tentang syafaat penafian sat syafaat tiga ayat yaitu Surah Albaqarah ayat 48 almudir ayat 48 kemudian surat Ghafir ayat 18 yang menampi adanya syafaat tapi ingat yang dimaksud dalam ayat ini adalah syafaat model yang dipahami oleh orang musyrik yang sudah kita sebutkan tadi wqah dan dalam nas-nas sudah sangat jelas bahwasanya syafaat di sisi Allah itu tidak akan mungkin di berikan kecuali setelah mendapat izin dari Allah subhanahu wa taala W takunu illa ba’da ayardyafi masfu lahu dan itu tidak akan terjadi tidak akan ada syafaat kecuali Allah subhanahu wa taala telah Rida kepada orang yang memberi syafaat dan orang yang diberi syafaat kecuali setelah Allah itu meridai orang yang memberi syafaat dan orang yang diberi syafaat dua-dua ini harus ada Rida dari Allah subhanahu wa taala tidak seperti yang syafaat yang model yang disebutkan yang diyakini oleh orang-orang musyrik tadi Kalau yang seperti itu memang enggak ada ya karena tidak akan mungkin ada orang yang berani memberi syafaat kecuali setelah mendapat RD dari Allah enggak bisa orang bertiat sendiri iniia sendiri mau beri syafaat gak bisa enggak akan ada ya kemudian Apakah ada orang-orang yang mau memberikan syafaat kecuali setelah mendapat izin dari Allah subhanahu wa taala jadi izin dulu ikhwah ya ya harus izin dulu dari Allah subhanahu wa taala dapat izin apa tidak kalau dapat izin silakan lanjutkan kalau enggak Berarti enggak bisa enggak bisa ada syafaat Albaqarah ayat 255 Allah juga berfirman wala yasfauna illa limanirt dan tidak ada orang memberikan syafaat kecuali orang-orang yang memang Allah ridai tidak ada yang bisa memberikan syafaat kecuali pada orang yang Allah ridai kemudian itu alambya ayat 28 Allah juga [Musik] berfirmanwatiyaatum satuman illa baanallahu Li Yasya Allah subhanahu wa taala Firman berapa banyak malaikat-malaikat yang ada di langit sesungguhnya syafaat mereka tidak ada manfaat sama sekali kecualiallah kecuali dia sudah mendapat izin dari Allah untuk memberikan syafaat Lim yasyaard yang akan diberikan kepada orang yang diridai oleh Allah subhanahu wa itu ikhwah ya malaikat pun tidak akan bisa memberikan Syafaat kecuali dia harus mendapat izin dari Allah setelah dia dapat izin maka kemudian Ya Allah akan lihat apakah Allah Rida kepada orang memberi syafaat Oke dia telah Rida diberikan orang yang syafaat Jadi pertama ee alurnya ikhwah alurnya yaitu seseorang yang memberi syafaat kemudian Rida enggak Allah dengan orang ini Oh Allah subhanahu wa taala Rida kemudian setelah Rida setelah Allah Rida apakah langsung orang ini bisa memberikan syafaat belum turun izin dulu ya izin Oke izin kamu diizinkan memberikan syafaat kemudian setelah ituu bisa diberi syafaat belum bisa Allah harus tahu ya ini ke siapa yang diberi syafaat Apakah terhadap orang yang akan diridai oleh Allah subhanahu wa taala kalau ternyata yang diberikan yang akan dia berikan syafaat itu adalah orang yang diridai oleh Allah barulah syafaat itu bisa di digulir itulah ikhwah asaba ayat 23 Allah mengatakan W dan tidak ada manfaat manfaat syafaat sedikit pun di sisi Allah A limanalah kecuali terhadap orang yang sudah mendapat izin dari Allah subhanahu wa taala ikhwah Pah Adun n-nas ini dan nas-nas ini jelas nas-nas yang menafikan menampi adanya syafaat yaitu jenis syafaat yang diyakini oleh orang-orang terhadap malaikat nabi dan orang-orang a bahkan nas-nas tersebut jelas membatilkannya artinya ikhwah nas-nas yang kita bacakan barusan kita bacakan sebelumnya itu Nas yang membatalkan jenis syafaat yang diyakini oleh orang-orang musyrik di mana baik orang yang memberi syafaat maupun yang diberi syafaat tidak perlu izin dari Allah tidak perlu ada rekomendasi Rida dari Allah subhanahu wa taala tidak perlu dia bisa langsung memberikan syafaat mau Allah izin mau enggak izin mau Allah Rida Allah enggak Rida begitu ikhwah dan ahli Sunah Wal Jamaah seperti itu dengan nas-nas yang kita bicaran tadi jelaslah bahwasanya syafaat seperti itu batil karena itu syafaat yang diyakini oleh orang-orang musyrik syafaatuyafaatu allati takunu binillahi wariduyaiu dan ayat itu juga yang telah menetapkan adanya syafaat jadi syafaat yang dinafikan yang ditampi yang dibatalkan adalah syafaat model yang diyakini oleh orang musyrik dan ayat tersebut juga menyebabkan menyebutkan adanya syafaat tapi syafaat yang bagaimana ikhwah syafaat yang telah Allah beri izin kepada orang yang Allah ridai P orang yang memberi syafaat dan kepada orang yang akan diberi syafaat Allah tak perah terhadap orang-orang kafir orang-orang musyrik sementara Mere ini menyembah-nyah berhala itu sudah Mus bagaimana orangorang yang beruhid yang dia Pendosa maka orang-orang yang akan Mi syafaat datang memberikan syaaat ya ak mendapat syaat dari orang-orang yang sudah di orang-orang akan ada syafaat untuk orang musyrik abiairadallahuu diriwayatkan oleh Imam bukhi dalam kitabahihnya dari abiairahallahu bahwasanya Dia berkata Ya rasah aku berkata wahaiasah Rasulullah Siapakah siapakah manusia yang paling beruntung untuk mendapatkan syafaat anda di hari kiamat nanti Beliau mengatakan laqantu ya aba Hurairah Alla tasalani anal hadis ahadun aalu Minka ya Abu Hurairah sungguh aku sudah menuga aku sudah menduga sejak awal bahwasanya tidak akan ada orang yang bertanya tentang masalah ini kecuali engkau artinya aku sudah menduga ini pasti orang yang pertama bertanya tentang ini pasti Abu Hurairah radallahu anu Duan ras dan ternyata dugaan beliau itu benar benar Abu Hurairah orang yang pertama menanyakan masalah ini aku liat bagaim Bagaimana semangatmu dalam meriwayatkan hadis orang yang paling beruntung untuk mendapatkan syafaatku nanti di hari kiamatahaillallah yaitu orang-orang yang mengatakan Lailahaillallah tulus dari hatinya tulus dari jiwanya Itul ikhwahimahuakum Jadi kalau B kitaesulkan kajian kita ini ikhwah pertama bahwasanya ada kelompok yang mengingkari syafaat dan ada kelompok yang [Musik] EE kelompok yang menetapkan adanya syafaat mereka-mereka yang mengingkari adanya syafaat mereka adalah orang-orang muktazilah dan orang-orang EE khawarij orang-orang mtazil dan orang-orang khawarij mereka menafikan adanya syafaat dikarenakan dasar prinsip mereka yang batil karena orang-orang yang melakukan dosa besar di hari kiamat itu akan kekal selamanya di dalam neraka tidak akan pernah mereka keluar dari sana karena mereka dianggap sudah kafir enggak akan ada orang yang akan engak akan ada orang yang mengeluarkan mereka dari dari api neraka sehingga menuju surga ikhwah ini para pengingkar-peng inkar ee mengingkari adanya syafaat yang kedua ikhwah rahimallahu wayakum yaitu Ahli Sunah wal jamaah yang menetapkan adanya syafaat Ahli Sunah wal jamaah yang menyatakan adanya syafaat ikhwah rahimullahu wayakum kalau kita rinci lagi ya kalau kita rinci lagi bahwasanya yang menetapkan adanya syafaat ahlusunah Wal Jamaah ya ah ee syafaat yang diyakini oleh ahlusunah wal jamaah dan syafaat yang diyakini oleh orang-orang musyrik Adapun syafaat yang diakini oleh orang-orang musyrik maka itu merupakan syafaat yang batil Kenapa karena mereka meyakini orang-orang yang berhak yang layak dia akan memberikan syafaat tak perlu pakai izin Allah tidak perlu setelah mendapat Rida Allah dia sudah punya hak diberikan untuk berikan syafaat tanpa ada izin dari Allah tanpa ada Rida dari Allah subhanahu wa taala dan ini penetapan syafaat yang batil ini yang Allah Katakan watiin tidak akan ada manfaat orang yang syafaat yang tidak akan ada orang yang memberikan manfaat orang yang memberikan syafaat kepada mereka Kenapa karena mereka orang musyrik orang musyrik tidak akan dapat syafaat orang-orang kafir orang musyrik tidak akan mendapatkan syafaat sama sekali tidak akan ada diberikan syafaat ini yang dikatakan tadi w tidak akan bermanfaat syafaat orang yang memberi syafaat Kenapa karena mereka orang kafir karena mereka orang musrik yang kedua syafaat yang diyakini ya ole ah sunah Wal Jamaah Apa itu ikhwah syafaat satu bahwasanya ya sesungguhnya sesuhnya semuanya milik Allah ini dasarnya ikhwah Ahli Sunah Wal Jamaah meyakini bahwasanya syafaat itu yang memilikinya mutlak adalah Allah subhanahu wa taala demikan ikhw azzumar ayat 44 Saya ulangi syafaat itu milik Allah bukan milik siapun dia hanya milik Allah mutlak milik Allah subhanahu wa taala itu syafaat kemudian Makanya kalau kita minta syafaat minta langsung kepada Allah subhanahu wa taala kemudian yang kedua ikhwah karena Allah yang memiliki Allah pemilik syafaat yang mutlak berarti Bagaimana cara mendapatkan syafaat itu maka dari ayat-ayat yang telah kita bacakan tadi yaitu Albaqarah 255 al-anbiya 28 an-najam 26 al-anbiya ayat 28 ya kemudian assaba ee surat Saba ayat 23 semua itu menetapkan bahwasanya syafaat itu ada tetapi orang yang akan memberikan syafaat dan orang yang akan menerima syafaat kedua-duanya adalah orang-orang yang dikehendaki oleh Allah subhanahu wa taala atau orang-orang yang telah mendapat Rida dari Allah subhanahu wa taala itu pun setelah mendapat izin jadi syafaat ini syafaat ini akan bergulir pertama izin dari Allah subhanahu wa taala ya ini yang disebutkan dalam Sur apa tadi Surat Wakin tadi ya ituaj Ayat 26ah berapa banyak para malaikat di langit tidak akan bisa memberikan syafaat kecuali setelah mendapat Rida dari Allah kecuali setelah mendapat izin dari Allah untuk orang-orang yang diridai oleh Allah subhanahu wa taala jadi bergulirnya syafaat itu dalam hadis dan itu hadisnya sah ya sebagaimana yang pernah kita baca yang sudah kita baca Bahwasanya Allah subhanahu wa taala akan mengeluarkan orang penduduk neraka yang imannya hanya sebesar biji sawi dikeluarkan dari neraka itu kan syafaat dari Allah subhanahu wa taala mereka tidak kekal Dar api neraka demikan ikhwah dikeluarkan semua yang beriman walaupun keimanannya hanya sebesari biji biji Zarah itu Ikhwan ya jadi dalam masalah ini izin Allah dulu yang tidak yang pertama izin Allah yang kedua ikhwah setelah dapat izin kemudian yang memberikan syafaat ini adalah orang-orang yang telah diridai oleh Allah subhanahu wa taala yang yang akan memberikan syafaat ini adalah orang yang diridai oleh Allah subhanahu wa taala artinya kalau ada orang yang enggak diridai oleh Allah enggak akan bisa memberikan syafaat baik ya itu orang-orang yang diridai oleh Allah subhanahu wa taala kemudian anda memberikan syafaat kepada siapa ah orang yang akan menerima syafaat ini juga harus orang-orang yang diridai oleh Allah subhanahu wa taala begitu ikhwah ya saran dan ketentuan yang berlaku yang ditetapkan oleh Allah subhanahu wa taala jadi syafaat akan bisa sampai kepada orang yang diberi syafaat pertama izin dari Allah subhanahu wa taala yang kedua orang yang akan memberikan syafaat ini sudah mendapat ridup dari Allah subhanahu wa taala dan dan orang yang akan menerima syafaat juga setelah mendapat izin dari setelah mendapat Rid dari Allah subhanahu wa taala demikian ikhwah rahimallahuakum konsep asyafaah yang diyakini oleh ahlusunah wal jamaah dan kita lihat memang dalilnya sangat kuat ya tidak ada pertentangan dalil yang satu dengan dalil yang lain adapuniin tidak ada syafaat ya itu adalah syafaat orang-orang musyrik untuk orang musyrik tidak adat orang musyrik sehingga tidak bertentangan dengan dia dengan konsep ahlusunah wal jamaah yang menetapkan adanya syafaat karena syafaat itu harus mendapat izin dari Allah orang yang memberi syafaat harus sudah diridai oleh Allah subhanahu wa taala dan orang yang akan diberi akan menerima syafaat dia juga orang-orang yang dapat Rida dari Allah subhanahu wa taala demikianlah ikhwah rahimallahu wakum konsep asyafaah Ahli Sunah Wal Jamaah bab semoga yang kita bahas bermanfaat jazakahir Wakah Ustaz atas materi yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini selanjutnya bagi Anda yang bertanya seputar pembahasan pada kesempatan pagi hari ini anda dapat bertanya melalui layanan Telepon di 0218236543 atau melui pessapp 016543 pertanya perama akan kita bakan dari pesan Whatsapp Asalamualaikum Ustaz izin bertanya apakah orang Saleh bisa memberi syafaat dari bapak Andi Hakim di Padang Sidempuan silakan Ustaz ikhw A Allahu wyakum apakah orang-orang yang Saleh bisa memberikan syafaat yang dikatakan orang saleh ya mungkin kalau kita lebih dalam bahasa Indonesia menyatakan orang baik orang Saleh adalah orang baik tidak menyakiti tetangga tidak apa namanya senantiasa memberikan pertolongan taat beragama Nah demikian ya yang dalam dalam persepsi masyarakat yang seperti itu namun ikhwah rahimullahu wayakum yang dikatakan orang-orang Saleh bukan hanya muamalah dia dengan Allah dengan sesama manusia bukan hanya hubungan hubungan vertikal dia dengan manusia tapi juga harus memperhatikan hubungan horizontal dia dengan dengan Allah subhanahu wa taala demikan ikhwah ya jadi hubungan dia dengan Allah ke atas ya hubungan dia dengan Allah subhanahu wa taala Bagaimana kalau hubungan dia dengan Allah subhanahu wa taala baik dia masalah akidah maupun masalah ibadah semua ini dia lakukan Dia yakini kalau akidah dia yakini sesuai dengan al-quran dan sunah menurut pemahaman Salafus Saleh kemudian ibadahnya dia lakukan dengan niat yang tulus dan sesuai dengan dengan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang merupakan dua perkara syarat terimanya ibadah karena Rasulullah mengatakanu atlah engkau sebagaimana melihat aku salat Ambillah dariku ibadah umrah atau Haji kalian ya Kalau Mang menuhiyarat ini apakah orang-orang ini orang-orang Saleh seperti ini akan memberikan syaaat akan memberikan syafaat kepada yang lain ya Insyaallah dia akan dia akan memberikan syafaat kepada sesama manusia yang lain tetapi itu pun tadi diizinkan Allah apa tidak Apakah mereka memang benar-benar dididai oleh Allah subhanahu wa taala apa tidak demikian ikhwah karena kalau kita merasa kita sudah Saleh kalau kita mengatakan dia orang Saleh lantas dia kita katakan Oh Bapak itu orang Saleh Berarti Bapak itu akan memberikan syafaat belum tentu ikhwah jangan-jangan Saleh menurut kita tidak Saleh di Allah subhanahu wa taala zahirnya Saleh batinnya tidak demikian dan kita tidak bisa menetapkan syafaat dengan cara penilaian kasat mata kita seperti itu sama seperti kita kan juga enggak bisa memastikan seorang masuk surga seoleh apapun dia enggak bisa kita mengatakan dia masuk surga kecuali orang-orang yang sudah mendapatkan rekomendasi langsung dari Rasul su wasam bahw mereka masuk surga seperti Abu Bakar fil Jannah Umar fil Jannah Utsman fil Jannah Ali fil Jannah itu kan sudah jelas Ikhwan Rasulullah mengatakan sendiri Abu Bakar Umar Utsman Ali itu masuk surga itu sudah jelas tapi orang-orang yang tidak ada beritanya langsung dari Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka kita hanya berharap kita berdo Semoga Allah Allah masukkan kita ke surga demikian ikhwah semoga kalau para ulama kita selalu doakan rahimahullah semoga Allah menyayangi dia semoga Allah senantiasa mengasihi para ulama-ulama kita kalau Allah sudah kasihi maka dikumpulkan ke surga tapi bisa enggak kita katakan Ih Bapak ini Saleh kali pasti masuk surga enggak bisa Imam ini Saleh pasti masuk surga enggak bisa kita pastikan enggak ada yang bisa kita pastikan masuk surga demikian ikhwah rahimallahu wayakum sebagaimana orang muslim yang durhaka Pendosa selama dia masih muslim Enggak bisa juga kita pastikan dia masuk neraka karena bisa saja Allah subhanahu wa taala ampuni dosa-dosanya tapi kalau dia kafir jelas kafir dan matinya juga mati kafir maka bisa kita katakan Dia penduduk neraka makanya Rasulullah ketika Menar apa namanya mengajarkan kepada para sahabat Apabila mereka melintasi kuburan orang kafir apa kata rasulullah basiruhum Binar kasih tahu mereka mereka masuk neraka ini kan Ikhwan karena mereka matinya mati kafir orang-orang kafir yang masih hidup enggak bisa kita katakan Dia pasti masuk masuk neraka karena kita enggak tahu di akhirupnya Bagaimana demikian ikhw demikian juga halnya masalah syafaat ya maka ya kalau itu terkait dengan kita maka si kita berusaha untuk menjadi orang-orang yang Saleh Semoga kita bisa memberikan syafaat kepada kepada keluarga kita anak-anak kita istri kita ya orang terdekat kita orang kita cintai sehingga kita bisa memberikan syafat kepada mereka kalau kitaikian tapi jangan pastikan kalau saya ini sepertinya sudah bisa kasih syafaat Jang Jang mengang lebih tahu siapa yang paling bertakwa jangan kalian rekomendasi diri kalian menganggap diri kalian bersih dia lebih tahu siapa yang mendapat hidayahikian ikhwahum jadi itu yang terkait dengan orang Saleh tadi ada rinciannya allahuirik Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat bagi pertanyanya selanjutnya akan kita angkat dari layanan Telepon Halo Halo asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah dengan ibu di siapa dan di mana Bu Harani di majalengk silakan Bu pertanyaannya izin bertanya Ustaz sebelum Ibu saya meninggal Dia berniat untuk pergi haji e Apakah boleh anaknya yang menghajikan orang tua yang sudah meninggal Ustaz dan bagaimana jika kita menghajikan orang tua Apakah kita harus Haji lebih dulu Ustaz bisa menghadirkan orang tua kita demikian Asalamualaikum Waalaikumsalam warahmatullah silakan Ustaz Eh ada seorang wanita alkasamiah datang kepada Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang waktu itu rasulullah eh sedang na unta bersama fadal Ibnu Abbas radhiallahu anu wanita ini bertanya tentang Ya Rasulullah Ibuku meninggal Ti tiba Seandainya dia sempat ya kemudian Bu meninggal tiba-tiba Bolehkah aku menghajikan dia atasah silakan hajikan boleh ya boleh anaknya boleh menghajikan orang tuanya hanya saja memang seperti yang Disinggung tadi anak yang menghajikannya harus sudah Haji terlebih dahulu karena baik dia Badal Haji maupun Badal umrah harus terlebih dahulu dia haji untuk dirinya sendiri atau umrah untuk dirinya sendiri baru dia bisa membadalkan atau mengumbruhkan orang tuanya demikian ikhwah itu memang persyaratan seperti itu Jadi kalau seandainya ada anak yang ingin menghajikan orang tuanya Orang tua sudah meninggal Boleh silakan ya boleh sebagai Bagaimana ee hadis dari wanita khasamiah tadi tapi memang dia harus Haji dahulu baru kemudian di hajikan untuk orang tuanya wahuam bwabiran wabar Ustaz atas Jawabannya semoga bermanfaat bagi penanya selanjutnya akan kita bacakan dari pesan Whatsapp bismillah Asalamualaikum Ustaz izin bertanya seseorang pernah menipu orang lain berupa uang Lalu bagaimana cara mengembalikan uang tersebut nama orang yang kena tipu itu tidak tahu dan tidak tahu pula rumahnya dan tidak ada inentitasnya syukran jazakullahuhairan silakan ustazakum pertama ya kalau ada kezaliman seperti ini kita wajib tobat kepada Allah subhanahu wa taala ikhwah dosa kepada manusia itu rumit urusannya ketimbang dosa terhadap Allah kalau kita dosa terhadap Allah soalnya enggak salatlah atau ada hak-hak Allah yang tak diberikan atau mungkin dia sempat Syirik sempat musyriklah dia tapi dia tbat kepada Allah sebelum dia meninggal dunia sempat tbat Allah akan ampunkan dosanya seberapa banyak pun dosanya sebanyak Apun dosanya Allah akan ampuni itu kalau urusannya dengan Allah tapi la w quata illa Billah kalau urusannya dengan manusia ribet rumit Kita pernah menzalimi Dia mungk perahfitnah Dia kemudian kita minta Maafkan seharusnya ya kalau dia Maafkan kalau dia enggak Maafkan bagaimana Karena kan itu hak dia kalau dia katakan Aduh saya sulit saya maafkan kamu telah merusak keluarga saya anak-anak Saya berpencar-pencar gara-gara fitnahmu misalnya kami diusir dari kampung enggak enggak saya maafkan kita nanti bertemu di Mahkamah Allah subhanahu wa taala itu hak dia makanya Allah subhanahu wa taala ingatkanum ya Muhammad katakan kepada hamba-hambaku Ucapkan yang baik setan tuh suka membuat pergaduhan permusuhan di antara sama manusia kalau sudah urusan sama manusia saling zalim menzalimi urusannya tidak mudah urusan tidak mudah Rasulullah pernah mengatakan tahu gak kalian Apa itu yang dikatakan orang bangkut di kalangan umatku sahabat menjawab Al yang dikatakan bangkrut di kalangan kami yaitu ya orang yang sudah habis sudah ludes harta Bendanya orang yangangut di kalangat yang nanti akanang yang nanti datang membawa pahalaat puasa zakat dan lainin banyakahala diw tapi sayangnya dia menzalimi orang ini dia menumpahkan darah orang ini dia membunuh orang ini dia telah mengambil darah orang ini menumpah dan seterusnya akhirnya dia harus membayar semua kezalimzaliman yang dia lakukan pada sesamanya dibayar dengan kebaikan-kebaikan apabila kebaikannya sudah habis sementara dosanya masih banyak kezalimannya masih banyak maka diambil dosa orang yang dia zalimi ditimpakan kepada dia dan bangkrutlah dia yang tadinya membawa Sekian banyak pahala bangkrut akhirnya dicampakkan dalam api neraka itu sulitnya kalau urusan dengan manusia enggak bisa selesai kecuali harus dimaafkan Oleh karena itu ya kapa kita tobat kepada Allah jangan ulang lagi jangan ulang lagi masalahnya rumit ya kalau qadrallah masyafaal Ya sudah terjadi ya kita tobat kepada Allah subhanahu wa taala terus gimana solusinya pertama kita tobat nasuhah yang kedua kita harus pulangkan haknya kita mau pulangkan haknya tapi ternyata orangnya enggak tahu di mana orangnya Kalaupun dia Kalaupun dia masih hidup di mana rimbanya Kalaupun dia sudah meninggal di mana pusaranya sehingga kita bisa tahu di mana ahli warisnya ternyata enggak tahu di mana dia Jadi bagaimana ikhwah sementara kan itu hak dia yang harus kita pulangkan kita tidak bisa memulangkan tanpa ada orangnya Jadi bagaimana ikhwah sementara Allah subhanahu wa taala mengatakan La yukallfullahu nafsan illa wusaha Allah tidak membebani sesuatu kecuali yang mampu dilakukan Jadi kalau memang sudah diusahakan tak juga dapat orangnya tak diketahui di mana Dirinya Kalaupun dia sudah meninggal oh Katanya sudah meninggal carcari ahli warisnya juga tidak ada enggak ketemu Bu Enggak ada ada tapi enggak ketemu Jadi bagaimana ikhwah harta yang dicuri infakkan dan niatkan untuk orang tersebut infakkan dan niatkan untuk orang tersebut pahala tapi ingat kalau ketemu orang itu ternyata sudah diinfakkan dia curi duit misalnya 10 juta enggak ketemu orangnya akhirnya diinfakkan eh 3 hari kemudian kemu orangnya maka gimana ikhwah cerita ke dia bahwasanya saya tadinya saya mohon maaf saya tadinya ee tadi dulu saya pernah mencuri duit Bapak sekian juta tapi saya sudah cari-cari bapak sekian bulan tak ketemu Akhirnya saya infakkan uang ini untuk atas nama bapak jadi gimana Pak kalau kata bapaknya enggak harus pulangkan Ya sudah pulangkan R juta berarti anda yang berinfak 10 juta p katakan udah gak apa-apa saya maafkanikan Selesai masalah ini kan rumit ikhwah rumit jangankan dengan orang lain kita kan banyak masalah semakin sering kita berinteraksi dengan orang maka akan sering banyak salahnya kepada siapa dengan istri kita anak-anak kita orang yang hari-hari kita interaksi demikian orang-orang yang dekat orang kita cintai ini saja nanti di hari akhirat Allah mengatakan or yang lari dari seorang itu lari dari saudaranya lari dari ibu dan ayahnya lari dari pasangannya dan lari dari anak-anaknya orang-orang masing-masing pada waktu itu mengurus dirinya sendiri yangingyelamatkan dirinya sendiri walaupun harus mengorbankan orang-orang dicintainya yang perah menzalimi dia walaupun istrinya walaupun anaknyaupun orang tuanya akanuntut dengan dia akan diambil kebaikanbaikannya yang penting aku selamat dari neraka begitu Ikhwan sudah nafsi-nafsi nanti di di hari akhirat makanya Sekali lagi saya himbau hati-hati bermuamalah dengan manusia hati-hati ikwah hati-hati karena masalahnya rumit ya masalahnya rumit kita harus minta dihalalkan oleh orang yang pernah kita zalimi pemirsa sekalian dan pendengar radio di mana pun and berada Saya kira untuk pagi hari ini saya kira cukupkan ya semoga yang kita sampaikan tadi bermanfaat Lebih dan kurang saya mohon maaf saya undur diriagfirahlahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh syukran jazakumullahu Khair wabarakallahu fikum Ustaz atas nasihat-nasihat yang diberikan dan tambahan ilmu yang diberikan pada kesempatan pagi hari ini semoga Allah subhanahu wa taala senantiasa memberikan kesehatan dan perlindungan untuk Ustaz beserta keluarga dan kami ucapkan syukran jazakumullahu Khairan atas kebersamaan anda pada kesempatan pagi hari ini kami segenap guru yang bertugas mohon maaf apabila ada kesalahan kami undur diri subhanakallahumma wabihamdika Ashadu Alla ilahailla Anta astagfiruka waubuik wasalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh than
Ustadz Ali Nur – Menuju Negeri Abadi
Gunakan Ctrl + F untuk mencari kata Klik kata tersebut untuk menuju pada video YouTube
Tags:
Leave a Reply